Apa itu MRP 1, MRP 2, JIT, FMS, dan CIM?
a. MRP I
MRP (Material Requirements Planning) I adalah suatu sistem informasi berbasis komputer yang
menterjemahkan Jadwal Produksi Induk (Master Production Schedule) untuk barang jadi (produk
akhir) menjadi beberapa tahapan kebutuhan sub-assy, komponen dan bahan baku. Dengan demikian
dapat kita katakan bahwa MRP I adalah suatu rencana produksi untuk sejumlah produk jadi dengan
menggunakan tenggang waktu sehingga dapat ditentukan kapan dan berapa banyak dipesan untuk
masing-masing komponen suatu produk yang akan dibuat.
b. MRP II
MRP (Material Requirements Planning) II merupakan suatu sistem informasi manufakturing formal
dan eksplisit yang mengintegrasikan fungsi-fungsi utama dalam industri manufaktur, seperti
keuangan, pemasaran, dan produksi. Sistem MRP II mencakup dan mengintegrasikan semua aspek
bisnis dari perusahaan industri manufaktur, sejak perencanaan strategik bisnis pada tingkat
manajemen puncak (top management) sampai perencanaan dan pengendalian terperinci pada
tingkat manajemen menengah dan supervisor, kemudian memberikan umpan balik kepada tingkat
manajerial di atasnya
c. JIT
Just-in-time (JIT) adalah pendekatan produksi yang dikembangkan oleh Toyota Motors di Jepang
untuk meminimalkan persediaan. Persediaan dalam proses dan persediaan lainnya dianggap sebagai
pemborosan yang harus dihilangkan. Untuk mengurangi pemborosan ini, pendekatan JIT mencakup
sejumlah prinsip dan prosedur yang bertujuan untuk mengurangi persediaan, baik secara langsung
maupun tidak langsung. JIT adalah komponen penting dari lean production yang tujuan utamanya
untuk mengurangi pemborosan dalam operasi produksi.
d. FMS
Flexible Manufacturing System (FMS) adalah sebuah mesin GT yang sangat otomatis, terdiri dari
sekelompok stasiun pemrosesan (biasanya mesin perkakas berbasis komputer numerik (CNC)) yang
dihubungkan oleh sistem penanganan dan penyimpanan material otomatis, dan dikendalikan oleh
sistem komputer terintegrasi. FMS mampu memproses berbagai gaya produk yang berbeda secara
bersamaan di bawah kendali program NC (Numerical Control) di berbagai stasiun kerja. Flexible
Manufacturing System (FMS) dirancang untuk memproduksi bagian atau produk dalam rentang gaya,
ukuran, dan proses tertentu. Dengan kata lain, FMS mampu memproduksi satu keluarga komponen
atau beberapa keluarga komponen yang berbeda.
e. CIM
CIM (Computer Integrated Manufacturing) adalah pendekatan dalam manufaktur yang melibatkan
penggunaan sistem komputer di seluruh organisasi untuk memantau, mengendalikan, dan
merencanakan berbagai aspek produksi. CIM bertujuan untuk menghilangkan pemborosan, terutama
dalam hal inventarisasi dan penggunaan sumber daya. CIM merupakan sistem manufaktur yang
terintegrasi. Selain itu, CIM juga mencakup penggunaan komputer dalam merancang produk,
merencanakan proses manufaktur, dan mengelola fungsi bisnis terkait produksi.