BIOLOGI LAUT - Whale Marine Science

advertisement
BIOLOGI LAUT
LINGKUNGAN LAUT
Marine biology is the scientific study of organisms
in the ocean or other marine or brackish bodies
of water.
 Given that in biology many phyla, families and
genera have some species that live in the sea and
others that live on land, marine biology classifies
species based on the environment rather than on
taxonomy.
 Marine biology differs from marine ecology as
marine ecology is focused on how organisms
interact with each other and the environment,
and biology is the study of the organisms
themselves.


Marine biology covers a great deal, from the
microscopic, including most zooplankton and
phytoplankton to the huge cetaceans (whales)
which reach up to a reported 48 meters (125
feet) in length.
LINGKUNGAN LAUT
Lautan merupakan ciri khas planet bumi yang
membedakannya dengan planet lain :
71% luas permukaan bumi tertutup laut
Kedalaman rata-rata 3,8 km
Volume 1370 x 106 km3
Medium tempat hidup
STATISTIK LAUTAN
LAUTAN
LUAS
(x1000 Km2)
KEDALAMA
N RERATA
(m)
JARAK
TERLEBAR
(X1000
Km2)
TITIK
TERDALAM
(m)
PASIFIK
165.384
4.200
16
11.524
(Palung Mariana)
ATLANTIK
82.217
3.600
9,6
9.560
(Palung Peurto Rico)
HINDIA
73.461
4.000
9,6
9.000
(Palung Amirante)
Sumber : Frank and Robert.1991. The Encyclopedia of The Earth.
AIR LAUT
air murni yg di dalamnya terlarut berbagai zat
padat dan gas berupa garam-garam anorganik,
senyawa-senyawa organik dan gas-gas terlarut.
banyaknya zat terlarut dalam air laut sebagai
indikator salinitas .
KOMPOSISI AIR LAUT
ION
PERSEN
BERAT
PERSEN
BERAT
B. JARANG
A. UTAMA
Clor (Cl-)
Natrium (Na++)
Sulfat (SO42+)
Magnesium (Mg2+)
Calsium (Ca2+)
Kalium (K+)
ION
55,04
30,61
7,68
3,69
1,16
1,10
Bicarbonat (HCO3-)
Bromida (Br-)
Borat Acid (H3BO2)
Stronsium (Sr2+)
0,41
0,91
0,07
0,04
Pemintakatan (zonasi)
Lingkungan laut
Istilah “pemintakatan” merupakan terjemahan
dari istilah “zonasi”, yang artinya adalah
pemisahan suatu ruang lingkungan kedalam
bagian-bagiannya (mintakat-mintakatnya).
 Lingkungan laut sangat luas cakupannya dan
sangat majemuk sifatnya. Oleh karena itu para
ahli oseanografi membagi-bagi lingkungan laut
menjadi zona-zona menurut criteria yang
berbeda-beda.

Karena lingkungan laut terdiri dari bagian dasar
laut dan kolom air yang ada di atasnya, maka
laut dapat dibagi kedalam 2 (dua) mintakat
utama, yakni mintakat pelagik dan mintakat
bentik.
 Mintakat pelagik meliputi seluruh kolom air,
sedangkan mintakat bentik meliputi seluruh
lingkungan dasar.

Mintakat Pelagik
Mintakat pelagik ini mencakup kolom air mulai
dari permukaan dasar laut sampai paras
(permukaan) laut.
 Mintakat ini terbagi lagi secara horizontal dan
vertikal.

Mintakat Pelagik - Horizontal
Secara horisontal mintakat pelagik terdiri dari :
 Mintakat neritik
Mintakat neritik merupakan wilayah lingkungan perairan
yang terletak diatas landas benua, dengan kandungan
unsur hara melimpah, kandungan sedimen tinggi dan
daya tembus cahaya yang dangkal. Hal ini disebabkan
karena letaknya yang berdekatan dengan daratan yang
memasok berbagai macam zat terlarut ke laut.
 Mintakat Oseanik
Mintakat oseanik merupakan wilayah lingkungan
perairan yang terletak di luar landas benua, kandungan
unsure hara kurang, kandungan sedimen relative lebih
sedikit sehingga daya tembus cahaya yang kuat.
Mintakat Pelagik - vertikal
Secara vertikal mintakat pelagik terdiri
dari :
 Mintakat Epipelagik
 Mintakat Mesopelagik
 Mintakat Batipelagik
 Mintakat Abisopelagik
Mintakat Epipelagik





Mintakat epipelagik merupakan bagian kolom air paling atas.
Ketebalan mintakat ini hampir sama dengan ketebalan
lapisan penembusan cahaya yang efektif untuk fotosintesis,
yaitu sekitar 200 m.
Oleh karena itu mintakat epipelagik disebut juga sebagai
mintakat Fotik.
Pada dan dekat bagian permukaan mintakat ini penyinaran
matahari siang hari diatas optimal bahkan letal bagi
phytoplankton.
Di bawah lapisan ini desebut mintakat bawah permukaan
merupakan tempat yang aktif bagi phytoplankton. Sedangkan
bagian paling bawah merupakan lapisan dimana terdapat
zooplankton pada siang hari.
Mintakat Mesopelagik






Mintakat mesopelagik terletak dibawah mintakat
epipelagik.
Mintakat ini terletak antara kejelukan 200 – 1000 m.
Karena letaknya dibawah mintakat fotik maka mulai dari
mintakat mesopelagik sampai kepada mintakat
abisopelagik, disebut sebagai mintakat Afotik.
Artinya, pada mintakat ini tidak terdapat kegiatan yang
menghasilkan produksi primer.
Mintakat mesopelagik dihuni oleh konsumen primer
yang memanfaatkan detritus (jasad renik) yang turun
dari lapisan yang lebih dangkal.
Pada mintakat ini terdapat lapisan termoklin, yaitu
lapisan perairan dimana suhunya berubah secara drastis.
Mintakat Batipelagik
Mintakat batipelagik meluas dari kejelukan
1000 m sampai kejelukan 4000 m atau sama
dengan kejelukan dasar laut jeluk.
 Sifat-sifat fisiknya seragam.

Mintakat Abisopelagik
Mintakat abisopelagik meluas ke bagian-bagian
terjeluk dari samudra dan disebut juga sebagai
mintakat palung.
 Biota air yang hidup di mintakat ini mengalami
kegelapan karena tidak ada cahaya, suhu dingin
dan tekanan air yang tinggi.
 Di perairan abisopelagik ini tidak ada cahaya
kecuali cahaya yang berasal dari hewan-hewan
laut (bioluminescence).

Mintakat Benthik
Mintakat bentik yang merupakan mintakat dasar
laut, terbagi kedalam mintakat litoral dan mintakat
abisal.
 Mintakat litoral meluas mulai dari garis pasang
tertinggi sampai ke pinggir paparan benua.
 Garis batas antara mintakat litoral dengan
mintakat abisal biasanya terletak pada kejelukan
200 m dan sekaligus merupakan batas
kemampuan tembus sinar matahari.
 Mintakat abisal meluas dari pinggir paparan benua
sampai dasar laut terjeluk dari samudera.

Mintakat litoral



Mintakat Atas-Litoral (supralitoral), yang merupakan
bentangan pantai diatas mintakat litoral. Mintakat ini dapat
mengalami siraman air laut pada saat air pasang, sehingga
kadang-kadang disebut mintakat siraman.
Mintakat Litoral, yang membentang mulai dari garis pasang
rata-rata teratas sampai surut rata-rata terbawah dan sering
disebut sebagai mintakat pasut (pasang surut) atau mintakat
teritip. Mintakat ini mengalami kekeringan dan perendaman
di sebagian waktu dalam sehari.
Mintakat Bawah-Litoral (Sublitoral), yang terletak di bawah
mintakat pasut dan selalu terendam di bawah permukaan
laut, sehingga disebut pantai terendam. Mintakat ini
membentang sampai ke pinggir paparan benua.
Mintakat Abisal




Mintakat abisal meluas mulai dari pinggir paparan benua
sampai ke bagian dasar laut terjeluk dari samudra.
Kebanyakan lingkungan dasar abisal ini menyerupai
bahan lumpur dan jarang sekali yang berupa bendabenda keras seperti batu.
Dasar samudra jeluk terdiri dari endapan kapur,
terutama dari kerangka Foraminifera, endapan silika,
terutama dari kerangka diatom, dan lempung merah di
dasar yang lebih jeluk dengan tekanan air luar biasa
besarnya sehingga membuat zat-zat lain mudah sekali
terlarut.
Mintakat abisal ini 82 % berkejelukan 2.000 m sampai
6.000 m dengan suhu yang stabil antara 4 0C dan 1,2
0C.
Global Seafloor Topography
EKOSISTEM LAUT
Karakteristik Biologi Laut
Laut Merupakan Mega-Diversitas
--- Sistem Pelagik
--- Organisme (Zoo/Phyto) yang hidup berenang
atau melayang2 di kolom air
(Plankton dan Nekton)
--- Sistem Bentik
--- Organisme (Zoo/Phyto) yang hidup di dasar
perairan
(Benthos dan Periphyton)
Plankton
+++ : Organisme (mikroskopis) yang hidupnya
melayang2 di kolom air (Tidak mempunyai
kemampuan berenang aktif)
Ex : Dunaliella,Trichodesmium etc.
Nekton
+++ : Organisme (meio-makroskopis) yang hidup
berenang (aktif) di kolom air
Ex : Ikan (Pisces), Mamalia
Benthos
+++ : Organisme yang hidup di dasar perairan, soliter
ataupun koloni
(Mikro, Meio dan/atau Makro (Zoo/Phyto)
Benthos)
Ex : Mollusca (Kerang/Keong Laut), Echinodermata
etc.
Periphyton
+++ : Organisme yang hidup menempel pada
permukaan Organisme lain di dasar perairan
Ex : Micro-Mollusca
ISTILAH DASAR
•Spesies
•Populasi
•Komunitas
• Habitat
• Lingkungan
• Ekosistem
•Kepadatan Populasi
• Keanekaragaman
spesies
A species is defined as a distinctive group of
interbreeding individuals that is reproductively
isolated from other such groups.
 A population refers to a group of
individuals of one species living in a particular
place, and
 The various populations of micro-organisms,
plants, and animals that inhabit the same physical
area make up an ecological community.




The habitat of an organism is the place where it
lives, but the term also may refer to the place occupied
by an entire community.
The environment consists of both nonliving abiotic
(physical and chemical) components like temperature
and nutrient concentrations, and biotic components
that include the other organisms and species with which
an organism interacts (e.g. predators, parasites, competitors,
and mates).
The highest level of ecological integration is the
ecosystem, which encompasses one or more
communities in a large geographic area and includes the
abiotic environment in which the organisms live. Examples
of ecosystems could include estuaries
population density refers to the number
of individuals per unit area (or per unit volume
of water).
 Species diversity is often used to
describe the simplicity (or complexity) of
communities and ecosystems; it can be defined
in several ways but, unless otherwise stated,
the term is mean total number of species.

Download