ASME (THE AMERICAN SOCIETY OF MECHANICAL ENGINEERS) The Review of : ASME PCC-2 STANDARD Article 401 - Nonmetallic Composite Repair Systems: High-Risk Applications Oleh : MUHAMMAD BARIQ JAVIER Jumat, 04 April 2025 ASME PCC-2 STANDARD Scope Untuk perbaikan peralatan pipa, perpipaan, dan peralatan bertekanan yang mencakup desain, fabrikasi, pemeriksaan, dan pengujian Organization Part 1 : Ruang lingkup, bagian, dan fokusan dalam yang diatur dalam standar ini Part 2 : Metode perbaikan dengan pengelasan, pematrian, penyolderan, dll Part 3 : Perbaikan mekanis, dengan tanpa sealant, dan semua metode perbaikan yang tidak tercakup dalam Part 2 atau Part 4. Part 4 : Perbaikan menggunakan nonlogam, seperti pelapis dan pembungkus non-logam, dan pengikatan (misalnya, penyambungan dengan epoksi), termasuk pengikatan komponen logam. Article 401 - Nonmetallic Composite Repair Systems: High-Risk Applications Persyaratan Peralatan : Pipa, Jaringan Pipa, Tangki, dan Bejana Material yang diizinkan : Material komposit seperti, glass, aramid, carbon fiber dalam matriks thermoset polymer Misalnya, polyester, polyurethane, phenolic, vinyl ester, epoxy Serat harus continuous dan tidak berorientasi acak. Article 401 - Nonmetallic Composite Repair Systems: High-Risk Applications Persyaratan Jenis cacat yang dapat diperbaiki : External corrosion External damage (penyok, goresan, fretting, keausan) Cracks Internal corrosion or erosion (bocor atau tidak bocor) Leaks (kebocoran) Manufacturing or fabrication defects Penilaian cacat : Dilakukan berdasarkan standar fitness for service yang berlaku, seperti, ASME B31G, API 579-1/ASME FFS-1, BS 7910, atau yang setara. Article 401 - Nonmetallic Composite Repair Systems: High-Risk Applications Batasan Terbatas pada sistem perbaikan yang telah menyelesaikan pengujian kualifikasi yang ditentukan Setiap perubahan pada elemen sistem perbaikan akan dianggap sebagai sistem perbaikan yang berbeda dan baru. Sistem perbaikan baru ini harus memenuhi kualifikasi Pemasok sistem perbaikan harus menyatakan jenis cacat yang telah memenuhi kualifikasi sistem perbaikannya. Article 401 - Nonmetallic Composite Repair Systems: High-Risk Applications Repair System Required Material and Performance Properties Article 401 - Nonmetallic Composite Repair Systems: High-Risk Applications Repair System Required Material and Performance Properties Article 401 - Nonmetallic Composite Repair Systems: High-Risk Applications Repair System Required Material and Performance Properties Article 401 - Nonmetallic Composite Repair Systems: High-Risk Applications Repair System Required Material and Performance Properties Article 401 - Nonmetallic Composite Repair Systems: High-Risk Applications Kasus Desain Tipe A : Komponen tidak bocor (hanya memerlukan penguatan struktural) - Menambahkan allowance untuk komponen asli ((parameter 401-3.4.3) jika yield dari komponen asli termasuk atau tidak disertakan) - Tanpa menambahkan allowance untuk komponen asli (parameter 401-3.4.4) - Long-term performance test data (parameter 401-3.4.5) Tipe B : Komponen bocor (memerlukan penguatan struktural dan penyegelan cacat) - Metode desain dalam parameter 401-3.4.6 harus digunakan sebagai tambahan untuk kasus desain Tipe A - Untuk komponen dengan korosi internal aktif, laminasi perbaikan harus dirancang dengan asumsi bahwa cacat tembus dinding akan terjadi jika ketebalan dinding yang tersisa pada akhir masa pakai diperkirakan kurang dari 1 mm (0,04 in.) - Ketebalan yang lebih besar dari kasus Tipe A dan Tipe B harus diambil sebagai ketebalan laminasi perbaikan Article 401 - Nonmetallic Composite Repair Systems: High-Risk Applications Design Output Keterangan : trepair = ketebalan perbaikan desain m (in.) tlayer = lapisan atau ketebalan lapisan dari material komposit (in.) n = jumlah lapisan Note : Jumlah lapisan (n) tidak boleh kurang dari 2 (pembulatan di atas bilangan bulat terdekat) trepair tmin Keterangan : Output : - Jumlah lapisan (n) tmin = minimum repair thickness determined by applicable equations, m (in.) - Panjang perbaikan aksial (L) Lover = overlap length, m (in.) Ldefect = axial length of the defect, m (in.) Ltaper = taper length, m (in.) ≥ Article 401 - Nonmetallic Composite Repair Systems: High-Risk Applications Intruction of Application Petunjuk harus mencakup beberapa parameter antara lain : Acceptable environmental conditions of site at time of repair Material storage Substrate surface preparation Load transfer material Polymer mixing Laminate lay-up Laminate consolidation Cure Key hold points Article 401 - Nonmetallic Composite Repair Systems: High-Risk Applications Surface Preparation Surface preparation harus mencakup setidaknya seluruh permukaan material yang akan dilaminasi Penilaian kekasaran dan kebersihan permukaan harus sesuai dengan standar SSPC (SP 1 hingga 14/NACE 1 hingga 8), ISO 8501, ISO 8502, ISO 8503, atau ISO 8504. Semua bahan kimia yang digunakan untuk surface preparation harus masih dalam masa pakai yang direkomendasikan dan baru dicampur (jika sesuai). Jangka waktu antara surface preparation dan aplikasi pelapisan/laminasi awal harus sesingkat mungkin, untuk menghindari pembentukan korosi secara cepat. Permukaan yang telah disiapkan harus dilindungi dari kontaminasi sebelum aplikasi laminasi perbaikan. Apabila terdapat kerusakan pada permukaan yang telah disiapkan maka prosedur surface preparation harus diulang. Teknik surface preparation yang ditentukan tidak boleh diganti dengan teknik lain, tanpa panduan yang jelas dari pemasok sistem perbaikan. Article 401 - Nonmetallic Composite Repair Systems: High-Risk Applications Laminate Lay-Up Infill compounds Primer application Polymer/load transfer material (if needed)/primer layer (if needed) preparation Reinforcement orientation Overlaps between neighboring layers Overlaps between individual layers Consolidation of the layers Finishing layer/coating (top coat) Taper details Article 401 - Nonmetallic Composite Repair Systems: High-Risk Applications Cure Batas temperatur dan komposisi pencampuran harus sesuai dengan prosedur dari pemasok Jika membutuhkan temperatur tinggi, tempertatur harus digaja agar tetap stabil Waktu pengeringan bergantung pada jenis polimer yang digunakan dan harus sesuai dengan desain yang ditentukan Jika kondisi operasi peralatan sudah diturunkan sebelum perbaikan, maka tidak dioperbolekhan dikembalikan kepada kondisi normalnya sampai tercapai perbaikan yang maksimal Article 401 - Nonmetallic Composite Repair Systems: High-Risk Applications Documentation Seriap catatan untuk setiap perbaikan harus dibuat dan disimpan selama masa perbaikan. Pemberian tanda pengenal harus diberikan untuk setiap perbaikan. Catatan desain yang harus disimpan meliputi : (1) layers and orientation of reinforcement (5) number of layers (2) preparation procedure (6) axial extent of repair (3) cure procedure (7) design data and calculations (4) postcure (8) location of repair Catatan material yang harus disimpan meliputi : (1) repair system supplier (3) reinforcement type and quantity (2) polymer type and quantity (4) batch numbers for materials Article 401 - Nonmetallic Composite Repair Systems: High-Risk Applications Documentation Catatan kendali mutu yang harus disimpan meliputi : (1) repair reference number (5) qualification for personnel completing the installation (2) visual inspection report (6) Barcol or Shore hardness measurement (if specified) (3) thickness measurement (7) Tg measurement (if specified) (4) repair dimensions Rincian interval inspeksi layanan mendatang harus disimpan Terima Kasih
0
You can add this document to your study collection(s)
Sign in Available only to authorized usersYou can add this document to your saved list
Sign in Available only to authorized users(For complaints, use another form )