Bersama Anda Menggenggam Dunia

advertisement
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
Bersama Anda Menggenggam Dunia Holding the World with You
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk
Investor Relations/Corporate Secretary
Grha Citra Caraka Lantai 5
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 52
Jakarta 12710
Tel.
Fax.
: (62-21) 521 5109
: (62-21) 522 0500
IDX
: TLKM
NYSE : TLK
LSE
: TKIA
Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2009
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA, Tbk.
Bersama Anda
Menggenggam Dunia
Holding the World with You
Laporan Keberlanjutan Sustainability Report
2009
www.telkom-indonesia.com
the world in your hand
COVER TELKOM SR'09_OK.indd 1
6/10/10 8:13:04 AM
Contents
1
Sekilas TELKOM
TELKOM In Brief
Tentang Laporan
Keberlanjutan
Welcome To
TELKOM’s 2009
Sustainability Report
1
Laporan Presiden
Direktur
Report from the
President Director
2
Tentang TELKOM
About TELKOM
4
Visi, Misi, Tujuan dan
Inisiatif Strategis
TELKOM
TELKOM's Vision,
Mission, Objectives
and Strategic
Inisiatives
5
Visi dan Misi CSR
TELKOM
TELKOM's Vision and
Mission for CSR
6
Pengelolaan dan
Strategi TELKOM CSR
TELKOM’s CSR
Strategy and
Management
7
Produk dan Layanan
Products and Services
18
Peta Daerah
Operasional
Map of Operation
23
Struktur Organisasi
TELKOM
TELKOM
Organizational
Structure
23
Ikhtisar Kinerja
Keuangan
Financial Highlights
25
Peristiwa Penting
2009
Significant Events in
2009
28
Penghargaan 2009
Awards 2009
34
62
Pengelolaan
Kesehatan Karyawan
Employee Health
Management
64
Kesehatan dan
Keselamatan Kerja
Health And Safety
At Work
64
Hubungan Dengan
Supplier
Relations With
Suppliers
65
68
40
Corporate
Transformation
41
10
Tata Kelola
Perusahaan
Corporate Governance
42
11
Budaya Korporasi Dan
Etika Bisnis
Corporate Culture
And Business Ethics
50
Keterlibatan
Stakeholder
Stakeholder
Engagement
12
Hak Asasi Manusia
Human Rights
55
TELKOM Group
TELKOM Group
15
Hubungan Dengan
Karyawan
Relationship With
Employees
56
Sejarah Perusahaan
History of the
Company
Reducing Our
Environment Impact
Tanggung jawab
terhadap Lingkungan
dalam Masyarakat
Environmental
Responsibility in
the Comunity
95
Appendices
Peraturan Bagi
Staff Penjualan
& Pemasaran
Rules Of Conduct
For Sales &
Marketing Staff
69
Layanan Kepada
Pelanggan
Customer Service
70
74
Memberdayakan
Masyarakat
Informasi
Empowering the
Information Society
Mengembangkan
Masyarakat Informasi
Empowering the
Information Society
Mengurangi
Dampak Terhadap
Lingkungan
Lampiran
Customer Service
Transformasi
Perusahaan
90
96
Layanan Kepada
Pelanggan
Transformasi TELKOM
TELKOM’s
Transformation
TELKOM’s CSR
Roadmap 2009-2011
TELKOM’s CSR
Roadmap 2009-2011
Pengembangan Karir/
Pelatihan
Career Development/
training
75
Pengungkapan
atas Pendekatan
Manajemen
Disclosure On
Management
Approach
96
Testimoni
Testimony
99
Referensi Indeks GRI
2006
GRI Index Reference
101
Pernyataan Level GRI
Self Declare Of
GRI Level
112
Survey Umpan Balik
Pembaca
Reader Feedback
Survey
113
Untuk permintaan, pertanyaan, masukan atau komentar atas laporan ini, dapat
menghubungi :
Any request, inquiry, feedbacks and comment to this report, please contact :
Corporate Communication Department, Grha Citra Caraka, 5th Floor
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 52 Jakarta 12710
Tel: (62-21) 521 5109 Fax: (62-21) 522 0500 (3.4)
COVER TELKOM SR'09_OK.indd 2
6/10/10 8:13:05 AM
Sekilas TELKOM/Tentang Laporan Keberlanjutan TELKOM
TELKOM in Brief/Welcome to TELKOM’s 2009 Sustainability Report
Tentang Laporan
Welcome To TELKOM’s 2009
Keberlanjutan
Sustainability
TELKOM
Laporan Keberlanjutan TELKOM dibuat rutin setiap
tahun. Laporan Keberlanjutan TELKOM yang keempat ini,
seperti halnya pada laporan sebelumnya yang diterbitkan
sejak tahun 2006, memberikan gambaran umum
mengenai upaya-upaya Perusahaan dalam memastikan
keberlanjutan dari bisnisnya dan dalam memenuhi
tanggung jawabnya terhadap semua stakeholder. (3.2,
3.3).
Pada tahun ini, sebagai tahun keempat, laporan kami
fokuskan pada beberapa topik utama yang ditetapkan
berdasarkan prinsip materialitas dan relevansinya
dengan keberlanjutan perusahaan, yaitu mencakup
transformasi perusahaan, layanan kepada pelanggan,
membangun masyarakat informasi, pelaksanaan program
pengembangan masyarakat (community development
program), pengelolaan lingkungan dan kinerja ekonomi.
(2.8, 3.5, 3.7).
Informasi dan data yang disajikan dalam laporan ini
mencakup data keuangan konsolidasi perseroan per
tanggal 31 Desember 2009 yang telah diaudit dan
menggunakan mata uang rupiah kecuali dinyatakan lain.
(3.6, 3.8, 3.9).
Kami mengkompilasi Laporan
Keberlanjutan ini berdasarkan
petunjuk Global Reporting
I n i t i a t i ve (G R I ) G 3 2 0 0 6
dan GRI Telecommunication
Sector Supplements yang
merupakan referensi standar
untuk laporan keberlanjutan
yang digunakan oleh
perusahaan-perusahaan
telekomunikasi di seluruh
dunia. (3.8).
Konten tersebut telah
dipilih untuk memenuhi
prinsip-prinsip pelaporan
G R I m e l i p u t i m a t e r i a l i t y,
completeness, sustainability
c o n t ex t d a n s t a ke h o l d e r
inclusiveness. Laporan ini juga
memprioritaskan informasi yang memiliki kaitan penting
dengan strategi bisnis TELKOM. (3.7).
Lingkup laporan ini meliputi kegiatan semua unit usaha
TELKOM Group, (3.6) , yang kegiatan operasionalnya
tersebar di 33 provinsi di seluruh wilayah Republik
Indonesia. (2.5, 2.7). Laporan ini dibuat berdasarkan data
yang telah dikumpulkan, baik secara manual maupun
melalui situs internal Perusahaan sejak 1 Januari
2009 sampai dengan 31 Desember 2009. (3.1). Metode
pengumpulan data, penyusunan laporan dan ukuranukuran yang dipakai pada laporan ini tidak mengalami
perubahan dari laporan sebelumnya dan mengacu pada
Indonesian Compact. (3.9, 3.11).
Bersama Anda Menggenggam Dunia
TELKOM SR FINAL.indd 3
Report
TELKOM issues a sustainability report every year.
This is the fourth TELKOM Sustainability Report, and
like all the preceding reports since they were first
published in 2006, it offers a broad illustration of the
Company’s efforts towards ensuring the sustainability
of its business and meeting its responsibilities to all
stakeholders. (3.2, 3.3) .
In this, our fourth year of publication, we focus on
a number of key topics determined on the basis of
their materiality and relevance to the Company’s
sustainability, including the transformation of the
Company, customer service, building an information
s o c i e t y, t h e i m p l e m e n t a t i o n o f t h e c o m m u n i t y
development program, environmental management
and economic performance. (2.8, 3.5, 3.7) .
The information and data presented here include data
from the audited consolidated financial statement
of the Company as per December 31, 2009. Data
are stated in rupiah unless indicated otherwise. (3.6,
3.8, 3.9) .
The preparation of this
sustainability report was
informed by the guidelines
issued by the Global Reporting
Initiative (GRI) G3 2006 and
t h e Te l e c o m m u n i c a t i o n s
Sector Supplement, which
are the standard references
for sustainability reporting
used by telecommunications
companies worldwide.
(3.8) .
The content has been
s e l e c te d to co m p l y w i t h
the GRI reporting principles
c o v e r i n g m a t e r i a l i t y,
completeness, sustainability
co n tex t a n d s t a ke h o l d e r
inclusiveness. This report
also prioritizes information
that is significantly related
to TELKOM’s business strategy. (3.7) .
The scope of this report embraces the activities of
all the business units in the TELKOM Group, (3.6) , the
operations of which are spread throughout the 33
provinces of the Republic of Indonesia. (2.5, 2.7) . The
report is based on data that were collected, both
manually and through the Company’s internal site,
between January 1, 2009 and December 31, 2009. (3.1).
The data collection, report preparation and measurement
methods used in this report have not undergone any
significant changes since the previous report and
refer to the Indonesian Compact. (3.9, 3.11) .
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:17:13 AM
Sekilas TELKOM/Laporan Presiden Direktur
TELKOM in Brief/Report from the President Director
Laporan
Presiden Direktur
(1.1)
Report from the President Director
(1.1)
Kepada para Stakeholder yang saya hormati,
Dear Stakeholders,
Masa depan industri kami adalah TIME
(Telecommunications, Information, Media & Edutainment).
Kami menyadari bahwa TELKOM jika hanya tetap sebagai
operator telekomunikasi akan menghadapi tantangan
lebih besar untuk memenuhi ekspektasi dan aspirasi
stakeholder dan bangsa. Kami melakukan transformasi
skala besar yang saat ini sedang berlangsung. Dengan
tetap mempertahankan bisnis legacy yaitu layanan suara
untuk telepon tidak bergerak dan seluler, kami telah
mempunyai strategi membangun portofolio bisnis new
wave yang meliputi pita lebar, layanan TI dan korporasi,
dan juga konten dengan tujuan untuk mempertahankan
pertumbuhan yang kompetitif.
The future of our industry is TIME (Telecommunications,
Information, Media & Edutainment). We recognized that
if TELKOM remains solely a telecommunications operator,
it would face tremendous challenges in fulfilling the
expectations and aspirations of our stakeholders and
our nation. We therefore embarked upon a large-scale
transformation, which is still ongoing. While defending
our legacy business of voice services for fixed line and
cellular telephones, we have also pursued a strategy
of expanding our new wave business portfolio, which
encompasses broadband, IT and corporate services,
as well as content, with the objective of maintaining
a competitive rate of growth.
“Bersama Anda
Menggenggam
Dunia” sebagai wujud
pertanggungjawaban
perusahaan dalam
rangka perusahaan
bersama masyarakat
meraih dunia masa
depan yang lebih baik
“Holding the World
With You (Bersama
Anda Menggenggam
Dunia),” which
reflects our corporate
responsibility with
regard to working with
society to attain a
better future
Bersama Anda Menggenggam Dunia
TELKOM SR FINAL.indd 4
6/10/10 8:17:15 AM
Sekilas TELKOM/Laporan Presiden Direktur
TELKOM in Brief/Report from the President Director
Melalui laporan keberlanjutan yang keempat ini,
manajemen TELKOM melaporkan kinerja tanggung jawab
sosial sepanjang tahun 2009. Sebagaimana laporan
keberlanjutan pada tahun-tahun sebelumnya, TELKOM
tetap konsisten pada visinya di dalam melaksanakan CSR
yaitu menjadi pelopor implementasi Corporate Social
Responsibility di Asia.
Through this, our fourth sustainability report, TELKOM’s
management reports on our social responsibility
performance during 2009. As in our sustainability
reports in previous years, TELKOM has remained
consistent to its vision of implementing CSR; that is,
to be a pioneer in the implementation of Corporate
Social Responsibility in Asia.
Laporan keberlanjutan tahun 2009 ini memiliki tema
“Bersama Anda Menggenggam Dunia” sebagai wujud
p e r t a n g g u n g j awa b a n p e r u s a h a a n d a l a m ra n g k a
perusahaan bersama masyarakat meraih dunia masa
depan yang lebih baik. Implementasi TELKOM CSR
difokuskan pada program pendidikan Teknologi Informasi
dan Komunikasi. Namun demikian program TELKOM CSR
juga mencakup program-program di bidang kesehatan
masyarakat, kebudayaan, kemitraan, bantuan kemanusiaan,
layanan umum, dan pelestarian lingkungan. (1.2).
The theme of the 2009 Sustainability Report is “Holding
the World With You (Bersama Anda Menggenggam
Dunia),” which reflects our corporate responsibility
with regard to working with society to attain a better
future. TELKOM’s CSR implementation is focused on
the Information and Communications Technology
education program. However, the CSR program also
encompasses the fields of public health, culture,
partnership, humanitarian aid, public services, and
environmental conservation. (1.2) .
Pada tahun 2009, TELKOM mampu membukukan laba
bersih sebesar Rp11,3 triliun, naik sebesar 6,7% dari tahun
2008 atau 100,8% dari target 2009. Dengan performansi
tersebut memungkinkan TELKOM untuk memenuhi
tanggung jawab di bidang ekonomi, sosial, dan lingkungan
di tahun berikutnya.
In 2009, TELKOM succeeded in booking a net income
of Rp11.3 trillion, an increase of 6.7% from 2008, or
100.8% of the 2009 target. This performance makes
i t p o ss i b l e fo r T E L KO M to co n t i n u e to f u l f i l l i t s
economic, social, and environmental responsibilities
in the coming year.
Pencapaian program CSR di tahun 2009 juga cukup
meningkat dibandingkan dengan tahun lalu. Contohnya
adalah program Santri Indigo 2009 yang telah diikuti
200 peserta sehingga akumulasi jumlah peserta dari
tahun 2007 sudah mencapai 630 peserta. Untuk program
Bagimu Guru 2009 diikuti 250 peserta sehingga dari tahun
2007 sudah mencapai 1.200 guru. Sedangkan program
Speedy Tour d’Indonesia 2009 dari Jakarta ke Denpasar
yang menempuh jarak 1.440 Km telah diikuti oleh 10 tim
domestik dan internasional (Iran, Jepang, Korea, Filipina,
Malaysia, Kazakhstan, Rusia dan Australia).
The CSR program achievement in 2009 also showed
an improvement over last year. One example is the
2009’s Santri Indigo program, in which 200 people
took part, bringing the cumulative total of participants
since 2007 to 630. A total of 250 teachers took part
in the 2009’s Bagimu Guru program, bringing the
total since 2007 to 1,200 teachers. And the 2009’s
Speedy Tour d’Indonesia race from Jakarta to Denpasar,
covering a distance of 1,440 km, was contested by 10
teams, both domestic and international (from Iran,
Japan, Korea, the Philippines, Malaysia, Kazakhstan,
Russia and Australia).
TELKOM akan terus melanjutkan upayanya untuk
memenuhi tanggungjawabnya terhadap para stakeholder
guna mencapai masa depan yang lebih baik.
Akhirul kalam, perkenankan kami menyampaikan
penghargaan kepada para stakeholder atas kontribusinya
dalam mempertahankan bisnis secara berkelanjutan.
TELKOM will continue to strive to fulfill our responsibilities
to our stakeholders in order to achieve a better
future.
In closing, I would like to express my appreciation
to all our stakeholders for their contribution to
maintaining our business sustainably.
Terima kasih
Thank you
Jakarta, Mei 2010
Jakarta,
May 2010
Rinaldi Firmansyah
Presiden Direktur
President Director
Bersama Anda Menggenggam Dunia
TELKOM SR FINAL.indd 5
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:17:16 AM
Sekilas TELKOM/Tentang TELKOM
TELKOM in Brief/About TELKOM
Tentang
TELKOM
About TELKOM
PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. (“TELKOM” atau
“Perusahaan”) merupakan perusahaan InfoComm yang
memiliki layanan paling lengkap dan jaringan terbesar di
Indonesia, saat ini telah memperluas portofolio bisnisnya
menjadi Telekomunikasi, Informasi, Media dan Edutainment
(TIME). Dengan meningkatkan infrastruktur, memperluas
teknologi Next Generation Network (NGN) dan memobilisasi
sinergi di seluruh jajaran TELKOM Group, TELKOM dapat
mewujudkan dan memberdayakan pelanggan ritel dan
korporasi dengan memberikan kualitas, kecepatan,
kehandalan dan layanan pelanggan yang lebih baik. (2.1, 3.10).
Selama 2009, pertumbuhan pelanggan TELKOM adalah
sebesar 21,2%, yang mencapai 105,1 juta pelanggan, terdiri
dari 8,4 juta pelanggan telepon tidak bergerak kabel, 15,1
juta pelanggan telepon tidak bergerak nirkabel, dan 81,6
juta pelanggan telepon selular. Saham TELKOM sampai
dengan 31 Desember 2009 dimiliki oleh Pemerintah
Republik Indonesia (52,47%) dan pemegang saham publik
(47,53%). (EC4). Tidak ada perubahan struktur kepemilikan
saham TELKOM dibanding tahun sebelumnya. Saham
TELKOM tercatat di Bursa Efek Indonesia (“BEI”), New
York (“NYSE”), London Stock Exchange (“LSE”) dan Tokyo
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 6
PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. (“TELKOM” or “the
Company”) is an information and telecommunications
(InfoComm) services operator that has the most
comprehensive services and the largest network in
Indonesia, and is currently expanding its business portfolio
to incorporate Telecommunications, Information, Media
and Edutainment (TIME). By improving its infrastructure,
expanding Next Generation Network (NGN) technology
and mobilizing the synergies within the entire TELKOM
Group, TELKOM is empowering retail and corporate
customers by delivering better quality, speed, reliability
and customer service. (2.1, 3.10).
In 2009, TELKOM’s customer base grew by 21.2% to reach
105.1 million subscribers, consisting of 8.4 million fixed
wireline subscribers, 15.1 million fixed wireless subscribers,
and 81.6 million cellular subscribers. TELKOM’s shares as
of December 31, 2009 were owned by the Government of
Indonesia (52.47%) and the public (47.53%). (EC4) . There
have been no changes in TELKOM’s share ownership
structure since last year. TELKOM’s shares are listed on
the Indonesia Stock Exchange (“IDX”), the New York Stock
Exchange (“NYSE”), and the London Stock Exchange
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:17:31 AM
Sekilas TELKOM/Visi, Misi, Tujuan dan Inisiatif Strategis TELKOM
TELKOM in Brief/TELKOM's Vision, Mission, Objectives and Strategic Inisiatives
Stock Exchange (tanpa tercatat). Harga saham TELKOM
di BEI pada akhir Desember 2009 adalah Rp9.450. Nilai
kapitalisasi pasar saham TELKOM pada akhir tahun 2009
mencapai Rp190.152 miliar atau 9,43% dari kapitalisasi
pasar BEI. Selama tahun 2009 telah terjadi perubahan
kepemilikan saham TELKOM di anak perusahaan dengan
kepemilikian langsung di PT Infomedia Nusantara yang
semula 51% menjadi 100%. Sedangkan perubahan di anak
perusahaan dengan kepemilikan tidak langsung yang di PT
Balebat Dedikasi Prima yang semula 33,15% menjadi 65%
melalui kepemilikan PT Infomedia Nusantara. (2.6, 2.9, EC4).
TELKOM dalam keorganisasian bergabung dengan
perusahaan-perusahaan sejenis baik lokal maupun
internasional. Untuk lingkup nasional TELKOM menjadi
anggota di Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL),
Asosiasi Satelit Indonesia (ASSI), Asosiasi Kliring
Telekomunikasi Indonesia (ASKITEL), Corporate Forum
for Community Development (CFCD). Untuk lingkup
Internasional TELKOM menjadi anggota di Asia Pacific
Network Information Centre (APNIC), yaitu organisasi
non profit yang bertujuan untuk menjaga sumber daya
internet di kawasan Asia Pasifik agar stabil dan handal.
Keanggotaan di ITU-D (bertanggungjawab membuat
kebijakan dan menyediakan program pelatihan serta
strategi pendanaan untuk negara-negara berkembang di
bidang telekomunikasi) dan ITU-T (bertanggungjawab
dalam pembuatan standar-standar telekomunikasi). (4.12,
4.13, SO5).
Visi, Misi, Tujuan dan Inisiatif
(“LSE”), and are offered on the Tokyo Stock Exchange
without listing. TELKOM’s share price on the IDX at the
end of December 2009 was Rp9,450. TELKOM’s market
capitalization at the end of 2009 was Rp190,152 billion,
or 9.43% of the total market capitalization of the IDX. In
2009 there was a change in TELKOM’s share ownership
of one of its direct subsidiaries, with its stake in PT
Infomedia Nusantara increasing from 51% to 100%.
TELKOM also increased its stake in one of its indirect
subsidiaries, namely PT Balebat Dedikasi Prima, from
33.15% to 65% through its ownership of PT Infomedia
Nusantara. (2.6, 2.9, EC4) .
TELKOM collaborates with several of its peer companies,
both local and international. At the national level, TELKOM
is a member of the Indonesian Telematics Community
(MASTEL), Indonesian Satellite Association (ASSI), and
the Indonesia Telecommunications Clearing Association
(ASKITEL), Corporate Forum for Community Development
(CFCD). In the international arena, TELKOM is a member
of the Asia Pacific Network Information Centre (APNIC), a
non-profit organization that works to protect the stability
and reliability of internet resources in the Asia Pacific
region. TELKOM is also a member of ITU-D (responsible
for formulating policies and providing training programs
as well as funding strategies for developing countries)
and ITU-T (responsible for developing telecommunications
standards). (4.12, 4.13, SO5).
TELKOM’s Vision,
Mission, Objectives and
Strategis TELKOM Strategic Inisiatives
Visi
Vision
Misi
Mission
Tujuan
Objectives
Menjadi perusahaan InfoComm terkemuka di regional.
To become a leading InfoComm player in the region.
• Menyediakan layanan
• To provide one-stop
InfoComm terpadu dan
InfoComm services with
lengkap dengan kualitas
excellent quality and at a
terbaik dan harga kompetitif.
competitive price;
• Menjadi model pengelolaan
• To be a role model as the
korporasi terbaik di Indonesia.
best managed Indonesian
corporation.
Menciptakan posisi unggul dengan memperkokoh bisnis legacy
& meningkatkan bisnis new wave untuk memperoleh 60% dari
pendapatan industri pada tahun 2015.
Creating superior position by strengthening our legacy business
and growing new wave business to achieve 60% of industry
revenue by 2015.
Bersama Anda Menggenggam Dunia
TELKOM SR FINAL.indd 7
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:17:31 AM
Sekilas TELKOM/Visi dan Misi CSR TELKOM
TELKOM in Brief/TELKOM's Vision and Mission for CSR
Inisiatif
Strategis
Strategic
Initiatives
1. Mengoptimalkan layanan jaringan
telepon tidak bergerak kabel / fixed
wire line (“FWL”).
2. Menyelaraskan layanan selularakses jaringan tidak bergerak
nirkabel / fixed wireless access
(“FWA”) dan mempersiapkan FWA
sebagai unit usaha tersendiri.
3. Investasi dalam jaringan pita lebar
(broadband).
4. Solusi enterprise terintegrasi.
5. Mengintegrasikan Next Generation
Network (“NGN”).
6. Mengembangkan layanan teknologi
informasi.
7. Mengembangkan bisnis portal.
8. Menyederhanakan portofolio anak
perusahaan.
9. Menyelaraskan struktur bisnis dan
pengelolaan portofolio.
10. Transformasi budaya Perusahaan.
Visi dan Misi CSR
TELKOM
Visi
Vision
Misi
Mission
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
Optimize our fixed wireline (“FWL”)
legacy.
Align cellular-fixed wireless access
(“FWA”) and set up FWA as a
separate business unit.
Invest in broadband.
Integrate enterprise solutions.
Integrate Next Generation
Networks.
Expand into IT services.
Expand into the portal business.
Streamline our subsidiary portfolio.
Align our business structure and
portfolio management.
Transform our corporate culture.
TELKOM’s Vision and
Mission for CSR
(4.8)
Untuk menjadi pelopor dalam penerapan tanggung jawab sosial
perusahaan di Asia.
To be a pioneer in the implementation of corporate social
responsibility in Asia.
• Mengambil peran aktif dalam
• To play an active role in
menciptakan masyarakat yang
creating a more intelligent
lebih cerdas melalui pendidikan
society through InfoComm
teknologi InfoComm;
technology education;
• Mengambil peran aktif dalam
• To play an active role in
meningkatkan kualitas hidup
improving the quality of life of
dalam kehidupan masyarakat;
the people;
• Mengambil peran aktif dalam
• To play an active role in
memelihara keseimbangan
maintaining environmental
alam.
balance.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 8
(4.8)
1.
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:17:31 AM
Sekilas TELKOM/Pengelolaan dan Strategi TELKOM CSR
TELKOM in Brief/TELKOM's CSR Strategy and Management
Pengelolaan dan Strategi
TELKOM CSR
(4.8)
Strategi CSR TELKOM
Strategi dan kebijakan TELKOM CSR terintegrasi dalam
satu Keputusan Direksi No. 41/PR000/SDM-20/2006.
Keputusan ini menjadi landasan bagi pengelolaan CSR di
TELKOM, yang memastikan bahwa implementasinya sejalan
dengan visi dan misi perusahaan dan mematuhi peraturan
perundang-undangan yang berlaku khususnya UU No. 40
Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas pasal 74 Tanggung
Jawab Sosial dan Lingkungan, dan konsisten dengan normanorma yang berlaku di masyarakat.
Kebijakan strategi jangka panjang dan pengelolaan untuk
TELKOM CSR telah ditetapkan dalam Skenario Strategi
Korporasi dan juga telah dijelaskan dalam bentuk rencana
tahunan di dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA),
yang kemudian dijelaskan lebih lanjut di dalam Kontrak
Pengelolaan untuk setiap kantor perusahaan, unit usaha,
anak perusahaan dan perusahaan afiliasi.
Triple Bottom Line
Ekonomi
Economic
TELKOM’s CSR Strategy and
Management
(4.8)
TELKOM’s CSR Strategy
TELKOM’s CSR strategy and policy is integrated
in a single Decree of the Board of Directors
Number 41/PR000/SDM-20/2006. This decree is
the foundation of the management of TELKOM’s
CSR, ensuring that CSR implementation is in line
with the corporate vision and mission, complies
with the legislative provisions especially “UU No.
40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas pasal
74 Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan”, and
consistent with the prevailing norms of society.
The long-term strategy and management policy for
TELKOM’s CSR is stipulated in the Corporate Strategic
Scenario (CSS) and articulated in the form of an annual
plan in the Work Plan and Budget (RKA). It is then further
elucidated in the Management Contracts of each corporate
office, business unit, subsidiary and affiliated company.
Dukungan dari CSR TELKOM
Support from TELKOM’s CSR
a. Menambah nilai bagi para stakeholder
(pelanggan, pemasok, pemegang saham,
pemerintah, karyawan) dan mendukung
pertumbuhan ekonomi bagi usaha kecil
dengan:
a. Adding value for stakeholders (customers,
suppliers, shareholders, the government,
employees) and supporting the economic
growth of small enterprises, by:
• m e n i n g k a t k a n k u a l i t a s h i d u p p a ra
karyawan;
• memelihara kesetiaan dan kepercayaan
pelanggan, pemasok dan investor;
• memastikan kepatuhan terhadap
peraturan yang berlaku; dan
• menyediakan modal kerja dan pinjaman
untuk investasi serta informasi untuk
usaha kecil.
b. Mengambil peran aktif dalam menyediakan
fasilitas telekomunikasi dan infrastruktur bagi
masyarakat, terutama di daerah yang masih
belum berkembang, dengan menyediakan
fasilitas dan infrastruktur guna memudahkan
akses untuk mendapatkan informasi.
• improving the quality of life of
employees;
• fostering the loyalty and trust of
customers, suppliers and investors;
• ensuring compliance with the prevailing
rules; and
• providing working capital and
investment loans as well as information
to small businesses.
b. P l ay i n g a n a c t i ve ro l e i n p rov i d i n g
telecommunications facilities and
infrastructure for the public, particularly
in underdeveloped areas, by providing
facilities and infrastructure to facilitate
access to information
Sosial
Social
a. Mendukung peningkatan dari pendidikan
masyarakat dengan menyediakan fasilitas
dan ilmu terkait dengan pendidikan
teknologi InfoComm.
b. Mendukung perbaikan kesehatan masyarakat
dengan menyediakan fasilitas kesehatan,
infrastruktur dan informasi kepada semua
orang.
c. Mendukung perlindungan kebudayaan dan
peradaban nasional dengan menyediakan
fa s i l i t a s u n t u k a c a ra ke b u d aya a n d a n
membangun/memperkuat karakter.
a. Supporting the improvement of public
education by providing facilities and
k n ow l e d g e i n re l a t i o n to I n fo Co m m
technology education.
b. Supporting improvements in the health
of society by providing health facilities,
infrastructure and information to the
people.
c. Supporting the preservation of national
culture and civilization by providing
facilities for cultural events and building/
reinforcing character.
Lingkungan
Environment
a. Mengambil peran aktif dalam memelihara
lingkungan dengan menyediakan bantuan
dalam penghijauan kembali dan menciptakan
jalur hijau.
b. Mengambil peran aktif dalam memberikan
bantuan kemanusiaan dan bencana alam
dengan menyediakan pertolongan bagi
korban bencana.
a. Playing an active role in preserving the
environment by providing assistance for
regreening and the creation of green
spaces.
b . P l a y i n g a n a c t i ve r o l e i n r e l i e f f o r
humanitarian and natural disasters by
providing assistance for the victims of
such disasters.
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 9
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:17:34 AM
Sekilas TELKOM/Pengelolaan dan Strategi TELKOM CSR
TELKOM in Brief/TELKOM's CSR Strategy and Management
TELKOM telah mengklasifikasikan program TELKOM CSR
dalam 7 (tujuh) Pilar Program, yaitu:
We have classified proggramme of TELKOM’s CSR in
7 (seven) pilars as follows:
a. Pendidikan (Education), adalah kegiatan yang bertujuan
meningkatkan kualitas pendidikan baik skill, knowledge
dan atitude bagi Stakeholder (masyarakat dan keluarga
besar TELKOM Group).
b. Kesehatan (Health), adalah kegiatan yang bertujuan
m e n i n g kat ka n ku a l i t a s ke s e h at a n St a ke h o l d e r
(masyarakat dan keluarga besar TELKOM Group).
c. Kebudayaan dan Keadaban (Culture of Civility),
adalah kegiatan kepedulian untuk melestarikan dan
membina budaya, seni, olah raga, agama, dan kegiatan
kemasyarakatan lainnya dalam upaya mendukung
perusahaan mengimplementasikan nilai-nilai Good
Corporate Citizenship.
d. Kemitraan (Partnership), adalah kegiatan yang
memperat jalinan kemitraan dengan pihak ketiga baik
di bidang produk maupun lainnya yang related maupun
non-related dengan core bisnis TELKOM dan bertujuan
untuk memberikan manfaat bagi semua pihak.
e. L a y a n a n U m u m ( P u b l i c S e r v i c e O b l i g a t i o n ) ,
adalah kegiatan untuk meningkatkan pelayanan
kepada masyarakat di bidang sarana dan prasarana
telekomunikasi.
f. Lingkungan (Environment), adalah kepedulian untuk
meningkatkan kualitas lingkungan internal maupun
eksternal perusahaan agar terjadi hubungan yang
harmonis antara perusahaan dengan lingkungannya.
g. Bantuan Kemanusiaan dan Bencana Alam (Disaster and
Rescue), adalah kegiatan untuk memberikan bantuan
didalam penanggulangan bencana alam dan bencana
kemanusiaan.
a. E d u c a t i o n , a c t i v i t i e s a i m e d a t i m p rov i n g t h e
quality of education as well as skills, knowledge
and attitude for stakeholders (the public and the
TELKOM Group family).
b. Health, activities intended to raise the quality of
health of stakeholders (the public and the TELKOM
Group family).
c. C ulture of Civility, activities intended to enhance
and nurture culture, the arts, sports, spiritual
activities and other community activities in respect
of supporting the Company’s implementation of
Good Corporate Citizenship.
d.Partnership, strengthening partnerships with third
parties that may or may not be related to the core
business of TELKOM, which will provide benefits
for all parties.
e. P ublic Service Obligation, improving services
to the public in the realm of telecommunication
facilities and infrastructure.
f. E n v i r o n m e n t , e n h a n c i n g t h e q u a l i t y o f b o t h
TELKOM’s internal and external environment in
order to create a harmonious relationship between
the Company and its surroundings.
g.Disaster and Rescue, providing assistance and
relief to those affected by humanitarian and natural
disasters.
Manajemen TELKOM CSR
Organisasi TELKOM CSR
Management of TELKOM’s CSR
Organization of TELKOM CSR
Dewan Direksi
Board of Directors
(BoD)
Kepala Komunikasi Perusahaan
Head of Corporate
Communication (HCC)
Anak Perusahaan/Perusahaan Afiliasi
Subsidiaries/ Affiliates
Unit Bisnis
Business Unit
Unit
Sub Bisnis
Sub Business Unit
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 10
Unit
Sub Bisnis
Sub Business Unit
Divisi
Division
Kandatel/
Sub Divisi
Kandatel/
Sub Division
Kandatel/
Sub Divisi
Kandatel/
Sub Division
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:17:34 AM
Sekilas TELKOM/Pengelolaan dan Strategi TELKOM CSR
TELKOM in Brief/TELKOM's CSR Strategy and Management
Peta CSR TELKOM 2009-2011
TELKOM’s CSR Roadmap 2009-2011
2011
• Menjadi perusahaan terbaik dalam implementasi
CSR.
• Bertujuan untuk mendapatkan paling sedikit nilai
A+ dalam Audit Laporan Keberlanjutan yang
dilaksanakan oleh Auditor Eksternal. (3.13).
• M e n g a m b i l p e r a n a k t i f d a l a m a c a r a C S R
internasional.
• Be the best corporate in CSR implementation.
• Aim to score at least A+ in the SR Audit by an
External Auditor. (3.13) .
• Play an active role in international CSR events
2010
• Menjadi Pelopor
• Bertujuan untuk mendapatkan paling sedikit nilai
B+ dalam Audit Laporan Keberlanjutan yang
dilaksanakan oleh Auditor Eksternal
• Mengambil peran aktif dalam acara CSR internasional
2009
• Kebijakan Tinjauan
• Meningkatkan & menggabungkan Kinerja CSR
dengan kinerja bisnis
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 11
• Be a pioneer
• Aim to score at least B+ in the SR Audit by an
External Auditor
• Play an active role in international CSR
events
• Review policy
• Improve & integrate CSR Performance with
business performance
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:17:46 AM
10
Sekilas TELKOM/TELKOM’s CSR Roadmap 2009-2011
TELKOM in Brief/TELKOM’s CSR Roadmap 2009-2011
TELKOM’s CSR Roadmap
2009-2011
TELKOM’s CSR Roadmap
2009-2011
(4.8)
(4.8)
Komunikasi Manajemen
Management Communication
Kebijakan
Policy
Implementasi
Implementation
Kebijakan
Strategi dan kebijakan TELKOM CSR telah digabungkan
kedalam satu keputusan Direksi. Keputusan ini merupakan
landasan bagi manejemen TELKOM CSR untuk memastikan
bahwa implementasi sejalan dengan visi dan misi
perusahaan, mematuhi ketentuan legislatif dan konsisten
dengan norma-norma masyarakat yang berlaku.
Strategi jangka panjang dan kebijakan manajemen
dari TELKOM CSR ditetapkan dalam Skenario Strategi
Perusahaan (SSP).
Implementasi
Penerapan CSR TELKOM meliputi berikut ini:
a. menciptakan masyarakat yang lebih pintar melalui
pendidikan teknologi InfoComm;
b. meningkatkan kualitas hidup masyarakat;
c. memelihara keseimbangan lingkungan;
d. sesuai dengan Keputusan Direksi No. 41/PR000/SDM20/2006 bahwa TELKOM tidak berfafiliasi pada satu
satu golongan atau partai politik tertentu; dan (HR5).
e. memelihara reputasi baik perusahaan.
Ketersediaan sumber dana, perencanaan yang baik,
pemantauan dan evaluasi dari setiap implementasi dalam
memastikan suksesnya penerapan dari CSR.
Kinerja (4.9)
Kinerja CSR TELKOM sangat penting dalam mencerminkan
kinerja Perusahaan secara keseluruhan, termasuk laba
yang didapat, kepuasan pelanggan dan kepuasan
karyawan.
Komunikasi
S e c a ra b e r k a l a , T E L KO M m e n e r b i t k a n L a p o ra n
Keberlanjutannya dengan menggunakannya sebagai
sebuah landasan dan sebagai jalur komunikasi agar dapat
turut melibatkan stakeholder pada hal-hal yang penting.
Kinerja
Performance
Policy
TELKOM’s CSR strategy and policy is integrated in a
single decree of the Board of Directors. This decree
is the foundation of the management of TELKOM’s
CSR, ensuring that CSR implementation is in line
with the corporate vision and mission, complies with
the legislative provisions and is consistent with the
prevailing norms of society.
The long-term strategy and management policy for
TELKOM’s CSR is stipulated in the Corporate Strategic
Scenario (CSS).
Implementation
The implementation of TELKOM’s CSR encompasses
the following:
a. creating a more intelligent society through InfoComm
technology education;
b.improving the quality of life of the people;
c. maintaining an environmental balance; and
d.In accordance with the Board of Directors decree
No. 41/PR000/SDM-20/2006 that TELKOM is not
affiliated in any particular groups or political party;
and (HR5) .
e. maintaining corporate reputation.
The provision of financial resources, good planning,
and monitoring and evaluation of implementation are
all stages in ensuring the successful implementation
of CSR.
Performance (4.9)
TELKOM’s CSR performance is essentially reflected
in the performance of the Company as a whole,
including profits earned, customer satisfaction and
employee satisfaction.
Communication
TELKOM periodically publishes its Sustainability Report,
which is used both as a platform and as a communication
channel to involve stakeholders on relevant issues.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 12
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:17:46 AM
Sekilas TELKOM/Keterlibatan Stakeholder
TELKOM in Brief/Stakeholder Engagement
Keterlibatan
Stakeholder
Tipe Stakeholder
Stakeholder Type
Stakeholder
(3.5, 4.14-4.17)
Metode Keterlibatan
Method of Engagement
Engagement
(3.5, 4.14 - 4.17)
Harapan Stakeholder
Stakeholder Expectation
Pelanggan
Customers
•Customer Satisfaction Index
(CSI) survey
•Customer complaint
management (147) survey
•Customer service center
(Plasa TELKOM) survey
•Customer Loyality Index
(CLI) survey
Memberikan pelayanan dengan mutu yang melebihi harapan pelanggan dan
meningkatkan nilai bagi pelanggan.
To provide services beyond customers’ expectation and improve customer
value.
Pemegang
Saham dan
Investor
Shareholders and
Investors
•RUPST AGMS
•Investor road shows and
reverse road shows
1. Menjaga dan meningkatkan nilai usaha sesuai harapan pemegang saham.
2.Menghormati hak-hak pemegang saham sesuai UU, Ketetapan pasar modal
dan ketentuan lain yang berlaku.
1. To maintain and improve business value according to shareholders’
expectation.
2.To respect shareholders’ rights in accordance with the Laws, capital market
decisions and other prevailing rules.
Karyawan
Employees
•Melalui SEKAR
Through SEKAR
•Employees Satisfaction
Index
1. Kesetaraan.
2.Menghindari praktek diskriminasi.
3.Terjaminnya keamanan, kesehatan, dan keselamatan kerja.
1. Balanced.
2.Avoiding discrimination practices.
3.Security, health and safety are guaranteed.
Pejabat
Pemerintah
dan Pembuat
Kebijakan
Government
Authorities and
Regulators
•Komunikasi dan pelaporan
rutin
Regular communication and
reporting
•Dengar Pendapat dengan
DPR
Hearings with DPR
1. Terjalinnya hubungan yang harmonis dan konstruktif atas dasar kejujuran
dengan regulator.
2.TELKOM dan segenap karyawannya tunduk dan mematuhi hukum,
perundangan, dan peraturan bisnis yang berlaku.
3.TELKOM melaporkan secara rutin kepada pemerintah sebagai regulator.
4.TELKOM menghadiri undangan hearing dengan DPR.
1. Maintaining a harmonious and constructive relationship based on honesty
with regulators.
2.TELKOM and its employees comply with the laws, regulations and other
prevailing business rules.
3.Periodicaly TELKOM reporting to government as regulator.
4.TELKOM attend DPR’s hearing.
Mitra Kerja
(vendor, supplier,
agen, reseller,
installer)
Partnership
(vendors,
suppliers,
agents, resellers,
installers)
•Training for value chain
partners
•Contract bidding and
procurement
•Management
•Supplier assessment and
management
1. Proses pengadaan secara fair.
2.Seleksi dan evaluasi secara obyektif dalam pemilihan mitra.
3.Mutually beneficial growth.
1. Fair procurement procedure.
2.Objective selection and evaluation in choosing a business partner.
3.Mutually beneficial growth.
Industri Sejenis
(Operator
berlisensi lainnya)
Industry Peers
(Other Licence
Operator)
•Meetings
•Industry discussion forums
•Rekonsiliasi Interkoneksi
1. Terciptanya iklim persaingan usaha yang sehat.
2.Promote sustained industry development.
1. Creating a healthy business competition.
2.Promote sustained industry development.
The Public
Stakeholder
•Community engagement
•Philanthropic activities
1. Terjalinnya hubungan yang serasi dan harmonis serta memberi manfaat
kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi.
2.Mengurangi seminimal mungkin dampak operasional perusahaan terhadap
lingkungan.
3.Turut serta dalam kegiatan pelestarian lingkungan.
1. A compatible and harmonious relationship that is also beneficial to the
people around operational areas.
2.Minimizing the company’s operational impact on the environment.
3.Participating in preserving the environment.
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 13
11
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:17:47 AM
12
Sekilas TELKOM/TELKOM Group
TELKOM in Brief/TELKOM Group
TELKOM
Group
(2.3)
PERUSAHAAN ASOSIASI NON–KONSOLIDASI
Kepemilikan Langsung
PT Patra Telekomunikasi Indonesia
(“Patrakom”)
Patrakom didirikan pada bulan September 1995 dan
sampai dengan tanggal penyusunan Laporan ini,
sahamnya dimiliki oleh TELKOM (40%), PT Elnusa (40%)
dan PT Tanjung Mustika (20%). Patrakom menyediakan
layanan komunikasi satelit (“VSAT”) dan layanan serta
fasilitas terkait kepada perusahaan-perusahaan yang
bergerak dalam industri perminyakan.
PT Citra Sari Makmur (“CSM”)
CSM didirikan pada bulan Pebruari 1986 dan sampai
dengan Laporan ini, pemegang sahamnya adalah TELKOM
(25%), PT Tigatra Media (38,29%) dan Media Trio (L)
Inc. Malaysia (36,71%), CSM didirikan di Indonesia dan
menyediakan layanan telekomunikasi terkait dengan
aplikasi VSAT dan teknologi telekomunikasi lainnya, serta
fasilitas terkait.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 14
TELKOM
Group
(2.3)
Unconsolidated Associated Companies
Direct Ownership
PT Patra Telekomunikasi Indonesia
(“Patrakom”)
Patrakom was established in September 1995 and
as of the date of this Report is owned by us (40%),
PT Elnusa (40%) and PT Tanjung Mustika (20%).
Patrakom provides satellite communication (VSAT)
and related services and facilities to companies in
the petroleum industries.
PT Citra Sari Makmur (“CSM”)
CSM was established in February 1986 and as of
the date of this Report is owned by us (25%), PT
Ti g a t ra M e d i a ( 3 8 . 2 9 % ) a n d M e d i a Tr i o ( L ) I n c .
Malaysia (36.71%). CSM is incorporated in Indonesia
and provides telecommunications services relating
to VSAT applications and other telecommunications
technology and related facilities.
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:18:00 AM
Sekilas TELKOM/TELKOM Group
TELKOM in Brief/TELKOM Group
PT Pasifik Satelit Nusantara (“PSN”)
PSN didirikan pada bulan Juli 1991 dan sampai dengan
tanggal penyusunan Laporan ini, mayoritas sahamnya
dimiliki oleh Magic Alliance Labuan Limited (24,06%),
lalu sisanya TELKOM (22,38%) Bank of New York
(9,97%), Pulsa Labuan Limited (3,95%), Skaisnetindo
Teknotama (1,83%), PT Trinur Cakrawala (3,75%), Hughes
Space and Communications International (3,71%),
Telesat Canada (3,71%) dan lainnya (26,64%). PSN
menyediakan layanan sewa transponder satelit dan
komunikasi berbasis satelit ke negara-negara Asia
Pasifik. PSN melaksanakan penawaran saham perdana
atas saham biasa dan mencatatkan sahamnya di
NASDAQ pada bulan Juni 1996, tetapi keluar dari
pencatatan pada tanggal 6 Nopember 2001 sehubungan
dengan kegagalannya memenuhi persyaratan tertentu
NASDAQ National Market Listing.
Sebagai bagian dari perjanjian yang ditandatangani pada
tanggal 8 Agustus 2003 antara TELKOM dan Centralindo
Pancasakti Cellular (“CPSC”). TELKOM berhak menerima
kepemilikan CPSC sebesar 21,12% di PSN dalam jangka
waktu satu tahun sejak tanggal perjanjian ditandatangani.
Selama waktu tersebut, seluruh hak CPSC sehubungan
dengan saham tersebut diberikan kepada TELKOM.
TELKOM menerima saham CPSC di PSN pada tanggal 9
Agustus 2004, sehingga meningkatkan hak kepemilikan
perusahaan di PSN menjadi 43,69%. Pada tahun 2005,
hak kepemilikan TELKOM di PSN terdilusi menjadi 35,5%
sebagai hasil dari program konversi debt to-equity oleh
PSN. Pada tahun 2006, hak kepemilikan TELKOM di PSN
terus berkurang menjadi 22,38% sebagai akibat dari
penerbitan saham baru tambahan kepada para pemegang
saham baru.
TELKOM sedang mengevaluasi biaya dan keuntungan
terkait dengan peningkatan kepemilikan TELKOM di
PSN untuk mengembangkan layanan berbasis satelit
ritel seperti seluler melalui satelit dan untuk mendukung
program pemerintah untuk menyediakan sambungan
telekomunikasi ke daerah-daerah terpencil.
PT Batam Bintan Telekomunikasi (“BBT”)
BBT didirikan pada bulan Juni 1996 dan pada tanggal
Laporan ini disusun, TELKOM menguasai (5%) sahamnya
dan Batamindo Investment (95%). BBT menyediakan
layanan telekomunikasi sambungan kabel tidak bergerak
di Kawasan Industri Batamindo di Muka Kuning, Pulau
Batam dan Bintan Beach International Resort serta
Kawasan Industri Bintan di Pulau Bintan.
PT Pembangunan Telekomunikasi Indonesia
(“Bangtelindo”)
Bangtelindo didirikan pada bulan Desember 1993 di
Indonesia. Para pemegang saham Bangtelindo terdiri dari
TELKOM (2,11%), Dana Pensiun TELKOM (54,23%) dan
pihak lain (43,66%). Kegiatan usaha utama Bangtelindo
adalah menyediakan jasa konsultasi untuk pemasangan
dan pemeliharaan sarana telekomunikasi.
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 15
13
PT Pasifik Satelit Nusantara (“PSN”)
PSN was established in July 1991 and as of the date of
this Report, PSN is owned by Magic Alliance Labuan
Limited (24.06%), us (22.38%), Bank of New York
(9.97%), Pulsa Labuan Limited (3.95%), Skaisnetindo
Teknotama (1.83%), PT Trinur Cakrawala (3.75%), Hughes
Space and Communications International (3.71%),
Telesat Canada (3.71%) and others (26.64%). PSN
provides transponder satellite leasing and satellitebased communication services to countries within the
Asia Pacific region. PSN conducted an initial public
offering of its Common Stock and listing on NASDAQ
in June 1996, but was delisted on November 6, 2001
due to its failure to meet certain NASDAQ National
Market Listing requirements.
As part of the agreement signed on August 8, 2003
between us and Centralindo Pancasakti Cellular
(CPSC), we were entitled to receive CPSC’s 21.12%
interest in PSN within a period of one year from the
date the agreement was signed. During this period,
all of CPSC’s rights in respect of the shares were
granted to us. We received the shares of CPSC in PSN
on August 9, 2004, increasing our legal ownership
interest in PSN to 43.69%. In 2005, our ownership
interest in PSN was diluted to 35.5% as a result of
the debt-to-equity conversion by PSN. In 2006, our
ownership interest in PSN was further diluted to
22.38% as a result of issuance of new shares to a
new shareholder.
We are evaluating the costs and benefits associated
with an increase of our ownership in PSN to
d eve l o p a re t a i l s a te l l i te b a s e d s e r v i ce s u c h a s
cellular via satellite and to support the government
p ro g ra m fo r p rov i d i n g te l e co m m u n i c at ions lines
to re m o te a re a s .
PT Batam Bintan Telekomunikasi (“BBT”)
BBT was established in June 1996 and as of the
date of this Report is owned by us (5%) and
Batamindo Investment (95%). BBT provides fixed line
telecommunications services at Batamindo Industrial
Park in Muka Kuning, Batam Island and at Bintan
Beach International Resort and Bintan Industrial
Estate in Bintan Island.
PT Pembangunan Telekomunikasi Indonesia
(“Bangtelindo”)
Bangtelindo was established in December 1993 in
I n d o n e s i a . Th e s h a re h o l d e r s o f B a n g te l i n d o a re
us (2.11%), our pension fund (54.23%) and others
(43.66%). Bangtelindo’s primary business is providing
consultancy services on the installation and maintenance
of telecommunications facilities.
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:18:01 AM
14
Sekilas TELKOM/TELKOM Group
TELKOM in Brief/TELKOM Group
Kepemilikan Tidak Langsung
Indirect Ownership
Telkomsel sebelumnya menguasai 14,29% sahamnya. Pada
tahun 2005, hak kepemilikan Telkomsel di Bridge Mobile
Pte. Ltd. berkurang menjadi 12,5% sebagai akibat dari
dikeluarkannya saham oleh Bridge Mobile Pte. Ltd. ke
pemegang saham baru, yaitu Hong Kong CSL Limited.
Te l ko m s e l p r ev i o u s l y h e l d a 1 4 . 2 9 % ow n e r s h i p
interest. In 2005, Telkomsel’s ownership interest
in Bridge Mobile Pte. Ltd. was diluted to 12.5% as
a result of the issuance of new shares by Bridge
Mobile Pte. Ltd. to a new shareholder, namely, Hong
Kong CSL Limited.
Bridge Mobile Pte. Ltd.
Pada tanggal 3 Nopember 2004, Telkomsel bersama
enam operator seluler internasional lain di Asia Pasifik
mendirikan Bridge Mobile Pte. Ltd. (Singapura), suatu
perusahaan yang bergerak dalam penyediaan layanan
seluler regional di Wilayah Asia Pasifik.
Berdasarkan perjanjian yang ditandatangani tanggal
18 Juni 2007, pihak-pihak terkait telah menyetujui
bergabungnya SK Telecom Co, Ltd dan Advanced Info
Service Public Company Limited sebagai pemegang
saham Bridge Mobile yang baru. Pada tahun 2007, hak
kepemilikan Telkomsel atas Bridge Mobile Pte. Ltd.
menurun menjadi 10,81%.
Pada tahun 2007, Telkomsel telah membayar untuk
tambahan hak kepemilikan saham sebesar 1.200.000
Dolar AS (setara dengan Rp11.069 juta).
Sampai dengan 31 Desember 2007 dan 2008, kontribusi
Telkomsel yang mewakili hak kepemilikan 10% adalah
sebesar 2.200.000 Dolar AS (Rp20.360 juta).
Scicom (“MSC”) Bhd
Scicom merupakan perusahaan penyedia jasa contact
centre yang didirikan di Malaysia. Pada tanggal 31
Desember 2007, TII membeli 2.475.100 saham Scicom
atau 0,9% dari total saham perusahaan tersebut.
Pada tahun 2008, TII kembali membeli 23.524.900
saham Scicom atau 8,88%. Hingga tanggal penyusunan
Laporan ini, TII telah menguasai 26.000.000 saham
Scicom atau mewakili 9,80% total saham dengan nilai
transaksi mencapai 3,42 juta Dolar AS (setara dengan
Rp30.961 juta).
Pada tahun 2009, TII membeli tambahan 16.081.800
saham Scicom dengan nilai transaksi sebesar
1.973 juta Dolar AS (setara dengan Rp18.760 juta),
sehingga kepemilikan saham TII di Scicom meningkat
menjadi 15,86%.
Pa d a t a n g g a l 3 Fe b r u a r i 2 0 1 0, T I I m e m b e l i l a g i
3.042.400 saham Scicom dengan nilai transaksi sebesar
0,42 juta Dolar AS (setara dengan Rp3.905 juta),
sehingga kepemilikan saham TII di Scicom meningkat
menjadi 17,01%.
PT Mandara Selular Indonesia (“MSI”),
sebelumnya disebut PT Mobile Selular
Indonesia (“Mobisel”)
Pada tanggal 13 Januari 2006, TELKOM menjual
seluruh hak kepemilikannya di MSI kepada pihak
ketiga, yaitu Twinwood Venture Limited. Keuntungan
yang diperoleh tidak signifikan pada laporan
pendapatan konsolidasian perusahaan.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 16
Bridge Mobile Pte. Ltd.
On November 3, 2004, Telkomsel together with six
other international mobile operators in the Asia Pacific
established Bridge Mobile Pte. Ltd. (Singapore), a
company that is engaged in providing regional mobile
services in the Asia Pacific.
Based on the accession agreement dated June 18,
2007, the parties agreed to admit SK Telecom Co, Ltd
and Advance Info Service Public Company Limited
a s n ew s h a re h o l d e r s o f B r i d g e M o b i l e. I n 2 0 07,
Telkomsel’s ownership interest in Bridge Mobile was
diluted to 10.81%.
In 2007, Telkomsel has paid additional subscriptions
of U.S. $1,200,000 (equivalent to Rp11,069 million).
As of December 31, 2007 and 2008, Telkomsel’s
contributions which represent 10% ownership interest
amounted to U.S. $2,200,000 (Rp20,360 million).
Scicom (MSC) Bhd
Scicom was the contact centre company established
i n M a l ays i a . O n D e ce m b e r 3 1 , 2 0 07, T I I b o u g h t
amounted to 2,475,100 of Scicom’s shares or 0.9%
of total shares.
In 2008, TII bought to 23,524,900 of Scicom’s shares
or 8.88%. As of the date of this Report, TII owns
26,000,000 of Scicom’s shares or 9.80% of total
shares with nominal transactions amounted to U.S.
$3.42 million (equivalent to Rp30,961 million).
In 2009, TII has purchased additional 16,081,800 Scicom
shares with transaction value amounted to US$1.973
million (equivalent to Rp18,760 million), as a result,
TII’s ownership in Scicom increased to 15.86%.
On February 3, 2010, TII has purchased additional
3,042,400 Scicom shares with transaction value
amounted to US$0.42 million (equivalent to Rp3,905
million), as result, TII’s ownership in Scicom increased
to 17.01%.
PT Mandara Selular Indonesia (“MSI”),
previously called PT Mobile Selular Indonesia
(“Mobisel”)
On January 13, 2006, we sold our entire ownership
interest in MSI to a third party, Twinwood Venture
Limited. The resulting gain was not significant to our
consolidated statement of income.
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:18:01 AM
Sekilas TELKOM/Sejarah Perusahaan
TELKOM in Brief/History of the Company
Sejarah
Perusahaan
1856
Pemerintah kolonial Belanda memulai melakukan pengoperasian
telegraf elektromagnetik pertama di Indonesia yang menghubungkan
Batavia (Jakarta) dengan Buitenzorg (Bogor).
1884
Pemerintah kolonial Belanda mendirikan perusahaan swasta yang
menyediakan layanan pos dan telegraf domestik dan kemudian menjadi
layanan telegraf internasional.
1906
Semua layanan pos dan telekomunikasi di Indonesia dikendalikan oleh
lembaga pemerintah yang didirikan oleh Pemerintah Kolonial Belanda.
Pada tahun 1961, layanan tersebut dialihkan ke Perusahaan Milik Negara
yang dibentuk secara khusus.
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 17
15
History of
the Company
The Dutch Colonial Government began operation of Indonesia’s
first electromagnetic telegraph, connecting Batavia (Jakarta)
and Buitenzorg (Bogor).
The Dutch colonial government founded a private company to
provide postal and domestic telegraph services and, later on,
international telegraph services.
All postal and telecommunications services in Indonesia were
taken over by a government agency established by the Dutch
colonial government. These services were transferred to a specially
established state-owned company in 1961.
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:18:02 AM
16
Sekilas TELKOM/Sejarah Perusahaan
TELKOM in Brief/History of the Company
1965
Pemerintah memisahkan layanan pos dan telekomunikasi menjadi
dua perusahaan milik negra, yaitu P N Pos dan Giro dan PN
Telekomunikasi.
1974
PN Telekomunikasi selanjutnya dipecah menjadi dua perusahaan
milik negara. Perusahaan Umum Telekomunikasi (“Perumtel”) yang
menyediakan layanan telekomunikasi domestik dan internasional,
sedangkan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (“PT INTI”) adalah
perusahaan pembuat perangkat telekomunikasi.
1980
Bisnis telekomunikasi internasional dialihkan kepada perusahaan
yang baru saja dibentuk, yaitu PT Indonesian Satellite Corporation
(“Indosat”).
1991
Perumtel berubah menjadi perseroan terbatas milik negara dan berubah
nama menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi
Indonesia atau TELKOM. Kegitan operasional dibagi menjadi duabelas
wilayah operasi yang dikenal sebagai “Witel.”
1995
TELKOM merubah keduabelas Witel menjadi tujuh divisi regional. Sesuai
dengan kesepakatan Kerja Sama Operasi (KSO), TELKOM mengalihkan
hak pengoperasian lima divisi regional kepada konsorsium swasta.
Pendapatan dari KSO akan dibagi antara TELKOM dan mitra KSO.
Saham TELKOM dijual melalui penawaran saham perdana (IPO) di
Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya (yang telah bergabung
menjadi Bursa Efek Indonesia pada tahun 2007). Saham TELKOM
juga tercatat di NYSE dan LSE sebagai American Depositary Shares
(“ADS”) serta terdaftar dalam bentuk public offering without listing
di bursa efek Tokyo.
1997
Menyusul krisis ekonomi Asia pada tahun 1997 yang berdampak
cukup parah terhadap beberapa mitra KSO TELKOM. Oleh sebab itu,
TELKOM mengambil alih pengoperasian divisi regional I, III dan VI dan
menyesuaikan isi perjanjian dengan mitra-mitranya di regional IV dan
VII untuk memperoleh hak pengawasan atas pengambilan keputusan
keuangan dan operasional pada regional yang bersangkutan.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 18
T h e G ove r n m e n t s e p a ra t e d p o s t a n d t e l e c o m m u n i c a t i o n s
services into two state-owned companies, PN Pos and Giro and
PN Telekomunikasi.
PN Telekomunikasi was further divided into two state-owned
companies. Perusahaan Umum Telekomunikasi (“Perumtel”) provided
domestic and international telecommunications services, while
PT Industri Telekomunikasi Indonesia (“PT INTI”) manufactured
telecommunications equipment.
The international telecommunications business was taken over
by the newly established PT Indonesian Satellite Corporation
(“Indosat”).
Perumtel became a state-owned limited liability corporation and
was enamed Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi
Indonesia, or TELKOM. Operations were organized by twelve area
operating units known as “Witel”.
TELKOM merubah keduabelas Witel menjadi tujuh divisi regional.
Sesuai dengan kesepakatan Kerja Sama Operasi (KSO), TELKOM
mengalihkan hak pengoperasian lima divisi regional kepada
konsorsium swasta. Pendapatan dari KSO akan dibagi antara
TELKOM dan mitra KSO.
Saham TELKOM dijual melalui penawaran saham perdana (IPO)
di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya (yang telah
bergabung menjadi Bursa Efek Indonesia pada tahun 2007).
Saham TELKOM juga tercatat di NYSE dan LSE sebagai American
Depositary Shares (“ADS”) serta terdaftar dalam bentuk public
offering without listing di bursa efek Tokyo.
Following the Asian economic crisis in 1997, which severely
impacted some of TELKOM’s KSO partners, TELKOM regained
control of its partners in Regions I, III and VI, and amended the
terms of the KSO agreements with its partners in Regions IV and
VII to obtain legal rights to control the financial and operating
decisions of those regions.
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:18:03 AM
Sekilas TELKOM/Sejarah Perusahaan
TELKOM in Brief/History of the Company
1999
Suasana industri telekomunikasi mengalami perubahaan yang cukup
drastis. Undang-undang Telekomunikasi No. 36 Tahun 1999 memberikan
pedoman atas reformasi industri, termasuk liberalisasi industri yang
memfasilitasi masuknya pemain baru dan menumbuhkan persaingan
usaha yang sehat.
2001
TELKOM mengakuisisi 35,0% saham Indosat di Telkomsel, sehingga
kepemilikan saham TELKOM di Telkomsel menjadi 77,7%. Sementara
itu, Indosat mengakuisisi 22,5% saham TELKOM di Satelindo dan 37,7%
sahamnya di Lintasarta. Pemerintah menghapuskan hak istimewa
TELKOM dalam penyediaan layanan kabel tidak bergerak di Indonesia
dan hak Indosat sebgai penyedia layanan sambungan langsung
internasional.
2002
The industry landscape had undergone considerable change.
Telecommunications Law No. 36 Year 1999 provided key guidelines
for industry reform, including liberalization, the facilitation of
new entrants and enhanced competition.
TELKOM acquired Indosat’s 35.0% stake in Telkomsel, resulting in
TELKOM owning 77.7% of the shares of Telkomsel, while Indosat
acquired TELKOM’s 22.5% interest in Satelindo and its 37.7% stake
in Lintasarta. The Government terminated TELKOM’s exclusive
right to provide fixed line services in Indonesia and Indosat’s
right to provide international direct dial services.
TELKOM menjual 12,7% sahamnya di Telkomsel kepada Singapore
Telecom Mobile Pte Ltd (“SingTel Mobile”) sehingga mengurangi
kepemilikan TELKOM di Telkomsel menjadi 65,0%.
TELKOM sold 12.7% of Telkomsel to Singapore Telecom Mobile
Pte Ltd (“SingTel Mobile”), reducing TELKOM’s ownership of
Telkomsel to 65.0%.
Hak eksklusif TELKOM untuk menyediakan layanan sambungan lokal
telah berakhir. Hak eksklusif sebagai penyedia layanan jarak jauh
domestik juga berakhir pada tahun berikutnya.
TELKOM’s exclusive rights to provide domestic local services was
terminated. Its exclusive right to deliver domestic long-distance
services was terminated the following year.
2004
TELKOM mulai menyediakan layanan SLI tidak bergerak kabel.
2005
TELKOM meluncurkan Satelit TELKOM-2 untuk menggantikan semua
layanan transmisi lewat satelit yang sebelumnya dilayani oleh satelit
Palapa B-4. Satelit TELKOM-2 juga mendukung jaringan telekomunikasi
nasional dengan memenuhi kebutuhan telekomunikasi multimedia dan
daerah terpencil.
2009
TELKOM began to provide IDD fixed line services.
T E L KO M l a u n c h e d t h e T E L KO M - 2 S a t e l l i t e t o r e p l a c e a l l
satellite transmission services served by the previous satellite,
Palapa B-4. The TELKOM-2 satellite also supports the national
telecommunications network by fulfilling rural and multimedia
telecommunication needs.
S e b a g a i awa l d a r i t ra n s f o r m a s i m e n j a d i p e r u s a h a a n T I M E
(Telekomunikasi, Informasi, Media dan Edutainment), TELKOM
meluncurkan logo serta positioning barunya pada tanggal 23 Oktober
2009 yang juga hari ulang tahun Perusahaan yang ke 153.
Marking its transformation into a TIME (Telecommunication,
Information, Media, Edutainment) company, TELKOM launched
its new branding and positioning on October 23, 2009, the
Company’s 153rd anniversary.
TELKOM adalah perusahaan terbesar di Indonesia berdasarkan
kapitalisasi pasar dengan nilai sebesar Rp190.512,0 miliar pada tanggal
31 Desember 2009. Pemerintah adalah pemegang saham mayoritas
sebanyak 52,47% dari saham TELKOM yang beredar. Pemerintah juga
pemegang satu saham Dwiwarna yang memiliki hak pilih dan hak veto
atas hal-hal tertentu.
TELKOM is the largest company by market capitalization in
Indonesia, with a market cap of approximately Rp190,512.0 billion
as of December 31,2009. The Government retains an aggregate
interest of 52.47% of TELKOM’s issued and outstanding shares.
The Government also holds one Dwiwarna share, which has special
voting and veto rights over certain matters.
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 19
17
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:18:03 AM
18
Sekilas TELKOM/Produk dan Layanan
TELKOM in Brief/Product and Services
Produk dan
Layanan
Products and
(2.2, 2.8)
S e l a i n m e l a l u i re s t r u k t u r i s a s i p e r u s a h a a n , k a m i
melaksanakan transformasi bisnis melalui sejumlah
tahapan lainnya, di antaranya pengembangan usaha yang
ditujukan untuk mengakomodasi kebutuhan pelanggan
yang dapat menyediakan peluang yang signifikan pada
waktu yang sama. Sebagai operator telekomunikasi
terpadu, kami telah melakukan pengembangan usaha yang
berbasis pada telepon tidak bergerak kabel, telepon tidak
bergerak nirkabel, seluler, data & internet serta network &
interkoneksi untuk memenuhi kebutuhan seluruh segmen
pelanggan, baik pelanggan biasa, pelanggan korporasi,
ataupun operator telekomunikasi berlisensi lainnya.
Keberhasilan pengembangan usaha yang telah dilakukan
memungkinkan kami dalam mensinergikan seluruh
potensi yang dimiliki sehingga dapat memposisikan diri
sebagai penyedia total solusi kepada para pelanggan dan
memperkuat posisi kami dalam menghadapi kompetisi
yang semakin ketat. TELKOM Group telah memainkan
sinergi dalam berbagai kegiatan pemasaran dan
promosi.
TELKOM Group menawarkan lebih dari 200 produk dan
layanan yang dikelompokkan berdasarkan portofolio
bisnis. Produk dan layanan kami dapat dikelompokkan
sebagai berikut: sambungan telepon tidak bergerak kabel;
sambungan telepon tidak bergerak nirkabel; seluler; data
& internet dan network & interkoneksi.
Sambungan Telepon Tidak
Bergerak Kabel
TELKOMLokal. TELKOMLokal adalah layanan untuk
panggilan antar pelanggan tetap, dalam jarak kurang dari
30 km atau di dalam satu wilayah (boundary) lokal. Tarif
yang dikenakan adalah tarif telepon lokal, yaitu Rp250
per pulsa.
TELKOMSLJJ. TELKOMSLJJ, panggilan SLJJ (Sambungan
Langsung Jarak Jauh), adalah layanan telepon jarak
jauh dalam wilayah Indonesia. Nomor pemanggil dan
nomor yang dipanggil berbeda wilayah kode area. Biaya
penggunaannya tergantung pada jarak, waktu dan tanggal
panggilan itu dilakukan.
TELKOMSLI-007. Sebelumnya layanan ini, dijuluki dengan
TELKOM International Call (“TIC”) 007, sesuai dengan
saat diluncurkan pada bulan Juni 2004. Pada bulan Mei
2006, kami mengubah namanya menjadi TELKOMSLI-007.
TELKOM SLI-007 adalah layanan jasa komunikasi antar
negara dengan menggunakan kode akses 007. Layanan
ini juga dilengkapi dengan panggilan melalui bantuan
operator dengan memutar nomor akses 107.
TELKOMSpeedy. Speedy Broadband Access merupakan
layanan internet pita lebar yang memanfaatkan teknologi
Asymmetric Digital Subscriber Line (“ADSL”) dengan
kecepatan tinggi hingga 3 Mbps (downstream). Speedy
menyediakan layanan data, multimedia dan telepon/fax
secara bersamaan (simultan) dengan hanya menggunakan
saluran telepon kabel yang sudah ada.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 20
Services
(2.2, 2.8)
B u s i n e s s t ra n s f o r m a t i o n , a p a r t f ro m c o r p o ra t e
re st r u c t u r i n g , c a n a l s o b e c a r r i e d o u t by o t h e r
means, one of which is through innovative business
development that specifically accommodates the needs
of the customer while, at the same time, can provide
opportunities to reap significant opportunities. As an
integrated telecommunications operator, we embarked
on a number of business developments that covered
fixed wireline, fixed wireless, cellular, data & internet,
and network & interconnection and are aimed at fulfilling
the needs of a broad spectrum of customers ranging
from the retail consumer, the corporate customer, as
well as other licensed operators.
The success of our business allows us to optimally
synergize our entire potential at our disposal so as
to position ourselves as the total solutions provider
to customers as well as to strengthen our Company’s
position in the face of increased competition. For this
purpose, the TELKOM Group had carried out a number
of synergistic marketing and sales promotions.
TELKOM Group’s products and services comprise of
over 200 products and services, and are categorized
by its portfolio business. Our products and services are
classified as follows: fixed wireline, fixed wireless, cellular,
data & internet, and network & interconnection.
Fixed wireline
TELKOMLokal. TELKOMLokal is a service for calls
between subscribers within a range of less than 30
km or within one local boundary. The tariff rate used
for local telephone calls is Rp250 per pulse rate.
TELKOMSLJJ. TELKOMSLJJ, commonly referred to SLJJ
(Sambungan Langsung Jarak Jauh or Long Distance
Direct Dialing), is a long-distance telephone service
within Indonesia. The caller and the receiver utilize
different area codes. The charges are dependent on
the distance, time, and date of the call.
TELKOMSLI-007. Previously, this product and service
was named TELKOM International Call (TIC) 007 as
it launched on June 2004. On May 2006, TELKOM
changed its name to TELKOMSLI-007. TELKOMSLI007 is international direct dialing by means of the
007 access code. This service also provides operatorassisted calls by dialing 107.
T E L KO M S p e e d y. S p e e d y B ro a d b a n d Acce ss i s a
broadband service that uses the ADSL (Asymmetric
Digital Subscriber Line) technology for high-speed
internet access with a speed of up to 3 Mbps
(d ow n s t re a m ) . S p e e d y p rov i d e s d a t a s e r v i c e s ,
multimedia, and telephone/fax simultaneously by
means of an existing telephone cable line.
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:18:03 AM
Sekilas TELKOM/Produk dan Layanan
TELKOM in Brief/Product and Services
Sambungan Telepon Tidak
Bergerak Nirkabel
Fixed Wireless
Salah satu keunggulan TELKOMFlexi adalah kualitas suara
yang jernih dan radiasi yang rendah serta jenis terminal
yang bisa digunakan pelanggan beragam mulai dari
terminal mobile maupun terminal fixed. Pelanggan yang
menggunakan perangkat mobile dapat memilih layanan
pascabayar (FLEXIClassy) dan prabayar (FLEXITrendy),
sementara untuk pelanggan yang menggunakan perangkat
fixed dapat menggunakan Fixed Wireless Terminal (FWT)
untuk mengakses FLEXIHome yang berbasis sistem ESN
(Non Sim Card).
Among TELKOMFlexi’s advantages are its clear sound
quality and low radiation. Customers can choose from
a wide range of terminals ranging from mobile to
fixed terminal. Mobile Set (CDMA handset) users have
the option of using either postpaid (FLEXIClassy) or
pre-paid (FLEXITrendy) services, while fixed users
can use Fixed Wireless Terminals (FWT) to access
FLEXIHome, which is based on the ESN (non SIM
Card) system.
TELKOMFlexi. TELKOMFlexi adalah layanan telekomunikasi
suara dan data yang berbasis nirkabel dengan teknologi
CDMA (Code Division Multiple Access) 2000-IX. Layanan
ini terbatas pada satu kode area tertentu (limited mobility)
dalam arti pelanggan hanya dapat menggunakannya
dalam sebuah kode area tertentu. Biaya pemakaiannya
mengacu pada tarif telepon rumah (PSTN TELKOM).
TELKOMFlexi menawarkan tiga layanan dasar: suara, SMS
dan data dengan kecepatan rendah. Layanan bernilai
tambah juga tersedia seperti Ring Back Tone (RBT).
Salah satu produk TELKOMFlexi yang paling kompetitif
adalah FLEXICombo yang memungkinkan pelanggan
memiliki dua sampai tiga nomor dalam satu kartu sehingga
memberikan mobilitas antar kota. FLEXICombo merupakan
pengembangan layanan dari FLEXIClassy dan FLEXITrendy
yang khusus dirancang untuk memenuhi kebutuhan
pelanggan yang sering menggunakan layanan roaming.
Pada bulan November 2008, kami mengimplementasikan
FKIOSK yaitu sistem yang memungkinkan TELKOMFlexi
dapat menyediakan layanan voucher electronic (evoucher), sehingga tidak ada lagi voucher fisik yang
terdiri dari bahan plastik dan kertas yang akan berdampak
terhadap kerusakan lingkungan. (EN1, EN6).
Pada Mei 2009 kami meluncurkan layanan yang sangat
dibutuhkan pelanggan yaitu Long SMS (LMS), yang
sebelumnya pelanggan TELKOMFlexi hanya dapat
mengirimkan SMS dengan panjang maksimal 160
karakter. Dengan adanya layanan LMS maka pelanggan
TELKOMFlexi kini dapat mengirimkan SMS setara dengan
6 × 160 karakter.
Data dan Internet
TELKOMGlobal-01017. TELKOMGlobal-01017 merupakan
layanan premium panggilan VoIP internasional yang
memanfaatkan jaringan internet dengan kode akses 01017
untuk panggilan ke lebih dari 253 kode negara tujuan. Tarif
layanan ini adalah 76,9% dari tarif SLI untuk semua negara
dan tidak mengenal timeband (tarif flat untuk setiap
waktu). Layanan TelkomGlobal 01017, tidak memerlukan
perangkat tambahan untuk mengakses dan hanya dengan
metode one stage dialing.
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 21
19
T E L KO M F l ex i . T E L KO M F l ex i i s a vo i ce a n d d at a
telecommunications service based on wireless CDMA
(Code Division Multiple Access) 2000-1x technology.
This is a limited mobility service, meaning that,
unlike cellular subscribers, TELKOMFlexi customers
can only use the service within a particular area
code. Charges are based on residential telephone
(PSTN TELKOM) tariffs. TELKOMFlexi offers three
basic services: voice, SMS and low speed data. Value
added services such as Ring Back Tones (RBT) are
also available.
One of TELKOMFlexi’s most competitive products
is FLEXICombo, an innovation that allows
c u s t o m e r s t o h a ve t wo o r t h re e F l ex i n u m b e r s
i n o n e c a rd , t h u s p rov i d i n g i n t e r - c i t y m o b i l i t y.
FLEXICombo, which is derived from FLEXIClassy
a n d F L E X I Tr e n d y, i s d e s i g n e d f o r u s e r s w h o
f re q u e n t l y u s e ro a m i n g s e r v i c e s .
In November 2008, we implemented FKIOSK a system
that enables TELKOMFlexi to provide electronic
voucher (e-voucher) services, so there is no physical
vouchers which consists of plastic and paper that will
impact on environmental damage. (EN1, EN6) .
In May 2009 we launched a service much needed
b y c u s t o m e r s i . e . L o n g S M S , ( L M S ) . U n t i l n ow
TELKOMFlexi customers had only been able to send
SMS with a maximum of 160 characters. With LMS
TELKOMFlexi customers can send SMS equivalent to
6 × 160 characters.
Data and Internet
T E L KO M G l o b a l - 0 1 0 1 7. T E L KO M G l o b a l - 0 1 07 i s a
premium VoIP international calling service that allows
international calls to be made through the internet
by inputting the access code of 01017 for calls to
over 253 country code destinations. The charges
applied for this service is 76.9% of the IDD charges
to all countries and does not utilize a timeband.
TELKOMGlobal-01017 does not require additional
equipment to access and simply uses a one stage
dialing method.
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:18:04 AM
20
Sekilas TELKOM/Produk dan Layanan
TELKOM in Brief/Product and Services
TELKOMSave. TELKOMSave adalah layanan panggilan
jarak jauh dan panggilan internasional VoIP standar,
sejenis dengan TELKOMGlobal- 01017. TELKOMSave
m e r u p a ka n l aya n a n ya n g m e n g g u n a ka n m e to d e
dialing dua tahap. Agar dapat melakukan panggilan
internasional atau panggilan jarak jauh, pelanggan
terlebih dahulu harus memutar nomor akses,
memasukkan nomor PIN, selanjutnya memutar nomor
tujuan. Tarif layanan yang dikenakan adalah 69% dari
tarif SLI. Pelanggan pascabayar dan prabayar dapat
memanfaatkan layanan ini.
TELKOMNet Instan. TELKOMNet Instan merupakan
layanan akses internet dial-up tanpa perlu berlangganan
dan khusus dirancang dengan konsep yang mudah dan
sederhana untuk memenuhi kebutuhan aksesibilitas.
Dalam menggunakan layanan ini, pelanggan cukup
mengakses konfigurasi koneksi internet di komputer dan
mengisi dial number dengan 0809 8 9999 Pada saat login,
pelanggan cukup mengisi user name: telkomnet@instan
dan password: TELKOM. Biaya pemakaian dibebankan
berdasarkan lama waktu pemakaian dan biaya pemakaian
tersebut disatukan dengan tagihan penggunaan telepon.
plasa.com (www.plasa.com). Layanan portal web kami
yang menyajikan layanan informasi serta komunitas
internet berbahasa Indonesia dengan fokus layanan pada
komunitas pendidikan nasional.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 22
T E L KO M S a ve . T E L KO M S a ve i s a s t a n d a r d Vo I P
international & long distance calling service that is
similar to TELKOMGlobal-01017. However it utilizes
a t wo - s t a g e d i a l i n g m e t h o d . I n o r d e r t o p l a c e
international calls or long distance calls, the customer
must initially dial the access code, input the pin
number, and subsequently dial the desired phone
number. The tariff applied for the service is 69% of
the IDD. Post-paid and pre-paid customers can avail
of this service.
TELKOMNet Instan. TELKOMNet Instan provides dialup internet access without having the need to be a
subscriber and is specifically designed to meet the
demands of accessibility and ease of use. To access
this service, the customer only needs to access the
internet connection configuration on the computer
and input dial number 0809 8 9999. In order to
log in, the customer is required to complete the
following user name: telkomnet@instan, and password:
TELKOM. The cost will be based on the amount of
time the line is used which will then be reflected in
the phone bill.
p l a s a . c o m ( w w w. p l a s a . c o m ) . T E L K O M ’ s w e b
portal service that provides information services
as well as an Indonesian-speaking internet
community with specific emphasis on the national
e d u c a t i o n a l c o m m u n i t y.
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:18:05 AM
Sekilas TELKOM/Produk dan Layanan
TELKOM in Brief/Product and Services
plasa.com memiliki beberapa layanan portal di antaranya:
layanan email gratis, online web forum, online classified
ads services, online blogging untuk netters, electronic
cards services, online webchat services dan IRC-like
webchat, online messaging services, RSS news clips dan
Komunitas Sekolah Indonesia (“KSI”).
Kartu i-VAS. Untuk mendukung para pengguna internet,
kami mengeluarkan kartu Internet Value Added Service (“iVAS”) yang merupakan alat pembayaran (micropayment)
prabayar untuk mengakses berbagai konten atau layanan
internet.
Kartu i-VAS ini ditujukan untuk menjadi alat pembayaran
online terpercaya yang dapat memfasilitasi proses
pembayaran dengan nilai nominal yang tidak terlalu besar
dan tidak bisa menggunakan kartu kredit.
The plasa.com currently has a number of portal
services which include: free email services, online web
forum, online classified ads services, online blogging
for netters, electronic cards services, online web chat
services and IRC-like web chat, online messaging
services, RSS News clips and Komunitas Sekolah
Indonesia-KSI (Indonesian School Community).
i-VAS Card. To support internet users, we have issued
the i-VAS (Internet Value Added Service) Card that
uses a prepaid payment (micropayment) system to
access various contents and internet services.
It aims to provide a dependable and secure online
payment system to facilitate payment transactions
with a nominal value that is not too significant and
where credit cards may not be a suitable means
for payment.
Ventus. Ventus merupakan layanan bernilai tambah dan
konvergensi antara email dan sistem seluler (mobile)
atau lebih dikenal dengan istilah mobile push email yang
memungkinkan pengguna seluler melakukan relay email
yang umumnya dihubungkan via desktop dan laptop di
alihkan ke smartphone (telepon seluler) atau telepon PDA.
Melalui Ventus, pemilik account email dapat menerima
atau mengirim pesan elektronik, tidak hanya melalui SMS
melainkan dapat melalui terminal telepon seluler atau
PDA.
Ventus. Ventus is a value-added service and convergence
of electronic mail services (email) and mobile system
or more commonly referred to as mobile push email
that is made possible by means of relaying the email
that is usually communicated via desktop and laptop
to a smartphone or a PDA phone. Through Ventus,
the e-mail account holder can receive and send
electronic messages, and not just merely via SMS,
through mobile phone terminals or a PDA.
Ventus termasuk layanan multimedia untuk Penyedia
Jasa Aplikasi (‘PJA”), kami berfungsi sebagai sistem relay
atas berbagai sistem e-mail yang dimiliki pelanggan atau
sistem e-mail yang kami kelola bagi pengguna akhir.
Sebagai penyedia jasa aplikasi, kepada pelanggan kami
akan memungut biaya sewa atas pemakaian aplikasi
Ventus secara bulanan ditambah dengan biaya kilobyte
atas pemakaian layanan GPRS atau PDN yang disediakan
oleh operator seluler atau nirkabel. Ventus juga dapat
digunakan oleh perusahaan yang mengoperasikan sistem
e-mail sendiri sebagai sebuah aplikasi vital dan gabungan
dalam menunjang kegiatan bisnis.
Ventus is categorized as a multimedia service for
Application Service Provider (ASP), whereby TELKOM
functions as a relay system from various mail systems
owned by customers or managed by TELKOM for its
end-users. As an ASP, customers will pay a rental
fee towards the use of the Ventus application on a
monthly basis to TELKOM in addition to the kilobyte
charges incurred with the use of GPRS or PDN services
provided by mobile/wireless operators. Ventus can
also be used by Companies that operate its own email
system as a vital and collaborative application used
to support business activities.
Jaringan dan Interkoneksi
Network and Interconnection
TELKOMIntercarrier. TELKOMIntercarrier merupakan
layanan interkoneksi untuk penyelenggara jasa dan
j a r i n g a n l a i n nya ( o t h e r l i ce n s e d o p e rato r /O LO) .
TELKOMIntercarrier menyediakan layanan interkoneksi
domestik dan internasional, layanan satelit, penyewaan
jaringan (leased line), penggunaan bersama akan
infrastruktur dan fasilitas, layanan data dan layanan
akses jaringan.
TELKOMIntercarrier. TELKOMIntercarrier is a service
for other licensed operators. TELKOMIntercarrier
provides domestic and international interconnection
services, satellite services, leased line, infrastructure
& facility sharing, data services and network
a cce ss s e r v i ce s .
The following details the products and services that
are major contributors of TELKOM’s revenues.
TELKOMVision. TELKOMVision merupakan brand name
dari PT Indonusa Telemedia, anak perusahaan kami yang
bergerak di bidang TV berbayar. Layanan yang diberikan
TELKOMVision terdiri dari TV kabel, akses internet cepat
dan TV satelit.
TELKOMVision. TELKOMVision is the brand name of PT
Indonusa Telemedia, our subsidiary that operates pay
TV services. The services provided by TELKOMVision
include Cable TV, fast internet, and satellite TV.
TV kable menggunakan Hybrid Fiber Coaxial (“HFC”),
suatu teknologi yang menggabungkan dua physical access
yaitu serat optik dan kabel coaxial. Saluran TV premium
seperti HBO, Cinemax dan Star Movie juga disediakan
dalam satu paket dasar tanpa harus menambah biaya
sewa bulanan.
C a b l e T V u t i l i ze s H FC ( H y b r i d F i b e r Co ax ia l) , a
t e c h n o l o g y t h a t c o m b i n e s t wo p h ys i c a l a cce s s
comprised of fiber optic with coaxial cable. Premium
TV channels such as HBO, Cinemax and Star Movie
are provided within one basic package, without
additional fees required.
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 23
21
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:18:06 AM
22
Sekilas TELKOM/Produk dan Layanan
TELKOM in Brief/Product and Services
Pelanggan TELKOMVision dapat menggunakan layanan
internet pita lebar dengan kecepatan tinggi (30 Mbps
downstream dan 512 Kbps upstream), tanpa batas waktu
dan tanpa tagihan pulsa tambahan. Dengan menyediakan
kabel modem Data Over Cable Service Interface
Specification (“DOCSIS”) 1.0, pelanggan sudah dapat
tersambung dengan jaringan TELKOMNet melalui Divisi
Multimedia kami.
Subscribers of TELKOMVision can utilize a high-speed
broadband internet service (at 30 Mbps downstream
and 512 Kbps upstream), with no time limits and
no additional phone pulse charges. By means of a
broadband cable modem Data Over Cable Service
Interface Specification (DOCSIS) 1.0, subscribers can
avail of services provided by the TELKOMNet network
through the Multimedia Division of TELKOM.
Selain melalui jaringan kabel, TELKOMVision juga melayani
TV Satelit Direct to Home (“DTH”) yang menggunakan
infrastruktur satelit TELKOM, yaitu satelit TELKOM-1
dan TELKOM-2 dengan teknologi perpanjangan C-band
dengan tambahan perangkat berupa parabola mini dan
dekoder.
In addition to the cable network, TELKOMVision also
has a Satellite TV (DTH-Direct to Home) service that
utilizes infrastructure provided by TELKOM’s satellites.
Subscribers are required to install additional equipment
such as a mini satellite dish and a decoder.
Seluler
Cellular
kartuHALO. kartuHALO diperkenalkan pertama kali pada
tahun 1995 dan merupakan kartu pascabayar yang paling
banyak digunakan. Pada akhir tahun 2009 kami memiliki
2 (dua) juta pelanggan kartuHALO. Dengan pangsa pasar
sekitar 38,2% dari pelanggan pascabayar, kartuHALO tetap
menjadi pemimpin pasar pada segmen ini. kartuHALO
memiliki tiga pilihan layanan, yaitu HALOkeluarga untuk
paket layanan keluarga, HALObebas yang menawarkan
sejumlah paket termasuk tarif khusus untuk panggilan
ke 10 nomor favorit, gratis 150 SMS per bulan, gratis
biaya abonemen dan tarif flat nasional serta HALOHybrid
yang merupakan layanan pascabayar yang dapat diubah
kapanpun menjadi layanan prabayar sewaktu-waktu atau
sampai batas penggunaan telepon dicapai.
kartuHALO. Initially introduced in 1995, kartuHALO is
the most widely used postpaid service in Indonesia,
which ended the year 2009 with 2 million customers.
With around 38.2% share of postpaid market, kartuHALO
remains the leader in this segment. kartuHALO has 3
options : HALOkeluarga for family package; HALOBebas,
which offers several packages, and offers a special
tariff for calls to 10 favorite numbers, 150 free SMS
per month, waiver of monthly fee, and nation-wide
flat tariff; and HALOhybrid which is a postpaid service
that can be switched to prepaid service anytime the
customers desire or until the customers have reached
the usage limit.
Telkomsel merupakan penyedia layanan telekomunikasi
seluler dengan teknologi GSM dan 3G. Melalui penawaran
serangkaian produknya, seperti kartuHALO, simPATI dan
Kartu As, Telkomsel menawarkan layanan pascabayar
dan layanan prabayar. Para pelanggan dan pengguna
Telkomsel mendapatkan beragam fitur, aplikasi dan
layanan bernilai tambah (value added service), termasuk
SMS, WAP, GPRS, MMS, Wi-Fi, roaming internasional,
mobile banking, CSD dan EDGE. Seluruh fitur layanan
tersebut didukung oleh jangkauan sinyal yang luas
dan tarif yang kompetitif untuk memenuhi kebutuhan
pelanggan akan komunikasi dan multimedia.
simPATI. Produk ini merupakan kartu prabayar pertama
dan terpopuler di Asia dan merupakan produk Telkomsel
yang paling sukses. Perbedaan dengan layanan prabayar
operator lainnya adalah simPATI memberikan jasa roaming
internasional dan bebas roaming nasional/domestik.
Keunggulan kompetitif lain dari simPATI adalah fitur
keamanannya (bebas dari penyadapan dan penggandaan),
kemudahan akses serta harga yang terjangkau. Seluruh
pelanggan simPATI akan mendapat nilai layanan yang
optimal dan berkesinambungan akan penggunaan kartu
tersebut.
Telkomsel is a provider of cellular telecommunications
s e r v i c e s t h a t u t i l i z e s G S M a n d 3 G t e c h n o l o g y.
Through its product lines: kartuHALO, simPATI, and
Kartu As, Telkomsel offers one postpaid service and
two prepaid card services. Users of Telkomsel are
entitled to various features, applications, and value
added services, including SMS, WAP, GPRS, MMS,
Wi-Fi, International Roaming, mobile banking, CSD,
and EDGE. These features are backed by a wide
network coverage and offers competitive tariff rates
that are specifically designed to serve the needs and
requirements of communication and multimedia.
s i m PAT I . Th i s p ro d u c t i s t h e f i r st a n d t h e m o st
popular prepaid service card in Asia and is
Te l k o m s e l ’ s m o s t s u c c e s s f u l p r o d u c t . s i m PAT I
provides international roaming services and free
national/domestic roaming. Another competitive
a d va n t a g e o f s i mPAT I i s i t s s e c u r i t y features (it
c a n n o t b e b u g g e d o r d u p l i c ate d ) , a cce ss i b i l i t y,
a n d a f fo rd a b l e p r i ce.
Kartu As. Launched in 2004, Kartu As is an
affordable and inexpensive prepaid service.
Kartu As can be used throughout Indonesia with
a co m p e t i t i ve t a l k t i m e t a r i f f.
Kartu AS. Diluncurkan pada tahun 2004 dan produk ini
merupakan kartu prabayar yang murah dan terjangkau.
Kartu AS dapat digunakan di seluruh Indonesia dengan
tarif percakapan yang sangat kompetitif.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 24
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:18:06 AM
Sekilas TELKOM/Peta Daerah Operasional
TELKOM in Brief/Map of Operation
Peta Daerah
Operasional
Jakarta
Map of
(2.3, 2.7)
Operation
(2.3, 2.7)
Surabaya
Divisi Consumer Service area Barat
(Sumatera, DKI Jakarta dan Jawa
Barat)
Divisi Consumer Service area Timur
(Jawa Tengah, Jawa Timur,
Kalimantan dan Kawasan Timur
Indonesia)
West Consumer Service Division
(Sumatra, Jakarta Greater Area and
West Java
East Consumer Service Division
(Middle Java, East Java, Kalimantan
and Eastern of Indonesia)
Struktur Organisasi
TELKOM
TELKOM Organizational
(2.3)
Struktur organisasi TELKOM terdiri dari Corporate
Office Group, yang terdiri dari Direktorat Human Capital
& General Affairs, Direktorat Keuangan, Direktorat
Information Technology & Supply, Direktorat Compliance &
Risk Management, Unit Strategic Investment & Corporate
Planning, Internal Audit Department, Corporate Affairs
dan Corporate Communications Department. Sementara
itu, Business Operations Group terdiri dari Direktorat
Konsumer, Direktorat Enterprises & Wholesale dan
Direktorat Network & Solution.
Structure
(2.3)
Our organizational structure consists of the Corporate
Office Group, comprising the Directorate of Human Capital
& General Affairs, Directorate of Finance, Directorate
of Information Technology and Supply, Directorate
of Compliance and Risk Management, the Strategic
Investment & Corporate Planning Unit, the Internal
Audit Department, the Corporate Affairs Department,
and the Corporate Communications Department. The
Business Operations Group consists of the Directorate
of Consumers, Directorate of Enterprises & Wholesale,
and Directorate of Network and Solutions.
Direktorat Keuangan memfokuskan pada pengelolaan
keuangan Perusahaan, mengelola operasi keuangan
secara terpusat. Tugas ini dibebankan kepada Unit
Finance Center. Direktorat Human Capital & General
Affairs memfokuskan pada manajemen sumber daya
manusia Perusahaan, mengelola fungsi dan operasional
sumber daya manusia secara terpusat melalui Unit Human
Resources Center.
The Directorate of Finance focuses on the financial
management of our Company, managing our financial
operations centrally. This task is assigned to the Finance
Center Unit. The Directorate of Human Capital & General
Affairs focuses on the human resources of the Company,
also managing the HR function and operations is centrally,
through the Human Resources Center Unit.
Direktorat IT, di bawah Chief Information Officer (CIO),
terfokus pada manajemen TI perusahaan serta supply
management dan Information Service Center dan
Supply Center. Kemudian Direktorat Compliance & Risk
Management terfokus pada kepatuhan, manajemen hukum
dan risiko manajemen Perusahaan.
The Directorate of IT, under the Chief Information Officer
(CIO), focuses on the IT management of the company, as
well as supply management. and the Information Service
Center and Supply Center. The Directorate of Compliance
and Risk Management focuses on the compliance, legal
management and risk management of the Company.
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 25
23
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:18:07 AM
24
Sekilas TELKOM/Struktur Organisasi TELKOM
TELKOM in Brief/TELKOM Organizational Structure
Sementara itu, Direktorat Network & Solution terfokus
pada pengembangan infrastruktur dan manajemen jasa
selain itu mengarahkan operasional Divisi Infrastruktur
Telekomunikasi, Divisi Multimedia, Divisi TELKOM Flexi,
Research and Development Center dan Maintenance
Service Center. Direktorat Konsumer terfokus pada
pengelolaan pelayanan bagi segmen pasar ritel serta
pengelolaan tujuh divisi regional.
Sementara itu, Direktorat Enterprise & Wholesale terfokus
pada pengelolaan jalur pelayanan bagi segmen pasar
enterprise & wholesale serta pengelolaan Divisi Enterprise
Service dan Divisi Carrier & Interconnection Service.
Agar tercapai sinergi antara TELKOM dengan anakanak perusahaannya, pada bulan April 2009, beberapa
posisi strategis dibentuk. Posisi tersebut adalah Senior
Vice President (SVP) yang langsung melapor dan
bertanggung jawab kepada Direktur Utama TELKOM.
Direktur Utama anak perusahaan tertentu secara
bersamaan ditunjuk sebagai SVP yang terkait dengan
sektor industri: seluler, IT & adjacent, dan bisnis
internasional sebagai portofolio Perusahaan.
Untuk mempercepat dan memastikan proses pengambilan
keputusan yang efektif, Direksi didukung oleh Komite
Eksekutif, yang terdiri dari: Komite Etika, SDM &
Organisasi; Komite Costing, Tariff, Pricing & Marketing;
Komite Corporate Social Responsibility; Komite Regulasi;
Komite Disclosure; Komite Pengelolaan Anak Perusahaan;
Komite Produk, Infrastruktur dan Investasi; Komite
Treasury, Keuangan dan Akuntansi; dan Komite Risiko.
Fondasi organisasi TELKOM dirancang dan dibangun
untuk mencapai perkembangan dan pertumbuhan
berkelanjutan jangka panjang dengan fokus pada
pemenuhan
VPs tingkat kepuasan pelanggan, pembangunan
i n f ra s t r u k t u r c u t t i n g - e d g e , p e nye d i a a n l aya n a n
berkualitas dan pemanfaatan sumber daya manusia
yang kompeten.
The Directorate of Network & Solutions focuses on
infrastructure development and services management, as
well as directing operations of the Telecommunications
Infrastructure Division, Multimedia Division, TELKOMFlexi
Division, Research & Development Center and the
M a i n te n a n ce S e r v i ce Ce n te r. Th e D i re c to rate o f
Consumer focuses on managing delivery for the retail
market segment, as well as the management of seven
regional divisions.
While the Directorate of Enterprise & Wholesale focuses
on managing delivery channels to the enterprise and
wholesale market segment, as well as the management
of Enterprise Service Division and the Carrier &
Interconnection Service Division.
In order to achieve more synergy between corporation
and its subsidiaries as of April 2009, several strategic
positions were developed. These are Senior Vice Presidents
(SVP) which directly report to and have responsibility to
the corporation President Director. Selected president
directors of subsidiaries are simultaneously assigned as SVPs
related to its industry’s sector: cellular, IT & adjacent and
international business as main corporation portfolio.
To accelerate and ensure effective decision making process,
the Directors are supported by Executive Committees, which
is: Committee on Ethics, HR & Organization; Committee
on Costing, Tariff, Pricing & Marketing; Committee on
Corporate Social Responsibility; Committee on Regulations;
Committee on Disclosure; Committee on Subsidiary
Management; Committee on Products, Infrastructures
and Investments; Committee on Treasury, Finance and
Accounting; and Committee on Risks.
The foundation of TELKOM’s organization has been
designed and developed with the view towards achieving
sustainable development and growth over the longterm by focusing on meeting customer satisfaction,
building cutting-edge infrastructure, providing quality
service, and employing competent human capital.
Rinaldi Firmansyah
Direktur Utama (CEO)
President Director (CEO)
Wakil Direktur Utama (COO)
Vice President Director
Santoso Rahardjo
Head of Corporate Affair
Head of Corporate Affair
Santoso Rahardjo
Act. Head of Corporate
Communication
Act. Head of Corporate
Communication
VPs
VPs
Tjatur Purwadi
Head of Internal Audit
Head of Internal Audit
VPs
Business Operations Group
Ermady Dahlan
Direktur Network
& Solution
Director of
Network &
Solution
VPs SGM & EGM
I Nyoman
Gede Wiryanata
Arief Yahya
Indra Utoyo
Sudiro Asno
Faisal Syam
Prasetio
David Burke
Direktur
Konsumer
Director of
Consumer
Direktur
Enterprise &
Wholesale
Director of
Enterprise &
Wholesale
Direktur IT &
Supply (CIO)
Director of IT
(CIO)
Direktur Keuangan
(CFO)
Director of Finance
(CFO)
Direktur Human
Capital & GA
Director of
Human Capital
& GA
Direktur Compliance
& Risk Management
Director of
Compliance & Risk
Management
EVP Strategic
Investment &
Corporate Planning
EVP Strategic
Investment &
Corporate Planning
VPs & EGM
VPs & EGM
VPs & SGM
VPs & SGM
VPs & SGM
VPs
VPs
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 26
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:18:08 AM
Sekilas TELKOM/Ikhtisar Keuangan
TELKOM in Brief/Financial Highlight
Ikhtisar Kinerja
Keuangan
Financial
Highlights
(2.8)
TELKOM menunjukkan kinerja keuangan yang sehat
di tahun 2009. Total pendapatan operasional tumbuh
menjadi Rp64,6 triliun dari Rp60,7 triliun pada tahun 2008
dimana Perusahaan tidak hanya dapat mempertahankan
pelanggan yang telah ada, tapi juga berhasil menarik
pelanggan baru. Sehingga TELKOM mampu membukukan
laba bersih sebesar 11,3 triliun naik sebesar 6,7% dari
tahun 2008 atau 100,8% dari target 2009. Fundamental
TELKOM masih tetap kuat dan Perusahaan melakukan
investasi strategis untuk infrastruktur dan sistem guna
mendukung pertumbuhan bisnis sebagai penyedia layanan
telekomunikasi dan informasi di masa mendatang. Hasil
kinerja TELKOM di tahun 2009 dijelaskan secara rinci
dapat dilihat di Laporan Tahunan 2009.
Sampai dengan 31 Desember 2009, belanja modal
TELKOM sebesar Rp19.160,6 miliar (2.031,9 juta Dolar
AS), lebih kecil Rp4.964,6 miliar dari anggaran belanja
modal. (IO1).
Kemampuan TELKOM untuk menciptakan nilai finansial
membuat Perusahaan mampu untuk memberikan
keuntungan bagi semua stakeholder dan juga
memperkokoh prinsip triple bottom line-nya. Pada
saat yang bersamaan, Perusahaan menerapkan sistem
check and balance dalam bentuk kerangka kerja tata
kelola perusahaan dan etika dan kebijakan CSR guna
memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi dilakukan
tanpa mengorbankan tanggung jawab sosial dan
pertanggungjawaban terhadap lingkungan. (EC9).
(2.8)
TELKOM delivered a sound economic performance
in 2009. Total operating revenue grew to Rp64.6
trillion from Rp60.7 trillion in 2008 as the Company
managed not only to retain existing subscribers but
attract new ones as well. TELKOM achieved net profit
Rp11.3 trillion increase 6.7% from 2008 or 100.8%
from 2009’s targeted. The Company’s fundamentals
remained strong, and significant investments were
made in infrastructure and systems that will support
the growth of the business as a telecommunications
and information provider in the future. The Company’s
results for 2009 are described in detail in the 2009
Annual Report.
In 2009, we incurred capital expenditures of Rp19,160.6
billion (US$2,031.9 million), which was Rp4,964.6
billion less than the amount originally budgeted for
in our capital expenditure plan. (IO1) .
TELKOM’s ability to create economic value allows
the Company to pass on economic benefits to all
its stakeholders and strengthens its ‘triple bottom
line’. At the same time, the Company has checks
and balances in place, in the form of our corporate
governance framework and ethics and CSR polices,
to ensure that economic growth is not pursued at the
expense of social responsibility and environmental
accountability. (EC9) .
Neraca Konsolidasian
(dalam miliar Rupiah)
Consolidated
Balance Sheets
(in billion Rupiah)
31 Des 2005
Total Aset Lancar
10.305
Total Aset Tidak Lancar
31 Des 2006
13.921
31 Des 2007
31 Des 2008
15.978
14.622
31 Des 2009
16.186
Total Current Assets
51.866
61.215
66.081
76.634
81.374
Total Non-Current Assets
TOTAL ASET
62.171
75.136
82.059
91.256
97.560
TOTAL ASSETS
Total Kewajiban Jangka
Pendek
13.513
20.536
20.674
26.998
26.718
Total Kewajiban Jangka
Panjang
19.061
18.344
18.331
20.260
20.919
TOTAL KEWAJIBAN
32.574
38.880
39.005
47.258
47.637
TOTAL LIABILITIES
6.305
8.187
9.305
9.684
10.933
MINORITY INTEREST
EKUITAS
23.292
28.069
33.749
34.314
38.990
EQUITY
INVESTASI
13.553
17.239
15.780
22.244
19.161
INVESTMENT
(3.208)
(6.615)
(4.696)
(12.376)
(10.531)
NET WORKING CAPITAL
HAK MINORITAS
MODAL KERJA BERSIH
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 27
25
Total Current Liabilities
Total Non-Current
Liabilities
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:18:08 AM
26
Sekilas TELKOM/Struktur Organisasi TELKOM
TELKOM in Brief/TELKOM Organizational Structure
Laporan Laba - Rugi
Konsolidasian
(dalam miliar Rupiah,
kecuali untuk laba bersih
per lembar saham dan
laba bersih per ADS)
Consolidated Income
Statements
(in billion Rupiah, except
for Net income per share
and Net income per ADS)
31 Des 2005
31 Des 2006
31 Des 2007
31 Des 2008
31 Des 2009
Jumlah Pendapatan Usaha
41.807
51.294
59.440
60.689
64.597
Total Operating Revenues
Jumlah Beban Usaha
24.636
29.701
32.967
38.382
41.994
Total Operating Expenses
EBITDA
25.660
31.716
37.067
34.621
36.560
Adjusted EBITDA*)
17.171
21.593
26.473
22.307
22.603
OPERATING INCOME
(929)
400
(877)
(1.995)
(254)
Other Income (Expenses)net
16.242
21.994
25.596
20.312
22.349
INCOME BEFORE TAX
7.994
11.006
12.857
10.619
11.332
NET INCOME
396,51
547,15
644,08
537,73
576,13
Net income per share of
Common Stock
15.860,25
21.886,00
25.763,20
21.509,20
23.045,20
Net income per ADS (40:1
Common Stock:ADS)
LABA USAHA
(Beban) Penghasilan lainlain bersih
LABA SEBELUM PAJAK
LABA BERSIH
Laba bersih per saham
dasar
Laba Bersih per ADS (40
saham seri B per ADS)
Economic Performance (EC1)
(in billion Rupiah)
Kinerja Ekonomi (EC1)
(dalam miliar Rupiah)
2009
2008
Perolehan Nilai Ekonomi
Pendapatan
Economic Value Generated
64.596,6
60.689,8
Revenues
Pendapatan Bunga
462,2
671,8
Interest Income
Bagian Laba Bersih Perusahaan Asosiasi
(29,7)
20,5
Net Profit from Associated Companies
Pendapatan Lain-lain
Jumlah Nilai Ekonomi Diperoleh
437
842,9
Other Income
65.466,1
62.225
Total Economic Value Generated
Economic Value Distributed
Pendistribusian Nilai Ekonomi
Beban Usaha:
Penyusutan
Karyawan
Operasi, pemeliharaan & Jasa Telekomunikasi
Operating Costs:
12.565,9
11.069,6
Depreciation
8.533,2
9.116,6
Employees
14.582,3
12.217,7
Operations, Maintenance & Tel. Services
Umum dan Administrasi
4.052,7
3.628,7
General and Administrative
Pemasaran
2.259,5
2.349,7
Marketing
41.993,5
38.382,3
Total Operating Costs
2.000
1.581,8
Interest Payments
Jumlah Beban Usaha
Beban Bunga
Kerugian Selisih Kurs
(973)
1.613,8
Loss on Foreign Exchange
Pajak
6.373,1
5.639,7
Tax
Hak Minoritas Atas Laba Bersih Anak
Perusahaan yang Dikonsolidasi
4.644,1
4.053,6
Deviden
5.840,7
8.999,9
Pengembangan Masyarakat
Jumlah Nilai Ekonomi Yg Didistribusikan
Nilai Ekonomi Yang Ditahan
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 28
Minority Rights to Consolidated Net
Dividend Payment
195,1
287,9
Community Development
60.060,7
60.559,1
Total Economic Value Distributed
5.392,5
1.666
Economic Value Retained
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:18:09 AM
Sekilas TELKOM/Ikhtisar Keuangan
TELKOM in Brief/Financial Highlight
Ikhtisar Operasi
Operational HIghlights
Dec 31, 2005
Dec 31, 2006
Dec 31, 2007
Dec 31, 2008
Dec 31, 2009
Penjualan: (dalam ribuan
pelanggan)
Classy/Pascabayar
Sales: (in thousand of
subscribers)
475
261
273
177
73
Classy/Postpaid
Trendy/Prabayar
3.558
3.175
5.026
13.414
14.762
Trendy/Prepaid
Jumlah
4.034
3.436
5.299
13.591
14.835
ARPU (rata-rata 12 bulanRp’000):
Pascabayar
Total
ARPU (12 months averagein thousands of
Rupiah):
123
135
115
93
84
Prabayar
19
35
42
32
18
Prepaid
Campuran
47
54
53
38
22
Blended
Jaringan:
Postpaid
Network:
Base Transceiver Station
/ BTS (unit)
1.448
1.531
1.911
4.054
5.543
Jumlah kota yang
termasuk dalam layanan
231
236
238
353
370
Number of cities in
service
BTS (unit)
CELLULAR
SELULER
Base Transceiver Station /
BTS (unit)
9.895
16.057
20.858
26.872
30.992
Base Transceiver Station /
BTS (units)
Kapasitas jaringan (dalam
jutaan pelanggan)
26,2
38,8
50,5
67,3
85,2
Network Capacity (in
millions of subscribers)
Jumlah pelanggan (dalam
jutaan)
Pascabayar
(kartuHALO)
Customer Base (in millions
of subscribers)
Post-paid (kartuHALO)
1,5
1,7
1,9
1,9
2,0
Prabayar (simPATI)
16,0
21,4
24,0
43,0
58,0
Pre-paid (simPATI)
Prabayar (Kartu As)
6,8
12,5
22,0
20,4
21,6
Pre-paid (Kartu As)
24,3
35,6
47,9
65,3
81,6
Total
ARPU (rata-rata 12 bulanRp’000)
Pascabayar
(kartuHALO)
Total
ARPU (12 months average
— in thousands of
Rupiah):
291
274
264
216
214
Post-paid (kartuHALO)
Prabayar (simPATI)
84
83
84
63
48
Pre-paid (simPATI)
Prabayar (Kartu As)
45
54
57
37
31
Pre-paid (Kartu As)
Campuran
87
84
80
59
48
Blended
LAIN - LAIN
OTHERS
Pita lebar Internet
(Speedy):
Jumlah pelanggan
(dalam ribuan)
Jumlah kota yang
termasuk dalam layanan
Broadband Internet
(Speedy):
31
93
241
645
1.145
Customer Base (in
thousands)
2
28
88
375
378
Number of cities in
service
Internet Dial-up
(TELKOMNet Instan):
Rata-rata pengguna
(dalam ribuan)
Jumlah produksi menit
(dalam miliar)
Dial-up Internet
(TELKOMNet Instant):
500
2,8
680
3,7
662
3,7
574
2,8
448
Average Accessed
Subscribers (in
thousands)
1,5
Subscriber minutes
production (in
billions)
Televisi kabel dan berbayar
(TELKOM-Vision):
Jumlah pelanggan
(dalam ribuan)
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 29
27
Cable and Pay Television
(TELKOM-Vision):
29,0
42,0
67,2
210,3
178,6
Customer Base (in
thousands)
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:18:10 AM
28
Sekilas TELKOM/Peristiwa Penting 2009
TELKOM in Brief/Significant Events in 2009
Peristiwa
Significant
Penting 2009
Events in 2009
Januari
January
TELKOM & Garuda Indonesia Meresmikan
layanan Contact Center terpadu
Menkominfo Mohammad Nuh meresmikan Kantor
Layanan Contact Center Garuda Indonesia di Jakarta
pada tanggal 15 Januari. Peresmian ini dihadiri Direktur
Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar dan Direktur
Utama TELKOM, Rinaldi Firmansyah. Layanan contact
center ini berfungsi sebagai integrated information
center guna melayani reservasi dan layanan GFF
(Garuda Frequent Flyer). Layanan contact center
Garuda Indonesia ini dikelola dan dioperasikan oleh anak
perusahaan TELKOM yaitu PT Infomedia Nusantara, yang
telah berpengalaman dalam mengelola layanan sejenis.
TELKOM & Garuda Indonesia Officially Open the Integrated Contact Center
Mohammad Nuh, the Minister of Communication and Information Technology, officially opened Garuda
Indonesia’s Contact Center. The event, which took place in Jakarta on January 15, was also attended by our
President Director Rinaldi Firmansyah and Garuda’s President Director Emirsyah Satar. The contact center
functions as an integrated information center, to make reservations and provide Garuda Frequent Flyer (GFF)
services, among others. The Contact Center service will be managed and operated by our subsidiary, PT
Infomedia Nusantara, which has extensive experience in managing such services. operated by our subsidiary,
PT Infomedia Nusantara, which has extensive experience in managing such as service.
April
April
DIRektur HCGA TANDATANGANI
PERJANJIAN KERJASAMA CAE DENGAN 3
UNIVERSITAS
TELKOM menandatangani kerjasama pelaksanaan
program “Cooperative Academic Education”
(COOP) bagi para mahasiswa 3 Universitas di
Sumatera yakni Universitas Negeri Padang (UNP),
Universitas Islam Negeri Medan (UNIMED) dan
Universitas Islam Negeri (UIN) Riau. Pada acara
penandatanganan di di Aula UNP, PT TELKOM
menyerahkan lima Komputer kepada UNP.
TELKOM yang diwakili oleh Direktur HCGA, Faisal
Syam, juga memberikan kuliah umum bagi 250
mahasiswa UNP yang hadir.
HCGA DIRECTOR SIGNS A CAE COOPERATION
AGREEMENT WITH 3 UNIVERSITIES
TELKOM signed an agreement for a “Cooperative
Academic Education” (COOP) program for students
at three universities in Sumatra: Universitas Negeri
Padang (UNP), Universitas Islam Negeri Medan
(UNIMED) and Universitas Islam Negeri (UIN) Riau.
At the signing at the UNP Auditorium, TELKOM
handed over five computers to UNP. TELKOM was
represented by Director of Human Capital & General
Affairs (HCGA), Faisal Syam, who also gave a lecture
for the 250 UNP students attending the event.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 30
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:18:18 AM
Sekilas TELKOM/Peristiwa Penting 2009
TELKOM in Brief/Significant Events in 2009
Mei
29
May
Peluncuran Indigo Fellowship 2009
Kami meluncurkan Indigo Fellowship 2009 pada tanggal 25 Mei, sebuah program tanggung jawab sosial yang
bertujuan untuk membantu penyediaan link and match bisnis pemula di dalam industri kreatif berbasis Teknologi
Informasi dan Komunikasi Peluncuran Indigo Fellowship 2009 ini dihadiri oleh Direktur Utama, Rinaldi Firmansyah,
Direktur IT & Supply, Indra Utoyo, Direktur NWS, Ermady Dahlan serta senior leaders TELKOMGroup.
TELKOM Launches the Indigo Fellowship 2009
We launched Indigo Fellowship 2009 in Jakarta on May 25, a social responsibility program that aims to help
creative Indonesians develop their own business utilizing digital technology, through, among others, supporting
the linking and matching of start up businesses with the information and communication technology-based
creative industry. The launch event was attended by Rinaldi Firmansyah, our CEO, Indra Utoyo, Director of IT &
Supply, Ermady Dahlan, Director of NWS and senior leaders of the TELKOMGroup.
Juni
June Juli
July
TELKOM memperoleh
lisensi akses pita lebar
nirkabel untuk frekuensi
2,3 GHz
Berdasarkan hasil lelang tanggal
15 Juli, TELKOM memperoleh
lisensi penyelenggaraan jaringan
tidak bergerak lokal berbasis
packet switched untuk frekuensi
radio 2,3 GHz di Jawa Tengah,
Jawa Timur, Papua, Maluku, dan
Sulawesi bagian utara.
RUPST 2009 digelar dengan tujuh agenda utama
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) TELKOM tahun 2009
digelar di Jakarta pada tanggal 12 Juni dan membahas tujuh agenda
utama.
2009 AGMS was Held with 7 Main Agendas
Our 2009 Annual General Meeting of Shareholders was held in
Jakarta on June 12 and discussed seven agenda items.
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 31
TELKOM is Awarded
Wireless Broadband
Access Licenses for
the 2.3 GHz Frequency
We were awarded licenses
to operate Packet Switched
Based Local Fixed Networks
for the 2.3 GHz frequency
in Central Java, East Java,
Papua, Maluku and North
Sulawesi through an e-auction
on July 15.
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:18:21 AM
30
Sekilas TELKOM/Peristiwa Penting 2009
TELKOM in Brief/Significant Events in 2009
Agustus
August September
Sinergi BUMN – TELKOM dan HIMBARA
Himpunan Bank-Bank Negara (Himbara)
yang terdiri dari Bank Mandiri, BRI,
B N I 4 6 d a n B T N m e l a k u k a n ke r j a s a m a
d e n g a n T E L KO M d a l a m p e l a k s a n a a n
transaksi elektronik dengan tujuan untuk
menciptakan efisiensi biaya dan kemudahan
transaksi bagi nasabah. Sinergi BUMN ini
d i re s m i k a n d i J a k a r t a p a d a t a n g g a l 2 8
Agustus dan dihadiri oleh Menteri Negara
B U M N , S o f ya n D j a l i l , d a n p a ra D i re kt u r
Utama Bank anggota Himbara dan Dirut
TELKOM, Rinaldi Firmansyah.
Coalition between SOEs – TELKOM
and HIMBARA
The Association of State Banks (Himbara),
which comprises of Bank Mandiri, BRI, BNI
46 and BTN, implemented a joint venture
with TELKOM to make transactions easier
and more efficient for customers. The event,
which took place in Jakarta on August 28,
was attended by Sofyan Djalil, State Minister
for SOE, Himbara’s CEO and our CEO, Rinaldi
Firmansyah.
September
September
TELKOM memberikan bantuan kemanusiaan
untuk korban gempa bumi di SumatEra Barat
Sebagai wujud solidaritas pada masyarakat yang terkena
musibah gempa bumi di Sumatera Barat (PadangPariaman), TELKOM telah menyediakan berbagai bentuk
bantuan kemanusiaan seperti upaya normalisasi layanan
telekomunikasi terutama pada rumah sakit, tenda-tenda
pengungsian maupun posko-posko. TELKOM juga
menyediakan fasilitas telepon bebas pulsa (toll free) bagi
masyarakat yang ingin mendapatkan informasi tentang
musibah gempa bumi ini, menyediakan layanan telepon
gratis, menyediakan layanan kesehatan, membangun
Speedy Press Center serta fasilitas satelit untuk
pengiriman berita.
TELKOM Organizes Humanitarian Aid for the
West Sumatra Earthquake Victims
To show our solidarity for the victims of the West Sumatra
(Padang-Pariaman) earthquake, we provided humanitarian
aid to help restore telecommunication services, particularly
in hospitals, refugee camps and command posts. We also
provided a toll-free telephone number for information on
the earthquake situation, free telephone calls, medical
services, the construction of the Speedy Press Center and
satellite services to send information.
September
Mudik nyaman bersama
TELKOMGroup
Pada tanggal 18 September, di
Lapangan Parkir Timur Gelora
Bung Karno, Senayan Jakarta,
M e n ko m i n f o M o h a m m a d
Nuh melepas peserta
mudik nyaman bersama
TELKOMGroup Peduli yang
diikuti oleh 4.402 orang.
TELKOMGroup bekerjasama
dengan Polri dan Dishub,
serta agen tunggal pemegang
merek mendirikan berbagai
pos untuk mengantisipasi
arus mudik maupun arus balik
lebaran. TELKOMGroup juga
menyediakan video streaming
yang bisa diakses melalui
hand phone atau komputer di
33 lokasi.
Safe Return Home with TELKOMGroup
On September 18 in the Eastern Parking Lot of Bung Karno Stadium, Jakarta, Minister of Communication
and Information Technology Mohammad Nuh bid farewell to 4,402 people who were participating in
the 2009 Safe Return Home with TELKOMGroup (Mudik Nyaman Bersama TELKOMGroup Peduli). With
the assistance from the police, the Transportation Agency and various sole agents, TELKOMGroup set
up various command posts along the way to anticipate the heavy traffic, both going home and coming
back. It also provided video streaming accessible through hand phones or computers in 33 locations.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 32
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:18:22 AM
Sekilas TELKOM/Peristiwa Penting 2009
TELKOM in Brief/Significant Events in 2009
September
31
September
Menkominfo
menghadiri trial
perdana IPTV
Me nte r i Ko m u n i ka s i d a n
Informasi, Mohammad Nuh,
m e nye ra h k a n s e r t i f i k a s i
penyelenggaraan layanan
Internet Protocol Television/
IPTV (berdasarkan pada
Peraturan Menteri No. 30/
PER/M.KOMINFO/8/2009)
ke p a d a D i r e k t u r U t a m a
TELKOM, Rinaldi
Firmansyah. Pada
ke s e m p at a n ya n g s a m a ,
TELKOM melaksanakan trial
perdana IPTV di hadapan
Menkominfo beserta para
pejabat Depkominfo, serta
asosiasi terkait di Jakarta
pada tanggal 8 September.
IPTV merupakan konvergensi
antara siaran televisi dan
l a ya n a n t e l e k o m u n i k a s i
(termasuk suara, teks, data,
d a n v i d e o) . L aya n a n i n i
didukung oleh infrastruktur
pita lebar (broadband).
U n t u k a k s e s p i t a l e b a r,
T E L KO M t e l a h m e m i l i k i
jaringan kabel telepon ke
rumah-rumah sebanyak
8,7 juta satuan sambungan
telepon (SST). Sedangkan
kontennya, TELKOM juga
telah memiliki jaringan TV
berlangganan (pay TV).
September
The Minister of Communication and Information Technology
Attends the Launch of the IPTV Trial
The Minister of Communication and Information Technology, Mohammad
Nuh, handed over certification for the management of Internet Protocol
Television/IPTV (based on Ministerial Decree No. 30/PER/M.KOMINFO/8/2009)
to our CEO, Rinaldi Firmansyah. At the same time, we launched the IPTV
trial in the presence of the Minister and Ministry officials, as well as various
other related parties in Jakarta on September 8.
IPTV is the convergence of television broadcast and telecommunications
services (voice, text, data, and video). This service is supported by broadband
infrastructure. To deliver broadband access, we already have a telephone
cable network that reaches 8.7 million homes. Content, meanwhile, can be
provided through our own pay TV network.
September
Bakti sosial komunitas Postel untuk korban gempa bumi Tasikmalaya
Sebagai wujud kepedulian atas gempa bumi yang mengguncang Tasikmalaya, Menkominfo bersama komunitas
Postel mengunjungi Desa Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya pada tanggal 9 September. Bakti sosial ini ditandai
dengan pemberian sumbangan kepada masyarakat. Ada dua macam sumbangan yang diberikan yaitu sumbangan
yang bersifat jangka pendek seperti sembako, selimut, layanan telekomunikasi gratis, layanan kesehatan, dapur
umum, serta layanan air bersih, dan sumbangan yang bersifat jangka panjang dalam bentuk layanan SMS
Tunasis, yaitu pendapatan dari para donatur yang dikirimkan melalui SMS selama satu bulan ke depan yang akan
disumbangkan untuk perbaikan sarana pendidikan yang rusak karena gempa.
Aid for the Tasikmalaya Earthquake Victims from the Post and
Telecommunication Community
To show support for the victims of the Tasikmalaya earthquake, the Minister of Communication and
Information Technology, together with members of the post & telecommunications community, made
a visit to Cigalontang village, Tasikmalaya district, on September 9. During the visit, donations were
made of immediate aid such as basic food supplies, blankets, free telecommunication services, health
services, a public kitchen and clean water, as well as long-term aid from Tunasis SMS. This was the
revenue that would come from public donations by SMS during the following month, which would be
used to repair damaged schools.
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 33
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:18:22 AM
32
Sekilas TELKOM/Peristiwa Penting 2009
TELKOM in Brief/Significant Events in 2009
Oktober
October
Peluncuran New Telkom Indonesia
TELKOM melakukan transformasi bisnis secara fundamental yang diikuti juga dengan memperkenalkan corporate
identity baru dalam menyambut era baru TELKOM sebagai satu-satunya perusahaan Telecommunication, Information,
Media dan Edutainment (TIME) di Indonesia.
New Telkom Indonesia ini resmi diperkenalkan kepada publik pada tanggal 16 Oktober di Jakarta pada acara Official
Launching New Telkom Indonesia dengan ditekannya sirine bersama-sama oleh Direktur Utama Rinaldi Firmansyah,
Komisaris Utama Tanri Abeng, Menkominfo Mohammad Nuh, dan Meneg BUMN Sofyan Djalil. Grand launching New
Telkom Indonesia digelar pada tanggal 23 Oktober di Djakarta Theatre bersamaan dengan penganugerahan Indigo
Award yang disiarkan secara langsung oleh Trans TV.
The Introduction of the New Telkom Indonesia
Our transformation of our business was followed by a new corporate identity to support our position as
the only TIME (Telecommunications, Information, Media and Edutainment) company in Indonesia.
The debut of the New Telkom Indonesia took place on October 16 in Jakarta and it was officially launched
by our CEO, Rinaldi Firmansyah, Chairman Tanri Abeng, Minister of Communication and Information
Technology, Mohammad Nuh, and State Minister of SOE, Sofyan Djalil. The grand launching of New Telkom
Indonesia took place a few days later on October 23 at Djakarta Theater along with the Indigo Awards
ceremony, and was broadcasted live on Trans TV.
Oktober
October
Peringatan Hari Jadi TELKOM ke-153
Tanggal 23 Oktober 2009 merupakan hari jadi TELKOM
yang ke 153, dan untuk pertama kalinya dirayakan oleh
semua staf TELKOM di seluruh Indonesia. Acara ini juga
memperingati dilakukannya pengoperasian layanan
jasa telekomunikasi untuk pertama kalinya di Indonesia
dalam bentuk layanan telegrap elektromagnetik yang
m e n g h u b u n g ka n J a ka r t a d a n B o g o r p a d a b u l a n
Oktober 1856.
Celebrating TELKOM’s 153 rd Anniversary
O u r 1 5 3 rd a n n i ve r s a r y wa s o n O c to b e r 2 3 , 2 0 0 9
a n d 2 0 0 9 wa s t h e f i r st ye a r i n w h i c h a l l o f o u r
staff throughout Indonesia celebrated the day. The
event commemorated the introduction of the first
telecommunications service in Indonesia, which was in
the form of an electromagnetic telegraph connecting
Jakarta and Bogor in October 1856.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 34
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:18:27 AM
Sekilas TELKOM/Peristiwa Penting 2009
TELKOM in Brief/Significant Events in 2009
Oktober
October November
33
November
Menteri Negara BUMN meresmikan InSure Net
Menteri Negara BUMN, Sofyan Djalil, meresmikan Indonesia
Insurance Shared Service Platform (InSure Net) dan Asosiasi
Asuransi Negara (Asgara) di Jakarta pada tanggal 15 Oktober.
InSure Net merupakan sebuah platform kolaborasi dan
transaksi secara online, dalam rangka meningkatkan efisiensi
dan produktivitas, serta mutu pelayanan institusi asuransi.
InSure Net menghubungkan institusi asuransi dengan entitas
pelaku di industri kesehatan, seperti apotek, penyedia layanan
kesehatan, regulator dan institusi keuangan.
InSure Net is Launched by the State Minister
of SOE
Sofyan Djalil, the State Minister of SOE, officially launched
InSure Net (Indonesia Insurance Shared Service Platform)
and Asgara (Asosiasi Asuransi Negara) in Jakarta on
October 15. InSure Net is a platform for online collaboration
and transactions to improve efficiency and productivity
as well as service quality of insurance companies. InSure
Net links insurance companies with other players in
the health industry, such as pharmacies, health service
providers, regulators, financial institutions.
November
November
Presiden Indonesia meresmikan PROYEK Palapa
Ring
Pada tanggal 30 November, Presiden Indonesia, Susilo
Bambang Yudhoyono meresmikan pembangunan awal dari
Palapa Ring untuk sektor selatan Indonesia Bagian Timur
berupa penggelaran serat optik yang menghubungkan
antara Mataram-Nusa Tenggara Barat dengan KupangNusa Tenggara Timur. Dengan terintegrasinya backbone
serat optik dari kawasan barat, tengah dan timur Indonesia,
maka infrastruktur ICT Nasional dengan nama TELKOM
Super Highway akan terwujud. Jaringan serat optik nasional
telah menjangkau 33 ibukota provinsi dan 440 kota serta
kabupaten di seluruh Indonesia dan akan menjadi tulang
punggung bagi semua penyelenggara telekomunikasi serta
pengguna jasa telekomunikasi yang membutuhkan transfer
data dalam kecepatan tinggi atau pita lebar.
The President of Indonesia Launches the Palapa
Ring Project
On November 30, the President of Indonesia, Susilo
Bambang Yudhoyono, officially commenced the construction
of the Palapa Ring for the southern part of Eastern
Indonesia. This is a fiber optic installation program that
connects Mataram, West Nusa Tenggara to Kupang,
East Nusa Tenggara. By integrating the fiber optic
networks in western, central and eastern Indonesia,
the nation’s Information Communication Technology
(“ICT”) infrastructure will be realized as the TELKOM
Super Highway. The national fiber optic network, which
will reach 33 provincial capitals and 440 districts
throughout Indonesia, will become the backbone for
all telecommunications operators and users who need
high speed data transfer, or broadband.
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 35
Menkominfo mendukung TELKOM
dalam peluncuran DNS Nawala
Tanggal 17 Nopember di Jakarta, TELKOM dan
Asosiasi Warung Internet Indonesia (Awari)
meluncurkan Domain Name System (DNS)
yang dikenal dengan nama Nawala. Nawala
adalah layanan gratis bagi pengguna internet
yang menyediakan fasilitas penyaringan
terhadap konten yang bersifat negatif,
pornografi, blocking malware, phishing
dan lain-lain. Pada kesempatan itu EGM
Multimedia, Ruslan Rustam menandatangani
MoU dengan Ketua Awari, Irwin Day, yang
disaksikan oleh Menteri Komunikasi dan
Informasi, Tifatul Sembiring, Ketua Komnas
Perlindungan anak, Kak Seto Mulyadi, Direktur
NWS, Ermady Dahlan dan Direktur IT &
Supply, Indra Utoyo.
Support of Nawala Launch by the
Minister of Communication and
Information
On November 17 in Jakarta, along with
Awari (Indonesian Association of Internet
Cafes), we introduced a domain name
system (DNS) known as Nawala. This is a
free service for internet users that provides
filtering of negative and pornographic
content as well as blocking malware,
phishing, etc. The MoU was signed by
Ruslam Rustam, Executive General Manager
of Multimedia, and Irwin Day, Awari’s
Chairman, witnessed by Tifatul Sembiring,
t h e M in i ster of Co m m u ni c at io ns and
Information Technology, Kak Seto Mulyadi,
Chairman of the National Commission on
Children’s Welfare, Ermady Dahlan, our
Director of NWS and Indra Utoyo, Director
of IT & Supply at TELKOM.
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:18:30 AM
34
Sekilas TELKOM/Penghargaan 2009
TELKOM in Brief/Awards 2009
Penghargaan
2009
Awards
(2.10)
2009
Februari
February
TELKOM DAN TELKOMSEL Raih Top Brand
Award 2009
TELKOM yang diwakili oleh Direktur Konsumer,
I Nyoman G Wiryanata, menerima penghargaan
untuk kategori Internet Service Provider (Speedy &
Telkomnet Instant), prepaid CDMA (Flexi Trendy),
dan post-paid CDMA (Flexi Classy) dalam ajang
penghargaan tahunan Top Brand Award di Jakarta
pada tanggal 10 Februari. Telkomsel diwakili Dirutnya,
Sarwoto, menerima penghargaan kategori Cellular SIM
Card simPati dan Cellular SIM card kartuHalo.
Februari
T E L KO M a n d T elkomsel W i n Top B r a n d
Awards 2009
Our Company, represented by I Nyoman G Wiryanata,
Director of Consumer, received awards in the Internet
Service Provider (Speedy & TELKOMNet Instan)
and CDMA (Flexi Trendy & Flexi Classy) categories
during the Top Brand Awards held in Jakarta on
February 10. Telkomsel represented by its CEO,
Sarwoto, received an award in the Cellular SIM Card
category for simPATI & kartuHALO.
02
February April
TELKOM menerima Indonesian CORPORATE SOCIAL
RESPONSIBILITY Award 2008 dari Menteri Sosial
TELKOM meraih 6 kategori pada penghargaan tahunan Indonesian CSR
Award 2008 di Jakarta, salah satunya adalah penghargaan Platinum,
yaitu penghargaan di bidang sosial, ekonomi dan lingkungan. Direktur
HCGA, Faisal Syam menerima penghargaan ini yang diserahkan
langsung oleh Menteri Sosial RI, Bachtiar Chamsyah. TELKOM juga
meraih penghargaan Gold di bidang sosial, Silver di bidang sosial,
ekonomi dan lingkungan, juara pertama di bidang sosial, ekonomi dan
lingkungan untuk TELKOM Divre I, serta juara kedua untuk bidang
ekonomi sosial, dan lingkungan untuk TELKOM Divre V.
TELKOM Receives the 2008 Indonesian Corporate
Social Responsibility Award from the Minister of
Social Welfare
We received six awards in the 2008 Indonesian CSR Awards in Jakarta,
including a Platinum Award for social, economic and environmental
concern. Faisal Syam, Director of HCGA, accepted the award from
Bachtiar Chamsyah, Indonesia’s Minister of Social Welfare. We also
received a Gold Award in the social concern category, Silver in the
economic, social and environmental concern category, 1st prize
in the social, economic and environmental concern category for
our Division I and 2nd place in the field of economic, social and
environmental concern category for our Division V.
02
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 36
(2.10)
April
TELKOM Tercatat di Urutan 675
Forbes Global 2000
TELKOM menduduki urutan 675
dalam Forbes Global 2000 yang
didasarkan pada market value
TELKOM senilai US$10,60 miliar,
laba sebesar US$7,41 miliar serta
aset mencapai US$8,74 miliar. Ini
adalah untuk yang ketiga kalinya
TELKOM tercatat di daftar Forbes
Global 2000. Pada tahun 2007,
TELKOM berada di peringkat 835
dan pada tahun 2008 meningkat
ke posisi 729. Pada tahun 2009 ini,
peringkat TELKOM naik menjadi
urutan 675, tertinggi di antara enam
perusahaan Indonesia yang masuk
daftar Forbes Global 2000.
TELKOM was Ranked 675 on
the Forbes Global 2000
We we re ra n ke d 675 t h o n t h e
Forbes Global 2000 list, based
on our market value of US$10.60
billion, profits of US$7.41 billion
and assets of US$8.74 billion. This
was our third listing on the Forbes
Global 2000 list, and our rank has
climbed from 835 in 2007 to 729
in 2008, and 675 in 2009, which
was also the highest rank among
the six Indonesian companies on
the Forbes Global 2000 list.
04
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:18:32 AM
Sekilas TELKOM/Penghargaan 2009
TELKOM in Brief/Awards 2009
Mei
35
May
TELKOM Raih The Best Contact Center Operation
Melalui Contact Center 147 TELKOM bekerjasama dengan Infomedia turut serta dalam acara
Indonesia Contact Center Award yang diselenggarakan oleh Indonesia Contact Center
Assosiation (ICCA) dari tanggal 28 April sampai dengan 29 Mei 2009. TELKOM berhasil meraih
award The Best Operational Contact Center (Emas), The Best Business Contribution (Emas), The
Best Technology Innovation (Perunggu) serta The Best Manager above 100 seats (Perunggu).
TELKOM Awarded for Best Contact Center Operation
Th ro u g h o u r Co n t a c t Ce n te r 1 47, a l o n g w i t h I n fo m e d i a , we p a r t i c i p ate d in the
Indonesian Contact Center Awards presented by ICCA (Indonesian Contact Center
Association) from April 28 through May 29, 2009. We won Gold Awards for Best
Operational Contact Center and Best Business Contribution, and Bronze Awards for
Best Technology Innovation and Best Manager above 100 seats.
05
Juni
June
TELKOM Raih Penghargaan Contact Center
Tingkat Asia-Pasifik
ContactCenterWorld.com mengumumkan TELKOM
sebagai The Best Outsourcing Partnership – Asia
Pasifik 2009. Penyerahan penghargaan di lakukan di
Contact Center Asia Pasifik Top Performer 2009 yang
berlangsung di Singapura, pada tanggal 26 Juni, dan
diikuti oleh lebih dari seribu peserta termasuk dari
Singapura, Malaysia, Pakistan dan Australia.
TELKOM Receives an Asia Pacific Contact
Center Award
ContactCenterWorld.com awarded us with a Silver
Award for the Best Outsourcing Partnership — Asia
Pacific 2009. The presentation was made at the
Contact Center Asia Pacific Top Performer 2009
event on June 26 in Singapore. More than 1,000
participants took part in this event, including those
from Singapore, Malaysia, Pakistan and Australia.
06
Juli
Juni
June
TELKOM Flexi dan Telkomsel Raih
Penghargaan pada cellular Award 2009
TELKOM Flexi meraih Best Customer Care Operator
dan Best CDMA Operator dalam penganugerahan
Cellular Award ke-enam tahun 2009. Pemilihan
tersebut dilakukan oleh lembaga survei MARS yang
bekerjasama dengan Majalah Seluler yang berlangsung
di Jakarta pada tanggal 24 Juni. Majalah Seluler juga
memberikan apresiasi pada Telkomsel untuk kategori
Best of Operator dan Best GSM operator.
Both TELKOMFlexi and Telkomsel Receive
Two 2009 Cellular Awards
TELKOM Flexi received awards for Best Customer
C a re O p e ra to r a n d B e s t C D M A O p e ra to r a t
the 6 th Cellular Awards on June 24 in Jakarta,
organized by the MARS Survey Institute and
Seluler Magazine. Seluler Magazine also crowned
Te l k o m s e l a s B e s t O p e r a t o r a n d B e s t G S M
Operator.
06
July
TELKOM – Perusahaan Terbaik, Rinaldi Firmansyah - CEO of
The Year 2009
TELKOM dinobatkan sebagai perusahaan terbaik kategori Emiten
Infrastruktur, Utilitas dan Transportasi pada Bisnis Indonesia Awards
2009, yang diselenggarakan pada tanggal 23 Juli 2009 di Jakarta. Dalam
acara tersebut, juga diberikan penghargaan CEO of the Year 2009 pada
Dirut TELKOM Rinaldi Firmansyah.
TELKOM wins Best Company, Rinaldi Firmansyah is CEO
of The Year 2009
We were proclaimed Best Company in the Infrastructure, Utilities
and Transportation category at the Bisnis Indonesia Awards in
Jakarta on July 23. At this event, Mr. Rinaldi Firmansyah, our CEO,
was also presented with an award as CEO of the Year 2009.
07
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 37
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:18:36 AM
36
Sekilas TELKOM/Penghargaan 2009
TELKOM in Brief/Awards 2009
Agustus
August
TELKOM Raih dua Penghargaan IMAC 2009
TELKOM menerima Indonesia’s Most Admired Companies
(IMAC) Award 2009 di bidang telekomunikasi berdasarkan
survei yang diselenggarakan atas kerjasama Majalah
Business Week dan Frontier Consulting Group. Penghargaan
tahunan tersebut diberikan oleh Chairman Frontier
Consulting Group Handi Irawan dan diterima oleh Direktur
Konsumer TELKOM, I Nyoman G Wiryanata, pada tanggal
12 Agustus di Jakarta. Selain itu, TELKOM juga mendapat
penghargaan The Most Sustainable Corporate Image
2009 berdasarkan kriteria penilaian performance, quality,
attractiveness dan responsibility serta ditambah strategi
komunikasi perusahaan. Acara ini berlangsung di Jakarta
pada tanggal 28-29 Juli.
TELKOM Receives Two 2009 IMAC Awards
We received the Indonesia’s Most Admired Companies (IMAC) Award 2009 in the Telecommunications
category, based on a survey by Business Week magazine and Frontier Consulting Group. The award was
presented by Handi Irawan, Chairman of Frontier Consulting Group, to I Nyoman G. Wiryanata, our Director
of Consumer, in Jakarta on August 12. In addition, we also received an award for the Most Sustainable
Corporate Image 2009, based on the company’s performance, quality, attractiveness, responsibility and
communication strategy. The judging took place in Jakarta on July 28-29.
08
September
September
TELKOM Raih ICSA 2009
TELKOM berhasil meraih Penghargaan Indonesian Customer Satisfaction Award (ICSA) 2009 untuk kategori
Internet Service Provider Wireline/Fixed category for Speedy. Penghargaan diserahkan oleh Chairman Frontier
Consulting Group, Handi Irawan kepada Direktur Konsumer TELKOM, I Nyoman G Wiryanata di Jakarta pada
tanggal 3 September.
TELKOM Receives an ICSA 2009 Award
We received the Indonesian Customer Satisfaction Award (ICSA) 2009 in the Internet Service Provider
Wireline/Fixed category for Speedy. The award was presented by Handi Irawan, Chairman of Frontier
Consulting Group, to I Nyoman G. Wiryanata, our Director of Consumer, in Jakarta on September 3.
09
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 38
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:18:38 AM
Sekilas TELKOM/Penghargaan 2009
TELKOM in Brief/Awards 2009
Oktober
October Oktober
TELKOM Terima Penghargaan Zero Accident
dan SMK3
TELKOM menerima Piagam Penghargaan Tahunan
Kecelakaam Nihil (Zero Accident Award) dari
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman
Soeparno, atas prestasinya dalam melaksanakan
program Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) tahun
2009, di Jakarta pada tanggal 14 Oktober 2009.
TELKOM Divisi Regional V juga berhasil menerima
P e n g h a rg a a n Ke ce l a ka a n N i h i l d a r i b i d a n g
telekomunikasi dan menerima 18 penghargaan untuk
Sistem Manajemen K3 (SMK3).
TELKOM Receives Zero Accident and
K3 Management System Awards
In recognition of our success in implementing
the Safe and Healthy Work Environment (K3)
Program, we received a 2009 Zero Accident
Award from Erman Soeparno, the Minister of
Manpower and Transmigration, in Jakarta on
October 14. This award, for the best safety
record in the telecommunications sector, was
presented to our East Java’s Division V. We
also received 18 awards for our K3 Management
System (SMK3).
10
November
37
October
TELKOM Raih Best of The Best e-Company
Award 2009
TELKOM meraih Best of The Best e-Company
Award 2009 pada ajang tahunan Warta Ekonomi
e-Company Award 2009 di Jakarta pada tanggal
29 Oktober. Penghargaan diberikan oleh CEO
Warta Ekonomi, Mario Alisjahbana pada Direktur
IT & Supply, Indra Utoyo. Warta Ekonomi eCompany Award merupakan ajang penghargaan
perusahaan terbaik di Indonesia yang dinilai sukses
mengimplementasikan teknologi informasi yang
mampu mendorong kinerja bisnis perusahaan.
T E L KO M Recei v es B est of t h e B est e Company Award 2009
We were presented with the Best of the Best
e-Company Award 2009 in the Warta Ekonomi eCompany Awards 2009 in Jakarta on October 29.
This was awarded for our success in implementing
information technology that is able to boost the
company’s performance. The award was presented
by Mario Alisjahbana, Warta Ekonomi’s CEO, to
Indra Utoyo, Director of IT & Supply.
10
November
TELKOM Raih Best of The Best Frost & Sullivan Telecoms Award 2009
Country Director Frost & Sullivan, Eugene Van de Weerd menyerahkan penghargaan kepada Direktur Konsumer,
I Nyoman G Wiryanata, dalam ajang Frost & Sullivan Indonesia Telecoms Award 2009 di Jakarta pada tanggal
11 November. TELKOM meraih penghargaan Best of the Best Service Provider of the Year, Data Communication
Service Provider of the Year, dan Broadband Service Provider of the Year. Selain itu, Telkomsel juga meraih
penghargaan Mobile Service Provider of the Year. TELKOM dan Telkomsel berhasil mempertahankan penghargaan
tahunan tersebut selama dua tahun berturut-turut.
TELKOM Wins the Best of The Best Frost & Sullivan Telecoms Award 2009
Eugene Van de Weerd, Country Director of Frost & Sullivan, presented the award to I Nyoman G. Wiryanata,
Director of Consumer, during the 2009 Frost & Sullivan Indonesia Telecoms Awards that took place in Jakarta
on November 11. We received awards for Best of the Best Service Provider of the Year, Data Communications
Service Provider of the Year and Broadband Service Provider of the Year. Moreover, Telkomsel also received
an award for Mobile Service Provider of the Year. Both our Company and Telkomsel have successfully
maintained this achievement for two years in a row.
11
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 39
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:18:45 AM
38
Sekilas TELKOM/Penghargaan 2009
TELKOM in Brief/Awards 2009
November
November
RBT Angklung Flexi Raih MURI
Pada tanggal 14 November, Divisi TELKOM
Flexi menerima 2 penghargaan dari
M u s e u m Re ko r I n d o n e s i a . P e r t a m a ,
TELKOM Flexi menciptakan sesuatu
yang belum pernah ada dan memotivasi
adanya permainan angklung dengan
peserta 4.500 orang. Kedua, TELKOM Flexi
merupakan pemrakarsa dan penyelenggara
kolaborasi musik Ring Back Tone (RBT)
”TELKOM Flexi bukan Telepon Biasa” yang
melibatkan sebanyak 4.500 orang pemain
angklung. Penghargaan MURI tersebut
diberikan langsung oleh Ketua MURI,
Jaya Suprana kepada Direktur Konsumer
TELKOM, I Nyoman G Wiryanata dan EGM
Divisi TELKOM Flexi Triana Mulyatsa.
RBT Angklung Flexi Receives MURI Awards
On November 14, TELKOM Flexi Division received two awards from the Indonesian Museum of Records
(MURI). The first was for its unique achievement in inspiring 4,500 angklung players to play at one
performance. The other award was for pioneering and promoting the musical Ring Back Tone (RBT)
collaboration “TELKOM Flexi bukan Telepon Biasa” with the involvement of 4,500 angklung players.
The awards were presented by Jaya Suprana, Chairman of MURI, to I Nyoman G. Wiryanata, Director
of Consumer, and Triatna Mulyatsa, EGM of our Flexi Division.
11
Desember
December
TELKOM Raih Penghargaan Best of ISRA 2009
TELKOM menerima penghargaan tahunan Best of
Indonesia Sustainability Reporting Awards (ISRA)
2009 untuk ke empat kalinya secara berturut-turut dari
tahun 2006, dalam kategori industri jasa keuangan,
infrastruktur, utilitas dan transportasi, serta perdagangan,
jasa dan investasi. Pemberian penghargaan ini
diselenggarakan atas kerjasama National Center for
Sustainability Reporting (NCSR), Indonesia-Netherlands
Association, Institut Akuntan Manajemen Indonesia
(IAMI), serta Kementerian Lingkungan Hidup Republik
Indonesia. Penghargaan Best ISRA 2009 tersebut
diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup RI, Gusti
Muhammad Hatta kepada Direktur HCGA, Faisal Syam,
di Jakarta pada tanggal 22 Desember.
TELKOM Wins an Award for Best of ISRA
2009
We received the Best of Indonesia Sustainability
Reporting Awards (ISRA) 2009 for four consecutive
times since 2006 in the Financial, Infrastructure,
Utilities and Transportation as well as Trade, Service
and Investment category. The event was held by
the National Center for Sustainability Reporting
(NCSR), Indonesia-Netherlands Association, Institute
Akuntan Manajemen Indonesia and Indonesia’s
Ministry of Environment. The award was presented
by Gusti Muhammad Hatta, Indonesia’s Minister of
Environment, to Faisal Syam, Director of HCGA in
Jakarta on December 22.
12
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 40
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:18:47 AM
Sekilas TELKOM/Penghargaan 2009
TELKOM in Brief/Awards 2009
Desember
December Desember
December
TELKOM Raih IHCS Award 2009
TELKOM mendapatkan penghargaan tahunan
sebagai Perusahaan Telekomunikasi dengan
pengelolaan SDM terbaik dalam ajang Indonesian
Human Capital Study 2009. Penghargaan diterima
oleh Direktur HCGA, Faisal Syam di Jakarta pada
tanggal 22 Desember. Menurut penilaian dewan juri,
TELKOM memiliki pengelolaan SDM yang terbaik di
antara perusahaan telekomunikasi lainnya.
TELKOM Raih Investor Award 2009
TELKOM meraih penghargaan tahunan Investor
Award 2009 dengan kategori BUMN Terbaik untuk
Badan Usaha Non Keuangan Sektor Telekomunikasi
versi Majalah Investor. Penghargaan diserahkan oleh
Said Didu selaku Sekretaris Kementrian BUMN kepada
AVP Marketing Communication, Desnaidi Aziz di
Jakarta pada tanggal 10 Desember.
TELKOM Receives IHCS Award 2009
We received an award for Telecommunications
Company with the Best Managed HR Management
during the Indonesian Human Capital Study 2009.
The award was received by Faisal Syam, Director
of HCGA, in Jakarta on December 22. We were
deemed to have the best HR management among
other telecommunications companies.
TELKOM Receives a 2009 Investor Award
We received a 2009 Investor Award as the Best SOE
in the Non-Financial Institution Telecommunications
Sector category from Investor Magazine. The award
was presented by Said Didu, Secretary of the State
Ministry of SOE, to Desnaidi Aziz, AVP Marketing
Communication, in Jakarta on December 10.
12
Desember
39
12
December
TELKOM Perusahaan Idaman 2009 versi Warta
Ekonomi
TELKOM menduduki peringkat teratas di antara 15
perusahaan papan atas yang masuk dalam peringkat
Perusahaan Idaman 2009 versi Warta Ekonomi.
Perusahaan idaman adalah Perusahaan yang dianggap
terbaik di industrinya serta dipersepsikan sebagai
perusahaan besar, terkenal, dan memiliki manajemen
yang baik. Pemeringkatan ini didasarkan dari hasil
survei Warta Ekonomi selama bulan September 2009.
Penghargaan tahunan tersebut diberikan langsung
oleh Pemimpin Perusahaan Warta Ekonomi, Mario
Alisjahbana, yang didampingi Menteri Kelautan &
Perikanan, Fadel Muhammad kepada Dirut TELKOM
Rinaldi Firmansyah di Jakarta pada tanggal 4
Desember. TELKOM juga dinilai memiliki kualitas
pengelolaan SDM yang baik di antaranya melalui
kepastian pengembangan karir dan kompetensi.
TELKOM dubbed 2009 Aspiring Company by Warta Ekonomi
We were ranked the highest among the top 15 companies nominated as 2009 Aspiring Companies
by Warta Ekonomi magazine. An aspiring company is the best in its industry and is also perceived
as a company that is large, renowned and well-managed. The rating was based on Warta Ekonomi’s
survey carried out in September 2009. The award was presented by Mario Alisjahbana, Chief Editor
of the magazine, along with Fadel Muhammad, Minister of Maritime Affairs & Fisheries, to Rinaldi
Firmansyah, our CEO, in Jakarta on December 4. TELKOM has also demonstrated good HR management
through its career and competency development programs.
12
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 41
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:18:51 AM
40
Transformasi Perusahaan
Corporate Transformation
Transformasi
Perusahaan
Corporate Transformation
Keputusan TELKOM untuk mentransformasikan
bisnisnya disebabkan adanya perubahan besar dalam
lifestyle pelanggan, dan didukung oleh perubahan dari
sisi teknologi dan regulasi yang memungkinkan para
service provider untuk memberi layanan terbaik bagi
pelanggan.
TELKOM’s decision to transform its business was
prompted by the shift in customer lifestyles, and
supported by advances in technology and regulatory
changes that enabled service providers to deliver
enhanced service to customers.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 42
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:18:54 AM
Transformasi Perusahaan/Transformasi TELKOM
Corporate Transformation/TELKOM’s Transformation
TRANSFORMASI TELKOM (2.9)
TELKOM’s TRANSFORMATION (2.9)
Keputusan TELKOM untuk mentransformasikan bisnisnya
disebabkan adanya perubahan besar dalam lifestyle
pelanggan, dan didukung oleh perubahan dari sisi
teknologi dan regulasi yang memungkinkan para service
provider untuk memberi layanan terbaik bagi pelanggan.
TELKOM’s decision to transform its business was
prompted by the shift in customer lifestyles, and
supported by advances in technology and regulatory
changes that enabled service providers to deliver
enhanced service to customers.
Tim Transformasi TELKOM (T3) memimpin perencanaan
dan pengendalian transformasi di TELKOM, sedangkan
konsep transformasi TELKOM secara utuh dikomunikasikan
kepada seluruh jajaran. Pada waktu yang sama, bisnis
TELKOM Group termasuk bisnis fixed wireline, fixed
wireless, broadband, enterprise, wholesale dan portal
ditingkatkan sebagai bagian dari program transformasi.
Th e T E L KO M Tra n s fo r m a t i o n Te a m ( T 3 ) l e d t h e
planning and supervision of the transformation process,
while the overall concept was communicated to all
employees. At the same time, the TELKOM Group’s
fixed wireline, fixed wireless, broadband, enterprise,
wholesale and portal business were enhanced as part
of the transformation program.
Pada pertengahan tahun 2009 dilakukan proses revitalisasi
10 Strategic Initiatives (SI) dengan:
In mid-2009 the 10 Strategic Initiatives (SI) were
revitalized with:
• p e n u n j u k k a n B o D C h a m p i o n d a n I n i t i a t i v e s
Coordinator yang bertanggung jawab terhadap
implementasi program 10 SI;
• penyusunan Charter Program 10 SI yang merupakan
sinkronisasi dan integrasi dari program-program baru
dan program-program yang sedang berjalan; dan
• penyusunan kriteria performansi dan target yang
dijaminkan dari setiap SI.
• t h e a p p o i n t m e n t o f a B o D C h a m p i o n a n d a n
Initiatives Coordinator, who are responsible for
the implementation of the 10 SI program;
• the 10 SI Charter Program, which is a synchronization
and integration of new and ongoing programs;
and
• the development of performance criteria and targets
for each SI.
Agar Transformasi TELKOM berjalan sesuai dengan tujuan
yang telah ditetapkan, secara periodik dilaksanakan BoD
Transformation Forum (BTF) sebagai forum diskusi dan
evaluasi rencana dan implementasi program Transformasi
di level Direksi.
To ensure that the transformation proceeds in line with
the stated objectives, the BoD Transformation Forum
(BTF) is held periodically as a forum for the discussion
and evaluation of the transformation program plans
and implementation at the Directors’ level.
Beberapa kegiatan dari program Transformasi yang telah
dilaksanakan pada kurun waktu 2009-2010 ini antara lain:
Among the transformation program activities implemented
during 2009-2010 were the following:
• implementasi program Fixed Business Improvement
Program (FBIP) yang bertujuan untuk menahan
laju penurunan pertumbuhan bisnis Plain Ordinary
Telephone Service (POTS);
• implementasi Divisi TELKOM Flexi secara menyeluruh
sebagai divisi mandiri pada bulan Juli 2009;
• dimulainya pengelolaan Divisi Access pada bulan Juli
2009 guna meningkatkan pelayanan akses kepada
pelanggan;
• pemenangan tender lisensi frekuensi WiMax dan
implementasi Innovative Broadband Solution (IBS)
pada bulan April-Agustus 2009 sebagai langkah
antisipasi terhadap kompetisi di bisnis Broadband.
• re-segmentasi pelanggan corporate customer
(Enterprise) pada bulan April-Agustus 2009 guna
efektivitas penggelaran solusi.
• peluncuran logo baru (brand identity) TELKOM pada
bulan Oktober 2009 dengan tagline The world in your
hand sebagai visualisasi dari transformasi TELKOM.
• Implementation of the Fixed Business Improvement
Program (FBIP), aimed at slowing the rate of
decline of the Plain Ordinary Telephone Service
(POTS) business.
• The TELKOM Flexi Division began operating as a
fully independent division in July 2009.
• The Access Division began operating in July 2009
to enhance access to customers.
• The re-segmentation of corporate (Enterprise)
customers was carried out from April to August
2009 to create more effective solutions.
• TELKOM won the WiMax frequency license tender
and began implementing its Innovative Broadband
Solution (IBS) in anticipation of the competition
in the broadband business.
• TELKOM launched its new brand identity in October
2009 with the tagline The world in your hand,
reflecting TELKOM’s transformation.
Transformasi bisnis TELKOM dari Fixed Mobile &
Multimedia (FMM) menjadi TIME, dicanangkan pada
awal tahun 2008, merupakan transformasi terbesar yang
pernah dilakukan oleh TELKOM dimana transformasi
tersebut melingkupi transformasi baik bisnis utama
maupun infrastruktur & sistim, organisasi dan HR serta
budaya perusahaan. (3.10).
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 43
41
TELKOM’s transformation of its business from Fixed
Mobile & Multimedia (FMM) to TIME, which began in
2008, is the most extensive ever undertaken by the
Company, involving the transformation not just of
the core business but of the infrastructure, systems,
organization and human resources, as well as the
corporate culture. (3.10) .
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:18:55 AM
42
Transformasi Perusahaan/Tata Kelola Perusahaan
Corporate Transformation/Corporate Governance
• akuisisi beberapa perusahaan khususnya yang
bergerak di bidang IT Services guna mendukung
peningkatan bisnis Enterprise dan meningkatkan value
perusahaan di masa depan;
• dimulainya Divisi Consumer Service yang fokus pada
pelayanan segmen pelanggan retail dan personal dan
Divisi Business Services yang fokus pada segmen
pelanggan SME/UKM pada bulan Januari 2010;
• dimulainya implementasi Corporate Culture dengan
n i l a i b u d aya 5 C (C o m m i t m e n t to L o n g Te r m ,
Customer First, Caring Meritocracy, Co-creation Winwin Partnership dan Collaborative Innovation) secara
bertahap pada triwulan-1 tahun 2010;
• peluncuran SME Center, Creative Center dan super
portal Plasa.com yang merupakan pusat layanan bisnis
IT Services dan Media Edutainment pada bulan MaretApril 2010; dan
• dimulainya Broadband End to End Transformation
Labs pada bulan Mei 2010 sebagai salah satu
demonstrasi dari nilai budaya 5C.
• Several companies acquisition, particularly in the
IT Services sector, were acquired to support the
growth of the Enterprise business and increase
the Company’s future value.
• The Consumer Service Division, focusing on the
retail and personal customer segment, and the
Business Services Division, which focuses on the
SME customer segment, began operating in January
2010.
• Phasing in of the 5C values (Commitment to Long
Term, Customer First, Caring Meritocracy, Cocreating Win-win Partnerships and Collaborative
Innovation) of the new Corporate Culture began
in Q1 2010.
• The SME Center, Creative Center and Plasa.com
super portal—the center for IT Services and
Media Edutainment—were launched in March-April
2010.
• Broadband End-to-End Transformation Labs began in
May 2010 as a demonstration of the 5C culture.
Program-program tersebut dirancang dalam rangka
mendukung pencapaian tujuan strategis perusahaan
yang telah dimandatkan dalam rencana jangka panjang
perusahaan ( Corporate Strategic Scenario -CSS),
yaitu competitive sustainable growth dengan sasaran
tercapainya 60% revenue industri di tahun 2015.
These programs are designed to support the achievement
of the Company’s strategic objective as stated in the
Corporate Strategic Scenario (CSS), i.e. competitive
sustainable growth with the target of achieving 60%
of the industry revenue in 2015.
TATA KELOLA PERUSAHAAN (4.1)
TELKOM wajib mematuhi peraturan Bapepak –LK dan
SEC. Selain itu, TELKOM menjunjung tinggi kebijakan dan
praktik tata kelola perusahaan berdasarkan best practices
yang diterapkan di Indonesia dan internasional. Sebagai
sebuah perusahaan terbuka, TELKOM berkewajiban
untuk melindungi kepentingan pemegang saham serta
stakeholders yang merupakan kunci utama dalam
memberikan layanan terbaik kepada para pelanggan dan
juga untuk mempertahankan pertumbuhan berkelanjutan
di tengah industri yang komunikasi dan informasi yang
sangat kompetitif. Komitmen TELKOM terhadap tata
kelola perusahaan telah diakui oleh operator lainnya dan
juga oleh pengamat industri telekomunikasi dalam bentuk
penghargaan dan pernyataan (lihat bagian Penghargaan).
Sebagai perusahaan yang tercatat di NYSE, TELKOM
mematuhi ketentuan SOA Bab 404 dan Bab 302 mengenai
pengendalian internal atas pelaporan keuangan atau
internal control over financial reporting (“ICOFR”) dan
pengendalian dan prosedur pengungkapan. Komitmen
TELKOM atas kepatuhan terhadap ketentuan SOA dan
GCG dijelaskan dan diimplementasikan melalui sejumlah
kebijakanlainnya.
STRUKTUR & ORGANISASI TATA
KELOLA PERUSAHAAN
Penerapan GCG oleh TELKOM terutama diwujudkan
melalui rapat umum pemegang saham, Dewan Komisaris,
Direksi dan berbagai komite di bawah Dewan Komisaris
dan Direksi, serta sekretaris perusahaan.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 44
CORPORATE GOVERNANCE (4.1)
TELKOM is subject to Bapepam-LK and SEC regulations.
In addition, TELKOM upholds corporate governance
policies and practices based on Indonesian and
international best practices. As a listed company,
TEKLOM recognizes that it has a responsibility to act in
the best interests of its shareholders and stakeholders,
and that this will be key both to providing the best
possible service to customers and to sustaining
growth in the highly competitive communications and
information industry. TELKOM’s commitment to good
corporate governance has been acknowledged by its
peers and industry observers in the form of several
awards and citations (see Awards Section).
As a company listed on the NYSE, TELKOM complies
with SOA Section 404 and Section 302 on maintaining
internal control over financial reporting (“ICOFR”)
and disclosure controls and procedures. TELKOM’s
commitment to SAO compliance and GCG are articulated
and executed through a number of policies.
CORPORATE GOVERNANCE
STRUCTURE & ORGANIZATION
TELKOM’s good corporate governance is effected
primarily through the general meetings of shareholders,
the Board of Commissioners (BoC), the Board of
Directors (BoD), various committees under the BoC
and BoD, and the corporate secretary.
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:18:55 AM
Transformasi Perusahaan/Tata Kelola Perusahaan
Corporate Transformation/Corporate Governance
43
Kerangka GOOD CORPORATE
GOVERNANCE
n
io
at
ic
n
u
&
Investor
Investor
e
ur
us
lo
sc
i
D
Visi & Misi
Vision & Mission
!)!#*#ŏ$)
$.!$+( !./
!3*ŏ+)%/.%/
Transaksi Internal
Internal Transactions
%.!'/%
Source: KD 29/2007
đŏ!(*##*
đŏ1/0+)!./
đŏ/5.'0
đŏ1(%
đŏ!* +.
đŏ.0*!./
đŏ1,,(%!.Čŏ ((ċ
đŏ1,,(%!./Čŏ!0ċ
!'.!0.%/ŏ!.1/$*
+.,+.0!ŏ!.!0.5
Etika
Bisnis
Business
Ethics
Kebijakan &
Prosedur
Policy &
Procedures
Manajemen
Resiko
Risk
Management
Kejelasan Tugas &
Tanggung Jawab
Clarity of Task &
Responsibillity
Ek
Pengendalian &
Pengawasan Internal
Internal Control &
Supervision
Kemampuan Manajemen &
Kompetensi Karyawan
Management Capabillity &
Employee Competence
Pengukuran
dan Akuntabilitas
Sumber: KD 29/2007
Transaksi Eksternal
External
Transactions
Komite
Committees
đŏ*0+.ŏ!.1/$*
đŏ! ŏþ!
đŏ%2%/%
đŏ%2%/%+*/
đŏ1/0
đŏ!*0!./
đŏ* 0!(
đŏ* 0!(
đŏ.+*0ŏ%*!.
đŏ.+*0ŏ%*!./
Kepemimpinan
yang Efektif
Effective
Leadership
Au
di
tI
nt
er
na
l/
an
ng y
t
dit
ua ni
Au
al
Ke u
rn
m
te
s
m
Ex
ita o
nd
la
un l C
na
er
m cia
nt
lI
Ko nan
na
er
st
Fi
P
G em
ov e
er rin
Ko
m
nm ta
un
ika
si
en h d
da
n
t a an
Pe
ng
nd R
un
gk
ap
Re egu
an
Co
gu lat
m
m
la or
to
r
GOOD CORPORATE
GOVERNANCE Framework
Evaluasi Kinerja yang
Efektif
Effective Perfomance
Evaluation
Penghargaan &
Pengakuan
Reward &
Acknowledgment
untabillity
Measurement and Acco
Pelaku Bisnis dan Lingkungan Bisnis
Business Players and Business Community
Implementasi GCG oleh TELKOM tercermin antara lain
pada:
TELKOM’s implementation of good corporate governance
is reflected in, among others:
• Pe n e ra p a n t u g a s d a n t a n g g u n g j awa b D ewa n
Komisaris dan Direksi, termasuk struktur pendukung
dan komite;
• Penerapan manajemen risiko berdasarkan Committee
o f S p o n s o r i n g O r g a n i z a t i o n o f t h e Tr e a d way
Commission (“COSO”) dari Enterprise Risk
Management;
• Penarapan sistem pengendalian internal berdasarkan
kerangka kerja Pengendalian Internal COSO;
• Pengungkapan atas efektivitas dari ICOFR oleh Dirut
dan Direktur Keuangan dalam bentuk pernyataan
manajemen berdasarkan evaluasi independent oleh
internal audit;
• Penilaian oleh auditor eksternal atas efektivitas dari
pengendalian internal dan pelaporan keuangan; dan
• Evaluasi kinerja dan pertanggung jawaban melalui
Sistem Penilaian Kinerja.
• The implementation of the duties and responsibilities
of the BoC and the BoD, including their support
structures and committees;
• The application of risk management based on the
Committee of Sponsoring Organizations of the
Treadway Commission (“COSO”) Enterprise Risk
Management;
• The application of internal control systems based
on the COSO Internal Control framework;
• Disclosure on the effectiveness of ICOFR by the
CEO and Director of Finance in the form of a
management statement based on an independent
evaluation by the internal auditor;
• The external auditor’s assessment of the effectiveness
of internal controls and financial reporting; and
• Performance evaluation and accountability through
the Performance Assessment System.
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (4.4, 4.7, 4.10)
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
adahal badan hukum tertinggi dalam Perusahaan, dengan
pemegang saham menggunakan hak dan wewenangnya
atas menajemen TELKOM. Hak-hak pemegang saham
dilindungi sehingga dapat digunakan sesuai dengan
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 45
GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS (4.4, 4.7,
4.10)
The Annual General Meetings of Shareholders (AGMS)
and Extraordinary General Meetings of Shareholders
(EGMS) are the highest governance body of the
C o m p a ny, t h ro u g h w h i c h s h a re h o l d e r s exe rc i s e
their rights and authority over the management
of TELKOM. Shareholders’ rights are protected so
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:18:56 AM
44
Transformasi Perusahaan/Tata Kelola Perusahaan
Corporate Transformation/Corporate Governance
Anggaran Dasar dan undang-undang yang berlaku.
Pemegang Saham Biasa memiliki hak yang sama dengan
pemilik perusahaan. Sementara itu, Pemerintah, sebagai
pemegang saham pengendali, menyadari akan tanggung
jawabnya ketika menggunakan pengaruhnya atas
manajemen dalam sesi pemungutan suara atau dalam
hal-hal lainnya.
that they can be exercised in accordance with the
Articles of Association and the law. All Common
Stock shareholders have equal standing as owners,
while the Government, as the controlling shareholder,
is aware of its responsibility when exercising its
influence over management in voting sessions or on
other matters.
Melalui RUPST dan RUPSLB, pemegang saham
menggunakan haknya untuk memilih dan memecat
anggota Dewan Komisaris dan Direksi; menentukan jumlah
remunerasi dan tantiem anggota Dewan Komisaris dan
Direksi; mengevaluasi kinerja Perusahaan selama tahun
fiscal berjalan, memutuskan penggunaan laba bersih,
menentukan dan mendistribusikan dividen; melakukan
perubahan pada Anggaran Dasar, menyetujui Laporan
Tahunan Perusahaan, menetapkan besaran dana PKBL,
menetapkan besaran dana CSR. Sebagai pemegang
saham Dwiwarna Seri A, Pemerintah memiliki hak khusus
untuk menyetujui merger, akuisisi dan divestasi, atau
membubarkan Perusahaan, berdasarkan keputusan dari
RUPST atau RUPSLB. RUPST diselenggarakan setahun
sekali dan RUPSLB dapat dilaksanakan kapan saja sesuai
dengan kebutuhan.
Through the AGMS and EGMS, shareholders exercise
their right elect and terminate members of the BoC
and the BoD; set the amount of remuneration and
b e n e f i t s o f m e m b e r s o f t h e Co m m i ss i o n e r s a n d
D i re c to r s ; eva l u ate t h e Co m p a ny ’s p e r fo r m a n ce
during the fiscal year under review, decide on the use
of the profits, set and distribute dividends; amend
the Articles of Association, and approve the Annual
Report. As holder of the Series A Dwiwarna stock,
the Government has the exclusive right to approve
mergers, acquisitions and divestment, or to liquidate
the Company, based on decisions of the AGMS or
EGMS. The AGMS is held annually, while an EGMS
can be convened whenever necessary.
DEWAN
Sesuai dengan hokum yang berlaku di Indonesia, TELKOM
memiliki struktur dewan dengan dua tingkat, yang terdiri
dari Dewan Komisaris dan Direksi.
Dewan Komisaris
Dewan Komisaris terdiri dari Komisaris Utama dan empat
Komisaris lainnya, dua diantaranya adalah independen.
Dewan Komisaris bertanggung jawab untuk melakukan
pengawasan dan memberikan saran kepada Direksi
atas pengelolaan Perusahaan, termasuk perencanaan
dan pengembangan, operasional dan penganggaran,
kepatuhan dan tata kelola perusahaan dan penerapan
keputusan RUPST. Direksi bertanggung jawab kepada
RUPST. Rapat Dewan Komisaris diadakan sebulan sekali
dan juga setiap saat apabila dibutuhkan. Rapat gabungan
antara Dewan Komisaris dan Direksi diadakan dua kali
sebulan. Di perseroan, tidak ada anggota Dewan komisaris
yang menjadi Direksi. (4.2, 4.3).
Komite-Komite di Bawah Dewan Komisaris
Dewan Komisaris dibantu oleh seorang Sekretaris serta
komite-komite berikut ini:
Komite Audit
Komite Audit diatur dalam Piagam Komite Audit yang
secara berkala dievaluasi dan diperbaiki untuk memastikan
kepatuhan terhadap peraturan Bapepam-LK dan SEC serta
peraturan relevan lainnya. Selama tahun 2009 Perusahaan
tidak melakukan perubahan apapun. Piagam menegaskan
tanggung jawab Komite Audit sebagai berikut:
• mengawasi proses pelaporan keuangan perusahaan
atas nama Dewan Komisaris;
• Merekomendasikan pilihan atas auditor eksternal
ke p a d a D ewa n Ko m i s a r i s . P e n u n j u k k a n a k h i r
tergantung dari persetujuan pemegang saham;
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 46
THE BOARD
In accordance with Indonesian law, TELKOM has
a two-tier board structure, comprising a Board of
Commissioners and a Board of Directors.
Board Of Commissioners
The BoC comprises the President Commissioner and four
other Commissioners, two of whom are independent.
The BoC is responsible for exercising oversight and
providing advice to the BoD on its management of
the Company, including in the areas of planning and
development, operations and budgeting, compliance
and corporate governance, and implementing the
decisions of the AGMS. The BoD is accountable to
the AGMS. The BoC meets at least once a month and
at any other time deemed necessary. Coordination
meetings between the BoC and the BoD are held
twice monthly. (4.2, 4.3) .
Board of Commissioners’ Committees
The BoC is assisted by the BoC Secretary as well as
the following committees:
Audit Committee
The Audit Committee is governed by the Audit Committee
Charter, which is regularly reviewed and updated to ensure
compliance with the Bapepam-LK and SEC requirements
and other relevant regulations. No amendments were
made during 2009. The Charter specifies that the Audit
Committee is responsible for:
• overseeing the Company’s financial reporting
process on behalf of the BoC;
• recommending the selection of the external auditor
to the BoC. The final appointment is subject to
shareholders’ approval;
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:18:57 AM
Transformasi Perusahaan/Tata Kelola Perusahaan
Corporate Transformation/Corporate Governance
• mengadakan rapat secara berkala dengan auditor
internal dan eksternal untuk membahas hasil evaluasi
mereka atas pengendalian rencana kerja audit dan
non-audit, penemuan-penemuan mengenai lemahnya
pengendalian internal atas pelaporan keuangan dan
evaluasi dari laporan keuangan konsolidasian.
• melaksanakan tugas tambahan yang diberikan oleh
Dewan Komisaris, khususnya dalam bidang yang
berkaitan dengan akuntansi dan keuangan serta
kewajiban terkait dengan SOA.
Berdasarkan peraturan Bapepam-LK, komite audit
TELKOM harus dikepalai oleh salah satu dari Komisaris
Independen dan memiliki sedikitnya dua anggota
independent, yang salah satu anggotanya memiliki
keahlian di bidang akuntansi dan/atau keuangan. Pada
tahun 2009, Komite Audit terdiri dari tujuh anggota: Arif
Arryman (Ketua); Salam (Sekretaris); P Sartono (Komisaris
Independen); Bobby A.A. Nazief (Komisaris); M. Ghazali
Latief; Sahat Pardede, ahli akunting dan keuangan; dan
Jarot Kristiono. (4.3).
Komite Evaluasi dan monitoring perencanaan
dan risiko
Komite Evaluasi dan Monitoring Perencanaan dan Risiko
atau “KEMPR” (sebelumnya Komite Pengkajian dan
Perencanaan Risiko), dibentuk untuk melakukan kajian
atas rencana jangka panjang dan rencana tahunan
Perusahaan, memberikan rekomendasi kepada Dewan
Komisaris dan melakukan pengawasan dan pemantauan
atas implementasi dari rencana-rencana tersebut. Saat
ini, KPEPR terdiri dari delapan anggota: Mahmuddin Yasin
(Ketua); Bobby A.A. Nazief (Wakil Ketua); Ario Guntoro
(Sekretaris); P. Sartono; Arif Arryman; Adam Wirahadi;
Widuri Meintari Kusumawati; dan Rama Kumala Sari.
Semua, kecuali Yasin, Nazief, Arryman dan Sartono adalah
anggota indenpen eksternal. (4.3).
Komite Nominasi dan Remunerasi
Komite Nomisasi dan Remunerasi bertanggung jawab
untuk menentukan kriteria pemilihan dan proses nominasi
untuk jabatan strategis dalam Perusahaan berdasarkan
prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik;
membantu Dewan Komisaris dalam memilih calon untuk
jabatan strategis di Perusahaan; dan memformulasikan
sistem remunerasi untuk para Direktur berdasarkan
kewajaran dan kinerja. Saat ini Komite terdiri dari Tanri
Abeng, Komisaris Utama dan Ketua Komite; P. Sartono,
Komisaris Independen dan Sekretaris Komite; dan
Mahmuddin Yasin, Komisaris. (4.3).
TELKOM berkewajiban
untuk melindungi
kepentingan
pemegang saham serta
stakeholders yang
merupakan kunci utama
dalam memberikan
layanan terbaik kepada
para pelanggan
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 47
45
• meeting regularly with the internal and external
auditors to discuss the scope and plans for both
audit and non-audit work, their findings on the
adequacy of internal controls over financial reporting,
and their evaluation of the consolidated financial
statements.
• carrying out additional tasks that are assigned by the
BoC on finance and accounting matters, as well as any
obligations related to the SOA.
Under Bapepam-LK rules, TELKOM’s audit committee must
be chaired by one of the Independent Commissioners
and have at least two other independent members,
one of whom must have accounting and/or finance
expertise. In 2009, the Audit Committee consisted
of seven members: Mr. Arif Arryman (the Chairman);
Mr. Salam (Secretary); Mr. P Sartono (an Independent
Commissioner); Mr. Bobby A.A. Nazief (Commissioner);
Mr. M. Ghazali Latief; Mr. Sahat Pardede, an accounting
and finance expert; and Mr. Jarot Kristiono. (4.3) .
The Planning and Risk Evaluation and
Monitoring Committee
The PREMC, previously the Planning and Risk
Assessment Committee, was established to review the
Company’s long-term plans and annual business plans,
make recommendations to the BoC, and supervise
and monitor the implementation these plans. The
PREMC currently consists of eight members: Mr.
Mahmuddin Yasin (Chairman); Mr. Bobby A.A. Nazief
(Deputy Chairman); Mr. Ario Guntoro (Secretary); Mr.
P. Sartono; Mr. Arif Arryman; Mr. Adam Wirahadi; Ms.
Widuri Meintari Kusumawati; and Ms. Rama Kumala
Sari. All except for Mr. Yasin, Mr. Nazief, Mr. Arryman
and Mr. Sartono are independent external members.
(4.3) .
Nomination and Remuneration Committee
The Nomination and Remuneration Committee is
responsible for devising the selection criteria and
a nomination process for strategic positions within
the Company, based on good corporate governance
principles; assisting the BoC in selecting candidates
for strategic positions in the company; and formulating
a remuneration system for the Directors based on
fairness and performance. The Committee currently
comprises Mr. Tanri Abeng, President Commissioner and
Committee Chairman; Mr. P. Sartono, an Independent
Commissioner and Committee Secretary; and Mr.
Mahmuddin Yasin, a Commissioner. (4.3) .
TEKLOM recognizes that
it has a responsibility to
act in the best interests
of its shareholders and
stakeholders, and that
this will be key both to
providing the best possible
service to customers
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:18:57 AM
46
Transformasi Perusahaan/Tata Kelola Perusahaan
Corporate Transformation/Corporate Governance
Direksi
Tanggung jawab utama Direksi adalah memimpin dan
mengelola Perusahaan, termasuk aset-asetnya, dibawah
pengawasan Dewan Komisaris. Sampai akhir 2009, Direksi
terdiri dari Direktur Utama, Direktur Keuangan, Direktur
Human Capital & General Affairs, Direktur Consumer,
Direktur Network & Solution, Direktur Enterprise &
Wholesale, Direktur IT & Supply dan Direktur Kepatuhan
& Manajemen Risiko.
Board Of Directors
The BoD’s chief responsibility is to lead and manage the
Company and manage its assets, under the supervision
of the BoC. At the end of 2009 the BoD consisted of
the President Director (CEO), Finance Director (CFO),
Human Capital & General Affairs Director, Consumer
Director, Network & Solution Director, Enterprise &
Wholesale Director, IT & Supply Director (CIO), and
Compliance & Risk Management Director.
Dalam menetapkan berbagai kebijakan dan inisiatif, Direksi
di bantu oleh delapan komite eksekutif dengan ketua dan
anggota yang merupakan karyawan TELKOM. Komite
ini terdiri dari Komite Etika & Human Capital; Komite
Corporate Social Responsibility (CSR); Komite Regulasi;
Komite Pengelolaan Anak Perusahaan; Komite Risiko,
Kepatuhan dan Revenue Assurance; Komite Treasury,
Keuangan dan Akuntansi; dan Komite Produk, Infrastruktur
dan Investasi.
In formulating its various policies and initiatives, the BoD
is assisted by eight executive committees, the chairs and
members of which are TELKOM employees. These are
the Ethics & Human Capital Committee; the Corporate
Social Responsibility (CSR) Committee; the Regulation
Committee; the Subsidiary Management Committee; the
Risk, Compliance and Revenue Assurance Committee;
the Costing, Tariff, Pricing & Marketing Committee; the
Treasury, Finance and Accounting Committee; and the
Product, Infrastructure and Investment Committee.
Komite CSR diketuai oleh Direktur Utama dan Wakil
Direktur Human Capital dan General Affairs. Komite ini
bertanggung jawab dalam merumuskan dan menyetujui
program dalam melaksanakan komitmen Perusahaan
untuk membuat perbaikan yang berkesinambungan
terhadap kualitas hidup bangsa.
The CSR Committee is headed by the CEO and Vice
Director of Human Capital and General Affairs. It is
responsible for formulating and approving programs
to execute the Company’s commitment to making
sustainable improvements to peoples’ quality of life.
KOMITE DIREKSI
Direksi secara kolektif bertanggung jawab pada
seluruh kegiatan operasi, termasuk membuat struktur
pengendalian internal, memastikan implementasi fungsi
audit internal pada seluruh aktivitas manajemen dan
mengambil tindakan yang didasarkan pada temuan
audit internal dan kesesuaiannya dengan kebijakan
dan petunjuk Dewan Komisaris. Dalam pelaksanaannya,
Direksi dibantu oleh beberapa komite eksekutif.
COMMITTEES OF THE BOARD OF DIRECTORs
Our BoD is collectively responsible for our entire
operation, including the creation of an internal control
structure, ensuring the implementation of the internal
audit function in every management activity and
taking action that is based on the findings of the
internal audit and is in accordance with the BOC’s
policy and guidance. In so doing, our BoD is assisted
by several executive committees.
Komite Eksekutif dibentuk oleh Direksi dan diperlukan
untuk menentukan atau menyetujui kebijakan yang
meliputi inisiatif bisnis. Direksi telah membentuk
delapan komite eksekutif. Kewenangan Anggota Komite
Eksekutif melekat pada posisi (ex officio) dan tidak dapat
didelegasikan.
The Executive Committees are formed by Directors
and are required to determine or approve policies
comprising initiatives. The Directors have formed eight
executive committees. The authority of an Executive
Committee member is attached to the position (ex
officio) and cannot be delegated.
Komite Eksekutif memiliki hak-hak dan tanggung jawab
sebagai berikut:
The Executive Committees have the following rights
and responsibilities:
• mengambil keputusan terhadap perjanjian transaksi
atau inisiatif bisnis untuk mempercepat proses
p e n g a m b i l a n ke p u t u s a n s e j a l a n d e n g a n g o o d
corporate governance dan prinsip kehati-hatian; dan
• mengembangkan strategi, arahan dan kebijakan yang
terkait dengan bisnis dan manajemen risiko.
• to decide transactional agreement authority or
business initiatives to accelerate the decisionm a k i n g p ro c e s s i n l i n e w i t h g o o d c o r p o ra t e
governance and prudential principles; and
• to develop strategy, directions and policies with
regard to business and risk management.
Ketua, wakil ketua dan anggota Komite Eksekutif tidak
independen, namun merupakan karyawan TELKOM. Dalam
pelaksanaan tugasnya Komite Eksekutif dapat memanggil
sumber-sumber yang independen untuk membantu
mereka dalam melaksanakan tugasnya.
The chairs, deputy chairs and members of the executive
committees are not independent, but are employees
of TELKOM. In the performance of their functions,
Executive Committees may call upon independent
sources to assist them in their duties.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 48
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:18:58 AM
Transformasi Perusahaan/Tata Kelola Perusahaan
Corporate Transformation/Corporate Governance
Komite-komite yang membantu Direksi
Komite-komite Eksekutif adalah Komite yang dibentuk
oleh Direksi melalui Keputusan Direksi, yang diberikan
kewenangan untuk menyetujui dan menetapkan kebijakan/
kegiatan operasional yang memerlukan persetujuan 2
(dua) Direktur atau lebih, atau yang merupakan eskalasi
dari satu atau beberapa Direktur.
Committees that assist the Board of Directors
An Executive Committee is a committee formed by the
Board of Directors through a Decree of the Board of
Directors, which is given the authority to determine
and approve policies and operational activities that
require the approval of two or more Directors, or
escalation of one or several Directors.
Komite Eksekutif yang berhubungan dengan penerapan
GCG adalah:
The Executive Committees related to the application
of good corporate governance are:
a. Komite Etika & SDM adalah Komite Eksekutif yang
mempunyai kewenangan untuk menyetujui dan
menetapkan kebijakan di bidang Sumber Daya
Manusia (SDM), penerapan dan penegakan Good
Corporate Governance, etika perusahaan dan disiplin
pegawai. Komite ini diketuai oleh Direktur Utama dan
beranggotakan Direktur HCGA, Direktur Keuangan,
Direktur Compliance & Risk Management dan VP HR
Policy atau VP Organization Development.
a. The Ethics & Human Capital Committee, which has the
authority to approve and determine policies on human
capital, the application and enforcement of good
corporate governance, corporate ethics and employee
discipline. This Committee is chaired by the President
Director which members consist of the Director of Human
Capital and General Affair, the Director of Finance, the
Director of Risk and Compliance, and VP of Human
Resource Policy or Vice President of Organizational
Development.
b. Komite Corporate Social Responsibility (CSR) adalah
Komite Eksekutif yang mempunyai kewenangan untuk
menyetujui dan menetapkan kebijakan/kegiatan
operasional terkait CSR;
c. Komite Regulasi adalah Komite Eksekutif yang
mempunyai kewenangan untuk menyetujui dan
menetapkan rancangan/usulan regulasi dan corporate
position atas isu regulasi;
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 49
47
b. The Corporate Social Responsibility (CSR) Committee,
which has the authority to approve and determine
policies and operational activates related to CSR.
c. The Regulation Committee, which has the authority to
approve and determine proposals or draft regulations
and the corporate position on regulatory issues.
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:19:13 AM
48
Transformasi Perusahaan/Tata Kelola Perusahaan
Corporate Transformation/Corporate Governance
d. Komite Pengelolaan Anak Perusahaan adalah Komite
Eksekutif yang mempunyai kewenangan untuk:
d. The Subsidiary Management Committee, which has
the authority to:
• memberikan persetujuan atau menetapkan rencana
strategis, arah dan kebijakan yang terkait dengan
pengelolaan bisnis dan pengelolaan risiko di Anak
Perusahaan;
• memberikan persetujuan transaksional dan/atau
inisiatif-inisiatif bisnis yang terkait dengan Anak
Perusahaan, dalam rangka percepatan proses
pengambilan keputusan dengan menerapkan
praktik pengelolaan perusahaan yang baik (good
corporate governance) dan prinsip kehati-hatian;
• memberikan persetujuan atas usulan tindakan
Direksi Anak Perusahaan yang berdasarkan
ketentuan Anggaran Dasar Anak Perusahaan harus
mendapat persetujuan tertulis terlebih dahulu
dari Perusahaan sebagai pemegang saham Anak
Perusahaan;
• memberikan persetujuan atas rencana corporate
action yang akan dijalankan di Anak Perusahaan,
seperti penambahan dan pengurangan modal
(emisi saham baru/capital injection/equity call/
divestasi) di Anak Perusahaan, merger & akuisisi;
• memberikan persetujuan atas usulan agenda RUPS
Anak Perusahaan yang diajukan secara tertulis oleh
Direksi, Dewan Komisaris atau pemegang saham
yang berdasarkan ketentuan Angaran Dasar Anak
Perusahaan berhak mengajukan agenda RUPS
Anak Perusahaan yang akan dibahas dalam RUPS
Anak Perusahaan;
• memberikan persetujuan atas rencana keputusan
RUPS Anak Perusahaan yang akan disampaikan
oleh wakil/kuasa Perusahaan sebagai pemegang
saham dalam RUPS Anak Perusahaan, termasuk
m e n e t a p ka n p e n g g u n a a n l a b a b e r s i h A n a k
Perusahaan, menetapkan komponen dan besaran
remunerasi dan/atau kompensasi yang diberikan
kepada anggota Direksi dan anggota Dewan
Komisaris Anak Perusahaan, yang berdasarkan
ketentuan Anggaran Dasar Anak Perusahaan
memerlukan persetujuan Perusahaan sebagai
pemegang saham; dan
• melakukan uji kepatutan dan kelayakan terhadap
calon anggota Direksi dan/atau calon anggota
Dewan Komisaris Anak Perusahaan yang berasal
dari luar Perusahaan.
• approve or determine strategic plans, direction
and policy related to the management of the
business and the management of risks in the
subsidiaries;
• approve business transactions and/or initiatives
related to the subsidiaries, in order to expedite
the decision-making process by applying good
corporate governance practices and prudential
principles;
• a p p rove p ro p o s e d a c t i o n s o f t h e B o a rd o f
Directors of a subsidiary that, according to the
Articles of Association of the subsidiary must
have prior written approval from the Company
as the subsidiary’s shareholder;
• a p p rove co r p o ra te a c t i o n s p l a n n e d by t h e
subsidiaries, such as adding or reducing capital
(new share issue/capital injection/equity call/
divestment) in the subsidiaries, or mergers &
acquisitions;
• approve items proposed for a subsidiary’s AGMS
agenda that are submitted in writing by the
Board of Directors, Board of Commissioners or
shareholders who, according to the provisions
of the Articles of Association of the subsidiary
are entitled to propose items for the agenda
of the AGMS of the subsidiary;
• approve the planned decisions of the AGMS of a
subsidiary that will be conveyed by the deputy
or proxy of the Company as a shareholder at
t h e s u b s i d i a r y ’s AG M S , i n c l u d i n g d e c i s i o n s
on the use of the subsidiary’s net profit, the
components and amount of the remuneration
and/or compensations awarded to the members
of the Board of Directors and members of the
Board of Commissioners of the subsidiary, which,
a cco rd i n g to t h e p rov i s i o n s o f t h e A r t i c l e s
of Association of the subsidiary, require the
approval of the Company as the shareholder,
and
• conduct fit and proper tests on candidates
for the Board of Directors and/or Board of
Commissioners of the subsidiary who are from
outside our Company.
e. Komite Risiko, Kepatuhan dan Revenue Assurance
adalah Komite Eksekutif yang mempunyai kewenangan
untuk menyetujui dan menetapkan kebijakan/inisiatif
pengelolaan risiko antara lain:
• m e n e t a p k a n r i s k p r o f i l e d a n r i s k a p p e t i t e
perusahaan;
• menetapkan kebijakan pengelolaan risiko dan
kepatuhan;
• mengeliminasi proses bisnis yang tidak efisien,
penguatan pengendalian internal dan mitigasi
risiko;
• mengawasi efektivitas proses Revenue Assurance;
dan
• merekomendasikan pencegahan maupun perbaikan
potensi kobocoran pada siklus pendapatan.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 50
e. The Risk, Compliance and Revenue Assurance
Committee, which has the authority to approve and
determine policies/initiatives on risk management,
including:
• determining our risk profile and risk appetite;
• determining policies on risk management and
compliance;
• e l i m i n a t i n g i n e f f i c i e n t b u s i n e s s p ro ce s s e s ,
strengthening internal control and mitigating
risks;
• s u p e r v i s i n g t h e e f f e c t i ve n e s s o f R e ve n u e
Assurance; and
• recommending actions to prevent or rectify the
potential for leaks in the revenue cycle.
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:19:13 AM
Transformasi Perusahaan/Tata Kelola Perusahaan
Corporate Transformation/Corporate Governance
Komite eksekutif lainnya yang tidak terkait langsung
dengan penerapan GCG adalah Komite Costing, Tariff,
Pricing & Marketing, Komite Treasury, Keuangan dan
Akuntansi (disingkat Komite Treasury & Keuangan) dan
Komite Produk, Infrastruktur dan Investasi (disingkat
Komite Investasi).
Kompensasi
Setiap Komisaris berhak mendapat honorarium bulanan
dan tunjangan lainnya serta tantiem berbasis kinerja yang
besarannya ditentukan oleh pemegang saham pada saat
RUPST. Komisaris juga berhak untuk mendapat tantiem
secara penuh pada akhir jabatannya sesuai dengan ketentuan
hukum yang berlaku bagi perusahaan milik negara.
Setiap Direktur mendapat gaji bulanan dan tunjangan
lainnya (termasuk tunjangan pensiun) serta tantiem
tahunan berbasis kinerja yang ditentukan oleh pemegang
saham pada saat RUPST. Tantiem dan insentif dimasukkan
kedalam anggaran tahunan berdasarkan atas rekomendasi
para Direktur dan harus mendapat persetujuan dari Dewan
Komisarif dan pemegang saham.
Sesuai KEP-100/MBU/2002 tentang penilaian tingkat
kesehatan BUMN bahwa TELKOM yang termasuk BUMN
infrastruktur dinilai kinerjanya dalam 3 aspek: keuangan
(bobot 50); operasional (bobot 35); dan administrasi
(bobot 15). Tantiem Direksi dipengaruhi juga oleh
pencapaian kinerja sosial dan lingkungan yang memiliki
bobot 6% dalam penilaian kinerja di aspek administrasi
yaitu kinerja efektivitas penyaluran dana kemitraan 3% dan
tingkat kolektibilitas pengembalian pinjaman 3%. (4.5).
Komunikasi dan Pengungkapan
Kebijakan dan pengendalian pengungkapan TELKOM
seperti yang ditetapkan oleh SOX Bab 302 berdasarkan
Keputusan Direksi No. 13/2009 dan dirancang untuk
memberikan keyakinan bahwa semua informasi yang
diungkapkan kepada pemegang saham, stakeholder,
bursa, regulator dan pihak terkait lainnya telah disusun,
diperiksa, dicatat, diproses dan diringkas secara
terpercaya dan tepat dan disampaikan secara tepat
waktu dan sesuai dengan peraturan internal dan eksternal.
Direktur Utama dan Direktur Keuangan bertanggung
jawab secara penuh dalam menentukan, memelihara dan
mengevaluasi efektivitas dari prosedur dan pengendalian
pengungkapan. Dalam menjalankan tugas ini, Direktur
Utama dan Direktur Keuangan mendapat bantuan dari
Komite Pengungkapan.
Komite Corporate
Social Responsibility
(CSR) adalah Komite
Eksekutif yang
mempunyai kewenangan
untuk menyetujui dan
menetapkan kebijakan/
kegiatan operasional
terkait CSR
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 51
49
Other executive committees that are not directly related
to the application of good corporate governance are
the Costing, Tariff, Pricing & Marketing Committee,
the Treasury, Finance and Accounting Committee
(“Treasury & Finance Committee”) and the Product,
Infrastructure and Investment Committee (“Investment
Committee”).
Compensation
Each Commissioner is entitled to a monthly honorarium
and other allowances, as well as an annual performancebased bonus, the amount of which is determined
by the shareholders at the AGMS. Commissioners
are also entitled to a lump-sum bonus at the end of
their term, in accordance with the legal provisions
governing state-owned companies.
Each Director receives a monthly salary and other
allowances (including pension benefits), as well as an
annual performance-based bonus, determined by the
shareholders at the AGMS. Bonuses and incentives
are budgeted annually on the recommendation of
the Directors and subject to the approval of the BoC
and the shareholders.
Sesuai KEP-100/MBU/2002 tentang penilaian tingkat
kesehatan BUMN bahwa TELKOM yang termasuk BUMN
infrastruktur dinilai kinerjanya dalam 3 aspek: keuangan
(bobot 50); operasional (bobot 35); dan administrasi
(bobot 15). Tantiem Direksi dipengaruhi juga oleh
pencapaian kinerja sosial dan lingkungan yang memiliki
bobot 6% dalam penilaian kinerja di aspek administrasi
yaitu kinerja efektivitas penyaluran dana kemitraan 3% dan
tingkat kolektibilitas pengembalian pinjaman 3%. (4.5).
Communication and Disclosure
TELKOM’s disclosure controls and policies as required
by SOX Section 302 are based on BoD Decree No.
13/2009, and are designed to provide assurance that
all information disclosed to shareholders, stakeholders,
exchanges, regulators and other interested parties
has been compiled, checked, recorded, processed,
and summarized reliably and accurately, and delivered
on time and in compliance with both internal and
external regulations. The CEO and CFO have overall
re s p o n s i b i l i t y fo r e st a b l i s h i n g , m a i n t a i n i n g a n d
evaluating the effectiveness of the disclosure controls
and procedures. They are assisted by a Disclosure
Committee.
The Corporate Social
Responsibility (CSR)
Committee, which
has the authority to
approve and determine
policies and operational
activates related to CSR
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:19:14 AM
50
Transformasi Perusahaan/Budaya Korporasi dan Etika BIsnis
Corporate Transformation/Corporate Culture and Business Ethics
Budaya Korporasi dan
Etika Bisnis (4.6, 4.11)
Transformasi portofolio bisnis TELKOM mencakup seluruh
bisnis TIME (Telecommunications, Information, Media dan
Edutainment) telah mengakibatkan transformasi pada
infrastruktur, organisasi, sumber daya manusia dan budaya
TELKOM. Transformasi budaya ini diekspresikan melalui
penempatan logo baru Perusahaan yang diluncurkan pada
tahun 2009 sebagai “Life Confident” yang diartikulasikan
melalui pembaharuan nilai-nilai Perusahaan (Expertise,
Empowering, Assured, Progresive & Heart).
Etika Bisnis TELKOM
E t i k a B i s n i s T E L KO M t e l a h b e r ke m b a n g s e c a ra
internal dalam kurun waktu lebih dari dua dekade.
Mereka menjelaskan bahwa semua karyawan dan
manajemen Perusahaan diharapkan untuk memahami dan
menjalankan tindakan tersebut untuk memastikan bahwa
profesionalisme, kejujuran, kelayakan dan konsistensi
akan terdapat dalam semua transaksi dengan stakeholder
TELKOM (pelanggan, mitra, pemegang saham, pesaing
dan masyarakat umum). Selanjutnya, Etika Bisnis juga
memperjelas komitmen TELKOM untuk secara penuh
mematuhi semua undang-undang dan peraturan yang
berlaku. TELKOM adalah badan usaha milik negara yang
terkenal dan juga merupakan operator telekomunikasi
terdepan sehingga itu menjadi tanggung jawab sebagai
panutan dalam memelihara transparansi dan hubungan
yang saling mendukung dengan Pemerintah, baik sebagai
regulator industri dan juga sebagai pemegang saham
mayoritas TELKOM. Hal tersebut merupakan hal yang
penting untuk mencegah benturan kepentingan dan
menjaga kepentingan pemegang saham minoritas.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 52
Corporate Culture and
Business Ethics (4.6, 4.11)
The transformation of TELKOM’s business portfolio
to encompass the entire TIME (Telecommunications,
Information, Media and Edutainment) business has
entailed a transformation of TELKOM’s infrastructure,
o rg a n i z at i o n , h u m a n re s o u rce s a n d culture. The
cultural transformation is expressed through the
Company’s new brand positioning, revealed in 2009,
as “Life Confident”, which is articulated through the
rejuvenated Values (Expertise, Empowering, Assured,
Progressive & Heart).
TELKOM’s Business Ethics
TELKOM’s Business Ethics have evolved internally over
a period of more than two decades. They articulate
the conduct that all employees and officers of the
Company are expected to internalize and practice to
ensure professionalism, honesty, fairness and consistency
i n a l l t ra n s a c t i o n s w i t h T E L KO M ’s s t a ke h o l d e r s
(customers, partners, shareholders, competitors and
the public). Moreover, the Business Ethics underline
TELKOM’s commitment to full compliance with all
the prevailing laws and regulations. TELKOM is a
prominent state-owned enterprise and the country’s
leading telecommunications operator, and as such bears
the responsibility of being a role model in terms of
maintaining transparent and constructive relations with
the Government, both as the industry regulator and as
TELKOM’s majority shareholder. This is a critical factor
in preventing conflicts of interest and in protecting
the interests of minority shareholders.
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:19:25 AM
Transformasi Perusahaan/Budaya Korporasi dan Etika BIsnis
Corporate Transformation/Corporate Culture and Business Ethics
Semua karyawan diwajibkan untuk menandatangani
sebuah pernyataan atas kepatuhan mereka terhadap Etika
Bisnis dan dilakukan tes setiap tahunnya atas pemahaman
mereka mengenai konsep tersebut.
All employees are required to sign a statement of
their willingness to comply with the Business Ethics
and are tested every year on their understanding of
the concepts therein.
Untuk melengkapi dan memperkokoh Etika Bisnis yang
sesuai dengan ketentuan dalam SOA No. 406, Perusahaan
telah menetapkan sejumlah kebijakan dan tindakan
guna memastikan bahwa semua kegiatan operasional
berdasarkan praktek etika yang sehat.
To complement and reinforce the Business Ethics,
which are in line with the provisions of SOA Section
406, the Company has established a number of other
policies and measures to ensure that operations are
based on sound ethical practices.
Persetujuan Integritas
Integrity Pact
Kebijakan Persetujuan Integritas baru yang ditetapkan
pada tahun 2009, telah memperkokoh implementasi
GCG guna menjaga dari kemungkinan terjadinya selfdealing, kolusi dan nepotisme dalam transaksi yang
melibatkan pengadaan dan perdagangan dengan pihak
ketiga. Namun, Persetujuan Integritas tidak dibatasi oleh
hal-hal diatas, namun juga memperkuat yang lainnya,
kebijakan yang sudah ada, seperti, etika bisnis, bentrokan
kepentingan, larangan dalam memberikan hadiah dan
insider trading serta langkah-langkah untuk memastikan
kerahasiaan informasi dan integritas layanan.
Kebijakan Whistleblower (EC9)
Guna memastikan bahwa prinsip-prinsip GCG dan
nilai-nilai perusahaan diterapkan secara penuh, maka
Perusahaan membuat sebuah mekanisme whistleblower
untuk menjaga keamanan karyawan yang menyampaikan
keluhan atau laporan atas hal-hal yang melanggar
peraturan Perusahaan dan Kode Etik. Semua laporan yang
diterima oleh Komite Audit akan ditindaklanjuti dan akan
memeriksa lebih lanjut apabila diperlukan dan evaluasi
akan ditangani oleh Komite Penyelidikan Eksekutif. Internal
Audit juga dapat terlibat.
Pengelolaan Fraud (EC9)
Penilaian tahunan ICOFR Perusahaan mencakup penilaian
risiko fraud. Manajemen secara berkala bekerja sama
dengan unit-unit bisnis berupaya untuk mengurangi risiko
fraud dan meninjau dan memperkokoh kebijakan dan
proses bisnis untuk mencegah fraud.
Manajemen Risiko (EC9)
TELKOM berkomitmen untuk membentuk manajemen
risko yang efektif disemua unit bisnis dan beberapa tahun
sebelumnya telah menentukan sebuah rencana untuk
membuat manajemen risiko sebagai budaya dalam semua
operasional bisnis proses dan membuat manajemen risiko
sebagai mitra bagi semua unit operasional. Pemetaan,
penyusunan kebijakan dan membuat manajemen risiko
sebagai bagian penting dalam setiap proses bisnis telah
berhasil dicapai Perusahaan. Sementara itu, milestones
implementasi manajemen risiko yang masih tersisa dari
tahun 2009 sampai 2012 adalah sebagai berikut:
2009 : Memastikan manajemen risiko yang disiplin;
2010 : Membuat manajemen risiko sebagai bagian dari
budaya perusahaan;
2011 : Memastikan bahwa manajemen risiko dan
kepatuhan bekerja secara efektif;
2012 : Menjadi panutan untuk manajemen risiko dan
kepatuhan bagi industri telekomunikasi dan
badan usaha milik negara.
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 53
51
A new Integrity Pact policy, put in place in 2009, has
strengthened GCG implementation by helping to prevent
self-dealing, collusion and nepotism in transactions
related to procurement and other third party dealings.
However, the Integrity Pact is not restricted to these
issues, but also strengthens other, existing policies,
such as business ethics, conflict of interest measures,
prohibitions on gratuities and insider trading, and
measures to ensure information confidentiality and
service integrity.
Whistleblower Policy (EC9)
To ensure that GCG principles and corporate values
are implemented fully, the Company has put in place a
Whistleblower mechanism to help safeguard employees
who submit complaints or reports on violations of
Company rules and the Code of Ethics. All such reports
are received by the Audit Committee, which responds
to them and investigates further if necessary, while
evaluation is handled by the Executive Committee on
Investigation. The Internal Audit may also become
involved.
Fraud Management (EC9)
The Company’s annual ICOFR assessment includes
an assessment of fraud risk. Management regularly
collaborates with the business units to minimize fraud
risks and review and strengthen policies and business
processes to prevent fraud.
Risk Management (EC9)
T E L KO M i s co m m i t te d to e st a b l i s h i n g e f fe c t i ve
risk management in all business units, and several
years ago set out a roadmap towards instilling risk
management as a culture in all operational business
processes, and making risk management a partner
for all the Company’s operational units. Mapping,
formulating policies and making risk management an
essential part of each business process have already
been accomplished. The remaining milestones for
risk management implementation from 2009 to 2012
are as follows:
2009: Ensuring disciplined risk management;
2010 : Making risk management part of the corporate
culture;
2011 : Ensuring that risk management and compliance
are working effectively;
2012 : Becoming a role model for risk management and
compliance for both the telecommunications
industry and state-owned enterprises.
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:19:25 AM
52
Transformasi Perusahaan/Budaya Korporasi dan Etika BIsnis
Corporate Transformation/Corporate Culture and Business Ethics
Sebagai upaya dalam mencapai manajemen risiko yang
disiplin di tahun 2009, TELKOM membuat rencana
perusahaan dan kebijakan atas manajemen risiko
berdasarkan inisiatif berikut ini:
To work towards achieving disciplined risk management
in 2009, TELKOM built its corporate programs and
policies on risk management on the following key
initiatives:
• penilaian dan mitigasi risiko;
• penghapusan proses bisnis; dan
• peningkatan kebijakan.
• risk assessment and mitigation;
• business process elimination; and
• policy enhancement.
Untuk inisiatif pertama, TELKOM mengambil tindakan
untuk menilai dan mengurangi risiko pelaporan keuangan
dan risiko perusahaan. Tindakan pertama menyangkut
pembentukan pengendalian utama untuk menetapkan area
dan ruang lingkup audit. Sementara itu, penilaian risiko
perusahaan ditujukan untuk mengidentifikasi dan memitigasi
risiko terkait dengan pencapaian sasaran Perusahaan.
Empat kategori risiko perusahaan yang di nilai adalah: Risiko
Strategi, Risiko Operasional, Risiko Keuangan dan Risiko
Pasar. Tahapan dalam mengurangi risiko-risiko tersebut di
pantau oleh unit-unit kerja terkait dan disampaikan kepada
Direksi atau Komite Eksekutif apabila diperlukan.
For the first of these initiatives, TELKOM took measures
to assess and mitigate both financial reporting risks and
corporate risks. The former involved establishing key
controls to determine the areas and scope of audits,
while corporate risk assessment was aimed at identifying
and mitigating risks related the achievement of the
Company’s objectives. Four categories of corporate
risk were assessed: Strategic Risk, Operational Risk,
Financial Risk and Market Risk. Progress towards
mitigating all these risks was monitored with the
work units concerned, and brought to the BoD or the
Executive Committees when necessary.
Selain penilaian risiko yang baik, implementasi manajemen
r i s i ko m e m b u t u h ka n p ro s e s b i s n i s ya n g e f i s i e n .
TELKOM melakukan tinjauan dalam pemulihan bisnis
setiap tahunnya untuk mendapatkan semua masukkan
dan temuan dari lapangan, termasuk tindakan yang
dilakukan terhadap temuan yang didapat dari audit tahun
sebelumnya. Proses bisnis yang tidak efektif akan dibuat
menjadi lebih sederhana atau akan di hapus.
Apart from robust risk assessment, risk management
implementation demands efficient business processes.
TELKOM conducts an annual business remediation
review to capture input and findings from the field,
including action on the findings of the previous year’s
audit. Ineffective business processes are simplified
or eliminated.
TELKOM meningkatkan kebijakan manajemen risikonya
di tahun 2009 sehingga menjadi lebih fokus dalam
mempercepat proses pengambilan keputusan, inisiatif
bisnis, hubungan dengan pihak ketiga, termasuk
serikat buruh, dan pengelolaan bisnis non-organik. Hal
ini ditujukan untuk mendorong pertumbuhan sambil
menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian.
Fokus utama lainnya dari manajemen risiko adalah risiko
terkait tindak korupsi. Lima karyawan dari Unit Hukum
& Kepatuhan turut ambil bagian dalam Pelatihan Anti
Korupsi pada tahun 2009. (SO3). Unit Hukum & Kepatuhan
juga memberikan bantuan kepada karyawan yang terlibat
dengan kasus korupsi. (SO4). Tidak ada kejadian apapun
selama tahun 2009. Namun, delapan karyawan menjadi
tersangka dalam kasus tindak korupsi. (SO2).
Pada tahun 2009, TELKOM masih terlibat dalam dua
kasus terkait perilaku anti persaingan, anti-trust dan
praktek-praktek monopoli. Dalam kasus kepemilikan silang
oleh Temasek yang dimulai pada tahun 2007, TELKOM
dituduh melanggar Pasal 17 bab (1) dari Undang-undang
No.5/1999. Perusahaan terbukti bersalah oleh Pengadilan
Daerah dan harus membayar sanksi sebesar Rp15 miliar.
TELKOM telah mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi
atas keputusan ini. (SO7, SO8, PR9).
Pada kasus kedua dari tahun 2008, TELKOM dan
Telkomsel dituduh telah terlibat dalam kartel tariff SMS.
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menemukan
bahwa keduanya telah melanggar Pasal 5 Undang-undang
No.5/1999 dan mengenakan sanksi, masing-masing
sebesar Rp18 miliar dan Rp25 miliar. TELKOM telah
mengajukan banding ke Pengadilan Daerah Bandung atas
keputusan ini. (SO7, SO8, PR4, PR9).
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 54
TELKOM enhanced its risk management policies in
2009 to place a stronger focus on accelerating decision
making, business initiatives, relationships with third
parties, including unions, and managing non organic
business. This was aimed at enabling growth while
upholding prudential principles.
Another key focus of risk management is the risks
related to corruption. Five employees in the Legal
& Compliance Unit took part in Anti-Corruption
Training in 2009. (SO3) . The Legal & Compliance Unit
also provides assistance to employees involved in
corruption cases. (SO4) . No such action was taken in
2009. However, eight employees were suspected of
involvement in corrupt practices. (SO2) .
In 2009 the Company was still involved in two cases
related to anti-competitive behavior, anti-trust and
monopoly practices. In the Temasek cross-ownership
case, which began in 2007, TELKOM was accused of
violating Article 17 chapter (1) of Law No. 5/1999. The
Company was found guilty by the District Court and
ordered to pay compensation of Rp15 billion. TELKOM
has appealed against this verdict to the Supreme
Court. (SO7, SO8, PR9) .
In the second case, brought in 2008, TELKOM and
Telkomsel were accused of involvement in an SMS
price cartel. The Business Competition Supervisory
Commission (KPPU) found that the companies had
violated Article 5 of Law No. 5/1999 and fined them
Rp18 billion and Rp25 billion, respectively. TELKOM has
filed an appeal against this decision to the Bandung
District Court. (SO7, SO8, PR4, PR9) .
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:19:26 AM
Transformasi Perusahaan/Budaya Korporasi dan Etika BIsnis
Corporate Transformation/Corporate Culture and Business Ethics
Selama tahun 2009, TELKOM telah memeriksa dan
memperkokoh sistem pengendalian internal. Pengendalian
dan prosedur dalam sistem ini berdasarkan kerangka
kerja pengendalian internal COSO, Manajemen Risiko
Perusahaan COSO dan COBIT (Control Objectives for
Information and Related Technology) atau Pengendalian
Sasaran untuk Teknologi Informasi dan Hal-hal Tekait
Lainnya) terkait dengan pengendalian internal berbasis
teknologi informasi. Keandalan pengendalian internal
laporan keuangan pada tingkat korporasi dan tingkat
transaksi, juga diaplikasikan pada teknologi informasi.
Pada tingkat korporasi, Perusahaan memperkokoh
pengendaliannya dengan:
• memformulasikan kebijakan ICOFR dan pengungkapan
pengendalian dan prosedur yang sesuai dengan
SOA Nomor 404 dan 302 dan standar nasional dan
internasional lainnya;
• membangun komitmen untuk mengelola perusahaan
secara etis dengan menerapkan etika bisnis dan
kebijakan terkait;
• melakukan penilaian risiko dan profiling risiko secara
berkala sebagai bagian dari sistem pendeteksi dini;
dan
• melakukan audit atas efektivitas dari pengendalian
pada tingkat korporasi.
P a d a t i n g k a t t ra n s a k s i , T E L KO M j u g a t e l a h
memperkenalkan pengendalian melalui:
• merancang proses bisnis dengan pengendalian
berbasis risiko dan memastikan pemisahan
kewenangan yang jelas;
• fokus kepada disiplin kerja;
• mengupdate proses bisnis secara berkala agar tidak
ketinggalan dengan perubahan yang terjadi pada
kebijakan dan organisasi; dan
• m e l a k u k a n a u d i t t e r h a d a p e f e k t i v i t a s d a r i
pengendalian tersebut.
53
During the year TELKOM also reviewed and strengthened
the internal control system. The controls and procedures
that make up this system are based on the COSO
Internal Control framework, COSO Enterprise Risk
Management Framework, and COBIT (Control Objectives
for Information and Related Technology) related to
IT based internal control. The internal controls on the
reliability of the financial statements are applied at
the entity level and the transactional level, and are
also applied to IT.
At the entity level, the Company reinforced its entity
level controls by:
• formulating a policy on ICOFR and disclosure
controls and procedures pursuant in line with SOA
Sections 404 and 302 and other international and
national standards;
•building commitment to running the company
ethically by implementing business ethics and
related policies;
• co n d u c t i n g re g u l a r r i s k a ss e ss m e n t s a n d r i s k
profiling as part of an early detection system;
and
• auditing the effectiveness of these entity level
controls.
At the transactional level, TELKOM has also introduced
controls by:
• designing business processes with risk-based
controls and ensuring the clear separation of
authority;
• focusing on work discipline;
• regularly updating business processes to keep pace
with policy and organizational changes; and
• auditing the effectiveness of these controls.
On IT, the Company has introduced various control actions
at both the entity level and the general level.
Untuk teknologi informasi, Perusahaan telah
memperkenalkan berbagai tindakan pengendalian pada
tingkat korporasi dan juga pada tingkat umum.
TELKOM meningkatkan
kebijakan manajemen
risikonya di tahun 2009
sehingga menjadi
lebih fokus dalam
mempercepat proses
pengambilan keputusan,
inisiatif bisnis, hubungan
dengan pihak ketiga,
termasuk serikat buruh,
dan pengelolaan bisnis
non-organik
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 55
TELKOM enhanced
its risk management
policies in 2009 to place
a stronger focus on
accelerating decision
making, business
initiatives, relationships
with third parties,
including unions, and
managing non organic
business
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:19:26 AM
54
Transformasi Perusahaan/Budaya Korporasi dan Etika BIsnis
Corporate Transformation/Corporate Culture and Business Ethics
Terkait dengan pengelolaan risiko force majeur, TELKOM
telah melaksanakan rencana kelanjutan usaha dan
rencana pemulihan akibat bencana, dan kami juga
telah mengasuransikan semua aset guna melindungi
dari kerugian yang disebabkan oleh bencana alam atau
fenomena lain di luar kekuasaan TELKOM, polis asuransi
(PROPERTY ALL RISKS INSURANCE POLICY) Nomor
: NR.401.297.300.09.0001 melalui PT Jasindo dengan
nilai premi sebesar Rp219.800.000.000,-, jangka waktu
pertanggungan 01 Januari 2009 s.d. 01 Januari 2010.
Namun demikian tidak ada jaminan bahwa jaminan
asuransi akan cukup untuk mengganti kerugian potensial,
atau premi asuransi ini tidak akan bertambah secara
signifikan di masa mendatang atau bencana alam tidak
akan mengakibatkan gangguan yang material terhadap
kegiatan operasional TELKOM. Selanjutnya, gempa bumi
dahsyat, gangguan geologi lainnya atau bencana alam
yang disebabkan oleh cuaca di kota besar di Indonesia
dapat menyebabkan gangguan yang parah terhadap
ekonomi Indonesia dan mengurangi keyakinan para
investor. Salah satu dari kejadian ini dapat secara material
dan memberikan dampak negatif terhadap bisnis, kondisi
keuangan, hasil operasi dan prospek TELKOM. (EC2).
With regard to force majeure risks, TELKOM has
implemented a business continuity plan and a disaster
recovery plan. We have also insured our assets to
protect from any losses attributable to natural disasters
or other phenomena beyond our control, through
PT Jasindo, under policy number (PROPERTY ALL
RISKS INSURANCE POLICY) NR.401.297.300.09.0001,
at a premium of Rp219,800,000,000.- for the period
January 1, 2009 to January 1, 2010. However, there
is no assurance that this insurance cover will be
sufficient to cover the potential losses, that the
premium payable for these insurance policies upon
renewal will not increase substantially in the future,
or that natural disasters would not significantly
disrupt TELKOM’s operations. In addition, a significant
earthquake, other geological disturbance or weatherrelated natural disaster in a major Indonesia city
could severely disrupt the Indonesian economy and
undermine investor confidence. Any of these events
could materially and adversely affect TELKOM’s
business, financial condition, results of operations
and prospects. (EC2) .
Merek dagang, Hak CIPTa dan PaTen (PR4)
We have registered a number of intellectual properties,
consisting of trademarks, copyrights and patents,
with the Directorate General of Intellectual Property
Rights (Dir. Gen. IPR) of the Ministry of Justice and
Human Rights of the Republic of Indonesia. Our
intellectual property rights include (i) trademarks
for our corporate name, logo and certain services;
(ii) copyrights on computer programs and certain
research; and (iii) patents for services and product
innovation. Protecting these intellectual property
rights is important for the growth of our business.
TRADEMARKS, COPYRIGHTS AND PATENTS (PR4)
T E L KO M te l a h m e n d a f t a r k a n s e j u m l a h h a k
kekayaanintelektual yang terdiri dari merek dagang,
hak cipta dan paten di Direktorat jenderal hak kekayaan
intelektual Departemen kehakiman dan hak asasi manusia
republik indonesia. hak kekayaan intelektual TELKOM
meliputi (i) merek dagang untuk nama perseroan, logo
dan layanan tertentu (ii) hak cipta program-program
komputer dan hasil riset tertentu, dan (iii) paten untuk
inovasi produk dan layanan. melindungi hak kekayaan
intelektual tersebut sangat penting bagi pertumbuhan
bisnis TELKOM.
Nomor Pendaftaran Paten
No.
Patent Registration Number
Nomor Pendaftaran Paten
Patent Registration Number
Paten
Patent
1
P00200900009
Flexi Personal Info
2
P00200900379
Social Networking - dengan
menggunakan layanan nilai tambah
PSTN
Social Networking-based Value
Added PSTN Services
Status
Pemeriksaan Substantif
Substantive Patent
Pemeriksaan Substantif
Substantive Patent
3
P00200900679
Sistem Pendaftaran dan Keamanan
dengan menggunakan RFID
Registration and Security
System using RFID
Terdaftar di Direktorat Jendral Hak Atas
Kekayaan Intelektual (Ditjen HAKI)
Registered in Directorate General of
Intellectual Property Rights (Dir. Gen.
IPR)
4
P00200900680
Flexi Chatting
Terdaftar di Ditjen HAKI
Registered in Dir. Gen. IPR
5
P00200900658
Text Insertion melalui SMS
Text Insertion in SMS
Terdaftar di Ditjen HAKI
Registered in Dir. Gen. IPR
6
P00200900284
ONU Security Instrument
ONU Security Instrument
Terdaftar di Ditjen HAKI
Registered in Dir. Gen. IPR
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 56
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:19:27 AM
Transformasi Perusahaan/Hak Asasi Manusia
Corporate Transformation/Human Rights
Nomor Pendaftaran Hak Cipta
No.
1
Nomor Pendaftaran Hak Cipta
Copyright Registration Number
C00200P9004711
Copyrights Registration Number
Hak Cipta
Copyright Title
Status
Sistem Activity-Based Pricing (ABP)
untuk Manajemen Data Tarif dan
Simulasi Perhitungan Tarif dengan
menggunakan Web-Based
Activity-Based Pricing (ABP) System
for Tariff Data Management and WebBased Tariff Calculation Simulation
Terdaftar di Ditjen HAKI
Registered in Dir. Gen. IPR
2
C00200P9004712
Aplikasi Pengawasan Rumah
Home Monitoring Application
Terdaftar di Ditjen HAKI
Registered in Dir. Gen. IPR
3
C00200901819
Penilaian Teknologi: Sistem Keamanan
Paket Data pada jaringan Flexi
Technology Assessment: Data Packet
Security System on Flexi Network
Pemeriksaan Substantif
Registered in Dir. Gen. IPR
Sistem Diseminasi Informasi berbasis
VIPO
VIPO-Based Information
Dissemination System
Terdaftar di Ditjen HAKI
Registered in Dir. Gen. IPR
4
C00200P9004713
HAK ASASI MANUSIA
HUMAN RIGHTS
TELKOM menghargai
hak asasi manusia dan
hal tersebut tercermin
pada praktek rekrutmen
dan dalam lingkungan
tempat kerja. TELKOM
menerapkan praktek
non-diskriminasi
berdasarkan usia, jenis
kelamin, etnik, agama
atau afiliasi politik
TELKOM’s respect
for human rights
is also reflected in
its recruitment and
employment practices.
TELKOM practices
nondiscrimination on
the basis of age, gender,
ethnicity, religion, or
political affiliation
TELKOM menjunjung tinggi hak-hak asasi karyawannya
terkait dengan tempat kerjanya. TELKOM memberikan
dukungan penuh terhadap pembentukan sebuah serikat
pekerja, yaitu SEKAR, dan menghargai hak dari para
karyawan untuk mengekspresikan opini dan aspirasinya
secara bebas serta bertindak secara individu atau secara
kelompok melalui partisipasinya dalam salah satu serikat
pekerja tersebut. Seperti yang tertuang pada mukadimah
pokok pikiran 5k dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB)
III antara SEKAR dan TELKOM, sesuai dengan Konvensi
ILO 87 tahun 1948 mengenai kekebasan karyawan untuk
membentuk dan melindungi haknya untuk membentuk
s e b u a h o rg a n i s a s i . Pe r j a n j i a n te r s e b u t d i s a h ka n
Pemerintah Indonesia pada tanggal 5 Juni 1998, melalui
Keputusan Presiden No. 83/1998. TELKOM mendukung
kegiatan SEKAR dengan menyediakan fasilitas, pendanaan
dan ijin untuk penyelenggara SEKAR dan anggotanya
untuk menjalankan kegiatan serikat selama jam kerja
selama hal tersebut tidak melanggar peraturan yang
berlaku (Artikel 8 dan 9 dari PKB III). (HR5).
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 57
55
TELKOM recognizes and fully upholds the fundamental
rights of its employees in relation to the workplace.
T h e C o m p a n y h a s g i ve n i t s f u l l s u p p o r t t o t h e
establishment of an employee union, SEKAR, and
respects the rights of its employees to express their
opinions and aspirations freely and to act individually
or collectively through their participation in this
union. This is articluated in consideration 5k of the
Preamble to the Third Collective Work Agreement
(Perjanjian Kerja Bersama (PKB) III), between TELKOM
and SEKAR, in compliance with ILO Convention 87 of
1948 regarding workers’ freedom to organize and the
protection of their right to organize. This Convention
was ratified by the Government of Indonesia on June
5, 1998, through Presidential Decree No. 83/1998.
TELKOM supports SEKAR’s activities by providing
facilities, funds and permission for SEKAR organizers
and members to carry out union business during
agreed working hours provided that there is no
violation of prevailing rules and regulations (Articles
8 and 9 of PKB III). (HR5) .
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:19:27 AM
56
Transformasi Perusahaan/Hubungan Dengan Karyawan
Corporate Transformation/Relationship With Employees
TELKOM menghargai hak asasi manusia dan hal tersebut
tercermin pada praktek rekrutmen dan dalam lingkungan
tempat kerja. TELKOM menerapkan praktek nondiskriminasi berdasarkan usia, jenis kelamin, etnik, agama
atau afiliasi politik. TELKOM juga sangat taat terhadap
kebijakan untuk tidak memperkerjakan anak-anak dibawah
umur dan menetapkan usia minimum 18 tahun untuk
karyawan tetap maupun karyawan tidak tetap. Selanjutnya,
TELKOM tidak menerapkan praktek untuk mempekerjakan
karyawan secara paksa atau yang merupakan pemaksaan.
(EC7, HR1, HR6, HR7, SO6).
Sampai dengan laporan ini dibuat, TELKOM tidak pernah
melakukan kegiatan-kegiatan yang menentang ataupun
melakukan tindakan diskriminasi terhadap hak-hak asasi
manusia, hal ini menjadi kebijakan TELKOM seperti tertuang
dalam Keputusan Direktur No. KR. 08/2009. (HR4).
Para karyawan TELKOM, terutama yang terkait dengan
proses perekrutan, mendapat bimbingan secara rutin
mengenai praktek nondiskriminasi dan hak-hak asasi
manusia lainnya. Para anggota satuan pengamanan juga
menjalani pelatihan secara berkala tentang masalah-masalah
hak asasi manusia yang berkaitan dengan tugas mereka.
Sampai saat ini, tidak ada laporan atas TELKOM yang
melibatkan tindakan atau hal-hal lainnya yang melanggar hak
asasi masyarakat setempat dimana Perusahaan melakukan
kegiatan operasionalnya. (HR3, HR8, HR9).
Melalui anak perusahaannya, INFOMEDIA, TELKOM
mempekerjakan sejumlah orang cacat melalui skema
kontrak sementara dan pelatihan sambil bekerja. Rincian
dari karyawan kontrak untuk periode 2009-2010 adalah
sebagai berikut :
TELKOM’s respect for human rights is also reflected
in its recruitment and employment practices. TELKOM
practices nondiscrimination on the basis of age,
gender, ethnicity, religion, or political affiliation.
The Company also strictly adheres to a policy of
not employing minors, having applied a minimum
age of 18 for the recruitment of both permanent and
temporary employees. Moreover, the Company does
not engage in forced or compulsory labor practices.
(EC7, HR6, SO6) .
Until this report is made, TELKOM never do any
activities that oppose or take any discrimination acts
against human rights, it is becoming TELKOM policy, as
stated in Director decree No. KR. 08/2009. (HR4).
TELKOM’s employees, particularly those involved with
hiring, receive regular guidance on nondiscrimination
and other human rights practices. Security personnel
a l s o u n d e rg o p e r i o d i c t ra i n i n g o n h u m a n r i g h t s
issues in relation to their duties. There have been
no reports of TELKOM being associated in any way
with practices or matters that violate the rights of
indigenous people in the communities where the
Company operates. (HR3, HR8, HR9).
Through its subsidiary, INFOMEDIA, TELKOM employs
a number of people with disabilities on temporary
co n t ra c t s a n d o n - t h e - j o b t ra i n i n g s ch emes. The
details of these employee contracts in 2009-2010
are shown below :
Agen YPAC
Nama
Name
YPAC Agents
Status
Masa Kerja (Month)
Working Periods (Month)
Adi Mulyanto
KT
> 12 Bulan
17 Jun 09
16 Jun 10
Candra Yuda Wibawa
KT
4 Bulan
16 Jan 10
16 Apr 10
Masa Kontrak
Contract Periods
Dedi Siregar
PSB
< 1 Bulan
30 Apr 10
29 Jul 10
Hamzah
PSB
< 1 Bulan
30 Apr 10
29 Jul 10
Hendri Adin
PSB
< 1 Bulan
30 Apr 10
29 Jul 10
Musiran
PSB
< 1 Bulan
30 Apr 10
29 Jul 10
Heri
KT
4 Bulan
16 Jan 10
16 Apr 10
Ismed Hasan
KT
4 Bulan
16 Jan 10
16 Apr 10
Fitri Wahyuni
KT
4 Bulan
16 Jan 10
16 Apr 10
Aries Andri Yanto
KT
4 Bulan
16 Jan 10
16 Apr 10
KT: Kontrak Terbatas Limited Contract
PSB: Pelatihan Sambil Bekerja On-the-job training
Hubungan dengan Karyawan
Secara rutin perusahaan melakukan survei kepuasan
karyawan, sehingga perusahaan dapat menerima masukan
langsung dari karyawan untuk dapat meningkatkan
pelayanannya.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 58
Relationship with Employees
We r e g u l a r l y c o n d u c t e m p l o y e e s a t i s f a c t i o n
surveys in order to get direct feedback from the
employees that can be used as an input for service
improvement.
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:19:28 AM
Transformasi Perusahaan/Hubungan Dengan Karyawan
Corporate Transformation/Relationship With Employees
Pengelolaan Hubungan Karyawan
Pada bulan Mei 2000, karyawan TELKOM membentuk
serikat bernama “Serikat Karyawan TELKOM” atau
“SEKAR”. Pada bulan Mei 2006, beberapa karyawan
TELKOM membentuk serikat lain bernama “Serikat
Pekerja” atau “SP” sebagai alternatif di luar SEKAR.
Pembentukan SEKAR dan SP adalah sesuai dengan
Keputusan Presiden No. 83 tahun 1998 mengenai
ratifikasi Konvensi ILO No. 87 tahun 1948 mengenai
kebebasan berserikat dan perlindungan atas hak
m e m b e n t u k o rg a n i s a s i . (HR5) . Ke a n g g o t a a n p a d a
s e r i k a t t i d a k w a j i b s i f a t n ya . T E L KO M m eya k i n i
bahwa hubungannya dengan SEKAR cukup baik.
Pengelolaan hubungan kerja karyawan diatur melalui
Perjanjian Kerja Bersama (“PKB”) III tanggal 17 Juli
2007 yang memuat hak dan kewajiban Perusahaan,
karyawan dan SEKAR. Semua karyawan tetap (100%)
berada dibawah naungan PKB III. (LA.4).
Manajemen dan SEKAR belum dapat menyepakati
rumusan “uniformula” yang diusulkan dalam draft
PKB IV. Yang menjadi akar permasalahannya adalah
“perbedaan pemahaman implementasi Pasal 35 ayat
4 dari PKB III.” Pada intinya, pemberian Bantuan
Peningkatan Kesejahteraan (“BPK”) dengan tarif 2
kali THT berakhir pada 1 Januari 2009 dan mulai 1
Februari 2009 akan diberikan Manfaat Pensiun (“MP”)
dengan azas uniformula yang besarannya ditetapkan
atas kesepakatan antara Manajemen dan SEKAR.
Akibatnya, sampai saat ini belum adanya rumusan yang
pasti terhadap pembayaran Manfaat Pensiun dengan
azas Uniformula (Pasal 35 ayat 4 PKB III). Manajemen
memberikan Bantuan Manfaat Pensiun Sekaligus
(“BMPS”) sebagai solusi dari Manfaat Pensiun bagi
karyawan yang pensiun mulai 1 Februari 2009. Sejak
Desember 2009, program pembayaran BMPS telah
direalisasikan terhadap lebih dari 111 orang pensiunan
TELKOM yang pengajuannya telah diproses. (LA3).
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 59
57
EMPLOYEE RELATIONS MANAGEMENT
In May 2000, our employees formed a union named
“Serikat Karyawan TELKOM” or “SEKAR”. In May 2006,
several of our employees formed another union named
“Serikat Pekerja” or “SP” as an alternative to SEKAR. The
formation of each of SEKAR and SP is in accordance
with the Presidential Decree No. 83 of 1998 regarding
ratification of ILO Convention No. 87 of 1948 concerning
the freedom to form a union and the protection of the
right to form an organization. (HR5). Membership with
the unions is not compulsory. We believe that we have
good relations with both SEKAR.
Employee relations management is governed by
Collective Work Agreement (“CWA”) III dated July 17,
2007 which sets out the rights and responsibilities of
our Company, our employee and SEKAR. (LA.4).
Our Management and SEKAR have not yet agreed on
the “uniformula” proposed in the draft CWA (Collective
Work Agreement) IV. The main point of contention is
“a difference in interpretation of the implementation
of Article 35 chapter 4 of CWA III.” This essentially
states that the provision of B antuan Peningkatan
Kesejahteraan (“BPK”) or Pension Benefit with a
tariff of 2 times THT, ends on January 1, 2009 and
that, as of February 1, 2009, Pension Benefit will be
calculated on the uniformula principle and the amount
of which will be determined by agreement between the
Management and SEKAR. As a result, as yet there is
still no definitive formula for the payment of Pension
Benefit on the Uniformula Principle (Article 35 chapter
4 CWA III). Our management is providing Pension
Benefit Assistance (Bantuan Manfaat Pensiun Sekaligus,
or BMPS) as a solution for employees who retire on
or after February 1, 2009. As of December 2009, the
BMPS program has paid out pension benefits to more
than 111 retired TELKOM employees whose claims have
been processed. (LA3).
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:19:32 AM
58
Transformasi Perusahaan/Hubungan Dengan Karyawan
Corporate Transformation/Relationship With Employees
Profil SDM
HR PROFILE
Pada tanggal 31 Desember 2009, karyawan TELKOM dan
anak perusahaan berjumlah 28.750 orang, terdiri dari 23.154
karyawan TELKOM dan 5.596 karyawan anak perusahaan.
(2.8, LA1).
As of December 31, 2009, we had 28,750 employees,
of which 23,154 were employed by our Company, and
5,596 were employed by our subsidiaries. (2.8, LA1).
Th e t a b l e b e l ow s e t s fo r t h a b re a kd ow n o f o u r
employees by gender and position as of December
31, 2009:
Tabel di bawah ini menguraikan rincian karyawan TELKOM
dan anak perusahaan berdasarkan gender dan posisinya
pada tanggal 31 Desember 2009:
Profil Gender (LA13)
(LA13) Gender Profile
Pria
Man
Wanita
Women
Total
Manajemen Senior
143
12
155
Senior Management
Manajemen Madya
2.343
194
2.537
Middle Management
Pengawas
8.516
1.505
10.021
Supervisors
Lainnya
8.303
2.138
10.441
Others
Total
19.305
3.849
23.154
Total
Profil Jumlah Karyawan
Number Of Employees Profile
Jumlah Karyawan TELKOM
TELKOM employees
Manajemen Senior
Manajemen Madya
Pengawas
Jumlah Karyawan Anak Perusahaan
TELKOM
TELKOM’s Subsidiaries Employees
155
224
Senior management
2.537
597
Middle management
10.021
1.020
Supervisors
Lainnya
10.441
3.755
Others
Total
23.154
5.596
Total
Pada tanggal 31 Desember 2008, karyawan TELKOM
dan anak perusahaan TELKOM berjumlah 30.213 orang,
terdiri dari 25.016 karyawan TELKOM dan 5.197 karyawan
anak perusahaan. (LA1).
Pada tanggal 31 Desember 2007, karyawan TELKOM
dan anak perusahaan TELKOM berjumlah 32.465
orang, terdiri dari 25.361 karyawan TELKOM dan 7.104
karyawan anak perusahaan. Dalam rentang waktu 20052009, TELKOM mengalami penurunan jumlah karyawan
(tidak termasuk karyawan anak perusahaan) dengan
rata-rata tingkat penurunan sebesar 4,8% per tahun.
Penurunan tersebut merupakan keberhasilan TELKOM
dalam melakukan program multi-exit terutama program
pensiun dini selama periode tahun 2005 sampai dengan
tahun 2009. (LA2).
Pada tahun 2009, terdapat pengurangan karyawan
TELKOM (tidak termasuk anak perusahaan) sebanyak
1.862 orang atau sebesar 7,4%, terutama disebabkan
oleh program pensiun dini yang telah direvitalisasi dan
juga disebabkan oleh pensiun normal, pengunduran diri
atas permintaan sendiri, meninggal dunia dan lain-lain.
Manajemen yakin bahwa secara umum TELKOM memiliki
hubungan baik dengan para karyawan TELKOM dan
dengan serikat karyawan. (LA2).
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 60
As of December 31, 2008, we had 30,213 employees,
of which 25,016 were employed by our Company, and
5,197 were employed by our subsidiaries. (LA1) .
As of December 31, 2007, we had 32,465 employees,
of which 25,361 were employed by our Company, and
7,104 were employed by our subsidiaries. Between 2005
and 2009, the numbers of our employees (excluding
our subsidiaries’ employees) decreased by a compound
annual growth rate of 4.8%. This indicated the relative
success of our multi-exit programs, especially the
early retirement programs during the periods from
2005 to 2009. (LA2) .
In 2009, the number of TELKOM’s employees (excluding
our subsidiaries’ employees) decreased by 7.4%, or
1,862 people, primarily due to a revitalized early
retirement program, as well as normal retirement,
resignation, death and other reasons. Management
believes that we have a generally good relationship
with our employees and with the labor unions of
our employees. (LA2) .
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:19:33 AM
Pasca Sarjana Post Graduate
6.8%
6.0%
2008
2009
3.9%
4.2%
31- 45
44.5%
36.6%
> 45
51.5%
59.2%
< 30
10000
5000
0
2005
2006
2007
2008
2009
Transformasi Perusahaan/Hubungan Dengan Karyawan
Corporate Transformation/Relationship With Employees
Grafik Perubahan Komposisi Karyawan
Berdasarkan Pendidikan Dari
Perubahan Komposisi Karyawan
2008 Ke 2009 (LA1, LA13)
Berdasarkan Pendidikan dari
Shift Toward Higher-Educated Employees
2008 ke 2009
from 2008 to 2009 Chart (LA1, LA13)
Grafik Perubahan Komposisi Karyawan
Berdasarkan Kelompok Usia (LA1, LA13)
Shift in HR Composition by
Perubahan
Komposisi
Karyawan
(LA1, LA13)
Age
Group Chart
Berdasarkan Kelompok Usia
59
Grafik Jumlah Pegawai TELKOM
Mengalami Penurunan Dari
Tahun Ke Tahun (LA3)
TELKOM’s Employees
Decreased
Chart (LA3)
PERTUMBUHAN
PEGAWAI TELKOM MENGALAMI
PENURUNAN DARI TAHUN KE TAHUN
Rata-rata Penurunan 4,8%
CAGR 4.8%
30000
28.179
27.658
25.361
25.016
23.154
25000
20000
15000
2008
2008
10000
2009
2009
5000
2008
2009
Pra Kuliah Pre College
40,9%
37,8%
< 30
Lulusan Diploma Diploma Degree
2009
3,9%
4,2%
25,9%
26,3%
31- 45
44,5%
36,6%
Lulusan Universitas University Graduate 27,2%
29,1%
> 45
51,5%
59,2%
6,0%
6,8%
Pasca Sarjana Post Graduate
Tingkat Pendidikan (LA13)
Komposisi karyawan TELKOM berdasarkan tingkat
pendidikan untuk tahun 2009 adalah sebagai berikut:
•
•
•
•
2008
Pra kuliah sebanyak 8.751 orang (37,8%);
Lulusan (D1-D3) sebanyak 6.086 orang (26,3%);
Lulusan universitas sebanyak 6.733 orang (29,1%);
Pasca Sarjana sebanyak 1.584 orang (6,8%).
Dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2008, komposisi
karyawan TELKOM berdasarkan tingkat pendidikan
mengalami perubahan pada tahun 2009. Terdapat
penurunan persentase karyawan yang berpendidikan pra
kuliah, kenaikan persentase karyawan yang berpendidikan
lulusan diploma (D1, D2 dan D3) dan lulusan universitas
serta pasca sarjana. Hal ini menegaskan kesuksesan
kebijakan perekrutan karyawan yang kami lakukan saat ini
dan program pensiun dini bagi karyawan.
Usia (LA13, HR6)
Pada tahun 2009, karyawan yang berusia 45 tahun
atau lebih merupakan kelompok usia yang jumlahnya
terbesar di antara karyawan kami, yaitu sebanyak
13.710 orang (59,2%), sedangkan untuk usia 31-45 tahun
berjumlah 8.470 orang (36,6%), dan untuk usia di bawah
30 tahun sebanyak 974 orang (4,2%) dari seluruh total
karyawan TELKOM.
PeREKRUTAN KARYAWAN BARU
Keputusan Direksi TELKOM, Nomor : 14/PS200/COPB0011000/2008 Tanggal 5 Februari 2008 tentang
Pola Rekrutasi, Pasal 8, ayat (1) : pada prinsipnya
seluruh peserta rekrut harus berstatus Warga Negara
Indonesia, kecuali untuk Tenaga Kerja professional
tertentu yang memerlukan persyaratan khusus dan
tidak tersedia di dalam negeri, maka tenaga kerja
professional dapat berstatus bukan warga Negara
Indonesia (tenaga kerja asing/expatriate). (EC7) .
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 61
0
2005
2006
2007
2008
2009
Level of Education (LA13)
A breakdown of the educational background of our
company’s employees as of December 31, 2009 is
as follows:
•
•
•
•
pre-college 8,751 (37.8%);
diploma graduates (D1-D3) 6,086 (26.3%);
university undergraduates (S1) 6,733 (29.1%);
post-graduates (S2-S3) 1,584 (6.8%).
Compared to December 31, 2008, the composition
of our Company’s employees on the basis of their
education has changed in 2009 as follows: There was
a decrease in the percentage of pre college educated
personnel, an increase in diploma graduates (D1, D2
and D3), graduates and post graduates, signifying the
shift towards higher educated personnel, reflecting
the success of our current recruitment policy and
early retirement program offered to employees.
Age (LA13, HR6)
In 2009, those 45 years of age and above represented
the largest age group among our Company’s employees,
and accounted for 13,710 (59.2%) of our Company’s
total workforce. Employees who were between 3145 years of age accounted for 8,470 (36.6%) of our
Company’s total workforce. Employees who were
below 30 years of age accounted for 974 (4.2%) of
our Company’s total workforce.
RECRUITMENT OF NEW EMPLOYEES
Article 8, chapter (1) of the Decree of the Board of
Directors of TELKOM No. 14/PS200/COP-B0011000/2008
dated February 5, 2008 regarding Recruitment states
that, in principle, all recruits must be Indonesian
Citizens, except in the case of certain professional
positions that require specific qualifications and for
which there are no candidates available domestically,
fo r w h i c h a n o n - I n d o n e s i a n c i t i ze n (ex p at r i ate)
professional may be recruited. (EC7) .
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:19:34 AM
60
Transformasi Perusahaan/Hubungan Dengan Karyawan
Corporate Transformation/Relationship With Employees
U n t u k k a r y a w a n b a r u y a n g d i r e k r u t T E L KO M ,
perusahaan menetapkan persyaratan usia minimal 18
tahun (pasal 10 ayat 1) standar gaji dengan rasio 3:1
dibanding dengan gaji minimum regional setempat.
(EC5, HR1, HR6) .
KESEJAHTERAAN KARYAWAN
Remunerasi Yang Kompetitif
TELKOM tidak melakukan diskriminasi dalam hal
pemberian kompensasi bagi Karyawan TELKOM lakilaki dan wanita seperti gaji pokok dan gaji terkait
dengan tunjangan, bonus dan berbagai tunjangan,
termasuk program pensiun dan program pelayanan
kesehatan pasca kerja, tunjangan kesehatan untuk
m e re ka s e n d i r i d a n b e b e ra p a a n g g o t a ke l u a rg a
intinya, bantuan perumahan dan tunjangan tertentu
lainnya, termasuk yang terkait dengan kinerja unit.
(LA3, LA14).
Bonus dianggarkan terlebih dahulu dan diberikan pada
tahun berikutnya ketika bonus tersebut diakui (accrued).
Selama lima tahun terakhir, jumlah bonus tahunan berkisar
antara Rp186,4 miliar sampai Rp391,3 miliar. Bonus
tahun 2009 akan diberikan kepada seluruh karyawan
setelah selesainya audit laporan keuangan tahun 2009.
Besarnya bonus akan ditentukan dan disetujui pada
RUPS 2010 sebelum dibagikan kepada seluruh karyawan
sesuai tingkat posisi masing-masing. Untuk menjaga
agar remunerasi tetap kompetitif, TELKOM secara
periodik melakukan salary survey baik untuk tingkat top
manajemen ataupun karyawan. TELKOM merupakan
anggota tetap kelompok perusahaan yang mengikuti
pergerakan gaji sesuai dengan harga pasar.
Pensiun dan Manfaat Pensiun (LA3)
Usia pensiun untuk seluruh karyawan TELKOM adalah
56 tahun. TELKOM mensponsori dua program pensiun;
(i) manfaat pasti diperuntukkan untuk karyawan tetap
yang direkrut sebelum tanggal 1 Juli 2002 dan (ii)
program pensiun iuran pasti untuk semua pegawai
tetap lainnya. (ec3).
Program Pensiun Manfaat Pasti (ec3)
Besarnya pensiun untuk program pensiun manfaat pasti
didasarkan atas masa kerja, tingkat gaji pada saat pensiun
dan dapat dialihkan kepada tanggungan jika karyawan
tersebut meninggal. Sumber utama dana pensiun adalah
iuran dari karyawan dan TELKOM. Karyawan yang
berpartisipasi dalam program berkontribusi sebesar
18% dari gaji pokok (sebelum bulan Maret 2003, tingkat
kontribusi karyawan adalah sebesar 8,4%) dan TELKOM
memberikan kontribusi sisanya dari jumlah yang
diperlukan untuk mendanai program. Dalam program
pensiun manfaat pasti, manfaat pensiun minimum untuk
pensiunan sekitar Rp425.000 per bulan. Kontribusi
TELKOM untuk dana pensiun sebesar Rp700,2 miliar,
Rp889,1 miliar dan Rp889,1 miliar, masing-masing untuk
tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2007, 2008,
dan 2009.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 62
F o r n e w e m p l oye e s r e c r u i t e d b y T E L KO M , t h e
Company has stipulated a standard salary with a
ratio of 3:1 to the local minimum regional wage.
(EC5, HR1, HR6).
EMPLOYEE WELFARE
COMPETITIVE REMUNERATION
In general, our employees receive a base salary
and salary-related allowances, bonuses and various
benefits, including a pension plan and a postretirement health care plan, medical benefits for
themselves and for certain members of their immediate
family, housing allowance and other allowances and
benefits, including those tied to the performance
of their respective working units. (LA3, LA14) .
B o n u s e s a re b u d g e te d i n a d va n ce a n d a re p a i d
out in the year following that in which they were
accrued. Over the past five years, the size of the
annual bonus has ranged from Rp186.4 billion to
Rp391.3 billion. Bonuses for 2009 will be paid to
all employees after the completion of the 2009
audited financial report. The size of the bonus will
be determined and agreed on during the AGM in
2010 before distribution to all employees based
on their position and level. In order to maintain a
competitive remuneration standard, we periodically
carry out a salary survey for top management and
employees. We are a member of a corporate group
that follows the movement of the market price for
salaries.
PENSION AND PENSION BENEFITS
(LA3)
Our mandatory retirement age is 56. We sponsor
two pension plans: (i) a defined benefit pension
plan for permanent employees hired prior to July
1, 2002 and (ii) a defined contribution pension plan
for all other permanent employees. (ec3) .
DEFINED BENEFIT PENSION PLAN (ec3)
The amount of the pension entitlement under
the defined benefit pension plan is based on the
employee’s length of tenure and salary level upon
retirement and is transferable to dependents upon
t h e d e m i s e o f t h e e m p l oye e . Th e m a i n s o u rce s
for the pension fund are the contributions of us
and our employees. The participating employees
contribute 18% of basic salary (prior to March 2003
the employee contribution rate was 8.4%) and we
contribute the remaining amount required to fund
the plan. Under the defined benefit pension plan,
the minimum pension benefit for retired employees
i s a p p rox i m ate l y R p 4 2 5 ,0 0 0 p e r m o n t h . O u r
contributions to the pension fund were Rp700.2
billion, Rp889.1 billion and Rp889.1 billion for the
years ended December 31, 2007, 2008 and 2009
respectively.
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:19:35 AM
Transformasi Perusahaan/Hubungan Dengan Karyawan
Corporate Transformation/Relationship With Employees
Program Pensiun Iuran Pasti (ec3)
Program Pensiun Iuran Pasti disediakan untuk karyawan
tetap yang direkrut pada atau setelah tanggal 1 Juli 2002.
Pegawai mempunyai pilihan di antara berbagai yayasan
dana pensiun yang diakui dalam program ini. Kontribusi
tahunan Perusahaan untuk Program Pensiun Iuran Pasti
ditetapkan berdasarkan persentase tertentu dari gaji
peserta dengan jumlah sebesar Rp2.196,0 juta, Rp3.001,2
juta dan Rp3.841,4 juta, masing-masing pada tahun 2007,
2008 dan 2009.
DEFINED CONTRIBUTION PENSION PLAN (EC3)
The defined contribution pension plan is available to
employees hired with permanent status on or after July
1, 2002. Employees have a choice of several recognized
pension fund institutions under the plan. Our annual
contribution to the defined contribution pension plan
is determined based on a certain percentage of the
participants’ salaries and amounted to Rp2,196.0
million, Rp3,001.2 million and Rp3,841.4 million in
2007, 2008 and 2009 respectively.
Karyawan Perusahaan yang telah memenuhi masa
jabatan tertentu berhak menerima penghargaan
sejumlah uang kontan yang dibayarkan pada saat
karyawan yang dimaksud mengakhiri masa jabatan atau
pada saat pensiun.
Employees who complete a requisite numbers of
years of service are entitled to receive cash awards
at the time of their termination.
T E L KO M j u g a m e n ye d i a k a n m a n f a a t ke s e h a t a n
pasca pensiun untuk seluruh karyawan yang pensiun,
termasuk istri atau suami dan anak mereka. Ada dua
jenis pendanaan untuk manfaat kesehatan pasca
pensiun: (i) untuk karyawan yang dipekerjakan sebelum
tanggal 1 Nopember 1995 dan telah 20 tahun bekerja,
manfaat tersebut didanai oleh Yayasan Kesehatan
TELKOM (“Yakes”); (ii) untuk semua karyawan tetap
lainnya, sejak Agustus tahun 2008 manfaat tersebut
akan diberikan dalam bentuk tunjangan asuransi oleh
TELKOM. Kontribusi TELKOM untuk program yang
didanai Yakes adalah sebesar Rp900,0 miliar, Rp1.100,8
miliar dan Rp1.101,5miliar, masing-masing untuk tahuntahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2007,
2008, dan 2009. Kontribusi TELKOM untuk program
yang diberikan dalam bentuk asuransi sejak tahun 2009
berjumlah Rp22,8 miliar.
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 63
61
We also provide post-retirement healthcare benefits
for all retired employees, including their immediate
family. There are two types of funding for postretirement healthcare benefits: (i) for employees hired
before November 1, 1995 who have completed at least
20 years of service, such benefits are funded by the
TELKOM Healthcare Foundation (Yakes); (ii) for all
other employees, since August 2008, such benefits
are granted in the form of an insurance allowance
by us. Our contributions to the plan funded by the
TELKOM Healthcare Foundation were Rp900.0 billion,
Rp1,100.8 and Rp1,101.5 billion for the years ended
December 31, 2007, 2008 and 2009, respectively.
Our contributions to the plan granted in the form
of an insurance allowance during the year 2009
amounted to Rp22,8 billion.
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:19:36 AM
62
Transformasi Perusahaan/Pengembangan Karir/Pelatihan
Corporate Transformation/Career Development/Training
PENGEMBANGAN KARIR/PELATIHAN (LA3)
Pengembangan SDM TELKOM disesuaikan dengan strategi
bisnis Perusahaan, yang didasari oleh Corporate Strategy
Scenario (CSS), Rencana Induk Human Capital (RIHC),
Analisa Kebutuhan Pelatihan (AKP) serta transformasi
organisasi dan pertumbuhan keuangan.
Pada tahun 2009, TELKOM telah mengalokasikan dana
senilai Rp116,9 miliar untuk keperluan pelatihan dan
pendidikan per tahun setara dengan Rp2,95 juta dengan
rata-rata 33,15 jam atau 4,14 hari per peserta dari total
karyawan sebanyak 23.154 orang, dengan jumlah peserta
sebanyak 39.637 peserta. (LA10).
CAREER DEVELOPMENT/TRAINING (LA3)
T E L KO M ’s H R d eve l o p m e n t i s a l i g n e d w i t h t h e
Company’s business strategy, which is based on
the Corporate Strategy Scenario (CSS), the Master
P l a n f o r H u m a n C a p i t a l ( M P H C ) , t h e Tr a i n i n g
Needs Analysis (TNA), as well as organizational
transformation and financial growth.
In 2009, TELKOM allocated a total of Rp116.9 billion for
training and education. This represented an average
allocation per year of Rp2.95 million with 33.15 hours
or 4.14 days averages per attendees based on the
total number of 39,637 attendees, out of the total
workforce of 23,154 employees. (LA10) .
TELKOM fokus kepada pengembangan kepemimpinan dan
membangun kompetensi yang tercermin pada program
pendidikan dan pelatihan di tahun 2009, yang ditujukan
kepada:
TELKOM’s focus on developing leaders and building
competencies was reflected in the education and
training program for 2009, which was aimed at:
• Mengembangkan kepemimpinan;
• Mendukung sasaran strategis Perusahaan yang
dijelaskan dalam CSS dan rencana bisnis unit-unit usaha
TELKOM; dan
• Memperkecil kesenjangan kompetensi antara karyawan.
• Developing leadership;
• Supporting the Company’s strategic goals articulated
in the CSS and the business plans of TELKOM’s
business units; and
• Closing the competency gap among employees.
Pelatihan fungsi kompetensi diberikan kepada 38.372
karyawan yang fokus kepada pembentukan kompetensi
di bidang teknologi, pemasaran dan pengelolaan
telekomunikasi, informasi dan berbagai bisnis media. Selain
itu, sebanyak 1.121 karyawan turut mengambil bagian dalam
Program Pengembangan Kepemimpinan dengan mata
pelajaran mulai dari tingkat Supervisor sampai dengan
Senior Leader. Sementara itu, sebanyak 144 karyawan
mengikuti Program Pengembangan Talenta. (LA11, LA12).
Functional competency training was provided for
38,372 employees, focusing on building competencies
in the technology, marketing and management of
telecommunications, information and media businesses.
Another 1,121 employees took part in the Leadership
Development Program, with courses from Supervisor
to Senior Leader level, while 144 employees attended
the Talent Development Program. (LA11, LA12) .
Karyawan juga dapat mengikuti pengembangan secara
pribadi melalui program Pengelolaan Pengetahuan, yang
mana semua karyawan dapat mengakses dan berbagi ide,
konsep dan informasi. (LA11).
TELKOM mengadopsi program Pengelolaan Sumber
Daya Berbasis Kompetensi atau Competency Based
Human Resource Management (CBHRM) untuk mengukur
kinerja setiap karyawan, menentukan tingkat gaji dan
mengembangkan kompetensi. CBHRM juga membentuk
landasan untuk Direktori Kompetensi Perusahaan serta
Rencana Induk human capital. Rencana saat ini berjalan
sejak tahun 2008 sampai dengan 2012. (LA11).
Kegiatan CBHRM pada tahun 2009 difokuskan pada
beberapa area. Direktori Kompetensi dan panduan
pengembangan kompetensi juga diperbaharui guna
mendukung transformasi bisnis Perusahaan. Perangkat
Pengelolaan Kinerja juga di evaluasi dan di perbaiki. (LA11).
Agar tercermin pada komitmen Perusahaan dalam
memastikan bahwa pengembangan karir yang berdasarkan
prinsip-prinsip akuntabilitas, kewajaran dan keterbukaan,
TELKOM telah membentuk unit Career Development. Unit
ini bertugas untuk mengembangkan talenta karyawan
yang sejalan dengan strategi pengembangan human
capital Perusahaan serta memastikan bahwa karyawan
mendapat peluang untuk mengembangkan kompetensi
yang dibutuhkan. (LA11).
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 64
Employees can also take advantage of self-directed
development via the Knowledge Management program,
through which all employees can access and share
ideas, concepts and information. (LA11) .
TELKOM has adopted the Competency Based Human
Resource Management (CBHRM) program to measure
the performance of individual employees, define
salary grades, and develop competencies. CBHRM
also forms the basis of the Company’s Competency
Directory and its human capital Master Plan. The
current Plan runs from 2008 to 2012. (LA11) .
CBHRM activities in 2009 were focused on several
areas. The Competency Directory and competency
development guidelines were updated to support
the Company’s business transformation. Performance
Management tools were also evaluated and improved.
(LA11) .
Reflecting the Company’s commitment to ensuring
opportunities for career development based on the
principles of accountability, fairness and transparency,
TELKOM established a Career Development unit. This
unit is tasked with developing talented employees in
line with the Company’s human capital development
strategy, ensuring that they have opportunities to
develop the competencies needed. (LA11) .
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:19:36 AM
Transformasi Perusahaan/Pengembangan Karir/Pelatihan
Corporate Transformation/Career Development/Training
Para karyawan pada akhirnya akan dimasukkan kedalam
talent pool yang menjadi sumber dalam mengisi posisi
strategis. Identitas karyawan dalam talent pool dan proses
seleksi untuk posisi tertentu dilakukan dengan mekanisme
yang obyektif, terbuka dan wajar. (LA11).
63
These employees may eventually be placed into
the talent pool from which personnel for strategic
positions are sourced. The identification of employees
for the talent pool, and their selection for certain
positions, are based on objective, transparent and
fair mechanisms. (LA11) .
Realisasi Pelaksanaan Program Pelatihan 2009 (HR3)
(HR3) Realization Of 2009 Training Programs
Group
Sub Group
Program
Programs
Leadership Development Program
LD for Basic Level
SLTP Fundamental
LD for Mid Level
Realisasi 2009
2009 Realization
486
Branch Manager Program
131
Suspim 1 35 B
180
Public Leadership Program for Mid Level
LD for Senior Leader
Suspim 1 35 A
FLTP
74
Commander Training
35
Public Leadership for SL/BoD
Functional Development Program
New Wave Dev. Program
97
New Wave for Technical
4.505
New Wave for Sales Et Services
37
New Wave for Middle Management
594
New Wave for Senior Leader
402
Project Training
Closing Gap Competency
1.979
Functional Stream
29.758
Education
44
Certification
Talent Development Program
1.053
TDP for Mid Level
Training TDP for Mid Level
TDP for Senior Leader
Training TDP for SL
47
97
Jumlah
39.637
Pelatihan Satuan Pengamanan (HR8)
Pelatihan
Training
(HR8) Security Force Training
Tanggal
Date
Peserta Pelatihan
Numbers of Attendees
Simulasi Evakuasi Bencana Korban Gempa Tahap I
31 Oktober 2009
89 Orang Anggota Satuan Pengamanan
Simulasi Evakuasi Bencana Korban Gempa Tahap II
21-nov-09
89 Orang Anggota Satuan Pengamanan
Outbond Gelombang I
24 Januari 2010
59 Orang Anggota Satuan Pengamanan
Outbond Gelombang II
25 Januari 2010
61 Orang Anggota Satuan Pengamanan
CBHRM juga
membentuk landasan
untuk Direktori
Kompetensi Perusahaan
serta Rencana Induk
human capital
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 65
2
116
CBHRM also forms the
basis of the Company’s
Competency Directory
and its human capital
Master Plan
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:19:37 AM
64
Transformasi Perusahaan/Pengelolaan Kesehatan Karyawan
Corporate Transformation/Employee Health Management
Pengelolaan keSehatan
karyawan (LA3)
T E L KO M m e m b e r i k a n l a y a n a n k e s e h a t a n b a g i
karyawannya melalui Yayasan Kesehatan (“Yakes”)
TELKOM. Aktivitas utama Yakes adalah menyelenggarakan
kebutuhan kesehatan karyawan dan pensiunan beserta
keluarga intinya.
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2009, Yakes
TELKOM memiliki fasilitas pelayanan sebanyak 947 layanan
kesehatan yang terdiri dari 17 sarana pelayanan kesehatan
dan 930 fasilitas kesehatan yang diselenggarakan
melalui kerja sama dengan mitra kesehatan, seperti
dokter, spesialis kesehatan, rumah sakit, apotik, klinik,
laboratorium, optik dan lainnya.
Karyawan dan pensiunan TELKOM beserta keluarganya
yang menjadi peserta Yakes berjumlah 149.707 orang
pada akhir tahun 2009, menurun sejumlah 9.644 orang
dibandingkan pada akhir tahun 2008. Penurunan ini
terjadi karena telah berakhirnya masa keanggotaan Yakes
yang disebabkan karena karyawan yang bersangkutan
meninggal atau umur progresif di luar batas usia yang
telah ditetapkan.
keselamatan Dan
kesehatan kerja (k3)
Pada tahun 2009 pengelolaan K3 tetap fokus pada
penanganan zero accident. Penilaian K3 ini dilakukan
s e t i a p t a h u n d a n s e ka ra n g m a s i h d a l a m p ro s e s
penyelesaian untuk tahun 2010.
TELKOM menetapkan seluruh kebijakan K3 dengan
tujuan untuk mencapai tingkat kecelakaan kerja nihil
(zero accident standard). Pengelolaan K3 dilakukan
berdasarkan ketentuan ketenagakerjaan dan aturan K3
Dinas Tenaga Kerja setempat melalui Pengawasan oleh
Kementrian Tenaga Kerja Republik Indonesia seperti
tertuang pada Perjanjian Kerja Bersama (PKB) III dan
Kebijakan K3 No: CTEL.13/UM-400/CA-14/2009. (LA9).
Untuk menjamin sistem manajemen K3, setiap unit di
TELKOM mulai dari kantor perusahaan sampai dengan
unit regional telah dibentuk satuan tugas (SATGAS)
SMK3 yang ditetapkan oleh pimpinan unit terkait.
SATGAS SMK3 bertanggung jawab mengelola dan
menetapkan kebijakan terkait dengan keselamatan,
kesehatan dan keamanan lingkungan kerja. Anggota
SATGAS SMK3 (termasuk Koordinator Lapangan)
melibatkan minimal 30% dari jumlah karyawan unit
terkait. (LA6, IO3).
Pada tahun 2009, survei K3 diselenggarakan
bersamaan dengan survei TEOS. Survei K3 tersebut
merupakan survei pertama yang dilakukan untuk
mengetahui apakah lingkungan kerja karyawan sudah
memenuhi kriteria yang ditentukan. Berdasarkan hasil
survei, pengukuran K3 TELKOM memperoleh skor
77,72% yang dikategorikan sebagai “Cukup Baik”.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 66
EMPLOYEE HEALTH MANAGEMENT (LA3)
TELKOM provides health services for its employees
through the TELKOM Health Foundation (“Yakes”).
The main activity of Yakes is to care for the health
needs of employees, retirees and their immediate
family members.
For the year ended December 31, 2009, there were a
total of 947 Yakes healthcare facilities, consisting of
17 TELKOM health centers and 930 other healthcare
facilities operated in cooperation with healthcare
partners such as doctors, health specialists, hospitals,
drug stores, clinics, labs, opticians and others.
The number of TELKOM employees, retirees and
immediate family members registered in the Yakes
healthcare program at year-end 2009 was 149,707,
or 9,644 fewer than in 2008. The decline was due
to expired membership resulting from death and
exceeding the stipulated age limit.
HEALTH AND SAFETY AT WORK
In 2009, we focused our K3 efforts on meeting the
zero accident standard. K3 scoring is done yearly
and is still in the process of being completed
fo r 2 01 0.
To e n s u re t h e s a fe t y, h e a l t h a n d e nv i ro n m e n t a l
security of our employees and others within
a n d s u r r o u n d i n g T E L KO M ’s o p e ra t i o n s , a n d t o
s a fe g u a rd s o u rce s o f p ro d u c t i o n a s we l l a s t h e
p ro d u c t i o n p ro ce ss , p ro d u c t i o n e q u ipment, and
t h e wo r k i n g e nv i ro n m e n t , we h ave d eve l o p e d a
co m p re h e n s i ve O cc u p a t i o n a l s a f e t y a n d h e a l t h
(OS H ) p o l i cy w i t h t h e o b j e c t i ve o f reaching the
zero accident standard. Our OSH management is
consistent with the labor laws and the regulations
of the regional OSH Supervising Authority of the
Ministry of Manpower of the Republic of Indonesia,
as set forth in the Collective Work Agreement III
( P K B I I I ) . (LA9).
To safeguard the OSH management system, in each
u n i t i n T E L KO M , f ro m t h e Co m p a ny ’s o f f i ce s to
re g i o n a l u n i t s , t h e l e a d e r o f t h e u n i t concerned
has formed an OSH Management System (OSHMS)
work team. The OSHMS work team is responsible
for managing and formulating policies related to
s a fe t y, h e a l t h a n d s e c u r i t y i n t h e workplace. the
members of the At least 30% of all employees in
each unit are members of the OSHMS work team
( i n c l u d i n g F i e l d Co o rd i n ato r s) . ( L A 6 , I O 3 ) .
In 2009, a K3 survey was carried out in conjunction
with the TEOS survey, which was the first survey
of its kind ever undertaken to determine whether
we h ave p rov i d e d a wo r k i n g e nv i ro n ment that is
a t p a r w i t h re q u i re m e n t s . Th e re s u l t o f t h e K 3
a c h i eve m e n t i n t h e s u r vey wa s 7 7.72%, which is
c ate g o r i ze d a s “ Fa i r ” .
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:19:37 AM
Transformasi Perusahaan/Pengelolaan dan Kesehatan Karyawan
Corporate Transformation/Health And Safety At Work
65
2.10
Keberhasilan kami dalam pengelolaan K3 tercermin
dengan kami terimanya Zero Accident and Golden Flag
Award. Pencapaian zero accident dan sertifikat golden flag
tahun 2009 mengalami pertumbuhan yang sangat pesat
dibandingkan dengan tahun 2008. Skor zero accident
meningkat 23% sedangkan golden flag meningkat 200%.
Hal ini menggambarkan peningkatan kesadaran karyawan
dan senior leader akan pentingnya pencegahan kerugian
akibat tindakan dan kondisi yang tidak aman. (LA7).
In 2009 TELKOM earned Zero Accident and Golden
F l a g awa rd s , b o t h o f w h i c h re f l e c te d s ignificant
i m p rove m e n t ove r t h e p rev i o u s ye a r : t h e Ze ro
Accident score increased by 23% while the Golden
Flag score increased by 200%. These results
represent the growing awareness among employees
and leaders of the importance of preventing
accidents through the proper management of
h a z a rd s a n d b e h av i o r. ( L A 7 ) .
hubungan dengan pemasok
RELATIONS WITH SUPPLIERS
TELKOM menganggap bahwa pemasok termasuk
salah satu stakeholders yang sangat penting, sehingga
hubungan yang sehat antara TELKOM dengan vendornya harus tetap dipelihara dan ditingkatkan. Komitmen
TELKOM untuk maju bersama dengan pemasok-nya dalam
kerja sama yang sederajat dan saling menguntungkan.
Dengan tidak kurang dari Rp41.993 miliar beban usaha
diluar belanja pegawai dan Rp19.161 miliar capital
expenditure, TELKOM membutuhkan pemasok yang
bermutu dan dapat diandalkan.
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 67
Apart from customers and employees, we also consider
our suppliers as one of our important stakeholders.
As such, we place a high priority on maintaining and
improving a healthy relationship with our vendors. We
extend a commitment to our suppliers to develop a
mutually beneficial working relationship. With no less
than Rp41,993 billion of operating costs originating
from outside personnel and capital expenditure
a m o u n t i n g to R p 1 9,1 61 b i l l i o n i n 2 0 0 9, we n e e d
qualified and reliable suppliers.
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:19:40 AM
66
Transformasi Perusahaan/Hubungan dengan Pemasok
Corporate Transformation/Relations With Suppliers
TELKOM mewajibkan kepada seluruh pemasoknya untuk
mematuhi hak asasi manusia. Sebelum pemasok diterima
sebagai mitra (daftar rekanan TELKOM), dilakukan vendor
evaluation system (screening) yang dilaksanakan oleh VP
Supply Planning and Control. (HR2).
TELKOM obliging to all suppliers to comply with
human rights. Before the supplier accepted as a
partner (TELKOM’s partners list), conducted vendor
evaluation system (screening) is carried out by the
VP of Supply Planning and Control. (HR2) .
Dengan nilai beban usaha dan capital expenditure sebesar
Rp61.154 milyar, maka TELKOM berkepentingan terhadap
local content yang meliputi: tenaga kerja lokal; dan
material lokal. Tenaga kerja lokal diperuntukan bidang
outsourcing pengoperasian dan pemeliharaan infrastruktur
jaringan tetap, sales forces bidang pemasaran. Material
lokal digunakan untuk instalasi baru dan penggantian
insfrastruktur jaringan tetap. (EC6).
With operating expenses and capital expenditure
amounting to Rp61.154 billion, TELKOM prioritizes
local content, including local workforce and local
materials. Local workers are used in outsourcing
operations and network infrastructure maintenance,
and marketing sales forces. Local materials are used
for the new installations and replacement of fixed
network infrastructure. (EC6) .
Pada bulan April tahun 2009, telah diadakan survei
terhadap para pemasok TELKOM. Tujuan dari survei ini
adalah untuk :
In April 2009, a survey of our suppliers was conducted.
The survey’s objectives were:
• mengetahui level partnership & tingkat performansi
partnering TELKOM;
• mengetahui harapan pemasok;
• mengetahui hubungan komitmen mitra dengan
performansi partnering TELKOM; dan
• m e r u m u s ka n b a h a n - b a h a n u n t u k m e n e n t u ka n
langkah-langkah partnering dengan mitra.
Survei kepuasaan mitra ini menjangkau sebanyak 125
responden dan 49 pemasok TELKOM. Sasaran survey
adalah mencari gap antara expected performance dengan
actual performance sedang cakupan bidang objek survei
adalah :
• quality, dengan indikator spesifikasi produk, sumber
daya manusia dan quality control;
• cost, dengan indikator price dan pembayaran;
• delivery, dengan indikator proses dan update
informasi;
• flexibility, dengan indikator keterbukaan informasi dan
fleksibilitas terhadap proses; dan
• responsiveness dengan indikator kebutuhan pemasok
dan tersedianya contact person.
• to ascertain the level of partnership and performance
of our partnerships;
• to ascertain suppliers’ expectations;
• to ascertain the commitment of the partners to
our partnering performance; and
• to formulate materials to determine partnering
measures with the partners.
The partner satisfaction survey reached 125 respondents,
of which 49 were our suppliers. The survey was
targeted at identifying the gap between expected
p e r fo r m a n ce a n d a c t u a l p e r fo r m a n ce, w h i l e t h e
coverage of the survey included:
• quality, with indicators on product specification,
human resources and quality control;
• cost, with indicators on price and payment;
• delivery, with process and information update
indicators;
• flexibility, with indicators on information disclosure
and flexibility towards the process; and
• responsiveness, with indicators on supplier demand
and the availability of contact persons.
The analysis of the survey results wass as follows:
Analisa Hasil Survei secara garis besar digambarkan
sebagai berikut:
Peneliti menemukan bahwa kelima variabel yakni
Quality, Cost, Delivery, Flexibility dan Responsiveness,
menurut para pemasok paling kuat derajat
kepentingannya bagi mereka. Sedangkan kepuasan
para pemasok untuk kelima bidang tersebut umumnya
cukup puas, kecuali untuk cost yang tidak terlalu puas.
Para pemasok mengharapkan kriteria harga yang
termurah dalam proses pengadaan TELKOM tidak
menjadi faktor yang dominan.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 68
The researchers found that, for the suppliers, the five
variables of Quality, Cost, Delivery, Flexibility and
Responsiveness were of most interest. The suppliers
rated most of the variables as fairly satisfactory except
for cost, which was regarded as not very satisfactory.
The suppliers felt that the lowest cost criteria in our
procurement process should not be the dominant
factor.
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:19:41 AM
Transformasi Perusahaan/Hubungan dengan Pemasok
Corporate Transformation/Relations With Suppliers
Lebih lanjut peneliti menyimpulkan beberapa pokok
pikiran dalam proses pengadaan sebagai berikut :
The researchers came to a number of key conclusions
about the procurement process.
• TELKOM agar mengutamakan keterbukaan informasi
dan mempertimbangkan kembali pertimbangan dari
aspek harga pada proses pengadaan;
• TELKOM harus mempererat hubungan dengan
pemasoknya, dengan menerapkan kebijakan yang
berbeda untuk seluruh jajaran fungsional maupun
manajerial;
• TELKOM harus meningkatkan kinerjanya pada aspek
delivery khususnya untuk indikator updating informasi;
dan
• peneliti menyarankan agar TELKOM selalu mengu p d ate i n fo r m a s i m e n g e n a i p e m a s o k- nya d a n
membuat satu sistem yang terintegasi yang berisi
informasi mengenai pengadaan, antara lain salah
satunya adalah informasi adanya contact person dari
perusahaan-perusahaan pemasok.
• We should prioritize information disclosure and
reconsider the pricing aspect of the procurement
process;
• We s h o u l d s t re n g t h e n re l a t i o n s h i p s w i t h o u r
suppliers, by applying different policies for all
managerial as well as functional levels;
• We should upgrade our performance on the delivery
variable, particularly for the information update
indicator; and
• We should constantly update information about our
suppliers and implement an integrated system that
would deliver information on procurement, including
on the contact persons in each of the supplier
companies.
laporan kinerja Pemasok (EC6)
Melalui surat VP Supply Planning and Control No. Tel.101/
LG 000/COP-E0022000/2009 tanggal 28 April 2009,
TELKOM mulai mengadakan evaluasi terhadap para
pemasok terutama pemasok lokal. Evaluasi terpusat ini
menyeragamkan kriteria dan metode penilaian pemasok
di seluruh perusahaan. Program ini ditujukan untuk
memperkuat kemitraan dengan pemasok, juga untuk
meningkatkan kualitas mereka, memfasilitasi penyelesaian
poyek tepat waktu, mempercepat fungsi - fungsi logistik
dan meningkatkan profesionalisme dan transparansi dalam
pemilihan pemasok.
Evaluasi berdasarkan rekaman pemasok atas kualitas,
harga, delivery & layanan (QCDS) selama proses
pengadaan, konstruksi, dan pasca konstruksi. Evaluasi
diadakan secara ‘real-time’ atas pencapaian terhadap
perencanaan (kurva-S), adanya keluhan, dan pengisian
kuesioner.
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 69
67
LAPORAN KINERJA PEMASOK (EC6)
Following the letter of the VP Supply Planning and
Control No.Tel.101/LG 000/COP E0022000/2009
d a te d A p r i l 2 8 , 2 0 0 9, we b e g a n eva l u a t i n g o u r
suppliers, particularly local suppliers. This centralized
evaluation process standardizes the criteria and
evaluation methods for suppliers. The program is
aimed at strengthening partnerships with suppliers
and enhancing their quality, as well as facilitating
t h e t i m e l y co m p l e t i o n o f p ro j e c t s , a cce l e ra t i n g
logistic functions and enhancing professionalism and
transparency in the selection of suppliers.
The evaluation is based on suppliers’ quality, cost,
delivery & services (QCDS) record during the process of
procurement, construction and post construction. The
evaluation is conducted in real time on achievement
a g a i n st p l a n n i n g ( S C u r ve) , co m p l a i n t s a n d t h e
completion of a questionnaire.
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:19:41 AM
68
Layanan Kepada Pelanggan
Customer Service
Layanan Kepada
Pelanggan
Customer Service
Kualitas layanan yang baik, ketersediaan suku cadang dan layanan
purna jual adalah kekuatan utama kami. Dengan alasan tersebut,
kami selalu mempertimbangkan perlindungan konsumen, termasuk
penanganan keluhan atau laporan pelanggan tidak hanya sebagai
bagian dari CSR, namun merupakan bagian yang menyeluruh
dalam proses produksi Perusahaan.
High quality service, the availability of parts and after sales service
are our key strengths. For this reason, we consider consumer
protection, including the handling of consumer complaints, as
more than simply a part of CSR
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 70
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:19:46 AM
Layanan Kepada Pelanggan/Peraturan Bagi Staff Penjualan & Pemasaran
Customer Service/Rules Of Conduct For Sales & Marketing Staff
Peraturan Bagi Staff
Penjualan & Pemasaran
RULES OF CONDUCT FOR SALES
& MARKETING STAFF
• TELKOM berkewajiban untuk memberikan kesempatan
kepada agen dan pengecer untuk mengembangkan
ilmu, keahlian dan kompetensi mengenai produk dan
layanan, prosedur penjualan dan etika sebagai upaya
untuk meminimalkan keluhan pelanggan;
• TELKOM berkewajiban untuk melakukan semua
pembelian produk dan layanan secara layak, terbuka
dan bertanggung jawab dengan melakukannya
bersama pemasok dan penjual yang memiliki reputasi
baik agar sesuai dengan peraturan dan regulasi yang
berlaku serta sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola
perusahaan yang baik; dan
• Saat memilih mitra bisnis, TELKOM harus melakukan
seleksi secara obyektif dan penilaian sesuai dengan
kualitas, kuantitas, biaya dan waktu pengiriman yang
menguntungkan bagi TELKOM.
• TELKOM is obliged to provide its agents and resellers
with opportunities to enhance their knowledge,
skills and competence on products and services,
selling procedures and ethics in order to minimize
customer complaints;
• T E L KO M i s o b l i g e d to co n d u c t a l l p u rc h a s e s
of goods and services fairly, transparently and
re s p o n s i b l y by e n g a g i n g o n l y w i t h re p u t a b l e
suppliers and vendors in accordance with prevailing
laws and regulations as well as the principles of
good corporate governance; and
• When selecting business partners, TELKOM should
make an objective selection and evaluation on the
basis of quality, quantity, cost and delivery time that
are beneficial to TELKOM.
TELKOM melakukan bisnis dengan berbagai mitra usaha,
termasuk pemasok, penjual, agen, pengecer (wartel,
Plasa TELKOM) dan pemasang peralatan (PSB, IKR/G).
Guna menjamin hubungan yang harmonis dan saling
mendukung tetap terpelihara antara mitra-mitra usaha
tersebut, TELKOM berikut karyawannya diharapkan untuk
mematuhi beberapa standar perilaku sebagai berikut:
Komunikasi pemasaran TELKOM menggunakan media iklan
cetak dan televisi, layanan kepada pelanggan dan personil
untuk distribusi, infrastruktur dan kampanye promosi
khusus guna memperkuat merek dagang TELKOM,
memperbaiki profil perusahaan dan mengedukasi
masyarakat umum tentang TELKOM beserta produk
dan layanan yang ditawarkan. Hal ini mencakup seluruh
Komunikasi Pemasaran Terpadu yang dikembangkan
oleh Unit Public and Marketing Communication (PMC),
yang mengoptimalkan baik semua kegiatan ATL (Above
the Line) serta BTL (Below the Line). Iklan kampanye
ATL menggunakan media elektronik dan media massa
dengan cakupan nasional. Sedangkan iklan kampanye
BTL menggunakan media seperti poster, flyer, brosur,
papan iklan, sisipan dan point-of-sale display yang
berkomunikasi langsung dengan pelanggan, program
targeting, acara dan promosi pada segmen-segmen pasar
tertentu. Telkomsel menggunakan analisa pasar berjalan
agar dapat lebih mengerti pelanggan yang dituju dan
mengumpulkan umpan balik atas preferensi pelanggan.
Pada saat yang bersamaan dan untuk memastikan agar
dapat lebih menjangkau masyarakat pada pasar tertentu,
maka TELKOM bekerja sama dengan para pemegang
jabatan di masyarakat tersebut.
TELKOM bekerja sama dengan para agen lainnya
mengenai materi promosi dan selalu memastikan bahwa
mereka mematuhi peraturan yang berlaku di Indonesia.
TELKOM tidak pernah menerima keluhan apa pun terkait
dengan pengiklanan tersebut. Hal ini mencerminkan
konsistensi dari kepatuhan TELKOM terhadap peraturan
yang berlaku. (PR6, PR7).
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 71
69
TELKOM engages with a wide range of business
p a r t n e r s , i n c l u d i n g s u p p l i e r s , ve n d o r s , a g e n t s ,
resellers (wartel, Plasa TELKOM) and installers (PSB,
IKR/G). To ensure that harmonious and constructive
relationships are maintained with all these partners,
TELKOM and its employees are expected to comply
with certain standards of behavior:
TELKOM’s marketing communications make use of
print and television advertising, customer service
and distribution personnel, infrastructure and special
promotional campaigns to strengthen the Company’s
brand name, raise its profile and educate the general
public about the Company and its products and
s e r v i ce s . Th i s i n c l u d e s a l l I n te g ra te d M a r ke t i n g
C o m m u n i c a t i o n s d e ve l o p e d b y t h e P u b l i c a n d
Marketing Communications Unit (PMC) by optimizing
all activities of ATL (Above The Line) and BTL (Below
The Line). The ATL campaign ads make use of both
electronic and mass media with national coverage.
The BTL campaign ads, meanwhile, include posters,
flyers, brochures, billboards, bill inserts and pointof-sale displays which help the Company to actively
communicate with its customers, targeting programs,
events and promotions to target certain segments.
Telkomsel employs current market analysis to target
particular segments in the market and collect some
fe e d b a c k s o n t h e c u sto m e r s ’ p re fe re n ce. I n t h e
same time, in order to ensure that the Company has
covered particular segments in the market, TELKOM
develops cooperation with public figures in the local
communities.
TELKOM collaborates with agencies on its promotional
materials and always ensures that they are compliant
with the prevailing rules in Indonesia. TELKOM has never
received any complaints regarding its advertisements.
This reflects TELKOM’s consistent compliance with
the prevailing regulations. (PR6, PR7) .
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:19:47 AM
70
Layanan Kepada Pelanggan/Layanan Kepada Pelanggan
Customer Service/Customer Service
Layanan kePada PeLanggan (PR3)
CUSTOMER SERVICE (PR3)
• Walk-in customer service points. Plasa TELKOM
menyediakan kenyamanan dan akses yang lengkap
k e p a d a p e l a n g g a n T E L KO M y a n g m e n c a k u p
permintaan informasi mengenai produk, layanan
dan keluhan, aktivasi layanan, penagihan kepada
pelanggan, pembayaran, penangguhan akun, fitur
layanan dan promosi pemasaran. Sampai dengan 31
Desember 2009, Perusahaan memiliki 753 customer
service point. Selain itu Perusahaan juga memiliki
44 Plasa TELKOM yang digunakan bersama dengan
Grapari sebagai pusat layanan pelanggan Telkomsel.
Sementara Telkomsel memiliki 11 Grapari yang
digunakan bersama dengan Plasa TELKOM. Sejak
bulan juni 2006, Perusahaan telah memperluas
layanannya di customer service point yang mencakup
layanan pembayaran elektronik melalui Electronic
Data Capture yang menggunakan di kurang lebih 101
terminal; (EN1, EN6).
• Call Centers dan internet. TELKOM mengoperasikan
call center di Medan, Jakarta dan Surabaya, dimana
pelanggan menghubungi nomor panggil “147”
untuk memberikan informasi terkini mengenai halhal seperti tagihan, promosi, dan fitur layanan,
sehingga penggunaan material kertas menjadi
tidak diperlukan lagi. Pelanggan korporasi di lokasi
tertentu diberi nomor bebas pulsa “08001TeLkOm”
(“08001835566”). (EN1, EN6).
• Layanan Enterprise dan tim Account Management (am).
• Layanan Carrier and Interconection; dan
• Program jaminan Tingkat Layanan. Perusahaan memiliki
program jaminan tingkat layanan untuk pelanggan
sambungan telepon tidak bergerak sejak bulan juni
2002 dan telah menerapkan program jaminan tingkat
layanan untuk TELKOMFlexi dan Speedy sejak bulan
Agustus 2006. Program tersebut memberikan jaminan
tingkat layanan pada tingkat minimum tertentu terkait
dengan, antara lain, pemasangan sambungan baru,
pemulihan sambungan yang terputus, dan keluhan
atas tagihan, dan memberikan kompensasi non-tunai,
seperti langganan gratis untuk jangka waktu tertentu,
yang diberikan kepada pelanggan apabila tingkat
layanan minimum tersebut tidak terpenuhi. (PA3).
• Walk-in customer service points. Plasa TELKOM
provides convenient and comprehensive customer
service, such as product and service information,
complaints, service activation, customer billing,
payments, account suspensions, service features
and marketing promotions. As of December 31,
2009, we have 753 customer service points. In
addition, we have 44 Plasa TELKOM customer service
points that we share with Telkomsel’s GraPARI.
Telkomsel, meanwhile, has 11 Grapari customer
service points that are used with Plasa TELKOM.
Beginning June 2006, we expanded our service
by adding electronic payment via Electronic Data
Capture using 101 on-site terminals; (EN1, EN6) .
• Call Centers and Internet. We have call centers in
Medan, Jakarta and Surabaya, where our customers
can dial “147” to speak with a customer service
operator who is trained to handle customer requests,
complaints and provide up-to-date information on
customer billing, promotions and service features,
meaning that there is no longer any need for
paper to be used. Corporate customers in certain
locations can call an additional toll-free number
“08001TELKOM” (“08001835566”); (EN1, EN6) .
• E n te r p r i s e S e r v i ce a n d Acco u n t M a n a g e m e n t
teams;
• Carrier and Interconnection Services; and
• Service Level Guarantee program. Since June 2002,
we have been offering a service level guarantee
program for our fixed line customers and have been
implementing a service level guarantee program for
TELKOMFlexi and Speedy since August 2006. Our
service level guarantee program provides guarantees
of services, such as new line installations, restoration
of disconnected lines, and billing complaints, and
provides non-cash compensation such as free
subscription for a certain period, if such minimum
service levels are not met. (PA3).
TELKOM menyediakan layanan kepada pelanggan
melalui:
Program Perlindungan konsumen
Komunikasi antar pelanggan merupakan pilar utama
dalam bisnis layanan komunikasi. Sejalan dengan misi kami
untuk memastikan bahwa pelanggan akan mendapatkan
layanan terbaik, nyaman, produk berkualitas dan harga
yang bersaing sangat penting bagi kelanjutan bisnis
Perusahaan. Kualitas layanan yang baik, ketersediaan
suku cadang dan layanan purna jual adalah kekuatan
utama kami. Dengan alasan tersebut, kami selalu
mempertimbangkan perlindungan konsumen, termasuk
penanganan keluhan atau laporan pelanggan tidak hanya
sebagai bagian dari CSR, namun merupakan bagian yang
menyeluruh dalam proses produksi Perusahaan. Secara
lebih spesifik, penanganan keluhan pelanggan merupakan
tugas dan tanggung jawab Direktorat Konsumer.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 72
Our customer service can be accessed through the
following:
CONSUMER PROTECTION PROGRAM
Communication between customers is the main pillar
of a communications service business. In line with our
mission to ensure that customers get the best service,
convenience, quality products and competitive pricing
are essential for the sustainability of the Company’s
business. High quality service, the availability of parts
and after sales service are our key strengths. For this
reason, we consider consumer protection, including
the handling of consumer complaints, as more than
simply a part of CSR; it is an integral part of the
production process. Consumer complaints to TELKOM
are handled by the Consumer Directorate.
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:19:47 AM
Layanan Kepada Pelanggan/Layanan Kepada Pelanggan
Customer Service/Customer Service
Untuk perlindungan konsumen dan calon pelanggan,
TELKOM memberikan jaminan layanan melalui berbagai
upaya, antara lain :
To protect both existing and prospective consumers,
TELKOM provides various guarantees on the delivery of
its products and services, including the following:
• menjamin kualitas dan keamanan produk/layanan
dengan cara memastikan bahwa proses pengambilan
keputusan untuk meluncurkan produk/layanan sudah
sesuai dengan standar pengembangan produk/
layanan (STARPRO) dan analisis 8 IC (Internal
Capabilities) yang dilakukan sebelum produk/
layanan tersebut diluncurkan kepada pelanggan dan
masyarakat; (PR1, IO4, IO5).
• setiap perangkat telekomunikasi (pesawat telepon,
handsets, modem, bts, dll) terlebih dahulu diuji-kaji
kelayakannya oleh unit Research and Development
Centre (RDC). (IO4, IO5, IO6).
• memegang prinsip agar sedapat mungkin, produk/
layanan bernilai tinggi dan mampu menciptakan
manfaat yang sebesar-besarnya serta mendorong
perekonomian;
• selalu menjaga kode etik dalam penjualan produk
(penjualan langsung) dan promosi;
• menerapkan praktik periklanan yang beretika dengan
mempertimbangkan peraturan pada kode etik
periklanan di Indonesia;
• memastikan bahwa produk dan layanan purna jual
dapat secara mudah tersedia bagi publik;
• mendukung penerapan prinsip-prinsip dan praktek
persaingan yang sehat; dan
• selalu berorientasi pada kepuasan pelanggan.
• ensuring product/service quality and safety through
making sure that the process of decision making
on the launch of a product/service is based on
p ro d u c t /s e r v i ce d eve l o p m e n t a n d re t i re m e n t
s t a n d a r d s ( S TA R P R O) a n d a n 8 I C ( I n t e r n a l
Capabilities) analysis is carried out before the
product/service is launched to customers and the
public; (PR1, IO4, IO5) .
• committing to the principle that as far as possible,
products/services are intended to have a high
value, are capable of giving the greatest benefits
and can drive the economy; (IO4, IO5, IO6) .
• always maintaining ethical practices in product
sales (direct selling) and promotion;
• implementing ethical advertising practices by taking
account of Indonesia’s provisions on advertising
ethics;
• ensuring that products and after sales service are
easily available to the public;
• upholding the application of healthy competition
principles and practices; and
• always being oriented towards customer satisfaction.
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 73
71
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:19:48 AM
72
Layanan Kepada Pelanggan/Layanan Kepada Pelanggan
Customer Service/Customer Service
Kami berkomitmen untuk mendukung prinsip keadilan
melalui penerapan kompensasi yang adil dengan
diberlakukannya SLG (“Service Level Guarantee”, Garansi
Purna Jual). Ini adalah pemberian kompensasi kepada
pelanggan jika standar layanan tidak terpenuhi. Hal ini
diatur dalam KD DIRJASA No. C.tel.1758/YN000/JAS53/04 tahun 2004 dan KD ND.C000 No. C.Tel.18/4N000/
KNS-24/06 tahun 2006. (PR1).
Komitmen kami telah mendapatkan pengakuan dan
penghargaan. Pada tanggal 9 April 2009, Plasa TELKOM
dianugerahi Penghargaan CCSL (Center for Customer
Satisfaction & Loyalty) untuk kategori Best Service Point.
Pada tanggal 9 Mei 2009, kami mendapatkan Gold Award
dari ICCA (Indonesia Contact Center Association) untuk
kategori The Best Contact Center Operation dan The Best
Contact Center Business Contribution.
Keamanan Data dan Internet sehat (EN26, PA2)
Peraturan hukum/legal yang menjadi acuan dalam
mengatur tentang perlindungan hukum terhadap rahasia
dagang sebagai bagian dari sistem Hak Kekayaan
Intelektual adalah Undang-Undang Republik Indonesia
No.30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang. TELKOM
membuat kebijakan untuk melindungi informasi milik
perusahaan termasuk data pelanggannya yang diatur
secara jelas oleh sebuah Keputusan Direksi, KD No.69/
HK000/SEK-20/2003 tentang Rahasia Dagang TELKOM.
Untuk membangun moral bangsa maka TELKOM ikut
berpartisipasi mengurangi dampak dari situs-situs yang
tidak mendidik dengan meluncurkan produk “Internet for
Kids and Family” (Internet Aman/Sehat).
Sebagai perusahaan publik, TELKOM menjamin tidak
akan membocorkan informasi data pelanggan yang
dimiliki oleh TELKOM. Selama tahun 2009 TELKOM tidak
pernah menerima keluhan berkaitan dengan rahasia dan
kehilangan data pelanggan. (PR3, PR8).
Selanjutnya, dalam melindungi konsumen, terutama para
pengguna internet, TELKOM bersama dengan Asosiasi
Warung Internet Indonesia (AWARI) meluncurkan Domain
Name System (“DNS”) Nawala sebagai upaya dalam
mewujudkan internet sehat dan aman (INSAN).
DNS Nawala merupakan
layanan gratis dan dapat
di akses secara bebas
untuk menyaring konten
yang mengandung
unsur negatif, pornografi
serta memblokir konten
berbahaya, seperti
malware, phising dan
sejenisnya
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 74
We are committed to upholding the highest principles
of justice through the application of compensatory
j u s t i ce t h ro u g h t h e i m p l e m e n t a t i o n o f o u r S LG
(“Service Level Guarantee”). This is the provision of
compensation to customers for failing to meet the
promised standards of service. This matter is governed
in KD DIRJASA No.C.Tel.1758/YN000/JAS-53/04 year
2004 and ND.C000 No.C.Tel.18/4N000/KNS-24/06
year 2006. (PR1) .
Our commitment has earned recognition and awards
for the company. On April 9, 2009, Plasa TELKOM
was presented with an award by CCSL (Center For
Customer Satisfaction & Loyalty) for having the Best
Service Point. On May 9, 2009, and we also received
Gold Awards from ICCA (Indonesia Contact Center
Association) for the Best Contact Center Operation and
the Best Contact Center Business Contribution.
PRIVACY, DATA SECURITY AND SAFE USE OF
THE INTERNET (EN26, PA2)
Law of the Republic of Indonesia No.30 Year 2000
regarding Trade Secrets provides the legal basis for
the regulation of legal protection of trade secrets as
a part of the system of Intellectual Property Rights.
TELKOM has a policy on protecting information owned
by the Company, including customer data, which
is explicitly governed by a Decree of the Board of
Directors, KD No.69/HK000/SEK-20/2003 regarding
the Trade Secrets of TELKOM.
To d eve l o p a n a t i o n a l m o ra l i t y w i t h r e g a r d t o
responsible internet use and controlling the impact
of uneducational sites, TELKOM launched “Internet
for Kids and Family”.
As a public company, TELKOM guarantees not to
disclose any information owned by TELKOM. During
2009 TELKOM did not receive any complaints in
connection with customer confidentiality or loss of
data. (PR3, PR8) .
To provide greater protection for consumers in future,
particularly internet users, TELKOM, together with
the Indonesian Internet Warung Association (Awari),
has launched a new domain name system (DNS),
Nawala, as part of the effort to establish a ‘safe and
healthy internet’.
DNS Nawala provided
free of charge
service and can be
accessed freely to
filter out negative or
pornographic content,
and block dangerous
content, such as
malware, phishing and
so on
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:19:48 AM
Layanan Kepada Pelanggan/Layanan Kepada Pelanggan
Customer Service/Customer Service
DNS Nawala merupakan layanan gratis dan dapat di akses
secara bebas untuk menyaring konten yang mengandung
unsur negatif, pornografi serta memblokir konten
berbahaya, seperti malware, phising dan sejenisnya.
Cukup dengan melakukan melakukan perubahan IP DNS
komputer/DHCP/Modem Router/router ke alamat IP
180.131.144.144 (primary) dan 180.131.145.145 (secondary).
DNS Nawala dapat menghemat konsumsi bandwith hingga
30% akibat konten negatif. (EN2, EN6).
DNS Nawala is provided free of charge and can be
accessed freely to filter out negative or pornographic
co n te n t , a n d b l o c k d a n g e ro u s co n te n t , s u c h a s
malware and phishing, by changing the IP DNS on
the user ’s computer/DHCP/Modem Router/router
to these IP addresses: 180.131.144.144 (primary) and
180.131.145.145 (secondary). DNS Nawala can also save
on consumers’ bandwidth by up to 30% by filtering
out negative content. (EN2, EN6) .
Program ini merupakan bagian dari program TELKOM CSR
dalam membantu kemajuan bangsa. Dengan DNS Nawala,
masyarakat, terutama orang tua, akan merasa lebih aman
ketika anaknya menggunakan internet.
This program is part of TELKOM’s CSR program in
support of the nation’s progress. With DNS Nawala,
the public, particularly parents, will feel more secure
when their children use the internet.
Kepuasan Pelanggan
CUSTOMER SATISFACTION
TELKOM rates customer satisfaction as one of its
highest priorities. The Company strives to deliver, at all
times, levels of service quality that exceed customers’
expectations and create value for them.
TELKOM menempatkan kepuasan pelanggan sebagai
salah satu prioritas utama. Perusahaan berupaya untuk
senantiasa memberikan tingkat kualitas layanan yang
melebihi ekspektasi pelanggan dan menciptakan nilai
bagi mereka.
Kinerja TELKOM atas pelayanan pelanggan pada
seluruh produk TELKOM diukur secara periodik melalui
survey kepuasan dan loyalitas pelanggan (CSLS) yang
menghasilkan Customer Satisfaction Index (CSI) dan
Customer Loyalitas Index (CLI). Survey ini dilaksanakan
oleh badan riset independen. Dari hasil riset yang
dilaksanakan tahun 2008 maka nilai Top Two Boxes yang
mencerminkan nilai CSI dan CLI diperoleh hasil sebagai
berikut: CSI = 72,27% dan CLI=90,47%. (PR5).
Selanjutnya, TELKOM terus memantau semua keluhan dan
umpan balik dari jalur lainnya dan menggunakan kedua
informasi dan hasil survey untuk menyesuaikan kebijakan
dan praktek, jika dibutuhkan.
Kewajiban Pelayanan Universal (“kpu”)
Seluruh operator jaringan telekomunikasi dan penyedia
layanan terikat oleh Kewajiban Pelayanan Universal
yang mengharuskan para operator menyediakan
fasilitas dan infrastruktur telekomunikasi universal
atau bentuk kompensasi lain. TELKOM telah membayar
kepada KPU sejumlah: Rp383,8 miliar untuk tahun fiskal
2006, Rp438,5 miliar untuk tahun fiskal 2007, Rp462,5
miliar untuk tahun fiskal 2008, dan Rp809,6 miliar
untuk tahun fiskal 2009. (IO2, PA1).
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 75
73
TELKOM’s performance on customer service with
regard to all its products is measured periodically
through two separate customer satisfaction surveys:
the Customer Satisfaction Index (CSI) and Customer
Loyalty Index (CLI). Both surveys are conducted by
independent surveyors using the Top Two Boxes
method. The surveys conducted in 2008 yielded a
CSI index of 72.27% and a CLI of 90.47%. (PR5) .
In addition, TELKOM continually monitors complaints
and feedback from other channels, and uses both this
information and the survey results as input for the
adjustment of policies and practices as necessary.
UNIVERSAL SERVICE OBLIGATIONS
A l l te l e co m m u n i c a t i o n s n e t wo r k o p e ra to r s a n d
service providers are bound by a USO that requires
t h e m t o c o n t r i b u t e t owa rd p rov i d i n g u n i ve r s a l
telecommunication facilities and infrastructure or
other forms of compensation. USO amounts we paid
are as follows: Rp383.8 billion for fiscal year 2006;
Rp438.5 billion for fiscal year 2007; and Rp462.5
billion for fiscal year 2008; and Rp809.6 billion for
fiscal year 2009. (IO2, PA1) .
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:19:49 AM
74
Memberdayakan Masyarakat Informasi
Empowering the Information Society
Memberdayakan Masyarakat
Informasi
Empowering the
Information Society
(EC8, SO1)
(EC8, SO1)
Melalui program CSR, kami secara konsisten
mengambil peran utama dalam mengembangkan
kualitas pendidikan untuk masyarakat umum
dengan menyediakan akses pada layanan informasi
melalui internet dan memfasilitasi penciptaan
komunitas berbasis informasi.
Through our CSR program, we have consistently taken
a leading role in improving the quality of education for
the general public by providing access to information
services over the internet and facilitating the creation of
information based communities.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 76
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:19:49 AM
Memberdayakan Masyarakat Informasi/Mengembangkan Masyarakat Informasi
Empowering the Information Society/Empowering the Information Society
Sebagai perusahaan yang beroperasi dalam bisnis TIME,
kami berkomitmen untuk mengoptimalkan potensi ini
bagi kualitas hidup sehingga kami dapat tumbuh bersama
dengan masyarakat. Kami memenuhi komitmen ini melalui
beberapa cara, termasuk mengorganisasi rangkaian
aktivitas Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate
Social Responsibility – CSR).
Program kesejahteraan sosial kami mendapatkan
penghargaan dari berbagai lembaga eksternal. Sejak tahun
2006, mengacu pada Global Reporting Initiative (GRI)
G3, kami menyampaikan Sustainability Report mengenai
kegiatan CSR TELKOM. Dalam tiga tahun berturut-turut,
2007, 2008 dan 2009, kami memperoleh penghargaan
sebagai Best Sustainability Award dari Indonesian
Sustainability Report Award. Kami terus melaksanakan misi
tersebut dengan aktif berpartisipasi dalam:
• menciptakan masyarakat dengan pendidikan yang
lebih baik melalui pendidikan teknologi InfoComm;
• meningkatkan kualitas hidup masyarakat; dan
• menjaga keseimbangan lingkungan.
75
As a company operating in the TIME business, we are
committed to optimizing its potential to quality of life
so that we can grow together with the community.
We fulfill this commitment in a number of ways,
including organizing a series of Corporate Social
Responsibility activities.
Our social welfare program has earned widespread
praise from a number of external institutions. Since
2006, following the Global Reporting Initiative (GRI)
G3, we have issued a Sustainability Report detailing
T E L KO M ’s C S R a c t i v i t i e s . Fo r t h re e co nsecutive
years, 2007, 2008 and 2009, we have won the Best
Sustainability Award from the Indonesian Sustainability
Report Award. We continue to carry out this mission
by actively participating in:
• creating a better educated community through
InfoComm technology education;
• improving people’s quality of life; and
• maintaining a balance in the environment.
Empowering the Information Society
Mengembangkan
Masyarakat Informasi
Dibandingkan dengan negara-negara ASEAN
dan Asia Pasifik lainnya, penetrasi internet di
Indonesia masih rendah. Salah satu ciri mayarakat
m a j u a d a l a h b a g a i m a n a m e n g a m b i l ke u n t u n g a n
dari aplikasi TI. TI telah menyentuh seluruh aspek
dalam kehidupan kita. Kami percaya bahwa
sumber daya manusia memiliki peran penting
dalam pengembangan TI. Kami berbagi tanggung
jawab untuk mengembangkan bangsa melalui
pemberdayaan masyarakat informasi, khususnya
pada kalangan muda. Melalui program CSR, kami
secara konsisten mengambil peran utama dalam
mengembangkan kualitas pendidikan untuk
masyarakat umum dengan menyediakan akses pada
layanan informasi melalui internet dan memfasilitasi
penciptaan komunitas berbasis informasi.
Compared to other ASEAN and Asia Pacific nations,
internet penetration in Indonesia is still low. One of
the hallmarks of a civilized nation is how it takes
advantage of the application of Information Technology
(“IT”). IT touches every aspect of our lives. We believe
that human resources has a major role to play in the
development of IT. We share the responsibility for
advancing the nation by empowering information
co m m u n i t i e s , p a r t i c u l a r l y a m o n g yo u n g p e o p l e.
Through our CSR program, we have consistently taken
a leading role in improving the quality of education for
the general public by providing access to information
services over the internet and facilitating the creation
of information based communities.
TELKOM CSR
REALIZING AN EXCELlENT INFORMATION
SOCIETY
INTERNET
ACCESS
AWARENESS
FACILITIES
INTENSIVE
LEARNING
INDIGO
CREATIVE
ONLINE
DEVELOPMENT
FELlOWSHIPS
CREATIVE
PLAYGROUND
AWARD
PHILANTROPY
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 77
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:19:50 AM
76
Memberdayakan Masyarakat Informasi/Mengembangkan Masyarakat Informasi
Empowering the Information Society/Empowering the Information Society
Program Santri Indigo
Melalui program ini, kami telah memilih, sebagai
salah satu target, pengembangan pendidikan
teknologi di antara pelajar atau santri, yang
belajar di sekolah Islamic boarding schools, atau
pesantren. Sekolah Islam diakui pemerintah sebagai
bagian dari sistem pendidikan nasional. Saat ini,
Sekolah Islam tidak hanya menjadi tempat untuk
m e m p e l a j a r i I s l a m n a m u n j u g a u n t u k p e l a j a ra n
umum, sehingga para santri saat ini memiliki
pendidikan alternatif sebelum memasuki pendidikan
tinggi.
Program Santri Indigo, yang dimulai sejak tahun
2 0 07, m e nye d i a ka n p e l a t i h a n i n te r n e t b a g i 63 0
santri, guru dan pengelola pesantren, dengan
jumlah peserta tiap tahun:
• 2007: 75 peserta;
• 2008: 355 peserta; dan
• 2009: 200 peserta.
Minat para peserta Santri Indigo tinggi, yang dicerminkan
pada terus meningkatnya jumlah peserta tiap tahunnya.
Survei menunjukkan bahwa:
• 87,4% peserta tertarik pada materi yang disampaikan;
• 98.6% peserta merasa bahwa pengetahuan mereka
bertambah melalui internet;
• 91% peserta merasa materi pelatihan tepat dengan
kebutuhannya;
• 99% peserta menyatakan program pelatihan ini
penting; dan
• hanya 36% peserta telah memperoleh pelatihan yang
sama.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 78
Santri Indigo Program
Through this program, we have chosen, as one of our
targets, the development of technology education
among Islamic students or Santri, who attend Islamic
b o a rd i n g s c h o o l s , o r p e s a n t re n . I s l a m i c s c h o o l s
have government recognition as part of the national
education system. Today, Islamic schools are not
only places for learning Islamic studies but also for
general studies, so they can now provide an alternative
education before entering college.
The Santri Indigo Program, which started in 2007,
has provided internet training to 630 santri, teachers
and managers of Islamic boarding schools, with the
numbers of participants each year as follows:
• 2007: 75 participants;
• 2008: 355 participants; and
• 2009: 200 participants.
Interest among the Santri Indigo participants is high,
as reflected in the annual increase in the number of
participants. A survey showed that:
• 87. 4 % o f p a r t i c i p a n t s we re i n te re ste d i n t h e
material presented;
• 98.6 % of participants felt they had enhanced
their knowledge of the internet;
• 91% of participants felt the training materials met
their needs;
• 99% of participants considered this training program
very important; and
• only 36% of participants had ever taken part in similar
training.
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:19:56 AM
Memberdayakan Masyarakat Informasi/Mengembangkan Masyarakat Informasi
Empowering the Information Society/Empowering the Information Society
Pada saat ini, secara garis besar terdapat lima masukan
penting untuk peningkatan program tersebut:
In the meantime, we have highlighted five important
inputs for the improvement of the program:
• program terlalu pendek, kurang cukup waktu dalam
pelaksanaannya;
• kecepatan internet kurang tinggi;
• waktu istirahat diperlukan untuk mengurangi tekanan
dan kelelahan;
• program ini harus disebarkan lebih luas bagi santri;
dan
• fasilitator menggunakan jargon “tingkat tinggi”.
• the program is too condensed, as there is not
enough time to conduct it;
• Internet loading is quite slow;
• b re a k t i m e s a re n e e d e d t o e a s e t e n s i o n a n d
fatigue;
• the program should be provided more widely for
santri; and
• facilitators use jargon or ‘high level’ terms.
Bagimu Guru Kupersembahkan
Bagimu Guru Kupersembahkan
(Dedicated to My Teacher)
Guru merupakan salah satu pilar paling penting
dalam sistem pendidikan. Para guru tidak hanya
menyampaikan pengetahuan, namun juga moral dan
etika. Jika para guru sangat profesional, mereka dapat
menyampaikan pengetahuan berkualitas pada anak
didiknya saat mengajar. Guru saat ini memainkan
peran vital. Selain menjadi panutan yang memimpin
dan mengarahkan para siswa, guru juga sebagai
fasilitator, koordinator, dan komunikator. Guru juga
harus kreatif dan inovatif. Peran mereka mendampingi
dan memotivasi siswa agar siap menghadapi masa
depan.
Pada tahun 2007, TELKOM mencanangkan “Bagimu
Guru Kupersembahkan”, sebuah program yang ditujukan
untuk:
• meningkatkan pengetahuan guru sehingga mereka
dapat lebih percaya diri dan dihargai oleh para
siswanya;
• memotivasi guru agar bangga pada profesi mulianya;
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 79
77
Teachers are one of the most important pillars in
the education system. Our teachers deliver not just
knowledge, but also morals and ethics. If teachers
are highly professional, they can transmit quality
knowledge to the students they teach. Teachers today
play a vital role. Besides being role models who lead
and guide their students, teachers are also facilitators,
coordinators and communicators. Teachers must
therefore be creative and innovative. Their role is to
accompany and motivate their students to prepare
for their futures.
In 2007, we initiated “Bagimu Guru Kupersembahkan”,
a program aimed at:
• i m p rov i n g t e a c h e r s ’ k n ow l e d g e s o t h a t t h ey
can be more self-confident and valued by their
students;
• motivating teachers to be proud of their noble
profession;
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:20:00 AM
78
Memberdayakan Masyarakat Informasi/Mengembangkan Masyarakat Informasi
Empowering the Information Society/Empowering the Information Society
• membantu guru memahami bahwa kualitas siswanya
tergantung lebih jauh lagi pada para guru; dan
• menciptakan “Generasi Baru” pada guru Indonesia,
yang lebih berkualitas, percaya diri dan bermotivasi
tinggi.
Program ini berlokasi di 14 kota besar di Jawa dan
melibatkan guru Sekolah Dasar, Sekolah Menengah
Pertama dan Sekolah Menengah Atas.
• helping teachers understand that the quality of
their students depends, to a great extent, on the
teacher; and
• creating a ‘New Generation’ of Teachers in Indonesia,
who are better qualified, confident and highly
motivated
This program takes places in 14 major cities in Java
and is extended to elementary, junior high and senior
high school teachers.
Jumlah guru yang berpartisipasi dalam program ini adalah
sebagai berikut:
Tahun
Jumlah guru yang berpartisipasi
Year
Number of Teacher Participants
2007
500
2008
450
2009
250
Indigo
Kami membagi tanggung jawab sosial dengan
mengembangkan komunitas digital yang sejalan guna
mendorong pertumbuhan industri kreatif di Indonesia.
Pada 23 Oktober 2009, kami menyelenggarakan
Penghargaan Indigo (Indonesia Digital Community), yang
meliputi:
•
•
•
•
•
Indigo Fellow Award
Indigo Fellowship Award
TELKOM Smart Campus (TeSCA) Award
Indigo Music Award
Moslem Song and Music Lyric Competition
Indigo Fellow Award
P e n g h a rg a a n i n i d i b e r i k a n ke p a d a p e m a i n d a n
inisiator industri kreatif digital, khususnya pada
bidang permainan, pendidikan dan hiburan, musik
dan industri animasi di Indonesia. Pemenang
penghargaan ini diharapkan menjadi panutan
b a g i o ra n g l a i n d a l a m i n d u st r i k re at i f. Te rd a p at
30 pemenang yang dibagi dalam empat kategori:
Digital Inventor, Digital Leader, Digital Academic dan
Digitalpreneur.
Program Smart
Campus dimulai sejak
tahun 2006 dengan
misi membangun
lembaga pendidikan
tinggi sebagai
pusat peningkatan
komunitas digital dan
lembaga lainnya.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 80
Indigo
We share a social responsibility for developing a
digital community as well as encouraging the growth
of Indonesia’s creative industry. On October 23, 2009,
we held the Indigo (Indonesia Digital Community)
Awards, which comprised:
•
•
•
•
•
Indigo Fellow Award
Indigo Fellowship Award
TELKOM Smart Campus (TeSCA) Award
Indigo Music Award
Moslem Song and Music Lyric Competition
Indigo Fellow Award
This is an award given to players and initiators in
the digital creative industry, and in particular the
gaming, edutainment, music and animation industries
in Indonesia. Winners of this award are expected to
become role models for others in the creative industry.
There were 30 award winners in four categories:
Digital Inventor, Digital Leader, Digital Academic
and Digitalpreneur.
The Smart Campus
program was initiated in
2006 with the mission
of establishing higher
education institutes as
centers of excellence for
digital communities and
other institutions.
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:20:00 AM
Memberdayakan Masyarakat Informasi/Mengembangkan Masyarakat Informasi
Empowering the Information Society/Empowering the Information Society
Indigo Fellowship Award
Penghargaan ini diberikan pada individu atau
kelompok yang berhasil mengembangkan ide kreatif
digital dan mendesain sesuatu yang berguna bagi
masyarakat umum serta mendorong perkembangan
digitalpreneur baru dalam industri. Terdapat lebih
dari 700 ide kreatif dan desain dari seluruh tingkat
masyarakat kreatif di Indonesia yang dinilai. Lima
pemenang dipilih untuk ide kreatif terbaik dan 11
pemenang untuk disain kreatif. Mereka tidak hanya
menerima penghargaan namun juga pelatihan,
modal usaha dan konsultasi.
TELKOM Smart Campus (TeSCA) Award
Penghargaan bagi universitas dan lembaga
pendidikan tinggi lainnya yang dapat
mengembangkan dan memberdayakan Information
a n d C o m m u n i c a t i o n ( I C T ) d i k a m p u s . P r o g ra m
Smart Campus dimulai sejak tahun 2006 dengan
misi membangun lembaga pendidikan tinggi
sebagai pusat peningkatan komunitas digital dan
lembaga lainnya. Penghargaan TESCA diberikan
d a l a m b e r b a g a i k a t e g o r i t e r m a s u k u n i ve r s i t a s ,
lembaga institut/politeknik, akademi dan Universitas
Islam, juga penghargaan khusus TESCA untuk
kepemimpinan ICT dan Inkubator Digitalpreneur.
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 81
79
Indigo Fellowship Award
This is awarded to individuals or groups who successfully
develop creative digital ideas and designs that are
useful for the general public and encourage the
emergence of new digitalpreneurs in the industry.
More than 700 creative ideas and designs from all
levels of creative society in Indonesia were assessed.
Eventually five winners were selected for best creative
ideas and 11 winners for creative designs. They received
not only awards but also training, business capital,
and consultation.
TELKOM Smart Campus (TeSCA) Award
Th i s awa rd i s f o r u n i ve r s i t i e s a n d o t h e r h i g h e r
education institutes that have been able to develop
and empower Information and Communication (ICT)
on their campuses. The Smart Campus program was
initiated in 2006 with the mission of establishing
higher education institutes as centers of excellence
for digital communities and other institutions. TESCA
Awards are given for various categories including
u n i ve r s i t i e s , i n st i t u te s /a c a d e m i e s /p o l y te c h n i c s ,
colleges and Islamic universities, as well as the TESCA
Special Awards for ICT Leadership and Digitalpreneur
Incubator.
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:20:02 AM
80
Memberdayakan Masyarakat Informasi/Mengembangkan Masyarakat Informasi
Empowering the Information Society/Empowering the Information Society
Indigo Music Award
Penghargaan ini, diberikan bagi artis dari berbagai
jenis musik, yang telah diterima secara luas oleh
masyarakat, sebagai refleksi atas penjualan lagu
dalam bentuk Ring Back Tone (RBT) seluler. Para artis
juga memainkan peran penting dalam tumbuhnya
industri musik digital di Indonesia. Penilaian
penghargaan ini didasarkan pada jumlah penggunaan
RBT dalam satu tahun. Para pemenang dikategorikan
dalam Artis Pria Terbaik, Artis Wanita Terbaik, Band
Terbaik, Duo/Trio Terbaik, Artis Pop Terbaik, Artis
Rock Terbaik, Jazz/ Contemporary Terbaik, Dangdut
Terbaik, Musik Religi Terbaik, Artis Terbaik tahun Ini
dan Artis Pendatang Baru Terbaik.
Kompetisi Lagu dan Lirik Musik Islami
Penghargaan bagi pencipta dan pembuat lirik lagu
Islami, dilakukan pada Ramadhan 2009. Sekitar 600
lagu disampaikan oleh masyarakat, 24 di antaranya yang
terpilih diberikan penghargaan.
Speedy Tour d’Indonesia
Sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial
perusahaan, kami berinisiatif menyelenggarakan lomba
balap sepeda ‘Speedy Tour d’Indonesia’.
S p e e d y To u r d ’ I n d o n e s i a , ya n g d i s e l e n g g a ra ka n
bersama dengan PB ISSI, organisasi yang
bertanggungjawab mengembangkan olah raga
bersepeda di Indonesia, dengan perjalanan antara
Jakarta dan Denpasar. The Speedy Tour d’Indonesia
merupakan agenda dari Union Cycliste Internationale
(UCI) dan merupakan tour bersepeda terbesar
di Indonesia. Pada tahun keduanya, Speedy Tour
d’Indonesia merupakan bagian dari komitmen
ka m i u n t u k m e n d o ro n g p e r ke m b a n g a n o l a h ra g a
di Indonesia, khususnya bersepeda. Speedy Tour
d’Indonesia tahun 2009 diselenggarakan sejak 23
November 2009 hingga 3 Desember 2009, menempuh
jarak 1.440 km. The Speedy Tour d’Indonesia 2009
diikuti oleh 10 tim domestik dan internasional dari
Iran, Jepang, Korea, Filipina, Malaysia, Kazakhstan,
Rusia dan Australia.
GANESA SPEEDY SCIENCE PARK
Sebagai pionir penyedia layanan fasilitas Telecomunications
Information technology Multimedia dan Entertainment
education (TIME) TELKOM melalui Unit Community
Development Center (CDC) tampil selangkah didepan
dalam mengembangkan kepekaan sosial dan edukasi
melalui pengembangan fasilitas teknologi informatika
menggunakan produk unggulan Speedy yang dapat
diakses secara “Gratis” oleh seluruh warga masyarakat
yang ingin mengenal lebih jauh dunia maya yang sarat
dengan berbagai informasi maupun pengetahuan
teraktual.
Adalah Taman legendaries di kawasan pendidikan tinggi
tertua Institut Teknologi Bandung (ITB) yang dikenal
dengan sebutan Taman Ganesa, berlokasi tepat di depan
gerbang utama masuk area Kampus ITB jalan Ganesa
Bandung, TELKOM menggarap perpaduan antara
cinta lingkungan dikolaborasikan dengan kemudahan
memperoleh pembelajaran teknologi informasi secara
mandiri, murah dan accesstable dengan membangun
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 82
Indigo Music Award
These awards, given to artists from various musical
genres, have been widely welcomed by the public,
as reflected in the sales of the songs in the form of
cellular Ring Back Tones (RBT). These artists are also
playing a prominent role in the growth of the digital
music industry in Indonesia. The assessment for the
awards is based on the volume of RBT usage traffic
over one year. The award winners were categorized
into Best Male Artist, Best Female Artist, Best Band,
Best Duo/Trio, Best Pop Artist, Best Rock Artist, Best
Jazz/Contemporary, Best Dangdut, Best Religious
Music, Artist of the Year, and Best New Artist.
Moslem Song and Music Lyric Competition
This is an award for composers and lyricists of Islamic
songs, held ahead of Ramadhan 2009. About 600
songs were submitted by the public; 24 of the best
were selected for recognition.
Speedy Tour d’Indonesia
As part of our corporate social responsibility program,
we took the initiative to hold a cycling competition
called the ‘Speedy Tour d’Indonesia’.
The Speedy Tour d’Indonesia, held in cooperation with
PB ISSI, the organization responsible for developing
sport cycling in Indonesia, is a ‘stage’ road race
between Jakarta and Denpasar. The Speedy Tour
d’Indonesia is recognized on the official agenda of UCI
(Union Cycliste Internationale) and was the biggest
cycling tour in 2009 in Indonesia. In its second year,
Speedy Tour d’Indonesia is part of our commitment
to encourage the development of sports in Indonesia,
particularly cycling. The Speedy Tour d’Indonesia 2009
was held from November 23, 2009 to December 3,
2009, covering a distance of 1,440 km. The Speedy
Tour d’Indonesia 2009 welcomed the participation
of 10 local as well as international teams from Iran,
Japan, Korea, the Philippines, Malaysia, Kazakhstan,
Russia and Australia.
GANESA SPEEDY SCIENCE PARK
As a pioneer in the delivery of Telecommunications,
Information Technology, Multimedia and Edutainment
(TIME) services, TELKOM, through its Community
D eve l o p m e n t C e n t e r (C D C ) , i s a s t e p a h e a d i n
fostering social concern and education through the
development of IT facilities. These facilities make
use of TELKOM’s star product, Speedy, which can be
accessed “free” by citizens who want to enter the
virtual world to access its wealth of information and
the most up-to-date knowledge.
In the precincts of the Bandung Institute of Technology
(ITB), a prominent educational institution, there is
a legendary park known as Taman Ganesa. At this
site, located right in front of the main gate of the
ITB Campus in Jalan Ganesa, Bandung, TELKOM has
sought to integrate its environmental concern with
low-cost, easy access to information technology for
independent learning by developing Taman Ganesa
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:20:02 AM
Memberdayakan Masyarakat Informasi/Mengembangkan Masyarakat Informasi
Empowering the Information Society/Empowering the Information Society
kawasan Taman Genesa sebagai basis teknologi informasi
bertajuk “GANESA SPEEDY SCIENCE PARK” . dilengkapi
dengan hotspot dan tata dekotatif yang lebih bernuansa
Hutan kota, mencakup pengembangan shalter utama
sebanyak 4 buah berukuran 3 x 9 meter menempati
bagian tengah Taman Ganesa, dan shelter penyangga
sebanyak 4 buah ukuran 2 x 1,5 meter di sisi-sisi taman
dengan kapasitas masing-masing 2 user.
Eksistensi Taman Ganesa atau yang kemudian dinamai
Ganesa Speedy Science Park merupakan historical Park
yang dibangun dalam satu paket dengan Technical Hoge
School (THS) sekarang ITB, sebagai pusat pendidikan
teknik di Indonesia, dan Bung Karno-lah (Presiden Pertama
RI) yang mengambil posisi langsung sebagai Pelindung, di
era cyberspace sekarang ini, tingginya tuntutan speed dan
akurasi mengarahkan taman Ganesa untuk berubah dari
Silent and Recreations Park menjadi Full IT access Park
lewat dukungan teknologi Informasi berbasis Speedy milik
PT TELKOM, dan TELKOM merupakan yang pertama dari
11 operator telekomunikasi yang bermain di Indonesia,
peduli terhadap peningkatan kualitas pendidikan melalui
pemanfaatan Cyber access, dimana Taman Ganesa
sebagai kesatuan dari Kampus ITB secara bertahap akan
dijadikan roll models bagi pengelolaan taman kampus di
Indonesia.
Di pihak TELKOM sendiri, lebih mengedepankan
komitmennya untuk selalu berdampingan dengan dunia
pendidikan dalam berbagai kepentingan, agar diingat, kita
sukses berkat dunia pendidikan, kita mampu membangun
bangsa ini juga berawal dari dunia pendidikan, ukuran
keberhasilan bagi dunia pendidikan adalah manakala para
alumninya mampu menginfiltrasi berbagai bidang kegiatan
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 83
81
area as a center for IT. Dubbed the “Ganesa Speedy
Science Park,” it is equipped with hotspots and has
been creatively landscaped to suggest a city forest.
Four main shelters measuring 3 x 9 meters stand in the
middle of the park, and there are four more auxiliary
shelters measuring 2 x 1.5 meters in the corners of
the park, each with space for two users.
Taman Ganesa is a historical park that was built as
part of the Technical Hoge School, now ITB, which
was the center for technical education in Indonesia.
B u n g K a r n o h i m s e l f, t h e f i r s t p r e s i d e n t o f t h e
Republic of Indonesia, was a Warden. Now, in the
cyberspace era, Taman Ganesa, as Ganesa Speedy
Science Park, is meeting the demand for high-speed
internet access through its transformation from a
peaceful, recreational area into a full IT access park,
supported by information technology based on PT
TELKOM’s Speedy. TELKOM, the first of Indonesia’s
11 telecommunications operators, has demonstrated
its concern for improving the quality of education
by taking advantage of the benefits of cyber access.
It is in this context that GSSP, as part of the ITB
Campus, will eventually become a role model for the
management of similar campus parks in Indonesia.
One of TELKOM’s key priorities is its support for the
world of education, not least to remind ourselves that
our success is the due to education. Education is also
the starting point for the nation’s development. One
of the measures of success in the world of education
is when a school’s alumni can infiltrate a wide range
of fields, capable of performing multiple jobs with
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:20:04 AM
82
Memberdayakan Masyarakat Informasi/Mengembangkan Masyarakat Informasi
Empowering the Information Society/Empowering the Information Society
dengan multi job dan multi spesialisasi. GSSP-ITB akan
mengemban fungsi Learning Area yaitu taman belajar di
lahan luas yang asri dan alami, nyaman serta tenang untuk
belajar dan mengakses TIME, Galeri IPTEK sebagai tempat
penyimpanan berbagai alat peraga sains dan matematika,
Mini outbond serta simulasi memecahkan persoalan
sains dan kehidupan, GSSP juga merupakan kawasan
Lingkungan Hidup sebagai area uji coba pengolahan
limbah sampah yang ramah lingkungan dan Apotik hidup
melalui tata-taman yang variatif dengan berbagai jenis
tumbuhan obat.
multiple specialisations. GSSP-ITB will function as a
learning park-a calm, pleasant place, in a fresh and
natural space, in which to learn and access TIME,
with an IPTEK Gallery, where various science and
mathematics teaching aids will be kept; and a Mini
O u t b o u n d a n d s i m u l at i o n s t h ro u g h w h i c h u s e r s
can solve science and life issues. GSSP is also an
environment zone, where waste is managed through
environmentally friendly processes, and a living
pharmacy, with creative landscaping and several
types of medicinal plants.
Taman Wisata TPA
REFUSE DISPOSAL SITE RECREATIONAL PARK
Di areal seluas kurang lebih 4 hektar ex TPA Pasir impun
dan 5 hektar ex TPA Cicabe Kelurahan Pasirimpun
Kecamatan Mandalajati Kota Bandung digelar ritual
kecil penambahan Ruang Hijau Terbuka (RHT) di
kawasan Bandung timur melalui serangkaian kegiatan
penanaman pohon jenis Mahoni sebanyak 3.000 batang
yang diprakarsai penuh oleh CDA-3 Jawa Barat bersama
Kandatel Bandung didukung TELKOM-CDC.
On sites of approximately 4 hectares at the former
Pasirimpun Refuse Disposal Site and 5 hectares at
the former Cicabe Refuse Disposal Site in Pasirimpun
subdistrict, Mandalajati district in Bandung municipality,
s i m p l e c e re m o n i e s we re h e l d t o c o m m e m o ra t e
these new additions to east Bandung’s Green Open
Spaces. The activity, which involved the planting of
3,000 mahogany trees, was initiated fully by CDA-3
West Java and Kandatel Bandung, with support from
TELKOM-CDC.
Untuk urusan Kepedulian terhadap lingkungan, TELKOM
CD Area-3 Jawa Barat selalu tampil terdepan diantara
BUMN lain, sebagaimana dibuktikan dalam beberapa
event yang berorientasi kepada pelestarian lingkungan
alam, dalam kurun waktu tahun 2009, TELKOM telah
menancapkan lebih dari 6.000 batang bibit pohon di
bentangan bumi Bandung Raya seperti Kabupaten
Bandung (Soreang), Kecamatan Cicalengka, kawasan
Bandung Timur Pasirimpun dan Cicabe serta Ciparay.
Hajatannya sendiri dihadiri langsung oleh Walikota
Bandung H. Dada Rosada, SH, M.Si, Sekda Kota Bandung
Dr, Edi Siswadi, M.Si, EGM. TELKOM Divre III Jawa Barat
& Banten Walden R. Bakara, GM. Kandatel Bandung Beni
Sukawanto, DANDIM 0618/ BS Letkol.TNI (Passus) Urip
Wahyudi, Pemimpin TRIBUN Jabar H. Pitoyo, TELKOMCDC yang diwakili Manager CDA-3 Dhofir Sunhaji, para
Kepala Dinas dilingkungan Pemkot. Bandung, Sesepuh
dan Tokoh Lingkungan, 29 Camat se Kota Bandung serta
Paguyuban Lurah dan warga masyarakat, para Ketua LPM
di Kecamatan Mandalajati.
Kawasan ex. TPA Pasirimpun dan ex TPA Cicabe yang
disulap menjadi taman yang dapat digunakan oleh
masyarakat untuk kegiatan olah raga, rekreasi dan
sekaligus sebagai hutan kota yang berfungsi sebagai
paru-paru lingkungan untuk kawasan Bandung timur,
merupakan sumbangsih yang kedua kalinya untuk katagori
“Berhasil” setelah Taman Tegallega di pusat Kota Bandung,
yang menurut penilaian Walikota Bandung untuk hajatan
seperti ini, pihaknya dipastikan datang karena TELKOM
sudah dianggap sebagai partner, Mitra kerja dan Sahabat
Pemkot. Bandung yang kinerjanya sudah tidak perlu
disangsikan lagi, partisipasi proses alih fungsi untuk
keseimbangan ekosisten yang digalang TELKOM untuk
kawasan Bandung timur menjadikan Pemkot, merasa
terpacu untuk terus memperbanyak titik-titik lahan hijau
dihamparan kota Bandung.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 84
In terms of environmental concern, TELKOM CD Area-3
West Java consistently leads the other SOEs, as proven
by several events oriented towards environmental
conservation. In 2009, TELKOM planted more than
6,000 trees in the greater Bandung area, including in
Bandung Regency (Soreang), Cicalengka Ditrict, and
Pasirimpun, Cicabe and Ciparay in East Bandung.
Th e ce re m o n i e s we re at te n d e d by t h e M ayo r o f
Bandung, H. Dada Rosada, SH; M.Si, Regional Secretary
of Bandung Municipality Dr. Edi Siswadi, M.Si.; EGM
of TELKOM’s Regional Division III West Java & Banten
Walden R. Bakara; GM of Kandatel Bandung Beni
Sukawanto; DANDIM 0618/BS Let. Col. TNI (Passus)
Urip Wahyudi; Manager of TRIBUN, Jabar H. Pitoyo;
TELKOM-CDC, represented by CDA-3 Manager Dhofir
Sunhaji; several Heads of Bureaus from the Bandung
M u n i c i p a l G ove r n m e n t , co m m u n i t y l e a d e r s a n d
envirnmental activists from the 29 subdistricts in
Bandung Municpality, community associations, and
the Heads of the LPM in Mandalajati District.
The former refuse dispoal sites in Pasirimpun and
Cicabe were turned into parks that can be used by
the public for sports and rekreation. As urban forests,
they also function as the lungs for the eastern part
of Bandung. This is TELKOM’s second successful
contribution to the regreening of Bandung after
Taman Tegallega in Bandung city center. The Mayor
of Bandung commented that he will definitely attend
future occasions like this, because he considers
TELKOM a trusted partner, a colleague and a friend
of the Bandung municipal government. TELKOM’s
support for and participation in process of transforming
land functions in the east Bandung area to achieve
balance in the ecosystem has inspired the municipal
government to continue expanding the number of
green spaces throughout the city of Bandung.
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:20:05 AM
Memberdayakan Masyarakat Informasi/Mengembangkan Masyarakat Informasi
Empowering the Information Society/Empowering the Information Society
Car Free-Day di Renon
PT TELKOM Tbk ikut meramaikan program car-free day
yang diselenggakan tanggal 6 September 2009. Bersama
Wali Kota Denpasar IB Rai Mantra dan Putri Bali 2008
yang juga runner-up pertama Putri Indonesia 2009 Ayu
Diandra Sari alias Dea dan finalis Putri Bali 2009, GM
Kandatel Bali I Gede Negara dan Team car- free day
TELKOM Bali mengayuh sepeda mengelilingi lapangan
Puputan Margarana, Renon Denpasar-Bali. Program carfree day ini juga diselingi dengan aksi senam bersama dan
sejumlah hiburan menarik.
Dalam kesempatan itu, juga diumumkan bahwa PT
TELKOM Tbk akan membentuk cyber city dan menindak
lanjuti Grand Final Cyber Olympiade yang diselenggarakan
pada tanggal 29 November 2008 di Monumen Perjuangan
Rakyat Bali. Kegiatan itu bertujuan untuk membentuk gaya
hidup para krama Bali dalam menikmati akses internet
dengan mudah dan cepat demi terwujudnya Bali menjadi
pulau ICT (Information Communication Technology).
MENKOMINFO RI BERIKAN APRESIASI
PADA PROGRAM PELATIHAN INTERNET
SEHAT & AMAN YANG DIGELAR TELKOM
Pelatihan Internet Sehat dan Aman (Insan) yang digelar
oleh PT TELKOM Tbk bagi siswa SD, SMP maupun
SMA di Padang diresmikan oleh Menkominfo Prof
Dr Ir Muhammad Nuh DEA pada 29 Agustus 2009.
Peresmian pelatihan itu dilakukan bersamaan dengan
aktivitas pesantren Ramadhan. Acara itu juga dihadiri
oleh beberapa pejabat dari TELKOM diantaranya adalah
Direktur Network Solution (NWS) PT TELKOM Tbk Ermadi
Dahlan, Deputy EGM merangkap EGM Divre I Ignatius
Bambang Budisuranto, dan General Manager Kandatel
Sumatra Barat Syahril serta Deputi General Manager
Muhammad Salmi.
Melalui kegiatan yang menggabungkan antara ICT,
pendidikan dan keagamaan ini, para peserta yang terlibat
dalam pesantren Ramadhan bisa menggali lebih dalam
mengenai pendidikan islam sekaligus kajian keagamaan
melalui internet dan memanfaatkan layanan internet
secara sehat dan aman dari pengaruh negatif.
Selain itu, PT TELKOM Tbk memberikan bantuan kepada
pengurus Masjid Sahara, Padang, yang diserahkan
Menkominfo, yaitu berupa komputer, infokus dan
sajadah sehingga mendukung aktivitas jamaah Masjid
Sahara sekaligus mendukung program Walikota Padang
menjadikan masjid sebagai pusat aktivitas masyarakat.
TELKOM telah
menancapkan lebih
dari 6.000 batang bibit
pohon di bentangan
bumi Bandung Raya
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 85
83
Car-Free Day in Renon
PT TELKOM Tbk celebrated the Car-Free Day on September
6, 2009. With Denpasar’s Mayor IB Rai Mantra and Miss
Bali 2008, Ayu Diandra Sari or Dea, who was also the
runner-up in the Miss Indonesia 2009 competition and a
Miss Bali 2009 finalist, GM of Kandatel Bali I Gede Negara
and the TELKOM Bali Car-Free Day Team pedaled bicycles
around the Puputan Margarana field in Renon, Denpasar.
The Car-Free Day Program was also livened up by a mass
exercise event and a number of other attractions.
On the same occasion, PT TELKOM Tbk announced its
intention to establish a cyber city to follow up the Grand
Final of the Cyber Olympics, which was held on November
29, 2008 at the Perjuangan Rakyat Monument in Bali. This
activity is aimed at making fast and easy internet access
a way of life among the Balinese, making Bali into an ICT
(Information Communication Technology) island.
MINISTER SHOWS APPRECIATION
FOR TELKOM’S SAFE AND HEALTHY
INTERNET TRAINING PROGRAM
Internet Safe and Healthy Internet Training which was
organized by PT TELKOM Tbk for students of elementary,
junior high and senior high schools in Padang was formally
opened by the Minister of Telecommunications and
Informatics Prof Dr Ir Muhammad Nuh DEA on August,
29 2009. The opening of the training, which was held as
part of a Pesantren Ramadhan event, was also attended
by several TELKOM officials including Director of Network
and Solution (NWS) Ermadi Dahlan, Deputy EGM and EGM
of Regional Division I Ignatius Bambang Budisuranto, as
well as General Manager of Kandatel West Sumatra Syahril
and Deputy General Manager Muhammad Salmi.
Through this activity, which brought together ICT, education
and religion, the Pesantren Ramadhan participants were
able to find out more about Islamic education and religious
studies on the internet and how to take advantage of
the internet in a positive way, safe from any negative
influences.
In addition, PT TELKOM Tbk provided assistance to the
caretakers of Padang’s Sahara Mosque in the form of
computers, an infocus projector and prayer mats, which
were handed over by the Minister. This assistance will
support both the activities of the Sahara Mosque and
the Mayor of Padang’s initiative to make the mosque into
a community activity center.
TELKOM planted more
than 6,000 trees in the
greater Bandung area
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:20:05 AM
84
Memberdayakan Masyarakat Informasi/Mengembangkan Masyarakat Informasi
Empowering the Information Society/Empowering the Information Society
Internet Goes to Women, Bea Siswa &
Tanam Pohon di Kandatel Kaltim Utara
PT TELKOM Tbk Kandatel Kaltim Utara menyelenggarakan
Pelatihan Internet (Internet Goes To Women) pada tanggal
18 Agustus 2009 yang diperuntukkan bagi para ibu dari
berbagai organisasi wanita di Tarakan. Dengan tema
“Peran Ibu untuk Anak Bangsa kreatif dan inovatif demi
kejayaan Bangsa dan Negara”, acara ini menarik kurang
lebih 30 peserta dari berbagai organisasi wanita di Tarakan
dan sebagian perwakilan dari tenaga pendidik/guru. Materi
pelatihan termasuk pembuatan email, facebook dan blog
yang disampaikan oleh Tim Sisfo Tarakan, M Rakhmat Dani
dan dibantu rekan-rekan Data Vas.
Selain pelatihan pemanfaatan Internet, PT TELKOM
Tbk pada kesempatan yang sama juga memberikan
penghargaan/beasiswa kepada siswa yang berprestasi
dari jenjang SD, SMP dan SMA sebagai bentuk apresiasi
terhadap prestasi mereka.
Internet Goes to Women,
Scholarships and Tree Planting
in Kandatel Kaltim Utara
PT TELKOM Tbk Kandatel in North East Kalimantan
(Kaltim Utara) organized an Internet Goes To Women
training course on August 18, 2009. On the theme
of “The Role of Women in Developing Creative and
Innovative Children for the State and the Nation”, the
event attracted some 30 participants from various
women’s organizations in Tarakan as well as teachers.
The training topics, including using email, facebook
and blogs, were delivered by the Tarakan Sisfo Team,
M Rakhmat Dani and colleagues from Data Vas.
At the same event, PT TELKOM Tbk also awarded
scholarships and awards to high achieving students
from elementary, junior high and senior high schools
as a reward for their achievements.
Lalu dalam rangka peduli lingkungan sekaligus peresmian
gedung Plasa TELKOM Tarakan, dilakukan penanaman
pohon oleh ibu Walikota Tarakan dan ketua forsikatel
kalimantan dan ketua forsikatel kaltim utara beserta
ketua GOW Tarakan di halaman parkir Kantor TELKOM
Tarakan.
As an expression of the Company’s environmental
co n ce r n a n d to m a r k t h e fo r m a l o p ening of the
Tarakan Plasa TELKOM building, trees were planted
by the Mayor of Tarakan, the Head of Forsikatel
Kalimantan and the Head of Forsikatel Kaltim Utara,
along with the Head of GOW Tarakan in the parking
lot of TELKOM’s Tarakan office.
Makassar Masuk Nominasi Best Broad
Band Learning Centre (BBBLC) Nasional
Makassar Nominated for National Best
Broadband Learning Centre (BBLC)
Tanggal 31 Agustus 2009, Corporate Team yang terdiri
dari Mas Hananto dan Agus Basuni melakukan penilaian
atas Broad Learning Centre (BLC) Makassar, yang mewakili
TELKOM KTI. BLC merupakan pusat edukasi dan pelatihan
penggunaan internet dan keterampilan lainnya untuk
mendukung percepatan proses pembelajaran (learning
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 86
On August 31, 2009, the Corporate Team, consisting
of Mas Hananto and Agus Basuni, made an assessment
of the Makassar Broadband Learning Centre (BLC),
which represented TELKOM Eastern Indonesia. A BLC
is a center for education and training on internet
use and other skills to support the learning process,
which can be accessed both by internal staff and by
the local community.
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:20:08 AM
Memberdayakan Masyarakat Informasi/Mengembangkan Masyarakat Informasi
Empowering the Information Society/Empowering the Information Society
process) yang dapat dimanfaatkan pihak internal maupun
masyarakat sekitar.
Corporate Team dalam hal ini menilai seluruh aspek
(standar Instruktur, silabus, materi, jadwal BIT/ pelatihan,
daftar pustaka, informasi produk, sarana penunjang,
jumlah peserta internal maupun eksternal yang pernah
mengikuti pelatihan/BIT, termasuk penilaian MOT BLC).
KANDATEL Makassar membangun BLC TELKOM ini di
Gedung Access Pettarani pada tahun 2008 dan mulai
beroperasi pada Januari 2009.
East Craft
Sebanyak 8 UKM binaan PT TELKOM Tbk Divre V turut
berpartisipasi dalam pameran yang bertema “East Java
Craft 2009” yang dilaksanakan pada tanggal 5 – 9 Agustus
2009 di Jatim Expo International Surabaya. Kedelapan
UKM Binaan TELKOM yang diikutsertakan antara lain
UKM batik tulis dari Pamekasan-Madura, UKM batik tulis
dari Jetis-Sidoarjo, UKM pengrajin rotan dari Malang, UKM
pengrajin tas tempurung/batok kelapa dari Jember, UKM
pengrajin sangkar burung dari Jember, UKM bunga plastik
dari Malang, dan UKM busana.
TELKOM ikut sukseskan Sail
Bunaken 2009 di Manado
Sebagai perusahaan penyedia jasa telekomunikasi dan
informasi, PT TELKOM ikut mendukung penyelenggaraan
program pemerintah, yaitu Sail Bunaken 2009. Sail
Bunaken yang berlangsung dari tanggal 12- 20 Agustus
2009 itu terdiri dari berbagai kegiatan di antaranya,
upacara pengibaran bendera Merah Putih di bawah laut
oleh para penyelam pada tanggal 17 agustus 2009, dan
lomba menyelam yang diikuti ribuan penyelam dari dalam
dan luar negeri sehingga berhasil memecahkan rekor
jumlah penyelam terbanyak. TELKOM bahkan menerjunkan
salah satu karyawannya sebagai peserta, yakni Manager
Commerce TELKOM Flexi Manado, Djoni.
Untuk mendukung kesuksesan penyelenggaraan, TELKOM
mempersiapkan penyediaan infrastruktur penyiaran
langsung yang merupakan kerja sama antara TV swasta
dengan jajaran Infratel Manado. Lalu TELKOM juga
mengantisipasi gangguan operasional dengan menurunkan
tim satgas Sail Bunaken TELKOM Manado yang dikomandoi
oleh Deputy GM Kandatel, IGB Edwin CRM Ranuh.
Putri Indonesia SULSEL Sekaligus di
Nobatkan Sebagai Duta Speedy 2009
Bekerja sama dengan Yayasan Puteri Indonesia dan
Mustika Ratu, PTt TELKOM ikut mensponsori acara Grand
Final Pemilihan Putri Indonesia (PPI) tingkat Sulawesi
Selatan tahun 2009. Bertempat di Ballrooom Fajar
Graha Pena, Makassar tanggal 24 Juli 2009, acara yang
berlangsung meriah ini dibuka oleh Gubernur Sulawesi
Selatan Syahrul Yasin Limpo yang didampingi oleh EGM
Divre VII, Elvizar KH.
Rini Lindrayani,
terpilih sebagai
tingkat Sulawesi
Duta Speedy KTI
wakil dari Kabupaten Bone akhirnya
juara I Pemilihan Puteri Indonesia di
Selatan, sekaligus dinobatkan sebagai
tahun 2009.
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 87
85
On this occasion, the Corporate Team assessed all
aspects of the center, including instructor standards,
syllabus, materials, BIT/ training schedule, library
collection, product information, support facilities,
n u m b e r o f i n te r n a l a n d ex te r n a l p a r t i c i p a n t s i n
training/BIT, and the BLC MOT assessment. KANDATEL
Makassar built this TELKOM BLC in the Pettarani
Access Building in 2008 and it went into operation
in January 2009.
East Java Craft Exhibition
Eight of the partner SMEs of PT TELKOM Tbk Regional
Division V participated in the “East Java Craft 2009”
exhibition, held from August 5 to 9, 2009 at the East
Java Expo International, Surabaya. Among the eight
TELKOM partner SMEs that took part were two batik
tulis enterprises from Pamekasan, Madura and Jetis,
Sidoarjo; a rattan crafts producer from Malang; a
coconut shell bag maker from Jember; a birdcage
producer, also from Jember, a maker of plastic flowers
from Malang, and a fashion enterprise.
TELKOM contributes to the success
of Sail Bunaken 2009 in Manado
As a telecommunications and information provider,
PT TELKOM supports various government programs,
including Sail Bunaken 2009. Sail Bunaken, which
took place from August 12 to 20, 2009, was a series
of activities ranging from the raising of the ‘Red and
White’ Indonesian flag by divers to mark Independence
Day on August 17, 2009, to a diving competition in
which thousands of national and international divers
took part, breaking the record for the number of
divers in the water at one time. TELKOM even sent
one of its own employees as a participant, namely
the Commerce Manager of TELKOM Flexi Manado,
Djoni.
In support of the success of the event, TELKOM provided
broadcasting infrastructure in a collaboration with
a private TV station and Infratel Manado. TELKOM
also prepared for possible operational interruptions
by deploying a TELKOM Manado Sail Bunaken work
unit, led by the Deputy GM of Kandatel, IGB Edwin
CRM Ranuh.
Miss Indonesia-South Sulawesi named
as a Speedy Ambassador 2009
In collaboration with the Miss Indonesia Foundation
and Mustika Ratu, PT TELKOM sponsored the 2009
Miss Indonesia Grand Final, South Sulawesi Round.
The ceremony at the Ballrooom Fajar Graha Pena,
M a ka ss a r o n J u l y 24 , 2 0 0 9, wa s o p e n e d by t h e
Governor of South Sulawesi Syahrul Yasin Limpo, who
was accompanied by the EGM of Regional Division
VII, Elvizar KH.
Rini Lindrayani, representing the regency of Bone, was
chosen as the winner of the South Sulawesi round of
the Miss Indonesia competition, and was, at the same
time, inaugurated as Eastern Indonesia’s Speedy
Ambassador for 2009.
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:20:08 AM
86
Memberdayakan Masyarakat Informasi/Mengembangkan Masyarakat Informasi
Empowering the Information Society/Empowering the Information Society
Pak WAGUB HM NUR, Luncurkan
Gili Trawangan Cyber Island
Deputy Governor HM NUR Launches
Gili Trawangan Cyber Island
Program Kemitraan dan bina Lingkungan
PARTNERSHIP PROGRAM AND
COMMUNITY DEVELOPMENT
Program Kemitraan menyalurkan dana untuk mitra binaan
di seluruh Indonesia dalam bentuk modal kerja dan
pinjaman investasi. Pada tahun 2009, Program Kemitraan
menyalurkan Rp153,6 miliar bagi 6,799 mitra binaan.
Sebagian besar dana diberikan kepada usaha kecil (Rp27,4
miliar), diikuti Rp32,9 miliar untuk sektor jasa dan Rp77,9
miliar untuk sektor perdagangan. Kami juga secara aktif
menyelenggarakan pelatihan dan pembinaan kepada mitra
binaan dalam aspek promosi dan pemasaran.
The Partnership Program disburses funds to foster
associates throughout Indonesia in the form of working
capital and investment loans. In 2009, the Partnership
Program disbursed Rp153.6 billion to 6,799 foster
associates. Most of the funds went to small industries
(Rp27.4 billion), with Rp32.9 billion to the service sector
and Rp77.9 billion to the trade sector. We are also actively
organizing training and coaching for foster associates
on aspects such as promotion and marketing.
Tabel dibawah ini menunjukkan Dana Kemitraan yang
didistribusikan selama tahun 2008 (dalam juta Rupiah):
The table below shows the partnership funds distributed
in 2009 (in million rupiah):
PT TELKOM meluncurkan Gili Trawangan Cyber Island
tanggal 8 Mei 2009. Peresmiannya yang bertempat di
hotel terbesar di Gili Trawangan (Hotel Vila Ombak) itu
dilakukan oleh Asisten II HM. Nur, SH mewakili Gubernur
NTB dan dihadiri oleh General Manager PT TELKOM
Kandatel Mataram Jeky James Ndun, DGM. Kandatel
Mataram Sigit Marsono, Senior Leader TELKOM Mataram,
Asisten II Gubernur NTB HM. Nur, SH, Kadin Pariwisata dan
Kebudayaan NTB Drs. Lalu Gita Aryadi, MM Sekda Kab.
Lombok Utara Drs. Djohan Syamsu dan Direktur Lombok
Post H. Ismail Husni, serta para pelaku pariwisata Gili
Trawangan, Tokoh Masyarakat (TOMA), dan Tokoh Agama
(TOGA). Acara peresmian disemarakkan dengan berbagai
atraksi budaya sehingga menarik perhatian wisatawan
manca negara. Dengan dukungan teknologi TELKOM,
masyarakat dan wisatawan sudah bisa mengakses internet
di seluruh kawasan Gili Trawangan.
Pada tahun 2009, kami meneruskan Program Kemitraan,
yang dimulai sejak tahun 2001, dan Program Bina
Lingkungan, yang dimulai sejak tahun 2003.
PT TELKOM launched the Gili Trawangan Cyber Island on
May 8, 2009. The official launch, at Gili Trawangan’s biggest
hotel (Hotel Vila Ombak) was presided over by Assistant
II HM. Nur, SH, representing the Governor of NTB, and
attended by the General Manager of PT TELKOM Kandatel
Mataram Jeky James Ndun, DGM of Kandatel Mataram Sigit
Marsono, Senior Leader of TELKOM Mataram, Head of the
NTB Tourism and Culture Office Drs. Lalu Gita Aryadi, MM
Regional Secretary of North Lombok Regency Drs. Djohan
Syamsu and Director of the Lombok Post H. Ismail Husni,
as well as tourism operators on Gili Trawangan, community
leaders and religious leaders. The launch was enhanced by
a number of cultural attractions which drew the attention
of tourists from all over the world. With the support of
TELKOM’s technology, residents and tourists can access
the internet in all parts of Gili Trawangan.
In 2009, we continued our Partnership Program,
which began in 2001, and The Environment Program,
which started in 2003.
Sektor Sector
Wilayah Binaan
Region
Industri
Industry
Perdagangan
Trade
Pertanian
Agriculture
Aceh
250,0
1.122,0
20,0
Sumatera Utara
1.851,0
4.970,5
Sumatera Barat
710,0
2.001,0
Riau Daratan
288,6
Riau Kepulauan
544,0
Peternakan
Stockbreeding
Perkebunan
Plantation
Perikanan
Fisheries
Jasa
Services
Lainnya
Other
60,0
0,0
0,0
308,0
0,0
0,0
141,5
40,0
230,0
1.802,0
0,0
875,0
0,0
100,0
1.015,0
1.002,8
30,0
130,0
275,1
516,4
4.463,0
45,0
25,0
75,0
50,0
Total
%
1.760,0
1,1%
70,0
9.105,0
5,9%
0,0
4.701,0
3,1%
315,1
0,0
2.558,0
1,7%
1.318,0
0,0
6.520,0
Sumatera
Selatan
606,5
4.424,0
0,0
45,0
0,0
75,0
1.244,5
0,0
6.395,0
Jambi
1.136,0
2.517,0
24,0
140,0
0,0
297,0
1.043,0
100,0
5.257,0
4,2%
4,2%
3,4%
Bengkulu
165,0
1.415,0
0,0
35,0
0,0
95,0
577,0
0,0
2.287,0
1,5%
Lampung
350,0
1.048,0
32,0
0,0
0,0
215,0
715,0
0,0
2.360,0
1,5%
Bangka
Belitung
150,0
998,0
10,0
0,0
0,0
10,0
422,0
0,0
1.590,0
1.000,0
6.560,0
0,0
5,0
0,0
297,0
1.445,0
210,0
9.517,0
6,2%
100,0
242,0
97,0
0,0
0,0
0,0
40,0
0,0
479,0
0,3%
Jawa Barat
7.878,0
6.985,5
304,0
345,0
75,0
737,0
3.160,5
340,0
19.825,0
12,9%
Jawa Tengah
3.503,6
8.598,0
202,0
1.062,3
34,5
464,5
5.739,6
265,0
19.869,5
12,9%
1.487,0
2.287,5
1.311,5
371,0
0,0
72,5
1.880,0
33,0
7.442,5
DKI Jakarta
Banten
D.I. Yogyakarta
Jawa Timur/
Madura
3.612,8
10.073,0
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 88
38,0
772,0
0,0
300,0
4.194,3
80,0
19.070,0
1,0%
4,8%
12,4%
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:20:09 AM
Memberdayakan Masyarakat Informasi/Mengembangkan Masyarakat Informasi
Empowering the Information Society/Empowering the Information Society
87
Sektor Sector
Wilayah Binaan
Region
Industri
Industry
Perdagangan
Trade
Pertanian
Agriculture
Peternakan
Stockbreeding
Perkebunan
Plantation
Perikanan
Fisheries
Jasa
Services
Lainnya
Other
Total
%
Kalimantan
Timur
611,0
3.206,6
100,0
496,0
20,0
205,0
1.462,6
100,0
6.201,2
Kalimantan
Barat
48,0
601,0
25,0
35,0
0,0
18,0
237,5
0,0
964,5
Kalimantan
Tengah
445,0
1.851,5
10,0
325,0
0,0
71,0
1.227,5
0,0
3.930,0
Kalimantan
Selatan
352,0
2.246,0
0,0
22,5
0,0
0,0
660,5
40,0
3.321,0
1.180,0
5.986,0
0,0
360,0
300,0
0,0
1.945,0
1.325,0
11.096,0
7,2%
0,0
270,0
25,0
75,0
0,0
0,0
165,0
0,0
535,0
0,3%
0,5%
Bali
NTB
NTT
Sulsel
Sulteng
4,0%
0,6%
2,6%
2,2%
194,5
297,0
0,0
55,5
0,0
45,0
103,5
0,0
695,5
450,0
1.100,0
0,0
0,0
0,0
0,0
340,0
0,0
1.890,0
1,2%
125,0
393,0
0,0
25,0
15,0
0,0
285,0
0,0
843,0
0,5%
Sultra
0,0
113,0
0,0
0,0
0,0
0,0
87,0
0,0
200,0
0,1%
Sulut
20,0
180,0
0,0
0,0
0,0
0,0
0,0
0,0
200,0
0,1%
Sulbar
Gorontalo
Maluku
Maluku Utara
Papua barat
0,0
0,0
0,0
0,0
0,0
0,0
0,0
0,0
0,0
0,0%
125,5
1.241,0
18,0
216,0
0,0
52,5
467,0
0,0
2.120,0
1,4%
75,0
112,0
0,0
0,0
0,0
0,0
25,0
0,0
212,0
0,1%
200,0
1.290,0
0,0
150,0
0,0
60,0
620,0
0,0
2.320,0
1,5%
0,0
0,0
0,0
0,0
0,0
0,0
0,0
0,0
0,0
0,0%
Papua timur
77,5
205,0
0,0
0,0
0,0
10,0
97,5
0,0
390,0
Jumlah Total
27.536,0
77.799,4
2.291,5
5.766,8
834,6
3.920,9
32.942,1
2.563,0
153.654,2
Tabel dibawah ini adalah uraian dari Program Kemitraan
di tahun:
0,3%
100,0%
The following table sets forth an overview of the
partnership program in 2009:
Sektor Sector
Wilayah Binaan
Region
Industri
Industry
Perdagangan
Trade
Pertanian
Agriculture
Aceh
18
82
2
Peternakan
Stockbreeding
4
Perkebunan
Plantation
Perikanan
Fisheries
Jasa
Services
0
0
19
Lainnya
Other
Total
0
125
Sumatera Utara
73
256
0
11
1
11
86
2
440
Sumatera Barat
21
88
0
21
0
3
37
0
170
Riau Daratan
14
55
1
6
13
28
16
0
133
Riau Kepulauan
28
279
3
2
3
4
64
0
383
Sumatera Selatan
34
284
0
2
0
3
72
0
395
Jambi
40
95
1
5
0
11
38
1
191
6
65
0
2
0
4
31
0
108
Bengkulu
Lampung
16
57
1
0
0
9
32
0
115
Bangka Belitung
10
66
1
0
0
1
25
0
103
DKI Jakarta
26
246
0
1
0
30
35
3
341
3
10
4
0
0
0
2
0
19
310
361
19
14
4
28
128
7
871
118
337
5
42
1
15
216
4
738
41
73
97
9
0
3
44
1
268
174
611
4
48
0
14
209
2
1062
Kalimantan Timur
23
165
1
15
2
6
62
1
275
Kalimantan Barat
7
57
1
1
0
2
18
0
86
23
134
1
25
0
6
76
0
265
Banten
Jawa Barat
Jawa Tengah
D.I. Yogyakarta
Jawa Timur/Madura
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
12
141
0
1
0
0
40
2
196
Bali
16
92
0
6
4
0
34
17
169
NTB
0
9
1
2
0
0
6
0
18
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 89
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:20:10 AM
88
Memberdayakan Masyarakat Informasi/Mengembangkan Masyarakat Informasi
Empowering the Information Society/Empowering the Information Society
Sektor Sector
Wilayah Binaan
Region
Industri
Industry
Perdagangan
Trade
Pertanian
Agriculture
Peternakan
Stockbreeding
Perkebunan
Plantation
Perikanan
Fisheries
Jasa
Services
Lainnya
Other
Total
7
13
0
4
0
1
3
0
17
39
0
0
0
0
15
0
71
Sulteng
3
20
0
1
1
0
14
0
39
Sultra
0
4
0
0
0
0
2
0
6
Sulut
1
5
0
0
0
0
0
0
6
Sulbar
0
0
0
0
0
0
0
0
0
Gorontalo
6
46
1
4
0
3
14
0
74
Maluku
2
6
0
0
0
0
2
0
10
80
NTT
Sulsel
28
Maluku Utara
5
46
0
3
0
4
22
0
Papua barat
0
0
0
0
0
0
0
0
0
Papua timur
2
9
0
0
0
1
2
0
14
Jumlah Total
1.056
3.751
143
229
29
187
1.364
40
6.799
Pada tahun 2009, Program Bina Lingkungan
menyalurkan Rp10,5 miliar pada berbagai aktivitas,
termasuk bantuan bencana; pendidikan dan
p e l a t i h a n , te r m a s u k p ro g ra m e Le a r n i n g , S m a r t
Campus dan Internet Goes to School and Teacher
Training Programs; program kesehatan masyarakat,
pengembangan dan rehabilitasi fasilitas umum; dan
pendampingan aktivitas keagamaan. Program Bina
Lingkungan ini didanai oleh Dana TELKOM-CSRPhilantropy.
Penyaluran dana Program Bina Lingkungan pada
tahun 2009 dioptimalkan menjadi Rp10,5 miliar dari
target Rp4,8 miliar, yang dicapai melalui dana CSR
Philantrophy TELKOM melalui:
• pendekatan pada tahap pengembangan program;
• orientasi penyaluran dana diperluas lebih pada isu
lingkungan khususnya pada pelestarian alam, melalui
program “Menanam Satu Juta Pohon”;
• program Lingkungan lebih terarah dan terfokus pada
aktivitas ICT melalui pendidikan internet (Internet
Goes To School, Education for Tomorrow, Broadband
Learning Center, Telematics Workshop dan ICT Lab) di
seluruh divisi regional; dan
• melanjutkan program pelatihan guru seperti Sinergi
Republika dan Yayasan Al Falah.
Survey Opini & Efektivitas Program
Kemitraan dan Performansi Mitra Binaan
Tujuan dilakukannya Survey Opini & Efektivitas Program
Kemitraan dan Performansi Mitra Binaan adalah untuk
mengetahui dan memahami manfaat penyaluran pinjaman,
opini Mitra Binaan, citra TELKOM yang terbentuk serta
efektivitas penyaluran pinjaman. Manfaat Survey bagi
TELKOM ialah untuk mengetahui dampak pemberian
pinjaman Program Kemitraan terhadap pembentukan
opini dan citra TELKOM di masyarakat. Ada pun hasi
survey yang dilakukan tahun 2009 adalah sbb:
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 90
In 2009, the Environment Program channeled Rp10.5 billion
to various activities, including disaster relief; education
and training, including the e-Learning, Smart Campus and
Internet Goes to School programs and teacher training
programs; the community health program, development
and rehabilitation of public facilities; and assistance for
religious activities. The Environment Program is funded
by the TELKOM-CSR-Philanthropy Fund.
Fund disbursement under the Environment Program
was also optimized in 2009, reaching Rp10.5 billion
from a target of Rp4.8 billion, which was achieved
through the TELKOM CSR Philanthrophy Fund as well
as the following:
• approach from the program development stage;
• t h e o r i e n t at i o n o f f u n d d i st r i b u t i o n h a s b e e n
broadened to more environmental issues and in
particular nature conservation, through the “Plant
One Million Trees” program;
• the Environment Program has been more programmed
and focused on ICT activities through internet education
(Internet Goes To School, Education for Tomorrow,
Broadband Learning Center, Telematics Workshop
and ICT Lab) in all Regional Divisions; and
• the continuation of teacher training programs such as
Synergy Republika and Yayasan Al Falah.
SURVEY OF OPINIONS & EFFECTIVENESS
OF THE PARTNERSHIP PROGRAM AND
DEVELOPMENT PARTNERS’ PERFORMANCE
The purpose of conducting a survey of opinions and
the effectiveness of the Partnership Program and
Performance of the Development Partners was to find
out and understand the benefits derived from the
disbursement of loans, the opinions of the Development
Partners, the effect on TELKOM’s image and the
effectiveness of loan disbursement. For TELKOM, one
of the benefits of conducting the Survey is knowing the
impact of the provision of Partnership Program loans on
the formation of public opinion and on TELKOM’s image
in the community. The results of the survey conducted
in 2009 are as follows:
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:20:11 AM
Memberdayakan Masyarakat Informasi/Mengembangkan Masyarakat Informasi
Empowering the Information Society/Empowering the Information Society
Variabel
Variable
Manfaat Advantages
Citra
Image
Keterangan
Description
87,51 %
Sangat Bermanfaat
Very Useful
Opini Opinion
90,09%
Efektivitas Pinjaman dan Pembinaan Loans and Development Effectiveness
84,08%
Efektif Effective
92,6%
Sangat Baik Very Good
Citra TELKOM terkait Program Kemitraan TELKOM’s Partnership Program image
Sangat Puas
Very Satisfied
SURVEY IMPACT & EFEKTIVITAS
PROGRAM BINA LINGKUNGAN
SURVEY OF THE IMPACT & EFFECTIVENESS OF
THE ENVIRONMENTAL DEVELOPMENT PROGRAM
Tujuan survey adalah :
The survey objective was:
• U n t u k m e n g e t a h u i s e j a u h m a n a p e l a k s a n a a n
Pemberian Bantuan Program Bina Lingkungan dapat
memberi impact bagi penerima bantuan, masyarakat
di sekitar penerima bantuan, dan perusahaan.
• Untuk mengetahui sejauh mana efektivitas pemberian
bantuan Program Bina Lingkungan.
• To find out what impact the implementation of
Environmental Development Program Assistance
has had on beneficiaries, the community in the
vicinity of the beneficiaries, and the Company.
• To find out how effective the provision of assistance under
the Environmental Development Program has been.
Ada pun hasi survey di atas yang dilakukan tahun 2009
adalah sbb:
The results of the survey conducted in 2009 are as
follows:
Untuk mengetahui sejauh mana Impact dan manfaat
Pemberian Bantuan Program Bina Lingkungan TELKOM
b a g i m a sya ra kat / l i n g ku n g a n s e k i t a r p e r u s a h a a n
maupun bagi perusahaan serta pengaruhnya terhadap
pembentukan citra perusahaan, maka perlu dilakukan
survey.
The survey was needed in order to determine the
impact and benefits of the delivery of assistance under
TELKOM’s Environmental Development Program for
the communities/environment in the vicinity of the
Company, and for the Company, as well as how it has
influenced the shaping of the corporate image.
Hasil Survey
Survey Result
Variabel
Variable
Manfaat Advantages
88,24%
Efektivitas Effectivity
88,10%
Citra dari penerima bantuan Beneficiaries image
93,65%
Citra dari masyarakat sekitar penerima bantuan The surrounding community beneficiaries image
90,48%
Secara Nasional responden menyatakan bahwa Pemberian
Bantuan Program Bina Lingkungan TELKOM sangat
bermanfaat bagi penerima bantuan dengan tingkat
kepuasan sebesar 88,24%.
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 91
89
Nationally, respondents stated that the provision of
assistance under TELKOM’s Environmental Development
Program has been highly beneficial for the beneficiaries,
giving a satisfaction level of 88.24%.
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:20:17 AM
90
Mengurangi Dampak terhadap Lingkungan
Reducing our Environment Impact
Mengurangi Dampak
Terhadap Lingkungan
Reducing Our Environmental Impact
Upaya TELKOM saat ini difokuskan pada Program
Kepemimpinan Alam yang dikenal dengan slogan
“TELKOM Go Green.” Inisiatif ini didasari oleh dua
strategi inti, yaitu penghematan energi di kantor serta di
lapangan dan energi alam.
TELKOM’s current efforts are focused through the
Green Leadership Program, identified by the tagline,
‘TELKOM Go Green. ’ This initiative is based on two key
strategies: energy saving in offices and in the field, and
green energy.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 92
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:20:17 AM
Mengurangi Dampak terhadap Lingkungan
Reducing our Environment Impact
Komitmen TELKOM untuk bertanggung jawab terhadap
lingkungan diterapkan melalui kegiatan, baik dalam
lingkungan kerja maupn dalam masyarakat. Melalui
praktek-praktek ini, TELKOM bertujuan untuk memberikan
kontribusi positif atas perlindungan terhadap lingkungan,
meminimalkan dampak terhadap lingkungan dari kegiatan
operasionalnya dan mematuhi semua undang-undang
dan peraturan yang berlaku. Oleh sebab itu, Perusahaan
memperkenalkan sejumlah inisiatif “komunikasi alami”
yang membuat, bukan hanya proses bisnis, tapi juga
mendukung infrastruktur yang lebih ramah lingkungan.
Sebagai penyedia layanan telekomunikasi, kegiatan
operasion a l T E L KO M m e m i l i k i d a m p a k l a n g s u n g
yang minimal terhadap lingkungan hidup. Selain itu,
penyampaian dari produk dan layanan TELKOM tidak
membutuhkan sarana transportasi yang dapat berdampak
buruk terhadap lingkungan. Oleh sebab itu, bisnis TELKOM
tidak berada dibawah undang-undang dan peraturan
mengenai lingkungan dan untuk alasan tersebut, TELKOM
tidak pernah mendapat sangsi karena tidak mematuhi
peraturan-peraturan tersebut. (EN28).
Namun demikian, terkait dengan keprihatinan dunia
atas pemanasan global dan perubahan suhu, TELKOM
mengambil inisiatif untuk berusaha keras dalam
mengurangi konsumsi energi dan air dan memastikan
bahwa pengelolaan limbah dilakukan secara bertanggung
jawab. Salah satu contohnya adalah konsep kantor tanpa
kertas (paperless office) yang diterapkan TELKOM di
seluruh kantornya sejak 2003. (EN1).
Upaya TELKOM saat ini difokuskan pada Program
Kepemimpinan Alam yang dikenal dengan slogan
“TELKOM Go Green.” Inisiatif ini didasari oleh dua strategi
inti, yaitu penghematan energi di kantor serta di lapangan
dan energi alam.
Sistem energi di gedung-gedung perkantoran telah
dibuat menjadi lebih efisien dengan menggunakan
kumpulan kapasitor (capasitor bank) untuk
m e n g o p t i m a l ka n p e n g g u n a a n l i st r i k ; m e m a s a n g
kaca film pada jendela untuk mengurangi efek panas
dari luar sehingga mengurangi kebutuhan untuk
pendinginan tiruan; mengganti penerangan standar
dengan penerangan hemat energi; mengganti AC Chiller
dengan AC berdiri; menerapkan secara ketat nyala-mati
listrik guna menghemat listrik dan mendidik karyawan
mengenai penghematan energi; pengelompokan switch
untuk mengurangi efek pemanasan dan menghemat
listrik; dan memasang alat pengatur waktu (timer) pada
penerangan di luar gedung. Papan peringatan dan stiker
juga telah ditempatkan di berbagai lokasi yang strategis
guna mengingatkan karyawan untuk menghemat listrik
dan air. (EN1, EN5, EN7, EN18, EN19).
Di lokasi operasional TELKOM lainnya, penghematan
energi yang signifikan telah tercapai melalui pengalihan
d a r i sw i tc h T D M ke te k n o l o g i s o f t sw i tc h , ya n g
memberikan penghematan dari 59.9A ke 23.9A. (EN1, EN2,
EN5, EN7).
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 93
91
TELKOM’s commitment to environmental responsibility
is put into practice through its actions both within
the Company and in the community. Through its
these practices, TELKOM aims to make a positive
contribution to environmental protection, minimize
the adverse impacts of its operations on the
environment, and comply fully with the applicable
laws and regulations. Therefore, the Company has
introduced a number of ‘green communications’
initiatives that involve making not only the business
processes but also the supporting infrastructure
more environment-friendly.
As a telecommunications provider, TELKOM’s operations
have a minimal direct impact on biodiversity. Likewise,
the delivery of its products and services does not
require transportation that could adversely affect
the environment. TELKOM’s businesses therefore do
not come under the jurisdiction of environmental
laws and regulations, and for this reason TELKOM
has never been sanctioned for non-compliance with
these regulations. (EN28) .
However, sharing international concerns about global
warming and climate change, the Company has, on
its own initiative, made significant efforts to reduce
e n e rg y a n d wate r co n s u m p t i o n a n d e n s u re t h at
waste is dealt with responsibly. One example is the
paperless office concept, which TELKOM adopted
in all its offices as long ago as 2003. (EN1) .
TELKOM’s current efforts are focused through the
Green Leadership Program, identified by the tagline,
‘TELKOM Go Green. ’ This initiative is based on two
key strategies: energy saving in offices and in the
field, and green energy.
Energy systems in the office buildings have been
made more efficient by using capacitor banks to
optimize electricity use; installing tinted film on
windows to reduce the external heat effect, thereby
lowering demand for artificial cooling; Replacing
standard lighting with energy saving lighting;
replacing Chiller ACs with standing ACs; applying
strict electricity on-off times to save electricity and
educate employees about energy saving; regrouping
switches to reduce heat effect and save electricity;
using elevators outside peak hours; and installing
timers on outdoor lighting. Announcements and
stickers have also been placed strategically at various
locations to remind employees to save electricity
and water. (EN1, EN5, EN7, EN18, EN19) .
Elsewhere in TELKOM’s operations, considerable
energy savings have already been achieved through
t h e m i g ra t i o n f r o m T D M s w i t c h t o s o f t s w i t c h
technology, which has yielded a reduction from
59.9A to 23.9A. (EN1, EN2, EN5, EN7) .
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:20:18 AM
92
Mengurangi Dampak terhadap Lingkungan
Reducing our Environment Impact
Penghematan signifikan juga datang dari penggunaan BTS
di luar gedung pada semua lokasi BTS TELKOM Flexi di
Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan dan Kawasan
Indonesia Timur. BTS di luar gedung berukuran lebih
kecil dari BTS di dalam gedung dan tidak membutuhkan
gardu dan pendingin. Dalam kurun waktu satu tahun,
TELKOM telah menghemat energi sampai sebanyak 90%
atau 3.291,3 kVA. Sementara itu, BTS dalam gedung juga
masih digunakan disebagian besar Sumatera dan Jawa
Tengah telah dilengkapi dengan transformer baru yang
hemat energi, sehingga berhasil menekan biaya dari yang
sebelumnya Rp5-7 juta perbulan menjadi Rp500.000
sampai Rp600.000 per bulan. (EN1, EN2, EN3, EN5, EN7).
Significant savings have also come from the use
of outdoor BTS at all TELKOM Flexi BTS sites in
Jakarta, West Java, East Java, Kalimantan and Eastern
Indonesia. Outdoor BTS are more compact in design
than indoor BTS, and do not require housing and air
conditioning. Within the space of one year, TELKOM
has managed to make energy savings of up to 90%,
or 3,291.3 kVA. While indoor BTS are still in use
throughout most of Sumatra and Central Java, they
have been equipped with new transformers to improve
energy efficiency, which has reduced energy costs by
Rp5-7 million per month to Rp500,000–Rp600,000
per month. (EN1, EN2, EN3, EN5, EN7).
Anak perusahaan selular TELKOM, Telkomsel, juga
menjadi pelopor dalam penggunaan BTS bertenaga alam.
Telkomsel menggunakan tiga sumber energi alternatif
untuk BTS ramah lingkungan, yaitu energi matahari, energi
microhydro dan energi hydrogen. (EN4, EN5, EN7, EN18).
T E L KO M ’s ce l l u l a r s u b s i d i a r y, Te l ko m s e l , i s a l s o
pioneering the use of green-powered BTS. Telkomsel
uses three alternative energy sources for its green
BTS: solar energy, microhydro energy and hydrogen
fuel cells. (EN4, EN5, EN7, EN18).
Dengan menggunakan sel tenaga matahari sebagai energi
untuk BTS dapat mengurangi pembuangan emisi the
Green House Gas Protocol (GHG) sampai dengan 961,39
ton CO2 setiap tahunnya. Telkomsel telah mengoperasikan
sebanyak 132 BTS yang menggunakan sel bertenaga
matahari diseluruh Indonesia dan 38 lagi akan beroperasi
pada tahun 2010. Jumlah penggunaan energi dari semua
BTS saat ini hanya 0,115 megawatt, atau setara dengan
100 generator 20 kVA. Telkomsel melakukan investasi
sebesar Rp50 miliar untuk mengembangkan sistem
energi bertenaga matahari. Saat ini Telkomsel memiliki
BTS ramah lingkungan terbanyak dibandingkan dengan
operator lainnya di Asia. (EN4, EN5, EN7, EN16, EN17).
Using solar cells to power BTS can reduce the Green
House Gas Protocol (GHG) emissions by up to 961.39
tons CO 2 per year. Telkomsel is already operating
132 solar-cell based BTS throughout the country and
38 more will be operational during 2010. The total
energy usage of all the currently operating BTS is
just 0.115 megawatts, equivalent to 100 conventional
20 kVA generators. Telkomsel invested Rp50 billion
to develop its solar cell energy system. It now has
the largest number of environment-friendly BTS
out of all the cellular operators in Asia. (EN4, EN5,
EN7, EN16, EN17).
Pada tanggal 30 Maret 2009, Peraturan Bersama Menteri
Dalam Negeri No. 18/2009, Menteri Pekerjaan Umum
No. 07/PRT/M/2009, Menteri Kominfo No. 19/PER/
M.KOMINFO/03/2009, dan Kepala Badan Koordinasi
dan Penanaman Modal No. 3/P/2009, diterbitkan dan
menjadi pedoman dalam pembangunan dan penggunaan
menara telekomunikasi. Pada dasarnya peraturan tersebut
mengatur hal sebagai berikut: (IO7)
• Peri j i n a n p e m b a n g u n a n m e n a ra d i a j u ka n o l e h
perusahaan menara kepada Bupati/Walikota;
• Batas waktu perijinan untuk mendirikan menara harus
diproses 14 hari sejak rencana teknis disetujui;
• Klasifikasi dari perusahaan tower dibagi menjadi
perusahaan tower operator telekomunikasi dan
perusahaan tower bukan operator telekomunikasi;
• Ada nya zo n a ya n g d i l a ra n g u n t u k m e m b a n g u n
men a ra ;
• P e n g a t u ra n m e n g e n a i ko n st r u k s i m e n a ra d a n
pengenaan kontribusi; dan
• Prioritas menara yang telah ada menjadi menara
bersama;
TELKOM dalam kegiatan operasionalnya, terutama dalam
pembangunan dan instalasi bidang infrastruktur harus
memenuhi seluruh peraturan bersama di atas. (EN11, EN12,
EN14).
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 94
On March 30, 2009, a Joint Regulation of the
Minister of Home Affairs No.18/2009, the Minister of
Public Works No.07/PRT/M/2009, MoCI No.19/PER.
M.KOMINFO/03/2009, and the Head of the Investment
Coordinating Board No.3/P/2009 was issued regarding
Guidelines on the Joint Development and Operation of
Telecommunications Tower. Essentially, this regulation
governs the following matters: (IO7)
• The requirement for tower providers to apply to
the Regent/Mayor for a license to erect a tower;
• The requirement that the license to erect a tower
must be processed within 14 days of the technical
plan being approved;
• T h e c l a s s i f i c a t i o n o f t o w e r p r o v i d e r s i n t o
te l e co m m u n i c a t i o n o p e ra to r towe r p rov i d e r s
and non-telecommunication operator tower
providers;
• The restricted zones where tower construction is
prohibited;
• The regulation of tower construction and the
payment of contributions; and
• The prioritization of the joint use of existing towers;
TELKOM in its operational activities, especially in
the infrastructure construction and installation must
comply with all rules above. (EN11, EN12, EN14) .
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:20:18 AM
Mengurangi Dampak terhadap Lingkungan
Reducing our Environment Impact
Seperti yang telah dibahas sebelumnya, kegiatan operasional
TELKOM dan anak perusahaannya memiliki dampak yang
kecil terhadap lingkungan hidup. Namun, Perusahaan
tetap berupaya untuk menjaga dampak akibat kegiatan
operasionalnya seminimal mungkin dengan memastikan
pengelolaan sampah dan pembuangan secara bertanggung
jawab pada seluruh kantornya. Sebagai contoh adalah
dengan mengganti perangkat dan peralatan yang sudah tua
dengan model baru yang tidak menggunakan gas Freon R6
atau Halon. Secara langsung dan tidak langsung, Perusahaan
telah meniadakan emisi gas rumah hijau dan lainnya. (EN1,
EN16, EN17, EN18, EN19, EN20, EN22). Penggunaan produk kayu untuk
interior kantor juga telah dikurangi.
Penanganan material yang tidak dipergunakan lagi diatur
melalui Kebijakan Direksi NO : KD. 35/HK/240/COP0011000/2009 tentang penetapan kebijakan pengelolaan
aset tetap. Pengelolaan aset yang terkait dengan
penghapusan dilakukan dengan 3 cara yaitu penjualan, hibah
dan pemusnahan. Beberapa material yang dapat didaur
ulang melalui proses penghapusan, prosesnya diserahkan
kepada pihak ketiga antara lain baterai bekas, kabel tembaga
dan material logam. (EN27).
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 95
93
As noted above, the operations of TELKOM and its
subsidiaries have a negligible impact on biodiversity.
Nevertheless, the Company is determined to maintain
t h i s m i n i m a l e nv i ro n m e n t a l f o o t p r i n t by t a k i n g
action to ensure responsible waste and emissions
management in its offices. For example, by replacing
old equipment and appliances with newer models
that do not use freon R 6 or Halon gas, the Company
has eliminated all direct and indirect greenhouse gas
and other air emissions. (EN1, EN16, EN17, EN18, EN19, EN20,
EN22. The use of wood products in office interiors has
also been reduced.
H a n d l i n g o f u n u s e d m a te r i a l i s g ove r n e d by i t s
Board of Directors decree NO : KD. 35/HK/240/COP0011000/2009 about fixed asset management policy.
Management of assets associated with the deletion was
implemented using three methods; sales, grants and
extermination. Some materials that can be recycled
through elimination process, is being forwarded to
third parties such as battery scraps, copper wire,
and metallic material. (EN27) .
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:20:21 AM
94
Mengurangi Dampak terhadap Lingkungan
Reducing our Environment Impact
Dengan menerapkan konsep kantor tanpa kertas, TELKOM
secara signifikan telah mengurangi jumlah sampah kantor.
Sampah yang sudah ada akan di pilah untuk mengurangi
polusi dan membantu proses yang kemudian akan di
buang melalui bekerja sama dengan Dinas Kebersihan
setempat. Pengawasan rutin diterapkan menekan jumlah
dan volume sampah yang tercecer. (EN22, EN23).
By applying the paperless office concept, TELKOM
has significantly reduced the amount of office waste.
The waste that is produced is separated to reduce
pollution and facilitate processing, and then disposed
of in cooperation with the city Sanitation Agency.
Routine controls are implemented to minimize amount
and volume of spills. (EN22, EN23) .
Penggunaan air daur ulang oleh TELKOM masih terbilang
sedikit dan proses daur ulang hanya menggunakan sistem
filtrasi berbasis arang yang sederhana. Namun, air daur
ulang digunakan untuk mencuci kendaraan dan menyiram
tanaman. TELKOM juga telah memasang sistem biopore
dan penampung air disekeliling gedung dan kantor untuk
mengumpulkan air tanah. (EN8, EN10, EN21).
TELKOM’s use of recycled water is still low, and
it is recycled using a simple, charcoal-based filter
system. However, recycled water is used for washing
vehicles and watering the grounds. TELKOM has also
installed biopore and catchment systems around
its office buildings and sites to retain groundwater.
((EN8, EN10, EN21) .
Penggunaan Energi (EN3)
ENERGY USAGEs (EN3)
Tabel berikut menerangkan penggunaan dan Penghematan
energi dan air pada tiga kantor utama TELKOM, untuk
gedung-gedung lainnya akan dilaporkan secara bertahap
pada laporan berikutnya. (3.7).
Water and Energy usages and savings on TELKOM’s
three main offices were explains on the following
table, for other buildings will be reported in stages
on the next report. (3.7) .
Penggunaan Energi per tahun
Energy Usages per year
Gedung Building
Penggunaan Listrik
Electricity Usage
Penggunaan Generator
Generator Usage
Menara Multimedia
GCC Jakarta
GKP Japati
Penggunaan kWH
kVA Usage
26.120
58.728
1273,2
Biaya per tahun
(dalam juta rupiah)
Yearly cost (in
million rupiah)
2.976
6.060
6.240
12.000
3600
3600
50,4
15,12
15,12
37.572
58.596
38.628
486
576
360
Solar liter
Diesel
Biaya per tahun
(dalam juta rupiah)
Yearly cost (in
million rupiah)
Jumlah Penggunaan Air (PDAM)
Water Usage (EN8).
m3
Biaya per tahun
(dalam juta rupiah)
Yearly cost (in
million rupiah)
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 96
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:20:22 AM
Mengurangi Dampak terhadap Lingkungan/Mengembangkan Masyarakat Informasi
Reducing our Environment Impact/Environmental Responsibility in the Comunity
Tanggung Jawab Terhadap
Lingkungan dalam Masyarakat
Environmental responsibility
in the community
• program penghijauan dan penanaman kembali terkait
program pemerintah dalam: (EN13, EN14)
• greening and replanting programs in connection with
the following government programs: (EN13, EN14)
• p e n a n a m a n s e p u l u h j u t a p o h o n d i s e l u r u h
Indonesia; dan
• program one man one tree;
• planting ten million trees throughout Indonesia;
and
• the ‘one man one tree’ program;
TELKOM secara proaktif membina budaya tanggung jawab
terhadap lingkungan dalam masyarakat dan mengurangi
dampak dari kegiatan manusia terhadap lingkungan dan
sebagai bentuk dukungan terhadap perubahan iklim
nasional maupun global. Kegiatan selama tahun 2009
mencakup:
TELKOM has been proactive in fostering a culture
of environmental responsibility in the community
and reducing the impact of human activities on the
environment and as our form of support to national
and global climate change. Our activities in 2009
included:
• Pembersihan dan revitalisasi sarana publik;
• Cleaning and revitalizing public facilities;
• pengolahan air limbah:
• waste water management:
(EN10, EN21)
• air kotor sebelum dialirkan ke sungai diolah terlebih
dahulu dengan alat pengolah limbah yang dimiliki
oleh TELKOM guna menghindari polusi air sungai;
dan
• air limbah didaur ulang menjadi air bersih yang
dimanfaatkan untuk menyiram tanaman dan
mencuci kendaraan bermotor;
• turut ambil bagian dalam program nasional “Bike to
Work”, Direksi menganjurkan kepada karyawan untuk
bersepeda ke kantor setiap hari jumat. (EN18).
TELKOM juga mendukung pengembangan dan sosialisasi
teknologi yang inovatif dan praktis yang bukan saja ramah
lingkungan, namun juga dapat memberikan manfaat
langsung kepada masyarakat.
Dengan menerapkan
konsep kantor tanpa
kertas, TELKOM
secara signifikan telah
mengurangi jumlah
sampah kantor.
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 97
95
(EN10, EN21)
• before being channeled away into rivers, dirty
water is processed through TELKOM’s waste
processing equipment to avoid polluting the
rivers; and
• waste water is recycled and used for watering
plants and washing motor vehicles; and
• taking part in the national “Bike to Work” program:
the Board of Directors encourages employees to cycle
to work every Friday. (EN18).
T E L KO M a l s o s u p p o r t e d t h e d e ve l o p m e n t a n d
dissemination of innovative technologies and practices
that are not only environment-friendly but can also
provide direct benefits to communities.
By applying the
paperless office
concept, TELKOM has
significantly reduced the
amount of office waste.
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:20:22 AM
96
Lampiran/Pengungkapan atas Pendekatan Manajemen
Appendices/Disclosure On Management Approach
Pengungkapan atas
Pendekatan
Manajemen
Disclosure on Management
(3.7)
Kinerja Ekonomi
• Kinerja ekonomi;
• keberadaan pasar; dan
• dampak tidak langsung dari ekonomi.
Approach
(3.7)
Economic Performance
• Economic performance;
• market presence; and
• indirect economic impacts.
Hal-hal yang Bersifat Material
Setelah melakukan penilaian terhadap lingkungan ekonomi
dan pasar dan kondisi sosio-ekonomi saat ini di Indonesia,
TELKOM telah memutuskan untuk memusatkan perhatiannya
dalam meningkatkan kinerja ekonominya melalui pengelolaan
keuangan yang sehat, pemasaran dan investasi yang strategis
bagi sarana dan prasarana guna mendukung pertumbuhan
usaha dan telekomunikasi diseluruh Nusantara. TELKOM juga
memusatkan perhatiannya untuk pertumbuhan ekonomi melalui
kerjasama dengan berbagai usaha kecil.
Material Issues
After assessing the economic and market environment
and prevailing socio-economic conditions in Indonesia,
TELKOM decided to focus on improving its economic
performance through sound financial management,
strategic marketing and investment in facilities and
infrastructure to support the growth of the business
a n d te l e co m m u n i c at i o n s t h ro u g h o u t I n d o n e s i a . We
also focused on generating economic growth through
partnerships with small businesses.
Pencapaian di tahun 2009
• investasi untuk prasarana; dan
• program kemitraan.
Key Performances in 2009
• infrastructure investment; and
• partnership program.
Tujuan dan Strategi
Tujuan TELKOM adalah untuk meningkatkan nilai bagi
stakeholder dan mendukung pertumbuhan ekonomi dengan
menyediakan sarana dan prasarana telekomunikasi, terutama
di daerah-daerah yang belum terjangkau, untuk menyediakan
sarana kepada masyarakat dalam mengakses informasi.
Goal and Strategy
TELKOM’s goal is to add value for stakeholders and support
economic growth by providing telecommunications facilities
and infrastructure, particularly in underdeveloped areas,
to facilitate the public’s access to information
Kinerja Lingkungan
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
bahan dasar;
energi;
air;
aneka ragam mahluk hidup;
emisi, Pembuangan Sampah dan Air Kotor;
produk dan Layanan;
kepatuhan; dan
transportasi.
Hal-hal yang Bersifat Material
Setelah melakukan penilaian terhadap kebutuhan dari
masyarakat stakeholder utama, TELKOM memutuskan
untuk memusatkan perhatian kepada sumber dayanya
dengan memberikan dukungan bagi berbagai prakarsa
masyarakat dalam menciptakan dan meremajakan kembali
daerah pertamanan dan mendukung penghematan energi
oleh masyarakat yang inovatif dan beragam prakarsa dalam
mengelola sampah. Secara internal, TELKOM telah memusatkan
perhatinnya dalam mengambil sejumlah tindakan untuk
meningkatkan efisiensi dalam penggunaan energi di tempat
kerja dan di lapangan.
Pencapaian di tahun 2009
• Taman Ganesha;
• Penghijauan kembali di beberapa daerah;
• Bahan bakar yang menggunakan tenaga air;
• paperless office
• Prakarsa energi bersih lainnya; dan
• Langkah-langkah untuk meningkatkan efisiensi energi di
kantor-kantor.
Tujuan dan Strategi
Tujuan TELKOM adalah untuk mengambil peran aktif dalam
memelihara lingkungan dengan menyediakan bantuan untuk
menciptakan daerah hijau dan mempromosikan teknologi dan
praktek yang ramah lingkungan.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 98
Environmental Performance
materials;
energy;
water;
biodiversity;
emissions, effluents and waste;
products and services;
compliance; and
• transport.
Material Issues
H av i n g a s s e s s e d t h e n e e d s o f i t s key s t a ke h o l d e r
communities, TELKOM decided to focus its resources on
providing support for community initiatives designed to
create and revitalize green open spaces, and support for
innovative community-based energy-saving and waste
management initiatives. Internally, the Company has
focused on introducing measures to increase energy
efficiency in the workplace and at field sites.
Key Performances in 2009
• Taman Ganesha;
• re-greening in several districts;
• hydro fuel cells;
• paperless office;
• other clean energy initiatives; and
• energy efficiency measures in offices.
Goal and Strategy
TELKOM’s goal is to play an active role in preserving
the environment by providing assistance for the creation
of green spaces and promoting environment-friendly
technologies and practices.
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:20:22 AM
Lampiran/Pengungkapan atas Pendekatan Manajemen
Appendices/Disclosure On Management Approach
Tenaga Kerja dan Kinerja Pencapaian
Labor and Decent Work Performance
Hal-hal Material
TELKOM telah memusatkan perhatiannya dalam memastikan
penerapan mengenai peluang kerja, gaji dan kebijakan
pengembangan karir yang sama bagi semua orang; penerapan
perjanjian kerja bersama dan menyediakan sarana untuk
kegiatan serikat; menyediakan jaminan kesehatan dan dana
pension dan bonus yang terkait dengan kinerja; program
pengembangan kompetensi, program pelatihan di bidang
kepemimpinan dan pelatihan masa transisi sesudah pension dan
prakarsa untuk kesehatan dan keselamatan dalam memelihara
pencapaian TELKOM untuk zero accident dan memastikan
adanya lingkungan kerja yang sehat dan kondusif.
Material Issues
TELKOM has focused on ensuring the implementation
of equal opportunity employment, salary and career
development policies; on implementing the collective
work agreement and facilitating union activities; providing
health and retirement benefits and performance-related
bonuses; competency development programs, leadership
training programs and post career transition training;
and on health and safety initiatives to maintain the
Company’s zero accident record and ensure a healthy
and conducive work environment.
•
•
•
•
•
Pekerjaan;
Hubungan antara Karyawan dan Manajemen;
Kesehatan dan Keselamatan Kerja;
Pelatihan dan Pendidikan; dan
Keanekaragaman dan Peluang yang Sama.
Pencapaian di tahun 2009
• Penghargaan zero accident;
• Survei TEOS untuk OHS; dan
• Gaji yang seimbang bagi wanita dan laki-laki.
Tujuan dan Strategi
Tujuan TELKOM adalah untuk memastikan kepatuhan terhadap
peraturan-peraturan eksternal seperti Perjanjian ILO dengan
menyediakan sarana untuk melakukan pembicaraan yang
berkesinambungan antara manejemen dan karyawan melalui
serikat buruh, perjanjian kerja bersama dan jalur lainnya yang
menuju pada pembentukan kebijakan guna menciptakan
tempat kerja yang adil, seimbang dan pantas.
Kinerja Hak Asasi Manusia
•
•
•
•
•
•
•
•
Investasi dan Praktek Pengadaan;
Non-diskriminasi;
Kebebasan untuk Berkumpul dan Perundingan Bersama;
Penghapusan Tenaga Kerja Dibawah Umur;
Pencegahan terhadap Tenaga Kerja secara Paksa
dan Wajib;
Penanganan atas Keluhan dan Pengaduan;
Penerapan Keamanan; dan
Hak Penduduk Asli
Hal-hal Material
T E L KO M t e l a h m e m u s a t k a n p e r h a t i a n n y a d a l a m
mengimplementasi kebijakan secara tegas untuk tidak
memperkerjakan anak dibawah umur; menjunjung hak
karyawan untuk dapat secara bebas berkumpul dan melakukan
perundingan bersama; dan memastikan hak dan kesanggupan
karyawan untuk menyuarakan pengaduan dan keluhan lewat
kebijakan whistleblower Perusahaan.
Pencapaian di tahun 2009
• Kesempatan bagi karyawan untuk menjadi pemimpin senior.
• Kebebasan untuk berkumpul dijamin oleh Perjanjian Kerja
Bersama III.
• Praktek pengadaan dan investasi yang adil dan terbuka
melalui e-auction.
Tujuan dan Strategi
TELKOM bertujuan untuk mematuhi berbagai peraturan dan
perjanjian eksternal seperti Deklarasi Universal dari Hak Asasi
Manusia dengan menerbitkan kebijakan dibawah Perjanjian
Kerja Besama III.
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 99
•
•
•
•
•
97
Employment;
Labor/Management Relations;
Occupational Health and Safety;
Training and Education; and
Diversity and Equal Opportunity.
Key Performances in 2009
•Zero accident award
• TEOS survey on OHS
• Equal salaries for women and men
Goal and Strategy
TELKOM’s goal is to ensure compliance with external
regulations such as the ILO Conventions by facilitating
ongoing dialog between management and employees
through the union, the collective work agreement and
other channels, leading to the development polices to
create a fair, equitable and decent workplace.
Human Rights Performance
•
•
•
•
•
•
•
•
Investment and Procurement Practices;
Non-discrimination;
Freedom of Association and Collective Bargaining;
Abolition of Child Labor;
Prevention of Forced and Compulsory Labor;
Complaints and Grievance Practices;
Security Practices; and
Indigenous Rights.
Material Issues
TELKOM has focused on implementing strict policies on
not employing minors; upholding employees’ right to
freedom of association and collective bargaining; and
ensuring employees’ right and ability to voice complaints
and grievances through the Company’s whistleblower
policy.
Key Performances in 2009
• O p p o r t u n i t i e s f o r e m p l oye e s t o b e c o m e s e n i o r
leaders.
• Freedom of association guaranteed by the Collective
Work Agreement (PKB III).
• Fair and transparent investment & procurement practices
by e-auction.
Goal and Strategy
TELKOM aims to comply with external regulations and
conventions such as the Universal Declaration of Human
Rights by issuing policies under the collective Work
Agreement (PKB III).
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:20:23 AM
98
Lampiran/Pengungkapan atas Pendekatan Manajemen
Appendices/Disclosure On Management Approach
Kinerja Masyarakat
Society Performance
Hal-hal Material
T E L KO M te l a h m e m u s a t ka n s u m b e r d aya nya u n t u k
meningkatkan kualitas pendidikan nasional dan melebarkan
akses untuk mendapatkan informasi melalui internet. TELKOM
juga menyediakan bantuan darurat dan pertolongan kepada
korban bencana alam dan bencana lainnya. TELKOM juga telah
memusatkan perhatiannya dalam memperkokoh tata kelola
dan etika bisnis melalui transformasi kebudayaan, memperkuat
kepatuhan dan manajemen risiko dan mengadopsi berbgai
kebijakan terkait dengan tata kelola. Sehubungan dengan
kebijakan publik, TELKOM telah berhubungan dengan pihak
regulator dan pembuat kebijaksanaan.
Material Issues
TELKOM has concentrated its resources on enhancing
the quality of public education and broadening access to
information via the internet. TELKOM has also provided
emergency relief and aid to the victims of natural and
o t h e r d i s a ste r s . Th e Co m p a ny h a s a l s o fo c u s e d o n
strengthening governance and business ethics through
culture transformation, strengthening compliance and
risk management and the adoption of various policies
on governance. With regard to public policy, TELKOM
has engaged with regulators and policy makers.
•
•
•
•
•
Masyarakat;
Korupsi;
Kebijakan Publik;
Kelakuan yang Anti Persaingan; dan
Kepatuhan
Pencapaian di tahun 2009
• Pengungkapan Atas Kejadian Tak Terduga
Tujuan dan Strategi
TELKOM bertujuan untuk mendukung perbaikan atas
pendidikan nasional dengan menyediakan sarana dan
pengetahuan untuk menciptakan masyarakat berbasis
informasi yang akan mendukung perkembangan bangsa dan
meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Sehubungan dengan kesehatan, TELKOM bertujuan untuk
mendukung perbaikan kesehatan masyarakat dengan
menyediakan sarana, prasarana dan informasi mengenai
kesehatan. TELKOM juga berkomitmen untuk mengambil peran
aktif dalam menyediakan dan mobilisasi bantuan kemanusiaan
pada saat terjadi bencana.
TELKOM memiliki tujuan untuk mendukung pemeliharaan
kebudayaan nasional dan memperkuat keadaban masyarakat
dengan menyediakan sarana untuk acara dan kegiatan
kebudayaan dan kegiatan masyarakat lainnya.
Kinerja Tanggung Jawab Produk
•
•
•
•
•
Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan;
Pemberian label untuk produk dan layanan;
Komunikasi dalam kegiatan Pemasaran;
Keleluasaan Pribadi bagi Pelanggan; dan
Kepatuhan.
Hal-hal Material
TELKOM telah memusatkan perhatiannya untuk menerapkan
sejumlah langkah untuk menjaga informasi pelanggan;
meningkatkan keamanan internet dan mengurangi dampak
negatif dari perluasan akses ke informasi digital; menerapkan
kebijakan atas pemasaran yang adil dan tidak menyesatkan.
TELKOM juga telah melakukan survey tentang kepuasan
pelanggan dan kepuasan stakeholder dan memantau umpan
balik pelanggan untuk menilai dan meningkatkan kinerjanya.
Kinerja Utama di tahun 2009
• Program internet untuk Anak-anak dan Keluarga
• Hasil survey Kepuasan Pelanggan
Tujuan dan Strategi
TELKOM memiliki tujuan untuk memelihara dan meningkatkan
kesetiaan pelanggan dan keterlibatan pelanggan dengan
mengambil tindakan berdasarkan hasil dari survey kepuasan
dan kesetiaan pelanggan biasa.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 100
•
•
•
•
•
Community;
Corruption;
Public Policy;
Anti-Competitive Behavior; and
Compliance.
Key Performances in 2009
• Contingency disclosure
Goal and Strategy
TELKOM aims to support the improvement of public
education by providing facilities and knowledge to create
an information-based society that will support national
development and enhance people’s quality of life.
With regard to health, TELKOM’s goal is to support
improved community health through the provision of
health facilities, infrastructure and information. TELKOM
is also committed to playing an active role in providing
a n d m o b i l i z i n g h u m a n i t a r i a n re l i e f i n t h e eve n t o f
disasters.
TELKOM aims to support the preservation of national culture
and strengthen civil society by providing facilities for
cultural and other community events and activities.
Product Responsibility Performance
•
•
•
•
•
Customer Health and Safety;
Product and Service Labeling;
Marketing Communications;
Customer Privacy; and
Compliance.
Material Issues
TELKOM has focused on implementing measures to
protect customer information; increase internet safety
and mitigate the adverse effects of expanded access to
digital information; implementing policies on fair and nonmisleading marketing. The Company has also surveyed
customer satisfaction and stakeholder satisfaction and
monitored customer feedback to assess and improve
its performance.
Key Performances in 2009
• Internet for Kids and Family program
• Customer Satisfaction survey results
Goal and Strategy
TELKOM’s goal is to maintain and enhance customer
loyalty and customer engagement by taking action
based on the results of regular customer satisfaction
and loyalty surveys.
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:20:23 AM
Lampiran/Testimoni
Appendices/Testimony
Testimoni
Drs Sarwono Sudarto, MBA
Direktur Bank Rakyat Indonesia
Drs Sarwono Sudarto yang merupakan
s a l a h s e o ra n g D i re kt u r B a n k R a kyat
Indonesia menyatakan bahwa setiap guru
bertugas untuk memotivasi muridnya
agar dapat belajar dengan lebih baik serta
memiliki budi pekerti yang baik. Para murid
diharapkan untuk menjadi orang yang
berguna bagi nusa dan bangsa. Agar hal
tersebut dapat tercapai, setiap guru harus berlaku
secara profesional dan memiliki kompetensi dan
motivasi dengan mempertajam 4 pilar keahlian, yaitu:
learning to know, learning to do, learning to be dan
learning together.
Selanjutnya, Drs Sarwono juga menyatakan bahwa
seorang guru selayaknya seperti padi, semakin
berisi, semakin menunduk. Seorang pendidik harus
mempunyai kepribadian artistik, realistik dan
pengusaha. Disamping itu, setiap guru harus mampu
mengelola sejumlah change, confusion, anxiety,
gradual change, frustation dan false start. Selain
itu, seorang guru juga harus mampu memberikan
semangat keteladan bagi lingkungannya.
Ir Indra Utoyo, MSc
Direktur IT & Supply PT Telkom
Testimony
Drs Sarwono Sudarto, MBA
Bank Rakyat Indonesia, Director
Drs Sarwono Sudarto, a Director of Bank
Rakyat Indonesia, noted that the job
of every teacher is to motivate their
students to learn better and to develop
a good character. Students are expected
to become members of society who
will be useful to the nation. To ensure
that this is achieved, all teachers must
be professional, and develop competencies and
motivation by honing the four pillars of expertise:
learning to know, learning to do, learning to be
and learning together.
Drs Sarwono went on to say that a teacher should
be like paddy: the fuller it gets, the more it bows
down. An educator must have an artistic, realistic
and entrepreneurial personality. Furthermore, all
teachers must be able to manage change, confusion,
anxiety, gradual change, frustration and false
starts. And teachers must also be able to offer
an exemplary spirit for their surroundings.
Ir Indra Utoyo, MSc
Director of IT & Supply, PT Telkom
D a l a m p a p a ra n nya , P a k I n d ra U toyo
menyampaikan bahwa pada saat ini, telah
terjadi banyak perubahan paradigma.
Perubahan pada abad 20 dapat diprediksi,
namun memasuki abad 21 perubahan
menjadi sulit diprediksi. Sebelumnya,
yang menjadi skala adalah ruang, namun
k i n i s k a l a nya a d a l a h wa k t u ( t i m e t o
market). Dulu bisnis berorientasi pada produk
dan perdagangan barang, kini lebih berorientasi
p a d a p e l a n g g a n d a n p e rd a g a n g a n d i l a ku ka n
secara elektronik (E-commerce). Sebelumnya,
lingkup informasi terbatas dan pasar hanya melayani
pelanggan domestik, kini cakupan informasi sangat
berlebihan dan pasar melayani pelanggan global.
In his speech, Indra Utoyo noted that
this is a time in which many paradigms
are shifting. Changes in the 20th century
were predictable, but now, as we enter
the 21st century, they have become much
harder to predict. Whereas previously,
the scale was space, now it is time (or
time to market). Before, business was
oriented to products and trade goods; now, it is
orientated more to customers and traders using
E-commerce. An while previously, the scope of
information was limited and the market only
served domestic customers, now the scope of
information is vast and the market is serving
global customers.
IT diperlukan sebagai peluang pemanfaatan internet
untuk mendorong pertumbuhan dalam bidang
Ekonomi, Hankam, Sosial Budaya dan Politik dalam
Pemerintahan. Contohnya, di bidang Ekonomi, internet
dapat memberdayakan UKM, menciptakan lapangan
kerja, ekonomi jaringan, peningkatan produktivitas
dan efisiensi. Di bidang Hankam, internet digunakan
sebagai pengendalian sumber daya nasional strategis,
dan lain-lain.
IT provides a much needed opportunity to take
advantage of the internet to drive growth in the
fields of economics, defense and security, sociocultural affairs and Politics in government. In
the field of economics, for example, the internet
can empower SMEs, create job opportunities
and economic networks, and lead to increased
productivity and efficiency. In defense and security,
the internet can play a role in the control of
strategic national resources, and so on.
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 101
99
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:20:26 AM
100
Lampiran/Testimoni
Appendices/Testimony
Josef Bataona
Direktur SDM PT Unilever Indonesia
Pak Josef Batona didepan para guru
menerangkan keinginannya agar dalam
penyampaian pesan dan pendidikan kepada
para murid perlu adanya komunikasi yang
efektif. Secara jelas, seorang guru dituntut
u n t u k d a p a t m e n d e n g a r, b e r b i c a ra ,
membaca dan menulis dengan runut.
Beliau pun mengoreksi kecenderungan kita
yang mendengar hanya untuk memahami, tetapi lebih
untuk menjawab. Padahal kebutuhan jiwa manusia
yang paling mendalam adalah untuk dimengerti dan
dihargai.
Selanjutnya, beliau juga memberikan sejumlah pesan,
antara lain, bahwa pada umumnya kita menyaring apa
yang kita dengar melalui masa lalu kita. Oleh sebab
itu, kita perlu mendengar secara empatik, apabila ada
sesuatu yang kita tidak mengerti.
Dr Leila Mona Ganiem, Spd. M.Si
Pakar Pendidikan Kepribadian
Bagi kalangan Guru, nama Leila Mona
Ganiem bukan nama yang asing lagi karena
setiap pelatihan CSR Telkom-Republika,
beliau selalu tampil sebagai pembicara.
Dalam pelatihan Guru tahap ke-3 angkatan
ke-4 di TELKOM Solo, Bu Leila tampil
lebih energik serta lebih percaya diri.
Menurutnya, pribadi yang menarik bagi seorang guru,
adalah pribadi dengan perumpamaan sebuah ladang
amal yang sangat subur, berkesempatan untuk terus
belajar, sebagai pembentuk landasan bangsa serta
sebagai panutan. Beliau menjelaskan bahwa jika
seorang guru tidak melakukan tugasnya dengan
sepenuh hati, maka guru tersebut tidak akan menjadi
yang terbaik.
Josef Bataona
Human Resources Director, PT Unilever
Indonesia
Addressing the teachers, Josef Batona
spoke of his wish to see effective
c o m m u n i c a t i o n i n t h e i r d e l i ve r y o f
education to their students. Clearly,
he said, a teacher needs to be able to
listen, speak, read and write on topic.
He even corrected our tendency to listen
not to understand, but more to reply. But in fact
humankind’s most fundamental need is to be
understood and valued.
He also noted that in general we filter what we
hear through our past. Therefore, we need to
listen empathetically if there are things we don’t
understand.
Dr Leila Mona Ganiem, Spd. M.Si
Personal Education Expert
Amongst the teaching community, Leila
Mona Ganiem is a familiar name: she
has been a speaker at every TelkomRepublika CSR training. During the 3rd
a n d 4 t h te a c h e r t ra i n i n g s at Telkom
Solo, Leila looked even more energetic
a n d c o n f i d e n t . F o r a t e a c h e r, L e i l a
feels, an attractive personality is like a very rich
source of good work; it offers an opportunity
for continued learning; it shapes the foundations
of the nation; and it provides an example. She
explained that if a teacher does not do his or her
job wholeheartedly, he or she will never be one
of the best teachers.
Guru yang inspiratif akan menghasilkan murid yang
terinspirasi pula. Lebih jauh dikatakan oleh Bu Leila,
bahwa seorang guru juga memerlukan pengembangan
diri, karena ilmu pengetahuan terus berkembang.
Saat ini, guru SD, SMP dan SMA dianjurkan untuk
mengembangkan kurikulum dengan mengacu pada
standard nasional. Karena globalisasi, para siswa
makin update sehingga guru harus lebih inovatif
dengan metode pengajaran.
Inspiring teachers will produce inspired students.
Furthermore, according to Leila, teachers need to
develop themselves, because knowledge itself is
constantly developing. Now teachers at primary
schools, junior high schools and senior high schools
are encouraged to develop the curriculum, referring
to national standards. Thanks to globalization,
students are ever more up-to-date—and as a
result, teachers need to be innovative in their
teaching methods.
Pada bagian akhir, Bu Leila menegaskan bahwa untuk
dapat berbicara baik, pertama seorang guru harus
berminat pada apa yang akan dikatakannya dan
sampaikan dengan penuh minat. Sedangkan ekspresi
suara seorang guru harus terdengar dengan jelas, indah,
diucapkan dengan benar dan punya roh. “Terimalah
dirimu apa adanya karena itu akan menjadi milikmu
seumur hidupmu,” ujar Bu Leila Mona Ganiem.
In the final part of her talk, Leila emphasized
that to be able to speak well, a teacher must first
be interested in what they are going to say, and
deliver it in an interesting way. At the same time, a
teacher’s voice must be clearly audible, pleasant to
listen to, with proper enunciation and full of spirit.
“Accept yourself as you are because that will be
yours for life,” concluded Leila Mona Ganiem.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 102
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:20:28 AM
Lampiran/Referensi Indeks GRI 2006
Appendices/GRI Index Reference
101
Referensi terhadap
Indeks GRI
(3.12)
GRI Index Reference
(3.12)
Indeks Gri
Gri Index
Item yang diperlukan di Gri
Required Item in GRI
Halaman
Page Number
Profil Profile
1.
Strategi dan Analisis
Strategy and Analysis
1.1
Pernyataan dari pejabat pengambil keputusan paling senior dalam Perseroan
Statement from the most senior decision maker of the organization
1.2
Deskripsi atas dampak, risiko dan peluang utama
Description of key impacts, risks, and opportunities
2.
Profil Perseroan
Organizational Profile
2.1
Nama Perseroan
Name of the organization
2.2
Merek, produk, dan/atau layanan unggulan
Primary brands, products, and/or services
2.3
Struktur operasional Perseroan, termasuk divisi utama, perusahaan yang beroperasi, anak
perusahaan dan perusahaan joint venture
Operational structure of the organization, including main divisions, operating companies
subsidiaries, and joint ventures
2.4
Lokasi kantor pusat Perseroan
Location of organization’s headquarters
2.5
Jumlah negara di mana Perseroan beroperasi, dan nama negara dengan operasi utama
atau yang sangat terkait dengan isu-isu keberlanjutan yang dicakup dalam laporan
Number of countries where the organization operates, and names of countries with either
major operations or that are specifically relevant to the sustainability issues covered in
the report
1
2.6
Kondisi kepemilikan dan perusahaan hukum
Nature of ownership and legal form
5
2.7
Pelayanan pasar
Markets served
1
2.8
Skala pelaporan organisasi
Scale of the reporting organization
2.9
Perubahan signifikan selama masa pelaporan terkait ukuran, struktur atau kepemilikan
termasuk :
Significant changes during the reporting period regarding size, structure, or ownership
including :
2.10
Penghargaan yang diterima dalam masa pelaporan
Awards received in the reporting period
3.
Parameter Laporan
Report Parameters
2-3
3
4
18-22
12-14, 23
Back Cover
1, 18-22, 25,
58
5, 41
34, 65
Profil Laporan Report Profile
3.1
Masa Pelaporan (misalnya tahun fiscal/kalender) untuk informasi yang disediakan
Reporting period (e.g, fiscal/calendar year) for information provided
1
3.2
Tanggal laporan yang paling baru, sebelumnya, (jika ada)
Date of most recent previous report (if any)
1
3.3
Siklus pelaporan (tahunan, dwi tahunan, dll.)
Reporting cycle (annual, biennial, etc.)
1
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 103
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:20:28 AM
102
Lampiran/Referensi Indeks GRI 2006
Appendices/GRI Index Reference
Indeks Gri
Gri Index
3.4
Item yang diperlukan di Gri
Required Item in GRI
Halaman
Page Number
Pusat kontak untuk menyampaikan pertanyaan seputar laporan atau isinya
Contact point for questions regarding the report or its contents
TOC
Cakupan dan Batasan Laporan Report Scope and Boundary
3.5
Proses untuk menentukan isi laporan
Process for defining report content
1, 11
3.6
Lingkup bahasan laporan itu
Boundary of the report
3.7
Penjelasan pembatasan khusus atas cakupan atau lingkup bahasan laporan
State any specific limitations on the scope or boundary of the report
3.8
Teknik pengukuran data dan dasar-dasar perhitungan
Basis for reporting on joint ventures, subsidiaries, leased facilities, outsourced
operations, and other entities
1
3.9
Dasar bagi pelaporan perusahaan joint venture, anak perusahaan, fasilitas yang disewa,
operasi yang sifatnya outsource, dan entitas lain
Data measurement techniques and the bases of calculations
1
3.10
Penjelasan dampak dari pengungkapan kembali informasi yang terdapat dalam laporanlaporan sebelumnya
E x p l a n at i o n o f t h e e f fe c t o f a ny re - st ate m e n t s o f i n fo r m at i o n p rov i d e d i n e a r l i e r
reports
4, 41
3.11
Perubahan signifikan dari masa pelaporan sebelumnya
Significant changes from previous reporting periods
1
1, 23, 94, 96
1
Indeks Daftar Isi GRI GRI Content Index
3.12
Tabel yang mengidentifikasi lokasi Standar
Table identifying the location of the Standard
101
Kepercayaan Assurance
3.13
Kebijakan dan praktik berjalan seiring upaya mencari dukungan kepercayaan eksternal
terhadap laporan tersebut
Policy and current practice with regard to seeking external assurance for the report
4.
Tata kelola, Komitmen dan Keterlibatan
Governance, Commitments, and Engagement
9
Tata Kelola Governance
4.1
Struktur tata kelola Perseroan
Governance structure of the organization
42
4.2
Indikasi mengenai apakah Ketua badan tata kelola yang tertinggi juga merupakan seorang
eksekutif
Indicate whether the Chair of the highest governance body is also an executive officer
44
4.3
Bagi organisasi yang memiliki struktur dewan gabungan, jumlah anggota badan tata kelola
tertinggi yang independen dan/atau anggota noneksekutif
For organizations that have a unitary board structure, state the number of members of
the highest governance body that are independent and/or non executive members
44, 45
4.4
Mekanisme bagi para pemegang saham dan karyawan untuk memberikan rekomendasi atau
keputusan kepada bada tata kelola tertinggi Mechanisms for shareholders and employees
to provide recommendations or direction to the highest governance body
43
4.5
Hubungan antara kompensasi bagi anggota badan tata kelola tertinggi, manajer senior,
dan eksekutif (termasuk pengaturan pemberangkatan), dan kinerja organisasi (termasuk
kinerja sosial dan lingkungan)
Linkage between compensation for members of the highest governance body, senior
managers, and executives (including departure arrangements), and the organization’s
performance (including social and environmental performance)
49
4.6
Penerapan proses bagi badan tata kelola tertinggi untuk menjamin penghindaran konflik
kepentingan
Processes in place for the highest governance body to ensure conflicts of interest are
avoided
50-55
4.7
Proses menentukan kualifikasi dan keahlian anggota badan tata kelola tertinggi untuk
mengarahkan strategi Perseroan terkait topik-topik ekonomi, lingkungan dan sosial
Process for determining the qualifications and expertise of the members of the highest
governance body for guiding the organization’s strategy on economic, environmental,
and social topics
43
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 104
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:20:29 AM
Lampiran/Referensi Indeks GRI 2006
Appendices/GRI Index Reference
Indeks Gri
Gri Index
Item yang diperlukan di Gri
Required Item in GRI
103
Halaman
Page Number
4.8
Pernyataan yang dikembangkan secara internal terkait misi atau nilai-nilai perusahaan,
standar pelaksanaan, dan prinsip-prinsip terkait kinerja ekonomi, lingkungan, dan sosial
Internally developed statements of mission or values, codes of conduct, and principles
relevant to economic, environmental, and social performance
6-10
4.9
Prosedur badan tata kelola tertinggi untuk mengawasi pengidentifikasian dan pengelolaan
kinerja ekonomi, lingkungan, dan sosial Perseroan
Procedures of the highest governance body for overseeing the organization’s identification
and management of economic, environmental, and social performance
10
4.10
Proses evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi itu sendiri
Processes for evaluating the highest governance body’s own performance
43
Komitmen terhadap Inisiatif Eksternal Commitments to External Initiatives
4.11
Penjelasan mengenai apa dan bagiamana pendekatan atau prinsip pencegahan dilakukan
oleh Perseroan
Explanation of whether and how the precautionary approach or principle is addressed
by the organization
50-55
4.12
Kesepakatan, prinsip atau inisiatif lainnya yang dikembangkan secara eksternal terkait bidang
ekonomi, lingkungan dan sosial di mana Perseroan menjadi anggota atau mendukung
Externally developed economic, environmental, and social charters, principles, or other
initiatives to which the organization subscribes or endorses
5
4.13
Ke a n g g o t a a n d i a s o s i a s i (s e p e r t i a s o s i a s i i n d u s t r i ) d a n /a t a u o rg a n i s a s i a d vo k a s i
internasional/nasional :
Memberships in associations (such as industry associations) and/or national/International
advocacy organizations in which the organization :
5
Keterlibatan Pemangku Kepentingan Stakeholder Engagement
4.14
Daftar kelompok pemangku kepentingan yang dilibatkan oleh Perseroan
List of stakeholder groups engaged by the organization
11
4.15
Dasar untuk mengidentifikasi Pemilihan pemangku kepentingan dengan siapa yang akan
terlibat
Basis for identify cation and selection of stakeholders with whom to engage
11
4.16
Pendekatan terhadap keterlibatan pemangku kepentingan, termasuk frekuensi keterlibatan
berdasarkan jenis dan kelompok pemangku kepentingan
Approaches to stakeholder engagement, including frequency of engagement by type and
by stakeholder group
11
4.17
Topik bahasan utama yang dimunculkan melalui keterlibatan pemangku kepentingan,
dan bagaimana Perseroan merespon terhadap topik bahasan utama tersebut, termasuk
melalui pelaporannya
Key topics and concerns that have been raised through stakeholder engagement,
and how the organization has responded to those key topics and concerns,
including through its reporting
11
Indikator Aspek Kinerja Perekonomian
Aspect : Economic Performance
Economic Performance Indicators
Aspect : Economic Performance
EC1
Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan dibagikan, termasuk pendapatan, beban
usaha, kompensasi bagi karyawan, donasi dan investasi lain di masyarakat, laba ditahan,
dan pembayaran terhadap penyedia modal dan pemerintah
Direct economic value generated and distributed, including revenues, operating
costs, employee compensation, donations and other community investments,
retained earnings, and payments to capital providers and governments
25, 26
EC2
Implikasi finansial dan risiko dan peluang lain bagi kegiatan Perseroan terkait perubahan
iklim
Financial implications and other risks and opportunities for the organization’s activities
due to climate change
54
EC3
Cakupan kewajiban rencana pemberian manfaat Perseroan
Coverage of the organization’s defined benefit plan obligations
EC4
Bantuan keuangan yang signifikan yang berasal dari pemerintah
Significant financial assistance received from government
60-61
4-5
Aspek : Keberadaan Pasar Aspect : Market Presence
EC5
Kisaran rasio standar gaji bagi tingkat karyawan baru dibandingkan gaji minimum setempat
di lokasi usaha yang signifikan
Range of ratios of standard entry level wage compared to local minimum wage at significant
locations of operation
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 105
60
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:20:29 AM
104
Lampiran/Referensi Indeks GRI 2006
Appendices/GRI Index Reference
Indeks Gri
Gri Index
Item yang diperlukan di Gri
Required Item in GRI
Halaman
Page Number
EC6
Kebijakan, praktik, dan proporsi pembelanjaan untuk pemasok lokal di lokasi usaha yang
signifikan
Policy, practices, and proportion of spending on locally-based suppliers at significant
locations of operation
66, 67
EC7
Prosedur perekrutan lokal dan proporsi manajemen senior yang direkrut dari masyarakat
setempat di lokasi usaha yang signifikan
Procedures for local hiring and proportion of senior management hired from
the local community at locations of significant operation
56, 59
Aspek : Inti Dampak Perekonomian yang Tidak Langsung Aspect : Indirect Economic Impacts Core
EC8
Pembangunan dan dampak dari investasi atas infrastruktur dan jasa yang disediakan untuk
kepentingan public melalui keterlibatan komersial atau pro bono
Development and impact of infrastructure investments and services provided primarily
for public benefit through commercial, inkind, or pro bono engagement
74-89
EC9
Pemahaman dan penjelasan dampak perekonomian yang tidak langsung, termasuk cakupan
dari dampak tersebut
Understanding and describing significant indirect economic impacts, including the extent
of impacts
51-54
Aspek Indikator Kinerja Lingkungan : Material
Environmental Performance Indicators
Aspect : Materials
EN1
Material yang digunakan berdasarkan bobot atau volume
Materials used by weight or volume
19, 70, 91,
92, 93
EN2
Persentase material yang termasuk material input daur ulang
Percentage of materials used that are recycled input materials
73, 91, 92
Aspek : Energi Aspect : Energy
EN3
Konsumsi energi langsung oleh sumber energi utama
Direct energy consumption by primary energy source
92, 94
EN4
Konsumsi energi tidak langsung oleh sumbeer utama
Indirect energy consumption by primary source
EN5
Penghematan energi terkait pelestarian dan peningkatan efisiensi
Energy saved due to conservation and efficiency improvements
EN6
Inisiatif untuk menyediakan produk dan jasa yang hemat energi atau berbasis energi
terbarukan, serta pengurangan kebutuhan energi akibat penerapan inisiatif tersebut
Initiatives to provide energy-efficient or renewable energy based products and services,
and reductions in energy requirements as a result of these initiatives
19, 70, 73
EN7
Inisiatif untuk mengurangi konsumsi energi tidak langsung dan mencapai pengurangan
energi
Initiatives to reduce indirect energy consumption and reductions achieved
91, 92
92
91, 92
Aspek : Air Aspect : Water
EN8
Total pengumpulan air pada sumber
Total water withdrawal by source
92, 94
EN9
Sumber air yang secara signifikan terpengaruh oleh pengumpulan air tersebut
Water sources significantly affected by withdrawal of water
EN10
Persentase dan total volume air yang didaur ulang dan dimanfaatkan kembali
Percentage and total volume of water recycled and reused
94, 95
Aspek : Keragaman Hayati Aspect : Biodiversity
EN11
Lokasi dan luas lahan yang dimiliki, disewakan, dikelola, atau berdekatan dengan, lahan
yang dilindungi serta lahan yang memiliki nilai keragaman hayati tinggi yang berada di
luar area lahan yang dilindungi
Location and size of land owned, leased, managed in, or adjacent to, protected areas and
areas of high biodiversity value outside protected areas
92
EN12
Penjelasan dampak signifikan dari kegiatan, produk, dan jasa atas keragaman hayati di
areal lahan yang dilindungi dan area lahan dengan nilai keragaman hayati tinggi yang
berada di luar area lahan yang dilindungi
Description of significant impacts of activities, products, and services on biodiversity in
protected areas and areas of high biodiversity value outside protected areas
92
EN13
Habitat yang dilindungi atau diperbaiki
Habitats protected or restored
95
EN14
Strategi, kegiatan berjalan, dan rencana masa depan untuk pengelolaan dampak terhadap
keragaman hayati.
Strategies, current actions, and future plans for managing impacts on biodiversity
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 106
92, 95
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:20:29 AM
Lampiran/Referensi Indeks GRI 2006
Appendices/GRI Index Reference
Indeks Gri
Gri Index
EN15
Item yang diperlukan di Gri
Required Item in GRI
105
Halaman
Page Number
Jumlah spesies yang masuk daftar merah IUCN dan spesies yang masuk daftar konservasi
nasional dengan habitat yang terancam oleh kegiatan operasional Perseroan dan tingkat
risiko kepunahan
Number of IUCN Red List species and national conservation list species with habitats in
areas affected by operations, by level of extinction risk
NA
Aspek : Emisi, Limbah dan Sampah Aspect : Emissions, Effluents, and Waste
EN16
To t a l e m i s i g a s r u m a h k a c a ya n g l a n g s u n g m a u p u n t i d a k l a n g s u n g b e rd a s a r k a n
bobotnya
Total direct and indirect greenhouse gas emissions by weight
92, 93
EN17
Emisi gas rumah kaca yang relevan lainnya berdasarkan bobot
Other relevant indirect greenhouse gas emissions by weight
92, 93
EN18
Inisiatif untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan pencapaian pengurangan emisi
Initiatives to reduce greenhouse gas emissions and reductions achieved
EN19
Emisi substansi yang mengurangi lapisan ozon berdasarkan bobot
Emissions of ozone-depleting substances by weight
EN20
NO, SO, dan emisi udara lainnya yang signifikan berdasarkan jenis dan bobot
NO, SO, and other significant air emissions by type and weight
EN21
Total pembuangan air berdasarkan kualitas dan destinasi
Total water discharge by quality and destination
94, 95
EN22
Total bobot sampah berdasarkan jenis dan metode pembuangannya
Total weight of waste by type and disposal method
93, 94
EN23
Total jumlah dan volume air yang terbuang secara signifikan
Total number and volume of significant spills
94
EN24
Bobot sampah berbahaya yang dipindahkan, diimpor, diekspor, atau dikelola berdasarkan
peraturan B asel Convention Annex I, II, III, dan VIII, serta persentase sampah yang
dipindahkan secara internasional
Weight of transported, imported, exported, or treated waste deemed hazardous under
the terms of the Basel Convention Annex I, II, III, and VIII, and percentage of transported
waste shipped internationally
NA
EN25
Identitas, besaran, status yang terlindungi, dan nilai keragaman hayati dari kumpulan
air dan habitat terkait yang terpengaruh secara signifikan oleh pembuangan air yang
dilakukan organisasi pembuat
Identity, size, protected status, and biodiversity value of water bodies and related habitats
significantly affected by the reporting organization’s discharges of water and runoff
NA
EN26
Inisiatif untuk mengurangi dampak produk dan jasa terhadap lingkungan, serta cakupan
pengurangan dampak tersebut
Initiatives to mitigate environmental impacts of products and services, and extent of
impact mitigation
72
EN27
Persentase produk yang dijual dan bahan kemasan yang reklaim berdasarkan kategori
Pe rce n t a g e o f p ro d u c t s s o l d a n d t h e i r p a c ka g i n g m ate r i a l s t h at a re re c l a i m e d by
category
93
91, 92, 93, 95
91, 93
93
Aspek : Kepatuhan Aspect : Compliance
EN28
Nilai keuangan terkait denda yang signifikan dan total jumlah sanksi non-keuangan atas
ketidakpatuhan terhadap peraturan dan perundang-perundangan lingkungan
Monetary value of significant fines and total number of non-monetary sanctions for
noncompliance with environmental laws and regulations
91
Aspek : Transportasi Aspect : Transport
EN29
Dampak terhadap lingkungan yang signifikan dari produk transportasi dan barang dan material
lain untuk operasional Perseroan, dan anggota tenaga kerja transportasi
Significant environmental impacts of transporting products and other goods and
materials used for the organization’s operations, and transporting members of
the workforce
NA
Aspek : Keseluruhan Aspect : Overall
EN30
Total pendanaan dan investasi perlidungan terhadap lingkungan berdasarkan jenis
Total environmental protection expenditures and investments by type
NA
Indikator Kinerja Sosial
Aspek : Ketenagakerjaan
Social Performance Indicators
Aspect : Employment
LA1
Total tenaga kerja berdasarkan tipe perekrutan, kontrak, dan wilayah
Total workforce by employment type, employment contract, and region
LA2
Total jumlah dan tingkat pendapatan tenaga kerja berdasarkan kelompok usia, jenis
kelamin, dan wilayah
Total number and rate of employee turnover by age group, gender, and region
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 107
58, 59
58
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:20:30 AM
106
Lampiran/Referensi Indeks GRI 2006
Appendices/GRI Index Reference
Indeks Gri
Gri Index
LA3
Item yang diperlukan di Gri
Required Item in GRI
Halaman
Page Number
Manfaat yang diberikan terhadap karyawan tetap yang tidak diberikan bagi karyawan
kontrak atau karyawan paruh waktu, berdasarkan jenis usaha yang besar
Benefits provided to full-time employees that are not provided to temporary or
part-time employees, by major operations
57, 59, 60,
62, 64
Aspek : Tenaga Kerja/Hubungan Manajemen Aspect : Labor/management Relations
LA4
Persentase tenaga kerja yang dicakup perjanjian bersama
Percentage of employees covered by collective bargaining agreements
57
LA5
Masa pemberian teguran minimum terkait perubahan operasional, termasuk apakah ini
tercantum dalam perjanjian bersama
Minimum notice period(s) regarding operational changes, including whether
it is specified in collective agreements
NA
Aspek : Kesehatan dan Keselamatan Kerja Aspect : Occupational Health and Safety
LA6
Persentase tenaga kerja total yang terwakili dalam komite bersama kesehatan dan keselamatan
pekerja-manajemen centage yang akan membantu mengawasi dan memberikan saran atas
program-program kesehatan dan keselamatan kerja
Percentage of total workforce represented in formal joint management–worker health
and safety committees that help monitor and advise on occupational health and safety
programs
64
LA7
Tingkat luka yang dialami, penyakit dalam bekerja, cuti dan absen kerja, dan jumlah
fasilitas kerja per wilayah
Rates of injury, occupational diseases, lost days, and absenteeism and number of
work related fatalities by region
65
LA8
Program pendidikan, pelatihan, penyuluhan, pencegahan, dan pengendalian risiko yang
diterapkan untuk membantu anggota tenaga kerja, keluarganya, serta anggota masyarakat
terkait penyakit serius yang diderita
Education, training, counseling, prevention, and risk-control programs in place to assist
workforce members, their families, or community members regarding serious diseases
NA
LA9
Topik bahasan terkait kesehatan dan keselamatan yang dicakup dalam perjanjian resmi
dengan serikat dagang
Health and safety topics covered in formal agreements with trade unions
64
Aspek : Pelatihan dan Pendidikan Aspect : Training and Education
LA10
Waktu pelatihan rata-rata per kategori karyawan
Average hours of training per year per employee by employee category
62
LA11
Program bagi manajemen keahlian dan pembelanjaran selama hidup yang mendukung
kelanjutan perekrutan karyawan dan membantu mereka dalam mengelola akhir karir
mereka
Programs for skills management and lifelong learning that support the continued employability
of employees and assist them in managing career endings
62, 63
LA12
Persentase karyawan yang menerima evaluasi pengembangan karir dan kinerja secara
teratur
Percentage of employees receiving regular performance and career development
reviews
62
Aspek : Keragaman dan Peluang yang Setara Aspect : Diversity and Equal Opportunity
LA13
Komposisi badan tata kelola dan perincian karyawan per kategori berdasarkan jenis
kelamin, kelompok usia, keanggotaan kelompok minoritas, dan indikator terkait keragaman
lainnya
Composition of governance bodies and breakdown of employees per category
according to gender, age group, minority group membership, and other indicators
of diversity
58, 59
LA14
Rasio gaji pokok karyawan laki-laki terhadap karyawan perempuan berdasarkan kategori
karyawan
Ratio of basic salary of men to women by employee category
60
Aspek Indikator Kinerja Sumber Daya Manusia
Praktik-praktik Investasi dan Pembelian
Human Rights Performance Indicators
Aspect : Investment and Procurement Practices
HR1
Persentase dan jumlah total perjanjian investasi yang signifikan yang memasukkan klausul
atau telah menjalani pemeriksaan terhadap sumber daya manusia
Percentage and total number of significant investment agreements that include human
rights clauses or that have undergone human rights screening
56
HR2
Persentase pemasok dan kontraktor yang signifikan yang telah melalui pemeriksaan terkait
sumber daya manusia dan tindakan yang terlah diambil
Percentage of significant suppliers and contractors that have undergone screening on
human rights and actions taken
66
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 108
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:20:30 AM
Lampiran/Referensi Indeks GRI 2006
Appendices/GRI Index Reference
Indeks Gri
Gri Index
HR3
Item yang diperlukan di Gri
Required Item in GRI
107
Halaman
Page Number
Total waktu yang digunakan karyawan untuk menjalani pelatihan mengenai kebijakan dan
prosedur tentang aspek sumber daya manusia yang relevan dengan operasional, termasuk
persentase karyawan yang sudah mengikuti pelatihan
Total hours of employee training on policies and procedures concerning aspects of human
rights that are relevant to operations, including the percentage of employees trained
56, 63
Aspek : Non Diskriminasi Aspect : Non Discrimination
HR4
Total jumlah peristiwa diskriminasi dan tindakan yang diambil
Total number of incidents of discrimination and actions taken
56
Aspek : Kebebasan Asosiasi dan Inti Perjanjian Bersama Aspect : Freedom of Association and Collective Bargaining
Core
HR5
Operasional yang diidentifikasi di mana hak untuk menguji kebebasan asosiasi dan
perjanjian bersama kemungkinan menghadapi risiko besar, dan tindakan diambil untuk
mendukung hak tersebut
Operations identified in which the right to exercise freedom of association and collective
bargaining may be at significant risk, and actions taken to support these rights
10, 55, 57
Aspek : Pekerja Anak-anak Aspect : Child Labor
HR6
Operasional yang diidentifikasi mempunya risiko sifnifikan terhadap kegiatan pemanfaatan
anak-anak sebagai pekerja, dan tindakan untuk mendukung penghapusan tenaga kerja
anak-anak
Operations identified as having significant risk for incidents of child labor, and measures
taken to contribute to the elimination of child labor
56, 59, 60
Aspek : Tenaga Kerja Wajib Aspect : Forced and Compulsory Labor
HR7
Operasional Perseroan yang diidentifikasi berdampak signifikan terhadap tenaga kerja
paksa, dan tindakan yang diambil untuk mendukung penghapusan tenaga kerja paksa
Operations identified as having significant risk for incidents of forced or compulsory labor,
and measures to contribute to the elimination of forced or compulsory labor
56
Aspekt : Praktik Keamanan Aspect : Security Practices
HR8
Persentase tenaga kerja keamanan yang dilatih dalam kebijakan atau prosedur perusahaan
mengenai aspek-aspek sumber daya manusia yang relevan dengan operasionalnya
Percentage of security personnel trained in the organization’s policies or procedures
concerning aspects of human rights that are relevant to operations
56, 63
Aspek : Hak-hak Masyarakat Lokal Aspect : Indigenous Rights
HR9
Total jumlah peristiwa pelanggaran hak masyarakat lokal dan tindakan yang diambil
Total number of incidents of violations involving rights of indigenous people and actions
taken
56
Aspek Indikator Kinerja Masyarakat :
Komunitas
Society Performance Indicators
Aspect : Community
SO1
Kondisi, cakupan, dan keefektifan program dan praktik yang mengevaluasi dan mengelola
dampak operasional terhadap masyarakat, termasuk kegiatan pemasukan, pelaksanaan,
dan pengeluaran
Nature, scope, and effectiveness of any programs and practices that assess and manage
the impacts of operations on communities, including entering, operating, and exiting
74-89
Aspek : Korupsi Aspect : Corruption
SO2
Persentase dan total jumlah unit usaha yang dianalisa risikonya terkait kegiatan korupsi
Percentage and total number of business units analyzed for risks related to corruption
52
SO3
Persentase karyawan yang dilatih dalam kebijakan dan prosedur anti korupsi Perseroan
P e rc e n t a g e o f e m p l oye e s t ra i n e d i n o rg a n i z a t i o n ’s a n t i - c o r r u p t i o n p o l i c i e s a n d
procedures
52
SO4
Tindakan yang diambil untuk merespon kegiatan korupsi
Actions taken in response to incidents of corruption
52
Aspek : Kebijakan Publik Aspect : Public Policy
SO5
Posisi kebijakan publik dan partisipasi dalam pengembangan kebijakan publik serta
lobbying
Public policy positions and participation in public policy development and lobbying
5
SO6
Total nilai kontribusi keuangan dan in-kind kepada partai politik, politisi, dan lemaga
terkait per negara
Total value of financial and in-kind contributions to political parties, politicians, and
related institutions by country
56
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 109
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:20:31 AM
108
Lampiran/Referensi Indeks GRI 2006
Appendices/GRI Index Reference
Indeks Gri
Gri Index
Item yang diperlukan di Gri
Required Item in GRI
Halaman
Page Number
Aspek : Tingkah Laku Anti Korupsi Aspect : Anti Competitive Behavior
SO7
Total jumlah kegiatan hukum yang menunjukkan tingkah laku antipersaingan, anti kartel,
dan praktik-praktik monopoli, serta hasilnya
Total number of legal actions for anticompetitive behavior, anti-trust, and monopoly
practices and their outcomes
52
Aspek : Inti Kepatuhan Aspect : Compliance Core
SO8
Nilai keuangan daru denda yang signifikan serta total jumlah sanksi nonkeuangan atas
ketidakpatuhan terhadap peraturan dan perundang-undangan
Monetary value of significant fines and total number of non-monetary sanctions for
Noncompliance with laws and regulations
52
Aspek Indikator Kinerja Tanggung Jawab Produk :
Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan
Product Responsibility Performance Indicators
Aspect : Customer Health and Safety
PR1
Tingkat siklus hidup di mana dampak kesehatan dan keselamatan dari produk dan jasa
dievaluasi demi perbaikan, dan persentase kategori produk dan jasa yang signifikan
terhadap prosedur
Life cycle stages in which health and safety impacts of products and services are assessed
for improvement, and percentage of significant products and services categories subject
to such procedures
71, 72
PR2
Total jumlah peristiwa ketidakpatuhan terhadap peraturan dan kode-kode umum terkait
dampak kesehatan dan keselamatan dari produk dan jasa selama siklus hidup mereka,
berdasarkan jenis hasilnya
Total number of incidents of non-compliance with regulations and voluntary codes concerning
health and safety impacts of products and services during their life
cycle, by type of outcomes
NA
Aspek : Pelabelan Produk dan Jasa Aspect : Product and Service Labeling
PR3
Jenis infromasi produk dan jasa yang diperlukan berdasarkan prosedur, dan persentase
produk dan jasa yang signifikan terkait kebutuhan informasi semacam itu
Type of product and service information required by procedures, and percentage
of significant products and services subject to such information requirements
70, 72
PR4
Total jumlah peristiwa ketidakpatuhan terhadap peraturan dan kode-kode umum yang
terkait informasi produk dan jasa serta pelabelan, berdasarkan jenis hasilnya
Total number of incidents of non-compliance with regulations and voluntary codes concerning
product and service information and labeling, by type of outcomes
52, 54
PR5
Praktik-praktik terkait kepuasan pelanggan, termasuk hasil survei yang mengukur tingkat
kepuasan pelanggan
Practices related to customer satisfaction, including results of surveys measuring customer
satisfaction
73
Aspek : Komunikasi Pemasaran Aspect : Marketing Communications
PR6
Program terkait kepatuhan terhadap perundang-undangan, standar, dan kode-kode umum
terkait komunikasi pemasaran, termasuk periklanan, promosi, dan sponsor
Programs for adherence to laws, standards, and voluntary codes related to marketing
communications, including advertising, promotion, and sponsorship
69
PR7
Total jumlah peristiwa ketidakpatuhan terhadap peraturan dan kode-kode sosial terkait
komunikasi pemasaran, termasuk periklanan, promosi dan sponsor berdasarkan jenis
hasilnya
Total number of incidents of non-compliance with regulations and voluntary codes concerning
marketing communications, including advertising, promotion, and sponsorship by type of
outcomes
69
Aspek : Kerahasiaan Pelanggan Aspect : Customer Privacy
PR8
Total jumlah keluhan substansial terkait pelanggaran kerahasiaan pelanggan dan kehilangan
data pelanggan
Total number of substantiated complaints regarding breaches of customer privacy and
losses of customer data
72
Aspek : Kepatuhan Aspect : Compliance
PR9
Nilai keuangan terkait denda yang signifikan atas ketidakpatuhan terhadap peraundagundangan dan peraturan megnenai provisi dan penggunaan produk dan jasa
Monetary value of significant fines for non-compliance with laws and regulations concerning
the provision and use of products and services
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 110
52
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:20:31 AM
Lampiran/Referensi Indeks GRI 2006
Appendices/GRI Index Reference
Indeks Gri
Gri Index
Item yang diperlukan di Gri
Required Item in GRI
109
Halaman
Page Number
Indikator-indikator Spesifik Sektor Telekomunikasi
Telecommunication Sector Specific Indicators
Kategori : Operasi Internal
Category : Internal Operations
Investasi
Investment
IO1
Investasi modal dalam jaringan infrastruktur telekomunikasi, dirinci menurut negara/
daerah
Capital investment in telecommunication network infrastructure broken down by country/
region.
25
IO2
Biaya bersih untuk penyedia layanan di bawah Kewajiban Layanan Universal dalam rangka
memperluas layanan untuk menjangkau lokasi geografis dan kelompok berpenghasilan
rendah yang tidak profitable. Menjelaskan mekanisme-mekanisme legislatif dan regulasi
yang relevan.
Net costs for service providers under the Universal Service Obligation when extending
service to geographic locations and low-income groups, which are not profitable. Describe
relevant legislative and regulatory mechanisms.
73
Kesehatan dan Keselamatan
Health and Safety
IO3
Praktek yang menjaga kesehatan dan keselamatan karyawan di lapangan yang terlibat
dalam penginstalasian, pengoperasian dan pemiliharaan menara BTS, pemasangan kabel
dan peralatan luar lainnya. Permasalahan kesehatan dan keselamatan yang terkait, antara
lain, adalah kerja diketinggian, senggatan listrik, paparan EMF dan medan frekuensi radio,
serta paparan kimia berbahaya
Practices to ensure health and safety of field personnel involved in the installation,
operation and maintenance of masts, base stations, laying cables and other outside plant.
Related health and safety issues include working at heights, electric shock, exposure to
EMF and radio frequency fields, and exposure to hazardous chemicals.
64
IO4
Compliance terhadap standar ICNIRP (International Commission on Non-Ionising Radiation
Protection) tentang paparan emisi frekuensi radio (RF) dari telepon genggam
Compliance with ICNIRP (International Commission on Non-Ionising Radiation Protection)
standards on exposure to radiofrequency (RF) emissions from handsets
71
IO5
Compliance terhadap pedoman ICNIRP (International Commission on Non-Ionising Radiation
Protection) tentang paparan emisi frekuensi radio (RF) dari BTS
Compliance with ICNIRP (International Commission on Non-Ionising Radiation Protection)
guidelines on exposure to radiofrequency (RF) emissions from base stations.
71
IO6
Kebijakan dan praktek dalam rangka Specific Absorption Rate (SAR) dari telepon
genggam.
Policies and practices with respect to Specific Absorption Rate (SAR) of handsets.
71
IO7
Kebijakan dan praktek tentang penempatan menara dan situs transmisi, termasuk konsultasi
dengan para stakeholder, pembagian situs (site sharing), serta prakarsa untuk menurunkan
dampak visual. Menjelaskan pendekatan yang dipakai untuk mengevaluasi konsultasikonsultasi yang dilakukan, dan menyajikan hasil secara kuantitatif jika dimungkinkan
Policies and practices on the siting of masts and transmission sites including stakeholder
consultation, site sharing, and initiatives to reduce visual impacts. Describe approach to
evaluate consultations and quantify where possible.
92, AR 46
IO8
Jumlah dan persentase situs tersendiri (stand-alone), situs yang digunakan secara bersama,
serta situs pada bangunan yang telah ada
N u m b e r a n d p e rce n t a g e o f st a n d - a l o n e s i te s , s h a re d s i te s , a n d s i te s o n ex i st i n g
structures.
AR 80, 102,
105
Infrastruktur
Infrastructure
Kategori : Penyediaan Akses
Category : Providing Access
Akses terhadap Produk dan Layanan Telekomunikasi : Menjembatani Kesenjangan Digital 1
Access to Telecommunication Products and Services : Bridging the Digital Divide 1
PA1
Kebijakan dan praktek yang memungkinkan deployment infrastruktur telekomunikasi
dan akses terhadap produk dan layanan telekomunikasi di daerah terpencil dan daerah
dengan kepadatan populasi rendah. Menyediakan penjelasan model-model bisnis yang
diterapkan.
Polices and practices to enable the deployment of telecommunications infrastructure
and access to telecommunications products and services in remote and low population
density areas. Include an explanation of business models applied.
73, AR 45
PA2
Kebijakan dan praktek untuk mengatasi keterbatasan terhadap akses dan pemakaian
produk dan layanan telekomunikasi, termasuk : bahasa, budaya,kebutahurufan, dan
pendidikan rendah, pendapatan, cacat, serta usia. Sebutkan penjelasan model-model
bisnis yang diterapkan.
Policies and practices to overcome barriers for access and use of telecommunication
products and services including : language, culture, illiteracy, and lack of education,
income, disabilities, and age. Include an explanation of business models applied.
70, AR 27
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 111
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:20:32 AM
110
Lampiran/Referensi Indeks GRI 2006
Appendices/GRI Index Reference
Indeks Gri
Gri Index
Item yang diperlukan di Gri
Required Item in GRI
Halaman
Page Number
PA3
Kebijakan dan praktek untuk menjamin ketersediaan dan kehandalan produk dan layanan
telekomunikasi, dan sejauh mungkin, menyajikan data tersebut secara kuantitatif, untuk
masa waktu tertentu serta lokasi down time.
Policies and practices to ensure availability and reliability of telecommunications products
and services and quantify, where possible, for specified time periods and locations of
down time.
70, AR 169
PA4
Menyaji secara kuantitatif tingkat ketersediaan produk dan layanan telekomunikasi di
wilayah operasional organisasi. Contoh termasuk : jumlah pelanggan/pangsa pasar,pasar
yang dapat tercakup (addressable market), persentase penduduk yang tercakup, persentase
wilayah yang tercakup.
Quantify the level of availability of telecommunications products and services in areas
where the organisation operates. Examples include : customer numbers/market share,
addressable market, percentage of population covered, percentage of land covered.
27 AR 22, 36,
41, 76
PA5
Jumlah dan jenis produk dan layanan telekomunikasi yang disediakan untuk dan digunakan
oleh kelompok populasi yang berpenghasilan rendah dan yang tanpa penghasilan. Sebutkan
definisi-definisi yang dipilih. Sebutkan juga penjelasan tentang pendekatan yang dipakai
terhadap pricing, diggambarkan dengan contoh seperti harga per menit percakapan/bit
transfer data di berbagai daerah terpencil, daerah miskin atau daerah dengan kepadatan
penduduk yang rendah.
Number and types of telecommunication products and services provided to and used
by low and no income sectors of the population. Provide definitions selected. Include
explanation of approach to pricing, illustrated with examples such as price per minute of
dialogue/bit of data transfer in various remote, poor or low population density areas.
AR 92
PA6
Program-program untuk menyediakan dan menjaga produk dan layanan telekomunikasi
pada keadaan darurat dan untuk pertolongan kepada korban bencana alam.
Programmes to provide and maintain telecommunication products and services in
emergency situations and for disaster relief.
AR 58
Akses terhadap Konten
Access to Content
PA7
Kebijakan dan praktek untuk mengelola permasalahan hak azasi manusia yang terkait
dengan akses dan pemakaian produk dan layanan telekomunikasi.Contohnya :
AR 152
• Partisipasi dalam inisiatif baik di tingkat industri maupun individu yang terkait dengan
Kebebasan Menyampaikan Pendapat;
• Peraturan perundang-undangan di berbagai pasar tentang pendaftaran,sensor, membatasi
akses;
• Interaksi dengan pemerintah tentang masalah keamanan untuk tujuansurveilans;
• Interaksi dengan lembaga pemerintah pada tingakt nasional dan tingkat daerah serta
prakarsa sendiri untuk membatasi konten yang bersifat kejahatan atau berpotensi tidak
etis;
• Melindungi kelompok rentan sepert anak.
Menjelaskan bagaimana kebijakan dan praktek tersebut disesuaikan dan diterapkan di
berbagai negara.
Polices and practices to manage human rights issues relating to access and use of
telecommunications products and services. For example :
• Participation in industry initiatives or individual initiatives related to Freedom of
Expression
• Legislation in different markets on registration, censorship, limiting access, • Interaction
with governments on security issues for surveillance purposes
• Interaction with national and local authorities and own initiatives to restrict criminal
or potentially unethical content.
• Protecting vulnerable groups such as children.
Explain how such policies and practices are adapted and applied in different countries.
Hubungan dengan Pelanggan
Customer Relations
PA8
Kebijakan dan praktek untuk mensosialisasikan masalah yang terkait dengan EMF.Sebutkan
materi informasi yang disediakan pada titik/tempat penjualan (point of sale).
Policies and practices to publicly communicate on EMF related issues. Include information
provides at points of sales material.
AR 85
PA9
Jumlah yang diinvestasi dalam program dan kegiatan yang terkait dengan penelitian
tentang medan elektromagnetik. Sediakan uraian program-program yang sedang didukung
dan didanai oleh organisasi pelapor.
Total amount invested in programmes and activities in electromagnetic field research.
Include description of programmes currently contributed to and funded by the reporting
organisation.
AR 118
PA10
Prakarsa untuk menjamin kejelasan biaya dan tarif.
Initiatives to ensure clarity of charges and tariffs.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 112
AR 50-55
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:20:32 AM
Lampiran/Referensi Indeks GRI 2006
Appendices/GRI Index Reference
Indeks Gri
Gri Index
PA11
Item yang diperlukan di Gri
Required Item in GRI
111
Halaman
Page Number
Prakarsa untuk menberi informasi kepada pelanggan tentang fitur-fitur produk danaplikasi
yang akan mendorong pengunaan yang tanggung jawab, efisien, cost effective, dan lebih
ramah lingkungan.
Initiatives to inform customers about product features and applications that will promote
responsible, efficient, cost effective, and environmentally preferable use.
AR 85-86
Kategori : Aplikasi Teknologi
Category : Technology Applications
Efisiensi Sumber Daya
Resource Efficiency
TA1
Menyediakan contoh efisiensi sumber daya yang terdapat pada produk dan layanan
telekomunikasi yang disediakan
Provide examples of the resource efficiency of telecommunication products and services
delivered.
AR 90-95
TA2
Menyediakan contoh produk, layanan dan aplikasi telekomunikasi yang memiliki potensi untuk
menggantikan benda fisik (misalnya, buku petunjuk telepon dapat diganti dengan database
yang terletak di web, atau perjalanan dinas dapat diganti dengan videoconferencing)
Provide examples of telecommunication products, services and applications that have
the potential to replace physical objects (e.g. a telephone book by a database on the
web or travel by videoconferencing)
AR 158
TA3
Mengungkapkan ukuran perubahan dalam penggunaan transportasi dan/atau sumber daya
oleh para pelanggan terhadap produk dan layanan telekomunikasi yang disebutkan di atas.
Menyediakan indikasi skala, luasnya pasar, atau penghematan yang dapat diperoleh
Disclose any measures of transport and/or resource changes of customer use of the
telecommunication products and services listed above. Provide some indication of scale,
market size, or potential savings.
AR 158
TA4
Mengungkapkan estimasi dampak rebound (akibat yang tidak langsung) dari penggunaan
produk dan layanan yang disebutkan di atas oleh para pelanggan, serta pelajaran untuk
perkembangan di masa depan. Akibat tersebut dapat bersifat baik sosial maupun yang
terkait dengan lingkungan
Disclose any estimates of the rebound effect (indirect consequences) of customer use
of the products and services listed above, and lessons learned for future development.
This may include social consequences as well as environmental.
AR 158
TA5
Penjelasan dari praktek-praktek yang berhubungan dengan hak kekayaan intelektual dan
teknologi open source
D e s c r i p t i o n o f p ra c t i ce s re l at i n g to i n te l l e c t u a l p ro p e r t y r i g h t s a n d o p e n s o u rce
technologies.
AR 118
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 113
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:20:33 AM
112
Lampiran/Pernyataan Level GRI
Appendices/Self Declare Of GRI Level
Pernyataan Level
GRI
Self Declare of GRI
Level
Laporan Berkelanjutan TELKOM 2009 telah disusun berdasarkan indikator-indikator GRI G3 2006 guidelines dan GRI
Telecommunication sector supplements. Laporan ini secara kualitatif dan kuantitatif telah memenuhi persyaratan level
“A” berdasarkan GRI G3 Application Level Table. TELKOM secara self declare menyatakan bahwa application level dari
Laporan Berkelanjutan TELKOM 2009 mencapai level A.
The TELKOM Sustainability Report 2009 was compiled with reference to the indicators in the GRI G3
2006 guidelines and GRI Telecommunication sector supplements. This report fulfills, in both qualitative
and quantitative terms, the criteria for the “A” level based on the GRI G3 Application Level Table. TELKOM
therefore self-declares that the application level of the TELKOM Sustainability Report 2009 is level A.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
Report on a minimum
of 10 Performance
indicators, including at
least one from each of:
social, economic, and
environment.
B
B+
Report on all criteria
listed for Level C Plus:
1.2
3.9, 3.13
4.5 - 4.13, 4.16 - 4.17
Report on a minimum
of 20 Performance
indicators, at least
one from each
of: economic,
environment, human
rights, labor, society,
product responsibility.
Report Externally Assured
Management Approach
Disclosures
for each indicator
Category
A
A+
Same as requirement
for Level B
Management
Approach Disclosures
for each Indicator
Category
Report Externally Assured
C+
Report Externally Assured
OUTPUT
G3
Management
Approach
Disclosures
G3 Performance
Indicators & Sector
Supplement
Performance
Indicator
TELKOM SR FINAL.indd 114
C
Report on
1.1
2.1 - 2.10
3.1 - 3.8, 3.10 - 3.12
4.1 - 4.4, 4.14 - 4.15
Not Required
OUTPUT
Standard Disclosure
G3 Profile
Disclosures
OUTPUT
Report
Application Level
Respond on each
core G3 and Sector
Supplement indicator
with due regard to the
materiality Principle by
either:
a) reporting on the
indicator or
b) explaining the
reason for its
omission.
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:20:34 AM
Lampiran/Survey Umpan Balik Pembaca
Appendices/Reader Feedback Survey
Survei Umpan Balik
113
Pembaca
TELKOM menghargai pendapat dan opini dari para stakeholder. Jika Anda memiliki saran atau komentar atas
laporan ini, Anda bisa mengisi formulir dibawah ini dan kirim kepada kami melalui fax atau pos. Semua umpan
balik Anda akan dikumpulkan guna meningkatkan kualitas laporan berkelanjutan ini pada edisi berikutnya.
Corporate Communication Department, Grha Citra Caraka, 5th Floor
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 52 Jakarta 12710
Tel. (62-21) 521 5109
Fax. (62-21) 522 0500
www.TELKOM-indonesia.com
1.
2.
Dalam kelompok mana Anda termasuk?
Pemegang saham dan perusahaan
investasi
Karyawan TELKOM
Pelanggan umum
Mitra perusahaan
Penduduk setempat dan pemerintah
daerah
Kelompok Masyarakat
Kabinet dan kantor Pemerintah/
Majelis Nasional
Media
Akademis
Personil CSR
Lain-lain (
Bagian penting manakah yang menarik bagi Anda (boleh lebih dari satu jawaban)?
Transformasi Perusahaan
3.
)
Transformasi TELKOM
Tata Kelola Perusahaan
Budaya Korporasi Dan
Etika Bisnis
Hak Asasi Manusia
Hubungan Dengan
Karyawan
Pengembangan Karir/
Pelatihan
Pengelolaan Kesehatan
Karyawan
Kesehatan dan
Keselamatan Kerja
Hubungan Dengan
Pemasok
Layanan Kepada
Pelanggan
Peraturan Bagi Staff
Penjualan & Pemasaran
Layanan Kepada
Pelanggan
Memberdayakan
Masyarakat Informasi
Mengembangkan
Masyarakat Informasi
Mengurangi Dampak
Terhadap Lingkungan
Tanggung jawab
terhadap Lingkungan
dalam Masyarakat
Bagian mana dari laporan ini yang menurut Anda sangat berguna? Bagian mana yang masih ada kekurangan?
Berguna
Masih Kurang
4.
Mohon dijelaskan tingkat kepuasan Anda dari setiap hal berikut ini:
Sangat
Tidak
Setuju
Tidak
Setuju
Netral
Setuju
Sangat
Setuju
O Terminologi yang digunakan mudah dimengerti dan jelas.
O Informasi mengenai hal yang material telah mencukupi.
O Desain yang digunakan menarik dan memudahkan saya
untuk mengerti informasi yang diberikan.
5.
Mohon berikan pendapat Anda mengenai laporan ini dan juga mohon pendapat Anda untuk membuat laporan ini menjadi lebih
baik
Holding the World with You
TELKOM SR FINAL.indd 115
Sustainability Report TELKOM 2009
6/10/10 8:20:34 AM
114
Lampiran/Survey Umpan Balik Pembaca
Appendices/Reader Feedback Survey
Reader Feedback
Survey
TELKOM values the views and opinions of our stakeholders. If you have any suggestions or comments
regarding this report, please fill out the form below and send it to us by fax or mail. Your feedback will be
incorporated to improve our future editions of the corporate social responsibility report.
Corporate Communication Department, Grha Citra Caraka, 5th Floor
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 52 Jakarta 12710
Tel. (62-21) 521 5109
Fax. (62-21) 522 0500
www.TELKOM-indonesia.com
1.
2.
Which of the following groups do you belong to?
Shareholder and investment
organization
TELKOM employee
General customer
Partner company
Local resident and local government
Civic group
Government ministry and office/
National assembly
Media
Academia
CSR personnel
Others (
Which key areas are you interested in(multiple answers are possible)?
Corporate
Transformation
3.
)
TELKOM’s Transformation
Corporate Governance
Corporate Culture And
Business Ethics
Human Rights
Relationship With
Employees
Career Development/
training
Employee Health
Management
Health And Safety At
Work
Relations With Suppliers
Customer Service
Rules Of Conduct For
Sales & Marketing Staff
Customer Service
Empowering the
Information Society
Empowering the
Information Society
Reducing Our
Environment Impact
Environmental
Responsibility in the
Comunity
Which part(s) of this report did you find most useful? Which part(s) were inadequate?
Useful
Inadequate
4.
Please specify your satisfaction level on each of the following:
Highly
disagree
Disagree
Neutral
Agree
Highly
agree
O The terms used are easy to understand and clear.
O Sufficient information is provided on material issues.
O The design is appealing and helps me to understand the
information.
5.
Please give us your opinions on this report and make suggestions for improvement.
Laporan Keberlanjutan TELKOM 2009
TELKOM SR FINAL.indd 116
Bersama Anda Menggenggam Dunia
6/10/10 8:20:35 AM
Download