UI\IVBRSITAS NE GERI YOGYAKARTA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN EKONOMI

advertisement
UI\IVBRSITAS NEGERI YOGYAKARTA
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN EKONOMI
FRM/FISEISEI46-0I
12 Januai2009
SILABUS
Fakultas
Studi
Jurusan/Program
MataKuliah
Kode
SKS
Semester
Mata Kuliah Prasyarat
Dosen
Ilmu SosialdanEkonomi
garaandanHukum
PendidikanKewargane
PendidikanKewarganegaraan
Perbandingan
PKH 248
Teori: 2 Praktek:Genap(VI)
garaan
TelahMenempuh(PKH237) PendidikanKewargane
S.Pd.,M.Ag.
Samsuri,
I. Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah ini memperkenalkanperbandingankajian kewarganegaraan(citizenship studies)
dari konseptualisasi paradigma lama yang berpusat kepada kategori-kategori politik dan
hukum yang state-centric hingga paradigma terbaru yang telah merambah pada ranah
ekonomi, sosial, kultural dan globalisasi; kajian klasik dan kontemporer kewarganegaraan;
dalam komponen, tema-tema, dan pendekatan kajian kewarganegaraan. Pada tahap
berikutnya, mahasiswa diperkenalkan dengan pelbagai ragam pengembangan kajian
kewarganegaraan dalam program persekolahan di berbagai negara, dan selanjutnya
menganalisis secara komparatif dengan paradigma, pendekatan dan model kajian
kewarganegarcan tersebut.
II. StandarKompetensi
pengembangan pendidikan
Menganalisis secara komparatif berbagai ragam
kewarganegaruan(civic education/citizenshipeducation) di negara-negarapelbagai
kawasan.
III. SumberBahan
'oEducationfor Democrutic Citizenship:A
A. Audrey Osler dan Hugh Starkey (2006).
Policy and Practice1995-2005,"ResearchPapersin Education,
Reviewof Research,
Vol.21, No.1, December,pp.433-466
B. Centerfor Civic Education.(1994).National Standards for Civics and Government,
California:Centerfor Civic Education
Calabasas,
C. David Ken (1999). Citizenship Education: an International Comparison. London:
Quality Curriculum Association.
D. David L. Grossman,Wing On Lee dan Kerry J. Kennedy. (Eds.) (2008). Citizenship
Curriculum in Asia and the Pacific. Hong Kong: Comparative Education Research
Centre The University of Hong Kong
E. Derek Heather(1999). What is Citizenship.London: Polity
"Citizenship Studies"dalam Isin, F. E. and B. S.
F. F. E. Isin, and B. S. Turner. (2002)
Turner (eds.) Handbook of Citizenship.London: SAGE Publication. pp. 1-9
"Post-ColonialCitizenshipEducation:A Critical Study of
G. Freddy K. Kalidjernih (2005).
the Productionand Reproductionof the IndonesianCivic Ideal." DisertasiPh.D., Tidak
diterbitkan, University of Tasmania,Australia
H.Iftikhar Ahmad (2004)."Islam,Democracyand CitizenshipEducation:AnExaminationof
the Social Studies Curriculum in Pakistan.o'Cunent Issues in Comparative Education,
Vol. 7(I). pp.39-49
I. John J. Patrick (1999) (1999). "Education for ConstructiveEngagementof Citizens in
DemocraticCivil Society and Government,"dalam CharlesF. Bahmueller dan John J.
Patrick, Principles and Practices of Educationfor Democratic Citizenship: International
Perspectives and Project, Bloomington, IN: ERIC Clearinghouse for Social
Studies/SocialScienceEducationand the ERIC Adjunct Clearinghousefor International
Civic Educationin associationwith Civitas.,pp.41-60
J. Journal of Moral Education, Vol.38 No.4 December 2009 tema tentang moral and
citizenship education at the Latin America
"Mapping the distinctiveand
K.Judith Torney-Purta,J. Schwille, and J-A. Amadeo. (1999)
common features of citizenship education in twenty-four countries," in Judith TorneyPurta, John Schwille, and Jo-Ann Amadeo, Citizenship education cross Countries:
twenty-four national cose studies from the IEA citizenship education project.
Amsterdam: International Association for the Evaluation of Educational Achievement,
p p 11 - 3 5 .
L. Judith Tomey-Purta, John Schwille, and Jo-Ann Amadeo, Citizenship education uoss
Countries: twenty-four national casestudiesfrom the IEA citizenship educationproject.
Amsterdam: International Association for the Evaluation of Educational Achievement.
M. Judith Tomey-Purta,R. Lehmann,H. Oswald, dan W. Schulz, (2001). Citizenshipand
Education in Twenty-eight Countries: Civic Knowledge and Engagement at Age
Fourteen, Amsterdam: The International Association for the Evaluation of Educational
Achievement
"Introduction, Civic Education and Civil Society in the AsiaN.Murray Print (1999)
Pacific." dalam Murray Print, JamesEllickson-Brownand Abdul Razak Baginda.(eds.).
Civic Educationfor Civil Sociefl. London:ASEAN Academic Press,pp. 9-18
O.National Council for Social Studies. (1994). Expectancesof Excellence: Curriculum
Standardsfor Social Studies. Washington,D.C. : NCS S
P. Nu'man Sumantri (2001). MenggagasPembaharuanPendidikan IPS. Bandung: Rosda
Karya
Menteri Pendidikan Nasional RI No. 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi
Peraturan
Q.
SatuanPendidikan Dasar dan Menengah
R. Quality Curriculum Association. (1998). Educationfor citizenshipand the teaching of
democracyin schools.London: Quality Curriculum Association.
di
S. Samsuri(2004). "Civic Virtues dalam PendidikanMoral dan Kewarganegaraan
EraOrdeBaru"JURNALCIWCS Vol. l, No. 2, 2004
Indonesia
T. Samsuri(2007). "Civic EducationBerbasisPendidikanMoral di China"ACTA CIWCUS.
Vol. 1 No. l, Oktober,2007.
"Civic Educationin Post-ApartheidSouth
U. StevenE. Finkel & HowardR. Emst. (2005).
Africa: AlternativePathsto the Developmentof Political Knowledgeand Democratic
gy. Y ol. 26,No. 3, pp. 333-364
Values."Political Psycholo
"From Policy to Practice:
V. Michael Cross,Ratshi Mungadi dan Sepi Rouhani(2002).
Education.Yol.38, N0.
Curriculumreform in SouthAfricanEducation."Comparative
2,pp.17l-187.
W. TerenceMclaughlin (1992). "Citizenship,diversity and education:A philosophical
perspective.Journal of Moral Education, Vol. 2I Issue 3, tersedia di
<http://search.ebscohost.com/login.aspx?direct=true&db:aftt&AN:9707103041&site:
ehost-live>(diakses7 Januari2010).
IV. Skema Pembelajaran
Pertemuan KompetensiDasar
Ke
I
Menganalisis
perkembangan
isu
globalkajian
dan
kewarganegaraan
pendidikan
kewarganegarcan
MateriPokok
Isu global kajian
kewarganegaraandan
pendidikan kewarganegaraan:
L hak asasimanusia
2. civil society
3. gender
4. ekologi
5. multikultur dan identitas
nasional
Menganalisis
paradigma
pendidikan
kewarganegaraan
menurutpendapat
ahli Pendidikan
Kewarganegarcan
pendidikan
Paradigma
kewarganegaraanmenurut:
1. TerenceMclaughlin
3
Menganalisis
pendekatan
pengembangan
pendidikan
di
kewarganegaraan
berbagainegara
PendekatanPengembangan
PendidikanKewarganegaran
1. Separatedsubject
approach.
2. Integrated subject
approach
3. Maximalist approach
4. Minimalist approach
4
Menganalisiskonteks Kontekspengembangan
gataani
pendidikankewargane
pengembangan
pendidikan
1. SistemPolitik
2
Sumber
Kegiatan
Pembelaiaran Bahan
A, C, D,
Diskusi
Penugasan E, F, K,
N
Diskusi
A, E, I,
N,P,W
Diskusi
C, P'W
Diskusi
C, D, W,
L,M
(ree2)
2.
3.
4.
5.
DavidKerr (1999)
MurrayPrint(1999)
JohnJ. Patrick(1999)
(2001)
Nu'manSumantri
kewarganegaraandi
berbagainegara
5
6-8
9-1I
2. Sistempendidikan
nasional
3. Kultur Sekolah
C, K, L,
Mengidentifikasi
komponenkajian
pendidikan
kewarganegaraan
Komponen kaj ian pendidikan
kewarganegataani
1. Komponenkompetensi
pendidikan
kewarganegaraan
2. Komponenisi kajian
pendidikan
kewarganeg.araan
Diskusi
Menganalisis ragam
pengembangan
pendidikan
kewarganegaraanadi
negara-nega"ra
kawasanAmerika
Utara dan Amerika
Latin
Menganalisis ragam
pengembangan
pendidikan
kewarganegaraandi
negara-negara
kawasanEropa Barat
dan Timur
pendidikan
Pengembangan
di
kewarganegaraan
1. AmerikaUtaru(Amerika
Serikat)
2. AmerikaLatin (Argentina,
Br azil,Karibia,Meksiko,
Peru)
BOD' I' J'
Diskusi,
Penugasan L , M , O
Kelompok
l2-14
Menganalisisragam
pengembangan
pendidikan
di
kewarganegaraan
negara-negara
kawasanAsia
l5
Menganalisis ragam
pengembangan
pendidikan
kewarganegaraandi
negara-negara
kawasanAfrika dan
Australia
t6
Mengevaluasiragam
pengembangan
pendidikan
di
kewarganegaraan
berbaeainegara
M, N, Oo
R
A, C, I,
pendidikan
Diskusi,
Pengembangan
Penugasan L , M , R
di
kewarganegaraan
Kelompok
1. EropaBarat(Belanda,
Inggris,Perancis,Jerman)
2. EropaTimur (Ceko,
Lafria, Polandia,Rusia)
pendidikan
Pengembangan
di
kewarganegaraan
1. AsiaTimur(Cina,Jepang,
Korea)
2. Asia Selatan(Pakistan)
(Singapura,
3. AsiaTenggara
Malaysia,Indonesia)
pendidikan
Pengembangan
di
kewarganegaraan
(Afrika
Selatan)
1. Afrika
2. AustraliadanSelandia
Baru
D, G, H,
Diskusi,
Penugasan Q , S , T
Kelompok
Evaluasi perbandingan
pengembanganpendidikan
kewarganegarcandi berbagai
negara
D, E, F,
Diskusi,
Penugasan J , M
Kelompok
D, L, U,
Diskusi,
Penugasan V
Kelompok
V. Komponen Penilaian
Komponen Penilaian
No.
Bobot (%)
I
PartisioasiKuliah
2
Tugas
10
20
a
J
Uiian TeneahSemester
Uiian Akhir Semester
30
40
Jumlah
r00
4
Mengetahui,
Ketua Jurusan/ProgramStudi
Yogyakarta, Februari2010
Dosen,
AnangPriyanto,M.Hum.
198s031 003
NrP.19s80910
Samsuri,S.Pd.,M.Ag.
NIP. 19720619200212 r 001
Download