Kuliah Tamu 2 Hari, Tanggal : Jumat, 13 Juni 2025 Pemateri : Prof. Takaaki Tomai Judul : Supercritical Fluids Process for Nanomaterials and Its Application Toward Carbon-Neutral Chemical Industry Pendahuluan Perkuliahan ini membahas pemanfaatan proses berbasis supercritical fluids (SCF) untuk sintesis nanomaterial dan aplikasinya dalam mewujudkan industri kimia yang netral karbon. Fokus utamanya adalah bagaimana teknologi SCF dan nanomaterial dapat membantu mencapai target dekarbonisasi, terutama pada sektor industri yang sulit untuk dihilangkan emisinya (hard-to-abate industries). Agenda Perkuliahan 1. Sintesis nanomaterial melalui proses SCF dan penerapannya dalam kimia netral karbon. 2. Proses elektrokimia dalam kondisi hidrotermal untuk reduksi CO₂ secara efisien. Visi Kemandirian Karbon untuk Industri Sulit Didekarbonisasi Tohoku University mengembangkan visi transformasi industri kimia agar mandiri dari karbon, disebut sebagai Carbon Independence Vision 2.0. Fokus utamanya adalah transformasi sirkular dari industri yang sulit didekarbonisasi melalui kolaborasi regional. Tiga Proses Kunci untuk Industri Kimia Netral Karbon: 1. Daur ulang plastik limbah Mengubah plastik limbah menjadi bahan kimia dan plastik baru — berkontribusi pada kebutuhan karbon sebesar 2,8 juta ton-C. 2. Bio-refinery (pemurnian biomassa) Menggunakan bahan biomassa sebagai bahan baku alternatif — menyumbang 1,0 juta ton-C. 3. Pemanfaatan CO₂ Mengkonversi CO₂ menjadi bahan baku produk kimia — sebesar 7,6 juta ton-C diperlukan untuk menggantikan sumber karbon konvensional. Sumber Netral Karbon Menuju Produk Kimia Sumber daya yang dapat dimanfaatkan untuk produksi kimia ramah lingkungan meliputi: • Limbah padat dan plastik. • Biomassa. • Karbon dioksida (CO₂). • Panas buangan (waste heat) dan energi terbarukan (matahari dan angin). Namun, proses kimia yang saat ini digunakan masih dalam tahap pengembangan dan perlu peningkatan efisiensi untuk benar-benar mendukung produksi yang netral karbon. Peran Nanomaterial Nanomaterial memiliki keunggulan fisik dan kimia yang signifikan dibandingkan dengan material dalam skala makro, antara lain: • Luas permukaan relatif besar → meningkatkan reaktivitas. • Jalur difusi ion/elektron pendek → mempercepat reaksi. • Efek ukuran kuantum → menghasilkan sifat optik/listrik yang unik. • Struktur metastabil → memungkinkan reaksi yang tidak terjadi pada material biasa. • Fungsi baru & laju reaksi cepat karena sifat non-kesetimbangan. Jenis-jenis nanomaterial seperti nanodots, nanosheets, nanorods, dan nanocubes diproduksi melalui proses downsizing dan kontrol permukaan (facet control) menggunakan SCF. Peran Proses SCF dalam Sintesis Nanomaterial Supercritical fluids (fluida dalam kondisi tekanan dan suhu di atas titik kritisnya) memungkinkan proses produksi nanomaterial dengan tingkat supersaturasi tinggi, menghasilkan partikel yang sangat halus dan homogen. Beberapa keunggulan SCF dalam sintesis nanomaterial: • Memungkinkan pembentukan fasa homogen antara air dan organik untuk modifikasi in-situ dan kontrol permukaan. • Meningkatkan performa oxygen carrier untuk gasifikasi plastik limbah melalui kontrol ukuran nano dan ekspos permukaan aktif. • Pencampuran atau dekorasi dengan nano-objek lainnya meningkatkan ketahanan dan durabilitas dari nanokatalis. Proses Elektrokimia Hidrotermal untuk Reduksi CO₂ Salah satu solusi teknologi lanjutan adalah sistem elektrokimia dalam kondisi hidrotermal. Sistem ini memiliki potensi besar dalam membangun siklus karbon baru dengan mengkonversi: • CO₂ • Limbah kimia • Biomassa menjadi senyawa kimia bernilai tinggi secara efisien. Teknologi ini sedang dikembangkan untuk menghadirkan pendekatan baru dalam mendukung ekonomi sirkular berbasis karbon netral. Kesimpulan Perkuliahan ini memberikan wawasan mendalam bahwa: • SCF adalah teknologi penting untuk produksi nanomaterial berpresisi tinggi dan efisien. • Nanomaterial memainkan peran strategis dalam meningkatkan efisiensi dan performa proses kimia berbasis limbah dan CO₂. • Sistem elektrokimia hidrotermal membuka peluang besar untuk pengurangan CO₂ dan pembentukan produk kimia hijau. • Seluruh teknologi ini bersama-sama mendukung visi industri kimia bebas karbon, yang sangat penting untuk menghadapi krisis iklim dan mendukung keberlanjutan global. Hari, Tanggal : Jumat, 13 Juni 2025 Pemateri : Prof. Yuta Nakayasu Judul : Sustainable electrode materials from biomass: approaches via supercritical impregnation and hydrothermal carbonization Pendahuluan Penggunaan sumber energi terbarukan dan material yang ramah lingkungan menjadi sangat penting dalam upaya menanggulangi perubahan iklim serta menekan dampak negatif terhadap keanekaragaman hayati. Perkuliahan ini mengangkat pendekatan berkelanjutan dalam pengembangan material elektroda yang berasal dari biomassa, khususnya melalui metode supercritical impregnation dan hydrothermal carbonization (HTC). Strategi ini tidak hanya berkontribusi terhadap pengurangan limbah biomassa, tetapi juga membuka jalan bagi pengembangan baterai dan sistem penyimpanan energi yang lebih hijau. Sistem Energi Terintegrasi Berbasis Energi Terbarukan Perkuliahan diawali denganmemaparkan sistem teknik modern berbasis energi terbarukan yang menggabungkan: • Boiler berbahan bakar kayu Digunakan untuk menghasilkan panas dengan membakar kayu, yang diproses untuk memanaskan air dalam tangki air panas. • Panel surya termal (Solar heat) Mengubah energi matahari menjadi panas, digunakan untuk memanaskan air hingga 50–80°C. • Panel pemanas/pendingin radiasi Digunakan untuk mendistribusikan panas atau dingin di dalam bangunan. • Pendinginan bumi (Earth cooling) Menggunakan sumur dengan suhu <15°C sebagai sumber pendinginan pasif. • Solar PV (Photovoltaic) Menghasilkan listrik dari sinar matahari untuk operasional sistem. Sistem ini merepresentasikan integrasi berbagai sumber energi terbarukan yang saling melengkapi. Risiko Penggunaan Baterai Lithium-ion (LIB) pada Sistem Energi Terbarukan Kemudian menunjukkan risiko nyata dari penggunaan baterai lithium-ion (LIB) yang tidak dikelola dengan baik. Dalam satu insiden, terjadi kebakaran yang menyebabkan potensi ledakan karena penggunaan LIB dalam sistem energi biomassa. Bahaya: • Ledakan dan kebakaran akibat ketidaksesuaian pemakaian atau penyimpanan baterai. • Perlu manajemen dan desain sistem yang lebih aman untuk integrasi LIB dengan sistem termal berbasis biomassa. Strategi Keberlanjutan untuk Penyimpanan Energi Dua pendekatan utama dikembangkan untuk meningkatkan keberlanjutan penggunaan penyimpanan energi: 1. Daur ulang baterai lithium-ion Melalui daur ulang LIB yang telah habis masa pakainya. 2. Pengembangan baterai baru o Berbasis bahan organik sepenuhnya. o Organik-air (organic air batteries) tanpa bergantung pada logam tanah jarang atau mineral kritis. Strategi ini mendukung keberlanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pertambangan mineral intensif. Cascade Use of Renewable Energy and Electrode Materials Kemudian menjelaskan bagaimana energi terbarukan seperti: • Tenaga air kecil, • Sel surya, dan • Turbin angin dapat digunakan secara berurutan atau cascade untuk: • Pemakaian langsung • Penyimpanan jangka pendek (dalam baterai) • Penyimpanan jangka panjang melalui konversi hidrogen → sel bahan bakar → panas Tantangan: • Ketidakkonsistenan sifat bahan biomassa. • Proses HTC dan supercritical masih mahal pada skala besar. • Integrasi dengan sistem energi komersial perlu pengujian lebih lanjut. Prospek: • Teknologi hijau yang mendukung transisi energi berkelanjutan. • Mengurangi ketergantungan pada mineral langka dan logam berat. • Mendorong circular economy dalam sektor energi dan pertanian. Kesimpulan Kuliah ini menyoroti pentingnya pengembangan material elektroda yang berkelanjutan dari biomassa sebagai respons terhadap krisis lingkungan akibat penggunaan logam berat dalam sistem penyimpanan energi. Melalui pendekatan teknologi supercritical impregnation dan HTC, serta integrasi dengan sistem energi terbarukan, diharapkan masa depan sistem penyimpanan energi menjadi lebih hijau, aman, dan inklusif secara lingkungan.
0
You can add this document to your study collection(s)
Sign in Available only to authorized usersYou can add this document to your saved list
Sign in Available only to authorized users(For complaints, use another form )