PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN ASET TETAP BERBASIS WEB DENGAN DATABASE MYSQL PROPOSAL SKRIPSI Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Meraih Gelar Sarjana Komputer MUHAMMAD ICHSAN RAMADHAN NIM : 2020004 JURUSAN SISTEM INFORMATIKA SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER STMIK PGRI TANGERANG 2024 DAFTAR ISI Lembar Judul Skripsi Lembar Persetujuan Lembar Pengesahan Lembar Konsultasi Kata Pengantar Daftar Gambar Daftar Simbol Daftar isi BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah 1.2 Rumusan Masalah 1.3 Ruang ingkup Masalah 1.4 Tujuan Penelitian 1.5 Manfaat Penelitian BAB II LANDASAN TEORI 1.1 Konsep Dasar Sistem 2.1.1 Definisi Sistem 2.1.2 Karakteristik Sistem 2.2 Pengertian Informasi 2.2.1 Kualitas Informasi 2.3 Pengertian Sistem Informasi 2.4 pengertian Sistem Informasi Manajemen 2.5 Pengertian Aset Tetap 2.5.1 Klasifikasi Aset Tetap 2.5.2 Pengertian Manajemen Aset 2.6 Pengertian Website 2.7 Pemrograman Web 2.8 Database 2.9 MySql 2.10 Usaha Laundry 2.11 Uml 2.11.1 Use Case Diagram 2.11.2 Sequence Diagram 2.11.3 Class Diagram BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian 3.2. Metode Penelitian 3.3 Tahapan Penelitian 3.3.1 Pengumpulan Data 3.3.2 Analisis 3.3.3 Desain 3.3.4 Kode 3.3.5 Uji 3.4 Perancangan Layout Program 3.4.1 Form Login 3.4.2 Dasboard 3.4.3 Form Pengajuan Perbaikan ( karyawan) 3.4.4 Tambah Pengajuan Perbaikan Aset (karyawan) 3.4.5 Aset Tetap (karyawan) 3.4.6 Form Pengajuan Perbaikan (admin) 3.4.7 Aset Tetap ( admin) 3.4.8 Tambah Aset Tetap (Admin) 3.4.9 Aset Tetap (owner) DAFTAR GAMBAR Gambar 1 Form Login Gambar 2 Dasboard Gambar 3 Form Pengajuan Perbaikan ( karyawan) Gambar 4 Tambah Pengajuan Perbaikan Aset (karyawan) Gambar 5 Aset Tetap (karyawan) Gambar 6 Form Pengajuan Perbaikan (admin) Gambar 7 Aset Tetap ( admin) Gambar 8 Tambah Aset Tetap (Admin) Gambar 9 Aset Tetap (owner) DAFTAR SIMBOL Simbol Use Case Diagram Simbol Sequence Diagram Simbol Class Diagram KATA PENGANTAR Berkat rahmat ALLAH SWT, penulis bisa menyelesaikan Proposal Skripsi Berjudul, Penerapan Sistem Informasi Aset Tetap Berbasis Web Dengan Database MYSQL Pada usaha Ancha laundry sesuai dengan yang direncanakan. Untuk itu puji syukur penulis panjatkan kepada Nya. Selanjutnya menyampaikan terima kasih kepada : 1 Bapak Drs. H. Aep Gumiwa, M.M selaku Ketua STMIK PGRI Tangerang Dan Selaku Dosen Pembimbing 2 Skripsi. 2 Bapak Irfan Nasrullah, M.Kom selaku Ketua Jurusan Sistem Informasi 3 STMIK PGRI Tangerang. 4 Bapak M.Drajat Julianto, M.Kom selaku dosen pembimbing 1 Skripsi. 5 Ibu Erna Oktora, M.Kom, Bapak Didi Kurnaedi M.M,M.Kom dan dosen- dosen dilingkungan STMIK PGRI Tangerang. 6 Laundry Ancha Yang Telah Memberikan Saya Tempat Riset Untuk Proposal Skripsi. 7 Orang tua tercinta yang telah memberikan dukungan moral maupun spiritual. 8 Rekan-rekan mahasiwa STMIK PGRI Tangerang. Serta semua pihak yang terlalu banyak untuk disebut satu persatu hingga terwujudnya penulisan ini. Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini masih jauh dari sempurna, untuk itu penulis mohon kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan penulisan dimasa yang akan datang. Akhir kata semoga Proposal Skripsi ini dapat berguna bagi penulis pada khususnya dan para pembaca yang berminat pada umumnya. Tangerang________ Muhammad Ichsan Ramadhan PERSETUJUAN MENGIKUTI SIDANG PROPOSAL SKRIPSI Dengan ini dinyatakan bahwa mahasiswa sebagai berikut : Nama : Muhammad Ichsan Ramadhan NIM : 2020004 Judul Penelitian : Penerapan Sistem Informasi Aset Tetap Berbasis Web Dengan Database MYSQL Pada usaha Ancha laundry Jurusan : Sistem Informasi Telah memenuhi syarat untuk mengikuti Sidang Proposal Skripsi. Demikian Surat Persetujuan ini dibuat untuk digunakan seperlunya. Tangerang,___________ Pembimbing 1 Pembimbing 2 M.Drajat Julianto Drs. H. Aep Gumiwa NIDN___________ NIDN____________ LEMBAR PENGESAHAN PROPOSAL SKRIPSI Skripsi yang berjudul : Penerapan Sistem Informasi Aset Tetap Berbasis Web Dengan Database MYSQL Pada usaha Ancha laundry Telah disidangkan pada : Hari : Tanggal : Waktu : Oleh Nama : Muhammad Ichsan Ramadhan NIM : 2020004 Penguji Proposal Skripsi Penguji 1 : ...................................................... ( ) Penguji 2 : ...................................................... ( ) Mengetahui, Pembimbing 1 Pembimbing 2 M.Drajat Julianto Drs. H. Aep Gumiwa NIDN___________ NIDN____________ Menyetujui, Ketua Program Studi Sistem Inofrmasi Irfan Nasrullah, M.Kom NIDN_______________ BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Kemajuan teknologi dan informasi yang berkembang pesat serta arus informasi yang beredar dengan kecepatan tinggi hingga tak terbatas (unlimited) menandai munculnya era informasi. Setiap informasi baik itu merupakan informasi biasa maupun informasi rahasia dari suatu negara akan mudah disampaikan dan diketahui dengan cepat oleh masyarakat (Wayan Gede Endra Bratha 2020) Software adalah bagian sistem komputer yang tidak memiliki wujud. Software juga bisa memiliki pengertian sebagai data yang berformat digital dan disimpan secara digital yang hanya bisa dibaca oleh komputer (Julian, 2020). Sistem informasi manajemen aset banyak digunakan oleh perusahaan, manajemen aset adalah suatu proses sistematis yang mempertahankan, memelihara dan mengoperasikan aset berwujud. Setiap organisasi perusahaan swasta maupun pemerintah tentunya memiliki aset baik yang berwujud maupun tidak berwujud. (Dini Eka Pratiwi dan Tacbir Hendro Pudjiantoro 2020) Manajemen aset adalah serangkaian kegiatan yang terdiri dari indentifikasi aset apa yang dibutuhkan,memperoleh aset, sistem pendukung pemeliharaan dari aset dan penghapusan atau pembaharuan aset sehingga lebih efektif dan efisien. (Dini Eka Pratiwi dan Tacbir Hendro Pudjiantoro 2020) Pengelolaan asset tetap pada LAUNDRY ANCHA memiliki proses pencatatan data perencanaan kebutuhan aset dan pengajuan aset yang kurang tercatat dengan baik dalam satu dokumen hal ini menyebabkan sering ketidak sesuaian data, proses pemeliharaan aset tidak dicatat dengan baik sehingga tidak mengetahui aset apa saja yang telah dilakukan pemeliharaan serta pada saat melakukan perhitungan sering mengalami kesalahan dalam menghitung biaya. Maka dari itu penting adanya manajemen aset yang dapat meminimalisir permasalahan yang ada seperti kehilangan data, kerusakan data dan penumpukkan data. Sistem informasi yang akan dibangun diharapkan dapat membantu usaha ini dalam pengelolaan data aset, perencanaan aset, pengajuan asset dan pemeliharaan aset pada LAUNDRY ANCHA Dari ulasan diatas maka penulis membuat judul “Penerapan Sistem Informasi Aset Tetap Berbasis Web Dengan Database MYSQL Pada usaha Ancha laundry” 1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang yang telah di uraikan, penulis merumuskan masalah untuk dijadikan titik tolak pada pembahasan dalan penulisan penelitian ini, rumusan masalahnya yaitu ; 1. Bagaimana proses pembuatan Sistem Informasi Aset Tetap Berbasis Web Dengan Database? 2. Apakah Sistem Informasi Aset Tetap Berbasis Web ini bisa berjalan dengan efektif ? 1.3 Ruang Lingkup Masalah Batasan yang diperlukan untuk mengetahui ruang lingkup pembahasan suatu masalah, mengingat begitu luasnya permasalahan yang ada serta keterbasatasan pengetahuan yang dimiliki. Penulis membatasi ruang lingkup yang akan dibahas adalah : 1. Membuat daftar data aset tetap di LAUNDRY ANCHA terkomputerisasi Membangun sistem yang dapat mencatat dan menyimpan data aset tetap secara digital untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi pengelolaan. 2. Pengolahan database menggunakan mysql Mengimplementasikan database MySQL untuk menyimpan dan mengelola data aset tetap, sehingga memudahkan dalam pengambilan dan pemrosesan data. 3. Pengembangan Website yang Mencakup Berbagai Fitur Pengelolaan Aset Tetap : I. Data Aset Tetap Fitur untuk mencatat dan menampilkan informasi aset tetap. II. Lokasi Aset Tetap Fitur untuk mencatat dan menampilkan lokasi aset tetap. III. Status Aset Tetap Fitur untuk memantau dan menampilkan status terkini aset tetap. IV. Data Pengajuan Aset Tetap Fitur untuk mencatat dan mengelola data pengajuan aset tetap. V. Proses Pengajuan Aset Tetap Fitur untuk mengelola alur kerja digital dari proses pengajuan aset tetap, dari permintaan hingga persetujuan. VI. Laporan Aset Tetap Fitur untuk menyediakan pelaporan yang komprehensif mengenai informasi aset tetap dan pengajuannya. 1.4 Tujuan Penelitian Tujuan yang hendak docapai dalam pelaksanaan dan penulis tugas akhir adalah sebagai berikut: 1. Membangun website dan database MySQL untuk mengelola data aset tetap di Laundry Ancha 2. Mengembangkan fitur pada website yang memungkinkan karyawan Laundry Ancha untuk mengajukan permintaan aset tetap baru secara online, dengan data tersimpan di database MySQL. 3. Menyimpan data aset tetap secara terorganisir di database MySQL untuk meningkatkan efisiensi operasional Laundry Ancha, sehingga pengelolaan aset menjadi lebih mudah dan cepat. 1.5 Manfaat Penelitian 1. Bagi kampus Dapat meningkatkan kemampuan meneliti dalalam bentuk riset pada mahasiswa kususnya dibidang informatika agar dapat membantu perkembangan kamus dibidang akademik. 2. Bagi penulis Penulis dapat mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang dimiliki dibangku perkuliahan dalam merancang aplikasi stok gudang, serta sebagai syarat memperoleh gelar sarjana sistem informatika 3. Bagi LAUNDRY ANCHA Dapat mempermudah menjalankan proses mencatatan dan pengajuan aset tetap. BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Konsep Dasar Sistem sistem dapat diartikan sebagai satu kesatuan yang terdiri dari komponen komponen atau subsistem yang tertata dengan teratur, saling interaksi, saling ketergantungan satu dengan yang lainnya, dan tidak dapat dipisahkan (integratif) untuk mewujudkan suatu tujuan. 2.1.1 Definisi Sistem Sistem ialah sebuah jaringan yang bekerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, dan berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu tujuan tertentu. ( Ayu Sahdilla, 2021) 2.1.2 Karakteristik Sistem (Ichsan, 2023) Sebuah sistem mempunyai beberapa karakteristik, yang diantaranya adalah: 1. Komponen (component) Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, yang artinya saling bekerja sama membentuk suatu kesatuan. Komponen sistem terdiri dari komponen-komponen yang berupa subsistem atau bagian-bagian dari sistem. 2. Batasan Sistem (Boundary) Batasan sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lain atau dengan lingkungan luarnya. Batasan sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai suatu kesatuan. Batasan suatu sistem menunjukan ruang lingkup (scope) dari sistem tersebut. 3. Lingkungan Luar Sistem (Environment) Lingkungan luar sistem (environment) adalah diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan dapat bersifat menguntungkan yang harus tetap dijaga dan yang merugikan yang harus dijaga dan dikendalikan, kalau tidak akan mengganggu kelangsungan hidup dari sistem. 4. Penghubung Sistem (Interface) Penghubung sistem merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari subsistem ke subsistem lain. Keluaran (output) dari subsistem akan menjadi masukkan (input) untuk subsistem lain melalui penghubung. 5. Masukan Sistem (Input) Masukan adalah energi yang dimasukan ke dalam sistem, yang dapat berupa perawatan (maintenace input), dan masukkan sinyal (signal input). Maintenace Input adalah energi yang dimasukkan agar sistem dapat beroperasi. Signal Input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran. 6. Keluaran Sistem (Output) Keluaran sistem adalah hasil dari energi yang diolah dan dikasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. 7. Pengolah Sistem (System Processor) Suatu sistem menjadi bagian pengolah yang akan merubah masukkan menjadi keluaran. 8. Sasaran Sistem (System Target) Suatu sistem pasti mempunyai tujuan (goal) atau sasaran (objective). Sasaran dari sistem sangat menentukan input yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem. 2.2 Pengertian Informasi Informasi adalah data yang telah diproses menjadi bentuk yang memiliki arti bagi penerima dan dapat berupa fakta, suatu nilai yang bermanfaat. Jadi ada suatu proses transformasi data menjadi suatu informasi.( Zakiyul Albab, 2021) 2.2.1 Kualitas Informasi Kualitas informasi (quality of information) sangat dipengaruhi atau ditentukan oleh tiga hal sebagai berikut : 1. Akurat (accuracy) Berarti informasi harus bebas dari kesalahankesalahan dan tidak bias atau menyesatkan. Akurat juga berarti informasi harus jelas mencerminkan maksudnya. 2. Tetap pada waktunya (timeliness) Berarti informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat. 3. Relevan (relevancy) Berarti informasi tersebut menpunyai manfaat untuk pemakainya. Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang satu dengan yang lainnya berbeda. 2.3 Pengertian Sistem Informasi (Abdur Rochman, 2019) Sistem informasi adalah suatu sistem yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian dan akan mendukung fungsi operasional organisasi, untuk dapat menyediakan laporan yang diperlukan oleh pihak terkait. . Komponen-komponen yang terdapat dalam semua jenis sistem informasi mencakup enam poin, yaitu sebagai berikut. 1. Hardware (Perangkat Keras) Merupakan perangkat keras sistem informasi berbasis komputer, mencakup semua perangkat keras komputer yang digunakan secara fisik dalam sistem informasi, baik di komputer server maupun di komputer client. seperti CPU, monitor, keyboard, printer dan lain-lain. Termasuk didalamnya hub, switch, router, yang berperan di dalam jaringan komputer. 2. Software (Perangkat Lunak) Merupakan perangkat lunak dari sebuah sistem informasi, yaitu sebuah operating system, aplikasi atau program yang digunakan untuk mengatur, mengolah dan menganalisa data. Adanya komponen perangkat lunak ini akan membantu sistem informasi dalam menjalankan tugasnya dan untuk dapat dijalankan sebagaimana mestinya. 3. Database (Basis Data) Merupakan sekumpulan data di dalam sistem informasi dan tersusun dalam tabel atau file. Mengingat bahwa sistem informasi menyajikan informasi berasal dari satu maupun beberapa data yang diinputkan dan diolah, maka tentu diperlukan sebuah aplikasi untuk penyimpanan, mengolah dan menyajikan data dan informasi secara terkomputerisasi. 4. Network (Jaringan) Merupakan alat yang menghubungkan elemen atau antar subsistem, sehingga memungkinkan adanya interaksi yang cepat dalam pertukaran data dan informasi. 5. Prosedur Merupakan gambaran bagaimana data tertentu di proses dan di analisa untuk menghasilkan produk dari sebuah sistem informasi. 6. User (Pengguna) Merupakan pihak yang bertanggung jawab dalam menggunakan dan mengembangkan sistem informasi. 2.4 Pengertian Sistem Informasi Manajemen Sistem informasi manajemen merupakan bagian dari pengendalian internal suatu bisnis yang meliputi pemanfaatan sumber daya manusia, dokumen, teknologi, dan prosedur oleh manajemen untuk memecahkan masalah bisnis. Sistem informasi manajemen, istilah yang umum dikenal orang adalah sebuah sistem manusia/mesin yang terpadu (intregeted) untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi. Sistem ini menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) komputer, prosedur pedoman, model manajemen dan keputusan, dan sebuah “data base” (Alfriza Frisdayanti, 2019). Sistem informasi manajemen dapat dibedakan dengan sistem informasi biasa karena digunakan untuk menganalisis sistem informasi lain yang diterapkan pada aktivitas operasional organisasi. Secara akademis, istilah ini umumnya digunakan untuk merujuk pada kelompok metode manajemen informasi yang bertalian dengan otomasi atau dukungan terhadap pengambilan keputusan, misalnya sistem pendukung keputusansistem pakar, dan sistem informasi eksekutif (Alfriza Frisdayanti, 2019). Dari uraian diatas dapat disimpulkan, sistem informasi manajemen adalah suatu sistem yang dirancang untuk menyediakan informasi guna mendukung pengambilan keputusan pada kegiatan manajemen (perencanaan, penggerakan, pengorganisasian, dan pengendalian) dalam organisasi. 2.5 Pengertian Aset Tetap Aset tetap adalah asset yang digunakan oleh perusahaan dalam menjalani aktivitas usaha.Aset tetap adalah aset berwujud yang dimiliki oleh suatu entitas untuk digunakan dalam proses produksi, penyediaan barang dan jasa atau untuk tujuan administratif; dan diharapkan digunakan lebih dari satu periode pelaporan. (Arif Wicaksana 2021) 2.5.1 Klasifikasi Aset Tetap Menurut (Fany Asmara, 2020) Jenis-jenis aset tetap terdiri dari: 1. Lahan yaitu bidang tanah baik yang merupakan tempat bangunan maupun yang masih kosong. 2. Gedung yaitu bangunan yang berisi diatas lahan baik yang berdiri diatas tanah maupun di atas air. 3. Kendaraan merupakan sarana angkutan yang dimiliki perusahaan untuk mendukung kegiatan oprasional perusahaan 4. Inventaris yaitu perlengkapan yang melengkapi kantor termasuk perlengkapan kantor atau alat-alat besar yang di gunakan dalam perusahaan. 2.5.2 Pengertian Manajemen Aset Manajemen aset adalah ilmu dan seni untuk memandu pengelolaan kekayaan yang mencakup proses merencanakan kebutuhan aset, cara mendapatkan, menginventarisasi, melakukan legal audit, menilai, mengoperasikan, memelihara, membaharukan, atau menghapuskan hingga mengalihkan aset secara efektif dan efisien. Berlandaskan definisi manajemen aset yang telah dipaparkan sebelumnya, secara umum alur manajemen aset itu meliputi pengadaan hingga penghapusan aset bersaangkutan. Menurut (Udin Hidayat, 2021) alur manajemen aset tersebut dapat dilihat di gambar berikut: Sebagaimana dicerminkan dalam gambar siklus manajemen aset yang mencakup 9 tahap, pada prakteknya memungkinkan ada perbedaan alur yang dilalui setiap aset. Hal ini dapat terjadi karena faktor yang mempengaruhinya, misalnya pengaruh dari kebijakan organisasi yang mengelola aset bersangkutan. 1. Perencanaan Kebutuhan Aset Setiap pengadaan aset tentu didasarkan pada rencana induk atau master plan institusi yang bersangkutan. Pengadaan aset adalah serangkaian kegiatan untuk memperoleh atau mendapatkan aset/barang maupun jasa baik yang dilaksanakan sendiri secara langsung oleh pihak internal, maupun oleh pihak luar sebagai mitra atau penyedia/pemasok aset bersangkutan. Pada tahap ini perlu perencanaan pengadaan diantaranya mengidentifikasi kebutuhan spesifikasi atau kualitas dan kuantitas aset, Setiap organisasi baik swasta maupun pemerintah tentu membutuhkan aset. Setiap kebutuhan aset perlu direncanakan sesuai dengan rencana induk, rencana institusi, rencana kerja tahunan, rencana anggaran organisasi bersangkutan. Seluruh rencana dapat direalisasikan melalui proposal anggarannya sesuai dengan anggaran yang ditetapkan organisasi bersangkutan untuk pengadaan aset bersangkutan. 2. Pengadaan Aset Pengadaan barang yang sangat terbatas dari sisi jumlah atau nilainya dapat dilaksanakan secara sederhana. Sebaliknya untuk pengadaan dengan jumlah item atau objek yang banyak, variasinya sangat beragam, nilai pengadaan besar, harganya tinggi, maka tentu memerlukan proses yang tidak sederhana sehingga pengadaan harus dilakukan melalui prosedur standar. 3. Inventarisasi Aset Inventarisasi aset merupakan serangkaian kegiatan untuk melakukan pendataan, pencatatan, pelaporan hasil pendataan aset, dan mendokumentasikannya baik aset berwujud maupun aset tidak berwujud pada suatu waktu tertentu. Inventarisasi aset dilakukan untuk mendapatkan data seluruh aset yang dimiliki dan dikuasai sebuah organisasi perusahaan atau instansi pemerintah. Seluruh aset perlu diinventarisasi baik yang diperoleh berdasarkan beban dana sendiri (investasi), hibah ataupun dari cara lainnya. Pada tahap inventarisasi aset ada rangkaian kegiatan yang melengkapi yakni penyimpanan, distribusi dan pengamanan aset bersangkutan. Ketiga kegiatan tersebut harus dilakukan secara menyeluruh, sehingga diharapkan semua aset yang telah melalui proses pengadaan dapat tersimpan dan terdistribusikan secara tepat waktu, tepat jumlah dan tepat kualitas. 4. Legal Audit Aset Legal audit aset atau uji tuntas hukum adalah pemeriksaan (audit) untuk mendapat gambaran yang jelas dan menyeluruh terutama mengenai status kepemilikan, sistem dan prosedur penguasaan (penggunaan dan pemanfaatan), pengalihan aset, mengidentifikasi kemungkinan terjadinya berbagai permasalahan hukum, serta mencari solusi atas masalah hukum tersebut. Audit juga diartikan sebagai rangkaian proses yang sistematis, independen dan terdokumentasi untuk memperoleh “bukti audit” dan mengevaluasinya secara “obyektif” untuk menentukan sejuh mana “kriteria audit” telah terpenuhi. 5. Penilaian Aset Tujuan utama penilaian aset adalah untuk mengetahui besarnya nilai sebuah objek penilaian pada suatu saat. Masingmasing jenis penilaian aset diterapkan sesuai kebutuhan nya. Secara umum sebuah penilaian itu merupakan tugas untuk menentukan estimasi nilai pasar, karena itu tujuan akhir dari sebuah proses penilaian perlu didukung data yang mencerminkan semua faktor yang mempengaruhi nilai pasar aset atau properti yang dinilai tersebut. 6. Pengoperasian dan Pemeliharaan Aset Pengoperasian dapat didefinisikan dari beragam sudut pandang. Berdasarkan perspektif operasi sebuah aset, operasi dapat didefinisikan sebagai sebuah proses atau serangkaian kegiatan yang secara khusus terdiri dari langkah-langkah mendasar dalam sebuah pekerjaan atau kumpulan pekerjaan untuk memfungsikan/ memakai aset bersangkutan. Seluruh aset yang telah disediakan organisasi tentu memerlukan investasi dan biaya antara lain biaya pemeliharaan. Karena itulah, organisasi perlu mengoperasikan seluruh aset secara efektif dan efisien. 7. Pembaharuan/ Rejuvenasi asset Rejuvenasi berarti melakukan tindakan afgar aset kembali sebagaimana semula atau “to restore to youthful vigor or appearance” atau “make young again”. Rejuvenasi juga dapat berarti menjadikan sebuah aset kembali baru atau “to restore to an original or new condition”. Jika didefinisikan, rejuvenasi aset adalah membangun kembali aset agar memiliki fungsi kembali sebagaimana semula, bahkan mempertinggi fungsi dari aset tersebut. 8. Penghapusan Aset Tindakan penghapusan akan menimbulkan konsekuensi untuk menghapus aset dari daftar aset organisasi bersangkutan. Aset yang sudah tidak memungkinkan lagi direjuvenasi karena pertimbangan ekonomi atau fungsinya, maka aset dapat dihapuskan atau disposal. Setiap aset akan dihapuskan, perlu dilakukan penilaian aset bersangkutan sehingga dapat dicatat nilai terakhir aset bersangkutan. 9. Pengalihan Aset Pengalihan aset disebut juga pemindahtanganan aset. Pemindahtanganan ini berkaitan dan merupakan tindak lanjut dari penghapusan. Pemindah tanganan aset adalah pengalihan kepemilikan aset dari sutu pihak kepada pihak lain sebagai tindak lanjut dari penghapusan dengan cara menjual aset, mempertukarkan aset, menghibahkannya atau disertakan sebagai modal pada pihak lain. 2.6 Pengertian Website Sebuah situs web adalah sebutan bagi sekelompok halaman web, yang umumnya merupakan bagian darisuatu nama domain atau subdomain di World Wide Web (WWW) di Internet. Sebuah web page adalah dokumen yang ditulis dalam format HTML (Hyper Text Markup Language), yang hampir selalu bisa diakses melalui HTTP, yaitu protokol yang menyampaikan informasi dari server website untuk ditampilkan kepadapara pemakai melalui web browser baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masingmasing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman. Bersifat statis apabila isi informasi website tetap, jarang berubah, dan isi informasinya searah hanya daripemilik website. Bersifat dinamis apabila isi informasi websiteselalu berubah-ubah, dan isi informasinyainteraktif dua arah berasal dari pemilik serta pengguna website. Contoh website statis adalah berisi profil perusahaan, Friendster, sedangkan Multiply, dll. website Dalam dinamis adalah seperti sisipengembangannya, website statis hanya bisa diupdate oleh pemiliknya saja, sedangkan website dinamis bisadiupdate oleh pengguna maupun pemilik. (Agung Noviantoro, 2022) 2.7 Pemrograman Web 1. HTML HTML adalah singkatan dari HyperText Markup Language, yaitu bahasa (aturan) standar yang digunakan untuk menampilkan text, gambar, video dan audio ke dalam halaman web . (Sorang Pakpahan, 2020) 2. PHP PHP (Hypertext Preprocessor) adalah pemrograman interpreter yaitu proses penerjemahan baris kode sumber menjadi kode mesin yang dimengerti komputer secara langsung pada saat baris kode dijalankan (Sorang Pakpahan, 2020). PHP disebut sebagai pemrograman Server Side Programming, hal ini dikarenakan seluruh proses nya dijalankan pada server. PHP adalah sebuah bahasa dengan hak cipta terbuka atau yang juga dikenal dengan istilah open source, yaitu pengguna dapat mengembangkan kode-kode fungsi PHP sesuai dengan kebutuhannya (Sorang Pakpahan, 2020). 3. JavaScript JavaScript adalah suatu bahasa pemrograman yang dikembangkan untuk dapatberjalan pada web browser. Pada awalnya JavaScript dikembangkan pada web browser Netscape oleh Brenden Eich dengan nama Mocha, kemudian berubah menjadi Live-Script dan yang akhirnya menjadiJavaScript (Agung Noviantoro, 2022) 4. MySQL MySQL adalah suatu perangkat lunak database relasi (Relation Database Management System/RDMS) yaitu aplikasi sistem yang menjalankan fungsi pengolahan data. Seperti halnya Oracle, PostgreSQL, Microsoft SQL(Sorang Pakpahan, 2020). 5. Xampp Xampp adalah satu paket komplit web server yang mudah dipasang di berbagai system operasi. Dalam paketnya sudah terkandung Apache (web server), MySql (database), PHP (server side scripting), dan berbagai pustaka bantu lainnya. Xampp tersedia untuk linux, windows, Macos maupun solaris sehingga sangat memudahkan membuat web server multiplatform (Sorang Pakpahan, 2020). 2.8 Database database adalah suatu kumpulan data yang berhubungan secara logika dan secara deskripsi dari data-data yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan informasi dalam suatu organisasi. Database menawarkan keuntungan penyimpanan data dengan format yang independen dan fleksibel. Hal ini dikarenakan database didefinisikan secara terpisah dari program aplikasi yang menggunakan database dan lingkup database dapat dikembangkan tanpa berdampak pada program-program yang menggunakan database tersebut. (Nur Eyni Alfia, 2021) Dalam sistem perusahaan atau organisasi didalam itu terdapat yang dinamakan dengan model data, model data ini adalah model yang dimana data yang telah terstruktur pada dasarnya yang telah ditentukan bagaimana cara dapat menyimpan, diatur, dan dimanipulasi. Namun model data pada sistem database management menggunakan rangkaian stuktur untuk memperjelas dari diagram yang digunakan oleh sistem model data tersebut dengan berhubungan bagaimana suatu entity dan atribut dengan himpunan yang memiliki relasi. Model data ini juga merupakan bagaimana proses suatu konsep yang telah terapkan antara data yang satu dengan data yang lainnya sehingga saling berhubungandan menggambarkan relationship dengan batasan-batasan atau constraint data dalam suatu sistem database. Namun didalam modelan data ini memiliki dasar antara recod dalam database dengan model data yang dimana terdapat tiga jenis yaitu model database hirarki (hieracchican database), model database jaringan(network database model), model database relasi (relational database model). (Syahidannur Mukminah Pulungan 2023). 2.9 MYSQL MySQL merupakan DBMS (Database Management System) yang menggunakan perintah SQL (Structure Query Language) yang biasa digunakan dalam project aplikasi website MySQL juga merupakan aplikasi yang dapat digunakan oleh semua pengguna. Kemudian MySQL juga termasuk kedalam RDBMS (Relational Database Management System) yaitu menggunakan tabel, kolom, baris, di dalam basis datanya. Secara garis besar fungsi dari MySQL yaitu untuk membuat dan mengatur basis data dari server yang mengelola berbagai informasi dengan menggunakan bahasa SQL. Kemudian fungsi lainnya adalah mempermudah pengguna saat membuka informasi dalam bentuk teks, yang dapat dibuka di dalam web. MySQL merupakan basis data server yang memiliki hubungan erat dengan PHP. MySQL juga merupakan basis data yang bersifat terbuka. MySQL merupakan basis data manajemen basis data yang menggunakan perintah dasar SQL. (Andre Rivaldo Prasetyo, 2022) 2.10 Usaha Laundy Usaha laundry adalah bisnis yang menyediakan layanan pencucian pakaian dan tekstil lainnya untuk pelanggan mereka. Di dalam usaha laundry, pakaian dan tekstil dari pelanggan akan dicuci, dikeringkan, dan dilipat kembali sesuai dengan permintaan. Usaha laundry dapat mencakup berbagai jenis layanan, mulai dari pencucian pakaian sehari-hari hingga layanan khusus seperti pencucian karpet, seprai, atau pakaian yang memerlukan perlakuan khusus seperti dry cleaning. 2.11 UML UML (Unified Modeling Language) adalah salah satu standar bahasa yang banyak digunakan di dunia industri untuk mendefinisikan requirement, membuat analisis dan desain,serta menggambarkan arsitektur dalam pemrograman berorientasi objek (Lili Andraini, 2022). UML digunakan sebagai alat perancangan utama, dengan menggunakan diagram Use Case untuk mengidentifikasi fungsi dan interaksi antara pengguna sistem, diagram Class untuk mendefinisikan entitas dan atribut yang terlibat, dan diagram Activity untuk menggambarkan alur langkahlangkah dalam proses. (Fajar Mahardika, 2023). Abstraksi konsep dasar UML terdiri dari structural classification, dynamic behavior, dan model management dapat kita pahami main concepts sebagai term yang akan muncul pada saat membuat diagram dan view adalah kategori dari diagram tersebut.( Haryanto, 2020) Unified Modeling Language (UML) adalah himpunan struktur dan teknik untuk pemodelan desain program berorientasi objek (OOP) serta aplikasinya. UML adalah metodologi untuk mengembangkan sistem OOP dan sekelompok perangkat tool untuk mendukung pengembangan sistem tersebut.( Awan Bagus Setiawan, 2023) UML akan mulai menjadi standar masa depan bagi industri pengembangan sistem/perangkat lunak yang berorientasi objek karena pada dasarnya UML digunakan oleh banyak perusahaan raksasa seperti IBM, Microsoft, dan sebagainya. Berdasarkan beberapa pendapat yang dikemukakan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa UML adalah sebuah bahasa yang berdasarkan grafik atau gambar untuk menvisualisasikan, menspesifikasikan membangun dan pendokumentasian dari sebuah sistem pengembangan perangkat lunak berbasis Object Oriented programming. (Agus Herdiyanto, 2021) 2.11.1 Use Case Diagram Usecase diagram adalah rangkaian atau uraian sekelompok yang saling terkait dan membentuk sistem secara teratur yang di lakukan atau diawasi oleh sebuah actor, usecase digunakan untuk membentuk tingkah laku benda dalam sebuah model serta di realisasikan oleh sebuah kolaborasi (Putri Marlina Ariansyah, 2021). Use Case mendeskripsikan sebuah interaksi antara satu atau lebih aktor dengan sistem informasi yang akan dibuat. Secara kasar, Use Case digunakan untuk mengetahui fungsi apa saja yang berhak menggunakan fungsi-fungsi tersebut (Hardiyanti Malius, 2021). Use case diagram adalah abstraksi dari interaksi antara sistem dengan aktor (Ratih Purwasih, 2023). Simbol – simbol yang digunakan pada Use Case Diagram yaitu : 2.11.2 Sequence Diagram Menggambarkan interaksi antar objek didalam dan di sekitar sistem yang berupa message yang digambarkan terhadap waktu (Reni Widyastuti, 2022). Diagram ini secara khusus berasosiasi dengan use case,diagram ini menunjukkan bagaimana detail operasi dilakukan, pesan apa yang dikirim dan kapan terjadinya (Rahmat Joko Trilaksono, 2022). Sequence diagram berinteraksi yang menunjukan proses satu sama lain dan kelas yang terlibat dalam skenario urutan pesan diantara benda-benda diperlukan untuk melaksanakan fungsi. (Ruslan Abu Honi, 2023). Simbol – simbol yang digunakan pada Sequence Diagram yaitu : 2.11.3 Class Diagram Class diagram menunjukkan struktur statis dari class-class inti yang membangun sistem ( Cika Nurqueen Paradis, 2022). Class Diagram adalah visual dari struktur system program pada jenis-jenis yang dibentuk (Chandy Ophelia S, 2022). Diagram kelas ini adalah bagian dari UML (Unified Modeling Language) yang merupakan bahasa standar untuk memodelkan dan mendokumentasikan perangkat lunak (Adhie Thyo Priandika, 2023). Simbol – simbol yang digunakan pada Class Diagram yaitu : BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Objek penelitian dalam skripsi ini adalah Sistem Informasi Aset Tetap berbasis website dengan database MySQL yang diterapkan di Laundry Ancha. Penelitian ini difokuskan pada evaluasi dan penerapan sistem tersebut dalam pengelolaan aset tetap perusahaan, seperti bangunan, mesin cuci, pengering, dan peralatan operasional lainnya. Laundry Ancha adalah usaha laundry yang memiliki beberapa cabang di Tangerang Kabupaten, salah satu nya berada di Legok dan telah beroperasi sudah cukup lama. Dengan perkembangan usaha yang pesat, manajemen aset tetap yang di lengkapi sistem menjadi sangat penting untuk menjaga efisiensi operasional dan meminimalkan kerugian akibat kerusakan atau kehilangan aset. Penerapan Sistem Informasi Aset Tetap diharapkan dapat membantu dalam pencatatan, pemantauan, dan pengelolaan aset secara lebih efektif. 3.2 Metode Penelitian Metode penelitian kualitatif pada dasarnya merupakan struktur yang menggambarkan keterkaitan antara konsep-konsep yang akan diteliti dalam penelitian yang sedang dilakukan. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dalam penelitian ini untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai pengolahan data aset tetap di Laundry Ancha. Dengan pendekatan ini, penulis mengarah pada hasil penelitian yang bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami berbagai aspek dan dinamika yang terkait dengan pengelolaan aset tetap, melalui pengumpulan data dan informasi yang mendalam dari berbagai sumber di Laundry Ancha. 3.3 Tahapan Penelitian Penelitian ini akan dilakukan melalui beberapa tahapan sebagai berikut: 3.3.1 Pengumpulan Data 1. wawancara Pelaksanaan wawancara mendalam dengan staf laundry dan pemilik usaha Adapun poin-poin yang ditanyakan pada saat wawancara adalah sebagai berikut : I. Bagaimana prosedur Aset Tetap yang berjalan pada Usaha Laundry Ancha? II. Kendala apa saja yang terjadi dalam proses berjalan nya pencatatan Aset Tetap ini? III. Perangkat lunak seperti apa yang dibutuhkan untuk memaksimalkan proses aktivitas Aset Tetap pada Usaha Laundry Ancha? 2. Observasi Observasi langsung ke tempat usaha untuk mengetahui prosedur yang berjalan pada usaha laundry ancha. I. mulai dari aset apa saja yang dimiliki, penambahan aset baru yang hanya dicatat menggunakan buku, pengajuan perbaikan aset masih dilakukan via whatsapp oleh karyawan, pengelolaan aset baru atau perpindahan aset yang masih menggunakan via telpon dan pesan untuk memberi laporan pengiriman dan pengonfirmasian aset telah di terima, pencatatan aset yang dimiliki masih dicatat menggunakan buku. 3. data sekunder Pengumpulan data sekunder dari catatan laporan dan dokumen – dokumen yang ada prihal aset pada laundry ancha. 3.3.2 Analisis Untuk memahami pratinjau dari sistem yang akan dibuat untuk dapat mendefinisikan permasalahan yang diangkat sehingga untuk selanjutnya dapat menentukan kebutuhan sistem secara menyeluruh dimaksudkan untuk persiapan terhadap tahap perancangan. 3.3.3 Desain Perancangan layout program untuk mempresentasikan hasil analisis kebutuhan perangkat lunak, untuk memberikan gambaran umum terhadap sistem yang akan dikembangkan. 3.3.4 Kode Tahap selanjutnya setelah tahap perancangan sistem yaitu tahap implementasi program yang mengkonversikan hasil dari desain sistem ke dalam bentuk kode-kode Bahasa pemrograman yang diinginkan. 3.3.5 Uji Pada tahap pengujian ini dilakukan agar perangkat lunak yang diinginkan sesuai dengan kebutuhan yang telah digambarkan sebelumnya. 3.4 Perancangan Layout Program Rancangan layout program merujuk pada perencanaan struktur dan tampilan antarmuka sebuah program atau aplikasi. Ini mencakup bagaimana elemen-elemen visual dan interaktif disusun agar pengguna dapat dengan mudah berinteraksi dengan program tersebut. 3.4.1 Form Login Saat memasukin website langsung dibawa ke halaman login sebelum masuk kemenu utama. 3.4.2 Dasboard Setelah melakukan login user akan dibawa ke halaman dasboard yang berisi highlight dari aset yang tersedia pada website ini, pada highlight tersebut ada sebuah chart yang menggambarkan total pada setiap jenis aset dengan kondisi pada aset tersebut nya yang di simbol kan dengan warna chart. 3.4.3 Form pengajuan perbaikan ( karyawan ) Tampilan form pengajuan perbaikan aset ini pada sudut pandang user sebagai karyawan, didalam form ini ada beberapa tabel yaitu tabel processing, tabel complete dan tabel cancel perbedaan dari ketiga tabel tersebut hanya dari stasus pengajuan nya saja. Isi dari ketiga tabel tersebut sama yang berisikan nama, lokasi, tanggal pengajuan, status dan nama pengaju. 3.4.4 Tambah Pengajuan Perbaikan Aset ( Karyawan ) Tampilan form ini akan muncul apa bila karyawan menekan buttom tambah pada form sebelum nya, form tambah pengajuan perbaikan ini ada beberapa checkbox dan from input yang harus di isi untuk menambahkan pengajuan seperti nama, nama aset, jumlah, lokasi, status aset dan kalender untuk memberi tanda tanggal berapa pengajuan ini dilakukan. 3.4.5 Aset Tetap ( Karyawan ) Form aset tetap ( karyawan) , setelah admin menambahkan aset tetap yang ada karyawan dapat melihat aset tetap apa saja yang tersedia pada sistem ini. 3.4.6 Form pengajuan Perbaikan ( Admin ) Tampilan form pengajuan perbaikan sudut pandang admin. Data pengajuan perbaikan yang telah dilakukan oleh karyawan masuk ke admin dan akan di konfirmasi oleh admin dengan sesuai ketentuan. Di dalam tabel tersebut ada tiga button yang mereprensentasikan tindakan yang akan di lakukan admin contoh nya button pertama yang berbentuk ceklis berfungsi untuk menerima pengajuan perbaikan, button yang berbentuk kalender berfungsi untuk memberi perintah processing pada pengajuan perbaikan dan tombol cancel untuk menolak pengajuan perbaikan. 3.4.7 Aset Tetap ( Admin ) Form aset tetap ( admin ) ini berisikan sebuah tabel dengan kolom nama, lokasi, tanggal pengadaan dan status di samping tabel ada icon yang berbentuk pensil yang befungsi untuk mengedit data aset tetap tersebut. Diatas tabel ada button tambah dan icon cetak yang berfungsi mencetak data aset tetap yang di inginkan. 3.4.8 Tambah Aset Tetap ( Admin ) Form tambah aset tetap ( admin ) ini akan muncul setelah admin mengklik button tambah pada form sebelumnya, di dalam form ini berisikan nama pengaju, nama aset, jumlah, lokasi, dokumen aset dan tanggal pengadaan aset yang berbentuk kalender setelah semua nya di ini klik button oke. 3.4.9 Form aset tetap ( owner ) Form aset tetap sudut pandang owner, setelah admin menambahkan aset tetap yang ada karyawan dapat melihat aset tetap apa saja yang tersedia pada sistem ini dan di samping kolom status pada tabel ada icon yang berbentuk pensil yang befungsi untuk mengedit data aset tetap tersebut.
0
You can add this document to your study collection(s)
Sign in Available only to authorized usersYou can add this document to your saved list
Sign in Available only to authorized users(For complaints, use another form )