LAPORAN KEGIATAN PROYEK AKHIR BERBASIS WORKSHOP KEWIRAUSAHAAN “SIMPLE SMOOTHIES” Disusun Oleh : Bryan Akmar Pelindoli : 2141050054 Afentina Sakulo : 2141050096 Jokarius Gegei Sagulu : 2141050071 INSTITUT PARIWISATA TRISAKTI JAKARTA 2025 LAPORAN KEGIATAN PROYEK AKHIR BERBASIS WORKSHOP KEWIRAUSAHAAN “SIMPLE SMOOTHIES” Disusun Oleh: Bryan Akmar Pelindoli : 2141050054 Afentina Sakulo : 2141050096 Jokarius Gegei Sagulu : 2141050071 INSTITUT PARIWISATA TRISAKTI JAKARTA 2025 ii INSTITUT PARIWISATA TRISAKTI LEMBAR PERSETUJUAN SIDANG PROYEK AKHIR JUDUL PROYEK AKHIR : Strategi Pemasaran dan Pengembangan Produk Simple Smoothies PROGRAM STUDI : D4 Perhotelan NAMA KETUA : Bryan Akmar Pelindoli NIM : 2141050054 KELAS : KIP B 2021 NAMA ANGGOTA I : Afentina Sakulok NIM : 2141050096 KELAS : KIP B 2021 NAMA ANGGOTA II : Jokarius Gegei Sagulu NIM : 2141050071 KELAS : KIP B 2021 NAMA DOSEN PEMBIMBING : Santi Maudiarti, SE.,M.PD Jakarta, 22 Januari 2025 Mengetahui, Pembimbing Materi/Teknis Ketua Program Studi Pengelolaan Perhotelan Santi Maudiarti, SE.,M.PD Dr. Robiatul Adawiyah, SST.Par, M.Par iii INSTITUT PARIWISATA TRISAKTI BERITA ACARA PELAKSANAAN SIDANG PROYEK AKHIR Pada hari tanggal ……. bertempat di ruang …. telah diselenggarakan Sidang Proyek Akhir, untuk : Judul Proyek Akhir : Strategi Pemasaran dan Pengembangan Produk Simple Smoothies Program Studi : D4 Perhotelan Nama Ketua : Bryan Akmar Pelindoli Nim : 2141050054 Kelas : KIP B 2021 Nama Anggota I : Afentina Sakulok Nim : 2141050096 Kelas : KIP B 2021 Nama Anggota II : Jokarius Gegei Sagulu Nim : 2141050071 Kelas : KIP B 2021 Tim Penguji : Ketua Penguji : Anggota Penguji I : Anggota Penguji II : Keputusan Tim Penguji adalah : Nilai/Hasil Ujian : Dengan Predikat : Demikian Berita Acara ini dibuat dengan sesungguhnya sesuai dengan jalannya Sidang Proyek Akhir tersebut. Ketua Penguji Tim Penguji, Anggota Penguji Anggota Penguji (………………) (………………) (………………) Mengetahui, Ketua Panitia Sidang Proyek Akhir Catur Prilian, SE., AK, iv BIODATA KELOMPOK NAMA KETUA : Bryan Akmar Pelindoli NIM : 2141050054 KELAS : KIP B 2021 NAMA ANGGOTA I : Afentina Sakulok NIM : 2141050096 KELAS : KIP B 2021 NAMA ANGGOTA II : Jokarius Gegei Sagulu NIM : 2141050071 KELAS : KIP B 2021 NAMA DOSEN PEMBIMBING : Santi Maudiarti, SE.,M.PD v MOTTO Kesuksesan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari pencapaian yang lebih besar. “Nelson Mandela” vi KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan karunia-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan proyek akhir yang berjudul "Simple Smoothies" ini dengan baik. Proyek ini merupakan salah satu bentuk penerapan ilmu dan kreativitas kami dalam menciptakan produk minuman sehat yang praktis dan lezat. Proyek "Simple Smoothies" ini lahir dari keinginan untuk memberikan solusi bagi masyarakat modern yang membutuhkan asupan gizi seimbang namun tetap mudah dalam penyajian. Dengan memadukan bahan-bahan alami berkualitas dan teknik pengolahan sederhana, kami berharap produk ini dapat menjadi pilihan terbaik untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup sehat. Kami menyadari bahwa keberhasilan proyek ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih kepada para pembimbing, teman-teman, dan keluarga yang telah memberikan arahan, ide, serta motivasi sepanjang proses pengerjaan proyek ini. Tidak dapat disangkal bahwa butuh usaha yang keras dalam penyelesain pengerjaan Proyek Akhir ini. Namun, karya ini tidak akan selesai tanpa orangorang tercinta di sekeliling kami yang mendukung dan membantu. Terima kasih penulis sampaikan kepada: 1. Fetty Asmaniati, SE.,MM, Rektor Institut Pariwisata Trisakti 2. Agus Riyadi,. SST.Par.,M,Sc, Ph.D, Wakil Rektor I Institut Pariwisata Trisakti 3. Dr. Nurbaeti, MM., Wakil Rektor II Institut Pariwisata Trisakti 4. Dr. Novita Widyastuti, SST., M.Si.Par, Wakil Rektor III Institut Pariwisata Trisakti 5. Dr. Drs. Amrullah, M.Hum., M.Si.Par,, CHE., QCRO, Dekan Fakultas Vokasi 6. Dr. Robiatul Adawiyah, SST.Par, M.Par, Ketua Pengelolaan Perhotelan Institut Pariwisata Program Studi Trisakti dan Dosen Pembimbing Akademik Kelas KIP B Tahun Angkatan 2021 7. Santi Maudiarti, SE.,M.Pd, Dosen Pembimbing Proyek Akhir 8. Seluruh dosen dan karyawan Institut Pariwisata Trisakti yang telah berjasa vii dalam memberikan ilmunya dari awal perkuliahan hingga sampai saat ini. 9. Bapak Pelemon Sakerengan Leleggu, bapak dari Bryan Akmar Pelindoli. Martinus Sakulok, bapak dari Afentina Sakulok. Filemon Sagulu bapak dari Jokarius Gegei Sagulu. 10. Ibu Justina Sababalat, ibu dari Bryan Akmar Pelindoli. Ibu Margaretta Sabailaket, ibu dari Afentina Sakulok. Ibu Emiliyanti, ibu dari Jokarius Gegei Sagulu. 11. Semua saudara dan teman yang selalu mendukung dan memberi semangat kepada kami. 12. Serta seluruh pihak baik secara langsung maupun tidak langsung yang telah membantu kami dalam menyelesaikan Proyek Akhir ini. Kami menyadari bahwa dalam menyusun Proyek Akhir ini masih memiliki banyak kekurangan, oleh karena itu Kami menerima kritik dan saran yang membangun daripembaca untuk hasil yang lebih baik. Akhir kata, Kami berharap semoga Tuhan Yang Maha Esa memberkati dan membalas kebaikan semua pihak atas bantuan dan partisipasinya sehingga Proyek Akhir ini dapat bermanfaat untuk ke depannya, baik dalam bidang Perhotelan maupun masyarakat semuaya. Jakarta, 06 Januari 2025 Simple Smoothies viii RINGKASAN LAPORAN Laporan Akhir ini bertujuan untuk memperkenalkan produk minuman kekinian yang berbahan baku buah-buahan. Produk simple smoothies ini dapat memenuhi kebutuhan konsumen akan minuman yang lezat dan praktis. Simple smoothies mengusung konsep minuman yang berbasis buah-buahan sehat dan lezat. Produk ini hadir dalam berbagai varian rasa yang mudah disiapkan dengan menambahkan air atau susu, sehingga cocok untuk konsumen dengan gaya hidup sibuk yang ingin mendapatkan asupan minuman secara praktis. Proses pembuatan dimulai dengan riset pasar yang bertujuan untuk memahami preferensi konsumen terhadap rasa, tekstur, dan bahan yang diinginkan dalam simple smoothies. Setelah itu, beberapa resep diuji coba untuk mendapatkan rasa yang lezat dan tekstur yang pas, serta kualitas produk yang konsisten. Dalam tahap berikutnya, desain kemasan dipertimbangkan dengan seksama untuk memastikan bahwa produk mudah digunakan, tahan lama, dan ramah lingkungan. Kemasan juga dirancang agar tetap menarik dan fungsional, sehingga dapat menarik perhatian konsumen yang peduli dengan lingkungan. Setelah selesai melalui tahap uji coba produk dalam skala kecil, produk ini mendapatkan respon positif dari konsumen yang mengapresiasi rasa tropis yang segar dan kualitas bahan-bahan yang digunakan. Selain itu, kemasan yang praktis dan ramah lingkungan juga diapresiasi karena memberikan kenyamanan bagi konsumen yang ingin menikmati smoothies kapan saja. Berdasarkan hasil ini, Simple Smoothies diperkirakan memiliki potensi besar untuk diterima di pasar, mengingat semakin meningkatnya minat terhadap produk sehat dan mudah diakses. Untuk mengoptimalkan potensi pasar, disarankan untuk mengembangkan varian rasa yang lebih beragam dan memulai kampanye pemasaran yang menekankan manfaat kesehatan dan kemudahan penggunaan produk ini. ix DAFTAR ISI LEMBAR PERSETUJUAN SIDANG PROYEK AKHIR ............................... iii BERITA ACARA PELAKSANAAN SIDANG PROYEK AKHIR ................. iv BIODATA KELOMPOK...................................................................................... v MOTTO ................................................................................................................ vi KATA PENGANTAR .......................................................................................... vii RINGKASAN LAPORAN .................................................................................. ix DAFTAR ISI .......................................................................................................... x DAFTAR GAMBAR ........................................................................................... xii DAFTAR TABEL ............................................................................................... xiii DAFTAR LAMPIRAN ...................................................................................... xiv BAB I PENDAHULUAN...................................................................................... 1 1.1 Latar Belakang ............................................................................................. 1 1.2 Identifikasi Masalah ..................................................................................... 3 1.3 Perumusan Masalah ..................................................................................... 4 1.4 Maksud dan Tujuan ...................................................................................... 4 1.5 Sistematika Penulisan .................................................................................. 4 BAB II KAJIAN PUSTAKA ................................................................................ 6 2.1 Definisi Produk ............................................................................................ 6 2.2 Perencanaan usaha ....................................................................................... 6 2.3 2.2.1 Target Pasar ....................................................................................... 6 2.2.2 Analisis Pesaing ................................................................................ 7 2.2.3 Promosi ............................................................................................. 8 Pelaksanaan Usaha ....................................................................................... 9 2.3.1 Produksi (production) ....................................................................... 9 2.3.2 Pengelolaan Sumber Daya (resource management) ....................... 10 2.4 Distribusi .................................................................................................... 12 2.5 Monitoring Persaingan ............................................................................... 13 2.3.1 Evaluasi Kepuasan Konsumen ........................................................ 13 2.3.2 Analisi Penjualan ............................................................................ 14 2.3.3 Monitoring Persaingan .................................................................... 14 x BAB III METODE PENELITIAN RESERCH AND DEVELOPMENT ...... 15 3.1 Defenisi Penelitian Pengembangan ............................................................ 15 3.2 Langkah-Langkah Penelitian Pengembangan ............................................ 16 3.3 3.2.1 Potensi Dan Masalah ....................................................................... 16 3.2.2 Mengumpulkan informasi (Riset Pasar) ......................................... 18 3.2.3 Desain Produk ................................................................................. 20 3.2.4 Validasi Disain ................................................................................ 21 3.2.5 Perbaikan Desain ............................................................................. 22 3.2.6 Uji Coba Produk.............................................................................. 23 3.2.7 Revisi Produk .................................................................................. 25 3.2.8 Ujicoba Pemakaian.......................................................................... 25 3.2.9 Revisi Produk Lanjut ...................................................................... 26 3.2.10 Pembuatan Produk Masal................................................................ 26 Teknik Pengumpulan Data ......................................................................... 27 3.3.1 Metode Survei ................................................................................. 27 3.3.2 Metode Eksperimen ........................................................................ 27 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ............................................................ 29 4.1 Profil Usaha Atau Bisnis ............................................................................ 29 4.2 Hasil Dan Pembahasan Pengelolaan Uasaha ............................................. 34 4.2.1 Perencanaan Usaha.......................................................................... 34 4.2.2 Pelaksanaan Usaha .......................................................................... 36 4.2.3 Monitoring Dan Evaluasi ................................................................ 37 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ............................................................. 38 5.1 Kesimpulan ................................................................................................ 38 5.2 Saran ........................................................................................................... 39 DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................... 40 LAMPIRAN ........................................................................................................ 42 xi DAFTAR GAMBAR Gambar 2. 1 Data Minat Pembelian Responden Simple Smoothies ...................... 12 Gambar 2. 2 Umpan Balik Konsumen .................................................................. 13 Gambar 3. 1 Data yang Menyukai Simple Smoothies ........................................... 17 Gambar 3. 2 Data Jenis Smoothies yang banyak di sukai ..................................... 17 Gambar 3. 3 Data Jenis Kelamin Responden Simple Smoothies .......................... 18 Gambar 3. 4 Data Usia Responden simple smoothies ........................................... 19 Gambar 3. 5 Data Pekerjaan Responden simple smoothies .................................. 19 Gambar 3. 6 Desain Awal Produk Simple Smoothies ............................................ 20 Gambar 3. 7 Valdisai Disain.................................................................................. 21 Gambar 3. 8 Desain Sebelum Perbaikan ............................................................... 22 Gambar 3. 9 Desain Sesudah Perbaikan ............................................................... 23 Gambar 3. 10 Data Responden Terhadap Tekstur dalam produk Simple Smoothies ....................................................................................... 23 Gambar 3. 11 Data Responden Mengenai Aroma Setelah Matang ....................... 24 Gambar 3. 12 Data Responden Mengenai Rasa Simple Smoothies ...................... 24 Gambar 3. 13 Data Responden Terhadap Ukuran Simple Smoothies ................... 25 xii DAFTAR TABEL Tabel 2. 1 Competitor Set simple smoothies ........................................................... 7 Tabel 2. 2 Bahan Baku Produksi ........................................................................... 10 Tabel 3. 1 Proses Pembuatan Produk Masal Simple Smoothies ............................ 26 Tabel 4. 1 Biodata Pemilik Simple Smoothies ...................................................... 30 Tabel 4. 2 Kandungan Gizi Pada Buah Alpukat .................................................... 31 Tabel 4. 3 Kandungan Gizi Pada Buah Mangga ................................................... 31 Tabel 4. 4 Kandungan Gizi Pada Buah Naga ........................................................ 32 Tabel 4. 5 Kandungan Gizi Pada susu UHT ......................................................... 32 Tabel 4. 6 Kandungan Gizi Pada keju Cheddar .................................................... 33 Tabel 4. 7 Harga Jual simple moothies ................................................................. 33 Tabel 4. 8 Pemasukan simple smoothies ............................................................... 34 xiii DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 Laporan Anggaran Kegiatan .............................................................. 42 Lampiran 2 Susunan Organisasi Tim Kegiatan Dan Pembagian Tugas ................ 46 Lampiran 3 Tugas-Tugas Tim ............................................................................... 47 Lampiran 4 Foto-Foto Produk............................................................................... 49 Lampiran 5 Foto-Foto Pemasaran ......................................................................... 49 Lampiran 6 Foto-Foto Testimni Pelanggan ........................................................... 50 Lampiran 7 NIB .................................................................................................... 53 xiv BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam beberapa tahun terakhir, gaya hidup dan konsumsi minuman segar telah menjadi tren yang berkembang di kalangan masyarakat. Semakin banyak orang yang menyadari pentingnya asupan minuman yang seimbang pada tubuh dan meningkatkan kualitas hidup. Salah satu jenis minuman yang menjadi populer dalam mendukung gaya hidup saat ini adalah simple smoothies. Simple Smoothies adalah minuman yang terbuat dari campuran buah-buahan segar dan alami Permintaan terhadap produk minuman smoothies yang segar dan praktis pada saat semakin meningkat, terutama di kalangan kaum muda yang memiliki mobilitas tinggi dan sering kali tidak memiliki cukup waktu untuk menyiapkan minuman yang segar. Minuman ini tidak hanya memberikan kesegaran, tetapi juga kaya akan serat, dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Pada saat ini minuman smoothies yang di jual dikalangan Masyarakat rata- rata memiliki varian rasa yang berbeda. kebutuhan ini, produk minuman simple smoothies yang inovatif dan berkualitas tinggi diperlukan. Produk ini harus dapat memenuhi standar yang, memiliki rasa enak, dan praktis untuk dikonsumsi di berbagai kesempatan. Projek akhir ini akan mengulas tentang proses pengembangan produk minuman simple smoothies yang dirancang untuk menyediakan minuman segar, lezat, dan mudah diakses oleh masyarakat luas. Projrk akhir ini bertujuan untuk mengetahui preferensi konsumen, bahan-bahan yang tepat, serta metode produksi yang efisien agar produk smoothies yang dihasilkan dapat diterima oleh pasar dan berdaya saing tinggi. Produk minuman simple smoothies adalah minuman yang terbuat dari campuran berbagai bahan alami buah-buahan, serta bahan tambahan lainnya susu dan keju yang memiliki kandungan serat tinggi. Simple Smoothies dikenal sebagai minuman segar karena biasanya kaya akan serat, mineral, dan antioksidan, yang bermanfaat bagi tubuh dan sangat cocok untuk diet , Selain itu, simple smoothies juga mudah disesuaikan dengan berbagai preferensi rasa. 1 2 Pembuatan produk simple smoothies dibuat dengan metode mencampurkan bahan-bahan alami serta tambahan lainnya seperti susu, blender hingga halus dan kental. Produk ini menjadi populer di kalangan milenial. Dengan berbagai inovasi, produk minuman simple smoothies dapat memiliki berbagai varian rasa seperti buah-buahan,mangga,alpukat dan naga yang kayak akan vitamin dan serat. Adapun varian rasa yang kami miliki anatara lain ,buah naga merupakan minuman segar yang menggunakan bahan utama dan alami serta tambahan bahan lain seperti susu dan keju,untuk memperkaya rasa .Buah naga memiliki kandungan karbohidrat dan mineral,rendah kalori, dan kaya akan antioksidan, serta zat besi dan magnesium, yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, membantu pencernaan, dan menjaga kesehatan kulit. Simple Smoothies buah naga memiliki tekstur yang kental dengan cita rasa yang segar dan warna merah mencolok untuk menggugah selera. Minuman ini banyak digemari. Selain itu, buah naga juga mengandung senyawa antosianin yang bermanfaat untuk kesehatan jantung dan pencegahan peradangan. Kombinasi nutrisi dan rasa yang lezat membuat simple smoothies buah naga menjadi pilihan yang populer dalam menu sehat sehari-hari. Minuman simple smoothies alpukat merupakan minuman sehat segar dan alami serta bahan tambahan seperti susu dan keju bebas dari gula, pemanis alami untuk menghasilkan rasa yang lembut dan sehat . Alpukat dikenal sebagai buah yang kaya akan lemak sehat, terutama asam lemak tak jenuh tunggal, yang bermanfaat untuk kesehatan jantung dan membantu menjaga kadar kolesterol dalam tubuh. Selain itu, alpukat juga mengandung serat, vitamin E, kalium, dan antioksidan yang baik untuk kulit, pencernaan, dan daya tahan tubuh.Simple Smoothies alpukat memiliki tekstur yang kental, creamy, dan menyegarkan, sehingga sangat cocok untuk dikonsumsi. Rasa alpukat yang lembut dan netral dan sehat ,Minuman ini sangat populer di kalangan milenial untuk memberikan energi yang tahan lama. Minuman simple smoothies buah mangga merupakan minuman segar yang menggunakan bahan utama dan alami,serta dengan tambahan bahan lainnya seperti susu dan keju . untuk memberikan tekstur yang halus ,lembut dan sehat , 3 serta kaya dengan kandungan vitamin C, vitamin A, dan antioksidan tinggi, yang berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit, meningkatkan daya tahan tubuh, dan melawan radikal bebas dengan rasa alami dan sehat bebes gula, Simple Smoothies buah mangga memiliki rasa yang manis lembut ,sehat dan bebas akan gula, tekstur yang creamy sehingga populer sebagai minuman penyegar, terutama saat cuaca panas. Kandungan serat dalam mangga juga membantu melancarkan pencernaan dan memberi rasa kenyang yang lebih lama, membuat simple smoothies mangga menjadi pilihan yang baik sebagai minuman segar. Campuran buah mangga dengan bahan-bahan lain seperti,keju,dan susu. Proses pembuatan minuman simple smoothies sendiri dilakukan dengan menggunakan metode teknik blending yaitu mencampur semua bahan dengan menggunakan blender hingga tercampur rata dan memiliki tekstur halus. Teknik ini cukup sederhana dan cepat, memungkinkan berbagai bahan seperti buahbuahan, susu, atau es batu untuk diolah menjadi minuman yang kental dan creamy kandungan dalam smoothies melibatkan berbagai bahan alami dan segar. memberikan rasa, tekstur, dan nilai gizi yang tinggi. Buah-buahan seperti mangga,naga dan alpukat, digunakan sebagai bahan utama alami dalam smoothies.bebas gula ,serta kaya akan kandungannya sehat dan alami . beberapa bahan tambahan seperti ,susu untuk memberikan kelembutan pada smoothies, serta tambahan protein dan kalsium 1.2 Identifikasi Masalah Adapun identifikasi masalah pada usaha yang kami jalani ini, yaitu: 1. Belum di ketahuinya minat masyarakat terhadap rasa produk smoothies yang asli rasa buah dan sesuai dengan preferensi pelanggan 2. Belum banyaknya produk minuman smoothies yang di buat tanpa menggunakan gula. 3. Masih banyak produk smoothies tidak memenuhi kandungan nutrisi dan serat. 4. Belum kompetitif nya harga smoothies yang ada di pasaran. 4 1.3 Perumusan Masalah Adapun rumusan masalah dalam usaha kami kali ini, yaitu: 1. Apakah usaha produk minuman simple smoothies layak untuk dijalankan? 2. Bagaimana meningkatkan minat beli Masyarakat terhadap minuman smoothies berbahan dasar buah-buahan dan tanpa gula ? 3. Apakah produk smoothies “simple smoothies” sudah memenuhi nutrisi dan serat yang diinginkan masyarakat ? 4. Apakah harga simple smoothies saat ini kompetitif dibandingkan dengan produk serupa di pasaran? 1.4 Maksud dan Tujuan Berdasarkan rumusan masalah di atas, dapat diketahui tujuan dari proyek akhir untuk membuat produk ini, yaitu: 1. Untuk mengetahui produk simple smoothies layak atau tidak untuk dijalankan 2. untuk mengetahui tingkat minat beli masyarakat terhadap minuman smoothies berbahan dasar buah-buahan. 3. untuk mengetahui produk simple smoothies sudah memenuhi nutrisi dan serat yang diinginkan Masyarakat 4. untuk mengetahui harga simple smoothies sudah kompetitif di pasaran. 1.5 Sistematika Penulisan Sistematika penulisan yang di tulis dalam proyek akhir ini terbagi menjadi lima bab, sistematika penulisan dapat di uraikan sebagai berikut: BAB I PENDAHULUAN Merupakan bab pendahuluan yang mengemukakan latar belakang tugas akhir ini, rumusan masalah, pembahasan masalah, identifikasai masalah serta sistwmatika penulisan. BAB II KAJIAN PUSTAKA Pada bab ini memaparkan teori-teori yang mendukung dalam penelitian yang berkaitan dengan defenisi produk, perencanaan usaha 5 (target pasar, analisis pesaing, promosi), pelaksanaan usaha serta monitoring dan evaluasi. BAB III METODE PENELITIAN RESEARCH AND DEVELOPMENT alam bab ini menjelaskan metode penelitian mulai dari defenisi penelitian pengembangan, langkah-langkah penelitian pengembangan, potensi masalah dan mengumpulkan informasi (riset pasar), desain produk, validasi desain, perbaikan desain, uji coba produk, revisi produk, ujicoba pemakaian, revisi produk lanjut, pembuatan produk masal, teknik pengumpulan data, metode survei dan metode eksperimen BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Bab ini membahas seluruh uraian mengenai informasi an data yang telah kami kumpulkan, dimulai dari profil usaha atau bisnis, hasil dan pembahasan pengelolaan usaha, perencanaan usaha dan pelaksanaan usaha serta monitoring maupun evaluasi. BAB V PENUTUP Pada bab ini berisikan tentang rangkuman hasil penelitian yang berisikan kesimpulan dan saran sesuai dengan tujuan penelitian BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Definisi Produk Produk Simple Smoothies adalah minuman segar dan bertekstur lembut yang terbuat dari campuran buah-buahan, (buah mangga, buah alpukat, buah naga) yang ditambah dengan susu dan keju.Produk ini terdiri dari campuran buahbuahan alami tanpa tambahan gula, pengawet, atau bahan kimia lainnya, sehingga mempertahankan rasa alami dan kandungan nutrisi buah. Usaha dengan merek Simple Smoothies dibuat selain karna mudah dan praktis juga dapat menjadi trend di kalangan kaum milenial saat ini. Peluang usaha dari produk simple smoothies ini berpeluang sangat bagus karna saat ini bisnis minuman segar. Dikemas dalam cup praktis yang mudah dibawa, produk ini siap diminum kapan saja dan di mana saja, cocok untuk gaya hidup yang sibuk. 2.2 Perencanaan usaha Produk minuman simple smoothies merupakan salah satu minuman sehat dengan berbahan dasar buah-buahan segar dan baik untuk kesehatan. Adapun bisnis kami ini lebih berfokus pada konsumen yang menyukai minuman dingin, segar dan mengandung serat. Langkah ini pun diyakini akan memberikan dampak positif untuk kemajuan bisnis ke depannya. Adapun perencanaan produk kami antara lain. 2.2.1 Target Pasar Adapun target pasar untuk produk simple smoothies antara lain sebagai berikut: a. Segmentasi demografi target utama usaha kami adalah semua kalangan mulai dari usia (6-50n tahun). b. Segmentasi geografi produk Simple smoothies adalah mencakup wilayah jabodetabek. 6 7 c. Segmentasi psikografis produk simple smoothies adalah masyarakat yang suka bersantai dan menyukai minuman segar, karena produk smoothies dari brand simple smoothies sangat mudah didapatkan dan dapat dikonsumsi dalam suasana santai maupun saat bekerja. d. Segmentasi perilaku dari produk simple smoothies selain enak, segar dan praktis harga simple smoothies sangat terjangkau serta dapat di konsumsumsi dalam situasi apapun. 2.2.2 Analisis Pesaing Untuk melakukan analisis pesaing pada produk Simple Smoothies, kami perlu melihat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pasar, termasuk pesaing utama, keunggulan produk, serta tren yang ada di pasar. Berikut adalah beberapa poin analisis pesaing yang bisa dijadikan acuan: Tabel 2. 1 Competitor Set simple smoothies No Nama Produk Foto Produk Saluran Harga Distribud Produk Metode Keunggula Pemasaran n Produk i 1 Kingsmoothie Market Rp. Marketplac Dapat di . s Placae 15.000/ e konsumsi 1 pcs Marketing Untuk .family semua (sumber: kegiatan gogle image) acara 8 2 Happy Juice Sosial Rp. Marketplac cocok . & Smoothies Media 21.000/ e untuk Marketing minuman 1 pcs (sumber: pendampin g ataupun instagram) minuman saat bersantai 3. Mango Sosial Rp. Sosial Berbahan smoothies Media 12.000/ media dasar dari 1 pcs Marketin buah g mangga Kunci kesuksesan pemasaran adalah kemampuan produk tersebut untuk diterima oleh konsumen. Adanya perubahan tren serta variabel-variabel lain yang mempengaruhi selera pasar menuntut kami untuk mengetahui selera pasar dari konsumen. Kami berencana untuk terus melakukan inovasi dan meningkatkan mutu dari simple smoothies agar dapat menguasai mind share sebagai komoditi yang berkualitas internasional. Usaha yang kami lakukan adalah penyebaran angket selera konsumen secara berkala, quality control yang baik serta membuka layanan informasi kepada konsumen. 2.2.3 Promosi Salah satu usaha penting untuk mendukung usaha kelancaran produk adalah strategi promosi. Promosi akan dilakukan secara intensif dan efektif sebagai upaya membangun citra simple smoothies sebagai minuman yang menyehatkan. Usaha promosi yang kami rencanakan antara lain: a. Pemberian informasi secara langsung Promosi secara langsung dianggap cukup efektif karena adanya interaksi langsung antara konsumen dan 9 produsen Pemberian informasi secara langsung dilakukan oleh para personil tim ketika melakukan direct selling. b. Pemberian informasi secara tidak langsung. Promosi tidak langsung dilakukan dalam bentuk menyebarkan konten-konten kreatif dan edukatif kepada konsumen melalui media sosial. Promosi ini merupakan pendukung dari pemasaran yang menurut kami efektif dan efisien. Dalam penggunaannya, media sosial tidak mengeluarkan banyak biaya namun efeknya berdampak luas. Dengan memanfaatkan media social yang ada seperti Instagram Story, Reels, Whatsapp Story maupun Whatsapp Business kita dapat memaksimalkan upaya pemasaran. 2.3 Pelaksanaan Usaha Pelaksanaan usaha pada produk Simple Smoothies melibatkan serangkaian langkah strategis untuk memastikan produk dapat diterima di pasar, diproduksi secara efisien, dan didistribusikan dengan baik. Berikut adalah beberapa aspek penting dalam pelaksanaan usaha Simple Smoothies: 2.3.1 Produksi (production) Sebelum melakukan tahapan produksi, kelompok kami melakukan survei pasar terlebih dahulu sebagai langkah awal, dan merencanakan inovasi produk yang sesuai dengan target pasar produk kami, tujuanya untuk mengetahui kondisi pasar dan minat konsumen. Setelah melakukan tahapan produksi, kelompok kami melakukan studi kelayakan terhadap usaha yang akan kami jalankan, langkah ini bertujuan untuk mengetahui apakah kegiatan ini memiliki prospek yang menguntungkan dan memiliki prospek jangka panjang. Tahap terakhir adalah pemilihan bahan dan penyediaan tempat serta sarana dan prasarana untuk menunjang proses produksi. 10 2.3.2 Pengelolaan Sumber Daya (resource management) Pengelolaan sumber daya pada pembuatan potato nugget melibatkan beberapa aspek yaitu: a. Bahan Baku Produksi Tabel 2. 2 Bahan Baku Produksi NO Nama Bahan Foto Keterangan Pembelian pada distributor terpercaya dengan 1. Buah Mangga kualittas terbaik. (Sumber: Google Image) Pembelian 2. Buah Naga pada distributor terpercaya dengan kualittas terbaik. (Sumber: Google Image) Pembelian 3. Buah Alpukat pada distributor terpercaya dengan kualittas terbaik. (Sumber: Google Image) 4. Susu UHT Merek Milk (Sumber: photo) : Ultra 11 6. Keju Merek : Prochiz Gold (Sumber: Google Image) 7 Susu Kental Merek : Frisian Flag (Sumber : Photo) b. Tenaga kerja (sumber daya manausia) Tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan atau produk serta jasa baik untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri maupun masyarakat. Untuk memenuhi proses pembuatan kelompok kami memiliki peran sebagai tenaga kerja langsung dalam proses pembuatan produk simple smoothies ini, ketua kelompok bertanggung jawab atas kelancaran pembuatan produk serta menghitung modal yang di keluarkan dalam proses pembuatan produk, selain itu kami juga memiliki tenaga kerja yang ahli dalam proses prosuksi pembuatan produk dan bertanggung jawab terhadap pembuatan prdouk secara berkala dan yang terakhir kami memiliki tenaga kerja yang ahli dalam mengatur keuangan baik itu pengeluaran modal dan laba penjualan. c. Peralatan Produksi Alat produksi yang digunakan adalah sebagai berikut: 1. Blender 2. Mixer 3. Pisau 12 4. Hand glove 5. Bowl 6. Sendok 7. Parutan Keju 2.4 Distribusi Mendukung strategi pemasaran yang ditetapkan, simple smoothies akan didistribusikan produk dengan berbagai cara yang akan kami salurkan kepada konsumen, antara lain: a. Kami berusaha untuk lebih memaksimalkan distribusi ke event tertentu atau bazar yang diselenggarakan oleh kampus atau kelompok masyarakat b. Simple smoothies akan dipasarkan melalui media sosial seperti instagram, hal ini sangat efisien dalam mempromosikan produk kami agar di kenal banyak masyarakat. c. Kami mempromosikan produk secara lansung dengan menawarkan keunggulan produk kami kepada konsumen. Dalam penjualannya saat ini simple smoothies, berpusat di daerah sekitar kampus Institut Pariwisata Trisakti dan juga pada event-event kampus maupun luar kampus. Penyajian data responden berdasarkan seberapa banyak konsumen yang pernah mencoba produk simple smoothies adalah sebagai berikut: Gambar 2. 1 Data Minat Pembelian Responden Simple Smoothies Berdasarkan data di atas terdapat hasil survei dari 85 responden yang menyatakan bahwa sebagian besar konsumen pernah mencoba produk Simple Smoothies dengan persentase 94,1%. Kemudian diikuti dengan yang tidak terlalu 13 menyukai 5,9% dan dapat disimpulkan bahwa Sebagian besar Masyarakat memiliki minat tinggi untuk membeli produk Simple Smoothies. 2.5 Monitoring Persaingan Monitoring dan evaluasi adalah proses yang di lakuan untuk memastikan bahwa pelaksanaan usaha berjalan sesuai dengan rencana dan tujuan yang telah di tetapkan, kelompok kami terus memantau kinerja usaha secara berkala untuk mengevaluasi strategi yang di terapkan yang perlu di perbaiki evaluasi ini juga mencangkup penlaian terhadap umpan balik dari konsumen, keuangan serta pencapaian target usaha, berikut langkah-langkah dalam monitoring dan evaluasi sebagai berikut: 2.3.1 Evaluasi Kepuasan Konsumen Survei Pelanggan: Mengungakan survei online atau kuesioner untuk mengumpulkan umpan balik dari konsumen mengenai minat dan rasa serta kepuasan pelanggan tehadap simple smoothies. Analisis ulasan dan testimoni untuk memantau serta memahami perprepsi konsumen serta mengdentifikasi area yang perlu di perbaiki. Gambar 2. 2 Umpan Balik Konsumen 14 2.3.2 Analisi Penjualan a. Data Penjualan: Mengumpulkan data penjualan harian untuk menganalisi hasil penjualan simple smoothies dan dapat membantu dalam memahami permintaan pasar dan mengidentifikasi waktu puncak penjualan. b. Target Pasar: Menganalisis target pasar yang telah banyak membeli produk ini untuk menyesuaikan strategi pemasaran dan promosi yang lebih efektif. 2.3.3 Monitoring Persaingan Analisis Pesaing: Mengamati produk sejenis di pasar, seperti nugget kentang yang berada di supermarket, memahami kekuatan dan kelemahan pesaing dapat membantu dalam mengembangan stategi diferensasi serta berkembangnya produk secara cepat. BAB III METODE PENELITIAN RESERCH AND DEVELOPMENT 3.1 Defenisi Penelitian Pengembangan Metode penelitian dan pengembangan atau dalam bahasa inggrisnya Research and Development adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut. Hal tersebut dibuktikan segalanya itu bisa dicapai apabila negara secara intensif melaksanakan Research and Development (R&D) atau disebut dengan penelitian dan pengembangan (Litbang). Penelitian dan pengembangan adalah salah satu jenis metode penelitian yang bertujuan dalam menghasilkan sebuah produk tertentu serta teruji keefektifan dan efisiensi dari produk tersebut (Sugiyono, 2015). Oleh sebab itu terlihat jelas bahwa studi pendahuluan perlu dilakukan sebelum membuat suatu produk, maka dibutuhkan pelaksanaan penelitian yang selaras dengan keperluan kemudian menguji validitas produk, serta diteruskan melalui menguji tingkat efektivitas kualitas sebuah produk tersebut. Proyek akhir diambil menggunakan teknik riset dan pengembangan proyek akhir kami menggunakan teknik purposive sampling dimana responden yang kami ambil adalah kalangan yang minat , dan pengetahuan dalam bidang kuliner dan bisnis. Pemilihan sampel ini didasarkan pada kriteria tertentu seperti pengalaman dalam pengembangan produk dan keinginan untuk berwirausaha. Dengan teknik ini, diharapkan hasil proyek ahir dapat lebih relevan dan fokus pada kelompok yang berpotensi untuk mengembangkan bisnis kuliner berbasis produk simple smoothies . Selain itu, proyek akhir ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan penggiat bisnis kuliner dalam menciptakan peluang usaha yang inovatif dan berkelanjutan. Penemuan dari penelitian ini juga diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk lebih aktif dalam berwirausaha di bidang minuman sehat alami ,bebas gula, dan kaya akan kandungannya . Salah satu UMKM yang menarik perhatian adalah Sultan Smoothies yang fokus menjual minuman sehat berbahan dasar buah-buahan segar. Proyek akhir ini bertujuan untuk mengidentifikasi ketersediaan tenaga kerja yang kompeten, menganalisis pengelolaan modal usaha, mengevaluasi pengelolaan bahan baku, 15 16 dan mengkaji strategi pemasaran yang diterapkan untuk mendukung operasional bisnis secara optimal. Proyek akhir ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi. Analisis data dilakukan sepanjang penelitian ini dan dilakukan secara terus menerus dari awal hingga akhir penelitian. Proses penelitian ini berbentuk siklus yang meliputi pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bisnis smoothies yang dijalankan oleh Wulandari merupakan contoh inspiratif pengusaha muda yang berani mengambil risiko untuk mencapai kemandirian finansial. Meski menghadapi berbagai tantangan, ia mampu bertahan dan merancang strategi pertumbuhan jangka panjang. Daftar wawancara mencakup pertanyaan mengenai pengalaman responden dalam bisnis kuliner, preferensi terhadap produk simple smoothies dan pandangan mereka terhadap tren minuman segar ,alami dan sehat yang semakin berkembang. Untuk memastikan kualitas data, instrumen ini divalidasi oleh ahli di bidang kuliner dan bisnis, guna memastikan akurasi dan relevansi pertanyaan yang diajukan. Dengan metode pengumpulan data yang komprehensif ini, diharapkan dapat diperoleh informasi yang kaya dan bermanfaat untuk pengembangan produk simple smoothies bebas gula ,sehat dan bahan alami . 3.2 Langkah-Langkah Penelitian Pengembangan Berikut merupakan langkah-langkah dari proyek akhir pengembangan pada produk minuman “simple smoothies” antara lain sebagai berikut: 3.2.1 Potensi Dan Masalah Kami telah menyebarkan angket kuesioner proyek akhir mengenai potensi dan masah simple smoothies. Sebanyak 85 orang kami pilih secara acak dari konsumen kami untuk mengisi kuesioner tersebut. Berdasarkan angket kuesioner tersebut, didapatkan data demografi responden sebagai berikut. 17 1. Apakah anda seorang pecinta smoothies? Gambar 3. 1 Data yang Menyukai Simple Smoothies Berdasarkan data di atas terdapat hasil survei dari 85 responden yang menyatakan bahwa sebanyak 88,2% dari responden menyatakan bahwa mereka menyukai produk simple smoothies dan 11,8% dari responden menyatakan mereka tidak terlalu menyukai produk simple smoothies. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa produk simple smoothies hampir sepenuh nya menyukai produknya. 2. Jenis smoothies apa yang paling anda sukai? Gambar 3. 2 Data Jenis Smoothies yang banyak di sukai Berdasarkan data di atas terdapat hasil survei dari 85 responden yang menaytakan bahwa sebanyak 97,6% lebih tertarik jenis Smoothies buah-buahan dan terdapat sebanyak 5,9% responden menyatakan bahwa lebih tertarik jenis Smoothies sayur. Dengan demikian dapat di simpulkan bahwa smoothies jenis buah yang lebih diminati konsumen. 18 3.2.2 Mengumpulkan informasi (Riset Pasar) Riset pasar adalah pores mengevaluasi kelayakan produk melalui riset secara langsung dengan calon pelanggan, Riset Pasar bertujuan untuk mengetahui gambaran keadaan pasar. Pembahasan riset pasar berdasarkan riset konsumen membantu mengetahui informasi tentang kelayakan produk simple smoothies. Kami telah menyebarkan angket kuesioner penelitian mengenai tingkat kepuasan konsumen simple smoothies. Sebanyak 54 orang yang kami pilih secara acak dari konsumen kami untuk mengisi kuesioner tersebut. Berdasarkan angket kuesioner tersebut kami dapatkan data demografi responden.sebagai berikut. 1. Jenis Kelamin Penyajian data responden berdasarkan jenis kelamin konsumen simple smoothies adalah sebagai berikut: Gambar 3. 3 Data Jenis Kelamin Responden Simple Smoothies Berdasarkan data di atas hasil survei dari 85 responden menyatakan bahwa konsumen terbesar simple smoothies sebesar 50,6% perempuan dan 49,4% laki-laki. Dengan demikian produk simple smoothies dapat di terima dan di sukai oleh lakilaki dan perempuan. 19 2. Usia Penyajian data responden berdasarkan usia konsumen simple smoothies adalah sebagai berikut: Gambar 3. 4 Data Usia Responden simple smoothies Berdasarkan data di atas terdapat hasil survei dari 85 respondem yang menyatakan bahawa usia responden terbanyak yaitu pada usia 22-26 tahun dengan persentase sebesar 63,5% di ikuti dengan konsumen usia 1621 tahun dengan persentase sebesar 34,1% dan usian 27-40 dengan presentase 5,9%. Dengan demikian dapat di simpulkan bahwa produk simple smoothies banyak diminati oleh kalangan remaja, hingga orang dewasa. 3. Pekerjaan Penyajian data responden berdasarkan jenis pekerjaan konsumen simple smoothies adalah sebagai berikut: Gambar 3. 5 Data Pekerjaan Responden simple smoothies Berdasarkan data di atas terdapat hasil survei dari 85 responden yang menyatakan bahwa pekerjaan terbesar konsumen simple smoothies adalah mahasiswa/i dengan persentase sebesar 77,6%, di susul dengan 20 wirausaha dan pegawai swasta dengan persentase sebesar 8,2%, sisanya adalah sebesar 7,2% adalah pekerja lainnya sebesar. Dengan demikian dapat di simpulkan bahwa produk simple smoothies dapat di terima oleh semua jenis profesi dan tingkat ekonomi masyarakat. 3.2.3 Desain Produk Gambar 3. 6 Desain Awal Produk Simple Smoothies Dalam pemilihan desain dan kemasan pada produk Simple Smoothies menjadi suatu langkah yang menarik bagi kelompok kami dalam melakukan pengenalan produk Simple Smoothies kepada konsumen. Dalam penggambaran desain tersebut kami ingin memberikan dampak positif dan packaging yang menarik. Selain pada desain produk, tentunya kami memikirkan agar produk kami tetap lezat di konsumsi dan aman. Desain produk Simple Smoothies menonjolkan gaya minimalis dan modern untuk menarik perhatian konsumen. Cup transparan digunakan agar warna alami simple smoothies terlihat jelas, menciptakan daya tarik visual yang segar dan alami. Labelnya memiliki tampilan bersih dengan latar putih dan aksen pastel yang disesuaikan dengan rasa smoothies, seperti kuning untuk mangga atau merah untuk naga dan hijau untuk alpukat. Di bagian samping diberi label, nama merek ditulis dengan font elegan, disertai ikon buah kecil yang merepresentasikan rasa produk. Tutup botolnya menggunakan warna bening yang serasi dengan varian rasa, menambahkan kesan dinamis. Secara keseluruhan, desain ini memberikan kesan yang segar, sederhana, dan sesuai untuk. 21 3.2.4 Validasi Disain Gambar 3. 7 Valdisai Disain Untuk memvalidasi desain produk Simple Smoothies, langkah pertama adalah menguji visual dan estetikanya dengan menunjukkan desain kepada kelompok target konsumen. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan tanggapan apakah desain menarik, mudah dikenali, dan mencerminkan kesan segar serta lezat. Selain itu, penting untuk membandingkan desain dengan produk serupa di pasar untuk memastikan keunikannya. Selanjutnya, validasi fungsi dan kegunaan botol dilakukan dengan menguji kenyamanan saat digenggam, kemudahan membuka tutup, serta bacaabilitas label dari jarak pandang normal. Desain juga perlu diperiksa kesesuaiannya dengan identitas merek, seperti penggunaan warna dan font yang mendukung tema minimalis. Feedback dari konsumen dapat diperoleh melalui survei atau diskusi kelompok kecil untuk mengidentifikasi elemen desain yang paling disukai. Selain itu, peluncuran terbatas (soft launch) dapat dilakukan untuk mengamati reaksi pasar terhadap desain tersebut. Terakhir, pastikan desain memenuhi semua regulasi terkait pelabelan dan bahan kemasan yang aman serta ramah lingkungan. Dengan langkah-langkah ini, desain dapat divalidasi untuk memastikan daya tarik, fungsi, dan penerimaan pasar yang optimal. 22 3.2.5 Perbaikan Desain Setelah dilakukan proses mengidentifikasi dan menganalisis serta memperbaiki aspek-aspek yang kurang optimal pada desain produk kami, maka kami telah mendapatkan desain yang sesuai dengan jenis produk Simple Smoothies. Untuk memperbaiki desain produk Simple Smoothies, beberapa aspek dapat ditingkatkan untuk memberikan daya tarik visual dan fungsi yang lebih optimal. Pertama, penggunaan palet warna yang lebih mencolok atau gradasi warna dapat meningkatkan visibilitas, sementara elemen visual seperti pola buah dapat menambah kesan dinamis. Font pada label sebaiknya dipilih yang tetap minimalis tetapi lebih menonjol, dan logo merek Simple Smoothies diperbesar agar mudah dikenali. Selain itu, penggunaan bahan kemasan ramah lingkungan, seperti material biodegradable atau daur ulang, dapat meningkatkan daya tarik bagi konsumen yang peduli keberlanjutan, lengkap dengan simbol ramah lingkungan pada label. Gambar 3. 8 Desain Sebelum Perbaikan 23 Gambar 3. 9 Desain Sesudah Perbaikan 3.2.6 Uji Coba Produk Pada awal uji coba membuat produk, kami mengunakan buah mangga dan buah alpukat dengan di tambahkan susu, wipe cream dan keju. Dengan mengunakan cup 16oz sebagai packaging. Setelah kami melakukan perbaikan produk kami tidak menambahkan wipe cream dan susu diganti dengan susu UHT. Untuk memastikan kami mlakukan uji coba kepada para pelangandenagn menyebarkan kuesioner. Berdasarkan hasil dari pengujian kami mendapatkan data dengan menguji 85 responden dan menghasilkan penilaian sebagai berikut: 1. Point pertama yaitu tingkat tekstur dalam produk Simple Smoothies: Gambar 3. 10 Data Responden Terhadap Tekstur dalam produk Simple Smoothies Dari data di atas di pastikan sebanyak 55,3% mengatakan kekentalannya sedang, 48,2% menyatakan tektstur nya kental dan 1,2% 24 menyatakan tidak kental. Dari hasil tersebut di pastikan produk kami berteskstur sedang dan dapat di nikmati oleh semua kalangan masayarakat baik anak-anak hingga orang tua sekalipun. 2. Point ke dua aitu aroma setelah matang: Gambar 3. 11 Data Responden Mengenai Aroma Setelah Matang Berdasarkan data di atas terdapat hasil survei mengenai aroma produk kami setelah di blender. Dari hasil 85 resonden terdapat 74,1% menyatakan aroma buah, 24,7% aroma tidak berbau dan 2,4% aroma tidak sedap. Maka dari itu di pastikan produk kami beraoma khas buah dan sesuai dengan bahan dasar produk kami tersebut. 3. Point ke tiga yaitu rasa setelah di campur: Gambar 3. 12 Data Responden Mengenai Rasa Simple Smoothies Berdasarkan data di atas terdapat hasil survei mengenai rasa produk kami setelah blender dengan bahan tambahan seperti susu dan keju. Dari hasil 85 resonden terdapat 47,1% rasanya enak, 32,9% rasanya sangat enak, 21,2% rasanya cukup enak dan 5,9% rasanya tidak enak. Maka dari itu di pastikan produk kami memiliki rasa yang enak di konsumsi. 25 4. Point terakrir yaitu ukuran: Gambar 3. 13 Data Responden Terhadap Ukuran Simple Smoothies Berdasarkan data di atas terdapat hasil dari 85 responden yang menyatakan 3,5% ukuran kecil, 68,2% ukurannya sedang dan 28,2% menyatakan ukuran besar. Dari data tersebut di pastikan ukuran dari prokduk kami sesuai dan dapat mudah di konsumsi. 3.2.7 Revisi Produk Simple smoothies mengalami beberapa revisi untuk meningkatkan kualitas dan daya saingnya di pasar. Pada tahap revisi produk kami mendapatkan bebrapa masukan yang kami kembangkan untuk kedepanya yaitu dari segi packaging serta ukuran dari produk kami yang awalnya hanya mengunakan penutup cup yang datar, lalu kami mengantinya dengan penutup cup yang oval, selain itu untuk ukuran produk kami mengubahnya menjadi dan nilai jual produk kami. Revisi ini dirancang untuk menjadikan simple smoothies pilihan utama bagi konsumen yang mengutamakan kepraktisan, yang keberlanjutan. 3.2.8 Ujicoba Pemakaian Setelah melakukan revisi produk, kami melakukan tahapan uji coba pemakaian dimana kami mendapat beberapa masukan serta pujian dari konsumen mengenai rasa, tekstur dan bentuk ukuran dari produk kami, hasil tersebut dapat di lihat dari kuesiner yang telah kami sebarkan kepada pelanggan dan dapat di lihat pada gambar 3.10, 3.11 dan 3.12 yang menampilkan hasil data dari konsumen. 26 Revisi Produk Lanjut 3.2.9 Dari hasil uji coba pemakaian kami banyak mendapatkan komentar positif dari konsumen bahwasanya konsumen sangat puas dengan produk kami yang memiliki tujuan untuk para penggemar smoothies buah yang mementingkan Kesehatan dan diet. Selain itu konsumen juga memberikan pujian terhadap rasa dan tekstur yang khas dari produk kami serta packaging yang unik dan lebih menarik. Semua komentar yang diberikan konsumen kepada produk kami membuat kami yakin bahwa produk Simple Smoothies dapat di terima di kalangan Masyarakat. Kami juga berharap Simple Smoothies terus maju dan bersaing di pasar industri minuman dan juga di kenal luas di seluruh masyarakat indonesia bahkan bisa mendunia dan pastinya memiliki kualitas yang sanggat baik dan bermutu. 3.2.10 Pembuatan Produk Masal Proses pembuatan produk masal meliputi proses produksi hingga proses pengemasan yang kemudian siap untuk di sajikan dan dijual dipasaran, berikut proses pembuatan produk Simple Smoothies sebagai berikut: Tabel 3. 1 Proses Pembuatan Produk Masal Simple Smoothies No 1 Bahan Buah Komposisi Keteangan 1 Buah 1. Siapkan buah alpukat Alpukat lalu di belah dua buang biji dan bersihkan 2 Buah 1 Buah Mangga 2. Setelah dibersihkan masukkan ke dalam blender Bersama es batu dan susu secukupnya 3 Buah 1 Buah Naga 4 Susu 3. Setelah itu tuang ke dalam cup 100 gr 4. Lalu parut keju di atas nya dan beri susu coklat 5 Keju 1 saset 5. Produk Simple Smoothies siap diminum 27 3.3 Teknik Pengumpulan Data Demi mencapai data-data yang di perlukan dalam proses penelitian, maka kami memerlukan suatu metode atau teknik pengumpulan data. Teknik yang digunakan adalah: 3.3.1 Metode Survei a. Observasi Observasi merupakan subuah proses yang sangat kompleks, terdiri dari berbagai macam proses, baik secara psikologis maupun secara biologis, yang mana lebih lebih mengutamakan proses ingatan serta pengamatan. Kami melakukan observasi dengan menghampiri para pecinta minuman Smoothies dan para pedagang Smoothies di sekitaran lokasi produksi, dengan tujian dapat memperoleh ide atau gagasan baru dalam pembuatan produk serta perilaku pembeli. b. Wawancara Menurut Andi (2022, 2007) wawancara adalah kegiatan melakukan percakapan dengan maksud tertentu. Teknik ini umum di lakukan secara langsung dan tatap muka. Dalam usaha ini kami melakukan wawancara langsung kepada calon pembeli serta para pelaku pola hidup sehat. 3.3.2 Metode Eksperimen a. Kuesioner Menurut Sugiono (2013:199) kuesioner adalah suatu teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan memberi pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden agar dijawab. Dalam pengembangan usaha, kami membagikan kuesioner kepada responden secara acak untuk mengetahu hasil minat serta hal yang dapat menjadikan produk kami berkembang lebih baik kedepanya, data yang kami bagikan kepada para responden berisikan beberapa ketegori penilaian mengenai produk kami. 28 b. Data Historis Teknik pengumpulan data secara historis atu juga di sebut sebagai metode sejarah yang merujuk kepada metode yang dikemukakan oleh Kuntowijoyo karena dinilai mudah untuk dipahami penulis pada saat melakukan penelitian. Metode ini kami laksanakan pada beberapa tahapan, seperti pada penulisan latar belakang. Menemukan kaitan antara minat masayarakat akan olahan buah sehat serta bagaimana pola hidup sehat dari bauh-buahan. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Profil Usaha Atau Bisnis Simple Smoothies adalah usaha yang bergerak di bidang minuman enak dan segar berbasis buah-buahan segar. Kami berkomitmen untuk menghadirkan produk smoothies berkualitas tinggi dan lezat. Produk simple smoothies yang akan di produksi memiliki 3 rasa yaitu, buah mangga, buah alpukat dan buah naga. A. Profil Usaha 1. Nama Perusahaan : Simple Smoothies 2. Status Perusahaan : Kuliner 3. Alamat Perusahaan : Jl Pembangunan no 16, bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan 4. Nama Pemilik Perusahaan : Simple Smoothies 5. Nomor Telepon : 082326046315 6. Media Sosial (Instagram) : @smoot.hiessegar 7. E commerce (Tokopedia) : https://tokopedia.link/71K924RXiQb Usaha Simple Smoothies merupakan usaha yang bergerak dibidang minumann yang menjadikan buah mangga, buah alpukat dan buah naga sebagai produk utama yang dihasilkannya. Simple Smoothies memiliki Visi dan Misi serta data kepemilikan sebagai berikut: VISI : Menjadi pilihan utama dalam menyediakan minuman smoothies segar dan lezat untuk semua orang, yang berbahan dasar buah-buahan. MISI : 1. Menyediakan smoothies berkualitas tinggi yang terbuat dari buah-buahan segar dan bahan pendukung lainnya. 2. Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya minuman segar pilihan minuman yang bermanfaat. 29 melalui 30 3. Menawarkan berbagai varian rasa yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. 4. Mendukung keberlanjutan dengan menggunakan kemasan ramah lingkungan dan memilih bahan baku dari sumber yang berkelanjutan. 5. Memberikan pengalaman pelanggan yang luar biasa dengan layanan yang cepat, ramah, dan mudah diakses. Tabel 4. 1 Biodata Pemilik Simple Smoothies No Nama Pemilik Usia Pekerjaan Alamat 1 Bryan Akmar Pelindoli 21 tahun Mahasiswa Jl Pembangunan no 16, bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan 2 Afentina Sakulok 23 tahun Mahasiswa Jl Pembangunan no 16, bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan 3 Jokarius Gegei Sagulu 23 tahun Mahasiswa Jl Pembangunan no 16, bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan B. Perkembangan Usaha Menunjukkan potensi yang sangat baik, terutama dengan semakin banyaknya konsumen yang berfokus pada gaya hidup dan konsumsi minuman segar . Banyaknya kedai atau usaha simple smoothies yang bermunculan menunjukkan bahwa bisnis ini dapat berkembang pesat jika dikelola dengan baik. Smoothies menjadi pilihan praktis untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan tubuh,segar terutama bagi mereka yang sibuk kerja . Bisnis simple smoothies cenderung mudah dijalankan karena tidak memerlukan peralatan yang rumit atau modal yang besar. Konsep usaha seperti kedai kecil atau gerai di pusat perbelanjaan bisa menjadi pilihan bagi mereka yang ingin 31 memulai usaha ini. Usaha simple smoothies juga dapat dengan mudah beradaptasi dengan tren ini memperluas target pasar dan membuka peluang untuk menarik lebih banyak pelanggan. Berikut data mengenai kandungan gizi dalam buah alpukat, buah mangga dan buah naga. Tabel 4. 2 Kandungan Gizi Pada Buah Alpukat No Kandungan Gizi Jumlah 1 Karbohidrat 8,5 gram 2 Protein Tak Jenuh 200 gram 3 Lemak Jenuh 2,1 gram 4 Vitamin C 10 mg 5 Vitamin K 21 mcg 6 Vitamin E 2,1 mg 7 Kalsium 485 mg 8 Magnesium 29 mg 9 Zat Besi 0,6 mg 10 Fosfor 52 mg Tabel 4. 3 Kandungan Gizi Pada Buah Mangga No Kandungan Gizi Jumlah 1 Karbohidrat 14,9 gram 2 Kalori 60 kkal 3 Protein 0,8 gram 4 Vitamin C 36,4 mg 5 Vitamin A 54 mcg 6 Vitamin B6 0,12 mg 7 Kalium 168 mg 8 Magnesium 10 mg 9 Zat Besi 0,2 mg 10 Fosfor 14 mg 32 Tabel 4. 4 Kandungan Gizi Pada Buah Naga No Kandungan Gizi Jumlah 1 Karbohidrat 11-13 gram 2 Kalori 50-60 kkal 3 Protein 1,1-1,8 gram 4 Vitamin C 4-25 mg 5 Vitamin B3 0,2-0,5 mg 6 Vitamin B1 0,03 mg 7 Kalsium 6-10 mg 8 Magnesium 10-15 mg 9 Zat Besi 0,1-0,6 mg 10 Fosfor 18-30 mg Tabel 4. 5 Kandungan Gizi Pada susu UHT No Kandungan Gizi Jumlah 1 Karbohidrat 4-5 gram 2 Protein 3-4 gram 3 Energi 60-70 kalori 4 Vitamin A 100-150 UI 5 Vitamin D 1-1,5 mcg 6 Vitamin B2 0,2-0,3 mg 7 Kalsium 120-150 mg 8 Magnesium 10-12 mg 9 Zat Besi 0,2-0,5 mg 10 Fosfor 90-120 mg 33 Tabel 4. 6 Kandungan Gizi Pada keju Cheddar No Kandungan Gizi Jumlah 1 Karbohidrat 1-3 gram 2 Protein 25 gram 3 Energi 400 kcal 4 Lemak 33 gram 5 Vitamin D 0,1-0,4 mcg 6 Sodium 620 mg 7 Kalsium 700 gram 8 Magnesium 10-12 mg 9 Zat Besi 0,2-0,5 mg 10 Fosfor 400-600 mg C. Jenis Produk Berikut produk yang di jual oleh simple smoothies adalah sebagai berikut: Tabel 4. 7 Harga Jual simple moothies No 1 Nama prodak Simple smoothies Harga 15,000 Keterangan Per cup 15,000 D. Keuangan Perusahaan Sedang Berjalan Berikut adalah bagian keuangan perusahaan yang sedang berjalan dan jumlah pemasukan selama melakukan penjualan produk simple smoothies yaitu : 34 Tabel 4. 8 Pemasukan simple smoothies Tanggal Pemasukan Oktober- 21 Pembuatan pertama Rp 2.000.000 Pembuatan kedua Rp 1.700.000 14 Desember 2024 Trisakti Tourism Expo Rp 900.000 4 Januari 2025 Pembuatan ke tiga Rp 500.000 21 Jumlah pemasukan November 2024 22 November-10 Desember 2024 4.2 Hasil Dan Pembahasan Pengelolaan Uasaha Perencanaan usaha adaah tahap awal dari pengelolaan bisnis dimana kami menyususn strategi untuk menjalankan bisnis. Hasil dari perencanaan ini yaitu sebagai berikut: 4.2.1 Perencanaan Usaha Perencanaan usaha adaah tahap awal dari pengelolaan bisnis dimana kami menyususn strategi untsuk menjalankan bisnis. Kegiatan penulis dalam persiapan pra usaha ini ialah mencari ide/judul yang akan dijalankan dengan menentukan produk apa yang akan dijual oleh penulis. Kegiatan ini dilakukan pada minggu ke4 bulan September. 1. Strategi produk Stratgi menawarkan variasi rasa smoothies yang tidak hanya menarik tetapi juga sesuai dengan castemer . Menggunakan buah-buahan segar dan alami . Memilih kemasan yang ramah lingkungan, seperti gelas biodegradable atau menggunakan bahan daur ulang, dapat menarik perhatian konsumen yang. Desain kemasan yang menarik dan modern dengan branding yang jelas akan memudahkan produk untuk dikenal dan diingat oleh konsumen. Penggunaan warna-warna cerah dan logo yang menonjol sangat membantu. selalu aktif promosi di social media dan secara langsung kepada masyarakat. 35 2. Target pasar Produk kami di pasarkan untuk semua kalangan masayarakat baik dari kalangan karyawan,khususnya kaum remaja anak muda , hingga anak-anak sekolahan sehingga produk kami di pasarkan untuk semua kalangan. Selain itu produk kami juga menargetkan penjulan. Produk kami juga dapat di nikmati dalam waktu kapan saja seperti bersantai atupun kumpul acara keluarga,sangat cocok di nikmati simple smoothies ini pada cuaca panas. 3. Harga Dalam pemasaran simple smoothies kami memberikan harga yang sesuai dengan target pasar kami dimana kami membuat produk dengan harga terjangkau sebesar Rp 15.000 percup , dengan harga segitu konsumen kami memaksimalkan laba yang didapatkan yang pastinya dengan modal yang komersil. 4. Strategi pemasaran Strategi pemasaran yang sukses untuk produk simple smoothies mengharuskan bisnis untuk berfokus pada penargetan konsumen yang tepat,, dan memanfaatkan berbagai saluran pemasaran, baik digital. Menciptakan rasa simple smoothies yang unik dan berbeda dari pesaing di pasar. Menambahkan bahan-bahan eksotis atau kombinasi rasa yang belum banyak tersedia di pasaran bisa menarik perhatian konsumen yang ingin mencoba sesuatu yang baru. Menjaga kualitas pelayanan pelanggan yang ramah dan responsif. Media sosial yang sangat visual seperti Instagram dan TikTok sangat penting untuk bisnis simple smoothies. Mengunggah gambar dan video menarik dari produk simple smoothies yang Instagrammable, serta berbagi resep atau cara pembuatan simple smoothies dapat meningkatkan daya tarik. 5. Distribusi Dari distribusi yang telah kami lakukan untuk mendukung strategi pemasaran dari produk kami dengan berbagai cara telah kami salurkan kepada konsumen di mulaidari platfom sosial media, mendatangi 36 langsung, Hal ini kami lakukan agar konsumen mengetahui produk kami dengan baik dan jelas, hal trsebut juga mendapatkan umpan balik yang positif dari konsumen sehingga produk kami semakin di kenal di kalangan masyarakat dan berkembang pesat pastinya. 4.2.2 Pelaksanaan Usaha Pengujian laboratorium ini dapat berupa uji bebas mikroorganis Beberapa strategi yang akan dilakukan ke depannya sebagai pengembangan dari bisnis Simple smoothies sebagai berikut: 1. Pendaftaran Legalitas Usaha lebih lanjut serta Pengujian laboratorium Melakukan pengajuan legalitas usaha untuk UMKM seperti PIRT, Pendaftaran merek dagang, Sertifikasi Halal, dan lain semacamnya. Pengujian laboratorium juga diperlukan untuk pengajuan izin-izin tersebut dan juga untuk mendukung data ilmiah simple smoothies seperti bebas bakteri dan virus patogen maupun berupa uji kandungan gizi yang dapat di cantumkan ke dalam label kemasan simple smoothies. 2. Pengembangan untuk Advertisment dan Endorsement Advertisement berupa pengiklanan berbayar di berbagai media sosial dan juga penggunaan jasa artis/influencer untuk memberikan testimoni yang disiarkan kepada pengikutnya sebagai bagian dari strategi promosi untuk memperluas jangkauan pasar 3. Peningkatan Kapasitas Produksi dan Penyerapan Tenaga Kerja Kebutuhan masa depan saat kapasitas produksi sudah tidak dapat memenuhi permintaan pasar maka dibutuhkan penggunaan peralatan produksi yang lebih efisien. Sejalan dengan hal tersebut maka kebutuhan karyawan untuk operasional produk simple smoothies akan meningkat. 4. Inovasi Varian Rasa Produk. Inovasi produk dibutuhkan agar eksistensi produk di pasaran tetap berkembang dan mampu memenuhi lebih banyak keinginan dari konsumen. Simple smoothies akan meluncurkan varianvarian rasa yang belum pernah tercipta sebelumnya di pasaran. 37 4.2.3 Monitoring Dan Evaluasi Penulis melakukan monitoring agar mengetahui proses penjualan berjalan dengan baik, dengan cara membuat laporan dari hasil penjualan serta mengumpulkan hasil terstimoni dari konsumen sebagai bahan untuk mengevaluasi kualitas produk baik dari segi produk sendiri, kemasan, dan masalah pembayaran. Untuk pemasaran sendiri, penulis menentukan target yang harus dijual dalam sehari berapa (penulis menargetkan penjualan produk sekitar 20 cup dalam sekali PO. serta memberikan promosi special (Seperti Promosi Desember yang telah dilakukan penulis) dan diskon untuk pembelian produk dalam jumlah tertentu (beli 2 cup gratis 1). Pada tahap ini penulis akan melakukan evaluasi pada saat produksi produk telah selasai. Tahap evaluasi ini berisi tentang laporan pada saat kegiatan yaitu mulai dari tahap pra produksi sampai tahap produksi dengan jangka waktu tertentu. Tahap pelaporan ini penulis buat untuk mengetahui keuntungan yang didapat, sehingga diperoleh data yang akurat sebagai bahan evaluasi. Dan hasil dari evaluasi ini penulis juga mengetahui bahwa rentan umur untuk target penjualan penulis mengambil mulai dari umur 17-50th, karena pada kisaran umur tesebut masih menyukai minuman segar ataupun jus dan produk yang penulis buat dalam tugas akhir ini termasuk simple smoothies yang sangat cocok untuk sebagian masyarakat yang ingin minuman segar simple tanpa ribet. Dari hasil evaluasi ini juga penulis dapat menyimpulkan bahwa rata-rata rentang umur yang membeli produk ini mulai dari 17-45th, dilihat dari hasil kuesioner yang telah disebarkan bahwa peminat dari produk simple smoothies ini juga lumayan banyak karena dilihat dari bahan dasar yang penulis gunakan cukup segar dan alami buah buanya . dimana, buah buahan ini minuman jus segar. digunakan atau diproduksi dalam bentuk BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan uraian mengenai produk Simple Smoothies yang telah di paparkan maka kami mengambil Kesimpulan sebagai berikut : 1. Usaha Simple Smoothies layak dijalankan apabila memenuhi kebutuhan pasar, seperti menawarkan produk yang sehat, berbahan dasar alami, dan menjawab tren gaya hidup sehat masyarakat. Keberhasilan usaha ini bergantung pada target pasar yang jelas, kualitas produk, strategi pemasaran yang efektif, dan daya saing terhadap kompetitor. 2. Informasikan manfaat kesehatan dari smoothies tanpa gula, seperti membantu menjaga berat badan, mendukung gaya hidup sehat, dan memenuhi kebutuhan serat harian. 3. Jika produk simple smoothies telah diformulasikan dari buah-buahan segar tanpa gula tambahan, kemungkinan besar sudah memenuhi kebutuhan nutrisi dan serat yang diinginkan masyarakat. Namun, penting untuk menyediakan informasi gizi pada kemasan agar konsumen mengetahui kandungan kalori, serat, vitamin, dan mineral dalam produk. 4. Untuk memastikan harga kompetitif, perlu dilakukan analisis perbandingan harga dengan produk sejenis di pasar 5. Produk Simple Smoothies menghasilkan keuntungan yang cukup menjanjikan. Produk ini terjual dengan harga Rp. 15.000 per/cup dengan tambahan tooping keju dan potongan buah. Dengan periode 3 bulan terjual sebanyak 135 cup dan menghasilkan omset sebesar Rp 8.000.000 dengan laba bersih 5.400.000. Dengan demikian produk Simple Smoothies layak untuk di jalankan sebagai bisnis. 38 39 5.2 Saran Berdasarkan uraian mengenai bisnis Simple Smoothies yang telah dipaparkan di atas, ada beberapa saran yang dapat dilakukan yaitu: 1. Mempertimbangkan small-batch production agar kualitas tetap terjaga, terutama bahan mudah rusak seperti buah. 2. Selalu update di media social untuk promosi produk simple smoothies 3. Mempertahankan cita rasa yang khas dari buah asli dan tanpa tambahan gula 4. Memperhatikan pembelian buah agar dalam keadaan segar 40 DAFTAR PUSTAKA Novidahlia, Noli, Gusti Pratiwi Pangandian, and Aminullah Aminullah. "Karakteristik Red Smoothies dari Buah Pisang Ambon dan Naga Merah dengan Penambahan CMC (Carboxymethyl Cellulose)." Jurnal Agroindustri Halal 4.2 (2018): 183-191. Pahrul, Pahrul, et al. "PEMANFAATAN BUAH MENJADI MINUMAN SMOOTHIES KEKINIAN DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN NUTRISI." Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat 2.5 (2024): 359-366. MDPI and ACS Style Cano-Lamadrid, M.; Tkacz, K.; Turkiewicz, I.P.; Clemente-Villalba, J.; SánchezRodríguez, L.; Lipan, L.; García-García, E.; Carbonell-Barrachina, Á.A.; Wojdyło, A. How a Spanish Group of Millennial Generation Perceives the Commercial Novel Smoothies? Foods 2020, 9, 1213. https://doi.org/10.3390/foods9091213 Sarantakou, P.; Andreou, V.; Paraskevopoulou, E.; Dermesonlouoglou, E.K.; Taoukis, P. Quality Determination of a High-Pressure Processed Avocado Puree-Based Smoothie Beverage. Beverages 2023, 9, 38. https://doi.org/10.3390/beverages9020038 41 42 LAMPIRAN Lampiran 1 Laporan Anggaran Kegiatan JADWAL KEGIATAN EQUITMENT 43 BIAYA OPERASIONAL ESTIMASI SALES 44 PROYEKSI LABA RUGI 45 NPV BREAK EVENT POINT 46 Lampiran 2 Susunan Organisasi Tim Kegiatan Dan Pembagian Tugas Bryan Akmar Pelindoli GENERAL MANAGER Jokarius Gegei Sagulu MANAGER PRODUK SI Afentina Sakulok Bryan Akmar Pelindoli MANAGER PROMOSI MANAGER KEUANG AN No Nama (NIM) Program Studi Uraian Tugas 1. Bryan Akmar Pelindoli D4 Pengelolaan Ketua (2141050054) Perhotelan KIP-B 2021 2. Aventina Sakulok D4 Pengelolaan (2141050061) Perhotelan KIP-B Anggota 1 2021 3. Jokarius Gegei Sagulu D4 Pengelolaan (2141050089) Perhotelan KIP-B 2021 Anggota 2 47 Lampiran 3 Tugas-Tugas Tim Ketua Tim dan Manager Pemasaran Bryan Akmar Pelindoli (2141050054) - Melakukan segmentasi pasar - Melakukan riset pasar - Membuat strategi pemasaran - Melakukan koordinasi atas proses penjualan produk Tugas dan tanggung jawab - Melakukan promosi produk - Melakukan distribusi produk Memperluas jaringan pemasaran - Mempunyai keahlian dalam pengeditan foto/video produk - Menguasai kemampuan public speaking dalam memasarkan produk. Keahlian - Mengerti dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi Ketua produksi Jokarius Gegei Sagulu (21410500071) - Mengatur proses produksi - Mempersiapkan segala keperluan untuk produksi Tugas dan tanggung jawab - Melakukan cek dan pemeliharaan mesinmesin produksi - Mempunyai latar pendidikan di bidang kuliner dan hospitality Keahlian - Dapat mencari vendor untuk bahan dan alat yang sesuai UMKM 48 Manager Keuangan Aventina Sakulok (2141050096) - Menjaga koordinasi dari bidang penjualan, produksi, keuangan, agar tetap berjalan selaras. - Melakukan rapat koordinasi dengan agenda antara lain persiapan produksi, evaluasi pemasaran, laporan keuangan hingga pembahasan ide-ide baru untuk meningkatkan nilai jual produk. - Mengatur seluruh aktivitas yang Tugas dan tanggung jawab berhubungan dengan keuangan - Membuat laporan keuangan per bulan -Melakukan audit keuangan - Mempunyai sifat pemimpin yang membimbing dan memotivasi. - Mempunyai ketelitian dalam pembukuan Keahlian dan juga perhitungan food cost yang tepat. 49 Lampiran 4 Foto-Foto Produk Foto Produk Cuties Potato/Potato Nugget Lampiran 5 Foto-Foto Pemasaran Instagram Tokopedia 50 Lampiran 6 Foto-Foto Testimni Pelanggan Foto Pelanggan Testimoni 51 52 Dokumentasi Simple Smoothies Pada Saat Mengikuti Trisakti Tourism Expo 53 Lampiran 7 NIB 54
0
You can add this document to your study collection(s)
Sign in Available only to authorized usersYou can add this document to your saved list
Sign in Available only to authorized users(For complaints, use another form )