ALUR STUFELL “SAVED”
Sabtu, 01 April 2023
1. SAAT TEDUH:
Shalom teman-teman, selamat datang di ibadah Stufell kita hari ini. Sebelum kita memulai ibadah
Stufell hari ini aku persilahkan teman-teman untuk mengambil sikap saat teduh sejenak. Saat teduh
dimulai.
2. DOA PEMBUKA:
Mari kita bersatu di dalam doa. Amin.
SHALOM TEMAN-TEMAN!
3. KESEHATIAN:
Kita bersyukur kepada Tuhan, kita dapat berkumpul bersama untuk bersekutu kembali dan memuji
nama-Nya. Itu semua hanya oleh kasih karunia yang hadir di tengah-tengah kita. Kasih yang Tuhan
berikan kepada kita selalu baru, tanpa pernah berubah, tanpa pernah berkurang, dan tanpa pernah
tertukar. Oleh karena itu, mari kita bersorak-sorai memuji nama-Nya. Kita angkat pujian SUKACITA
SURGA sambil bangkit berdiri
(1) Terima sukacita surga
Itulah kekuatan bagi jiwa
Ku dapat rasakan kasih-Nya
Di tengah badai yang bergelora
(2) Terima sukacita surga
Itulah kekuatan bagi jiwa
Ku dapat saksikan kuasa-Nya
Takhlukkan badai yang bergelora
Reff: Haleluya
Kau ada dalam hatiku
Takkan patah semangatku
Takkan hilang kekuatanku
Haleluya
Ku mau bersorak bagi-Mu
Sukacita surga nyata penuhiku
(Back to Reff)
4. LAGU REFLEKSI:
Teman-teman, banyak dari kita percaya bahwa perbuatan baik yang menjamin kita masuk surga.
Banyak dari kita yang berlomba-lomba melakukan kebaikan agar setiap dosa kita dapat diampuni
Tuhan. Dengan begitu, barulah kita merasa layak untuk masuk surga. Ada pendapat yang
mengatakan bahwa keselamatan di dalam Kristus tidaklah cukup. Mereka merasa perlu
menambahkannya dengan usaha yaitu perbuatan baik. Perlu kita ingat, kita diselamatkan bukan
karena perbuatan baik tetapi karena Allah sendiri yang mengasihani kita sehingga kita lahir kembali
dan mempunyai hidup yang baru. Kita diselamatkan untuk berbuat baik dan menunjukkan
perbuatan Tuhan di hidup kita. Sebagai umat tebusan Allah, marilah kita tidak jemu-jemu untuk
berbuat baik. Aku ajak teman-teman untuk menyanyikan lagu KAR’NA SALIBMU
(1) Hanya Kau Tuhan di hidupku
Kau berikan hidup yang baru
Darah-Mu menyucikan pulihkan hatiku
Kunyatakan Kaulah segalanya
(2) Engkaulah sumber pengharapan
Kuasa-Mu sanggup menyembuhkan
Jiwaku pun berserah hanya kepada-Mu
Yesus kaulah segalanya
Reff: Karena salib-Mu kuhidup
Karena salib-Mu kumenang
Engkau yang berkuasa sanggup
'Tuk melakukan mukjizat-Mu
Karena salib-Mu kuhidup
Karena salib-Mu kumenang
Engkau yang berkuasa sanggup
'Tuk melakukan mukjizat-Mu
Di hidupku
5. PENYEMBAHAN:
Kita harus tahu, Alkitab mengajarkan bahwa kita diselamatkan oleh karena kasih karunia Allah. Kasih
anugerah Allah dengan pengorbanan Tuhan Yesus yang rela mati di kayu salib untuk menebus dosadosa manusia. Tidak ada usaha manusia satupun yang mampu untuk mengantar kita masuk ke
sorga-Nya.
Kita bersyukur, kita diselamatkan bukan karena berbuat baik, kita diselamatkan karena iman di
dalam Kristus Yesus, yang kebenaran-Nya menjadi kebenaran kita. Aku ajak teman-teman untuk
menaikan lagu pujian OLEH KUASA DARAHMU
(1) Saat ku masuk kehadiratMu
Bawa persembahan ketempat kudusMu
Pujian ku naikan sembah ku berikan
BagiMu Allah yang Mulia
(2) Kau layakkan ku menghampiriMu
Melihat Tahta kemuliaanMu Tuhan
Pujian ku naikkan sembah ku berikan
BagiMu Allah yang mulia
Reff: Oleh kuasa darahMu Kau telah tebus dosaku
KekudusanMu melingkupiku
KasihMu mengalir memulihkan hidupku
Sungguh besar anugrahMu Kau selamatkan hidupku
Kumenjadi ciptaan yang baru oleh kuasa darahMu
(Back to 2 + reff)
6. FIRMAN:
Kepada Bang Rico dipersilahkan untuk membawakan firman Tuhan .
7. RESPON (3 baris):
Teman-teman dari firman tadi kita tahu bahwa......
8. PERSEMBAHAN
Teman – teman, melalui pengorbanan Yesus di kayu salib, kita dapat belajar agar kita selalu
bersyukur karena Tuhan telah memberikan diri-Nya untuk menebus dosa kita. Tanpa pengorbananNya, kita mungkin tidak tahu juga arti saling mengasihi. Kasih Tuhan yang tanpa menuntut imbalan
mengajarkan kita bahwa memberi lebih berbahagia daripada menerima. Oleh karena itu mari kita
berikan persembahan yang terbaik bagi Tuhan sambil menyanyikan lagu GIVE THANKS
Give thanks with a grateful heart
Give thanks to the Holy One
Give thanks because He's given Jesus Christ, His Son
Give thanks with a grateful heart
Give thanks to the Holy One
Give thanks because He's given Jesus Christ, His Son
And now let the weak say, "I am strong"
Let the poor say, "I am rich
Because of what the Lord has done for us"
Give thanks
(Ulang dari awal)
9. DOA SYAFAAT:
Kepada pendoa syafaat dipersilahkan.
10. PENGUTUSAN:
Dalam hidup ini, pasti kita memiliki banyak keinginan, baik itu kekayaan, popularitas, pacar,
keluarga, maupun prestasi. pernahkah kita membayangkan jika kita sudah mendapatkan itu semua?
Apakah kita puas dengan segala pencapaian tersebut atau mungkin kita akan terus ingin lebih lagi
dan lebih lagi sehingga kita melupakan tujuan hidup kita, yaitu Yesus sang pemberi kehidupan. Tidak
ada apapun di dunia ini yang dapat memuaskan kita selain Kristus. Dalam setiap suka dan duka hidup
yang kita lewati, hanya Kristuslah tempat kita berharap dan menemukan sukacita. Oleh karena itu,
ketika kita sadar bahwa kita hanya membutuhkan Kristus, marilah kita mengikuti-Nya! Tidak ada
jalan kembali. Dunia sudah ada di belakang kita. Di depan kita hanyalah salib Kristus. Mari kita puji
nama-Nya. Kita nyanyikan CHRIST IS ENOUGH sambil bangkit berdiri.
Christ is my reward
And all of my devotion
Now there's nothing in this world
That could ever satisfy
Through every trial
My soul will sing
No turning back
I've been set free
Reff: Christ is enough for me
Christ is enough for me
Everything I need is in You
Everything I need
Christ my all in all
The joy of my salvation
And this hope will never fail
Heaven is our home
Through every storm
My soul will sing
Jesus is here
To God be the glory
Reff
(2x)
I have decided to follow Jesus
No turning back
No turning back
(2x)
The cross before me
The world behind me
No turning back
No turning back
11. DOA PENUTUP:
Kepada Bang Rico dipersilahkan untuk menutup ibadah kita di dalam doa
12. SAAT TEDUH:
Untuk mengakhiri ibadah kita aku persilahkan teman-teman untuk mengambil saat teduh sejenak.
Saat teduh di mulai.
13. IBADAH SELESAI