Strategi Tingkat
Fungsional
OLEH : L.M. OKTASYAN TRISYAL ARDIANSYAH
STAMBUK : B1 C1 22 094
Strategi
Fungsional
Menurut Paroli (2023: 107), “Strategi fungsional
memiliki pengertian/definisi sebagai aktivitas
jangka pendek dimana tiap unit fungsional
dalam
perusahaan
berpartisipasi
dalam
implementasi strategi besar perusahaan. Bisa
dikatakan
bahwa
strategi
fungsional
menerjemahkan pemikiran strategi besar
menjadi tindakan yang dirancang untuk
mencapai sasaran jangka pendek yang
spesifik.”
Strategi
pada
tingkat/level
fungsional
membahas mengenai penerapan strategi pada
fungsional manajemen secara umum seperti
strategi keuangan, pemasaran, operasi dan
sumber daya manusia (R&D). Strategi
fungsional merupakan sebuah strategi andalan
perusahaan yang terkait dengan strategi tingkat
korporat dan bisnis (Maulida, 2021 dikutip
dalam Rao, 2016).
• Infographic Style
Perbedaan antara
Strategi Umum
dan Fungsional
Menurut Maulida (2021: 121-122) Tiga
hal yang membedakan strategi fungsional
dari strategi umum, adalah:
a. Jangka waktu, strategi fungsional
mengidentifikasi
kegiatan-kegiatan
yang dilakukan sekarang atau dalam
waktu dekat paling lama satu tahun.
b. Kespesifikan / keunikan , strategi
fungsional lebih spesifik ketimbang
strategi
umum.
Strategi
umum
memberikan arah secara umum.
c. Peserta
dalam
pengembangan
strategi,
dalam
pengembangan
strategi
fungsional
dan
bisnis
dilibatkan orang-orang yang berbeda.
Tujuan Strategi
Fungsional
1. Mendukung keunggulan bersaing perusahaan, melalui
tindakan yang selaras dengan strategi bisnis dan korporat.
2. Mengoptimalkan penggunaan sumber daya di tiap fungsi
organisasi agar efisien dan efektif.
3. Meningkatkan
efisiensi
operasional,
dengan
menyelaraskan aktivitas fungsional dengan tujuan strategis.
4. Menjamin keterpaduan antar unit fungsi, agar seluruh
bagian organisasi bergerak secara sinergis menuju tujuan
perusahaan.
Bidang Strategi
Fungsional
1. Pemerolehan Sumber Daya dan Kapabilitas
Fokus pada identifikasi dan penguatan kompetensi inti perusahaan.
Jika aktivitas bernilai rendah, disarankan dilakukan outsourcing.
2. Strategi Pemasaran
Menentukan siapa yang menjual, apa yang dijual, kepada siapa, di
mana, dan bagaimana cara menjualnya. Diawali dengan
segmentasi, target market, dan positioning, lalu dikembangkan
melalui marketing mix (4P).
3. Strategi Keuangan
Berkaitan dengan struktur finansial, akuisisi dan alokasi modal,
pendanaan internal maupun eksternal, serta kebijakan dividen.
Strategi ini mendukung fleksibilitas dan nilai perusahaan jangka
panjang.
4. Strategi Penelitian dan Pengembangan (R&D)
Mendukung inovasi produk dan proses. Dapat diarahkan ke riset
produk (untuk diferensiasi) atau riset proses (untuk efisiensi biaya).
5. Strategi Operasi
Menentukan bagaimana dan di mana produk/jasa diproduksi,
mencakup fasilitas, peralatan, pembelian, serta perencanaan dan
pengendalian operasi.
6. Strategi Sumber Daya Manusia dan Fungsional Lainnya
Termasuk strategi SDM, sistem informasi, dan fungsi lainnya yang
mendukung keunggulan bersaing perusahaan. Misalnya dalam
rekrutmen, pelatihan, kompensasi, dan hubungan kerja.
Karakteristik Strategi
Fungsional
1. Bersifat operasional dan taktis – strategi fungsional diterapkan pada
tingkat departemen atau bagian (seperti pemasaran, produksi, keuangan,
SDM), untuk mendukung strategi bisnis yang lebih luas.
2. Berorientasi jangka pendek hingga menengah – fokusnya pada
pelaksanaan harian hingga tahunan, berbeda dengan strategi korporat
yang bersifat jangka panjang.
3. Fokus pada optimalisasi fungsi spesifik – setiap fungsi (misalnya
pemasaran atau produksi) bertugas menyusun dan melaksanakan
strategi yang sesuai dengan tugas dan kapabilitasnya.
4. Membutuhkan koordinasi antarfungsi – keberhasilan strategi
fungsional tergantung pada sinergi antar bagian agar tujuan organisasi
tercapai secara menyeluruh.
5. Selaras dengan strategi tingkat atas (korporat dan bisnis) – strategi
fungsional tidak berdiri sendiri, melainkan harus mendukung arah dan
keputusan strategis perusahaan secara keseluruhan.
Peran Strategi Fungsional
dalam Implementasi Strategi
D D
D
D
D
Strategi fungsional penting untuk menerjemahkan strategi
tingkat bisnis menjadi tindakan spesifik yang dapat diukur oleh
setiap departemen. Dengan strategi ini, setiap departemen
memahami kontribusinya terhadap tujuan perusahaan, seperti
pemasaran yang merancang kampanye sesuai visi dan
produksi yang menyesuaikan proses untuk memenuhi
permintaan pasar. Strategi ini menetapkan indikator kinerja,
memungkinkan
pengukuran
kemajuan
dan
evaluasi
keberhasilan, serta mendorong koordinasi antar departemen.
Dalam lingkungan bisnis yang dinamis, strategi fungsional juga
memberikan fleksibilitas untuk beradaptasi dan mendorong
inovasi berkelanjutan, menjadikannya jembatan antara strategi
tingkat bisnis dan operasional sehari-hari yang krusial untuk
keberhasilan implementasi.
Strategi fungsional adalah alat penting dalam manajemen
strategi yang mengarahkan setiap departemen untuk
berkontribusi pada tujuan keseluruhan perusahaan. Strategi
ini memastikan bahwa tiap fungsional, seperti pemasaran,
produksi, dan sumber daya manusia, beroperasi secara
sinergis untuk mencapai efisiensi dan efektivitas. Dengan
menetapkan tujuan jangka pendek yang spesifik, strategi
fungsional membantu dalam implementasi strategi bisnis
yang lebih luas, memaksimalkan produktivitas sumber daya,
dan meningkatkan kinerja keseluruhan organisasi.
Selain itu, strategi fungsional mendukung inovasi dan
adaptasi
terhadap
perubahan
lingkungan,
serta
meningkatkan koordinasi antar departemen. Hal ini
menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan bagi
perusahaan, sekaligus memastikan bahwa semua bagian
organisasi bergerak ke arah yang sama. Dalam konteks
yang lebih luas, strategi fungsional juga berkontribusi pada
pencapaian visi dan misi perusahaan, menjadikannya
komponen esensial dalam perencanaan strategis.
Kesimpulan
Daftar Pustaka
Paroli, Dr. H. S.E., M.M. (2023). Manajemen Strategi. Garut:
Aksara Global Akademia. ISBN 978-623-8049-76-9.
Maulida, E., Djuanda, G., Silalahi, I. V., Kerti Yasa, N. N.,
Rahmayanti, P. L. D., Wardhana, A., Jaya Agung Widagda, I.
G. N., Damayanti, K. H., Ekalia, Y., Atika, R. S., & Ismail, S.
(2021). Manajemen Strategik. CV. Media Sains Indonesia.
ISBN: 978-623-362-026-0.
Thank You!
:)