PROG GRAM STUDI S TEKNIK KIMIA K FAKU ULTAS TEKNIK T UNIV VERSITA AS LAMB BUNG MANGKU M URAT MO ODUL PELLATIHA AN HYSSYS 3..2 Disusun n Oleh Agus Mirwan, M ST., MT. BANJA ARBARU U JANUAR RI 2013 Pelatihan HYSYS 3.2 Januarir 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 MODUL 1 Process Simulation Overview Agus Mirwan, ST., MT. 1 Tujuan Setelah menyelesaikan modul-modul ini, peserta diharapkan mampu .......... • Menggambarkan bagaimana proses simulator bekerja • Menentukan informasi yang diperlukan dalam menggunakan proses simulator • Mengenal lebih dekat dengan program HYSYS Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 1 2 1 Pelatihan HYSYS 3.2 Januarir 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Process Simulator Peralatan matematika yang ang memodelkan proses dengan aliran material dan energi yang kontinyu dari satu unit operasi ke unit operasi berikutnya. Agus Mirwan, ST., MT. 3 Process Simulator minimal dapat menghitung Laju alir setiap aliran termasuk aliran balik (recycle). (recycle) Kondisi operasi setiap aliran, misal pressure dan temperature. Sifat-sifat fisis setiap aliran, misal berat molekul, density, tekanan uap, viskositas, titik kritis. Komposisi fasa secara kualitatif dan kuantitatif dari setiap aliran, biasanya dapat dilihat dari diagram fasa. Beban panas atau tenaga dari masing-masing peralatan, peralatan misal beban panas untuk heat exchanger dan horse power suatu kompressor. Seluruh perhitungan yang dilaksanakan secara simultan. Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 1 4 2 Pelatihan HYSYS 3.2 Januarir 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Process Simulator diharapkan dapat menghitung Bermacam-macam Bermacam macam perhitungan Equation of State, State misal Peng-Robinson, Soave Redlich Kwong, Redlich Kwong, Van Laar, Margules, Modified Van Laar. Semakin banyak pilihan Equation of State semakin menentukan kualitas suatu simulator, sebab tidak setiap sistem cocok untuk suatu model Equation of State tertentu. Spesifikasi aliran, misal kemurnian dari suatu komponen di dalam suatu aliran. Studi kasus dengan memvariasikan variabel-variabel tertentu. Plot Diagram Phase. Unit konversi secara automatik. Agus Mirwan, ST., MT. 5 Process Simulator diharapkan dapat menghitung Analisis kondisi setiap stage untuk operasi dengan peralatan seperti kolom distilasi. Dua tahap perhitungan ialah shortcut dan rigorous sebaiknya dilaksanakan. Bank data untuk komponen-komponen murni. Semakin banyak komponen tersedia maka akan semakin lengkap. Neraca untuk bermacam-macam unit operasi. Input error message untuk mencegah agar tidak terjadi kesalahan yang berlanjut berlanjut, karena menganalisisnya memerlukan waktu yang lama. Input manual yang jelas dan sistematis. Process non steady state yang populer dan sering dijumpai didalam praktek misal depressurization, distilasi batch dll. Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 1 6 3 Pelatihan HYSYS 3.2 Januarir 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Proses Simulator Membutuhkan Komponen dan Sifat-Sifat Sifat Sifat Komponen - Memilih list komponen untuk menentukan aliran umpan (feed). Metode Prediksi dan Parameter – Memilih metode termodinamika yang tepat – Parameter yyang g cocok dengan g data yyang g tersedia (parameter dapat ditambah menggunakan Hyprop atau ProTherm) Spesifikasi Masalah – Perancangan atau Pengamatan Agus Mirwan, ST., MT. 7 Proses Simulator Membutuhkan Flowsheet Proses atau Deskripsi – Komposisi aliran umpan – Seleksi model peralatan Kondisi Operasi atau Desain Spesifikasi – Laju alir, tekanan dan temperatur Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 1 8 4 Pelatihan HYSYS 3.2 Januarir 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Proses Simulator digunakan Menghitung g gp proses steady-state y ((keadaan tunak)) aliran massa dan energi Memodelkan fasilitas produksi permukaan dan pabrik gas – Pemisahan minyak mentah dan stabilisasi – Dehidrasi gas / sweetening – Kompresi / refrigerasi – Recovery gas liquid / fraksionasi, distilasi, dst. Desain atau memilih proses – Evaluasi konsep p alternatif – Mengecek desain kontraktor – Sizing / estimasi harga peralatan Evaluasi proses operasi dan performa – Pemecahan masalah performa – Optimasi performa proses Agus Mirwan, ST., MT. 9 Modular Proses Simulator Proses simulator y yang g memodelkan p proses dengan g tahapan blok perhitungan dan aliran Separator Valve Kolom Komponen, Metode Termo, Aliran, Unit Operasi, Kontrol Simulasi 10 Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 1 5 Pelatihan HYSYS 3.2 Januarir 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Blok-Blok Perhitungan Blok perhitungan memodelkan peralatan proses proses. Seluruh input data harus di spesifikasi oleh pengguna (user) atau nilai yang dihitung dari blok sebelumnya. Masukan: Data aliran masuk dan parameter peralatan (HYSYS menerima aliran keluaran sebagai input). Keluaran: Data aliran keluar dan hasil peralatan. Aliran masuk Parameter masukan Aliran keluar BLOK PERHITUNGAN Parameter masukan Blok Penyimpanan Data Agus Mirwan, ST., MT. 11 Tahapan Perhitungan Blok perhitungan dalam simulasi diselesaikan dengan tahapan berikut: ¾ Blok dengan aliran masuk yang diketahui diselesaikan terlebih dahulu. ¾ Blok dengan aliran inlet yang telah dihitung oleh blok sebelumnya diselesaikan berikutnya. Aliran keluar Aliran masuk Blok Separator Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 1 Blok Valve Aliran keluar Aliran masuk 12 6 Pelatihan HYSYS 3.2 Januarir 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Contoh Simulator Modular ASPEN PLUS -Aspen Aspen Technology 9 Moderat interaktif, basis windows 9 Digunakan untuk model yang kompleks besar dan khusus 9 Cocok untuk sistem elektrolit campuran (amina) 9 Termodinamika tersedia 9 Tersedia simulator dinamik ProVision / Pro-II -Simulation Sciences 9 Moderat interaktif, basis windows, mudah digunakan 9 Tersedia thermodynamics package 9 Tidak ada simulator dinamik Agus Mirwan, ST., MT. 13 Contoh Simulator Modular HYSYS – Hyprotech 9 Sangat interaktif, basis windows, mudah digunakan. 9 Digunakan dalam banyak proses hulu dan oleh kebanyakan kontraktor atau konsultan 9 Tersedia thermodynamics package 9 Kemampuan p memodelkan dinamik yyang g sangat g baik Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 1 14 7 Pelatihan HYSYS 3.2 Januarir 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Sumber Pustaka Aspen HYSYS, HYSYS Tutorials and Applications, Applications October 2006 Daniyal, A., Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2, 2006 Darwis, M., KMI Goes to Campus - Pelatihan Simulasi Proses, Proses Migas Indonesia, Indonesia November 2006 Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 1 15 8 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 HYSYS OVERVIEW MODUL 2 Agus Mirwan, ST., MT. 1 HYSYS Simulasi proses desain untuk melayani beberapa industri proses, terutama industri minyak y dan g gas. Aplikasi interaktif berbasis obyek (ObjectOriented Program Dengan HYSYS, anda dapat membuat model steady state dan dinamis untuk perancangan pabrik,, monitoring p g kinerja, j , troubleshooting g, improvisasi operasi, perencanaan bisnis dan manajemen aset. Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 2 2 1 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Concept of Environments Mulai HYSYS Lingkungan Kolom Simulation Basis Environment Karakteristik Lingkungan Oil Lingkungan Flowsheet Utama Lingkungan Sub- Flowsheet Lingkungan Sub- Flowsheet Agus Mirwan, ST., MT. 3 Tampilan Antarmuka Lima element tampilan antaramuka : PFD Constructor 9Bagian untuk membangun diagram alir simulasi (simulation flowsheet) Workbook View 9Bagian yang menampilkan tabulasi data Property View 9Bagian yang menampilkan data berkaitan dengan obyek simulasi Object j Navigator g View 9Navigasi untuk menampilkan data unit operasi dan aliran Sumary View 9Bagian yang menampilkan ringkasan aliran dan unit operasi yang telah terinstal Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 2 4 2 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Tampilan Antarmuka : PFD Constructor Agus Mirwan, ST., MT. 5 Tampilan Antarmuka : PFD Constructor Tombol Bantuan PFD Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 2 6 3 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Tampilan Antarmuka : Workbook View Mouse Klik kanan Æ print datasheet Spesifikasi stream dan unit operasi dapat diakses langsung dari workbook Agus Mirwan, ST., MT. 7 Tampilan Antarmuka : Property View Unit Operasi Aliran Obyek status Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 2 8 4 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Tampilan Antarmuka : Object Navigator View FlowsheetÆ Simulation Navigation Agus Mirwan, ST., MT. 9 Rambu-rambu pembantu Selayaknya rambu-rambu lalu-lintas yang memberikan informasi, bantuan, dan larangan bagi kelancaran berlalu-lintas, Hysys juga memiliki rambu-rambu pembantu, yaitu : Rambu-rambu R b b isian i i : 9 Warna tulisan isian : Biru Æ isian informasi oleh user Hitam Æ informasi diperoleh dari perhitungan 9 Warna status stream Biru muda Æ isian belum lengkap Biru tua Æ isian lengkap 9 Warna status spesifikasi dan perhitungan : Hijau Æ ok Kuning Æ not solved, warning Merah Æ under specified, error Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 2 10 5 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Strategi Membuat Simulasi Dengan HYSYS Definisikan list komponen dan parameter model melalui basis manager. Definisikan aliran umpan pada interface workbook. Menggunakan interface PFD untuk membuat unit operasi dan koneksi aliran-aliran yang berhubungan pada saat yang bersamaan. Membuat unit operasi pertama dari PFD menggunakan object palette Double-click pada unit operasi dan definisikan koneksinya Menyediakan semua data yang tersedia untuk menspesifikasi unit operasinya Jangan over-spesifikasi over spesifikasi property dengan mendefinisikannya pada aliran dan unit operasi Cek hasilnya pada workbook Lanjutkan ke unit operasi yang berikutnya Agus Mirwan, ST., MT. 11 Sumber Pustaka Aspen HYSYS, Tutorials and Applications, October 2006 Daniyal, Daniyal A., A Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2, 2006 Darwis, M., KMI Goes to Campus - Pelatihan Simulasi Proses, Migas Indonesia, November 2006 Mirwan, Mirwan A., A Modul Kuliah Perancangan Pabrik Kimia, Program Studi Teknik Kimia UNLAM, 2008 Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 2 12 6 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 MODUL 3 LANGKAH-LANGKAH LANGKAH LANGKAH MEMULAI HYSYS Agus Mirwan, ST., MT. 1 Memulai HYSYS Untuk memulai sebuah kasus baru dalam HYSYS, klik tombol [New Case] atau dari Menu [New] File pilih kemudian ambil [Case]. Maka jendela Simulation Basis Manager muncul Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 3 akan New Case 2 1 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Simulation Basis Manager Simulation Basis Manager adalah tampilan utama dalam lingkungan simulasi ini dan dapat memberikan masukan (input) atau informasi akses yang diperlukan dalam perhitungan flowsheet. Agus Mirwan, ST., MT. 3 Memilih komponen Komponen dapat dimasukan dengan menggunakan bantuan Match name yang akan dicocokkan dengan pilihan komponen yang ada, dan klik add pure atau klik dua kali pada komponen yang diinginkan. Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 3 4 2 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Fluid package Bagian ini muncul dengan klik [Add] Simulation Basis Manager untuk memasukkan paket fliuda yang akan digunakan dengan nama yang disesuaikan. Pada bagian properti, pilih model perhitungan fluida yang diinginkan. Pemilihan model perhitungan ini didasarkan pada sifat fisika dan kimia dari bahan-bahan yang digunakan dan produk yang dihasilkan. Agus Mirwan, ST., MT. 5 Reactions Bagian Reactions pada kotak dialog Simulation Basis Manager terdapat keterangan-keterangan yang berhubungan dengan reaksi dalam menentukan reaktor. Pada bagian reaktor sebenarnya bisa juga dikerjakan pada saat flowhseet telah terbangun sempurna atau paling tidak unit operasi reaktor telah terpasang pada flowsheet. Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 3 6 3 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Reactions Untuk memulai,, klik Add Rxn,, maka akan muncul kotak dialog g kecil yang menampilkan opsi dari macam-macam reaksi. Sebagai contoh kita gunakan reaksi konversi. Maka klik pada bagian Conversion, lalu klik tombol Add Reaction. Isikan nama reaksi, masukkan component yang berhubungan dengan reaktor, sekaligus nilai koefisien dari komponen-komponen tersebut dengan menambahkan tanda minus (-) untuk reaktan. Agus Mirwan, ST., MT. 7 Process Flow Diagram (PFD) Pada bagian paling atas terdapat menubar. Yang menampilkan beberapa opsi menu yang diperlukan selama File, Edit, simulasi. Mulai dari Simulation, Flowsheet, Window dan Help p. PFD, Tools, Tampilan utama PFD di saat pertama kali masuk Simulation environment. PFD memberikan representasi terbaik dari seluruh flowsheet yang digunakan. Dengan menggunakan PFD, Anda akan ditunjukkan progress dari simulasi yang sedang dibangun. seperti aliran atau alat yang sudah terpasang, konektifitas flowsheet dan stastus obyek. Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 3 8 4 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Memilih Engineering Unit Untuk memilih engineering unit, masuk menu [Tool] kemudian pilih [Preferences], maka akan keluar jendela preference. Agus Mirwan, ST., MT. 9 Menyimpan File Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 3 10 5 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Mendifinisikan Feed Stream Temperature, pressure, vapor fraction dan Enthalphy adalah Thermodinamic Properties dari stream. Menurut aturan Kebebasan fase Gibb, dengan memberikan sekali komposisi saja, dan mendefinisikan dua dari empat Thermodinamic Properties maka akan terdefinisikan dua yang lain (hanya untuk campuran). Agus Mirwan, ST., MT. 11 Mendifinisikan Feed Stream klik edit.. maka akan muncul kotak dialog Input Composition for Stream: 1 Sehingga kita dapat menggunakan atau memilih composition Basis seperti fraksi mol, fraksi Massa, fraksi volum cairan atau yang lainnya. Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 3 12 6 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Mendefinisikan Unit Operasi Cooler Agus Mirwan, ST., MT. 13 Konvergensi simulasi recycle Recycle biasanya dilakukan untuk mengoptimalkan produk. Namun iterasi (looping) yang terjadi sering membuat perhitungan tidak konvergen. Sehingga cukup memusingkan perancang. Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 3 14 7 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Membuat Laporan Setelah kasus terselesaikan, maka kita perlu membuat suatu laporan. Laporan ini diperlukan untuk mengkomunikasikan dengan pihak lain. Agus Mirwan, ST., MT. 15 Membuat Laporan Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 3 16 8 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 BEBERAPA KASUS YANG DAPAT DISELESAIKAN DENGAN HYSYS Sifat fisik & kimia suatu fluida Berapa Boiling Point dan Dew Point suatu campuran gas? Bagaimana phase suatu campuran gas? Bagaimana komposisi produk hasil suatu pemisahan? Berapa pressure yang diperlukan fluida untuk mencapai suatu tempat tertentu? Berapa kalor yang harus diambil atau diberikan untuk mendinginkan atau memanaskan suatu fluida? Berapa Vapor Pressure suatu fluida yang akan ditransfer ke Gathering Station? Dan lain-lain ………………. Agus Mirwan, ST., MT. 17 Sumber Pustaka Aspen HYSYS, Tutorials and Applications, October 2006 Daniyal, A., Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2, 2006 Darwis, M., KMI Goes to Campus - Pelatihan Simulasi Proses, Migas Indonesia, November 2006 Mirwan, A., Modul Kuliah Perancangan Pabrik Ki i Program Kimia, P St di Teknik Studi T k ik Kimia Ki i UNLAM, UNLAM 2008 Mirwan, A., Modul Kuliah Analisis Sistem Teknik Kimia, Program Studi Teknik Kimia UNLAM, 2008 Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 3 18 9 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Bagaimana phase suatu campuran gas? MODUL 4 Agus Mirwan, ST., MT. 1 STUDI KASUS Suatu campuran sebanyak 100 lbmole/hr dengan komposisi (% mole) propane 61%, n-butane 28% dan n-pentane 11% . Tentukan phase campuran tsb pada 150 F dan d 200 psia? i ? Apakah A k h satu t phase h (li id saja (liquid j atau vapor saja) atau dua phase? Gunakan Peng-Robinson untuk Property Package nya WWW.YOUR-COMPANY-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 4 2 1 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Tahapan Penyelesaian Langkah-langkah simulasi proses dengan hysys – Penentuan Basis Simulasi (Basis Environment) • Mendefiniskan komponen yang terlibat • Memilih M ilih persamaan keadaan k d (fluid fl id package k g ) • Menentukan reaksi (jika ada) • Melanjutkan ke bagian simulasi – Melakukan Simulasi (Simulation Environment) • Instalasi dan spesifikasi aliran (stream) pada PFD • Instalasi dan spesifikasi unit operasi pada PFD • Merangkai aliran dan unit operasi – Analisis WWW.YOUR-COMPANY-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. 3 Buka Kasus Baru • File Æ New Æ Case membuka Simulation Basis WWW.YOUR-COMPANY-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 4 4 2 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Basis Simulasi : Definisi Komponen Tambahkan komponen yang terlibat dalam sistem: Propane, n-Butane, dan n-pentane. WWW.YOUR-COMPANY-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. 5 Basis Simulasi : Definisi Persamaan Keadaan Tentukan Persamaan Keadaan (Fluid Package) yang akan digunakan (sesuai atau diminta dalam contoh kasus). Setelah itu, tekan “Enter Simulation Enviroment” WWW.YOUR-COMPANY-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 4 6 3 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Simulasi Proses WWW.YOUR-COMPANY-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. 7 Simulasi Proses : Penentuan Unit Sets Tools Æ Preferences Æ Variables – Penentuan Unit yang digunakan (SI, Field, atau kombinasi yang diinginkan) – Dalam kasus ini, kita menggunakan satuan Field (psia, F) WWW.YOUR-COMPANY-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 4 8 4 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Penyimpanan File WWW.YOUR-COMPANY-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. 9 Simulasi Proses : Penambahan Aliran (stream) Double-click pada Material Stream. Dari tab Worksheet, Pilih Composition, masukan nilai mole fraksinya di Mol Fractions WWW.YOUR-COMPANY-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 4 10 5 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Simulasi Proses : Identifikasi aliran Pada baris Vapor/Phase Fraction secara otomatis akan muncul nilai. Jika nilainya = 0 berarti satu phase, liquid jenuh. y = 1 berarti satu pphase,, Jika nilainya uap jenuh. Jika 0 < nilainya < 1 berarti dua phase, campuran liquid dan vapor. Untuk membuktikan bahwa dua phase hubungkan stream tersebut dengan Separator. Akan tampak flow rate dari vapor dan liquidnya. Dari tab Worksheet, Pilih Conditions, Ketik “Feed” pada baris Stream Name, masukkan nilai“150 F“ pada baris Temperature, 200 psia pada baris Pressure, dan masukkan nilai “100 lbmole/hr” pada baris Molar Flow. WWW.YOUR-COMPANY-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. 11 Simulasi Proses : Penambahan Unit Operasi Double-click pada Separator tersebut. Dari tab Design, ketik “Separator ”pada baris Name, Pilih Connections, masukan stream “1” pada inlet, stream “Vapor” pada Vapour Outlet dan s tream “Liquid”pada Liquid Outlet. WWW.YOUR-COMPANY-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 4 12 6 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Simulasi Proses : Menampilkan Hasil Untuk memunculkan Tabel dari sebuah stream, click kanan pada stream tersebut, akan tampak seperti dibawah ini. Kemudian pilih Show Table WWW.YOUR-COMPANY-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. 13 Simulasi Proses : Heat & material balance WWW.YOUR-COMPANY-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 4 14 7 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Simulasi Proses : Heat & material balance WWW.YOUR-COMPANY-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. 15 Sumber Pustaka Aspen HYSYS, Tutorials and Applications, October 2006 Daniyal, A., Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2, 2006 Darwis, M., KMI Goes to Campus - Pelatihan Simulasi Proses, Migas Indonesia, November 2006 Mirwan, A., Modul Kuliah Perancangan Pabrik Kimia, Program Studi Teknik Kimia UNLAM, 2008 Mirwan, A., Modul Kuliah Analisis Sistem Teknik Kimia, Program Studi Teknik Kimia UNLAM, 2008 WWW.YOUR-COMPANY-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 4 16 8 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Flash Calculation MODUL 5 Agus Mirwan, ST., MT. 1 STUDI KASUS-2 Sebuah liquid yang telah di-flash melalui sebuah valve (katup) menuju tekanan 1 atm dan dimasukkan ke separator. Liquid tersebut memiliki komposisi seperti dibawah ini dan menjadi jenuh pada tekanan 100 psia. Metana 50 lb-mol lb mol / hr Etana 70 lb-mol / hr Propana 60 lb-mol / hr Tentukan laju alir (flow) dan komposisi pada masing-masing stream yang belum diketahui. Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 5 2 1 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Buka Kasus Baru • File Æ New Æ Case membuka Simulation Basis Agus Mirwan, ST., MT. 3 Basis Simulasi : Definisi Komponen Tambahkan komponen yang terlibat dalam sistem: Methane, Ethane, dan Propane Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 5 4 2 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Basis Simulasi : Definisi Persamaan Keadaan Tentukan Persamaan Keadaan (Fluid Package) yang akan digunakan (sesuai atau diminta dalam contoh kasus). Setelah itu, tekan “Enter Simulation Enviroment” Agus Mirwan, ST., MT. 5 Simulasi Proses Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 5 6 3 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Simulasi Proses : Penentuan Unit Sets Tools Æ Preferences Æ Variables Penentuan Unit yang digunakan (SI, Field, atau kombinasi yang diinginkan) Dalam kasus ini, kita menggunakan satuan Field (psia, F) Agus Mirwan, ST., MT. 7 Penyimpanan File Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 5 8 4 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Simulasi Proses : Penambahan Aliran (stream) Double-click pada Material Stream. Dari tab Worksheet, Pilih Composition. Tekan Basis dan pilih Mole Flows. Masukan nilai mole flow masing-masing komponen Agus Mirwan, ST., MT. 9 Simulasi Proses : Identifikasi aliran Pada baris Vapor/Phase Fraction secara otomatis akan muncul nilai. Jika nilainya = 0 berarti satu phase, liquid jenuh. Jika nilainya = 1 berarti satu phase, uap jenuh. Jika 0 < nilainya < 1 berarti dua phase, campuran liquid dan vapor. Untuk membuktikan bahwa dua phase hubungkan stream tersebut dengan Separator. Akan tampak flow rate dari vapor dan liquidnya. Dari tab Worksheet, Pilih Conditions, Ketik “Feed” pada baris Stream Name, masukkan nilai “0“ pada baris Vapour/ Phase Fraction dan 100 psia pada baris Pressure. Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 5 10 5 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Simulasi Proses : Penambahan Unit Operasi Double-click pada Valve tersebut. Dari tab Design, ketik “Valve” pada baris Name, Pilih Connections, masukan stream “Feed” pada Inlet, stream “Valve Outlet” pada Outlet. Agus Mirwan, ST., MT. 11 Simulasi Proses : Penambahan Unit Operasi Dari tab Design, Pilih Worksheet, masukan nilai “1 atm” pada kolom Valve Outlet dan baris Pressure. Dari tab Design, Pilih Parameters, Delta P (pressure drop) akan terhitung. Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 5 12 6 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Simulasi Proses : Penambahan Unit Operasi Double-click pada Separator tersebut. Dari tab Design, ketik “Separator” pada baris Name, Pilih Connections, masukan stream “Valve Outlet” pada inlet, stream “Vapor” pada Vapour Outlet dan stream “Liquid” pada Liquid Outlet. Agus Mirwan, ST., MT. 13 Simulasi Proses : Heat & material balance Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 5 14 7 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia UNLAM 14/01/2013 Simulasi Proses : Heat & material balance Agus Mirwan, ST., MT. 15 Sumber Pustaka Darwis, M., KMI Goes to Campus - Pelatihan Simulasi Proses, Migas Indonesia, November 2006 Mirwan, A., Modul Kuliah Perancangan Pabrik Kimia, Program Studi Teknik Kimia UNLAM, 2008 Mirwan, A., Modul Kuliah Analisis Sistem Teknik Kimia, Program Studi Teknik Kimia UNLAM, 2008 Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 5 16 8 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 SIKLUS REFRIJERASI SATU TAHAP KOMPRESI MODUL 6 Agus Mirwan, ST., MT. 1 STUDI KASUS-3 Overhead Condenser dari suatu kolom pemisah komponen HC ringan beroperasi pada temperatur -10oC sehingga memerlukan pendinginan menggunakan proses refrijerasi. Skema sederhana sistem refrijerasi disajikan pada gambar berikut: Kondisi proses secara ringkas disarikan sebagai berikut: Kondisi aliran-1: saturated liquid, q , temperatur p 35oC Kondisi aliran-3: saturated vapour, temperatur -15oC Bila Pressure drop condensor sebesar 2 psi, beban dan Pressure drop Chiller sebesar 10 MMBtu/jam dan 2 psi, serta refrijeran yang digunakan adalah propana, tentukanlah: (a) Laju alir sirkulasi propana (kmol/jam) (b) Daya kompresor (kwh) (c) Beban kondenser (kJ/h) Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 6 2 1 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Buka Kasus Baru • File Æ New Æ Case membuka Simulation Basis Agus Mirwan, ST., MT. 3 Basis Simulasi : Definisi Komponen Tambahkan komponen yang terlibat dalam sistem Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 6 4 2 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Basis Simulasi : Definisi Persamaan Keadaan Tentukan Persamaan Keadaan (Fluid Package) yang akan digunakan (sesuai atau diminta dalam contoh kasus). Setelah itu, tekan “Enter Simulation Enviroment” Agus Mirwan, ST., MT. 5 Simulasi Proses Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 6 6 3 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Simulasi Proses : Penentuan Unit Sets Tools Æ Preferences Æ Variables Penentuan Unit yang digunakan (SI, Field, atau kombinasi yang diinginkan) Dalam kasus ini, kita menggunakan satuan SI Agus Mirwan, ST., MT. 7 Penyimpanan File Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 6 8 4 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Simulasi Proses : Penambahan Aliran (stream) Double-click pada Material Stream. Dari tab Worksheet, Pilih Composition. Tekan Basis dan pilih Mole Fractions. Agus Mirwan, ST., MT. 9 Simulasi Proses : Identifikasi aliran Pada baris Vapor/Phase Fraction secara otomatis akan muncul nilai. Jika nilainya = 0 berarti satu phase, liquid jenuh. Jika nilainya = 1 berarti satu phase, uap jenuh. Jika 0 < nilainya < 1 berarti dua phase, campuran liquid dan vapor. Dari tab Worksheet, Pilih Conditions, Ketik “1” pada baris Stream Name, masukkan nilai “0“ pada baris Vapour/Phase Fraction dan 35 oC pada baris Temperature. Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 6 10 5 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Simulasi Proses : Penambahan Unit Operasi Agus Mirwan, ST., MT. 11 Simulasi Proses : Penambahan Unit Operasi Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 6 12 6 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Simulasi Proses : Penambahan Unit Operasi Agus Mirwan, ST., MT. 13 Simulasi Proses : Penambahan Unit Operasi Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 6 14 7 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Simulasi Proses : Heat & material balance Agus Mirwan, ST., MT. 15 KASUS YANG SAMA Bila refrijeran diganti dengan campuran propane (95%-mol) dan ethane (5%-mol), tentukanlah: (a) Laju alir sirkulasi propana (kmol/jam) (b) Daya kompresor (kwh) (c) Beban kondenser (kJ/h) Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 6 16 8 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 SIKLUS REFRIJERASI DUA TAHAP KOMPRESI MODUL 7 Agus Mirwan, ST., MT. 1 STUDI KASUS Skema sederhana sistem refrijerasi dengan duatahap disajikan pada gambar berikut: Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 7 2 1 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 STUDI KASUS Kondisi proses secara ringkas disarikan sebagai berikut: Refrijerasi yang digunakan adalah propan murni Persamaan yang digunakan adalah persamaan keadaan Peng Robinson Pressure drop dan beban Chiller sebesar 7 Kpa dan 10 MMBtu/Jam Pressure drop Condenser sebesar 35 Kpa Kondisi aliran-1 adalah liquid jenuh dan T = 50 oC Kondisi aliran-3 adalah uap jenuh dan T = -20 oC Kondisi aliran-4 adalah P = 625 Kpa Lakukan kajian analisis pengaruh tekanan outlet Compressor tahap-1 (aliran-4) dalam bentuk grafik pada rentang 5 – 15 bar terhadap: 1. 2. 3. 1. Beban Condenser (MMBtu/jam) Kebutuhan daya masing-masing Compressor (hp) Laju alir total sirkulasi refrijeran (kmol/jam) Perbandingan laju alir molar aliran 4 dengan aliran 5 Agus Mirwan, ST., MT. 3 Buka Kasus Baru File Æ New Æ Case membuka Simulation Basis Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 7 4 2 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Basis Simulasi: Definisi Komponen Agus Mirwan, ST., MT. 5 Basis Simulasi: Definisi Persamaan Keadaan Tentukan Persamaan Keadaan (Fluid Package) yang akan digunakan (sesuai atau diminta dalam contoh kasus). Setelah itu, tekan “Enter Simulation Enviroment” Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 7 6 3 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Simulasi Proses Agus Mirwan, ST., MT. 7 Simulasi Proses: Penentuan Unit Sets Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 7 8 4 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Penyimpanan File Agus Mirwan, ST., MT. 9 Simulasi Proses : Penambahan Aliran (stream) Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 7 10 5 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Simulasi Proses : Identifikasi aliran Pada baris Vapor/Phase Fraction secara otomatis akan muncul nilai. Jika nilainya = 0 berarti satu phase, liquid jenuh. Jika nilainya = 1 berarti satu phase, uap jenuh. Jika 0 < nilainya < 1 berarti dua phase, campuran liquid dan vapor. Agus Mirwan, ST., MT. 11 Simulasi Proses : Penambahan Unit Operasi (valve) Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 7 12 6 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Simulasi Proses : Penambahan Unit Operasi (economizer) Agus Mirwan, ST., MT. 13 Simulasi Proses : Penambahan Unit Operasi (valve) Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 7 14 7 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Simulasi Proses : Penambahan Unit Operasi (Chiller) Agus Mirwan, ST., MT. 15 Simulasi Proses : Identifikasi aliran Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 7 16 8 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Simulasi Proses : Penambahan Unit Operasi (Stg-1 Compressor) Agus Mirwan, ST., MT. 17 Simulasi Proses : Identifikasi aliran Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 7 18 9 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Simulasi Proses : Penambahan Unit Operasi (Mixer) Agus Mirwan, ST., MT. 19 Simulasi Proses : Penambahan Unit Operasi (Stg-2 Compressor) Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 7 20 10 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Simulasi Proses : Penambahan Unit Operasi (Condenser) Agus Mirwan, ST., MT. 21 Simulasi Proses Keseluruhan Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 7 22 11 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Pembuatan Grafik Analisis Agus Mirwan, ST., MT. 23 Grafik Analisis Tekanan Outlet Compressor Tahap-1 Terhadap Beban Condenser Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 7 24 12 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Grafik Analisis Tekanan Outlet Compressor Tahap-1 Terhadap Kebutuhan Daya Compressor 1 & 2 Agus Mirwan, ST., MT. 25 Grafik Analisis Tekanan Outlet Compressor Tahap-1 Terhadap Laju Alir Total Sirkulasi Refrijeran Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 7 26 13 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Grafik Analisis Tekanan Outlet Compressor Tahap-1 Terhadap Perbandingan Laju Alir Molar Aliran 4 & 5 Agus Mirwan, ST., MT. 27 Sumber Pustaka Aspen HYSYS, Tutorials and Applications, October 2006 Mirwan, A., Soal Ujian Kuliah Perancangan Pabrik Kimia, Program Studi Teknik Kimia UNLAM, 2008 Agus Mirwan, ST., MT. MODUL 7 28 14 Pelatihan HYSYSJanuari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 RANGKAIAN SISTEM PROSES DENGAN DAUR ULANG DAN REAKSI Studi Kasus : Pembuatan Etil Klorida MODUL 8 Agus Mirwan, ST., MT. 1 Pembuatan Etil Klorida Tentukan laju alir dan komposisi aliran daur ulang (R), jika purge gas inert (W) sebesar 10 kmol/jam WWW.YOUR-SCHOOL-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. Agus Mirwan, ST., MT. 2 1 Pelatihan HYSYSJanuari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Buka Kasus Baru WWW.YOUR-SCHOOL-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. 3 Basis Simulasi: Definisi Komponen WWW.YOUR-SCHOOL-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. Agus Mirwan, ST., MT. 4 2 Pelatihan HYSYSJanuari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Basis Simulasi: Definisi Persamaan Keadaan WWW.YOUR-SCHOOL-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. 5 Basis Simulasi: Definisi Persamaan Reaksi WWW.YOUR-SCHOOL-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. Agus Mirwan, ST., MT. 6 3 Pelatihan HYSYSJanuari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Basis Simulasi: Definisi Persamaan Reaksi WWW.YOUR-SCHOOL-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. 7 Simulasi Proses WWW.YOUR-SCHOOL-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. Agus Mirwan, ST., MT. 8 4 Pelatihan HYSYSJanuari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Simulasi Proses: Penentuan Unit Sets WWW.YOUR-SCHOOL-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. 9 Penyimpanan File WWW.YOUR-SCHOOL-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. Agus Mirwan, ST., MT. 10 5 Pelatihan HYSYSJanuari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Simulasi Proses : Penambahan Aliran (stream) WWW.YOUR-SCHOOL-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. 11 Simulasi Proses : Penambahan Unit Operasi (Mixer) WWW.YOUR-SCHOOL-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. Agus Mirwan, ST., MT. 12 6 Pelatihan HYSYSJanuari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Simulasi Proses : Identifikasi aliran WWW.YOUR-SCHOOL-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. 13 Simulasi Proses : Penambahan Unit Operasi (Reaktor) WWW.YOUR-SCHOOL-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. Agus Mirwan, ST., MT. 14 7 Pelatihan HYSYSJanuari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Simulasi Proses : Identifikasi aliran WWW.YOUR-SCHOOL-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. 15 Simulasi Proses : Penambahan Unit Operasi (Splitter) WWW.YOUR-SCHOOL-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. Agus Mirwan, ST., MT. 16 8 Pelatihan HYSYSJanuari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Simulasi Proses : Penambahan Unit Operasi (Tee) WWW.YOUR-SCHOOL-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. 17 Simulasi Proses : Identifikasi aliran (W-2) WWW.YOUR-SCHOOL-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. Agus Mirwan, ST., MT. 18 9 Pelatihan HYSYSJanuari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Simulasi Proses : Penambahan Unit Operasi (Recycle) WWW.YOUR-SCHOOL-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. 19 Simulasi Proses Keseluruhan WWW.YOUR-SCHOOL-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. Agus Mirwan, ST., MT. 20 10 Pelatihan HYSYSJanuari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Sumber Pustaka Aspen HYSYS, Tutorials and Applications, October 2006 Mirwan, A., Bahan Kuliah Analisis Proses Teknik Kimia, Program Studi Teknik Kimia UNLAM, 2008 WWW.YOUR-SCHOOL-URL.COM Agus Mirwan, ST., MT. Agus Mirwan, ST., MT. 21 11 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Distilasi Bereaksi (Reactive Distillation) MODUL 9 Agus Mirwan, ST., MT. 1 STUDI KASUSKASUS-6 Distilasi betujuan untuk memisahkan campuran 2 atau lebih zat dalam suatu sistem. Zat yang dipisahkan biasanya merupakan hasil reaksi yang terjadi di dalam reaktor. Kedua alat tersebut dapat digabung !!! Agus Mirwan, ST., MT. Agus Mirwan, ST., MT. 2 1 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 STUDI KASUSKASUS-5 Reaksi esterifikasi metanol (CH4O) dan asam asetat (C2H4O2) menghasilkan metil asetat (C3H6O2) dan air, dengan persamaan reaksi sbb sbb:: CH3OH + CH3COOH CH3CH3COO + H2O Berapa fraksi mol di distillate dan bottom masing masing--masing komponen? Agus Mirwan, ST., MT. 3 STUDI KASUSKASUS-5 Keterangan: Gunakan G k fluid fl id package k Wilson Wil Activity A ti it Model. M d l Parameter Arrenhius A=1.0e5 Parameter Energy E=2.3e4 kJ/kgmole (1.0e4 Btu/lbmole) Kondisi feed : 75oC, 101,3 kPa, kPa, 45 kmol/h. kmol/h. Komposisi metanol metanol,, as.asetat, as.asetat, m m-asetat,, dan air adalah 0.4, 0.4, 0.1, 0.1 asetat Kondisi kolom : Jml tahap : 15 Thp umpan mpan : 10 Tipe kond : total P kond : 90 kPa P reb: reb: 97 kPa Ref Ratio :6 Dist Rate : 20 kmol/h kmol/h Agus Mirwan, ST., MT. Agus Mirwan, ST., MT. 4 2 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Buka Kasus Baru Agus Mirwan, ST., MT. 5 Basis Simulasi: Definisi Komponen Agus Mirwan, ST., MT. Agus Mirwan, ST., MT. 6 3 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Basis Simulasi: Definisi Persamaan Agus Mirwan, ST., MT. 7 Basis Simulasi: Definisi Persamaan Reaksi Agus Mirwan, ST., MT. Agus Mirwan, ST., MT. 8 4 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Basis Simulasi: Definisi Persamaan Reaksi Agus Mirwan, ST., MT. 9 Simulasi Proses Agus Mirwan, ST., MT. Agus Mirwan, ST., MT. 10 5 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Simulasi Proses: Penentuan Unit Sets Agus Mirwan, ST., MT. 11 Penyimpanan File Agus Mirwan, ST., MT. Agus Mirwan, ST., MT. 12 6 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Simulasi Proses : Penambahan Aliran (stream) Agus Mirwan, ST., MT. 13 Simulasi Proses : Identifikasi aliran Agus Mirwan, ST., MT. Agus Mirwan, ST., MT. 14 7 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Simulasi Proses : Penambahan Unit Operasi (Distilasi) Agus Mirwan, ST., MT. 15 Simulasi Proses : Penambahan Unit Operasi (Distilasi) Agus Mirwan, ST., MT. Agus Mirwan, ST., MT. 16 8 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Simulasi Proses : Penambahan Unit Operasi (Distilasi Tanpa Reaksi) Agus Mirwan, ST., MT. 17 Simulasi Proses : Penambahan Unit Operasi (Distilasi Bereaksi) Agus Mirwan, ST., MT. Agus Mirwan, ST., MT. 18 9 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Simulasi Proses : Penambahan Unit Operasi (Distilasi Bereaksi) Agus Mirwan, ST., MT. 19 Simulasi Proses : Penambahan Unit Operasi (Distilasi Bereaksi) Dengan adanya penambahan reaksi pada kolom mengakibatkan perubahan subtansialnya sehingga perhitungannya tidak dapat diselesaikan. Maka dilakukan pada Profiles page of the Agus Mirwan, ST., MT. , Estimasi temperatur masuk ke condenser 50oC (122oF), estimasi20ke Parameters tab 15th tray of 55oC (130oF), dan untuk Reboiler 100oC (212oF). Agus Mirwan, ST., MT. 10 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Simulasi Proses : Penambahan Unit Operasi (Distilasi Bereaksi) Agus Mirwan, ST., MT. 21 Simulasi Proses : Penambahan Unit Operasi (Distilasi Bereaksi) Agus Mirwan, ST., MT. Agus Mirwan, ST., MT. 22 11 Pelatihan HYSYS Januari 2013 PS.Teknik Kimia Unlam 14/01/2013 Sumber Pustaka Aspen HYSYS, HYSYS Advanced Simulation Case Using HYSYS HYSYS,, October 2006 Agus Mirwan, ST., MT. Agus Mirwan, ST., MT. 23 12
0
You can add this document to your study collection(s)
Sign in Available only to authorized usersYou can add this document to your saved list
Sign in Available only to authorized users(For complaints, use another form )