A New Day Begins

advertisement
2012 Annual Report
GROUP
Laporan Tahunan
Annual Report
Laporan Tahunan
2012
A New Day Begins
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
Gedung Express
Jl. Sukarjo Wiryopranoto No. 11
Jakarta 11160
T +62 21 2650 7000
F +62 21 2650 7008
Call Center :
Regular +62 21 2650 9000, +62 21 500 122
Premium +62 21 2650 8000, +62 21 500 122
e investor.relation@expressgroup.co.id
w www.expressgroup.co.id
A New Day Begins
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
GROUP
Daftar Isi
Contents
A New Day Begins
1
Profil Perusahaan
Company Profile
2
Penawaran Umum Perdana Saham
Initial Public Offering
Fakta Bisnis
Business Facts
Sekilas Operasional Bisnis Express
Snapshots of Express’ Business
Operation
Sekilas Express Group
Express Group In Brief
Evolusi Express Group
Express Group Evolution
Visi dan Misi
Vision and Mission
Nilai-nilai Perusahaan
Corporate Values
Ikhtisar Keuangan
Financial Highlights
Ikhtisar Saham
Stock Highlights
Peristiwa Penting
Event Highlights
Penghargaan dan Sertifikasi
Awards and Certifications
Laporan kepada
Pemegang Saham
Report to Shareholders
Laporan Komisaris Utama
President Commissioner Report
Laporan Direktur Utama
President Director Report
Analisa dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
& Analysis
Tinjauan Industri
Industrial Review
Tinjauan Operasional
Operational Review
Tinjauan Keuangan
Financial Review
Sumber Daya Manusia
Human Resources
Teknologi Informasi
Information Technology
2
4
6
8
12
14
15
18
20
22
24
26
26
32
41
42
54
68
80
90
Laporan Tata Kelola
Perusahaan
Good Corporate Governance
Report
95
Penerapan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Implementation
Manajemen Risiko
Risk Management
96
114
Tanggung Jawab Sosial
Perusahaan
Corporate Social
Responsibility
121
Pelaksanaan Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Practice
122
Data Perusahaan
Corporate Data
Profil Dewan Komisaris
Board of Commissioners’ Profile
Profil Direksi
Board of Directors’ Profile
Struktur Organisasi
Organizational Structure
Struktur Perusahaan
Corporate Structure Laporan Keuangan
Konsolidasian
Consolidated Financial
Statements
125
126
129
132
133
137
1
A New Day Begins
Tahun 2012 ditandai dengan momentum-momentum penting
bagi perkembangan dan kemajuan Express Group. Berbagai
tahapan fundamental dari strategi pertumbuhan perusahaan telah
kami selesaikan dengan baik dan akan terus kami kembangkan.
Keberhasilan melaksanakan Penawaran Umum Perdana Saham
(Initial Public Offering - IPO) menambah rasa percaya diri kami
untuk terus memperluas portofolio usaha yang ditopang oleh
transparansi informasi sebagai perusahaan publik. Target ekspansi
armada taksi reguler yang berfokus pada skala ekonomis untuk
menghasilkan profitabilitas optimal akan terus dilanjutkan. Kami
juga terus mengupayakan berbagai konsep layanan inovatif
termasuk aplikasi teknologi terkini untuk meningkatkan layanan
kami kepada masyarakat.
“A new day begins” adalah tema yang tepat untuk menggambarkan
semangat kami melangkah maju, menjawab tantangan di depan,
dan mentransformasi diri menjadi perusahaan jasa transportasi
darat terdepan yang terpercaya, handal dan mampu memenuhi
kebutuhan seluruh pelanggan.
The year 2012 was marked with significant momentum for the
development and progress of Express Group. Various fundamental
stages of our growth strategies were well completed and will be
further developed. The success of the Initial Public Offering (IPO) has
enhanced our confidence to continue expanding our business portfolio,
supported by transparent information as a public listed company. We
will continue our regular taxi unit expansion focusing on generating
economic scale and optimum profitability. We introduced various
innovative service concepts including the application of the latest
technologies to enhance our services for the public.
“A new day begins” is an appropriate theme to describe our spirit
in going forward, responding to future challenges, and transforming
ourselves to become a leading land transportation company that is
trustworthy, reliable and capable to satisfy our customers’ demands.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
2
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
PENAWARAN UMUM
PERDANA SAHAM
Initial Public Offering
Selama lebih dari
23 tahun, kami melayani
pelanggan di perkotaan,
kini waktunya membuka
lembaran baru.
Saatnya kami Go Public.
For more than 23 years, we
have served people in the cities
and now we decided to turn
over a new leaf. It’s time for us
to Go Public.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
1,051.3
juta lembar saham
million of shares
Rp 588
miliar
billion
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
3
4
Laporan kepada
Pemegang Saham
Profil Perusahaan
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
FAKTA BISNIS
Business Facts
1
Salah satu perusahaan
transportasi terkemuka di
Indonesia.
One of the leading land transportation
company in Indonesia.
2
Berpengalaman lebih dari 23
tahun di bisnis transportasi.
More than 23 years experience in
transportation business.
3
Perusahaan menempati posisi
kedua1 dalam pangsa pasar di
Indonesia.
#21 in terms of market share in
Indonesia.
1Laporan Euromonitor, Juli 2012
Euromonitor’s Taxi and Charter Services Report as of July, 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Report to
Shareholders
Company Profile
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Peningkatan armada 800 kali
lipat semenjak pendirian.
800 fold increase in fleet size since inception
10
8,035
(1989)
(2012)
+97% +88%
Pendapatan 20112
Revenue in 20112
Pendapatan 20122
Revenue in 20122
2Persentase pendapatan taksi reguler terhadap jumlah pendapatan
Percentage of regular taxi revenue compared to total revenue
Kepemilikan saham per
unit bisnis
Business unit share ownership
20%
100%
100%
Jakarta,
Bandung, Bali
20%
Regular
Taxi
Premium
Taxi
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
Bali,
Lombok
VATB
5
6
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
SEKILAS OPERASIONAL
EXPRESS GROUP
Snapshot of Express Group’s
Operations
Operasional bisnis di lokasi strategis
dengan potensi pertumbuhan yang kuat
Strategically located business
operations with strong growth potential
Medan
Greater
Jakarta
All business line
Semarang
Bandung
Surabaya
Bali
Lombok
Regular Taxi
VATB
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Regular Taxi
Premium Taxi
• Jumlah armada lebih dari 8.000 unit per 31 Desember
2012
• Beroperasi di Jadetabek, Surabaya, Semarang dan
Medan
• Jumlah armada 108 unit per 31 Desember 2012 melalui
perusahaan asosiasi
• Layanan taksi premium disediakan melalui lini bisnis Tiara
Express
• Beroperasi di Jadetabek
• A fleet of more than 8,000 as of 31 December 2012
• Operates principally in Greater Jakarta, Surabaya,
Semarang and Medan
• 108 licensed premium taxis as of 31 December 2012
through associated company
• Taxi service provided under the Tiara Express line
• Operates in Greater Jakarta area
VATB
• Lini bisnis jasa limosin, beroperasi di Jakarta, Bandung,
Bali dan Lombok, yang dioperasikan oleh entitas anak
dan perusahaan asosiasi
• Memperluas lini bisnis dengan pelayanan penyewaan bis
melalui perusahaan asosiasi
• Comprised primarily of limousine services in Jakarta,
Bandung, Bali and Lombok, operated by a subsidiary
and through an associated company
• Expanding into charter bus services through an
associated company
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
7
8
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
SEKILAS EXPRESS GROUP
Express Group in Brief
Berpengalaman lebih dari 23 tahun di
bisnis transportasi, Express Group telah
menjadi salah satu perusahaan transportasi
terkemuka di Indonesia
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
More than 23 years experience in
transportation business, Express Group has
become one of the leading land transportation
company in Indonesia.
PT
Group)
PT Express Transindo Utama (Express Group), a
menjalankan kegiatan operasionalnya sejak tahun 1989
Express
Transindo
Utama
(Express
subsidiary of Rajawali Corpora (Rajawali Group), has
sebagai entitas anak Rajawali Corpora (Grup Rajawali)
been running its operational activities since 1989,
yang bergerak di bidang usaha pengangkutan darat.
engaged in land transportation business. Express Group
Express Group mendapat dukungan yang kuat dari Grup
is solidly supported by Rajawali Group, a prominent
Rajawali yang merupakan sebuah perusahaan investasi
regional investment company with proven track record
regional ternama dengan riwayat yang telah terbukti,
in establishing the first private GSM provider (XL) and the
yaitu mendirikan provider GSM swasta pertama (XL) dan
provider televisi free-to-air pertama (RCTI). Grup Rajawali
first free-to-air television service provider (RCTI). Rajawali
juga memiliki riwayat dalam penciptaan nilai tambah,
evidenced by the growing financial performance of
sebagaimana ditunjukkan oleh peningkatan kinerja
Bentoel and the increasing investment value of PT
keuangan Bentoel dan peningkatan nilai investasi di PT
Semen Gresik (Persero) Tbk. Rajawali Group is managing
Semen Gresik (Persero) Tbk. Grup Rajawali mengelola
investment portfolios in the hotel, property, agriculture,
portofolio berupa investasi di hotel, properti, pertanian,
infrastructure and mining sectors, and also has a strong
infrastruktur dan pertambangan, dan memiliki jaringan
network with international investors such as Starwood.
Group also has a history of creating added value, as
yang kuat dengan para investor internasional seperti
Starwood.
mencatat pertumbuhan signifikan dan prestasi yang
Celebrating its 23rd anniversary, Express Group recorded
significant growth and phenomenal achievements. Its
fenomenal. Sumber daya, inovasi skema bisnis dan
resources, business innovations and application of
aplikasi teknologi yang dilakukan, menempatkan Express
technology have positioned Express Group as one of the
Group sebagai salah satu operator layanan taksi terbesar
biggest taxi operators in Indonesia.
Memasuki usianya yang ke-23, Express Group telah
di Indonesia.
Dengan dukungan lebih dari 15.000 pengemudi dan
With the support of more than 15,000 drivers and more
lebih dari 8.000 unit taksi pada akhir tahun 2012, Express
than 8,000 taxis at the end of 2012, Express Group has
Group memberikan layanan taksi reguler, premium dan
Value-Added Transportation Business (VATB) dengan
already been providing regular, premium and Value-
wilayah operasi di Jadetabek, Bandung, Medan,
areas in Greater Jakarta, Bandung, Medan, Surabaya,
Surabaya, Semarang, Bali dan Lombok.
Semarang, Bali and Lombok.
Added Transportation Business (VATB) with operational
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
9
10
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Pencapaian-pencapaian Express Group telah mendapat
The achievements of Express Group were recognized by
pengakuan dari berbagai lembaga prestisius seperti
various prestigious institutions such as Corporate Image
penghargaan Corporate Image Award 2011 for the Taxi
Award 2011 for the Taxi Category from Frontier Consulting
Category dari Frontier Consulting Group & Bloomberg
Businessweek serta penghargaan sebagai CEO Terbaik
dan Top 10 CFO dari Majalah SWA pada tahun 2011.
Pada tahun 2008, United Nations Development Program
(UNDP) mengakui dan memberikan penghargaan atas
skema kemitraan yang unik dan saling menguntungkan
yang diterapkan Perusahaan bagi mitra (pengemudi)
sebagai sebuah program panutan (role model)
bagi program-program PBB dalam mengentaskan
kemiskinan.
Group & Bloomberg Businessweek and the award for
Pada tanggal 2 Nopember 2012 Express Group telah
On 2 November 2012 Express Group became a public
menjadi perusahaan publik dengan nama PT Express
listed company under the name of PT Express Transindo
Transindo Utama Tbk dengan mencatatkan 1,05 miliar
Utama Tbk by listing 1.05 billion shares, or equal to
lembar saham atau setara dengan 48,9970% dari modal
48.9970% of the Company’s issued and fully paid-up
ditempatkan dan disetor penuh Perusahaan di Bursa
capital in Indonesia Stock Exchange with the ticker of
Efek Indonesia dengan kode TAXI.
TAXI.
Perusahaan terus berupaya memperluas portofolio bisnis
The Company has been continuously exerting efforts
sektor transportasi darat untuk mengembangkan potensi
to expand its land transportation business portfolio for
yang dimiliki. Pelayanan limosin, penyewaan bus dan
the purpose of developing its potentials. The limousine
penyewaan kendaraan merupakan upaya Perusahaan
service, bus rental and vehicle rental services represent
untuk mendiversifikasi pengembangan usahanya dan
the Company’s efforts to diversify its business and to
meningkatkan profitabilitas. Dengan profil keuangan yang
increase profitability. With a healthy financial position and
sehat dan portofolio bisnis yang beragam, Express Group
diversified business portfolio, Express Group will keep
akan terus bertumbuh menjadi perusahaan transportasi
on growing to become a leading land transportation
darat terdepan di Indonesia.
company in Indonesia.
the Best CEO and Top 10 CFO from SWA magazine in
2011. In 2008, the United Nations Development Program
(UNDP) recognized and granted an award for the unique
and mutually beneficial partnership scheme adopted by
the Company for its partners (drivers) as a role model for
UN programs in eradicating poverty.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
11
12
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
EVOLUSI EXPRESS GROUP
Express Group Evolution
Operator transportasi terkemuka dengan kinerja
teruji dan pertumbuhan track record yang baik di
Indonesia.
Track
Record
1989
1994
Pendirian
Establishment
Komisi | Commission based
Business
Evolution
Fleet
Size
Profile
Greater Jakarta, Surabaya, Semarang and Medan
Regular Taxi
10
1Skema gaji
Salary scheme
2Skema gaji dan komisi
Salary and commission scheme
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Premier Transportation Operator with a proven operating and
growth track record in Indonesia.
Dimulainya
skema kemitraan
Start/invent
partnership
scheme
2002
Dimulainya ekspansi
skala besar
Begin major
expansion
2004
2005
2008
2010
Pengakuan
UNDP
UNDP
recognition
23 tahun track record
dengan manajemen
yang sama
2011
2012
Pelaksanaan
ISO9001:2008
ISO9001:2008
implementation
Skema Kemitraan | Partnership-scheme
Model bisnis
yang unik dan
terintegrasi
Pioneering business
model with integrated
offering
Gaji+Komisi | Salary+Commission
VATB1 &
Premium Taxi2
23 year of track
record with the same
management
Greater Jakarta, Bandung,
Bali dan Lombok
8,035
6,002
4,922
3,198
1,000+
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
Armada yang
bertumbuh dan
berkembang secara
cepat
Fleet profile demonstrates
ability to grow and
expand
13
14
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
VISI dan MISI
Vision & Mission
VISI
Vision
“Menjadi perusahaan transportasi darat yang utama di
Indonesia yang memberikan keuntungan maksimal bagi
para pemangku kepentingan: pemerintah, pemegang
saham, mitra, pengemudi, karyawan, pelanggan dan
masyarakat.”
“To become a major Indonesian land transportation
company that gives maximum added value to its
stakeholders: government, shareholders, business partners,
drivers, employees, customers, and the surrounding
society.”
MISI
Mission
“Menyediakan layanan transportasi darat yang
terintegrasi secara profesional berdasarkan nilai-nilai
perusahaan dan tata kelola perusahaan yang baik, yang
memegang erat etika bisnis untuk memberikan manfaat
bagi pemangku kepentingan.”
“To provide professional integrated land transportation
service, based on company values and good corporate
governance that holds high business ethics in order to
benefit the stakeholders.”
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
NILAI-NILAI PERUSAHAAN
Corporate Values
CARE
Sebagai perusahaan dengan kepedulian
tinggi, Express Group senantiasa berupaya
menciptakan lingkungan kerja positif dan
mengembangkan potensi karyawan.
As a company that cares, Express Group always
strives to create a positive working environment
and to develop all employees to their potential.
Kami peduli kepada stakeholder:
1. Memberi perhatian dan peduli terhadap
tugas dan tanggung jawab.
2. Memberi perhatian dan peduli terhadap
konsumen.
3. Memberi perhatian dan peduli terhadap
lingkungan sekitar.
4. Memiliki empati dalam berinteraksi dengan
rekan kerja.
5. Melaksanakan tugas dengan tulus dan
sepenuh hati untuk dapat memuaskan
pelanggan.
We care for all of our stakeholders:
1. Give attention and care to duties and
responsibilities.
2. Give attention and care to consumers.
3.Give attention and care to surrounding
environment.
4. Have empathy with co-worker “interaction”.
5.Perform duties sincerely and wholeheartedly
to satisfy customers.
TEAMWORK
Bagi Express Group, kerja sama merupakan
hal yang penting. Seluruh karyawan berupaya
dan bekerja sama untuk mencapai target.
In Express Group, we recognize the
importance of teamwork. All employees work
and collaborate together in achieving targeted
goals.
Kami bekerja sebagai tim:
1 Mengerti struktur dan pembagian tugas
yang jelas dalam tim.
2 Tidak menyalahkan antar anggota tim.
3 Memahami kesulitan anggota tim dengan
memberi bantuan solusi.
4 Bisa menyamakan persepsi dalam
pencapaian tujuan bersama.
5 Bertanggung jawab terhadap hasil kerja
tim.
We always work as a team:
1.Understand company structure and roles
within the team.
2.Focus on a solutions rather than problems.
3.Understand team members difficulty by
giving solutions.
4. Collaborate in achieving common goals.
5. Are responsible in the teamwork result.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
15
16
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
SPIRIT
Semangat adalah kekuatan yang tak terlihat
namun terasa. Semangat yang tumbuh dalam
Express Group menjadi sumber inspirasi
yang mendorong semua orang mencapai
kinerja terbaiknya. Dalam Express Group,
manajemen senantiasa berupaya menjaga
motivasi para karyawan.
Spirit is an inner strength that cannot be seen
but felt. The spirit created within Express
Group will inspire and direct all individuals
to achieve the best performance. In Express
Group, the management team will always
strive to engage and retain high motivation
among our employees.
Kami bekerja penuh semangat:
1. Berpikir positif dalam menghadapi
berbagai situasi.
2. Penuh semangat, antusias, dan tidak
putus asa dalam menjalankan tugas.
3. Dapat memotivasi, bersikap adil, dan tidak diskriminatif terhadap rekan kerja.
4. Mampu membentuk suasana kerja yang
kondusif dan nyaman.
5. Mampu menerima dan beradaptasi terhadap perubahan.
We work with great enthusiasm:
1. Positive thinking to face any situation.
2.Energetic, and enthusiastic in performing
any tasks.
3.Fairness and no discrimination with
motivation among each other.
4.Establish a conducive and comfortable
working atmosphere.
5. Adaptable to any changes.
DISCIPLINE
Disiplin adalah sikap yang diperlukan untuk
meningkatkan kualitas diri dan mencapai
kesuksesan. Individu berdisiplin tinggi
sangat dibutuhkan oleh Express Group.
Disiplin yang tinggi akan memberikan
hasil yang memuaskan dan mendukung
Perusahaan dalam mencapai puncak
prestasi sebagaimana tercantum dalam misi
Perusahaan.
Self-discipline is an important attitude that
can lead us toward self-improvement and
success. A highly self-disciplined individual
is needed in almost all companies, especially
in Express Group. By having self-discipline,
we believe we can provide satisfactory results
and elevate the Company to the top level
in accordance with the Company’s mission
statement.
Kami bekerja penuh disiplin dengan:
1. Mematuhi peraturan Perusahaan.
2. Mematuhi prosedur.
3. Tepat waktu.
4. Tepat janji.
5. Bekerja secara efisien dan efektif.
We work with self-discipline:
1. Comply with the Company’s rules.
2. Follow the Company’s procedures.
3. To be on-time.
4. Fulfill all promises.
5. Work effectively and efficiently.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
s
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Responsibility
Corporate Data
COMMITMENT
Sebagaimana dikutip “Penggerak kelompok,
perusahaan, masyarakat dan kebudayaan
adalah komitmen individu”, Express Group
mencari individu berkomitmen, dengan sikap
dan perilaku positif, dan berfokus pada
pencapaian tujuan Perusahaan.
As the famous quote says “It is an individual
commitment that makes a team work,
a company run, a community work and
cultural works.” Express Group is looking for
committed individuals, who have positive
attitude and behavior, and focus on achieving
the Company’s goals.
Kami berkomitmen untuk mencapai tujuan:
1. Mengerjakan dan menyelesaikan tugas yang diberikan.
2. Mengerjakan dan menyelesaikan tugas sesuai dengan tenggat waktu yang diberikan.
3. Melakukan pekerjaan sesuai Standard
Operating Procedure (SOP) dan
menjalankan setiap keputusan secara konsisten.
4. Memiliki integritas yang tinggi kepada
Perusahaan.
5. Loyal terhadap pekerjaan dan Perusahaan.
We are committed to achieving our
objectives:
1.Perform and complete all assigned tasks.
2. Finish assigned tasks on schedule.
3.Perform tasks in accordance with the
Standard Operating Procedure (SOP) and
implement every decision consistently.
4. High integrity.
5. High loyalty.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
17
18
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
IKHTISAR KEUANGAN
Financial Highlights
Dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain
In million Rupiah, unless stated otherwise
2012
2011
2010
Hasil-hasil Operasi
Result of Operations
Pendapatan
520,863.3
338,359.3
219,254.2
Revenues
Laba Kotor
183,535.8
137,723.6
55,849.2
Gross Profit
Laba Sebelum Pajak
106,949.5
81,786.5
46,337.1
Income Before Tax
Beban Pajak - bersih
27,587.9
21,590.1
10,882.3
Tax Expense - net
Laba Bersih periode berjalan
79,361.6
60,196.4
35,454.7
Income for the year
Jumlah Laba Komprehensif
80,189.3
60,196.4
35,454.7
Total Comprehensive Income
Jumlah Laba Dapat Diatribusikan Kepada:
- Pemilik Entitas Induk
- Kepentingan Non Pengendali
Net Income Attributable To:
79,159.5
59,575.4
35,037.9
202.1
620.9
416.9
Jumlah Laba Komprehensif yang Dapat
Diatribusikan Kepada:
- Pemilik Entitas Induk
- Kepentingan Non Pengendali
Laba per Saham Dasar (Dalam Rupiah Penuh)
Owner of the Company
Non-controlling Interests
Total Comprehensive Income
Attributable To:
79,987.2
59,575.4
35,037.9
Owner of the Company
Non-controlling Interests
202.1
620.9
416.9
Owner of the Company
Non-controlling Interests
2,145,600,000
1,350,000,000
103,000
Outstanding Shares
53.46
45.39
46.72
Basic Earnings per Share (In full Rupiah)
Laba (Rugi) per Saham
Jumlah Saham yang Beredar
Owner of the Company
Non-controlling Interests
Profit (Loss) per Share
Posisi Keuangan
Financial Position
Jumlah Aset
1,782,787.7
999,156.5
658,482.9
Total Assets
Jumlah Liabilitas
1,095,963.0
792,020.1
516,545.8
Total Liabilities
686,824.6
207,136.5
141,937.1
Total Equity
4.5
6.0
5.4
Return on Assets (%)
Return on Equity (%)
Jumlah Ekuitas
Rasio Keuangan
Tingkat Pengembalian Aset (%)
Tingkat Pengembalian Ekuitas (%)
Financial Ratios
11.6
29.1
25.0
Rasio Lancar (x)
1.5
0.5
1.1
Current Ratio (x)
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas (x)
1.6
3.8
3.6
Total Liabilities to Equity Ratio (x)
Rasio Liabilitas terhadap Aset (x)
0.6
0.8
0.8
Total Liabilities to Assets Ratio (x)
Informasi Keuangan Lainnya (%)
Other Financial Information (%)
Marjin Laba Kotor
35.2
40.7
25.5
Gross Profit Margin
EBITDA terhadap Pendapatan
62.8
68.6
72.3
EBITDA to Revenue
Laba Bersih Periode Berjalan/Pendapatan
15.2
17.8
16.2
Income for the year/Revenue
Laba Bersih Periode Berjalan/Jumlah Ekuitas
11.6
29.1
25.0
Income for the year/Total Equity
4.5
6.0
5.4
Income for the year/Total Assets
Laba Bersih Periode Berjalan/Jumlah Aset
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Penghasilan Usaha Bersih
Net Revenues
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Laba Bersih Periode Berjalan
Income For The Year
520,863
79,362
60,196
338,359
219,254
2010
35,455
2011
2012
Ebitda
Ebitda
2010
2011
2012
Jumlah Aset
Total Assets
327,287
1,782,788
232,082
999,156
158,523
658,483
2010
2011
2012
Jumlah Liabilitas
Total Liabilities
2010
2011
2012
Jumlah Ekuitas
Total Equity
1,095,963
686,825
792,020
516,546
207,137
141,937
2010
2011
2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
2010
2011
2012
Corporate Data
19
20
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
IKHTISAR SAHAM
Stock Highlights
Kronologis Pencatatan Saham
Chronology of Share Listings
Pengajuan/Pendaftaran
Tanggal
Pendaftaran ke BEI dan KSEI
16 July 2012
Mini Expose IDX
27 July 2012
Filling/Registration
Registration to IDX and KSEI
Mini Expose IDX
Bapepam-LK Pengajuan Pendaftaran ke 1
15 August 2012
Bapepam-LK 1st Filling of Registration Statement
Bapepam-LK Pengajuan Pendaftaran ke 2
25 September 2012
Bapepam-LK 2nd Filling of Registration Statement
Bapepam-LK Surat Pre-efektif
2 October 2012
Bapepam-LK Pre-effective Letter
Bapepam-LK Surat Pernyataan Efektif
22 October 2012
Bapepam-LK Effective Statement Letter
3 October 2012
Public Expose - Jakarta
Pemasaran
Public Expose - Jakarta
Marketing
Domestic Roadshow
3 - 5 October 2012
Domestic Roadshow
International Roadshow/Book Building
8 - 11 October 2012
International Roadshow/Book Building
Penetapan Harga
11 October 2012
Penjatahan dan Pembayaran
Final Pricing
Allotment & Payment
Retail Offer
24, 25 and 29 October 2012
Penjatahan
31 October 2012
Allotment
Distribusi & Pengembalian
1 November 2012
Distribution & Refund
Retail Offer
Pencatatan di Bursa Efek Indonesia
2 November 2012
Listing in Indonesia Stock Exchange
Pengiriman laporan audit penjatahan ke Bursa
28 November 2012
Distribution of Allotment Audit Report to IDX
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Report to
Shareholders
Company Profile
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Harga Saham
Share Price
950
900
850
800
750
700
650
600
550
28 Dec
26 Dec
20 Dec
18 Dec
14 Dec
12 Dec
10 Dec
6 Dec
4 Dec
30 Nov
28 Nov
26 Nov
22 Nov
20 Nov
14 Nov
12 Nov
8 Nov
6 Nov
2 Nov
500
Tanggal Transaksi | Date of Transaction (year 2012)
Informasi rata-rata harga saham dan jumlah volume transaksi 2012
Monthly price of shares in 2012
Harga Saham | Share Price (Rupiah)
Perdagangan Saham
Stock Trading
Tertinggi
Highest
Terendah
Lowest
Penutupan
Closing
Volume
Rp
Nopember
November
920
570
850
1,610,251,000
1,141,748,070
1,823,760,638,406
Desember
December
900
820
870
397,593,000
342,785,315
1,866,672,653,428
2012
Kapitalisasi Pasar
Market capitalisation
Pada tanggal 2 Nopember 2012, Perusahaan telah
As of 2 November 2012, the Company was listed in
mencatatkan sejumlah 2.145.600.000 lembar saham
Indonesia Stock Exchange with total shares issued of
dengan nilai nominal Rp100 per lembar saham pada
2,145,600,000 and par value of Rp100 per share. The
Bursa Efek Indonesia. Harga saham yang ditawarkan
shares were offered during Initial Public Offering with
pada Penawaran Umum Perdana Saham adalah Rp560
value of Rp560 per share.
per lembar saham.
Pada
memiliki
By the end of year 2012, the Company had 1,162
1.162 pemegang saham dan volume saham yang
akhir
tahun
2012,
Perusahaan
shareholders and total trading volume in regular market
diperdagangkan di pasar reguler selama tahun 2012
of 397,593,000 shares with closing price at Rp870 per
adalah sebesar 397.593.000 dengan harga penutupan
share.
sebesar Rp870 per lembar saham.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
21
22
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
PERISTIWA PENTING
Event Highlights
Januari-January
Kick Off Meeting Express Group diadakan
di Puncak, Bogor pada awal 2012 untuk
membahas mengenai rencana kerja jangka
pendek dan jangka panjang Express Group.
Express Group Kick Off Meeting was held in
Puncak, Bogor in early 2012 to formulate our
long-term and short-term business plan.
Juni-June
Juni-June
Juni-June
Express Group melakukan kerja sama secara
eksklusif dengan Hotel Four Season dalam
penyediaan transportasi.
Peluncuran model baru Tiara Express
dengan jenis model Mercedes Viano.
Peluncuran Layanan penyewaan Bis oleh
perusahaan asosiasi.
Express Group had signed an exclusive
agreement with Four Season Hotel.
Launching of Tiara Express’ new unit with
Mercedes Viano.
Launching of Bus Rental Services by
associated company.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Oktober-October
Pelaksanaan Public Expose pada
tanggal 3 Oktober 2012.
Public Expose on 3 October 2012.
Nopember-November
Pencatatan saham Perdana di Bursa Efek Indonesia tanggal
2 Nopember 2012.
Listing at Indonesia Stock Exchange on 2 November 2012.
Nopember-November
Desember-December
Desember-December
Peluncuran sistem pembayaran alternatif
(cash less) melalui BCA Flazz pada Taksi
Premium dan Taksi Reguler.
Penerimaan sertifikasi ISO 9001:2008 untuk
4 taksi pool.
HUT Express Group yang ke-23.
Launching of BCA Flazz for Premium and
Regular Taxi.
Receiving ISO 9001:2008 Certification in 4
taxi pools.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
Express Group 23th Annivesary.
23
24
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
Penghargaan dan Sertifikasi
Awards and Certifications
Indonesia Brand Champion 2012, Category:
Taxi, “Silver Brand Champion of Most
Recommended Taxi in Jakarta” from
MarkPlus Insight and Marketeers Magazine
Indonesia Best e-Corp & CIO 2012
from SWA Magazine
Call Center Award™ 2012 For Service
Excellence: Category Taxi from Carre
(Center For Customer Satisfaction
& Loyalty) - For Achieving “Good”
Service Performance
Medan Service Excellence Award (MSEA)
2012 for Medan Service Excellence Champion
with Taxi Category from MarkPlus
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Certificate of Participation for The 8th
Sustainability Reporting Award from NCSR
(National Center for Sustainability Reporting)
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Sertifikat Sosialiasi Pengendalian
Pencemaran Air Tanah, Pool Jagakarsa,
BPLHD Provinsi DKI Jakarta
Cerificate as participant in ICCCPO Meeting
Asia 2012 with Theme “Give Hope to
Children with Cancer” by Yayasan Onkologi
Anak Indonesia and Yayasan Kasih Anak
Kanker Indonesia (Indonesia Care For
Cancer Kids Foundation)
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
Corporate Data
25
26
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
Stephen K. Sulistyo
Komisaris Utama
President Commissioner
Laporan
Komisaris Utama
President Commissioner’s
Report
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Perusahaan menunjukkan kinerja
sangat memuaskan di sepanjang
tahun 2012, dimana sebagian besar
dari target dan rencana kerja yang
telah ditetapkan dapat dicapai
dengan baik.
The Company recorded an excellent
performance in 2012 as most of the
targets and action plans set were
well achieved.
Para pemegang saham yang terhormat,
Dear valued shareholders,
Di tahun 2012 Express Group telah melakukan langkah
In 2012 Express Group has made a historic step by
bersejarah
melakukan
successfully conducting an Initial Public Offering (IPO)
Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering
at the Indonesia Stock Exchange on 2 November 2012
- IPO) di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 2 Nopember
with the ticker symbol: TAXI. We were very proud that the
2012 dengan kode TAXI. Kami sangat bangga karena
IPO plan was successfully performed. This achievement
IPO yang telah disiapkan dengan kerja keras oleh seluruh
could be obtained with the full support from PT Rajawali
jajaran Perusahaan dapat terlaksana dengan sukses.
Corpora, a company which have a high reputation within
Keberhasilan ini tentu juga tidak terlepas dari dukungan
the investors, as our controlling shareholder.
dengan
keberhasilannya
penuh PT Rajawali Corpora sebagai pemegang saham
pengendali yang memiliki reputasi tinggi di mata
investor.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
27
28
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
1 Stephen K. Sulistyo
4
2
4 Paul Capelle
2 Tan Tjoe Liang
3
1
Komisaris Utama
President Commissioner
Komisaris
Commissioner
Data Perusahaan
Komisaris Independen
Independent Commissioner
5 Darjoto Setyawan
Komisaris
Commissioner
3 S.Y. Wenas
5
Komisaris Independen
Independent Commissioner
Dewan Komisaris menyampaikan apresiasi kepada jajaran
The Board of Commissioners would like to extend
Direksi dan seluruh karyawan Express Group yang telah
its appreciation to the Board of Directors and all the
menunjukkan kinerja sangat memuaskan di sepanjang
employees of Express Group who have recorded an
tahun 2012. Dapat dikatakan sebagian besar dari target
excellent performance in 2012. Most of the targets and
dan rencana kerja yang telah ditetapkan untuk tahun
action plans set for 2012 have been well achieved. In
2012 telah tercapai dengan baik. Di bidang keuangan,
finance, Express Group generated revenue amounting to
Express Group mencatat pendapatan sebesar Rp520,9
Rp520.9 billion, which translates to an increase of 53.9%
miliar, meningkat 53,9% dibandingkan tahun sebelumnya
compared to the previous year’s revenue of Rp338.4
sebesar Rp338,4 miliar dan membukukan laba bersih
billion and recorded net income amounting to Rp79.4
sebesar Rp79,4 miliar, meningkat 31,8% dibandingkan
billion, which increased by 31.8% compared to 2011 at
tahun 2011 sebesar Rp60,2 miliar.
Rp60.2 billion.
Sedangkan di bidang operasional, pengembangan
Operationally, the expansion in the Company’s taxi fleet
armada taksi Express Group yang telah mencapai lebih
produced a fleet of more than 8,000 at the end of 2012.
dari 8.000 unit pada tahun 2012 menempatkan Express
This has strengthened our position as one of the biggest
Group sebagai salah satu operator taksi terbesar di
taxi operators in Indonesia.
Indonesia.
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Dewan Komisaris mendukung penuh implementasi tata
The Board of Commissioners fully supports the
kelola perusahaan yang baik berdasarkan pada prinsip-
implementation of good corporate governance based on
prinsip GCG yang meliputi transparansi, akuntabilitas,
GCG principles covering transparency, accountability,
tanggung jawab, independensi dan kewajaran di seluruh
responsibility, independence and fairness in all Express
aspek bisnis Express Group. Dewan Komisaris bersama
Group’s business aspects. The Board of Commissioners
Direksi sepakat untuk menerapkan prinsip-prinsip tata
together with Directors agreed to implement good
kelola yang baik secara konsisten sebagai landasan
corporate governance principles in a consistent manner
operasional Perusahaan.
as the basis for the Company’s operations.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Dalam
Report to
Shareholders
menjalankan
fungsi
Management
Discussion & Analysis
pengawasan,
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Dewan
In performing its monitoring function, the Board of
Komisaris secara aktif melakukan kajian, memberikan
Commissioners actively reviewed, provided guidance and
rekomendasi dan persetujuan terhadap rencana bisnis
approval to the Company’s business plan proposed by
yang diusulkan Direksi, menelaah laporan keuangan
tahunan dan triwulanan, serta melakukan review
the Directors, reviewed the annual and quarterly financial
statements and reviewed the Directors’ performance.
terhadap kinerja Direksi.
Di akhir tahun 2012, Express Group berencana untuk
At the end of 2012, Express Group plan to form an Audit
membentuk Komite Audit, menyusul telah dilengkapinya
Committee following the appointment of two Independent
Dewan
Komisaris
Commissioners to the Board of Commissioners. It is
Independen. Diharapkan, Komite Audit telah terbentuk
expected that in early 2013 the Audit Committee will be
dan menjalankan fungsinya di awal tahun 2013. Komite
established and able to perform its function. The Audit
Audit bertugas memberikan masukan bagi Dewan
Committee provides recommendations to the Board of
Komisaris atas laporan Direksi, khususnya laporan
Commissioners regarding Directors’ reports, particularly
keuangan, mengkaji penunjukan auditor eksternal dan
on the financial statements, performing analyses on
melakukan analisa efektivitas pengendalian internal
the process of the external auditor’s appointment and
bekerja sama dengan Unit Internal Audit.
performing analyses of effectiveness of the Company’s
Komisaris
dengan
dua
orang
internal controls, in cooperation with the Internal Audit
Unit.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
29
30
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Penerapan
Data Perusahaan
The implementation of risk management reflects the
commitment of the Boards of Commissioners and
pelaksanaan GCG. Dewan Komisaris memberikan saran
Directors on the implementation of GCG. The Board of
dan masukan kepada Direksi mengenai implementasi
Commissioners provides guidance and recommendations
sistem untuk pengelolaan risiko. Komite Audit akan
to the Board of Directors on carrying out the risk
memonitor implementasi program-program manajemen
risiko sehingga penerapan budaya risk awareness dapat
management system. The Audit Committee will actively
lebih ditingkatkan dalam setiap aktivitas bisnis Express
programs so that the risk awareness in Company’s
Group sehari-hari.
business activities can be improved.
Corporate Social Responsibility (CSR)
Corporate Social Responsibility (CSR)
Selain mendorong peningkatan bisnis Perusahaan,
In addition of encouraging the Company’s business
Dewan Komisaris juga sangat mendorong peningkatan
growth,
pelaksanaan program CSR dan pelestarian lingkungan
supports the implementation of CSR and environmental
hidup. CSR merupakan salah satu konsep dan komitmen
preservation programs. CSR represents a concept and a
berkelanjutan yang kami terapkan sebagai bentuk
continuing commitment that we have applied as a form of
tanggung jawab Express Group terhadap pelanggan,
Express Group’s responsibility to customers, employees,
karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan
shareholders, communities and the environment. The
hidup. Perusahaan harus terlibat langsung dalam upaya-
Company must be directly involved in the efforts of
upaya yang memberikan manfaat bagi pengembangan
providing benefits for the economic development of local
ekonomi komunitas setempat dan lingkungan masyarakat
and other communities, together with the improvement
lainnya, bersamaan dengan peningkatan taraf hidup
of living standards of employees and their families.
Komisaris
merupakan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
wujud
Dewan
risiko
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
dalam
komitmen
manajemen
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
dan
Direksi
monitor
the
the
implementation
Board
of
of
risk
management
Commissioners
also
fully
pekerja beserta keluarganya.
Prospek ke Depan
Future Prospect
Melangkah ke depan, kami mempunyai optimisme yang
We are highly optimistic about the prospects of the
kuat terhadap prospek industri taksi di Indonesia yang
taxi industry in Indonesia and its continuous growth.
masih terus berkembang. Namun demikian, Express
However, Express Group must continue to strengthen
Group harus terus memperkuat kompetensi di semua
its competences in all aspects, as the success of taxi
lini karena kesuksesan bisnis jasa transportasi taksi
service business is determined by various factors such
sangat ditentukan oleh berbagai faktor seperti persepsi
as customer perceptions, quality of service, vehicle
pelanggan, kualitas pelayanan, kehandalan kendaraan,
reliability, fleet numbers, and types and ages of vehicles.
jumlah armada dan jenis serta usia kendaraan. Dengan
By continuing to provide various innovative services,
berbagai inovasi yang telah dan akan diterapkan, kami
we believe that Express Group will be able to win the
yakin Express Group akan mampu memenangkan
competition and expand its market share in the future.
persaingan dan meningkatkan pangsa pasar lebih besar
lagi di masa mendatang.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Report to
Shareholders
Company Profile
Management
Discussion & Analysis
Penutup
Akhirnya,
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Closing Remarks
atas
saya
Finally, on behalf of the Board of Commissioners, I
dan
convey my gratitude for the support and confidence
kepercayaan yang diberikan oleh para pemegang
extended by the shareholders and stakeholders of PT
saham dan seluruh pemangku kepentingan PT Express
Express Transindo Utama Tbk. Our sincere gratitude is
Transindo Utama Tbk. Penghargaan yang tulus kami
also conveyed to the Directors, the management and
sampaikan kepada Direksi, manajemen dan seluruh
all employees who have worked whole-heartedly and
karyawan yang telah bekerja dengan penuh kesungguhan
with exceptional dedication in the goal of achieving the
dan dedikasi dalam mewujudkan pencapaian visi dan
Company’s vision and mission.
menyampaikan
nama
terima
Dewan
kasih
Komisaris,
atas
dukungan
misi Perusahaan.
Atas nama Dewan Komisaris
On behalf of the Board of Commissioners
Stephen K. Sulistyo
Komisaris Utama | President Commissioner
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
31
32
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
Daniel Podiman
Direktur Utama
President Director
Laporan
Direktur Utama
President Director’s Report
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Express Group telah menetapkan
strategi pertumbuhan untuk mencapai
visi menjadi perusahaan transportasi
darat yang utama di Indonesia.
Express Group has already set
its growth strategy to achieve its
vision on becoming a major land
transportation company in Indonesia.
Pemegang saham yang terhormat,
Dear Valued Shareholders,
Pada tahun 2012, kondisi fundamental ekonomi dan
In 2012, the favorable economic and political conditions
politik Indonesia yang baik mampu menjaga indikator-
in
indikator ekonomi makro pada kondisi yang cukup stabil.
indicators. The economic growth was still promising with
Pertumbuhan ekonomi masih pada tingkat yang cukup
the annual GDP growth of 6.2%. The transportation and
baik yaitu 6,2%. Sektor transportasi dan komunikasi
communication sectors are expected to grow around
juga diprediksikan akan tumbuh cukup pesat dengan
15% - 20%, showing that the transportation sector,
pertumbuhan berkisar antara 15% sampai dengan
including land transportation, is playing a key role in
20%. Hal ini menunjukkan bahwa sektor transportasi,
Indonesia’s economic development.
termasuk transportasi darat, berperan sangat penting
dalam perkembangan ekonomi.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
Indonesia
resulted
in
stable
macroeconomic
33
34
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
3
2
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
1 Daniel Podiman
4
3 Shafruhan Sinungan
Direktur Utama
President Director
2 Herwan Gozali
1
Data Perusahaan
Direktur Tidak Terafiliasi
Non-Affiliated Director
4 David Santoso
Direktur
Director
Direktur
Director
Keberpihakan Pemerintah untuk memajukan perusahaan
The government’s support to further develop public
jasa angkutan umum tercermin dari dikeluarkannya
transportation companies is reflected by the issuance
Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu
of Law No. 22 year 2009 of Road Traffic and Land
Lintas dan Angkutan Jalan yang diantaranya mengatur
Transportation.
secara rinci ketentuan teknis operasional mengenai
companies’ technical and operational details to grow
persyaratan badan usaha angkutan jalan agar mampu
healthy, thrifty, and competitive. Various regulations have
tumbuh sehat, berkembang dan kompetitif. Berbagai
been issued and a couple of new regulations will be
regulasi telah dan akan dikeluarkan oleh pemerintah
issued by central government and DKI Jakarta provincial
pusat maupun Provinsi DKI Jakarta untuk membatasi
government to limit the use of private vehicles. Some
penggunaan kendaraan pribadi seperti kebijakan Bank
examples of these regulation are the Bank Indonesia
Indonesia mengenai uang muka minimum 30% untuk
policy concerning the minimum 30% down payment for
kepemilikan kendaraan baru melalui pinjaman bank,
new vehicle ownership through bank financing, policy
kebijakan kawasan pembatasan penumpang kendaraan
pribadi, larangan parkir on-street pada ruas jalan tertentu,
restrictions on private passenger vehicles at certain
rencana aturan ganjil-genap, dan rencana penerapan
streets, proposal of odd-even vehicle license plates,
Electronic Road Pricing (ERP), yang semuanya bertujuan
mengurangi kemacetan dan mendorong masyarakat
menggunakan angkutan umum.
and Electronic Road Pricing (ERP) implementation plan.
This
law
regulates
transportation
areas and hours, on-street parking restrictions on certain
All of these regulations and government proposals are
aimed to reduce traffic congestion and encourage people
to switch to public transportation.
Dibandingkan
taksi
On the other hand, the current mass public transportation
merupakan pilihan yang relatif dapat memenuhi harapan
moda
transportasi
lainnya,
system has not been able to accommodate society’s
masyarakat atas layanan transportasi umum yang aman
need for safe and comfortable transportation. Compared
dan nyaman, dengan tarif yang tergolong ekonomis.
to other public transportation, taxis serve as the best
Pada saat ini, masyarakat pengguna taksi bukan hanya
alternative that offers safe and comfortable service with
dari kalangan menengah ke atas tetapi juga kalangan
economical fares. Currently, taxi customers come not
menengah ke bawah. Kondisi ini secara nyata telah
only from the upper middle class, but also from the lower
mempengaruhi permintaan layanan jasa transportasi
middle class. This condition has significantly affected
PT Express Transindo Utama Tbk dan entitas anak
the demand for PT Express Transindo Utama Tbk and
(Express Group) di seluruh segmen bisnis.
its subsidiaries (Express Group) in all of its business
segments.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Report to
Shareholders
Company Profile
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Strategi 2012
2012 Strategies
Express Group telah menetapkan strategi pertumbuhan
Express Group has already set its growth strategy
untuk mencapai visi menjadi perusahaan transportasi
to achieve its vision on becoming a major land
darat yang utama di Indonesia. Strategi Express Group
transportation company in Indonesia. Express Group’s
(termasuk perusahaan asosiasi) berfokus pada tiga
strategies (including with association companies) focus
kerangka kerja utama yaitu; 1) ekspansi taksi reguler
on three framework: 1) regular taxis expansion in Jakarta,
di Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek),
Depok, Tangerang and Bekasi (Jadetabek) area, 2) VATB
2) ekspansi VATB di kota Jakarta, Bandung, Bali dan
expansion in Jakarta, Bandung, Bali and Lombok with
Lombok dengan layanan transportasi yang lebih terpadu
more integrated transportation services (limousine and
(limosin dan bis), dan 3) aplikasi teknologi informasi
bus) and 3) information and communication technology
dan komunikasi untuk peningkatan pelayanan serta
application for improving service level and human
pengembangan SDM.
resource development.
Sepanjang tahun 2012 kami telah melakukan berbagai
During 2012, we took various strategic steps as follows:
langkah strategis sebagai berikut:
• Meningkatkan posisi pasar dengan penambahan
• Strengthened our market position by adding 2000
Target
new regular taxis in Jadetabek by the end of 2012.
penambahan armada taksi reguler telah tercapai
The target has been successfully achieved, resulted
sehingga pada akhir tahun 2012 armada taksi reguler
Express Group’s regular taxi fleet exceeded 8,000
armada
taksi
reguler
di
Jadetabek.
Express Group mencapai lebih dari 8.000 unit.
units.
• Memperluas wilayah operasi di kota-kota yang
• Expanded our operation in the tourist destination
merupakan destinasi wisatawan seperti Jakarta,
areas such as Jakarta, Bali, Bandung and Lombok
Bali dan Bandung melalui entitas anak, dan Bali
through our subsidiaries and associated companies.
dan Lombok melalui perusahaan asosiasi, serta
We
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
have
also
successfully
strengthened
our
35
36
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
meningkatkan kehadiran Perusahaan di industri
Limousines presence in five-star hotels such as
layanan limosin di hotel-hotel berbintang seperti
Four Seasons Hotel in Jakarta; Sheraton Hotel in
Four Seasons Hotel di Jakarta dan Sheraton Hotel di
Bandung and other five-star hotels and above in Bali
Bandung serta hotel bintang lima ke atas di Bali dan
and Lombok.
Lombok.
• Meningkatkan keragaman portofolio bisnis Value
Added Transport Business (VATB) untuk memperluas
• Increased the diversity of our Value Added Transport
layanan sewa kendaraan berkapasitas besar di atas
service capacity particularly in 12-seat vehicles
12 kursi terutama untuk melayani penjemputan dan
to serve the pick-up and tourist mobility service.
Business (VATB) portfolio by expanding the rental
mobilitas wisatawan.
• Melengkapi unit taksi reguler dengan peralatan
global positioning system (GPS) serta Digital
• Equipped all regular taxi units with global positioning
Dispatch System (DDS) dan teknologi seluler untuk
meningkatkan waktu pelayanan, meningkatkan
respons pemesanan dan menyediakan perangkat
navigasi bagi pengemudi.
• Melengkapi seluruh unit taksi reguler dengan card
reader untuk inovasi sistem pembayaran nontunai melalui program kartu prabayar BCA Flazz
yang diterbitkan oleh BCA, memberikan solusi
pembayaran alternatif kepada pelanggan kami.
Sampai bulan Desember 2012 sekitar 50% armada
taksi reguler telah dilengkapi dengan card reader dan
diharapkan proses instalasi dapat diselesaikan pada
kuartal pertama tahun 2013.
• Pengembangan sumber daya manusia dan
kualitas pelayanan melalui pelatihan-pelatihan
bagi pengemudi, staf dan manajemen serta
terus meningkatkan sistem penanganan keluhan
pelanggan.
cellular technology to improve delivery service times,
system (GPS), Digital Dispatch System (DDS) and
speed up order response and provide navigation
tools for all drivers.
• Equipped all regular taxis with card readers for non
cash payment system through BCA Flazz prepaid
card. This provides an alternative payment solution
for all of our customers. As of December 2012,
approximately 50% of regular taxis were equipped
with a card reader. The full card reader installation is
expected to be finalized in the first quarter of 2013.
• Developed our human resources and service quality
through various training sessions held for drivers,
staff and management and also training to improve
our costumer care handling system.
Penawaran Umum Perdana Saham
Initial Public Offering
Satu langkah korporasi yang sangat penting bagi
A very important milestone for PT Express Transindo
PT
(Perusahaan)
Utama Tbk (Company) was the Initial Public Offering
adalah melakukan Penawaran Umum Perdana Saham
(IPO) in Indonesia Stock Exchange on 2 November 2012.
(Initial Public Offering - IPO) di Bursa Efek Indonesia
Our main purpose for completing the IPO process is to
pada tanggal 2 Nopember 2012. Tujuan utama kami
strengthen our commitment in improving our operational
melakukan IPO adalah untuk mengukuhkan komitmen
performance, improving our service level to customers
kami dalam meningkatkan kinerja operasional, pelayanan
and other stakeholders, and improving transparency of
kepada pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya
the reporting system and oversight of the Company’s
serta transparansi sistem pelaporan dan pengawasan
financial and operating performance.
Express
Transindo
Utama
Tbk
kinerja keuangan dan operasional Perusahaan.
Dengan dukungan dari perusahaan induk, PT Rajawali
With great support from our holding company,
Corpora, dan kerja keras semua pihak untuk memenuhi
PT Rajawali Corpora, as well as hard work from all parties
seluruh prosedur, IPO berjalan sesuai rencana dan
to comply with all requirements, the IPO went as planned
membuahkan hasil yang membesarkan hati. Sebagai
and yielded a satisfactory result. As a public listed taxi
perusahaan
performa
company, the Company and its performance successfully
Perusahaan berhasil menumbuhkan persepsi positif
taksi
yang
masuk
bursa,
created a positive investor perception. By issuing
di mata investor. Dengan penjualan saham baru
795 million new shares, the Company successfully
sebesar 795 juta lembar saham, Perusahaan berhasil
raised funds with total gross proceeds of Rp445.5 billion.
mengumpulkan dana sebesar Rp445,5 miliar. Kinerja
The share price performance has steadily increased,
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
saham terus menunjukkan peningkatan dimana harga
from IPO price of Rp560 to Rp870 per share by the end
penutupan pada akhir Desember 2012 adalah Rp870
of Y2012, up 55.4% from the IPO price.
per lembar saham atau naik 55,4%.
Target dan Pencapaian
Targets and Achievements
Langkah-langkah strategis yang dijalankan Express Group
The strategic steps in 2012 enabled us to grab market
sepanjang tahun 2012 mampu menangkap peluang
opportunities and achieve better operational and
pasar dengan baik dan secara keseluruhan menunjukkan
financial performance compared to 2011. The aggressive
kinerja operasional dan keuangan yang jauh lebih baik
expansion resulted in our taxi fleet reaching more than
dari tahun 2011. Penambahan armada taksi reguler yang
8,000 taxis by the end of 2012. This has strengthened
cukup agresif tahun 2012 mengakibatkan jumlah armada
our position as one of the biggest taxi operators in
taksi yang dimiliki Express Group mencapai lebih dari
Indonesia, with a significant market share. With a large
8.000 unit sehingga memperkuat posisi Express Group
fleet and broad customer base, Express Group has
sebagai salah satu operator taksi terbesar di Indonesia
achieved a sizeable economy of scale and efficiencies in
dengan pangsa pasar yang signifikan. Dengan armada
cost control and operational activities.
yang besar dan basis pelanggan yang luas, Express
Group mampu mencapai skala ekonomis dan efisiensi
dalam biaya dan kegiatan operasional.
Express Group berhasil meraih pendapatan sebesar
Express
Rp520,9 miliar, atau tumbuh 53,9% dari Rp338,4 miliar
amounting to Rp520.9 billion, or growing 53.9%
Group
successfully
generated
revenue
pada tahun 2011 dan membukukan laba bersih sebesar
compared to Rp338.4 billion in 2011 and net income
Rp79,4 miliar, atau tumbuh 31,8% dari Rp60,2 miliar
amounting to Rp79.4 billion, increasing by 31.8%
pada tahun 2011. Express Group berhasil menjaga
compared Rp60.2 billion in 2011. Express Group has
kestabilan marjin EBITDA di atas 60% dalam kurun
successfully maintained its EBITDA margin above 60%
waktu 4 tahun terakhir. Pencapaian ini merupakan suatu
in the last 4 years. Such figures demonstrate significant
pencapaian yang bermakna di tengah ketatnya kompetisi
achievements in the midst of intense competition in taxi
industri pelayanan taksi dimana pelanggan sangat sensitif
service industry. Taxi customers are highly sensitive
terhadap faktor reputasi, kualitas pelayanan, penetapan
towards the reputation, service quality, fares, and
tarif argo, kehandalan, jenis serta usia kendaraan.
reliability as well as types and age of vehicles.
Tata Kelola Express Group
Express Group’s Good Corporate
Governance
Penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan dari
The implementation of Good Corporate Governance
Express Group yang baik (Good Corporate Governance
(GCG) principles has been embedded into the corporate
- GCG) telah melekat dalam budaya kerja dan kegiatan
culture and Express Group’s operational activities.
operasional Express Group. Kami menyadari bahwa tata
We recognized that good corporate governance is
kelola yang baik sangat dipengaruhi oleh profesionalisme
heavily influenced by the professionalism in managing
dalam mengelola Perusahaan. Selama lebih dari 23
the Company. For more than 23 years, Express Group
tahun, Express Group beroperasi dengan menjunjung
has conducted its business operation by upholding the
tinggi nilai-nilai integritas sesuai etika bisnis yang pantas
values of integrity and good business ethics.
dalam menjalankan usahanya.
Sesuai peraturan Bapepam, pada tahun 2012 Perusahaan
To comply with Bapepam regulation, in 2012 the
telah membentuk Unit Audit Internal dan menunjuk
company established its Internal Audit Unit and appointed
Sekretaris Perusahaan. Ketua Unit Audit Internal
its Corporate Secretary. The Head of Internal Audit is
bertugas mempersiapkan perangkat kerja, organisasi
assigned to prepare the framework, the organization
dan program audit untuk dapat dilaksanakan pada tahun
and the audit program for 2013. The Company will
2013. Secara bertahap, Express Group akan melengkapi
gradually improve its GCG framework to support the
perangkat GCG untuk menunjang implementasi praktik-
implementation of GCG practices in the future.
praktik GCG lebih baik lagi di masa mendatang.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
37
38
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
Perubahan Susunan Direksi
Changes on the Board Composition
Untuk memenuhi ketentuan Bapepam dan memperkuat
In order to comply with Bapepam regulations and to
kinerja Direksi, pada tanggal 24 September 2012 para
strengthen the performance of its Board of Directors, the
pemegang saham telah menyetujui perubahan susunan
shareholders approved the change in Board of Directors
Direksi Perusahaan dengan mengangkat Shafruhan
composition on 24 September 2012 by appointing
Sinungan sebagai Direktur Tidak Terafiliasi.
Shafruhan Sinungan as Non-Affiliated Director.
Prospek ke Depan
Future Prospects
Sistem transportasi umum yang memadai relatif belum
Adequate public transportation systems are relatively
berkembang di Indonesia. Banyak masalah seperti jumlah
underdeveloped in Indonesia. Some problem such as
penumpang yang terlalu padat, jadwal kedatangan yang
overly-crowded vehicles, unpredictable arrival times, poor
tidak dapat diprediksi, kondisi alat transportasi yang
transportation vehicle maintenance, and safety issues,
buruk, serta masalah keamanan membuat masyarakat
have made people reluctant to use public transportation
enggan menggunakan jasa transportasi umum. Sebagian
services. Most people prefer to use their private cars.
besar masyarakat cenderung memilih menggunakan
However, the level of traffic congestion in large cities has
mobil pribadi. Namun tingkat kemacetan lalu lintas
made people unwilling to drive their own vehicles and opt
di kota-kota besar telah menyebabkan masyarakat
to use convenient public transportation such as taxis.
enggan mengemudikan kendaraan pribadi dan memilih
menggunakan angkutan umum jenis taksi.
Faktor lain yang mendorong pertumbuhan industri taksi
Another factor that drives taxi industry growth is the rapid
di Indonesia adalah pertumbuhan kelas menengah yang
increase of the middle class. According to the United
sangat cepat. Sesuai dengan statistik yang dikeluarkan
oleh United Nations Social and Economic Council,
Nations Social and Economic Council statistics, the
populasi perkotaan di Indonesia akan tumbuh sebesar
13% annually during the next five-year period from 2010
13% per tahun selama periode lima tahun dari tahun
to 2015. In addition, the World Bank projects that the total
2010 sampai tahun 2015. Selain itu, Bank Dunia juga
number of the middle class in Indonesia will exceed more
memperkirakan jumlah kelas menengah di Indonesia
than 150 million people in 2014. It is estimated that there
akan melebihi 150 juta pada tahun 2014. Diperkirakan
are 4 million people within the areas of Jakarta, Bogor,
terdapat 4 juta penduduk wilayah sekitar Jakarta, Bogor,
Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), commuting
Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) yang masuk
back and forth to Jakarta on a daily basis.
urban population of major cities in Indonesia will grow by
dan keluar kota Jakarta setiap hari.
Pada tahun 2012, Bank Indonesia telah menerbitkan
In 2012, Bank Indonesia issued a new policy about
kebijakan
untuk
minimum down payment for new car ownership. In the
kepemilikan mobil baru. Di dalam kebijakan baru ini,
new policy, the car buyers are obligated to pay a minimum
pembeli mobil diharuskan membayar uang muka sebesar
of 30% down payment if it is financed by banks. People,
30% apabila melalui pinjaman bank. Masyarakat yang
who are not financially capable of purchasing cars, will
masih belum mampu membeli mobil karena tingginya
generally choose to use taxi services.
mengenai
uang
muka
minimum
uang muka, umumnya memilih jasa layanan taksi.
Kondisi-kondisi
tersebut
menawarkan
peluang
These conditions offer very attractive growth prospects
pertumbuhan industri taksi yang sangat menarik. Riset
in the taxi industry. Independent transportation industry
yang dilakukan oleh konsultan independen atas industri
research shows a projected passenger growth at 18.2%
transportasi menunjukkan angka proyeksi pertumbuhan
annually over the 2012-2106 period. On the other hand,
jumlah penumpang sebesar 18,2% selama periode
the projected taxi fleet growth only reach 16% annually
tahun 2012-2016. Sementara proyeksi pertumbuhan
over the same period. The demand and supply gap
armada taksi baru mencapai 16% untuk periode yang
shows a very promising market potential in the future.
sama. Hal ini menunjukkan pertumbuhan pangsa pasar
Express Group has many competitive advantages
yang sangat menjanjikan di masa mendatang. Express
to capture these opportunities to grow bigger.
Group memiliki keunggulan-keunggulan kompetitif yang
telah disiapkan untuk menangkap peluang tersebut agar
dapat berkembang lebih besar lagi.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Apresiasi
Appreciation
Mewakili Direksi, saya ingin menyampaikan terima kasih
On behalf of the Board of Directors, I would like to
kepada seluruh pemegang saham, Dewan Komisaris,
convey my gratitude to all shareholders, the Board of
pelanggan dan mitra usaha atas dukungan dan kerja
Commissioners, customers and business partners for
samanya. Saya sampaikan juga penghargaan kepada
their support and cooperation. I would also like to express
seluruh karyawan dan mitra (pengemudi) Express Group
my appreciation to all Express Group employees and
yang telah menunjukkan dedikasi dan profesionalisme
partners (drivers) for their dedication, professionalism,
dalam bekerja serta konsistensi dalam menjaga reputasi
and consistency in maintaining excellent work standard
Express Group. Kami yakin dengan dukungan semua
and also Express Group’s reputation. In the future,
pihak, di masa mendatang Express Group bukan saja
we believe that with the support given from all parties,
dapat mewujudkan visinya tetapi juga dirasakan manfaat
Express Group will not only realize its vision but will also
keberadaannya di masyarakat.
become an enterprise that gives great benefits to the
surrounding society.
Atas nama Direksi
On behalf of the Board of Directors
Daniel Podiman
Direktur Utama | President Director
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
39
40
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
41
Analisa dan
Pembahasan
Manajemen
Management Discussion & Analysis
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
42
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
TINJAUAN INDUSTRI
Industrial Review
Sejarah Industri Taksi di Indonesia
History of Taxi Industry in Indonesia
Kehadiran taksi di Indonesia untuk pertama kali tercatat
The presence of taxis in Indonesia was recorded for
pada akhir tahun 1960-an. Pada saat itu biaya layanan
the first time towards the end of 1960s. During that
taksi ditentukan dengan tarif per jam atau melalui
period, taxi service charges were based either on an
negosiasi bergantung pada jarak perjalanan yang akan
hourly rate or via fare negotiations depending on the
ditempuh. Layanan taksi sangat tidak terstruktur dan
distance of travel. Taxi services then were considered
tidak terorganisir karena dioperasikan oleh perusahaan
to be highly unstructured and unorganized as they
perseorangan
yang
were often operated by sole proprietors or independent
dikenakan sering kali terlalu tinggi dan banyak dikeluhkan
atau
supir
independen.
Tarif
drivers. Over-charging was a common problem and in
konsumen yang merasa menjadi objek pemerasan
an attempt to control the situation, in 1971 the Governor
terutama konsumen yang berasal dari luar Jakarta atau
of Jakarta (late Ali Sadikin) issued a decree banning sole
bahkan orang asing. Untuk mengatasi masalah ini, pada
proprietorship and independent taxi operations. The
tahun 1971 Gubernur DKI Jakarta (alm. Ali Sadikin)
Governor’s decree stipulated that taxi operating licenses
mengeluarkan keputusan yang melarang kepemilikan
will be issued only to business entities which have at least
tunggal dan supir independen dan menentukan bahwa
100 taxi units.
izin operasional taksi hanya akan dikeluarkan bagi badan
usaha yang memiliki sedikitnya 100 unit taksi.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Persaingan yang semakin ketat mendorong
perusahaan-perusahaan taksi berusaha untuk
memberikan layanan yang terbaik kepada para
konsumennya.
The growing competition has driven taxi
companies to provide their best services for
customers.
Setelah tahun 1971, para operator layanan taksi
Post 1971, taxi service operators operated in the form
beroperasi dalam bentuk perseroan terbatas dan
of limited liability companies and cooperatives, however,
koperasi. Namun demikian, masih banyak supir yang
many drivers still ran their taxi services as independent
menjalankan layanan taksi mereka sebagai bisnis yang
businesses. Formation of business entities was used
independen tetapi bergabung membentuk badan usaha
to circumvent the Governor’s decree and obtain the
agar dapat memperoleh izin operasional yang disyaratkan
required operating license. On 16 May 1972, Badan
dalam keputusan Gubernur. Pada tanggal 16 Mei 1972,
Hukum Koperasi Taksi Indonesia obtained an approval
Badan Hukum Koperasi Taksi Indonesia mendapat
from Government cq. Directorate of Cooperatives of DKI
pengesahan dari Pemerintah cq. Direktorat Koperasi
Jakarta, which is commemorated as the anniversary
DKI Jakarta, yang sempat diperingati sebagai hari jadi
of the Indonesia Taxi Cooperative. In 1972, the first
Koperasi Taksi Indonesia. Pada tahun 1972, sistem argo
taximeter was introduced into the market.
pertama kali diperkenalkan pada industri layanan taksi.
Pada tahun 1980-an, pemerintah mendorong percepatan
During the 1980s, the government drove the rapid growth
pertumbuhan industri taksi dengan mempermudah dan
of the taxi service industry by easing and promoting the
mempromosikan pembentukan koperasi sebagai model
formation of cooperatives as a business model for the
bisnis untuk industri taksi. Hal ini sesuai dengan visi
taxi industry. This was in line with the government’s vision
pemerintah untuk menggalakkan koperasi sebagai pilar
to promote cooperatives as the main pillar of Indonesia’s
utama perekonomian Indonesia.
economy.
Selama tahun 1990-an, pertumbuhan industri taksi
During the 1990s, the growth of the taxi service industry
sangat
ekonomi
was influenced by the significant growth of Indonesia’s
Indonesia yang meningkat signifikan. Tingkat investasi
asing langsung (foreign direct investment) yang tinggi
economy. High rates of foreign direct investment
saat itu turut meningkatkan pendapatan di industri
as the increased business activities in major cities and
ini sejalan dengan meningkatnya kegiatan bisnis di
industrial areas also saw increased ridership. Luxury taxi
beberapa kota besar dan wilayah industri. Layanan taksi
services were also introduced during the same period,
premium mulai diperkenalkan dengan menggunakan
where premium cars used to transport delegates during
mobil-mobil mewah yang semula didatangkan untuk
membawa para delegasi KTT Non-Blok (Non-Aligned
the Non-Aligned Summit in 1992 were converted into
dipengaruhi
oleh
pertumbuhan
during the period boosted revenues for the industry
commercial transport vehicles.
Summit) pada tahun 1992 yang kemudian dikonversikan
menjadi kendaraan transportasi komersial.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
43
44
Laporan kepada
Pemegang Saham
Profil Perusahaan
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
Di awal perkembangan industri taksi, pelanggan utama
During the initial stages of development, upper income
layanan taksi adalah konsumen kelas menengah ke
consumer groups, tourists and corporate travelers
atas, wisatawan dan pengusaha. Masyarakat dengan
formed the key clientele base for taxi services. Middle
penghasilan menengah ke bawah dan kaum perkotaan
pada umumnya memilih jenis transportasi lainnya seperti
income and urbanites in general tended to use other
forms of transportation such as rickshaw, Helicak
becak, helicak, bajaj dan bis umum. Seiring dengan
(a three-wheeled scooter with attached cabin), Bajaj
perkembangan jaman, kelompok masyarakat kelas
(a three-wheeled scooterbrand) and public buses. Along
menengah ke bawah mulai memilih menggunakan
with the times, the lower middle class began to use
taksi dengan berbagai alasan, yang pada akhirnya
taxis with various reasons, which eventually spurred the
mendorong pertumbuhan industri taksi di kota-kota
growth of the taxi industry in big cities in Indonesia. The
besar di Indonesia. Para penumpang yang menggunakan
passengers have become more wary about the services
layanan taksi menjadi lebih selektif atas layanan yang
offered by these companies, and their demands have
ditawarkan oleh perusahaan taksi. Selain layanan standar
evolved to be become more sophisticated. Aside from
seperti argo dan penyejuk udara, para penumpang juga
standard services such as taximeter and air-conditioning,
menuntut layanan yang aman, cepat, sopan, nyaman
passengers also expect prompt, polite and reliable
dan dapat diandalkan. Persaingan yang semakin
services. As the industry is competitive, taxi companies
ketat di industri taksi mengakibatkan perusahaan-
are also willing to provide such services to customers
perusahaan taksi berusaha untuk memberikan layanan
in order to attract higher revenues and to differentiate
yang terbaik kepada para konsumennya dengan tujuan
themselves in the market place.
untuk memperoleh konsumen yang lebih banyak dan
pendapatan yang lebih tinggi.
Faktor-faktor Utama Pendorong Industri
Taksi
Main Triggering Factors for the Taxi
Industry
Saat ini industri taksi di Indonesia masih berada pada
At present the taxi industry in Indonesia is still at the
tahap berkembang. Hal ini tercermin pada tingkat
developing stage, reflected in the growing level of taxi
pertumbuhan penerbitan izin taksi sebesar rata-rata
license issuance at an average of CAGR 6% in the last
CAGR 6% selama empat tahun terakhir (2007-2011).
four years (2007-2011). Such a high level of growth in
Pertumbuhan yang tinggi dalam industri taksi dipengaruhi
taxi industry is influenced by various factors, such as:
oleh beberapa faktor, yaitu:
1. Infrastruktur transportasi umum yang belum
1. Under-developed
transportation
infrastructure
memadai
public
Sistem transportasi umum di Indonesia yang terutama
The public transport system, which mainly comprises
terdiri dari bis dan kereta api rel listrik (KRL) relatif
buses and electric trains, is relatively under-
belum berkembang. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai
developed in Indonesia. Both buses and electric
masalah, antara lain jumlah penumpang yang
trains are affected by various problems, including
terlalu padat, jadwal kedatangan yang tidak dapat
but not limited to overcrowding, unpredictable
diprediksi, kondisi alat transportasi yang buruk, serta
arrivals, bad working conditions as well as social
masalah keamanan. Oleh karena itu, sebagian besar
safety issues. As such, most commuters residing
komuter - yaitu para pekerja kelas menengah yang
in the Bodetabek area (Bogor, Depok, Tangerang
bekerja di Jakarta tetapi bermukim di daerah sekitar
Jakarta (Bodetabek - Bogor, Depok, Tangerang dan
and Bekasi) prefer to take their own private cars,
ojek (unlicensed motorcycle taxis) or a taxi. Due to
Bekasi) - cenderung memilih untuk menggunakan
the frequency of traffic jams in the city leading to a
mobil pribadi, ojek atau taksi. Namun tingkat
general reluctance to drive among daily commuters
kemacetan lalu lintas di kota telah menyebabkan
within the city, taxis have become a staple form of
para
transportation in the lives of commuters. Indonesia
also has a high number of unlicensed taxis like ojek,
pekerja
enggan
untuk
mengemudikan
kendaraan pribadi. Tingkat kemacetan lalu lintas di
kota telah menyebabkan para pekerja enggan untuk
mengemudikan kendaraan pribadi, sehingga taksi
menjadi pilihan transportasi utama bagi komuter.
Indonesia
juga
memiliki
sejumlah
kendaraan
transportasi tanpa izin seperti ojek, yang dipilih oleh
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Pertumbuhan Armada
Fleet’s Growth
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Pertumbuhan Pengguna Layanan
Service Users Growth
358,867
8,035
361,737
321,254
6,002
4,922
2010
2011
2012
2011
2012
beberapa komuter karena harga yang terjangkau
which are favored by some commuters due to their
dan kemampuan untuk bergerak di tengah lalu lintas
affordability and their maneuverability through heavy
yang padat.
traffic.
2. Konsumen kelas menengah
2010
Sesuai dengan statistik yang dikeluarkan oleh United
2. Middle-income consumers
Nation Economic and Social Council, populasi
perkotaan di Indonesia akan tumbuh sekitar
13% selama periode lima tahun dari tahun 2010
sampai tahun 2015. Selain itu, Bank Dunia juga
memperkirakan jumlah konsumen kelas menengah
di Indonesia akan melebihi 150 juta konsumen
pada tahun 2014. Para konsumen kelas menengah
ini lebih memilih menggunakan layanan taksi untuk
transportasi menuju tempat bekerja. Diperkirakan
terdapat sekitar 4 juta penduduk daerah sekitar
Jakarta (Bodetabek) yang masuk dan keluar kota
Jakarta setiap hari.
Statistics published by the United Nation Economic
and Social Council indicate that the urban population
in Indonesia is predicted to grow by 13% over the five
year period from 2010 to 2015. Further, the World
Bank predicts that the middle class in Indonesia is
expected to exceed 150 million by 2014. Middle class
consumers or more specifically, middle class urban
dwellers use taxi services to commute from their
homes to workplaces in the cities. It is estimated that
4 million residents of the surrounding Jabodetabek
area commute in and out of the city of Jakarta daily.
3. Pembatasan Penggunaan Mobil Pribadi
3. Limitations Placed on Private Car Usage
Indonesia mengalami lonjakan penjualan mobil
Car sales in Indonesia rose dramatically, increasing
sebesar 17% dari tahun 2010 hingga 2011, dan
17% from 2010 to 2011 and 11% year on year in the
sebesar 11% (YoY) pada kuartal pertama tahun 2012.
first quarter of 2012. To illustrate this numerically, the
Sebagai gambaran, jumlah mobil untuk setiap satu
number of cars per kilometer of road in Indonesia has
kilometer di Indonesia telah tumbuh dari 53 mobil
risen from 53 in the year 2000 to 186 in 2011, which
menjadi 186 mobil atau sebesar 248% dari tahun
is an increase of 248% over the 11 year period. This
2000 hingga 2011. Lonjakan jumlah pembelian mobil
significant increase in car sales has had a direct impact
ini berdampak langsung pada kepadatan lalu lintas,
on the congestion levels in Indonesia, especially in
khususnya di kota seperti Jakarta. Untuk mencegah
cities like Jakarta. To prevent the worsening traffic
memburuknya kepadatan lalu lintas, Pemerintah
congestion, the government of DKI Jakarta province
Provinsi DKI Jakarta melakukan berbagai regulasi
issued various regulations to restrict the use of
untuk membatasi penggunaan kendaraan pribadi
private vehicles such as passengers restriction area
seperti aturan kawasan pembatasan penumpang
(3 in 1), pembenahan sarana transportasi massal
(3 in 1), the improvements of mass transportation
facilities (Trans Jakarta), no on-street parking on
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
45
46
Laporan kepada
Pemegang Saham
Profil Perusahaan
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
(Trans Jakarta), larangan parkir di badan jalan
certain roads, and other regulations leading to the
(on street) pada ruas-ruas jalan tertentu, dan aturan-
increasing usage of taxi services.
aturan lainnya yang berdampak pada peningkatan
penggunaan layanan taksi.
4. Aturan Uang Muka
4. Minimum Down Payment Limit
Bank Indonesia menerbitkan kebijakan baru mengenai
Bank Indonesia, (the country’s central bank) launched
uang muka minimum untuk kepemilikan mobil baru
a new policy on the minimum down payment for new
melalui pinjaman bank. Sejak tanggal 15 Juni 2012,
car ownership. From 15 June 2012, buyers of cars
pembeli mobil di Indonesia diharuskan membayar
in the country will have to make a down payment of
uang muka sebesar 25%-30% dari sebelumnya
30% for loans from banks and 25% for loans from
hanya 10%. Sekitar 65% dari semua pembelian
financing companies, which is an increase from the
mobil di Indonesia dibeli secara kredit. Kebijakan
10% down payment required prior to this policy’s
ini berdampak pada menurunnya penjualan mobil
enforcement. With approximately 65% of all cars
menjelang semester kedua tahun 2012. Dengan
bought in Indonesia bought on credit, consumers
adanya perubahan kebijakan dari Bank Indonesia
with growing disposable incomes but who are not
mengenai uang muka, maka konsumen yang
yet able to afford cars on a high down payment
pendapatannya naik namun masih belum mampu
are expected to opt for taxi services, boosting the
membeli mobil karena tingginya uang muka, akan
industry with their patronage.
memilih jasa layanan taksi.
5. Harga Bahan Bakar
Meskipun
Pemerintah
5. Fuel Prices
Indonesia
membatalkan
While the Indonesian Government retracted a planned
rencana kenaikan harga bahan bakar sebesar 33%
fuel price rise of 33% in April 2012, it is expected the
pada bulan April 2012, kenaikan harga di masa
price will rise in the future because of the fuel subsidy
mendatang diperkirakan tetap akan terjadi karena
costs currently paid by the Government. The rise in
pada saat ini biaya subsidi bahan bakar masih
fuel prices could affect the amount of new private
ditanggung Pemerintah. Kenaikan harga bahan bakar
cars purchased in Indonesia and increase the usage
yang terjadi dapat mempengaruhi pembelian mobil
of safe and comfort public transportation such as
pribadi di Indonesia dan mendorong penggunaan
taxi.
kendaraan umum yang aman dan nyaman seperti
taksi.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Pangsa Pasar
Market Share
Pada saat Express Group melaksanakan IPO pada
When Express Group performed its IPO in November
bulan Nopember 2012, Perusahaan menggunakan jasa
2012, the Company hired an independent industry
konsultan industri independen untuk menyajikan informasi
consultant to provide information concerning the taxi
tentang industri taksi sebagai bahan penyusunan
industry as the content for the preparation of offering
prospektus. Data historis sampai dengan tahun 2011
circular. The historical data until 2011 are still relevant to
tersebut kiranya masih relevan disajikan ulang di laporan
be re-presented in this annual report so as to present a
tahunan ini untuk melihat sekilas mengenai industri taksi
brief overview of taxi industry in Indonesia.
di Indonesia.
Populasi penduduk di Jakarta yang telah mencapai
The population in Jakarta has reached more than 10
lebih dari 10 juta orang dan tingginya mobilitas komuter
million people and the high mobility of commuters from
dari daerah penyangga Jakarta yang merupakan
Jakarta’s outskirts which are residential area (Bodetabek)
daerah permukiman (Bodetabek) akan menyebabkan
will trigger an increasing demand of better transportation
meningkatnya kebutuhan sistem transportasi yang
system. However, the government’s unsuccessful efforts
lebih baik. Namun upaya Pemerintah yang belum
berhasil mengembangkan sistem transportasi umum
to develop public transportation system have made most
commuters prefer to use private cars, ojek and taxis.
mengakibatkan sebagian besar komuter lebih memilih
In 2011, taxi ridership in Jabodetabek reached 247 million
untuk menggunakan mobil pribadi, ojek dan taksi.
(based on the number of transactions) which represented
Pada tahun 2011, penggunaan taksi di Jabodetabek
73.2% of total taxi ridership all over Indonesia.
mencapai sekitar 247 juta (berdasarkan jumlah transaksi)
yang merupakan 73,2% dari total penggunaan taksi di
seluruh Indonesia.
Pada tahun 2011 industri taksi relatif terfragmentasi
The taxi industry was relatively fragmented with 348
dengan jumlah operator taksi yang memiliki izin
licensed taxi operators in 2011. However, this taxi
sebanyak 348 perusahaan. Namun, pasar taksi tersebut
market is dominated by five major players. Those five
didominasi oleh lima pemain besar. Kelima pemain besar
major players are estimated to control a market share of
ini diperkirakan memiliki pangsa pasar sebesar 47,1%
47.1% based on fleet size. The taxi market in Indonesia is
berdasarkan ukuran armada. Pasar taksi di Indonesia
concentrated in Jabodetabek with the total market share
terkonsentrasi di Jabodetabek dengan total pangsa
of 69.0% of total fleet units, whereas for the rest of the
pasar sebesar 69,0% dari total unit armada, sementara
country, taxi companies tend to be smaller in terms of
di wilayah lain di Indonesia, perusahaan taksi cenderung
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
47
48
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
memiliki pangsa pasar yang lebih kecil, yang ditunjukkan
market share, as shown by smaller fleet size. Bali, Batam
dari jumlah armada yang lebih sedikit. Bali, Batam dan
and Surabaya represent areas with large fleet size due to
Surabaya merupakan kota-kota dengan unit armada
high tourism and business activities in those cities.
taksi yang besar karena tingginya kegiatan pariwisata
dan bisnis di kota-kota tersebut.
Konsultan industri tersebut melaporkan bahwa pangsa
The industry consultant reports that the market share
pasar industri taksi berdasarkan pengeluaran konsumen
of taxi industry based on consumer spending in 2011
pada tahun 2011 adalah sebesar Rp4,1 triliun. Pada
amounted to Rp4.1 trillion. In 2010, the figures reached
tahun 2010, angka ini mencapai Rp3,2 triliun. Kontribusi
Rp3.2 trillion. The largest market share contribution
pangsa pasar yang terbesar berasal dari taksi reguler
arose from regular taxis (<2000cc engine capacity). More
(taksi dengan kendaraan berkapasitas kurang dari
than 60% of the taxi income was generated from Jakarta,
2000cc). Lebih dari 60% pendapatan taksi berasal dari
Bogor, Depok, Tangerang and Bekasi (Jabodetabek).
wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi
This reflects the high level of demand from relatively more
(Jabodetabek). Hal ini mencerminkan tingginya tingkat
affluent residents who are willing to pay more for more
permintaan dari penduduk yang relatif lebih mampu di
comfortable transportation, and corporate travelers using
Jabodetabek yang bersedia membayar lebih tinggi untuk
taxis for their business activities.
transportasi yang lebih nyaman, serta kalangan pekerja
kantor yang menggunakan taksi untuk aktivitas mereka.
Taksi premium mengalami pertumbuhan sebesar 103,2%
Premium taxis experienced growth at 103.2% during
selama tahun 2010-2011, dari segi nilai pengeluaran
2010-2011, based on customer spending. This was
konsumen. Hal ini disebabkan oleh adanya ekspansi
due to the expansion of the major players in this industry
para pemain utama pada segmen industri ini sehingga
segment resulting in 400 premium taxis in 2011 entering
pada tahun 2011 sekitar 400 unit taksi premium baru
into the Jakarta market. Further, the players are also
memasuki pasar Jakarta. Selanjutnya, para pemain
planning to expand to other big cities in Indonesia such
ini juga berencana untuk melakukan ekspansi di kota-
as Bali, Surabaya, Makassar and Manado. In response to
kota besar lainnya di Indonesia seperti Bali, Surabaya,
customer spending in Indonesia, the total number of taxi
Makassar dan Manado. Dibandingkan dengan nilai
units in Indonesia have been growing at a stable pace
pengeluaran konsumen untuk layanan taksi di Indonesia,
over the last period at a CAGR of 4.3%.
jumlah keseluruhan taksi di Indonesia telah tumbuh
dengan kecepatan stabil dalam periode terakhir, yaitu
sebesar CAGR 4,3%.
Persaingan pada pelayanan standar di antara para
The competition in standard services among taxi
operator taksi, khususnya di Jakarta semakin ketat.
Monitor LCD di kursi belakang dan payment receipt
operators, particularly in Jakarta, is increasing significantly.
dicetak telah menjadi layanan standar untuk taksi salon
standard services for the standard saloon taxis for the
pada beberapa operator taksi terkenal. Sementara kedua
several leading taxi operators. While these two services
layanan ini merupakan layanan dasar taksi premium,
are basic services for luxury taxis, these luxury taxis
taksi premium juga menawarkan fitur tambahan seperti
also offer additional features such as luxurious interiors,
interior yang mewah, sistem GPS dan peralatan EDC
GPS systems and EDC devices for credit or debit card
untuk pembayaran dengan kartu kredit atau debit. Toyota
payment. Only premium car models such as Toyota
Alphard, Mercedes Viano, Mercedes E Class, BMW seri
Alphard, Mercedes Viano, Mercedes E Class, BMW 5
5 digunakan sebagai taksi premium.
series are used as luxury taxis.
Rear-seat LCD monitors and printed bills have become
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Report to
Shareholders
Company Profile
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Industri Penyewaan Limosin dan Bis
di Indonesia
Chartered Limousine Services and
Chartered Bus Services Industry in
Indonesia
Penyewaan Limosin
Chartered Limousine Services
Layanan penyewaan limosin merupakan layanan yang
Chartered limousine services have a limited history in the
baru berkembang di pasar Indonesia. Pelanggan utama
Indonesian market. The main consumer for the business
untuk bisnis ini adalah masyarakat berpendapatan tinggi,
is the upper-income consumer group which use these
yang menggunakan layanan tersebut untuk kegiatan
services for personal functions like weddings and other
yang prestisius seperti acara pernikahan dan perayaan
celebrations. These services are also utilized by many
lainnya. Selanjutnya, layanan ini juga digunakan oleh
companies for their corporate events. A significant
banyak perusahaan untuk acara-acara perusahaan.
amount of chartered limousine services are also utilized
Layanan penyewaan limosin juga digunakan oleh
by luxury hotels in Indonesia (with a 3 star rating or
hotel-hotel (kelas bintang 3 ke atas), untuk digunakan
above), for hotel customers. Consumer spending in the
oleh tamu hotel. Pengeluaran konsumen untuk industri
industry stood at Rp796.9 billion in 2011. The industry
limosin mencapai Rp796,9 miliar pada tahun 2011 dan
is projected to grow at a CAGR of 14.8% in the forecast
diproyeksikan untuk tumbuh dengan CAGR sebesar
period.
14,8%.
Sebagian besar pemakai layanan penyewaan limosin
A majority of limousine service users are looking for the
mencari prestise yang ditawarkan dari layanan tersebut.
prestige offered by such service. The factors affecting the
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan industri
limousine rental industry growth are among others:
layanan penyewaan limosin diantaranya adalah sebagai
berikut:
1. Semakin
bertambahnya
jumlah
masyarakat
berpenghasilan lebih tinggi yang membutuhkan
1. The growing number of higher income people who
need limousine services for their weddings.
layanan limosin untuk acara pernikahan mereka.
2. Semakin banyak perusahaan pengguna (corporate
user) memilih menggunakan layanan penyewaan
2. The growing number of corporate users who prefer
limosin untuk menemani tamu VIP. Dengan demikian
guests. Therefore, those companies do not need to
perusahaan tidak perlu memiliki sendiri kendaraan
own, rarely used, VIP vehicles.
to use limousine charter services to serve their VIP
VIP yang hanya sesekali digunakan.
3. Semakin meningkatnya kebutuhan para pejabat
3. The growing demand of high echelon officers who
tinggi untuk menikmati prestise yang diberikan melalui
enjoy the prestige of riding a limousine during their
penggunaan limosin dalam kunjungan di daerah.
regional visits.
4. Penyelenggaraan peristiwa penting atau konserkonser bertaraf internasional seperti International
4. The conduct of important events or international-
Motor Show, International Furniture Craft and
Fair Indonesia 2012 (IFFINA 2012), Internasional
Furniture Manufacturing Components Show 2012
(IFMAC2012), International Consumer Electronics
Show 2012 (ICES 2012), dan lain-lain dimana layanan
limosin dibutuhkan untuk melayani tamu-tamu asing
termasuk artis internasional.
International Furniture Craft and Fair Indonesia 2012
scale concerts such as International Motor Show,
(IFFINA 2012), International Furniture Manufacturing
Components Show 2012 (IFMAC2012), International
Consumer Electronics Show 2012 (ICES 2012),
and other events in which the limousine chartered
services were needed to serve foreign guests
including international artists.
Penyewaan Bis
Chartered Bus Services
Menyewa bis merupakan pilihan bagi sekelompok orang
Chartered buses are the mode of preference for large
yang ingin melakukan perjalanan jarak dekat di dalam
groups who want to travel shorter distances within the
negeri. Pertumbuhan pasar untuk layanan penyewaan
country. Market size growth for chartered bus services
bis ini sangat didukung oleh upaya pemerintah untuk
is strongly supported by the Government’s efforts
mempromosikan tempat pariwisata untuk wisatawan
to promote domestic and international tourism. The
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
49
50
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
domestik dan internasional. Industri penyewaan bis
Chartered bus services industry is currently regulated
saat ini diatur oleh Departemen Perhubungan terkait
by the Ministry of Transportation who is responsible for
dengan penerbitan izin untuk operator bis. Pengeluaran
issuing permits to operators. Consumer spending for the
konsumen untuk penyewaan bis mencapai Rp6,83 triliun
industry stood at Rp6.83 trillion in 2011. The industry is
pada tahun 2011 dan diproyeksikan tumbuh dengan
projected to grow at a CAGR of 12.4% in the forecast
CAGR sebesar 12,4%.
period.
Industri layanan penyewaan bis secara tidak langsung
Indirectly, the chartered bus service has benefited from
mendapatkan keuntungan dari program pemerintah
government programs to grow the tourism industry. In
untuk pengembangan industri pariwisata. Secara umum,
general, the factors affecting the chartered bus industry
faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan industri
growth are as follows:
penyewaan bis adalah sebagai berikut:
1. Penambahan jumlah corporate user yang menyewa
1. The growing number of corporate users engaging
bis untuk perjalanan wisata tahunan perusahaan,
chartered bus services for their annual trips, team-
acara mempererat hubungan antar pekerja (team
building sessions, seminars and meetings. It has
building session), seminar, rapat, dan lain-lain.
Penyelenggaraan perjalanan ke kota lain merupakan
hal yang umum bagi perusahaan sebagai bentuk
penghargaan karyawannya.
Peningkatan jumlah perjalanan sekolah untuk
melakukan darmawisata, karya wisata, dan lain-lain.
Pemakaian layanan penyewaan bis ini mencapai
puncaknya pada hari libur sekolah di bulan Juni-Juli.
Peningkatan jumlah perjalanan wisata domestik bagi
masyarakat yang saat ini memiliki kesempatan untuk
melakukannya pada saat-saat liburan.
Pemanfaatan liburan panjang akhir pekan bagi
masyarakat yang memilih untuk berwisata melakukan
perjalanan. Pemesanan untuk layanan penyewaan
bis di akhir pekan selalu penuh dan puncaknya terjadi
selama liburan panjang akhir pekan.
Peningkatan pemberitaan oleh media khususnya
televisi mengenai perjalanan domestik. Contohnya
seperti program televisi “Wisata Kuliner” yang
memperkenalkan masakan kuliner di seluruh
Indonesia, “Koper dan Ransel” yang menyediakan
informasi mengenai tempat wisata yang layak untuk
dikunjungi (baik wisata alam maupun wisata sejarah)
dan lain-lainnya. Program-program televisi tersebut
meningkatkan minat masyarakat untuk melakukan
wisata domestik.
Peningkatan pemasaran atas obyek-obyek wisata
alam eksotis Indonesia yang sebelumnya yang belum
banyak diketahui masyarakat karena kurangnya
publikasi. Banyak tempat wisata alam yang baru
dikenal saat ini dan semakin menarik minat wisatawan
untuk dikunjungi seperti Gunung Merbabu, Gua
Kiskendo, Air Terjun Sekarlangit, Hutan Situgunung,
Klenteng Sam Poo Kong dan Lawang Sewu di
Semarang, Gua Pindul di Gunungkidul (Yogyakarta).
become common for companies to organize trips to
2.
3.
4.
5.
6.
another city to reward their employees.
2. The growing number of schools’ field trips, study
tours, and others. This chartered bus service reaches
its peak usage during school breaks in June-July.
3. The increasing number of local trips for those who
have the chance to do so during holidays.
4. Having long weekends for those choosing to have
trips. The chartered bus service during weekends is
always fully booked and the peak usage happens
during long weekends.
5. The increasing media exposure particularly from
television for domestic trips. For example, the
television programs of Wisata Kuliner introduces the
culinary food all over Indonesia, Koper and Ransel
provides information concerning tourism sites worth
visiting for (both nature or historical tours) and others.
Such television programs have increased community
interest to make domestic trips.
6. The increasing marketing efforts of Indonesia’s
exotic natural attractions that were previously not
very well known by the public due to little marketing
effort. A number of new tourist destinations that are
just recently known and have drawn the attention
of tourists are Merbabu Mount, Kiskendo cave,
Sekarlangit Waterfall, Situgunung Forest, Sam Poo
Kong temple and Lawang Sewu in Semarang, Pindul
Cave in Gunungkidul (Yogyakarta).
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Persaingan Pasar
Market Competition
A. Industri Pelayanan Taksi
A. Taxi Service Industry
Industri pelayanan taksi bersifat sangat kompetitif dan
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
The taxi service industry is highly competitive and
terkelompok berdasarkan wilayah operasional. Tidak
fragmented, with few significant national participants
banyak pemain berskala nasional yang beroperasi di
in multi-cities operations. The Company’s competitors
banyak kota. Pesaing Perusahaan mencakup para
include other operators of taxis, limousines and buses
operator pelayanan taksi, limosin dan bis lainnya.
and also to a lesser extent with service providers
Perusahaan juga bersaing dalam skala kecil dengan
offering alternative modes of transportation, such
para penyedia jasa sewa kendaraan. Sebagian besar
as rental cars and public transportation providers.
pesaing taksi dan limosin Express Group merupakan
The majority of Express Group taxi and limousine
operator regional atau lokal dengan skala kecil yang
competitors consist of small, independent regional
bersifat independen di daerah tersebut.
or local operators with a presence in their respective
markets.
Perusahaan berkompetisi dengan mengutamakan
The Company competes for passengers primarily on
reputasi, kualitas pelayanan, penetapan tarif argo,
the basis of reputation, service quality, passenger
kehandalan kendaraan, jumlah armada dan jenis
fare pricing, dependability, fleet size and type and age
serta usia kendaraan. Dalam bisnis taksi reguler dan
of vehicles. The Company has two primary
premium, Perusahaan bersaing dengan dua pemain
competitors with respect to our regular and premium
besar. Perusahaan meyakini bahwa jumlah armada,
taxi businesses. The Company believes that its fleet
pelayanan berkualitas tinggi dan kehandalan dari
size, high quality service and dependability of the
bisnis taksi reguler dan premium serta VATB yang
regular and premium taxi business and VATB have
dioperasikan oleh Perusahaan mampu bersaing
allowed the Company to compete effectively in these
secara efektif di pasar nasional.
markets.
Dalam persaingan mendapatkan pengemudi yang
The Company also competes for drivers, including
baik, Perusahaan mengandalkan reputasi Express
Express Group’s reputation as a market leader and
Group sebagai salah satu pemimpin pasar dan
implementation of an attractive business model. The
penerapan model bisnis yang menarik. Model bisnis
business model implemented for regular taxis is the
yang diterapkan untuk taksi reguler adalah skema
partnership scheme in which the Company provides
kemitraan dimana Perusahaan tidak memberikan
no salary to the drivers. The partnership scheme
upah kepada para pengemudi. Skema kemitraan
requires the drivers to make a daily fixed tariff
mengharuskan pengemudi untuk memberikan setoran
payment to the Company. If the regular taxi drivers
harian kepada Perusahaan. Jika para pengemudi
obtain higher income than the required daily fixed
taksi reguler mendapat pendapatan argo lebih tinggi
tariff payment required by the Company, the drivers
dari setoran harian yang diharuskan Perusahaan, para
may take the remaining amount for themselves. In
pengemudi boleh membawa pulang untuk dirinya
the premium taxi service, drivers are required to remit
sendiri. Pada bisnis taksi premium, para pengemudi
the taxi fares collected from passengers. In addition,
taksi wajib menyetorkan pendapatan argo. Selain itu,
the Company implements the scheme of salary and
Perusahaan menerapkan skema upah dan komisi
commission for the drivers operating the premium
bagi para pengemudi yang mengoperasikan taksi
taxis. While for VATB, the Company implements the
premium. Sedangkan untuk VATB, Perusahaan
salary scheme for drivers. VATB drivers are eligible
menerapkan skema upah bagi para pengemudi
for overtime pay if they work for more than 12 hours
dan memberikan uang lembur jika para pengemudi
in a day. The drivers in our VATB do not receive
bekerja lebih dari 12 jam dalam sehari, tetapi para
commissions.
pengemudi tidak menerima komisi.
Skema kemitraan untuk bisnis taksi reguler mampu
The partnership scheme for regular taxi business has
menarik minat para pengemudi karena dalam skema
drawn the interest of drivers, since the drivers who
ini pengemudi yang memenuhi syarat mendapat
meet the requirements can purchase taxis at the
kesempatan untuk membeli unit taksi pada akhir
end of the contract period at the discounted price
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
51
52
Laporan kepada
Pemegang Saham
Profil Perusahaan
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
masa kontrak dengan harga yang lebih murah dan
and convert their taxi into private cars. Through this
mengkonversikan
menjadi
partnership scheme, the Company has successfully
kendaraan pribadi. Melalui skema kemitraan ini,
alleviated poverty and has been acknowledged and
Perusahaan berhasil mengentaskan kemiskinan yang
awarded by UNDP. The Company also assisted
telah diakui dan diberikan penghargaan oleh UNDP.
their drivers in developing their skills and knowledge
Perusahaan juga membantu para pengemudi dalam
through the trainings provided.
kendaraan
taksinya
mengembangkan ketrampilan dan pengetahuan
mereka melalui pelatihan yang diberikan.
Persaingan jasa transportasi taksi juga dibatasi oleh
Competition in the taxi transportation service is also
tidak mudahnya mendapatkan izin operasional taksi.
limited by availability of operational licenses, which
Faktor utama dalam persaingan untuk mendapatkan
are not easily obtained. Main competitive factors in
izin operasional taksi mencakup kondisi keuangan,
obtaining taxi operating licenses include a company’s
reputasi, jumlah armada, jumlah pengemudi, kondisi
financial condition, reputation, fleet number, the
pool taksi, jenis kendaraan, serta infrastruktur
number of drivers, the condition of the taxi pool,
Perusahaan.
types of vehicles, and a company’s infrastructure.
B. Industri Penyewaan Limosin dan Bis
B. Chartered
Limousine
and
Bus
Services
Industry
Sebagian besar perusahaan yang bergerak dalam
bisnis
pelayanan
limosin
juga
The majority of companies engaged in the chartered
memfokuskan
limousine service business also focus on the
bisnisnya pada penyewaan bis. Express Group telah
chartered bus service. Express Group entered the
memasuki bisnis penyewaan limosin sejak tahun
limousine rental business in 2008 and chartered bus
2008 dan mulai memasuki pelayanan penyewaan bis
service in 2012.
pada tahun 2012.
Industri layanan penyewaan limosin merupakan
The chartered limousine service industry is a relatively
industri yang relatif baru bagi beberapa pemain
new industry for some major players. The industrial
besar. Struktur industri saat ini didominasi oleh dua
structure at present is dominated by only two
pemain besar yang memiliki pangsa pasar lebih dari
major players having market share more than 10%.
10%. Lima pemain utama di industri ini memiliki
Five major players in this industry have minimum
pengalaman minimal 7 tahun. Saat ini, lebih banyak
experience of 7 years. At present, there are more
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
perusahaan yang bergerak dalam bisnis layanan
companies engaged in car rental service business
penyewaan mobil daripada layanan penyewaan
than the chartered limousine service due to greater
limosin karena target konsumen yang lebih besar.
customer targets.
Industri layanan penyewaan bis telah ada selama
The chartered bus service industry has been around
beberapa dekade. Industri ini memiliki tingkat
for few decades. This industry has a higher demand
permintaan yang jauh lebih besar dari industri layanan
compared to the chartered limousine industry. There
penyewaan limosin. Terdapat banyak perusahaan
are many smaller scale companies having only 4 to 5
kecil yang hanya memiliki 4 sampai 5 bis dan ingin
buses and who want to increase their market share.
meningkatkan pangsa pasar mereka. Industri ini jauh
This industry is far more fragmented with the biggest
lebih terfragmentasi dengan pemain terbesar pertama
player in the chartered bus service having 11%
dalam layanan penyewaan bis memiliki pangsa pasar
market share, and the second biggest having only a
sebesar 11%, dan pemain terbesar kedua memiliki
1.5% market share.
pangsa pasar sebesar 1,5%.
Terdapat sembilan pemain utama berdasarkan
There are nine major players based on their fleet
ukuran armada untuk penyewaan limosin dan bis.
size for limousines and buses. Those players control
Para pemain tersebut mengendalikan sebesar
24.9% of customer spending in 2011, while the
24,9% pengeluaran konsumen pada tahun 2011,
remaining 75.1% comprise large numbers of minor
sedangkan sisanya sebesar 75,1% terdiri dari pemain
players.
kecil dengan jumlah yang sangat banyak.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
53
54
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
TINJAUAN OPERASIONAL
Operational Review
PT Express Transindo Utama Tbk (Perusahaan) adalah
PT Express Transindo Utama Tbk (the Company) is one
salah satu operator taksi terdepan di Indonesia, yang
of the leading taxi operators in Indonesia, operating in
beroperasi di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang,
Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi (Jadetabek) and other
Bekasi (Jadetabek) dan kota-kota besar lain di
big cities in Indonesia. The core business of the Company
Indonesia. Bisnis utama Perusahaan dan entitas anak
and its subsidiaries (Express Group) is to provide regular
(Express Group) adalah memberikan jasa layanan taksi
taxi service in Jadetabek, Surabaya, Semarang and
reguler di Jadetabek, Surabaya, Semarang dan Medan,
Medan, and premium taxi service in Jadetabek operated
jasa layanan taksi premium di wilayah Jadetabek yang
by associated companies, and VATB operated through
dioperasikan oleh perusahaan asosiasi, serta layanan
subsidiaries
VATB yang dioperasikan baik melalui entitas anak maupun
limousine chartered service in Jakarta, Bandung, Bali
perusahaan asosiasi, yang termasuk jasa layanan limosin
and Lombok. Each business segment in Express Group
di Jakarta, Bandung, Bali dan Lombok. Setiap segmen
is operating based on different revenue models. The
bisnis Express Group beroperasi berdasarkan model
following graphic shows the locations of Express Group’s
pendapatan yang berbeda. Gambar berikut menunjukkan
operating activities in Indonesia:
and
associated
companies,
including
lokasi kegiatan operasional Express Group di Indonesia:
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Express Group merupakan operator taksi
terbesar kedua di Indonesia berdasarkan jumlah
kendaraan berlisensi yang dioperasikannya.
Express Group is the second largest taxi operator
in Indonesia based on the number of licensed
vehicles operated by the Group.
Medan
Greater
Jakarta
All business line
Bandung
Semarang
Surabaya
Bali
Lombok
Regular Taxi
VATB
Menurut Euromonitor (per Juli 2012), Express Group
Based on Euromonitor (as of July 2012), Express Group
merupakan operator taksi terbesar kedua di Indonesia
is the second largest taxi operator in Indonesia with
dengan 10,2% pangsa pasar di tahun 2011, berdasarkan
10.2% market share in 2011, based on the number of
jumlah kendaraan berlisensi yang dioperasikan oleh
licensed vehicles operated by Express Group.
Express Group.
Per 31 Desember 2012, Express Group memiliki armada
As of 31 December 2012, Express Group’s fleet number
taksi lebih dari 8.000 taksi reguler, ditambah dengan 108
reached more than 8,000 regular taxis, plus 108 premium
taksi premium di Jadetabek melalui perusahaan asosiasi,
taxis in Jadetabek through associated companies, with
dengan lebih dari 8.000 pengemudi utama dan 10.000
more than 8,000 primary drivers and 10,000 reserve
pengemudi cadangan.
drivers.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
55
56
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Segmen Bisnis
Business Segment
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
Model Pendapatan
Revenue Model
Taksi Reguler | Regular Taxi
Skema Kemitraan
Partnership Scheme
Taksi Premium | Premium Taxi
Skema Gaji dan Komisi
Salary and Commission
Scheme
VATB
Skema Gaji
Salary Scheme
Bisnis Taksi Reguler
Regular Taxi Business
Taksi reguler beroperasi atas dasar pemesanan dan
Regular taxis operate on a call-in basis and also pick-up
penjemputan (call-in basis dan pick-up basis) serta
basis, and are supported by a 24-hour call center in the
didukung oleh pusat panggilan taksi (call center) yang
Jadetabek area. The regular taxi service mostly operates
beroperasi selama 24 jam di wilayah Jadetabek.
in Jadetabek, with the remaining in Surabaya, Semarang
Layanan taksi reguler sebagian besar beroperasi di
and Medan. At the end of 2012, Express Group
wilayah Jadetabek, sisanya di Surabaya, Semarang dan
also operated 82 taxi in Lombok through associated
Medan. Pada akhir tahun 2012, Express Group juga
companies.
mengoperasikan armada taksi reguler sejumlah 82 unit
di Lombok melalui perusahaan asosiasi.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Report to
Shareholders
Company Profile
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Sampai dengan bulan Desember 2012, Express Group
Until December 2012, Express Group retained more
memiliki lebih dari 8.000 unit taksi reguler dan lebih dari
than 8,000 regular taxis and more than 18,000 drivers,
18.000 pengemudi yang terdiri dari pengemudi utama
comprising primary drivers and reserve drivers. The
dan cadangan. Segmen taksi reguler merupakan segmen
regular taxi segment represents the largest segment
terbesar dari Express Group dan memberikan kontribusi
within Express Group and contributed approximately
sekitar 88% dari total pendapatan Express Group untuk
88% of the total revenue of Express Group for year
tahun 2012.
2012.
Skema Kemitraan
Partnership Scheme
Express Group mengelola bisnis taksi reguler berdasarkan
Express Group operates its regular taxi business under
sebuah skema kemitraan yang inovatif. Berdasarkan
an innovative partnership scheme. Under this scheme,
skema tersebut, Perusahaan membeli kendaraan yang
the Company purchases the taxi vehicle and the driver
kemudian dioperasikan oleh pengemudi berdasarkan
operates the taxi vehicle pursuant to the terms of a
perjanjian kerja sama. Pengemudi memberikan jaminan
cooperation agreement. The driver provides an initial
pengemudi yang dibayarkan sebagai prasyarat untuk
security deposit, which acts as a guarantee paid by the
berpartisipasi dalam skema kemitraan serta untuk
driver to participate in the partnership scheme and to
mengoperasikan taksi Express Group.
operate the taxi.
Pengemudi
dan
Perusahaan
mengikat
perjanjian
The Company and drivers typically enter into a
kerja sama untuk jangka waktu lima atau enam tahun,
cooperation agreement with us for a term of five to six
dengan opsi perpanjangan kontrak selama satu tahun.
years, with a one-year option to extend the contract.
Berdasarkan skema kemitraan ini, pada akhir tahun
Under this partnership scheme, at the end of fifth or sixth
kelima atau keenam dari perjanjian kerja sama, seorang
year, drivers with satisfactory track records are provided
pengemudi yang memiliki riwayat kerja yang memuaskan
the option to terminate the cooperation agreement and
diberikan opsi untuk mengakhiri perjanjian kerja sama
purchase the vehicle to be converted for the drivers’
dan membeli unit taksi tersebut untuk kemudian
personal use, which is intended to provide the drivers
dikonversikan menjadi milik pribadi. Hal ini bertujuan
with a sense of ownership of the vehicle and incentivize
untuk menumbuhkan rasa memiliki dari pengemudi
them to properly maintain the vehicle.
dan memotivasi mereka untuk memelihara kendaraan
dengan baik.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
57
58
Profil Perusahaan
Para
Laporan kepada
Pemegang Saham
pengemudi
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
juga
dapat
memilih
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
untuk
However, drivers may also choose to continue the
memperpanjang perjanjian kerja sama sampai dengan
cooperation agreement until the end of the sixth year or
akhir tahun keenam atau ketujuh, sebelum mengambil
seventh year, at which time, they are provided the option
opsi untuk membeli unit taksi tersebut. Dengan
to purchase the vehicle as described above. By extending
memperpanjang perjanjian sampai akhir tahun keenam
the agreement until the end of sixth or seventh year,
atau ketujuh, pengemudi berhak untuk mendapatkan
drivers may be entitled to pay a discounted daily fixed
diskon setoran harian sampai akhir masa kontrak.
tariff until the end of the contract term. The discounted
Besarnya diskon yang diberikan atas setoran harian
daily fixed tariff is usually more than 50% discount off
biasanya lebih dari 50% dari setoran harian reguler.
the regular driver tariff rate. A driver who has fulfilled the
Pengemudi yang telah memenuhi jangka waktu kontrak
terms of the contract may continue to be a driver by re-
dapat mendaftarkan diri kembali dalam skema kemitraan
enrolling in the partnership scheme by signing a new
ini dengan menandatangani perjanjian kerja sama yang
cooperation agreement and providing a new security
baru dan memberikan jaminan pengemudi yang baru.
deposit for another vehicle.
Skema kemitraan juga mendorong pengemudi untuk
The partnership scheme also supports the drivers to
mempertahankan intensitas pemakaian kendaraan yang
maintain a high intensity of vehicle ridership so as to
tinggi sehingga meningkatkan jumlah penumpang dan
increase the number of passengers and to generate
pendapatan, karena pendapatan argo yang dikumpulkan
more income since the amount collected based on fare
adalah untuk kepentingan mereka.
meter is in their own interest.
Setoran Harian
Pengemudi
skema
Daily Fixed Tariff
kemitraan
mengumpulkan
The drivers under partnership scheme collect the fare
pendapatan argo taksi yang diperoleh dari penumpang
meter payments from the passengers and then pay a
dan membayar setoran harian kepada Perusahaan.
daily fixed tariff to the Company. The amount of the daily
Jumlah setoran harian bervariasi tergantung pada
fixed tariff may vary depending on the area in which such
wilayah taksi tersebut beroperasi. Jumlah setoran harian
taxis are operating. The amount of daily fixed tariff already
yang disepakati pada saat perjanjian kerja sama, berlaku
agreed upon during the partnership scheme is valid
selama jangka waktu perjanjian. Per tanggal 31 Desember
during the contract period. As of 31 December 2012,
2012, setoran harian bagi pengemudi yang beroperasi di
the daily fixed tariff for drivers operating in Jadetabek is
wilayah Jadetabek adalah sebesar Rp235.000 per hari.
Rp235,000 per day. Based on the partnership scheme,
Berdasarkan skema kemitraan, biaya bahan bakar dan
the fuel and maintenance expenses are borne by the
pemeliharaan ditanggung oleh para pengemudi.
drivers.
Setoran harian yang harus dibayar oleh para pengemudi
The daily fixed tariffs that the Company requires our
taksi reguler dan marjin laba Perusahaan berbeda di tiap
regular taxi drivers to pay and the profit margins may
wilayah operasi. Perusahaan mengenakan tarif setoran
also vary by geographic location. The Company generally
yang sama untuk taksi yang beroperasi di Jadetabek
charges same daily fixed tariff rate for drivers in Jadetabek
dan tarif setoran berbeda untuk taksi Perusahaan yang
area and different daily fixed tariff rate for the drivers in
beroperasi di kota-kota lain. Perbedaan ini dipengaruhi
the other cities in which the Company operate, reflecting
oleh faktor-faktor dinamika kota tersebut, daya beli
differing market standards, competition and living costs.
masyarakat, persaingan, biaya upah dan biaya hidup di
masing-masing kota.
Berdasarkan
pengemudi
Based on the partnership scheme, the drivers are required
diwajibkan untuk membayar setoran harian setiap hari,
perjanjian
kerja
sama,
to pay their daily fixed tariff, regardless whether the taxi
terlepas dari apakah unit taksi tersebut beroperasi
is in operation or not. The Company adopts a monthly
atau tidak. Perusahaan memberlakukan sistem insentif
incentive system in which eligible drivers, those who have
setiap bulan dimana pengemudi yang telah memenuhi
already completed their daily fixed tariff payment in full
kewajiban pembayaran harian mereka secara penuh
amount from the beginning of the month until the last
dari awal bulan hingga hari ketiga sebelum akhir bulan,
three days before the end of the month, are eligible for
berhak atas dua hari bebas setoran harian, sehingga
two free days of daily fixed tariff payment, so that they
mereka dapat mengoperasikan unit taksi tanpa harus
can operate the taxis without paying the daily fixed tariff.
membayar setoran harian.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Report to
Shareholders
Company Profile
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Pangkalan Resmi Taksi Reguler
Regular Taxi Shelters
Perusahaan mempunyai berbagai pangkalan taksi untuk
The Company has various various taxi stands for the
armada taksi reguler di wilayah-wilayah operasional
regular taxi fleet within the Company’s operating areas.
Perusahaan.
non-eksklusif
Pursuant to non-exclusive agreements with malls, hotels
dengan mall, hotel dan lokasi lainnya, tempat-tempat
and other locations, such venues provide our drivers with
tersebut menyediakan lahan untuk parkir dan menunggu
space to park and wait for passengers. The Company
penumpang bagi para pengemudi taksi Express Group.
has agreements for approximately 12 to 15 shelters,
Perusahaan memiliki perjanjian dengan sekitar 12 sampai
which cover popular malls in the greater Jakarta area
15 pangkalan, yang meliputi pusat-pusat perbelanjaan
such as Plaza Senayan, Plaza Semanggi, Mall Puri
terkenal di wilayah Jadetabek, seperti Plaza Senayan,
Indah and Supermall Karawaci and exclusive apartment
Plaza Semanggi, Mall Puri Indah dan Supermall Karawaci
blocks, such as Apartemen Casablanca, Apartemen Puri
serta apartemen eksklusif seperti Apartemen Casablanca,
Imperium and Ascott Apartment.
Berdasarkan
perjanjian
Apartemen Puri Imperium dan Apartemen Ascott.
Perusahaan juga menyediakan layanan taksi reguler
The Company also provides regular taxi services at
di Bandara Soekarno-Hatta. Agar dapat mengambil
the Soekarno-Hatta Airport. In order for the regular
penumpang di Bandara, Perusahaan diwajibkan memiliki
taxi vehicles to be eligible to pick up passengers at the
ijin untuk setiap taksi. Ijin untuk beroperasi di bandara
Soekarno-Hatta Airport, the Company is required to
tergantung pada kuota dan diperoleh melalui proses
possess a license for each taxi. Licenses to operate in the
tender. Perusahaan membayar biaya konsesi kepada
airport are subject to a quota, and are obtained through a
otoritas bandara yang jumlahnya didasarkan pada
competitive bidding process. Companies are required to
keuntungan yang didapat. Per tanggal 31 Desember
pay a concession fee to the airport operator, the amount
2012, Perusahaan memiliki 235 ijin bandara untuk
of which is based on profits earned. As of 31 December
unit taksi reguler. Unit taksi yang memenuhi syarat
2012, the Company possessed 235 airport licenses for
untuk mengambil penumpang di bandara diwajibkan
regular taxi vehicles. Eligible taxis for airport pick-ups are
untuk memasang stiker yang menunjukkan bahwa unit
required to display a sticker indicating that they are the
taksi tersebut merupakan taksi resmi untuk Bandara
official taxis for the Soekarno-Hatta Airport.
Soekarno-Hatta.
Bisnis Taksi Premium
Premium Taxi Business
Bisnis taksi premium beroperasi di wilayah Jadetabek
The premium taxi business operates in Jadetabek
melalui perusahaan asosiasi. Layanan taksi premium
through associated companies. The premium taxi
dengan merek Tiara Express memberikan dua pilihan
service is provided under the Tiara Express line, which
kendaraan kepada para konsumen yaitu Toyota Alphard
provides customers with a choice between two types of
dan Mercedes Viano. Taksi premium beroperasi dengan
sistem pemesanan (booking system), dan seperti halnya
vehicles: the Toyota Alphard and the Mercedes Viano.
layanan taksi reguler, layanan taksi premium didukung
like regular taxi services, are supported by the 24-hour
oleh pusat panggilan taksi (call center) yang beroperasi
call center. As of the end of 2012, the fleet of premium
selama 24 jam. Sampai akhir tahun 2012, armada taksi
taxis comprises 108 taxis.
Premium taxis operate on a booking system only, and
premium terdiri dari 108 unit taksi.
Taksi premium disediakan lahan parkir khusus di terminal
Premium taxis are provided one designated parking space
kedatangan dan tempat di dekat pangkalan taksi di
at the arrival terminal and space in a nearby taxi stand
bandara untuk taksi premium yang siaga. Untuk fasilitas
in the airport for standby premium taxis. For the facility,
tersebut, perusahaan asosiasi membayar biaya konsesi
the associated company is required to pay a concession
kepada bandara. Perusahaan asosiasi juga memiliki
fee to the airport. The associated company also has
pangkalan untuk taksi premium berdasarkan perjanjian
taxi stands for premium taxis pursuant to exclusive and
eksklusif dan non-eksklusif seperti di Plaza Senayan,
non-exclusive agreements at the Plaza Senayan, Central
Central Park, Plaza Semanggi, Menara Rajawali, Mall
Park, Plaza Semanggi, Menara Rajawali, Mall Puri Indah
Puri Indah dan Hotel Harris Kelapa Gading di Jakarta.
and Hotel Harris Kelapa Gading in Jakarta.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
59
60
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
Bisnis taksi premium beroperasi berdasarkan skema
The premium taxi business is operated on a salary and
upah dan komisi bagi para pengemudi. Pengemudi
commission basis with the drivers. Drivers are required
diwajibkan melakukan penyetoran pendapatan argo
to remit the taxi fares collected from passengers.
yang diperoleh dari para penumpang. Komisi dibayarkan
Commissions are paid based on achievement of monthly
kepada pengemudi berdasarkan pencapaian target
revenue targets. This revenue model incentivizes drivers
pendapatan bulanan. Model pendapatan ini memotivasi
to provide quality passenger services in order to earn
para pengemudi untuk memberikan layanan berkualitas
more commission.
kepada
penumpang
agar
memperoleh
komisi
tambahan.
Value Added Transportation Business (VATB)
Value Added Transportation Business (VATB)
VATB meliputi layanan limosin layanan lainnya. Layanan
VATB includes the limousine charter service and other
limosin tersedia di Jakarta, Bandung, Bali dan Lombok.
services. Limousine services are available in Jakarta,
Perusahaan mengoperasikan layanan VATB di Jakarta,
Bandung, Bali and Lombok. The Company is operating
Bandung dan Bali melalui entitas anak. Sedangkan
VATB service in Jakarta, Bandung and Bali through its
layanan VATB di Bali dan Lombok dioperasikan oleh
subsidiaries. The VATB services in Bali and Lombok
perusahaan asosiasi. Perusahaan juga memiliki armada
are operated by associated companies. The Company
kendaraan dalam jumlah kecil untuk layanan penyewaan
also has a small fleet for vehicle rental services in the
kendaraan di wilayah Jadetabek, khususnya kepada
Jadetabek area, particularly for companies under
perusahaan-perusahaan
Rajawali Group. At the end of 2012, Express Group and
di
bawah
Grup
Rajawali.
Pada akhir tahun 2012 Express Group dan perusahaan
associated companies possess 138 VATB limousines.
asosiasi memiliki 138 unit kendaraan VATB limosin.
Express Group dan perusahaan asosiasi mempekerjakan
Express Group and associated companies operates
para pengemudi VATB untuk mengoperasikan kendaraan
VATB under a salary scheme. VATB drivers are eligible for
atas dasar pemberian upah. Para pengemudi VATB
overtime pay if they work for more than 12 hours in a day.
berhak atas uang lembur apabila mereka bekerja lebih
The drivers in our VATB do not receive commissions.
dari 12 jam kerja per hari. Para pengemudi VATB tidak
menerima komisi.
Bidang bisnis VATB memberi kontribusi pendapatan
The VATB business contributed less than 2.1% of the
kurang dari 2,1% dari total pendapatan Perusahaan di
Company’s total income in 2012.
tahun 2012.
Layanan Limosin
Limousine Service
Express Group dan perusahaan asosiasi menyediakan
Express Group and associated companies provide a
berbagai jenis kendaraan mewah kepada para konsumen
wide range of higher class vehicles to customers in
di Jakarta, Bali, Bandung dan Lombok. Jenis kendaraan
Jakarta, Bali, Bandung and Lombok. The range of higher
mewah mencakup Mercedes ML, BMW X5 dan Toyota
class vehicles includes the Mercedes ML, BMW X5 and
Commuter Hiace. Express Group dan perusahaan
Toyota Commuter Hiace. Express Group and associated
asosiasi menyediakan kendaraan Mercedes E-class dan
companies also provide Mercedes E-class and Mercedes
Mercedes ML bagi para konsumen di wilayah Jakarta.
ML vehicles to customers in Jakarta. Limousine services
Pengoperasian
untuk
are focused on serving five-star hotels such as The St.
melayani hotel-hotel bintang lima seperti The St. Regis
layanan
limosin
difokuskan
Regis Bali Resort, The Laguna Resort & Spa, Nusa Dua
Bali Resort, The Laguna Resort & Spa, Nusa Dua Bali,
Bali, Sheraton Bandung Hotel and Towers, Sheraton
Sheraton Bandung Hotel and Towers, Sheraton Senggigi
Senggigi Beach Resort, Novotel Lombok, the W Hotel
Beach Resort, Novotel Lombok, The W Hotel dan The
and to serve the Four Seasons Hotel Jakarta.
Four Seasons Hotel Jakarta.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Express Group dan perusahaan asosiasi menawarkan
layanan limosin untuk jangka pendek (short-term rental
Express Group and associated companies provide
basis) maupun jangka panjang (long-term rental basis).
Express Group dan perusahaan asosiasi, membuat nota
kesepahaman dengan manajemen hotel yang dilayani
di Bali dan Lombok. Para konsumen dari hotel-hotel
tersebut yang menggunakan layanan limosin langsung
dikenakan biaya oleh pihak hotel. Express Group atau
perusahaan asosiasi melakukan penagihan dari hotelhotel setiap bulan dan membayar biaya komisi kepada
hotel. Hotel-hotel tertentu menggunakan layanan limosin
untuk jangka panjang (long-term rental basis) sekurangkurangnya lima tahun. Untuk sewa jangka panjang
(long-term rental basis), Express Group dan perusahaan
asosiasi mengijinkan kliennya untuk memasang logo
mereka pada kendaraan tersebut.
a long-term rental basis. Express Group and associated
Pada tahun 2011, Express Group melalui entitas anak
In 2011, Express Group through its subsidiary launched
meluncurkan layanan “Smart for Two” sebagai layanan
the “Smart for Two” service as a new alternative
limosin alternatif baru bagi para konsumen di Bali.
limousine service for customers in Bali. The service
Layanan ini menyediakan kendaraan dengan dua tempat
provides customers with a two-seater smart car, fitted
duduk yang dilengkapi dengan unit GPS. Konsumen
yang menyewa Smart for Two bebas berkendara ke
with a global positioning system unit. Smart for Two
berbagai tempat tujuan mereka di Bali. Armada Smart for
for Two fleets can be rented on an hourly, daily, weekly
Two dapat disewa per jam, atau secara harian, mingguan
dan bulanan.
or monthly basis.
Layanan Penyewaan Bis
Chartered Bus Service
Perusahaan melalui perusahaan asosiasi melakukan
The Company through associated companies expanded
ekspansi ke layanan penyewaan bus pada akhir tahun
to the bus charter service at the end of 2012 by providing
2012 dengan menyediakan layanan penyewaan bis
chartered 25-seater and 47-seater buses in Jadetabek.
dengan kapasitas 25 dan 47 tempat duduk di wilayah
As of 31 December 2012, the Company obtained
Jadetabek. Per tanggal 31 Desember 2012, Perusahaan
25 chartered bus licenses for bus charter activities.
telah memperoleh 25 ijin pengadaan bis untuk kegiatan
Chartered bus services are provided to individual
penyewaan bis. Layanan penyewaan bus disediakan bagi
customers as well as corporate customers, such as tour
konsumen perorangan dan konsumen korporasi, seperti
and travel companies and other companies for corporate
perusahaan-perusahaan pariwisata dan perusahaan lain
events. The associated companies offer chartered bus
untuk acara-acara perusahaan. Perusahaan asosiasi
services at five-star hotels, including those affiliated with
menawarkan layanan penyewaan bis di hotel-hotel
Rajawali Corpora, to complement the existing range of
bintang lima, termasuk hotel-hotel yang terafiliasi dengan
luxury vehicle services.
limousine services on both a short-term rental basis and
companies enter into a memorandum of understanding
with the management of each of the hotels being serviced
in Bali and Lombok. Customers of the hotels who utilize
this limousine service are charged by the hotels directly.
Express Group or our associated companies collect the
proceeds from the hotels on a monthly basis and pay
a commission fee to the hotels. Certain hotels engage
limousine services on a long-term basis for at least
five years. For long-term rentals, Express Group and
associated companies permit clients to label the vehicles
with their logo or other signature.
customers are free to drive to various destinations. Smart
PT Rajawali Corpora, guna melengkapi jenis layanan
limosin Express Group yang telah ada saat ini.
Layanan Penyewaan Kendaraan
Car Rental Service
Perusahaan dan perusahaan asosiasi mengoperasikan
The Company and associated companies operate a
armada kendaraan dalam jumlah kecil di wilayah
small fleet of vehicles in the Jadetabek area which are
Jadetabek yang disewakan untuk jangka pendek
(short-term basis). Para konsumen utama dari layanan
leased on a short-term basis. The primary customers
penyewaan kendaraan adalah perusahaan-perusahaan
Group.
of car rental service are other members of the Rajawali
yang berada di bawah Grup Rajawali.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
61
62
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
Kendaraan dan Fasilitas Pemeliharaan
Vehicles and Maintenance Facilities
Kendaraan
Vehicles
Perusahaan memiliki salah satu armada termuda dalam
The Company has one of the youngest fleets in the
industri transportasi regional. Usia rata-rata armada taksi
regional transportation industry. The average age of
reguler milik Perusahaan adalah 2 tahun. Perusahaan
regular fleet owned by the Company is 2 years old. The
menggunakan model Toyota Limo untuk semua taksi
Company is using the Toyota Limo model for all regular
reguler di wilayah Jadetabek dan model Toyota Limo dan
taxis in Jadetabek and Toyota Limo and Chevrolet Lova
Chevrolet Lova untuk taksi reguler di kota-kota lainnya.
models for regular taxis in other cities. The Company’s
Armada taksi reguler Perusahaan tumbuh lebih dari 33%
regular fleet grew more than 33% from 6,002 operating
dari 6.002 unit taksi yang beroperasi pada tahun 2011
in 2011 to more than 8,000 operating as of 31 December
menjadi lebih dari 8.000 unit taksi yang beroperasi per
2012.
31 Desember 2012.
Perusahaan
menggunakan
kendaraan
multi-guna
The Company uses MPV vehicles for premium taxis
(MPV) untuk unit taksi premium yang dioperasikan
operated by the associated companies. The two models
oleh perusahaan asosiasi. Dua model yang saat ini
that are currently being used for premium taxi fleets are
digunakan adalah Toyota Alphard dan Mercedes Viano.
the Toyota Alphard and the Mercedes Viano. The Toyota
Taksi premium jenis Toyota Alphard telah dilengkapi
dengan converter kit untuk menggunakan bahan bakar
Alphard models are equipped with gas converters that
gas (BBG) jenis LPG yang ramah lingkungan sebagai
the Company employs 108 premium taxis in Jadetabek.
process LPG in addition to gasoline. At the end of 2012,
alternatif penggunaan bahan bakar minyak (BBM). Pada
akhir tahun 2012, Perusahaan memiliki 108 unit taksi
premium di wilayah Jadetabek.
Untuk
layanan
limosin
VATB,
Perusahaan
dan
For the limousine VATB service, the Company and
perusahaan asosiasi mengoperasikan MPV dan sedan
associated companies operate both MPVs and sedans,
model Mercedes ML, Mercedes Benz E class, BMW
including Mercedes ML models, Mercedes Benz E
X5, BMW 5 series dan Mini Coopers. Perusahaan dan
class sedans, BMW X5 and BMW 5 series and Mini
perusahaan asosiasi juga menggunakan Toyota Kijang,
Coopers. The Company and our associated companies
Toyota Alphard dan Toyota Commuter Hiace. Semua
also employ Toyota Kijang, Toyota Alphard and Toyota
kendaraan limosin ini berusia di bawah empat tahun.
Commuter Hiace. All of the limousine vehicles are under
Pada akhir tahun 2012, Perusahaan dan perusahaan
four years of age. At the end of 2012, the Company and
asosiasi mengoperasikan 138 kendaraan limosin, dimana
associated companies operated 138 limousines, 93
93 diantaranya beroperasi di wilayah Bali dan Lombok,
of which were operated in Bali and Lombok, while the
sedangkan 45 kendaraan limosin digunakan sehubungan
remaining 45 limousines were operated in connection
dengan pelayanan sewa kendaraan VATB.
with the VATB car rental services.
Pemeliharaan dan Perbaikan
Maintenance and Repairs
Pemeliharaan taksi reguler merupakan tanggung jawab
Maintenance of regular taxis is the responsibility of drivers
pengemudi berdasarkan skema kemitraan. Perusahaan
under the partnership scheme. The Company maintains
memelihara dan memperbaiki taksi premium dan
and repairs premium taxis and VATB vehicles, with costs
VATB yang biayanya ditanggung oleh masing-masing
borne by associated companies. Taxi pools provide
perusahaan asosiasi. Pool taksi menyediakan area
areas where drivers can service and wash their taxis,
dimana para pengemudi dapat memperbaiki dan
change oil and tires, charge vehicle batteries and obtain
mencuci taksi mereka, mengganti oli dan ban, mengisi
other maintenance services such as minor body repair
aki serta mendapatkan layanan pemeliharaan lain seperti
and spare part replacement. Spare parts are provided
perbaikan kecil dan penggantian suku cadang.
at retail cost, deducted from the driver’s maintenance
reserve account.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Setiap pengemudi taksi reguler diwajibkan untuk
Each regular taxi driver is required to pay a daily
membayar cadangan biaya pemeliharaan secara harian
maintenance reserve, which was Rp40,000. The
sebesar Rp40.000. Perusahaan menyimpan cadangan
Company holds the maintenance reserve in its accounts
biaya pemeliharaan di dalam rekening Perusahaan untuk
for the benefit of the drivers. Costs of spare parts and
kepentingan pengemudi. Biaya suku cadang dan biaya
other maintenance services are deducted from the
pemeliharaan lainnya dipotong dari akun cadangan biaya
driver’s account with the maintenance reserve. Any
pemeliharaan pengemudi. Jumlah yang tersisa dalam
remaining balance in a driver’s account is returned to the
akun pengemudi dikembalikan kepada pengemudi
driver when the cooperation agreement is terminated or
tersebut ketika perjanjian kerja sama berakhir atau
when title passes to another driver under the partnership
ketika pengemudi melaksanakan opsinya berdasarkan
scheme.
skema kemitraan untuk membeli kendaraan dan
mengkonversikan untuk penggunaan sendiri.
Untuk perbaikan kecil dan kerusakan akibat tabrakan,
For minor repairs and collision damage, a reserve is
dana cadangan dikelola oleh asosiasi pengemudi di
maintained by an informal driver association for each taxi
setiap pool taksi. Iuran untuk dana cadangan wajib
pool for the drivers belonging to the pool. Contributions to
disetor oleh setiap pengemudi taksi reguler kepada pool
the reserve are required to be made by each regular taxi
yang bersangkutan, dan dana dikelola oleh anggota pool
driver to their respective pool, and the fund is managed
taksi yang ditunjuk. Biaya perbaikan kecil, kerusakan
by a designated member of the taxi pool. Costs for minor
akibat tabrakan dan jumlah yang dipergunakan untuk
repairs, collision damage and amounts to settle minor
menyelesaikan perselisihan kecil dalam hal terjadi
disputes in the event of accidents are paid out of the
kecelakaan, dibayarkan dengan menggunakan dana
reserve and a list is published weekly detailing incidents,
cadangan. Laporan yang memuat rincian mengenai
the driver and amounts paid during the period.
kecelakaan, pengemudi dan jumlah yang dibayarkan
selama jangka waktu tersebut, diterbitkan setiap
minggu.
Bengkel Perbaikan Badan Kendaraan
Body Repair Workshop
Perusahaan mengoperasikan bengkel perbaikan besar
The Company operates body repair workshop for major
badan kendaraan melalui entitas anak yang menyediakan
repairs through its subsidiaries which provide major body
perbaikan besar di Jakarta Barat. Untuk perbaikan besar
repair in West Jakarta. For major bodywork repairs,
badan kendaraan, para pengemudi memiliki pilihan untuk
drivers have the option to send their vehicles to Express
mengirimkan kendaraan mereka ke bengkel Express
Group workshop or workshops owned by Toyota. Costs
Group atau bengkel Toyota. Biaya perbaikan untuk taksi
of body repair for taxis from our regular taxi fleet serviced
reguler yang diperbaiki di bengkel Express Group akan
at Express Group body repair workshop are deducted
dipotong dari cadangan biaya pemeliharaan pengemudi.
from the driver’s maintenance reserve. Express Group
Bengkel perbaikan badan kendaraan Express Group juga
body repair workshop is open to the public, with
terbuka untuk umum dimana sebagian besar pengguna
insurance companies comprising a significant proportion
jasanya adalah perusahaan asuransi.
of its customers.
Pool Taksi
Taxi Pool
Para pengemudi taksi reguler dan taksi premium
Drivers of regular and premium taxis are required to
diwajibkan untuk mengembalikan taksi ke pool taksi yang
return taxis to their assigned taxi pool daily. At the end
telah ditunjuk setiap hari. Per akhir tahun 2012, Express
of 2012, Express Group has 25 taxi pools, 22 of which
Group mempunyai 25 pool taksi, dimana 22 diantaranya
are located within Jadetabek and the remaining taxis are
berlokasi di wilayah Jadetabek dan sisanya berlokasi di
located outside Jakarta. The taxi pool comprises areas
of up to approximately 14,600 m2 and each taxi pool can
luar Jakarta. Luas pool taksi rata-rata sekitar 14.600 m2
dan dapat menampung 300 sampai dengan 650 unit
accommodate 300 to 650 taxis. The taxi pools serve as
taksi. Pool taksi berfungsi sebagai depot dan pangkalan
depots and provide shelter for the taxis when they are
(shelter) bagi taksi yang sedang tidak beroperasi.
not in use.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
63
64
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
Pool taksi juga berfungsi sebagai tempat pengumpulan
Taxi pools also serve as cash collection sites where drivers
setoran dimana para pengemudi membayar setoran
pay their daily fixed tariff and maintenance fee. Express
harian
Group
Group provides multiple collection counters at each taxi
menyediakan beberapa loket penerimaan di setiap pool
pool which collect the daily fixed tariff and maintenance
taksi untuk mengumpulkan setoran harian dan biaya
fee and records the collection in the respective driver’s
pemeliharaan serta mencatat penerimaan ke dalam akun
account.
dan
biaya
pemeliharaan.
Express
masing-masing pengemudi.
Pool taksi menyediakan pusat layanan yang menawarkan
The taxi pools provide service centers which provide
jasa pemeliharaan dan perbaikan untuk unit taksi. Express
maintenance and repair services for the taxis. Express
Group memiliki sekitar 20 sampai dengan 45 karyawan
Group typically have approximately 20 to 45 employees
di setiap lokasi pool taksi untuk menangani berbagai
situated at each taxi pool premise who handle various
tugas lapangan, termasuk fungsi-fungsi administratif
field tasks, including administrative functions such
seperti pengumpulan setoran, penerimaan pengemudi
as cash collection, processing of new drivers, spare
baru, pengurusan gudang suku cadang dan membantu
parts warehousing and who assist drivers with the
para pengemudi dalam pemeliharaan dan perawatan
maintenance and servicing of the vehicles. The taxi
kendaraan. Pool taksi juga menyediakan bantuan jalan
pools also provide road assistance and towing services
dan layanan derek untuk taksi-taksi Express Group.
for Express Group’s taxis. Training and meetings with
Pelatihan dan pertemuan dengan para pengemudi juga
drivers are also conducted at taxi pools. Additionally,
dilakukan di pool-pool taksi Express Group. Selain itu, pool
the taxi pools provide a place for drivers to rest, observe
taksi menyediakan tempat bagi para pengemudi untuk
religious practices and services and participate in the
beristirahat, menjalankan kegiatan ibadah keagamaan
driver community.
serta berpartisipasi dalam komunitas pengemudi.
Manajemen
koperasi
An employee cooperative formed by management
karyawan yang menawarkan makanan, minuman,
dan
karyawan
membentuk
and employees provides food, drinks, a car wash and
pencucian kendaraan dan jasa-jasa tambahan lainnya
other ancillary services for the taxi pools. In 2010,
Express Group acquired a 40,410 m2 location which is
di pool taksi Express Group. Pada tahun 2010, Express
Group membeli tanah seluas 40.410 m2 yang berlokasi
strategically located near the Soekarno-Hatta Airport and
strategis dekat dengan Bandara Soekarno-Hatta yang
which will be the site of a mega pool facility to house
akan dijadikan sebagai Mega Pool guna menampung
regular taxis, premium taxis and chartered buses. The
taksi reguler, taksi premium dan bis. Proyek tersebut
project is expected to be fully completed by 2013. All of
direncanakan selesai pada tahun 2013. Semua unit taksi
the premium taxi vehicles will be re-located to the mega
premium akan ditempatkan di Mega Pool.
pool facility.
Pengemudi, Perekrutan dan Pelatihan
Drivers, Recruitment and Training
Pengemudi merupakan bagian yang tidak terpisahkan
Drivers are an integral part of Express Group business.
dari bisnis Express Group. Sampai dengan 31 Desember
As of 31 December 2012, Express Group has more than
2012, Express Group memiliki lebih dari 18.000
18,000 primary and reserve drivers. Each associated
pengemudi utama dan cadangan. Masing-masing
company employs the drivers of the premium taxis and
perusahaan asosiasi mempekerjakan pengemudi untuk
VATB vehicles they own. In addition to a salary and
kendaraan taksi premium dan VATB yang mereka miliki.
commission for premium taxi drivers and salary for VATB
Selain upah dan komisi untuk pengemudi taksi premium
drivers, drivers also receive social security benefits.
dan upah untuk pengemudi VATB, pengemudi juga
mendapat jaminan sosial.
Express Group merekrut pengemudi terutama melalui
Express Group recruit drivers primarily through referrals
rekomendasi dari pengemudi Express Group yang telah
from our existing drivers, and also recruit drivers through
ada, dan juga mengumumkannya melalui iklan media
print and radio advertising. Many of regular taxi recruits
cetak dan radio. Sebagian besar dari pengemudi baru
are experienced drivers and premium taxi recruits are
taksi reguler adalah pengemudi yang berpengalaman
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Report to
Shareholders
Company Profile
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
dan sebagian besar pengemudi baru taksi premium
often former reserve drivers from the Company’s regular
pernah bekerja sebagai pengemudi cadangan dari taksi
taxi business.
reguler Perusahaan.
Express Group juga secara berkala melakukan rekrutmen
Express
Group
also
periodically
conducts
driver
pengemudi di wilayah selain Jakarta yang merupakan
recruitment in the areas outside the Greater Jakarta area
tempat asal dari beberapa pengemudi Perusahaan.
where some of the Company’s drivers originate. The
Skema kemitraan Express Group secara khusus telah
Express Group partnership scheme has been particularly
sukses menarik minat dan mempertahankan para
successful in attracting and retaining our regular taxi
pengemudi taksi reguler dimana hal ini telah terlihat
drivers based on the number of drivers who complete
dari banyaknya jumlah pengemudi yang menyelesaikan
their contract.
kontrak mereka.
Semua pengemudi baru diwajibkan untuk memenuhi
All the new drivers are required to meet certain
persyaratan-persyaratan
Group
requirements. Express Group performs a background
tertentu.
Express
termasuk
check which includes checking for criminal records and
catatan kriminal dan mewajibkan para pengemudi baru
requires that drivers have a valid driver’s license, are
untuk memiliki surat ijin mengemudi, berusia minimal 21
at least 21 years of age and pass certain standardized
tahun dan lulus ujian standardisasi yang diadakan oleh
exams designed by Express Group’s Recruitment and
Departemen Rekrutmen Express Group. Untuk para
Development Department. For VATB drivers (including
pengemudi VATB (termasuk para pengemudi VATB yang
VATB drivers employed by associated companies),
dipekerjakan oleh perusahaan asosiasi), Express Group
Express Group and associated companies require them
dan perusahaan asosiasi mewajibkan mereka untuk
to be able to speak English, at a minimum, and in certain
dapat berkomunikasi dalam bahasa Inggris dan dalam
cases such as with hotels that engage our limousine
kasus-kasus tertentu seperti hotel yang menggunakan
services, to also pass an interview with the client to
layanan limosin Express Group, pengemudi tersebut juga
ensure that they meet the client’s standards.
melakukan
pemeriksaan
latar
belakang
harus melewati proses wawancara dengan klien Express
Group dan perusahaan asosiasi untuk memastikan agar
pengemudi tersebut memenuhi standar yang ditetapkan
oleh klien.
Kebijakan internal Express Group menentukan bahwa
Express Group internal policy provides that taxis may be
taksi Express Group dapat dioperasikan maksimum
operated for a maximum of 18 hours per day. In order to
18 jam per hari. Untuk mengoptimalkan penggunaan
fully utilize the taxis, drivers of regular taxis are permitted
taksi tersebut, para pengemudi utama taksi reguler
to, and typically enlist, one or more reserve drivers. Each
diperbolehkan untuk mendaftarkan satu atau lebih
taxi pool to which taxis are assigned also provides a pool
pengemudi cadangan. Setiap pool taksi juga menyediakan
of reserve drivers who are available to primary drivers.
sejumlah pengemudi cadangan yang tersedia bagi para
pengemudi utama.
Perjanjian kerja sama ditandatangani hanya oleh
Cooperation agreements are signed only with the primary
pengemudi utama, dan pengemudi utama bertanggung
driver, and the primary driver is responsible for the conduct
jawab
cadangan.
of the reserve driver(s). The primary driver and reserve
Pengemudi utama dan pengemudi cadangan semata-
drivers are solely responsible for arranging shifts and
mata bertanggung jawab atas pengaturan pergantian
shift di antara mereka. Meskipun para pengemudi
driving schedules among themselves. Although reserve
cadangan tidak diwajibkan untuk menandatangani
Express Group, they still need to be registered in Express
perjanjian dengan Express Group, mereka tetap harus
Group’s system and are required to pay a Rp500,000
terdaftar di sistem Express Group dan diwajibkan untuk
deposit as well as to attend similar training we provide to
membayar jaminan sebesar Rp500.000 kepada Express
our primary drivers.
atas
tindakan
dari
pengemudi
drivers are not required to enter into any agreements with
Group serta menghadiri pelatihan sejenis yang diadakan
Express Group untuk para pengemudi utama.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
65
66
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
Pelatihan wajib dan sukarela diadakan secara berkala
Mandatory and voluntary training is periodically provided
bagi para pengemudi Express Group di lokasi pool
to drivers at taxi pool locations. Drivers are trained in areas
taksi. Para pengemudi dilatih di bidang keselamatan
of safety such as accident prevention, customer service,
seperti pencegahan kecelakaan, layanan konsumen,
basic English conversation, usage of devices installed in
percakapan dasar dalam bahasa Inggris, penggunaan
the taxi such as the DDS and “BCA Flazz” card reader
alat-alat yang dipasang dalam taksi seperti DDS dan
sistem pembaca kartu (card reader) BCA Flazz dan
and economical driving advice such as fuel consumption
cara berkendara yang ekonomis seperti manajemen
briefings on traffic conditions and accidents.
management. Drivers are also provided periodic police
konsumsi bahan bakar. Para pengemudi juga diberikan
pengarahan singkat secara berkala oleh polisi mengenai
kondisi dan kecelakaan lalu lintas.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Pemasaran dan Penjualan
Marketing and Sales
Perubahan Permintaan
Seasonality
Bisnis taksi reguler dan taksi premium secara umum tidak
Regular taxi business and the premium taxi business do
mengalami fluktuasi permintaan yang signifikan. Tingkat
not experience significant seasonality. The premium taxi
permintaan atas taksi premium biasanya meningkat
business usually peaks during school holidays. The VATB
selama liburan sekolah. Sedangkan permintaan bisnis
limousine business largely follows the tourism industry
limosin VATB biasanya sejalan dengan industri pariwisata
in Bali and Lombok which typically slows down during
di Bali dan Lombok yang pada umumnya menurun
the first three months of the year and then maintains a
selama tiga bulan pertama dalam satu tahun dan
significant increase of activity for the rest of the year.
meningkat tajam untuk bulan-bulan berikutnya dalam
tahun tersebut.
Pemasaran dan Penjualan
Marketing and Sales
Sebagai bentuk aktivitas pemasaran, Express Group
Express Group advertises the phone number of its call
mencantumkan nomor telepon dari pusat panggilan taksi
(call center) pada unit taksi. Express Group juga terus
center services on its taxi vehicles and through the
berupaya menambah pangkalan-pangkalan taksi reguler
Jadetabek area. Therefore, the presence of Express
di lokasi-lokasi strategis dan tersebar di seluruh wilayah
Group regular taxis is easily accessible by its customers.
notices at taxi stands in strategic places and throughout
Jadetabek. Dengan demikian, keberadaan taksi reguler
Express Group semakin mudah dijangkau konsumen.
Express Group juga memasang iklan melalui media
Express Group also advertise using print and television
cetak dan televisi dan secara berkala mengadakan
media and regularly conducts corporate events such
acara perusahaan seperti donor darah para pengemudi
as blood donation drives and scholarship award
dan pemberian beasiswa yang diliput oleh media.
ceremonies which are covered by the media. Express
Express Group juga bekerja sama dengan pusat-pusat
Group cooperates with shopping centers, apartment
perbelanjaan, kompleks apartemen dan tempat-tempat
complexes and other locations to maintain bases where
lain sebagai pangkalan bagi taksi Express Group yang
our taxis are available to customers or residents who
tersedia untuk para konsumen maupun penghuni
need a taxi.
apartemen.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
67
68
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
TINJAUAN KEUANGAN
Financial Review
Kinerja keuangan Express Group sangat dipengaruhi oleh
The financial performance of Express Group is susceptible
berbagai faktor, baik faktor internal, seperti rencana kerja,
to various factors; internal factors such as business
strategi dan perencanaan bisnis maupun faktor eksternal
strategy and planning, and action plans, as well as various
seperti perubahan hukum dan peraturan terkait industri
external factors, such as changes to transportation law
transportasi, perkembangan infrastruktur, fluktuasi harga
and regulation, infrastructure development, fuel cost
bahan bakar dan kendaraan.
fluctuations and changing vehicle prices.
Beroperasi sejak tahun 1989, Perusahaan adalah salah
Operating since 1989, we are one of the leading taxi
satu operator taksi terdepan di Indonesia, yang melayani
operators in Indonesia, serving primarily the greater
khususnya wilayah Jadetabek dan kota-kota besar
Jakarta area and other major cities across Indonesia.
lain di seluruh Indonesia. Perusahaan mengoperasikan
We operate regular taxi services in the greater Jakarta
jasa pelayanan taksi reguler di Jadetabek, Surabaya,
area, Surabaya, Semarang and Medan and, through
Semarang dan Medan dan melalui perusahaan asosiasi
an associated company, premium taxi services in the
mengoperasikan jasa pelayanan taksi premium di wilayah
greater Jakarta area. We also operate VATB through
Jadetabek. Perusahaan juga mengoperasikan VATB, baik
both a subsidiary and associated companies, which
melalui entitas anak maupun perusahaan asosiasi, yang
include limousine services in Jakarta, Bandung, Bali
termasuk jasa pelayanan limosin di Jakarta, Bandung,
and Lombok. The Company successfully recorded an
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Bali dan Lombok. Perusahaan berhasil mencatatkan
excellent performance by generating a 53.9% revenue
kinerja yang membanggakan dengan membukukan
growth and 31.8% net income growth year on year
kenaikan pendapatan sebesar 53,9% dan laba bersih
ending 31 December 2012.
tahun berjalan sebesar 31,8% dibandingkan tahun
sebelumnya.
Laporan Laba Rugi
Income Statement
(Dalam Rp jutaan)
(In Million Rp)
2012
Audited
2011
Audited
Naik/Turun
Up/Down
Pendapatan
520,863.3
338,359.3
182,504.0
53.9%
Revenues
Beban langsung
337,327.5
200,635.8
136,691.7
68.1%
Direct costs
Laba kotor
183,535.8
137,723.6
45,812.2
33.3%
Gross profit
2,347.2
1,117.9
1,229.3
110.0%
Interest income
Gain from sale of property
and equipment
Pendapatan bunga
Keuntungan (kerugian) penjualan
aset tetap
Beban umum dan administrasi
Lain-lain
Laba sebelum beban pajak
%
(494.8)
4,893.4
(5,388.2)
-110.1%
(82,739.0)
(69,901.6)
(12,837.4)
18.4%
4,300.3
7,953.2
(3,652.9)
-45.9%
Others
Income before tax expense
General and administrative
expenses
106,949.5
81,786.5
25,163.0
30.8%
Beban pajak - bersih
27,587.9
21,590.1
5,997.8
27.8%
Tax Expense - Net
Laba bersih tahun berjalan
79,361.6
60,196.4
19,165.2
31.8%
Net income for the period
827.7
-
827.7
100.0%
Unrealized gain on
increase in fair value
other current financial
asset -available-for-sale
80,189.3
60,196.4
19,992.9
33.2%
Total Comprehensive
Income
Keuntungan belum direalisasi
atas nilai wajar aset keuangan
lancar lainnya - tersedia untuk
dijual
Jumlah laba komprehensif
Net income attributable
to:
Jumlah laba yang dapat
diatribusikan kepada:
Pemilik Entitas Induk
Kepentingan Nonpengendali
79,159.5
59,575.4
19,584.1
32.9%
Owners of the Company
202.1
620.9
(418.8)
-67.5%
Non-controlling interests
Jumlah laba rugi komprehensif
yang dapat diatribusikan
kepada:
Pemilik Entitas Induk
Kepentingan Nonpengendali
Total comprehensive
income attributable to:
79,987.2
59,575.4
20,411.8
34.3%
Owners of the Company
202.1
620.9
(418.8)
-67.5%
Non-controlling interests
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
69
70
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
Laporan Laba Rugi
INCOME STATEMENT
Pendapatan
Revenue
Pendapatan naik 53,9% menjadi Rp520.863,3 juta untuk
Revenues increased 53.9% to Rp520,863.3 million for
tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2012 dari
the year ended 31 December 2012 from Rp338,359.3
Rp338.359,3 juta untuk tahun yang berakhir pada 31
million for the year ended 31 December 2011.
Desember 2011.
Pendapatan dari kendaraan taksi naik 39,6% menjadi
Revenues from taxi vehicles increased 39.6% to
Rp457.754,2 juta untuk tahun buku yang berakhir pada
Rp457,754.2 million for the year ended 31 December
31 Desember 2012 dari Rp327.829,8 juta untuk tahun
2012 from Rp327,829.8 million for the year ended 31
yang berakhir pada 31 Desember 2011. Kenaikan ini
December 2011. This increase was principally due to the
terutama disebabkan karena ekspansi armada taksi
expansion of our regular taxi fleet in 2012. The number
reguler Perusahaan di tahun 2012. Jumlah taksi reguler
of our regular taxis increased 33.9% to 8,035 as of 31
dalam armada Perusahaan naik 33,9% menjadi 8.035
December 2012 from 6,002 as of 31 December 2011.
per 31 Desember 2012 dari 6.002 per 31 Desember
2011.
Pendapatan dari sewa kendaraan naik 23,1% menjadi
Revenues from vehicles for rent increased 23.1% to
Rp11.057,5 juta untuk tahun buku yang berakhir pada
Rp11,057.5 million for the year ended 31 December
31 Desember 2012 dari Rp8.981,7 juta untuk tahun yang
2012 from Rp8,981.7 million for the year ended 31
berakhir pada 31 Desember 2011. Kenaikan ini terutama
December 2011. This increase was principally due to
disebabkan karena adanya penambahan armada VATB.
additional VATB units.
Pendapatan suku cadang naik 100% menjadi Rp49.118,2
Revenues from spare parts increased 100% to
juta untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember
Rp49,118.2 million for the year ended 31 December
2012. Kenaikan ini terutama disebabkan karena entitas
2012. This increase was principally due to subsidiary
anak, PT Ekspres Mulia Perdana (EMP) mulai melakukan
PT Ekspres Mulia Perdana (EMP) beginning to sell spare
penjualan suku cadang secara langsung ke pengemudi
parts directly to our regular taxi drivers at our taxi pools in
taksi reguler di pool-pool Perusahaan sejak awal tahun
the early part of 2012.
2012.
Pendapatan lain-lain naik 89,5% menjadi Rp2.933,4 juta
Other revenues increased 89.5% to Rp2,933.4 million
untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2012
for the year ended 31 December 2012 from Rp1,547.8
dari Rp1.547,8 juta untuk tahun yang berakhir pada 31
million for the year ended 31 December 2011. This
Desember 2011. Kenaikan ini terutama disebabkan
increase was principally due to increase in revenue
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
karena peningkatan permintaan volume jasa perbaikan/
generated by our body repair workshop as it serviced
bengkel kendaraan dari pihak ketiga.
more third parties.
Pendapatan Per Segmen
Business Revenues
(Dalam Rp jutaan)
(In million Rp)
2012
Audited
2011
Audited
Naik/Turun
Increase/Decrease
457,754.2
327,829.8
129,924.4
39.6%
Taxi vehicles
Suku cadang
49,118.2
-
49,118.2
100.0%
Spare parts
Sewa Kendaraan
11,057.5
8,981.7
2,075.8
23.1%
Vehicles for rent
2,933.4
1,547.8
1,385.6
89.5%
Others
520,863.3
338,359.3
182,504.0
53.9%
Total Revenues
Kendaraan taksi
Lain-lain
Jumlah pendapatan
%
Beban Langsung dan Laba Kotor
Direct Costs and Gross Profit
Beban langsung naik 68,1% menjadi Rp337.327,5 juta
Direct costs increased 68.1% to Rp337,327.5 million for
untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember
the year ended 31 December 2012 from Rp200,635.8
2012 dari Rp200.635,8 juta untuk tahun yang berakhir
million for the year ended 31 December 2011.
pada 31 Desember 2011.
Beban langsung meningkat terutama karena ekspansi
Direct Costs increased principally due to the expansion
armada taksi reguler dan penambahan pool taksi
of our regular taxi fleet and additional taxi pool in 2012.
Perusahaan selama tahun 2012.
Sebagai akibat dari ekspansi Perusahaan, laba kotor naik
As a result of the foregoing, gross profit increased 33.3%
33,3% menjadi Rp183.535,8 juta untuk tahun buku yang
to Rp183,535.8 million for the year ended 31 December
berakhir pada 31 Desember 2012 dari Rp137.723,6 juta
2012 from Rp137,723.6 million for the year ended 31
untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2011.
December 2011.
Beban Umum dan Administrasi
General and Administrative Expenses
Beban Umum dan Administrasi naik 18,4% menjadi
General and administrative expenses increased 18.4% to
Rp82.739,0 juta untuk tahun buku yang berakhir pada 31
Rp82,739.0 million for the year ended 31 December 2012
Desember 2012 dari Rp69.901,6 juta untuk tahun yang
from Rp69,901.6 million for the year ended 31 December
berakhir pada 31 Desember 2011 terutama disebabkan
2011 due principally to increases in office expenses,
karena kenaikan beban kantor, gaji dan tunjangan serta
salaries and allowances as well as professional fees. The
jasa profesional. Meningkatnya beban kantor sejalan
increases in office expenses is due to additional taxi pools
dengan penambahan pool taksi yang sejalan dengan
which is in line with our expansion of regular taxi fleet.
penambahan armada, sedangkan meningkatnya gaji
The increases in salaries and allowances is due additional
dan tunjangan sejalan dengan penambahan karyawan
new employees and annual salary adjustments.
dan penyesuaian gaji tahunan.
Keuntungan belum direalisasi atas nilai
wajar aset keuangan lancar lainnya tersedia untuk dijual
Unrealized gain on increase in fair value
other current financial asset available-forsale
Untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2012,
For the year ended 31 December 2012, the Company
Perusahaan mencatat Rp827,7 juta atas keuntungan
recorded Rp827.7 million for unrealized gain on increase
belum direalisasi atas nilai wajar aset keuangan lancar
in fair value of other current financial asset available-for-
lainnya - tersedia untuk dijual.
sale.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
71
72
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
Laba Bersih
Net Income
Laba bersih tahun berjalan naik 31,8% menjadi
Net income for the period increased 31.8% to Rp79,361.6
Rp79.361,6 juta untuk tahun buku yang berakhir pada
million for the year ended 31 December 2012 from
31 Desember 2012 dari Rp60.196,4 juta untuk tahun
Rp60,196.4 million for the year ended 31 December
yang berakhir pada 31 Desember 2011.
2011.
Jumlah Laba Komprehensif
Jumlah
laba
komprehensif
naik
Total Comprehensive Income
33,2%
menjadi
As a result of the foregoing, total comprehensive income
Rp80.189,3 juta untuk tahun buku yang berakhir pada
increased 33.2% to Rp80,189.3 million for the year
31 Desember 2012 dari Rp60.196,4 juta untuk tahun
ended 31 December 2012 from Rp60,196.4 million for
yang berakhir pada 31 Desember 2011.
the year ended 31 December 2011.
Laporan Arus Kas Konsolidasian
CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH
FLOWS
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Cash Flow from Operational Activities
Untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember
For the year ended 31 December 2012, we recorded
2012, Perusahaan membukukan kas bersih dari kegiatan
net cash provided by operating activities of Rp234,837.9
operasional sebesar Rp234.837,9 juta, terdiri dari
million, comprising Rp496,987.8 million of cash receipts
penerimaan kas dari pengemudi sebesar Rp496.987,8
from drivers, Rp13,776.8 million of cash receipts from
juta, penerimaan kas dari pelanggan langsung sebesar
direct customers, Rp53,280.3 million of receipts of
Rp13.776,8 juta, penerimaan dari restitusi PPnBM
restitutions for luxury sales tax, Rp2,347.2 million of
sebesar Rp53.280,3 juta dan penerimaan bunga
interest received partially offset by Rp185,710.1 million
sebesar Rp2.347,2 juta yang dikompensasikan dengan
for payments to suppliers, Rp61,666.7 million for
pembayaran kas kepada pemasok sebesar Rp185.710,1
payment to directors and employees, Rp7,109.6 million
juta, kepada direksi dan karyawan sebesar Rp61.666,7
for income tax payments and Rp77,067.9 million for
juta, pembayaran pajak penghasilan sebesar Rp7.109,6
payments of interest.
juta dan pembayaran bunga sebesar Rp77.067,9 juta.
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Cash Flow from Investment Activities
Dalam tahun buku yang berakhir pada 31 Desember
In the year ended 31 December 2012, net cash used
2012, kas bersih yang digunakan dalam kegiatan investasi
in investing activities of Rp751,081.8 million comprised
sebesar Rp751.081,8 juta terdiri dari penambahan aset
principally Rp501,883.3 million for the acquisition of
tetap sebesar Rp501.883,3 juta, hasil penjualan aset
property and equipment, and Rp2,672.1 million from
tetap sebesar Rp2.672,1 juta dan penempatan aset
proceeds from disposal of property and equipment
keuangan lancar lainnya - tersedia untuk dijual sebesar
and Rp248,231.6 million from other current financial
Rp248.231,6 juta. Yang kemudian dikompensasikan
assets – available for sale placements. Which partially
dengan kenaikan piutang kepada pihak berelasi sebesar
offset Rp115,622.0 million of increases in other account
Rp115.662,0 juta dan dengan penurunan piutang kepada
receivable from related parties and by Rp111,983.1
pihak berelasi sebesar Rp111.983,1 juta.
million of decreases in other accounts receivable from
related parties.
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Cash Flow from Financing Activities
Dalam tahun buku yang berakhir pada 31 Desember
In the year ended 31 December 2012, our net cash
2012, kas bersih yang diperoleh dari kegiatan pendanaan
from financing activities of Rp629,479.4 million was
sebesar Rp629.479,4 juta terdiri dari penerimaan utang
principally from Rp417,385.0 million proceeds from a
bank jangka panjang sebesar Rp417.385,0 juta dan
long-term bank loan and Rp399,498.9 million from the
penerbitan saham melalui Penawaran Umum Perdana
issuance of shares with Initial Public Offering partially
Saham sebesar Rp399.498,9 juta yang dikompensasikan
offset by Rp1,093.9 million from decreases in other
dengan pembayaran utang pihak berelasi sebesar
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Rp1.093,9 juta, pembayaran utang bank jangka panjang
accounts payable to related parties, Rp180,438.4 million
sebesar Rp180.438,4 juta, pembayaran utang bank
for payments of long-term bank loans, Rp1,378.2 million
jangka pendek sebesar Rp1.378,2 juta dan pembayaran
payments of short-term bank loans and Rp4,494.0
utang lembaga keuangan non bank sebesar Rp4.494,0
million for the payments of obligations to non-bank
juta.
financial institutions.
Strategi investasi dan pengembangan usaha dijalankan
Investment strategies and business development were
dengan prinsip kehati-hatian dengan evaluasi risiko yang
conducted under prudent principles with comprehensive
menyeluruh. Untuk menjaga tingkat likuiditas yang sehat,
risk assessment. To maintain a healthy liquidity level, the
Perusahaan mempunyai komitmen fasilitas kredit dari
Company made credit facility commitments with several
beberapa bank dalam negeri.
local banks.
Neraca
BALANCE SHEET
Aset
Assets
Total aset naik 78,4% menjadi Rp1.782.787,7 juta
Total assets increased 78.4% to Rp1,782,787.7 million as
pada tanggal 31 Desember 2012 dari Rp999.156,5 juta
of 31 December 2012 from Rp999,156.5 million as of 31
pada tanggal 31 Desember 2011. Secara umum, nilai
December 2011. In general, the increase of Company’s
aset Perusahaan meningkat seiring dengan ekspansi
assets was in line with the Company’s expansion and
yang dilakukan Perusahaan dan perolehan dana dari
funds received from the Initial Public Offering.
Penawaran Umum Perdana Saham.
Aset lancar naik 305,4% menjadi Rp543.097,8 juta pada
Current assets increased 305.4% to Rp543,097.8 million
tanggal 31 Desember 2012 dari Rp133.950,9 juta pada
as of 31 December 2012 from Rp133,950.9 million as of
tanggal 31 Desember 2011, yang terutama dikarenakan
31 December 2011. This was principally due to increases
peningkatan pada kas dan setara kas, aset keuangan
in cash and cash equivalents, other current financial
lancar lainnya - tersedia untuk dijual dan pajak dibayar
asset - available for sale and prepaid taxes.
dimuka.
Aset tidak lancar naik 43,3% menjadi Rp1.239.689,9
Noncurrent assets increased 43.3% to Rp1,239,689.9
juta pada tanggal 31 Desember 2012 dari Rp865.205,6
million as of 31 December 2012 from Rp865,205.6
juta pada tanggal 31 Desember 2011, yang terutama
million as of 31 December 2011. This was principally due
dikarenakan peningkatan pada aset tetap hasil dari
to increases in property and equipment as a result of the
ekspansi armada Perusahaan.
Company’s taxi fleet expansion.
Liabilitas
Liabilities
Total liabilitas meningkat sebesar 38,4% menjadi
Total liabilities increased 38.4% to Rp1,095,963.0 million
Rp1.095.963,0 juta pada tanggal 31 Desember 2012
as of 31 December 2012 from Rp792,020.1 million as
dari Rp792.020,1 juta pada tanggal 31 Desember 2011.
of 31 December 2011. In general, this increase was
Secara umum, hal ini disebabkan oleh meningkatnya
principally due to additional bank loans.
pinjaman bank.
Liabilitas jangka pendek naik 36,6% menjadi Rp373.180,0
Current liabilities increased 36.6% to Rp373,180.0 million
juta pada tanggal 31 Desember 2012 dari Rp273.242,4
as of 31 December 2012 from Rp273,242.4 million as of
juta pada tanggal 31 Desember 2011, yang terutama
31 December 2011. This was principally due to increases
dikarenakan peningkatan pada utang bank yang jatuh
in current maturity of long-term bank loans and trade
tempo dalam satu tahun dan utang usaha kepada pihak
payables to third parties. This increment was principally
ketiga. Peningkatan ini terutama disebabkan karena
due to the Company’s taxi fleet expansion.
ekspansi armada yang dilakukan Perusahaan.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
73
74
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
Liabilitas jangka panjang naik 39,3% menjadi Rp772.783,0
Noncurrent liabilities increased 39.3% to Rp772,783.0
juta pada tanggal 31 Desember 2012 dari Rp518.777,6
million as of 31 December 2012 from Rp518,777.6
juta pada tanggal 31 Desember 2011, yang terutama
million as of 31 December 2011. This was principally
dikarenakan peningkatan pada utang bank jangka
due to increases in long-term bank loan and deferred
panjang dan liabilitas pajak tangguhan, sebagai akibat
tax liabilities as a result of the Company’s taxi fleet
dari ekspansi armada yang dilakukan Perusahaan.
expansion.
Ekuitas
Equity
Jumlah ekuitas naik 231,6% menjadi Rp682.824,6 juta
Total equity increased 231.6% to Rp682,824.6 million as
pada tanggal 31 Desember 2012 dari Rp207.136,5 juta
of 31 December 2012 from Rp207,136.5 million as of
pada tanggal 31 Desember 2011, terutama disebabkan
31 December 2011 principally due to additional paid in
tambahan setoran modal dari Penawaran Umum
capital related to the Initial Public Offering.
Perdana Saham.
Rasio-Rasio Utama: Solvabilitas,
Kolektibilitas, dan Likuiditas
KEY RATIOS: SOLVABILITY,
COLLECTABILITY AND LIQUIDITY
Solvabilitas
Solvability
2012
2011
Debt to Total Assets
0.6x
0.8x
Debt to Equity Ratio
1.6x
3.8x
Rasio Solvabilitas | Solvability Ratio
Rasio Debt to Total Assets menurun dari 0,8x pada
The Debt to Total Assets Ratio decreased from 0.8x
tahun 2011 menjadi 0,6x pada tahun 2012 menunjukkan
in 2011 to 0.6x in 2012, indicating the increase in the
adanya peningkatan kewajiban yang diimbangi dengan
company’s total liabilities that was balanced by a higher
peningkatan signifikan atas aset Perusahaan karena
increase in total assets as a result of funds received from
adanya penerimaan dana dari Penawaran Umum
the Initial Public Offering.
Perdana Saham.
Penurunan rasio Debt to Equity dari 3,8x pada tahun
2011 menjadi 1,6x pada tahun 2012 menunjukkan
The decrease of the Debt to Equity Ratio from 3.8x in
meningkatnya kemampuan Perusahaan dalam membayar
ability to pay its debt which is reflected in the higher
hutang yang menggambarkan jumlah ekuitas lebih besar
amount of equity compared to its liabilities.
2011 to 1.6x in 2012 indicates the increase of Company’s
dibandingkan kewajiban.
Kolektibilitas Piutang
Collectability of Account Receivables
Pada akhir tahun 2012 dan 2011, kemampuan
At the end of 2012 and 2011, the Company’s collection
Perusahaan dalam menagih piutang (collection period)
period was 12 days.
adalah 12 hari.
Likuditas
Liquidity
2012
2011
Cash Ratio
1.1x
0.1x
Current Ratio
1.5x
0.5x
Rasio Likuiditas | Liquidity Ratio
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Report to
Shareholders
Company Profile
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Dari sisi Cash Ratio terdapat peningkatan dari 0,1x pada
The Cash Ratio increased from 0.1x in 2011 to 1.1x in
tahun 2011 menjadi 1,1x pada tahun 2012 dan Current
2012 and Current Ratio increased from 0.5x in 2011 to
Ratio meningkat dari 0,5x pada tahun 2011 menjadi 1,5x
1.5x in 2012 particularly due to increases in cash and
pada tahun 2012 terutama disebabkan oleh kenaikan kas
cash equivalents. Such an increase was principally due
dan setara kas. Peningkatan ini terutama dikarenakan
to funds received from the Initial Public Offering.
penerimaan dana hasil dari Penawaran Umum Perdana
Saham.
Pengungkapan Lain-Lain
OTHER DISCLOSURES
Ikatan
Commitments
Perjanjian-perjanjian penting Perusahaan dan entitas
The significant agreements of the Company and
anak dijelaskan pada butir 36 “Catatan atas Laporan
subsidiaries are disclosed in detail in Note 36 “Notes to
Keuangan Konsolidasian 31 Desember 2012 dan 2011”
Consolidated Financial Statements for the Year Ended 31
yang merupakan bagian dari buku Laporan Tahunan ini.
December 2012 and 2011” as part of this Annual Report.
Perjanjian-perjanjian tersebut meliputi:
The Notes include the following agreements:
a. Perjanjian Kerja Sama Operasi dengan pengemudi
dimana
Perusahaan
memberikan
hak
a. Express Group entered into a contract (Perjanjian
kepada
Kerjasama Operasi) with their drivers which entitles a
pengemudi untuk mengoperasikan 1 (satu) unit
driver to operate 1 (one) unit of the Group’s taxi fleet
kendaraan taksi milik Perusahaan dengan nomor
with a specified door number as mentioned in the
pintu yang disebutkan di dalam Perjanjian. Perjanjian
agreement. This contract is valid between 5 (five) to 7
Kerja Sama Operasi ini berlaku antara 5 (lima) sampai
(seven) years.
7 (tujuh) tahun.
b. Perjanjian sewa menyewa tanah dan bangunan
b. Express Group entered into lease contracts of land
dengan beberapa pihak ketiga dengan jumlah nilai
and buildings with several third parties with total
kontrak sebesar Rp17.335,2 juta yang akan berakhir
contract value of Rp17,335.2 million, which will
expire between 2013 to 2022.
antara tahun 2013 - 2022.
c. Pada tanggal 6 Juli 2012, Perusahaan dan
c. On 6 July 2012, the Company and its subsidiary,
entitas anak, Mutiara Kencana Sejahtera (MKS),
Mutiara Kencana Sejahtera (MKS) entered into a
menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat
Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (PJBSB) with
(PJBSB) dengan PT Ekspres Transportasi Antar
PT Ekspres Transportasi Antar Benua (ETAB) and
Benua (ETAB) dan Ari Singgih. Perusahaan dan MKS
Tn. Ari Singgih which the Company and MKS will
akan membeli 100% kepemilikan saham PT Ekspres
acquire 100% share ownership in PT Ekspres Mulia
Mulia Kencana (EMK) dan PT Ekspres Kencana
Kencana (EMK) and PT Ekspres Kencana Nusantara
Nusantara (EKN) yang berdomisili di Jadetabek dan
(EKN). Both companies are domiciled in Jadetabek
memiliki 2.000 ijin operasi untuk kendaraan taksi.
and own 2,000 taxi licenses.
Berdasarkan adendum PJBSB tanggal 9 Agustus
Based on amended PJBSB dated 9 August 2012,
2012, para pihak sepakat untuk membatalkan
each party agreed to cancel the sale and purchase
rencana jual beli saham-saham EKN dan hanya
of EKN shares and only proceed with the sale and
melanjutkan transaksi jual beli 875 saham EMK
purchase of 875 EMK shares with the terms and
dengan syarat dan ketentuan yang diatur dalam
conditions set forth in the amended agreement,
adendum perjanjian antara lain EMK memperoleh
among others, EMK to obtain at least 2,000 taxi
paling sedikit 2.000 ijin operasi untuk kendaraan
licenses. The purchase of EMK shares will be effective
taksi. Pembelian saham EMK akan efektif setelah
when all the terms and conditions are fulfilled by all
seluruh
parties. On 31 August 2012, the Company paid the
persyaratan
transaksi
yang
tercantum
dalam adendum perjanjian telah dipenuhi oleh para
Rp2,000 million reservation fee.
pihak. Pada tanggal 31 Agustus 2012, Perusahaan
telah membayar Rp2.000 juta sebagai tanda jadi
berdasarkan adendum perjanjian.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
75
76
Laporan kepada
Pemegang Saham
Profil Perusahaan
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
d. Berdasarkan Akta No. 24/2012 pada tanggal 16
d. Based on Notarial Deed No. 24/2012 dated on 16
Juli 2012, Pemegang Saham menyetujui rencana
July 2012, the shareholders of the Company have
Program Pemberian Opsi Pembelian Saham kepada
approved a Management and Employee Stock
Manajemen dan Karyawan (Management & Employee
Option Program (“MESOP Plan”).
Stock Option Program/MESOP).
Struktur Modal
Perusahaan
Capital Structure
memiliki
struktur
permodalan
yang
The company has a conservative capital structure. This
konservatif. Hal ini terlihat dari besaran rasio hutang
is reflected by the relatively low ratio for its debt to equity
terhadap ekuitas (debt to equity ratio-DER) yang cukup
ratio (DER). The Company recorded a 1.6x DER in 2012,
rendah. DER pada tahun 2012 tercatat sebesar 1,6x,
compared to 3.8x in 2011.
dibandingkan dengan 3,8x pada tahun 2011.
Dalam
ekuitas,
In financing investments, aside from equity, the Company
Perusahaan memperoleh sumber-sumber permodalan
membiayai
received funding from bank loans which are secured by
dari hutang bank yang dijamin dengan aset tetap.
fixed assets. The creditor’s trust towards our Company
Kepercayaan kreditor terhadap Perusahaan memberikan
gives an opportunity for us to receive funding with
kesempatan bagi kami untuk lebih mudah dalam
competitive interest.
memperoleh
investasi,
pembiayaan
selain
dengan
dari
bunga
yang
kompetitif.
Ikatan Material untuk Investasi Barang
Modal
Material Capital Expenditure Commitments
Sumber pendanaan atas belanja modal berasal dari dana
The financing sources for capital expenditure arose from
internal Express Group dan hutang bank.
internal cash and bank loans.
Selama tahun 2012, Express Group telah melakukan
In 2012, Express Group made capital expenditures
belanja barang modal sebesar Rp511.508,4 juta dengan
amounting to Rp511,508.4 million with the breakdown
perincian sebagai berikut:
as follows:
Nilai (Rp juta)
Amount (Rp million)
Deskripsi
Pemilikan langsung armada dan peralatan
Description
35,250.9
Direct acquisitions fleet and its equipment
9,404.5
Direct acquisitions non-fleet
Aset dalam penyelesaian
466,853.0
Construction in progress
Jumlah Belanja Modal
511,508.4
Total Capital Expenditure
Pemilikan langsung non armada
Peristiwa Penting Setelah Tanggal Neraca
Subsequent Events
a. Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris No.
a. Based on Board of Commissioners decision letter
01/SK-KOM/ETU/II/2013 tanggal 28 Pebruari 2013,
No. 01/SK-KOM/ETU/II/2013 dated on 28 February
seluruh Dewan Komisaris menyetujui penunjukan
2013, all Commissioners agreed for Audit committee
Komite Audit.
b. Pada
tanggal
appointment.
13
Pebruari
2013
Perusahaan
b. On 13 February 2013, the Company entered into
menandatangani perjanjian sewa menyewa sebidang
a land lease agreement in Setiabudi with total
tanah di Setiabudi dengan jumlah Rp8.750 juta,
consideration of Rp8,750 million, for ten years,
untuk jangka waktu selama sepuluh tahun terhitung
starting from the signing of the agreement.
sejak ditandatanganinya perjanjian tersebut.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Report to
Shareholders
Company Profile
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Kebijakan Dividen
Dividend Policy
Dimulai pada tahun 2013 sesuai dengan laba bersih pada
Commencing in 2013 with respect to net profits in 2012,
tahun 2012, manajemen Perusahaan merencanakan
our current intention is to pay cash dividends of up to
pembagian dividen kas sebanyak-banyaknya 30,0% dari
30.0% of our consolidated net profits after provisioning
laba bersih konsolidasian setelah dikurangi provisi untuk
for all statutory reserves as required under Indonesian
kewajiban minimum sesuai dengan kebijakan hukum
law. The Company plans to distribute cash dividends at
Indonesia.
least once a year.
Perusahaan merencanakan untuk membagikan dividen
The amount of dividends shall be determined in part by
kas sekurang-kurangnya sekali dalam setahun. Besarnya
the Company’s profit in the year concerned, without
dividen kas dikaitkan dengan keuntungan Perusahaan
limiting the Company’s financial condition and without
pada
dengan
prejudice to the rights of the shareholders of the Company
mempertimbangkan kondisi keuangan Perusahaan dan
to determine otherwise in accordance with the provisions
tanpa mengurangi hak dari RUPS Perusahaan untuk
of its Articles of Association and regulations in force.
tahun
buku
yang
bersangkutan,
menentukan lain sesuai dengan ketentuan Anggaran
Dasar Perusahaan dan peraturan perundang-undangan
yang berlaku.
Penggunaan Dana
Perdana Saham
Penawaran
Umum
Use of Proceeds from Initial Public
Offering
Perolehan dana hasil dari Penawaran Umum Perdana
The realization of IPO proceeds amounted to Rp588,716.8
Saham
million comprising Rp445,536.0 million of new shares
sebesar
Rp588.716,8
juta
terdiri
dari
Rp445.536,0 juta untuk saham baru dan Rp143.180,8
and Rp143,180.8 million of divestment shares.
juta saham divestasi.
Perolehan dana yang diperoleh dari Penawaran Umum
The net proceeds received from the Initial Public Offering,
Perdana Saham yang berasal dari penjualan Saham
after deducting underwriting fees and commissions and
Baru, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi saham
other estimated transaction expenses amounted to
sebesar Rp46.037,1 juta, seluruhnya akan dipergunakan
Rp46,037.1 million and will be used as follows:
oleh Perusahaan untuk:
1. Sekitar 63% (enam puluh tiga persen) akan digunakan
1. Approximately 63% (sixty three per cent) to fund our
untuk pengembangan investasi baru taksi reguler
expansion by purchasing additional vehicles for our
regular taxi fleet and other supporting facilities.
dan perangkat pendukung lainnya;
2. Sekitar 20% (dua puluh persen) digunakan untuk:
-
Pembayaran
pokok
pinjaman
Perusahaan
2. Approximately 20% (twenty per cent) to:
-
-
Repay the outstanding principal amount of loans
under the BCA Facility, and
kepada BCA, dan
Pembayaran penalti untuk pelunasan utang yang
-
Payment fee of 0.75% incurred for accelerated
dipercepat kepada BCA sebesar 0,75%. Penalti
debt repayment to BCA which is applied to
harus dibayarkan untuk pinjaman-pinjaman yang
all payments made within three years of the
pelunasannya sebelum 3 tahun sejak tanggal
drawdown date.
penarikan pinjaman dilakukan.
3. Sekitar 16% (enam belas persen) akan digunakan
3. Approximately 16% (sixteen per cent) for the
acquisition of EMK; and
untuk akuisisi EMK; dan
4. Sekitar 1% (satu persen) digunakan untuk modal
4. Approximately 1% (one per cent) for working capital,
kerja Perusahaan, yaitu untuk menambah persediaan
which will be used to purchase spare parts in line
suku cadang kendaraan sejalan dengan peningkatan
with additional fleets.
jumlah armada Perusahaan.
Sampai akhir tahun 2012, dana
Penawaran Umum
By the end of 2012, Rp29,737.5 million has been used
Perdana
digunakan
for regular taxi expansion thus the remaining balance is
Saham
yang
telah
adalah
sebesar Rp29.737,5 juta untuk ekspansi taksi reguler
Rp369,761.4 million.
sehingga saldo yang belum digunakan adalah sebesar
Rp369.761,4 juta.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
77
78
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
Investasi, Ekspansi, Divestasi, Akuisisi
Investments, Expansion, Divestment,
Acquisition
Selama
melakukan
During 2012, Express Group added another new 2,000
penambahan jumlah armada baru pada taksi reguler
tahun
2012,
Express
Group
regular taxi units which are supported with additional taxi
sebanyak 2.000 unit yang ditunjang dengan penambahan
pools and its facilities.
beberapa pool taksi dan fasilitas pendukungnya.
Disamping itu, Express Group juga melakukan ekspansi
Express Group also expanded its VATB line by extended
untuk VATB melalui perluasan layanan ke area Jakarta
its service area to Jakarta and Bandung through Four
dan Bandung melalui Four Season Jakarta dan Sheraton
Season Jakarta and Sheraton Bandung.
Bandung.
Sumber pendanaan atas investasi tersebut berasal
The financing sources for the investments is derived
dari dana Penawaran Umum Perdana Saham, dana
from IPO fund, internal cash and bank loan amounting to
internal Express Group dan hutang bank yaitu sebesar
Rp511,508.4 million.
Rp511.508,4 juta.
Informasi material yang mengandung
benturan Kepentingan dan/atau Transaksi
dengan Pihak Berelasi
Substantial Information Triggering Conflict
of Interests and/or Transactions with
Affiliated Companies
Sepanjang tahun 2012, Perusahaan tidak melakukan
During 2012, the Company made no transactions
transaksi dengan pihak-pihak yang dapat digolongkan
with any parties which may be perceived as conflicting
sebagai
benturan
transactions as stipulated in Bapepam and LK regulations
kepentingan sebagaimana diatur dalam Peraturan
No.IX.E.1, Attachment to Bapepam and LK Chairman
Bapepam dan LK No.IX.E.1, Lampiran Keputusan Ketua
Decision No.Kep-412/BL/2009 dated 25 November
Bapepam dan LK No.Kep-412/BL/2009 tanggal 25
2009.
transaksi
yang
mengandung
Nopember 2009.
Dalam
dan
In its conventional course of business, the Company and
entitas anak mengadakan transaksi dengan pihak
kegiatan
usahanya,
Perusahaan
subsidiaries motioned various transactions with related
berelasi yang terutama meliputi transaksi-transaksi
parties, principally consisting of sales, purchase and
penjualan, pembelian dan transaksi keuangan lainnya
other financial transactions, as defined inPSAK No. 7
sebagaimana didefinisikan dalam PSAK No. 7 (revisi
(revised 2010) “Related Party Disclosures”. Information
2010) “Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”. Informasi
on transactions with related parties are disclosed in detail
mengenai transaksi dengan pihak berelasi diuraikan pada
in Note 34 “Notes to Consolidated Financial Statements
butir 34 “Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
for the Year Ended 31 December 2012 and 2011”
31 Desember 2012 dan 2011”
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Perubahan Peraturan Perundang-undangan
dan
Dampaknya
Terhadap
Kinerja
Perusahaan
Changes in Rules and Regulations and their
Impact on the Company’s Performance
Selama tahun 2012 tidak ada perubahan peraturan
During 2012, there were no changes in rules and
perundang-undangan
regulations with significant impact on the Company’s
yang
berpengaruh
secara
signifikan terhadap kinerja Perusahaan.
performance.
Informasi Keuangan Luar Biasa dan Jarang
Terjadi
Extraordinary Financial Information
Sampai dengan tanggal 31 Desember 2012 tidak
As of 31 December 2012, there was no extraordinary
terdapat informasi keuangan yang mengandung kejadian
information reported.
yang sifatnya luar biasa dan jarang terjadi.
Kebijakan Akuntansi Penting
Significant Accounting Policies
Laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan entitas
The consolidated financial statements of the Company
anak disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan
and subsidiaries have been prepared and presented
di Indonesia. Perusahaan dan entitas anak melakukan
in accordance with Indonesian Financial Accounting
penerapan standar akuntansi dan interpretasi baru atau
Standards. The Company and subsidiaries adopted
revisi yang berlaku efektif pada tahun 2012.
new or revised accounting standards and interpretations
effective in 2012.
Perubahan kebijakan akuntansi Perusahaan dan entitas
Changes to the Company and subsidiaries’ accounting
anak telah dibuat seperti yang disyaratkan, sesuai
policies have been made as required, in accordance with
dengan ketentuan transisi dalam masing-masing standar
the transitional provisions in the respective standards
dan interpretasi. Sebagaimana dijelaskan pada butir
and interpretations. As described in Notes 2a “Notes to
2a “Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian 31
Financial Statements for the Year Ended 31 December
Desember 2012 dan 2011” yang merupakan bagian
2012 and 2011” as a part of this Annual Report, the
dari buku Laporan Tahunan ini, Perusahaan dan
Company and subsidiaries adopted Statement of
entitas anak telah menerapkan Pernyataan Standar
Financial Accounting Standard (PSAK) No. 60 “Financial
Akuntansi Keuangan No. 60, “Instrumen Keuangan :
Instruments : Disclosures”.
Pengungkapan”.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
79
80
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
SUMBER DAYA MANUSIA
Human Resources
Bagi Express Group, sumber daya manusia (SDM)
Express Group understands that human resources (HR)
adalah faktor yang sangat menentukan keberhasilan
are one of the key factors that ensure Express Group’s
dan kesinambungan usaha. Sebagai perusahaan yang
success and its business sustainability. As a company
menjalankan bisnis layanan transportasi darat khususnya
engaged in land transportation business particularly
taksi reguler dan premium, kepuasan pelanggan
regular and premium taxis, the satisfaction of customers
merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam
is one of the success keys for Express Group to exist in
mempertahankan eksistensi Express Group di pasar
a competitive market. The Express Group’s philosophy
yang kompetitif. Filosofi layanan dari Express Group
is to exceed the expectations of customers. Drivers,
adalah bagaimana melampaui ekspektasi pelanggan.
dispatchers, and Call Center staff are required to behave
Seluruh ujung tombak Express Group, yakni pengemudi,
dispatcher, serta staf Call Center, dituntut untuk
professionally, customer oriented, competence and
skilled.
berperilaku profesional, berorientasi pada pelanggan
serta memiliki kompetensi dan keterampilan yang prima
di bidang tugasnya masing-masing.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Report to
Shareholders
Company Profile
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Sebagai perusahaan yang menjalankan bisnis
layanan transportasi darat khususnya taksi
reguler dan premium, kepuasan pelanggan
merupakan salah satu kunci keberhasilan.
As a company engaged in the land transportation
business particularly regular and premium taxis,
the satisfaction of customers is one of the
success keys.
Komitmen
SDM
The commitment to develop quality human resources
tercermin dalam salah satu fokus strategi Express Group
untuk
mengembangkan
kualitas
is reflected in one of the Express Group’s strategic
untuk terus meningkatkan kemampuan SDM melalui
focuses by continuously developing the quality of human
pelatihan-pelatihan yang relevan sehingga memberikan
resources through relevant training so as to provide
nilai lebih yang mendukung pencapaian visi Express
added value that supports the achievement of the vision
Group.
of Express Group.
Rekrutmen SDM
Human Resources Recruitment
Express Group melakukan rekrutmen berdasarkan
Express
kebutuhan seiring dengan perkembangan usaha dan
needs along with the development and growth of the
pertumbuhan organisasi. Express Group membuka
organization. Express Group opens equal opportunities
kesempatan yang sama kepada siapa saja untuk menjadi
to anyone to be a part of Express Group without
bagian dari Express Group tanpa membedakan suku,
discrimination in ethnicity, religion, race or gender through
agama, ras, golongan dan gender melalui serangkaian
a selection process to find those candidates with required
proses seleksi untuk mendapatkan kandidat yang
qualifications. However, Express Group comply with the
sesuai dengan kualifikasi yang telah ditetapkan. Namun
law which stipulates the minimum age of the candidates.
demikian, Express Group mematuhi ketentuan undang-
The selection process is done by upholding the principles
undang yang mengatur batas usia minimal penerimaan
of transparency, equality and competitiveness.
Group
performs
recruitment
based
on
pekerja. Proses seleksi dilakukan dengan menjunjung
tinggi prinsip-prinsip keterbukaan, kesetaraan dan
kompetitif.
Sejalan dengan jasa layanan angkutan taksi reguler yang
Express Group’s core business is regular taxi service; thus,
menjadi bisnis inti Express Group, maka struktur pekerja
the structure of employees in Express Group consists
di lingkungan Express Group terdiri dari karyawan tetap,
of
karyawan tidak tetap (kontrak), karyawan magang dan
internships, and partners (drivers). Such condition brings
mitra (pengemudi). Kondisi ini membawa konsekuensi
different consequences for each category in terms of
berbeda
pekerja
employment relationships. The recruitment process of
ketenagakerjaan.
employees and partners (drivers) is conducted in a fair
dalam
untuk
masing-masing
menerapkan
kelompok
hubungan
Proses penerimaan karyawan dan mitra (pengemudi)
berlangsung
dalam
seleksi
yang
adil
permanent
employees,
contractual
employees,
selection by considering the results of the various tests.
dengan
mempertimbangkan berbagai hasil tes kemampuan yang
mereka laksanakan.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
81
82
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
Sistem Rekrutmen
Recruitment System
Sistem rekrutmen Express Group dilakukan berdasarkan
Express Group’s recruitment system is conducted based
kebutuhan dari Departemen/Pool serta melihat peran
on the needs from Departments/Pools as well as based
dan fungsinya sesuai dengan struktur organisasi yang
on their roles and functions in accordance with the
ada. Berikut langkah-langkah yang biasanya dilakukan
existing organizational structure. The following are the
dalam pelaksanaan proses rekrutmen di Express Group:
steps conducted during the Express Group’s recruitment
process:
a) Mengidentifikasi jabatan yang tersedia beserta
a. Identifying vacancies and number of people
required.
jumlah karyawan yang dibutuhkan.
Proses rekrutmen dilakukan saat timbul kebutuhan
The recruitment process starts when the needs
karyawan baik dari departemen di kantor pusat
arise either from departments at head office or
maupun di pool. Kebutuhan ini berupa penambahan
from the pool, such as additional new employees,
karyawan
yang
replacements for resignation or dismissal, rotation or
mengundurkan diri, penggantian karyawan karena
promotion, etc. Based on those needs, the respective
adanya PHK, kebutuhan karena karyawan yang
department or pool will make employee requisition.
baru,
penggantian
karyawan
dimutasikan atau dipromosikan, dan lain-lain. Dengan
adanya kebutuhan tersebut, departemen atau pool
yang membutuhkan akan mengajukan permintaan
tenaga kerja.
b) Menggunakan sumber, media dan sarana lain
b. Utilizing resources, media and other tools to
find the right candidates.
untuk mendapatkan kandidat yang tepat.
Express Group menggunakan dua alternatif dalam
Express Group uses two alternatives in seeking
proses pencarian kandidat, yaitu dari internal maupun
for candidates: internal and external to Express
eksternal Express Group. Pencarian kandidat dari
Group. Internal recruitment is usually via internal
dalam Express Group biasanya dilakukan melalui
communication media, and external recruitment is
media komunikasi internal sedangkan pencarian
via online or mass media.
kandidat
dari
luar
Express Group biasanya
menggunakan media online maupun media massa.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
c) Menggunakan metode rekrutmen yang tepat.
c. Using the right recruitment method.
Express Group menggunakan beberapa metode
Express Group uses several methods in its
dalam sistem rekrutmennya. Metode yang rutin
recruitment system. The routine method is by
dilakukan adalah pemasangan iklan melalui website
Express Group, media online rekrutmen, media
posting a job vacancy in Express Group’s website,
massa, dan mengikuti job fair. Selain itu, Express
In addition, Express Group also cooperates with
Group juga melakukan kerja sama dengan beberapa
several educational institutions and head hunters
head hunter untuk
mendapatkan kandidat yang tepat dan kemudian
melakukan proses rekrutmen.
to seek the right candidates and then perform the
lembaga
pendidikan
online recruitment media, mass media, and job fairs.
dan
d) Melakukan penyaringan dan seleksi kandidat.
Corporate Data
recruitment process.
d. Selecting and screening the candidates.
Seleksi perlu dilakukan dengan alasan:
The selection procedures are necessary due to:
1). Memerlukan persyaratan tertentu untuk jabatan
1). The position requires specific requirements.
yang akan diisi.
2). Kandidat yang tersedia lebih banyak dibandingkan
2). There are more candidates than the number of
dengan jabatan yang akan diisi.
Tahap-tahap proses seleksi yang biasanya dilakukan
available positions.
Selection process procedures applied by Express
Express Group:
Group are as follows:
• Proses penyaringan terhadap berkas lamaran
• Selection of the job application letters received.
yang masuk.
• Proses pengisian formulir lamaran kerja oleh
• Filling out of job application forms by candidates
kandidat untuk mendapatkan informasi yang
to
lengkap mengenai kandidat.
candidates.
gather
complete
information
from
• Psikotes/tes kepribadian.
• Psycho test/personality test.
• Wawancara dengan HRD.
• Wawancara dengan end user.
• Interview with HRD.
• Proses penyeleksian tambahan (jika dibutuhkan).
• Additional assessment process (if required).
• Interview with end user.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
the
83
84
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
Relasi ketenagakerjaan dengan mitra (pengemudi) diatur
The employment relationship with partners (drivers) is
tersendiri dalam program kerja sama kemitraan. Dengan
set separately under a partnership program. Therefore,
demikian, Express Group tidak terikat dalam kewajiban
Express Group is not subject to the normative provisions
yang bersifat normatif, seperti yang diatur dalam Undang
which are stipulated in the Labor Law.
Undang Ketenagakerjaan.
Skema Kemitraan dengan Pengemudi
Partnership Scheme with Drivers
Skema kemitraan merupakan pola kerja sama yang
The partnership scheme represents the partnership
diterapkan oleh Express Group dengan para pengemudi
method applied by Express Group with the drivers as
sebagai mitra. Melalui skema ini, pada akhir masa
partners. In this scheme, at the end of the contract, each
kontrak, para mitra (pengemudi) diberikan opsi untuk
partner (driver) has an opportunity to purchase the taxi
membeli kendaraan taksi yang dikemudikannya dan
vehicle and convert it for personal use. This partnership
kemudian
scheme improves drivers’ motivation and builds sense of
mengkonversikannya
menjadi
kendaraan
pribadi. Pola ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi
belonging to Express Group.
dan rasa kepemilikan dari pengemudi.
Program kemitraan mulai diterapkan oleh Express
The partnership scheme has been implemented since
Group sejak tahun 2002 dan sudah membuahkan hasil
2002 with satisfactory results. This partnership program
yang menggembirakan. Program kemitraan dilakukan
is arranged in a legally binding cooperation program
melalui mekanisme yang diatur dalam program kerja
and guarantees the rights and obligations of Express
sama yang memiliki kekuatan hukum dan menjamin hak
Group and the partners (drivers). Under this business
serta kewajiban Express Group dan mitra (pengemudi).
model, the partner (driver) has a commitment to provide
Melalui skema kemitraan, mitra (pengemudi) diwajibkan
a security deposit at the beginning of contract. In
untuk memberikan komitmennya kepada Express Group
addition, each partner (driver) has an obligation to pay
dengan cara melakukan penyetoran jaminan pengemudi
a daily fixed tariff, while fuel and maintenance costs are
di awal masa kontrak. Di samping itu, mitra juga
borne by each partner (driver), thus there is cost saving
diwajibkan untuk melakukan pembayaran setoran harian
by Express Group. The partnership agreement between
kepada Express Group, sedangkan biaya pemeliharaan
Express Group and partner gives opportunity for drivers
unit kendaraan dan biaya bahan bakar ditanggung sendiri
to purchase the taxi vehicle and convert it for personal
oleh mitra (pengemudi) sehingga biaya yang ditanggung
use at the end of the contract thus gives motivation
Express Group menurun. Pengikatan kontrak kerja sama
and responsibility of each partner (driver), and creating
antara Express Group dengan mitra disertai dengan opsi
a mutual beneficial partnership for Express Group and
kepemilikan unit kendaraan pada akhir tahun kontrak
each partner (driver).
menimbulkan peningkatan motivasi bekerja dan rasa
tanggung jawab mitra (pengemudi) sehingga menciptakan
kondisi saling menguntungkan bagi Express Group dan
mitra (pengemudi).
Pada akhir tahun 2012, Express Group memiliki lebih dari
By the end of 2012, Express Group had more than 8,000
8.000 pengemudi utama dan lebih dari 10.000 pengemudi
primary drivers and more than 10,000 reserve drivers;
cadangan sehingga secara keseluruhan jumlah mitra
thus, the total number of primary and reserve drivers is
(pengemudi) dan pengemudi cadangan mencapai lebih
more than 18,000 drivers. Among the partners (drivers)
dari 18.000 orang. Dari seluruh mitra (pengemudi)
who have joined the partnership program, approximately
yang telah bergabung, kurang lebih sebanyak 1.486
1,486 partners (drivers) have completed all requirements
mitra (pengemudi) telah memenuhi seluruh kewajiban
in partnership program. Those eligible drivers are
program kerja sama. Mereka selanjutnya mendapatkan
provided the option to purchase taxi vehicle at the end of
opsi pembelian atas unit taksi pada akhir masa
the contract if they meet all requirements set forth in the
kontrak apabila mereka memenuhi seluruh persyaratan
partnership program. Approximately 40% of the partners
program kerja sama. Sekitar 40% dari mitra yang telah
(drivers) who have already completed the partnership
menyelesaikan program kerja sama, kembali mengikuti
program re-enrolled in a new partnership program.
program kemitraan dengan Express Group untuk opsi
kepemilikan unit taksi berikutnya.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Report to
Shareholders
Company Profile
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Karena konsep skema kemitraan yang diterapkan oleh
Due to the unique and exclusive concept of the partnership
Express Group unik dan eksklusif, maka di tahun 2012
scheme adopted by Express Group, in 2012 Express
Express Group mendaftarkan program kemitraan ini
Group registered the partnership program to Directorate
pada Direktorat Jenderal HAKI sebagai hak kekayaan
General of Intellectual Property Rights as Express Group’s
intelektual Express Group. Program kemitraan ini telah
intellectual property rights. This partnership program was
diangkat dalam laporan badan PBB untuk program
presented in UNDP report year 2008 “Creating Value for
pembangunan UNDP tahun 2008 yang bertajuk
“Creating Value for All: Strategies for Doing Business with
All: Strategies for Doing Business with the Poor”. UNDP
the Poor”. UNDP menilai program kemitraan Express
Group merupakan salah satu contoh program kegiatan
berbisnis yang berhasil membantu menurunkan tingkat
kemiskinan dan menjadi contoh bisnis dari Indonesia
yang terbukti efektif meningkatkan kesejahteraan para
mitra (pengemudi).
successful program to alleviate poverty and improve the
Pengelolaan Kinerja
Performance Management
Performance and Development Review (PDR) adalah
dokumen penilaian kinerja individu selama setahun melalui
proses Performance Planning Monitoring dan Overall
Performance Review. PDR merupakan program yang
dirancang untuk mengevaluasi kinerja karyawan dalam
satu periode tertentu. Hasil evaluasi dapat digunakan
untuk penilaian selama masa percobaan, promosi,
demosi, mutasi, penilaian tengah tahun, penilaian akhir
tahun dan sumber informasi bagi pengembangan kinerja
karyawan.
Performance
Ada tiga aspek yang dijadikan standar penilaian performa
There are three aspects as annual performance evaluation
kerja tahunan:
standards:
1. Objektivitas bisnis, yang berisikan target-target
1. Business
pencapaian performa kerja yang telah ditetapkan di
awal tahun;
recognized Express Group’s partnership program as one
drivers’ welfare.
and
Development
Review
(PDR)
is
a document for assessing an individual’s annual
performance through a Performance Planning Monitoring
and Overall Performance Review. PDR represents a
program designed to evaluate an employee’s performance
in a certain period. The evaluation results may be used
for an assessment process during probation, promotion,
demotion, rotation, mid-year assessment, year-end
assessment and as an information source for employees’
performance development.
objectivity,
consisting
of
targets
of
performance achievements which is specified at the
beginning of the year;
2. Kualitas kerja;
2. Work quality;
3. Penerapan nilai-nilai Perusahaan.
3. Implementation of the Company’s values.
Sebagai hasil evaluasi kinerja, pada tahun 2012 tercatat
As a result of such performance evaluation, 74 employees
sebanyak 74 karyawan mendapat promosi jabatan,
were promoted, 4 employees were demoted and 87
4 orang mendapat demosi dan 87 orang mendapat
employees were rotated in 2012.
mutasi.
Budaya Perusahaan
Corporate Culture
Budaya perusahaan adalah nilai-nilai yang menjadi
A corporate culture represents the values as guidelines
pedoman
menghadapi
for each employee to deal with internal and external
perusahaan.
issues of a company. Our corporate culture represents
Budaya Perusahaan merupakan gabungan dari nilai-nilai
the combination of Express Group’s values that have
Express Group yang telah dirumuskan menjadi prinsip-
been formulated into the principles of Care, Spirit,
prinsip: Peduli, Semangat, Komitmen, Kerja sama Tim
Commitment, Teamwork and Discipline.
setiap
permasalahan
karyawan
internal
dan
untuk
eksternal
dan Disiplin.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
85
86
Laporan kepada
Pemegang Saham
Profil Perusahaan
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
Masing-masing anggota organisasi harus memahami
Each member of the organization should comprehend
nilai-nilai yang ada dan bagaimana mereka harus
the values and know how he/she should act or behave in
bertindak atau berperilaku dalam dunia pekerjaan. Dalam
the work place. In 2012, Express Group held an induction
rangka sosialisasi budaya Perusahaan, pada tahun 2012
or an organizational introduction and its pertaining
diadakan induksi atau pengenalan Express Group berikut
regulations for 1,507 employees in order to socialize
aturannya bagi 1.507 karyawan.
corporate culture.
Kompensasi dan Benefit
Compensation and Benefits
Dalam menentukan besaran upah dan kompensasi
There is no differentiation for male or female employees
lainnya, Express Group tidak membedakan antara
in Express Group to determine remuneration or other
karyawan laki-laki dan perempuan. Namun besaran
compensations. However, the compensation received
pendapatan yang diterima dalam tingkatan yang sama
within the same level may differ due to different
bisa saja berbeda karena adanya perbedaan latar
educational background, years of service and availability
belakang belakang pendidikan, masa kerja dan ada
of allowances or other incentives received.
tidaknya tunjangan maupun insentif lain yang didapat.
Karyawan tetap menerima kompensasi dan tunjangan
Permanent
sebagai berikut:
benefits as follows:
1. Gaji pokok yang dibayarkan sesuai dengan ketentuan
1. Basic salary paid in accordance with the required
Upah Minimum Provinsi (UMP);
employees
receive
compensation
and
Provincial Minimum Wage (UMP);
2. Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek)
2. Jamsostek program which covers Life Insurance
yang meliputi Jaminan Kematian (JK), Jaminan
(JK), Work Accident Insurance (JKK) and Retirement
Kecelakaan kerja (JKK) dan Jaminan Hari Tua (JHT);
3. Tunjangan dan asuransi kesehatan yang diberikan
untuk karyawan beserta keluarganya;
Benefits (JHT);
3. Allowance and health insurance provided for
employees and their families;
4. Tunjangan Hari Raya keagamaan (THR), yang
4. Religious holiday allowances provided for each
diberikan kepada setiap karyawan sesuai dengan
employee
ketentuan pemerintah;
regulation;
5. Bonus tahunan berdasarkan prestasi kerja karyawan
dan
disesuaikan
dengan
kondisi
keuangan
Perusahaan.
in
accordance
with
government
5. Annual bonus based on employee achievements and
will be adjusted according to the Company’s financial
condition.
Di samping penyediaan fasilitas di atas, Express Group
Besides the facilities mentioned above, Express Group
secara terencana mengadakan evaluasi secara berkala
performs an evaluation by considering the inflation rate
dengan memperhatikan laju inflasi dan produktivitas.
and productivity.
Sedangkan bagi mitra (pengemudi taksi reguler), besaran
Whilst for the partners (regular taxi drivers), take home
penghasilan yang didapat tergantung pada pendapatan
pay would depend on the daily income after deduction of
setelah dikurangi setoran harian ke Express Group.
daily fixed tariff paid to Express Group.
Pengembangan Karir
Career Development
Setiap karyawan memiliki hak yang sama untuk
Each employee has the same right to develop his/
mengembangkan karirnya di Express Group sesuai
her career in Express Group. Nevertheless, career
dengan kompetensi dan potensinya. Express Group
development for any employee depends on the
melakukan pengelolaan karir melalui Talent Pool, yaitu
employee’s competence and ability. Express Group
suatu program yang berdasarkan aturan tertentu yang
manages career development through a Talent Pool, a
dapat menyaring dan mengelompokkan karyawan-
program assessment based on certain procedures to
karyawan yang memiliki potensi dan kompetensi sebagai
select and identify potential employees as potential future
calon pimpinan Perusahaan di masa yang akan datang.
leader in Express Group based on his/her competence
and ability.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Report to
Shareholders
Company Profile
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Pelatihan
Training
Pengembangan karyawan merupakan bagian yang
Employee development is an important indicator
sangat penting untuk pengembangan Express Group
for Express Group’s development to create work
agar tercipta efektivitas kerja guna mencapai visi Express
effectiveness in achieving the Express Group’s vision. A
Group. Memberikan pelatihan secara berkesinambungan
continuous training program is one of the keys to acquire
merupakan salah satu kunci untuk mendapatkan SDM
competent human resources in terms of knowledge,
yang kompeten berdasarkan pengetahuan, ketrampilan
skills and abilities. So that employees will have excellent
dan kemampuannya untuk dapat melaksanakan tugas
abilities to perform his/ her duties and tasks for maximum
dan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya
performance. Each employee and each partner (driver)
dengan lebih baik untuk mendorong pencapaian
has equal opportunities to participate in training.
kinerja yang maksimal. Setiap karyawan termasuk mitra
(pengemudi) mempunyai kesempatan yang setara dalam
mendapatkan pelatihan.
Berdasarkan sasarannya, pelatihan yang diberikan
Based on the purpose, training for employees and
kepada
partners (drivers) are divided into two categories:
karyawan
dan
mitra
(pengemudi)
dapat
dibedakan menjadi dua kategori, yaitu :
1. Technical Training, yaitu jenis pelatihan yang
1. Technical Training, a type of training given to the
diberikan kepada karyawan dan mitra (pengemudi)
employees and partners (drivers) to improve skill and
yang bertujuan untuk menambah keterampilan dan
competence relevant to their respective job, such
keahlian sesuai dengan jenis pekerjaan. Pelatihan
as mechanics training, communication, excellent
yang dilakukan seperti pelatihan mekanik, komunikasi,
service, safe driving training, and English courses.
pelayanan prima, pelatihan cara mengemudi yang
aman,
dan
pelatihan
pengetahuan
berbahasa
Inggris.
2. Non Technical Training, yaitu jenis pelatihan yang
diberikan kepada karyawan yang bertujuan untuk
2. Non Technical Training, a training given to employees
and partners (drivers) to build character.
membentuk perilaku.
Berdasarkan teknik pelaksanaannya, pelatihan yang
Based on the technical execution, training to employees
diberikan kepada karyawan dapat dibedakan dalam dua
are divided into two categories:
kategori sebagai berikut:
1. On The Job Training, yaitu suatu upaya untuk
1. On The Job Training, an effort to train employees
melatih karyawan di tempat kerja sesungguhnya.
in a real job environment. This category is done for
Yang termasuk on the job training adalah karyawan
interns and rotated employees.
magang dan karyawan yang dirotasi.
2. Off The Job Training, yaitu upaya untuk menambah
2. Off The Job Training, an effort for knowledge and skills’
pengetahuan dan keahlian yang dibutuhkan karyawan
improvement required by the employees separated
pada waktu yang terpisah dengan waktu kerja reguler.
from regular working hours. Included in this category
Yang termasuk off the job training adalah workshop
dan seminar. Pelaksanaan off the job training dapat
are workshops and seminars. Off-the-job training is
berupa program-program pelatihan internal (in-house)
or external training programs.
conducted in the form of in-house training programs
maupun program-program pelatihan eksternal.
Selama tahun 2012 sebanyak 669 karyawan mengikuti
During 2012, there were 699 employees who attended
pelatihan, meningkat 28% dari peserta pelatihan tahun
training, increasing by 28% compared to the 521
2011 yang berjumlah 521 karyawan.
employee participants in 2011.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
87
88
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
Profil SDM
Profile of Human Resources
Pada akhir tahun 2012, jumlah karyawan Express Group
At the end of 2012, the number of Express Group’s
tercatat sebanyak 1.507 orang, meningkat 26,1%
employees is 1,507 personnel, increasing by 26.1%
dibandingkan tahun 2011 yang berjumlah 1.195 orang.
compared to 1,195 personnel in 2011. The number of
Jumlah karyawan Express Group adalah jumlah karyawan
the Express Group’s employees represents the total
Perusahaan dan entitas anak yang dioperasikan secara
number of employees in the Company and subsidiaries.
penuh oleh Perusahaan. Profil SDM per 31 Desember
The profile of human resources as of 31 December
2012 dan perbandingannya dengan tahun 2011
2012 and its comparison with 2011 based on several
berdasarkan beberapa kategori adalah sebagai berikut:
categories is presented as follows:
Komposisi Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian
Workers Based on Employment Status
Status
Karyawan Tetap
Karyawan Kontrak
Total
2012
2011
692
557
Permanent Employee
Status
815
638
Contract Employee
1.507
1.195
Total
2011
Position
Komposisi Karyawan Berdasarkan Jabatan
Workers Based on Position
Jabatan
2012
Direksi
4
3
Board Of Directors
Eksekutif Senior
3
2
Senior Executive
Manajer Senior
8
7
Senior Manager
Manager
30
19
Staf
Manajer
1.462
1.164
Staff
Total
1.507
1.195
Total
Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenjang Pendidikan
Workers Based on Education
Jenjang Pendidikan
Magister Dan Doktor
Sarjana
Diploma
2012
2011
9
4
Master And Doctorate
Education
224
58
Bachelor
104
219
Diploma
SD/SMP/SLTA
1.170
914
Elementary/Jr. High School/
Sr. High School
Total
1.507
1.195
Total
Komposisi Karyawan Berdasarkan Usia
Workers Based on Age
Kelompok Usia
2012
2011
> 50 Tahun
50
53
> 50 Year
Age
41 - 50 Tahun
304
300
41 - 50 Year
31 - 40 Tahun
549
426
31 - 40 Year
21 - 30 Tahun
540
372
21 - 30 Year
64
44
< 21 Year
1.507
1.195
< 21 Tahun
Total
Total
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Report to
Shareholders
Company Profile
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Perencanaan Pengembangan Strategi dan
Kebijakan Sumber Daya Manusia 2013
Plan of Strategies and Policies
Development of Human Resources 2013
Pada
In 2013, the Express Group plans to develop, strengthen
untuk
tahun
2013,
Express
mengembangkan,
Group
berencana
memantapkan
dan
and implement 2012 HR programs, which focusing
mengimplementasikan program-program SDM yang
on programs which ensure the achievement of results
telah dijalankan di tahun 2012, dengan berfokus pada
through teamwork performance, efficiency, innovation,
program-program yang lebih mendukung pencapaian
hasil melalui kinerja teamwork, efisiensi, inovasi, adaptif
adaptive and value-added, include:
dan bernilai tambah, meliputi:
1. Menerapkan Balance Score Card dalam pelaksanaan
1. Implements Balance Score Card in the operations
kegiatan operasional setiap divisi sebagai tolak ukur
of each division as a benchmark for all activities
bagi seluruh aktivitas yang dilakukan oleh SDM
undertaken by the HR in the Express Group from
dalam Express Group dari level karyawan sampai
staff up to management level, in order to provide
dengan manajemen agar dapat selalu memberikan
layanan kepada customer dan pemegang saham
service to customers and shareholders by clinging
dengan berpegang teguh pada penerapan teamwork
innovation basis.
to the implementation of teamwork in efficiency and
berbasis efisiensi dan inovasi.
2. Senantiasa melakukan pemetaan terhadap talenta
2. Mapping special talents and skills from each
dan keunggulan khusus dari setiap karyawan dengan
employee by monitoring and assessing the related
melakukan pengawasan dan penilaian terhadap
employee, especially for managerial level.
karyawan terkait, khususnya untuk karyawan level
manajerial.
3. Melaksanakan pelatihan yang sesuai dengan keahlian
3. Conduct training in accordance with the employee’s
karyawan dengan mengacu pada hasil pengawasan
skills with reference to the monitoring and assessment
dan penilaian terhadap talenta dan keunggulan
results.
khusus dari karyawan yang telah dilakukan.
4. Senantiasa berupaya untuk melakukan peningkatan
4. Always improve the service quality provided by the
kualitas terhadap layanan yang diberikan oleh
drivers by continuously conducting training on how
pengemudi dengan terus melakukan pelatihanpelatihan yang berbasis pada cara melayani customer
to serve the customer with excellent quality service.
melalui pemberian layanan dengan kualitas prima.
5. Melakukan inovasi baru dengan rencana untuk
5. Implement new innovations with the Partnership
meluncurkan program Pelatihan Kemitraan, suatu
Training Program, a program designed for people
program yang diperuntukkan bagi masyarakat yang
who want to find a job and would like to join as
hendak menjadi mencari pekerjaan dan berminat
Express Group’s driver. This program is to support
untuk menjadi pengemudi Express Group. Program
the Government’s plan to create jobs and reduce the
ini merupakan salah satu program yang direncanakan
unemployment rate.
untuk dilakukan oleh Express Group untuk menunjang
rencana Pemerintah untuk membuka lapangan kerja
dan mengurangi tingkat pengangguran.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
89
90
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
TEKNOLOGI INFORMASI
Information Technology
Express Group meyakini bahwa penerapan sistem
Express Group believes that the implementation of
teknologi informasi (TI) yang optimal mampu mendukung
Information Technology (IT) will support Express Group’s
aktivitas operasional Express Group dalam menghasilkan
operational activities in creating excellent operational
kualitas kinerja prima. Untuk itu, Express Group
performance. Therefore, Express Group is committed to
berkomitmen melakukan penyempurnaan sistem teknologi
improve its information technology system from time to
informasi dari waktu ke waktu agar dapat menghadapi
time to deal with future challenges, and also to improve
tantangan di masa depan, serta meningkatkan layanan
its services to customers. The information technology
kepada konsumen. Sistem teknologi informasi di
system at Express Group consists of operational
Express Group meliputi sistem operasional Perusahaan
systems in managing various processes in our taxi pools
dalam mengelola berbagai proses di setiap pool taksi
such as daily tariff and maintenance reserve collection,
Express Group seperti pengumpulan setoran harian
registration and identification of drivers, tracking of taxi
dan cadangan biaya pemeliharaan, pendaftaran dan
vehicles and management of the call center.
identifikasi pengemudi, pelacakan pergerakan armada
taksi dan pengelolaan pusat panggilan (Call Center).
Departemen Teknologi Informasi bertanggung jawab
The Information Technology Department is responsible
atas kelancaran sistem kerja berbasis TI di lingkungan
for creating an efficient work flow throughout the Express
Express Group. Departemen TI juga berperan sebagai
Group working environment. The IT Department also
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Express Group meyakini bahwa penerapan
sistem teknologi informasi yang optimal akan
mendukung aktivitas operasional Express Group
dalam menghasilkan kualitas kinerja prima.
Express Group believes that the implementation
of Information Technology will support Express
Group’s operational activities in creating excellent
operational performance.
penyedia layanan pendukung dan help desk, perangkat
acts as a provider of support services and help desk
komputer, laptop dan perangkat kerja lainnya, jaringan
services, computer, laptop and other hardware devices,
data dan komunikasi internal, internet, backup data dan
data network and internal communication, internet, data
keamanan data termasuk email bagi semua karyawan
backup and data securities including email services for all
Express Group.
employees of Express Group.
Perusahaan telah membangun infrastruktur TI untuk
The Company has already developed an IT infrastructure
menghubungkan kantor pusat, pusat panggilan dan
to connect head office, call and dispatch center, and
pelacakan (call dan dispatch center), dan sebagian besar
most of our regular taxis and premium taxis (operated
taksi reguler Express Group dan taksi premium (yang
and owned by associated company) with the Digital
dimiliki dan dioperasikan perusahaan asosiasi) melalui
Dispatch System (DDS). The IT Infrastructure consists
peralatan Digital Dispatch System (DDS). Infrastruktur
TI meliputi jaringan utama (backbone), sistem dan
of the backbone, the system and the storage and data
penyimpanan serta pengamanan data. Perusahaan
to manage its financial reporting, payroll system and
juga memiliki sistem intranet untuk mengelola pelaporan
dissemination of internal information.
security. The Company also maintains an intranet system
keuangan, fasilitas penggajian dan penyebaran informasi
internal.
Express Group telah melengkapi sebagian besar taksinya
Express Group has already equipped most of its taxis
dengan sistem DDS yang beroperasi selama 24 jam
with a DDS system which operates for 24 hours and with
dan teknologi seluler terintegrasi untuk meningkatkan
integrated cellular technology to improve time delivery
waktu pengiriman taksi reguler kepada konsumen, serta
and excellent service to our customers.
memfasilitasi pelayanan yang memuaskan bagi para
konsumen.
Pengembangan SDM Teknologi Informasi
IT Human Resources Development
Optimalisasi penggunaan teknologi informasi di dalam
The optimization of information technology in the
aktivitas operasional Express Group harus didukung
Company’s operational activities must be supported by
oleh kompetensi manusia pengelolanya. Express Group
the competence of its human resources. Express Group
memberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan-
provides opportunities to participate in relevant training
pelatihan yang relevan dan aplikatif bagi SDM TI
for IT human resources to increase their knowledge. On
untuk meningkatkan pengetahuan. Di sisi lain, SDM TI
the other hand, IT human resources are responsible for
bertanggung jawab untuk meningkatkan pemahaman dan
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
91
92
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
keterampilan pengguna terhadap perangkat-perangkat
improving the understanding and skills of the users with
TI terbaru. Express Group memberikan pelatihan rutin
respect to the newer IT instruments. Express Group
untuk mitra (pengemudi) seperti cara pengoperasian
provides routine training for partners (drivers) such as
Digital Dispatch System (DDS) dan cara penggunaan
card reader untuk pembayaran menggunakan BCA
Flazz.
how to operate DDS and how to use card readers for the
Tata Kelola Teknologi Informasi
Corporate Governance
Technology
Sejalan dengan penerapan sistem manajemen mutu ISO
In line with the implementation of quality management
9001:2008 di Express Group, maka tata kelola teknologi
system ISO 9001:2008, the corporate governance of
informasi telah dibuat dalam prosedur baku. SOP dari
information technology has been prepared in a standard
Departemen Teknologi Informasi telah mengatur secara
procedure. SOP of Information Technology Department
rinci aktivitas kerja mencakup manajemen proyek,
permintaan internal atas layanan TI, hardware and
is already governed in details of work activities including
software maintenance serta dukungan ITMS (Integrated
Technology Management System).
hardware and software maintenance and ITMS (Integrated
Investasi Teknologi Informasi 2012
Information Technology Investment in 2012
Pada tahun 2012, Perusahaan melakukan investasi
In 2012, the Company invested in the digitized customer
teknologi informasi berupa proyek digitalisasi pelelangan
order selection project through DDS which has already
order pelanggan yang telah diterapkan di seluruh armada
taksi reguler Express Group untuk area Jadetabek.
Keuntungan dari penerapan teknologi ini adalah:
been installed in all of our regular taxi units in Jadetabek
payment by using BCA Flazz.
of
Information
project management, internal request of IT service,
Technology Management System) support.
area. The advantages of this technology are as follows:
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
a. Efisiensi Waktu Pelayanan
a. Service Time Efficiency
Efisiensi terlihat dari berkurangnya waktu untuk
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Improvement in Efficiency is reflected from the order
konfirmasi pesanan, peningkatan delivery time untuk
confirmation time to customers, taxi delivery time to
pengiriman taksi ke konsumen serta peningkatan
customers and findings of customers’ lost items in
jumlah informasi penemuan barang konsumen yang
taxis.
tertinggal di dalam taksi.
b. Penghematan Biaya
b. Cost saving
Dengan digantinya teknologi radio dengan DDS,
By replacing radio technology with DDS, there will
maka ada penghapusan biaya-biaya teknologi radio
be a cost reduction over radio technology expenses
seperti pengadaan dan perawatan menara radio,
such as the procurement and maintenance of tower
serta biaya perijinan penggunaan frekuensi radio.
radio, and expenses incurred for radio frequency
license.
c. Pemberian Nilai Tambah bagi Konsumen
• Adanya Payment Receipt (kuitansi pembayaran)
c. Added values for customers
• Payment Receipts provided by us will give
akan memberikan nilai tambah bagi konsumen
value added to customers so that they can
bila konsumen harus melakukan klaim biaya
reimburse their transportation expenses at their
transportasi kepada perusahaan tempat mereka
companies.
bekerja.
• Adanya
bagi
• We provide a cashless alternative payment
konsumen pengguna taksi reguler Express
solusi
pembayaran
alternatif
solution for our regular taxi customers by using
Group yang dapat melakukan pembayaran
BCA Flazz. Currently, 50% of our regular taxis in
menggunakan BCA Flazz. Saat ini, pemasangan
card reader untuk penggunaan BCA Flazz telah
mencakup 50% dari jumlah unit taksi reguler
Express Group di Jadetabek.
Jadetabek have been installed with BCA Flazz
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
card reader.
93
94
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
95
Laporan
Tata Kelola
Perusahaan
Good Corporate Governance
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
96
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
PENERAPAN TATA
KELOLA PERUSAHAAN
Good Corporate Governance Implementation
Komitmen Pelaksanaan GCG
COMMITMENT TO GCG IMPLEMENTATION
Dalam menjalankan Perusahaan, manajemen Express
In the conduct of its business, the management of
Group memahami bahwa setiap keputusan yang diambil
Express Group understands that any decision taken
harus berdasarkan pada nilai-nilai perusahaan (corporate
should be made based on the existing corporate values.
value) yang ada. Dengan berjalannya waktu, nilai-nilai
tersebut semakin tercermin dalam setiap aktivitas
operasional Express Group.
With the course of time, such values are increasingly
Seiring dengan perkembangan bisnis Express Group,
Along with the business development of Express Group,
perlu dibentuk suatu proses tata kelola yang terstruktur
the Company needs to establish a structured corporate
agar kegiatan operasional Express Group tetap sejalan
governance so that the operating activities of Express
dengan nilai-nilai perusahaan yang telah diterapkan
Group remain in line with the established corporate
dan tetap diimplementasikan secara konsisten di masa
values and implemented consistently in the future.
yang akan datang. Oleh karena itu, Express Group
Express Group keeps updating its corporate governance
membuat suatu pedoman tata kelola sebagai acuan
guidelines as a reference in performing business
reflected in each operational activity of Express Group.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Report to
Shareholders
Company Profile
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
dalam menjalankan aktivitas bisnis Express Group
activities in a professional, transparent and accountable
secara
bertanggung
manner. Guideline references for the BOC and BOD
jawab. Pedoman ini menjadi acuan bagi Dewan
profesional,
transparan
dan
in observing the rules and regulations include the
Komisaris dan Direksi dalam menjalankan kegiatan
Articles of Associations, corporate values and the GCG
usahanya agar senantiasa memperhatikan peraturan
principles − transparency, accountability, responsibility,
perundang-undangan, Anggaran Dasar dan nilai-nilai
independence and equality.
perusahaan serta prinsip-prinsip tata kelola yang baik
GCG yaitu transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab,
independensi dan kesetaraan.
Agar selaras dengan dinamika dan perkembangan
GCG implementation in Express Group is integrated with
bisnis yang terjadi, penerapan GCG di Express Group
compliance, risk management and internal control, in
diintegrasikan
kepatuhan,
line with current business dynamics and developments.
manajemen risiko dan pengendalian internal. Seluruh
dengan
pengelolaan
Express Group believes that fulfillment of GCG will
jajaran Express Group meyakini bahwa pemenuhan
support the goals of Express Group in achieving best
aspek-aspek GCG dapat mendukung tujuan Express
performance, generating profitability and creating added
Group baik dalam mencapai kinerja terbaik, profitabilitas
values for all stakeholders, and maintaining business
dan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,
sustainability in the long term.
serta keberlangsungan usaha jangka panjang.
Penerapan Prinsip GCG
IMPLEMENTATION OF GCG PRINCIPLES
Penerapan GCG di Express Group mengacu kepada
The implementation of GCG in Express Group refers to
Pedoman Umum Good Corporate Governance yang
the General Guidelines of Good Corporate Governance
dikeluarkan oleh Komite Nasional Kebijakan Governance
issued by National Committee of Governance (NCG) with
(KNKG) dengan berpedoman pada pemenuhan lima
GCG basic principles as follows:
prinsip dasar GCG sebagai berikut:
1. Transparansi
1. Transparency
Prinsip keterbukaan
merupakan
prinsip
untuk
Transparency represents the principle to maintain
menjaga objektivitas dalam kegiatan usaha Express
objectivity in each business activity. The Company
Group.
keterbukaan,
provides material, relevant, easily accessible and
Perusahaan memberikan informasi yang material,
easy-to-comprehend information for shareholders
relevan serta mudah diakses dan dimengerti oleh
and stakeholders. The transparency of information for
para pemegang saham dan pemangku kepentingan.
shareholders, stakeholders and the general public is
Keterbukaan informasi bagi pemegang saham,
made available by issuing regular and timely reports
pemangku
luas
such as Financial Statements, Annual Report and
dilakukan dengan menerbitkan laporan secara berkala
Report on the Actual Use of Proceeds from Public
dan tepat waktu seperti Laporan Keuangan, Laporan
Offering.
Sejalan
dengan
kepentingan
prinsip
dan
masyarakat
Tahunan serta Laporan Realisasi Penggunaan Dana.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
97
98
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
2. Akuntabilitas
2. Accountability
Prinsip akuntabilitas merupakan salah satu prinsip
Data Perusahaan
Accountability represents one of the principles to
untuk mencapai kinerja yang berkelanjutan. Prinsip
achieve sustainable performance. The accountability
akuntabilitas
menciptakan
principle is adopted to create effective control and
sistem pengendalian dan pengawasan yang efektif
monitoring system based on the distribution of
berdasarkan
pemegang
authorities among shareholders, Directors and
saham, Direksi dan Komisaris. Dengan menjalankan
Commissioners. By implementing the accountability
prinsip akuntabilitas, Express Group melakukan
principles, Express Group operates in a professional
kegiatannya secara profesional dan terukur sesuai
and
dengan peraturan yang berlaku. Prinsip akuntabilitas
regulations. The accountability principles are put into
diterapkan melalui pelaporan Direksi kepada Dewan
practice through the Director’s reporting process
Komisaris terkait rencana anggaran tahunan dan
to the BOC related to the annual budget plan and
evaluasi atas kinerja keuangan Perusahaan serta
evaluation of the Company’s financial performance
penyampaian laporan keuangan auditan pada
and submission of audited financial statements
RUPS Tahunan. Pelaksanaan prinsip akuntabilitas
to the Annual General Meeting of Shareholders.
secara transparan akan menumbuhkan kepercayaan
Implementation of the accountability principle in a
dari publik, pemegang saham dan pemangku
transparent manner will generate trust from the public,
kepentingan terhadap kinerja dan pelaksanaan
shareholders and stakeholders in the performance of
kegiatan operasional Express Group.
operational activities in Express Group.
digunakan
distribusi
untuk
kekuasaan
measured
3. Tanggung Jawab
3. Responsibility
Prinsip tanggung jawab diimplementasikan Express
manner
based
on
prevailing
The responsibility principle is implemented by
Group dengan mematuhi peraturan perundang-
complying with the rules and regulations and
undangan serta melaksanakan tanggung jawab
carrying out the Corporate Social Responsibility
sosial (Corporate Social Responsibility – CSR) yang
(CSR) activities, which cover the educational, social
mencakup aspek pendidikan, sosial dan lingkungan
and environmental aspects, to maintain long term
hidup, dimana semua itu dilakukan untuk menjaga
business sustainability.
kesinambungan usaha jangka panjang.
4. Independensi
Pengelolaan
kegiatan
dilaksanakan
secara
4. Independence
usaha
Express
independen,
Group
bebas
Business activities of Express Group are conducted
dari
in an independent manner, free from conflict of
benturan kepentingan dan tanpa pengaruh dari
interest and without any influence against any rules,
pihak manapun yang tidak sesuai dengan peraturan
regulations and corporate principles from other
perundang-undangan dan prinsip-prinsip korporasi
parties. Express Group prevents any domination and
yang sehat. Express Group menghindari terjadinya
intervention from any parties so that the decision
dominasi dan intervensi oleh pihak manapun agar
making process is objective for the interest of
pengambilan keputusan dilakukan secara objektif
Express Group. The implementation of this principle
semata-mata untuk kepentingan Express Group.
is also by independent opinion from the Board of
Penerapan prinsip ini diantaranya melalui pendapat
Commissioners (BOC) and Board of Directors (BOD)
independen yang diberikan oleh Dewan Komisaris
during each decision making process. The BOC also
dan Direksi dalam setiap pengambilan keputusan.
receives advice from an independent consultant (if
Di samping itu, Dewan Komisaris juga mendapatkan
necessary). Express Group also has 2 independent
saran dari konsultan independen (jika diperlukan).
Commissioners for the purpose of maintaining
Express Group juga memiliki 2 orang Komisaris
the independence of the BOC in monitoring the
Independen untuk menjaga independensi Dewan
Company.
Komisaris dalam pengawasan Perusahaan.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Report to
Shareholders
Company Profile
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
5. Kewajaran
5. Fairness
Express Group menerapkan perlakuan wajar dan
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Express Group implements the fairness principle
adil dalam memenuhi hak-hak para pemangku
for its stakeholders’ rights to comply with the
kepentingan
peraturan
rules, regulations and ethical business standards.
perundang-undangan serta standar etika yang
The relationship with employees is maintained by
berlaku dalam dunia usaha. Hubungan dengan
providing equal opportunities in their career path and
karyawan dijaga dengan memberikan kesempatan
in their performing duties in a professional manner
yang sama kepada karyawan dalam berkarir dan
without discrimination based on their ethnicity,
melaksanakan tugas secara profesional tanpa
religion or gender.
sepanjang
memenuhi
membedakan suku, agama, golongan, dan gender.
Struktur Tata Kelola Express
Group
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
STRUCTURE IN EXPRESS GROUP
Struktur tata kelola Express Group mengacu pada
The structure of corporate governance in Express
Undang-undang
tentang
Group refers to Law No. 40/2007 of Limited Liability
Perseroan Terbatas (UUPT), dimana organ Perusahaan
Companies, whereby the Company comprises three
terdiri dari tiga unsur, yaitu pemegang saham melalui
elements, which are shareholders through a General
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebagai
Meeting of Shareholders (GMS) as the highest forum
forum pengambilan keputusan tertinggi bagi pemegang
for shareholders, the Board of Commissioners to
saham, Dewan Komisaris sebagai pengawas jalannya
supervise the management of the Company, and the
pengelolaan Perusahaan, dan Direksi sebagai pengelola
Board of Directors to manage the Company. The
Perusahaan. Dewan Komisaris dan Direksi memiliki
Board of Commissioners and Directors have roles and
wewenang dan tanggung jawab yang jelas sesuai
responsibilities in accordance with their respective
fungsinya masing-masing sesuai Anggaran Dasar dan
functions in the Articles of Association and rules and
peraturan perundang-undangan.
regulations.
1. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
1. General Meeting of Shareholders (GMS)
Nomor
40
tahun
2007
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) adalah
The General Meeting of Shareholders (GMS) has
organ perusahaan yang mempunyai wewenang yang
authorities which are not given to the Boards of
tidak diberikan kepada Direksi atau Dewan Komisaris
Directors or Commissioners within a specified limit
dalam batas yang ditentukan dalam UUPT atau
in the Law No. 40/2007 or Articles of Association.
Anggaran Dasar. RUPS memiliki wewenang untuk
The GMS is authorized to appoint and terminate the
mengangkat dan memberhentikan anggota Dewan
members of Boards of Commissioners and Directors,
Komisaris dan Direksi, mengevaluasi kinerja Dewan
evaluate the performance of Boards of Commissioners
Komisaris dan Direksi, mengesahkan perubahan
and Directors, approve amendments of the Articles of
Anggaran Dasar, memberikan persetujuan atas
Association, provide approval for the Annual Report,
Laporan Tahunan, menetapkan alokasi penggunaan
determine the utilization of income, appoint the public
laba dan menunjuk akuntan publik serta menetapkan
accountant and determine the amount and type of
jumlah dan jenis remunerasi Dewan Komisaris dan
compensation for the Boards of Commissioners and
Direksi. Dalam forum RUPS, pemegang saham
Directors. In the GMS, the shareholders are entitled
berhak memperoleh keterangan yang berkaitan
by rights to obtain Company’s information from the
dengan Perusahaan dari Dewan Komisaris dan/atau
Boards of Commissioners and/or Directors provided
Direksi sepanjang berhubungan dengan agenda
that it is relevant to the meeting agenda and are not
rapat dan tidak bertentangan dengan kepentingan
against the interests of the Company.
Perusahaan.
RUPS terdiri dari RUPS Tahunan dan RUPS Luar
The GMS comprises an Annual General Meeting
RUPS
(AGM) and Extraordinary General Meeting (EGM).
Tahunan paling lambat bulan Juni setelah penutupan
The Company conducts the AGM in June at the
Biasa.
Perusahaan
menyelenggarakan
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
99
100
Laporan kepada
Pemegang Saham
Profil Perusahaan
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
tahun buku yang bersangkutan. RUPS Luar Biasa
latest after the closing of the respective fiscal year.
dapat diadakan setiap waktu berdasarkan kebutuhan
An EGM is conducted at any time based on business
atas permintaan pemegang saham atau Dewan
needs as requested by shareholders or the BOC. The
Komisaris. Ketentuan dan tata cara penyelenggaraan
process and procedures for a GMS are governed in
RUPS diatur di dalam Anggaran Dasar Perusahaan.
the Company’s Articles of Association.
Pada
tahun
2012,
para
pemegang
saham
Perusahaan mengeluarkan beberapa keputusan
In 2012, the Company’s shareholders issued
shareholder circulars as follows:
sirkuler pemegang saham sebagai berikut:
1) Tanggal 16 Juli 2012 mengenai perubahan
1) Circular of 16 July 2012 concerning the
Anggaran Dasar, penjualan saham kepada
amendment to Articles of Association, shares
masyarakat
Umum
offering to public through Initial Public Offering,
Perdana Saham, persetujuan pengalokasian
ESA (Employee Stock Allocation) dan ESOP
approval of ESA (Employee Stock Allocation) and
(Employee
approval of changes on the composition of BOD
melalui
Penawaran
ESOP (Employee Stock Option Program) and
Stock Option Program) serta
persetujuan perubahan susunan Direksi dan
Dewan Komisaris. Keputusan ini telah dibuatkan
akta nomor 24 yang dibuat di hadapan Fathiah
Helmi, SH, Notaris di Jakarta.
2) Tanggal
21 September 2012 mengenai
pengangkatan
Direktur
Tidak
Terafiliasi.
Keputusan ini telah dibuatkan akta nomor 32
tanggal 24 September 2012 yang dibuat di
hadapan Fathiah Helmi, SH, Notaris di Jakarta.
3) Tanggal 23 Oktober 2012 mengenai persetujuan
penunjukan akuntan publik Osman Bing Satrio
& Eny untuk melakukan audit laporan keuangan
tahun buku 2012.
and BOC. Such decisions have been notarized
under Deed No. 24 of Fathiah Helmi, SH, a notary
in Jakarta.
2) Circular of 21 September 2012 concerning the
appointment of a Non-Affiliated Director. The
decision has been notarized under Deed No. 32
dated 24 September 2012 of Fathiah Helmi, a
notary in Jakarta.
3) Circular
of
23
October
2012
concerning
the approval for the appointment of Public
Accountant Osman Bing Satrio & Eny to audit
the Company’s financial statements for the year
ended 31 December 2012.
2. Dewan Komisaris
2. Board of Commissioners
Dewan Komisaris diangkat dan diberhentikan oleh
The Board of Commissioners is appointed and
pemegang saham melalui RUPS dengan periode
terminated by shareholders through a GMS for a five
jabatan masing-masing selama lima tahun. Seluruh
year term of service for each member. All members
anggota
dengan
of the Board of Commissioners are appointed by
mempertimbangkan aspek integritas, kompetensi
considering the mandatory aspects of integrity,
dan reputasi yang memadai sesuai dengan kebutuhan
competence and reputation in conjunction with the
bisnis Express Group. Anggota Dewan Komisaris
business needs of Express Group. Members of
tidak mengambil dan/atau menerima keuntungan
the Board of Commissioners shall not take and/or
pribadi dari Perusahaan selain remunerasi dan
receive personal gains from the Company other than
fasilitas lainnya yang ditetapkan RUPS.
the remuneration and other facilities set by GMS.
Dewan
Komisaris
diangkat
Pemberhentian Dewan Komisaris dapat dilakukan
The Board of Commissioners may be terminated
apabila masa jabatannya berakhir, mengundurkan
upon the completion of their service period, their
diri, meninggal dunia atau diberhentikan oleh
resignation, their death or termination based on
keputusan RUPS dengan alasan antara lain tidak
GMS resolutions under reasons of their incapability
dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, tidak
to perform their duties, violating the prevailing
memenuhi atau melanggar ketentuan peraturan
regulations or Articles of Association and/or being
perundang-undangan yang berlaku atau Anggaran
involved and found guilty in any litigation case.
Dasar dan/atau dinyatakan bersalah berdasarkan
putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan
hukum tetap.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Report to
Shareholders
Company Profile
Dalam
menjalankan
Management
Discussion & Analysis
tugas,
Dewan
Komisaris
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
In performing their roles and responsibilities, the Board
mempunyai wewenang dan tanggung jawab yang
of Commissioners maintains clear authorities and
jelas sesuai dengan fungsinya masing-masing,
responsibilities in accordance with their respective
sebagaimana diamanatkan dalam Anggaran Dasar
functions, as mandated in the Company’s Articles of
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Association and the prevailing rules and regulations.
Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris
Dewan Komisaris melaksanakan tugas dan tanggung
Roles and Responsibilities of the Board of
Commissioners
The BOC performs their roles and responsibilities
jawabnya secara independen untuk memastikan
independently, in ensuring the implementation of
terselenggaranya
GCG including supervising management in managing
pelaksanaan
prinsip-prinsip
tata kelola yang baik termasuk mengawasi upaya
business risks and internal control.
manajemen dalam mengelola risiko usaha dan
pengendalian internal.
Dewan
Komisaris
bertanggung
jawab
untuk
The BOC is responsible in ensuring the capability of
memastikan agar Direksi dalam kondisi apapun
Directors in performing their duties in all circumstances.
mampu menjalankan tugasnya. Dewan Komisaris
The BOC monitors the BOD in performing its roles
melakukan
pelaksanaan
and responsibilities, provides advice and directs the
tugas dan tanggung jawab Direksi, memberikan
decision making process made by Directors to align
nasihat dan mengarahkan proses pengambilan
with the directions given by shareholders.
pengawasan
terhadap
keputusan yang dilakukan oleh Direksi agar selalu
sesuai dengan arahan pemegang saham.
Terkait dengan kebijakan strategis Express Group,
With respect to the strategic policies of Express
Dewan Komisaris memberi pendapat, rekomendasi
dan persetujuan atas usulan Business Plan (Rencana
Group, the BOC provides opinion, recommendation
Kerja Perusahaan) tahunan dan jangka panjang yang
term Business Plan, also monitoring and evaluating
diajukan Direksi serta memantau dan mengevaluasi
the effectiveness of the implementation of the
efektivitas
Company’s strategic policies.
pelaksanaan
kebijakan
and approval for the Company’s annual and long
strategis
Perusahaan.
Dalam melaksanakan tugas, Dewan Komisaris
bertanggung
jawab
pertanggungjawaban
kepada
Dewan
In performing its duties, the BOC is responsible to
RUPS.
Bentuk
the GMS. The responsibilities are reflected in the
Komisaris
kepada
following tasks:
RUPS tercermin dari pelaksanaan tugas-tugas
sebagai berikut:
• Meneliti
memberikan
• Analyzing, reviewing, providing responses to the
tanggapan atas laporan berkala dan Laporan
dan
menelaah
periodic reports and Annual Report prepared by
Tahunan
Directors and signing the Annual Report;
yang
serta
disiapkan
Direksi
serta
menandatangani Laporan Tahunan;
• Memberikan pendapat dan saran kepada RUPS
• Providing opinion and advice to the GMS
mengenai setiap masalah yang dianggap penting
concerning all significant issues;
bagi kepengurusan Perusahaan;
• Melaporkan kepada RUPS mengenai kinerja
• Reporting the Company’s performance to GMS;
Perusahaan;
• Membuat
dan
pertanggungjawaban
menyampaikan
pengawasan
laporan
• Preparing and submitting the accountability
atas
monitoring report of the BOD;
pengelolaan Perusahaan yang dilakukan oleh
Direksi;
• Mengusulkan kepada RUPS penunjukan akuntan
• Proposing to the GMS the appointment of the
publik yang akan melakukan pemeriksaan atas
public accountant that will perform the audit of
laporan keuangan Perusahaan.
the Company’s financial statements.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
101
102
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
Wewenang Dewan Komisaris
BOC Authorities
Dalam melaksanakan tugasnya Dewan Komisaris
In performing its duties, the BOC is authorized to:
berwenang untuk:
• Memasuki bangunan dan halaman atau tempat
• Enter the building, yard or another place being
lain yang dipergunakan atau yang dikuasai oleh
utilized or owned by the Company;
Perusahaan;
• Memeriksa semua laporan keuangan, uang kas,
• Examine all financial statements, cash, documents
surat dan alat bukti lainnya;
and other evidence;
• Mengetahui segala tindakan yang telah dijalankan
• Acknowledge all actions taken by BOD with
oleh Direksi dan setiap anggota Direksi wajib
each member of the BOD required to provide the
untuk memberikan informasi yang dibutuhkan
information being requested by the BOC;
oleh Dewan Komisaris;
• Memberhentikan untuk sementara waktu seorang
• Terminate temporarily one or more member(s)
atau lebih anggota Direksi dari jabatannya
of the BOD from his/her/their positions by
(jabatan
menyebutkan
disclosing the reasons for which if such member
alasannya apabila anggota Direksi tersebut
is acting against the Articles of Association and/
bertindak bertentangan dengan Anggaran Dasar
or prevailing rules and regulations. the BOC
dan/atau peraturan perundang-undangan yang
may grant temporary authorities to one or more
berlaku. Dewan Komisaris dapat memberikan
member(s) of the BOC if all BOD members are
kekuasaan sementara kepada seorang atau lebih
temporarily terminated or if under any reason the
di antara anggota Dewan Komisaris bila seluruh
Company has no BOD members at all;
mereka)
dengan
anggota Direksi diberhentikan sementara atau
apabila karena sebab apapun Perusahaan tidak
mempunyai seorang pun anggota Direksi;
• Membentuk Komite Audit, dan komite lainnya
• Establish an Audit Committee, and another
jika dianggap perlu dengan memperhatikan
committee if deemed necessary by considering
kemampuan Perusahaan.
the Company’s ability.
Komisaris Independen
Independent Commissioners
Keputusan Direksi PT Bursa Efek Jakarta Nomor
The Decision of the Board of Directors of Jakarta
KEP-305/BEJ/07-2004 tanggal 19 Juli 2004 tentang
Stock Exchange Inc. No. KEP-305/BEJ/07-2004
Peraturan Nomor I-A Tentang Pencatatan Saham
dated 19 July 2004 of Regulation No. I-A concerning
dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang
the Listing of Shares (Stock) and Equity-Type
Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat, mensyaratkan
Securities other than Stock Issued by the Listed
bahwa setelah saham Perusahaan tercatat di bursa,
Company requires that after the Company’s shares
Perusahaan harus memiliki Komisaris Independen
are listed in the stock exchange, the Company should
yang jumlahnya sekurang-kurangnya 30% dari
have Independent Commissioners at least at 30% of
jajaran anggota Dewan Komisaris.
the composition of the BOC.
Menurut Lampiran Keputusan Ketua Badan Pengawas
In accordance with the Attachment to Decision of
Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam dan
Chairman of Capital Market Supervisory Agency
LK) Nomor KEP-643/BL/2012 tanggal 7 Desember
and Financial Institution (BAPEPAM and LK) No.
2012, Peraturan Nomor IX.I.5: Pembentukan dan
KEP-643/BL/2012 dated 7 December 2012, Rule
Pedoman Kerja Komite Audit, Komisaris Independen
No. IX.I.5: Guidelines on Establishment and Working
adalah anggota Dewan Komisaris yang berasal dari
Implementation of Audit Committee, an Independent
luar emiten atau perusahaan publik dan memenuhi
Commissioner shall be a member of BOC who comes
persyaratan sebagai berikut:
from outside of the issuer or the listed company and
1) Bukan merupakan orang yang bekerja atau
meets the following requirements:
mempunyai wewenang dan tanggung jawab
1) Must not be a person who is employed by or
untuk merencanakan, memimpin, mengendalikan,
has the authority and responsibility to plan, lead,
atau mengawasi kegiatan emiten atau perusahaan
control or supervise the activities of the listed
publik tersebut dalam waktu 6 (enam) bulan
company within the past 6 (six) months;
terakhir;
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
2) Tidak mempunyai saham baik langsung maupun
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
2) May not own any shares of the listed company
tidak langsung pada emiten atau perusahaan
directly or indirectly;
publik tersebut;
3) Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan
3) May not have an affiliated relationship with the
emiten, anggota Dewan Komisaris, anggota
listed company, or with any commissioner,
Direksi, atau pemegang saham utama emiten
director, controlling shareholder, or principal
atau perusahaan publik tersebut; dan
shareholder of the listed company; and
4) Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung
4) Has no business relationship which is directly or
maupun tidak langsung yang berkaitan dengan
indirectly related to the listed company’s business
kegiatan usaha emiten atau perusahaan publik
activity.
tersebut.
Untuk memenuhi ketentuan pengelola bursa efek dan
To meet such requirements mentioned above, based
otoritas pasar modal tersebut di atas, berdasarkan
on the Resolution of Shareholders No. 24 dated 16
Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham
July 2012, the Company appointed S.Y. Wenas and
Nomor 24, tanggal 16 Juli 2012, Perusahaan telah
Paul Capelle as the Independent Commissioners of
mengangkat S. Y. Wenas dan Paul Capelle sebagai
PT Express Transindo Utama Tbk.
Komisaris Independen PT Express Transindo Utama
Tbk.
Komposisi Keanggotaan
BOC Composition
Dengan adanya penambahan Komisaris Independen
With the addition of Independent Commissioners on
pada tanggal 16 Juli 2012, maka sampai dengan 31
16 July 2012, as of 31 December 2012, the Board of
Desember 2012 Dewan Komisaris Express Group
Commissioners of Express Group is made up of five
terdiri dari lima orang anggota yang terdiri dari satu
members comprising one President Commissioner,
orang Komisaris Utama, dua orang Komisaris dan
two
dua orang Komisaris Independen dengan komposisi
Commissioners with the composition as follows:
Commissioners
and
two
Independent
sebagai berikut:
Jabatan
Nama | Name
Komisaris Utama
Stephen K. Sulistyo
Komisaris
Tan Tjoe Liang
Komisaris
Darjoto Setyawan
Position
President Commissioner
Commissioner
Commissioner
Komisaris Independen
S. Y. Wenas
Independent Commissioner
Komisaris Independen
Paul Capelle
Independent Commissioner
Rapat Dewan Komisaris
BOC Meetings
Dewan Komisaris mengadakan rapat secara berkala
BOC meetings are held on a periodic basis or
atau sesuai kebutuhan. Dewan Komisaris juga
as needed. Coordination meetings are also held
mengadakan rapat koordinasi dengan Direksi untuk
between the BOC and BOD periodically to discuss
membahas kinerja Perusahaan secara rutin atau
the Company’s performance. The BOC also holds
rapat khusus bila diperlukan.
other special meetings as deemed necessary.
Keputusan
rapat
Dewan
Komisaris
diambil
A resolution of a Board of Commissioners meeting
berdasarkan musyawarah mufakat. Dalam hal
is based on mutual consensus. In the event that
keputusan musyawarah mufakat tidak tercapai,
no mutual consensus is made, then the decision is
maka keputusan diambil berdasarkan pemungutan
based on voting. A BOC decision shall be considered
suara terbanyak. Keputusan rapat Dewan Komisaris
valid and binding provided that more than ½ (half) of
dianggap sah dan mengikat apabila lebih dari ½ (satu
its total members are present or represented in the
per dua) bagian dari jumlah anggotanya hadir atau
meeting.
diwakili dalam rapat.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
103
104
Laporan kepada
Pemegang Saham
Profil Perusahaan
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Selama tahun 2012, Dewan Komisaris mengadakan
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
During 2012, the BOC held periodic meetings
rapat secara periodik dengan tingkat kehadiran
with 100% BOC member attendance (excluding
masing-masing anggota komisaris 100% (tidak
Independent Commissioners). Such meetings were
termasuk Komisaris Independen). Rapat tersebut
also attended by Directors and senior management
juga dihadiri oleh Direksi dan manajemen senior
of the Company in accordance with the agenda
Perusahaan sesuai dengan agenda yang dibahas
being discussed in each meeting.
dalam masing-masing rapat tersebut.
Komite-Komite Dewan Komisaris
Untuk
meningkatkan
tugasnya,
Dewan
efektivitas
Komisaris
pelaksanaan
dapat
Committees under BOC
To improve the effectiveness of the conduct of its
dilengkapi
duties, the BOC is equipped with committees under
oleh komite-komite di bawah Dewan Komisaris.
the supervision of the BOC. The Company is making
Perusahaan tengah melakukan persiapan untuk
preparation to establish an Audit Committee to
membentuk Komite Audit sebagai organ pendukung
support and assist the BOC to perform the monitoring
kinerja Dewan Komisaris yang akan membantu
of financial policies, the Company’s compliance with
Dewan Komisaris melakukan pengawasan kebijakan
regulations, implementation of risk management and
keuangan, kepatuhan Perusahaan terhadap regulasi,
internal control and perform audit works including
implementasi manajemen risiko dan pengendalian
those conducted by the external auditors. With
internal, serta perencanaan dan pelaksanaan audit
the appointment of Independent Commissioners
termasuk oleh auditor eksternal. Dengan telah
to the BOC, the Company expects that in 2013
ditunjuknya Komisaris Independen dalam jajaran
the Company’s Audit Committee will have been
Dewan Komisaris, diharapkan pada tahun 2013
established and be performing its duties.
Komite Audit Perusahaan telah terbentuk dan
menjalankan fungsinya.
3. Direksi
3. Board of Directors (BOD)
Direksi diangkat dan diberhentikan melalui forum
The BOD is appointed and terminated in the
RUPS. Pemberhentian Direksi dapat dilakukan
GMS. BOD members may be terminated upon the
jika masa jabatannya berakhir, mengundurkan diri,
completion of their service period, their resignation,
meninggal dunia serta apabila diberhentikan oleh
their death or the termination based on GMS
keputusan RUPS dengan alasan-alasan seperti
resolutions under the reasons of their incapability
tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik,
of performing their duties, violating the prevailing
melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan
regulations or Articles of Association and/or being
yang berlaku atau Anggaran Dasar dan dinyatakan
involved and found guilty in any litigation case.
bersalah berdasarkan putusan pengadilan yang telah
mempunyai kekuatan hukum tetap.
Direksi
melaksanakan
tugas
dan
tanggung
The BOD performs its roles and responsibilities
jawabnya secara independen. Dalam melaksanakan
in an independent manner. In performing their
tugas, Direksi bertanggung jawab kepada RUPS.
duties, Directors are responsible to the GMS. The
Pertanggungjawaban
RUPS
responsibility of Directors to the GMS is accountability
merupakan perwujudan akuntabilitas pengawasan
over the Company’s management within the
atas
framework of GCG principles.
pengelolaan
Direksi
kepada
Perusahaan
dalam
rangka
Tanggung
Jawab
pelaksanaan prinsip-prinsip GCG.
Tugas,
Wewenang
dan
Direksi
Tugas
Roles, Authorities and Responsibilities of BOD
utama
Direksi
melaksanakan
The main duties of the Board of Directors are
pengurusan Perusahaan sesuai kepentingan dan
managing the Company in accordance with the
tujuan Perusahaan dan bertindak selaku pimpinan
Company’s goals and functioning as the leaders.
dalam
The BOD represents the Company either inside
pengurusan
adalah
tersebut.
Direksi
mewakili
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Report to
Shareholders
Company Profile
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
perusahaan baik di dalam maupun di luar pengadilan
or outside the court and performs all actions and
serta melakukan segala tindakan dan perbuatan
dealings both in the management process and in the
baik mengenai pengurusan maupun mengenai
ownership of the Company’s assets including binding
kepemilikan
the Company with other parties, with the limitations
kekayaan
Perusahaan
termasuk
mengikat Perusahaan dengan pihak lain, dengan
as stated in the Articles of Association.
pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam
Anggaran Dasar.
Dalam
melaksanakan
tugas
utama
tersebut,
Direksi secara bersama-sama melalui Rapat Direksi
In performing its duties, the Directors in BOD
meetings are collectively authorized to:
berwenang untuk:
1. Menetapkan visi, misi dan strategi Perusahaan.
1. Establish the Company’s vision, mission and
2. Menetapkan
strategi
2. Determine the Company’s basic policies for
Perusahaan, keuangan, organisasi dan SDM
corporate strategies, finance, organization and
serta sistem teknologi informasi dan komunikasi
human resources and information technology
strategies.
kebijakan
dasar
Perusahaan.
system and communication.
3. Mengajukan usulan pengelolaan Perusahaan
3. Propose the Company’s management process
yang memerlukan persetujuan Dewan Komisaris
which requires the approval of the BOC and/
dan/atau
tertulis
or requires written response from the BOC and
Dewan Komisaris dan persetujuan RUPS serta
GMS approval and perform those in accordance
melaksanakannya sesuai ketentuan yang diatur
with the requirements stipulated in the Articles of
dalam Anggaran Dasar, persetujuan Dewan
Association, BOC approval and GMS resolution.
memerlukan
tanggapan
Komisaris serta keputusan RUPS.
4. Mengupayakan tercapainya target Perusahaan
4. Exert efforts to achieve the Company’s targets in
dalam aspek keuangan, aspek operasional
financial, operational and administrative aspects
dan aspek administrasi yang telah disetujui dan
approved and resolved in the GMS.
ditetapkan dalam RUPS.
5. Menetapkan sasaran kinerja serta evaluasi kinerja
Perusahaan
melalui
mekanisme
5. Set the performance targets and performance
organisasi
evaluation of the Company through organizational
termasuk rencana strategis Perusahaan dan
mechanisms including the Company’s strategic
kebijakan dividen.
6. Menetapkan
plans and dividend policy.
persetujuan
investasi,
6. Approve, monitor and make corrections over the
memantau dan melakukan koreksi terhadap
process of investment decisions.
pelaksanaannya.
7. Menetapkan kebijakan keuangan yang secara
7. Establish financial policies which need periodic
periodik perlu ditinjau oleh Direksi.
reviews by Directors.
8. Menetapkan struktur organisasi dan penetapan
8. Establish an organizational structure and appoint
pejabat Perusahaan sampai jenjang tertentu.
the Company’s officials up to certain levels.
Tanggung jawab Direksi diantaranya adalah:
The responsibilities of BOD are as follows:
1. Menjalankan operasional Perusahaan secara
1. Performing the operations of the Company in a
hati-hati, sesuai dengan peraturan yang berlaku
prudent manner, in accordance with the prevailing
dan sejalan dengan tujuan Perusahaan. Direksi,
regulations and in line with the Company’s goals.
baik secara perorangan maupun kolektif, harus
Directors, either individually or collectively, should
bertindak tepat dan mempertimbangkan seluruh
take accurate actions and consider all aspects in
aspek dalam menjalankan tugas mereka serta
performing their duties and avoid all conflict of
menghindari keadaan yang dapat menimbulkan
interest situations.
benturan kepentingan.
2. Menciptakan
internal,
2. Creating the internal control and risk management
manajemen risiko, menjamin terselenggaranya
sistem
pengendalian
systems, ensuring the implementation of the
fungsi audit internal Perusahaan dalam setiap
Company’s internal audit function in each
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
105
106
Laporan kepada
Pemegang Saham
Profil Perusahaan
tingkatan
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
manajemen
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
menindaklanjuti
management level and following up internal
temuan audit internal sesuai dengan kebijakan
audit findings in accordance with the policies or
atau
directions given by the BOC.
pengarahan
serta
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
yang
diberikan
Dewan
Komisaris.
3. Memastikan agar seluruh komponen Perusahaan
3. Ensuring that all components of the Company
senantiasa bekerja dalam koridor nilai-nilai
at all times operate within the Company’s values
Perusahaan secara konsisten, dan memastikan
in a consistent manner, and ensuring that all of
seluruh aktivitas operasional Perusahaan telah
the Company’s operational activities have been
dilakukan secara efisien dan efektif serta sesuai
performed efficiently and effectively in accordance
prinsip-prinsip tata kelola yang baik.
with good corporate governance principles.
4. Menjalankan kewajiban lainnya yang diatur dalam
4. Performing other obligations as governed in the
Anggaran Dasar dan/atau peraturan perundang-
Articles of Association and/or prevailing rules and
undangan yang berlaku serta keputusan RUPS.
regulations and GMS resolutions.
Direktur Tidak Terafiliasi
Fungsi
dari
menciptakan
Direktur
dan
Tidak
Terafiliasi
meningkatkan
adalah
Non-Affiliated Directors
The function of a non-affiliated director is to create
independensi
and
improve
independence
in
managing
the
dalam pengelolaan Perusahaan yang merupakan
Company, representing a key role in implementing
peran kunci dalam penerapan tata kelola yang baik
good corporate governance for the interests of
untuk kepentingan pemegang saham minoritas dan
minority shareholders and other stakeholders.
pemangku kepentingan lainnya. Secara khusus,
The Non-Affiliated Director should ensure that the
Direktur Tidak Terafiliasi harus memastikan bahwa
Company has an adequate internal control system
Perusahaan memiliki sistem pengendalian internal dan
and audit function, meets the prevailing law, rules and
fungsi audit yang memadai, memastikan Perusahaan
regulations and ensures that the Company is being
mematuhi
managed in a professional and effective manner.
hukum,
perundang-undangan,
dan
peraturan yang berlaku dalam menjalankan kegiatan
usahanya, serta memastikan Perusahaan dikelola
secara profesional dan efektif.
Sekurang-kurangnya satu orang anggota Direksi
adalah Direktur Tidak Terafiliasi, yang memenuhi
At least one of the members of BOD is a NonAffiliated Director who meets the following criteria:
kriteria sebagai berikut:
a. Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan
pemegang
saham
pengendali
a. May not have an affiliated relationship with the
sekurang-
Company’s controlling shareholders for at least
kurangnya selama 6 bulan sebelum penunjukan
six months before his appointment as a Non-
sebagai Direktur Tidak Terafiliasi.
Affiliated Director.
b. Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan
b. May not have an affiliated relationship with
Komisaris atau Direksi lainnya.
Commissioners or other Directors.
c. Tidak bekerja rangkap sebagai Direksi di
c. May not act as a director of another company.
perusahaan lain.
d. Tidak bekerja pada lembaga atau profesi
d. May not be an insider at a capital markets
penunjang pasar modal yang jasanya digunakan
supporting professional or institution whose
oleh perusahaan tercatat selama 6 (enam) bulan
service was used by the listed company for six
sebelum penunjukan sebagai Direktur Tidak
months before his/her appointment as a Non-
Terafiliasi.
Affiliated Director of the listed company.
Perusahaan telah memiliki Direktur Tidak Terafiliasi
The Company has a Non-Affiliated Director appointed
yang diangkat oleh pemegang saham berdasarkan
by shareholders based on Shareholder Circular dated
Pernyataan Keputusan Sirkuler Pemegang Saham
21 September 2012 notarized by notarial deed No.
tanggal 21 September 2012 yang telah dibuatkan
32 dated 24 September 2012 of Fathiah Helmi, SH,
akta notaris No. 32 tanggal 24 September 2012
notary in Jakarta.
dihadapan Fathiah Helmi, SH, Notaris di Jakarta.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Report to
Shareholders
Company Profile
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Komposisi Direksi
Composition of BOD
Sampai dengan 31 Desember 2012, Direksi PT
As of 31 December 2012, the BOD of PT Express
Express Transindo Utama Tbk terdiri dari empat
Transindo Utama tbk comprises four members who
orang yaitu:
are:
Jabatan
Nama | Name
Position
Direktur Utama
Daniel Podiman
President Director
Direktur
Herwan Gozali
Director
Direktur
David Santoso
Director
Direktur Tidak Terafiliasi
Shafruhan Sinungan
Non-Affiliated Director
Pembagian Tugas Direksi
Segregation of Duties in BOD
Direksi bertugas secara bersama-sama, namun agar
The BOD performs its tasks collectively; however, the
lebih efisien dan efektif dalam melaksanakan tugas,
Company segregates their duties so that it is more
dilakukan pembagian tugas di antara anggota Direksi
efficient and effective in accordance with their areas
sesuai bidang dan kompetensinya. Pembagian
of assignment and competence. Such segregation
tugas di antara anggota Direksi tidak menghilangkan
of duties among the Directors shall not eliminate the
tanggung jawab Direksi secara bersama-sama dalam
collective responsibility of Directors. Each member of
kepengurusan Perusahaan. Setiap anggota Direksi
the BOD may respectively perform his/her own duties
dapat melaksanakan tugasnya dan mengambil
and make his/her own decisions at an individual level;
keputusan
keputusan
however, decisions of the BOD represent collective
Direksi merupakan tanggung jawab bersama. Tugas
masing-masing,
namun
responsibility. The duty of the President Director is to
Direktur Utama adalah mengkoordinasikan kegiatan
coordinate the activities of Directors.
Direksi dalam mengelola Perusahaan.
Tugas masing-masing anggota Direksi Perusahaan
adalah sebagai berikut:
follows:
1. Presiden Direktur
Bertanggung
The roles of each member of the BOD are as
1. President Director
terhadap
seluruh
kegiatan
Perusahaan dan membawahi Kepala Bagian
SDM dan Corporate Affair.
Responsible for all of the Company’s activities
and supervises the HR Department Head and
Corporate Affairs.
2. Direktur Operasional
2. Operational Director
Bertanggung jawab terhadap seluruh kegiatan
activities and supervises Operational Department
Bagian Operasional.
Heads.
3. Direktur Keuangan
Responsible for all of the Company’s operating
operasional Perusahaan dan membawahi Kepala
3. Finance Director
Bertanggung jawab terhadap seluruh aspek
keuangan
dan
Responsible for all financial and accounting
aspects and supervises the Department Head of
membawahi Kepala Bagian Akuntansi dan
Accounting and Finance and Senior Manager of
Keuangan
Information Technology.
Senior
Perusahaan
dan
dan
akuntansi
Manager
Teknologi
Informasi.
Rapat Direksi
BOD Meetings
Rapat Direksi adalah rapat yang dilaksanakan oleh
A BOD meeting is held by Directors for the purpose
Direksi dalam rangka pelaksanaan pengelolaan
of managing the Company. Meetings may be held as
Perusahaan. Direksi mengadakan rapat apabila
deemed necessary by one or more member(s) of the
dianggap perlu oleh salah seorang atau lebih
BOD or upon a written request made by one or more
anggota Direksi atau atas permintaan tertulis dari
member(s) of BOC or by shareholder(s) representing
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
107
108
Laporan kepada
Pemegang Saham
Profil Perusahaan
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
seseorang atau lebih anggota Dewan Komisaris
at least 1/10 (one tenth) of total shares with voting
atau atas permintaan tertulis dari satu atau beberapa
rights, by disclosing the matters to be discussed.
pemegang saham yang mewakili sekurang-kurangnya
1/10 (satu per sepuluh) dari jumlah saham dengan
hak suara, dengan menyebutkan hal-hal yang akan
dibicarakan.
Keputusan Rapat Direksi dianggap sah dan mengikat
Resolutions made in BOD meetings shall be deemed
apabila lebih dari ½ (satu per dua) bagian dari jumlah
as valid and binding if more than ½ (half) of the
anggota Direksi hadir atau diwakili dalam rapat.
total number of BOD members are present or are
represented in the meeting.
Pada tahun 2012, Rapat Direksi diadakan secara
In 2012, the Directors Meetings were periodically
periodik dengan tingkat kehadiran masing-masing
held with 100% BOD member attendance (excluding
anggota Direksi 100% (tidak termasuk Direktur
Non-Affiliated Director). The meeting discussed the
Tidak Terafiliasi). Rapat tersebut membahas kinerja
financial performance and operating activities of the
keuangan dan kegiatan operasional Perusahaan
Company and its subsidiaries. BOD meetings also
serta entitas anak di bawahnya. Rapat Direksi juga
discussed the establishment of short term and long
membahas mengenai penetapan strategi jangka
term strategies of Express Group and preparation of
pendek dan jangka panjang Express Group serta
budget for the following fiscal year to be then reported
penyusunan anggaran untuk tahun fiskal berikutnya
to the BOC to obtain approval. BOD meetings were
untuk kemudian dilaporkan kepada Dewan Komisaris
also attended by the Company’s senior management
untuk mendapatkan persetujuan. Rapat Direksi
in accordance with the agenda being discussed in
juga dihadiri manajemen senior Perusahaan sesuai
each meeting.
dengan agenda yang dibahas dalam masing-masing
rapat tersebut.
Pelatihan Direksi
Setiap
anggota
Direksi
perlu
meningkatkan
BOD Training
Each BOD member needs to improve their skills
kemampuan dan keahlian yang dimiliki sesuai dengan
and abilities to keep informed with the most recent
perkembangan zaman. Peningkatan kemampuan
developments. The improvements of skills and
dan keahlian dilakukan secara formal maupun
abilities are conducted either formally or informally.
informal. Selama tahun 2012, Direksi mengikuti
In 2012, Directors attended a number of training
sejumlah pelatihan, seminar, kursus, dan lokakarya
seminars, courses and workshops as follows:
sebagai berikut:
Pelatihan/Seminar Direksi
Director’s Trainings/Seminars
No.
Topik | Subject
1
Due Diligence & Valuasi Bisnis | Due Diligence & Business Valuation
2
Ponferensi IICD CG ke-4 dan Penghargaan “Tantangan dan Peningkatan Tata Kelola dari perspektif ASEAN Corporate
Governance Scorecard”
4th IICD CG Conference and Award “Corporate Governance Chalenges and Enhancement from the Perspective of ASEAN
Corporate Governance Scorecard”
3
Sosialisasi Peraturan Bapepam dan LK tentang Laporan Tahunan & Draft Peraturan Bapepam dan LK tentang Hak Memesan
Efek Terlebih Dahulu
Socialization Bapepam-LK Regulation on Annual Report and draft for Bapepam-LK Regulation on Pre-emptive rights Issue
4
Seminar KPPU New Regulation & Merger Review | Seminar KPPU New Regulation & Merger Review
5
Layanan Pembelajaran BCA Indonesia Knowledge Forum 2012
BCA Learning Service Indonesia Knowledge Forum 2012
6
Forum Bisnis Deloitte “Asian Mid Market Merger & Acquisitions”
Deloitte Business Forum “Asian Mid Market Merger & Acquisitions”
7
Acara Deloitte: Updates of IFRS and Impacts of Major Changes in PSAKs 2012 to Financial Reporting
Deloitte Event: Updates of IFRS and Impacts of Major Changes in PSAKs 2012 to Financial Reporting
8
Pelatihan Lokakarya PSAK 8 | Seminar on PSAK 8
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Report to
Shareholders
Company Profile
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Remuneration of BOC and BOD
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi ditetapkan
The remuneration of the BOD and BOC is resolved
melalui
keputusan
pemegang
saham.
Jumlah
in the GMS. The amount of remuneration given
remunerasi yang diberikan kepada Dewan Komisaris
to the BOC and BOD for 2012 amounted to
dan Direksi untuk tahun 2012 adalah sebesar
Rp17,149,135,400. Such remuneration includes the
Rp17.149.135.400. Remunerasi tersebut mencakup
monthly salary/honorarium and religious allowances
gaji/honorarium bulanan dan tunjangan hari raya
in 2012 and bonuses for performance achievements
tahun 2012 serta bonus atas pencapaian kinerja
in 2011.
tahun 2011.
4. Internal Audit
4. Internal Audit
Internal audit merupakan organ Direksi yang bertugas
Internal Audit is assigned to assist the BOD in
membantu Direksi dalam melaksanakan fungsi
performing the monitoring and internal control
pengawasan dan pengendalian internal dengan
functions by referring to the Internal Audit Charter
berpedoman pada Piagam Audit Internal (Internal
Audit Charter) yang mengacu kepada prinsip-prinsip
which refers to GCG principles.
GCG.
Sesuai Peraturan Bapepam Nomor IX.1.7 tentang
In accordance with Bapepam Regulation No. IX.I.7
Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam
of Forming and Charter’s Compilation Guidance of
Unit Audit Internal, Perusahaan telah membentuk
Internal Audit Unit, the Company already established
Unit Internal Audit sebagaimana dinyatakan dalam
an Internal Audit Unit as stated in Decision Letter of
Surat Keputusan Direktur Utama No. 319/SK/HCA/
President Director No. 319/SK/HCA/ETU/IX/2012
ETU/IX/2012 tanggal 4 September 2012 tentang
dated 4 September 2012 of Forming of Internal Audit
Penetapan Unit Internal Audit.
Unit.
Tugas dan Tanggung Jawab
Roles and Responsibilities
Internal Audit bertugas menguji dan mengevaluasi
Internal Audit is assigned to test and evaluate
pelaksanaan pengendalian internal dan sistem
the implementation of internal control and risk
manajemen risiko sesuai kebijakan Perusahaan.
management in accordance with the Company’s
Untuk
Audit
policies. To perform its duties, Internal Audit
menyusun rencana audit tahunan yang disetujui
melaksanakan
tugasnya,
Internal
prepares annual audit plan approved and validated
dan disahkan oleh Direksi. Internal Audit melakukan
by Directors. Internal Audit performs the examination
pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan efektivitas
and assessment of efficiency and effectiveness in
di bidang keuangan, akuntansi, operasional, sumber
finance, accounting, operations, human resources,
daya manusia, teknologi informasi dan kegiatan
information technology and other activities.
lainnya.
Berdasarkan hasil audit, Internal Audit membuat
Based on audit findings, Internal Audit prepares audit
laporan hasil audit untuk disampaikan kepada
findings to be then submitted to the BOD and BOC.
Direksi dan Dewan Komisaris. Selanjutnya, Internal
Further, Internal Audit monitors the follow ups of audit
Audit memonitor tindak lanjut hasil audit untuk
results to ensure that agreed recommendations for
memastikan bahwa rekomendasi perbaikan yang
improvements are executed by each department.
telah disepakati telah dilaksanakan oleh masingmasing departemen.
Kegiatan Internal Audit 2012
Internal Audit Activities in 2012
Pada tahun 2012 Unit Internal Audit belum melakukan
In 2012 Internal Audit Unit had not fully performed
kegiatan audit internal secara penuh. Unit Internal
its internal audit activities. Internal Audit Unit
Audit mempersiapkan perangkat-perangkat kerja
seperti piagam internal audit (Internal Audit Charter),
prepared the working tools such as Internal Audit
rencana audit tahunan untuk tahun 2013, prosedur
procedures, tools and personnel.
Charter, annual audit plan for fiscal year 2013, audit
audit, alat bantu dan personil auditor internal.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
109
110
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
Profil Kepala Unit Internal Audit
Profile of Internal Audit Unit Head
Sampai dengan akhir tahun 2012, Kepala Unit
As of the end of 2012, the Head of Internal Audit
Internal
Audit
dijabat
oleh
Yenny
Gunawan.
Unit was Yenny Gunawan. She was born in Jakarta
Dilahirkan di Jakarta tahun 1979, lulusan Universitas
in 1979, graduated from Tarumanegara University
Tarumanegara jurusan Akuntansi tahun 2001 ini
mengawali karir sebagai Junior Auditor di Andersen
majoring in Accounting and started her career in
(2001-2002), Auditor di Ernst & Young (2003-2005),
Auditor in Ernst & Young (2003-2005), Auditor in
Auditor di PricewaterhouseCoopers (2005-2010),
kemudian menjadi Asisten Manajer Keuangan dan
setelah itu Manajer Keuangan dan Akuntansi di
perusahaan pertambangan batubara (2010-2012)
sebelum bergabung di Express Group pada bulan
Juni 2012.
PricewaterhouseCoopers (2005-2010), then became
2001 as Junior Auditor in Andersen (2001-2001),
an Assistant Financial Manager and then Finance
and Accounting Manager in a coal mining company
(2010-2012) prior to joining Express Group in June
2012.
5. Sekretaris Perusahaan
5. Corporate Secretary
Sekretaris Perusahaan diangkat dan bertanggung
to President Director. Corporate Secretary has 4
memiliki 4 (empat) fungsi utama dalam rangka
(four) main functions in assisting the duties of the
membantu tugas Direksi, yaitu sebagai Liason Officer
(Corporate Communication), Compliance Officer,
BOD, which are acting as Liaison Officer (Corporate
Investor Relation, serta Administrasi Dokumen dan
Notulensi Rapat untuk memenuhi ketentuan tata
kelola perusahaan yang baik.
Relations, and Document Administration including
Sebagai Liason Officer (Corporate Communication),
Sekretaris
Corporate Secretary is appointed by and reporting
jawab pada Direktur Utama. Sekretaris Perusahaan
Perusahaan
memfasilitasi
Communication),
Compliance
Officer,
Investor
for Minutes of Meetings to meet the requirements of
good corporate governance.
As a Liaison Officer (Corporate Communication),
dan
the Corporate Secretary facilitates and develops
membina komunikasi internal maupun eksternal,
internal and external communication, builds good
menjalin hubungan baik dengan otoritas pasar
relationships
modal, lembaga penunjang pasar modal, media,
supporting capital market agencies, the media,
organisasi dan instansi pemerintah yang berkaitan
government organizations and institutions related to
dengan lingkungan bisnis Perusahaan. Sekretaris
the Company’s business environment. The Corporate
Perusahaan juga menyediakan saluran komunikasi
Secretary also provides a communication channel
dengan masyarakat dan pemangku kepentingan
to the public and other stakeholders, manages
lainnya, mengelola informasi yang perlu disampaikan
information that needs to be conveyed internally
ke lingkungan internal Perusahaan dan meneruskan
within the Company, and relays the information that
informasi yang perlu mendapat perhatian Direksi dan
needs the attention of the BOD and BOC particularly
Dewan Komisaris khususnya terkait dengan informasi
mengenai aspek hukum dan governance.
as related to information concerning legal aspects
Sebagai Compliance Officer, Sekretaris Perusahaan
memastikan
telah
dilaksanakannya
Anggaran
with
capital
market
authorities,
and governance.
As a Compliance Officer, the Corporate Secretary
ensures that the Company’s Articles of Association
Dasar Perusahaan, membuat interpretasi yang jelas
have
tentang aplikasi dan peraturan yang berhubungan
interpretation of application and regulations related
dengan kegiatan Perusahaan, selalu mengamati dan
to the Company’s activities, at all times observes
memahami peraturan pasar modal dan peraturan
and comprehends capital market regulations and
pemerintah yang berhubungan dengan aktivitas
government regulations pertaining to the Company’s
Perusahaan di pasar modal, serta memperhatikan,
activities in the capital market, and also observes,
mengikuti, dan memastikan bahwa Perusahaan
follows and ensures that the Company is already in
telah mematuhi ketentuan peraturan perundang-
compliance with the rules and regulations.
been
implemented,
prepares
clear
undangan.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Report to
Shareholders
Company Profile
Management
Discussion & Analysis
Sebagai Investor Relation, Sekretaris Perusahaan
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
In terms of Investor Relations, the Corporate
berfungsi sebagai juru bicara yang memberikan
Secretary
informasi kepada investor atas kinerja dan prospek
provides information to investors concerning the
Perusahaan termasuk aspek finansial secara aktual,
performance and prospects of the Company
akurat, dan tepat waktu, membina hubungan baik
including financial aspects in an actual, accurate and
dengan kalangan pengamat keuangan/pasar modal
timely manner, also building good relationships with
serta lembaga-lembaga keuangan lainnya, mengelola,
financial observers/capital market and other financial
menganalisis, dan membuat laporan mengenai
institutions, and manages, analyzes, and prepares
segenap informasi strategis Perusahaan terutama
reports concerning all strategic information within the
dalam bidang perekonomian dan keuangan yang
Company particularly economic and finance matters
berkaitan dengan lingkungan bisnis Perusahaan,
related to the Company’s business environment, and
mengkoordinasikan penyelenggaraan RUPS dan
coordinates the conduct of the GMS and manages
mengelola daftar pemegang saham.
the list of shareholders.
Kegiatan Sekretaris Perusahaan
Sepanjang tahun 2012, kegiatan Investor Relation
functions
as
a
spokesperson
who
Activities of Corporate Secretary
In 2012, the activities of Investor Relations included
secara rutin melayani investor dan analis yang ingin
providing routine services to investors and analysts
mendapatkan informasi terkini tentang Perusahaan,
who wished to obtain the most recent information
baik melalui kunjungan ke Perusahaan, melalui
of the Company, through company visits, phone
telepon, sms dan email, untuk membicarakan kinerja
inquiries, text messages and email, to discuss
terkini dan rencana jangka panjang Perusahaan.
Investor Relation juga mengeluarkan press release
the Company’s latest performance and long term
tentang kegiatan Perusahaan.
concerning the Company’s activities.
Dalam
rangka
kepatuhan
terhadap
peraturan
plans. Investor Relations also issues press releases
For the purpose of compliance with capital market
pasar modal, Sekretaris Perusahaan melakukan
regulations, the Corporate Secretary corresponds
korespondensi
berbagai
with capital market authorities and stock exchange
informasi yang wajib disampaikan Perusahaan
untuk
menyampaikan
(Bapepam LK and IDX) to submit information that
sebagai emiten kepada otoritas pasar modal dan
requires submission by the Company as an issuer as
pengelola bursa efek (Bapepam dan LK dan IDXI)
follows:
sebagai berikut:
Korespodensi dengan Bapepam dan LK (sekarang
OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI)
Correspondence with Bapepam and LK (now OJK)
and Bursa Efek Indonesia (BEI)
Perihal Surat
Subject Letter
Kepada
To
Peraturan
Regulation
1
Keterbukaan Informasi yang perlu Diketahui Publik
Information Disclosure for Public
Bapepam-LK,
IDX
Peraturan Bapepam-LK No. X.K.1
Regulation of Bapepam-LK No. X.K.1
2
Informasi Hutang/Kewajiban dalam Valuta Asing
Debt/Liabilities Information in Foreign Currencies
Bapepam-LK
Surat Bapepam-LK No.S-13262/BL/2012
Letter of Bapepam-LK No.S-13262/BL/2012
3
Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per
30 Nopember 2012
Monthly Report of Exchange Registration as of 30
November 2012
IDX
Peraturan BEI No. I-E Item III.3.4.2
Regulation of BEI No. I-E Item III.3.4.2
4
Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per
31 Desember 2012
Monthly Report of Exchange Registration as of 31
December 2012
IDX
Peraturan BEI No. I-E Item III.3.4.2
Regulation of BEI No. I-E Item III.3.4.2
5
Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum per 31
Desember 2012
Report of Actual Use of Proceed from Public Offering as of 31 December 2012
Bapepam-LK,
IDX
Peraturan Bapepam-LK No. X.K.4
Regulation of Bapepam-LK No. X.K.4
6
Konfirmasi Pemenuhan Kriteria Dalam Satu Grup
Perusahaan dengan Perusahaan Tercatat lainnya
Confirmation of Compliance Criteria for a Group of
Company with Other Listed Company
Bapepam-LK,
IDX
Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia No. Kep-00403/BEI/12-2012
Decision Letter of the Board of Directors of
Indonesia Stock Exchange Inc. No. Kep-00403/
BEI/12-2012
No.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
111
112
Laporan kepada
Pemegang Saham
Profil Perusahaan
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
Profil Sekretaris Perusahaan
Profile of Corporate Secretary
Sesuai dengan Peraturan Bapepam No. IX.I.4 tentang
In accordance with Bapepam Regulation No. IX.I.4 of
Pembentukan Sekretaris Perusahaan, manajemen
Establishment of Corporate Secretary, management
telah menunjuk Merry Anggraini sebagai Sekretaris
already appointed Merry Anggraini as Corporate
Perusahaan berdasarkan Surat Keputusan Direksi
Secretary based on Decision Letter of Directors No
Nomor 286/P/HCA/ETU/VIII/2012 tanggal 26 Juli
286/P/HCA/ETU/VIII/2012 dated 26 July 2012.
2012.
Merry Anggraini lahir di Jakarta tahun 1983 dan
Merry Anggraini was born in Jakarta in 1983 and
menyelesaikan pendidikan di Universitas Atmajaya
completed her education in Atmajaya University
jurusan Akuntansi pada tahun 2005. Mengawali karir
majoring in Accounting in 2005. She started her
sebagai Auditor di KPMG (2005-2008), selanjutnya
sebagai Senior Consultant dan kemudian Manajer di
career as Auditor in KPMG (2005-2008), then as
Kim Eng Securities (2008-2011). Pada tahun 2011
Securities (2008-2011). In 2011 she joined Express
bergabung di Express Group sebagai Manager
Group as Manager of Corporate Support.
Senior Consultant and then Manager in Kim Eng
Corporate Support.
Perkara Hukum
Legal Matters
Selama tahun 2012, tidak terdapat perkara hukum,
During 2012, there were no legal, administrative or
administratif atau arbitrase yang sedang dihadapi oleh
arbitration cases in which Express Group or its BOC
Express Group ataupun anggota Dewan Komisaris
and BOD members were involved which may have
dan Direksi Express Group yang diperkirakan dapat
material effects on Express Group.
memberikan pengaruh yang material terhadap
Express Group.
Akses terhadap Informasi atas Perusahaan
Access to Corporate Information
Sesuai dengan tata nilai perusahaan serta prinsip-
In accordance with corporate values and GCG
prinsip GCG dan sejalan dengan status Perusahaan
principles and in line with the Company’s status as a
sebagai perusahaan publik, Perusahaan dituntut
listed company, the Company is required to manage
memiliki pengelolaan informasi yang transparan dan
transparent and easily accessible information for its
mudah diakses oleh pemegang saham, pemangku
shareholders, stakeholders and the general public so
kepentingan dan masyarakat luas sehingga terbentuk
as to generate trust and support for the Company in
kepercayaan dan dukungan kepada Perusahaan
developing its business.
dalam mengembangkan bisnisnya.
Perusahaan menyediakan sarana untuk mengakses
The Company provides tools to access information
informasi termasuk pencapaian kinerja Express
Group melalui website www.expressgroup.co.id dan
including the performance achievement of Express
email investor.relation@expressgroup.co.id. Website
Perusahaan memuat berbagai informasi mengenai
Perusahaan termasuk profil Express Group,
prospektus, laporan keuangan dan dokumen resmi
lainnya.
and email address at investor.relation@expressgroup.
Perusahaan
juga
menyediakan
layanan
bagi
Group through its website www.expressgroup.co.id
co.id. The Company’s website contains information
concerning the Company including the profile of
Express Group, circular offerings, financial statements
and other official documents.
The Company also provide services for customer
pelanggan melalui penyediaan fasilitas call center
through call center facility for regular taxi through
untuk taksi reguler melalui no +62 21 2650 9000 dan
+62 21 2650 9000 and +62 21 500 122, and for
+62 21 500 122 serta untuk taksi premium melalui
premium taxi through +62 21 2650 8000 and +62 21
no +62 21 2650 8000 dan +62 21 500 122. Selain
500 122. In addition, customers also able to submit
itu dalam upaya untuk meningkatkan kualitas layanan
their suggestions through email
kepada pelanggan, Perusahaan juga memberikan
expressgroup.co.id so that the Company can
kesempatan untuk menyampaikan masukan melalui
email customercare@expressgroup.co.id.
improve the quality of service.
customercare@
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Sebagai media penyebaran informasi di lingkungan
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
As a channel to disseminate information within
internal, Perusahaan menyediakan portal internal
the internal environment, the Company provides
sebagai sarana informasi dan komunikasi. Karyawan
an internal portal as a source of information
Express Group dapat mengakses informasi terkait
and communication. The employees of Express
perkembangan
Group may access the information related to the
Perusahaan,
peraturan/prosedur
Management
Discussion & Analysis
informasi
Perusahaan,
umum,
peraturan
Company’s
development,
general
information,
pemerintah yang baru, cerita tentang mitra, Berita
corporate regulations/procedures, new government
Perusahaan (Expressi) serta fasilitas untuk berbagi
regulations, partner stories, Company newsletter
informasi.
(Expressi) and information sharing facilities.
Selama tahun 2012, Perusahaan telah mengeluarkan
In 2012, the Company issued press releases
berita pers mengenai perkembangan penting yang
concerning significant developments in the Company
terjadi di Perusahaan sebagai berikut:
as follows:
No
Tanggal | Date
Keterangan | Description
1
1 Nov 2012
Publik Minati Saham Perdana Express Group. Penawaran Saham Perdana (IPO) PT Express
Transindo Utama Tbk mengalami kelebihan permintaan (oversubscribe) sebesar 13,4x.
Public is interested in Express Group’s Shares. Initial Public Offering of PT Express Transindo Utama
Tbk has been oversubscribed by 13.4x.
2
2 Nov 2012
Listing Perdana di Bursa Efek Indonesia. Saham Perdana Taksi Express Naik ke Rp600.
Listed on Indonesia Stock Exchange. Express Taxi Shares Price Increase to Rp600.
3
5 Nov 2012
Perusahaan akan melakukan akuisisi PT Ekspres Mulia Kencana pada semester I 2013. Dengan
akuisisi tersebut, Express Group akan menambah 2.000 unit pada 2013.
The Company will acquire PT Ekspres Mulia Kencana on 1st half-year of 2013. With the Acquisition,
Express Group will have additional 2,000 units in 2013.
4
13 Nov 2012
Libatkan Masyarakat Kampanye Hidup Sehat. PT Express Transindo Utama Tbk dan ketiga organisasi lainnya menandatangani piagam kerja sama dengan Menteri Kesehatan, untuk komitmen akan
mengkampanyekan pola hidup sehat dan peduli kesehatan.
Involving Community in Healthy Life Campaign. PT Express Transindo Utama Tbk and Three Other
Organizations signed Co-operation Agreement with Minister of Health, in Campaigning Healthy Lifestyle and Health Care.
5
22 Nov 2012
Saham TAXI Menjadi Rebutan Investor Asing. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham
PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) menjadi top foreign buy.
TAXI Become Top Foreign Buy.
6
30 Nov 2012
Belanja Modal Express Group sebesar Rp 500 Miliar untuk Penambahan 2.000 Armada Baru Serta
Peremajaan 500 unit di Tahun 2013.
Express Group Capital Expenditure is Rp500 billion for 2,000 new Taxi units and 500 Replacement
Taxi units in 2013.
7
3 Dec 2012
Express Group telah mengimplementasikan Flazz sebagai alternatif alat pembayaran di armadanya
(Taksi Reguler dan Taksi Premium) sehingga membayar ongkos taksi Express Lebih Praktis. Sejak
April 2012 sebagian besar armada Express Group meliputi Taxi Express (reguler) dan Tiara Express
(premium) sudah menggunakan BCA Flazz.
Express Group has implemented Flazz as an alternative for payment in its unit.
8
6 Dec 2012
Perusahaan melakukan kerja sama dengan BSMART Technology. Express Group menggunakan
teknologi GSM dalam melelang order yang disebut Digital Dispatch System (DDS).
The Company co-operates with BSMART Technology – Digital Dispatch System (DDS).
9
8 Dec 2012
Express Group telah menandatangani Perjanjian Jual-Beli Kendaraan Toyota Limo dengan Auto
2000 yang akan digunakan sebagai tambahan armada taksinya.
Express Group has signed Purchase-Sale Agreement of Toyota Limo with Auto 2000.
10
6 - 19 Dec 2012
Perusahaan melakukan investasi besar di bidang teknologi informasi dan komunikasi melalui DDS
untuk meningkatkan layanan kepada penumpang.
The Company has big investment in information technology and communication through DDS to
increase service value to customer.
11
6 - 19 Dec 2012
Perusahaan mendapat peringkat kedua Best e-Corp dengan DDS -nya.
The Company achieved 2nd rank of Best e-Corp with its DDS.
12
19 Dec 2012
Laba Bersih Express Group hingga Kuartal III tahun 2012 Naik 48,5% dibandingkan dengan periode
yang sama tahun lalu atau sebesar Rp59 miliar.
Express Group Net Income until Q-3 year 2012 increased 48.5% or Rp59 billion compared with
same period last year.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
113
114
Laporan kepada
Pemegang Saham
Profil Perusahaan
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
Rencana Tahun 2013
Plans for 2013
Untuk meningkatkan penerapan GGC di Express
To improve its GCG implementation, Express Group
Group, Express Group akan terus menyempurnakan
will continue to refine its GCG policies and practices
kebijakan dan praktik-praktik GCG melalui sosialisasi
through the socialization process to all stakeholders
GCG
kepentingan
and improve the system and implementation of risk
serta menyempurnakan sistem dan implementasi
management. The disclosure of GCG in Annual
manajemen
pada
Report will also become one of the Company’s
Laporan Tahunan juga menjadi salah satu prioritas
priorities to maintain the transparency to shareholders,
Express Group demi memelihara keterbukaan kepada
stakeholders and the general public.
kepada
seluruh
risiko.
pemangku
Pengungkapan
GCG
para pemegang saham, pemangku kepentingan dan
masyarakat luas.
Akuntan Publik
Public Accountant
Perusahaan telah menunjuk auditor eksternal Kantor
The Company appointed its external auditor, Public
Akuntan Publik (KAP) Osman Bing Satrio & Eny (bagian
Accountants Osman Bing Satrio & Eny (member
dari Deloitte Southeast Asia Ltd) untuk melaksanakan
firm of Deloitte Southeast Asia Ltd), to perform
fungsi pengawasan independen terhadap aspek
the independent monitoring function over the
keuangan Perusahaan termasuk melakukan audit
Company’s financial aspects including performing
atas laporan
keuangan konsolidasian. Kantor
the audit of the Company’s consolidated financial
Akuntan Publik yang sama telah melakukan audit
statements. This public accountant also performed
laporan
Express
the audit of consolidated financial statements of PT
Transindo Utama Tbk dan audit terhadap beberapa
Express Transindo Utama TBk and audit for few of
entitas anak untuk periode tahun buku 2011 serta
subsidiaries for the fiscal year 2011 and proceeds of
untuk Hasil Penawaran Umum Perdana Saham.
Initial Public Offering.
keuangan
konsolidasian
PT
Total biaya yang dikeluarkan untuk audit Laporan
Keuangan
2012
Express
Group
The total fees incurred for the audit of financial
(Perusahaan
statements for year 2012 of Express Group (the
dan entitas anak) sebesar Rp1.900,0 juta (belum
Company and its subsidiaries) were Rp1,900.0
termasuk PPN). Sedangkan pada tahun 2011, biaya
million (excluding VAT). While in 2011, the audit fees
audit laporan keuangan Express Group sebesar
for Express Group financial statements amounted to
Rp1.400,0 juta (belum termasuk PPN).
Rp1,400.0 million (excluding VAT).
6. Manajemen Risiko
6. Risk Management
Pengelolaan manajemen risiko merupakan salah
Risk management represents one of the factors
satu faktor yang mempengaruhi kegiatan operasional
which affects the operating activities of Express
Express Group. Dalam menjalankan usahanya,
Group. In performing its business, Express Group is
Express Group tidak lepas dari tantangan dan risiko
not exempt from the challenges and risks at a macro
secara makro maupun mikro. Hal ini mendorong
or micro level. Such conditions have served as a
Express Group untuk mempertimbangkan risiko
trigger for the Company to consider inherent risks
yang melekat dan kemungkinan risiko yang terjadi.
and probable risks.
Kajian risiko dilakukan oleh Direksi secara bersama-
The risk analysis is collectively made by Directors to
sama untuk menetapkan kebijakan yang tepat dalam
establish the right policies in their decision making.
pengambilan keputusan. Manajemen risiko yang
Risk management is conducted as follows:
dilakukan adalah sebagai berikut:
1. Capital Risk Management
1. Manajemen Risiko Modal
Manajemen Express Group mengelola risiko
modal
untuk
keberlangsungan
dan
memastikan
usaha
memaksimalkan
tetap
keuntungan
Express Group manages its capital risk to
bahwa
ensure
terjaga
maximize profits for shareholders by optimizing
its
business
sustainability
and
to
bagi
the balance between payables and equity. The
para pemegang saham melalui optimalisasi
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Report to
Shareholders
Company Profile
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
saldo utang dan ekuitas. Direksi secara berkala
BOD periodically reviews the capital structure
melakukan tinjauan
to optimize capital expenditures and minimize
atas struktur permodalan
Express Group guna mengoptimalkan biaya
relevant risks.
permodalan dan meminimalisasi risiko yang
terkait.
2. Manajemen Risiko Kredit
2. Credit Risk Management
Risiko kredit Express Group terhadap pihak lain
Express Group’s credit risk from other parties is
melekat pada rekening bank, piutang dagang
attributed to bank balances, trade receivables
kepada pihak ketiga, piutang lain-lain, piutang
from third parties, other receivables, receivables
pihak berelasi dan pinjaman dari pihak ketiga,
from related parties and third party loans,
terutama dari BCA selaku kreditur terbesar
particularly from BCA as the majority creditor of
Express Group.
Express Group.
Dalam risiko pinjaman dari pihak ketiga juga
Third party loans are also subject to interest rate
terdapat risiko suku bunga. Pinjaman dari BCA
risk. Loans from BCA are valid for a maximum of
berlaku untuk jangka waktu maksimal 5 (lima)
tahun dengan tingkat suku bunga tetap (fixed)
5 (five) years with fixed interest rate for a period
selama periode 3 (tiga) tahun dan dilanjutkan
for 2 (two) years until repayment. The interest
dengan tingkat suku bunga mengambang selama
rate for such loans will be adjusted periodically in
2 (dua) tahun dari waktu penarikan. Tingkat suku
accordance with the applicable Bank Indonesia
bunga pinjaman tersebut akan disesuaikan
lending rates prevailing until payment of such
secara berkala dengan mengacu pada suku
facilities. Up to present, BCA charges fixed
bunga pinjaman Bank Indonesia yang berlaku
interest rates on the Company’s loans resulting
pada saat penarikan fasilitas pinjaman. Sampai
in minimal interest rate risk.
of 3 (three) years with subsequent floating rate
saat ini, BCA masih mengenakan suku bunga
tetap terhadap pinjaman Express Group sehingga
risiko suku bunga dapat diminimalisasi.
3. Manajemen Risiko Likuiditas
Express
risiko
Group
likuiditas
menerapkan
secara
3. Liquidity Risk Management
manajemen
Express
Group
manages
liquidity
risk
dengan
conservatively by maintaining sufficient cash
mempertahankan saldo kas secara memadai.
balances. Ultimate responsibility for liquidity risk
Tanggung
risiko
management rests within the BOD who built the
likuiditas terletak pada Direksi, yang telah
foundation of liquidity risk management for short,
menyusun kerangka manajemen risiko likuiditas
middle and long term funding. Express Group
yang sesuai untuk pendanaan jangka pendek,
manages liquidity risk by maintaining adequate
menengah dan jangka panjang. Express Group
reserves, banking facilities and reserve borrowing
mengelola risiko likuiditas dengan menjaga
facilities by continuously monitoring forecast and
kecukupan simpanan, fasilitas bank dan fasilitas
actual cash flows and matching the maturity
simpan-pinjam
profiles of financial assets and liabilities.
jawab
konservatif
utama
melalui
manajemen
pemantauan
secara
terus-menerus atas perkiraan arus kas terhadap
kondisi aktual dan mencocokkan profil jatuh
tempo aset serta liabilitas keuangan.
Risiko Usaha dan Antisipasi
Risiko-risiko
usaha
yang
diperkirakan
dapat
mempengaruhi usaha Express Group sebagai
Business Risks and Anticipated Actions
Business risks that may have impact on the business
of Express Group are as follows:
berikut:
A. Risiko Finansial
A. Financial Risk
1. Risiko Suku Bunga
1. Interest Rate Risk
Risiko ini terkait dengan fluktuasi tingkat
suku bunga pinjaman dari bank yang
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
Such risk pertains to the volatility of bank
loan interest rates which represents the risks
115
116
Laporan kepada
Pemegang Saham
Profil Perusahaan
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
merupakan risiko yang berada di luar kendali
beyond the Company’s control. With the
dari Express Group. Dengan meningkatnya
increasing loan interest rate, the expenses
tingkat suku bunga pinjaman, maka biaya
incurred will also increase and will have impact
yang dikeluarkan juga akan meningkat
on the financial performance of Express
dan akan berpengaruh terhadap kinerja
Group. Up to present, BCA still charges
keuangan Express Group. Sampai saat ini,
fixed interest rates on Express Group’s loan
BCA masih mengenakan suku bunga tetap
resulting in minimal interest rate risk.
terhadap pinjaman Express Group sehingga
risiko suku bunga dapat diminimalisasi.
2. Risiko Kredit
2. Credit Risk
Risiko ini terkait dengan pinjaman bank
jika
peminjam
tidak
dapat
Such risk pertains to bank loans should
memenuhi
the debtors fail to settle their liabilities upon
kewajibannya pada saat jatuh tempo. Untuk
maturity dates. To minimize the impact of
mengurangi dampak risiko ini terhadap kinerja
such risk on financial performance, Express
keuangan, Express Group selalu melakukan
Group periodically performs review of existing
tinjauan secara berkala terhadap pinjaman
loans and cash flow.
yang ada dan arus kas Express Group.
B. Risiko Pasar
B. Market Risk
Industri jasa transportasi darat di Indonesia masih
The land transportation industry in Indonesia
merupakan pangsa pasar yang menjanjikan.
is a promising market share. Factors such as
Faktor-faktor seperti infrastruktur yang belum
inadequate
memadai dan peraturan pemerintah yang akan
regulations to be or already enacted, have
diterapkan maupun yang telah diterapkan,
driven other parties to also participate in this
mendorong pihak lain untuk ikut berkecimpung
industry. Such a situation could create business
dalam industri yang sama. Situasi ini akan
competition for the companies in this industry.
memberikan dampak persaingan usaha bagi
To mitigate such risks, Express Group always
perusahaan dalam industri yang sama. Untuk
creates innovations in running its business
memitigasi
activities to meet such market demand.
kemungkinan
risiko
tersebut,
infrastructure
and
government
Express Group selalu melakukan inovasi dalam
menjalankan kegiatan usahanya untuk memenuhi
kebutuhan pasar.
C. Risiko Operasional
C. Operational Risk
1. Risiko Kinerja Entitas Anak
Perusahaan
mempunyai
1. Subsidiaries Performance Risk
beberapa
The Company has a number of subsidiaries
entitas anak yang turut berkontribusi bagi
which also contribute to the Company’s
pendapatan Perusahaan secara konsolidasi.
consolidated
Express Group secara aktif melakukan
is actively monitoring and managing its
pemantauan
dan
pengelolaan
income.
Express
Group
terhadap
subsidiaries by performing tight selection of
entitas anaknya dengan cara melakukan
all business activities, implementing good
seleksi ketat terhadap seluruh kegiatan
business systems to minimize business
usaha, menerapkan sistem usaha yang baik
risks, and actively renewing information and
untuk mengurangi risiko bisnis, sekaligus
strengthening the accountability for business
secara aktif memperbaharui informasi dan
decision
memperkuat akuntabilitas untuk pengambilan
Company’s subsidiaries and implementing
keputusan bisnis di lingkungan entitas anak
good governance systems.
making
processes
within
the
serta menerapkan sistem tata kelola yang
baik.
2. Risiko Usaha
2. Business Risk
Express Group sebagai perusahaan yang
As a company engaged in land transportation
bergerak di jasa transportasi darat yang
service, Express Group maintains various
mempunyai beberapa lini beragam. Bisnis jasa
business lines. The land transportation
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Report to
Shareholders
Company Profile
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
transportasi darat umumnya memiliki biaya
business is generally signified by substantial
tetap yang bersifat
substansial, terutama
fixed costs, particularly those related to
terkait dengan pengeluaran belanja modal
capital expenditures for vehicles and their
untuk
pemeliharaannya,
maintenance, depreciation expense and
beban penyusutan dan biaya-biaya lainnya.
other expenses. Express Group anticipates
Express Group mengantisipasi risiko tersebut
such risks by evaluating each business
dengan
development in an accurate and prudent
kendaraan
dan
mengevaluasi
setiap
rencana
pengembangan usaha secara seksama dan
manner.
berhati-hati
3. Risiko Teknologi Informasi
3. Information Technology Risk
Sistem teknologi informasi merupakan aset
Information technology systems represent
penting bagi industri transportasi dalam
an important asset for a land transportation
menjalankan kegiatan usaha, khususnya
industry in performing its business, particularly
dalam menerima dan memproses pesanan
in receiving and processing taxi orders,
taksi, mengelola armada kendaraan dan
managing the vehicles, and performing other
menjalankan kegiatan operasional lainnya.
operating activities. The information system
Sistem informasi yang belum didukung
with no reliable data security system may
sistem
handal
disrupt the normal operation of operating
dapat mengganggu kelancaran aktivitas
activities. Express Group minimizes such
operasional. Express Group meminimalisasi
risiko ini dengan membangun sistem Disaster
risks by building a sufficient Disaster Recovery
Recovery yang memadai. Sistem Disaster
Recovery terpusat sedang dalam proses
pembangunan berlokasi di Mega Pool dan
diharapkan akan selesai dibangun pada akhir
tahun 2013.
system which is still in the construction
keamanan
data
yang
system. The centralized Disaster Recovery
progress is located in Mega Pool and is
expected to be completed at the end of
2013.
D. Risiko Sumber Daya Manusia (SDM)
D. Human Resources Risk
Sebagai Perusahaan yang memiliki jumlah tenaga
As a company having a large number of
kerja yang banyak dengan berbagai macam latar
employees with various educational backgrounds
pendidikan dan usia, pengelolaan SDM yang baik
and ages, the Company’s good human resources
menjadi salah satu faktor keberhasilan Express
management system serves as one of the success
Group dalam menjalankan usahanya. Express
factors in performing its business. Express Group
Group bergantung pada mitra (pengemudi)
depends on its partners (drivers) and a number of
dan sejumlah personil inti untuk mendukung
key personnel to support its business growth and
pertumbuhan dan keberhasilan bisnis Express
business success. The efforts exerted by Express
Group. Usaha yang dilakukan Express Group
Group to maintain its partners and employees
untuk mempertahankan mitra dan karyawannya
include periodic performance evaluations and
adalah dengan melakukan penilaian kinerja
competitive remuneration as compared to other
secara berkala dan memberikan remunerasi yang
companies in this industry. In addition, the
kompetitif dibandingkan dengan perusahaan lain
partnership scheme implemented by Express
dalam industri sejenis. Selain itu, skema kemitraan
Group for its partners (drivers) provides an option
yang diterapkan Express Group pada para mitra
for partners to purchase the vehicles they have
(pengemudi) memberikan opsi kepada mitra
been operating at the end of the partnership
untuk memiliki kendaraan yang dioperasikannya
contract for their personal use.
pada akhir masa kontrak kemitraan untuk
digunakan sebagai kendaraan pribadi.
E. Risiko Eksternal
Risiko
eksternal
E. External Risk
berpotensi
mempengaruhi
External risks which potentially affect the business
aktivitas usaha Express Group diantaranya
activities of Express Group include the risks such
adalah risiko seperti bencana banjir yang
as floods which results in traffic congestion and/
mengakibatkan kemacetan lalu lintas dan/atau
or damages on road infrastructure. The risks
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
117
118
Laporan kepada
Pemegang Saham
Profil Perusahaan
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
kerusakan pada infrastruktur jalan. Risiko yang
which are beyond the Company’s control may
berada di luar kendali Express Group tersebut
create damage to vehicles and disruptions on
dapat menyebabkan kerusakan pada kendaraan
the Company’s operations. Express Group has
dan terganggunya operasional Perusahaan.
exerted efforts to minimize the potential impacts
Express Group berusaha meminimalisasi dampak
by insuring all of the Company’s vehicles: regular
yang mungkin terjadi dengan mengasuransikan
taxis, VATB vehicles and operational vehicles.
semua kendaraan yang dimiliki Express Group,
baik kendaraan taksi reguler, kendaraan VATB
maupun kendaraan operasional Express Group.
Kode Etik Perusahaan
Kode etik Perusahaan yang
berisi sekumpulan
Corporate Code of Conduct
Corporate code of conduct sets forth a set of ethical
standar etika perilaku dalam menjalankan seluruh
behavior standards in performing all activities within
kegiatan Express Group merupakan salah satu
the Company and represents one of the supporting
pedoman
tata
guidelines for the implementation of corporate
kelola
pendukung
perusahaan.
terselenggaranya
menyusun
governance. Express Group prepares its code
kode etik Perusahaan sebagai bentuk kesadaran
Express
Group
of conduct as a manifestation of the Company’s
dan tanggung jawab atas kepentingan yang lebih
awareness and accountability for a wider scale of
luas, yaitu kepentingan para pemegang saham,
interests, which are the interests of shareholders,
pemangku kepentingan dan masyarakat luas yang
stakeholders and general public in alignment with
sejalan dengan sistem nilai dan budaya perusahaan.
corporate values and culture. The Company’s
Kode etik perusahaan diterapkan secara konsisten di
code of conduct is consistently implemented in its
dalam interaksi internal (antar karyawan) dan eksternal
internal interaction (among employees) and external
(mitra, afiliasi, pemegang saham dan pemangku
interaction (partners, affiliates, shareholders and
kepentingan). Kode etik mengatur perilaku standar
stakeholders). The code of conduct governs the
yang mencakup hal-hal sebagai berikut:
standard behavior which covers the following:
1. Kepatuhan
1. Compliance
Kepatuhan merupakan unsur utama dalam
Compliance serves as the main element for the
keberhasilan pelaksanaan kode etik ini. Direksi
success of the implementation of this code of
dan seluruh manajemen senior bertanggung
conduct. The BOD and all senior management
jawab untuk mengkomunikasikan kode etik
are responsible for communicating the code of
agar dapat dipahami dan dipatuhi oleh seluruh
ethics for all employees and partners (drivers) to
karyawan serta mitra (pengemudi).
comprehend and comply with.
2. Benturan kepentingan
2. Conflict of Interest
Direksi dan seluruh karyawan diwajibkan untuk
Directors and all employees are required to
mengenali dan menghindari hal-hal yang dapat
identify and avoid any matters that may create
menimbulkan benturan kepentingan.
conflicts of interest.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Report to
Shareholders
Company Profile
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
3. Kerahasiaan
3. Confidentiality
Direksi dan seluruh karyawan wajib menjaga
Corporate Data
Directors and all employees are required to
kerahasiaan dan tidak diperkenankan untuk
maintain confidentiality and are not allowed to
mengungkapkan seluruh data, informasi dan
disclose data, information and knowledge which
pengetahuan yang dimiliki Express Group tanpa
are the property of Express Group without written
ijin tertulis dari pejabat yang berwenang.
consent from authorized officials.
4. Kepentingan
Corporate Social
Responsibility
Direksi
dan
4. Interests
seluruh
karyawan
merupakan
Directors and all employees serve as the
representasi Express Group yang wajib menjaga
representatives of Express Group and are
citra Perusahaan dengan selalu menjaga sikap,
required to preserve the Company’s image by
tindakan dan tutur kata sesuai dengan nilai-nilai
safeguarding their attitude, actions and speech
dan budaya Perusahaan sehingga kepentingan
at all times in accordance with corporate values
dari
and culture so as to meet the interests of
pemegang
saham
dan
pemangku
kepentingan terpenuhi.
shareholders and stakeholders.
Kebijakan Perilaku di Lingkungan Kerja
Policy of Code of Conduct in Workplace
Kebijakan perilaku merupakan pedoman bagi Direksi
The code of conduct serves as a guideline for the
serta semua karyawan dan mitra (pengemudi) dalam
BOD and all employees and partners (drivers) in
berinteraksi, bersikap dan bertindak di lingkungan
interacting, behaving and acting in their work place.
kerja. Express Group memiliki komitmen untuk
Express Group is at all times committed to honesty,
senantiasa bersikap jujur, terbuka, saling percaya dan
openness, trustworthiness and respect towards each
saling menghormati. Karyawan Express Group juga
other. The employees of Express Group are also
dituntut untuk memiliki standar moral dan integritas
required to have high moral standards and integrity.
yang tinggi.
Konsekuensi Pelanggaran Kode Etik
Consequences of Violating Code of Conduct
Pelanggaran terhadap kode etik akan dikenakan
Any violation against the code of conduct will be
sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku di
subject to sanctions in accordance with the prevailing
Express Group.
regulations in Express Group.
Whistleblowing System (WBS)
Perusahaan
menyadari
perlunya
suatu
kebijakan pengelolaan pengaduan pelanggaran
sebagai
sistem
yang
(Whistleblowing/WBS)
dapat dijadikan media bagi saksi pelapor untuk
menyampaikan informasi mengenai tindakan
pelanggaran yang diindikasikan terjadi di dalam
Perusahaan. Pengaduan yang diperoleh dari
mekanisme pengaduan pelanggaran WBS harus
mendapatkan perhatian dan tindak lanjut, termasuk
juga pengenaan hukuman yang tepat agar dapat
memberikan efek jera bagi pelaku pelanggaran
dan juga bagi mereka yang berniat melakukan hal
tersebut.
Whistleblowing System (WBS)
The Company realizes the importance of a policy for
Perusahaan sedang melakukan kajian untuk membuat
kebijakan sistem pengaduan (whistleblowing system)
yang
dapat
diimplementasikan
di
managing the reports of violations (Whistleblowing
System/WBS) as a system that will serve as a means
of communication for the reporting witness to submit
information concerning the alleged violations within
the Company. The reports received from WBS system
should be attended to and followed up with, including
the appropriate sanctions imposed on which so as to
create punitive effects for the personnel committing
such violations and also for those intending to do
so.
The Company is performing analysis to prepare a
whistleblowing system which can be implemented
lingkungan
internally within the Company. It is expected that in
internal Perusahaan. Diharapkan pada tahun 2013
2013 the whistleblowing system of Express Group
Whistleblowing System Express Group dapat
diberlakukan, disosialisasikan dan dilaksanakan
secara efektif.
should be effectively implemented and socialized.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
119
120
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
121
Tanggung Jawab
Sosial
Perusahaan
Corporate Social Responsibility
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
122
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
PELAKSANAAN TANGGUNG
JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
Corporate Social Responsibility Practice
PT Express Transindo Utama Tbk dan entitas anak
PT Express Transindo Utama Tbk and subsidiaries
(Express
kesinambungan
(Express Group) believes that business sustainability
usaha (business sustainability) tidak hanya diperoleh
would not be obtained merely through the achievements
melalui pencapaian target-target operasional dan kinerja
of operational targets and financial performance, but
finansial, tetapi juga harus didukung dengan aktivitas
should also be supported by social activities which provide
sosial yang memberikan manfaat bagi semua pemangku
benefits to all stakeholders, including the employees and
kepentingan termasuk para karyawan dan keluarganya,
their families, partners (drivers), shareholders, customers,
mitra usaha (pengemudi), pemegang saham, pelanggan,
suppliers, surrounding community, and society.
Group)
meyakini
bahwa
pemasok, komunitas sekitar dan masyarakat luas.
Dalam kerangka Corporate Social Responsibility (CSR),
Express Group telah melaksanakan berbagai program
Within the framework of Corporate Social Responsibility
yang bertujuan untuk membangun hubungan yang
with the goal to build a harmonious relationship with
harmonis dengan lingkungan, norma dan budaya
the environment and with the norms and culture of
masyarakat
dan
local communities as well as to empower and provide
menyediakan kesempatan bagi masyarakat untuk
opportunities for people to achieve a better quality of
mencapai kualitas kehidupan yang lebih baik.
life.
setempat
serta
memberdayakan
(CSR), Express Group has conducted various programs
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Salah satu program CSR yang dilakukan oleh Express
One of the CSR programs conducted by Express Group
Group adalah program beasiswa pendidikan untuk
is the annual scholarship program for employees’ children
anak-anak dari karyawan dan anak-anak dari mitra
and partners’ and drivers’ children. Other CSR programs
(pengemudi) yang diadakan setiap tahun. Program CSR
cover the transportation for children with cancer from
lainnya mencakup penyediaan bantuan transportasi
their house to the hospital and vice versa, the donation
bagi anak-anak penderita kanker, pemberian bantuan
of basic-needs aid for fishermen in Ujung Kulon and the
sembako untuk nelayan di Ujung Kulon dan penerapan
implementation of energy efficiency programs.
program efisiensi energi.
Penjelasan mengenai CSR secara lebih detail dapat
More detail explanation of CSR programs is provided on
dilihat pada Laporan Keberlanjutan yang merupakan
Sustainability Report which is provided separately from
laporan terpisah dari Laporan Tahunan ini.
this Annual Report.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
123
124
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
125
Data
Perusahaan
Corporate Data
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
126
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
PROFIL DEWAN KOMISARIS
Board of Commissioners Profile
1
1
2
3
4
5
Stephen K. Sulistyo
Komisaris Utama
President Commissioner
Beliau saat ini berusia 48 tahun. Menjabat sebagai Komisaris
Utama PT Express Transindo Utama Tbk sejak bulan Maret 2012
setelah sebelumnya sebagai Komisaris sejak Juni 2010. Saat ini
juga menjabat sebagai Direktur Non Eksekutif di Archipelago
Resources Plc (sejak 2011), Direktur di PT Rajawali Corpora
(sejak 2010), Wakil Komisaris Utama di PT Meares Soputan
Mining (sejak 2011), Wakil Komisaris Utama di PT Tambang
Tondano Nusajaya (sejak 2011), dan Komisaris Independen di
PT BW Plantation Tbk (sejak 2007). Pernah menjabat sebagai
Direktur Utama di PT Global Informasi Bermutu (2004-2008),
Direktur di PT Media Nusantara Citra Tbk (2004-2008), Komisaris
di PT Matahari Lintas Cakrawala (2004-2008), Direktur di
PT Bhakti Investama Tbk (2003-2008), Direktur di Centris Grup
(1993- 1996) dan Wakil Presiden Internal Audit Korporasi di
Kanindo Group (1991-1993). Beliau juga menjabat sebagai
Komisaris dan Direktur di beberapa perusahaan Grup Rajawali.
Memperoleh gelar Bachelor of Science Business Administration
dengan spesialisasi pada program Accounting and Finance dari
California State University, Northridge pada tahun 1988.
He is 48 years old. He has served as President Commissioner
of PT Express Transindo Utama Tbk since March 2012 following
his prior position as Commissioner since June 2010. Currently,
he has also served as Non Executive Chairman at Archipelago
Resources Plc (since 2011), Director of PT Rajawali Corpora
(since 2010), Vice President Commissioner of PT Meares
Soputan Mining (since 2011), Vice President Commissioner of
PT Tambang Tondano Nusajaya (since 2011), and Independent
Commissioner of PT BW Plantation Tbk (since 2007). He served
as President Director of PT Global Informasi Bermutu (20042008), Director of PT Media Nusantara Citra Tbk (2004-2008),
Commissioner of PT Matahari Lintas Cakrawala (2004-2008),
Director of PT Bhakti Investama Tbk (2003-2008), Managing
Director at Centris Group (1993-1996) and Vice President
Corporate Internal Audit in Kanindo Group (1991-1993).
He also served as a Commissioner and Director position in
several companies of Rajawali Group. He obtained his Bachelor
of Science Degree in Business Administration majoring in
Accounting and Finance from California State University
of Northridge in 1988.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
2
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Tan Tjoe Liang
Komisaris
Commissioner
Beliau saat ini berusia 55 tahun. Menjabat sebagai Komisaris
PT Express Transindo Utama Tbk sejak bulan Maret 2012.
Saat ini juga menjabat sebagai Direktur di PT Rajawali Corpora
tahun 1993. Bergabung dengan Grup Rajawali tahun 1991
sebagai Wakil Direktur di PT Pengembangan Pariwisata Lombok
dan menjabat sebagai Komisaris di PT Bentoel Prima Tbk (19952009), Komisaris di PT Excelcomindo Pratama Tbk (1998-2005)
dan Komisaris di PT Internasional Prima Coal (2006-2008).
Beliau juga menjabat sebagai Direktur dan Komisaris di beberapa
perusahaan Grup Rajawali. Memperoleh gelar akademi di bidang
akuntansi dari Universitas Jayabaya, Jakarta pada tahun 1981
dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari program ekstensi
Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada tahun 1988.
3
Corporate
Governance Report
He is 55 years old. He has served as Commissioner of
PT Express Transindo Utama Tbk since March 2012.
He has also been a Managing Director of PT Rajawali Corpora
since 1993. He joined with Rajawali Group in 1991 as Vice
President of PT Pengembangan Pariwisata Lombok and had
served as Commissioner of PT Bentoel Prima Tbk (1995-2009),
Commissioner of PT Excelcomindo Pratama Tbk (1998-2005)
and Commissioner of PT International Prima Coal (20062008). He also served as Director and Commissioner in several
companies of Rajawali Group. He completed an acedemic
program in accounting from University of Jayabaya, Jakarta in
1981 and received bachelor’s degree in accounting from an
extension at from the extension Program at the Economics
Faculty of Universitas Indonesia in 1988.
Darjoto Setyawan
Komisaris
Commissioner
Beliau saat ini berusia 55 tahun. Menjabat sebagai Komisaris
PT Express Transindo Utama Tbk sejak bulan Juni 2010. Saat
ini juga menjabat sebagai Direktur di PT Rajawali Corpora sejak
2005, Komisaris di PT Bukit Asam Transpacific Railways sejak
2010, Komisaris di PT Nusantara Infrastructure Tbk sejak 2011,
dan Komisaris Utama di PT Eatertainment International Tbk sejak
2010. Sebelumnya pernah menjabat sebagai Wakil Komisaris
Utama di PT Semen Gresik (2006-2010), Presiden Komisaris
di berbagai perusahaan Bentoel Group (2006-2009), Direktur
Utama di berbagai perusahaan Bentoel Group (1996-2006),
dan Direktur Eksekutif, Komisaris, serta Direktur di berbagai
perusahaan Ongko Group (1983-1996). Beliau juga menjabat
sebagai Komisaris dan Direktur di beberapa perusahaan Grup
Rajawali. Memperoleh gelar Sarjana di bidang Matematika
dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 1981 dan gelar
Master Manajemen Strategi Bisnis dari Prasetya Mulya Institut
Manajemen pada tahun 1994.
He is 55 years old. He has served as Commissioner of
PT Express Transindo Utama Tbk since June 2010. He has
also served as Managing Director of Mining & Resources of
PT Rajawali Corpora since 2005, Commissioner of PT Bukit
Asam Transpacific Railways since 2010, Commissioner of
PT Nusantara Infrastructure Tbk since 2011, and President
Commissioner of PT Eatertainment International Tbk since 2010.
Previously he had served as Vice President Commissioner of
PT Semen Gresik (2006-2010), President Commissioner of several
companies of Bentoel Group (2006-2009), President Director of
several companies Bentoel Group (1996-2006), and Executive
Director, Commissioner, and Director of several companies
of Ongko Group (1983-1996). He also served as Commissioner
and Director position several companies of Rajawali Group. He
received his Bachelor’s degree in mathematics from Bandung
Institute of Technology in 1981 and Master of Management
degree in Business Strategy from Prasetya Mulya Institute of
Management 1994.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
127
128
Profil Perusahaan
4
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
S. Y. Wenas
Komisaris Independen
Independent Commissioner
Beliau saat ini berusia 60 tahun. Menjabat sebagai Komisaris
Independen PT Express Transindo Utama Tbk sejak bulan Juli
2012. Beliau juga pernah menjabat sebagai Deputi Operasi
Kapolri (2009-2010), Kepala Korps Brimob Polri (2003-2009),
Kapolda Kaltim pada tahun 2001, Direktur Samapta Polri pada
tahun 2000, Kapolda Papua pada tahun 1999, Komandan
Korps Brimbob Polri pada tahun 1998, Wakil Komandan Korps
Brimob Polri pada tahun 1997, Kapolwil Timor Timur pada
tahun 1996, Kapolres Metro Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat
(1994-1996), Komandan Detasemen Gegana Polri pada tahun
1987, Komandan Satuan Brimob Riau, Jawa Tengah dan Metro
Jaya (1985-1994). Beliau telah mengikuti Sekolah Staf dan
Komando Gabungan ABRI pada tahun 1997, Sekolah Staf dan
Komando Angkatan Darat pada tahun 1990, Perguruan Tinggi
Ilmu Kepolisian pada tahun 1985 dan Kepolisian - Angkatan
Bersenjata Republik Indonesia pada tahun 1974.
5
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
He is 60 years old. He has been appointed as Independent
Commissioner of PT Express Transindo Utama Tbk since
July 2012. He previously served as the Deputy Operations of
Indonesian National Police Force (2009-2010), Head of Police
Mobile Brigade Corps (2003-2009), Head of East Kalimantan
Regional Police Force in 2001, Director of Police Samapta in
2000, Head of Papua Regional Police Force in 1999, Corps
Commander of the Police Mobile Brigade in 1998 and Deputy
Commander of the Police Mobile Brigade in 1997, Head of
East Timor Regional Police Force in 1996 and Chief of Metro
Police of South and Central Jakarta (1994-1996), Gegana Police
Detachment Commander in 1987, Unit Commander of Police
Mobile Brigade Corps of Riau, Central Java and Greater Jakarta
area (1985-1994). He completed his education from the Staff
College and Joint Forces Command of Indonesian Army in 1997,
Staff College and Command of Indonesian Army in 1990, College
of Police Sciences in 1985 and the Academy of Indonesian Army,
Police Division of the Republic of Indonesia in 1974.
Paul Capelle
Komisaris Independen
Independent Commissioner
Beliau saat ini berusia 70 tahun. Menjabat sebagai Komisaris
Independen PT Express Transindo Utama Tbk sejak bulan
Juli 2012. Saat ini beliau juga merupakan Anggota Komite
Audit di PT BW Plantation Tbk sejak tahun 2011, Komisaris
di Rumah Sakit Mata Aini sejak 2012, Anggota Komite Audit
di Wintermar Offshore Marine Tbk dan Presiden Komisaris
di PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk sejak 2011. Pernah
bergabung pada Kantor Kantor Akuntan Publik, Konsultan Pajak
dan Konsultan Keuangan (member firm dari Deloitte Touche
Tohmatsu Indonesia) sebagai Rekan Pendiri (1990-2010). Pada
perusahaan tersebut beliau menjabat sebagai Chief Executive
Officer (2004-2006) dan sebelumnya sebagai Kepala Divisi
Audit, Risk Management Leader dan Human Resources Partner.
Aktif di lingkungan pendidikan, pernah menjadi Dosen Fakultas
Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Indonesia (1968-1998)
dan pernah menjabat sebagai Kepala Jurusan Akuntansi selama
3 tahun serta pernah menjadi Dosen Pembina pada Fakultas
Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Brawijaya, Malang
selama 10 tahun. Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Jurusan
Akuntansi dari Universitas Indonesia pada tahun 1967.
An Indonesian citizen, 70 years old. He has served as Independent
Commissioner of PT Express Transindo Utama Tbk since July
2012. He has also been a Member of the Audit Committee
of PT BW Plantation Tbk since 2011, Commissioner of Eyes
Hospital PT Aini since 2012, Member of the Audit Committee
at Wintermar Offshore Marine Tbk and President Commissioner
of PT Jakarta Setiabudi International Tbk since 2011. He
joined with the Public Accountant, Tax and Finance Consultant
Firm (member of Deloitte Touche Tohmatsu Indonesia) as the
Partner Founder (1990-2010). At the company, he served as
Chief Executive Officer (2004-2006) and previously as Head of
Audit Division, Risk Management Leader Division and Human
Resources Partner. He was actively involved in academic affairs
as a Lecturer at Accounting Department, Faculty of Economics,
University of Indonesia (1968-1998) and had served as Head
of Accounting Faculty for 3 years and had been a Guidance
Lecturer at the Accounting Department, Faculty of Economics
of Brawijaya University, Malang for 10 years. He obtained his
Bachelor Degree in Economics majoring in Accounting from the
University of Indonesia in 1967.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
PROFIL DIREKSI
Board of Directors Profile
Daniel Podiman
Direktur Utama
President Director
Beliau saat ini berusia 60 tahun. Menjabat sebagai Direktur
Utama PT Express Transindo Utama Tbk sejak Agustus 1999.
Bergabung dengan Perusahaan pada tahun 1989 sebagai
Manajer Umum, beliau memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di
bidang industri otomotif dan transportasi. Saat ini juga menjabat
sebagai Komisaris dan Direktur di beberapa entitas anak. Pernah
bekerja di PT Indonesian Republic Ford Motor Jakarta sebagai
Finance and Supply Supervisor (1985-1988), PT Gadjah Tunggal
Tbk sebagai Systems Analyst (1983-1985), PT Stephen Utama
Leasing Corporation sebagai Leasing Officer Training (19821983) dan Drs. Utomo, Mulia & Co. Registered Accountant
sebagai Semi Senior Auditor (1980-1982). Memperoleh gelar
Sarjana Ekonomi dari Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi
Universitas Gajah Mada, Yogyakarta pada tahun 1980.
He is 60 years old. He has served as President Director of
PT Express Transindo Utama Tbk since August 1999.
He joined the Company in 1989 as General Manager and he
has more than 20 years’ experience in the automotive and
transportation industry. At present, he also serves as Commissioner
and Director position in several subsidiaries. He had worked at
PT Indonesian Republic Ford Motor Jakarta as Finance and
Supply Supervisor (1985-1988), PT Gajah Tunggal Tbk as
Systems Analyst (1983-1985), PT Stephen Utama Leasing
Corporation as Leasing Officer Training (1982-1983 ) and Drs.
Utomo, Mulia & Co. Registered Accountant as a Semi Senior
Auditor (1980-1982). He obtained his Bachelor Degree of
Economics from Accounting Department, Faculty of Economics,
University of Gajah Mada, Yogyakarta in 1980.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
129
130
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
Herwan Gozali
Direktur
Director
Beliau saat ini berusia 50 tahun. Menjabat sebagai Direktur
Operasional PT Express Transindo Utama Tbk sejak Agustus
1999. Bergabung dengan Perusahaan tahun 1989 sebagai
Manajer Keuangan (1989-1993), kemudian sebagai General
Manajer Operasional (1993-1995) dan Deputi Direktur (19951998). Saat ini juga menjabat sebagai Komisaris dan Direktur di
beberapa entitas anak. Pernah bekerja di Kantor Akuntan Publik
Sayuti Gazali sebagai Supervisor (1986-1989). Memperoleh
gelar Sarjana Akuntansi dari Fakultas Ekonomi Universitas Bung
Hatta Jakarta pada tahun 1988.
He is 50 years old. He has served as Operational Director of
PT Express Transindo Utama Tbk since August 1999. He joined
the Company in 1989 as Finance Manager (1989-1993), General
of Manager Operations (1993-1995) and Deputy Director
(1995-1998). Currently, he also serves as Commissioner and
Director in several subsidiaries. He worked at Sayuti Gazali
Public Accountant Firm as Supervisor (1986-1989). He earned
a Bachelor Degree in Accounting from Faculty of Economics,
Bung Hatta University, Jakarta in 1988.
David Santoso
Direktur
Director
Beliau saat ini berusia 38 tahun. Menjabat sebagai Direktur
Keuangan dan Akuntansi PT Express Transindo Utama Tbk
sejak bulan September 2007. Saat ini juga menjabat sebagai
Komisaris dan Direktur di beberapa entitas anak. Sebelumnya
menjabat sebagai Asisten Direksi PT Rajawali Corpora sampai
bulan September tahun 2007. Pernah bekerja di PT Johnson
Diversey Indonesia sebagai Direktur Keuangan, Akuntansi dan
Pengadaan Barang (2004-2007), PT Uniplast Ika Pratama
sebagai Manajer Akuntansi dan Keuangan (2003-2004) dan
Kantor Akuntan Publik PricewaterhouseCoopers sebagai
Asisten Manajer (1995-2003). Memperoleh gelar Sarjana dari
program Akuntansi dari Fakultas Ekonomi Sekolah Tinggi
Ilmu Ekonomi Institut Bisnis Indonesia Jakarta tahun 1998,
pemegang Sertifikasi Akuntansi (UNA Certification) pada tahun
2002, dan menyelesaikan program Pasca Sarjana dari program
Manajemen Umum Institute of Management Development pada
tahun 2008.
He is 38 years old. He has served as Finance Director
of PT Express Transindo Utama Tbk since September 2007.
Currently, he also serves as Commissioner and Director in several
subsidiaries. He had previously served as Assistant Director
of PT Rajawali Corpora until September 2007. He worked at
PT Johnson Diversey Indonesia as Director of Finance,
Accounting & Supply Chain (2004-2007), PT Uniplast Ika
Pratama as Head of Finance & Accounting Department (20032004) and PricewaterhouseCoopers Public Accountant Firm
as Assistant Manager (1995-2003). He obtained his Bachelor
Degree in Accounting from the Faculty of Economics - STIE
Institut Bisnis Indonesia, Jakarta in 1998, holder of Accounting
Certification (UNA Certification) since 2002, and completed his
Master degree in general management from the Indonesian
Institute of Management Development in 2008.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Company Profile
Report to
Shareholders
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
Shafruhan Sinungan
Direktur Tidak Terafiliasi
Non-Affiliated Director
Beliau saat ini berusia 56 tahun. Menjabat sebagai Direktur
Tidak Terafiliasi PT Express Transindo Utama Tbk sejak bulan
September 2012. Memiliki pengalaman lebih dari 12 tahun di
Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI Jakarta sejak tahun
1997, saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua di DPP Organda
DKI Jakarta, Ketua di Organda untuk Unit Bus dan Angkupat,
disamping sebagai Pengurus Organisasi (Executive Board) di
Organda DKI Jakarta. Saat ini masih menjadi Kepala Cabang
di PT Astra International Tbk. Sebelumnya pernah menjabat
sebagai Komisaris Utama di PT Surya Kencana Mobilindo
(1994-2001), Manajer Penjualan di PT Astra International Tbk
(1995-1999), Supervisor Penjualan di PT Astra International Tbk
(1993-1995), Komisaris di PT Putra Tunggal Aneka (1987-1995),
Special Project untuk Government and Public Transportation di
PT Astra International Tbk (1987-1993) dan Staf Penjualan di
PT Astra International Tbk (1983-1987). Memperoleh gelar
Sarjana Ekonomi dari jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi
Universitas Borobudur - Jakarta pada tahun 1982.
He is 56 years old. He was appointed as Non-Affiliated Director
of PT Express Transindo Utama Tbk in September 2012. He
has more than 12 years experience in the Organization of Land
Transportation (Organda) DKI Jakarta since 1997, currently
serves as Vice Chairman of Organda DKI Jakarta and the
Chairman of Bus and Microbus and Executive Board of Organda
DKI Jakarta. He also serves as Branch Manager at PT Astra
International Tbk. He once served as President Commissioner
of PT Surya Kencana Mobilindo (1994-2001), Sales Manager at
PT Astra International Tbk (1995-1999), Sales Supervisor at PT
Astra International Tbk (1993-1995), Commissioner of PT Putra
Tunggal Aneka (1987-1995), Special Project for Government and
Public Transportation in PT Astra International Tbk (1987-1993)
and Sales Personnel at PT Astra International Tbk (1983-1987).
He obtained a Bachelor Degree in Management from the Faculty
of Economics, University of Borobudur - Jakarta in 1982.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
131
132
Profil Perusahaan
Laporan kepada
Pemegang Saham
Pembahasan dan
Analisa Manajemen
Laporan Tata
Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Data Perusahaan
STRUKTUR ORGANISASI
Organizational Structure
Dewan Komisaris
Board of the
Commissiones
Direktur Utama
President Director
Sekretaris
Perusahaan
Corporate Secretary
Internal Audit
Audit Internal
Direktur Keuangan
dan Akuntansi
Finance & Accounting
Director
Kepala Bagian
Operasional 1
Head of Division
Operational 1
Kepala Bagian
Keuangan dan
Akuntansi
Head of Division
Finance and
Accounting
Executive Group
Management Committee
Executive Group
Management Committee
Direktur Operasional
Operational Director
Senior Manager
Teknologi
Informasi
Senior Manager
Information
Technology
Kepala Bagian
Operasional 2
Head of Division
Operational 2
Kepala Bagian
Sumber Daya
Manusia
Head of Division
Human Capital
Sumber Daya
Manusia
Human Capital
Senior Manager
Pengembangan
Sumber Daya Manusia
Senior Manager
Human Capital
Development
Kepala Bagian
Corporate Affairs
Head of Division
Corporate Affairs
Kepala Bagian
Pengembangan
Bisnis
Head of Division
Business Development
Senior Manager
Customer
Service
Senior Manager
Customer Service
Senior Manager
VATB
Senior Manager
VATB
Sumber: Perusahaan
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Report to
Shareholders
Company Profile
Management
Discussion & Analysis
Corporate
Governance Report
Corporate Social
Responsibility
Corporate Data
STRUKTUR PERUSAHAAN
Corporate Structure
PT Karya Loka Persada
PT Rajawali Corpora
Masyarakat | Public
0,0005%
51,0025%
48,9970%
Perusahaan | Company
MKS
(Jakarta)
99,8000%
Reguler | Regular
Premium
VATB
EKJJ
(Jakarta)
SIP
(Jakarta)
FMT
(Tangerang)
ESBC
(Bekasi)
EKL
(Depok)
99,9996%
20,0000%
99,8000%
EMP
(Jakarta, Bali dan Bandung)
99,4000%
NT
(Bali)
99,9970%
99,6000%
20,0000%
ISL
(Surabaya)
ELN
(Medan)
ERU1
(Lombok)
99,9960%
99,6000%
WMK
(Tangerang)
MEP
(Bekasi)
99,9600%
99,6000%
EKP
(Surabaya)
SEP
(Semarang)
99,9000%
20,0000%
99,0000%
TSS
(Jakarta)
99,9000%
1. Memiliki kepemilikan 99,99% pada PT Lendang Karun, yang memiliki kendaraan taksi reguler di Lombok.
Owns 99.99% share holding of PT Lendang Karun. which operates a regular taxi fleet in Lombok
Keterangan | Remarks:
MKS : PT Mutiara Kencana Sejahtera
SIP : PT Semesta Indo Prima
ESBC : PT Ekspres Sarana Batu Ceper
ISL : PT Indo Semesta Luhur
WMK : PT Wahyu Mustika Kinasih
EKP : PT Express Kartika Perdana
TSS : PT Tulus Sinar Selatan
FMT : PT Fajar Mutiara Timur
EKL ELN MEP SEP EKJJ EMP NT ERU : PT Express Kencana Lestari
: PT Express Limo Nusantara
: PT Mutiara Express Perdana
: PT Satria Express Perdana
: PT Express Kencanakelola Jayajasa
: PT Ekspres Mulia Perdana
: PT Nirbaya Transarana
: PT Express Rinjani Utama
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
133
134
Surat Pernyataan Anggota Komisaris
Tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2012
PT Express Transindo Utama Tbk
Statement by Members of the Board of Commissioners
Regarding Responsibility for 2012 Annual Report of
PT Express Transindo Utama Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan
We, the undersigned, hebery declare that all information
bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
in the Annual Report of PT Express Transindo Utama Tbk
PT Express Transindo Utama Tbk tahun 2012 telah
for the year 2012 has been presented in its entirety, and
dimuat secara lengkap, dan bertanggung jawab penuh
that we assume full responsibility for the accuracy of the
atas kebenaran isi Laporan Tahunan Perusahaan.
contents of such Annual Report.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
This statement is duly made in all integrity.
Jakarta, 8 April 2012
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Stephen K. Sulistyo
Komisaris Utama
President Commissioners
Tan Tjoe Liang
Komisaris
Commissioner
Darjoto Setyawan
Komisaris
Commissioner
S. Y. Wenas
Komisaris Independen
Independent Commissioner
Paul Capelle
Komisaris Independen
Independent Commissioner
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
135
Surat Pernyataan Anggota Direksi
Tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2012
PT Express Transindo Utama Tbk
Statement by Members of the Board of Directors
Regarding Responsibility for 2012 Annual Report of
PT Express Transindo Utama Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan
We, the undersigned, hebery declare that all information
bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
in the Annual Report of PT Express Transindo Utama Tbk
PT Express Transindo Utama Tbk tahun 2012 telah
for the year 2012 has been presented in its entirety, and
dimuat secara lengkap, dan bertanggung jawab penuh
that we assume full responsibility for the accuracy of the
atas kebenaran isi Laporan Tahunan Perusahaan.
contents of such Annual Report.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
This statement is duly made in all integrity.
Jakarta, 8 April 2012
Direksi
Board of Director
Daniel Podiman
Direktur Utama
President Director
Herwan Gozali
Direktur
Director
David Santoso
Direktur
Director
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
Shafruhan Sinungan
Direktur Tidak Terafiliasi
Non-Affiliated Director
136
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
137
Laporan Keuangan
Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
138
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
DAFTAR ISI
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
TABLE OF CONTENTS
Halaman/
Page
SURAT PERNYATAAN DIREKSI
DIRECTOR’S STATEMENT LETTER
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
1
INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT
CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS –
As of December 31, 2012 and 2011 and for
the years then ended
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN - Pada
tanggal 31 Desember 2012 dan 2011 serta
tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
tersebut
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
3
Consolidated
Position
Laporan
Laba
Konsolidasian
5
Consolidated Statements of Comprehensive
Income
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian
6
Consolidated Statements of Changes in
Equity
Laporan Arus Kas Konsolidasian
7
Consolidated Statements of Cash Flows
8
Notes to Consolidated Financial Statements
Catatan
atas
Konsolidasian
Rugi
Laporan
Komprehensif
Keuangan
INFORMASI TAMBAHAN
Daftar I : Informasi Investasi dalam Entitas
Anak
Statements
of
Financial
SUPPLEMENTARY INFORMATION
71
Schedule I : Information of Investment in
Subsidiaries
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
139
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
140
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
141
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
142
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN
POSISI
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
PT
EXPRESS
TRANSINDO
UTAMA
Tbk DAN ENTITAS ANAK
31 DESEMBER
2012
DAN 2011 KONSOLIDASIAN
LAPORAN
POSISI
KEUANGAN
31 DESEMBER 2012 DAN 2011
Catatan/
Notes
Catatan/
Notes
ASET
ASET
ASET LANCAR
Kas
dan
setara kas
ASET
LANCAR
Aset
keuangan
Kas dan
setara lancar
kas lainnya tersedia
untuklancar
dijuallainnya Aset
keuangan
Piutang
usaha
kepada
tersedia
untuk
dijual pihak ketiga setelah
dikurangi
cadangan
kerugian
Piutang
usaha
kepada
pihak ketiga
penurunan
nilai sebesar
setelah dikurangi
cadangan kerugian
Rp
1.071.167
ribu
pada 31 Desember 2012 dan
penurunan
nilai
sebesar
Rp 1.253.363
1.071.167 ribu pada 31 Desember 2011
2012 dan
Piutang
lain-lain ribu pada 31 Desember 2011
Rp 1.253.363
Pihak lain-lain
ketiga
Piutang
Pihak berelasi
ketiga
Persediaan
Pihak berelasi
Pajak
dibayar di muka
Persediaan
Biaya
Pajak dibayar di muka
Uang
Biaya muka
dibayar di muka
Uang muka
Jumlah Aset Lancar
Jumlah Aset Lancar
ASET TIDAK LANCAR
Aset
tangguhan
ASETpajak
TIDAK
LANCAR
Investasi
entitas asosiasi
Aset pajakpada
tangguhan
Biaya
dibayar
setelah dikurangi
Investasi
padadimuka
entitas -asosiasi
bagian
jangka
pendek
Biaya
dibayar
dimuka
- setelah dikurangi
Aset
tetapjangka
- setelah
dikurangi akumulasi
bagian
pendek
penyusutan
sebesar
Rp 479.727.057
Aset
tetap - setelah
dikurangi
akumulasiribu
pada
31 Desember
dan Rp 385.148.363
ribu
penyusutan
sebesar2012
Rp 479.727.057
ribu
pada 31 Desember 2011
2012 dan Rp 385.148.363 ribu
Goodwill
pada 31 Desember 2011
Aset
lain-lain
Goodwill
Aset lain-lain
Jumlah Aset Tidak Lancar
Jumlah Aset Tidak Lancar
JUMLAH ASET
JUMLAH ASET
31 Desember/
December
31,
31
Desember/
2012 31,
December
Rp'000
2012
Rp'000
5
5
6
6
149.732.199
149.732.199
249.806.032
249.806.032
7
7
8,34
9
8,34
10
9
11
10
11
25.493.027
25.493.027
1.183.377
47.665.631
1.183.377
11.258.791
47.665.631
40.962.818
11.258.791
15.798.036
40.962.818
1.197.868
15.798.036
1.197.868
543.097.779
543.097.779
30
12
30
12
11
11
4.409.255
4.409.255
11.533.692
11.533.692
13
26
13
26
1.162.216.370
56.486.586
1.162.216.370
5.043.979
56.486.586
5.043.979
1.239.689.882
1.239.689.882
1.782.787.661
1.782.787.661
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
bagian
yang tidak
dari laporan
keuangan
konsolidasian.
Lihat catatan
atas terpisahkan
laporan keuangan
konsolidasian
yang
merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED
STATEMENTS
FINANCIAL
POSITION
PT EXPRESS
TRANSINDO
UTAMA TbkOF
AND
ITS SUBSIDIARIES
DECEMBER
31, 2012 POSITION
AND 2011
CONSOLIDATED STATEMENTS
OF FINANCIAL
DECEMBER 31, 2012 AND 2011
31 Desember/
December
31,
31
Desember/
2011 31,
December
Rp'000
2011
Rp'000
ASSETS
ASSETS
CURRENT ASSETS
36.496.676
Cash
and cash
equivalents
CURRENT
ASSETS
Other
current
financial
asset 36.496.676
Cash and
cash
equivalents
available-for-sale
(AFS)
Other
current financial
asset Trade
accounts receivable
available-for-sale
(AFS) from third parties net of
allowance
for impairment
losses
Trade
accounts
receivable
from third
parties Rp
thousand
at December
net 1,071,167
of allowance
for impairment
losses31, 2012
and
Rp 1,253,363
thousand
at
Rp 1,071,167
thousand
at December
31, 2012
8.452.889
December
31, 2011
and Rp 1,253,363
thousand at
Other
accounts
8.452.889
December
31,receivable
2011
619.334
Third
parties receivable
Other
accounts
44.026.640
Related
parties
619.334
Third parties
7.261.147
Inventories
44.026.640
Related parties
25.190.469
Prepaid
taxes
7.261.147
Inventories
11.349.065
Prepaid expenses
25.190.469
taxes
554.670
Advances
11.349.065
Prepaid expenses
554.670
Advances
133.950.890
Total Current Assets
133.950.890
Total Current Assets
NONCURRENT ASSETS
1.437.935
Deferred
tax assets
NONCURRENT
ASSETS
Investments
associates
1.437.935
Deferred tax in
assets
Investments in associates
8.179.438
Prepaid expenses - net of current maturity
Property
and equipment
of accumulated
8.179.438
Prepaid expenses
- net of- net
current
maturity
depreciation
of Rp 479,727,057
thousand at
Property
and equipment
- net of accumulated
December
31,
and Rp 385,148,363
depreciation
of2012
Rp 479,727,057
thousand at
798.955.485
at
December
2011
December
31,31,
2012
and Rp 385,148,363
56.486.586
Goodwill
798.955.485
at December 31, 2011
146.181
Other
noncurrent assets
56.486.586
Goodwill
146.181
Other noncurrent assets
865.205.625
Total Noncurrent Assets
865.205.625
Total Noncurrent Assets
999.156.515
TOTAL ASSETS
999.156.515
TOTAL ASSETS
See the accompanying notes to consolidated financial statements
which
are
an integral part
of the
See the
accompanying
notes
to consolidated financial
financialstatements.
statements
which are an integral part of the consolidated financial statements.
-3-3PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
143
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN
POSISI
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
PT
EXPRESS
TRANSINDO
UTAMA
Tbk DAN ENTITAS ANAK
31 DESEMBER
2012
DAN 2011 KONSOLIDASIAN
(Lanjutan)
LAPORAN
POSISI
KEUANGAN
31 DESEMBER 2012 DAN 2011 (Lanjutan)
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang
usahaJANGKA
kepada pihak
ketiga
LIABILITAS
PENDEK
Utang lain-lain
usaha kepada pihak ketiga
Pihak
ketiga
Utang
lain-lain
Pihak berelasi
ketiga
Pendapatan
diterima di muka
Pihak berelasi
Utang
pajak diterima di muka
Pendapatan
Biaya
Utang masih
pajak harus dibayar
Utang
bank jangka
pendek
Biaya masih
harus dibayar
Utang jangka
panjang
yang jatuh tempo
bank jangka
pendek
dalam
satu panjang
tahun yang jatuh tempo
Utang
jangka
Utang
dalam bank
satu tahun
Kewajiban
Utang banklembaga keuangan non bank
Kewajiban lembaga keuangan non bank
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas
pajak
tangguhan
LIABILITAS
JANGKA
PANJANG
Utang
jangka
- setelah dikurangi
Liabilitas
pajakpanjang
tangguhan
yangjangka
jatuh tempo
dalam
satu dikurangi
tahun
Utang
panjang
- setelah
Utang
banktempo dalam satu tahun
yang jatuh
Kewajiban
Utang banklembaga keuangan non bank
Uang
jaminanlembaga
pengemudi
Kewajiban
keuangan non bank
Liabilitas
imbalan
pasca kerja
Uang jaminan
pengemudi
Liabilitas imbalan pasca kerja
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang
EKUITAS
Modal
saham - nilai nominal Rp 100 per
EKUITAS
saham
pada- 31
2012
Modal
saham
nilaiDesember
nominal Rp
100dan
per2011
Modal
5.400.000.000
saham
sahamdasar
pada -31
Desember 2012
dan pada
2011
31 Desember
2012 dan 2011
Modal
dasar - 5.400.000.000
saham pada
Modal
ditempatkan
dan
disetor
31 Desember
2012
dan
2011- 2.145.600.000 saham
padaditempatkan
31 Desember
2012
dan-1.350.000.000
Modal
dan
disetor
2.145.600.000saham
saham
pada 31 Desember 2011
2012 dan 1.350.000.000 saham
Tambahan
modal
disetor2011
pada 31
Desember
Selisih
transaksi
Tambahan
modalekuitas
disetor
dengan
pihak nonpengendali
Selisih
transaksi
ekuitas
Pendapatan
komprehensif
lain
dengan pihak
nonpengendali
Saldo
laba komprehensif lain
Pendapatan
Ditentukan
Saldo
laba penggunaannya
Tidak
ditentukan
penggunaannya
Ditentukan
penggunaannya
Tidak ditentukan penggunaannya
Ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada
Pemilik
Induk
Ekuitas
yang
dapatEntitas
diatribusikan
kepada Pemilik Entitas Induk
KEPENTINGAN NONPENGENDALI
KEPENTINGAN NONPENGENDALI
Jumlah Ekuitas
Jumlah Ekuitas
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS
Catatan/
Notes
Catatan/
Notes
31 Desember/
December
31,
31 Desember/
2012 31,
December
Rp'000
2012
Rp'000
14
14
15
8,34
15
8,34
16
17
16
18
17
18
18.171.750
18.171.750
67.739.671
13.206.587
67.739.671
81.870
13.206.587
1.841.505
81.870
31.880.180
1.841.505
12.363.507
31.880.180
12.363.507
19
20
19
20
225.180.356
2.714.582
225.180.356
2.714.582
373.180.008
373.180.008
30
30
54.971.561
54.971.561
19
20
19
21
20
33
21
33
606.264.250
2.670.954
606.264.250
42.480.020
2.670.954
16.396.227
42.480.020
16.396.227
722.783.012
722.783.012
22
23
22
23
214.560.000
319.938.860
214.560.000
319.938.860
792.591
827.707
792.591
827.707
50.000
150.158.271
50.000
150.158.271
6
6
25
25
31
31
686.327.429
686.327.429
497.212
497.212
686.824.641
686.824.641
1.782.787.661
1.782.787.661
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
bagian
yang tidak
dari laporan
keuangan
konsolidasian.
Lihat catatan
atas terpisahkan
laporan keuangan
konsolidasian
yang
merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED
STATEMENTS
FINANCIAL
POSITION
PT EXPRESS
TRANSINDO
UTAMA TbkOF
AND
ITS SUBSIDIARIES
DECEMBER
31, 2012
AND 2011 (Continued)
CONSOLIDATED
STATEMENTS
OF FINANCIAL
POSITION
DECEMBER 31, 2012 AND 2011 (Continued)
31 Desember/
December
31,
31 Desember/
2011 31,
December
Rp'000
2011
LIABILITIES AND EQUITY
Rp'000
LIABILITIES AND EQUITY
CURRENT LIABILITIES
6.318.850
Trade
accounts
payable to third parties
CURRENT
LIABILITIES
Other
6.318.850
Trade accounts
accounts payable
payable to third parties
60.796.268
Third
parties payable
Other
accounts
10.360.510
Related
parties
60.796.268
Third parties
Deferred
10.360.510
Relatedincome
parties
3.349.618
Taxes
payable
Deferred
income
19.302.467
Accrued
expenses
3.349.618
Taxes payable
13.741.660
Short-term
bank loan
19.302.467
Accrued expenses
13.741.660
Short-term bank loan
Current maturity of long-term liabilities
154.877.581
Bank maturity
loans of long-term liabilities
Current
4.495.480
154.877.581
Bank loans to non bank financial institutions
Obligations
4.495.480
Obligations to non bank financial institutions
273.242.434
Total Current Liabilities
273.242.434
Total Current Liabilities
NONCURRENT LIABILITIES
27.072.891
Deferred
tax liabilities
NONCURRENT
LIABILITIES
27.072.891
Deferred tax liabilities
Long-term liabilities - net of current maturity
436.552.966
Bank loans
Long-term
liabilities - net of current maturity
5.384.063
436.552.966
Bank loans to non bank financial institutions
Obligations
37.588.401
Drivers'
security
5.384.063
Obligations
to deposits
non bank financial institutions
12.179.303
Employee
benefitdeposits
obligations
37.588.401
Drivers' security
12.179.303
Employee benefit obligations
518.777.624
Total Noncurrent Liabilities
518.777.624
Total Noncurrent Liabilities
EQUITY
Capital
EQUITYstock - Rp 100 par value per share at
December
andvalue
2011 per share at
Capital
stock -31,
Rp2012
100 par
Authorized
- 5,400,000,000
shares at
December 31,
2012 and 2011
December- 5,400,000,000
31, 2012 and 2011
Authorized
shares at
Subscribed
- 2011
Decemberand
31, paid-up
2012 and
2,145,600,000
shares at
Subscribed
and paid-up
- December 31, 2012
135.000.000
and
1,350,000,000
shares
at December
31, 2011
2,145,600,000
shares
at December
31, 2012
Additional
paid-in Capitalshares at December 31, 2011
135.000.000
and 1,350,000,000
Difference
in valueCapital
of equity transaction
Additional paid-in
with non-controlling
interest
Difference
in value of equity
transaction
Other
withcomprehensive
non-controlling income
interest
Retained
earnings
Other comprehensive
income
Appropriated
Retained
earnings
71.048.792
Unappropriated
Appropriated
71.048.792
Unappropriated
206.048.792
206.048.792
1.087.665
1.087.665
207.136.457
207.136.457
999.156.515
999.156.515
Equity attributable to the owners of the Company
Equity attributable to the owners of the Company
NON-CONTROLLING INTERESTS
NON-CONTROLLING INTERESTS
Total Equity
Total Equity
TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
See the accompanying notes to consolidated financial statements
which
are
an integral part
of the
See the
accompanying
notes
to consolidated financial
financialstatements.
statements
which are an integral part of the consolidated financial statements.
-4-4PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
144
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN
LABA
RUGI KOMPREHENSIF
KONSOLIDASIAN
PT
EXPRESS
TRANSINDO
UTAMA Tbk DAN
ENTITAS ANAK
UNTUK
TAHUN-TAHUN
YANG BERAKHIR
31 DESEMBER 2012 DAN 2011
LAPORAN
LABA RUGI KOMPREHENSIF
KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2012 DAN 2011
Catatan/
Notes
Catatan/
Notes
PENDAPATAN
BEBAN
LANGSUNG
PENDAPATAN
BEBAN LANGSUNG
LABA KOTOR
LABA KOTOR
Pendapatan bunga
Keuntungan
penjualan aset tetap
Pendapatan (kerugian)
bunga
Beban umum(kerugian)
dan administrasi
Keuntungan
penjualan aset tetap
Lain-lain
Beban umum dan administrasi
Lain-lain
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK
BEBAN PAJAK - BERSIH
BEBAN PAJAK - BERSIH
LABA BERSIH TAHUN BERJALAN
LABA BERSIH TAHUN BERJALAN
Pendapatan komprehensif lain
Keuntungan
direalisasi
Pendapatan belum
komprehensif
lainatas
nilai wajar belum
aset keuangan
lancar
Keuntungan
direalisasi
atas lainnya tersedia
untuk
nilai wajar
asetdijual
keuangan lancar lainnya tersedia untuk dijual
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF
JUMLAH LABA YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN
KEPADA:
JUMLAH
LABA YANG
DAPAT
Pemilik Entitas Induk
DIATRIBUSIKAN
KEPADA:
Kepentingan
Nonpengendali
Pemilik
Entitas
Induk
Kepentingan Nonpengendali
LABA BERSIH TAHUN BERJALAN
LABA BERSIH TAHUN BERJALAN
JUMLAH LABA RUGI KOMPREHENSIF
YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN
KEPADA:
JUMLAH
LABA RUGI
KOMPREHENSIF
PemilikDAPAT
Entitas DIATRIBUSIKAN
Induk
YANG
KEPADA:
Kepentingan
Nonpengendali
Pemilik
Entitas
Induk
Kepentingan Nonpengendali
Jumlah Laba Komprehensif
Jumlah Laba Komprehensif
LABA PER SAHAM DASAR
(Dalam
Penuh)
LABA
PERRupiah
SAHAM
DASAR
(Dalam Rupiah Penuh)
27
28
27
28
13
29
13
29
30
30
6
6
31
31
31
31
32
32
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED
STATEMENTS
OF Tbk
COMPREHENSIVE
INCOME
PT EXPRESS TRANSINDO
UTAMA
AND ITS SUBSIDIARIES
FOR THE YEARS
ENDED DECEMBER
31, 2012 AND
2011
CONSOLIDATED
STATEMENTS
OF COMPREHENSIVE
INCOME
FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31, 2012 AND 2011
2012
Rp'000
2012
Rp'000
520.863.266
337.327.465
520.863.266
337.327.465
183.535.801
183.535.801
2.347.199
(494.776)
2.347.199
(82.738.988)
(494.776)
4.300.253
(82.738.988)
4.300.253
106.949.489
106.949.489
27.587.872
27.587.872
79.361.617
79.361.617
2011
Rp'000
2011
Rp'000
338.359.335
200.635.752
338.359.335
200.635.752
137.723.583
137.723.583
1.117.948
4.893.416
1.117.948
(69.901.624)
4.893.416
7.953.188
(69.901.624)
7.953.188
81.786.511
81.786.511
21.590.145
21.590.145
60.196.366
60.196.366
827.707
827.707
80.189.324
80.189.324
60.196.366
60.196.366
79.159.479
202.138
79.159.479
202.138
79.361.617
79.361.617
59.575.427
620.939
59.575.427
620.939
60.196.366
60.196.366
79.987.186
202.138
79.987.186
202.138
80.189.324
80.189.324
59.575.427
620.939
59.575.427
620.939
60.196.366
60.196.366
53,46
53,46
45,39
45,39
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
bagian
yang tidak
dari laporan
keuangan
konsolidasian.
Lihat catatan
atas terpisahkan
laporan keuangan
konsolidasian
yang
merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
REVENUES
DIRECT
COSTS
REVENUES
DIRECT COSTS
GROSS PROFIT
GROSS PROFIT
Interest income
Gain
(loss)
from sale of property and equipment
Interest
income
General
andfrom
administrative
expenses
Gain (loss)
sale of property
and equipment
Others
General and administrative expenses
Others
INCOME BEFORE TAX
INCOME BEFORE TAX
TAX EXPENSE - NET
TAX EXPENSE - NET
NET INCOME FOR THE YEAR
NET INCOME FOR THE YEAR
Other comprehensive income
Unrealized
gain on increase
Other
comprehensive
incomein fair value
other current
asset
- value
Unrealized
gain financial
on increase
in fair
available-for-sale
other
current financial asset available-for-sale
TOTAL COMPREHENSIVE INCOME
TOTAL COMPREHENSIVE INCOME
NET INCOME
ATTRIBUTABLE
TO:
NET
INCOME
Owner
of the Company
ATTRIBUTABLE
TO:
Non-controlling
Interests
Owner
of the Company
Non-controlling Interests
NET INCOME FOR THE YEAR
NET INCOME FOR THE YEAR
TOTAL COMPREHENSIVE INCOME
ATTRIBUTABLE
TO:
TOTAL
COMPREHENSIVE
INCOME
Owner
of the Company
ATTRIBUTABLE
TO:
Non-controlling
Interests
Owner
of the Company
Non-controlling Interests
Total Comprehensive Income
Total Comprehensive Income
BASIC EARNINGS PER SHARE
(in full
Rupiah) PER SHARE
BASIC
EARNINGS
(in full Rupiah)
See the accompanying notes to consolidated financial statements
which
are
an integral part
of the
consolidated financial
See the
accompanying
notes
to consolidated
financialstatements.
statements
which are an integral part of the consolidated financial statements.
-5-5PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
319.938.860
-
-
214.560.000
319.938.860
79.560.000
Saldo per 31 Desember 2012
-
135.000.000
Saldo per 31 Desember 2011
Penerbitan saham dengan
Penawaran Umum Perdana
23
Keuntungan belum direalisasi atas
nilai wajar aset keuangan lancar lainnya tersedia untuk dijual
6
Akuisisi entitas anak
Jumlah laba komprehensif
-
-
5.000.000
27.000.000
-
103.000.000
Modal saham/
Capital stock
Rp'000
22
24
26
Saldo per 1 Januari 2011
Peningkatan modal disetor dari
konversi utang berelasi
Dividen saham
Akuisisi entitas anak
Jumlah laba komprehensif
Catatan/
Notes
Tambahan
modal disetor/
Additional
paid-in capital
Rp'000
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2012 DAN 2011
-
-
-
-
-
50.000
50.000
Ditentukan
penggunaannya/
Appropriated
Rp'000
150.158.271
79.109.479
-
71.048.792
(27.000.000)
59.575.427
38.473.365
Belum
ditentukan
penggunaannya/
Unappropriate
retained earnings
Rp'000
Saldo laba
-
-
-
-
-
-
-6-
792.591
792.591
Selisih transaksi
ekuitas dengan
pihak
nonpengendali/
Difference in value
of equity transaction
with non-controlling
interest
Rp'000
-
-
-
-
-
827.707
827.707
Pendapatan
komprehensif lain/
Other comprehensive
income
Rp'000
686.327.429
827.707
792.591
79.159.479
399.498.860
206.048.792
5.000.000
59.575.427
141.473.365
Ekuitas yang
dapat diatribusikan
kepada pemilik
entitas induk/
Equity attributable
to owner of the
Company
Rp'000
686.824.641
827.707
79.361.617
399.498.860
207.136.457
5.000.000
3.002
60.196.366
141.937.089
Jumlah ekuitas/
Total equity
Rp'000
Balance as of December 31, 2012
Balance as of December 31, 2011
Issuance of shares with Initial
Public Offering
Unrealized gain on increase in fair value
other current financial asset of available-for-sale
Purchase of subsidiary's capital shares
Total comprehensive income
Balance as of January 1, 2011
Conversion of accounts due to
a related party to capital stock
Stock dividends
Purchase of subsidiary's capital shares
Total comprehensive income
See the accompanying notes to consolidated financial statements
which are an integral part of the consolidated financial statements.
497.212
(792.591)
202.138
-
1.087.665
3.002
620.939
-
463.724
Kepentingan
nonpengendali/
non-controlling
interest
Rp'000
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31, 2012 AND 2011
145
146
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2012 DAN 2011
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31, 2012 AND 2011
2012
Rp'000
2011
Rp'000
496.987.785
13.776.839
370.505.422
10.868.319
(185.710.093)
(61.666.681)
(116.175.662)
(34.446.599)
Kas dihasilkan dari operasi
Penerimaan restitusi PPn BM
Penerimaan bunga
Pembayaran pajak penghasilan
Pembayaran bunga
263.387.850
53.280.285
2.347.199
(7.109.590)
(77.067.855)
230.751.480
66.990.154
1.117.948
(10.426.016)
(54.632.531)
Cash generated from operations
Receipts of restitutions of luxury sales tax
Interest received
Income tax paid
Interest paid
Arus Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi
234.837.889
233.801.035
Net Cash Provided by Operating Activities
2.672.118
14.007.820
111.983.050
51.208.038
(115.622.041)
(501.883.271)
-
(45.125.514)
(393.962.867)
(100.031.454)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pengemudi
Penerimaan kas dari pelanggan langsung
Pembayaran kas kepada :
Pemasok
Direksi dan karyawan
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Hasil penjualan aset tetap
Penurunan pada piutang lain-lain kepada
pihak berelasi
Kenaikan pada piutang lain-lain kepada pihak
berelasi
Penambahan aset tetap
Pembayaran akuisisi entitas anak
Penempatan aset keuangan lancar lainnya tersedia untuk dijual
Arus Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan utang bank jangka panjang
Penerbitan saham melalui
penawaran umum perdana saham
Penerimaan dari lembaga keuangan non bank
Penerimaan (pembayaran) utang bank jangka pendek
Pembayaran liabilitas kepada
lembaga keuangan non bank
Kenaikan (penurunan) pada utang lain-lain kepada
pihak berelasi
Pembayaran utang bank jangka panjang
(248.231.648)
-
(751.081.792)
(473.903.977)
417.385.013
399.927.001
399.498.860
(1.378.153)
-
432.000
13.741.660
CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES
Cash receipts from drivers
Cash receipts from direct customers
Cash paid to :
Suppliers
Directors and employees
CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Proceeds from disposal of property and equipment
Decrease in other accounts receivable from related
parties
Increase in other accounts receivable from
related parties
Acquisitions of property and equipment
Acquisition of a subsidiary
Other current financial asset available-for-sale (AFS) placement
Net Cash Used in Investing Activities
CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES
Proceeds from long-term bank loans
Issuance of shares with initial
public offering
Proceeds from obligations to non bank financial institutions
Proceeds from (payments of) short-term bank loan
(4.494.007)
(9.093.633)
(1.093.923)
(180.438.364)
12.727.827
(191.079.195)
Arus Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan
629.479.426
226.655.660
Net Cash Provided by Financing Activities
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH
KAS DAN SETARA KAS
113.235.523
(13.447.282)
NET INCREASE (DECREASE) IN CASH AND CASH
EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN
36.496.676
49.943.958
CASH AND CASH EQUIVALENTS AT BEGINNING OF
YEAR
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN
149.732.199
36.496.676
CASH AND CASH EQUIVALENTS AT END OF YEAR
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
Payments of obligations to non bank financial institutions
Increase (decrease) in other accounts payable to
related parties
Payments of long-term bank loans
See the accompanying notes to consolidated financial statements
which are an integral part of the consolidated financial statements.
-7-
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31 DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
1.
UMUM
1.
1.
UMUM
a. Pendirian dan Informasi Umum
1.
a.
Pendirian
Informasi
Umum
PT Expressdan
Transindo
Utama
Tbk (Perusahaan),
dahulu bernama PT Kasih Bhakti Utama,
PT Express
Transindoakta
Utama
(Perusahaan),
didirikan
berdasarkan
No.Tbk
9 tanggal
11 Juni
dahulu
bernama
PT Kasih
Utama,
1981, dibuat
dihadapan
Max Bhakti
Lahoendoeitan,
didirikannotaris
berdasarkan
akta No.
9 tanggal
Juni
S.H.,
pengganti
dari
Nico 11
Rudolf
1981,
dibuat dihadapan
Max Lahoendoeitan,
Makahanap,
S.H.,
notaris
di
Jakarta,
S.H., notaris pengganti
dari Nico Rudolf
sebagaimana
diubah
berdasarkan
Akta
Makahanap,
notarisNo. di 8, Jakarta,
Perubahan danS.H.,
Perbaikan
tanggal
sebagaimana
berdasarkan
3 Februari 1986, diubah
yang dibuat
dihadapan Akta
Nico
Perubahan
dan Perbaikan
No.
8, tanggal
Rudolf Makahanap,
S.H., notaris
di Jakarta.
Akta
3
Februari 1986,
yang
dibuat dihadapan
Nico
perubahan
ini telah
mendapatkan
persetujuan
RudolfMenteri
Makahanap,
S.H., notaris
di Jakarta.
Akta
dari
Kehakiman
Republik
Indonesia
perubahan
ini telah
mendapatkan
persetujuan
dengan Surat
Keputusan
No. C2-3139.HT.01dari Menteri
Kehakiman
Indonesia
01.Th
86, tanggal
26 AprilRepublik
1986 serta
telah
dengan Suratdalam
Keputusan
C2-3139.HT.01diumumkan
Berita No.
Negara
Republik
01.Th
86, tanggal
April 1986
serta 1991,
telah
Indonesia
No. 47 26tanggal
11 Juni
diumumkanNo.1639.
dalam Berita Negara Republik
Tambahan
Indonesia No. 47 tanggal 11 Juni 1991,
Tambahan
No.1639.
Anggaran dasar
Perusahaan telah mengalami
beberapa kali perubahan terakhir dengan akta
Anggaran
dasar14Perusahaan
telah dari
mengalami
No. 37 tanggal
Desember 2012
Fathiah
beberapa
kalinotaris
perubahan
terakhirdalam
dengan
akta
Helmi, S.H.,
di Jakarta,
rangka
No.
37 tanggalmodal
14 Desember
2012 dari
peningkatan
ditempatkan
dan Fathiah
modal
Helmi, S.H.,
notaris di
dalam
rangka
disetor
Perusahaan
danJakarta,
susunan
pemegang
peningkatan
dan modal
Perusahaan modal
sebagaiditempatkan
realisasi pengeluaran
disetor
dan susunan
pemegang
saham Perusahaan
setelah Penawaran
Umum.
Akta
Perusahaan ini sebagai
realisasi pengeluaran
perubahan
telah mendapatkan
persetujuan
saham
setelah
Penawaran
Umum.Manusia
Akta
dari Menteri
Hukum
dan Hak Asasi
perubahanIndonesia
ini telah dengan
mendapatkan
Republik
Surat persetujuan
Keputusan
dari
Menteri Hukum dan tanggal
Hak Asasi
Manusia
No. AHU-AH.01.10-45867,
27 Desember
Republik
Indonesia dengan
2012. Pengumuman
dalam Surat
BeritaKeputusan
Negara
No.
AHU-AH.01.10-45867,
tanggal
27 Desember
Republik
Indonesia masih dalam
proses.
2012. Pengumuman dalam Berita Negara
Republik
Indonesiadimasih
dalam
proses. Depok,
Grup
beroperasi
Jakarta
(termasuk
Bekasi dan Tangerang) dan kota-kota lainnya di
Grup beroperasi
Jakarta
(termasuk
Depok,
Indonesia.
Kantor di
pusat
Perusahaan
terletak
di
Bekasi
danWiryopranoto
Tangerang) dan
kota-kota
Jl.
Sukarjo
No. 11
Jakartalainnya
Barat. di
Indonesia. Kantor pusat Perusahaan terletak di
Jl. Sukarjo
Wiryopranoto
Jakarta Barat.
Sesuai
dengan
pasal No.3 11anggaran
dasar
Perusahaan, ruang Iingkup kegiatan utama
Sesuai dengan
pasal
3 anggaran
dasar
Perusahaan
adalah
bergerak
dalam bidang
Perusahaan,
ruang
Iingkup darat.
kegiatan
utama
penyediaan jasa
transportasi
Perusahaan
Perusahaan
adalah
bergerak
bidang
mulai
beroperasi
pada tahun
1989.dalam
Pada tanggal
penyediaan
jasa
transportasi
31
Desember
2012
dan 2011darat.
Grup Perusahaan
mempunyai
mulai
beroperasimasing-masing
pada tahun 1989.
Pada
total karyawan
1.507
dantanggal
1.195
31
Desember
Grup
mempunyai
orang
karyawan2012
tetapdan
dan2011
kontrak
(tidak
diaudit).
total karyawan masing-masing 1.507 dan 1.195
orang karyawan tetap dan kontrak (tidak diaudit).
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
AND
ITS
SUBSIDIARIES
DECEMBER 31, 2012 AND 2011
AND
FOR
THE YEARS
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS
THEN ENDED
GENERAL
GENERAL
a. Establishment of the Company
a. PT
Establishment
of the Company
Express Transindo
Utama (the Company),
formerly PT Kasih Bhakti Utama, was
PT ExpressonTransindo
(the Company),
established
June 11, Utama
1981, based
on notarial
formerly
Utama, S.H.,
was
deed No. PT
9 ofKasih
Max Bhakti
Lahoendoeitan,
establishednotary
on June
1981,
basedMakahanap,
on notarial
substitute
of 11,
Nico
Rudolf
deed
No. 9in Jakarta,
of Max which
Lahoendoeitan,
S.H.,
S.H., notary
was amended
by
substitute
notary
Nico February
Rudolf Makahanap,
notarial
deed
No. of
8 dated
3, 1986 of
S.H.,
notary Makahanap
in Jakarta, which
was amended
by
Nico Rudolf
S.H., notary
in Jakarta.
notarial
deed
No.
8
dated
February
3,
1986
This change was approved by the Minister of
of
Nico Rudolf
Makahanap
notary in Jakarta.
Justice
of the
RepublicS.H.,
of Indonesia
in his
This
change
wasNo.
approved
by the Minister 86
of
decision
letter
C2-3139.HT.01-01.Th
Justice
of 26,
the 1986
Republic
of published
Indonesia ininState
his
dated April
and was
decision
C2-3139.HT.01-01.Th
86
Gazette letter
No. 47No. dated
June 11,
1991,
dated April 26,
Supplement
No.1986
1639.and was published in State
Gazette
No. 47
dated
June 11,
1991,
Supplement No. 1639.
The articles of association have been amended
several times, most recently by notarial deed
The
articles
association 14,
have2012
beenofamended
No. 37
datedof December
Fathiah
severalS.H.,
times,
most
recently about
by notarial
deed
Helmi
notary
in Jakarta,
the increase
No.issued
37 dated
December
14,and
2012
of Fathiah
of
and paid-up
capital
composition
of
Helmi
S.H., notary
in Jakarta, about
the increase
the
Company’s
shareholders
as realization
of
of issuedissuance
and paid-up
capital
and Offering.
composition
of
shares
after
Public
This
the
Company’s
shareholders
as
realization
of
change was approved by the Minister of Law and
shares
issuance
Public
Offering. inThis
Human Rights
of theafter
Republic
of Indonesia
his
change
approved
by the Minister of Law
and
decisionwas
letter
No. AHU-AH.01.10-45867
dated
Human Rights
the Republic
of Indonesiain
in the
his
December
27, of
2012.
The announcement
decision
letterofNo.
dated
State Gazette
theAHU-AH.01.10-45867
Republic Indonesia is still
in
December 27, 2012. The announcement in the
process.
State Gazette of the Republic Indonesia is still in
process.
The Group operates in Jakarta (including Depok,
Bekasi and Tangerang) and other cities within
The
Group The
operates
in Jakarta
Depok,
Indonesia.
Company’s
head(including
office is located
Bekasi
and Tangerang)
and other
cities
within
in
JI. Sukarjo
WiryopranotoNo.
11, West
Jakarta.
Indonesia. The Company’s head office is located
in JI.
Sukarjo WiryopranotoNo.
11,the
West
Jakarta.
In
accordance
with article 3 of
Company’s
articles of association, the scope of its activities
In accordance
article
of the
Company’s
is
mainly to with
engage
in 3land
transportation
articles
association,
thestarted
scope its
of its
activities
services.of The
Company
commercial
is mainly in
to 1989.
engage
in December
land transportation
operations
As of
31, 2012
services.
and
2011,The
the Company
Group hadstarted
a totalitsofcommercial
1,507 and
operations
in 1989.permanent
As of December
31, 2012
1,195 employees,
and contractual,
and
2011, the
Group had a total of 1,507 and
respectively
(unaudited).
1,195 employees, permanent and contractual,
respectively (unaudited).
-8-8-
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
147
148
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31 DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)Perusahaan tergabung dalam kelompok usaha
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
The Company belongs to a group of (Continued)
companies
owned by PT Rajawali Corpora. As of
The
Company
to a
groupthe
of Company's
companies
December
31, belongs
2012 dan
2011,
owned
by consist
PT Rajawali
Corpora. As of
management
of the following:
December 31, 2012 dan 2011, the Company's
31 Desember
2011/consist of the following:
management
(grup) PT Rajawali Corpora. Pada tanggal
Perusahaan
dalamsusunan
kelompok
usaha
31 Desembertergabung
2012 dan 2011,
pengurus
(grup)
PT adalah
Rajawali
Corpora.
Pada tanggal
Perusahaan
sebagai
berikut:
31 Desember 2012 dan 2011, susunan pengurus
31 Desember 2012/
Perusahaan adalah sebagai berikut:
December 31, 2012
31 Desember 2012/
December
31, 2012
Stephen
K. Sulistyo
December 31, 2011
31 Desember 2011/
December
Tan Tjoe
Liang 31, 2011
Darjoto Setyawan
Stephen
Sulistyo
Tan Tjoe K.
Liang
Darjoto
Setyawan
S.Y. Wenas
Tan Tjoe Liang
Paul Capelle
S.Y. Wenas
Paul
CapellePodiman
Drs. Daniel
Darjoto Setyawan
Tan
Tjoe K.
Liang
Stephen
Sulistyo
Darjoto
Setyawan
Stephen K. Sulistyo
-Drs. Daniel Podiman
Direktur tidak terafiliasi
Drs. Herwan Gozali
Drs. Daniel
Podiman
David
Santoso
Drs. Herwan Gozali
David
Santoso
Shafruhan
Sinungan
Drs. Herwan Gozali
Drs.
Podiman
DavidDaniel
Santoso
Drs. Herwan Gozali
David
Santoso
-
b.
Direktur tidak
Entitas
Anakterafiliasi
Shafruhan Sinungan
-
b.
Entitas
Anak memiliki,
Perusahaan
tidak langsung, lebih
Perusahaan
anak
berikut: memiliki,
tidak langsung, lebih
anak berikut:
Presiden Komisaris
Komisaris
Presiden Komisaris
Komisaris Independen
Komisaris
Komisaris Independen
Direktur Utama
Direktur
Direktur Utama
Direktur
Entitas Anak/Subsidiaries
PT Wahy u Mustika Kinasih (WMK)
PT Indo Semesta Luhur (ISL)
PT Semesta
Indo Prima
(SIP)
Wahy u Mustika
Kinasih
(WMK)
PT Tulus
Sinar Selatan
Indo Semesta
Luhur(TSS)
(ISL)
PT Express
Perdana
SemestaKartika
Indo Prima
(SIP)(EKP)
PT Express
Limo
Nusantara
Tulus Sinar
Selatan
(TSS)(ELN)
PT Satria
Express
Express
KartikaPerdana
Perdana(SEP)
(EKP)
PT Mutiara
Perdana (ELN)
(MEP)
ExpressExpress
Limo Nusantara
PT Mutiara
Kencana
Sejahtera
(MKS)
Satria Express
Perdana
(SEP)
PT Fajar
Mutiara
Timur
(FMT)(MEP)
Mutiara
Express
Perdana
PT Express
KencanaSejahtera
Lestari (EKL)
Mutiara Kencana
(MKS)
PT Ekspres
Sarana
Batu
Ceper (ESBC)
Fajar Mutiara
Timur
(FMT)
Entitas
anakKencana
dari MKSLestari (EKL)
PT Express
Ekspres
MuliaBatu
Perdana
(EMP)
PT PT
Ekspres
Sarana
Ceper
(ESBC)
Entitas anak dari MKS
PT Ekspres Mulia Perdana (EMP)
Independent Commissioners
President Director
Directors
President Director
Directors
Un-affiliate Director
Un-affiliate Director
b. Consolidated Subsidiaries
b. Consolidated
The Company Subsidiaries
has ownership interest of more
than 50%, directly or indirectly, in the following
The
Company has ownership interest of more
subsidiaries:
than 50%, directly or indirectly, in the following
subsidiaries:Tahun
baik langsung maupun
dari 50% saham entitas
baik langsung maupun
dari 50% saham entitas
Entitas Anak/Subsidiaries
President Commissioners
Commissioners
President Commissioners
Commissioners
Independent
Commissioners
Domisili/
Domiciled
Domisili/
Domiciled
Tangerang
Surabay a
Jakarta
Tangerang
Jakarta
Surabay Barat
a
Surabay
Jakarta a
Medan
Jakarta Barat
Semarang
Surabay a
Bekasi
Medan
Jakarta
Semarang
Tangerang
Selatan
Bekasi
Depok
Jakarta
Bekasi
Tangerang Selatan
Depok
Jakarta
Bekasi Barat
31 Desember/
December 31
2012
2011
31 Desember/
%
%
December
31
2012
2011
99,9600
99,9600
%
%
99,9960
99,9800
99,9996
99,9996
99,9600
99,9600
99,9000
99,9000
99,9960
99,9800
99,9000
99,9000
99,9996
99,9996
99,6000
99,6000
99,9000
99,9000
99,0000
99,0000
99,9000
99,9000
99,6000
99,6000
99,8000
99,8000
99,0000
99,0000
99,8000
99,8000
99,6000
99,6000
99,6000
99,6000
99,8000
99,8000
99,9970
99,9970
99,8000
99,8000
99,6000
99,6000
99,4000
99,4000
99,9970
99,9970
Jakarta Barat
99,4000
Kecuali EMP yang memiliki jenis usaha
perdagangan, pertambangan, penyediaan jasa
Kecuali
EMP
yang
memiliki
usaha
transportasi
darat,
bengkel
dan jenis
jasa, semua
perdagangan,
pertambangan,
penyediaan
jasa
entitas anak memiliki
jenis usaha
penyediaan
transportasi
darat,
bengkel dan jasa, semua
jasa transportasi
darat.
entitas anak memiliki jenis usaha penyediaan
jasa transportasi
Pada
tanggal 13 darat.
Mei 2011, Perusahaan membeli
99,997% atau sebanyak 29.999 lembar saham
Pada
tanggal 13Sarana
Mei 2011,
Perusahaan
PT Ekspres
Batu
Ceper membeli
(ESBC)
99,997% 26).
atau sebanyak 29.999 lembar saham
(Catatan
PT Ekspres Sarana Batu Ceper (ESBC)
(Catatan
26). 30 April 2012, Pemegang saham
Pada tanggal
PT Indo Semesta Luhur (ISL) menyetujui untuk
Pada
tanggal 30
April ditempatkan
2012, Pemegang
meningkatkan
modal
dan saham
modal
PT
Indo dari
Semesta
Luhur
(ISL) menyetujui
untuk
disetor
semula
sebesar
Rp 62.500.000
meningkatkan
modal ditempatkan dan modal
menjadi Rp 250.000.000.
disetor dari semula sebesar Rp 62.500.000
menjadi Rp 250.000.000.
99,4000
Operasi
Komersial/
Tahun
Y ear of
Operasi
Commercial
Komersial/
Operation
Y ear of
Commercial
Operation
2002
2002
2004
2002
2005
2002
2005
2004
2005
2006
2005
2007
2005
2010
2006
2010
2007
2010
2011
2010
2010
1997
2011
1997
Jumlah Aset Sebelum Eliminasi/
Total Assets Bef ore Elimination
31 Desember/December
31,
Jumlah
Aset Sebelum Eliminasi/
2011
Total2012
Assets Bef ore Elimination
Rp'000
31Rp'000
Desember/December
31,
2012
2011
94.573.403
64.338.654
Rp'000
Rp'000
8.063.566
3.050.103
40.765.555
29.396.952
94.573.403
64.338.654
30.074.270
31.681.641
8.063.566
3.050.103
1.393.768
1.164.745
40.765.555
29.396.952
11.884.799
4.204.714
30.074.270
31.681.641
11.156.117
8.106.248
1.393.768
1.164.745
180.565.290
194.421.739
11.884.799
4.204.714
112.452.599
67.927.504
11.156.117
8.106.248
110.702.093
101.282.194
180.565.290
194.421.739
269.823.029
207.147.262
112.452.599
67.927.504
200.294.042
151.619.754
110.702.093
101.282.194
269.823.029
207.147.262
71.640.442
23.601.516
200.294.042
151.619.754
71.640.442
23.601.516
Except for EMP, which nature of business is
merchandising, mining, land transportation and
Except
for EMP,thewhich
of business
is
garage service,
naturenature
of business
of all of
merchandising,
mining, landis transportation
and
the Company’s subsidiaries
land transportation
garage
services.service, the nature of business of all of
the Company’s subsidiaries is land transportation
services.
On May 13, 2011, the Company acquired
99.997% equity ownership or 29,999 shares of
On
13, Sarana
2011, the
Company
PT May
Ekspres
Batu
Ceper acquired
(ESBC)
99.997%
(Note 26).equity ownership or 29,999 shares of
PT Ekspres Sarana Batu Ceper (ESBC)
(Note
26).30, 2012, the Shareholders of PT Indo
On April
Semesta Luhur (ISL) agreed to increase
On
April 30,and
2012,
the Shareholders
of from
PT Indo
subscribed
paid-up
capital shares
Rp
Semesta
(ISL) agreed to increase
62,500,000 Luhur
to Rp 250,000,000.
subscribed and paid-up capital shares from Rp
62,500,000 to Rp 250,000,000.
-9-9-
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31 DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
c. Penawaran Umum Efek Perusahaan
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
c. Public Offering of Shares of the Company
c.
2.
2.
Penawaran
Umum
Perusahaan
Pada tanggal
22 Efek
Oktober
2012, Perusahaan
memperoleh pernyataan efektif dari Ketua
Pada
22 Pasar
OktoberModal
2012,dan
Perusahaan
Badan tanggal
Pengawas
Lembaga
memperoleh
pernyataan efektif
Ketua
Keuangan (Bapepam-LK)
dengandarisuratnya
Badan
Pengawas Pasar Modal
Lembaga
No.
S-12327/BL/2012
untuk danmelakukan
Keuangan umum
(Bapepam-LK)
dengan suratnya
penawaran
atas 1.051.280.000
saham
No. nama
S-12327/BL/2012
untuk masyarakat.
melakukan
atas
Perusahaan kepada
penawaran
atas 1.051.280.000
saham
Pada
tanggalumum
2 November
2012 saham tersebut
atas
nama Perusahaan
masyarakat.
telah dicatatkan
pada Bursakepada
Efek Indonesia.
Pada tanggal 2 November 2012 saham tersebut
telah dicatatkan
Bursa 2012,
Efek Indonesia.
Pada
tanggal 31pada
Desember
seluruh saham
Perusahaan atau sejumlah 2.145.600.000
Pada
Desember
2012,
seluruh
saham
lembartanggal
saham31
telah
dicatatkan
pada
Bursa
Efek
Perusahaan
atau sejumlah 2.145.600.000
Indonesia.
lembar saham telah dicatatkan pada Bursa Efek
Indonesia.
PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN
BARU DAN REVISI (PSAK) DAN INTERPRETASI
PENERAPAN
STANDARKEUANGAN
AKUNTANSI(ISAK)
KEUANGAN
STANDAR AKUNTANSI
BARU DAN REVISI (PSAK) DAN INTERPRETASI
STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (ISAK)
a. Standar yang berlaku efektif pada tahun
berjalan
a. Standar yang berlaku efektif pada tahun
berjalan
Dalam tahun berjalan, Grup telah menerapkan
semua standar baru dan revisi serta yang
Dalam
tahun oleh
berjalan,
GrupStandar
telah menerapkan
dikeluarkan
Dewan
Akuntansi
semua
standar
baru Akuntan
dan revisi
serta yang
Keuangan
dari Ikatan
Indonesia
dikeluarkan
oleh operasinya
Dewan Standar
Akuntansi
relevan dengan
dan efektif
untuk
Keuangan
dari Ikatan
Akuntan
yang
periode akuntansi
yang
dimulaiIndonesia
pada tanggal
relevan
operasinya standar
dan efektif
1 Januaridengan
2012. Penerapan
baruuntuk
dan
periode
akuntansi
yang dimulai
pada
tanggal
revisi telah
berdampak
terhadap
perubahan
1
Januari 2012.
Penerapan
standar
baru dan
kebijakan
akuntansi
Grup yang
mempengaruhi
revisi
telah
terhadap
penyajian
danberdampak
pengungkapan
laporan perubahan
keuangan
kebijakan
akuntansi
Grup yang
mempengaruhi
konsolidasian
untuk tahun
berjalan
atau tahun
penyajian
dan pengungkapan laporan keuangan
sebelumnya:
konsolidasian untuk tahun berjalan atau tahun
sebelumnya:
PSAK 60, Instrumen Keuangan: Pengungkapan
PSAK 60, baru
Instrumen
Pengungkapan
Standar
ini Keuangan:
menggantikan
persyaratan
pengungkapan dalam PSAK 50 (revisi 2006),
Standar
ini menggantikan
persyaratan
Instrumenbaru Keuangan:
Penyajian
dan
pengungkapan dalam PSAK 50 (revisi 2006),
Pengungkapan.
Instrumen
Keuangan:
Penyajian
dan
Pengungkapan.
Standar
baru ini mengakibatkan pengungkapan
mengenai (a) signifikansi instrumen keuangan
Standar
mengakibatkan
pengungkapan
terhadap baru
posisiinidan
kinerja keuangan
Grup, dan
mengenai
(a) luasnya
signifikansi
instrumen
keuangan
(b)
sifat dan
risiko
yang timbul
dari
terhadap posisi
dan kinerja
keuangan
dan
instrumen
keuangan
yang mana
Grup Grup,
terekspos
(b)
sifat periode
dan luasnya
timbul
dari
selama
dan risiko
padayang
akhir
periode
instrumen
yang mana
Grup mengelola
terekspos
pelaporan, keuangan
dan bagaimana
entitas
selama periode
pada
risiko-risiko
tersebut dan
(Catatan
39). akhir periode
pelaporan, dan bagaimana entitas mengelola
risiko-risiko
tersebutbaru
(Catatan
39).
Berikut
ini standar
dan standar
revisi serta
interpretasi yang diterapkan dalam laporan
Berikut
ini standar
baru danPenerapan
standar revisi
keuangan
konsolidasian.
ini serta
tidak
interpretasi
yang yang
diterapkan
dalam
memiliki pengaruh
signifikan
atas laporan
jumlah
keuangan
konsolidasian.
ini tidak
yang dilaporkan
dalam Penerapan
laporan keuangan
memiliki
pengaruh
signifikan atas
jumlah
konsolidasian
tetapiyang
mempengaruhi
akuntansi
yang
dilaporkan
untuk transaksi
masadalam
depan: laporan keuangan
konsolidasian tetapi mempengaruhi akuntansi
untuk transaksi masa depan:
- 10 - 10 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
c. On
Public
Offering
of Shares
of the Company
October
22, 2012,
the Company
obtained the
notice of effectivity from the Chairman of the
On
October
22, 2012,
the Company
the
Capital
Market
and
Financial obtained
Institution
notice
of effectivity
the Chairman
the
Supervisory
Agency from
(Bapepam-LK)
in hisofletter
Capital
Market andfor Financial
Institution
No.
S-12327/BL/2012
its public offering
of
Supervisory Agency
(Bapepam-LK)
in his
letter
1,051,280,000
shares.
On November
2, 2012,
No.
foronitsthepublic
offering
of
theseS-12327/BL/2012
shares were listed
Indonesia
Stock
1,051,280,000
shares. On November 2, 2012,
Exchange.
these shares were listed on the Indonesia Stock
Exchange.
As of December 31, 2012, all of the Company's
2,145,600,000 outstanding shares have been
As
of on
December
31, 2012,
of the Company's
listed
the Indonesia
StockallExchange.
2,145,600,000 outstanding shares have been
listed on the Indonesia Stock Exchange.
2.
2.
ADOPTION
OF
NEW
AND
REVISED
STATEMENTS OF FINANCIAL ACCOUNTING
ADOPTION
OF
NEW
AND
REVISED
STANDARDS (“PSAK”)
AND INTERPRETATIONS
STATEMENTS
OF FINANCIAL ACCOUNTING
OF PSAK (“ISAK”)
STANDARDS (“PSAK”) AND INTERPRETATIONS
OF PSAK
(“ISAK”)
a.
Standards
effective in the current period
a.
Standards effective in the current period
In the current year, the Group have adopted all
of the new and revised standards and issued by
In
current Accounting
year, the Group
haveBoard
adopted
all
thethe
Financial
Standard
of the
of
the new and
revisedofstandards
and issued
by
Indonesian
Institute
Accountants
that are
the
Financial
Accounting
Standard
of the
relevant
to their
operations
and Board
effective
for
Indonesian
Institute beginning
of Accountants
that are
accounting periods
on January
1,
relevant
to adoption
their operations
for
2012. The
of these and
new effective
and revised
accounting
periods
beginning
on January
1,
standards and
has resulted
in changes
to the
2012.
adoption of
these new
andfollowing
revised
Group’sTheaccounting
policies
in the
standards
has resulted
in changesfinancial
to the
areas, andand
affected
the consolidated
Group’s
in the following
statementaccounting
presentationpolicies
and disclosures
for the
areas,
affected
current and
or prior
years: the consolidated financial
statement presentation and disclosures for the
current60,
or prior
years:
PSAK
Financial
Instruments: Disclosures
PSAKnew
60, Financial
This
standard Instruments:
supersedes Disclosures
the disclosure
requirements of PSAK 50 (revised 2006),
This
new standard
supersedes
the disclosure
Financial
Instruments:
Presentation
and
requirements
of PSAK 50 (revised 2006),
Disclosure.
Financial
Instruments:
Presentation
and
Disclosure.
This
new standard resulted in the disclosures
concerning (a) the significance of financial
This
new standard
resulted
in the position
disclosures
instruments
for the Group
financial
and
concerning
of extent
financial
performance;(a)
andthe
(b) significance
the nature and
of
instruments
thefinancial
Group financial
position
and
risks arising for
from
instruments
to which
performance;
and (b) the
nature
extent
the Group is exposed
during
the and
period
and of
at
risksend
arising
fromreporting
financial period,
instruments
which
the
of the
and to
how
the
the Group
is exposed
during
the 39).
period and at
Group
manages
those risks
(Note
the end of the reporting period, and how the
Group
manages
those
risks
(Note standards
39).
The
following
new
and
revised
and
interpretations have also been adopted in these
The
following new
and revised
standardsTheir
and
consolidated
financial
statements.
interpretations
have
also
adopted
in these
adoption has not
had
anybeen
significant
impact
on
consolidated
financial in statements.
Their
the amounts reported
these consolidated
adoption
not had any
impact the
on
financial has
statements
but significant
may impact
the
amounts for
reported
in these
consolidated
accounting
future
transactions
or
financial
statements but may impact the
arrangements:
accounting
for
future
transactions
or
arrangements:
149
150
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31 DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
ï‚·
ï‚·ï‚·
ï‚·ï‚·
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
PSAK 10 (revisi 2010), Pengaruh Perubahan
Kurs Valuta Asing
PSAK 13
10 (revisi
(revisi 2011),
2010), Properti
Pengaruh
Perubahan
PSAK
Investasi
Kurs Valuta Asing
PSAK 16
13 (revisi
(revisi 2011),
2011), Aset
Properti
Investasi
PSAK
Tetap
PSAK 24
16 (revisi
(revisi 2010),
2011), Imbalan
Aset Tetap
PSAK
Kerja
PSAK 26 (revisi 2011), Biaya Pinjaman
PSAK
PSAK 24
30 (revisi
(revisi 2010),
2011), Imbalan
Sewa Kerja
PSAK 46
26 (revisi
(revisi 2010),
2011), Pajak
Biaya Penghasilan
Pinjaman
PSAK
PSAK
30
(revisi
2011),
Sewa
PSAK 50 (revisi 2010), Instrumen Keuangan:
PSAK 46 (revisi 2010), Pajak Penghasilan
Penyajian
PSAK
(revisi(revisi
2010), Instrumen
PSAK 50 53
2010), Keuangan:
Akuntansi
Penyajian
Kompetensi Berbasis Saham
ï‚·ï‚· PSAK
2010), Keuangan:
Akuntansi
PSAK 55 53
(revisi(revisi
2011), Instrumen
Kompetensi
Berbasis
Saham
Pengakuan dan
Pengukuran
PSAK 56
55 (revisi
(revisi 2011),
2011), Laba
Instrumen
Keuangan:
ï‚·ï‚· PSAK
Per Saham
Pengakuan
dan
Pengukuran
ï‚· ISAK 15, PSAK 24 - Batas Aset Imbalan
ï‚· PSAK
56 (revisi 2011),
Laba Per
Saham dan
Pasti, Persyaratan
Pendanaan
Minimum
ï‚· ISAK
15, PSAK 24 - Batas Aset Imbalan
Interaksinya
Pasti, Persyaratan
Pendanaan Minimum
dan
ï‚· ISAK
20, Pajak Penghasilan
– Perubahan
Interaksinya
dalam
Status Pajak Entitas atau Para
ï‚· Pemegang
ISAK 20, Pajak
Penghasilan – Perubahan
Sahamnya
dalam
Status
Pajak
ï‚· ISAK 23, Sewa Operasi –Entitas
Insentif atau Para
ï‚· Pemegang
ISAK 24, Sahamnya
Evaluasi Substansi Beberapa
ï‚· Transaksi
ISAK 23, Sewa
– Insentif
yangOperasi
Melibatkan
Suatu Bentuk
ï‚· ISAK
24, Evaluasi Substansi Beberapa
Legal Sewa
yang
Suatu Bentuk
ï‚· Transaksi
ISAK 25, Hak
AtasMelibatkan
Tanah
Legal
Sewa
ï‚· ISAK 26, Penilaian Ulang Derivatif Melekat
ï‚· ISAK 25, Hak Atas Tanah
ï‚· ISAK 26, Penilaian Ulang Derivatif Melekat
b. Standar
telah
diterbitkan
tapi
belum
diterapkan
b. Standar
telah
diterbitkan
tapi
belum
diterapkan
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau
setelah 1 Januari 2013 adalah PSAK 38 (revisi
Efektif
periode
yang
dimulai
pada atau
2012), untuk
Kombinasi
Bisnis
Entitas
Sepengendali
setelah
1 Januari 2013
adalahatas
PSAK
38 (revisi
dan Perbaikan
Tahunan
PSAK
60,
2012),
Kombinasi
Bisnis
Entitas
Sepengendali
Instrumen Keuangan: Pengungkapan.
dan Perbaikan Tahunan atas PSAK 60,
Instrumen Keuangan: Pengungkapan.
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan
keuangan konsolidasian, manajemen sedang
Sampai
dengan
tanggal
laporan
mengevaluasi
dampak
daripenerbitan
standar terhadap
keuangan
konsolidasian,
manajemen sedang
laporan keuangan
konsolidasian.
mengevaluasi dampak dari standar terhadap
laporan keuangan konsolidasian.
KEBIJAKAN AKUNTANSI
ï‚·ï‚·
ï‚·
ï‚·ï‚·
ï‚·ï‚·
ï‚·ï‚·
ï‚·
ï‚·ï‚·
3.
3.
KEBIJAKAN AKUNTANSI
a. Pernyataan Kepatuhan
a.
b.
b.
3.
3.
Pernyataan
Kepatuhan
Laporan keuangan
konsolidasian telah disusun
dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
Laporan
konsolidasian telah disusun
Keuangankeuangan
di Indonesia.
dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia.
PSAK 10 (revised 2010), The Effects of
Changes in Foreign Exchange Rates
ï‚·ï‚· PSAK
The Investment
Effects of
PSAK 10
13 (revised
(revised2010),
2011),
Changes
Property in Foreign Exchange Rates
ï‚·ï‚· PSAK
(revised
PSAK 1613
(revised
2011),2011),
Property,Investment
Plant and
Property
Equipment
ï‚·ï‚· PSAK
16 (revised
(revised 2010),
2011), Employee
Property, Plant
and
PSAK 24
Benefits
Equipment
ï‚· PSAK 26 (revised 2011), Borrowing Costs
ï‚·ï‚· PSAK
Benefits
PSAK 24
30 (revised
(revised 2010),
2011), Employee
Lease
ï‚·ï‚· PSAK
Borrowing
Costs
PSAK 26
46 (revised
(revised 2011),
2010), Income
Taxes
ï‚·ï‚· PSAK
30
(revised
2011),
Lease
PSAK 50 (revised 2010), Financial
ï‚· PSAK
46 (revised
2010), Income Taxes
Instruments:
Presentation
ï‚·ï‚· PSAK
50 (revised
(revised 2010),
2010),Share-based
Financial
PSAK 53
Instruments:
Payments Presentation
ï‚·ï‚· PSAK
PSAK 53
55 (revised
(revised 2010),
2011),Share-based
Financial
Payments
Instruments: Recognition and Measurement
ï‚·ï‚· PSAK
(revised
2011), per
Financial
PSAK 56 55
(revised
2011), Earnings
Share
Instruments:
Recognition
and
Measurement
ï‚· ISAK 15, PSAK 24 - The Limit on a Defined
ï‚· PSAK
Earnings perFunding
Share
Benefit56 (revised
Asset, 2011),
Minimum
ï‚· ISAK
15, PSAK
24their
- The
Limit on a Defined
Requirements
and
Interaction
Asset, Taxes
Minimum
ï‚· Benefit
ISAK 20, Income
– ChangeFunding
in Tax
Requirements
and or
their
Status of an Entity
its Interaction
Shareholders
ï‚· ISAK 20, Income Taxes – Change in Tax
of an
Entity orLeases
its Shareholders
ï‚· Status
ISAK 23,
Operating
– Incentives
ï‚· ISAK 24, Evaluating the Substance of
ï‚· ISAK
23, Operating
Leases
Incentives
Transactions
involving
the –Legal
Form of a
ï‚· ISAK
Lease 24, Evaluating the Substance of
the Legal Form of a
ï‚· Transactions
ISAK 25, Landinvolving
Right
ï‚· Lease
ISAK 26, Reassessment of Embedded
ï‚· ISAK
25, Land Right
Derivatives
ï‚· ISAK 26, Reassessment of Embedded
Derivatives
Standards
in issue not yet adopted
ï‚·
Standards in issue not yet adopted
Effective for periods beginning on or after
January 1, 2013 is PSAK 38 (revised 2012),
Effective
for periods Under
beginning
on orControl
after
Business Combination
Common
January
1, 2013Improvement
is PSAK 38 (revised
2012),
and Annual
to Financial
Business
Combination
Common
Control
Accounting
Standard Under
(PSAK)
60, Financial
and
Annual
Improvement to Financial
Instrument:
Disclosure.
Accounting Standard (PSAK) 60, Financial
Instrument:
As
of the Disclosure.
issuance date of the financial
statements, management is evaluating the effect
As
of standards
the issuance
of the financial
of this
on thedate
consolidated
financial
statements, management is evaluating the effect
statements.
of this standards on the consolidated financial
statements.
SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
POLICIES
SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
POLICIES
a. Statement of Compliance
a.
Statement
of Compliance
The consolidated
financial statements have
been prepared in accordance with Indonesian
The
consolidated
statements
have
Financial
Accountingfinancial
Standards.
These financial
been
prepared
in
accordance
with
Indonesian
statements are not intended to present the
Financial position,
Accounting
Standards.
Theseand
financial
financial
result
of operations
cash
statements
are not with
intended
to present
the
flows
in accordance
accounting
principles
financial
position,
result ofgenerally
operations
and cash
and reporting
practices
accepted
in
flows
in accordance
with accounting principles
other countries
and jurisdictions.
and reporting practices generally accepted in
other countries and jurisdictions.
- 11 - 11 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31 DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
b. Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian
b.
c.
c.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
b. Consolidated
Financial
Statement
Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian
Dasar
penyusunan
laporan
keuangan
konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas
Dasar
penyusunan
laporan
keuangan
konsolidasian,
adalah dasar
akrual. Mata
uang
konsolidasian,
kecuali untuk
arusuntuk
kas
pelaporan (penyajian)
yang laporan
digunakan
konsolidasian,
adalah dasar
akrual.
Mata uang
penyusunan laporan
keuangan
konsolidasian
pelaporan
(penyajian)
yang (Rp)
digunakan
untuk
adalah mata
uang Rupiah
dan laporan
penyusunan
laporan keuangan
konsolidasian
keuangan konsolidasian
tersebut
disusun
adalah
matanilai
uang
Rupiah
(Rp)beberapa
dan laporan
berdasarkan
historis,
kecuali
akun
keuangan
konsolidasian
disusun
tertentu disusun
berdasarkantersebut
pengukuran
lain
berdasarkan
historis, kecuali
beberapa
akun
sebagaimananilaidiuraikan
dalam
kebijakan
tertentu
berdasarkan
pengukuran lain
akuntansidisusun
masing-masing
akun tersebut.
sebagaimana
diuraikan
dalam
kebijakan
akuntansiarus
masing-masing
akun tersebut.
Laporan
kas konsolidasian
disusun dengan
menggunakan
metode
langsung
dengan
Laporan
arus kas konsolidasian
disusun aktivitas
dengan
mengelompokkan
arus kas dalam
menggunakan
langsung
dengan
operasi, investasi metode
dan pendanaan.
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas
operasi, Konsolidasian
investasi dan pendanaan.
Prinsip
b.
Prinsip
LaporanKonsolidasian
keuangan
konsolidasian
menggabungkan laporan keuangan Perusahaan
Laporan
dan entitas yangkeuangan
dikendalikan oleh konsolidasian
Perusahaan.
menggabungkan
laporanada
keuangan
Pengendalian dianggap
apabila Perusahaan
Perusahaan
dan
entitas yang
oleh Perusahaan.
mempunyai
hak dikendalikan
untuk mengatur
kebijakan
Pengendalian
ada suatu
apabilaentitas
Perusahaan
keuangan dandianggap
operasional
untuk
mempunyai
hak untuk
mengatur kebijakan
memperoleh manfaat
dari aktivitasnya.
keuangan dan operasional suatu entitas untuk
memperoleh
dari aktivitasnya.
Hasil entitasmanfaat
anak yang
diakuisisi atau dijual
selama tahun berjalan termasuk dalam laporan
Hasil
entitaskomprehensif
anak yang diakuisisi
atau sejak
dijual
laba rugi
konsolidasian
selama
dalam laporan
tanggal tahun
efektifberjalan
akuisisitermasuk
dan sampai
dengan
laba
komprehensif
tanggalrugi
efektif
penjualan. konsolidasian sejak
tanggal efektif akuisisi dan sampai dengan
tanggal efektif penjualan.
Jika diperlukan, penyesuaian dapat dilakukan
terhadap laporan keuangan entitas anak agar
Jika
diperlukan,
penyesuaian
dapat dilakukan
kebijakan
akuntansi
yang digunakan
sesuai
terhadap
laporan akuntansi
keuanganyang
entitas
anak agar
dengan kebijakan
digunakan
oleh
kebijakan
akuntansi yang digunakan sesuai
Grup.
dengan kebijakan akuntansi yang digunakan oleh
Grup. transaksi intra kelompok usaha, saldo,
Seluruh
penghasilan dan beban dieliminasi pada saat
Seluruh
transaksi intra kelompok usaha, saldo,
konsolidasian.
penghasilan dan beban dieliminasi pada saat
konsolidasian.nonpengendali pada entitas anak
Kepentingan
diidentifikasi secara terpisah dan disajikan dalam
Kepentingan
nonpengendali
pada entitas
anak
ekuitas.
Kepentingan
nonpengendali
pemegang
diidentifikasi
secara
terpisah
disajikan
saham awalnya
diukur
baikdan
pada
nilai dalam
wajar
ekuitas.
nonpengendali
pemegang
ataupun Kepentingan
pada proporsi
pemilikan kepentingan
saham
awalnyadari
diukur
baik pada
nilai wajar
nonpengendali
nilai wajar
aset neto
yang
ataupun
pada proporsi
dapat diidentifikasi
dari pemilikan
pihak yangkepentingan
diakuisisi.
nonpengendali
dari nilai
wajar aset
netoakuisisi
yang
Pilihan pengukuran
dilakukan
pada
dapat
dariSetelah
pihak yang
diakuisisi.
dengandiidentifikasi
dasar akuisisi.
akuisisi,
jumlah
Pilihan
pada akuisisi
tercatat pengukuran
kepentingan dilakukan
nonpengendali
adalah
dengan
akuisisi.pada
Setelah
akuisisi, jumlah
jumlah dasar
kepemilikan
pengakuan
awal
tercatat bagian
kepentingan
nonpengendali
adalah
ditambah
kepentingan
nonpengendali
dari
jumlah kepemilikan
awal
perubahan
selanjutnyapada
dalampengakuan
ekuitas. Seluruh
ditambah
kepentingandiatribusikan
nonpengendalipada
dari
laba rugibagian
komprehensif
perubahan
dalam
ekuitas.
kepentinganselanjutnya
nonpengendali
bahkan
jika Seluruh
hal ini
laba rugi komprehensif
diatribusikan
pada
mengakibatkan
kepentingan
nonpengendali
kepentingan
nonpengendali
bahkan
jika
hal
ini
mempunyai saldo defisit.
mengakibatkan
kepentingan
nonpengendali
mempunyai saldo defisit.
c.
- 12 - 12 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
c.
Presentation
Consolidated
Financial
Statement
Presentation
The consolidated financial statements, except
for the consolidated statements of cash flows,
The
financial
except
are consolidated
prepared under
the statements,
accrual basis
of
for
the consolidated
statements
of used
cash in
flows,
accounting.
The reporting
currency
the
are
preparedof under
accrual basis
of
preparation
the the
consolidated
financial
accounting.
currency
in and
the
statements isThe
thereporting
Indonesian
Rupiahused
(Rp),
preparation
of the
financial
the measurement
basisconsolidated
used is the historical
statements
is
the
Indonesian
Rupiah
(Rp),
cost, except for certain accounts which and
are
the
measurement
basisdescribed
used is the
historical
measured
on the bases
in the
related
cost,
except
for certain accounts which are
accounting
policies.
measured on the bases described in the related
accounting policies.
The consolidated statements of cash flows are
prepared using the direct method with
The
consolidated
cash operating,
flows are
classifications
of statements
cash flowsof into
prepared
using
the activities.
direct method with
investing and
financing
classifications of cash flows into operating,
investing and
activities.
Principles
of financing
Consolidation
Principles
of Consolidation
The
consolidated
financial
statements
incorporate the financial statements of the
The
consolidated
Company
and entitiesfinancial
controlledstatements
by the
incorporate
the financial
statements
of the
the
Company. Control
is achieved
where
Company
andthe entities
by the
Company has
power to controlled
govern the financial
Company.
Control
is ofachieved
and operating
policies
an entitywhere
so as the
to
Company
has the
to govern the financial
obtain benefits
frompower
its activities.
and operating policies of an entity so as to
obtain
benefits
from its activities.
The results
of subsidiaries
acquired or disposed
of during the year are included in the
The
results of subsidiaries
or disposed
consolidated
statement acquired
of comprehensive
of
during
year are
in and
the
income
from the
the effective
date included
of acquisition
consolidated
statement
of
comprehensive
up to the effective date of disposal, as
income
from the effective date of acquisition and
appropriate.
up to the effective date of disposal, as
appropriate.
When necessary, adjustments were made to the
financial statements of subsidiaries to bring their
When
necessary,
adjustments
were
made
to the
accounting
policies
in line with
those
used
by
financial
statements
subsidiaries to bring their
other members
of theofGroup.
accounting policies in line with those used by
other members of the Group.
All intra-Company transactions, balances,
income and expenses are eliminated in full on
All
intra-Company transactions, balances,
consolidation.
income and expenses are eliminated in full on
consolidation. interests in subsidiaries are
Non-controlling
identified separately and presented within
Non-controlling
are
equity.
The interests
interest inof subsidiaries
non-controlling
identified
separately
and measured
presentedeither
within
shareholders
maybe initially
at
equity.
of
non-controlling
fair value The
or at interest
the non-controlling
interests’
shareholders
at
proportionate maybe
share initially
of the measured
fair valueeither
of the
fair
value identifiable
or at the net
non-controlling
interests’
acquirre’s
asset. The choice
of
proportionate
of theonfairacquisition
value of the
measurement share
is made
by
acquirre’s
net asset.
The choicethe
of
acquisition identifiable
basis. Subsequent
to acquisition,
measurement
is
made
on
acquisition
by
carrying amount of non-controlling interests is
acquisition
basis.
to acquisition,
the
the amount
of Subsequent
those interests
at initial
carrying
amount
of non-controlling
interests
is
recognition
plus non-controlling
interests’
share
the
amount of changes
those interests
at initial
of subsequent
in equity.
Total
recognition
plusincome
non-controlling
interests’
comprehensive
is attributed
to theshare
nonof
subsequent
changes
in equity.
controlling
interests
even if this
results inTotal
the
comprehensive
income is
attributed
the nonnon-controlling interests
having
deficittobalance.
controlling interests even if this results in the
non-controlling interests having deficit balance.
151
152
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)Perubahan dalam bagian kepemilikan Grup pada
d.
d.
entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
Perubahan dalam
bagian
kepemilikan
Grup
pada
pengendalian
dicatat
sebagai
transaksi
ekuitas.
entitas
anak yang
tidak mengakibatkan
hilangnya
Nilai
tercatat
kepentingan
Grup dan kepentingan
pengendalian
sebagai
transaksi
ekuitas.
nonpengendalidicatat
disesuaikan
untuk
mencerminkan
Nilai
tercatat
kepentingan
Grup
dan
kepentingan
perubahan bagian kepemilikannya atas entitas
nonpengendali
untukantara
mencerminkan
anak.
Setiap disesuaikan
perbedaan
jumlah
perubahan
kepemilikannya
atasdan
entitas
kepentinganbagian
nonpengendali
disesuaikan
nilai
anak. imbalan
Setiapyangperbedaan
antara
wajar
diberikan atau
diterimajumlah
diakui
kepentingan
nonpengendali
disesuaikan
dan nilai
secara langsung
dalam ekuitas
dan diatribusikan
wajar
imbalan
yang
diberikan
atau
diterima
diakui
pada pemilik entitas induk.
secara langsung dalam ekuitas dan diatribusikan
pada pemilik entitas induk.
Ketika Grup kehilangan pengendalian atas
entitas anak, keuntungan dan kerugian diakui
Ketika
atas
didalam Gruplabakehilangan
rugi dan pengendalian
dihitung sebagai
entitas
anak,
keuntungan
dan kerugian
perbedaan
antara
(i) keseluruhan
nilai wajardiakui
yang
didalam
rugi dari
dansetiap
dihitung
sebagai
diterima danlaba
nilai wajar
sisa investasi
perbedaan
antara
(i) keseluruhan
nilai wajar
dan
(ii) nilai
tercatat
sebelumnya
dari yang
aset
diterima dangoodwill)
nilai wajar
dariliabilitas
setiap sisa
(termasuk
dan
dariinvestasi
entitas
dan (ii)
tercatat
sebelumnya
dari aset
anak
dannilai
setiap
kepentingan
nonpengendali.
(termasuk
liabilitas
dari sebesar
entitas
Ketika aset goodwill)
dari entitasdan
anak
dinyatakan
anak
dan
setiap
kepentingan
nonpengendali.
nilai revaluasi atau nilai wajar dan akumulasi
Ketika aset dari
entitas
anak dinyatakan
keuntungan
atau
kerugian
yang telahsebesar
diakui
nilai revaluasi
atau nilai
wajar danlainnya
akumulasi
sebagai
pendapatan
komprehensif
dan
keuntungan
kerugian
yang jumlah
telah diakui
terakumulasi atau
dalam
ekuitas,
yang
sebagai
pendapatan
lainnya
dan
sebelumnya
diakui komprehensif
sebagai
pendapatan
terakumulasi
dalam
ekuitas,
jumlah
yang
komprehensif lainnya dan akumulasi ekuitas
sebelumnya
diakui
pendapatan
dicatat seolah-olah
Grup sebagai
telah melepas
secara
komprehensif
lainnya
dan (yaitu
akumulasi
ekuitas
langsung aset yang
relevan
direklasifikasi
dicatat
Grup telah
melepaskesecara
ke
labaseolah-olah
rugi atau ditransfer
langsung
saldo
langsung
aset yangditentukan
relevan (yaitu
laba
sebagaimana
olehdireklasifikasi
PSAK yang
ke
laba rugi
ditransfer
langsung
ke saldo
berlaku).
Nilaiatau
wajar
setiap sisa
investasi
pada
laba
ditentukan
oleh PSAK
yang
entitassebagaimana
anak terdahulu
pada tanggal
hilangnya
berlaku).
Nilai
wajar
setiap
sisa
investasi
pada
pengendalian dianggap sebagai nilai wajar pada
entitaspengakuan
anak terdahulu
hilangnya
saat
awal pada
aset tanggal
keuangan
sesuai
pengendalian
dianggap
sebagai
nilai wajar
pada
dengan PSAK
55 (revisi
2011),
Instrumen
saat pengakuan
awal aset
keuangan sesuai
Keuangan:
Pengakuan
dan Pengukuran
atau,
dengan
PSAK
55 perolehan
(revisi 2011),
Instrumen
jika sesuai,
biaya
saat pengakuan
Keuangan:
Pengakuan
Pengukuran
awal investasi
pada dan
entitas
asosiasi atau,
atau
jika sesuai, biaya
perolehan
pengendalian
bersama
entitas saat pengakuan
awal investasi pada entitas asosiasi atau
pengendalian
bersama entitas
Kombinasi
Bisnis
Kombinasi
Bisnis
Akuisisi entitas
anak dan bisnis dicatat dengan
menggunakan metode akuisisi. Biaya akuisisi
Akuisisi
entitas
anak dan
adalah nilai
agregat
nilaibisnis
wajar dicatat
(pada dengan
tanggal
menggunakan
akuisisi.
Biaya liabilitas
akuisisi
pertukaran)
darimetode
aset yang
diberikan,
adalah
nilai agregat
nilai wajar
(padainstrumen
tanggal
yang terjadi
atau diambil
alih dan
pertukaran)
aset yang
diberikan,
liabilitas
ekuitas yang dari
diterbitkan
sebagai
pertukaran
atas
yang
terjadi atau
diambil
alihdiakuisisi.
dan instrumen
pengendalian
dari pihak
yang
Biayaekuitas
yang diterbitkan
sebagai
pertukaran
biaya terkait
akuisisi diakui
di dalam
laba atas
rugi
pengendalian
dari pihak yang diakuisisi. Biayapada
saat terjadinya
biaya terkait akuisisi diakui di dalam laba rugi
pada saat terjadinya
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
Changes in the Group’s interests (Continued)
in existing
d.
d.
subsidiaries that do not result in a loss of control
Changes
in theforGroup’s
interests
in existing
are accounted
as equity
transactions.
The
subsidiaries
that doofnot
in a loss
of control
carrying
amounts
theresult
Group’s
interests
and
are
for asinterests
equity transactions.
the accounted
non-controlling
are adjustedThe
to
carrying
amounts
Group’s
reflect the
changesofinthe
their
relativeinterests
interestsand
in
the subsidiaries.
non-controllingAny
interests
are between
adjusted the
to
the
difference
reflect
in their
relative interests
in
amountthe
by changes
which the
non-controlling
interests
the
Anythe
difference
between
are subsidiaries.
adjusted and
fair value
of the
the
amount
by which
interests
consideration
paid the
or non-controlling
received is recognized
are
adjusted
and
the
fair
value
directly in equity and attributed to ownersofof the
the
consideration
paid or received is recognized
Company.
directly in equity and attributed to owners of the
Company.
When
the Group loses control of a subsidiary, a
gain or loss is recognized in profit or loss and is
When the Group
loses
control of
a subsidiary,
a
calculated
as the
difference
between
(i) the
gain
or lossofisthe
recognized
loss and is
aggregate
fair valueinofprofit
the or
consideration
calculated
as the
the fair
difference
between
(i) the
received and
value of
any retained
aggregate
thethe
fairprevious
value ofcarrying
the consideration
interest
andof(ii)
amount of
received
the fairgoodwill),
value ofandany
retained
the assetsand
(including
liabilities
of
interest
and (ii)and
the any
previous
carrying amount
of
the
subsidiary
non-controlling
interest.
the
assets
(including
of
When
assets
of the goodwill),
subsidiaryand
areliabilities
carried at
the
subsidiary
and
any
non-controlling
interest.
revalued amount or fair values and the related
When assets
carried at
cumulative
gainoforthe
losssubsidiary
has beenare
recognized
in
revalued
amount or fair
valuesand
andaccumulated
the related
other comprehensive
income
cumulative
gain
or loss previously
has been recognized
recognized in
in
in equity, the
amounts
other
other comprehensive
comprehensive income
income and
and accumulated
accumulated
in
equity, are
the accounted
amounts previously
recognized
in
in equity
for as if the
Group had
other comprehensive
and accumulated
directly
disposed of income
the relevant
assets (i.e.
in
equity aretoaccounted
fororastransferred
if the Group
had
reclassified
profit or loss
directly
directly
disposed
of as
thespecified
relevantbyassets
(i.e.
to
retained
earnings
applicable
reclassified
profit or lossThe
or transferred
accounting to
standards).
fair value directly
of any
to retained retained
earnings inasthe
specified
applicable
investment
former by
subsidiary
at
accounting
standards).
The isfair
value of
the date when
control is lost
regarded
as any
the
investment
retained
in the former
at
fair value on
initial recognition
forsubsidiary
subsequent
the date when
control
is lost55is regarded
the
accounting
under
PSAK
(revised as
2011),
fair
value onInstruments:
initial recognition
for subsequent
Financial
Recognition
and
accounting under
PSAK
55 (revised
2011),
Measurement
or, when
applicable,
the cost
on
Financial
Instruments:
initial recognition
of an Recognition
investment in and
an
Measurement
or, when
applicable,
associate or a jointly
controlled
entity.the cost on
initial recognition of an investment in an
associate or a jointly controlled entity.
Business Combinations
Business
Combinations
Acquisitions
of subsidiaries and businesses are
accounted for using the acquisition method. The
Acquisitions
and businesses
cost of theof subsidiaries
business combination
is are
the
accounted for
the values
acquisition
aggregate
of using
the fair
(at method.
the dateThe
of
cost
of the
business
is the
exchange)
of assets
given,combination
liabilities incurred
or
aggregate and
of theequity
fair values
(at theissued
date of
assumed,
instruments
in
exchange)
of control
assets given,
liabilities Acquisitionincurred or
exchange for
of the acquire.
assumed,
and
instruments
issued
in
related costs
areequity
recognized
in profit or
loss as
exchange for control of the acquire. Acquisitionincurred.
related costs are recognized in profit or loss as
incurred.
- 13 - 13 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)Dalam penerapannya, imbalan untuk akuisisi
e.
e.
termasuk setiap aset atau liabilitas yang
Dalam
penerapannya,
untuk imbalan
akuisisi
dihasilkan
dari suatu imbalan
kesepakatan
termasuk diukur
setiap terhadap
aset ataunilailiabilitas
yang
kontinjen
wajar pada
dihasilkan
dari Perubahan
suatu kesepakatan
tanggal akuisisi.
selanjutnyaimbalan
dalam
kontinjen
terhadap
nilai biaya
wajarakuisisi
pada
nilai wajar diukur
disesuaikan
dengan
tanggalmemenuhi
akuisisi. Perubahan
selanjutnya
dalam
ketika
syarat sebagai
penyesuaian
nilai wajar disesuaikan
akuisisi
pengukuran
periode. dengan
Semua biaya
perubahan
ketika memenuhi
penyesuaian
selanjutnya
dalamsyarat
nilai sebagai
wajar dari
imbalan
pengukuran
periode.
Semua
kontijensi diklasifikasikan
sebagai perubahan
aset atau
selanjutnya
dalam
nilai
wajar
dari imbalan
liabilitas yang dihitung sesuai dengan
standar
kontijensi yang
diklasifikasikan
sebagai dalam
aset atau
akuntansi
relevan. Perubahan
nilai
liabilitas
yang
dengan standar
wajar
dari dihitung
imbalansesuai
kontinjensi
yang
akuntansi yangsebagai
relevan.ekuitas
Perubahan
dalam nilai
diklasifikasikan
tidak dicatat.
wajar
dari
imbalan
kontinjensi
yang
diklasifikasikan
sebagai ekuitas
dicatat.
Aset
teridentifikasi,
liabilitastidak
dan
liabilitas
kontinjensi pihak yang diakuisisi yang memenuhi
Aset
teridentifikasi,
liabilitas
dan liabilitas
kondisi-kondisi
pengakuan
berdasarkan
PSAK
kontinjensi
pihak yang
diakuisisi
yangdiakui
memenuhi
22
(revisi 2010),
Kombinasi
Bisnis,
pada
kondisi-kondisi
pengakuan
PSAK
nilai wajar, kecuali
untuk berdasarkan
aset dan liabilitas
22 (revisidiukur
2010),dengan
Kombinasi
Bisnis, diakui
pada
tertentu
menggunakan
standar
nilai
wajar, kecuali untuk aset dan liabilitas
yang relevan.
tertentu diukur dengan menggunakan standar
yang relevan.
Jika
akuntansi awal untuk kombinasi bisnis
belum selesai pada akhir periode pelaporan saat
Jika akuntansi
awalGrup
untukmelaporkan
kombinasi jumlah
bisnis
kombinasi
terjadi,
belum
selesaiuntuk
pada akhir
periode pelaporan
saat
sementara
pos-pos
yang proses
kombinasi
terjadi,
Grup
melaporkan
jumlah
akuntansinya belum selesai dalam laporan
sementara untuk
pos-pos
proses
keuangannya.
Selama
periode yang
pengukuran,
akuntansinya
belummenyesuaikan,
selesai dalamaset
laporan
pihak pengakuisisi
atau
keuangannya.
Selama yang
periodediakui,
pengukuran,
liabilitas
tambahan
untuk
pihak
pengakuisisi
menyesuaikan,
atau
mencerminkan
informasi
baru yang aset
diperoleh
liabilitas fakta
tambahan
yang yang
diakui,
tentang
dan keadaan
ada untuk
pada
mencerminkan
baru diketahui,
yang diperoleh
tanggal akuisisiinformasi
dan, jika
akan
tentang
fakta
dan
keadaan
yang
ada pada
berdampak pada jumlah yang diakui
pada
tanggal tersebut.
akuisisi dan, jika diketahui, akan
tanggal
berdampak pada jumlah yang diakui pada
tanggal tersebut.
Periode
pengukuran adalah periode dari tanggal
akuisisi
hingga tanggal Grup memperoleh
Periode
adalah periode
darikeadaan
tanggal
informasipengukuran
lengkap tentang
fakta dan
akuisisiada hingga
tanggalakuisisi
Grup dan
memperoleh
yang
pada tanggal
periode
informasi
lengkap
tentang
pengukuran
maksimum
satufakta
tahundan
darikeadaan
tanggal
yang ada pada tanggal akuisisi dan periode
akuisisi.
pengukuran maksimum satu tahun dari tanggal
akuisisi.
Transaksi dan Penjabaran Laporan Keuangan
Dalam Mata Uang Asing
Transaksi dan Penjabaran Laporan Keuangan
Dalam
Mata tersendiri
Uang Asing
Pembukuan
dari masing-masing entitas
dalam Grup diselenggarakan dalam mata uang
Pembukuan
tersendiri
entitas
Rupiah, mata
uang dari
dari masing-masing
lingkungan ekonomi
dalam
diselenggarakan
dalam(mata
mata uang
uang
utama Grup
dimana
entitas beroperasi
Rupiah,
mata
uang
dari
lingkungan
ekonomi
fungsionalnya).
Transaksi-transaksi
selama
utama berjalan
dimana dalam
entitas mata
beroperasi
(matadicatat
uang
tahun
uang asing
fungsionalnya).
selama
dengan kurs yang Transaksi-transaksi
berlaku pada saat terjadinya
tahun berjalan
mata
uang asing
transaksi.
Padadalam
tanggal
pelaporan,
asetdicatat
dan
dengan
yang berlaku
terjadinya
liabilitas kurs
moneter
dalam pada
matasaat
uang
asing
transaksi.
tanggal
pelaporan, kurs
aset yang
dan
disesuaikanPada
untuk
mencerminkan
liabilitas pada
moneter
mata
uang asing
berlaku
tanggaldalam
tersebut.
Keuntungan
atau
disesuaikan
kurs yang
kerugian kursuntuk
yangmencerminkan
timbul dikreditkan
atau
berlaku padadalam
tanggal
Keuntungan atau
dibebankan
labatersebut.
rugi
kerugian kurs yang timbul dikreditkan atau
dibebankan dalam laba rugi
- 14 - 14 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
Where applicable, the consideration
for the
e.
e.
acquisition includes any assets or liabilities
Where
consideration
for the
resultingapplicable,
from a the
contingent
consideration
acquisition includes
anyatassets
or liabilities
arrangement,
measured
its acquisition-date
resulting
a contingent
fair value. from
Subsequent
changes consideration
in such fair
arrangement,
measured
at its acquisition-date
values are adjusted against
the cost of
fair value. where
Subsequent
changes
in such fair
acquisition
they qualify
as measurement
values
are adjusted All
against
cost of
period adjustments.
other thesubsequent
acquisition inwhere
changes
the they
fair qualify
valueasofmeasurement
contingent
period
adjustments.
other
consideration
classified All
as an
assetsubsequent
or liability
changes
in
the
fair
value
contingent
are accounted for in accordanceofwith
relevant
consideration
classifiedChanges
as an asset
accounting
standards.
in the or
fairliability
value
are
accountedconsideration
for in accordance
withasrelevant
of contingent
classified
equity
accounting
standards. Changes in the fair value
are
not recognized.
of contingent consideration classified as equity
are not
recognized.
The
acquiree’s
identifiable assets, liabilities and
contingent liabilities that meet the conditions for
The
acquiree’s
identifiable
liabilities
and
recognition
under
PSAK assets,
22 (revised
2010),
contingent Combination,
liabilities that meet
the conditions
for
Business
are recognized
at fair
recognition
under
PSAK assets
22 (revised
2010),
value, except
for certain
and liabilities
Business
Combination,
are relevant
recognized
at fair
that
are measured
using the
standards.
value, except for certain assets and liabilities
that are measured using the relevant standards.
If the initial accounting for business combination
is incomplete by the end of the reporting period
If the
initialthe
accounting
for business
in
which
combination
occurs, combination
the Group
is incomplete
by the amounts
end of theforreporting
period
reports
provisional
the items
for
in
which
the
combination
occurs,
the
Group
which the accounting is incomplete. Those
reports provisional
for theduring
items the
for
provisional
amountsamounts
are adjusted
which
the accounting
incomplete.
Those
measurement
period, oris additional
assets
or
provisional are
amounts
are adjusted
during new
the
liabilities
recognized,
to reflect
measurement
period, or about
additionalfacts
assetsand
or
information
obtained
liabilities are that
recognized,
to the
reflect
new
circumstances
existed as of
acquisition
information
obtainedwould
about
facts
and
date that, if known,
have affected
the
circumstances
that
existed
as
of
the
acquisition
amount recognized as of that date.
date that, if known, would have affected the
amount recognized as of that date.
The measurement period is the period from date
of acquisition to the date the Group obtains
The
measurement
period isabout
the period
from date
complete
information
facts
and
of
acquisition that
to the
date as
theof Group
obtains
circumstances
existed
the acquisition
complete
about of
facts
and
date – and isinformation
subject to a maximum
one year.
circumstances that existed as of the acquisition
date – and is subject to a maximum of one year.
Foreign
Currency
Transactions
and
Translation
Foreign
Currency
Transactions
and
Translation
The individual books of accounts of each entity
in the Group are maintained in Indonesian
The individual
books ofofaccounts
of each
entity
Rupiah,
the currency
the primary
economic
in
the Groupin are
maintained
Indonesian
environment
which
the entityinoperates
(its
Rupiah,
currency of
the primary during
economic
functionalthecurrency).
Transactions
the
environment
whichcurrencies
the entityareoperates
year
involvinginforeign
recorded(its
at
functional
Transactions
during
the
the rates ofcurrency).
exchange prevailing
at the
time the
year involving are
foreign
currencies
are recorded
at
transactions
made.
At reporting
date,
the
rates of
exchange
prevailingdenominated
at the time the
monetary
assets
and liabilities
in
transactions
are made.
At reporting
foreign currencies
are adjusted
to reflectdate,
the
monetary
assets and
liabilitiesatdenominated
in
rates
of exchange
prevailing
that date. The
foreign
are adjusted
to or
reflect
the
resultingcurrencies
gains or losses
are credited
charged
rates
of orexchange
prevailing at that date. The
to
profit
loss.
resulting gains or losses are credited or charged
to profit or loss.
153
154
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
f. Transaksi Pihak-pihak Berelasi
f.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
f. Transactions with Related Parties (Continued)
Transaksi
Berelasi
Pihak-pihakPihak-pihak
berelasi adalah
orang atau entitas
yang terkait dengan Grup (entitas pelapor):
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas
yang
terkaitatau
dengan
Grup keluarga
(entitas pelapor):
a) Orang
anggota
terdekat yang
mempunyai relasi dengan entitas pelapor
a) Orang
atau
anggota keluarga terdekat yang
jika orang
tersebut:
mempunyai relasi dengan entitas pelapor
jika
tersebut: pengendalian
1) orang
memiliki
atau
pengendalian bersama entitas pelapor;
1)
memiliki
pengendalian
atau
pengendalian
bersama
entitas pelapor;
2)
memiliki
pengaruh
signifikan
entitas
pelapor; atau
2)
memiliki pengaruh signifikan entitas
pelapor; ataupersonil manajemen kunci
3)
merupakan
entitas pelapor atau entitas induk dari
3)
merupakan
personil manajemen kunci
entitas pelapor.
entitas pelapor atau entitas induk dari
pelapor.
b) Suatuentitas
entitas
berelasi dengan entitas
pelapor jika memenuhi salah satu hal
b) berikut:
Suatu entitas berelasi dengan entitas
pelapor jika memenuhi salah satu hal
berikut:
1)
Entitas dan entitas pelapor adalah
anggota dari kelompok usaha yang
1) sama
Entitas(artinya
dan entitas
entitasinduk,
pelapor
adalah
entitas
anak
anggota
dari anak
kelompok
usaha terkait
yang
dan entitas
berikutnya
sama
(artinya
entitas
induk,
entitas
anak
dengan entitas lain).
dan entitas anak berikutnya terkait
denganentitas
entitas adalah
lain).
2) Satu
entitas asosiasi
atau ventura bersama dari entitas lain
2) (atau
Satu entitas
entitas adalah
asosiasientitas
atau asosiasi
ventura
atau ventura
bersama
dari entitas
lain
bersama
yang
merupakan
anggota
(atau
suatu entitas
kelompokasosiasi
usaha, atau
yang ventura
mana
bersama
yang
anggota
entitas
lain merupakan
tersebut
adalah
suatu kelompok usaha, yang mana
anggotanya).
entitas
lain
tersebut
adalah
anggotanya).
3) Kedua
entitas tersebut adalah ventura
bersama dari pihak ketiga yang sama.
3) Kedua entitas tersebut adalah ventura
bersama
dari pihak
ketiga
yang bersama
sama.
4) Satu
entitas
adalah
ventura
dari entitas ketiga dan entitas yang lain
4) adalah
Satu entitas
adalah
ventura
entitas
asosiasi
daribersama
entitas
dari
entitas ketiga dan entitas yang lain
ketiga.
adalah entitas asosiasi dari entitas
5) ketiga.
Entitas tersebut adalah suatu program
imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja
5) dari
Entitas
tersebut
program
salah
satu adalah
entitas suatu
pelapor
atau
imbalan
untuk
imbalan
kerja
entitas pasca
yang kerja
terkait
dengan
entitas
dari salahJika
satuentitas
entitaspelapor
pelaporadalah
atau
pelapor.
entitas
dengan entitas
entitas yang
yangterkaitmenyelenggarakan
pelapor.
Jika entitas
adalah
program tersebut,
makapelapor
entitas sponsor
entitas
yang
juga
berelasi
dengan menyelenggarakan
entitas pelapor.
program tersebut, maka entitas sponsor
berelasi
dengan
entitas pelapor.atau
6) juga
Entitas
yang
dikendalikan
dikendalikan bersama oleh orang yang
6) Entitas
yang
atau
diidentifikasi
dalam dikendalikan
huruf (a).
dikendalikan bersama oleh orang yang
diidentifikasi
huruf (a).
7) Orang
yang dalam
diidentifikasi
dalam huruf
(a) (1) memiliki pengaruh signifikan atas
7) Orang
diidentifikasi
dalam kunci
huruf
entitas yang
atau personil
manajemen
(a)
(1) memiliki
pengaruh
atas
entitas
(atau entitas
induk signifikan
dari entitas).
entitas atau personil manajemen kunci
entitas (atau entitas induk dari entitas).
f.
Transactions
with
Parties
A related party
is Related
a person
or entity that is
related to the Group (the reporting entity):
A related party is a person or entity that is
related
the Group
reporting
entity):of that
a) A to
person
or a(theclose
member
person's family is related to the reporting
a) A
person
or a close member of that
entity
if that person:
person's family is related to the reporting
entityhas
if that
person:
1)
control
or joint control over the
reporting entity;
1) has control or joint control over the
entity; influence over the
2) reporting
has significant
reporting entity; or
2) has significant influence over the
entity;oforthe key management
3) reporting
is a member
personnel of the reporting entity or of a
3) is
a member
of the key
management
parent
of the reporting
entity;
personnel of the reporting entity or of a
parentisofrelated
the reporting
entity; entity if
b) An entity
to a reporting
any of the following conditions applies:
b) An entity is related to a reporting entity if
any of the following conditions applies:
1) The entity and the reporting entity are
members of the same Group (which
1) means
The entity
reporting
entity and
are
thatand
eachthe
parent,
subsidiary
members
of the same
Group to
(which
fellow
subsidiary
is related
the
means
others).that each parent, subsidiary and
fellow subsidiary is related to the
2) others).
One entity is an associate or joint
venture of the other entity (or an
2) One
entityor is
associate
or joint
associate
jointanventure
of a member
venture
of ofthe
other
entityentity
(or isan
of
a Group
which
the other
a
associate
member). or joint venture of a member
of a Group of which the other entity is a
member).
3)
3)
4)
4)
5)
5)
6)
6)
7)
7)
Both entities are joint ventures of the
same third party.
Both entities are joint ventures of the
sameentity
third party.
One
is a joint venture of a third
entity and the other entity is an
One entityofisthe
a third
joint entity.
venture of a third
associate
entity and the other entity is an
associate of the third entity.
The entity is a post-employment benefit
plan for the benefit of employees of
The entity
a post-employment
either
the is
reporting
entity, or anbenefit
entity
plan
fortothe
of employees
of
related
thebenefit
reporting
entity. If the
either theentity
reporting
entity,
entity
reporting
in itself
suchora an
plan,
the
related
to the
reporting
If the
sponsoring
employers
areentity.
also related
reporting
entity
in
itself
such
a
plan,
the
to the reporting entity.
sponsoring employers are also related
to the reporting entity.
The entity is controlled or jointly
controlled by a person identified in (a).
The entity is controlled or jointly
controlled by a person identified in (a).
A person identified in (a) (i) has
significant influence over the entity or is
A
person identified
in management
(a) (i) has
a member
of the key
significant influence
over(or
theaentity
or of
is
personnel
of the entity
parent
a
themember
entity). of the key management
personnel of the entity (or a parent of
the entity).
- 15 - 15 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)Seluruh transaksi yang dilakukan dengan pihak-
g.
g.
pihak berelasi, baik dilakukan dengan kondisi
Seluruh
transaksiyang
yangsama
dilakukan
dengan
dan persyaratan
dengan
pihak pihakketiga
pihak berelasi,
dilakukan dengan
kondisi
maupun
tidak, baik
diungkapkan
pada laporan
dan
persyaratan
yang sama dengan pihak ketiga
keuangan
konsolidasian.
maupun tidak, diungkapkan pada laporan
keuangan
konsolidasian.
Aset Keuangan
Aset
Keuangan
Seluruh
aset keuangan diakui dan dihentikan
pengakuannya pada tanggal diperdagangkan
Seluruh
aset keuangan
diakui dan
dimana pembelian
dan penjualan
aset dihentikan
keuangan
pengakuannya kontrak
pada tanggal
berdasarkan
yang diperdagangkan
mensyaratkan
dimana
pembelian
dan penjualan
keuangan
penyerahan
aset keuangan
dalamaset
kurun
waktu
berdasarkan
yang
mensyaratkan
yang
ditetapkankontrak
oleh kebiasaan
pasar yang
penyerahan
keuangan
kurun
berlaku, dan aset
awalnya
diukur dalam
sebesar
nilai waktu
wajar
yang ditetapkan
oleh kebiasaan
ditambah
biaya transaksi,
kecuali pasar
untuk yang
aset
berlaku,
awalnya
nilaimelalui
wajar
keuangandan
yang
diukurdiukur
pada sebesar
nilai wajar
ditambah
kecualisebesar
untuk aset
laba rugi, biaya
yang transaksi,
awalnya diukur
nilai
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
wajar.
laba rugi, yang awalnya diukur sebesar nilai
wajar. keuangan Grup diklasifikasikan sebagai
Aset
tersedia untuk dijual dan pinjaman yang diberikan
Aset
keuangan Grup diklasifikasikan sebagai
dan piutang.
tersedia untuk dijual dan pinjaman yang diberikan
dan
Asetpiutang.
keuangan tersedia untuk dijual (AFS)
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
All transactions with related parties, (Continued)
whether or
g.
g.
not made at similar terms and conditions as
All
transactions
parties,
whether or
those
done withwith
thirdrelated
parties,
are disclosed
in
not consolidated
made at similar
terms
and conditions as
the
financial
statements.
those done with third parties, are disclosed in
the consolidated financial statements.
Financial Assets
Financial
Assets
All
financial
assets are recognised and
derecognised on trade date where the purchase
All
financial
assetsasset
are is recognised
and
or sale
of a financial
under a contract
derecognised
trade delivery
date where
whose
terms on
require
of the
the purchase
financial
or
salewithin
of a financial
asset is
under a contract
asset
the timeframe
established
by the
whose concerned,
terms require
of the
financial
market
anddelivery
are initially
measured
at
asset
withinplus
the transaction
timeframe established
by the
fair value
costs, except
for
marketfinancial
concerned,
andclassified
are initially
at
those
assets
as measured
at fair value
fair
valueprofit
plus or
transaction
costs, are
except
for
through
loss, which
initially
those
financial
measured
at fairassets
value.classified as at fair value
through profit or loss, which are initially
measured at fair value.
The Group’s financial assets are Available-forSale (AFS) and Loans and Receivable.
The Group’s financial assets are Available-forSale (AFS) and Loans and Receivable.
Available-for-sale (AFS)
Aset
keuangan
tersediamilik
untukGrup
dijualyang
(AFS)tercatat
Obligasi
dan saham
di bursa dan diperdagangkan pada pasar aktif
Obligasi
dan saham
milikAFS
Grup
tercatat
diklasifikasikan
sebagai
danyang
dinyatakan
di
bursa
diperdagangkan pada pasar aktif
pada
nilaidan
wajar.
diklasifikasikan sebagai AFS dan dinyatakan
pada nilai wajar.
Keuntungan
atau kerugian yang timbul dari
perubahan nilai wajar diakui dalam pendapatan
Keuntungan atau
kerugian
yang timbul
dari
komprehensif
lainnya
dan akumulasi
revaluasi
perubahan
nilai
wajar
diakui
dalam
pendapatan
investasi AFS di ekuitas kecuali untuk kerugian
komprehensif
lainnya
akumulasi
penurunan
nilai,
bungadan
yang
dihitungrevaluasi
dengan
investasisuku
AFSbunga
di ekuitas
kecuali
untuk
kerugian
metode
efektif
dan laba
rugi
selisih
penurunan
nilai,moneter
bunga yang
yang diakui
dihitung
dengan
kurs
atas aset
pada
laba
metode
sukuinvestasi
bunga efektif
danatau
laba mengalami
rugi selisih
rugi.
Jika
dilepas
kurs atas aset
yang
diakui
laba
penurunan
nilai,moneter
akumulasi
laba
atau pada
rugi yang
rugi. Jika investasi
dilepas
atau mengalami
sebelumnya
diakumulasi
pada revaluasi
investasi
penurunan
nilai, akumulasi
laba atau rugi yang
AFS,
direklasifikasi
ke laba rugi.
sebelumnya diakumulasi pada revaluasi investasi
AFS, direklasifikasi ke laba rugi.
Investasi dalam instrumen ekuitas yang tidak
tercatat di bursa yang tidak mempunyai kuotasi
Investasi
dalam
instrumen
yang tidak
tidak
harga pasar
di pasar
aktif danekuitas
nilai wajarnya
tercatat diukur
di bursasecara
yang tidak
mempunyai
kuotasi
dapat
andal
diklasifikasikan
harga
pasar
di pasar
aktifpada
dan nilai
wajarnya
tidak
sebagai
AFS,
diukur
biaya
perolehan
dapat diukur
secara
dikurangi
penurunan
nilai. andal diklasifikasikan
sebagai AFS, diukur pada biaya perolehan
dikurangi
penurunan
nilai.ekuitas AFS, jika ada,
Dividen atas
instrumen
diakui pada laba rugi pada saat hak Grup untuk
Dividen
ataspembayaran
instrumen ekuitas
jika ada,
memperoleh
dividen AFS,
ditetapkan.
diakui pada laba rugi pada saat hak Grup untuk
memperoleh
pembayaran
dividen
ditetapkan.
Pinjaman yang
diberikan dan
piutang
Available-for-sale
Listed shares and(AFS)
bonds held by the Group that
are traded in an active market are classified as
Listedand
shares
and bonds
by the Group that
AFS
are stated
at fairheld
value.
are traded in an active market are classified as
AFS and are stated at fair value.
Gains and losses arising from changes in fair
value are recognised in other comprehensive
Gains
arising
from changesininAFS
fair
incomeand
andlosses
in equity
as accumulated
value
are
recognised
in
other
comprehensive
Investment Revaluation, with the exception of
income andlosses,
in equity
as accumulated
in AFS
impairment
interest
calculated using
the
Investment
Revaluation,
the exception
of
effective interest
method, with
and foreign
exchange
impairment
losses,
calculated
using are
the
gains
and losses
oninterest
monetary
assets, which
effective
interest
foreign
exchange
recognised
in method,
profit orandloss.
Where
the
gains
and
losses
on
monetary
assets,
which
investment is disposed of or is determined
toare
be
recognisedthe in
profit or
Where
the
impaired,
cumulative
gainloss.
or loss
previously
investment
is in
disposed
of or is determined
to be
accumulated
AFS Investment
Revaluation
is
impaired, the
gain or loss previously
reclassified
to cumulative
profit or loss.
accumulated in AFS Investment Revaluation is
reclassified toinprofit
or loss.
Investments
unlisted
equity instruments that
are not quoted in an active market and whose
Investments
in unlisted
equity
instruments
that
fair value cannot
be reliably
measured
are also
are not quoted
in an active
market
classified
as AFS,
measured
at and
costwhose
less
fair
value cannot be reliably measured are also
impairment.
classified as AFS, measured at cost less
impairment.
Dividends on AFS equity instruments, if any, are
recognised in profit or loss when the Group’s
Dividends
on AFS
instruments,
if any, are
right to receive
the equity
dividends
are established.
recognised in profit or loss when the Group’s
right toand
receive
the dividends are established.
Loans
receivables
Pinjamanpelanggan
yang diberikan
dan piutang
Piutang
dan piutang
lain-lain dengan
pembayaran tetap atau telah ditentukan dan tidak
Piutang pelanggan
lain-lain
dengan
mempunyai
kuotasidan
di piutang
pasar aktif
diklasifikasi
pembayaran
tetap atau
ditentukan
tidak
sebagai
“pinjaman
yangtelah
diberikan
dan dan
piutang”,
mempunyai
pasar perolehan
aktif diklasifikasi
yang
diukurkuotasi
pada di biaya
yang
sebagai “pinjaman
diberikan dan
piutang”,
diamortisasi
denganyang
menggunakan
metode
suku
yang
diukur
pada
biaya
perolehan
yang
bunga efektif dikurangi penurunan nilai.
diamortisasi dengan menggunakan metode suku
bunga efektif dikurangi penurunan nilai.
Loans
and receivables
Receivable
from customers and other
receivables that have fixed or determinable
Receivable thatfrom
customers
other
payments
are not
quoted inand
an active
receivables
that have
fixed and
or determinable
market are classified
as “loans
receivables”.
payments
are not quoted
in an active
Loans
andthatreceivables
are measured
at
market
are classified
as “loans
and receivables”.
amortised
cost using
the effective
interest
Loans
and impairment.
receivables are measured at
method less
amortised cost using the effective interest
method less impairment.
- 16 - 16 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
155
156
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)Bunga diakui dengan menggunakan metode
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
Interest is recognised by applying the
effective
Metode suku
Metode
suku bunga
bungaefektif
efektif adalah metode yang
digunakan untuk menghitung biaya perolehan
Metode suku bunga
efektif adalah
metode yang
diamortisasi
dari instrumen
keuangan
dan
digunakan
untuk
menghitung
biaya
perolehan
metode untuk mengalokasikan pendapatan
diamortisasi
dari selama
instrumen
keuangan
dan
bunga
atau biaya
periode
yang relevan.
metodebunga
untuk
mengalokasikan
pendapatan
Suku
efektif
adalah suku bunga
yang
bunga atautepat
biaya selama
periode yang estimasi
relevan.
secara
mendiskontokan
Suku bungaatau
efektif
adalah suku
bunga depan
yang
penerimaan
pembayaran
kas masa
secara
tepat
mendiskontokan
estimasi
(mencakup
seluruh komisi
dan bentuk lain
yang
penerimaan dan
atauditerima
pembayaran
kas masa
dibayarkan
oleh para
pihak depan
dalam
(mencakup
seluruh
komisi dan
bentuk yang
lain yang
kontrak
yang
merupakan
bagian
tak
dibayarkan dan
paraefektif,
pihak dalam
terpisahkan
dariditerima
suku oleh
bunga
biaya
kontrak yang
merupakan
tak
transaksi
dan premium
dan bagian
diskontoyang
lainnya)
terpisahkan
dari suku
efektif,
biaya
selama
perkiraan
umur bunga
instrumen
keuangan,
transaksi
dan diskonto
lainnya)
atau,
jika dan
lebih premium
tepat, digunakan
periode
yang
selama
perkiraan
umur
instrumen
keuangan,
lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat
atau, jika
tepat, digunakan
periode
yang
bersih
dari lebih
aset keuangan
pada saat
pengakuan
lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat
awal.
bersih dari aset keuangan pada saat pengakuan
awal.
Penurunan
nilai aset keuangan
Effective
interest
method
The effective
interest
method is a method of
calculating the amortised cost of a financial
The
effective
method
is a method
of
instrument
andinterest
of allocating
interest
income or
calculating
the
amortised
cost
of
a
financial
expense over the relevant period. The effective
instrument
or
interest
rateand
is of
theallocating
rate that interest
exactly income
discounts
expense
the relevant
period. or
Thepayments
effective
estimatedover
future
cash receipts
interest rate
theand
ratepoints
that exactly
(including
all is
fees
paid ordiscounts
received
estimated
cash
or payments
that form anfuture
integral
part receipts
of the effective
interest
(including
all feescosts
and and
points
paidpremiums
or received
rate,
transaction
other
or
that
form anthrough
integral part
the effective
discounts)
the of
expected
life interest
of the
rate,
transaction
costsorand
otherappropriate,
premiums or
financial
instrument,
where
a
discounts)
through
of the
shorter
period
to thethenetexpected
carrying life
amount
on
financial
instrument, or where appropriate, a
initial recognition.
shorter period to the net carrying amount on
initial recognition.
suku bunga efektif, kecuali piutang jangka
Bunga
diakui pengakuan
dengan menggunakan
metode
pendek dimana
bunga tidak material.
suku bunga efektif, kecuali piutang jangka
pendek dimana pengakuan bunga tidak material.
Metode suku bunga efektif
Penurunan
nilai aset
keuanganterhadap indikator
Aset keuangan
dievaluasi
penurunan nilai pada setiap tanggal pelaporan.
Aset
keuangan diturunkan
dievaluasinilainya
terhadap
Aset keuangan
bila indikator
terdapat
penurunan
nilai
pada akibat
setiap dari
tanggal
bukti objektif,
sebagai
satu pelaporan.
atau lebih
Aset
keuangan
diturunkan
nilainya
bila terdapat
peristiwa
yang terjadi
setelah
pengakuan
awal
bukti
objektif, sebagai
akibat dariyang
satu merugikan
atau lebih
aset keuangan,
dan peristiwa
peristiwa
yang terjadi pada
setelah
pengakuan
tersebut berdampak
estimasi
arus awal
kas
aset
danaset
peristiwa
yangyang
merugikan
masa keuangan,
depan atas
keuangan
dapat
tersebut
pada estimasi arus kas
diestimasiberdampak
secara andal.
masa depan atas aset keuangan yang dapat
diestimasi
secaraekuitas
andal. AFS yang tercatat dan
Untuk
investasi
tidak tercatat di bursa, penurunan yang signifikan
Untuk jangka
investasipanjang
ekuitas dalam
AFS yang
dan
atau
nilai tercatat
wajar dari
tidak
tercatat
di bursa,
penurunan
signifikan
instrumen
ekuitas
di bawah
biayayang
perolehannya
atau jangkasebagai
panjangbukti
dalam
nilai wajar
dari
dianggap
obyektif
terjadinya
instrumen
penurunan ekuitas
nilai. di bawah biaya perolehannya
dianggap sebagai bukti obyektif terjadinya
penurunan
Untuk
asetnilai.
keuangan lainnya, bukti obyektif
penurunan nilai termasuk sebagai berikut:
Untuk aset keuangan lainnya, bukti obyektif
penurunan
termasuksignifikan
sebagai berikut:
ï‚· kesulitannilai
keuangan
yang dialami
penerbit atau pihak peminjam; atau
ï‚· kesulitan keuangan signifikan yang dialami
penerbit atau pihak
peminjam;
atau terjadinya
ï‚· pelanggaran
kontrak,
seperti
wanprestasi atau tunggakan pembayaran
ï‚· pokok
pelanggaran
kontrak,
atau bunga;
atau seperti terjadinya
wanprestasi atau tunggakan pembayaran
pokok atau bunga;
atau
ï‚· terdapat
kemungkinan
bahwa
pihak
peminjam akan dinyatakan pailit atau
ï‚· terdapat
kemungkinan
bahwa
pihak
melakukan reorganisasi
keuangan
peminjam akan dinyatakan pailit atau
melakukan reorganisasi keuangan
interest rate method, except for short-term
Interest
is recognised
applying the
receivables
when thebyrecognition
of effective
interest
interestbe rate
method, except for short-term
would
immaterial.
receivables when the recognition of interest
would
be interest
immaterial.
Effective
method
Impairment of financial assets
Impairment
of financial
assets for indicators of
Financial assets
are assessed
impairment at each reporting date. Financial
Financialare
assets
are assessed
for indicators
of
assets
impaired
when there
is objective
impairment
at as
each
reporting
Financial
evidence that,
a result
of one date.
or more
events
assets
are impaired
is objective
that
occurred
after thewhen
initial there
recognition
of the
evidence
that, asthe
a result
of one
or more
financial asset,
estimated
future
cashevents
flows
that
after
the been
initialaffected.
recognition of the
of theoccurred
investment
have
financial asset, the estimated future cash flows
of the investment have been affected.
For listed and unlisted equity investments
classified as AFS, a significant or prolonged
For listed
unlisted
equity
investments
decline
in theand
fair value
of the
security
below its
classified
as AFS, toa be
significant
prolonged
cost is considered
objectiveorevidence
of
decline in the fair value of the security below its
impairment.
cost is considered to be objective evidence of
impairment.
For all other financial assets, objective evidence
of impairment could include:
For all other financial assets, objective evidence
of
include:
ï‚· impairment
significantcould
financial
difficulty of the issuer or
counterparty; or
ï‚·
significant financial difficulty of the issuer or
counterparty;
or
ï‚·
default or delinquency
in interest or
principal payments; or
ï‚·
default or delinquency in interest or
principal payments; or
ï‚·
it becoming probable that the borrower will
enter
bankruptcy
or
financial
reï‚·
it
becoming probable that the borrower will
organisation
enter
bankruptcy
or
financial
reorganisation
- 17 - 17 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)Untuk kelompok aset keuangan tertentu, seperti
piutang, aset yang dinilai tidak akan diturunkan
Untuk
keuangan
tertentu,
seperti
secarakelompok
individualaset
akan
dievaluasi
penurunan
piutang, aset
yangkolektif.
dinilai tidak
diturunkan
nilainya
secara
Buktiakan
objektif
dari
secara
individual
dievaluasi
penurunan
penurunan
nilai akan
portofolio
piutang
dapat
nilainya
kolektif.
Bukti
dari
termasuk secara
pengalaman
Grup
atasobjektif
tertagihnya
penurunan
nilailalu,portofolio
dapat
piutang
di masa
peningkatanpiutang
keterlambatan
termasuk
atasdari
tertagihnya
penerimaanpengalaman
pembayaranGrup
piutang
rata-rata
piutang dikredit,
masa lalu,
keterlambatan
periode
dan peningkatan
juga pengamatan
atas
penerimaan
pembayaran
piutang
dariatau
rata-rata
perubahan kondisi
ekonomi
nasional
lokal
periode
kredit, dengan
dan juga
pengamatan
atas
yang berkorelasi
kegagalan
atas piutang.
perubahan kondisi ekonomi nasional atau lokal
yang berkorelasi dengan kegagalan atas piutang.
Untuk aset keuangan yang diukur pada biaya
perolehan yang diamortisasi, jumlah kerugian
Untuk aset nilai
keuangan
yangselisih
diukurantara
padajumlah
biaya
penurunan
merupakan
perolehan
yang
diamortisasi,
jumlah
kerugian
tercatat aset
keuangan
dengan
nilai kini
dari
penurunan
selisih depan
antara jumlah
estimasi nilai
arus merupakan
kas masa
yang
tercatat aset keuangan
dengan
kiniefektif
dari
didiskontokan
menggunakan
suku nilai
bunga
estimasi
arus
kas masa depan yang
awal dari aset
keuangan.
didiskontokan menggunakan suku bunga efektif
awal dari aset
keuangan.
Jumlah
tercatat
aset keuangan tersebut
dikurangi dengan kerugian penurunan nilai
Jumlah langsung
tercatat atas
asetseluruh
keuangan
tersebut
secara
aset keuangan,
dikurangi
dengan yang
kerugian
penurunan
nilai
kecuali piutang
jumlah
tercatatnya
secara langsung
seluruh akun
aset keuangan,
dikurangi
melalui atas
penggunaan
cadangan
kecuali
piutang
yangtidak
jumlah
tercatatnya
piutang. Jika
piutang
tertagih,
piutang
dikurangi
melalui
penggunaan
akun
cadangan
tersebut dihapuskan melalui akun cadangan
piutang. Pemulihan
Jika piutang
tidak dari
tertagih,
piutang
piutang.
kemudian
jumlah
yang
tersebut
dihapuskan
akun dikreditkan
cadangan
sebelumnya
telah melalui
dihapuskan
piutang. Pemulihan
kemudianPerubahan
dari jumlahjumlah
yang
terhadap
akun cadangan.
sebelumnya
dihapuskan
dikreditkan
tercatat akun telah
cadangan
piutang diakui
dalam
terhadap
laba rugi. akun cadangan. Perubahan jumlah
tercatat akun cadangan piutang diakui dalam
laba rugi.
Jika
aset keuangan AFS dianggap menurun
nilainya, keuntungan atau kerugian kumulatif
Jika
keuangan
AFSdiakui
dianggap
yang aset
sebelumnya
telah
dalammenurun
ekuitas
nilainya, keuntungan
atau kerugian kumulatif
direklasifikasi
ke laba rugi.
yang sebelumnya telah diakui dalam ekuitas
direklasifikasi
laba
rugi.
Pengecualian ke
dari
instrumen
ekuitas AFS, jika,
pada periode berikutnya, jumlah kerugian
Pengecualian
dariberkurang
instrumen dan
ekuitas
AFS, jika,
penurunan nilai
pengurangan
pada periode
berikutnya,
tersebut
dapat dikaitkan
secarajumlah
obyektifkerugian
dengan
penurunan
nilai terjadi
berkurang
dan
pengurangan
peristiwa yang
setelah
penurunan
nilai
tersebut kerugian
dapat dikaitkan
secara
obyektif
diakui,
penurunan
nilai
yang dengan
diakui
peristiwa yang
terjadi
setelah
sebelumnya
dibalik
melalui
laba penurunan
rugi hingga nilai
nilai
diakui,
nilai yang
diakui
tercatat kerugian
investasipenurunan
pada tanggal
pemulihan
sebelumnyanilai
dibalik
melalui
laba biaya
rugi hingga
nilai
penurunan
tidak
melebihi
perolehan
tercatat
investasi
pada adanya
tanggal pengakuan
pemulihan
diamortisasi
sebelum
penurunan
nilai tidak
melebihi
biaya perolehan
kerugian
penurunan
nilai
dilakukan.
diamortisasi
sebelum
adanya
pengakuan
kerugian
penurunan
nilai
dilakukan.
Dalam hal efek ekuitas AFS, kerugian penurunan
nilai yang sebelumnya diakui dalam laba rugi
Dalam
hal efek
ekuitasmelalui
AFS, kerugian
penurunan
tidak boleh
dibalik
laba rugi.
Setiap
nilai yang nilai
sebelumnya
diakui dalam
laba nilai
rugi
kenaikan
wajar setelah
penurunan
tidak
dibaliklangsung
melalui laba
Setiap
diakui boleh
secara
ke rugi.
pendapatan
kenaikan
nilailain.
wajar setelah penurunan nilai
komprehensif
diakui secara langsung ke pendapatan
komprehensif lain.
- 18 - 18 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
For certain categories of financial asset,
such as
receivables, assets that are assessed not to be
For
certainindividually
categoriesare,
of financial
asset,assessed
such as
impaired
in addition,
receivables,
assets
are assessed
not to be
for
impairment
on athat
collective
basis. Objective
impaired
are, infor
addition,
assessed
evidence individually
of impairment
a portfolio
of
for
impairment
on
a
collective
basis.
Objective
receivables could include the Group’s
past
evidence
for a portfolio
of
experiencesofof impairment
collecting payments,
an increase
receivables
couldof include
Group’sin past
in the number
delayed the
payments
the
experiences
collecting
an increase
portfolio
pastofthe
averagepayments,
credit period,
as well
in
number changes
of delayed
paymentsorin local
the
as the
observable
in national
portfolio
past
the
average
credit
period,
as
well
economic conditions that correlate with default
as receivables.
observable changes in national or local
on
economic conditions that correlate with default
on receivables.
For
financial assets carried at amortised cost, the
amount of the impairment is the difference
For financial
carried
at amortised
the
between
theassets
asset’s
carrying
amount cost,
and the
amount
of theof impairment
is thecash
difference
present value
estimated future
flows,
between
carrying amount
the
discountedtheatasset’s
the financial
asset’s and
original
present value
estimated future cash flows,
effective
interestofrate.
discounted at the financial asset’s original
effective interest rate.
The carrying amount of the financial asset is
reduced by the impairment loss directly for all
The carrying
amountwith
of the
asset of
is
financial
assets
thefinancial
exception
reduced
by the
impairment
loss directly
for all
receivables,
where
the carrying
amount
is
financial through
assets the
withusetheof exception
of
reduced
an allowance
receivables,
where
the carrying
is
account. When
a receivable
is amount
considered
reduced
through
the
use
of
an
allowance
uncollectible, it is written off against the
account. When
a Subsequent
receivable isrecoveries
considered
allowance
account.
of
uncollectible,
it is written
off are
against
the
amounts previously
written off
credited
allowance
recoveries
of
against
the account.
allowanceSubsequent
account. Changes
in the
amounts
previously
written
off are
credited
carrying amount
of the
allowance
account
are
against the in
allowance
account. Changes in the
recognised
profit or loss.
carrying amount of the allowance account are
recognised
in profit
or loss.
When an AFS
financial
asset is considered to
be impaired, cumulative gains or losses
When
an AFS
financialin asset
considered
to
previously
recognised
equityisare
reclassified
beprofit
impaired,
to
or loss. cumulative gains or losses
previously recognised in equity are reclassified
to
profit
loss.
With
theor
exception
of AFS equity instruments, if,
in a subsequent period, the amount of the
With
the exception
of AFS equity
if,
impairment
loss decreases
and instruments,
the decrease
in abesubsequent
period, tothe
of the
can
related objectively
an amount
event occurring
impairment
loss decreases
the decrease
after the impairment
was and
recognised,
the
can be related
objectively impairment
to an event occurring
previously
recognised
loss is
after thethrough
impairment
recognised,
the
reversed
profit orwas
loss to
the extent that
previously
impairment
is
the carrying recognised
amount of the
investmentloss
at the
reversed
profit or
to the extent
date
the through
impairment
is loss
reversed
does that
not
the
carrying
of the investment
the
exceed
what amount
the amortised
cost wouldathave
date had
the the
impairment
does not
been
impairmentisnotreversed
been recognised.
exceed what the amortised cost would have
been
had the impairment
been recognised.
In respect
of AFS not
equity
investments,
impairment losses previously recognised in
In
of not
AFS
equitythrough
investments,
profitrespect
or loss are
reversed
profit or
impairment
lossesin fair
previously
recognised
in
loss.
Any increase
value subsequent
to an
profit
or lossloss
are isnotrecognised
reversed through
profit
or
impairment
directly in
other
loss.
Any increase
in fair value subsequent to an
comprehensive
income.
impairment loss is recognised directly in other
comprehensive income.
157
158
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)Penghentian pengakuan aset keuangan
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
Derecognition of financial assets
h.
Penghentian
pengakuan
aset keuangan
Grup
menghentikan
pengakuan
aset keuangan
jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus kas
Grup
menghentikan
pengakuan
keuangan
yang berasal
dari aset
keuanganaset
berakhir,
atau
jika
dan
hanya
jika
hak
kontraktual
atas
kas
Grup mentransfer aset keuangan danarus
secara
yang berasal mentransfer
dari aset keuangan
substansial
seluruhberakhir,
risiko atau
dan
Grup mentransfer
aset keuangan
dan secara
manfaat
atas kepemilikan
aset kepada
entitas
substansial
mentransfer
seluruh risiko
dan
lain.
Jika Grup
tidak mentransfer
serta tidak
manfaat secara
atas kepemilikan
memiliki
substansialaset
ataskepada
seluruhentitas
risiko
lain. Jika
Grup tidak
mentransfer
serta masih
tidak
dan
manfaat
kepemilikan
serta
memiliki secaraaset
substansial
atas seluruh
mengendalikan
yang ditransfer,
maka risiko
Grup
dan
manfaat
kepemilikan
sertaatasmasih
mengakui
keterlibatan
berkelanjutan
aset
mengendalikan
ditransfer,
maka
Grup
yang
ditransferaset
danyang
liabilitas
terkait
sebesar
mengakui
keterlibatan
berkelanjutan
atas Grup
aset
jumlah
yang
mungkin harus
dibayar. Jika
yang ditransfer
dan liabilitas
terkaitrisiko
sebesar
memiliki
secara substansial
seluruh
dan
jumlah yang
mungkin harus
Jika Grup
manfaat
kepemilikan
aset dibayar.
keuangan
yang
memiliki secara
substansial
seluruh
dan
ditransfer,
Grup masih
mengakui
aset risiko
keuangan
manfaat
aset keuangan
yang
dan juga kepemilikan
mengakui pinjaman
yang dijamin
ditransfer,
Grup masih
sebesar pinjaman
yang mengakui
diterima. aset keuangan
dan juga mengakui pinjaman yang dijamin
sebesar pinjaman
yang
diterima.
Liabilitas
Keuangan
dan
Instrumen Ekuitas
h.
Derecognition
of financial assets
The Group derecognises
a financial asset only
when the contractual rights to the cash flows
The
derecognises
financial
asset only
from Group
the asset
expire, or awhen
it transfers
the
when
the
contractual
rights
to
the
cash
financial asset and substantially all the risksflows
and
from the of
asset
expire, of
or the
when
it transfers
the
rewards
ownership
asset
to another
financial
and substantially
all thenor
risks
and
entity. If asset
the Group
neither transfers
retains
rewards of ownership
the and
assetrewards
to another
substantially
all the of
risks
of
entity.
If the and
Groupcontinues
neither transfers
nor retains
ownership
to control
the
substantially
all the
rewards its
of
transferred asset,
the risks
Groupandrecognises
ownership
and in continues
to ancontrol
the
retained
interest
the asset and
associated
transferred
asset, the
Group
its
liability for amounts
it may
haverecognises
to pay. If the
retainedretains
interestsubstantially
in the asset and
an associated
Group
all the
risks and
liability
may
have to pay.
If the
rewardsfor
of amounts
ownershipit of
a transferred
financial
Group the
retains
substantially
risks and
asset,
Group
continues all
to the
recognise
the
rewards
ownership
transferred
financial
financial of asset
andof aalso
recognises
a
asset,
the Group
continues
recognise
the
collateralised
borrowing
forto the
proceeds
financial asset and also recognises a
received.
collateralised borrowing for the proceeds
received.
Financial Liabilities and Equity Instruments
h.
Liabilitas
dan Instrumen
Ekuitas
Klasifikasi Keuangan
sebagai liabilitias
atau ekuitas
h.
Financial Liabilities
Equity Instruments
Classification
as debt and
or equity
Klasifikasikeuangan
sebagai liabilitias
atau ekuitas
Liabilitas
dan instrumen
ekuitas yang
diterbitkan oleh Grup diklasifikasi sesuai dengan
Liabilitas keuangan
instrumen ekuitas
yang
substansi
perjanjiandankontraktual
dan definisi
diterbitkan
oleh Grup
sesuai dengan
liabilitas
keuangan
dandiklasifikasi
instrumen ekuitas.
substansi perjanjian kontraktual dan definisi
liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas.
Instrumen ekuitas
Classification
as debt or
equity
Financial liabilities
and
equity instruments
issued by the Group are classified according to
Financial
liabilities
equity arrangements
instruments
the substance
of the and
contractual
issued byinto
theand
Group
classifiedofaccording
to
entered
theare
definitions
a financial
the
substance
of theinstrument.
contractual arrangements
liability
and an equity
entered into and the definitions of a financial
liability
and an equity instrument.
Equity instruments
Instrumen
Instrumen ekuitas
ekuitas adalah setiap kontrak yang
memberikan hak residual atas aset Grup setelah
Instrumendengan
ekuitasseluruh
adalahliabilitasnya.
setiap kontrak
yang
dikurangi
Instrumen
memberikan
residual atas
asetGrup
Grup setelah
ekuitas yanghakditerbitkan
oleh
dicatat
dikurangi
liabilitasnya.
sebesar dengan
hasil seluruh
penerimaan
bersih Instrumen
setelah
ekuitas
diterbitkan langsung.
oleh Grup dicatat
dikurangi yang
biaya penerbitan
sebesar hasil penerimaan bersih setelah
dikurangi biaya kembali
penerbitan langsung.
Pembelian
instrumen
ekuitas
Perusahaan (saham treasuri) diakui dan
Pembelian
kembalilangsung
instrumen
ekuitas
dikurangkan
secara
dari
ekuitas.
Perusahaan
(saham
treasuri)
dan
Keuntungan dan
kerugian
yang diakui
timbul dari
dikurangkan
langsung
dari
ekuitas.
pembelian, secara
penjualan,
penerbitan
atau
Keuntungan dan
kerugian
yang Perusahaan
timbul dari
pembatalan
instrumen
ekuitas
pembelian,
penjualan,
penerbitan
atau
tersebut tidak diakui
dalam laba
rugi.
pembatalan instrumen ekuitas Perusahaan
tersebut
diakui dalam laba rugi.
Liabilitastidak
Keuangan
Equity
instruments
An equity
instrument is any contract that
evidences a residual interest in the assets of an
An equity
instrumentall isof its
anyliabilities.
contractEquity
that
entity
after deducting
evidences
residual
in the
of an
instrumentsa issued
byinterest
the Group
areassets
recorded
at
entity
after deducting
liabilities.
Equity
the
proceeds
received,all
netofofits
direct
issue costs.
instruments issued by the Group are recorded at
the proceeds received, net of direct issue costs.
Repurchase of the Company’s own equity
instruments (treasury shares) is recognized and
Repurchase
of the
Company’s
own
equity
deducted
directly
in equity.
No gain
or loss
is
instruments
(treasury
shares)
is recognized
and
recognized in
profit or
loss on
the purchase,
deducted
in equity. No
gainCompany’s
or loss is
sale,
issuedirectly
or cancellation
of the
recognized
in profit or loss on the purchase,
own
equity instrument.
sale, issue or cancellation of the Company’s
own equity instrument.
Financial liabilities
Liabilitas
Liabilitas Keuangan
keuangan
diklasifikasikan
perolehan diamortisasi.
Liabilitas
keuangan
diklasifikasikan
perolehan diamortisasi.
Financial
Financial liabilities
liabilities are classified as at amortized
cost.
Financial liabilities are classified as at amortized
cost.
biaya
biaya
- 19 - 19 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)Liabilitas Keuangan pada Biaya Perolehan
Diamortisasi
Liabilitas Keuangan pada Biaya Perolehan
Diamortisasi
Liabilitas keuangan Grup diklasifikasi sebagai
liabilitas keuangan yang pada awalnya diukur
Liabilitas
keuangan
diklasifikasi
pada nilai
wajar, Grup
setelah
dikurangisebagai
biaya
liabilitas
yang pada
awalnya
transaksi,keuangan
dan selanjutnya
diukur
pada diukur
biaya
pada
nilai wajar,
dikurangi dengan
biaya
perolehan
yang setelah
diamortisasi
transaksi,
dan selanjutnya
diukur
pada efektif,
biaya
menggunakan
metode suku
bunga
perolehan
diamortisasi
dengan
dengan beban yang
bunga diakui
berdasarkan metode
menggunakan
metode
suku keuangan
bunga efektif,
suku bunga efektif.
Liabilitas
Grup
dengan
bunga
diakui
berdasarkan
metode
tersebutbeban
meliputi
utang
usaha,
utang lain-lain,
suku
efektif.dibayar,
Liabilitas
keuangan
Grup
biaya bunga
masih harus
utang
bank jangka
tersebut
utang usaha,
lain-lain,
pendek, meliputi
utang bank
jangka utang
panjang
dan
biaya
masih
haruskeuangan
dibayar, non
utang
bank jangka
pinjaman
lembaga
bank.
pendek, utang bank jangka panjang dan
pinjaman
lembaga
non bank.
Selisih
antara
hasil keuangan
emisi (setelah
dikurangi biaya
transaksi) dan penyelesaian atau pelunasan
Selisih antara
hasil
emisijangka
(setelah
dikurangi
biaya
pinjaman
diakui
selama
waktu
pinjaman.
transaksi) dan penyelesaian atau pelunasan
pinjaman diakui selama jangka waktu pinjaman.
Penghentian pengakuan liabilitas keuangan
i.
i.
j.
j.
k.
k.
Penghentian
pengakuan liabilitas
keuangan
Grup
menghentikan
pengakuan
liabilitas
keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas Grup
Grup
menghentikan
pengakuan
liabilitas
telah dilepaskan,
dibatalkan
atau kadaluarsa.
keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas Grup
telah dilepaskan,
dibatalkan
atau kadaluarsa.
Saling
hapus antar
Aset Keuangan
dan
Liabilitas Keuangan
Saling hapus antar Aset Keuangan dan
Liabilitas
Aset dan Keuangan
liabilitas keuangan Grup saling hapus
dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan
Aset
liabilitas
posisidan
keuangan
jikakeuangan
dan hanyaGrup
jika saling hapus
dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan
keuangan
jika dan hak
hanya
jika berkekuatan
ï‚·posisi
saat
ini memiliki
yang
hukum untuk melakukan saling hapus atas
ï‚·
saat
memiliki
hak tersebut;
yang berkekuatan
jumlahiniyang
telah diakui
dan
hukum untuk melakukan saling hapus atas
jumlah yang
telah
diakui tersebut;
dan neto
ï‚·
berniat
untuk
menyelesaikan
secara
atau untuk merealisasikan aset dan
ï‚·
berniat untuk menyelesaikan
secara
neto
menyelesaikan
liabilitasnya secara
simultan.
atau untuk merealisasikan aset dan
Kas menyelesaikan
dan Setara Kasliabilitasnya secara simultan.
Kas
dan
Setara
Kas arus kas, kas dan setara
Untuk
tujuan
penyajian
kas terdiri dari kas, bank dan semua investasi
Untuk
tujuantempo
penyajian
arus
kas, tiga
kas bulan
dan setara
yang jatuh
dalam
waktu
atau
kas
terdiri
dari
kas,
bank
dan
semua
investasi
kurang dari tanggal perolehannya dan yang
tidak
yang jatuh serta
tempo
dalam
waktu
tiga bulan atau
dijaminkan
tidak
dibatasi
penggunaannya.
kurang dari tanggal perolehannya dan yang tidak
dijaminkanpada
sertaentitas
tidak dibatasi
penggunaannya.
Investasi
asosiasi
Investasi
pada entitas
asosiasi
Entitas asosiasi
adalah
suatu perusahaan
dimana Grup mempunyai pengaruh yang
Entitas asosiasi
adalah
suatu pengendalian
perusahaan
signifikan,
namun tidak
mempunyai
dimana
Grup mempunyai
pengaruh
yang
atau
pengendalian
bersama, melalui
partisipasi
signifikan,
namun tidakkeputusan
mempunyai
pengendalian
dalam pengambilan
atas
kebijakan
atau pengendalian
bersama,
melalui partisipasi
finansial
dan operasional
investee.
dalam pengambilan keputusan atas kebijakan
finansial dan operasional investee.
- 20 - 20 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
Financial Liabilities at Amortized Cost(Continued)
Financial Liabilities at Amortized Cost
The Group’s financial liabilities are classified into
financial liabilities which are initially measured at
The
financial
liabilities are
classified
fair Group’s
value, net
of transaction
costs,
and into
are
financial liabilities
which are
initially measured
at
subsequently
measured
at amortized
cost using
fair
value, net
of transaction
costs,
are
the effective
interest
rate method,
withand
interest
subsequently
measured
at amortized
cost basis.
using
expense recognized
on an
effective yield
the
method,include
with interest
The effective
Group’s interest
financialrate
liabilities
trade
expense
an effective
basis.
accounts recognized
payable, on
other
accountsyield
payable,
The Group’s
financial
liabilities
include
accrued
expenses,
short-term
bank
loan, trade
longaccounts
other
accounts
payable,
term
bank payable,
loans and
obligations
to nonbank
accrued institutions.
expenses, short-term bank loan, longfinancial
term bank loans and obligations to nonbank
financial institutions.
Any difference between the proceeds (net of
transaction costs) and the settlement or
Any difference
between is
therecognized
proceeds over
(net the
of
redemption
of borrowings
transaction
costs) and the settlement or
term of the borrowings.
redemption of borrowings is recognized over the
term
of the borrowings.
Derecognition
of financial liabilities
i.
i.
j.
j.
k.
k.
Derecognition
of financial liabilities
The Group derecognizes
financial liabilities
when, and only when, the Group’s obligations
Thedischarged,
Group derecognizes
financial liabilities
are
cancelled or expires.
when, and only when, the Group’s obligations
are discharged,
cancelled
or expires.
Netting
of Financial
Assets
and Financial
Liabilities
Netting of Financial Assets and Financial
Liabilities
The Group only offsets financial assets and
liabilities and presents the net amount in the
The
Groupof financial
only offsets
financial
and
statement
position
where assets
it:
liabilities and presents the net amount in the
of financial
position
where it:right to set
ï‚·statement
currently
has a legal
enforceable
off the recognized amount; and
ï‚·
currently has a legal enforceable right to set
off the recognized amount; and
ï‚·
intends either to settle on a net basis, or to
realize the asset and settle the liability
ï‚·
intends either to settle on a net basis, or to
simultaneously.
realize the asset and settle the liability
Cashsimultaneously.
and Cash Equivalents
Cash
andflow
Cash
Equivalents
For cash
presentation
purposes, cash and
cash equivalents consist of cash on hand and in
For
cash
flowallpresentation
cash with
and
banks
and
unrestrictedpurposes,
investments
cash
equivalents
consist
of
cash
on
hand
and
in
maturities of three months or less from the date
banks
and all unrestricted investments with
of
placement.
maturities of three months or less from the date
of placement.in Associates
Investments
Investments
An associate in
is Associates
an entity over which the Group
is in a position to exercise significant influence,
An associate
is an entity
over control,
which thethrough
Group
but
not control
or joint
is in a position
to exercise
influence,
participation
in the
financial significant
and operating
policy
but
not ofcontrol
or joint control, through
decisions
the investee.
participation in the financial and operating policy
decisions of the investee.
159
160
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)Penghasilan dan aset dan liabilitas dari entitas
l.
asosiasi digabungkan dalam laporan keuangan
Penghasilan
aset dan
liabilitas
dari entitas
konsolidasiandan
dicatat
dengan
menggunakan
asosiasi digabungkan
dalam laporan
metode
ekuitas, kecuali
ketika keuangan
investasi
konsolidasian
diklasifikasikan dicatat
sebagai dengan
dimiliki menggunakan
untuk dijual,
metode
ekuitas,
investasi
sesuai dengan
PSAK kecuali
58 (revisi ketika
2009), Aset
Tidak
diklasifikasikan
sebagai
dimiliki
dijual,
Lancar
yang Dimiliki
untuk
Dijual untuk
dan Operasi
sesuai
dengan PSAK
58 (revisi
Aset
Tidak
yang Dihentikan.
Investasi
pada2009),
entitas
asosiasi
Lancar diyang
Dimiliki
untuk
Dijual konsolidasian
dan Operasi
dicatat
laporan
posisi
keuangan
yang
Dihentikan.
entitas
asosiasi
sebesar
biaya Investasi
perolehanpada
dan
selanjutnya
dicatat
di
laporan
posisi
keuangan
konsolidasian
disesuaikan untuk perubahan dalam bagian
sebesar biaya
selanjutnya
kepemilikan
Grupperolehan
atas asetdanbersih
entitas
disesuaikan
perubahan
dalamdikurangi
bagian
asosiasi yang untuk
terjadi setelah
perolehan,
kepemilikan
Grup nilai
atas yang
asetditentukan
bersih entitas
dengan
penurunan
untuk
asosiasi
yang terjadi
setelah
perolehan,
dikurangi
setiap investasi
secara
individu.
Bagian
Grup
dengan
penurunan
yangyang
ditentukan
atas kerugian
entitasnilai
asosiasi
melebihiuntuk
nilai
setiap
secara(yang
individu.
Bagiansemua
Grup
tercatatinvestasi
dari investasi
mencakup
atas
kerugianjangka
entitas panjang,
asosiasi yang
melebihi
nilai
kepentingan
secara
substansi,
tercatat dari bagian
investasi
mencakup
semua
merupakan
dari(yang
Perusahaan
dan
nilai
kepentingan
jangka
panjang,
secara
substansi,
investasi bersih
entitas
anak
dalam
entitas
merupakan
bagian
dari
Perusahaan
dan telah
nilai
asosiasi)
diakui
hanya
sebatas
bahwa Grup
investasi
entitashukum
anak atau
dalam
entitas
mempunyaibersih
kewajiban
kewajiban
asosiasi)
sebataspembayaran
bahwa Grup telah
konstruktifdiakui
atauhanya
melakukan
atas
mempunyaientitas
kewajiban
hukum atau kewajiban
kewajiban
asosiasi.
konstruktif atau melakukan pembayaran atas
kewajiban entitas asosiasi.
Persediaan
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
The results of operations and assets
and
liabilities of associates are incorporated in these
The
results of
operations
and assets
consolidated
financial
statements
using and
the
liabilities
of associates
are incorporated
in these
equity
method
of accounting,
except when
the
consolidated
financial as
statements
using
the
investment is classified
held for sale,
in which
equity
method
of
accounting,
except
when
the
case, it is accounted for in accordance with
investment
is classified
as held
for sale, inAssets
which
PSAK
58 (Revised
2009),
Non-current
case,
it isSale
accounted
for in accordance
with
Held for
and Discontinued
Operations.
PSAK 58 (Revised
2009), Non-current
Investments
in associates
are carried Assets
in the
Held
for Sale
and Discontinued
consolidated
statements
of financialOperations.
position at
Investments
in
associates
are carried
in the
cost as adjusted by post-acquisition
changes
in
consolidated
of financial
position
at
the
Group’s statements
share of the
net assets
of the
cost
as adjusted
by post-acquisition
changes
in
associate,
less any
impairment in the
value of
the
of the netLosses
assets of
of the
the Group’s
individualshare
investments.
the
associate,
any impairment
in theinterest
value of
associates less
in excess
of the Group’s
in
the individual
Losses
of the
those
associatesinvestments.
(which includes
any long-term
associates
in excess
of the Group’s
interest
in
interests that,
in substance,
form part
of the
those
associates
(which
includes
any
long-term
Group’s net investment in the associate) are
interests that,
the
recognized
onlyin tosubstance,
the extentform
that part
the of
Group
Group’s
net investment
in the associate)
have
incurred
legal or constructive
obligationsare
or
recognized
only on
to behalf
the extent
the Group
made
payments
of the that
associate.
have incurred legal or constructive obligations or
made payments on behalf of the associate.
l.
Inventories
l.
Persediaan
Persediaan dinyatakan berdasarkan biaya
perolehan atau nilai realisasi bersih, mana yang
Persediaan
dinyatakan
berdasarkan
biaya
lebih rendah. Biaya
perolehan
ditentukan dengan
perolehan
atau nilai
realisasi bersih, mana yang
metode
rata-rata
tertimbang.
lebih rendah. Biaya perolehan ditentukan dengan
metode
rata-rata
tertimbang.
m. Biaya
Dibayar
Dimuka
l.
m. Biaya
Biaya Dibayar
dibayarDimuka
dimuka diamortisasi selama
manfaat
masing-masing
biaya
dengan
Biaya
dibayarmetode
dimuka
selama
menggunakan
garisdiamortisasi
lurus.
manfaat
masing-masing
biaya
dengan
menggunakan
metode garis lurus.
n. Aset
Tetap
m. Prepaid
Prepaid Expenses
expenses are amortized over their
beneficial periods using the straight-line method.
Prepaid expenses are amortized over their
beneficial periods using the straight-line method.
n. Property and Equipment
n.
n.
Aset
Aset Tetap
tetap yang dimiliki untuk digunakan dalam
penyediaan barang atau jasa atau untuk tujuan
Aset tetap yang
dimiliki
untuk digunakan
dalam
administratif
dicatat
berdasarkan
biaya perolehan
penyediaan
barang akumulasi
atau jasa atau
untuk tujuan
setelah dikurangi
penyusutan
dan
administratif
dicatat penurunan
berdasarkan
biaya perolehan
akumulasi
kerugian
nilai.
setelah dikurangi akumulasi penyusutan dan
akumulasi
kerugian
nilai.
Penyusutan
diakui penurunan
sebagai penghapusan
biaya
perolehan aset dikurangi nilai residu dengan
Penyusutan
diakui
sebagai
biaya
menggunakan
metode
garispenghapusan
lurus berdasarkan
perolehanmasa
aset manfaat
dikurangi ekonomis
nilai residu
taksiran
asetdengan
tetap
menggunakan
sebagai berikut:metode garis lurus berdasarkan
taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap
sebagai berikut:
Tahun
Tahun
Armada dan peralatan
5-7
Non armada
Armada
dan peralatan
5-7
Bangunan,
mess dan pool
5-20
Non
armada
Kendaraan
5
Bangunan,
mess
dan pool
5-20
Peralatan dan
perlengkapan
2-5
Kendaraan
5
Peralatan
dan
perlengkapan
Masa
manfaat
ekonomis,
nilai residu dan metode 2-5
penyusutan direview setiap akhir tahun dan
Masa manfaat
residu danestimasi
metode
pengaruh
dariekonomis,
setiap nilai
perubahan
penyusutan
direview
setiap akhir tahun dan
tersebut berlaku
prospektif.
pengaruh dari setiap perubahan estimasi
tersebut berlaku prospektif.
Inventories
Inventories are stated at cost or net realizable
value, whichever is lower. Cost is determined
Inventories
are stated
at cost
or net realizable
using the weighted
average
method.
value, whichever is lower. Cost is determined
using the weighted average method.
m. Prepaid Expenses
Property
Property and
and Equipment
equipment held for use in the
supply of goods or services, or for administrative
Property and
heldless
for accumulated
use in the
purposes,
are equipment
stated at cost
supply
of goods
services,
or for administrative
depreciation
andorany
accumulated
impairment
purposes, are stated at cost less accumulated
losses.
depreciation and any accumulated impairment
losses.
Depreciation is recognized so as to write-off the
cost of assets less residual values using the
Depreciation
is recognized
write-off the
straight-line method
based so
on as
thetoestimated
cost oflives
assets
lessassets
residual
useful
of the
asvalues
follows:using the
straight-line method based on the estimated
useful lives of the assets as follows:
Fleet and its equipment
Non fleet
Fleet
and its equipment
Buildings
mess and pool
NonVehicles
fleet
Buildings
and pool
Equipmentmess
and fixtures
Vehicles
Equipment
anduseful
fixtures
The
estimated
lives, residual values and
depreciation method are reviewed at least each
The estimated
lives, of
residual
values and
year
end, withuseful
the effect
any changes
in
depreciation
methodfor
are
at least
each
estimate accounted
onreviewed
a prospective
basis.
year end, with the effect of any changes in
estimate accounted for on a prospective basis.
- 21 - 21 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)Tanah dinyatakan berdasarkan biaya perolehan
o.
o.
dan tidak disusutkan.
Tanah dinyatakan berdasarkan biaya perolehan
dan
tidak
disusutkan. dan perbaikan dibebankan
Beban
pemeliharaan
pada laba rugi pada saat terjadinya. Biaya-biaya
Beban
pemeliharaan
dan perbaikan
dibebankan
lain yang
terjadi selanjutnya
yang timbul
untuk
pada laba rugi
pada saatatau
terjadinya.
Biaya-biaya
menambah,
mengganti
memperbaiki
aset
lain
terjadi
selanjutnya
yang timbul
tetapyang
dicatat
sebagai
biaya perolehan
asetuntuk
jika
menambah,
memperbaiki
aset
dan
hanya mengganti
jika besar atau
kemungkinan
manfaat
tetap
dicatat
sebagai
biaya
perolehan
aset aset
jika
ekonomis
di masa
depan
berkenaan
dengan
dan
hanya
jika
besar
kemungkinan
manfaat
tersebut akan mengalir ke entitas dan biaya
ekonomis di
masa
depan
berkenaan
dengan aset
perolehan
aset
dapat
diukur
secara andal.
tersebut akan mengalir ke entitas dan biaya
perolehan
asetpenyelesaian
dapat diukur secara
andal.sebesar
Aset
dalam
dinyatakan
biaya perolehan. Akumulasi biaya perolehan
Aset dipindahkan
dalam penyelesaian
dinyatakanaset
sebesar
akan
ke masing-masing
tetap
biaya
perolehan. Akumulasi
yang bersangkutan
pada saat biaya
selesai perolehan
dan siap
akan
dipindahkan ke masing-masing aset tetap
digunakan.
yang bersangkutan pada saat selesai dan siap
digunakan.
Goodwill
Goodwill
Goodwill yang timbul dari kombinasi bisnis diakui
sebagai aset pada tanggal diperolehnya
Goodwill yang (tanggal
timbul dari
kombinasi
bisnis diukur
diakui
pengendalian
akuisisi).
Goodwill
sebagai
aset dari
pada imbalan
tanggalyang
diperolehnya
sebagai selisih
dialihkan,
pengendalian
akuisisi).
Goodwill diukur
jumlah
setiap (tanggal
kepentingan
nonpengendali
pihak
sebagai
selisih dan
darinilai
imbalan
yangkepentingan
dialihkan,
yang diakuisisi
wajar dari
jumlah
nonpengendali
ekuitas setiap
yangkepentingan
sebelumnya
dimiliki pihak
pihak
yang diakuisisi
dan
nilaiyang
wajardiakuisisi
dari kepentingan
pengakuisisi
pada
pihak
(jika ada)
ekuitas
yang
dimiliki
pihak
atas jumlah
selisihsebelumnya
bersih dari aset
teridentifikasi
pengakuisisi
pada
pihak
yang diakuisisi
(jika ada)
yang
diperoleh
dan
liabilitas
yang diambil
alih
atas
bersih dari aset teridentifikasi
padajumlah
tanggalselisih
akuisisi.
yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih
padasetelah
tanggalpenilaian
akuisisi. kembali, kepemilikan Grup
Jika
pada nilai wajar aset bersih yang teridentifikasi
Jika setelah
penilaian
kembali,
kepemilikan
Grup
dari
pihak yang
diakuisisi
melebihi
dari imbalan
pada
wajar aset
bersihsetiap
yang teridentifikasi
yang nilai
dialihkan,
jumlah
kepentingan
dari pihak yang pihak
diakuisisi
daridan
imbalan
nonpengendali
yangmelebihi
diakuisisi
nilai
yang
dialihkan,
jumlah
setiap
wajar dari
kepentingan
ekuitas
yang kepentingan
sebelumnya
nonpengendali
pihak yang diakuisisi
dan yang
nilai
dimiliki pihak pengakuisisi
pada pihak
wajar dari kepentingan
ekuitas yang
sebelumnya
diakuisisi
(jika ada), selisihnya
diakui
segera
dimiliki
pihak
pihakdengan
yang
dalam laba
ataupengakuisisi
rugi sebagai pada
pembelian
diakuisisi (jika ada), selisihnya diakui segera
diskon.
dalam laba atau rugi sebagai pembelian dengan
diskon.
Untuk tujuan uji penurunan nilai, goodwill
dialokasikan pada setiap unit penghasil kas dari
Untuk
tujuan
uji penurunan
nilai,
goodwill
Grup yang
diharapkan
memberikan
manfaat
dari
dialokasikan
pada bisnis
setiaptersebut.
unit penghasil
kas dari
sinergi
kombinasi
Unit penghasil
Grup
yangtelah
diharapkan
memberikan
manfaat diuji
dari
kas yang
memperoleh
alokasi goodwill
sinergi kombinasi
tersebut.
Unitdan
penghasil
penurunan
nilainyabisnis
secara
tahunan,
ketika
kas
yangindikasi
telah memperoleh
diuji
terdapat
bahwa unit alokasi
tersebutgoodwill
mengalami
penurunan
nilainya
secara
tahunan,
dan
ketika
penurunan nilai. Jika jumlah terpulihkan dari unit
terdapat indikasi
bahwa dari
unit tersebut
mengalami
penghasil
kas kurang
jumlah tercatatnya,
penurunan
nilai. nilai
Jika dialokasikan
jumlah terpulihkan
dariuntuk
unit
rugi penurunan
pertama
penghasil kasjumlah
kurangtercatat
dari jumlah
tercatatnya,
mengurangi
aset atas
setiap
rugi
penurunan
dialokasikan
pertama
goodwill
yang nilai
dialokasikan
pada
unit untuk
dan
mengurangi
jumlah
tercatat
aset
atas
selanjutnya ke aset lainnya dari unit setiap
dibagi
goodwill atas
yang
dialokasikan
pada setiap
unit aset
dan
prorata
dasar
jumlah tercatat
selanjutnya
ke aset Rugi
lainnya
dari unit
dalam unit tersebut.
penurunan
nilaidibagi
yang
prorata atas
atas goodwill
dasar jumlah
setiap pada
aset
diakui
tidak tercatat
dapat dibalik
dalam
tersebut. Rugi penurunan nilai yang
periodeunit
berikutnya.
diakui atas goodwill tidak dapat dibalik pada
periode berikutnya.
- 22 - 22 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
Land is stated at cost and is not depreciated.
o.
o.
Land is stated at cost and is not depreciated.
The cost of maintenance and repairs is charged
to operations as incurred. Other costs incurred
The
cost of maintenance
repairspart
is charged
subsequently
to add to,and
replace
of, or
to operations
asofincurred.
costs incurred
service
an item
propertyOther
and equipment,
are
subsequently
to, if,
replace
part ifof,it or
recognized astoanadd
asset
and only
is
service an item
property economic
and equipment,
are
probable
that of future
benefits
recognized
as an
if, flow
and to
only
it is
associated with
the asset
item will
the ifGroup
probable
that
future
economic
benefits
and the cost of the item can be measured
associated with the item will flow to the Group
reliably.
and the cost of the item can be measured
reliably.
Construction in progress is stated at cost.
Construction in progress is transferred to the
Constructionproperty
in progress
is stated at
cost.
respective
and equipment
account
Construction
in progress
to the
when completed
and readyisfortransferred
use.
respective property and equipment account
when completed and ready for use.
Goodwill
Goodwill
Goodwill arising in a business combination is
recognized as an asset at the date that control
Goodwill
arising
a business
combination
is
is
acquired
(the in
acquisition
date).
Goodwill is
recognized
as an
at the
date sum
that control
measured as
the asset
excess
of the
of the
is acquired (the
acquisitionthedate).
Goodwill
is
consideration
transferred,
amount
of any
measured
as the
excess
of acquiree
the sumand
of the
non-controlling
interest
in the
the
consideration
the amount
any
fair value of thetransferred,
acquirer’s previously
heldofequity
non-controlling
the acquiree
the
interest
(if any)interest
in the inentity
over netand
of the
fair
value of the acquirer’s
equity
acquisition-date
amounts previously
of the held
identifiable
interestacquired
(if any) and
in the
entity over
net of the
assets
the liabilities
assumed.
acquisition-date amounts of the identifiable
assets acquired and the liabilities assumed.
If, after reassessment, the Group’s interest in
the fair value of the acquiree’s identifiable net
If, after exceeds
reassessment,
theofGroup’s
interest in
assets
the sum
the consideration
the
fair valuetheof amount
the acquiree’s
net
transferred,
of any identifiable
non-controlling
assets exceeds
the sum
interest
in the acquiree
andofthethe
fairconsideration
value of the
transferred,
the amount
any non-controlling
acquirer’s previously
heldofequity
interest in the
interest
in
the
acquiree
and
the
of the
acquiree (if any), the excess fair
is value
recognized
acquirer’s previously
interest
in the
immediately
in profitheld
or equity
loss as
a bargain
acquiree
(if any), the excess is recognized
purchase gain.
immediately in profit or loss as a bargain
purchase gain.
For the purpose of impairment testing, goodwill
is allocated to each of the Company and the
For
the purpose
of impairmentunits
testing,
goodwill
subsidiaries’
cash-generating
expected
to
is allocated
of the ofCompany
and the
benefit
from to
theeach
synergies
the combination.
subsidiaries’
cash-generating
unitsgoodwill
expectedhas
to
Cash-generating
units to which
benefit allocated
from the synergies
of the
been
are tested
for combination.
impairment
Cash-generating
to which
annually, or moreunits
frequently
whengoodwill
there ishas
an
been
allocated
are
tested
for
impairment
indication that the unit may be impaired.
If the
annually, or amount
more frequently
when there isunit
an
recoverable
of the cash-generating
indication
that
unit may
be impaired.
If the
is less than
its the
carrying
amount,
the impairment
recoverable
amountfirst
of the
cash-generating
unit
loss
is allocated
to reduce
the carrying
is
less than
its goodwill
carrying allocated
amount, the
impairment
amount
of any
to the
unit and
loss
is the
allocated
first toofreduce
carrying
then to
other assets
the unitthe
pro-rata
on
amount
any
unitasset
and
the
basisof of
thegoodwill
carryingallocated
amount to
of the
each
then
the other
assets of the
pro-rata for
on
in thetounit.
An impairment
lossunit
recognized
the basisisofnotthe
carryingin amount
of each
asset
goodwill
reversed
a subsequent
period.
in the unit. An impairment loss recognized for
goodwill is not reversed in a subsequent period.
161
162
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)Pada pelepasan entitas anak, jumlah yang dapat
p.
p.
q.
q.
diatribusikan dari goodwill termasuk dalam
Pada
pelepasan
entitas
jumlah yang dapat
penentuan
laba atau
rugianak,
atas pelepasan.
diatribusikan dari goodwill termasuk dalam
penentuan laba
atau
rugiNon-Keuangan
atas pelepasan.Kecuali
Penurunan
Nilai
Aset
Goodwill
Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan Kecuali
Goodwill
Pada setiap periode pelaporan, Grup menelaah
nilai
tercatat
aset
non-keuangan
untuk
Pada
setiap periode
Grup menelaah
menentukan
apakah pelaporan,
terdapat indikasi
bahwa
nilai
tercatattelah
aset
non-keuangan
aset tersebut
mengalami
penurunan untuk
nilai.
menentukan
terdapat nilai
indikasi
Jika
terdapat apakah
indikasi tersebut,
yangbahwa
dapat
aset
tersebut
telah dari
mengalami
penurunan untuk
nilai.
diperoleh
kembali
aset diestimasi
Jika terdapat tingkat
indikasi kerugian
tersebut, nilai
yang dapat
menentukan
penurunan
nilai
diperoleh
dari aset
diestimasi untuk
(jika ada).kembali
Bila tidak
memungkinkan
untuk
menentukan tingkat
kerugian
penurunan
nilai
mengestimasi
nilai yang
dapat diperoleh
kembali
(jika
ada).aset
Bila
tidak Grup
memungkinkan
atas suatu
individu,
mengestimasiuntuk
nilai
mengestimasi
nilai yang
dapatdari
diperoleh
kembali
yang
dapat diperoleh
kembali
unit penghasil
atasatas
suatu
aset individu, Grup mengestimasi nilai
kas
aset.
yang dapat diperoleh kembali dari unit penghasil
kas atas aset.
Perkiraan
jumlah yang dapat diperoleh kembali
adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi
Perkiraan
yang
diperoleh
biaya
untukjumlah
menjual
dandapat
nilai pakai.
Jikakembali
jumlah
adalahdapat
nilai tertinggi
antara
nilai dari
wajaraset
dikurangi
yang
diperoleh
kembali
nonbiaya
untuk(unit
menjual
dan nilai
Jika
jumlah
keuangan
penghasil
kas)pakai.
kurang
dari
nilai
yang dapat nilai
diperoleh
kembali
nontercatatnya,
tercatat
aset dari
(unit aset
penghasil
keuangan
(unitmenjadi
penghasil
kas) kurang
daridapat
nilai
kas) dikurangi
sebesar
nilai yang
tercatatnya,
nilai
tercatat
aset
(unit
penghasil
diperoleh kembali dan rugi penurunan nilai diakui
kas) dikurangi
menjadi
langsung
ke laba
rugi. sebesar nilai yang dapat
diperoleh kembali dan rugi penurunan nilai diakui
langsung ke
laba rugi.untuk penurunan nilai aset
Kebijakan
akuntansi
keuangan dijelaskan dalam Catatan 3g;
Kebijakan akuntansi
penurunan
nilaidalam
aset
penurunan
nilai untukuntuk
goodwill
dijelaskan
keuangan
Catatan 3o. dijelaskan dalam Catatan 3g;
penurunan nilai untuk goodwill dijelaskan dalam
Catatan 3o.
Provisi
Provisi
Provisi diakui ketika Grup memiliki kewajiban kini
(baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif)
Provisi
Grupmasa
memiliki
kini
sebagaidiakui
akibatketika
peristiwa
lalu,kewajiban
kemungkinan
(baik bersifat
hukum maupun
bersifat konstruktif)
besar
Grup diharuskan
menyelesaikan
kewajiban
sebagai
akibat peristiwa
masa mengenai
lalu, kemungkinan
dan estimasi
yang andal
jumlah
besar
Gruptersebut
diharuskan
menyelesaikan
kewajiban
kewajiban
dapat
dibuat.
dan estimasi yang andal mengenai jumlah
kewajiban
tersebut
dibuat.
Jumlah
yang
diakuidapat
sebagai
provisi adalah hasil
estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan
Jumlah
yang diakui sebagai
provisi
hasil
untuk menyelesaikan
kewajiban
kiniadalah
pada akhir
estimasi pelaporan,
terbaik pengeluaran
yang diperlukan
periode
dengan mempertimbangkan
untuk
kewajiban yang
kini pada
akhir
risiko menyelesaikan
dan ketidakpastian
meliputi
periode pelaporan,
dengan
mempertimbangkan
kewajibannya.
Apabila
suatu
provisi diukur
risiko
dan arus
ketidakpastian
yang meliputi
menggunakan
kas yang diperkirakan
untuk
kewajibannya.
Apabila
suatu
menyelesaikan kewajiban kini,provisi
maka diukur
nilai
menggunakan
arusnilai
kaskini
yang
tercatatnya
adalah
daridiperkirakan
arus kas. untuk
menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai
tercatatnya
adalahatau
nilaiseluruh
kini dari manfaat
arus kas.ekonomi
Ketika
beberapa
untuk penyelesaian provisi yang diharapkan
Ketika
beberapa dari
ataupihak
seluruh
manfaat
ekonomi
dapat dipulihkan
ketiga,
piutang
diakui
untuk penyelesaian
provisi yang
diharapkan
sebagai
aset apabila terdapat
kepastian
bahwa
dapat
dipulihkan
dari
pihak ketiga,
piutangpiutang
diakui
penggantian
akan
diterima
dan jumlah
sebagai
asetsecara
apabila
terdapat kepastian bahwa
dapat
diukur
andal.
penggantian akan diterima dan jumlah piutang
dapat diukur secara andal.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
On disposal of the subsidiary, the attributable
p.
p.
q.
q.
amount of goodwill is included in the
On
disposal of
subsidiary,
attributable
determination
of the
the profit
or loss the
on disposal.
amount of goodwill is included in the
determinationof
of the
profit or loss on
disposal.
Impairment
Non-Financial
Asset
Except
Goodwill
Impairment of Non-Financial Asset Except
Goodwill
At the end of each reporting period, the Group
reviews the carrying amounts of non-financial
At
the end
each reporting
period,
theisGroup
assets
to of
determine
whether
there
any
reviews
the
carrying
amounts
of
non-financial
indication that those assets have suffered an
assets to determine
there isexists,
any
impairment
loss. If anywhether
such indication
indication
that those
assets ofhave
the recoverable
amount
thesuffered
asset an
is
impairmentin loss.
such indication
estimated
orderIftoany
determine
the extentexists,
of the
the
recoverable
amount
of it the
is
impairment
loss (if any).
Where
is notasset
possible
estimated
in order
determine the
extent of
of the
to
estimate
the to
recoverable
amount
an
impairment
loss (if any).
is not possible
individual asset,
the Where
Group it estimates
the
to
estimate
the
recoverable
amount
of unit
an
recoverable amount of the cash-generating
individual
the Group estimates the
to
which theasset,
asset belongs.
recoverable amount of the cash-generating unit
to
which therecoverable
asset belongs.
Estimated
amount is the higher of
fair value less cost to sell or value in use. If the
Estimated
is the higher
of
recoverablerecoverable
amount ofamount
a non-financial
asset
fair value less costunit)
to sell
or value
If the
(cash-generating
is less
thaninitsuse.
carrying
recoverable
amount amount
of a non-financial
asset
amount, the carrying
of the asset (cash(cash-generating
unit)
is lesstothan
its carrying
generating
unit) is
reduced
its recoverable
amount,
the carrying
amount loss
of theisasset
(cashamount and
an impairment
recognized
generating
unit)
is
reduced
to
its
recoverable
immediately in profit or loss.
amount and an impairment loss is recognized
immediately in profit or loss.
Accounting policy for impairment of financial
assets is discussed in Note 3g; impairment of
Accounting
policy forin Note
impairment
of financial
goodwill
is discussed
3o.
assets is discussed in Note 3g; impairment of
goodwill is discussed in Note 3o.
Provisions
Provisions
Provisions are recognized when the Group has
a present obligation (legal or constructive) as a
Provisions
the Group
result
of a are
pastrecognized
event, it when
is probable
that has
the
a present
(legal
constructive)
as a
Group
willobligation
be required
to or
settle
the obligation,
result
a pastestimate
event, itcan
is probable
the
and a ofreliable
be madethat
of the
Group will
be obligation.
required to settle the obligation,
amount
of the
and a reliable estimate can be made of the
amount
of the recognized
obligation. as a provision is the
The
amount
best estimate of the consideration required to
The
recognized
as aat provision
is the
the
settleamount
the present
obligation
the end of
best estimate
of the
consideration
required
to
reporting
period,
taking
into account
the risks
settle
the present obligation
at the
of the
and uncertainties
surrounding
the end
obligation.
reporting
period, taking
into account
risks
Where
a provision
is measured
using the
the cash
and
surrounding
the obligation,
obligation.
flows uncertainties
estimated to settle
the present
Where
a provision
measured
cash
its carrying
amount is
is the
presentusing
valuethe
of those
flows flows.
estimated to settle the present obligation,
cash
its carrying amount is the present value of those
cash flows.
When
some or all of the economic benefits
required to settle a provision are expected to be
When
some
or aallthird
of the
economic
benefits
recovered
from
party,
a receivable
is
required to settle
provision
expectedcertain
to be
recognized
as ana asset
if it are
is virtually
recovered
from a third
a receivable
is
that reimbursement
will party,
be received
and the
recognized
asset if itcan
is virtually
certain
amount
of as
theanreceivable
be measured
that
reimbursement will be received and the
reliably.
amount of the receivable can be measured
reliably.
- 23 - 23 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
r. Sewa
r.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
r. Leases
Sewa
Sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan
jika sewa tersebut mengalihkan secara
Sewa
diklasifikasikan
sebagai
sewa
pembiayaan
substantial
seluruh risiko
dan
manfaat
yang
jika
sewa
tersebut
mengalihkan
secara
terkait dengan kepemilikan aset. Sewa lainnya,
substantial
risiko dan
manfaat
yang
yang
tidakseluruh
memenuhi
kriteria
tersebut,
terkait
dengan sebagai
kepemilikan
Sewa lainnya,
diklasifikasikan
sewaaset.
operasi.
yang
tidak
memenuhi
kriteria
tersebut,
diklasifikasikan
Sebagai Lessorsebagai sewa operasi.
r.
Leases
Leases are classified as finance leases
whenever the terms of the lease transfer
Leases
are all
classified
as and
finance
leases
substantially
the risks
rewards
of
whenever
the
terms
of
the
lease
transfer
ownership to the lessee. All other leases are
substantially
all the leases.
risks and rewards of
classified
as operating
ownership to the lessee. All other leases are
classified as operating leases.
As lessor
Sebagaisewa
Lessor
Dalam
pembiayaan, lessor mengakui aset
berupa piutang sewa pembiayaan sebesar
Dalam
pembiayaan,
lessor
mengakui
aset
jumlah sewa
investasi
sewa neto
Grup.
Pengakuan
berupa
piutang
pembiayaan
sebesar
penghasilan
sewasewa
pembiayaan
dialokasikan
jumlah
investasiakuntansi
sewa neto
Grup.
Pengakuan
pada periode
yang
mencerminkan
penghasilan
pembiayaanperiodik
dialokasikan
suatu tingkatsewa
pengembalian
yang
pada
akuntansi
yang
mencerminkan
konstanperiode
atas investasi
bersih
lessor.
suatu tingkat pengembalian periodik yang
konstan
atas investasi
bersih
lessor.
Pendapatan
sewa dari
sewa
operasi diakui
sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus
Pendapatan
operasi
selama masa sewa
sewa. dari
Biayasewa
langsung
awal diakui
yang
sebagai
pendapatan
dengan
dasar
garis
lurus
terjadi dalam proses negosiasi dan pengaturan
selama
masa sewa.
Biaya langsung
awal
yang
sewa operasi
ditambahkan
ke jumlah
tercatat
terjadi
dalam
proses
dan pengaturan
dari aset
sewaan
dan negosiasi
diakui dengan
dasar garis
sewa
operasimasa
ditambahkan
ke jumlah tercatat
lurus selama
sewa.
dari aset sewaan dan diakui dengan dasar garis
lurus selama
masa sewa.
Sebagai
Lessee
As lessor due from lessees under finance leases
Amounts
are recorded as receivables at the amount of
Amounts
due from
underinfinance
leases
the Group’s
net lessees
investment
the leases.
are
recorded
receivables
at the
amount of
Finance
lease as
income
is allocated
to accounting
the
Group’s
netreflect
investment
in periodic
the leases.
periods
so as to
a constant
rate
Finance
income
is allocatedoutstanding
to accounting
of returnlease
on the
net investment
in
periods
sothe
as leases.
to reflect a constant periodic rate
respect of
of return on the net investment outstanding in
respect ofincome
the leases.
Rental
from operating leases is
recognized on a straight-line basis over the term
Rental
incomelease.
from
operating
leases
is
of the relevant
Initial
direct costs
incurred
recognized
on
a
straight-line
basis
over
the
term
in negotiating and arranging an operating lease
of the
relevant
lease.
Initialamount
direct costs
are
added
to the
carrying
of theincurred
leased
in
negotiating
and arranging
operating lease
asset
and recognized
on a an
straight-line
basis
are added
to the
carrying amount of the leased
over
the lease
term.
asset and recognized on a straight-line basis
over
the lease term.
As lessee
Sebagai
Lessee
Aset pada
sewa pembiayaan dicatat pada awal
masa sewa sebesar nilai wajar aset sewaan
Aset
pembiayaan
dicatat
pada atau,
awal
Grup pada
yang sewa
ditentukan
pada awal
kontrak
masa
sewa rendah,
sebesar sebesar
nilai wajarnilai
asetkini
sewaan
jika lebih
dari
Grup
yang ditentukan
pada awal
kontrak
atau,
pembayaran
sewa minimum.
Kewajiban
kepada
jika
rendah,di sebesar
nilai kini posisi
dari
lessorlebih
disajikan
dalam laporan
pembayaran
sewa minimum.
Kewajiban
keuangan konsolidasian
sebagai
liabilitaskepada
sewa
lessor
disajikan di dalam laporan posisi
pembiayaan.
keuangan konsolidasian sebagai liabilitas sewa
pembiayaan.
Pembayaran sewa harus dipisahkan antara
bagian yang merupakan beban keuangan dan
Pembayaran
harus pengurangan
dipisahkan antara
bagian
yang sewa
merupakan
dari
bagian
yangsewa
merupakan
beban
keuangansuatu
dan
kewajiban
sehingga
mencapai
bagian bunga
yang yang
merupakan
dari
tingkat
konstan pengurangan
(tetap) atas saldo
kewajiban
mencapai suatu
kewajiban. sewa
Rental sehingga
kontijen dibebankan
pada
tingkat bunga
yang konstan (tetap) atas saldo
periode
terjadinya.
kewajiban. Rental kontijen dibebankan pada
periode terjadinya.
Pembayaran
sewa operasi diakui sebagai beban
dengan dasar garis lurus (straight-line basis)
Pembayaran
sewa
operasi
diakuiterdapat
sebagai beban
selama masa
sewa,
kecuali
dasar
dengan dasar
garis dapat
lurus lebih
(straight-line
basis)
sistematis
lain yang
mencerminkan
selama
masa
kecuali
dasar
pola waktu
darisewa,
manfaat
aset terdapat
yang dinikmati
sistematis
lain
yang
dapat
lebih
mencerminkan
pengguna. Rental kontijen diakui sebagai beban
pola
waktu
dari terjadinya.
manfaat aset yang dinikmati
di
dalam
periode
pengguna. Rental kontijen diakui sebagai beban
di dalam periode terjadinya.
Dalam hal insentif diperoleh dalam sewa operasi,
insentif tersebut diakui sebagai kewajiban.
Dalam hal insentif
diperoleh
dalamdiakui
sewa operasi,
Keseluruhan
manfaat
dari insentif
sebagai
insentif
tersebut
sebagai
kewajiban.
pengurangan
dari diakui
biaya sewa
dengan
dasar
Keseluruhan
manfaat
dari insentif
sebagai
garis
lurus kecuali
terdapat
dasar diakui
sistematis
lain
pengurangan
dari biaya sewa
yang lebih mencerminkan
poladengan
waktu dasar
dari
garis lurus
kecuali
terdapat
dasar sistematis lain
manfaat
yang
dinikmati
pengguna.
yang lebih mencerminkan pola waktu dari
manfaat yang dinikmati pengguna.
As
lessee
Assets
held under finance leases are initially
recognized as assets of the Group at their fair
Assets
under finance
leases
initially
value at held
the inception
of the lease
or,are
if lower,
at
recognized
assets of
of the
at their
fair
the presentas value
the Group
minimum
lease
value
at the The
inception
of the leaseliability
or, if lower,
at
payments.
corresponding
to the
the
present
value
of
the
minimum
lease
lessor is included in the consolidated statements
payments.
corresponding
the
of
financialTheposition
as a liability
finance tolease
lessor
is included in the consolidated statements
obligations.
of financial position as a finance lease
obligations.
Lease payments are apportioned between
finance charges and reduction of the lease
Lease payments
apportioned
obligation
so as to are
achieve
a constantbetween
rate of
finance
charges
and reduction
of the
theliability.
lease
interest on
the remaining
balance of
obligation so
as toare
achieve
a constant
rate of
Contingent
rentals
recognized
as expenses
interest
on theinremaining
balance
of the liability.
in the periods
which they
are incurred.
Contingent rentals are recognized as expenses
in the periods in which they are incurred.
Operating lease payments are recognized as an
expense on a straight-line basis over the lease
Operating
lease
payments
recognized
as an
term, except
where
anotherare
systematic
basis
is
expense
on a straight-line
basispattern
over the
lease
more
representative
of the time
in which
term,
except
where from
another
basisare
is
economic
benefits
thesystematic
leased asset
more
representative
of
the
time
pattern
in
which
consumed. Contingent rentals arising under
economic leases
benefits
the leased
are
operating
arefrom
recognized
as anasset
expense
consumed.
arising under
in the period Contingent
in which theyrentals
are incurred.
operating leases are recognized as an expense
in
in which
are incurred.
In the
the period
event that
leasethey
incentives
are received to
enter into operating leases, such incentives are
In the event as
thata lease
incentives
are received
to
recognized
liability.
The aggregate
benefit
enter
into operating
leases, such
of incentives
is recognized
as aincentives
reductionare
of
recognized
as aon
liability.
The aggregate
rental
expense
a straight-line
basis, benefit
except
of
incentives
is recognized
a reduction
of
where
another
systematic asbasis
is more
rental expense of
on the
a straight-line
basis,
representative
time pattern
in except
which
where
basis asset
is more
economicanother
benefitssystematic
from the leased
are
representative
of
the
time
pattern
in
which
consumed.
economic benefits from the leased asset are
consumed.
- 24 - 24 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
163
164
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
s. Pengakuan Pendapatan dan Beban
s.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
s. Revenue and Expense Recognition(Continued)
Pengakuan
dan Beban
Pendapatan Pendapatan
Taksi
Pendapatan Taksi
dari kegiatan operasi taksi
berdasarkan jumlah setoran pengemudi
Pendapatan
dari perjanjian.
kegiatan operasi taksi
ditetapkan
dalam
berdasarkan jumlah setoran pengemudi
ditetapkan
dalam perjanjian.
Penjualan Jasa
s.
Revenue
and Expense
Recognition
Revenue from
taxi
diakui
yang
diakui
yang
Revenue from
Revenues
fromtaxi
taxi are recognized based on
driver’s deposits using the tariff stipulated in the
Revenues
agreements.from taxi are recognized based on
driver’s deposits using the tariff stipulated in the
agreements.
Revenue from services
Penjualan Jasa
Pendapatan
dari kegiatan penyewaan kendaraan
manajemen dan bengkel diakui pada saat jasa
Pendapatan
dari kegiatan
penyewaan kendaraan
diserahkan kepada
pelanggan.
manajemen dan bengkel diakui pada saat jasa
diserahkan
kepada pelanggan.
Penjualan Barang
Revenue
services
Revenuesfrom
from
car rental, fleet management
and workshop are recognized when services are
Revenues
car rental, fleet management
rendered to from
customers.
and workshop are recognized when services are
rendered
to customers.
Sale of Goods
Penjualan
Barang
Pendapatan
dari penjualan barang harus diakui
bila seluruh kondisi berikut dipenuhi:
Pendapatan dari penjualan barang harus diakui
dipenuhi: risiko dan
ï‚·bila seluruh
Grup kondisi
telah berikut
memindahkan
manfaat secara signifikan kepemilikan
ï‚·
Grup kepada
telah memindahkan
risiko dan
barang
pembeli;
manfaat secara signifikan kepemilikan
barang
kepada
ï‚·
Grup tidak
lagipembeli;
melanjutkan pengelolaan
yang biasanya terkait dengan kepemilikan
ï‚·
Grup
lagi melanjutkan
atas tidak
barang
ataupun pengelolaan
melakukan
yang biasanya efektif
terkait dengan
kepemilikan
pengendalian
atas barang
yang
atas
ataupun
melakukan
dijual; barang
pengendalian efektif atas barang yang
dijual;
ï‚·
Jumlah pendapatan dapat diukur dengan
andal;
ï‚·
Jumlah pendapatan dapat diukur dengan
andal;
ï‚·
Kemungkinan besar manfaat ekonomi yang
terkait dengan transaksi akan mengalir
ï‚·
Kemungkinan
besar manfaat
kepada Grup tersebut;
dan ekonomi yang
terkait dengan transaksi akan mengalir
kepada yang
Grup tersebut;
ï‚·
Biaya
terjadi dan
atau akan terjadi
sehubungan transaksi penjualan tersebut
ï‚·
Biaya
yang dengan
terjadiandal.
atau akan terjadi
dapat diukur
sehubungan transaksi penjualan tersebut
Bebandapat diukur dengan andal.
Sale of Goods
Revenue
from sales of goods is recognized
when all of the following conditions are satisfied:
Revenue from sales of goods is recognized
all ofGroup
the following
conditions
are buyer
satisfied:
ï‚·whenThe
has transferred
to the
the
significant risks and rewards of ownership
ï‚·
The
Group
has transferred to the buyer the
of
the
goods;
significant risks and rewards of ownership
of
the Group
goods; retains neither continuing
ï‚·
The
managerial involvement to the degree
ï‚·
The
retains with
neither
continuing
usuallyGroup
associated
ownership
nor
managerial
involvement
to the
effective
control
over the goods
sold;degree
usually associated with ownership nor
effective control over the goods sold;
ï‚·
The amount of revenue can be measured
reliably;
ï‚·
The amount of revenue can be measured
reliably;
ï‚·
It is probable that the economic benefits
associated with the transaction will flow to
ï‚·
It
probable
theisGroup;
and that the economic benefits
associated with the transaction will flow to
the Group;
and
ï‚·
The
cost incurred
or to be incurred in
respect of the transaction can be
ï‚·
The
cost reliably.
incurred or to be incurred in
measured
respect of the transaction can be
measured reliably.
Expenses
Beban diakui pada saat terjadinya.
Expenses are recognized when incurred.
t.
Beban diakui
Imbalan
Kerjapada saat terjadinya.
t.
Expenses are
recognized when incurred.
Employee
Benefits
t.
Imbalan
Kerja
Grup memberikan
program pensiun imbalan
pasti untuk semua karyawan tetapnya. Grup juga
Grup
memberikan
pensiun
imbalan
membukukan
imbalanprogram
pasca kerja
imbalan
pasti
pasti
semua
karyawan
tetapnya.
juga
untukuntuk
karyawan
sesuai
dengan
UndangGrup
Undang
membukukan
imbalan
pasca kerja
pasti
Ketenagakerjaan
No. 13/2003.
Grupimbalan
menghitung
untuk karyawan
sesuai yang
dengan
Undangkaryawan
Undang
selisih
antara imbalan
diterima
Ketenagakerjaan
No. 13/2003. Grup
menghitung
berdasarkan
undang-undang
yang
berlaku
selisih antara
imbalan
diterima
dengan
manfaat
yang yang
diterima
dari karyawan
program
berdasarkan
undang-undang
yang berlaku
pensiun
untuk pensiun
normal.
dengan manfaat yang diterima dari program
pensiun untuk pensiun normal.
t.
Employee
The GroupBenefits
established defined benefit pension
plan covering all the local permanent
The
Group established
benefit
pension
employees.
In addition,defined
the The
Group
also
plan covering
all the benefits
local as
permanent
provides
post-employment
required
employees.
addition,
the The (the
Group“Labor
also
under
LaborIn Law
No. 13/2003
provides
post-employment
Law”).
For
normal pension benefits
scheme,as
therequired
Group
under
Labor
No. 13/2003
(the of
“Labor
calculates
andLaw
recognizes
the higher
the
Law”).
normal
scheme,
the Group
benefitsFor
under
the pension
Labor Law
and those
under
calculates
and
recognizes the higher of the
such
pension
plan.
benefits under the Labor Law and those under
such pension plan.
- 25 - 25 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)Perhitungan imbalan pasca kerja menggunakan
u.
u.
metode Projected Unit Credit.
Akumulasi
Perhitungan
imbalan
pascaaktuarial
kerja menggunakan
keuntungan dan
kerugian
bersih yang
metodediakui
Projected
Unit Credit.
Akumulasi
belum
yang melebihi
jumlah yang
lebih
keuntungan
dan10%
kerugian
aktuarial
bersih yang
besar diantara
dari nilai
kini imbalan
pasti
belum
diakui
yang
melebihi
jumlah
yang
lebih
dan nilai
wajar
aset
program
diakui
dengan
besar diantara
10% selama
dari nilai
kini imbalan
pasti
metode
garis lurus
rata-rata
sisa masa
dan
aset program
kerja nilai
yang wajar
diprakirakan
dari para diakui
pekerjadengan
dalam
metode
lurus (pendekatan
selama rata-rata
sisa Biaya
masa
program garis
tersebut
koridor).
kerja
yangdibebankan
diprakirakanlangsung
dari paraapabila
pekerjaimbalan
dalam
jasa lalu
program
tersebut tersebut
menjadi (pendekatan
hak atau koridor).
vested, Biaya
dan
jasa lalu dibebankan
langsung
sebaliknya
akan diakui
sebagaiapabila
beban imbalan
dengan
tersebut
menjadi
atauperiode
vested,
dan
metode garis
lurus hak
selama
rata-rata
sebaliknya
akantersebut
diakui menjadi
sebagai vested.
beban dengan
sampai
imbalan
metode garis lurus selama periode rata-rata
sampai imbalan tersebut menjadi vested.
Jumlah yang diakui sebagai kewajiban imbalan
pasti di laporan posisi keuangan konsolidasian
Jumlah yangnilai
diakui
kewajiban
imbalan
merupakan
kinisebagai
kewajiban
imbalan
pasti
pasti
di laporan
posisi
keuangan dan
konsolidasian
disesuaikan
dengan
keuntungan
kerugian
merupakan
nilai
kinidiakui,
kewajiban
pasti
aktuarial
yang
belum
biaya imbalan
jasa lalu yang
disesuaikan
belum diakui.dengan keuntungan dan kerugian
aktuarial yang belum diakui, biaya jasa lalu yang
belum Penghasilan
diakui.
Pajak
Pajak
BebanPenghasilan
pajak kini ditentukan berdasarkan laba
kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang
Beban
kini ditentukan
dihitungpajak
berdasarkan
tarif pajakberdasarkan
yang berlaku.laba
kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang
dihitung
tarif pajak
yang berlaku.
Aset danberdasarkan
liabilitas pajak
tangguhan
diakui atas
konsekuensi pajak periode mendatang yang
Aset
pajak
tangguhan
timbuldan
dariliabilitas
perbedaan
jumlah
tercatatdiakui
aset atas
dan
konsekuensi
pajak laporan
periode keuangan
mendatangdengan
yang
liabilitas menurut
timbul
perbedaan
jumlah
tercatat
dan
dasar dari
pengenaan
pajak
aset
dan aset
liabilitas.
liabilitas
menurut
laporan
keuangan
dengan
Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua
dasar pengenaan
aset dan
danaset
liabilitas.
perbedaan
temporer pajak
kena pajak
pajak
Liabilitas
tangguhan
diakui untuktemporer
semua
tangguhanpajak
diakui
untuk perbedaan
perbedaan
temporer
kena pajak
dan aset besar
pajak
yang
boleh
dikurangkan,
sepanjang
tangguhan
untuk dimanfaatkan
perbedaan temporer
kemungkinandiakui
dapat
untuk
yang
bolehlaba
dikurangkan,
sepanjang
besar
mengurangi
kena pajak pada
masa datang.
kemungkinan
dapat
dimanfaatkan
untuk
mengurangi laba kena pajak pada masa datang.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur
dengan
menggunakan
tarif
pajak
yang
Aset dan liabilitas
pajak
tangguhan
diekspektasikan
berlaku
dalam
periode diukur
ketika
dengan diselesaikan
menggunakan atau
tarif asetpajak
yang
liabilitas
dipulihkan
diekspektasikan
berlaku
dalam periode
dengan tarif pajak
(dan peraturan
pajak) ketika
yang
liabilitas
diselesaikan
asettelah
dipulihkan
telah
berlaku
atau secara atau
substantif
berlaku
dengan
tarif
pajak pelaporan.
(dan peraturan pajak) yang
pada akhir
periode
telah berlaku atau secara substantif telah berlaku
pada
akhir periode
pelaporan.
Pengukuran
aset dan
liabilitas pajak tangguhan
mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai
Pengukuran
danekspektasikan,
liabilitas pajak pada
tangguhan
dengan
caraaset
Grup
akhir
mencerminkan
konsekuensi
yang sesuai
periode pelaporan,
untuk pajak
memulihkan
atau
dengan
cara Grup
ekspektasikan,
menyelesaikan
jumlah
tecatat pada
aset akhir
dan
periode
pelaporan, untuk memulihkan atau
liabilitasnya.
menyelesaikan jumlah tecatat aset dan
liabilitasnya.
Jumlah
tercatat aset pajak tangguhan dikaji
ulang pada akhir periode pelaporan dan
Jumlah tercatat
pajak jika
tangguhan
dikaji
dikurangi
jumlah aset
tercatatnya
kemungkinan
ulang
pada
dan
besar laba
kenaakhir
pajakperiode
tidak lagipelaporan
tersedia dalam
dikurangi jumlah
jika kemungkinan
jumlah
yangtercatatnya
memadai
untuk
besar
laba kena pajaksebagian
tidak lagi
tersedia
mengkompensasikan
atau
seluruhdalam
aset
jumlah
yang
memadai
untuk
pajak tangguhan tersebut.
mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset
pajak tangguhan tersebut.
- 26 - 26 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
The cost of providing post employment
benefits
u.
u.
is determined using the Projected Unit Credit
The
cost ofThe
providing
post employment
benefits
Method.
accumulated
unrecognized
is determined
the Projected
Unit10%
Credit
actuarial
gains using
and losses
that exceed
of
Method.
accumulated
unrecognized
the greaterTheof the
present value
of the
actuarial
gains
and losses
exceed and
10%the
of
Company’s
defined
benefit that
obligations
the value
greaterof of
present
value of the
fair
planthe
assets
are recognized
on
Company’s
benefit
and the
straight-line defined
basis over
the obligations
expected average
fair value of
plan assets
on
remaining
working
lives ofaretherecognized
participating
straight-line
basis over
the expected
employees (corridor
approach).
Past average
service
remaining
workingimmediately
lives of the
cost is recognized
to theparticipating
extent that
employees
(corridor
service
the
benefits are
alreadyapproach).
vested, andPast
otherwise
is
cost
is recognized
the extent
amortized
on a immediately
straight-line to
basis
over that
the
the benefits
are already
and otherwise
is
average
period
until vested,
the benefits
become
amortized
on a straight-line basis over the
vested.
average period until the benefits become
vested.
The benefit obligation recognized in the
consolidated statements of financial position
The benefitthe obligation
recognized
in the
represents
present value
of the defined
consolidated
statements
of financial
position
benefit obligation,
as adjusted
for unrecognized
representsgains
the and
present
value
the defined
actuarial
losses
andof unrecognized
benefit
obligation,
past service
cost. as adjusted for unrecognized
actuarial gains and losses and unrecognized
past service
Income
Tax cost.
Income
Taxexpense is determined based on the
Current tax
taxable income for the period computed using
Current
taxtax
expense
prevailing
rates. is determined based on the
taxable income for the period computed using
prevailing
Deferred tax
taxrates.
assets and liabilities are
recognized for the future tax consequences
Deferred
assets between
and liabilities
are
attributable tax
to differences
the financial
recognized carrying
for the future
tax ofconsequences
statement
amounts
assets and
attributable
to differences
between the
liabilities and
their respective
tax financial
bases.
statement
carrying
amounts
of
assets
Deferred tax liabilities are recognized forand
all
liabilitiestemporary
and their
respective
tax bases.
taxable
differences
and deferred
tax
Deferred
liabilities for
aredeductible
recognized
for all
assets aretax
recognized
temporary
taxable temporary
differences
deferred that
tax
differences
to the extent
that itand
is probable
assets
recognized
for deductible
temporary
taxable are
income
will be available
in future
periods
differences
to the extent
that it is probable
that
against which
the deductible
temporary
taxable income
be available in future periods
differences
can will
be utilized.
against which the deductible temporary
differences
be utilized.
Deferred
taxcan
assets
and liabilities are measured
at the tax rates that are expected to apply to the
Deferred
tax assets
and liabilities
areormeasured
period
in which
the liability
is settled
the asset
at the taxbased
rates that
are tax
expected
to apply
the
realized,
on the
rates (and
tax to
laws)
period
in which
the liability
is settled
or the asset
that have
been
enacted,
or substantively
realized, by
based
on the
taxreporting
rates (and
tax laws)
enacted,
the end
of the
period.
that have been enacted, or substantively
enacted, by the end of the reporting period.
The measurement of deferred tax assets and
liabilities reflects the consequences that would
The measurement
of deferred
tax assets
and
follow
from the manner
in which
the Group
liabilitiesatreflects
theofconsequences
would
expect,
the end
the reporting that
period,
to
follow from
the manner
in which
the ofGroup
recover
or settle
the carrying
amount
their
expect,
at liabilities.
the end of the reporting period, to
assets and
recover or settle the carrying amount of their
assets
and liabilities.
The carrying
amount of deferred tax asset is
reviewed at the end of each reporting period
The reduced
carrying to
amount
of deferred
taxnoasset
is
and
the extent
that it is
longer
reviewed
at the
end of taxable
each reporting
period
probable that
sufficient
profits will
be
and reduced
to the
it isasset
no longer
available
to allow
all extent
or partthat
of the
to be
probable
recovered.that sufficient taxable profits will be
available to allow all or part of the asset to be
recovered.
165
166
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus
v.
ketika entitas memiliki hak yang dapat
Aset
dan liabilitas
pajak
tangguhan
hapus
dipaksakan
secara
hukum
untuksaling
melakukan
ketika hapus
entitasasetmemiliki
yang liabilitas
dapat
saling
pajak kinihak
terhadap
dipaksakan
untuk
melakukan
pajak kini dansecara
ketika hukum
aset pajak
tangguhan
dan
saling
pajak kini
terhadap
liabilitas
liabilitashapus
pajakaset
tangguhan
terkait
dengan
pajak
pajak kini dan yang
ketika dikenakan
aset pajak tangguhan
dan
penghasilan
oleh otoritas
liabilitas
pajak
pajak
perpajakan
yangtangguhan
sama sertaterkait
Grup dengan
yang berbeda
penghasilan
yang
dikenakanasetoleh
otoritas
bermaksud untuk
memulihkan
dan liabilitas
perpajakan
yang sama
pajak kini dengan
dasar serta
neto. Grup yang berbeda
bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas
pajak kini
dasartangguhan
neto.
Pajak
kinidengan
dan pajak
diakui sebagai
beban atau penghasilan dalam laba atau rugi,
Pajak kinisepanjang
dan pajak pajak
tangguhan
diakui sebagai
kecuali
penghasilan
yang
beban
penghasilan
labayang
ataudiakui,
rugi,
berasal atau
dari transaksi
ataudalam
kejadian
kecualilaba
sepanjang
penghasilan
yang
diluar
atau rugipajak
(baik dalam
pendapatan
berasal
dari transaksi
atau kejadian
diakui,
komprehensif
lain maupun
secara yang
langsung
di
diluar
laba
atau
rugi
(baik
dalam
pendapatan
ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di
komprehensif
luar
laba rugi. lain maupun secara langsung di
ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di
luar laba
Laba
perrugi.
Saham Dasar
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
Deferred tax assets and liabilities (Continued)
are offset
when there is legally enforceable right to set off
Deferred
assets
and current
liabilitiestaxare
offset
current taxtax
assets
against
liabilities
whenwhen
therethey
is legally
right levied
to set off
and
relate enforceable
to income taxes
by
current
tax taxation
assets against
current
the same
authority
and tax
theliabilities
Group
and when
incometax
taxes
leviedand
by
intend
to they
settlerelate
their tocurrent
assets
the same
taxation on
authority
and the Group
current
tax liabilities
a net basis.
intend to settle their current tax assets and
current tax liabilities on a net basis.
Current and deferred tax are recognized as an
expense or income in profit or loss, except when
Current
andtodeferred
taxare
arerecognized
recognizedoutside
as an
they
relate
items that
expense
income
in profit
or loss,
except when
of profit ororloss
(whether
in other
comprehensive
they relate
to itemsinthat
are recognized
outside
income
or directly
equity),
in which case
the
of
or recognized
loss (whether
in other
comprehensive
taxprofit
is also
outside
of profit
or loss.
income or directly in equity), in which case the
tax is also recognized outside of profit or loss.
v.
Earnings per Share
v.
Laba
per saham
Sahamdasar
Dasardihitung dengan membagi
Laba per
laba bersih diatribusikan kepada pemilik entitas
Laba
saham
dasarrata-rata
dihitungtertimbang
dengan membagi
induk per
dengan
jumlah
saham
laba bersih
pemilik entitas
yang
beredardiatribusikan
pada periodekepada
yang bersangkutan.
induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham
yang beredar
pada periode yang bersangkutan.
w. Informasi
Segmen
v.
Earnings
per Share
Basic earnings
per share are computed by
dividing net income attributable to the owner of
Basic
earnings
share areaverage
computed
by
the Company
by per
the weighted
number
dividing
income attributable
to the owner of
of
sharesnet
outstanding
during the period.
the Company by the weighted average number
of shares outstanding
w. Segment
Informationduring the period.
w. Informasi
Segmen Segmen
operasi diidentifikasi berdasarkan
laporan internal mengenai komponen dari Grup
Segmen
operasi
yang
secara
regular diidentifikasi
direview olehberdasarkan
“pengambil
laporan internaloperasional”
mengenai komponen
Grup
keputusan
dalam darirangka
yang
secara regular
direview
oleh
“pengambil
mengalokasikan
sumber
daya dan
menilai
kinerja
keputusan
operasional”
dalam
rangka
segmen operasi.
mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja
segmen
Segmen operasi.
operasi adalah suatu komponen dari
entitas:
Segmen operasi adalah suatu komponen dari
entitas:
a) yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang
mana
memperoleh
pendapatan
dan
a) yang
terlibat beban
dalam (termasuk
aktivitas bisnis
yang
menimbulkan
pendapatan
manabeban
memperoleh
dan
dan
terkait denganpendapatan
transaksi dengan
menimbulkan
(termasuk
pendapatan
komponen lainbeban
dari entitas
yang sama);
dan beban terkait dengan transaksi dengan
dari entitas
yangulang
sama);
b) komponen
yang hasil lain
operasinya
dikaji
secara
regular
oleh
pengambil
keputusan
b) operasional
yang hasil operasinya
dikaji ulang
secara
untuk membuat
keputusan
regular
oleh daya
pengambil
keputusan
tentang sumber
yang dialokasikan
operasional
untuktersebut
membuatdankeputusan
pada
segmen
menilai
tentang
sumber
daya yang dialokasikan
kinerjanya;
dan
pada segmen tersebut dan menilai
kinerjanya;
dan informasi keuangan yang
c) dimana
tersedia
dapat dipisahkan.
c) dimana tersedia informasi keuangan yang
dapat dipisahkan.
Informasi
yang digunakan oleh pengambil
keputusan operasional dalam rangka alokasi
Informasi daya
yangdandigunakan
sumber
penilaian oleh
kinerjapengambil
mereka
keputusan
operasional
rangka wilayah
alokasi
terfokus pada
kategori dalam
dari setiap
sumber daya dan penilaian kinerja mereka
operasi.
terfokus pada kategori dari setiap wilayah
operasi.
w. Segment
OperatingInformation
segments are identified on the basis
of internal reports about components of the
Operating
are identified
Group
thatsegments
are regularly
reviewed on
by the
the basis
chief
of internaldecision
reports maker
about in
components
of the
operating
order to allocate
Group
thattoare
reviewed
by the chief
resources
theregularly
segments
and to assess
their
operating
decision
maker
in
order
to allocate
performances.
resources to the segments and to assess their
performances.
An operating segment is a component of an
entity:
An operating segment is a component of an
entity:
a)
that engages in business activities from
which it may earn revenue and incur
a) that
engages
in business
from
expenses
(including
revenue activities
and expenses
which it tomay
revenue with
and other
incur
relating
theearn
transaction
expenses
(including
revenue
and expenses
components
of the same
entity);
relating to the transaction with other
components
of the same
entity);
b) whose
operating
results
are reviewed
regularly by the entity’s chief operating
b) decision
whose operating
are reviewed
maker to results
make decision
about
regularly
theallocated
entity’s tochief
operating
resources by
to be
the segments
decision
maker
to make decision
about
and
assess
its performance;
and
resources to be allocated to the segments
and assess its performance; and
c) for which discrete financial information is
available
c) for which discrete financial information is
availablereported to the chief operating
Information
decision maker for the purpose of resource
Informationandreported
to the
chief
operating
allocation
assessment
of their
performance
decision
maker for focused
the purpose
resource
is
more specifically
on the of
category
of
allocation
and assessment
of their performance
each
operating
area.
is more specifically focused on the category of
each operating area.
- 27 - 27 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
4.
PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS
AND
4.
4.
ESTIMASI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN
ESTIMASI
AKUNTANSI
YANGakuntansi
SIGNIFIKAN
Dalam
penerapan
kebijakan
Grup, yang
dijelaskan dalam Catatan 3, direksi diwajibkan untuk
Dalam
penerapan
kebijakan
akuntansi
Grup,
yang
membuat
pertimbangan,
estimasi
dan asumsi
tentang
dijelaskan
dalam
Catatan
3, direksi
diwajibkan
untuk
jumlah
tercatat
aset
dan liabilitas
yang
tidak tersedia
membuat
pertimbangan,
estimasi
dan asumsi
dari sumber
lain. Estimasi
dan asumsi
yangtentang
terkait
jumlah tercatat
asetpengalaman
dan liabilitashistoris
yang tidak
didasarkan
pada
dantersedia
faktordari
lain. dianggap
Estimasi relevan.
dan asumsi
terkait
faktorsumber
lain yang
Hasilyang
aktualnya
didasarkan
pada
pengalaman
historis
dan
faktormungkin berbeda dari estimasi tersebut.
faktor lain yang dianggap relevan. Hasil aktualnya
mungkin berbeda dari estimasi tersebut.
Estimasi dan asumsi yang mendasari ditelaah secara
berkelanjutan. Revisi estimasi akuntansi diakui dalam
Estimasi dimana
dan asumsi
yang tersebut
mendasari
ditelaah
periode
estimasi
direvisi
jikasecara
revisi
berkelanjutan.
Revisi estimasi
hanya
mempengaruhi
periodeakuntansi
tersebut,diakui
atau dalam
pada
periode dimana
estimasi
tersebut
jika revisi
revisi
periode
revisi dan
periode
masa direvisi
depan jika
hanya
mempengaruhi
periode
tersebut,
atau pada
mempengaruhi
periode saat
ini dan
masa depan.
periode revisi dan periode masa depan jika revisi
mempengaruhi periode saat ini dan masa depan.
Pertimbangan Kritis dalam Penerapan Kebijakan
Akuntansi
Pertimbangan Kritis dalam Penerapan Kebijakan
Akuntansi
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi yang
dijelaskan dalam Catatan 3, tidak terdapat
Dalam
proses kritis
penerapan
kebijakan
akuntansi
yang
pertimbangan
yang memiliki
dampak
signifikan
dijelaskan
dalam
Catatan
3,
tidak
terdapat
pada jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
pertimbangan kritis
yang
dampak
signifikan
konsolidasian,
selain
darimemiliki
penyajian
estimasi
yang
pada
jumlah
diatur di
bawahyang
ini. diakui dalam laporan keuangan
konsolidasian, selain dari penyajian estimasi yang
diatur di bawah
ini. Ketidakpastian
Sumber
Estimasi
Sumber
Estimasi
Ketidakpastian
Asumsi utama
mengenai
masa depan dan sumber
estimasi lainnya pada akhir periode pelaporan, yang
Asumsi utama
depan
dan sumber
memiliki
risikomengenai
signifikanmasa
yang
mengakibatkan
estimasi
lainnya
pada terhadap
akhir periode
pelaporan,
penyesuaian
material
jumlah
tercatat yang
aset
memiliki
risiko
signifikan
mengakibatkan
dan
liabilitas
dalam
periode yang
pelaporan
berikutnya
penyesuaian
material
dijelaskan dibawah
ini: terhadap jumlah tercatat aset
dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya
dijelaskan
ini: dari Nilai Pinjaman yang
i.
Rugi dibawah
Penurunan
Diberikan dan Piutang
i. Rugi Penurunan dari Nilai Pinjaman yang
Diberikan
dan penurunan
Piutang
Grup menilai
nilai pinjaman yang
diberikan dan piutang pada setiap tanggal
Grup
menilaiDalam
penurunan
nilai pinjaman
pelaporan.
menentukan
apakah yang
rugi
diberikan
piutang
pada
setiap
tanggal
penurunan dan
nilai harus
dicatat
dalam
laporan
laba
pelaporan.
Dalam menentukan
rugi
rugi
komprehensif,
manajemenapakah
membuat
penurunan
nilai harus
dicatatbukti
dalam
laporan
laba
penilaian, apakah
terdapat
objektif
bahwa
rugi
komprehensif,
manajemen
membuat
kerugian
telah terjadi. Manajemen
juga membuat
penilaian,
terdapat bukti
penilaian apakah
atas metodologi
dan objektif
asumsi bahwa
untuk
kerugian
telah terjadi.
juga kas
membuat
memperkirakan
jumlahManajemen
dan waktu arus
masa
penilaianyang
atas direview
metodologi
dan berkala
asumsi untuk
depan
secara
untuk
memperkirakan
jumlah dan
waktu
arus kas
masa
mengurangi perbedaan
antara
estimasi
kerugian
depan
yang aktualnya.
direview secara
berkala
untuk
dan
kerugian
Nilai tercatat
pinjaman
mengurangi
perbedaan
antaratelah
estimasi
kerugian
yang diberikan
dan piutang
diungkapkan
dan
kerugian
dalam
Catatanaktualnya.
7 dan 8. Nilai tercatat pinjaman
yang diberikan dan piutang telah diungkapkan
dalam Catatan 7 dan 8.
- 28 - 28 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
ESTIMATES
CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND
ESTIMATES
In
the application of the Group accounting policies,
which are described in Note 3, the directors are
In
the application
of the
Group accounting
policies,
required
to make
judgments,
estimates
and
which are described
Note 3,amounts
the directors
are
assumptions
about thein carrying
of assets
required
to that
make
judgments,
estimates
and
and liabilities
are not
readily apparent
from other
assumptions
the and
carrying
amounts
of assets
sources.
The about
estimates
associated
assumptions
and
liabilities
are not
readily apparent
fromfactors
other
are based
on that
historical
experience
and other
sources.
The
estimates
and
associated
assumptions
that are considered to be relevant. Actual results
are based
on historical
experience and other factors
may
differ from
these estimates.
that are considered to be relevant. Actual results
may
from these
The differ
estimates
and estimates.
underlying assumptions are
reviewed on an ongoing basis. Revisions to
The estimates
and underlying
assumptions
are
accounting
estimates
are recognised
in the period
reviewed
on an is
ongoing
Revisions
to
which the estimate
revised basis.
if the revision
affects
accounting
estimates
are
recognised
in
the
period
only that period, or in the period of the revision and
which periods
the estimate
is revised
if theboth
revision
affects
future
if the revision
affects
current
and
only
period, or in the period of the revision and
futurethat
periods.
future periods if the revision affects both current and
future
periods.
Critical
Judgments in Applying Accounting
Policies
Critical Judgments in Applying Accounting
Policies
In the process of applying the accounting policies
described in Note 3, there is no critical judgment that
In
processimpact
of applying
accounting
policies
hasthe
significant
on thethe
amounts
recognized
in
described
in Note 3,
there is statements,
no critical judgment
that
the
consolidated
financial
apart from
has
significant
on the which
amounts
recognized
in
those
involvingimpact
estimates,
are
dealt with
the consolidated financial statements, apart from
below.
those involving estimates, which are dealt with
below.
Key Sources of Estimation Uncertainty
Key
of Estimation
Uncertainty
The Sources
key assumptions
concerning
future and other
key sources of estimation at the end of the reporting
The keythat
assumptions
concerningrisk
future
and other
period,
have a significant
of causing
a
key
sources
of estimation
at the
end of the
reporting
material
adjustment
to the
carrying
amounts
of
period, and
that liabilities
have a within
significant
risk financial
of causing
a
assets
the next
year
material
adjustment
are discussed
below: to the carrying amounts of
assets and liabilities within the next financial year
are discussed
below:
i.
Impairment
Loss on Loans and Receivables
i.
Impairment
Loss on
Loans
and
Receivables
The
Group assess
their
loans
and
receivables
for impairment at each reporting date. In
The Group assess
loans and loss
receivables
determining
whethertheir
an impairment
should
for recorded
impairment
each reporting
date. In
be
in at
statement
of comprehensive
determining
whether anmakes
impairment
loss should
income, management
judgment
as to
be recorded
statement
comprehensive
whether
there in
is an
objective of
evidence
that loss
income,
makes judgment
as to
event hasmanagement
occurred. Management
also makes
whether there
evidence that loss
judgment
asis an
to objective
the methodology
and
event
has occurred.
Management
also makes
assumptions
for estimating
the amount
and
judgment
as cash
to flows
the which
methodology
and
timing of future
are reviewed
assumptions
for estimating
the between
amount loss
and
regularly
to reduce
any difference
timing
of and
future
cashloss.
flowsThe
which
are reviewed
estimate
actual
carrying
amount
regularly
to reduce
any difference
between
loss
of
loans and
receivables
are disclosed
in Notes
estimate
7 and 8. and actual loss. The carrying amount
of loans and receivables are disclosed in Notes
7 and 8.
167
168
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
ii. Penyisihan Penurunan Nilai Persediaan
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
ii. Allowance for Decline in Value of Inventories
ii.
Penyisihan
Penurunan
Nilai Persediaan
Grup membuat
penyisihan
penurunan nilai
persediaan berdasarkan estimasi persediaan
Grup
penurunan
nilai
yang membuat
digunakan penyisihan
pada masa
mendatang.
persediaan
berdasarkan
estimasi
persediaan
Walaupun asumsi yang digunakan dalam
yang digunakanpenyisihan
pada masa
mendatang.
mengestimasi
penurunan
nilai
Walaupun
yang dan
digunakan
dalam
persediaan asumsi
telah sesuai
wajar, namun
mengestimasisignifikan
penyisihan
penurunan
nilai
perubahan
atas asumsi
ini akan
persediaan
sesuaiterhadap
dan wajar,
namun
berdampak telah
material
penyisihan
perubahan
signifikan
atas yang
asumsi
akan
penurunan nilai
persediaan,
pada ini
akhirnya
berdampak
material hasil
terhadap
penyisihan
akan
mempengaruhi
usaha Grup.
Nilai
penurunan
nilai persediaan,
yang pada akhirnya
tercatat
persediaan
diungkapkan
dalam
akan
mempengaruhi
hasil usaha Grup. Nilai
Catatan
9.
tercatat
persediaan
diungkapkan
dalam
Catatan 9. Masa Manfaat Ekonomis dan Nilai
iii. Taksiran
Sisa Aset Tetap
iii. Taksiran Masa Manfaat Ekonomis dan Nilai
Sisa Aset
Tetapdan nilai sisa setiap aset tetap
Masa
manfaat
Grup ditentukan berdasarkan kegunaan yang
Masa manfaat
nilai tersebut.
sisa setiap
aset tetap
diharapkan
daridanaset
Estimasi
ini
Grup
ditentukan
berdasarkan
yang
ditentukan
berdasarkan
evaluasikegunaan
teknis internal
diharapkan
dari aset
EstimasiMasa
ini
dan
pengalaman
atas tersebut.
aset sejenis.
ditentukandan
berdasarkan
internal
manfaat
nilai sisaevaluasi
setiap teknis
aset direview
dan pengalaman
atas disesuaikan
aset sejenis. apabila
Masa
secara
periodik dan
manfaat dan
nilaidengan
sisa setiap
aset
direview
prakiraan
berbeda
estimasi
sebelumnya
secara periodik
disesuaikan
karena
keausan, dan
keusangan
teknisapabila
dan
prakiraan berbeda
dengan
estimasi sebelumnya
komersial,
hukum atau
keterbatasan
lainnya atas
karena keausan,
keusangan
teknis dan
pemakaian
aset. Namun
terdapat kemungkinan
komersial,
hukum
ataudimasa
keterbatasan
lainnyadapat
atas
bahwa hasil
operasi
mendatang
pemakaian aset.
Namun
terdapat
dipengaruhi
secara
signifikan
olehkemungkinan
perubahan
bahwa
hasilserta
operasi
dimasa
mendatang
atas
jumlah
periode
pencatatan
biayadapat
yang
dipengaruhi secara
olehfaktor
perubahan
diakibatkan
karena signifikan
perubahan
yang
atas jumlahdiserta
disebutkan
atas.periode pencatatan biaya yang
diakibatkan karena perubahan faktor yang
disebutkan di atas.
Perubahan masa manfaat dan nilai sisa aset
tetap dapat mempengaruhi jumlah biaya
Perubahan masa
dan penurunan
nilai sisa aset
penyusutan
yang manfaat
diakui dan
nilai
tetap
mempengaruhi jumlah biaya
tercatat dapat
aset tetap.
penyusutan yang diakui dan penurunan nilai
tercatat aset tetap.
Nilai tercatat aset tetap diungkapkan dalam
Catatan 13.
Nilai tercatat aset tetap diungkapkan dalam
Catatan 13.
iv. Imbalan
Pasca Kerja
ii.
Allowance
Decline
in Value of
The Group for
provide
allowance
forInventories
decline in
value of inventories based on estimated future
The
provide
allowance
in
usageGroup
of such
inventories.
Whilefor
it isdecline
believed
value
of
inventories
based
on
estimated
future
that the assumptions used in the estimation of
usage
of suchfor
inventories.
it is
believed
the
allowance
decline in While
value of
inventories
that
assumptions
in the estimation
of
are the
appropriate
andused
reasonable,
significant
the allowance
for decline
in valuemay
of inventories
changes
in these
assumptions
materially
are appropriate
and reasonable,
significant
affect
the assessment
of the allowance
for
changes
in
these
assumptions
may
decline in value of inventories, which materially
ultimately
affect
the the
assessment
of Group’s
the allowance
for
will
impact
result of the
operations.
decline
in value
of inventories,
which
The carrying
amount
of inventories
is ultimately
disclosed
willNote
impact
in
9. the result of the Group’s operations.
The carrying amount of inventories is disclosed
in Note 9. Useful Lives and Residual Value
iii. Estimated
of Property and Equipment
iii. Estimated Useful Lives and Residual Value
of Property
andand
Equipment
The
useful life
residual value of each item
of the Group’s property and equipment are
The usefulbased
life and
value
of each
estimated
onresidual
the period
over
whichitem
the
of
theis Group’s
and equipment
are
asset
expectedproperty
to be available
for use. Such
estimated based
on the on
period
over which
the
estimation
is based
internal
technical
asset is expected
to be available
for use.
Such
evaluation
and experience
with similar
assets.
estimation
is useful
basedlifeonandinternal
The
estimated
residual technical
value of
evaluation
experience
with similar
assets.
each
asset and
is reviewed
periodically
and updated
The
estimated useful
residualestimates
value of
if
expectations
differ life
fromand
previous
each to
asset
is reviewed
updated
due
physical
wear periodically
and tear, and
technical
or
if expectations
differ from and
previous
commercial
obsolescence
legal estimates
or other
due
tear,It technical
or
limits toonphysical
the use wear
of theand
asset.
is possible,
commercial
legal or could
other
however,
thatobsolescence
future results and
of operations
limitsmaterially
on the use
of the by
asset.
It is possible,
be
affected
changes
in the
however, that
of operations
could
amounts
and future
timingresults
of recorded
expenses
be materially
by changes
the
brought
about affected
by changes
in the in
factors
amounts
timing of recorded expenses
mentionedand
above.
brought about by changes in the factors
mentioned
A
change above.
in the estimated useful life and
residual value of any item of property and
A change inwould
the estimated
life and
equipment
affect useful
the
recorded
residual valueexpense
of any and
item decrease
of property
depreciation
in and
the
equipment
affect
the
recorded
carrying
valueswould
of property
and equipment.
depreciation expense and decrease in the
carrying
values ofamounts
property and
The carrying
of equipment.
property and
equipment are disclosed in Note 13.
The carrying amounts of property and
equipment are
disclosed
in Note 13.
iv. Employee
Benefit
Obligations
iv. Imbalan
Pasca
Kerja imbalan pasca kerja
Penentuan
liabilitas
tergantung pada pemilihan asumsi tertentu yang
Penentuan oleh
liabilitas
imbalan
kerja
digunakan
aktuaris
dalam pasca
menghitung
tergantung
pada pemilihan
tertentu
yang
jumlah liabilitas
tersebut.asumsi
Asumsi
tersebut
digunakanantara
oleh lain
aktuaris
dalam menghitung
termasuk
tingkat diskonto
dan tingkat
jumlah liabilitas
tersebut.yang
Asumsi
tersebut
kenaikan
gaji. Realisasi
berbeda
dari
termasuk Grup
antara diakumulasi
lain tingkat diskonto
dan tingkat
asumsi
dan diamortisasi
kenaikan
gaji. mendatang
Realisasi yang
berbeda akan
dari
selama periode
dan akibatnya
asumsi
Grup terhadap
diakumulasi
dan biaya
diamortisasi
berpengaruh
jumlah
serta
selama periode
akibatnya
akan
liabilitas
yang mendatang
diakui di dan
masa
mendatang.
berpengaruhasumsi
terhadap
Walaupun
Grup jumlah
dianggapbiaya
tepat serta
dan
liabilitas namun
yang diakui
di masa
mendatang.
wajar,
perubahan
signifikan
pada
Walaupun asumsi
Grup dianggap
tepatdalam
dan
kenyataannya
atau perubahan
signifikan
wajar, namun
perubahandapat
signifikan
pada
asumsi
yang digunakan
berpengaruh
kenyataannya
atau terhadap
perubahanliabilitas
signifikanimbalan
dalam
secara
signifikan
asumsikerja
yang
digunakan dapat berpengaruh
pasca
Grup.
secara signifikan terhadap liabilitas imbalan
pasca tercatat
kerja Grup.
Nilai
liabilitas imbalan pasca kerja
diungkapkan dalam Catatan 33.
Nilai tercatat liabilitas imbalan pasca kerja
diungkapkan dalam Catatan 33.
iv. Employee
Benefit Obligations
The determination
of employee benefit
obligations are dependent on selection of
The determination
benefit
certain
assumptions of
usedemployee
by actuaries
in
obligations
are amounts.
dependentThose
on selection
of
calculating such
assumptions
certain among
assumptions
used byrate
actuaries
in
include
others, discount
and rate of
calculating
such Actual
amounts.
Those
salary
increase.
results
thatassumptions
differ from
include
among
others, discount
rate and rateand
of
the
Group
assumptions
are accumulated
salary increase.
Actual periods
results that
from
amortized
over future
and differ
therefore,
the
Groupaffect
assumptions
are accumulated
generally
the recognized
expense and
amortized obligation
over futurein periods
and therefore,
recorded
such future
periods.
generally
thethat
recognized
and
While
it is affect
believed
the Groupexpense
assumptions
recorded
obligation
such futuresignificant
periods.
are reasonable
and in appropriate,
While
it is believed
that
the Group or
assumptions
differences
in actual
experience
significant
are reasonable
and appropriate,
significant
changes
in assumptions
may materially
affect
differences
in actualbenefit
experience
or significant
the
Group employee
obligations.
changes in assumptions may materially affect
the Group employee benefit obligations.
The carrying amounts of employee benefit
obligations are disclosed in Note 33.
The carrying amounts of employee benefit
obligations are disclosed in Note 33.
- 29 - 29 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
v. Penilaian Instrumen Keuangan
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
v. Valuation of financial instruments (Continued)
v.
5.
Penilaiandijelaskan
Instrumendalam
Keuangan
Seperti
Catatan 39, Grup
menggunakan teknik penilaian yang meliputi
Sepertiyang
dijelaskan
dalam Catatan
39, pasar
Grup
input
tidak didasarkan
pada data
menggunakan
teknik penilaian
yang meliputi
yang
dapat diobservasi
untuk mengestimasi
nilai
input yang
tidak didasarkan
pada data
pasar
wajar
dari beberapa
jenis instrumen
keuangan.
yang dapat
untuk
mengestimasi
nilai
Catatan
39diobservasi
memberikan
informasi
yang rinci
wajar dari asumsi
beberapa
jenisyang
instrumen
keuangan.
mengenai
utama
digunakan
dalam
Catatan 39 memberikan
informasi yang
rinci
menentukan
nilai wajar instrumen
keuangan,
mengenai
asumsi
utama yang
yang rinci
digunakan
dalam
serta
analisis
sensitivitas
untuk asumsi
menentukan nilai wajar instrumen keuangan,
tersebut.
serta analisis sensitivitas yang rinci untuk asumsi
tersebut.
Direksi berpendapat bahwa teknik penilaian yang
dipilih dan asumsi yang digunakan adalah tepat
Direksi berpendapat
teknik dari
penilaian
yang
dalam
menentukan bahwa
nilai wajar
instrumen
dipilih
dan asumsi yang digunakan adalah tepat
keuangan.
dalam menentukan nilai wajar dari instrumen
keuangan.
KAS DAN SETARA KAS
5.
KAS DAN SETARA KAS
Kas
Bank
Kas - pihak ketiga
Rupiah
BankPT
- pihak
Bank ketiga
CIMB Niaga Tbk
Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk
PT
PT Bank
Bank CIMB
Mega Niaga
Tbk Tbk
PT
Bank
Central
Asia Tbk
Lain-lain
PTDolar
Bank Mega Tbk
U.S.
Lain-lain
Union Bancaire Privee
U.S. (Singapore)
Dolar
Ltd.
Union
Bancaire
Privee
PT
PT
Bank
Bank
CIMB
CIMBNiaga
Niaga
Tbk
Tbk
(Singapore) Ltd.
Jumlah
Bank
PT
PTBank
Bank
CIMB
CIMBNiaga
Niaga Tbk
Tbk
v.
5.
Valuation
of financial
instruments
As
described
in Note 39,
the The Company and
its susbdiaries use valuation techniques that
As described
Note
The on
Company
and
include
inputsinthat
are39,
notthe
based
observable
its susbdiaries
use valuation
that
market
data to estimate
the fair techniques
value of certain
includeofinputs
thatinstruments.
are not based
types
financial
Noteon39observable
provides
market data
to estimate
thethe
fairkey
value
of certain
detailed
information
about
assumptions
types
instruments.
39 value
provides
used of
in financial
the determination
of Note
the fair
of
detailed information
the key
financial
instruments,about
as well
as assumptions
the detailed
used in the
determination
the fair value of
sensitivity
analysis
for these of
assumptions.
financial instruments, as well as the detailed
sensitivity analysis for these assumptions.
The directors believe that the chosen valuation
techniques and assumptions used are
The directorsinbelieve
that thethe
chosen
appropriate
determining
fair valuation
value of
techniques
and assumptions used are
financial instruments.
appropriate in determining the fair value of
financial instruments.
CASH AND CASH EQUIVALENTS
CASH AND CASH EQUIVALENTS
315.Desember/
December 31,
31 Desember/
2011
December 31,
Rp'000
2011
Rp'000
1.765.130
Cash on hand
31 Desember/
December 31,
31 Desember/
2012
December 31,
Rp'000
2012
Rp'000
2.318.835
2.318.835
1.765.130
36.832.035
8.424.770
36.832.035
61.801
8.424.770
1.319.393
61.801
1.319.393
766.193
9.172
766.193
47.413.364
9.172
19.281.866
6.852.101
19.281.866
187.206
6.852.101
1.410.373
187.206
1.410.373
27.731.546
-
Deposito
- pihak ketiga
Jumlahberjangka
Bank
Rupiah
Deposito
berjangka
- pihak
ketiga
PT Bank
CIMB Niaga
Tbk
Rupiah
PT Bank Capital
PT Bank CIMB Niaga Tbk
Jumlah
deposito
PT Bank
Capitalberjangka
47.413.364
27.731.546
100.000.000
100.000.000
100.000.000
-
7.000.000
7.000.000
7.000.000
Jumlah
deposito
berjangka
Jumlah
kas
dan setara
kas
100.000.000
149.732.199
7.000.000
36.496.676
Jumlah kas dan setara kas
149.732.199
Tingkat bunga deposito berjangka pada tanggal
31 Desember 2012 dan 2011 adalah sebagai berikut:
Tingkat bunga deposito berjangka pada tanggal
31 Desember 2012 dan 2011 adalah sebagai
berikut:
31 Desember/
December 31,
31 Desember/
2012
December 31,
2012
PT Bank CIMB Niaga Tbk
6,25%
PT Bank Capital
PT Bank CIMB Niaga Tbk
6,25%
PT Bank Capital
Seluruh kas dan setara kas tidak dijaminkan kepada
pihak manapun.
Seluruh kas dan setara kas tidak dijaminkan kepada
pihak manapun.
Banks
- third
Cash on
handparties
Rupiah
BanksPT
- third
Bankparties
CIMB Niaga Tbk
Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk
PT
PT Bank
Bank CIMB
Mega Niaga
Tbk Tbk
PT
Bank
Central
Asia Tbk
Others
PTDollar
Bank Mega Tbk
U.S.
Others
Union Bancaire Privee
U.S. Dollar
(Singapore) Ltd
Union
Bancaire
PriveeTbk
PT
Bank
CIMB Niaga
(Singapore) Ltd
Total
PTbanks
Bank CIMB Niaga Tbk
Time
deposits
Total
banks - third parties
Rupiah
Time deposits
- third Niaga
partiesTbk
PT Bank CIMB
Rupiah
PT Bank Capital
PT Bank CIMB Niaga Tbk
Total
PTtime
Bankdeposits
Capital
Total time deposits
Total
36.496.676
Total
The interest rates of time deposits as of December
31, 2012 and 2011 are as follows:
The interest rates of time deposits as of December
31, 2012 and 2011 are as follows:
31 Desember/
December 31,
31 Desember/
2011
December 31,
2011
PT Bank CIMB Niaga Tbk
- 30 - 30 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
8,75%
PT Bank Capital
PT Bank CIMB Niaga Tbk
8,75%
PT Bank Capital
No cash and cash equivalents were used as
collaterals to any parties.
No cash and cash equivalents were used as
collaterals to any parties.
169
170
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
6.
ASET KEUANGAN LANCAR LAINNYA –TERSEDIA
6.
7.
7.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
6. OTHER CURRENT FINANCIAL ASSET
–
UNTUK DIJUAL
AVAILABLE-FOR-SALE
ASET KEUANGAN LANCAR LAINNYA –TERSEDIA
6. OTHER CURRENT FINANCIAL ASSET
UNTUK DIJUAL
AVAILABLE-FOR-SALE
31 Desember/ 31
Desember/
December 31, December 31,
31 Desember/ 31 Desember/
2012
2011
December 31, December 31,
Rp'000
Rp'000
2012
2011
Rp'000
Rp'000
Biaya perolehan
248.231.648
Cost
Keuntungan dari nilai wajar yang
Biaya perolehan
248.231.648
Cost
belum direalisasi
827.707
Unrealized gain on fair value
Keuntungan dari nilai wajar yang
Keuntungan kurs mata uang asing
Unrealized gain on
belum direalisasi
827.707
Unrealized gain on fair value
yang belum direalisasi
746.677
foreign exchange
Keuntungan kurs mata uang asing
Unrealized gain on
yang belum
direalisasi
746.677
foreign
exchange
Jumlah
nilai wajar
249.806.032
Total
fair value
Jumlah
nilaiDesember
wajar
249.806.032
Pada
bulan
2012, Perusahaan menunjuk
Union Bancaire Privee (Singapore) Ltd. (UBP) untuk
Pada
bulan Desember
2012, Perusahaan
menunjuk
mengelola
dana Perusahaan
sejumlah
US$
Union
Bancaire
Privee
(Singapore)
Ltd.
(UBP)
25.747.500 atau setara dengan Rp 248.231.648 untuk
ribu.
mengelola dana Perusahaan sejumlah US$
25.747.500 atau
setara
dengan
Rp 248.231.648
ribu.
Perusahaan
sebagai
pemilik
dana
dapat mencairkan
seluruh atau sebagian dana tersebut yang telah
Perusahaan
sebagai
dana dapat
mencairkan
diinvestasikan
denganpemilik
memberikan
instruksi
kepada
seluruh
atau
sebagian
dana
tersebut
yang telah
UBP.
diinvestasikan dengan memberikan instruksi kepada
UBP.
PIUTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA
7.
–
Totalthe
fairCompany
value
In December
2012,
appointed Union
Bancaire Privee (Singapore) Ltd. (UBP) to manage
In
the Company
appointed
Union
theDecember
Company’s2012,
fund amounted
to US$
25,747,500
or
Bancaire
Privee
(Singapore)
Ltd.
(UBP)
to
manage
equivalent to Rp 248,231,648 thousand.
the Company’s fund amounted to US$ 25,747,500 or
equivalent
to Rp
The
Company
as248,231,648
the owner ofthousand.
the fund can liquidate
all or part of the funds that have been invested with
The
Company
notice
to UBP. as the owner of the fund can liquidate
all or part of the funds that have been invested with
notice to UBP.
TRADE ACCOUNTS RECEIVABLE FROM THIRD
PARTIES
PIUTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA
7. TRADE ACCOUNTS RECEIVABLE FROM THIRD
PARTIES
31 Desember/ 31
Desember/
December 31, December 31,
31 Desember/ 31 Desember/
2012
2011
December 31, December 31,
Rp'000
Rp'000
2012
2011
a. Berdasarkan pelanggan
a. By customer
Rp'000
Rp'000
Pengemudi
23.620.851
6.976.927
Drivers
a. Berdasarkan pelanggan
a. By customer
Pihak pelanggan langsung
2.943.343
2.729.325
Direct customers
Pengemudi
23.620.851
6.976.927
Drivers
Jumlah
26.564.194
9.706.252
Total customers
Pihak
pelanggan langsung
2.943.343
2.729.325
Direct
Cadangan kerugian penurunan nilai
(1.071.167)
(1.253.363)
Allowance for impairment losses
Jumlah
26.564.194
9.706.252
Total
Cadangan
kerugian
penurunan nilai
(1.071.167)
(1.253.363)
Allowance
for impairment losses
Jumlah piutang
usaha
25.493.027
8.452.889
Total
Jumlah
piutang
usaha
b. Umur
piutang
usaha
yang belum
diturunkan nilainya
b. Umur piutang usaha yang belum
Belum jatuh tempo
diturunkan nilainya
Lewat jatuh tempo
Belum jatuh tempo
Sampai dengan 1 bulan
Lewat jatuh tempo
>1 bulan - 3 bulan
Sampai dengan 1 bulan
>3 bulan - 6 bulan
>1 bulan - 3 bulan
>6 bulan - 1 tahun
>3 bulan - 6 bulan
Lebih dari 1 tahun
>6 bulan - 1 tahun
Jumlah
piutang
Lebih
dari 1usaha
tahun
25.493.027
8.452.889
1.096.505
431.811
1.096.505
10.763.633
9.651.905
10.763.633
3.326.295
9.651.905
625.871
3.326.295
28.818
625.871
25.493.027
28.818
431.811
1.730.825
1.061.515
1.730.825
872.767
1.061.515
2.601.817
872.767
1.754.154
2.601.817
8.452.889
1.754.154
Jumlah piutang usaha
25.493.027
Semua piutang usaha dari pihak ketiga dalam mata
uang Rupiah.
Semua piutang usaha dari pihak ketiga dalam mata
uang Rupiah.
Piutang
usaha dari pihak pelanggan langsung
terutama merupakan piutang kredit tiket dan piutang
Piutang
usaha dari pihak pelanggan langsung
sewa kendaraan.
terutama merupakan piutang kredit tiket dan piutang
sewa kendaraan.
Totalof trade accounts receivable
b. Age
that are not impaired
b. Age of trade accounts receivable
Not yet due
that are not impaired
Overdue
Not yet due
Up to 1 month
Overdue
>1 month - 3 months
Up to 1 month
>3 months - 6 months
>1 month - 3 months
>6 months - 1 year
>3 months - 6 months
More than 1 year
>6 months - 1 year
Total More than 1 year
8.452.889
Total
All trade accounts receivable from third parties are
denominated in Rupiah.
All trade accounts receivable from third parties are
denominated
in Rupiah.
Trade
accounts
receivable from direct customers
mainly represent credit ticket receivables and rental
Trade
accounts receivable from direct customers
fleet receivables.
mainly represent credit ticket receivables and rental
fleet receivables.
- 31 - 31 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
Semua piutang usaha kepada pihak ketiga tidak
dijaminkan kepada pihak manapun.
Semua piutang usaha kepada pihak ketiga tidak
dijaminkan
kepada
pihakpiutang
manapun.
Jangka
waktu
rata-rata
pada pendapatan dari
kendaraan taksi, sewa kendaraan dan lain-lain
Jangka
waktu rata-rata
pada
dari
masing-masing
adalah piutang
30 hari,
30 pendapatan
hari dan nihil.
kendaraan kerugian
taksi, sewa
kendaraan
dan lain-lain
Cadangan
penurunan
nilai piutang
usaha
masing-masing
adalah
30 hari, atas
30 status
hari dan
nihil.
diakui
berdasarkan
penelaahan
masingCadangan
kerugian
penurunan
nilai piutang
masing
piutang
usaha
pada akhir
periodeusaha
dan
diakui
berdasarkan
status masingestimasi
nilai yang penelaahan
tidak dapatatas
dipulihkan,
secara
masing
usaha pada akhir periode dan
individualpiutang
dan kolektif.
estimasi nilai yang tidak dapat dipulihkan, secara
individual
kolektif. dan pihak pelanggan langsung
Tidak
adadan
pengemudi
yang mewakili lebih dari 5% dari jumlah saldo piutang
Tidak
usaha.ada pengemudi dan pihak pelanggan langsung
yang mewakili lebih dari 5% dari jumlah saldo piutang
usaha.
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai31 Desember/
Saldo awal
Jumlah yang dihapuskan selama
Saldo awal
tahun berjalan atas piutang
Jumlah yang dihapuskan selama
tidak tertagih
tahun berjalan atas piutang
Pemulihan kerugian penurunan nilai
tidak tertagih
Pemulihan
Saldo akhirkerugian penurunan nilai
December 31,
31 Desember/
2012
December 31,
Rp'000
2012
Rp'000
1.253.363
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
No trade accounts receivable to thrird parties
were
used as collaterals to any parties.
No trade accounts receivable to thrird parties were
used average
as collaterals
any parties.
The
creditto period
on revenues from taxi
vehicles, vehicles for rent and others are 30 days, 30
The
credit periodAllowance
on revenues
from taxi
days average
and nil, respectively.
for impairment
vehicles,are
vehicles
for rent against
and others
are 30
days, 30
losses
recognized
trade
receivables
days
for impairment
basedand
on nil,
the respectively.
review of theAllowance
status of trade
accounts
losses areof recognized
against trade
receivables
receivable
each trade receivable
at reporting
date
based
on the and
review
of the status of trade accounts
in
individually
collectively.
receivable of each trade receivable at reporting date
in individually and collectively.
There are no drivers and direct customers who
represent more than 5% of the total balance of trade
There
are no drivers and direct customers who
receivables.
represent more than 5% of the total balance of trade
receivables.
Movement in the allowance impairment losses
Movement in the allowance impairment losses
31 Desember/
December 31,
31 Desember/
2011
December 31,
Rp'000
2011
Rp'000
1.593.015
Beginning balance
1.253.363
1.593.015
(182.196)
(182.196)
1.071.167
(287.380)
(52.272)
(287.380)
(52.272)
1.253.363
Saldo akhir
1.071.167
Dalam menentukan pemulihan dari piutang usaha,
Grup mempertimbangkan setiap perubahan dalam
Dalam
dari piutang
usaha,
kualitas menentukan
kredit dari pemulihan
piutang usaha
dari tanggal
Grup
mempertimbangkan
perubahan
awalnya
kredit diberikan setiap
sampai
dengan dalam
akhir
kualitas
kredit dariKonsentrasi
piutang usaha
dari tanggal
periode pelaporan.
risiko kredit
adalah
awalnya
kredit diberikan
sampai dengan
akhir
terbatas dikarenakan
basis pelanggan
adalah besar
periode
Konsentrasi risiko kredit adalah
dan tidakpelaporan.
saling berhubungan.
terbatas dikarenakan basis pelanggan adalah besar
dan tidak saling
Termasuk
dalamberhubungan.
cadangan kerugian penurunan nilai
adalah piutang usaha yang diturunkan nilainya
Termasuk dalam
cadangan
kerugian penurunan
nilai
secara
individual
masing-masing
sebesar
adalah
piutangribu
usaha
diturunkanribunilainya
Rp 1.071.167
dan yang
Rp 1.253.363
pada
secara
individual 2012
masing-masing
sebesar
tanggal 31 Desember
dan 2011.
Rp 1.071.167 ribu dan Rp 1.253.363 ribu pada
tanggalpiutang
31 Desember
dan 2011.
Umur
usaha2012
kepada
pihak ketiga yang
diturunkan nilainya pada tanggal 31 Desember 2012
Umur2011
piutang
kepada
pihak ketiga yang
dan
adalahusaha
lebih dari
1 tahun.
diturunkan nilainya pada tanggal 31 Desember 2012
dan
2011 adalah
lebih daribahwa
1 tahun.
Manajemen
berpendapat
cadangan kerugian
penurunan nilai atas piutang usaha kepada pihak
Manajemen
bahwa
cadangan
kerugian
ketiga
adalahberpendapat
cukup karena
tidak terdapat
perubahan
penurunan
nilai atas
piutang
usaha
kepada
pihak
signifikan terhadap
kualitas
kredit
dan jumlah
tersebut
ketiga dapat
adalahdipulihkan.
cukup karena tidak terdapat perubahan
masih
signifikan terhadap kualitas kredit dan jumlah tersebut
masih dapat dipulihkan.
- 32 - 32 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
Beginning balance
Amounts written off during the year
as uncollectible
Amounts written off during the year
Impairment losses reversed
as uncollectible
Impairment
losses reversed
Ending balance
1.253.363
Ending balance
In determining the recoverability of a trade
receivable, the Group considers any change in the
In
determining
thetrade
recoverability
of athe trade
credit
quality of the
receivable from
date
receivable,
Group
considers
anythe
change
in the
the
credit was the
initially
granted
up to
end of
credit
quality
of the
receivableoffrom
therisk
date
reporting
period.
Thetrade
concentration
credit
is
credit was
granted
uplarge
to the
of the
limited
as theinitially
customer
base is
and end
unrelated.
reporting period. The concentration of credit risk is
limited as the customer base is large and unrelated.
Included in the allowance for impairment losses are
individually impaired trade receivables amounting to
Included
in thethousand
allowance
forRp
impairment
are
Rp
1,071,167
and
1,253,363losses
thousand
individually
receivables
amounting to
at Decemberimpaired
31, 2012trade
and 2011,
respectively.
Rp 1,071,167 thousand and Rp 1,253,363 thousand
at December 31, 2012 and 2011, respectively.
Age of impaired trade accounts receivable from third
parties as of December 31, 2012 and 2011 is more
Age
impaired trade accounts receivable from third
than of
1 year.
parties as of December 31, 2012 and 2011 is more
than
1 year. believes that allowance for impairment
Management
losses from third parties is sufficient because there
Management
believes
that in
allowance
impairment
are
no significant
changes
the creditforquality
of the
losses fromand
third
is are
sufficient
because there
customers
theparties
amounts
recoverable.
are no significant changes in the credit quality of the
customers and the amounts are recoverable.
171
172
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
8.
PIUTANG
DAN
UTANG
KEPADA
PIHAK
8.
BERELASI
PIUTANG
BERELASI
DAN
UTANG
KEPADA
PIHAK
31 Desember/
December 31,
31 Desember/
2012
December
Rp'000 31,
2012
Rp'000
Piutang berelasi
PT Express Kencanakelola
Piutang
berelasi
Jayajasa
(EKJJ)
PT
Express
PT RajawaliKencanakelola
Corpora (RC)
PTJayajasa
Lendang(EKJJ)
Karun (LK)
PT
Corpora (RC)
PT Rajawali
Nirbaya Transarana
(NT)
PT
Karun (LK)
PT Lendang
Express Rinjani
Utama (ERU)
PT
Nirbaya Transarana (NT)
Lain-lain
PT Express Rinjani Utama (ERU)
Jumlah
Lain-lain
Jumlah
Utang berelasi
EKJJ
Utang
NT berelasi
EKJJ
PT Rajawali Corpora (RC)
NT
Lain-lain
PT Rajawali Corpora (RC)
Jumlah
Lain-lain
34.091.672
6.953.912
34.091.672
3.125.077
6.953.912
1.783.993
3.125.077
1.710.977
1.783.993
1.710.977
47.665.631
-
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
8. OTHER ACCOUNTS RECEIVABLE FROM
AND
PAYABLE TO RELATED PARTIES
8. OTHER ACCOUNTS RECEIVABLE FROM AND
31 Desember/
PAYABLE TO RELATED PARTIES
December 31,
31 Desember/
2011
December
Rp'000 31,
2011
Other accounts receivable from
Rp'000
related parties
Other
receivable from
PT accounts
Express Kencanakelola
related
parties
24.242.346
Jayajasa
(EKJJ)
PT
Express Kencanakelola
PT Rajawali
Corpora (RC)
24.242.346
Jayajasa
1.805.207
PT Lendang (EKJJ)
Karun (LK)
PT
Corpora (RC)
14.104.570
PT Rajawali
Nirbaya Transarana
(NT)
1.805.207
PT
Karun (LK)
3.568.427
PT Lendang
Express Rinjani
Utama (ERU)
14.104.570
PT
Nirbaya Transarana (NT)
306.090
Others
3.568.427
PT Express Rinjani Utama (ERU)
44.026.640
Total
306.090
Others
47.665.631
44.026.640
9.266.587
3.940.000
9.266.587
3.940.000
13.206.587
-
10.240.510
120.000
10.240.510
10.360.510
120.000
Jumlah
13.206.587
Pada tanggal 1 Mei 2009, Perusahaan mengadakan
Perjanjian Pinjaman dengan PT Rajawali Corpora
Pada
tanggal
1 Meipinjaman
2009, Perusahaan
mengadakan
dengan
jumlah
maksimum
sebesar
Perjanjian
Pinjaman
Rajawali Corpora
Rp
40.000.000
ribudengan
untuk PTdigunakan
sebagai
dengan
maksimum sebesar
pendanaanjumlah
aktivitaspinjaman
bisnis Perusahaan.
Rp 40.000.000 ribu untuk digunakan sebagai
pendanaaniniaktivitas
bisnis Perusahaan.
Pinjaman
harus dibayar
kembali sewaktu-sewaktu
berdasarkan permintaan PT Rajawali Corpora.
Pinjaman
ini harus
dibayar
sewaktu-sewaktu
Apabila dalam
waktu
10 harikembali
dari tanggal
permintaan
berdasarkan
permintaan
PT
Rajawali
Corpora.
pembayaran, pinjaman tersebut tidak dibayarkan
Apabila
dalam
waktu 10
hari sebesar
dari tanggal
permintaan
maka akan
dikenakan
bunga
2% per
tahun.
pembayaran, pinjaman tersebut tidak dibayarkan
maka akan dikenakan
2%diper
tahun.
Berdasarkan
Perjanjianbunga
yang sebesar
dijelaskan
atas,
tanpa
persetujuan
tertulis
dari
pemberi
pinjaman,
Berdasarkantidak
Perjanjian
yang dijelaskan
di atas, tanpa
Perusahaan
diperbolehkan
antara lain:
persetujuan
tertulis
dari
pemberi
pinjaman,
Perusahaan tidak diperbolehkan antara lain:
ï‚·
Menjual dan men-transfer saham yang telah
dikeluarkan.
ï‚·ï‚·
Menjual
dan tindakan
men-transfer
sahammenyebabkan
yang telah
Melakukan
yang
dikeluarkan.
likuidasi.
Melakukan
tindakan
yang dimiliki
menyebabkan
ï‚·ï‚·
Menjaminkan
aset
yang
oleh
likuidasi.
Perusahaan.
ï‚·ï‚·
Menjaminkan
asetatas yang
oleh
Menjadi penjamin
kredit dimiliki
dalam bentuk
Perusahaan.
apapun.
ï‚·
Menjadi penjamin atas kredit dalam bentuk
apapun.
Piutang
dan utang kepada pihak berelasi lainnya
berasal dari pinjam meminjam dana untuk kebutuhan
Piutang
dan Akun
utang
kepada
pihak
berelasi
lainnya
operasional.
tersebut
dalam
mata
uang Rupiah,
berasalbunga
dari pinjam
meminjam
danakembali
untuk kebutuhan
tanpa
dan dapat
dibayar
sewaktuoperasional.
Akun lain-lain
tersebut dalam
mata
uang berelasi
Rupiah,
waktu.
Piutang
kepada
pihak
tanpa
bunga
dan
dapat
dibayar
kembali
sewaktusebesar Rp 143.204.685 ribu
telah diterima
waktu. Piutang
lain-lain
kepada
berelasi
pelunasannya
sampai
dengan
tanggal pihak
pelaporan.
sebesar Rp 143.204.685 ribu
telah diterima
pelunasannya sampai dengan tanggal pelaporan.
Total
Other accounts payable to related parties
EKJJ
Other
NT accounts payable to related parties
EKJJ
PT Rajawali Corpora
NT
Others
PT Rajawali Corpora
Total
Others
10.360.510
Total
On May 1, 2009, the Company entered into a loan
agreement with PT Rajawali Corpora with a
On
May 1,credit
2009,ofthe
entered
into atoloan
maximum
RpCompany
40,000,000
thousand
be
agreement
PT Rajawali
Corpora with a
utilized
for thewith
Company's
operations.
maximum credit of Rp 40,000,000 thousand to be
utilized for the Company's operations.
The loan is repayable on PT Rajawali Corpora’s
demand. If the loan is not paid within 10 days from
The
loan
is repayable
Rajawali
Corpora’s
its due
date,
it will bear on
an PT
interest
rate of
2% per
demand.
If
the
loan
is
not
paid
within
10
days
from
annum.
its due date, it will bear an interest rate of 2% per
annum.
Under the loan agreement as described above,
unless the Lender has otherwise agreed in writing,
Under
the loan
agreement
above,
the
Company
is not
allowed as
the described
following, among
unless
others: the Lender has otherwise agreed in writing,
the Company is not allowed the following, among
others:
ï‚· Sale and transfer of issued shares.
ï‚·ï‚·
ï‚·
ï‚·
ï‚·ï‚·
ï‚·
Sale
andactions
transferthat
of issued
shares.
Perform
may cause
liquidation.
Pledging of any assets owned by the
Perform actions that may cause liquidation.
Company.
Pledging
of anyfor assets
Being
a guarantor
a loan of owned
any form.by the
Company.
Being a guarantor for a loan of any form.
Other accounts receivable from and payable to
related parties mainly represent lending and
Other
accounts
receivable
from and
payable
to
borrowing
of funds
for operational
needs.
These
related parties
mainly represent
lending
accounts
are denominated
in Rupiah, not
subjectand
to
borrowing
of funds
for operational
needs. These
interest and
are repayable
on demand.
Other
accounts
denominated
in Rupiah,
not amounting
subject to
accounts are
receivable
from related
parties
interest
and are repayable
on been
demand.
Other
to
Rp 143,204,685
thousand has
collected
to
accounts
receivable from related parties amounting
date.
to Rp 143,204,685 thousand has been collected to
date.
- 33 - 33 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
Manajemen berpendapat bahwa piutang kepada
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
Management believes other accounts (Continued)
receivable
pihak berelasi dapat ditagih seluruhnya sehingga
Manajemen
bahwapenurunan
piutang nilai.
kepada
tidak
dibentukberpendapat
cadangan kerugian
pihak berelasi dapat ditagih seluruhnya sehingga
tidak dibentuk cadangan kerugian penurunan nilai.
9.
PERSEDIAAN
9.
PERSEDIAAN
Suku cadang
Pelumas
Suku cadang
Lain-lain
Pelumas
Lain-lain
Jumlah
9.
31 Desember/
December 31,
31 Desember/
2012
December 31,
Rp'000
2012
Rp'000
7.041.416
2.487.108
7.041.416
1.730.267
2.487.108
1.730.267
11.258.791
9. Desember/
INVENTORIES
31
December 31,
31 Desember/
2011
December 31,
Rp'000
2011
Rp'000
4.489.614
Spareparts
1.119.873
Lubricants
4.489.614
Spareparts
1.651.660
Others
1.119.873
Lubricants
1.651.660
Others
7.261.147
Total
Jumlah
11.258.791
Manajemen berpendapat bahwa tidak diperlukan
penyisihan penurunan nilai persediaan.
Manajemen berpendapat bahwa tidak diperlukan
penyisihan
penurunan
nilai persediaan.
Pada tanggal
31 Desember
2012, semua persediaan
tidak dijaminkan kepada pihak manapun dan
Pada tanggal 31 terhadap
Desember semua
2012, semua
diasuransikan
risikopersediaan
kepada
tidak
dijaminkan
manapun
dan
PT Asuransi
Astra kepada
Buana, pihak
pihak ketiga,
dengan
diasuransikan
terhadap
semua
risiko
kepada
jumlah pertanggungan sebesar Rp 8.075.000 ribu.
PT Asuransi Astra Buana, pihak ketiga, dengan
jumlah tanggal
pertanggungan
sebesar Rp
8.075.000
Pada
31 Desember
2011,
Grupribu.
belum
mengasuransikan persediaan.
Pada tanggal 31 Desember 2011, Grup belum
mengasuransikan persediaan.
10. PAJAK DIBAYAR DIMUKA
10. PAJAK DIBAYAR DIMUKA
Perusahaan
Pajak penghasilan
Perusahaan
Pasal 21
Pajak penghasilan
Pasal 25 (Catatan 30)
Pasal 21
PPN atas barang mewah
Pasal 25 (Catatan 30)
Entitas anak
PPN atas barang mewah
Pajak penghasilan
Entitas anak
Pasal 21
Pajak penghasilan
Pasal 25
Pasal 21
PPN atas barang mewah
Pasal 25
Pajak Pertambahan Nilai
PPN atas barang mewah
Pajak Pertambahan Nilai
Jumlah
Jumlah
31 Desember/
December 31,
31 Desember/
2012
December 31,
Rp'000
2012
Rp'000
57.839
2.435.887
57.839
19.305.187
2.435.887
19.305.187
4.704
1.742.044
4.704
16.439.703
1.742.044
977.454
16.439.703
977.454
40.962.818
7.261.147
Total
Management believes that the allowance for decline
in value of inventories is deemed not necessary.
Management believes that the allowance for decline
in value
of inventories
not necessary.
As
of December
31,is deemed
2012, inventories
are not
pledged to any parties and insured against losses
As ofall December
2012,
inventories
are not
from
risks under 31,
blanket
policies
to PT Asuransi
pledged
to any aparties
insured
against
losses
Astra Buana,
third and
party,
for Rp
8,075,000
from
all
risks
under
blanket
policies
to
PT
Asuransi
thousand.
Astra Buana, a third party, for Rp 8,075,000
thousand.
At
December 31, 2011, Group had not insured their
inventories.
At December 31, 2011, Group had not insured their
inventories.
10. PREPAID TAXES
10.Desember/
PREPAID TAXES
31
December 31,
31 Desember/
2011
December 31,
Rp'000
2011
Rp'000
Company
Income tax:
Company
Article 21
Income tax:
Article 25 (Note 30)
Article 21
2.409.049
Luxury sales tax
Article 25 (Note 30)
Subsidiaries
2.409.049
Luxury sales tax
Income taxes:
Subsidiaries
Article 21
Income taxes:
Article 25
Article 21
22.600.946
Luxury sales tax
Article 25
180.474
Value Added Tax
22.600.946
Luxury sales tax
180.474
Value Added Tax
25.190.469
Total
40.962.818
- 34 - 34 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
from related parties are fully collectible, accordingly
Management
other accounts
no
allowance believes
for impairment
losses isreceivable
deemed
from related parties are fully collectible, accordingly
necessary.
no allowance for impairment losses is deemed
necessary.
INVENTORIES
25.190.469
Total
173
174
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
11.
BIAYA DIBAYAR DIMUKA
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
11. PREPAID EXPENSES
11. BIAYA DIBAYAR DIMUKA
11.
PREPAID EXPENSES
31 Desember/
December 31,
31 Desember/
2011
December 31,
Rp'000
2011
Rp'000
Current
5.166.768
Insurance
Current
4.009.793
Lease of land and buildings
5.166.768
Insurance
1.739.464
Permits and licenses
4.009.793
Lease of land and buildings
433.040
Others
1.739.464
Permits and licenses
11.349.065
Total
433.040
Others
31 Desember/
December 31,
31 Desember/
2012
December 31,
Rp'000
2012
Rp'000
Lancar
Perijinan dan lisensi
Lancar
Asuransi
Perijinan dan lisensi
Sewa tanah dan bangunan
Asuransi
Lain-lain
Sewa tanah dan bangunan
Jumlah
Lain-lain
6.745.004
5.752.200
6.745.004
2.255.196
5.752.200
1.045.636
2.255.196
15.798.036
1.045.636
Jumlah
Tidak
Lancar
Sewa tanah dan bangunan
Tidak Lancar
Sewa tanah dan bangunan
15.798.036
11.533.692
11.349.065
8.179.438
11.533.692
8.179.438
12. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI
12. INVESTMENTS IN ASSOCIATES
12. INVESTASI
PADA
ENTITAS ASOSIASI
Domisili/
Entitas
Asosiasi/
Domicile
Associate entities
Domisili/
Entitas Asosiasi/
Domicile
Associate entities
NT
Bali
NT
ERU
Bali
Lombok
ERU
EKJJ
Lombok
Jakarta
EKJJ
Jakarta
NT
ERU
NT
EKJJ
ERU
EKJJ
TotalCurrent
Non
Lease of land and buildings
Non Current
Lease of land and buildings
12.Usaha/
INVESTMENTS IN ASSOCIATES
Jenis
31 Desember/December 31,
Nature of bussines
2012
2011
Jenis Usaha/
31 Desember/December 31,
%
%
Nature of bussines
2012
2011
%
%
Penyediaan jasa transportasi darat/
19,96
19,96
Land transportation services
Penyediaan jasa transportasi darat/
19,96
19,96
Penyediaan jasa transportasi darat/
19,96
19,96
Land transportation services
Land transportation services
Penyediaan jasa transportasi darat/
19,96
19,96
Penyediaan jasa transportasi darat/
19,96
19,96
Land transportation services
Land transportation services
Penyediaan jasa transportasi darat/
19,96
19,96
Land transportation services
Nilai tercatat/
Carrying amount
tercatat/
1Nilai
Januari
2011/
Carrying
amount
January 1,
2011
1 Januari
2011/
Rp'000
January 1, 2011
Rp'000
-
Bagian rugi
yang diakui
Bagian
rugi
MKS untuk
yang diakui
periode
berjalan/
MKS
untuk
Net loss
recognized
by
periode
MKS
duringberjalan/
the period
Net lossRp'000
recognized by
MKS during the period
Rp'000
-
--
--
Nilai tercatat/
Carrying amount
Nilai tercatat/
31 Desember
2011/
Carrying amount
December
31, 2011
31 Desember
Rp'000 2011/
December 31, 2011
Rp'000
-
Bagian rugi
yang diakui
Bagian
rugi
MKS untuk
yang diakui
periode
berjalan/
MKS
untuk
Net loss
recognized
by
periode
MKS
duringberjalan/
the period
Net lossRp'000
recognized by
MKS during the period
Rp'000
-
Nilai tercatat/
Carrying amount
Nilai tercatat/
31 Desember
2012/
Carrying amount
December
31, 2012
31 Desember
Rp'000 2012/
December 31, 2012
Rp'000
-
--
--
--
- 35 - 35 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
NT
Jumlah aset
NT
Jumlah liabilitas
Jumlah aset
Jumlah pendapatan
Jumlah liabilitas
Rugi bersih
Jumlah pendapatan
Bagian rugi yang tidak diakui MKS
Rugi bersih
Akumulasi bagian rugi yang tidak diakui MKS
Bagian rugi yang tidak diakui MKS
ERU
Akumulasi bagian rugi yang tidak diakui MKS
Jumlah aset
ERU
Jumlah liabilitas
Jumlah aset
Jumlah pendapatan
Jumlah liabilitas
Rugi bersih
Jumlah pendapatan
Bagian rugi yang tidak diakui MKS
Rugi bersih
Akumulasi bagian rugi yang tidak diakui MKS
Bagian rugi yang tidak diakui MKS
EKJJ
Akumulasi bagian rugi yang tidak diakui MKS
Jumlah aset
EKJJ
Jumlah liabilitas
Jumlah aset
Jumlah pendapatan
Jumlah liabilitas
Rugi bersih
Jumlah pendapatan
Bagian rugi yang tidak diakui MKS
Rugi bersih
Akumulasi bagian rugi yang tidak diakui MKS
Bagian rugi yang tidak diakui MKS
Pada
tanggalbagian
10 Mei
MKS diakui
(Entitas
Akumulasi
rugi2010,
yang tidak
MKSAnak)
membeli 399 lembar saham NT (99,75%) dari
Pada
tanggalPada
10 Mei
2010,
(Entitas
Perusahaan.
tanggal
12 MKS
Agustus
2010, Anak)
MKS
membeli
399Gozali
lembar
saham
NT (99,75%)
dari
dan Herwan
menjual
masing-masing
319 dan
Perusahaan.
PadaNTtanggal
Agustus
2010,
MKS
1 lembar saham
kepada12PT
Mahkota
Imperia,
dan
Herwan
Gozali menjual
dan
sehingga
kepemilikan
sahammasing-masing
MKS pada NT319
setelah
1
lembar saham
kepada saham
PT Mahkota
Imperia,
penjualan
adalah NT
80 lembar
atau 20%
dari
sehinggamodal
kepemilikan
MKS pada
NT disetor.
setelah
jumlah
yang saham
ditempatkan
dan
penjualanNT
adalah
80 lembar
saham
atau
dari
Kerugian
telah melebihi
nilai
tercatat
dari20%
investasi
jumlah modal
yang ditempatkan
disetor.
sehingga
nilai investasi
pada NT dan
per tanggal
Kerugian
NT telah
nilai
tercatat
dari investasi
31 Desember
2012melebihi
dan 2011
adalah
nihil.
sehingga nilai investasi pada NT per tanggal
Pada
tanggal2012
10 dan
Mei 2011
2010,adalah
MKS nihil.
(Entitas Anak)
31 Desember
membeli 499 lembar saham ERU (99,80%) dari
Pada
tanggalPada
10 Mei
2010,
(Entitas
Perusahaan.
tanggal
12 MKS
Agustus
2010, Anak)
MKS
membeli
499Gozali
lembar
saham
ERU (99,80%)
dan
Herwan
menjual
masing-masing
399 dari
dan
Perusahaan.
Pada
tanggal
12 PT
Agustus
2010,
MKS
1 lembar saham
ERU
kepada
Mahkota
Imperia,
dan Herwan
Gozali menjual
dan
sehingga
kepemilikan
saham masing-masing
MKS pada ERU399
setelah
1
lembar saham
kepada saham
PT Mahkota
Imperia,
penjualan
adalah ERU
100 lembar
atau 20%
dari
sehinggamodal
kepemilikan
MKS padadan
ERU disetor.
setelah
jumlah
yangsaham
ditempatkan
penjualan adalah
100 lembar
saham
20% dari
Kerugian
ERU telah
melebihi
nilai atau
tercatat
jumlah modal
yang
dan ERU
disetor.
investasi
sehingga
nilaiditempatkan
investasi pada
per
Kerugian31 ERU
telah2012
melebihi
nilaiadalah
tercatat
tanggal
Desember
dan 2011
nihil. dari
investasi sehingga nilai investasi pada ERU per
Pada
10 Mei
2010,
MKS adalah
(Entitasnihil.
Anak)
tanggaltanggal
31 Desember
2012
dan 2011
membeli 999 lembar saham EKJJ (99,90%) masingPada
10 Mei 2010,
MKS (Entitas
Anak)
masingtanggal
dari Perusahaan
sebanyak
900 lembar
membeli dan
999 lembar
saham
EKJJIndo
(99,90%)
saham
dari PT
Semesta
Primamasing(SIP)
masing dari
Perusahaan
900 tanggal
lembar
sebanyak
99 lembar
saham. sebanyak
Selain itu pada
saham
PT Podiman
Semesta membeli
Indo Prima
(SIP)
10
Mei dan
2010 dari
Daniel
1 lembar
sebanyak
lembar
itu pada
tanggal
saham
dari99SIP.
Padasaham.
tanggal Selain
12 Agustus
2010,
MKS
10 Mei
2010
Danielmenjual
Podiman
membeli 1 799
lembar
dan
Daniel
Podiman
masing-masing
dan
saham
dari
SIP. Pada
Agustus
2010,
MKS
1
lembar
saham
EKJJtanggal
kepada12PT
Mahkota
Imperia,
dan
Daniel kepemilikan
Podiman menjual
masing-masing
dan
sehingga
saham
MKS pada799EKJJ
1 lembarpenjualan
saham EKJJ
kepada
Mahkota
Imperia,
setelah
adalah
200 PT
lembar
saham
atau
sehingga
kepemilikan
saham
MKS pada
EKJJ
20% dari jumlah
modal yang
ditempatkan
dan disetor.
setelah penjualan
adalah
200 lembar
saham atau
Kerugian
EKJJ telah
melebihi
nilai tercatat
dari
20%
dari jumlah
modal
yang
ditempatkan
disetor.
investasi
sehingga
nilai
investasi
padadan
EKJJ
per
Kerugian31 EKJJ
telah2012
melebihi
nilaiadalah
tercatat
tanggal
Desember
dan 2011
nihil.dari
investasi sehingga nilai investasi pada EKJJ per
tanggal 31 Desember 2012 dan 2011 adalah nihil.
- 36 - 36 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
31 Desember/December(Continued)
31,
2012
2011
31 Desember/December 31,
Rp'000
Rp'000
2012
2011
Rp'000
Rp'000
9.929.282
7.373.832
19.028.914
14.708.142
9.929.282
7.373.832
538.512
463.250
19.028.914
14.708.142
1.765.322
2.912.746
538.512
463.250
353.064
582.549
1.765.322
2.912.746
1.158.857
805.793
353.064
582.549
1.158.857
805.793
17.823.485
7.128.124
22.468.105
9.681.917
17.823.485
7.128.124
4.004.730
2.424.102
22.468.105
9.681.917
1.741.826
1.654.909
4.004.730
2.424.102
348.365
330.982
1.741.826
1.654.909
867.383
519.018
348.365
330.982
867.383
519.018
95.887.206
16.801.331
120.774.479
31.394.616
95.887.206
16.801.331
18.511.113
11.561.375
120.774.479
31.394.616
10.293.987
3.876.311
18.511.113
11.561.375
2.058.797
775.262
10.293.987
3.876.311
3.679.536
1.620.739
2.058.797
775.262
On May 10, 2010,3.679.536
MKS (a subsidiary)
purchased
1.620.739
399 shares of NT (99.75%) from the Company. On
On May12,
10,2010,
2010,
MKS
subsidiary)
August
MKS
and(aHerwan
Gozalipurchased
sold 319
399 shares
(99.75%)
from the Company.
shares
andof 1NT share,
respectively,
of NT On
to
August
12, 2010,
MKSwhich
and Herwan
soldshare
319
PT Mahkota
Imperia,
resulted Gozali
to MKS’s
shares andof 180share,
to
ownership
sharesrespectively,
or 20% of oftheNTtotal
PT
Mahkota and
Imperia,
which
resulted
MKS’s
share
subscribed
paid-up
capital
of to
NT.
Since
the
ownership
of exceeded
80 sharestheorinvestment’s
20% of the
total
losses
of NT
carrying
subscribed
and paid-upvalue
capital
of NT.
value, the investment
of NT
was Since
nil asthe
of
losses of NT
exceeded
the investment’s carrying
December
31, 2012
and 2011.
value, the investment value of NT was nil as of
December 31, 2012 and 2011.
On May 10, 2010, MKS (a subsidiary) purchased
499 shares of ERU (99.80%) from the Company. On
On
May12,
10,2010,
2010,
MKS
subsidiary)
August
MKS
and(aHerwan
Gozalipurchased
sold 399
499 shares
ERU
from the
Company. On
shares
andof 1
of (99.80%)
ERU share,
respectively,
to
August
12, 2010,
MKSwhich
and Herwan
soldshare
399
PT Mahkota
Imperia,
resulted Gozali
to MKS’s
shares andof 1100
of shares
ERU share,
respectively,
to
ownership
or 20%
of the total
PT
Mahkotaand
Imperia,
which
resulted
to MKS’s
share
subscribed
paid-up
capital
of ERU.
Since
the
ownership
of 100
sharestheorinvestment’s
20% of the
total
losses
of ERU
exceeded
carrying
subscribed
and paid-up
capital
of ERU.
value,
the investment
value
of ERU
was Since
Nil asthe
of
losses of ERU
exceeded
the investment’s carrying
December
31, 2012
and 2011.
value, the investment value of ERU was Nil as of
December 31, 2012 and 2011.
On May 10, 2010, MKS (a subsidiary) purchased
999 shares of EKJJ (99.90%), composed of 900
On
Mayfrom
10, 2010,
MKS (a subsidiary)
purchased
shares
the Company
and 99 shares
from
999Semesta
shares of
EKJJ (99.90%),
composed
900
PT
Indoprima
(SIP). On
May 10, of2010,
shares Podiman
from thealso
Company
and1 99
shares
Daniel
purchased
share
from from
SIP.
PT Semesta
(SIP).
On May
10, 2010,
On
August 12,Indoprima
2010, MKS
and Daniel
Podiman
sold
Daniel
Podiman
1 share
from SIP.
799
shares
and also
1 of purchased
EKJJ share,
respectively,
of
On
August
12,Mahkota
2010, MKS
and Daniel
EKJJ
to PT
Imperia,
whichPodiman
resultedsold
to
799
shares
1 of EKJJ
of
MKS’s
shareand
ownership
of 200share,
sharesrespectively,
or 20% of the
EKJJ
to PT Mahkota
Imperia,
which
resulted
to
total subscribed
and paid-up
capital
of EKJJ.
Since
MKS’s
share of
ownership
of 200 shares
20% of the
the
losses
EKJJ exceeded
the orinvestment’s
total
subscribed
and
paid-up capital
of EKJJ
EKJJ.was
Since
carrying
value, the
investment
value of
nil
theoflosses
of 31,
EKJJ
exceeded
as
December
2012
and 2011.the investment’s
carrying value, the investment value of EKJJ was nil
as of December 31, 2012 and 2011.
175
176
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
13.
ASET TETAP
13. ASET TETAP
Biaya perolehan
Pemilikan langsung
Armada
dan peralatan
Biaya perolehan
Non
armada
Pemilikan
langsung
Tanahdan peralatan
Armada
Bangunan,
Non
armada mess dan pool
Kendaraan
Tanah
Peralatan
perlengkapan
Bangunan,dan
mess
dan pool
Aset
dalam penyelesaian
Kendaraan
Peralatan dan perlengkapan
Jumlah
Aset dalam penyelesaian
Akumulasi penyusutan
Jumlah
Pemilikan langsung
Armada
Akumulasi penyusutan
Non
armada
Pemilikan
langsung
Bangunan, mess dan pool
Armada
Kendaraan
Non
armada
Peralatan
perlengkapan
Bangunan,dan
mess
dan pool
Kendaraan
Jumlah
Peralatan dan perlengkapan
Jumlah tercatat
Jumlah
Jumlah tercatat
Biaya perolehan
Pemilikan langsung
Armada
dan peralatan
Biaya perolehan
Non
armada
Pemilikan
langsung
Tanahdan peralatan
Armada
Bangunan,
Non
armada mess dan pool
Kendaraan
Tanah
Peralatan
perlengkapan
Bangunan,dan
mess
dan pool
Aset
dalam penyelesaian
Kendaraan
Peralatan dan perlengkapan
Jumlah
Aset dalam penyelesaian
Akumulasi penyusutan
Jumlah
Pemilikan langsung
Armada
Akumulasi penyusutan
Non
armada
Pemilikan
langsung
Bangunan, mess dan pool
Armada
Kendaraan
Non
armada
Peralatan
perlengkapan
Bangunan,dan
mess
dan pool
Kendaraan
Jumlah
Peralatan dan perlengkapan
Jumlah tercatat
Jumlah
Jumlah tercatat
Pengurangan
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
13. PROPERTY AND EQUIPMENT
1 Januari 2012/
January 1, 2012
Rp'000
1 Januari
2012/
January 1, 2012
Rp'000
Penambahan/
Additions
Rp'000
Penambahan/
Additions
Rp'000
Pengurangan/
Reklasifikasi/
13. PROPERTY
Deductions
Reclassifications
Rp'000
Rp'000
Pengurangan/
Reklasifikasi/
Deductions
Reclassifications
Rp'000
Rp'000
925.255.798
35.250.868
53.463.878
351.906.448
1.258.949.236
49.684.900
925.255.798
61.345.991
3.263.704
49.684.900
17.006.887
61.345.991
127.546.568
3.263.704
17.006.887
1.184.103.848
127.546.568
35.250.868
4.059.473
1.872.400
3.472.675
4.059.473
466.853.026
1.872.400
3.472.675
511.508.442
466.853.026
53.463.878
- 1.500
203.485
- 1.500
203.485
53.668.863
-
351.906.448
16.934.541
- 27.032
1.803.776
16.934.541
(370.671.797)
27.032
1.803.776
(370.671.797)
49.684.900
1.258.949.236
82.340.005
5.161.636
49.684.900
22.079.853
82.340.005
223.727.797
5.161.636
22.079.853
1.641.943.427
223.727.797
1.184.103.848
511.508.442
53.668.863
346.326.641
133.814.225
50.296.984
(15.676)
429.828.206
23.332.632
346.326.641
2.224.173
13.264.917
23.332.632
2.224.173
385.148.363
13.264.917
798.955.485
385.148.363
7.368.169
133.814.225
340.825
3.557.444
7.368.169
340.825
145.080.663
3.557.444
50.296.984
1.500
203.485
1.500
50.501.969
203.485
- (15.676)
15.676
15.676
-
30.700.801
429.828.206
2.579.174
16.618.876
30.700.801
2.579.174
479.727.057
16.618.876
1.162.216.370
479.727.057
-
31 Desember 2012/
AND
EQUIPMENT
December 31, 2012
Rp'000 2012/
31 Desember
December 31, 2012
Rp'000
1.641.943.427
145.080.663
50.501.969
798.955.485
1 Januari 2011/
January 1, 2011
Rp'000
1 Januari
2011/
January 1, 2011
Rp'000
Penambahan/
Additions
Rp'000
Penambahan/
Additions
Rp'000
Pengurangan/
Deductions
Rp'000
Pengurangan/
Deductions
Rp'000
Reklasifikasi/
Reclassifications
Rp'000
Reklasifikasi/
Reclassifications
Rp'000
1.162.216.370
31 Desember 2011/
December 31, 2011
Rp'000 2011/
31 Desember
December 31, 2011
Rp'000
719.533.422
15.944.708
61.475.647
251.253.315
925.255.798
6.080.000
719.533.422
33.533.333
2.595.599
6.080.000
13.863.051
33.533.333
32.619.200
2.595.599
13.863.051
808.224.605
32.619.200
43.604.900
15.944.708
9.885.967
550.565
43.604.900
2.906.950
9.885.967
364.674.677
550.565
2.906.950
437.567.767
364.674.677
61.475.647
-23.460
189.417
-23.460
189.417
61.688.524
-
251.253.315
17.926.691
- 141.000
426.303
17.926.691
(269.747.309)
141.000
426.303
(269.747.309)
808.224.605
437.567.767
61.688.524
-
1.184.103.848
312.957.391
85.896.866
52.527.616
-
346.326.641
16.203.070
312.957.391
1.829.356
10.751.458
16.203.070
1.829.356
341.741.275
10.751.458
466.483.330
341.741.275
7.129.562
85.896.866
418.277
2.536.503
7.129.562
418.277
95.981.208
2.536.503
52.527.616
23.460
-23.044
23.460
52.574.120
23.044
-
95.981.208
52.574.120
-
23.332.632
346.326.641
2.224.173
13.264.917
23.332.632
2.224.173
385.148.363
13.264.917
798.955.485
385.148.363
466.483.330
merupakan
aset tetap
penjualan aset
dengan rincian sebagai berikut:
Pengurangan aset tetap merupakan penjualan aset
2012
dengan rincian sebagai berikut:
Nilai tercatat
Armada dan peralatan
Nilai tercatat
Non armada
Armada dan peralatan
Non armada
Harga jual
Armada dan peralatan
Harga jual
Non armada
Armada dan peralatan
Non armada
Keuntungan (kerugian) penjualan
aset tetap
Keuntungan (kerugian) penjualan
aset tetap
49.684.900
925.255.798
61.345.991
3.263.704
49.684.900
17.006.887
61.345.991
127.546.568
3.263.704
17.006.887
1.184.103.848
127.546.568
Acquisition cost
Direct acquisitions
Fleet
and itscost
equipment
Acquisition
Non
Fleet
Direct
acquisitions
Land
Fleet
and its equipment
Buildings,
Non
Fleet mess and pool
Vehicles
Land
Equipment
and fixtures
Buildings, mess
and pool
Construction
Vehicles in progress
Equipment and fixtures
Total
Construction in progress
Accumulated depreciation
Total
Direct acquisitions
Fleet
and its equipment
Accumulated
depreciation
Non
Fleet
Direct
acquisitions
Buildings,
and pool
Fleet
and its mess
equipment
Vehicles
Non
Fleet
Equipment
and fixtures
Buildings, mess
and pool
Vehicles
Total
Equipment and fixtures
Net carrying value
Total
Net carrying value
Acquisition cost
Direct acquisitions
Fleet
and itscost
equipment
Acquisition
Non
Fleet
Direct
acquisitions
Land
Fleet
and its equipment
Buildings,
Non
Fleet mess and pool
Vehicles
Land
Equipment
and fixtures
Buildings, mess
and pool
Construction
Vehicles in progress
Equipment and fixtures
Total
Construction in progress
Accumulated depreciation
Total
Direct acquisitions
Fleet
and its equipment
Accumulated
depreciation
Non
Fleet
Direct
acquisitions
Buildings,
and pool
Fleet
and its mess
equipment
Vehicles
Non
Fleet
Equipment
and fixtures
Buildings, mess
and pool
Vehicles
Total
Equipment and fixtures
Net carrying value
Total
Net carrying
The deductions 798.955.485
of property
and value
equipment
represent sale with details as follows:
The deductions of property and equipment
2011
represent sale with details as follows:
Rp'000
2012
Rp'000
3.166.894
3.166.894
3.166.894
-
Rp'000
2011
Rp'000
8.948.031
166.373
8.948.031
9.114.404
166.373
3.166.894
2.672.118
2.672.118
2.672.118
-
9.114.404
13.837.752
170.068
13.837.752
14.007.820
170.068
2.672.118
(494.776)
14.007.820
4.893.416
(494.776)
4.893.416
Net carrying amount
Fleet and its equipment
Net carrying amount
Non fleet
Fleet and its equipment
Non fleet
Proceeds from sale
Fleet and its equipment
Proceeds from sale
Non fleet
Fleet and its equipment
Non fleet
Gain (losses) on sale of property
and equipment
Gain (losses) on sale of property
and equipment
- 37 - 37 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
Beban penyusutan untuk tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2012 dan 2011 dibebankan pada
Beban langsung,
penyusutansebesar
untuk tahun-tahun
yang ribu
berakhir
beban
Rp 145.080.663
dan
31 95.981.208
Desember ribu.
2012 dan 2011 dibebankan pada
Rp
beban langsung, sebesar Rp 145.080.663 ribu dan
Rp
Aset95.981.208
dalam ribu.
penyelesaian terutama merupakan
pembangunan pool taxi dan pembuatan sistem
Aset dalam
penyelesaian
terutama
merupakan
informasi
taxi yang
diperkirakan
akan selesai
pada
pembangunan
pool
taxi dan1.168
pembuatan
sistem
tahun
2013, dan
pembelian
unit kendaraan
informasi
taxi yang
akan pada
selesai 2013.
pada
taksi
yang
akandiperkirakan
beroperasi
tahun
2013, dan
1.168 unit
Pembangunan
poolpembelian
telah mencapai
65%kendaraan
dari total
taksi
yang
akan
beroperasi
pada
2013.
pembangunan.
Pembangunan pool telah mencapai 65% dari total
pembangunan.
Pada tanggal 29 Desember 2011, Perusahaan
menandatangani perjanjian dengan PT Astra
Pada
tanggal Tbk
29 Desember
2011, Perusahaan
International
untuk membeli
1.700 unit
menandatangani
denganRpPT
Astra
kendaraan
dengan perjanjian
tanda jadi sebesar
1.000.000
International
1.700tanggal
unit
per unit dalam Tbk
jangkauntuk
waktu membeli
18 bulan sejak
kendaraan atau
dengan
tanda waktu
jadi sebesar
Rp 1.000.000
perjanjian
jangka
lain yang
disetujui
per
unitbelah
dalam
jangka
waktuInternational
18 bulan sejak
kedua
pihak.
PT Astra
Tbk tanggal
berhak
perjanjian
atau jangka waktu
disetujui
untuk memperhitungkan
denda lain
atas yang
keterlambatan
kedua
belah pihak.
PT1%
Astra
pembayaran
sebesar
per International
hari dihitung Tbk
dari berhak
jumlah
untuk memperhitungkan
tagihan
sejak tanggal jatuhdenda
tempo.atas keterlambatan
pembayaran sebesar 1% per hari dihitung dari jumlah
tagihan
sejak tanggal
jatuh
tempo.
Grup
memiliki
beberapa
bidang
tanah yang terletak di
tiga lokasi di Jakarta, Tangerang dan Medan dengan
Gruplegal
memiliki
beberapa
bidangBangunan
tanah yangyang
terletak
di
hak
berupa
Hak Guna
akan
tiga
di Jakarta,
Tangerang danpada
Medan dengan
jatuhlokasi
tempo
masing-masing
tanggal
hak
legal berupa
Guna Bangunan
akan
11 Nopember
2016,Hak
11 Nopember
2022, 7 yang
Juni 2023,
jatuh
tempo 2040
masing-masing
padaManajemen
tanggal
7
September
dan 15 Juni 2027.
11
Nopember 2016,
Nopember masalah
2022, 7 Juni
2023,
berpendapat
tidak 11 terdapat
dengan
7 September hak
2040atas
dantanah
15 Juni
2027.seluruh
Manajemen
perpanjangan
karena
tanah
berpendapat
tidak
masalah
dengan
diperoleh secara
sah terdapat
dan didukung
dengan
bukti
perpanjangan
hak
atas
tanah
karena
seluruh
tanah
pemilikan yang memadai. Tanah yang terletak
di
diperoleh secara
sah aset
dan hasil
didukung
dengan
bukti
Tangerang
merupakan
akuisisi
ESBC pada
pemilikan
yang (Catatan
memadai.
bulan
Mei 2011
26).Tanah yang terletak di
Tangerang merupakan aset hasil akuisisi ESBC pada
bulan Mei
2011
(Catatan
26).
Tanah
yang
terletak
di Jakarta
dan Tangerang dan
kendaraan taksi dijadikan sebagai jaminan atas utang
Tanah(Catatan
yang terletak
Jakarta dan Tangerang dan
bank
18 dan di
19).
kendaraan taksi dijadikan sebagai jaminan atas utang
bank (Catatan
18menjadi
dan 19).objek pembiayaan dijadikan
Kendaraan
yang
sebagai jaminan kepada lembaga keuangan non
Kendaraan
yang
menjadi objek pembiayaan dijadikan
bank
(Catatan
20).
sebagai jaminan kepada lembaga keuangan non
bank (Catatan
20).
Aset
tetap Grup
telah diasuransikan kepada
beberapa perusahaan asuransi, pihak ketiga, sebagai
Aset
berikut:tetap Grup telah diasuransikan kepada
beberapa perusahaan asuransi, pihak ketiga, sebagai
berikut:
2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
Depreciation expenses for the years
ended
December 31, 2012 and 2011 were charged to
Depreciation
expenses
for the thousand
years ended
direct
costs, are
Rp 145,080,663
dan
December
31, thousand.
2012 and 2011 were charged to
Rp
95,981,208
direct costs, are Rp 145,080,663 thousand dan
Rp 95,981,208inthousand.
Construction
progress mainly represents pool
constructions and development of taxi system
Constructionwhich
in progress
mainly to
represents
pool
information
are expected
be completed
constructions
development
of taxi
taxi vehicles
system
in
2013, and and
acquisition
of 1,168
information
which are to
expected
completed
which
are expected
operatetoinbe2013.
Pool
in 2013, and has
acquisition
of 1,168
taxithe
vehicles
construction
reached
65% of
total
which
are expected to operate in 2013. Pool
construction.
construction has reached 65% of the total
construction.
On December 29, 2011, the Company entered into
an agreement with PT Astra International Tbk to buy
On December
29, 2011,
the Company
entered
1,700
vehicles within
the term
of 18 months
from into
the
an agreement
with PT
Tbk
buy
date
of agreement
orAstra
otherInternational
term agreed
bytoboth
1,700
within the term
months
from per
the
parties,vehicles
with a commitment
feeofof18Rp
1,000,000
date of PT
agreement
or other term
by both
vehicle.
Astra International
Tbkagreed
is entitled
to a
parties,
with
commitment
fee of
Rp 1,000,000
per
penalty of
1%a per
day from any
outstanding
balance
vehicle.
Astra
International
Tbk is entitled to a
of
billing,PT
which
is past
due.
penalty of 1% per day from any outstanding balance
of billing, which is past due.
The Company and its subsidiaries have several
parcels of land located in three locations in Jakarta,
The Company
its subsidiaries
Tangerang,
andand
Medan
with Buildinghave
Use several
Rights
parcels
of land
locatedorinHGB),
three locations
Jakarta,
(Hak Guna
Bangunan
which willinexpire
on
Tangerang,
and2016,
Medan
with Building
UseJune
Rights
November 11,
November
11, 2022,
7,
(Hak Guna
Bangunan
HGB),
which
will15,
expire
on
2023,
September
7, or
2040
and
June
2027,
November
2016, November
11,that
2022,
7,
respectively.11,
Management
believes
thereJune
will be
2023,
September
7, 2040 of
and
15, 2027,
no
difficulty
in the extension
theJune
landrights
since
respectively.
Management
thatsupported
there will be
all the land were
acquired believes
legally and
by
no
difficulty
in
the
extension
of
the
landrights
since
sufficient evidence of ownership. Land located
in
all the land resulted
were acquired
legally
and supported
by
Tangerang
from the
acquisition
of ESBC‘s
sufficient
evidence
of ownership.
Land located in
assets in May
2011 (Note
26).
Tangerang resulted from the acquisition of ESBC‘s
assets
in May 2011
(Note 26).
Land located
in Jakarta
and Tangerang and taxi
vehicles are used as collaterals to the long-term
Land
located
in Jakarta
and Tangerang and taxi
bank loans
(Notes
18 dan 19).
vehicles are used as collaterals to the long-term
bankvehicle’s
loans (Notes
18are
danthe
19).object of financing are
The
which
used as collaterals to non bank financial institutions
The vehicle’s
which are the object of financing are
(Note
20).
used as collaterals to non bank financial institutions
(Note
20). insured their property and equipment to
The Group
several insurance companies, third parties, with
The
Group
insured their property and equipment to
details
as follows:
several insurance companies, third parties, with
details as follows:
2011
Jumlah aset tercatat
Rp'000
2012
Rp'000
1.162.216.370
Rp'000
2011
Rp'000
540.058.000
Nilai
pertanggungan
Jumlah
aset tercatat
1.366.349.050
1.162.216.370
808.820.000
540.058.000
Nilai pertanggungan
1.366.349.050
Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan
tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan
Manajemen
bahwa nilai pertanggungan
kerugian
atasberpendapat
aset yang dipertanggungkan.
tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan
kerugian atas aset yang dipertanggungkan.
- 38 - 38 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
Carrying amount of property
and equipment
Carrying amount of property
Coverage
amount
and equipment
808.820.000
Coverage amount
Management believes that the insurance
adequate to cover possible losses on
Management believes that the insurance
insured.
adequate to cover possible losses on
insured.
coverage is
the assets
coverage is
the assets
177
178
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
Jumlah aset tercatat bruto dari setiap aset tetap yang
telah disusutkan penuh dan masih digunakan pada
Jumlah aset
tercatat bruto
tetap
yang
tanggal
31 Desember
2012dari
dansetiap
2011 aset
adalah
sebagai
telah disusutkan penuh dan masih digunakan pada
berikut:
tanggal 31 Desember 2012 dan 2011 adalah
sebagai
31 Desember/
berikut:
December 31,
31 Desember/
2012
December 31,
Rp'000
2012
Biaya perolehan
Rp'000
Pemilikan langsung
Biaya perolehan
Armada dan peralatan
40.723.313
Pemilikan langsung
Non armada
Armada dan peralatan
40.723.313
Bangunan, mess dan pool
13.140.228
Non armada
Kendaraan
1.828.690
Bangunan, mess dan pool
13.140.228
Peralatan dan perlengkapan
12.837.255
Kendaraan
1.828.690
Peralatan
dan
perlengkapan
12.837.255
Jumlah
68.529.486
Jumlah
68.529.486
Nilai wajar aset tetap, termasuk perjanjian sewa
menyewa tanah, pada tanggal 31 Desember 2012
Nilai wajar
tetap, termasuk
perjanjian
sewa
sebesar
Rp aset
1.413.257.013
ribu, telah
ditetapkan
menyewadasar
tanah,
pada
tanggal dalam
31 Desember
sebagai
yang
digunakan
penilaian 2012
oleh
sebesar Iskandar
Rp 1.413.257.013
KJPP
Asmawi ribu,
dan telah
Rekan,ditetapkan
penilai
sebagai dasarPenilaian
yang digunakan
dalam penilaian
oleh
independen.
ini dilakukan
berdasarkan
KJPP
Iskandar
dan Rekan, penilai
metode data
pasar, Asmawi
biaya dan pendapatan.
independen. Penilaian ini dilakukan berdasarkan
metode data pasar, biaya dan pendapatan.
14. UTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA
14. UTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA
31 Desember/
December 31,
31 Desember/
2012
December
Rp'000 31,
2012
a. Berdasarkan pemasok
Rp'000
PT GM Autoword Indonesia
3.745.971
a. Berdasarkan
pemasok
PT Jaya Agung
2.833.570
PT
Autoword
Indonesia
3.745.971
PT GM
Sinar
Safari Autopart
2.040.588
PT Jaya
Agung
2.833.570
PT
Daihatsu
Astra Motor
1.339.200
PT
Sinar Safari Autopart
2.040.588
Lain-lain
8.212.421
PT Daihatsu Astra Motor
1.339.200
Jumlah
18.171.750
Lain-lain
8.212.421
Jumlah
b. Berdasarkan umur (hari)
Belum jatuh tempo
b. Lewat
Berdasarkan
umur (hari)
jatuh tempo:
Belum
tempo
1 s/d jatuh
30 hari
Lewat
jatuh
tempo:
31 s/d
60 hari
1
61s/d
s/d30
90hari
hari
31
s/dhari
60 hari
> 120
61 s/d 90 hari
Jumlah
> 120 hari
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
Total property and equipment acquisition(Continued)
cost that
have been fully depreciated but still in used as of
Total property
and and
equipment
acquisition
December
31, 2012
2011 are
as follows:cost that
have been fully depreciated but still in used as of
December 31, 2012 and 2011 are as follows:
31 Desember/
December 31,
31 Desember/
2011
December 31,
Rp'000
2011
Rp'000
109.442.328
109.442.328
9.643.099
1.525.435
9.643.099
10.730.305
1.525.435
10.730.305
131.341.167
Acquisition cost
Direct acquisitions
Acquisition cost
Fleet and its equipment
Direct acquisitions
Non Fleet
Fleet and its equipment
Buildings, mess and pool
Non Fleet
Vehicles
Buildings, mess and pool
Equipment and fixtures
Vehicles
Equipment and fixtures
Total
131.341.167
Total
The fair value of the property and equipment,
included lease contracts of land, as of December 31,
The fair
value to
of Rp
the1,413,257,013
property and
equipment,
2012,
amounted
thousand,
and
included
contracts
of land,
December
31,
has
beenlease
arrived
at on the
basis as
of of
valuation
carried
2012,by
amounted
Rp 1,413,257,013
and
out
KJPP toIskandar
Asmawi thousand,
dan Rekan,
has been arrived
at on
thevaluation
basis of was
valuation
independent
valuers.
The
donecarried
based
outmarket
by KJPP
Iskandar
Asmawi
dan Rekan,
on
data, cost
and income
method.
independent valuers. The valuation was done based
on market data, cost and income method.
14. TRADE ACCOUNTS PAYABLE TO THIRD
PARTIES
14. TRADE ACCOUNTS PAYABLE TO THIRD
PARTIES
31 Desember/
December 31,
31 Desember/
2011
December
Rp'000 31,
2011
a. By suppliers
Rp'000
PT GM Autoword Indonesia
a. ByPT
suppliers
1.269.030
Jaya Agung
PT
Autoword
Indonesia
688.605
PT GM
Sinar
Safari Autopart
1.269.030
PT Daihatsu
Jaya Agung
PT
Astra Motor
688.605
PT
Sinar Safari Autopart
4.361.215
Others
PT Daihatsu Astra Motor
6.318.850
Total
4.361.215
Others
18.171.750
6.318.850
15.564.113
5.231.855
15.564.113
2.507.459
73.768
2.507.459
20.324
73.768
6.086
20.324
18.171.750
6.086
5.231.855
825.982
149.845
825.982
48.933
149.845
62.235
48.933
6.318.850
62.235
Jumlah
18.171.750
Semua
utang usaha dalam mata uang Rupiah
dan
tidak dijaminkan kepada pihak manapun.
Semua utang usaha dalam mata uang Rupiah dan
tidak dijaminkan kepada pihak manapun.
Jangka waktu kredit yang timbul dari suku cadang
dari pemasok dalam negeri berkisar 30 hari.
Jangka waktu kredit yang timbul dari suku cadang
dari pemasok dalam negeri berkisar 30 hari.
Total
b. By age category
Not yet due
b. Past
By age
category
due:
Not
1 -yet
30due
days
Past
due:days
31-60
1
- 30 days
61-91
days
31-60
days120 days
More than
61-91 days
TotalMore than 120 days
6.318.850
Total
All trade accounts
payable are denominated in
Rupiah and no trade accounts payable were used as
All trade to
accounts
payable are denominated in
collaterals
any parties.
Rupiah and no trade accounts payable were used as
collaterals
to any parties.
The
credit period
for the purchase of spareparts from
domestic suppliers is 30 days.
The credit period for the purchase of spareparts from
domestic suppliers is 30 days.
- 39 - 39 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
15.
UTANG LAIN-LAIN PIHAK KETIGA
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
15. OTHER ACCOUNTS PAYABLE TO(Continued)
THIRD
15. UTANG LAIN-LAIN PIHAK KETIGA
Tabungan pengemudi
Pembayaran uang muka
Tabungan pengemudi
Tabungan kecelakaan (LAKA)
Pembayaran uang muka
Lain-lain
Tabungan kecelakaan (LAKA)
Lain-lain
Jumlah
31 Desember/
December 31
31 Desember/
2012
December 31
Rp'000
2012
Rp'000
54.916.362
2.115.000
54.916.362
4.438.590
2.115.000
6.269.719
4.438.590
6.269.719
67.739.671
PARTIES
15. OTHER ACCOUNTS
PARTIES
31 Desember/
December 31
31 Desember/
2011
December 31
Rp'000
2011
Rp'000
56.512.677
2.115.000
56.512.677
974.595
2.115.000
1.193.996
974.595
1.193.996
60.796.268
PAYABLE
TO
THIRD
Drivers deposits
Advance payments
Drivers deposits
Deposits for insurance (LAKA)
Advance payments
Others
Deposits for insurance (LAKA)
Others
Total
Jumlah
Tabungan
pengemudi terdiri dari dana 67.739.671
cadangan
untuk penggantian suku cadang dan kelebihan
Tabungan
pengemudi
terdiri
dari dana
cadangan
setoran yang
akan di saling
hapuskan
dengan
kurang
untuk
penggantian
suku
cadang
dan
kelebihan
setor, jika ada, dikemudian hari.
setoran yang akan di saling hapuskan dengan kurang
setor, jika
ada, dikemudian
Utang
lain-lain
merupakan hari.
uang muka yang diterima
atas penjualan kendaraan dan utang kontraktor.
Utang lain-lain merupakan uang muka yang diterima
atas penjualan kendaraan dan utang kontraktor.
16. UTANG PAJAK
60.796.268
Total
Drivers deposits
represent fund reserves for
spareparts replacement and any excess money
Drivers deposits
represent
reserves with
for
received
from drivers
that willfund
be netted-off
spareparts
replacement
and
any
excess
money
receivables from drivers, if any, at a later date.
received from drivers that will be netted-off with
receivables
from drivers,
if any,received
at a later on
date.sale of
Others represent
advances
vehicles and payables to contractors.
Others represent advances received on sale of
vehicles and payables to contractors.
16. TAXES PAYABLE
16. UTANG PAJAK
16.Desember/
TAXES PAYABLE
31
December 31,
31 Desember/
2011
December 31,
Rp'000
2011
Company
Rp'000
Income tax
Company
2.292.410
Article 21
Income tax
7.614
Article 23
2.292.410
Article 21
246.315
Article 25
7.614
Article 23
97.018
Article 29 (Note 30)
246.315
Article 25
Subsidiaries
97.018
Article 29 (Note 30)
Income tax
Subsidiaries
36.568
Article 21
Income tax
34.414
Article 23
36.568
Article 21
359.644
Article 25
34.414
Article 23
275.635
Article 29
359.644
Article 25
Value Added Tax
275.635
Article 29
3.349.618
Total taxes
payable
Value
Added
Tax
Perusahaan
Pajak penghasilan
Perusahaan
Pasal 21
Pajak penghasilan
Pasal 23
Pasal 21
Pasal 25
Pasal 23
Pasal 29 (Catatan 30)
Pasal 25
Entitas anak
Pasal 29 (Catatan 30)
Pajak penghasilan
Entitas anak
Pasal 21
Pajak penghasilan
Pasal 23
Pasal 21
Pasal 25
Pasal 23
Pasal 29
Pasal 25
Pajak Pertambahan Nilai
Pasal 29
Jumlah
pajak Nilai
Pajak utang
Pertambahan
Jumlah utang pajak
31 Desember/
December 31,
31 Desember/
2012
December 31,
Rp'000
2012
Rp'000
204.977
227.653
204.977
188.549
227.653
188.549
12.409
217.376
12.409
341.845
217.376
177.081
341.845
471.615
177.081
1.841.505
471.615
1.841.505
- 40 - 40 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
3.349.618
Total taxes payable
179
180
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
17.
BIAYA MASIH HARUS DIBAYAR
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
17. ACCRUED EXPENSES
17. BIAYA MASIH HARUS DIBAYAR
17.
ACCRUED EXPENSES
31 Desember/
December 31,
31 Desember/
2011
December 31,
Rp'000
2011
Rp'000
15.837.552
Bonus
1.790.120
Professional fees
15.837.552
Bonus
1.633.132
Interest
1.790.120
Professional fees
41.663
Others
1.633.132
Interest
41.663
Others
19.302.467
Total
Bonus
Jasa profesional
Bonus
Bunga
Jasa profesional
Lain-lain
Bunga
Lain-lain
Jumlah
Jumlah
31 Desember/
December 31,
31 Desember/
2012
December 31,
Rp'000
2012
Rp'000
13.562.661
16.127.109
13.562.661
2.168.811
16.127.109
21.599
2.168.811
21.599
31.880.180
31.880.180
19.302.467
Total
18. UTANG BANK JANGKA PENDEK
18. SHORT-TERM BANK LOAN
18. Berdasarkan
UTANG BANK
JANGKA
akta
No. 59PENDEK
tanggal 16 Oktober 2012
dan akta No. 98 tanggal 20 April 2011, Perusahaan
Berdasarkan
No. kredit
59 tanggal
16 OktoberKoran)
2012
mendapatkan akta
fasilitas
lokal (Rekening
dan PT
aktaBank
No. Central
98 tanggal
April
2011,
Perusahaan
dari
Asia20
Tbk
(BCA)
dengan
jumlah
mendapatkan
kredit lokal
(Rekening
Koran)
tidak melebihi fasilitas
Rp 15.000.000
ribu
yang terhitung
dari
PT
Bank
Central
Asia
Tbk
(BCA)
dengan
jumlah
sejak tanggal ditandatanganinya akta ini dan berakhir
tidak melebihi
yangkemudian.
terhitung
pada
tanggal Rp
yang15.000.000
sama 12ribu
bulan
sejak
tanggal ditandatanganinya
akta tanggal
ini dan berakhir
Berdasarkan
surat dari BCA pada
4 April
pada tingkat
tanggalbunga
yangyang
sama
12 bulan
2012,
dikenakan
adalahkemudian.
9,5% per
Berdasarkan
surat ditinjau
dari BCA
pada oleh
tanggal
April
tahun yang dapat
kembali
BCA4 pada
2012, tingkat
bunga dengan
yang dikenakan
adalah 9,5%
per
setiap
saat sesuai
perkembangan
moneter.
tahun yang dapat
kembali
oleh BCA pada
Berdasarkan
surat ditinjau
dari BCA
No. 40094/GBK/2012
setiap
dengan
tanggalsaat
17 sesuai
April 2012
danperkembangan
akta No. 03 moneter.
tanggal
Berdasarkan
suratBCA
dari BCA
40094/GBK/2012
1 Mei 2012,
telahNo.menyetujui
untuk
tanggal 17 April batas
2012 waktu
dan akta
No. 03 dan/atau
tanggal
memperpanjang
penarikan
1 Mei kredit
2012,menjadi
BCA tanggal
telah 20
menyetujui
fasilitas
Juli 2012untuk
dan
memperpanjang
batas waktu penarikan dan/atau
20 April 2013.
fasilitas kredit menjadi tanggal 20 Juli 2012 dan
20 April 2013.
Sampai
dengan tanggal 31 Desember 2012 dan
2011, fasilitas yang telah digunakan adalah masingSampai
Desember ribu
2012 dan
masing dengan
sebesartanggal
Rp 31
12.363.507
dan
2011,
fasilitas yang
Rp 13.741.660
ribu. telah digunakan adalah masingmasing
sebesar
Rp
12.363.507
ribu dan
Rp 13.741.660 ribu.
19. UTANG BANK JANGKA PANJANG
18. SHORT-TERM
Based on deedBANK
No 59LOAN
dated October 16, 2012 and
deed No. 98 dated April 20, 2011, the Company
Based
ona deed
59facility
dated (Current
October Account)
16, 2012 from
and
obtained
local No
credit
deed
No. Central
98 dated
2011,
Company
PT
Bank
AsiaApril
Tbk20,
(BCA)
withthe
a maximum
obtainedof
a local
credit facility
(Current Account)
from
amount
Rp 15,000,000
thousand,
effective from
PT
Bank
Central
Asia
Tbk
(BCA)
with
a
maximum
the signing date of the deed and expiring 12 months
amount
of date.
Rp 15,000,000
thousand,
effective
from
after
such
Based on the
letter from
BCA dated
the
signing
date ofthe
theinterest
deed and
expiring
12 is
months
on April
4, 2012,
rate
charged
9.5%
afterannum
such date.
Based
on the letterfrom
fromtime
BCAtodated
per
and will
be reassessed
time
on
4, 2012,
the interest
by April
BCA.
Based
on rate
lettercharged
from is 9.5%
BCA
per annum
and will bedated
reassessed
from
time
todeed
time
No.
40094/GBK/2012
April 17,
2012
and
by 03BCA.
Based
on BCA
letterhas from
BCA
No.
dated May
1, 2012,
approved
to
No. 40094/GBK/2012
dated
17, 2012
and deed
extend
the credit facility
upApril
to July
20, 2012
and
No.
April03
20,dated
2013. May 1, 2012, BCA has approved to
extend the credit facility up to July 20, 2012 and
April 20, 2013.
19. UTANG BANK JANGKA PANJANG
19.Desember/
LONG-TERM BANK LOANS
31
December 31,
31 Desember/
2011
December 31,
Rp'000
2011
Rp'000
581.251.302
PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Harda Internasional
PT Bank Central Asia Tbk
Biaya transaksi utang yang belum
PT Bank Harda Internasional
diamortisasi
Biaya transaksi utang yang belum
Jumlah
diamortisasi
Dikurangi bagian yang jatuh
Jumlah
tempo dalam waktu satu tahun
Dikurangi bagian yang jatuh
tempojangka
dalampanjang
waktu satu tahun
Bagian
Bagian jangka panjang
31 Desember/
December 31,
31 Desember/
2012
December 31,
Rp'000
2012
Rp'000
818.340.044
Up to December 31, 2012 and 2011, total facilities
used
are
Rp
thousand
and
12,363,507
Up 13,741,660
to December
31, 2012
and 2011, total facilities
Rp
thousand,
respectively.
used
are
Rp
thousand
and
12,363,507
Rp 13,741,660 thousand, respectively.
19. LONG-TERM BANK LOANS
15.294.076
818.340.044
15.294.076
(2.189.514)
12.185.362
581.251.302
12.185.362
(2.006.117)
PT Bank Harda Internasional
PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Harda Internasional
Unamortized loan transaction costs
831.444.606
(2.189.514)
591.430.547
(2.006.117)
Total
Unamortized loan transaction costs
831.444.606
225.180.356
591.430.547
154.877.581
Total
Less current portion
225.180.356
606.264.250
154.877.581
436.552.966
Less current
portion
Long-term
portion
606.264.250
436.552.966
Long-term portion
- 41 - 41 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
PT Bank Central Asia Tbk (BCA)
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
PT Bank Central Asia Tbk (BCA)
PT
Bank Central
Asia
Tbk148
(BCA)
Berdasarkan
akta
No.
tanggal 30 April 2010
beserta perubahan-perubahannya, Grup menerima
Berdasarkan
No. 148
tanggal
30melebihi
April 2010
Fasilitas Kreditakta
Investasi
dari BCA
tidak
dari
beserta
perubahan-perubahannya,
Grup
menerima
Rp 548.569.000 ribu.
Fasilitas Kredit Investasi dari BCA tidak melebihi dari
Rp
Akta548.569.000
perjanjian ribu.
kredit di atas telah mengalami
beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta No.
Akta
perjanjian
kredit2012
di dimana
atas telah
59 tanggal
16 Oktober
BCA mengalami
menyetujui
beberapa
kali
perubahan,
terakhir
dengan
aktakredit
No.
untuk mengubah syarat-syarat dalam perjanjian
59 tanggaltujuan
16 Oktober
2012 dimana
BCA
menyetujui
mengenai
penggunaan
fasilitas
KI6
dan KI9
untuk
dalam perjanjian
kredit
serta mengubah
penarikan syarat-syarat
jaminan perusahaan
(“Corporate
mengenai tujuan
dan KI9
Guarantee”)
dari penggunaan
PT Rajawali fasilitas
Corpora.KI6Kemudian
serta
penarikan
berdasarkan
surat jaminan
dari BCA perusahaan
pada tanggal (“Corporate
14 Agustus
Guarantee”)
dari suku
PT Rajawali
Corpora.
Kemudian
2012,
ditetapkan
bunga tetap
atas fasilitas
kredit
berdasarkan
surat
dari 12.
BCA pada tanggal 14 Agustus
investasi 9, 10,
11 dan
2012, ditetapkan suku bunga tetap atas fasilitas kredit
investasi adalah
9, 10, 11 ringkasan
dan 12.
Berikut
atas Fasilitas Kredit
Investasi (KI):
Berikut adalah ringkasan atas Fasilitas Kredit
Investasi (KI):
KI 3
Jumlah
fasilitas/
Facilities
Jumlah
amount
fasilitas/
Rp'000
Facilities
amount
Rp'000
68.196.000
KI 4
KI 3
28.330.000
68.196.000
KI 4
28.330.000
KI 5
313.562.000
KI 5
313.562.000
KI 6
335.870.000
KI 6
335.870.000
KI 7
8.320.000
KI 7
8.320.000
KI 8
25.000.000
KI 8
25.000.000
KI 9
422.292.000
KI 9
422.292.000
KI 10
13.759.000
KI 10
13.759.000
Jatuh tempo/
Maturity date
Jatuh tempo/
Maturity date
25 Mei 2013/
May 25, 2013
25
2013/ 2014/
25 Mei
September
May 25, 2013
September
25, 2014
25 September 2014/
September 25, 2014
10 Maret 2016/
March 10, 2016
10 Maret 2016/
March 10, 2016
20 April 2017/
April 20, 2017
20 April 2017/
April 20, 2017
20 April 2015/
April 20, 2015
20 April 2015/
April 20, 2015
25 Juli 2016/
July 25, 2016
25 Juli 2016/
July 25, 2016
5 tahun sejak masing-masing
penarikan/
5 tahun
years sejak
after w
ithdraw al
masing-masing
penarikan/
5 years after w ithdraw al
3 tahun sejak masing-masing
penarikan/
3 tahun
years sejak
after w
ithdraw al
masing-masing
penarikan/
3 years after w ithdraw al
PT
Bank
Tbk
Based
onCentral
notarialAsia
deed
No.(BCA)
148 dated April 30, 2010
and its amendments, the Group received an
Based
on notarial
No. 148
Aprilwith
30, 2010
investment
creditdeed
facility
fromdated
BCA
total
and
its
amendments,
the
Group
received
an
maximum credit of Rp 548,569,000 thousand.
investment credit facility from BCA with total
maximum
Rp been
548,569,000
thousand.
The
abovecredit
deedofhas
amended
several times,
most recently with notarial deed No. 59 dated
The
above
been amended
several
times,
October
16,deed
2012,has
whereby
BCA agreed
to amend
most
recently
with
notarial
deed
No.
59
dated
several conditions in the credit agreement related
October
16, 2012,
whereby
BCAusage
agreed
to amend
with
the purpose
of KI6
and KI9’s
facilities
and
several
conditions
in corporate
the credit guarantee
agreementprovided
related
the revocation
of the
withPT
theRajawali
purposeCorpora
of KI6 and
KI9’s
usage
and
by
and
letter
fromfacilities
BCA dated
the
revocation
the related
corporate
provided
on August
14, of
2012
withguarantee
fixed interest
rate
by PT Rajawali
Corporacredit
and letter
from
changes
for investment
facilities
9, BCA
10, 11dated
and
on
12. August 14, 2012 related with fixed interest rate
changes for investment credit facilities 9, 10, 11 and
12. following are the summary of amended KI:
The
The following are the summary of amended
KI:
Jumlah fasilitas
Tingkat bunga/
Interest rates
Tingkat bunga/
Interest rates
11,5% per tahun/
11.5% per annum
11,5%
11,5% per
per tahun/
tahun berlaku tetap selama 3 (tiga) tahun
11.5% per annum
Selanjutnya
berdasarkan suku bunga deposito berjangka BCA
1
bulanper
tertinggi
5% per
tahun/
11,5%
tahunditambah
berlaku tetap
selama
3 (tiga) tahun
11.5%
per annum
for the first
(3)deposito
years berjangka BCA
Selanjutnya
berdasarkan
sukuthree
bunga
Subsequently,
interest5%
rateper
w illtahun/
be BCA 1 month Time
1 bulan tertinggithe
ditambah
Deposit
highest
interest
5%(3)
per
annum
11.5% per
annum
for therate
firstplus
three
years
11,5%
per tahun
(tiga)
tahun Time
Subsequently,
theberlaku
interesttetap
rateselama
w ill be 3
BCA
1 month
Selanjutnya
berdasarkan
suku
bunga
deposito
berjangka BCA
Deposit highest
interest rate
plus
5% per
annum
1
bulanper
tertinggi
5% per
tahun/
11,5%
tahunditambah
berlaku tetap
selama
3 (tiga) tahun
11.5%
per annum
for the first
(3)deposito
years berjangka BCA
Selanjutnya
berdasarkan
sukuthree
bunga
Subsequently,
interest5%
rateper
w illtahun/
be BCA 1 month Time
1 bulan tertinggithe
ditambah
Deposit
highest
interest
5%(3)
per
annum
11.5% per
annum
for therate
firstplus
three
years
10,50%
- 11,25%
tahunrate
berlaku
tetap
selama
3 (tiga)
Subsequently,
theper
interest
w ill be
BCA
1 month
Time tahun
Selanjutnya
berdasarkan
suku
bunga
deposito
berjangka BCA
Deposit highest
interest rate
plus
5% per
annum
1
bulan tertinggi
5%berlaku
per tahun/
10,50%
- 11,25%ditambah
per tahun
tetap selama 3 (tiga) tahun
10.50%
- 11.25%
per annum
the first
three (3)
years BCA
Selanjutnya
berdasarkan
sukufor
bunga
deposito
berjangka
Subsequently,
interest5%
rateper
w illtahun/
be BCA 1 month Time
1 bulan tertinggithe
ditambah
Deposit
interest
rate plus
5%first
per three
annum
10.50% highest
- 11.25%
per annum
for the
(3) years
10,50%
- 11,25%
tahunrate
berlaku
tetap
selama
3 (tiga)
Subsequently,
theper
interest
w ill be
BCA
1 month
Time tahun
Selanjutnya
berdasarkan
suku
bunga
deposito
berjangka BCA
Deposit highest
interest rate
plus
5% per
annum
1
bulan tertinggi
5%berlaku
per tahun
10,50%
- 11,25%ditambah
per tahun
tetap selama 3 (tiga) tahun
10.50%
- 11.25%
per annum
the first
three (3)
years BCA
Selanjutnya
berdasarkan
sukufor
bunga
deposito
berjangka
Subsequently,
interest5%
rateper
w illtahun
be BCA 1 month Time
1 bulan tertinggithe
ditambah
Deposit
interest
rate plus
5%first
per three
annum
10.50% highest
- 11.25%
per annum
for the
(3) years
9,5%
per tahunthe
yang
dapatrate
ditinjau
kembali
BCATime
pada
Subsequently,
interest
w ill be
BCA oleh
1 month
setiap
sesuai
dengan
moneter/
Depositsaat
highest
interest
rateperkembangan
plus 5% per annum
9.5%
and w
ill beditinjau
reasesssed
byoleh
BCABCA pada
9,5% per annum
tahun yang
dapat
kembali
from
tosesuai
time dengan perkembangan moneter/
setiaptime
saat
10%per
berlaku
3 (tiga)
9.5% pertahun
annum
and wtetap
ill be selama
reasesssed
by tahun
BCA
Selanjutnya
suku bunga deposito berjangka BCA
from time to berdasarkan
time
1
bulan tertinggi
ditambah
5%selama
per tahun
10%per
tahun berlaku
tetap
3 (tiga) tahun
Penarikan
setelah
30 Juni suku
2012bunga
akan ditentukan
selanjutnya/
Selanjutnya
berdasarkan
deposito berjangka
BCA
10%
pertertinggi
annum for
the first
(3) years
1 bulan
ditambah
5%three
per tahun
Subsequently,
the 30
interest
rate w
ill beditentukan
BCA 1 month
Time
Penarikan setelah
Juni 2012
akan
selanjutnya/
Deposit
rate three
plus 5%
annum
10% perhighest
annuminterest
for the first
(3) per
years
For
w ithdraw althe
after
June 30,
w illTime
be
Subsequently,
interest
rate2012,
w ill beinterest
BCA 1rate
month
determined
later interest rate plus 5% per annum
Deposit highest
10%per
tahunaluntuk
sebelum
30 Juni
For w ithdraw
afterpenarikan
June 30, 2012,
interest
rate2012
w ill be
Penarikan
determinedsetelah
later 30 Juni 2012 akan ditentukan selanjutnya/
10%per annum
for wpenarikan
ithdraw al sebelum
before June
30, 2012
tahun untuk
30 Juni
For
w ithdraw
al after
30, 2012,
rateselanjutnya/
w ill be
Penarikan
setelah
30 June
Juni 2012
akan interest
ditentukan
determined
laterfor w ithdraw al before June 30, 2012
10%per annum
For w ithdraw al after June 30, 2012, interest rate w ill be
determined later
- 42 - 42 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
yang telah digunakan
sampaiJumlah
31 Desember
fasilitas 2012/
Total
facilities
yang
telah
digunakan
used
as of 2012/
sampai 31
Desember
December
31, 2012
Total facilities
Rp'000
used
as of
December 31, 2012
Rp'000
38.219.160
38.219.160
21.998.198
21.998.198
312.539.600
312.539.600
306.101.250
306.101.250
6.531.900
6.531.900
25.000.000
25.000.000
373.083.750
373.083.750
6.386.963
6.386.963
181
182
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
KI 11
KI 11
KI 12
KI 12
Jumlah
fasilitas/
Facilities
Jumlah
amount
fasilitas/
Rp'000
Facilities
amount
8.680.000
Rp'000
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
Jumlah fasilitas
Jatuh tempo/
Maturity date
Jatuh tempo/
Maturity date
5 tahun sejak masing-masing
penarikan/
5 years
after w
ithdraw al
tahun sejak
masing-masing
penarikan/
5 years after w ithdraw al
Tingkat bunga/
Interest rates
Tingkat bunga/
Interest rates
10% per tahun berlaku tetap selama 3 (tiga) tahun
Selanjutnya berdasarkan suku bunga deposito berjangka BCA
1
bulan
ditambah
5%selama
per tahun
8.680.000
10%
pertertinggi
tahun berlaku
tetap
3 (tiga) tahun
Penarikan
setelah
30 Juni suku
2012bunga
akan ditentukan
selanjutnya/
Selanjutnya
berdasarkan
deposito berjangka
BCA
10%
pertertinggi
annum for
the first
(3) years
1 bulan
ditambah
5%three
per tahun
Subsequently,
the 30
interest
rate w
ill beditentukan
BCA 1 month
Time
Penarikan setelah
Juni 2012
akan
selanjutnya/
Deposit
rate three
plus 5%
annum
10% perhighest
annuminterest
for the first
(3) per
years
For
w ithdraw althe
after
June 30,
w illTime
be
Subsequently,
interest
rate2012,
w ill beinterest
BCA 1rate
month
determined
later interest rate plus 5% per annum
Deposit highest
20.000.000
5 tahun sejak masing-masing 10%
tahunalberlaku
tetap
(tiga) tahun
For wper
ithdraw
after June
30,selama
2012, 3interest
rate w ill be
penarikan/
Selanjutnya
berdasarkan suku bunga deposito berjangka BCA
determined later
5 years
after w
ithdraw al
1
bulan
ditambah
5%selama
per tahun
20.000.000
tahun sejak
masing-masing
10%
pertertinggi
tahun berlaku
tetap
3 (tiga) tahun
Penarikan
setelah
30 Juni suku
2012bunga
akan ditentukan
selanjutnya/
penarikan/
Selanjutnya
berdasarkan
deposito berjangka
BCA
10%
pertertinggi
annum for
the first
(3) years
5 years after w ithdraw al
1 bulan
ditambah
5%three
per tahun
Subsequently,
the 30
interest
rate w
ill beditentukan
BCA 1 month
Time
Penarikan setelah
Juni 2012
akan
selanjutnya/
Deposit
rate three
plus 5%
annum
10% perhighest
annuminterest
for the first
(3) per
years
For
w ithdraw althe
after
June 30,
w illTime
be
Subsequently,
interest
rate2012,
w ill beinterest
BCA 1rate
month
determined
later interest rate plus 5% per annum
Deposit highest
For w ithdraw al after June 30, 2012, interest rate w ill be
determined
pembayaran dalam setiap periode
untuk later
Total payments in each period
yang telah digunakan
sampaiJumlah
31 Desember
fasilitas 2012/
Total
facilities
yang
telah
digunakan
used
as of 2012/
sampai 31
Desember
December
31, 2012
Total facilities
Rp'000
used
as of
December 31, 2012
Rp'000
-
-
Jumlah
masing-masing fasilitas adalah sebagai berikut:
Jumlah pembayaran dalam setiap periode untuk
masing-masing fasilitas adalah sebagai berikut:2012
Rp'000
2012
KI 2
1.742.503
Rp'000
KI 3
16.379.639
KI 2
1.742.503
KI 4
5.999.509
KI 3
16.379.639
KI 5
64.663.366
KI 4
5.999.509
KI 6
60.257.520
KI 5
64.663.366
KI 7
2.496.070
KI 6
60.257.520
KI 8
5.157.895
KI 7
2.496.070
KI 9
12.633.751
KI 8
5.157.895
KI 10
166.014
KI 9
12.633.751
KI 10
166.014
Jumlah
169.496.267
for each facility
are as
follows:
Total payments in each period for each facility are as
follows:
2011
Rp'000
2011
9.583.767
KI 2
Rp'000
15.014.670
KI 3
9.583.767
KI 2
5.499.549
KI 4
15.014.670
KI 3
62.116.283
KI 5
5.499.549
KI 4
11.281.422
KI 6
62.116.283
KI 5
284.625
KI 7
11.281.422
KI 6
1.359.649
KI 8
284.625
KI 7
KI 9
1.359.649
KI 8
KI 10
KI 9
KI 10
105.139.965
Total
Jumlah
169.496.267
Fasilitas ini dijamin dengan Hak Guna Bangunan
No. 603/Maphar dan No. 00646/Maphar dan 7.904
Fasilitas
ini dijamin dengan Hak Guna Bangunan
unit kendaraan.
No. 603/Maphar dan No. 00646/Maphar dan 7.904
unit
kendaraan.
Perjanjian
pinjaman juga mencakup persyaratan
tertentu antara lain: membatasi hak Grup untuk
Perjanjian anggaran
pinjaman dasar
juga dan
mencakup
mengubah
susunan persyaratan
direksi dan
tertentu
lain: utang
membatasi
hak Grup
untuk
komisaris,antara
menambah
selain utang
yang sudah
mengubah
anggaranpembayaran
dasar dan susunan
dan
ada,
melakukan
dividendireksi
kepada
komisaris,
utang selain
yang sudah
pemegang menambah
saham melebihi
25% utang
dari laba
bersih
ada,
melakukan
dividen
konsolidasian,
dan pembayaran
mengharuskan
Grup kepada
untuk
pemegang saham rasio
melebihi
25% dari
laba bersih
mempertahankan
keuangan
tertentu
yang
konsolidasian,
dan mengharuskan
untuk
dihitung
berdasarkan
laporan Grup
keuangan
mempertahankan rasio keuangan tertentu yang
konsolidasian:
dihitung
berdasarkan
laporan
keuangan
konsolidasian:
ï‚· Rasio EBITDA terhadap beban bunga ditambah
kewajiban pembayaran angsuran minimal 1 kali.
ï‚· Rasio EBITDA terhadap beban bunga ditambah
kewajiban pembayaran angsuran minimal 1 kali.
ï‚· Rasio EBITDA terhadap beban bunga minimal
3 kali.
ï‚· Rasio EBITDA terhadap beban bunga minimal
3 kali.
105.139.965
Total
The facility is secured with land rights
No. 603/Maphar and No. 00646/Maphar and 7,904
The offacility
units
vehicles.is secured with land rights
No. 603/Maphar and No. 00646/Maphar and 7,904
units
of vehicles.
The loan
agreements relating to the above facilities
contain certain covenants which among others
The loanthe
agreements
relating
to the
above
facilities
restrict
Group to
amend
their
articles
of
contain certain
covenants
which of
among
others
association,
change
the composition
the board
of
restrict the Group
amend their
of
commissioners
and todirectors,
incur articles
additional
association,
composition
of the board of
indebtness, change
and paythe
dividends
to shareholders
in
commissioners
directors, incur
additional
excess of 25% ofand
the consolidated
net income.
The
indebtness, and
dividends
to shareholders
in
agreements
also pay
require
the Group
to maintain
excess
25% of ratios
the consolidated
income.
certain of
financial
computed net
based
on The
the
agreements also
require
the Group
to maintain
consolidated
financial
statements
as follows:
certain financial ratios computed based on the
consolidated
statements
as follows:
ï‚·
The ratiofinancial
of Earnings
Before
Interest, Tax,
Depreciation and Amortization (EBITDA) to term
ï‚·
The
of Earnings
Before the
Interest,
loan ratio
Installments
due during
year Tax,
plus
Depreciation
and Amortization
to term
Interest
expense)
to be at least (EBITDA)
1.
loan
Installments
during expense
the year
plus
ï‚·
The ratio
of EBITDAdue
to interest
to be
at
Interest
expense)
to
be
at
least
1.
least 3.
ï‚·
The ratio of EBITDA to interest expense to be at
least 3.
- 43 - 43 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
ï‚· Rasio total liabilitas terhadap total modal
(pinjaman pemegang saham diperhitungkan
Rasio total
total modal
liabilitasdanterhadap
total modal
dalam
tidak diperhitungkan
(pinjaman
pemegang
saham
diperhitungkan
sebagai liabilitas) maksimal 5,5 kali. Apabila rasio
dalamliabilitas
total terhadap
modal dan
tidak diperhitungkan
total
total modal
Perusahaan di
sebagai
maksimal
5,5 kali.Corpora
Apabila harus
rasio
atas 5,5liabilitas)
kali maka
PT Rajawali
total liabilitas terhadap
modalatau
Perusahaan
di
memberikan
tambahantotal
modal
pinjaman
atas
5,5 kali
maka PT Rajawali Corpora harus
pemegang
saham.
memberikan tambahan modal atau pinjaman
pemegang saham.
Berdasarkan
perjanjian tersebut, pembatasan
pembagian dividen tidak berlaku apabila Perusahaan
Berdasarkan
perjanjian
pembatasan
melakukan
Penawaran
Umumtersebut,
Perdana Saham.
pembagian dividen tidak berlaku apabila Perusahaan
melakukan
Penawaran
Umum
Saham.
surat dari
BCAPerdana
No.30465/GBK/2011
Berdasarkan
tanggal 5 Oktober 2011, BCA telah menyetujui
surat dari
No.30465/GBK/2011
Berdasarkan
perubahan anggaran
dasarBCA
Perseroan
dengan rincian
tanggal berikut:
5 Oktober 2011, BCA telah menyetujui
sebagai
perubahan anggaran dasar Perseroan dengan rincian
sebagai
berikut:utang kepada pemegang saham
(a)
konversi
(PT Rajawali Corpora) sebesar Rp 5 miliar
(a) konversi
utangbiasa.
kepada pemegang saham
menjadi saham
(PT Rajawali Corpora) sebesar Rp 5 miliar
menjadi saham
biasa.
(b) penerbitan
saham
bonus sebesar 27.000 saham
bonus dengan perbandingan untuk setiap empat
(b) pemegang
penerbitan saham
sebesar
27.000 saham
saham bonus
lama akan
memperoleh
satu
bonus
saham dengan
bonus perbandingan untuk setiap empat
pemegang saham lama akan memperoleh satu
bonus jumlah lembar saham dengan
(c) saham
peningkatan
pemecahan saham sebesar 1 : 10.000 sehingga
(c) jumlah
peningkatan
lembar
saham1.350
dengan
sahamjumlah
meningkat
menjadi
juta
pemecahan
saham sebesar 1 : 10.000 sehingga
saham
jumlah saham meningkat menjadi 1.350 juta
saham
(d) peningkatan
modal dasar menjadi 5.400 juta
saham
(d) peningkatan modal dasar menjadi 5.400 juta
saham surat dari BCA No.40201/GBK/2012,
Berdasarkan
tanggal 1 Agustus 2012, BCA telah menyetujui
Berdasarkan
surat dari
BCA No.40201/GBK/2012,
permohonan tentang
persetujuan
proses Penawaran
tanggal 1Perusahaan
Agustus 2012,
telah menyetujui
Umum
danBCAperubahan
syarat
permohonan
proses
Penawaran
kepemilikan tentang
minimal persetujuan
PT Rajawali
Corpora
pada
Umum
Perusahaan
perubahan
syarat
Perusahaan
menjadi lebihdan
besar dari
50%.
kepemilikan minimal PT Rajawali Corpora pada
Perusahaan menjadi
lebihBCA
besar
dari40224/GBK/2012,
50%.
Berdasarkan
surat dari
No.
tanggal 1 Agustus 2012, BCA telah menyetujui
Berdasarkan
surat dari anggaran
BCA No. dasar
40224/GBK/2012,
permohonan perubahan
Perusahaan
tanggal 1 perubahan
Agustus 2012,
BCA pemegang
telah menyetujui
mengenai
susunan
saham
permohonan
perubahan
anggaran
dasardireksi
Perusahaan
minoritas dan
perubahan
susunan
serta
mengenai
komisaris. perubahan susunan pemegang saham
minoritas dan perubahan susunan direksi serta
komisaris.
Berdasarkan
surat dari BCA No. 40225/GBK/2012,
tanggal 1 Agustus 2012, BCA telah menyetujui
Berdasarkan
surat dari seluruh
BCA No.saham
40225/GBK/2012,
permohonan pembelian
PT Ekspres
tanggal
1
Agustus
2012,
BCA
telah Transportasi
menyetujui
Mulia Kencana (EMK) dari PT Express
permohonan
pembelian seluruh saham PT Ekspres
Antar
Benua (ETAB).
Mulia Kencana (EMK) dari PT Express Transportasi
Antar Benua
(ETAB).
Pada
tanggal
31 Desember 2012 dan 2011,
ï‚·
Perusahaan telah memenuhi semua persyaratan di
Pada
atas. tanggal 31 Desember 2012 dan 2011,
Perusahaan telah memenuhi semua persyaratan di
atas.
- 44 - 44 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
ï‚·
The ratio of total liabilities to total
capital
(shareholders' loans accounted for as part of the
The
ratio ofand
total
to total
capital
total capital
areliabilities
not counted
as part
of
(shareholders'
loans
accounted
for
as
part
liabilities) to be at a maximum of 5.5 times.of
If the
the
total of
capital
are not
counted
of
ratio
total and
liabilities
to total
capitalasis part
above
liabilities)
be at a maximum
times.
If the
5.5, PT toRajawali
Corporaof 5.5
must
provide
ratio of total
liabilities
to total capital
additional
capital
or shareholder
loans. is above
5.5, PT Rajawali Corpora must provide
additional capital or shareholder loans.
Based on the agreement, restriction for dividend
distribution shall not apply if the Company
Based on Initial
the agreement,
restriction
undergoes
Public Offering
(IPO). for dividend
distribution shall not apply if the Company
undergoes
(IPO).
No.30465/GBK/2011
dated
Based on Initial
the Public
letter Offering
October 5, 2011, BCA approved changes to the
dated
Based
on association
the letter ofNo.30465/GBK/2011
articles of
the Company, with details
October
5, 2011,
as
described
below:BCA approved changes to the
articles of association of the Company, with details
as described
below:
(a)
Conversion
of the Company’s payables to a
shareholder (PT Rajawali Corpora) of
(a) Rp
Conversion
the Company’s
payables to a
5 billion toofcapital
stock.
shareholder (PT Rajawali Corpora) of
5 billion to
stock.
(b) Rp
Distribution
of capital
stock dividends
of 27,000 bonus
shares with a ratio of one bonus share per
(b) each
Distribution
of stock
dividends of 27,000 bonus
four existing
shares.
shares with a ratio of one bonus share per
each four existing shares.
(c) Increase in the number of shares with a stock
split of 1 : 10,000, hence the total number of
(c) Increase
in shares
the number
of shares
with amillion
stock
subscribed
increased
to 1,350
split
of
1
:
10,000,
hence
the
total
number
of
shares.
subscribed shares increased to 1,350 million
(d) shares.
Increase in the authorized capital shares to
5,400 million shares.
(d) Increase in the authorized capital shares to
million
shares.letter No.40201/GBK/2012
Based5,400
on the
approval
BCA dated August 1, 2012, BCA approved the
Based
on the
approval
letter
No.40201/GBK/2012
application
for Initial
Public
Offering
of the Company
BCA changed
dated August
1, 2012, BCA
and
the requirement
of approved
ownership the
of
application
Initial Public
of at
thea Company
PT Rajawalifor
Corpora
in the Offering
Company
minimum
and
changed
the requirement of ownership of
of greater
than 50%.
PT Rajawali Corpora in the Company at a minimum
of greateron
than the
50%. approval letter No. BCA.
Based
40224/GBK/2012 dated August 1, 2012, BCA
Based
the approval
letter in No.
BCA.
approved on
the application
for changes
the articles
40224/GBK/2012
August
1, 2012,
BCA
of
association of thedated
Company
regarding
the change
approved
the application
for changes
in the articles
in the composition
of minority
shareholders
and
of
association
of the
Companyand
regarding
the change
changes
in board
of Directors
Commissioners.
in the composition of minority shareholders and
changes
Commissioners.
Based in
onboard
theof Directors
approvalandletter
No. BCA.
40225/GBK/2012 dated August 1, 2012, BCA
Based
the approval
letter of all
No.shares
BCA.
approved on
the application
for purchase
of
40225/GBK/2012
dated
August
1,
2012,
BCA
PT Ekspres Mulia Kencana (EMK) from PT Express
approved theAntar
application
purchase
of all shares of
.
Transportasi
Benuafor
(ETAB)
PT Ekspres Mulia Kencana (EMK) from PT Express
. the Company
Transportasi
Antar
(ETAB)
As of December
31,Benua
2012 and
2011,
ï‚·
was in compliance with all requirements above.
As of December 31, 2012 and 2011, the Company
was in compliance with all requirements above.
183
184
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
PT Bank Harda Internasional
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
PT Bank Harda Internasional
Berdasarkan
Perjanjian
Kredit tanggal 26 Oktober
PT Bank Harda
Internasional
2009, Perusahaan menerima fasilitas Pinjaman
Berdasarkan
Perjanjian
26 Oktober
Aksep
Menurun
dari PTKredit
Bank tanggal
Harda Intemasional
2009, Perusahaan
menerima
fasilitas
Pinjaman
sebesar
Rp 15.000.000
ribu untuk
jangka
waktu
Aksep
Menurun
PT Bank
Harda
Intemasional
66
bulan.
Fasilitasdari
ini dijamin
dengan
kendaraan
taksi
sebesar
Rp 15.000.000
untuk Perdana
jangka waktu
atas nama
PT Mutiararibu
Express
dan
66
bulan. Fasilitas
ini dijamin
dengan
kendaraan
taksi
corporate
guarantee
PT Mutiara
Express
Perdana.
atas nama
Mutiara
Express
Perdana
Tingkat
bungaPT
pinjaman
sebesar
15% per
tahun. dan
corporate guarantee PT Mutiara Express Perdana.
Tingkat bunga pinjaman sebesar 15% per tahun.
Berdasarkan Perjanjian Kredit tanggal 7 Juni 2010,
Perusahaan menerima fasilitas kredit dari PT Bank
Berdasarkan
Perjanjiandengan
Kredit tanggal
2010,
Harda
Internasional
jumlah7 Juni
maksimum
Perusahaan
fasilitassuku
kredit
dari 6,5%
PT Bank
Rp
176.640 menerima
ribu dan tingkat
bunga
per
Harda
Internasional
tahun. Jangka
waktu dengan
perjanjianjumlah
kredit maksimum
ini adalah
Rp bulan.
176.640 ribu dan tingkat suku bunga 6,5% per
36
tahun. Jangka waktu perjanjian kredit ini adalah
Berdasarkan
perjanjian kredit tanggal 23 Desember
36
bulan.
2010, EMP menerima Fasilitas Kredit Investasi
Berdasarkan
perjanjian dengan
kredit tanggal
Desember
Kendaraan Bermotor
jumlah23 maksimum
2010,
EMPribu
menerima
Fasilitas1 unit
Kredit
Investasi
Rp
360.000
untuk pembelian
mobil
Toyota
Kendaraan
dengan
jumlah
Alphard
3.0LBermotor
2WD untuk
jangka
waktu maksimum
36 bulan
Rp 360.000
ribubunga
untuk pinjaman
pembelianefektif
1 unit sebesar
mobil Toyota
dengan
tingkat
12%
Alphard
per tahun.3.0L 2WD untuk jangka waktu 36 bulan
dengan tingkat bunga pinjaman efektif sebesar 12%
per tahun.
Berdasarkan
perjanjian kredit tanggal 23 Desember
2010, EMP menerima Fasilitas Kredit Investasi
Berdasarkan Bermotor
perjanjian dengan
kredit tanggal
Desember
Kendaraan
jumlah23 maksimum
2010,
EMP ribu
menerima
Fasilitas 2Kredit
Investasi
Rp 1.838.000
untuk pembelian
unit mobil
BMW
Kendaraan
Bermotor
dengan
jumlah
maksimum
X.5.3.05i 3000cc untuk jangka waktu 36 bulan
Rp 1.838.000
untuk
pembelian
2 unit
mobil11,5%
BMW
dengan
tingkatribu
bunga
pinjaman
efektif
sebesar
X.5.3.05i
per tahun. 3000cc untuk jangka waktu 36 bulan
dengan tingkat bunga pinjaman efektif sebesar 11,5%
per tahun.
Berdasarkan
Perjanjian Kredit tanggal 31 Januari
2011, Perusahaan menerima Fasilitas Pinjaman
Berdasarkan
Perjanjian
31 Januari
Kredit
Investasi
dari PT Kredit
Bank tanggal
Harda Internasional
2011,
menerima
Fasilitas tiga
Pinjaman
sebesarPerusahaan
Rp 403.000 ribu
untuk pembelian
(3) unit
Kredit Investasi
dari
PT agunan
Bank Harda
Internasional
kendaraan
dengan
tanpa
dan tingkat
bunga
sebesar
403.00011,5%
ribu untuk
tiga (3)
unit
pinjamanRp
sebesar
per pembelian
tahun. Jangka
waktu
kendaraankredit
dengan
tanpa agunan
perjanjian
ini adalah
36 bulan.dan tingkat bunga
pinjaman sebesar 11,5% per tahun. Jangka waktu
perjanjian
kredit
ini adalahKredit
36 bulan.
Berdasarkan
Perjanjian
tanggal 31 Januari
2011, Perusahaan menerima Fasilitas Kredit Dengan
Berdasarkan
Kredit Internasional
tanggal 31 dengan
Januari
Angsuran dariPerjanjian
PT Bank Harda
2011, Perusahaan
menerima
Fasilitas
Kredit Dengan
jumlah
pokok tidak
melebihi
Rp 2.000.000
ribu
Angsuran
dari PTbunga
Bank Harda
dengan tingkat
11,5% Internasional
per tahun. dengan
Jangka
jumlah
pokok Kredit
tidak melebihi
2.000.000
waktu Fasilitas
adalah 60Rp
bulan.
Fasilitasribu
ini
dengan tingkat
bunga Hak
11,5% Guna
per tahun.
Jangka
dijamin
dengan
Bangunan
waktu
Fasilitas Kredit
adalah 60 bulan. Fasilitas ini
No. 1904/Kebon
Kelapa.
dijamin
dengan
Hak
Guna
Bangunan
No. 1904/Kebon Kelapa.
Based
onHarda
the Credit
Agreement dated October 26,
PT Bank
Internasional
2009, the Company received a Pinjaman Aksep
Based
on (Drawdown
the Credit Agreement
dated
October
26,
Loan Facility)
from
PT Bank
Menurun
2009,
received atoPinjaman
he Company amounting
Aksep
Harda tInternasional
Rp 15,000,000
Bank
Menurun
thousand (Drawdown
for a period Loan
of 66 Facility)
months. from
This PT
facility
is
Harda Internasional
amounting
to Rp
secured
by taxi vehicles
in the name
of 15,000,000
PT Mutiara
thousand
for a period
of 66 party,
months.
facility is
its corporate
Express Perdana,
a related
andThis
secured
by
taxi
vehicles
in
the
name
of
PT
Mutiara
guarantee. The interest rate of this facility is 15%
per
its
corporate
Express
Perdana,
a
related
party,
and
annum.
guarantee. The interest rate of this facility is 15% per
annum.on the Credit Agreement dated June 7, 2010,
Based
Perusahaan received a credit facility from PT Bank
Based
the Credit Agreement
dated Junecredit
7, 2010,
Harda onInternasional
with maximum
of
Perusahaan
received
a
credit
facility
from
PT
Rp 176,640 thousand for a period of 36 monthsBank
and
Harda
Internasional
withannum.
maximum credit of
an
interest
rate of 6.5% per
Rp 176,640 thousand for a period of 36 months and
an interest rate of 6.5% per annum.
Based on the Credit Agreement dated December 23,
2010, EMP received an investment credit facility with
Based
on the
CreditofAgreement
dated December
maximum
credit
Rp 360,000
thousand 23,
for
2010, EMP received
an investment
facilityfor
with
purchasing
1 unit Toyota
Alphard credit
3.0L 2WD
a
maximum
Rpan 360,000
thousand
period of 36credit
monthsofand
effective interest
rate for
of
purchasing
1 unit Toyota Alphard 3.0L 2WD for a
12%
per annum.
period of 36 months and an effective interest rate of
12% per annum.
Based on the Credit Agreement dated December 23,
2010, EMP received an investment credit facility with
Based on the
Credit
dated December
maximum
credit
ofAgreement
Rp 1,838,000
thousand 23,
for
2010,
EMP 2received
an X.5.3.05i
investment
credit for
facility
with
purchasing
unit BMW
3000cc
a period
maximum
credit
of effective
Rp 1,838,000
for
of 36 months
and an
interest thousand
rate of 11.5%
purchasing
per
annum. 2 unit BMW X.5.3.05i 3000cc for a period
of 36 months and an effective interest rate of 11.5%
per annum.
Based on the Credit Agreement dated January 31,
2011, the Company received an investment credit
Based from
on the
Agreement
dated January
31,
facility
PTCredit
Bank Harda
Internasional
amounting
2011,
the Company
received
investment
to Rp 403,000
thousand
for theanpurchase
of 3 credit
units
facility
from PT
Harda Internasional
amounting
of
vehicles
withBank
no guarantee
and interest
rate of
to
Rp 403,000
thousand
for the
3 units
11.5%
per annum.
The period
of purchase
this creditoffacility
is
of vehicles
36
months. with no guarantee and interest rate of
11.5% per annum. The period of this credit facility is
36
months.
Based
on the Credit Agreement dated January 31,
2011, the Company received a credit facility from
Based
on the
Credit Internasional
Agreement dated
31,
PT Bank
Harda
withJanuary
maximum
2011,
theamount
Company
a credit
facility from
principal
of received
Rp 2,000,000
thousand
and
PT
Bank
Harda
withperiod
maximum
interest
rate of
11.5%Internasional
per annum. The
of this
principal
amount
of
Rp
2,000,000
thousand
and
credit facility is 60 months. This facility is secured
interest
rate of No.
11.5%
per annum.
The period of this
with
landrights
1904/Kebon
Kelapa.
credit facility is 60 months. This facility is secured
with landrights No. 1904/Kebon Kelapa.
- 45 - 45 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
Berdasarkan Perjanjian Kredit tanggal 14 Pebruari
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
Based on the Credit Agreement dated February
14,
2012, the Company received a credit facility with
Based
on the
Credit Agreement
dated
14,
maximum
principal
amount of
RpFebruary
9,700,000
2012, the Company
a credit
with
thousand,
exclusive received
of interest,
fees facility
and other
maximum
principal
amount amount
of Rpof which
9,700,000
expenses. The
entire principal
was
thousand,
exclusive
of
interest,
fees
and
withdrawn on February 15, 2012 and Marchother
15,
expenses.
The entire
amountthousand
of which was
2012,
amounting
to principal
Rp 5,400,000
and
withdrawn
on February
2012 and March
Rp 4,300,000
thousand,15,respectively,
for 15,
the
2012, amounting
Rp 5,400,000
thousand
purchase
of DigitaltoDispatch
System (DSD)
withand
an
Rp
4,300,000
thousand,
respectively,
for will
the
interest
rate of 12%
per annum.
The credit facility
purchase
of Digital
Dispatch
System (DSD) with an
become due
on March
15, 2014.
interest rate of 12% per annum. The credit facility will
become
March
15, 2014.dated November 22,
Based ondue
theon
Credit
Agreement
2012, EMP received a credit facility with maximum
Based
on the
Credit Agreement
dated November
22,
principal
amount
of Rp 1,100,000
thousand,
2012, EMP
a credit
with maximum
exclusive
of received
interest, fees
andfacility
other expenses.
The
principal
amount
of of
Rpwhich
1,100,000
thousand,
entire principal
amount
was withdrawn
on
exclusive
of
interest,
fees
and
other
expenses.
The
December 2012 amounting to Rp 1,100,000
entire principal
of of
which
waswith
withdrawn
on
thousand
for theamount
purchase
vehicle
an interest
December
2012
Rp facility
1,100,000
rate of 11,5%
per amounting
annum. Theto credit
will
thousanddue
for on
theNovember
purchase 22,
of vehicle
become
2015. with an interest
rate of 11,5% per annum. The credit facility will
Based
approval
letter No.
of
becomeondue
on November
22,013/BHI/JL/VlIl/2012
2015.
PT Bank Harda Internasional (BHI) dated
Based
letter
No. 013/BHI/JL/VlIl/2012
of
August on
9, approval
2012, BHI
agreed
that restrictions on the
PT
Bank
Harda
Internasional
(BHI)
dated
distribution of dividends are no longer valid after the
August 9, undergoes
2012, BHI IPO.
agreed that restrictions on the
Company
distribution of dividends are no longer valid after the
Company undergoes IPO.
The Company and EMP have utilized all of loan
facility as of December 31, 2012.
The Company and EMP have utilized all of loan
facility
as of December
2012.
Total payments
for the 31,
above
fasilitas in each period
are as follow:
Total payments for the above fasilitas in each period
are
as follow:
2011
Rp'000
2011
Rp'000
4.061.490
PT Bank Harda Internasional
2012, Perusahaan menerima Fasilitas Kredit dengan
Berdasarkan
Perjanjian
Kredit
tanggal 14ribu
Pebruari
jumlah maksimum
sebesar
Rp 9.700.000
dalam
2012, Perusahaan
menerima
Fasilitastidak
Kredittermasuk
dengan
bentuk
pinjaman dengan
angsuran
jumlah
Rp 9.700.000
dalam
bunga, maksimum
provisi, dansebesar
biaya lainnya
sebagairibu
pinjaman
bentuk
pinjaman
dengan
angsuran
tidak
termasuk
pokok yang ditarik secara bertahap yaitu pada
bunga, provisi,
dan 2012
biaya sebesar
lainnya Rp
sebagai
pinjaman
tanggal
15 Pebruari
5.400.000
ribu
pokok
yang 15
ditarik
bertahapRpyaitu
pada
dan tanggal
Maretsecara
2012 sebesar
4.300.000
tanggal
15 pembelian
Pebruari 2012
sebesar
5.400.000
ribu
ribu
untuk
2.818
DigitalRp
Dispatch
System
dan
tanggal
Maretbunga
2012 12%
sebesar
Rp 4.300.000
(DDS)
dengan15tingkat
per tahun.
Jangka
ribu
pembelian
2.818 Digital
Dispatch
waktuuntuk
Fasilitas
Kredit adalah
15 Maret
2014. System
(DDS) dengan tingkat bunga 12% per tahun. Jangka
waktu
FasilitasPerjanjian
Kredit adalah
15tanggal
Maret 2014.
Berdasarkan
Kredit
22 Nopember
2012, EMP menerima Fasilitas Kredit dengan jumlah
Berdasarkan
Perjanjian
Kredit tanggal
Nopember
maksimum sebesar
Rp 1.100.000
ribu 22
dalam
bentuk
2012, EMPdengan
menerima
Fasilitas
Kredit
dengan bunga,
jumlah
pinjaman
angsuran
tidak
termasuk
maksimum
Rp 1.100.000
dalam bentuk
provisi, dansebesar
biaya lainnya
sebagairibu
pinjaman
pokok
pinjaman
dengankendaraan
angsuran yang
tidak ditarik
termasuk
untuk pembelian
padabunga,
bulan
provisi, dan2012
biaya
lainnyaRpsebagai
pinjaman
pokok
Desember
sebesar
1.100.000
ribu dengan
untuk
kendaraan
ditarik
pada waktu
bulan
tingkatpembelian
bunga 11.5%
per yang
tahun.
Jangka
Desember
2012adalah
sebesar
Rp 1.100.000
Fasilitas
Kredit
22 November
2015.ribu dengan
tingkat bunga 11.5% per tahun. Jangka waktu
Berdasarkan
Bank Harda
Fasilitas
Kreditsurat
adalahpersetujuan
22 NovemberPT
2015.
Internasional (BHI) No. 013/BHI/JL/VlIl/2012 tanggal
Berdasarkan
surat BHI
persetujuan
PT Bank bahwa
Harda
9 Agustus 2012
telah menyetujui
Internasional
(BHI)
No.
013/BHI/JL/VlIl/2012
tanggal
pembatasan pembagian dividen dinyatakan tidak
9 Agustuslagi2012
BHI telah
menyetujui
bahwa
berlaku
setelah
Perusahaan
melakukan
pembatasan
pembagian
Penawaran Umum
Perdanadividen
Saham. dinyatakan tidak
berlaku lagi setelah Perusahaan melakukan
Perusahaan
dan EMP
telah Saham.
memakai semua fasilitas
Penawaran Umum
Perdana
pinjaman sampai dengan 31 Desember 2012.
Perusahaan dan EMP telah memakai semua fasilitas
pinjamanpembayaran
sampai dengan
31 Desember
2012. untuk
Jumlah
dalam
setiap periode
fasilitas di atas adalah sebagai berikut:
Jumlah pembayaran dalam setiap periode untuk
fasilitas di atas adalah sebagai berikut:
2012
Rp'000
2012
Rp'000
PT Bank Harda Internasional
7.691.273
PTBank
BankMega
HardaTbk
Internasional
PT
7.691.273
4.061.490
PTTbk
Bank Harda Internasional
PT Bank Mega
PT Bank
Mega
Tbkand April 20, 2011, the
PT Bank
Mega
Pada
bulan
30 Tbk
April 2010 dan 20 April 2011, seluruh
On
April 30,
2010
Fasilitas Term Loan dari PT Bank Mega Tbk diambil
loan facilities from PT Bank Mega
Pada
bulan
April
2010 Asia
dan Tbk.
20 April 2011, seluruh
On April 30,
andCentral
April 20,
2011,
alih
oleh
PT 30
Bank
Central
assumed
by 2010
PT Bank
Asia
Tbk.the
Fasilitas Term Loan dari PT Bank Mega Tbk diambil
loan facilities from PT Bank Mega
alih oleh PT Bank Central Asia Tbk.
assumed by PT Bank Central Asia Tbk.
31 Desember/
December 31
31 Desember/
2011
December 31
Rp'000
2011
Rp'000
TL 1
576.610
TL 2
4.829.110
TL 1
576.610
TL 3
6.692.797
TL 2
4.829.110
TL 4
32.125.422
TL 3
6.692.797
TL 6
6.959.483
TL 4
32.125.422
TL 7
20.738.731
TL 6
6.959.483
TL 9
3.447.477
TL 7
20.738.731
TL10
410.766
TL 9
3.447.477
TL 11
3.142.241
TL10
410.766
TL 12
2.955.103
TL 11
3.142.241
TL 12
2.955.103
Jumlah
81.877.740
Jumlah
81.877.740
- 46 - 46 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
entire term
Tbk were
entire term
Tbk were
185
186
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
20.
KEWAJIBAN KEPADA LEMBAGA KEUANGAN
NON BANK
20. KEWAJIBAN KEPADA LEMBAGA KEUANGAN
NON BANK
31 Desember/
December 31,
31 Desember/
2012
December 31,
Rp'000
2012
Rp'000
PT Adira Dinamika Multifinance
4.949.369
SGF Finance
397.429
PT Adira Dinamika Multifinance
4.949.369
PT Astra Sedaya Finance
38.738
SGF Finance
397.429
PT Astra Sedaya Finance
38.738
Jumlah
5.385.536
Bagian yang jatuh tempo
Jumlah
5.385.536
dalam waktu satu tahun
2.714.582
Bagian yang jatuh tempo
Pinjaman Lembaga Keuangan Nondalam waktu satu tahun
2.714.582
Bank Jangka Panjang - Bersih
2.670.954
Pinjaman Lembaga Keuangan NonBank Jangka Panjang - Bersih
2.670.954
Seluruh fasilitas pinjaman lembaga keuangan non
bank ditujukan untuk pembelian armada.
Seluruh fasilitas pinjaman lembaga keuangan non
bank
ditujukan
untuk
pembelian armada.
PT
Adira
Dinamika
Multifinance
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
20. OBLIGATIONS TO NON BANK FINANCIAL
INSTITUTIONS
20. OBLIGATIONS
INSTITUTIONS
31 Desember/
December 31,
31 Desember/
2011
December 31,
Rp'000
2011
Rp'000
6.921.252
1.126.498
6.921.252
1.831.793
1.126.498
1.831.793
9.879.543
TO
NON
BANK
FINANCIAL
PT Adira Dinamika Multifinance
SGF Finance
PT Adira Dinamika Multifinance
PT Astra Sedaya Finance
SGF Finance
PT Astra Sedaya Finance
Total
9.879.543
4.495.480
Total
Current portion
Obligations to non bank financial
4.495.480
Current portion
5.384.063
institutions - net
Obligations to non bank financial
5.384.063
institutions - net
The entire loan facilities from non bank financial
institutions were utilized for the acquisition of fleets.
The entire loan facilities from non bank financial
institutions
were utilized
for the acquisition of fleets.
PT Adira Dinamika
Multifinance
PT Adira Dinamika
Multifinance
Perusahaan
dan MEP
menerima fasilitas pembiayaan
dari PT Adira Dinamika Multifinance pada tahun 2010
Perusahaan
dan MEP
menerima
fasilitas antara
pembiayaan
dan
2009 dengan
tingkat
bunga berkisar
16%dari
Adira
Dinamika
pada
tahun pada
2010
19%PT
per
tahun
untuk Multifinance
fasilitas yang
diterima
dan
2009
tingkat bunga berkisar antara 16%tahun
yangdengan
bersangkutan.
19% per tahun untuk fasilitas yang diterima pada
tahun yang
bersangkutan.
Fasilitas
tersebut
dijamin dengan kendaraan yang
menjadi objek pembiayaan atau dengan Jaminan
Fasilitas untuk
tersebut
dijamin
dengan
kendaraan
yang
Fidusia
periode
antara
36 sampai
dengan
60
menjadi
objek 13).
pembiayaan atau dengan Jaminan
bulan (Catatan
Fidusia untuk periode antara 36 sampai dengan 60
bulan
(Catatan 13).
SGF Finance
PT Adira
Dinamika
The
Company
and Multifinance
MEP received financing facilities
from PT Adira Dinamika Multifinance in 2010 and
The
andrates
MEPranging
received
financing
facilities
2009Company
with interest
between
16%
- 19%
from PT Adira Dinamika Multifinance in 2010 and
perannum.
2009 with interest rates ranging between 16% - 19%
perannum.
The facility is secured by vehicles which are the
object of the financing or the Fiduciary Warranty with
The facility
is secured
vehicles
which
are13).
the
periods
ranging
between by
36 to
60 months
(Note
object of the financing or the Fiduciary Warranty with
periods ranging between 36 to 60 months (Note 13).
SGF Finance
SGF
EMP Finance
menerima fasilitas pembiayaan dari SGF
Finance pada tahun 2010 sebesar Rp 2.100.000 ribu
EMP
fasilitas
pembiayaan
dari waktu
SGF
denganmenerima
tingkat bunga
5,7% per
tahun. Jangka
Finance kredit
pada ini
tahun
2010
fasilitas
adalah
36sebesar
bulan. Rp 2.100.000 ribu
dengan tingkat bunga 5,7% per tahun. Jangka waktu
fasilitas kredit
ini adalah
36 bulan.
Fasilitas
tersebut
dijamin
dengan kendaraan yang
menjadi objek pembiayaan atau dengan Jaminan
Fasilitas
tersebut
dijamin antara
dengan35kendaraan
yang
Fidusia dan
untuk periode
sampai dengan
menjadi
objek pembiayaan
atau dengan Jaminan
60
bulan (Catatan
13).
Fidusia dan untuk periode antara 35 sampai dengan
60 bulan
13).
PT
Astra (Catatan
Sedaya Finance
SGF
EMP Finance
received
a
financing
facility
from
SGF Finance amounting to Rp 2,100,000 thousand,
EMP interest
received
a
financing
facility
from
with
rates 5.7%
perannum. The
periode
of
SGFcredit
Finance
amounting
to Rp 2,100,000 thousand,
the
facility
is 36 months.
with interest rates 5.7% perannum. The periode of
the credit
facility
36 months.
The
facilities
areissecured
by vehicles which are the
object of the financing or the Fiduciary Warranty with
The facilities
are 35
secured
by vehicles
periods
between
to 60 months
(Notewhich
13). are the
object of the financing or the Fiduciary Warranty with
periods between 35 to 60 months (Note 13).
PT Astra Sedaya Finance
PT Astra Sedaya
Finance fasililas pembiayaan dari
Perusahaan
menerima
PT Astra Sedaya Finance dengan tingkat bunga
Perusahaan
menerima
pembiayaan
dari
berkisar
antara
13%-18%fasililas
per tahun
untuk fasilitas
PT Astra
Sedaya
Finance
tingkat bunga
yang
diterima
pada tahun
yangdengan
bersangkutan.
berkisar antara 13%-18% per tahun untuk fasilitas
yang diterima
pada dijamin
tahun yang
bersangkutan.
Fasilitas
tersebut
dengan
kendaraan yang
menjadi objek pembiayaan atau dengan Jaminan
Fasilitas untuk
tersebut
dijamin
dengan
kendaraan
yang
Fidusia
periode
antara
24 sampai
dengan
36
menjadi
objek 13).
pembiayaan atau dengan Jaminan
bulan
(Catatan
Fidusia untuk periode antara 24 sampai dengan 36
bulan (Catatan 13).
PT Astra
Sedayareceived
Finance a financing facility from
The
Company
PT Astra Sedaya Finance, with interest rates ranging
The Company
received
a financing facility from
between
13% - 18%
perannum.
PT Astra Sedaya Finance, with interest rates ranging
between 13% - 18% perannum.
The facility is secured by vehicles which are the
object of the financing or the Fiduciary Warranty with
The facility
is secured
vehicles
which
are13).
the
periods
ranging
between by
24 to
36 months
(Note
object of the financing or the Fiduciary Warranty with
periods ranging between 24 to 36 months (Note 13).
- 47 - 47 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
21.
UANG JAMINAN PENGEMUDI
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
21. DRIVERS’ SECURITY DEPOSITS
21. UANG
PENGEMUDI
Akun JAMINAN
ini merupakan
uang jaminan dari para
pengemudi selama jangka waktu kerjasama operasi
Akun
merupakan
uang jaminan
para
denganini Grup
sehubungan
dengan dari
Perjanjian
pengemudi selama
jangka
waktujaminan
kerjasama
Kerjasama
Operasi.
Uang
ini operasi
akan
dengan Grup
dengan
Perjanjian
digunakan
untuk sehubungan
menutup segala
kerugian
Grup
Kerjasama
jaminanlaininikerugian
akan
Express
yangOperasi.
mungkin Uang
timbul, antara
digunakan
untuk menutup
Grup
akibat
pencemaran
terhadapsegala
nama kerugian
baik dan/atau
Express
yangdan/atau
mungkin Grup
timbul,Express,
antara lain
citra Grup
dankerugian
untuk
akibat pencemaran
terhadap
baikjika
dan/atau
mengurangi
pembayaran
harganama
jual taksi
terjadi
citrabeli
Grup
Grup
Express,
untuk
jual
taksi dan/atau
seperti yang
dimaksud
dalamdan
Perjanjian
mengurangi
pembayaran harga jual taksi jika terjadi
Kerjasama Operasi.
jual beli taksi seperti yang dimaksud dalam Perjanjian
Kerjasama Operasi.
22. MODAL SAHAM
21. DRIVERS’
SECURITY
DEPOSITS
This account
represents
the guarantee given by the
drivers for the duration of their partnership with the
This
account
represents
guarantee
given bywith
the
Group
under the
Expressthe
Group
in accordance
drivers
for the Kerjasama
duration of Operasi.
their partnership
with the
the
Perjanjian
The deposits
will
Group
under
the Express
Group
accordance
be
used
to cover
any losses
thatin may
arise to with
the
the Perjanjian
Operasi.
The
deposits
will
Group,
among Kerjasama
others, the losses
from
damage
to the
be used
to and/or
cover any
lossesofthat
arise
to the
good
name
reputation
the may
Group
and/or
Group,
lossesthe
frompayment
damage of
to the
Expressamong
Groupothers,
and tothereduce
good
of the
Group
and/or
sellingname
priceand/or
of thereputation
taxi vehicle
in case
there
will the
be
Express
Group and
reduce the
of the
an acquisition
as to
stipulated
in payment
the Perjanjian
selling priceOperasi.
of the taxi vehicle in case there will be
Kerjasama
an acquisition as stipulated in the Perjanjian
Kerjasama Operasi.
22. CAPITAL STOCK
22. MODAL
SAHAM
Pemegang
saham dan persentase kepemilikan
saham Perusahaan adalah sebagai berikut:
Pemegang saham dan persentase kepemilikan
saham Perusahaan adalah sebagai berikut:
Pemegang saham/
Name of Shareholders
Pemegang saham/
Name of Shareholders
PT Rajawali Corpora
Lain-lain/ others (masing-masing dibawah/
PT Rajawali Corpora
each below 5%)
Lain-lain/ others (masing-masing dibawah/
Jumlah/Total
each below 5%)
Jumlah/Total
22.
STOCK
The CAPITAL
shareholders
and the percentage of ownership of the
Company are as follow:
The shareholders and the percentage of ownership of the
Company
are as follow:
31 Desember/December
31, 2012
Persentase kepemilikan/ Lembar saham/
Jumlah /
31 Desember/December 31, 2012
Percentage of Ownership
Total shares
Total
Persentase kepemilikan/ Lembar saham/
Jumlah /
%
Rp'000
Percentage of Ownership
Total shares
Total
1.094.310.000
109.431.000
% 51,0025
Rp'000
51,0025
1.094.310.000
48,9975
1.051.290.000
100,0000
2.145.600.000
48,9975
1.051.290.000
100,0000
2.145.600.000
31 Desember/December
31, 2011
109.431.000
105.129.000
214.560.000
105.129.000
214.560.000
Persentase kepemilikan/ Lembar saham/
Jumlah /
31 Desember/December 31, 2011
Percentage of Ownership
Total shares
Total
Persentase kepemilikan/ Lembar saham/
Jumlah /
%
Rp'000
Pemegang saham
Percentage of Ownership
Total shares
Total
%
Rp'000
PT Rajawali Corpora
99,999
1.349.990.000
134.999.000
Peter Sondakh
0,001
10.000
1.000
PT Rajawali Corpora
99,999
1.349.990.000
134.999.000
Jumlah/Total
100,000
1.350.000.000
135.000.000
Peter Sondakh
0,001
10.000
1.000
Jumlah/Total
100,000
1.350.000.000
135.000.000
Berdasarkan akta No. 37 tanggal 14 Desember 2012
Based on notarial deed No. 37 of Fathiah Helmi,
dibuat dihadapan Fathiah Helmi, S.H., notaris di
S.H., notary in Jakarta, dated Desember 14, 2012,
Berdasarkan
akta pemegang
No. 37 tanggal
14 Desember
2012
Based
on notarial
deed No. 37
of Fathiah
Helmi,
Jakarta,
para
saham
Perusahaan
the Company's
shareholders
declared
the increase
dibuat dihadapan
Fathiah modal
Helmi, ditempatkan
S.H., notarisdan
di
S.H.,
notary
Jakarta,
dated
2012,
menyatakan
peningkatan
of
issued
andinpaid-up
capital
asDesember
realization 14,
of shares
Jakarta,
para pemegang
the
Company's
declared (IPO).
the increase
modal disetor
Perusahaan saham
sebagaiPerusahaan
realisasi
issuance
after shareholders
Initial Public Offering
Total
menyatakan peningkatan
modal
ditempatkan
dan
of issued
andthrough
paid-upIPO
capital
as realization
of shares
shares
pengeluaran
saham setelah
Penawaran
Umum.
shares
sold
is 795,600,000
new
modal
disetor yang
Perusahaan
sebagai
issuance
after Initial
Publicof Offering
Total
Jumlah saham
telah dijual
dalam realisasi
rangka
and
255,680,000
shares
selling (IPO).
shareholder,
pengeluaran
saham
setelah
Penawaran
Umum.
shares
sold through
is 795,600,000
newpaid-up
shares
PT
Rajawali
Corpora.IPO
Hence,
the issued and
Penawaran Umum
adalah
795.600.000
saham
baru
Jumlah
saham yang
telah
dalam Saham
rangka
and 255,680,000
sharesbased
of selling
capital
of the Company
on theshareholder,
Company’s
dan
255.680.000
saham
milikdijual
Pemegang
PT
Rajawali Corpora.
Hence,dated
the issued
and paid-up
Penawaran
adalahCorpora.
795.600.000
saham
baru
shareholders
registeration
on October
31,
Pendiri, yaituUmum
PT Rajawali
Dengan
demikian
capitalbecome
of the Company
basedshares
on thewith
Company’s
dan
milik dan
Pemegang
2012
2.145.600.000
nominal
modal255.680.000
yang telah saham
ditempatkan
disetor Saham
penuh
shareholders
registeration
on October was
31,
Pendiri,
yaitusesuai
PT Rajawali
Dengan demikian
value of Rp 100
per shares.dated
This amendment
Perusahaan
denganCorpora.
Daftar Pemegang
saham
2012
become
2.145.600.000
shares
with
nominal
modal
yang
telah
ditempatkan
dan
disetor
penuh
approved by the Minister of Law and Human Rights
Perseroan pada tanggal 31 Oktober 2012 menjadi
valuethe
of Rp
100 per ofshares.
This amendment
was
Perusahaan
sesuai dengan
Daftar
Pemegang
saham
of
Republic
Indonesia
in his letter
sejumlah 2.145.600.000
saham
dengan
nilai nominal
approved
by the Minister Tahun
of Law and2012
Human Rights
Perseroan
padalembar.
tanggal Akta
31 Oktober
2012inimenjadi
No. AH.01.10-45867
dated
Rp 100 per
perubahan
telah
of the Republic
of announcement
Indonesia in inhis
letter
sejumlah 2.145.600.000
saham
nominal
December
27, 2012. The
the State
mendapatkan
persetujuan
dari dengan
Menteri nilai
Hukum
dan
No.
AH.01.10-45867
Tahun is still
2012
dated
Rp
100 per
lembar.
AktaIndonesia
perubahan
ini Surat
telah
Gazette
of the Republic Indonesia
in process.
Hak Asasi
Manusia
Republik
dengan
December 27, 2012. The announcement in the State
mendapatkan
dari Menteri
dan
Keputusan No.persetujuan
AH.01.10-45867
Tahun Hukum
2012 pada
Gazette of the Republic Indonesia is still in process.
Hak Asasi
Republik
dengandalam
Surat
tanggal
27Manusia
Desember
2012.Indonesia
Pengumuman
Keputusan
No. AH.01.10-45867
Tahun
2012 dalam
pada
berita
Negara
Republik Indonesia
masih
tanggal 27 Desember 2012. Pengumuman dalam
proses.
berita Negara Republik Indonesia masih dalam
proses.
Pemegang saham
- 48 - 48 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
187
188
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
Berdasarkan akta No. 24 tanggal 16 Juli 2012 dibuat
dihadapan Fathiah Helmi, S.H., notaris di Jakarta,
Berdasarkan
akta No.
24 tanggal
16 Juli 2012
dibuat
para pemegang
saham
Perusahaan
menyetujui
dihadapan Fathiah
Helmi,
S.H., notaris
peningkatan
modal
ditempatkan
dandi Jakarta,
disetor
para
pemegang
Perusahaanribumenyetujui
Perusahaan
dari saham
Rp 135.000.000
menjadi
peningkatan
modal
ditempatkan
dan disetor
Rp 214.560.000 ribu terbagi atas 2.145.600.000
Perusahaan
Rp nominal
135.000.000
ribu
lembar sahamdari
dengan
Rp 100
per menjadi
lembar
Rp
214.560.000
ribumodal
terbagi
atas 2.145.600.000
saham.
Peningkatan
ditempatkan
dan disetor
lembar dilakukan
saham dengan
Rp 100 saham
per lembar
penuh
dengannominal
mengeluarkan
baru
saham.
Peningkatan
modal
ditempatkan
dan disetor
sebanyak
795.600.000
lembar
saham dengan
nilai
penuh
mengeluarkan
baru
nominaldilakukan
Rp 100dengan
per lembar
saham. saham
Pemegang
sebanyak
795.600.000
saham
dengan
nilai
saham
Perusahaan
juga lembar
menyetujui
untuk
melakukan
nominal
100 milik
per PT
lembar
saham.
Pemegang
penjualanRp
saham
Rajawali
Corpora
kepada
saham Perusahaan
juga menyetujui untuk435.500.000
melakukan
masyarakat
sebanyak-banyaknya
penjualan
sahamdengan
milik PTnilai
Rajawali
Corpora
kepada
lembar saham
nominal
Rp 100
per
masyarakat
sebanyak-banyaknya
lembar
saham.
Akta
perubahan 435.500.000
ini
telah
lembar
sahampersetujuan
dengan nilai
100 dan
per
mendapatkan
darinominal
Menteri Rp
Hukum
lembar
saham.
Akta
perubahan
ini
telah
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat
mendapatkan
dari Menteri Tahun
Hukum2012
dan
Keputusan
No.persetujuan
AHU-38557.AH.01.02
Hak
Manusia
Republik
dengandalam
Surat
padaAsasi
tanggal
17 Juli
2012.Indonesia
Pengumuman
Keputusan
No. Republik
AHU-38557.AH.01.02
Tahun dalam
2012
Berita
Negara
Indonesia masih
pada
proses.tanggal 17 Juli 2012. Pengumuman dalam
Berita Negara Republik Indonesia masih dalam
proses.
Berdasarkan
akta No. 148 tanggal 24 April 2012 dari
Emmy Halim S.H., M.Kn., notaris di Jakarta, para
Berdasarkan
akta No.
148 tanggal
24 April penjualan
2012 dari
pemegang
saham
Perusahaan
menyetujui
Emmy
S.H.,Peter
M.Kn.,
notariskepada
di Jakarta,
para
saham Halim
milik Tuan
Sondakh
PT Karya
pemegang
saham
Perusahaan
menyetujui
penjualan
Loka Persada.
saham milik Tuan Peter Sondakh kepada PT Karya
Loka
Persada.akta No. 14 tanggal 4 Oktober 2011 dari
Berdasarkan
Emmy Halim S.H., M.Kn., notaris di Jakarta, yang
Berdasarkan
No.Menteri
14 tanggal
4 Oktober
2011Asasi
dari
telah disetujuiakta
oleh
Hukum
dan Hak
Emmy Halim
S.H.,Indonesia
M.Kn., notaris
yang
Manusia
Republik
tanggal di
10 Jakarta,
Oktober 2011
telah
olehsaham
MenteriPerusahaan
Hukum dan menyetujui
Hak Asasi
para disetujui
pemegang
Manusia Republik
Indonesia
tanggalditempatkan
10 Oktober 2011
peningkatan
modal
dasar, modal
dan
para
saham
menyetujui
disetorpemegang
Perusahaan.
ModalPerusahaan
dasar meningkat
dari
peningkatan
modal
modal
ditempatkan dan
Rp 103.000.000
ribudasar,
menjadi
Rp 540.000.000
ribu
disetor
Perusahaan.
meningkat
dari
terbagi atas
540.000 Modal
saham dasar
dengan
nilai nominal
103.000.000
menjadi
Rp 540.000.000
ribu
Rp 1.000
ribu perribu
saham.
Modal
ditempatkan dan
terbagi meningkat
atas 540.000
dengan nilai
nominal
disetor
dari saham
Rp 103.000.000
ribu menjadi
1.000 ribu per
dan
Rp 135.000.000
ribusaham.
terbagiModal
atas ditempatkan
135.000 saham
disetor
dariRpRp1.000
103.000.000
ribu menjadi
dengan meningkat
nilai nominal
ribu per saham.
Para
Rp 135.000.000
ribu Perusahaan
terbagi atas juga
135.000
saham
pemegang
saham
menyetujui
dengan
nilainilai
nominal
Rp 1.000
ribu Perusahaan
per saham. Para
mengubah
nominal
saham
dari
pemegangmasing-masing
saham Perusahaan
juga menyetujui
semula
saham bernilai
nominal
mengubah
nilai
nominal
saham
Perusahaan
Rp 1.000 ribu
menjadi
bernilai
nominal
Rp 100 dari
per
semula
saham. masing-masing saham bernilai nominal
Rp 1.000 ribu menjadi bernilai nominal Rp 100 per
saham.
Peningkatan
modal dasar tersebut di atas dilakukan
melalui:
Peningkatan modal dasar tersebut di atas dilakukan
melalui:
a.
Konversi
utang
Perusahaan
kepada
PT Rajawali Corpora (Catatan 8) menjadi modal
a.
Konversi sebesar
utang Rp 5.000.000
Perusahaanribu. kepada
saham
Utang
PT Rajawali Corpora
8) menjadi
modal
Perusahaan
kepada(Catatan
PT Rajawali
Corpora
saham sebesar
Rppinjaman
5.000.000dana
ribu.di Utang
tersebut
merupakan
tahun
Perusahaan
kepada
PT Rajawali Corpora
2011
untuk dana
operasional.
tersebut merupakan pinjaman dana di tahun
2011
untuksaham
dana operasional.
b.
Dividen
(Catatan
24)
sebesar
Rp 27.000.000 ribu.
b.
Dividen
saham
(Catatan
24)
sebesar
Rp 27.000.000 ribu.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
Based on notarial deed No. 24 of Fathiah
Helmi,
S.H., notary in Jakarta, dated July 16, 2012, the
Based
on notarial
deed No.
24 oftoFathiah
Helmi,
Company's
shareholders
agreed
increase
the
S.H., notary in
Jakarta,
July 16,
2012,from
the
Company’s
issued
anddated
paid-up
capital
Company's
shareholders
to increase
the
Rp 135,000,000
thousandagreed
to Rp
214,560,000
Company’s
issued
and
paid-up
capital
from
thousand which consisted of 2,145,600,000 shares
Rp 135,000,000
214,560,000
with
nominal valuethousand
of Rp 100 to
per Rp
share.
Increasing
thousand
which
2,145,600,000
shares
the issued
andconsisted
paid-up ofcapital
was done
by
with nominal
value of
Rp shares
100 perwith
share.
Increasing
issued
795,600,000
new
nominal
value
the
and paid-up
capital The
was Company’s
done by
of Rpissued
100 thousand
per share.
issued
795,600,000
new
shares
with
nominal
value
shareholders also agreed to the sale up
to
of Rp 100 thousand
per by
share.
The Company’s
435,500,000
shares owned
PT Rajawali
Corpora
shareholders
to the
to
with nominal also
valueagreed
Rp 100
per sale
share.upThis
435,500,000 was
shares
owned by
amendment
approved
by PT
theRajawali
Minister Corpora
of Law
with
nominalRights
valueof the
Rp Republic
100 perof share.
This
and Human
Indonesia
in
amendment
approved by the Minister
of Law
his
letter No.was
AHU-38557.AH.01.02.
dated July
17,
and
Human
Rights of theinRepublic
Indonesia
in
2012.The
announcement
the StateofGazette
of the
his
letter
No.
AHU-38557.AH.01.02.
dated
July
17,
Republic Indonesia is still in process.
2012.The announcement in the State Gazette of the
Republic Indonesia is still in process.
Based on notarial deed No. 148 of Emmy Halim
S.H., M.Kn., notary in Jakarta, dated April 24, 2012,
Based
on notarial
deed No. agreed
148 of toEmmy
Halim
the
Company's
shareholders
the sale
of
S.H.,
notary
in Jakarta,
dated April
24, Karya
2012,
sharesM.Kn.,
owned
by Mr.
Peter Sondakh
to PT
the
LokaCompany's
Persada. shareholders agreed to the sale of
shares owned by Mr. Peter Sondakh to PT Karya
Loka
BasedPersada.
on notarial deed No. 14 of Emmy Halim S.H.,
M.Kn., notary in Jakarta, dated October 14, 2011,
Based
on notarial
deed No.
Emmy Halim
which has
been approved
by14
theofMinister
of LawS.H.,
and
M.Kn., notary
dated of
October
14, dated
2011,
Human
Rights inofJakarta,
the Republic
Indonesia
which
has10,
been2011,
approved
the Minister
of Law and
October
the by
Company's
shareholders
Human Rights
of the Republic
of Indonesia
dated
agreed
to increase
the Company’s
authorized,
October
10, 2011,
Company's
issued and
paid-upthe capital.
The shareholders
Company’s
agreed to increase
Company’s
authorized,
authorized
capital thewas
increased
from
issued
and paid-up
capital.
Company’s
Rp 103,000,000
thousand
to The
Rp 540,000,000
authorizedwhich
capital
was
increased
thousand
consisted
of 540,000
shares from
with
Rp
103,000,000
to Rpper540,000,000
nominal
value of Rpthousand
1,000 thousand
share. The
thousandand
which
consisted
of was
540,000
shares from
with
issued
paid-up
capital
increased
nominal
value of Rpthousand
1,000 thousand
share. The
Rp 103,000,000
to Rpper135,000,000
issued and
paid-up
capital
increased
thousand
which
consisted
of was
135,000
shares from
with
Rp
103,000,000
thousand
to Rp 135,000,000
nominal
value of Rp
1,000 thousand
per share.
thousandshareholders
which consisted
135,000
Group’s
also ofagreed
to shares
change with
the
nominal par
valuevalue
of Rp
thousandshares
per share.
of 1,000
the Company
from
Group’s
also
to change the
Rp
1,000 shareholders
thousand to Rp
100agreed
per share.
nominal par value of the Company shares from
Rp 1,000
thousand
to Rp
100was
per executed
share. through:
The
increase
in capital
stock
The increase in capital stock was executed through:
a.
Conversion of the Company’s payable to
PT Rajawali Corpora (Notes 8) to capital stock
a.
Conversion toof Rp
the5,000,000
Company’s
payableThis
to
amounting
thousand.
PT Rajawali
(Notes
to capital
stock
payable
wasCorpora
used to
fund8) the
operational
amounting
5,000,000 thousand. This
requirementstoin Rp
2011.
payable was used to fund the operational
requirements in 2011.
b.
Distribution of stock dividends amounting to
Rp 27,000,000 thousand (Note 24).
b.
Distribution of stock dividends amounting to
Rp 27,000,000 thousand (Note 24).
- 49 - 49 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
Seluruh peningkatan modal saham di atas ditujukan
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
The increase in capital stock is for the expansion
of
fleet and operation areas.Changes in the shares
The
increase insince
capital January
stock is for1,the expansion
of
outstanding
2011
until
fleet
and operation
areas.Changes
in the shares
December
31, 2012 are
as follows:
outstanding
since
January 1,
2011
until
December
Rp'00031, 2012 are as follows:
dalam rangka ekspansi armada dan daerah operasi.
Seluruh
peningkatan
modal beredar
saham di
atas1ditujukan
Perubahan
jumlah saham
sejak
Januari
dalamhingga
rangka31ekspansi
armada
dan daerah
operasi.
2011
Desember
2012 sebagai
berikut:
Perubahan jumlah saham beredar sejak 1 Januari
2011 hingga 31 Desember 2012 sebagaiJumlah
berikut:
lembar saham
Saldo 1 January 2011
Pengeluaran saham
Saldo 1 January 2011
Pembagian
Pengeluarandividen
sahamsaham
Pemecahan saham
Pembagian
dividen saham
Saldo 31 Desember
2011
Pemecahan
Pengeluaransaham
saham melalui
Saldo
31 Desember
penawaran
umum2011
perdana saham
Pengeluaran saham melalui
Saldo
31 Desember
penawaran
umum2012
perdana saham
Jumlah lembar saham
103.000
5.000
103.000
27.000
5.000
1.349.865.000
27.000
1.350.000.000
1.349.865.000
1.350.000.000
795.600.000
Rp'000
103.000.000
5.000.000
103.000.000
27.000.000
5.000.000
27.000.000
135.000.000
135.000.000
79.560.000
Balance as of January 1, 2011
Issuance of shares
Balance as of January 1, 2011
Stock
dividends
Issuance
of shares
Stock splits
Stock
dividends
Balance
as of December 31, 2011
Stock splits
Balance
December
31,IPO
2011
Issuanceas
of of
shares
through
2.145.600.000
795.600.000
214.560.000
79.560.000
Balance
December
31,IPO
2012
Issuanceas
of of
shares
through
2.145.600.000
214.560.000
Balance as of December 31, 2012
Saldo 31 Desember 2012
23. TAMBAHAN MODAL DISETOR
23. TAMBAHAN MODAL DISETOR
Penjualan 795.600.000 saham
Perusahaan pada penawaran
Penjualan
795.600.000
umum perdana
sahamsaham
tahun 2012
Perusahaan pada penawaran
Saldo
perperdana
31 Desember
umum
saham2012
tahun 2012
Saldo per 31 Desember 2012
23. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL
Biaya23.
emisiADDITIONAL PAID-IN CAPITAL
saham/
Biaya
emisi
Share
saham/
issuance
Jumlah/
Share
cost
Total
issuance
Jumlah/
Rp'000
Rp'000
cost
Total
Rp'000
Rp'000
Sale of 795,600,000 shares through
Agio
saham/
Agio
Paid-in
saham/
capital
in
Paid-in
excess
of par
capital
in
Rp'000
excess of par
Rp'000
365.976.000
(46.037.140)
319.938.860
365.976.000
365.976.000
(46.037.140)
(46.037.140)
319.938.860
319.938.860
initial public offering in 2012
Sale of 795,600,000 shares through
Balance
as of December
31, 2012
initial public
offering in 2012
365.976.000
(46.037.140)
319.938.860
Balance as of December 31, 2012
24. DIVIDEN SAHAM
24. STOCK DIVIDENDS
24. Berdasarkan
DIVIDEN SAHAM
akta No. 14 tanggal 4 Oktober 2011 dari
Emmy Halim, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta,
Berdasarkansaham
akta No.menyetujui
14 tanggal pembagian
4 Oktober 2011
dari
pemegang
dividen
Emmy
Halim, S.H.,
di Rajawali
Jakarta,
saham sebanyak
27.000M.Kn.,
saham notaris
kepada PT
pemegangdengan
sahamnilai
menyetujui
pembagian sebesar
dividen
Corpora
nominal seluruhnya
saham
sebanyak
27.000 saham kepada PT Rajawali
Rp 27.000.000
ribu.
Corpora dengan nilai nominal seluruhnya sebesar
Rp 27.000.000 ribu.
24. STOCK
DIVIDENDS
Based on
notarial deed No. 14 of Emmy Halim S.H.,
M.Kn., notary in Jakarta, dated October 4, 2011,
Based sets
on notarial
deed
No. 14
Halim
S.H.,
which
forth the
Minutes
of of
theEmmy
General
Meeting
M.Kn.,
notary in Jakarta,
dated October
4, 2011,
of the Company’s
Shareholders,
the stockholders
which sets the
forth distribution
the Minutes of
of the
General
Meeting
approved
stock
dividends
of
of
the Company’s
Shareholders,
the stockholders
27,000
shares to PT
Rajawali Corpora
with total
approved
theof distribution
of thousand.
stock dividends of
nominalvalue
Rp 27,000,000
27,000 shares to PT Rajawali Corpora with total
nominalvalue of Rp 27,000,000 thousand.
25. APPROPRIATED RETAINED EARNINGS
25. SALDO LABA YANG TELAH DITENTUKAN
PENGGUNAANNYA
25. SALDO LABA YANG TELAH DITENTUKAN
PENGGUNAANNYA
Berdasarkan Undang-Undang No. 1/1995 mengenai
Perseroan Terbatas, sebagaimana telah
diubah
Berdasarkan
Undang-Undang
1/1995
mengenai
melalui
Undang-Undang
No. No.
40/2007,
Perusahaan
Perseroan Terbatas,
sebagaimana
telah cadangan
diubah
diharuskan
untuk membuat
penyisihan
melaluihingga
Undang-Undang
No. 40/2007,
wajib
sekurang-kurangnya
20% Perusahaan
dari jumlah
diharuskan
membuat
penyisihan
modal yang untuk
ditempatkan
dan disetor
penuh.cadangan
wajib hingga sekurang-kurangnya 20% dari jumlah
modal laba
yangdicadangkan
ditempatkan pada
dan disetor
penuh.
Saldo
tanggal
31 Desember
2012 adalah sebesar Rp 50.000 ribu.
Saldo laba dicadangkan pada tanggal 31 Desember
2012 adalah sebesar Rp 50.000 ribu.
- 50 - 50 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
25. APPROPRIATED RETAINED EARNINGS
Based on the Indonesian Company Law No. 1/1995,
which has subsequently been superseded by the
Based
on the Company
Indonesian Law
Company
No. 1/1995,
Indonesian
No. Law
40/2007,
the
which
hasissubsequently
been
by the
Company
required to set
up superseded
a statutory reserve
Indonesian toCompany
Lawof No.
the
amounting
at least 20%
issued40/2007,
and paid-up
Company is required to set up a statutory reserve
capital.
amounting to at least 20% of issued and paid-up
capital. of appropriated retained earnings as at
Balance
December 31, 2012 is amounting to Rp 50,000
Balance
thousand.of appropriated retained earnings as at
December 31, 2012 is amounting to Rp 50,000
thousand.
189
190
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
26.
AKUISISI ENTITAS ANAK
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
26. ACQUISITION OF A SUBSIDIARY
26. AKUISISI
ENTITAS
ANAKdalam Catatan 1b, pada
26. As
ACQUISITION
OFNote
A SUBSIDIARY
Sebagaimana
dijelaskan
described in
1b, on May 13, 2011, the
tanggal 13 Mei 2011 Perusahaan membeli 29.999
Company acquired 29,999 shares or 99.997%
Sebagaimana
dijelaskan
dalam
Catatan ESBC
1b, pada
As described
in Notefrom
1b,PT
onEkspres
May 13,Transportasi
2011, the
saham
atau sebesar
99,997%
kepemilikan
dari
ownership
of ESBC,
tanggal
13 Mei
2011 Perusahaan
membeli
Company
29,999
or 99.997%
PT Ekspres
Transportasi
Antarbenua
(ETAB),29.999
pihak
Antarbenuaacquired
(ETAB), third
party,shares
with purchase
price
sahamdengan
atau sebesar
99,997%Rp
kepemilikan
ESBC
ownership
of ESBC,
from PT Ekspres Transportasi
ketiga
harga sebesar
100.054.165
ribu.dari
of
Rp 100,054,165
thousand.
PT Ekspres Transportasi Antarbenua (ETAB), pihak
Antarbenua (ETAB), third party, with purchase price
ketiga dengan membeli
harga sebesar
Rp 100.054.165
of RpCompany
100,054,165
thousand.
Perusahaan
kepemilikan
ESBC ribu.
untuk
The
acquired
ownership of ESBC for its
pengembangan
bisnis
sehubungan
dengan
business development, particularly with ESBC’s
Perusahaan membeli
kepemilikan
The Company
ownership
ESBC
for its
kepemilikan
ESBC
atas
1.000 ESBC
izin untuk
1,000
license toacquired
operate taxis
and a of
piece
of land
of
pengembangan
bisnis
sehubungan
business
development,
particularly
ESBC’s
mengoperasikan taksi
dan sebidang
tanah dengan
seluas
40,410 square
meters which
locationwith
is close
to
kepemilikan
ESBC yang
atasletaknya
1.000sangat
izin strategis
untuk
1,000 license to Airport.
operate taxis and a piece of land of
40.410
meter persegi
Soekarno-Hatta
mengoperasikan
dan Bandar
sebidang
tanah
seluas
40,410 square meters which location is close to
karena
berdekatantaksi
dengan
Udara
Soekarno40.410 meter persegi yang letaknya sangat strategis
Soekarno-Hatta Airport.
Hatta.
karena berdekatan dengan Bandar Udara SoekarnoHatta.
Kepemilikan
nonpengendali (0,003%) diakui pada
The non-controlling interests (0.003%)recognized at
tanggal akuisisi yang diukur dari nilai wajar
acquisition date was measured from the fair value of
Kepemilikan
nonpengendali sejumlah
(0,003%)Rpdiakui
The
non-controlling
interests
(0.003%)recognized
at
kepentingan nonpengendali
3.002 pada
ribu.
noncontrolling
interest
amounting
to Rp 3,002
tanggal
yangditetapkan
diukur dari
nilai metode
wajar
acquisition The
dateestimated
was measured
from was
the fair
value of
Estimasi akuisisi
nilai wajar
dengan
thousand.
fair value
determined
kepentingan
Rp 3.002tanah,
ribu.
noncontrolling
amounting
to Rp
3,002
pendapatan. nonpengendali
Penilaian nilai sejumlah
wajar, termasuk
using an incomeinterest
approach.
The valuation
of ESBC’s
Estimasi nilai
wajar ditetapkan
thousand.
Theincluding
estimated fair
fair value
dilakukan
oleh Kantor
Jasa Penilaidengan
Publik metode
Firman
net
assets,
value was
of determined
land was
pendapatan.
Penilaian
nilai
wajar,&termasuk
using
an income
approach.
valuation
of ESBC’s
Suryantoro Sugeng
Suzy,
Hartomo
Rekan. tanah,
performed
by Kantor
JasaThe
Penilai
Publik
Firman
dilakukan oleh Kantor Jasa Penilai Publik Firman
net assets,Sugeng
including
value& Rekan.
of land was
Suryantoro
Suzy,fair
Hartomo
Suryantoro Sugeng Suzy, Hartomo & Rekan.
performed by Kantor Jasa Penilai Publik Firman
Suryantoro
Suzy, Hartomo
Rekan.
Pada saat tanggal akuisisi ESBC, nilai buku dan nilai
At
the date Sugeng
of acquisition
of ESBC,& the
book value
wajar aset yang diperoleh dan liabilitas adalah
and fair value of the assets acquired and liabilities
Pada saat
tanggal akuisisi ESBC, nilai buku dan nilai
At the date
sebagai
berikut:
assumed
areofasacquisition
follows: of ESBC, the book value
wajar aset yang diperoleh dan liabilitas adalah
and fair value of the assets acquired and liabilities
Nilai buku/
Nilai
wajar/are as follows:
sebagai berikut:
assumed
Book Value
Fair Value
Nilai buku/
Nilai wajar/
Rp'000
Rp'000
Book Value
Fair Value
Kas dan setara kas
22.711
22.711
Cash and cash equivalents
Rp'000
Rp'000
Tanah
30.025.891
43.604.900
Land
Kas dan setara kas
22.711
22.711
Cash and cash equivalents
Utang kepada pihak berelasi
(57.030)
(57.030) Due to related parties
Tanah
30.025.891
43.604.900
Land
Utangaset
kepada
pihak
(57.030)
(57.030) The
Due value
to related
parties
Nilai
bersih
yangberelasi
diakuisisi
29.991.572
43.570.581
of net
assets acquired
Nilai aset bersih yang diakuisisi
29.991.572
Goodwill dan arus kas keluar bersih yang timbul dari
akuisisi adalah sebagai berikut:
Goodwill dan arus kas keluar bersih yang timbul dari
akuisisi adalah sebagai berikut:
Rp'000
Biaya akuisisi
Ditambah: Kepentingan nonpengendali
Biaya akuisisi
Dikurangi: Nilai wajar aset teridentifikasi
Ditambah: Kepentingan nonpengendali
yang diperoleh
Dikurangi: Nilai wajar aset teridentifikasi
yang diperoleh
Goodwill
yang timbul dari akuisisi
43.570.581
The value of net assets acquired
The goodwill and net cash outflow arising from such
acquisition are as follows:
The goodwill and net cash outflow arising from such
acquisition are as follows:
Rp'000
100.054.165
3.002
100.054.165
3.002
(43.570.581)
56.486.586
(43.570.581)
Goodwill yang timbul dari akuisisi
56.486.586
Goodwill yang diakui timbul dari izin taksi yang dimiliki
untuk mengoperasikan taksi yang merupakan
Goodwill
yang diakui
timbul
izin taksi yang
dimiliki
pengembangan
bisnis
daridariPerusahaan.
Goodwill
untuk diakui
mengoperasikan
taksi berasal
yang merupakan
yang
atas akuisisi ESBC
dari biaya
pengembangan
dari Perusahaan.
Goodwill
akuisisi termasuk bisnis
izin pengoperasian
taksi. Selain
itu,
yang diakui
atas akuisisitelah
ESBC
berasal dari biaya
jumlah
yang dibayarkan
memperhitungkan
nilai
akuisisi
termasuk
izinakan
pengoperasian
taksi.
Selain itu,
dari manfaat
yang
diterima atas
peningkatan
jumlah yang dibayarkan
telah memperhitungkan
nilai
pendapatan.
Manfaat tersebut
tidak diakui secara
dari
manfaat
yang akan
diterima
atas peningkatan
terpisah
dari goodwill
karena
tidak memenuhi
kriteria
pendapatan.
Manfaat
tersebut
tidak diakui
pengakuan aset
tidak
berwujud
yang secara
dapat
terpisah dari goodwill karena tidak memenuhi kriteria
diidentifikasi.
pengakuan aset tidak berwujud yang dapat
diidentifikasi.
Acquisition cost
Plus: Non-controlling interests
Acquisition cost
Less: Fair value of identifiable net
Plus: Non-controlling interests
assets acquired
Less: Fair value of identifiable net
assetsarising
acquired
Goodwill
from acquisition
Goodwill arising from acquisition
Goodwill arose in the acquisition of ESBC because
the cost of acquisition included the licenses to
Goodwill
arose
acquisition
of ESBC because
operate the
taxi.inInthe
addition,
the consideration
paid
the the
costacquisition
of acquisition
included
the amounts
licenses to
for
effectively
included
in
operate
thethe
taxi.
In addition,
the consideration
paid
relation to
benefit
of expected
revenue growth
of
for the The
acquisition
included amounts
in
ESBC.
benefitseffectively
are not recognized
separately
relation
to the benefit
of expected
growththe
of
from goodwill
because
they dorevenue
not meet
ESBC. Thecriteria
benefits
not recognized
recognition
for are
identifiable
intangibleseparately
assets.
from goodwill because they do not meet the
recognition criteria for identifiable intangible assets.
- 51 - 51 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
Entitas anak ini memberikan kontribusi pendapatan
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
The subsidiary contributed Rp 9,280,458(Continued)
thousand
usaha sebesar Rp 9.280.458 ribu dan laba bersih
Entitas anak
ini memberikan
kontribusi
pendapatan
sebesar
Rp 970.803
ribu terhadap
hasil konsolidasian
usaha 2011.
sebesar Rp 9.280.458 ribu dan laba bersih
tahun
sebesar Rp 970.803 ribu terhadap hasil konsolidasian
tahun
2011. menetapkan nilai terpulihkan dari
Perusahaan
goodwill dan menentukan bahwa goodwill tersebut di
Perusahaan
menetapkan
nilainilai.
terpulihkan dari
atas tidak mengalami
penurunan
goodwill dan menentukan bahwa goodwill tersebut di
atas tidak mengalami penurunan nilai.
27. PENDAPATAN
of revenue and Rp 970,803 thousand of net income
The
contributed
to thesubsidiary
consolidated
results forRp
the9,280,458
year 2011.thousand
of revenue and Rp 970,803 thousand of net income
to the consolidated results for the year 2011.
The Company assessed the recoverable amount of
goodwill and determined that the goodwill as
The
Company
assessed
recoverable amount of
mentioned
above
was not the
impaired.
goodwill and determined that the goodwill as
mentioned above was not impaired.
27. REVENUES
27. PENDAPATAN
27. 2011
REVENUES
Rp'000
2011
Rp'000
Pihak ketiga
Kendaraan taksi
Pihak ketiga
Suku cadang
Kendaraan taksi
Sewa kendaraan
Suku cadang
Lain-lain
Sewa kendaraan
Lain-lain
Jumlah
2012
Rp'000
2012
Rp'000
457.754.178
49.118.231
457.754.178
11.057.492
49.118.231
2.933.365
11.057.492
2.933.365
520.863.266
327.829.833
327.829.833
8.981.692
1.547.810
8.981.692
1.547.810
338.359.335
Third parties
Taxi vehicles
Third parties
Spareparts
Taxi vehicles
Vehicles for rent
Spareparts
Others
Vehicles for rent
Others
Total
Jumlah
520.863.266
Tidak ada pendapatan dari satu pihak yang melebihi
10% dari jumlah pendapatan.
Tidak ada pendapatan dari satu pihak yang melebihi
10% dari jumlah pendapatan.
28. BEBAN LANGSUNG
338.359.335
Total
There are no parties whose revenues exceeded
more than 10% of total revenues.
There are no parties whose revenues exceeded
more than 10% of total revenues.
28. DIRECT COSTS
28. BEBAN LANGSUNG
28. 2011
DIRECT COSTS
Penyusutan aset tetap
Beban bunga
Penyusutan aset tetap
Beban perbaikan, pemeliharaan
Beban bunga
dan suku cadang
Beban perbaikan, pemeliharaan
Gaji dan tunjangan
dan suku cadang
Beban KIR dan perizinan operasi
Gaji dan tunjangan
armada
Beban KIR dan perizinan operasi
Asuransi
armada
Imbalan kerja karyawan
Asuransi
Beban parkir, tol, dan stiker
Imbalan kerja karyawan
Lain-lain
Beban parkir, tol, dan stiker
Jumlah
Lain-lain
2012
Rp'000
2012
Rp'000
145.080.663
77.603.534
145.080.663
77.603.534
49.946.214
28.858.310
49.946.214
28.858.310
12.411.990
8.857.602
12.411.990
3.751.249
8.857.602
1.435.807
3.751.249
9.382.096
1.435.807
337.327.465
9.382.096
Jumlah
337.327.465
Tidak ada nilai pembelian dari satu pihak yang
melebihi 10% dari jumlah pendapatan.
Tidak ada nilai pembelian dari satu pihak yang
melebihi 10% dari jumlah pendapatan.
- 52 - 52 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
Rp'000
2011
Rp'000
95.981.208
55.432.630
95.981.208
55.432.630
4.355.965
20.949.132
4.355.965
20.949.132
8.234.330
5.547.015
8.234.330
2.059.525
5.547.015
1.308.831
2.059.525
6.767.116
1.308.831
200.635.752
6.767.116
Depreciation of property and equipment
Interest expense
Depreciation of property and equipment
Repairs, maintenance and
Interest expense
spareparts
Repairs, maintenance and
Salaries and allowances
spareparts
KIR and licenses for fleet
Salaries and allowances
operations
KIR and licenses for fleet
Insurance
operations
Employee benefits
Insurance
Parking, toll and sticker expenses
Employee benefits
Others
Parking, toll and sticker expenses
Total
Others
200.635.752
Total
There are no parties whose costs incurred exceeded
more than 10% of total revenues.
There are no parties whose costs incurred exceeded
more than 10% of total revenues.
191
192
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
29.
BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
29. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
29. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
2012
Rp'000
2012
34.795.150
Rp'000
27.415.756
34.795.150
4.858.770
27.415.756
6.059.847
4.858.770
2.606.893
6.059.847
2.209.068
2.606.893
1.471.807
2.209.068
3.321.697
1.471.807
82.738.988
3.321.697
29. GENERAL
AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
2011
Rp'000
2011
27.882.849
Office expenses
Rp'000
24.409.453
Salaries and allowances
27.882.849
Office expenses
4.042.790
Professional fees
24.409.453
Salaries and allowances
6.268.338
General expenses
4.042.790
Professional fees
2.008.703
Communications
6.268.338
General expenses
2.434.036
Repairs and maintenance
2.008.703
Communications
1.325.633
Employee benefits
2.434.036
Repairs and maintenance
1.529.822
Others
1.325.633
Employee benefits
69.901.624
Total
1.529.822
Others
82.738.988
69.901.624
Total
30. INCOME TAX
Beban kantor
Gaji dan tunjangan
Beban kantor
Jasa profesional
Gaji dan tunjangan
Beban umum
Jasa profesional
Komunikasi
Beban umum
Perbaikan dan pemeliharaan
Komunikasi
Imbalan kerja karyawan
Perbaikan dan pemeliharaan
Lain-lain
Imbalan kerja karyawan
Jumlah
Lain-lain
Jumlah
30. PAJAK PENGHASILAN
30. PAJAK
Manfaat PENGHASILAN
(beban) pajak Grup terdiri dari:
Manfaat (beban) pajak Grup terdiri dari:
Pajak kini
Pajak tangguhan
Pajak kini
Jumlah
beban pajak
Pajak
tangguhan
Jumlah beban pajak
Pajak kini
2012
Rp'000
2012
2.660.522
Rp'000
24.927.350
2.660.522
27.587.872
24.927.350
27.587.872
Rekonsiliasi
antara laba sebelum pajak menurut
Pajak kini
laporan laba rugi komprehensif konsolidasian dengan
Rekonsiliasi
antara
pajak menurut
laba (rugi) kena
pajak laba
adalahsebelum
sebagai berikut:
laporan laba rugi komprehensif konsolidasian dengan
laba (rugi) kena pajak adalah sebagai berikut: 2012
Rp'000
2012
Rp'000
Laba sebelum pajak menurut laporan
laba rugi komprehensif konsolidasian
106.949.489
Laba sebelum pajak menurut laporan
Laba sebelum pajak entitas anak
laba rugi komprehensif konsolidasian
106.949.489
dan penyesuaian di tingkat
Laba sebelum pajak entitas anak
konsolidasian
(125.841.663)
dan penyesuaian di tingkat
Laba
(rugi) sebelum pajak - Perusahaan (125.841.663)
(18.892.174)
konsolidasian
Laba
(rugi) sebelum
Perbedaan
temporer:pajak - Perusahaan
Perbedaan penyusutan
Perbedaan temporer:
komersial dan fiskal
Perbedaan penyusutan
Imbalan pasca kerja - bersih
komersial dan fiskal
Biaya akrual jasa profesional
Imbalan pasca kerja - bersih
Biaya akrual bonus dan THR
Biaya akrual jasa profesional
Beda tetap
Biaya akrual bonus dan THR
Gaji dan kesejahteraan karyawan
Beda tetap
Sumbangan dan kontribusi
Gaji dan kesejahteraan karyawan
Penghasilan bunga
Sumbangan dan kontribusi
Lain-lain
Penghasilan bunga
Lain-lain
Laba
Kena Pajak (Rugi Fiskal)
Perusahaan
Laba Kena Pajak (Rugi Fiskal)
Perusahaan
30. INCOME
TAX
Tax benefit
(expense) income of the Group consists
of:
Tax benefit (expense) income of the Group consists
2011
of:
Rp'000
2011
6.973.388
Current tax
Rp'000
14.616.757
Deferred tax
6.973.388
Current tax
21.590.145
Total income
14.616.757
Deferred
tax tax
21.590.145
Current tax
Total income tax
Reconciliation
between income before tax per the
Current tax
consolidated statements of comprehensive income
Reconciliation
between
tax per the
and taxable income
(fiscalincome
loss) isbefore
as follows:
consolidated statements of comprehensive income
2011
and
taxable income (fiscal loss) is as follows:
Rp'000
2011
Income before tax per
Rp'000
consolidated statements
Income before tax per
81.786.511
of comprehensive income
consolidated statements
Income of subsidiaries
81.786.511
of comprehensive income
before tax and adjustment
Income of subsidiaries
(80.383.740)
at consolidated level
before tax and adjustment
1.402.771
Income
(loss) before
tax - Company
(80.383.740)
at consolidated
level
(18.892.174)
1.402.771
(20.630.857)
2.559.041
(20.630.857)
(151.300)
2.559.041
(1.051.001)
(151.300)
(1.051.001)
3.348.024
1.587.588
3.348.024
(2.029.261)
1.587.588
2.559.584
(2.029.261)
2.559.584
(32.700.356)
(3.997.387)
1.770.637
(3.997.387)
196.880
1.770.637
11.012.599
196.880
11.012.599
404.700
(573.361)
404.700
292.167
(573.361)
292.167
10.509.006
Income
(loss)
before tax - Company
Temporary
differences:
Difference between commercial
Temporary differences:
and fiscal depreciation
Difference between commercial
Post-employment benefits - net
and fiscal depreciation
Provision for professional fees
Post-employment benefits - net
Accrual for bonus and THR
Provision for professional fees
Permanent differences:
Accrual for bonus and THR
Salaries and employee welfare
Permanent differences:
Donations and contributions
Salaries and employee welfare
Interest income
Donations and contributions
Others
Interest income
Others
Total Taxable Income (Fiscal Loss)
(32.700.356)
10.509.006
Total Taxable Income (Fiscal Loss)
- 53 - 53 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
Perhitungan beban dan utang pajak kini Perusahaan
adalah sebagai berikut:
Perhitungan beban dan utang pajak kini Perusahaan
adalah sebagai berikut:
2012
Rp'000
2012
Beban pajak kini
Rp'000
Dikurangi pembayaran
Beban pajak kini
pajak dimuka pasal 23 dan 25
2.435.887
Dikurangi pembayaran
Jumlah
dibayar
pajak pajak
dimuka
pasal di
23muka
dan 25
2.435.887
(utang pajak kini)
2.435.887
Jumlah pajak dibayar di muka
(utang pajak kini)
2.435.887
Laba kena pajak tahun 2012 dan 2011 di atas akan
sesuai dengan Surat Pemberitahuan (SPT) yang
Laba kena pajak
tahunPajak.
2012 dan 2011 di atas akan
disampaikan
ke Kantor
sesuai dengan Surat Pemberitahuan (SPT) yang
disampaikan
ke Kantor Pajak.
Pajak Tangguhan
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
Current tax expense and income tax payable
of the
Company are computed as follows:
Current tax expense and income tax payable of the
Company
2011 are computed as follows:
Rp'000
2011
2.627.251
Rp'000
2.627.251
2.530.233
2.530.233
(97.018)
Current tax expense
Less prepaid taxes
Current tax expense
Prepaid tax article 23 and 25
Less prepaid taxes
Prepaid tax article 23 and 25
Total income prepaid tax (tax payable)
(97.018) Total income prepaid tax (tax payable)
The 2012 and 2011 taxable income will be in
accordance with the annual corporate income tax
The
andthe
2011
taxable Office.
income will be in
return2012
filed with
Tax Service
accordance with the annual corporate income tax
return filed
with the Tax Service Office.
Deferred
tax
Deferred
taxof the Group’s deferred tax assets and
Pajak Tangguhan
Rincian
dari aset dan liabilitas pajak tangguhan Grup
The details
adalah sebagai berikut:
liabilities are as follows:
Rincian dari aset dan liabilitas pajak tangguhan Grup
The details of the Group’s deferred tax assets and
adalah sebagai berikut:
are as follows:
ke laporan laba liabilities
rugi/
Aset pajak tangguhan
Perusahaan
Aset Liabilitas
pajak tangguhan
imbalan kerja karyaw an
Perusahaan
Rugi fiskal
Liabilitas
imbalan
kerja karyaw
Biaya
akrual
profesional
fee an
Rugi fiskal
Biaya
akrual bonus dan THR
Biaya
akrual profesional fee
Aset tetap
Biaya akrual bonus dan THR
Aset aset
tetappajak tangguhan
Jumlah
Perusahaan - bersih
Jumlah aset pajak tangguhan
Perusahaan
- bersih
Jumlah
aset pajak
tangguhan
entitas anak
Jumlah aset pajak tangguhan
entitas
anak
Jumlah
aset
pajak tangguhan - bersih
Jumlah aset pajak tangguhan - bersih
Jumlah liabilitas pajak tangguhan bersih
Jumlah liabilitas pajak tangguhan bersih
Aset pajak tangguhan
Perusahaan
Aset Liabilitas
pajak tangguhan
imbalan kerja karyaw an
Perusahaan
Biaya akrual profesional fee
Liabilitas
imbalan
kerja
Biaya
akrual
bonus
dankaryaw
THR an
Biayatetap
akrual profesional fee
Aset
Biaya akrual bonus dan THR
Jumlah
Aset aset
tetappajak tangguhan
Perusahaan
Jumlah aset pajak tangguhan
Jumlah
aset pajak tangguhan
Perusahaan
entitas anak
Jumlah aset pajak tangguhan
Jumlah
aset
pajak tangguhan - bersih
entitas
anak
1 Januari 2012/
January 1, 2012
1 Januari
2012/
Rp'000
January 1, 2012
Rp'000
Credited (charged)
ke to
laporan
laba
rugi/
profit or
loss
Credited
(charged)
Rp'000
to profit or loss
Rp'000
2.544.410
2.544.410
49.220
2.758.285
49.220
(5.008.509)
2.758.285
(5.008.509)
31 Desember 2012/
December 31, 2012
31 Desember
Rp'000 2012/
December 31, 2012
Rp'000
639.760
8.175.089
639.760
(37.825)
8.175.089
(262.750)
(37.825)
(5.157.714)
(262.750)
(5.157.714)
3.184.170
8.175.089
3.184.170
11.395
8.175.089
2.495.535
11.395
(10.166.223)
2.495.535
(10.166.223)
343.406
3.356.560
3.699.966
343.406
3.356.560
3.699.966
Deferred tax assets
Company
Deferred
tax assets benefits
Post-employment
Company
Fiscal loss
Post-employment
benefitsfees
Provision
for profesional
Fiscal loss
Accrual
for bonus and THR
Provision
for profesional
Property and
equipment fees
Accrual for bonus and THR
Property
and equipment
Total deferred
tax assets of
the Company
Total deferred tax assets of
Company
Totalthe
deferred
tax assets of
1.094.529
(385.240)
709.289
1.094.529
1.437.935
(385.240)
2.971.320
709.289
4.409.255
subsidiaries
Total deferred tax assets of
subsidiaries
Total
deferred tax assets - net
4.409.255
(54.971.561)
Total deferred tax assets - net
Total deferred tax liabilities - net
1.437.935
(27.072.891)
2.971.320
(27.898.670)
(27.072.891) Dikreditkan(27.898.670)
(54.971.561)
Total deferred tax liabilities - net
(dibebankan)
ke laporan laba rugi/
1 Januari 2011/ Dikreditkan
Credited (dibebankan)
(charged) 31 Desember 2011/
laporan
laba
rugi/ December 31, 2011
January 1, 2011 ke to
profit or
loss
1 Januari
2011/ Credited
(charged) 31 Desember
Rp'000
Rp'000
Rp'000 2011/
January 1, 2011
to profit or loss
December 31, 2011 Deferred tax assets
Rp'000
Rp'000
Rp'000
Company
Deferred
tax assets benefits
2.101.751
442.659
2.544.410
Post-employment
Company
49.220
49.220
Provision for profesional fees
2.101.751
442.659
2.544.410
Post-employment
2.758.285
2.758.285
Accrual
for bonusbenefits
and THR
49.220
49.220
Provisionand
for profesional
(4.009.162)
(999.347)
(5.008.509)
Property
equipment fees
2.758.285
2.758.285
Accrual for bonus and THR
Total
deferred
tax assets of
(4.009.162)
(999.347)
(5.008.509)
Property
and equipment
(1.907.411)
2.250.817
343.406
the Company
Total deferred tax assets of
Totalthe
deferred
tax assets of
(1.907.411)
2.250.817
343.406
Company
2.932.818
(1.838.289)
1.094.529
subsidiaries
Total deferred tax assets of
1.025.407
412.528
1.437.935
Total
deferred tax assets - net
2.932.818
(1.838.289)
1.094.529
subsidiaries
Jumlah
pajak
tangguhan
bersih
Jumlah liabilitas
aset pajak
tangguhan
- bersih
(12.043.606)
1.025.407
(15.029.285)
412.528
(27.072.891)
1.437.935
Total
net
Total deferred
deferred tax
tax liabilities
assets - -net
Jumlah liabilitas pajak tangguhan bersih
(12.043.606)
(15.029.285)
(27.072.891)
Total deferred tax liabilities - net
- 54 - 54 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
193
194
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
Rugi fiskal dapat dikompensasikan dengan laba fiskal
pada masa lima tahun mendatang sejak kerugian
Rugi
dapatManajemen
dikompensasikan
dengan lababahwa
fiskal
fiskal fiskal
terjadi.
memperkirakan
pada masa lima
tahun mendatang
sejak kerugian
akumulasi
kerugian
fiskal
yang
dapat
fiskal
terjadi. Manajemen
dikompensasikan
dengan memperkirakan
laba
fiskal bahwa
masa
akumulasi
kerugian
fiskal
yang
dapat
mendatang masing-masing sebesar Rp 118.605.886
dikompensasikan
dengan
laba
fiskal tanggal
masa
ribu
dan Rp 82.379.406
ribu pada
mendatang
masing-masing
sebesar
118.605.886
31
Desember
2012 dan 2011.
Oleh Rp
karena
itu aset
ribu tangguhan
dan Rp yang
82.379.406
ribu pada sebesar
tanggal
pajak
diakui masing-masing
31
Oleh karena
itu pada
aset
Rp Desember
29.651.4722012
ribudan
dan2011.
Rp 20.598.851
ribu
pajak
tangguhan
yang
diakui
masing-masing
sebesar
tanggal 31 Desember 2012 dan 2011.
Rp 29.651.472 ribu dan Rp 20.598.851 ribu pada
tanggal
31 Desember
2012 danbahwa
2011. aset pajak
Manajemen
berpendapat
tangguhan yang timbul dari perbedaan temporer
Manajemen
berpendapat
bahwa pada
aset periode
pajak
diperkirakan dapat
direalisasikan
tangguhan yang timbul dari perbedaan temporer
mendatang.
diperkirakan dapat direalisasikan pada periode
mendatang. antara manfaat (beban) pajak dan hasil
Rekonsiliasi
perkalian laba sebelum pajak dalam laporan laba rugi
Rekonsiliasi
manfaat dengan
(beban) tarif
pajakpajak
dan yang
hasil
komprehensifantara
konsolidasian
perkalianadalah
laba sebelum
pajak dalam laporan laba rugi
berlaku
sebagai berikut:
komprehensif konsolidasian dengan tarif pajak yang
berlaku adalah sebagai berikut:
2012
Laba sebelum beban pajak menurut
laporan laba rugi komprehensif
Laba sebelum beban pajak menurut
konsolidasian
laporan laba rugi komprehensif
Laba sebelum pajak entitas anak
konsolidasian
dan penyesuaian di tingkat
Laba sebelum pajak entitas anak
konsolidasian
dan penyesuaian di tingkat
konsolidasian
Laba (rugi) sebelum pajak - Perusahaan
Laba (rugi) sebelum pajak - Perusahaan
Beban pajak dengan tarif
pajak yang berlaku
Beban pajak dengan tarif
Pengaruh pajak atas perbedaan tetap:
pajak yang berlaku
Beban yang tidak dapat
Pengaruh pajak atas perbedaan tetap:
dikurangkan - bersih
Beban yang tidak dapat
Penyesuaian pajak tangguhan
dikurangkan - bersih
Penyesuaian
Jumlah bebanpajak
pajak:tangguhan
Perusahaan
Jumlah beban pajak:
Entitas anak
Perusahaan
Entitas
anakPajak
Jumlah
Beban
Jumlah Beban Pajak
Rp'000
2012
Rp'000
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
The fiscal loss can be utilized against the
taxable
income for a period of five years subsequent to the
The
loss can
utilized
againstManagement
the taxable
year fiscal
the fiscal
lossbewas
incurred.
income for
a period
of five
years
subsequent
to the
believes
that
probable
future
taxable
profits will
be
year
the fiscal
loss was
incurred. fiscal
Management
available
to utilize
accumulated
losses
believes
thattoprobable
future taxablethousand
profits willand
be
amounting
Rp 118,605,886
available
to utilize
accumulated
fiscal31,losses
Rp
82,379,406
thousand
as of December
2012
amounting
to Rp 118,605,886
thousand
and
and
2011, respectively.
Hence, deferred
tax asset
of
Rp 82,379,406
as ofand
December
31, 2012
Rp
29,651,472thousand
thousand
Rp 20,598,851
and
2011, as
respectively.
Hence,
deferred
of
thousand
of December
31,
2012 tax
andasset
2011,
Rp
29,651,472
thousand
and
Rp
20,598,851
respectively, were recognized on such fiscal losses.
thousand as of December 31, 2012 and 2011,
respectively, were
recognized
ondeferred
such fiscal
Management
believes
that the
taxlosses.
assets
arising from temporary differences are realizable in
Management
believes that the deferred tax assets
the
future periods.
arising from temporary differences are realizable in
the future periods.
A reconciliation between the tax expense and the
amounts computed by applying the effective tax
A
reconciliation
between
tax per
expense
and the
rates
to income
beforethetax
consolidated
amounts computed
by applying
theis effective
statements
of comprehensive
income
as follows:tax
rates to income before tax per consolidated
statements of comprehensive income is as follows:
2011
Rp'000
2011
Rp'000
106.949.489
81.786.511
106.949.489
81.786.511
(125.841.663)
(80.383.740)
(125.841.663)
(18.892.174)
(80.383.740)
1.402.771
(18.892.174)
1.402.771
(4.723.044)
350.693
(4.723.044)
350.693
Income before tax per consolidated
statements of comprehensive income
Income before tax per consolidated
statements of comprehensive income
Income before tax of subsidiaries
and adjustment at consolidated level
Income before tax of subsidiaries
Income (loss) before tax - Company
and adjustment at consolidated level
at effective tax rates
Income (loss) before tax - Company
at effective tax rates
1.366.484
1.366.484
(3.356.560)
30.944.432
(3.356.560)
30.944.432
27.587.872
30.876
(5.135)
30.876
(5.135)
376.434
21.213.711
376.434
21.213.711
21.590.145
Company's tax expense
Tax effects of permanent differences:
Company's tax expense
Tax effects of permanent differences:
Nondeductible expenses-net
Deferred tax adjustments
Nondeductible expenses-net
Deferred
tax adjustments
Total
tax expense:
Company
Total tax expense:
Subsidiaries
Company
Subsidiaries
Total
27.587.872
21.590.145
Total
- 55 - 55 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
31.
KEPENTINGAN NONPENGENDALI
31. KEPENTINGAN NONPENGENDALI
Kepentingan Nonpengendali
atas Aset Bersih
Kepentingan Nonpengendali
Entitas Anak
atas Aset Bersih
MEP
Entitas Anak
EKL
MEP
FMT
EKL
SEP
FMT
EMP
SEP
WMK
EMP
MKS
WMK
TSS
MKS
ESBC
TSS
EKP
ESBC
SIP
EKP
ISL
SIP
ELN
ISL
Jumlah
ELN
Jumlah
Kepentingan Nonpengendali
atas Laba (Rugi) Bersih
Kepentingan Nonpengendali
Entitas Anak
atas Laba (Rugi) Bersih
EKL
Entitas Anak
MEP
EKL
FMT
MEP
SEP
FMT
WMK
SEP
EKP
WMK
TSS
EKP
EMP
TSS
MKS
EMP
ESBC
MKS
SIP
ESBC
ISL
SIP
ELN
ISL
Jumlah
ELN
Jumlah
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
31. NONCONTROLLING INTERESTS
31 Desember/
December 31,
31 Desember/
2012
December 31,
Rp'000
2012
Rp'000
211.443
171.536
211.443
46.447
171.536
41.106
46.447
14.711
41.106
14.112
14.711
11.591
14.112
7.764
11.591
3.645
7.764
1.672
3.645
39
1.672
(138)
39
(26.716)
(138)
497.212
(26.716)
497.212
2012
Rp'000
2012
Rp'000
31.Desember/
NONCONTROLLING INTERESTS
31
December 31,
31 Desember/
2011
December 31,
Rp'000
2011
Rp'000
Noncontrolling Interests in Net Assets of
Subsidiaries
Noncontrolling Interests in Net Assets of
143.058
MEP
Subsidiaries
65.056
EKL
143.058
MEP
19.538
FMT
65.056
EKL
25.720
SEP
19.538
FMT
13.614
EMP
25.720
SEP
11.068
WMK
13.614
EMP
10.580
MKS
11.068
WMK
5.714
TSS
10.580
MKS
3.031
ESBC
5.714
TSS
(1.141)
EKP
3.031
ESBC
793.115
SIP
(1.141)
EKP
(104)
ISL
793.115
SIP
(1.584)
ELN
(104)
ISL
1.087.665
Total
(1.584)
ELN
1.087.665
2011
Rp'000
2011
Rp'000
106.480
68.386
106.480
26.909
68.386
15.386
26.909
3.044
15.386
2.813
3.044
2.049
2.813
1.097
2.049
1.011
1.097
614
1.011
8
614
(528)
8
(25.131)
(528)
202.138
(25.131)
59.448
62.131
59.448
17.062
62.131
25.720
17.062
3.751
25.720
(1.141)
3.751
2.151
(1.141)
5.680
2.151
5.571
5.680
30
5.571
442.224
30
(104)
442.224
(1.584)
(104)
620.939
(1.584)
202.138
620.939
- 56 - 56 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
Total
Noncontrolling Interests in Income (Loss)
Subsidiaries
Noncontrolling Interests in Income (Loss)
EKL
Subsidiaries
MEP
EKL
FMT
MEP
SEP
FMT
WMK
SEP
EKP
WMK
TSS
EKP
EMP
TSS
MKS
EMP
ESBC
MKS
SIP
ESBC
ISL
SIP
ELN
ISL
Total
ELN
Total
195
196
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
32.
LABA PER SAHAM DASAR
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
32. EARNINGS PER SHARE
32. LABA
BerikutPER
ini SAHAM
adalah DASAR
data yang digunakan untuk
perhitungan laba per saham dasar:
Berikut ini adalah data yang digunakan untuk
perhitungan laba per saham dasar:
2012
Rp'000
2012
Laba
Rp'000
Laba untuk perhitungan laba
Laba
per saham dasar
79.159.479
Laba untuk perhitungan laba
per saham dasar
79.159.479
Jumlah saham
Lembar/Shares
32. EARNINGS
PER of
SHARE
The computation
basic earnings per share is
based on the following data:
The computation of basic earnings per share is
based on the following data:
2011
Rp'000
2011
Earnings
Rp'000
Net income for the computation
Earnings
59.575.427
of basic earnings per share
Net income for the computation
59.575.427
of basic earnings per share
Lembar/Shares Number of Shares
Jumlah saham
Lembar/Shares
Jumlah rata-rata tertimbang saham
biasa untuk perhitungan laba
Jumlah rata-rata tertimbang saham
per saham dasar
1.480.783.562
biasa untuk perhitungan laba
per saham dasar
1.480.783.562
Laba per saham dasar
(Dalam Rupiah penuh)
53,46
Laba per saham dasar
(Dalam Rupiah penuh)
53,46
Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa untuk
perhitungan laba per saham dasar di atas telah
Jumlah
rata-rata
disesuaikan
dengantertimbang
pembagiansaham
dividen biasa
saham untuk
pada
perhitungan
laba 2011
per saham
di pemecahan
atas telah
tanggal
4 Oktober
(Catatandasar
24) dan
disesuaikan
saham pada
saham padadengan
tanggalpembagian
4 Oktober dividen
2011 (Catatan
22),
tanggal
4 Oktober
2011 (Catatan
24) dan
pemecahan
seolah-olah
pembagian
dividen
saham
dan
saham pada saham
tanggal 4tersebut
Oktober telah
2011 (Catatan
22),
pemecahan
terjadi pada
seolah-olah
pembagian
dividen saham dan
tanggal 1 Januari
2011.
pemecahan saham tersebut telah terjadi pada
tanggal 1 Januari
2011.
Perusahaan
tidak
menghitung laba per saham
dilusian karena Perusahaan tidak mempunyai efek
Perusahaan
tidak menghitung laba per saham
berpotensi dilusian.
dilusian karena Perusahaan tidak mempunyai efek
berpotensi dilusian.
33. IMBALAN PASCA KERJA
Lembar/Shares
PASCA KERJAimbalan pasca kerja untuk
33. IMBALAN
Grup menyelenggarakan
karyawan
sesuai
dengan
Undang-Undang
Grup
menyelenggarakan
imbalan
pasca
kerja 2003.
untuk
Ketenagakerjaan
No. 13/2003
tanggal
25 Maret
karyawan
sesuai
dengan
Undang-Undang
Jumlah karyawan yang berhak diperhitungkan untuk
Ketenagakerjaan
13/2003
tanggal pada
25 Marettanggal
2003.
imbalan
pasca No.
kerja
tersebut
Jumlah
karyawan
diperhitungkanadalah
untuk
31
Desember
2012yang
dan berhak
2011 masing-masing
imbalan
pasca
kerja
tersebut
pada
tanggal
691 dan 557 karyawan.
31 Desember 2012 dan 2011 masing-masing adalah
691 danimbalan
557 karyawan.
Beban
pasca kerja pensiun yang diakui di
laporan laba rugi komprehensif konsolidasian adalah:
Beban imbalan pasca kerja pensiun yang diakui di
laporan laba rugi komprehensif konsolidasian adalah:
2012
Rp'000
2012
Biaya jasa kini
2.732.146
Rp'000
Biaya bunga
1.171.589
Biaya jasa kini
2.732.146
Kerugian aktuaria
Biaya bunga
1.171.589
bersih yang diakui
213.133
Kerugian aktuaria
Biaya jasa lalu
1.106.188
bersih yang diakui
213.133
Jumlah
5.223.056
Biaya jasa lalu
1.106.188
Jumlah
5.223.056
Number of Shares
Weighted average number of shares
for the computation of basic
Weighted average number of shares
1.312.500.000
earnings per share
for the computation of basic
1.312.500.000
earnings per share
Basic earnings per share
45,39
(in full Rp amount)
Basic earnings per share
45,39
(in full Rp amount)
The weighted average number of shares for the
computation of basic earnings per share have been
The
weighted
average
sharesdividends
for the
adjusted
to reflect
the number
effect theof stock
computation
basic earnings
share
been
distributed
onofOctober
10, 2011per
(Note
24)have
and stock
adjusted
to reflect
the effect
dividends
split
on October
4, 2011
(Note the
22), stock
as if such
have
distributed since
on October
10,
happened
January
1,2011
2011.(Note 24) and stock
split on October 4, 2011 (Note 22), as if such have
happened since January 1, 2011.
The Company did not calculate diluted earnings per
share because there were no identified effect of
The
Company
not calculate
dilutive
potentialdid
ordinary
shares.diluted earnings per
share because there were no identified effect of
dilutive potential ordinary shares.
33. EMPLOYEE BENEFITS
33. EMPLOYEE
BENEFITS
The Group provide
post-employment benefits for
their qualifiying employees in accordance with Labor
The
provide dated
post-employment
for
Law Group
No. 13/2003
March 25, benefits
2003. The
their
qualifiying
employees
in
accordance
with
Labor
number of employees entitled to the benefits as of
Law No. 13/2003
March
2003.
December
31, 2012dated
and 2011
were25,691
and The
557
number of employees
entitled to the benefits as of
employees,
respectively.
December 31, 2012 and 2011were 691 and 557
employees, respectively.
Amounts recognized in the consolidated statements
of comprehensive income in respect of these postAmounts
recognized
in the
statements
employment
benefits are
as consolidated
follows:
of comprehensive income in respect of these post2011
employment benefits are as follows:
Rp'000
2011
1.898.615
Current service cost
Rp'000
1.008.525
Interest cost
1.898.615
Current service cost
Net actuarial losses
1.008.525
Interest cost
963
recognized
Net actuarial losses
477.055
Past service cost
963
recognized
3.385.158
Total
477.055
Past service cost
3.385.158
Total
- 57 - 57 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
Liabilitas imbalan pasca kerja yang termasuk dalam
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
The amounts included in the consolidated
laporan posisi keuangan konsolidasian adalah
Liabilitas
imbalan pasca kerja yang termasuk dalam
sebagai berikut:
laporan posisi keuangan konsolidasian adalah
sebagai berikut:
31 Desember/
December 31,
31 Desember/
2012
December 31,
Rp'000
2012
Nilai kini kewajiban yang
Rp'000
tidak didanai
25.787.222
Nilai kini kewajiban yang
Biaya jasa lalu yang belum diakui
(3.047.522)
tidak didanai
25.787.222
Kerugian aktuaria belum diakui
(6.343.473)
Biaya jasa lalu yang belum diakui
(3.047.522)
Liabilitas bersih
16.396.227
Kerugian
aktuaria belum diakui
(6.343.473)
statements of financial position arising from the
The
amounts
included
in theof consolidated
Company’s
obligation
in respect
these poststatements of
financial
position
employment
benefits
are as
follows:arising from the
Company’s obligation in respect of these post31 Desember/
employment benefits are as follows:
December 31,
31 Desember/
2011
December 31,
Rp'000
2011
Present value of unfunded
Rp'000
19.541.486
obligations
Present value of unfunded
(3.529.059) Unrecognized past service cost
19.541.486
obligations
(3.833.124) Unrecognized actuarial 'losses
(3.529.059) Unrecognized past service cost
12.179.303
obligation actuarial 'losses
(3.833.124) Net
Unrecognized
Liabilitas bersih
16.396.227
Mutasi nilai kini kewajiban manfaat pasti pada tahun
berjalan adalah sebagai berikut:
Mutasi nilai kini kewajiban manfaat pasti pada tahun
berjalan adalah sebagai berikut:
31 Desember/
December 31,
31 Desember/
2012
December 31,
Rp'000
2012
Saldo awal
19.541.486
Rp'000
Biaya jasa kini
2.748.270
Saldo awal
19.541.486
Biaya bunga
1.171.589
Biaya jasa kini
2.748.270
Kerugian (keuntungan) aktuarial
2.667.311
Biaya bunga
1.171.589
Biaya jasa lalu
673.160
Kerugian (keuntungan) aktuarial
2.667.311
Pembayaran manfaat
(1.014.594)
Biaya jasa lalu
673.160
Pembayaran
(1.014.594)
Saldo akhir manfaat
25.787.222
12.179.303
Net obligation
Movements in the present value of the defined
benefit obligation in the current year were as
Movements in the present value of the defined
follows:
benefit obligation in the current year were as
follows:
31 Desember/
December 31,
31 Desember/
2011
December 31,
Rp'000
2011
14.422.493
Opening defined benefit obligation
Rp'000
1.883.616
Current service cost
14.422.493
Opening defined benefit obligation
1.008.524
Interest cost
1.883.616
Current service cost
2.895.331
Contributions from plan participants
1.008.524
Interest cost
Actuarial (gain) losses
2.895.331
Contributions from plan participants
(668.478)
Benefits paid
Actuarial (gain) losses
(668.478)
Benefits defined
paid
19.541.486
Closing
benefit obligation
Saldo akhir
25.787.222
Riwayat penyesuaian adalah sebagai berkut:
19.541.486
Closing defined benefit obligation
The history of experience adjustments is as follows:
Nilai kini kewajiban imbalan pasti
2012
Rp ' 000
25.787.222
The history
31 Desember/December 31,
2011
2010
2009
Rp ' 000 31 Desember/December
Rp ' 000
31, Rp ' 000
2011
2010
2009
Rp ' 000
Rp ' 000
Rp
' 000
19.541.486
14.422.493
9.772.844
Penyesuaian liabilitas
Nilai kini kewajiban imbalan pasti
2.192.405
25.787.222
2.433.907
19.541.486
1.124.034
14.422.493
2.192.405
2.433.907
1.124.034
Riwayat penyesuaian adalah sebagai berkut:
2012
Rp ' 000
Penyesuaian liabilitas
Perhitungan seluruh imbalan pasca kerja dilakukan
oleh aktuaris independen PT Dian Artha Tama
Perhitungan
seluruh
pasca
kerja dilakukan
masing-masing
untuk imbalan
tanggal 31
Desember
2012 dan
oleh aktuaris
PT Dian
Artha dalam
Tama
2011.
Asumsi independen
utama yang
digunakan
masing-masingpenilaian
untuk tanggal
31 Desember
dan
menentukan
aktuaria
adalah 2012
sebagai
2011.
Asumsi
utama
yang
digunakan
dalam
berikut:
menentukan penilaian aktuaria adalah sebagai
2012
berikut:
Usia pensiun normal
Tingkat diskonto
Usia pensiun normal
Tingkat kenaikan gaji rata-rata
Tingkat diskonto
Tingkat mortalita
Tingkat kenaikan gaji rata-rata
Tingkat pengunduran diri
Tingkat mortalita
Usia 18-44 tahun
Tingkat pengunduran diri
Usia 45-54 tahun
Usia 18-44 tahun
Usia 45-54 tahun
of experience adjustments is as follows:
- 58 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
2008
Rp
' 000
8.117.772
Present value of defined benefit
obligation
549.988
9.772.844
3.382.746
8.117.772
Present value of defined benefit
Experience adjustments on liabilities
obligation
549.988
3.382.746
Experience adjustments on liabilities
The cost of providing post-employment benefits is
calculated by independent actuary, PT Dian Artha
The
post-employment
benefits
is
as of ofproviding
December
31, 2012 and
2011,
Tamacost
calculated
by
independent
actuary,
PT
Dian
Artha
respectively. The actuarial valuation was carried out
asfollowing
of December
31, 2012 and 2011,
Tama the
using
key assumptions:
respectively. The actuarial valuation was carried out
using the following key assumptions:
2011
2012
2011
55 tahun/year
55 tahun/year
6%
7%
55 tahun/year
55 tahun/year
7%
7%
6%
7%
Indonesia - II (1999) Indonesia - II (1999)
7%
7%
Indonesia - II (1999) Indonesia - II (1999)
5%
5%
0%
0%
5%
5%
0%
0%
- 58 -
2008
Rp ' 000
Normal retirement age
Discount rate
Normal retirement age
Average salary increase rate
Discount rate
Mortality rate
Average salary increase rate
Resignation rate
Mortality rate
Age 18-44 years
Resignation rate
Age 45-54 years
Age 18-44 years
Age 45-54 years
197
198
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
34.
SIFAT DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK
BERELASI
34. SIFAT DAN TRANSAKSI
BERELASI
Sifat
dengan Pihak Berelasi
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
34. NATURE
OF
RELATIONSHIP (Continued)
AND
PIHAK
TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
34. NATURE
OF
RELATIONSHIP
AND
TRANSACTIONS
WITH RELATED PARTIES
Nature
of Relationship
Sifat
PihakCorpora
Berelasimerupakan pemegang
a. dengan
PT Rajawali
saham Perusahaan dan entitas induk terakhir
a. dalam
PT Rajawali
Corpora
kelompok
usaha.merupakan pemegang
saham Perusahaan dan entitas induk terakhir
kelompok
usaha.
b. dalam
NT, ERU,
LK dan
EKJJ merupakan entitas
asosiasi.
b. NT, ERU, LK dan EKJJ merupakan entitas
asosiasi.
Transaksi-transaksi
dengan Pihak Berelasi
Nature
Relationship
a. PT of Rajawali
Corpora is the majority
shareholder of the Company and ultimate
a. PT
Rajawali
holding
company.Corpora is the majority
shareholder of the Company and ultimate
company.
b. holding
NT, ERU,
LK and EKJJ are associate
companies.
b. NT, ERU, LK and EKJJ are associate
companies.
Transactions
with Related Parties
DENGAN
Transaksi-transaksi
dengan
Pihak
Berelasitransaksi
Dalam kegiatan usahanya,
Grup
melakukan
tertentu dengan pihak berelasi, yang meliputi antara
Dalam
lain: kegiatan usahanya, Grup melakukan transaksi
tertentu dengan pihak berelasi, yang meliputi antara
lain: Grup menyediakan manfaat pada Komisaris,
a.
Direktur dan karyawan kunci sebagai berikut:
a. Grup menyediakan manfaat pada Komisaris,
Direktur dan karyawan kunci sebagai berikut:
2012
Rp'000
2012
Rp'000
Komisaris
Imbalan kerja jangka pendek
2.372.457
Komisaris
Direksi
Imbalan kerja jangka pendek
2.372.457
Imbalan kerja jangka pendek
14.913.629
Direksi
Imbalan pasca kerja
354.669
Imbalan kerja jangka pendek
14.913.629
Karyawan kunci
Imbalan pasca kerja
354.669
Imbalan kerja jangka pendek
4.553.443
Karyawan kunci
Imbalan pasca kerja
1.056.290
Imbalan kerja jangka pendek
4.553.443
Imbalan pasca kerja
1.056.290
b. Berdasarkan Perjanjian Pokok tanggal 15 Juli
2010 antara MKS dan PT Mahkota Imperia,
b. Berdasarkan
Perjanjian
Pokok
Juli
pemegang saham
mayoritas
NT, tanggal
ERU dan15EKJJ,
2010
antara Imperia
MKS dan
PT Mahkota
Imperia,
PT
Mahkota
menunjuk
dan menugaskan
pemegang
mayoritas NT,
ERU
dan EKJJ,
MKS
untuksaham
melaksanakan
tugas
pengelolaan
PT
Imperia
menunjuk
danMahkota
konsultasi
dimana
NT, ERUdan
danmenugaskan
EKJJ akan
MKS untuk management
melaksanakanfeetugas
pengelolaan
memberikan
sebesar
5% dari
dan
konsultasi
dimana
NT, ERU danperusahaan,
EKJJ akan
keuntungan
bersih
masing-masing
memberikansejak
management
fee sebesar
5% dari
terhitung
masing-masing
perusahaan
keuntungan
bersih
masing-masing
perusahaan,
tersebut mulai
menghasilkan
keuntungan
bersih.
terhitung
sejak 31
masing-masing
perusahaan
Sampai dengan
Desember 2012,
masingtersebut mulai
menghasilkan tersebut
keuntungan bersih.
masing
perusahaan
belum
Sampai
dengan
31 Desember
menghasilkan
keuntungan
bersih. 2012, masingmasing
perusahaan
tersebut
belum
menghasilkan
keuntungan
bersih. di luar usaha
c. Grup
juga mempunyai
transaksi
dengan pihak berelasi seperti yang telah
c. diungkapkan
Grup juga mempunyai
transaksi
di luar usaha
pada Catatan
8.
dengan pihak berelasi seperti yang telah
diungkapkan pada Catatan 8.
Transactions
with Related
Partiestransactions with
The
Group entered
into certain
related parties. These transactions included, among
The
Group
entered into certain transactions with
others,
the following:
related parties. These transactions included, among
others,
a. Thethe following:
Group
provides
benefits
to
its
Commissioners, Directors and key management
a. personnel
The
Group
provides
benefits
to
its
as follows:
Commissioners, Directors and key management
2011personnel as follows:
Rp'000
2011
Rp'000
Commissioners
1.891.374
Short-term benefits
Commissioners
Directors
1.891.374
Short-term benefits
8.543.301
Short-term benefits
Directors
275.979
Post-employment benefits
8.543.301
Short-term benefits
Key management personnel
275.979
Post-employment benefits
4.724.031
Short-term benefits
Key management personnel
264.725
Post-employment benefits
4.724.031
Short-term benefits
264.725
Post-employment benefits
b. Based on the Principal Agreement dated July
15, 2010 between MKS and PT Mahkota
b. Based
themajority
Principal
Agreementofdated
July
Imperia,onthe
shareholder
NT, ERU
15, EKJJ,
2010 MKS
between
MKS and
Mahkota
and
is appointed
andPT
assigned
to
Imperia, themanagement
majority shareholder
of
NT, ERU
perform
and
consultation
and
EKJJ,
is appointed
and assigned
to
services
to MKS
the associate
companies
and will
perform
management
consultation
be
compensated
with a fee and
equal to
5% of the
services
to the
associate
companies
andfrom
will
net income
of each
associate
company
be compensated
a fee equal
to 5% of
the
time they canwith
produce
net income.
Upthe
to
net
income31,
of 2012,
each associate
company
from
December
the associate
companies
the
theyany
cannet
produce
havetime
not had
income.net income. Up to
December 31, 2012, the associate companies
have not had any net income.
c.
c.
The Group entered into nontrade transactions
with related parties as described in Note 8.
The Group entered into nontrade transactions
with related parties as described in Note 8.
- 59 - 59 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
d. Berdasarkan Akta No. 24/2012 pada tanggal
d.
e.
e.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
d. Based on Notarial Deed No. 24/2012,
dated
16 Juli 2012, pemegang saham menyetujui
Berdasarkan
Akta No.
24/2012
padaKaryawan
tanggal
rencana Program
Alokasi
Saham
16 Juli 2012,
saham
menyetujui
(Employee
Stockpemegang
Allocation/ESA).
Program
ESA
rencana
Alokasi Saham
Karyawan
diberikan Program
kepada karyawan
tetap Perusahaan.
(Employee
Stock Allocation/ESA).
Programharga
ESA
Harga pelaksanaan
adalah sama dengan
diberikan kepada
tetap Perusahaan.
penawaran
sahamkaryawan
yang ditawarkan
dalam
Harga
pelaksanaan
sama dengan
Penawaran
Umum. adalah
Pembayaran
diambilharga
dari
penawaran
saham
dalam
bonus karyawan
yangyang
berhakditawarkan
menerima bonus
Penawaran
Umum.
Pembayaran
dari
yang dibayarkan
secara
tunai oleh diambil
Perusahaan
bonus
karyawan
yang
berhak
menerima
bonus
pada tanggal 25 Oktober 2012 sejumlah
yang
dibayarkan secara
oleh Perusahaan
Rp
5.008.920.000
kepadatunai
PT Mandiri
Sekuritas,
pada
tanggal
25 Emisi
Oktober
sejumlah
Penjamin
Pelaksana
Efek.2012
Jumlah
saham
Rp 5.008.920.000
kepada
Mandiri Sekuritas,
dalam
Program ESA
yangPT
dialokasikan
kepada
Penjamin
Jumlah
saham
peserta Pelaksana
Program Emisi
ESA Efek.
adalah
sejumlah
dalam Program
ESA juta
yangsembilan
dialokasikan
kepada
8.900.000
(delapan
ratus
ribu)
peserta
ESA
adalah sejumlah
saham dariProgram
Saham Yang
Ditawarkan.
8.900.000 (delapan juta sembilan ratus ribu)
saham dari
Yang Ditawarkan.
Rincian
asetSaham
dan liabilitas
pihak berelasi sebagai
berikut:
Rincian aset dan liabilitas pihak berelasi sebagai
berikut:
2012
Rp'000
2012
Aset
Rp'000
Piutang lain-lain dari
Aset
pihak berelasi
47.665.631
Piutang lain-lain dari
Persentase dari jumlah aset
2,67%
pihak berelasi
47.665.631
Liabilitas
Persentase dari jumlah aset
2,67%
Utang lain-lain kepada
Liabilitas
pihak berelasi
13.206.587
Utang lain-lain kepada
Persentase dari jumlah liabilitas
1,21%
pihak berelasi
13.206.587
Persentase dari jumlah liabilitas
1,21%
35. INFORMASI SEGMEN
d.
e.
July 16, 2012, the shareholders of the Company
Based
on Notarial
Deed No. Stock
24/2012,
dated
have approved
an Employee
Allocation
July 16, 2012,
the shareholders
of theCompany’s
Company
Program
(the “ESA
Program”). The
have approved
an Employee
Allocation
permanent
employees
will Stock
be entitled
to
The
Company’s
Program
(the
“ESA
Program”).
participate in the ESA Program. The price of the
permanent
employees
will be
entitled
to
shares
available
to employees
will be
equal to
participate
the ESA
Program.
price ofpaid
the
the OfferinginPrice.
Payment
for The
the shares
shares
to employees
be equal
to
in
cash available
by the Company
as a will
bonus
to those
the
Offering who
Price.are
Payment
sharesbonus
paid
employees
eligiblefor
to the
receive
in
cash
byfully
the paid
Company
as a bonus
to those
which
was
by Company
on October
25,
employees
who aretoeligible
to receive bonus
2012
amounting
Rp 5,008,920,000
to
which
was fully
paid by Lead
Company
on October
25,
PT Mandiri
Sekuritas,
Domestic
Manager
2012Joint
amounting
to The
Rp proportion
5,008,920,000
to
and
Bookrunner.
of shares
PT
Mandiri
Sekuritas,
Domestic
to be
allocated
to the Lead
participants
of Manager
the ESA
and Joint is
Bookrunner.
proportion
shares
Program
8,900,000The
shares
of theofOffered
to
be allocated to the participants of the ESA
Shares.
Program is 8,900,000 shares of the Offered
Shares.
Details of assets and liabilities are as follows:
e. Details of assets and liabilities are as follows:
2011
Rp'000
2011
Assets
Rp'000
Other accounts receivable
Assets
44.026.640
from related parties
Other accounts receivable
4,41%
Percentage to total assets
44.026.640
from related parties
4,41% Liabilities
Percentage to total assets
Other accounts payable to
Liabilities
10.360.510
related parties
Other accounts payable to
1,31%
Percentage to total liabilities
10.360.510
related parties
1,31%
Percentage to total liabilities
35. SEGMENT INFORMATION
35. INFORMASI SEGMEN
Grup melaporkan segmen-segmen berdasarkan
PSAK 5 (revisi 2009) berdasarkan wilayah operasi :
Grup melaporkan segmen-segmen berdasarkan
PSAK 5 (revisi 2009) berdasarkan wilayah operasi :
ï‚·
Jadetabek yang meliputi Jakarta, Depok,
Tangerang dan Bekasi.
Jadetabek
yang meliputi Jakarta, Depok,
ï‚·ï‚·
Luar
Jadetabek.
Tangerang dan Bekasi.
ï‚·
Luarini
Jadetabek.
Berikut
adalah informasi segmen berdasarkan
segmen operasi:
Berikut ini adalah informasi segmen berdasarkan
segmen operasi:
Pendapatan/Revenues
35. SEGMENT INFORMATION
The Group’s reportable segments under PSAK 5
(revised 2009) are based on their operational areas
The
reportable segments under PSAK 5
whichGroup’s
are as follows:
(revised 2009) are based on their operational areas
which
are as follows:
ï‚· Jadetabek,
which includes Jakarta, Depok,
Tangerang and Bekasi.
ï‚·ï‚· Jadetabek,
which includes Jakarta, Depok,
Outside Jadetabek.
Tangerang and Bekasi.
ï‚·TheOutside
Jadetabek.
following
is segment information based on
operational areas:
The following is segment information based on
2012
operational areas:
Eliminasi/
Jumlah/
Pendapatan
2012
Jadetabek
Luar Jadetabek
Pendapatan/Revenues
Rp'000
Rp'000
Jadetabek
Luar Jadetabek
Rp'000
Rp'000
521.232.644
15.144.035
Pendapatan
Hasil
segmen
Beban umum dan administrasi
Hasil
segmenlain-lain bersih
Penghasilan
Beban umum dan administrasi
Penghasilan
lain-lain
Laba sebelum
bebanbersih
pajak
521.232.644
191.780.758
95.259.889
191.780.758
5.543.447
95.259.889
5.543.447
102.064.316
15.144.035
7.268.456
3.010.512
7.268.456
627.229
3.010.512
627.229
4.885.173
Laba sebelum beban pajak
102.064.316
4.885.173
- 60 - 60 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
Eliminations
Eliminasi/
Rp'000
Eliminations
Rp'000
(15.513.413)
Total
Jumlah/
Rp'000
Total
Rp'000
520.863.266
Revenues
(15.513.413)
(15.513.413)
(15.531.413)
(15.513.413)
(18.000)
(15.531.413)
(18.000)
-
520.863.266
183.535.801
82.738.988
183.535.801
6.152.676
82.738.988
6.152.676
106.949.489
Revenues
Segment results
General and administrative expenses
Segment
results
Other gains
- net
General and administrative expenses
Other
- net
Incomegains
before
tax
106.949.489
Income before tax
-
199
200
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
2011
Pendapatan
Pendapatan/Revenues
2011
Jadetabek
Luar Jadetabek
Pendapatan/Revenues
Rp'000
Rp'000
Jadetabek
Luar Jadetabek
Rp'000
Rp'000
332.944.149
20.928.599
Pendapatan
Hasil segmen
Beban umum dan administrasi
Hasil
segmenlain-lain bersih
Penghasilan
Beban umum dan administrasi
Penghasilan
lain-lain
Laba
sebelum
bebanbersih
pajak
332.944.149
164.442.492
99.352.327
164.442.492
10.111.821
99.352.327
10.111.821
75.201.986
20.928.599
11.803.161
9.071.367
11.803.161
3.852.731
9.071.367
3.852.731
6.584.525
75.201.986
6.584.525
Laba sebelum beban pajak
Eliminasi/
Eliminations
Eliminasi/
Rp'000
Eliminations
Rp'000
(15.513.413)
Jumlah/
Total
Jumlah/
Rp'000
Total
Rp'000
338.359.335
Revenues
(15.513.413)
(15.513.413)
(15.513.413)
(15.513.413)
(15.513.413)
--
338.359.335
160.732.240
92.910.281
160.732.240
13.964.552
92.910.281
13.964.552
81.786.511
Revenues
Segment results
General and administrative expenses
Segment
results
Other gains
- net
General and administrative expenses
Other gains
- net
Income
before
tax
-
81.786.511
Income before tax
36. IKATAN
36. COMMITMENTS
36. a.
IKATAN
Perusahaan mengadakan Perjanjian Kerjasama
Operasi dengan pengemudi dimana Perusahaan
a. Perusahaan
Kerjasama
memberikan mengadakan
hak kepadaPerjanjian
pengemudi
untuk
Operasi dengan pengemudi
dimana
Perusahaan
mengoperasikan
1 (satu) unit
kendaraan
taksi
memberikan
hak dengan
kepada nomor
pengemudi
milik
Perusahaan
pintu untuk
yang
mengoperasikan
1 (satu)
unit kendaraan
taksi
disebutkan
di dalam
Perjanjian.
Berdasarkan
milik
Perusahaan
denganoperasi,
nomor pintu
yang
perjanjian
kerjasama
pengemudi
disebutkan untuk
di dalam
Perjanjian.
Berdasarkan
diwajibkan
membayar
setoran
harian,
perjanjian
operasi, pengemudi
menyediakankerjasama
jaminan pengemudi
dan dana
diwajibkan serta
untukmemberikan
membayar ganti
setoran
harian,
cadangan
rugi kepada
menyediakan
jaminan setiap
pengemudi
dan dana
Perusahaan untuk
kerugian
yang
cadangan serta
rugi kepada
disebabkan
oleh memberikan
pengemudi, ganti
termasuk
namun
Perusahaan
kerugian
yang
tidak terbatasuntuk
pada setiap
kerugian
operasional.
disebabkanKerjasama
oleh pengemudi,
termasuk
Perjanjian
Operasi ini
berlaku namun
antara
tidak
pada tahun.
kerugian operasional.
5 (lima)terbatas
sampai 7 (tujuh)
Perjanjian Kerjasama Operasi ini berlaku antara
(lima)
sampai
7 (tujuh)
tahun. perjanjian sewa
b. 5
Grup,
kecuali
MKS
mengadakan
menyewa tanah dan bangunan
dengan
b. Grup,
kecuali
MKSketiga
mengadakan
beberapa
pihak
denganperjanjian
jumlah sewa
nilai
menyewa
tanahRpdan
bangunan
dengan
kontrak sebesar
17.335.180
ribu yang
akan
beberapaantara
pihak
ketiga
berakhir
tahun
2013dengan
- 2022. jumlah nilai
kontrak sebesar Rp 17.335.180 ribu yang akan
antara6 tahun
2013Perusahaan
- 2022.
c. berakhir
Pada tanggal
Juli 2012,
dan MKS,
entitas anak, menandatangani Perjanjian Jual
c. Pada
tanggal Bersyarat
6 Juli 2012,
Perusahaan
dan ETAB
MKS,
Beli Saham
(PJBSB)
dengan
entitas
menandatangani
Perjanjian Jual
dan
Tn.anak,
Ari Singgih
dimana Perusahaan
dan
Beli
Bersyarat100%
(PJBSB)
dengan saham
ETAB
MKS Saham
akan membeli
kepemilikan
dan Tn.
Singgih
dimana
Perusahaan
dan
pada
PT Ari
Ekspres
Mulia
Kencana
(EMK) dan
MKS
akan membeli
kepemilikan
saham
PT
Ekspres
Kencana 100%
Nusantara
(EKN), masingpada PT875
Ekspres
Kencana
(EMK)
dan
masing
lembarMulia
saham
dan 1.125
lembar
PT
Ekspres
Kencana
Nusantara
(EKN),
masingsaham.
Kedua
perusahaan
tersebut
berdomisili
masing
875 lembar
sahamjumlah
dan 1.125
lembar
di
Jadetabek
dan memiliki
ijin sebanyak
saham.
perusahaan
tersebuttaksi.
berdomisili
2.000 ijinKedua
operasi
untuk kendaraan
Harga
di Jadetabeksaham
dan memiliki
sebanyak
pembelian
untuk jumlah
kedua ijin
perusahaan
2.000
ijin adalah
operasi sebesar
untuk kendaraan
taksi. Harga
tersebut
Rp 67.000.000
ribu.
pembelian saham
sahamEMK
untuk
Pembelian
dan kedua
EKN ini perusahaan
akan efektif
tersebut
adalah sebesar
Rp 67.000.000
ribu.
setelah seluruh
persyaratan
transaksi yang
Pembelian di
saham
EMK
dan EKN
akan efektif
tercantum
dalam
PJBSB
telah ini
dipenuhi
oleh
setelahbelah
seluruh
kedua
pihak. persyaratan transaksi yang
tercantum di dalam PJBSB telah dipenuhi oleh
kedua belah pihak.
36. COMMITMENTS
a. The Group entered into a contract (Perjanjian
Kerjasama Operasi) with their drivers which
a. The
Group
entered
into a contract
entitles
a driver
to operate
1 (one) (Perjanjian
unit of the
Kerjasama
drivers which
Group’s taxiOperasi)
vehicle with
with their
a specified
door
entitles
to operate
(one) unit Based
of the
number aasdriver
mentioned
in the 1agreement.
Group’s
taxi vehicle
with is
a obliged
specified
door
on the agreement,
the driver
to pay
a
number
as mentioned
in theon
agreement.
fixed amount
of money
a daily Based
basis,
on the agreement,
the driver
obliged to
payfor
a
security
deposit and
other isdeposits
and
fixed
amount
of by
money
on a including
daily basis,
each loss
caused
the driver,
but
security
deposit
and other
and for
not
limited
to operational
loss.deposits
This contract
is
each
loss caused
by tothe
driver, including
but
valid between
5 (five)
7 (seven)
years.
not limited to operational loss. This contract is
valid between 5 (five) to 7 (seven) years.
b.
b.
c.
c.
The Group, except MKS, entered into lease
contracts of land and buildings with several
The
MKS,
entered
into of
lease
third Group,
parties except
with total
contract
value
Rp
contracts
and buildings
17,335,180of land
thousand,
which with
will several
expire
third parties
total contract value of Rp
between
2013with
to 2022.
17,335,180 thousand, which will expire
between
to 2022.
On
July 2013
6, 2012,
the Company and MKS, a
subsidiary, entered into a Perjanjian Jual Beli
On
July Bersyarat
6, 2012, the
Company
MKS,
a
Saham
(PJBSB)
with and
ETAB
and
subsidiary,
entered
intothea Company
Perjanjian and
JualMKS
Beli
Tn.
Ari Singgih
which
Saham
Bersyarat
with ETABin and
will acquire
100% (PJBSB)
shares ownership
PT
Tn. Ari Singgih
which the
Company
MKS
Ekspres
Mulia Kencana
(EMK)
and PTand
Ekspres
will
acquire
100% shares
in and
PT
Kencana
Nusantara
(EKN) ofownership
875 shares
Ekspres
Mulia respectively.
Kencana (EMK)
PT Ekspres
1,125
shares,
Bothand
companies
are
Kencana
(EKN)
of 875
domiciled Nusantara
in Jadetabek
and
own shares
2,000 and
taxi
1,125 shares,
respectively.
companies
license.
The total
purchaseBoth
price
is agreedare
at
domiciled
in Jadetabek
2,000 taxi
Rp 67,000,000
thousand.and
Theown
acquisition
will
license. The
total after
purchase
price is agreed
at
become
effective
all conditions
in PJBSB
Rp
67,000,000
thousand.
are fulfilled
by both
parties. The acquisition will
become effective after all conditions in PJBSB
are fulfilled by both parties.
- 61 - 61 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)Berdasarkan adendum perjanjian jual beli saham
d.
d.
bersyarat tanggal 9 Agustus 2012, para pihak
Berdasarkan
adendum
perjanjian
belisahamsaham
sepakat untuk
membatalkan
jualjualbeli
bersyarat
tanggal
9 Agustus
2012, para
pihak
saham
EKN
dan hanya
melanjutkan
transaksi
sepakat
membatalkan
jual beli
sahamjual beli untuk
875 saham
EMK dengan
syarat
dan
saham EKN
dan
hanya
melanjutkan
transaksi
ketentuan
yang
diatur
dalam
adendum perjanjian
jual
belilain
875
saham
EMK dengan
syarat
dan
antara
EMK
memperoleh
izin paling
sedikit
ketentuan yang
dalam adendum
perjanjian
sebanyak
2.000.diatur
Berdasarkan
adendum,
harga
antara
lain ada!ah
EMK memperoleh
paling sedikit
pembelian
sebesar Rpizin
67.001.000
ribu.
sebanyak 2.000.
harga
Pembelian
sahamBerdasarkan
EMK akanadendum,
efektif setelah
pembelian
ada!ah sebesar
Rp 67.001.000
ribu.
seluruh persyaratan
transaksi
yang tercantum
Pembelian
sahamperjanjian
EMK akan
setelah
dalam
adendum
telah efektif
dipenuhi
oleh
seluruh
persyaratan
transaksi
tercantum
para
pihak.
Pada tanggal
31 yang
Agustus
2012,
dalam
adendum
perjanjian
oleh
Perusahaan
membayar
Rp telah
2.000dipenuhi
juta sebagai
para pihak.
Pada tanggal
31 perjanjian.
Agustus 2012,
tanda
jadi berdasarkan
adendum
Perusahaan membayar Rp 2.000 juta sebagai
tanda jadi berdasarkan
Berdasarkan
Akta No.adendum
24/2012perjanjian.
pada tanggal
16 Juli 2012, Pemegang Saham menyetujui
Berdasarkan
Akta Pemberian
No. 24/2012
pada
tanggal
rencana
Program
Opsi
Pembelian
16 Juli 2012,
Saham
Saham
kepadaPemegang
Manajemen
dan menyetujui
Karyawan
rencana Program
(Management
& Pemberian
Employee Opsi
StockPembelian
Option
Saham
kepada Manajemen dan Karyawan
Program/MESOP).
(Management & Employee Stock Option
Program/MESOP).
Hak opsi yang akan didistribusikan kepada
Peserta Program MESOP dapat digunakan untuk
Hak opsisaham
yang
akan
kepada
membeli
baru
yangdidistribusikan
akan dikeluarkan
dari
Peserta
digunakan untuk
portepel,Program
denganMESOP
jumlah dapat
sebanyak-banyaknya
membeli
baru
akanditempatkan
dikeluarkan dan
dari
2%
(dua saham
persen)
dariyang
modal
portepel,
dengan
jumlah sebanyak-banyaknya
disetor setelah
Penawaran
Umum, dalam waktu
2%
(duatahun
persen)
dari sejak
modaltanggal
ditempatkan
dan
1
(satu)
terhitung
pencatatan
disetor
Penawaran
Umum,
waktu
saham setelah
Perseroan
di Bursa
Efekdalam
Indonesia.
1
(satu) tahun terhitung
sejak
tanggal
pencatatan
Pendistribusian
hak opsi
akan
dilakukan
dalam
saham
di Bursa
Efek Indonesia.
3
(tiga) Perseroan
tahapan. Tahap
pertama
selambatPendistribusian
haktanggal
opsi akan
lambatnya
pada
31 dilakukan
Januari dalam
2014
3 (tiga) tahapan. Tahap
pertama
(sebanyak-banyaknya
sejumlah
35% selambatdari total
lambatnya
pada tanggal
31 tahap
Januari kedua
2014
saham Program
MESOP),
(sebanyak-banyaknya
sejumlah
35%
dari
total
selambat-lambatnya pada tanggal 31 Januari
saham(sebanyak-banyaknya
Program MESOP),
tahap35%kedua
2015
sejumlah
dari
selambat-lambatnya
tanggal
31 Januari
total saham Program pada
MESOP),
dan tahap
ketiga
2015
(sebanyak-banyaknya
sejumlah3135%
dari
selambat-lambatnya
pada tanggal
Januari
total
Program MESOP),
dan tahap
2016saham
(sebanyak-banyaknya
sejumlah
30%ketiga
dari
selambat-lambatnya
pada tanggal 31 Januari
total
saham Program MESOP).
2016 (sebanyak-banyaknya sejumlah 30% dari
total saham
MESOP).
Pada
tanggalProgram
31 Desember
2012 jumlah anggota
Direksi dan karyawan yang berhak untuk
Pada
tanggal
31 Desember
jumlah
anggota
mengikuti
Program
MESOP2012
adalah
sekitar
243
Direksi Manajemen
dan karyawan
yang
berhak
untuk
orang.
Perseroan
(Dewan
Komisaris,
mengikuti
Program MESOP
adalahdan
sekitar
243
kecuali Komisaris
Independen,
Direksi
orang.
Manajemen
Perseroan
(Dewan
Komisaris,
Perseroan) dan karyawan masing-masing berhak
kecuali
Komisaris
Independen,
dan Direksi
atas
50.0%
dari hak opsi
yang tersedia.
Perseroan) dan karyawan masing-masing berhak
atas 50.0% dari hak opsi yang tersedia.
Peserta program MESOP akan ditetapkan oleh
Direksi Perusahaan paling lambat 14 (empat
Pesertahari
program
MESOP
akan ditetapkan
oleh
belas)
kalender
sebelumnya
diterbitkannya
Direksi
paling lambat 14 (empat
hak opsi Perusahaan
untuk setiap tahap.
belas) hari kalender sebelumnya diterbitkannya
hak opsi untuk setiap tahap.
- 62 - 62 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
Based on amended PJBSB dated (Continued)
August 9,
2012, each party agreed to cancel the sale and
Based
onofamended
PJBSB
dated
Augustwith
9,
purchase
EKN shares
and only
proceed
2012,
each
agreed
cancel
sale with
and
the
sale
andparty
purchase
of to
875
EMKthe
shares
purchase
EKN conditions
shares and only
proceed
the termsof and
set forth
in with
the
the sale and
purchase of
875 EMK
shares
amended
agreement,
among
others,
EMKwith
to
the
terms
and2,000
conditions
set Based
forth in
the
obtain
at least
taxi license.
on the
amended agreement,
among
others,
EMK to
amendment,
the
purchase
price
is
obtain
at least 2,000
taxi license.
on the
Rp 67,001,000
thousand.
The Based
purchase
of
amendment,
purchase
is
EMK
shares will the
be effective
when allprice
the terms
Rp
thousand.
Theallpurchase
of
and 67,001,000
conditions are
fulfilled by
parties. On
EMK shares
be effective
when all the
August
31, will
2012,
the Company
paidterms
the
and2,000
conditions
fulfilled fee.
by all parties. On
Rp
millionare
reservation
August 31, 2012, the Company paid the
Rp 2,000 million reservation fee.
d.
d.
Based on Notarial Deed No. 24/2012, the
shareholders of the Company have approved a
Based on Notarial
Deed No. Stock
24/2012,
the
Management
and Employee
Option
shareholders
of the Plan”).
Company have approved a
Program (“MESOP
Management and Employee Stock Option
Program (“MESOP Plan”).
Option rights, which will be distributed to
members of the MESOP Plan, can be used by
Option
rights,
will new
be shares.
distributed
to
participants
to which
purchase
Such
members
of
the
MESOP
Plan,
can
be
used
by
shares will be issued from the Company’s
participants
to purchase
new shares.
Such
portfolio
shares,
up to a maximum
amount
of
shares
will of
be the
issued
Company’s
2.0 percent
issuedfrom
and the
paid-up
capital
portfolio
up Offering
to a maximum
amount
after
the shares,
Combined
within one
year of
of
2.0
percent
issued is
and
paid-up
capital
the listing
of of
thethe
Company
listed
on the
IDX.
after
Combined
within
one year of
The the
option
rights Offering
will be
distributed
to
the listing ofinthe
Company
on the
participants
three
stagesisaslisted
follows:
theIDX.
first
The
optionby rights
will31,be2014
distributed
to
distribution
January
(comprising
participants in three
stages
follows:
first
approximately
35 per
cent.as of
total the
options
distribution
January 31,
2014the
(comprising
under the byMESOP
Plan);
second
approximately
35
per
cent.
of
total
options
distribution by January 31, 2015 (comprising
under the MESOP
Plan);of the
second
approximately
35 per cent.
total options
distribution
JanuaryPlan),
31, 2015
under the by
MESOP
and (comprising
the third
approximately
per cent.
of total
options
distribution
by 35
January
31, 2016
(comprising
under
the MESOP
third
approximately
30 per Plan),
cent. ofand
totaltheoptions
distribution
by January
under
the MESOP
Plan). 31, 2016 (comprising
approximately 30 per cent. of total options
under
MESOP Plan).
As of the
December
31, 2012, the number of
members of the Board of Directors and
As
of December
31,participate
2012, the
number
of
employees
entitled to
in the
MESOP
members
the Board of243
Directors
and
Plan
was of approximately
individuals.
employees of
entitled
participate
in the MESOP
Members
the to
Board
of Commissioners
Plan
was
approximately
243
individuals.
(excluding independent commissioners)
and
Members ofofthethe
Board
of Commissioners
members
Board
of Directors
collectively
(excluding
commissioners)
and
are entitled independent
to 50 per cent.
of the available
members
of the
Board
Directors collectively
option
rights
and
the of
employees
collectively
are
entitled to
to 50
50per
percent.
cent.of of
the available
are entitled
available
option
option
rights
and
the
employees
collectively
rights.
are entitled to 50 per cent. of available option
The Board of Directors shall determine which
rights.
employees are eligible to participate n the
The Board
of atDirectors
MESOP
plan
least 14 shall
days determine
before the which
issue
employees
are
to of
participate
n the
of right option
for eligible
each stage
distribution.
MESOP plan at least 14 days before the issue
of right option for each stage of distribution.
201
202
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
37.
TRANSAKSI NON KAS
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
37. NON CASH TRANSACTIONS
Pada tahun-tahun
37. TRANSAKSI
NON yang
KAS berakhir 31 Desember 2012
dan 2011. Grup melakukan transaksi investasi dan
Pada tahun-tahun
yangmemerlukan
berakhir 31 penggunaan
Desember 2012
pendanaan
yang tidak
kas
dan 2011.
melakukan
transaksi
dan
tidak Grup
termasuk
dalam
laporaninvestasi
arus dan
kas
pendanaan yang
tidakrincian
memerlukan
kas
konsolidasian
dengan
sebagaipenggunaan
berikut:
dan tidak termasuk dalam laporan arus kas
2012
konsolidasian dengan rincian sebagai berikut:
Aktivitas investasi dan pendanaan
yang tidak mempengaruhi kas
Aktivitas
investasiaset
dantetap
pendanaan
Penambahan
melalui:
yang
tidak
mempengaruhi kas
Utang
usaha
Penambahan
aset tetap melalui:
Utang lain-lain
Utang
usaha
Pihak berelasi
Utang
lain-lain
Pihak
ketiga
Pihak
berelasi
Peningkatan
modal disetor melalui:
Pihak
ketiga
Dividen saham
Peningkatan
modal disetor melalui:
Konversi utang
Dividen saham
Keuntungan
dari nilai wajar dan kurs
Konversi
utang
mata uang
asing yang
Keuntungan
dari nilai wajar dan kurs
belum direalisasi
mata uang asing yang
belum direalisasi
the years
ended December 31, 2012 and
37. During
NON CASH
TRANSACTIONS
2011, the Group had investing and financing
During
the years
2012
and
transactions
which ended
did notDecember
require the31,use
of cash
2011,
theexcluded
Group from
hadtheinvesting
and statements
financing
and were
consolidated
transactions
which
did not require the use of cash
of
cashflows as
follows:
and were excluded from the consolidated statements
2011 of cashflows as follows:
Rp'000
2012
Rp'000
Rp'000
2011
Rp'000
5.085.171
-
5.085.171
3.940.000
600.000
3.940.000
600.000
-
-27.000.000
-
5.000.000
27.000.000
5.000.000
1.574.384
-
1.574.384
-
Non cash investing and financing
activities
Non
cash investing
andand
financing
Additions
of property
equipment through:
activities
Trade accounts payable
Additions
of property
and equipment through:
Other accounts
payable
Trade
accounts
payable
Third party
Other
accounts
Related
party payable
Third
party
Increase in paid-up capital through:
Related
party
Stock
dividends
Increase
in paid-up
capital through:
Conversion
of debt
Stock dividends
Conversion
of on
debt
Unrealized
gain
fair value and
foreign exchange rate
Unrealized gain on fair value and
foreign exchange rate
38. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA
38. MONETARY
ASSETS
AND
LIABILITIES
UANG ASING
DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES
38. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA
38. MONETARY
ASSETS
AND
LIABILITIES
Pada tanggal
At
December 31,IN2012
and 2011,
the Group had
UANG
ASING 31 Desember 2012 dan 2011, Grup
DENOMINATED
FOREIGN
CURRENCIES
mempunyai aset dan liabilitas moneter dalam mata
monetary assets and liabilities in foreign currencies
Pada
tanggal
31 Desember
At
December 31, 2012 and 2011, the Group had
uang asing
sebagai
berikut: 2012 dan 2011, Grup
as follows:
mempunyai aset dan liabilitas moneter dalam mata
monetary assets and liabilities in foreign currencies
31 Desember/December 31,
uang asing sebagai berikut:
as follows:
2012
2011
Aset
Kas dan setara kas
Aset keuangan lancar lainnya untuk
KasTersedia
dan setara
kasdijual
Aset keuangan lancar lainnya Jumlah aset
Tersedia untuk dijual
Liabilitas
Jumlah aset
Biaya masih harus dibayar
Liabilitas
Jumlah liabilitas
Biaya masih harus dibayar
Jumlah
Bersih
Jumlah Aset
liabilitas
US$
Mata Uang
Ekuivalen
Mata Uang
Ekuivalen
31
Desember/December
31,
Asing/
Asing/
2012 Rp'000/
2011 Rp'000/
Foreign
Equivalent
Foreign
Equivalent
Mata
Uang
Ekuivalenin
Mata
Uang
Ekuivalenin
Currency
Rp
'000
Currency
Rp
'000
Asing/
Rp'000/
Asing/
Rp'000/
Foreign
Equivalent in
Foreign
Equivalent in
Currency
Rp '000
Currency
Rp '000
80.183
775.365
-
US$
25.833.095
80.183
249.806.032
775.365
-
-
US$
25.913.278
25.833.095
250.581.397
249.806.032
-
-
US$
25.913.278
1.454.568
250.581.397
14.065.675
-
-
US$
1.454.568
1.454.568
14.065.675
14.065.675
-
-
Liabilities
Total
Assets
Accrued expenses
Liabilities
Total liabilities
Accrued expenses
24.458.710
1.454.568
236.515.722
14.065.675
--
--
Total liabilities
Net Asset
Total
Jumlah Aset Bersih
24.458.710
Pada
tanggal 31 Desember 2012
dan 2011,236.515.722
kurs
konversi yang digunakan Grup serta kurs yang
Pada
31 Desember
dan 2011,
kurs
berlakutanggal
pada tanggal
20 Maret 2012
2013 sebagai
berikut:
konversi yang digunakan Grup serta kurs yang
berlaku pada tanggal 20 Maret 2013 sebagai
20 Maret/ berikut:
31 Desember/
Mata Uang
1 US$
Mata Uang
1 US$
Assets
Cash and equivalents
Other
Assetscurrent financial asset Available-for-sale
Cash
and equivalents
Other current financial asset Total Assets
Available-for-sale
March 20,
202013
Maret/
March
Rp 20,
2013
Rp9.723
December 31,
31 Desember/
2012
December
Rp 31,
2012
Rp 9.670
9.723
9.670
Total Net Asset
The conversion
rates used by the Group on
December 31, 2012 and 2011 and the prevailing
The
the Group on
rates conversion
on March 20,rates
2013 used
are as by
follows:
December 31, 2012 and 2011 and the prevailing
rates
on March 20, 2013 are as follows:
31 Desember/
December 31,
31 Desember/
2011
December
Rp 31,
2011
Rp 9.068
9.068
Foreign currency
US$ 1
Foreign currency
US$ 1
- 63 - 63 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
39.
KATEGORI
DAN
KELAS
INSTRUMEN
KEUANGAN
39. KATEGORI
KEUANGAN
DAN
KELAS
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
39. CATEGORIES AND CLASSES OF FINANCIAL
INSTRUMENTS
39. CATEGORIES ANDLiabilitas
CLASSES
OF FINANCIAL
yang
INSTRUMENTS
diukur pada
INSTRUMEN
Aset pada
Liabilitas
yang
nilai wajar
nilai wajar
diukurlaba
pada
melalui
rugi
Aset pada
melalui
laporan
31 Desember 2012
nilai
wajar
(Liabilitas
nilai
wajar
laba
rugi
(Aset
Derivatif yang
Liabilitas pada
melalui
laba rugi
keuangan
biaya perolehan
(Liabilitas
pada
FVTPL)
Pinjaman yang
Dimiliki
melalui
laporan
keuangan
pada
digunakan untuk
diberikan dan
hingga jatuh
labaFVTPL)
rugi (Aset
Derivatif
yang
lindung nilai/
Tersedia
Liabilitas
pada
diamortisasi/
keuanganat
Liabilties
Pinjaman
yang
piutang/
Dimiliki
tempo/
keuangan
Assets at pada
fair
digunakan
untuk
Derivatives
untuk dijual/
biaya
perolehan
Liabilities
at
pada
FVTPL)
fair value
diberikan
dan
Loans and
hingga
jatuh
Held-to-
FVTPL)
value
through
lindung
nilai/
used for
Tersedia
Available-for-
diamortisasi/
amortized
Liabilties
at
through
profit
piutang/
receivables
tempo/
maturity
Assetsoratloss
fair
profit
Derivatives
hedging
untuk
dijual/
sale
Liabilities
cost at
fair
value
or loss
Loans
and
Rp'000
Held-toRp'000
value
through
Rp'000
used
for
Rp'000
Available-forRp'000
amortized
Rp'000
through
profit
Rp'000
receivables
maturity
profit or loss
hedging
sale
cost
or loss
Rp'000
Rp'000
Rp'000
Rp'000
Rp'000
Rp'000
Rp'000
-
-
-
-
-
-
31 Desember
2012
Aset
Keuangan
Lancar
Kas dan setara kas
December
31, 2012Assets
Current
Financial
149.732.199
Aset
Keuanganlancar
Lancar
Aset keuangan
lainnya KasTersedia
dan setara
kasdijual
untuk
Aset keuangan
lancar lainnya
Piutang
usaha kepada
pihak ketiga
Tersedia
untuk dijual
Piutang
lain-lain
December 31, 2012
Cash and cash equivalents
Current
Financial
Assets
Other current
Financial
Asset -
149.732.199
-
-
-
-
25.493.027
-
-
-
-
-
CashAvailable-for-sale
and cash equivalents
-
Other current
Financial
Asset
- third parties
Trade
accounts
receivable
from
-
-
-
-
-
OtherAvailable-for-sale
accounts receivable
25.493.027
1.183.377
--
--
--
--
--
--
TradeThird
accounts
partiesreceivable from third parties
Piutang
Pihaklain-lain
berelasi
47.665.631
-
-
-
-
-
-
OtherRelated
accounts
receivable
parties
1.183.377
224.074.234
-
-
-
-
-
TotalThird parties
Pihak berelasi
Jumlah
Liabilitas Keuangan Jangka Pendek
249.806.032
-
Piutang
Pihakusaha
ketigakepada pihak ketiga
Pihak ketiga
Jumlah
-
249.806.032
249.806.032
47.665.631
-
-
-
224.074.234
-
-
-
-
-
-
-
-
-
18.171.750
-
Current
ThirdFinancial
parties Liabilities
-
-
-
-
-
18.171.750
-
parties
OtherThird
accounts
payable
249.806.032
-
-
-
-
Utang usaha
Liabilitas
Keuangan Jangka Pendek
Pihak ketiga
Trade accounts payable
Utang
usaha
Pihak
berelasi
Pihak
ketiga
Utang
lain-lain
Related parties
Total
Current Financial Liabilities
TradeRelated
accounts
payable
parties
Pihak ketiga
berelasi
Pihak
-
-
-
-
-
67.739.671
-
Related
parties
Third
parties
Utang
lain-lain
Pihak
berelasi
-
-
-
-
-
13.206.587
-
OtherRelated
accounts
payable
parties
Thirdexpenses
parties
Accrued
Pihak
ketiga
Biaya
masih
harus dibayar
-
-
-
-
-
67.739.671
31.880.180
-
Pihak
berelasi
Utang
bank
jangka pendek
--
--
--
--
--
13.206.587
12.363.507
--
Biaya
masih
harus
dibayaryang jatuh tempo
Liabilitas
jangka
panjang
31.880.180
Related
parties
Short-term
bank
loan
Accrued expenses
Utang
banksatu
jangka
pendek
dalam
tahun
-
-
-
-
-
12.363.507
-
Liabilitas
Utangjangka
bank panjang yang jatuh tempo
-
-
-
-
-
225.180.356
-
dalam
satukeuangan
tahun non bank
Lembaga
-
-
-
-
-
2.714.582
-
Utang bank
-
-
-
-
-
225.180.356
-
-
-
-
-
-
2.714.582
-
-
-
-
-
-
606.264.250
-
-
-
-
-
-
2.670.954
-
Long-term
liabilities
- net of current
Obligations
to nonbank
financialmaturity
institutions
-
-
-
-
-
606.264.250
980.191.837
-
TotalBank loans
-
-
-
-
-
2.670.954
-
-
-
-
-
-
980.191.837
-
Lembaga
keuangan
non bank
Liabilitas
Keuangan
Jangka
Panjang
Short-term
bank loan
Current maturity
of long-term liabilities
Bank loans
Current
maturity of
liabilitiesinstitutions
Obligations
to long-term
nonbank financial
Bank loans
Obligations to nonbank financial institutions
Non-current Financial Liabilities
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi
Liabilitas
Keuangan
Jangka
Panjang
yang jatuh
tempo dalam
satu
tahun
Liabilitas
Utangjangka
bank panjang - setelah dikurangi
yang
jatuhkeuangan
tempo dalam
Lembaga
non satu
banktahun
Utang bank
Jumlah
Lembaga keuangan non bank
Jumlah
Non-current
Financial
Liabilities
Long-term liabilities
- net
of current maturity
- 64 - 64 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
Bank loans
Obligations to nonbank financial institutions
Total
203
204
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
Liabilitas yang
diukur pada
Aset pada
Liabilitas
yang
nilai wajar
nilai wajar
diukurlaba
pada
melalui
rugi
Aset laporan
pada
melalui
31 Desember 2011
nilai
wajar
(Liabilitas
nilai
wajar
laba
rugi
(Aset
Derivatif yang
Liabilitas pada
melalui
laba rugi
keuangan
biaya perolehan
(Liabilitas
pada
FVTPL)
Pinjaman yang
Dimiliki
melalui
laporan
keuangan
pada
digunakan untuk
diberikan dan
hingga jatuh
labaFVTPL)
rugi (Aset
Derivatif
yang
lindung nilai/
Tersedia
Liabilitas
pada
diamortisasi/
keuanganat
Liabilties
Pinjaman
yang
piutang/
Dimiliki
tempo/
keuangan
Assets at pada
fair
digunakan
untuk
Derivatives
untuk dijual/
biaya
perolehan
Liabilities
at
pada
FVTPL)
fair value
diberikan
dan
Loans and
hingga
jatuh
Held-to-
FVTPL)
value
through
lindung
nilai/
used for
Tersedia
Available-for-
diamortisasi/
amortized
Liabilties
at
through
profit
piutang/
receivables
tempo/
maturity
Assets
fair
profit oratloss
Derivatives
hedging
untuk
dijual/
sale
Liabilities
cost at
fair
value
or loss
Loans
and
Rp'000
Held-toRp'000
value
through
Rp'000
used
for
Rp'000
Available-forRp'000
amortized
Rp'000
through
profit
Rp'000
receivables
maturity
profit or loss
hedging
sale
cost
or loss
Rp'000
Rp'000
Rp'000
Rp'000
Rp'000
Rp'000
Rp'000
-
-
-
-
-
-
Cash and cash equivalents
-
-
-
-
-
-
Current
Financial
Assets from third parties
Trade accounts
receivable
31 Desember
2011
Aset
Keuangan
Lancar
Kas dan setara kas
December
31, 2011Assets
Current
Financial
6,318,850
Aset
Keuangan
Lancarpihak ketiga
Piutang
usaha kepada
Kas
danlain-lain
setara kas
Piutang
December 31, 2011
6,318,850
-
-
-
-
-
-
Cash and
cash equivalents
Other
accounts
receivable
Piutang
Pihakusaha
ketigakepada pihak ketiga
60,796,268
--
--
--
--
--
--
TradeThird
accounts
partiesreceivable from third parties
Piutang
Pihaklain-lain
berelasi
10,360,510
-
-
-
-
-
-
OtherRelated
accounts
receivable
parties
Pihak ketiga
Jumlah
60,796,268
77,475,628
-
-
-
-
-
-
TotalThird parties
10,360,510
-
-
-
-
-
-
77,475,628
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Pihak berelasi
Jumlah
Liabilitas Keuangan Jangka Pendek
Utang usaha kepada pihak ketiga
-
6,318,850
-
Liabilitas
Keuangan Jangka Pendek
Utang lain-lain
Related parties
Total Financial Liabilities
Current
Trade accounts payable to third parties
Current
Financial
Liabilities
Other accounts
payable
Utang
usaha
kepada pihak ketiga
Pihak
ketiga
--
--
--
--
--
6,318,850
60,796,268
--
TradeThird
accounts
partiespayable to third parties
Utang
lain-lain
Pihak
berelasi
-
-
-
-
-
10,360,510
-
OtherRelated
accounts
payable
parties
Pihak
ketiga
Biaya
masih
harus dibayar
-
-
-
-
-
60,796,268
19,302,467
-
Thirdexpenses
parties
Accrued
Pihak
berelasi
Utang
bank
jangka pendek
--
--
--
--
--
10,360,510
13,741,660
--
Biaya masih
harus
dibayaryang jatuh tempo
Liabilitas
jangka
panjang
19,302,467
Utang
banksatu
jangka
pendek
dalam
tahun
-
-
-
-
-
13,741,660
-
Liabilitas
Utangjangka
bank panjang yang jatuh tempo
-
-
-
-
-
154,877,581
-
-
-
-
-
-
4,495,480
-
dalam satukeuangan
tahun non bank
Lembaga
Utang bank
Related
parties
Short-term
bank
loan
Accrued expenses
Short-term
bank of
loan
Current maturity
long-term liabilities
Bank loans
Current
maturity of
liabilitiesinstitutions
Obligations
to long-term
nonbank financial
-
-
-
-
-
154,877,581
-
-
-
-
-
-
4,495,480
-
Liabilitas
Utangjangka
bank panjang - setelah dikurangi
-
-
-
-
-
436,552,966
-
yang jatuhkeuangan
tempo dalam
Lembaga
non satu
banktahun
-
-
-
-
-
5,384,063
-
Long-term
liabilities
- net of current
Obligations
to nonbank
financialmaturity
institutions
TotalBank loans
Lembaga
keuangan
non bank
Liabilitas
Keuangan
Jangka
Panjang
Bank loans
Obligations to nonbank financial institutions
Non-current Financial Liabilities
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi
Liabilitas
Keuangan
Jangka
Panjang
yang jatuh
tempo dalam
satu
tahun
Utang bank
Jumlah
Lembaga keuangan non bank
Jumlah
Non-current
Financial
Liabilities
Long-term
liabilities
- net
of current maturity
-
-
-
-
-
436,552,966
711,829,845
-
-
-
-
-
-
5,384,063
-
-
-
-
-
-
711,829,845
-
40. INSTRUMEN KEUANGAN, MANAJEMEN RISIKO
KEUANGAN DAN RISIKO MODAL
40. INSTRUMEN KEUANGAN, MANAJEMEN RISIKO
KEUANGAN
DANResiko
RISIKOModal
MODAL
a.
Manajemen
a.
Manajemen
Resiko
Modal
Grup
mengelola
risiko
modal untuk memastikan
bahwa mereka akan mampu untuk melanjutkan
Grup mengelolahidup,
risiko modal
memastikan
kelangsungan
selainuntuk
memaksimalkan
bahwa
mereka
akanpemegang
mampu untuk
melanjutkan
keuntungan
para
saham
melalui
kelangsungansaldo
hidup,
memaksimalkan
optimalisasi
utangselain
dan ekuitas.
Struktur
keuntungan
saham
melalui
modal
Grup para
terdiri pemegang
dari kas dan
setara
kas
optimalisasi
saldo utang
dan ekuitas.
(Catatan 5), deposito
berjangka
(CatatanStruktur
5) dan
modal Grup
terdirisaham
dari induk,
kas dan
kas
ekuitas
pemegang
yangsetara
terdiri dari
(Catatan
5), ditempatkan
deposito berjangka
5) dan
modal yang
(Catatan(Catatan
22), tambahan
ekuitasdisetor
pemegang
saham
induk,
modal
(Catatan
23)
dan yang
saldoterdiri
laba dari
dan
modal yang ditempatkan
(Catatan
22),31).
tambahan
kepentingan
nonpengendali
(Catatan
modal disetor (Catatan 23) dan saldo laba dan
kepentingan
nonpengendali
(Catatan
31).berkala
Dewan
Direksi
Perusahaan
secara
melakukan review struktur permodalan Grup.
Dewan
Perusahaan
Sebagai Direksi
bagian dari
review ini,secara
Dewan berkala
Direksi
melakukan
review biaya
struktur
permodalan
mempertimbangkan
permodalan
dan Grup.
risiko
Sebagai
bagian dari review ini, Dewan Direksi
yang berhubungan.
mempertimbangkan biaya permodalan dan risiko
yang berhubungan.
Bank loans
Obligations to nonbank financial institutions
Total
40. FINANCIAL INSTRUMENTS, FINANCIAL RISK
AND CAPITAL RISK MANAGEMENT
40. FINANCIAL INSTRUMENTS, FINANCIAL RISK
AND
CAPITAL
RISK
MANAGEMENT
a. Capital
Risk
Management
a. Capital
Riskmanages
Management
The Group
capital risk to ensure that
they will be able to continue as going concern,
Theaddition
Group manages
capital the
risk profits
to ensure
in
to maximizing
of that
the
they
will be able
to continue
as going concern,
shareholders
through
the optimization
of the
in addition
to maximizing
the Group’s
profits of
the
balance
of debt
and equity. The
capital
shareholders
through
theand
optimization
of the
structure
consists
of cash
cash equivalents
balance
debtdeposits
and equity.
The5)Group’s
capital
(Note 5),oftime
(Note
and equity
of
structure
consistswhich
of cash
and cash
equivalents
the
shareholders
consists
of capital
stock
(Note
5), time
deposits
(Note
5) and(Note
equity23)
of
(Note 22),
additional
paid
in capital
the
shareholders
of capital
stock
retained
earningswhich
and consists
noncontrolling
interest
(Note
(Note 22),
31). additional paid in capital (Note 23)
retained earnings and noncontrolling interest
(NoteBoard
31). of Directors of the Group periodically
The
reviews the Group's capital structure. As part of
The
Board of
Directors
the Group
periodically
this review,
the
Board ofofDirectors
considers
the
reviews
the Group's
capitalrisk.
structure. As part of
cost of capital
and related
this review, the Board of Directors considers the
cost of capital and related risk.
- 65 - 65 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)Rasio pinjaman – bersih terhadap modal pada
tanggal 31 Desember 2012 dan 2011 adalah
Rasio pinjaman
sebagai
berikut: – bersih terhadap modal pada
tanggal 31 Desember 2012 dan 2011 adalah
2012
sebagai berikut:
b.
b.
Pinjaman
Kas dan setara kas
Pinjaman
Pinjaman
- bersihkas
Kas dan setara
Ekuitas
Pinjaman - bersih
Ekuitas
Rasio pinjaman bersih
terhadap ekuitas
Rasio pinjaman bersih
terhadap ekuitas
Rp'000
2012
849.193.649
Rp'000
149.732.199
849.193.649
699.461.450
149.732.199
686.327.429
699.461.450
686.327.429
1,019
1,019
Tujuan dan kebijakan manajemen risiko
keuangan
Tujuan dan kebijakan manajemen risiko
keuangan
Tujuan dan kebijakan manajemen risiko
keuangan Grup adalah untuk memastikan
Tujuan
dan daya
kebijakan
manajemen
risiko
bahwa sumber
keuangan
yang memadai
keuangan
Grup operasi
adalah dan
untukpengembangan
memastikan
tersedia untuk
bahwa
daya keuangan
bisnis, sumber
serta untuk
mengelola yang
risikomemadai
tingkat
tersedia kredit
untuk dan
operasirisiko
dan likuiditas.
pengembangan
bunga,
Grup
bisnis,
serta dengan
untuk mengelola
beroperasi
pedoman risiko
yang tingkat
telah
bunga, kredit
dan Direksi.
risiko likuiditas. Grup
ditentukan
oleh Dewan
beroperasi dengan pedoman yang telah
oleh Dewan
Direksi.
i.ditentukan
Manajemen
risiko mata
uang asing
i.
ii.
ii.
Manajemen
risiko mata
uangsignifikan
asing
Grup
tidak terekspos
secara
oleh
pengaruh fluktuasi nilai tukar mata uang
Grup tidak terekspos secara signifikan oleh
asing.
pengaruh fluktuasi nilai tukar mata uang
asing.
Manajemen
risiko tingkat bunga
Manajemen
risiko
tingkat risiko
bungasuku bunga
Grup terekspos
terhadap
karena terekspos terhadap meminjam dana
Grup terekspos
terhadap
risiko tetap
suku bunga
dengan
tingkat
bunga
dan
karena tereksposRisiko
terhadap
mengambang.
ini meminjam
dikelola dana
oleh
dengan
dan
Perusahaantingkatdan bunga
entitastetap dengan
mengambang. Risiko
ini dikelola
oleh
mempertahankan
gabungan
yang tepat
Perusahaan
dengan
antara
pinjamandan
suku entitas
bunga tetap
dan
mempertahankan
gabungan yang tepat
mengambang.
antara pinjaman suku bunga tetap dan
mengambang.
Eksposur Grup terhadap suku bunga dalam
aset keuangan dan liabilitas keuangan dirinci
Eksposur
Grup manajemen
terhadap suku
bunga
dalam
dalam
bagian
risiko
likuiditas
aset keuangan
pada
catatan ini.dan liabilitas keuangan dirinci
dalam bagian manajemen risiko likuiditas
pada
catatan
ini.
Analisis
sensitivitas
suku bunga
Analisis sensitivitas
sensitivitassuku
di bunga
bawah ini telah
ditentukan berdasarkan eksposur suku
Analisisuntuk
sensitivitas
bawah
ini pada
telah
bunga
instrumendi nonderivatif
ditentukan
suku
akhir
periodeberdasarkan
pelaporan. eksposur
Untuk liabilitas
bunga
instrumen
non- derivatif
pada
tingkat untuk
bunga
mengambang,
analisis
akhir
periode
pelaporan.
Untuk liabilitas
tersebut
disusun
dengan asumsi
jumlah
tingkat
liabilitas bunga
terutang mengambang,
pada akhir analisis
periode
tersebut
dengansepanjang
asumsi jumlah
pelaporan disusun
itu terutang
tahun.
liabilitas terutang
pada 10
akhirbasis
periode
Kenaikan
atau penurunan
poin
pelaporan itu
terutang
sepanjang
digunakan
ketika
melaporkan
risiko tahun.
suku
Kenaikan
atau internal
penurunan
10 basis
poin
bunga
secara
kepada
karyawan
digunakan
ketika melaporkan
suku
kunci
dan merupakan
penilaian risiko
manajemen
bunga
internal
kepada
karyawan
terhadapsecara
perubahan
yang
mungkin
terjadi
kunci suku
dan merupakan
penilaian manajemen
pada
bunga.
terhadap perubahan yang mungkin terjadi
pada suku bunga.
- 66 - 66 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
The debt-net to equity ratios(Continued)
as of
December 31, 2012 and 2011 are as follows:
The debt-net to equity ratios as of
December 31, 2012 and 2011 are as follows:
2011
Rp'000
2011
615.051.750
Rp'000
36.496.676
615.051.750
578.555.074
36.496.676
206.048.792
578.555.074
206.048.792
2,808
2,808
Debt
Cash and cash equivalents
Debt
Net
Cashdebt
and cash equivalents
Equity
Net debt
Equity
Net debt to equity ratio
Net debt to equity ratio
b. Financial risk management objectives and
policies
b. Financial risk management objectives and
policies
The
Group’s overall financial risk management
and policies seek to ensure that adequate
The Group’s
overall are
financial
risk for
management
financial
resources
available
operation
seek of
to ensure
that adequate
and policies
development
their business,
while
financial
are available
for operation
managingresources
their exposure
to interest
rate risk,
and development
their
while
credit
and liquidity of
risks.
Thebusiness,
Group operate
managing
theirguidelines
exposure that
to interest
rate risk,
within
defined
are approved
by
credit
andofliquidity
risks. The Group operate
the
Board
Directors.
within defined guidelines that are approved by
the
of Directors.
i. Board
Foreign
currency risk management
i.
ii.
ii.
Foreign
currency
management
The
Group
is not risk
significantly
exposed to
the effect of foreign currency exchange rate
The Group is not significantly exposed to
fluctuation.
the effect of foreign currency exchange rate
fluctuation.
Interest
rate risk management
Interest
rateare
risk
management
The Group
exposed
to interest rate risk
because The Group borrow funds at both
The Group
are exposed
interest
rate
fixed
and floating
interesttorates.
The
riskrisk
is
because
Group
borrow
funds at both
managed The
by the
Group
by maintaining
an
fixed and floating
interest fixed
rates.and
Thefloating
risk is
appropriate
mix between
managed
by the Group by maintaining an
rate
borrowings.
appropriate mix between fixed and floating
rate borrowings.
The Group’s exposures to interest rates on
financial assets and financial liabilities are
The
Group’s
exposures
interest
rates on
detailed
in the
liquidity torisk
management
financialofassets
and financial liabilities are
section
this note.
detailed in the liquidity risk management
section of
this
note.
Interest
rate
sensitivity
analysis
Interest
rate sensitivity
analysis
The
sensitivity
analyses
below have been
determined based on the exposure to
The
sensitivity
below instruments
have been
interest
rates foranalyses
non-derivative
determined
the exposure
to
at
the end based
of the on
reporting
period. For
interest
non-derivative
instruments
floating rates
rate for
liabilities,
the analysis
is
at the endassuming
of the reporting
period.
prepared
the amount
of For
the
floating
rate liabilities,
the end
analysis
is
liability outstanding
at the
of the
prepared period
assuming
amount for
of the
reporting
was the
outstanding
liability
outstanding
at the
of the
whole year.
A 10 basis
point end
increase
or
reporting period
outstanding
for the
decrease
is usedwas
when
reporting interest
wholerisk
year.internally
A 10 basis
pointmanagement
increase or
rate
to key
decrease isand
used
when reporting
interest
personnel
represents
management's
rate
risk internally
key management
assessment
of the toreasonably
possible
personnel
and represents
management's
change
in interest
rates.
assessment of the reasonably possible
change in interest rates.
205
206
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan) Jika suku bunga lebih tinggi/rendah 10 basis
iii.
iii.
iv.
iv.
poin dan semua variabel lainnya tetap
Jika
sukulaba
bunga
lebih
tinggi/rendah
basis
konstan,
Grup
untuk
tahun yang 10
berakhir
poinDesember
dan semua
variabel
lainnyasebesar
tetap
31
2012 akan
turun/naik
konstan,
laba Grup
tahun yang
berakhir
Rp
4.270.270.
Hal untuk
ini terutama
disebabkan
31 Desember
turun/naik
oleh
eksposur2012
Grupakan
terhadap
sukusebesar
bunga
Rp 4.270.270.
Hal inidengan
terutamasuku
disebabkan
atas
pinjamannya
bunga
oleh eksposur Grup terhadap suku bunga
variabel.
atas pinjamannya dengan suku bunga
variabel.
Manajemen risiko kredit
Manajemen
risiko kredit
Risiko
kredit mengacu
pada risiko pengemudi
gagal
dalam
memenuhi
liabilitas
Risiko kredit mengacu
pada risiko pengemudi
kontraktualnya
yang mengakibatkan
kerugian
gagal
dalam
memenuhi
liabilitas
bagi Grup.
Risiko Grup
dan pengemudi
kontraktualnya
yangterus-menerus
mengakibatkandan
kerugian
dimonitor
secara
nilai
bagi
Grup. Risiko
Grup
dan tersebar
pengemudi
keseluruhan
transaksi
terkait
di
dimonitor
secara yang
terus-menerus
dan nilai
antara pengemudi
telah disetujui.
keseluruhan transaksi terkait tersebar di
antara
telah disetujui.
Risiko pengemudi
kredit Grupyang
terutama
melekat pada
rekening bank, piutang dagang kepada pihak
Risiko kredit
terutama
pada
ketiga,
piutangGrup
lain-lain,
dan melekat
piutang pihak
rekening
bank,
piutang
dagang
kepada
pihak
berelasi. Risiko kredit pada saldo bank dan
ketiga, piutang
lain-lain,
piutang
deposito
Grup sangat
kecildan
karena
saldo pihak
bank
berelasi.
Risiko kreditpada
padainstitusi
saldo keuangan
bank dan
tersebut ditempatkan
deposito
Grup
sangat
kecil karena saldo bank
yang
layak
serta
terpercaya.
tersebut ditempatkan pada institusi keuangan
yang layak serta terpercaya.
Nilai tercatat aset keuangan pada laporan
keuangan konsolidasian setelah dikurangi
Nilai
tercatat
aset kerugian
keuanganpenurunan
pada laporan
dengan
cadangan
nilai
keuangan konsolidasian
dikurangi
mencerminkan
risiko Grupsetelah
terhadap
risiko
dengan
kredit. cadangan kerugian penurunan nilai
mencerminkan risiko Grup terhadap risiko
kredit.
Manajemen risiko likuiditas
Manajemen
risiko
likuiditas
Risiko
likuiditas
Grup
timbul terutama dari
persyaratan pendanaan untuk membayar
Risiko
Grup timbul
terutama
dari
liabilitaslikuiditas
dan mendukung
kegiatan
usahanya.
persyaratan
pendanaanmanajemen
untuk membayar
Grup
menerapkan
risiko
liabilitas
mendukung
kegiatan usahanya.
likuiditas dan yang
berhati-hati
dengan
Grup
menerapkan
manajemen
mempertahankan
saldo kas
yang cukup risiko
yang
likuiditas
berhati-hati
dengan
berasal dari yang
penagihan
hasil penjualan
dan
mempertahankan
saldo kas yang
yang
juga
dapat memperoleh
dana cukup
tambahan
berasal pembiayaan
dari penagihan
penjualan
dan
melalui
darihasil
publik
atau swasta
juga
dapat lainnya,
memperoleh
dana tambahan
atau sumber
jika diperlukan.
melalui pembiayaan dari publik atau swasta
atau sumberjawab
lainnya,
jika diperlukan.
Tanggung
utama
manajemen risiko
likuiditas terletak pada dewan direksi, yang
Tanggung
jawab utama
manajemen
risiko
telah membangun
kerangka
manajemen
likuiditas
terletak
pada
dewan
direksi,
yang
risiko
likuiditas
yang
sesuai
untuk
telah membangun
kerangka
manajemen
persyaratan
manajemen
likuiditas
dan
risiko
likuiditas
yang
sesuai
untuk
pendanaan
jangka pendek,
menengah
dan
persyaratan
likuiditas risiko
dan
jangka
panjangmanajemen
Grup. Grup mengelola
pendanaan
jangka pendek,
menengah
dan
likuiditas dengan
menjaga
kecukupan
jangka
panjang
Grup.
Grup
risiko
simpanan,
fasilitas
bank
danmengelola
fasilitas simpan
likuiditasdengan
dengan
pinjam
terus menjaga
menerus kecukupan
memonitor
simpanan,
bank dan
perkiraan fasilitas
dan arus
kas fasilitas
aktualsimpan
dan
pinjam denganprofil
terusjatuh
menerus
mencocokkan
tempo memonitor
aset dan
perkiraan
dan arus
kasberikut
aktual
dan
liabilitas keuangan.
Catatan
di bawah
mencocokkan
jatuhfasilitas
tempo tambahan
aset dan
ini
menetapkanprofil
rincian
liabilitas
keuangan.
Catatan
berikut
di bawah
yang
belum
digunakan
yang
dimiliki
Grup
ini menetapkan
fasilitas tambahan
untuk
mengurangi rincian
risiko likuiditas.
yang belum digunakan yang dimiliki Grup
untuk mengurangi risiko likuiditas.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
If interest rates had been 10 basis
points
iii.
iii.
iv.
iv.
higher/lower and all other variables were
If
interest
ratesthe
had
beenprofit
10 basis
held
constant,
Group
for thepoints
year
higher/lower
and 31,
all 2012
other would
variables
were
ended
December
decrease/
held constant,
Group profit
foristhe
year
increase
by Rpthe4,270,270.
This
mainly
ended
December
31,
2012
would
decrease/
attributable to the Group’s exposure to
increase by
Rp 4,270,270.
This is mainly
interest
rates
on its variable
rate
attributable to the Group’s exposure to
borrowings.
interest rates on its variable rate
borrowings.
Credit risk management
Credit
risk refers
management
Credit risk
to risk that the drivers will
default on their contractual obligation
Credit risktorefers
to risktothat
drivers The
will
resulting
a loss
thetheGroup.
default
their and
contractual
obligation
Group’s on
exposure
their drivers
are
resulting to monitored
a loss toand
thethe
Group.
The
continuously
aggregate
Group’s
exposure and
their drivers
are
value
of transactions
concluded
is spread
continuously
monitored
and
the
aggregate
amongst approved drivers.
value of transactions concluded is spread
amongst
approved
drivers.
The Group’s
credit
risk are primarily
attributed to their cash in banks, trade
The
Group’s
creditfrom
riskthird
areparties
primarily
accounts
receivable
and
attributed
to
their
cash
in
banks,
trade
other accounts receivable. The Group place
accounts
parties
and
their bankreceivable
balancesfrom
withthird
credit
worthy
other
accounts
receivable.
The Group
place
financial
institutions.
Exposure
to cash
in
their bank
balances with
credit worthy
bank
and receivables
is considered
low
financial
Exposure have
to cash
in
because institutions.
these transactions
been
bank
and
receivables
is
considered
low
entered into with creditworthy institutions.
because these transactions have been
entered
into with
creditworthy
institutions.
The
carrying
amount
of financial
assets
recorded in the consolidated financial
The
carrying net
amount
of financial
assets
statements,
of any
allowance
for
recorded inlosses
the represents
consolidated
impairment
the financial
Group’s
statements,
net risk.
of any allowance for
exposure
to credit
impairment losses represents the Group’s
exposure risk
to credit
risk.
Liquidity
management
Liquidity
riskrisk
management
The liquidity
of the Group arises mainly
from funding requirements to pay their
The
liquidityand
risk of
the Group
arises
mainly
liabilities
support
their
business
from funding
requirements
to pay
their
activities.
The Group
adopt prudent
liquidity
liabilities
and support
their sufficient
business
risk
management
by maintaining
activities.
The from
Group
adopt
prudentand
liquidity
cash
balance
sales
collection
also
risk
maintaining
may management
seek to raise by
additional
fundssufficient
through
cash balance
from
sales collection
also
public
or private
financing
or other and
sources,
may
seek to raise additional funds through
if
necessary.
public or private financing or other sources,
if necessary.
Ultimate responsibility for liquidity risk
management rests with the Board of
Ultimate
for anliquidity
risk
Directors, responsibility
which has built
appropriate
management
rests
with
the
Board
of
liquidity risk management framework for the
Directors, which
hasGroup’s
built an
appropriate
management
of the
short,
medium
liquidity
risk management
for the
and long-term
fundingframework
and liquidity
management ofrequirements.
the Group’s short,
management
The medium
Group
and long-term
liquidity
manage
liquidity funding
risk byandmaintaining
management
requirements.
The Group
adequate
reserves,
banking facilities
and
manage borrowing
liquidity facilities
risk by
maintaining
reserve
by continuously
adequate
banking
and
monitoring reserves,
forecast and
actualfacilities
cash flows
reserve
borrowingthe
facilities
by continuously
and
matching
maturity
profiles of
monitoring
forecast
and actual
cash
flows
financial assets
and liabilities.
The
following
and
matching
of
note below
setsthe
out maturity
details ofprofiles
additional
financial
and
liabilities.
Thehave
following
undrawn assets
facilities
that
the Group
at its
note
below
sets reduce
out details
of risk.
additional
disposal
to further
liquidity
undrawn facilities that the Group have at its
disposal to further reduce liquidity risk.
- 67 - 67 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan) Tabel risiko likuiditas dan suku bunga
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
Liquidity and interest risk tables (Continued)
Tabel risiko
suku bunga
berikutlikuiditas
merinci dan
ekspektasi
jatuh tempo
untuk aset keuangan non-derivatif Grup.
merinci
ekspektasi jatuh
jatuh tempo
Tabel berikut
disusun
berdasarkan
untuk aset
keuangan dari
non-derivatif
Grup.
kontrak
tak terdiskonto
aset keuangan
Tabel
disusun
berdasarkan
jatuh tempo
termasuk
bunga yang
akan diperoleh
dari
kontrak
tak terdiskonto
dari aset
keuangan
aset
tersebut.
Dicantumkannya
informasi
aset
termasuk bunga
yang akan
diperolehdalam
dari
keuangan
non-derivatif
diperlukan
aset tersebut.
informasirisiko
aset
rangka
untuk Dicantumkannya
memahami manajemen
keuanganGrup
non-derivatif
diperlukan
likuiditas
dimana likuiditas
dikeloladalam
atas
rangkaaset
untuk
manajemen risiko
dasar
danmemahami
liabilitas bersih.
likuiditas Grup dimana likuiditas dikelola atas
dasar aset dan liabilitas bersih.
31 Desember 2012
Instrumen tanpa bunga
Kas
31Aset
Desember
2012
keuangan
lainny a
Instrumen dengan
tanpa bunga
Instrumen
tingkat bunga tetap
Kas
Deposito
berjangka
Aset
keuangan
lainny
a
Instrumen dengan tingkat
Instrumen
dengan tingkat bunga tetap
bunga mengambang
Deposito
berjangka
Bank
bunga v ariabel
Instrumen
denganlancar
tingkat
Aset keuangan
lainny a bunga
mengambang
tersedia
untuk dijual
Bank
bunga v ariabel
Jumlah
Aset keuangan lancar lainny a tersedia untuk dijual
Rata-rata
tertimbang
bunga ef ektif /
Rata-rata
Weighted
av erage
tertimbang
ef f ectiv e
bunga
ef ektif
interest
rate /
Weighted av erage
ef f ectiv e
interest rate
2012
Kurang dari
1 bulan/
Less than
Kurang
dari
1 month
1 bulan/
Rp'000
Less than
1 month
Rp'000
3.085.028
24.326.974
1 sampai 6
bulan/
1 to 6
1 sampai
months 6
bulan/
Rp'000
1 to 6
months
Rp'000
33.480.466
2012
6 bulan sampai
1 tahun/
6 months
6 bulan
to 1 ysampai
ear
1 tahun/
Rp'000
6 months
to 1 y ear
Rp'000
7.086.255
1 sampai
5 tahun/
1 to 5 y ears
1 sampai
Rp'000
5 tahun/
1 to 5 y ears
Rp'000
9.448.340
6,25%
3.085.028
100.520.833
24.326.974
-33.480.466
-7.086.255
-9.448.340
6,25%
1,44%
100.520.833
46.647.171
5,25%
1,44%
46.647.171
174.580.006
-
5,25%
--
--
251.594.257
285.074.723
251.594.257
Tabel
berikut merupakan detail
sisa jatuh
Jumlah
174.580.006
285.074.723
tempo kontrak untuk liabilitas keuangan nonTabel berikut
merupakan
detail sisa jatuh
derivatif
dengan
periode pembayaran
yang
tempo
kontrak
liabilitas
nondisepakati
milikuntuk
Grup.
Tabel keuangan
telah disusun
derivatif
dengan
periode
berdasarkan
arus
kas pembayaran
terdiskonto yang
dari
disepakati
milik Grup.
Tabel telah
disusun
liabilitas keuangan
berdasarkan
tanggal
awal
berdasarkan
arus melakukan
kas terdiskonto
dari
di
mana Grup harus
pembayaran.
liabilitas
berdasarkan
Tabel inikeuangan
mencakup
arus kas tanggal
bunga awal
dan
di manaApabila
Grup harus
melakukan
pembayaran.
pokok.
arus kas
bunga menggunakan
Tabel ini
mencakup
arus kasmaka
bunga
dan
tingkat
bunga
mengambang,
jumlah
pokok. Apabila
arus kas
terdiskonto
berasal
daribunga
kurvamenggunakan
suku bunga
tingkatakhir
bunga
mengambang,
pada
periode
pelaporan. maka
Jatuh jumlah
tempo
terdiskonto
berasal dari
sukuawal
bunga
kontrak
didasarkan
padakurva
tanggal
di
pada akhir
periode
pelaporan.
Jatuh tempo
mana
Grup harus
melakukan
pembayaran.
kontrak didasarkan pada tanggal awal di
mana Grup harus melakukan
pembayaran.
Rata-rata
31 Desember 2012
Instrumen tanpa bunga
Liabilitas keuangan lainny a
31
Desember
2012tingkat bunga tetap
Instrumen
dengan
Instrumen
tanpa
Utang bank
danbunga
lembaga keuangan
Liabilitas
keuangan lainny a
non bank
Instrumen
dengan
tingkat
PT Bank
Central
Asia bunga
Tbk tetap
Utang bank dan lembaga keuangan
non bank
PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Harda International
PT Bank Harda International
PT Adira Dinamika Multif inance
SGF Finance
PT Astra
Adira Dinamika
Multif inance
PT
Seday a Finance
Instrumen dengan tingkat bunga
SGF Finance
mengambang
Astra
Seday
a Finance
PT PT
Bank
Central
Asia
Tbk
Instrumen dengan tingkat bunga
Jumlah
mengambang
PT Bank Central Asia Tbk
Jumlah
Liquidity
and interest
tablesthe Group’s
The following
table risk
details
expected maturity for its non-derivative
The following
details
financial
assets.table
The table
hasthe
beenGroup’s
drawn
expected
maturity
for its non-derivative
up
based on
the undiscounted
contractual
financial assets.
table assets
has been
drawn
maturities
of the The
financial
including
up based
onwill
thebeundiscounted
contractual
interest
that
earned on those
assets.
maturities
of the offinancial
assets on
including
The
inclusion
information
noninterest
thatfinancial
will be earned
assets.
derivative
assets on
is those
necessary
in
The to
inclusion
of the
information
on nonorder
understand
Group liquidity
risk
derivative financial
in
management
as the assets
liquidityisis necessary
managed on
order
to understand
thebasis.
Group liquidity risk
a
net asset
and liability
management as the liquidity is managed on
a net asset and liability basis.
tertimbang
bunga ef ektif /
Rata-rata
Weighted
av erage
tertimbang
ef f ectiv e
bunga
ef ektif
interest
rate /
Weighted av erage
ef f ectiv e
interest rate
Lebih dari
5 tahun/
More than
Lebih
dari
5 y ears
5 tahun/
Rp'000
More than
5 y ears
Rp'000
-
--
7.086.255
-
9.448.340
-
7.086.255
9.448.340
Jumlah/
Total
Rp'000
Jumlah/
Total
Rp'000
3.085.028
74.342.035
--
3.085.028
100.520.833
74.342.035
--
100.520.833
46.647.171
-
251.594.257
46.647.171
476.189.324
251.594.257
The following
table details
the Group’s
476.189.324
Total
remaining contractual maturity for its nonThe following
table liabilities
details the
derivative
financial
with Group’s
agreed
remaining
maturity
its been
nonrepayment contractual
periods. The
table for
has
derivative
financial
liabilities
with agreed
drawn
up based
on the
undiscounted
cash
repayment
periods.
The based
table on
hasearliest
been
flows of financial
liabilities
drawnonup
based
the undiscounted
cash
date
which
theon
Group
can be required
to
flows
of financial
liabilities both
based
on earliest
pay. The
table includes
interest
and
date on which
Group
required
to
principal
cashthe
flows.
Tocan
thebe extent
that
pay. The flows
table includes
both interest
interest
are floating
rate, and
the
principal cash amount
flows. Tois the
extent from
that
undiscounted
derived
flowscurves
are at
floating
rate,of the
interest rate
the end
undiscounted
is derived
from
reporting
period.amount
The contractual
maturity
is
interestonrate
theonend
of the
based
the curves
earliest atdate
which
reporting
period.
The contractual
Group may
be required
to pay. maturity is
based on the earliest date on which the
Group may be required to pay.
2012
Kurang dari
1 bulan/
Less than
Kurang
dari
1 month
1Rp'000
bulan/
Less than
1 month
Rp'000
18.165.950
1 sampai 6
bulan/
1 to 6
1 months
sampai 6
bulan/
Rp'000
1 to 6
months
Rp'000
19.155.813
2012sampai
6 bulan
1 tahun/
6 months
6 bulan
sampai
to 1 y
ear
1Rp'000
tahun/
6 months
to 1 y ear
Rp'000
75.545.750
1 sampai
5 tahun/
1 to 5 y ears
1Rp'000
sampai
5 tahun/
1 to 5 y ears
Rp'000
18.130.675
Lebih dari
5 tahun/
More than
Lebih
dari
5 y ears
5Rp'000
tahun/
More than
5 y ears
Rp'000
-
Jumlah/
Total
Rp'000
Jumlah/
Total
Rp'000
130.998.188
18.165.950
19.155.813
75.545.750
18.130.675
-
130.998.188
9,50%
10,00%
10,25%
9,50%
10,50%
10,00%
10,75%
10,25%
11,00%
10,50%
11,25%
10,75%
11,50%
11,00%
13,00%
11,25%
12,67%
11,50%
12,00%
12.363.507
3.087.852
1.056.553
12.363.507
6.207.409
3.087.852
2.324.148
1.056.553
2.319.602
6.207.409
1.546.406
2.324.148
9.599.198
2.319.602
321.042
1.546.406
5.878
9.599.198
554.737
18.346.914
5.146.053
34.512.936
18.346.914
11.309.693
5.146.053
11.282.129
34.512.936
7.517.826
11.309.693
44.574.918
11.282.129
1.548.646
7.517.826
23.508
44.574.918
2.773.689
22.086.323
5.980.394
39.861.689
22.086.323
13.623.113
5.980.394
13.065.713
39.861.689
8.695.044
13.623.113
28.091.908
13.065.713
1.757.396
8.695.044
28.091.908
3.328.428
74.853.691
11.445.327
123.073.599
74.853.691
23.654.701
11.445.327
17.123.834
123.073.599
5.575.417
23.654.701
6.818.839
17.123.834
2.673.958
5.575.417
6.818.839
2.666.663
----
12.363.507
118.374.780
23.628.327
12.363.507
203.655.633
118.374.780
50.911.655
23.628.327
43.791.278
203.655.633
23.334.693
50.911.655
89.084.863
43.791.278
6.301.042
23.334.693
29.386
89.084.863
9.323.517
13,00%
11,50%
12,67%
16,02%
12,00%
11,50%
5,70%
321.042
69.452
5.878
242.340
554.737
69.452
68.310
1.548.646
347.263
23.508
1.211.700
2.773.689
347.263
329.448
1.757.396
416.716
1.454.040
3.328.428
- 416.716
2.673.958
587.196
2.908.077
2.666.663
587.196
-
--
6.301.042
1.420.627
29.386
5.816.157
9.323.517
1.420.627
397.758
16,02%
9,94%
242.340
13.125
1.211.700
26.250
1.454.040
-
2.908.077
-
--
5.816.157
39.375
5,70%
68.310
329.448
-
397.758
9,94%
8,50%
-13.125
26.250
661.064
16.966.211
419.954.088
-
39.375
437.581.363
57.945.509
158.767.850
230.872.725
709.466.065
-
1.157.052.149
661.064
16.966.211
419.954.088
-
437.581.363
158.767.850
230.872.725
709.466.065
-
1.157.052.149
8,50%
57.945.509
- 68 - 68 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
-
December 31, 2012
Non-interest bearing instruments
Cash on hand
December
31, 2012
Other f inancial
assets
Non-interest
instruments
Fixed
interestbearing
rate instruments
Cash deposits
on hand
Time
Other
f
inancial
assets
Floating interest rate
Fixed
interest rate instruments
instruments
Time deposits
Cash
in banks
Floating
Other interest
current frate
inancial asset instruments
av ailable f or sale (AFS)
Cash in banks
Total
Other current f inancial asset av ailable f or sale (AFS)
-
December 31, 2012
Non-interest bearing instruments
Other f inancial liabilities
December
31,rate
2012
Fixed
interest
instruments
Non-interest
instruments
Bank loansbearing
and obligation
to
Other
f inancial
liabilities
nonbank
f inancial
institutions
FixedPT
interest
instruments
Bank rate
Central
Asia Tbk
Bank loans and obligation to
nonbank f inancial institutions
PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Harda International
PT Bank Harda International
PT Adira Dinamika Multif inance
SGF Finance
PT Astra
Adira Dinamika
Multif inance
PT
Seday a Finance
Floating interest rate instruments
SGF Finance
bank loans to
Astra
Seday
a Finance
PTPT
Bank
Central
Asia
Tbk
Floating interest rate instruments
Total
bank loans to
PT Bank Central Asia Tbk
Total
207
208
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan) Jumlah yang dicakup di atas untuk instrumen
suku bunga variabel untuk aset dan liabilitas
Jumlah yang
dicakup di atas
untuk
instrumen
keuangan
non-derivatif
harus
berubah
jika
suku bunga suku
variabel
untukvariabel
aset dan berbeda
liabilitas
perubahan
bunga
keuangan
non-derivatif
harus
berubah
jika
dengan estimasi
suku bunga
yang
ditentukan
perubahan
suku
bunga
variabel
berbeda
pada akhir periode pelaporan.
dengan estimasi suku bunga yang ditentukan
pada akhir
periode
pelaporan.
Grup
memiliki
akses
ke fasilitas pembiayaan
sebagaimana dijelaskan dalam catatan
Grup
akses keini,
fasilitas
pembiayaan
berikutmemiliki
di bawah
yang
sebesar
sebagaimana
dijelaskan
dalam
Rp 74.760.333 ribu belum terpakaicatatan
pada
berikut
di pelaporan.
bawah ini,
sebesar
akhir
periode
Grupyang
berharap
untuk
Rp 74.760.333
ribu lainnya
belum terpakai
memenuhi
kewajiban
dari aruspada
kas
akhir
periode
pelaporan.
Grupaset
berharap
untuk
operasi
dan hasil
jatuh tempo
keuangan.
memenuhi kewajiban lainnya dari arus kas
operasi dan
hasil jatuh tempo aset keuangan.
Fasilitas
pembiayaan
Fasilitas pembiayaan
Fasilitas kredit lokal tanpa jaminan,
review tahunan dan utang
Fasilitas
kredit
lokal
tanpa jaminan,
- jumlah
yang
digunakan
review
tahunan
dan
- jumlah yang belumutang
digunakan
- jumlah yang digunakan
Jumlah
- jumlah yang belum digunakan
Fasilitas
utang bank dengan jaminan dan
Jumlah
tanggal jatuh tempo yang berbeda
Fasilitas
utang
bank
dengan jaminan dan
sampai
tahun
2017
tanggal
jatuh
tempo
yang berbeda
- jumlah yang digunakan
2017 digunakan
-sampai
jumlahtahun
yang belum
- jumlah yang digunakan
Jumlah
- jumlah yang belum digunakan
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
The amounts included above for(Continued)
variable
interest rate instruments for both non-derivative
The
amounts
above isforsubject
variable
financial
assets included
and liabilities
to
interest ifrate
instruments
for both
non-derivative
change
changes
in variable
interest
rates differ
financial
assets and
liabilities
is determined
subject to
to those estimates
of interest
rates
change
if
changes
in
variable
interest
rates differ
at the end of the reporting period.
to those estimates of interest rates determined
at
theGroup
end ofhas
the access
reporting
The
toperiod.
financing facilities as
described in the following note below, of which
The
Group has access
to financing
facilities
as
Rp 74,760,333
thousand
were unused
at the
described
in
the
following
note
below,
of
which
end of the reporting period. The Group expects
Rp
74,760,333
the
to meet
its other thousand
obligationswere
from unused
operatingatcash
end
theproceeds
reportingofperiod.
Thefinancial
Group assets.
expects
flowsofand
maturing
to meet its other obligations from operating cash
flows and proceeds of maturing financial assets.
Financing facilities
31 Desember/
December 31, Financing facilities
31 Desember/
2012
December
Rp '000 31,
2012
Unsecured local credit facility, reviewed
Rp '000
annually and payable at call:
Unsecured
12.363.507
- amountlocal
usedcredit facility, reviewed
annually
and
payable at call:
2.636.493
- amount unused
12.363.507
- amount used
15.000.000
Total
2.636.493
- amount unused
15.000.000
1.120.438.460
65.803.840
1.120.438.460
1.186.242.300
65.803.840
Jumlah
c. Nilai wajar instrumen keuangan yang
diamortisasi
c. Nilai wajar instrumen keuangan yang
diamortisasi
Kecuali
sebagaimana tercantum dalam tabel
berikut, direksi menganggap bahwa nilai tercatat
Kecuali
sebagaimana
tercantum
dalam diakui
tabel
aset keuangan
dan liabilitas
keuangan
berikut,
direksikeuangan
menganggap
bahwa nilai
tercatat
dalam laporan
konsolidasian
mendekati
aset
keuangan dan liabilitas keuangan diakui
nilai wajarnya
dalam laporan keuangan konsolidasian mendekati
nilai wajarnya
31 Desember/December 31, 2012
1.186.242.300
Jumlah tercatat/
Nilai wajar/
31 Desember/December
2012
carry
ing amount
f air31,
v alue
Liabilitas Keuangan
Liabilitas jangka panjang Liabilitas
setelahKeuangan
dikurangi y ang jatuh
Liabilitas
panjang
tempo jangka
dalam satu
tahun
setelahbank
dikurangi y ang jatuh
Utang
Total
Secured bank loan facilities with various
maturity dates through to 2017
Secured
bankused
loan facilities with various
- amount
maturity
through to 2017
- amountdates
unused
- amount used
Total
- amount unused
Total
c. Fair value of financial instruments
c. Fair value of financial instruments
Except as detailed in the following table, the
directors consider that the carrying amounts of
Except as assets
detailed in
the financial
following table,
the
financial
and
liabilities
directors
consider
that the
carrying amounts
of
recognized
in the
consolidated
financial
financial
assets
and
financial
liabilities
statements approximate their fair values.
recognized in the consolidated financial
statements 31,
approximate
their fair values.
31 Desember/December
2011
Jumlah
tercatat/
Rp'000
Nilai
wajar/
Rp'000
Jumlah tercatat/
Nilai wajar/
31 Desember/December
2011
carry
ing amount
f air31,
v alue
Jumlah
tercatat/
Nilai
wajar/
Rp'000
Rp'000
carry ing amount
Rp'000
f air v alue
Rp'000
carry ing amount
Rp'000
f air v alue
Rp'000
Financial Liabilities
Long-term
liabilities - net of
Bank loans
current maturities
Obligations
to nonbank
f inancial
Bank
loans institutions
606.264.250
615.610.468
436.552.966
446.036.306
tempo dalam
satu tahun
Lembaga
keuangan
non bank
Utang bank
2.670.954
606.264.250
2.973.027
615.610.468
5.384.063
436.552.966
5.930.487
446.036.306
Lembaga keuangan non bank
2.670.954
2.973.027
5.384.063
5.930.487
f inancial institutions
Financial Liabilities
Long-term
liabilities - net of
f inancial
institutions
current
maturities
Obligations to nonbank
f inancial institutions
- 69 - 69 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT
EXPRESS
TRANSINDO
Tbk KONSOLIDASIAN
CATATAN
ATAS
LAPORAN UTAMA
KEUANGAN
DAN
ENTITAS ANAK
31
DESEMBER
2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUNCATATAN
ATAS
LAPORANPADA
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
TAHUN YANG
BERAKHIR
TANGGAL
TERSEBUT
31
DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN UNTUK TAHUN(Lanjutan)
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Lanjutan)Teknik penilaian dan asumsi yang diterapkan
41.
41.
42.
42.
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
AND ITS SUBSIDIARIES
PT EXPRESSFINANCIAL
TRANSINDO
UTAMA Tbk
NOTES TO CONSOLIDATED
STATEMENTS
ITS AND
SUBSIDIARIES
DECEMBER AND
31, 2012
2011 AND
NOTES TO CONSOLIDATED
FINANCIAL
FOR THE
YEARS STATEMENTS
THEN ENDED
DECEMBER 31, 2012 AND(Continued)
2011 AND
FOR THE YEARS THEN ENDED
(Continued)
Valuation techniques and assumptions
applied for the purposes of measuring fair
untuk tujuan pengukuran nilai wajar
Valuation
techniques and assumptions
Teknik penilaian dan asumsi yang diterapkan
value
untuk tujuan pengukuran nilai wajar
applied for the purposes of measuring fair
value
Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas
The fair values of financial assets and
keuangan lainnya ditentukan sesuai dengan
financial liabilities are determined in
Nilai wajar
aset harga
keuangan
dan liabilitas
The fair values
and
model
penentuan
yang berlaku
umum
accordance
withof financial
generally assets
accepted
keuangan lainnya
ditentukan
sesuai
financial
liabilities
determinedcash
in
berdasarkan
analisis
discounted
cashdengan
flow
pricing models
basedare
on discounted
model penentuan
harga
yang berlaku
accordance
with using
generally
accepted
menggunakan
harga
dari transaksi
pasarumum
yang
flow
analysis
prices
from
berdasarkan
analisis
discounted
cash untuk
flow
pricing
models
basedmarket
on discounted
cash
dapat
diamati saat
ini dan
kutipan dealer
observable
current
transactions
menggunakan
harga
dari
transaksi
pasar
yang
flow
analysis
using
prices
from
instrumen sejenis.
and dealer quotes for similar instruments.
dapat diamati saat ini dan kutipan dealer untuk
observable current market transactions
instrumen sejenis.
and dealer quotes for similar instruments.
PERISTIWA PENTING SETELAH TANGGAL
41. EVENTS AFTER REPORTING PERIOD
POSISI KEUANGAN
PERISTIWA PENTING SETELAH TANGGAL
41. EVENTS AFTER REPORTING PERIOD
POSISI
KEUANGAN
a.
Berdasarkan
Surat Keputusan Dewan Komisaris
a. Based on Commisioner Board’s decision
letter No. 01/SK-KOM/ETU/II/2013 dated on
No. 01/SK-KOM/ETU/II/2013 tanggal 28 Pebruari
a. 2013,
Berdasarkan
Surat
Keputusan
Dewanmenyetujui
Komisaris
a. February
Based on28, Commisioner
Board’s decision
2013, all commissioners
board
seluruh
Dewan
Komisaris
letter
01/SK-KOM/ETU/II/2013
dated on
No.
01/SK-KOM/ETU/II/2013
agreedNo.
for Audit
committee appointment.
penunjukkan
Komite Audit. tanggal 28 Pebruari
February 28, 2013, all commissioners board
2013, seluruh Dewan Komisaris menyetujui
agreed for Audit committee appointment.
penunjukkan Komite Audit.
Ketua
S.Y. Wenas
Chairman
Anggota
Paul Capelle
Members
Ketua
S.Y.
WenasK. Algatot
Chairman
Fastabiqul
Anggota
Paul Capelle
Members
Fastabiqul K. Algatot
b. On February 13, 2013, The Company entered
b. Pada tanggal 13 Pebruari 2013 Perusahaan
into land lease agreement in Setiabudi with total
menandatangani perjanjian sewa menyewa
b. On
February 13,
2013,
The Company
b. Pada
tanggal
Perusahaan
consideration
of Rp
8,750,000
thousandentered
for ten
sebidang
tanah13diPebruari
Setiabudi2013
dengan
jumlah
into
landstarting
lease agreement
in Setiabudi
menandatangani
sewa
years,
since the
signed with
of total
the
Rp 8.750.000 ribu perjanjian
untuk jangka
waktumenyewa
selama
consideration of Rp 8,750,000 thousand for ten
sebidangtahun
tanah
di Setiabudi
dengan jumlah
agreement.
sepuluh
terhitung
sejak ditandatanganinya
years, starting since the signed of the
Rp
8.750.000
ribu untuk jangka waktu selama
perjanjian
tersebut.
agreement.
sepuluh tahun terhitung sejak ditandatanganinya
perjanjian tersebut.
TANGGUNG
JAWAB
MANAJEMEN
DAN
42. MANAGEMENT
RESPONSIBILITY
AND
PERSETUJUAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
APPROVAL OF CONSOLIDATED FINANCIAL
TANGGUNG
JAWAB
MANAJEMEN
DAN
42. MANAGEMENT
RESPONSIBILITY
AND
KONSOLIDASIAN
STATEMENTS
PERSETUJUAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
APPROVAL OF CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN
STATEMENTS
The
preparation and fair presentation of the
Penyusunan
dan penyajian wajar laporan keuangan
consolidated financial statements on pages 3 to 71
konsolidasian dari halaman 3 sampai 71 merupakan
The
and fair
presentation
of and
the
Penyusunan
danmanajemen,
penyajian wajar
laporan
keuangan
were preparation
the responsibilities
of the
management,
tanggung jawab
dan telah
disetujui
oleh
consolidated
financial
on pages
3 to for
71
konsolidasian
dari halaman
sampai20
71Maret
merupakan
were approved
by thestatements
Directors and
authorized
Direksi untuk diterbitkan
pada3 tanggal
2013.
were on
theMarch
responsibilities
tanggung jawab manajemen, dan telah disetujui oleh
issue
20, 2013. of the management, and
were approved by the Directors and authorized for
Direksi untuk diterbitkan pada tanggal 20 Maret 2013.
issue on March 20, 2013.
*******
*******
- 70 - 70 -
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • 2012 Annual Report
209
210
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
ENTITAS INDUK SAJA
INFORMASI TAMBAHAN
DAFTAR I: INFORMASI INVESTASI DALAM ENTITAS ANAK
31 DESEMBER 2012 dan 2011
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
PARENT COMPANY ONLY
SUPPLEMENTARY INFORMATION
SCHEDULE I: INFORMATION ON INVESTMENT IN SUBSIDIARIES
DECEMBER 31, 2012 AND 2011
Tahun
Operasi
31 Desember/
Year of
Total aset
Jumlah
Asetsebelum
Sebelumeliminasi/
Eliminasi/
Total Assets Before Elimination
December 31,
commercial
31 Desember/December 31,
Komersial/
Entitas Anak /subsidiaries
PT Wahyu Mustika Kinasih (WMK)
PT Indo Semesta Luhur (ISL)
PT Semesta Indo Prima (SIP)
PT Tulus Sinar Selatan (TSS)
PT Express Kartika Perdana (EKP)
PT Express Limo Nusantara (ELN)
PT Satria Express Perdana (SEP)
PT Mutiara Express Perdana (MEP)
PT Mutiara Kencana Sejahtera (MKS)
PT Fajar Mutiara Timur (FMT)
PT Express Kencana Lestari (EKL)
PT Ekspres Sarana Batu Ceper (ESBC)
Entitas anak dari MKS
EMP (PT Ekspres Mulia Perdana)
Domisili/domicile
2012
2011
operations
%
%
2012
2011
Rp'000
Rp'000
Tangerang
Surabaya
Jakarta
Jakarta Barat
Surabaya
Medan
Semarang
Bekasi
Jakarta
Tangerang Selatan
Depok
Bekasi
99,9600
99,9960
99,9996
99,9000
99,9000
99,6000
99,0000
99,6000
99,8000
99,8000
99,6000
99,9970
99,9600
99,9800
99,9996
99,9000
99,9000
99,6000
99,0000
99,6000
99,8000
99,8000
99,6000
99,9970
2002
2002
2004
2005
2005
2005
2006
2007
2010
2010
2010
2011
94.573.403
8.063.566
40.765.555
30.074.270
1.393.768
11.884.799
11.156.117
180.565.290
112.452.599
110.702.093
269.823.029
200.294.042
64.338.654
3.050.103
29.396.952
31.681.641
1.164.745
4.204.714
8.106.248
194.421.739
67.927.504
101.282.194
207.147.262
151.619.754
Jakarta Barat
99,4000
99,4000
1997
71.640.442
23.601.516
- 71 PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk • Laporan Tahunan 2012
Daftar Isi
Contents
A New Day Begins
1
Profil Perusahaan
Company Profile
2
Penawaran Umum Perdana Saham
Initial Public Offering
Fakta Bisnis
Business Facts
Sekilas Operasional Bisnis Express
Snapshots of Express’ Business
Operation
Sekilas Express Group
Express Group In Brief
Evolusi Express Group
Express Group Evolution
Visi dan Misi
Vision and Mission
Nilai-nilai Perusahaan
Corporate Values
Ikhtisar Keuangan
Financial Highlights
Ikhtisar Saham
Stock Highlights
Peristiwa Penting
Event Highlights
Penghargaan dan Sertifikasi
Awards and Certifications
Laporan kepada
Pemegang Saham
Report to Shareholders
Laporan Komisaris Utama
President Commissioner Report
Laporan Direktur Utama
President Director Report
Analisa dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
& Analysis
Tinjauan Industri
Industrial Review
Tinjauan Operasional
Operational Review
Tinjauan Keuangan
Financial Review
Sumber Daya Manusia
Human Resources
Teknologi Informasi
Information Technology
2
4
6
8
12
14
15
18
20
22
24
26
26
32
41
42
54
68
80
90
Laporan Tata Kelola
Perusahaan
Good Corporate Governance
Report
95
Penerapan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Implementation
Manajemen Risiko
Risk Management
96
114
Tanggung Jawab Sosial
Perusahaan
Corporate Social
Responsibility
121
Pelaksanaan Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Practice
122
Data Perusahaan
Corporate Data
Profil Dewan Komisaris
Board of Commissioners’ Profile
Profil Direksi
Board of Directors’ Profile
Struktur Organisasi
Organizational Structure
Struktur Perusahaan
Corporate Structure Laporan Keuangan
Konsolidasian
Consolidated Financial
Statements
125
126
129
132
133
137
2012 Annual Report
GROUP
Laporan Tahunan
Annual Report
Laporan Tahunan
2012
A New Day Begins
PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA Tbk
Gedung Express
Jl. Sukarjo Wiryopranoto No. 11
Jakarta 11160
T +62 21 2650 7000
F +62 21 2650 7008
Call Center :
Regular +62 21 2650 9000, +62 21 500 122
Premium +62 21 2650 8000, +62 21 500 122
e investor.relation@expressgroup.co.id
w www.expressgroup.co.id
A New Day Begins
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
GROUP
Related documents
Download