PERENCANAAN PEMASARAN KAOS ANIME SEKAIGEN MANAJEMEN PEMASARAN DEVA RISNA ROSELLINO (23133200041) Manajemen A1 Dosen Pengampu : Drs. Arif Sudaryana M.Si UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA FAKULTAS BISNIS DAN HUKUM PROGRAM STUDI MANAJEMEN DAFTAR ISI BIDANG UMUM 1. LATAR BELAKANG Indonesia adalah salah satu negara yang masuk kedalam jumlah wibu (pecinta budaya jepang) terbanyak di dunia. Dalam hal ini khususnya anime dan yang berkaitan dengan hal tersebut. Menurut CNBC Indonesia fans dan popularitas anime di Indonesia merupakan terbesar di Asia. Dari Survei Japan Foundation menyebutkan bahwa Indonesia menjadi nomor 2 terbanyak di seluruh dunia. Kemudian pencarian data melalui Google Trends yang telah dilakukan oleh akun instagram @anievo.id mereka mendapatkan hasil yaitu dari 38 provinsi di Indonesia, DKI Jakarta menempati peringkat pertama sebagai kota dengan jumlah penggemar anime terbanyak di Indonesia, disusul oleh Yogyakarta, Kalimantan Timur, Jawa Timur, dan Sumatra Utara. Gambar 1.0 Top 10 Provinsi Dengan Penggemar Anime Terbanyak dari AniEvo Ide Produk Sekaigen muncul dari keresahan saya sebagai orang yang suka terhadap anime, bahkan tak sedikit saya sampai membeli produk-produk seperti kaos dengan jumlah yang banyak, tetapi ada satu masalah yang muncul yaitu bahan yang digunakan kurang nyaman padahal harga yang dipatok cukup mahal. Dari hal itu saya mencoba untuk mendesain sebuah bisnis anime fashion dengan menciptakan produk kaos dengan bahan nyaman tetapi dengan harga murah. Karena beberapa teman saya pun juga mengeluhkan bahan yang kasar dan tidak menyerap keringat ketika berada di outdoor. Selanjutnya masalah stigma buruk terhadap orang pecinta anime yang selalu berpakaian aneh dan kurang terlihat keren, Produk ini hadir dengan mencoba mendesain kaos yang simple, elegan, unik dan menarik, tentu hal ini untuk mengatasi masalah ketidakpercayadirian yang dialami oleh para pecinta anime. Keunggulan bahan yang berkualitas dan desain yang simple ini akan advantages kami dibanding pesaing. Untuk mencapai itu pun produk yang saya buat ini mencoba selalu melihat apa yang menjadi keinginan konsumen dengan melakukan riset terlebih dahulu desain dan bahan baju seperti apa yang disukai oleh para konsumen. Produk yang dikeluarkan pun akan kami adaptasi dari anime yang sedang tren saat ini. Teruntuk bagian aspek pemasaran yang dijalankan, Sekaigen berfokus pada teknik marketing 5.0. Dalam buku Marketing 5.0 Technology for Humanity (2011), Kotler, dkk menyebutnya sebagai revolusi marketing untuk kemanusiaan. Menurut Kotler sendiri kedua generasi termuda Z dan Alfa ini mengarah ke dua arah yang positif. Pertama membawa perubahan bagi umat manusia dan meningkatkan kualitas dari kemanusiaan itu sendiri. Yang kedua mendorong kemajuan teknologi untuk semakin maju. Dengan pengertian itu saya mencoba memanfaatkan platform media sosial dan e-commerce untuk menawarkan produk kami, sehingga konsumen akan melihat pengalaman yang berbeda dan tertarik untuk membeli produk kami. Platform yang digunakan antara lain adalah Instagram Reels dan VT (Video Tiktok). BIDANG PRODUKSI Karakteristik Produk Sekaigen memiliki karakteristik utama yang berfokus pada kualitas dan kenyamanan, dengan menggunakan bahan kaos berkualitas tinggi yang lembut, nyaman, dan mampu menyerap keringat, sehingga cocok untuk aktivitas sehari-hari. Dengan harga yang terjangkau, produk ini dirancang untuk menjangkau lebih banyak konsumen, khususnya generasi muda. Desain yang diusung adalah simple, elegan, dan stylish, untuk menghilangkan stigma buruk bahwa pecinta anime berpakaian "aneh", sehingga memberikan kesan modern dan percaya diri. Selain itu, produk ini selalu mengikuti tren anime yang sedang populer dengan riset mendalam untuk memastikan relevansi dengan minat konsumen. 1. Bahan Produk kaos Sekaigen ini menggunakan bahan cotton combed 24’s yang diperoleh dari toko kain Knitto, dengan spesifikasi dan keunggulan yang memastikan kualitas terbaik bagi konsumen. Bahan ini memberikan sensasi sejuk karena mampu mengalirkan udara dengan baik, sehingga nyaman digunakan, terutama dalam aktivitas sehari-hari. Selain itu, tekstur kainnya halus dan lembut berkat proses pembuatannya yang berkualitas tinggi, sehingga nyaman di kulit. Cotton combed juga memiliki daya serap yang sangat baik karena terbuat dari 100% serat kapas, sehingga mampu menyerap keringat secara maksimal. Pemilihan bahan ini menjadi salah satu prioritas kami untuk memastikan produk yang dihasilkan tidak hanya nyaman digunakan, tetapi juga memiliki kualitas yang layak dijual dan mampu memenuhi kebutuhan konsumen. 2. Alat Produksi Untuk mendukung proses pembuatan produk kaos ini, tentunya membutuhkan beberapa peralatan ataupun fasilitas produksi. Namun untuk di awal ini kami masih bekerja sama dengan vendor konveksi yang dimana seluruh proses produksi dimiliki oleh Creator Tees. Namun ada beberapa peralatan yang kami beli untuk mendukung operasional bisnis seperti printer barcode label, lampu fotoshoot, rak meja, dll. 3. Proses Produksi Perwujudan proses produksi yang kami jalankan setidaknya akan melewati 4 tahap, diantaranya sebagai berikut: 1. Persiapan Produksi Pada tahap ini, yang pertama melakukan riset terlebih dahulu bahan apa yang akan menjadi pilihan kami untuk bisa kita produksi nantinya. Untuk itu kami selalu mencoba untuk datang melihat langsung pada toko kain Knitto yang menyediakan banyak jenis bahan kain berkualitas. Sesuai dengan misi kami, tentunya bahan yang akan menjadi patokan kami adalah bahan yang nyaman, mampu menyerap keringat, dan lembut pastinya. Selain itu juga kami perlu memilih warna kain yang cocok sesuai dengan desain yang akan kita keluarkan nantinya. 2. Pembuatan Prototype & Mock Up Design Tahapan selanjutnya adalah pembuatan prototype atau sampel desain, dalam hal ini kami Sekaigen bekerja sama dengan beberapa desainer untuk menggambar karakter anime yang kita inginkan, lalu setelah jadi akan coba kita mock up ke dalam sampel kaos ataupun produk lainnya. Dalam hal ini kita juga menentukan jenis kainnya seperti apa mulai dari cotton combed ataupun cotton bamboo. 3. Proses Produksi Tahap proses produksi merupakan tahapan inti yang menjadi implementasi nyata dari pembuatan rancangan sebelumnya (prototype). Tahapan ini meliputi proses kerja sama dengan vendor sablon dan jahit yaitu Creator Tees. Kegiatan ini melibatkan penentuan desain yang akan dipilih dan penentuan bahan yang akan dipakai serta proses produksi sampai benar-benar produk itu jadi dan siap untuk kita jual. 4. Pemantauan Produksi Kemudian setelah produk itu jadi tentunya dari pihak Creator Tees akan melakukan proses QC (Quality Control) sebagai bentuk pengawasan dan pengecekan apakah produk itu sudah layak untuk dijual. Tidak hanya itu kami dari pihak Sekaigen Indonesia juga akan melakukan pengecekan kembali terhadap produk, hal ini bersamaan ketika kami melakukan packaging product. Semua ini kami lakukan untuk memastikan keberhasilan dan kelayakan suatu produksi atas produk yang nantiya akan kami jual kepada konsumen. Vendor Creator Tees mampu memproduksi produk dan menghasilkan 100 pcs dalam waktu kurang lebih 2 minggu. Tetapi kami dari pihak Sekaigen biasanya untuk tahap awal hanya meminta produksi 50 pcs untuk setiap desain, karena mengingat project kami kedepannya adalah 3-4 desain produk yang berbeda. Oleh karena itu perkiraan akan ada 200 pcs setiap bulannya yang mampu diproduksi dan coba untuk kita jual nantinya. BIDANG KEUANGAN Jumlah Modal Yang Dibutuhkan Bidang keuangan Sekaigen sendiri berjalan dengan menggunakan modal sebesar Rp30.000.000,- untuk perencanaan keuangan jangka pendek dan jangka panjang, serta pencatatan keuangan harian dan bulanan untuk mengontrol arus kas yang ada. Kemudian uang ini akan digunakan juga tentunya sebagai biaya operasional mulai dari pembelian bahan baku, desain produk, hingga sampai pada tahap pemasaran produk. BIDANG SDM Struktur Organisasi Sekaigen Indonesia Struktur organisasi diatas merupakan rencana pengelolaan SDM Di Sekaigen Indonesia. Deva Risna Rosellino sebagai CEO (Owner) sendiri langsung membawahi staf-staf dalam keberlangsungan oprasional perusahaan. CEO melakukan kontrol langsung kepada divisi yang ada dibawahnya, dengan membuat jobdesk karyawan seusuai dengan kemampuan yang dimiliki karyawan. Jobdesk karyawan dapat dilihat pada table dibawah ini: No Jabatan 1. CEO (Owner) Job Deskripsi Sebagai leader dan pemimpin,menciptakan visi dan misi perusahaan. Mengevaluasi pekerjaan dari para eksekutif. Merancang tujuan bisnis dalam jangka pendek maupun panjang. Membangun tim yang solid dengan solidaritas yang tinggi. 2 Keuangan Melakukan perencanaan keuangan dalam jangka pendek maupun panjang. Mencatat masuk arus dan kas keluar secara terperinci. Memastikan laporan keuangan akurat dan tepat waktu. No Jabatan 1 Marketing Job Deskripsi Mengembangkan rencana pemasaran online maupun offline untuk meningkatkan penjualan dan pertumbuhan perusahaan. Membuat strategi promosi, pengenalan merk (brand awareness) dan menciptakan value added untuk mampu bersaing dengan kompetitor. 4 Administrasi - Mengatur seluruh transaksi dan juga mengelola penjualan online melalui e- commerce - - Bertanggung jawab untuk melakukan perencanaan dan pengawasan serta pengambilan keputusan terkait operasional, mulai dari pembelian bahan baku, desain produk, hingga proses produksi nantinya. Melakukan R&D terhadap produk yang akan diproduksi kedepannya nanti No Jabatan 5 Desainer & Content Creator Job Deskripsi - Membuat konten organik harian untuk feed di Instagram maupun di Tiktok. - Membuat desain produk dan mock-up. - Mengumpulkan ide serta riset informasi untuk dijadikan sebuah konsep lalu diimplementasikan dalam bentuk video maupun foto. 6 Packer & Shipping Specialist Melakukan packing barang (pengemasan) Mengatur dan menyiapkan kemasan seperti plastik, kotak, bungkus sesuai dengan jenis produk yang akan dikemas. Mengirim paket ke ekspedisi pengiriman yaitu J&T , JNE, SiCepat, dll. Menjaga data pengirim dan penerima. Memastikan paket sampai dalam kondisi yang baik. ANALISIS LINGKUNGAN Lingkungan Makro 1. Faktor Ekonomi Dari segi ekonomi, Indonesia memiliki populasi pemuda yang besar, dengan sekitar 64,16 juta jiwa atau 23,18% dari total populasi (Susenas, 2023). Jumlah tersebut merupakan pasar potensial untuk produk fashion anime. Selain itu, industri anime global mengalami pertumbuhan pesat, mencapai 19,76 miliar dolar AS pada tahun 2021 (Setiawan, 2022). 2. Faktor Sosial Faktor sosial juga memainkan peran penting, dengan budaya anime yang sangat populer di kalangan remaja dan mahasiswa Indonesia. Yogyakarta, misalnya, menjadi salah satu kota dengan jumlah penggemar anime terbanyak. (Sama Seperti Ltar Blakang) 3. Faktor Teknologi Dalam hal teknologi, penggunaan media sosial seperti TikTok dan Instagram yang pesat di Indonesia memberikan peluang besar dalam pemasaran digital, sementara e-commerce semakin mempermudah distribusi produk secara online. Lingkungan Mikro 1. Pesaing Sekaigen Indonesia menghadapi beberapa pesaing, seperti Sugoi Co, PATRIARK, Kremlin, Kizaru, dan Club 1986. Sekaigen menonjol karena menawarkan harga lebih terjangkau dan desain yang lebih sederhana. Berikut adalah profil beberapa pesaing Sekaigen Indonesia: 1. Sugoi Co Gambar… Profil Instagram Sugoi 2. PATRIARK Gambar… Profil Instagram Patriark 3. Kremlin Gambar…. Profil Instagram Kremlin 4. Kizaru Gambar…. Profil Instagram Kizaru 5. Club 1986 Gambar…. Profil Instagram Club 1986 2. Pemasok Supplier bahan kain sendiri kami mengambil dari Knitto, yang berada di Tegalrejo Yogyakarta, menyediakan bahan berkualitas seperti cotton combed 24’s.Untuk Vendor konveksi sendiri yaitu Creator Tees yang alamatnya di Kasihan, Yogyakarta. Analisis SWOT Kekuatan (Strengths): Penggunaan bahan berkualitas tinggi seperti cotton combed, yang nyaman dan mampu menyerap keringat. Desain yang simpel, unik, dan elegan, membedakan produk dari kompetitor. Kelemahan (Weaknesses): Ketergantungan pada vendor eksternal untuk proses produksi dan penyediaan bahan baku, yang dapat mempengaruhi kualitas produk. Fokus yang lebih besar pada penjualan online tanpa adanya toko fisik permanen. Peluang (Opportunities): Popularitas anime yang terus berkembang memberikan peluang untuk ekspansi ke lebih banyak kota di Indonesia. Potensi peningkatan penjualan melalui event offline dan kerjasama dengan komunitas anime. Ancaman (Threats): Persaingan yang ketat dengan kompetitor yang sudah lebih mapan dan memiliki pengikut loyal. Ketergantungan pada platform media sosial, yang bisa berubah secara tiba-tiba. RENCANA PEMASARAN 1. Segmentasi Pasar Dan Pasar Sasaran Sekaigen Indonesia menerapkan segmentasi pasar dengan membagi konsumen berdasarkan keinginan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda. Fokus utama segmen pasar ini adalah penggemar anime, terutama pelajar dan mahasiswa berusia 15-25 tahun. Pasar sasaran di fokuskan pada: 1. Demografi Rentang usia 15-25 tahun (Remaja hingga dewasa muda) yang mencakup pelajar dan mahasiswa. Kelompok ini dipilih karena mereka memiliki ketertarikan tinggi terhadap anime dan menjadi bagian dari komunitas wibu. Selain itu, mereka dianggap lebih peka terhadap tren budaya populer Jepang. 2. Geografis Fokus geografis diarahkan pada wilayah Jawa, khususnya Yogyakarta, yang merupakan salah satu daerah dengan jumlah penggemar anime terbesar di Indonesia. Wilayah ini juga dipilih karena sering menjadi pusat penyelenggaraan acara terkait budaya Jepang, seperti event cosplay dan bazar anime. 3. Psikografis Konsumen yang menyukai anime, termasuk mereka yang mengapresiasi merchandise bertema anime dengan desain unik dan berkualitas. Segmentasi ini juga mencakup konsumen yang ingin tampil percaya diri dengan pakaian bertema anime yang tetap terlihat stylish. 4. Perilaku Konsumen Segmentasi ini menyasar konsumen yang mencari pakaian dengan bahan nyaman, mudah menyerap keringat, dan cocok untuk aktivitas sehari-hari, baik di dalam maupun luar ruangan. Setelah melakukan segmentasi, langkah selanjutnya adalah menentukan pasar sasaran, yaitu kelompok segmentasi pasar yang paling menarik atau strategis untuk dituju. Dari hasil anlisis diatas, Sekaigen Indonesia menentukan target pasar diantarnya: 1. Kelompok Usia: Sasaran utama adalah remaja hingga dewasa muda dalam rentang usia 15-25 tahun. Kelompok usia ini dianggap sebagai penggemar anime paling aktif yang sering mengikuti tren terkini, baik melalui media sosial maupun komunitas online. 2. Komunitas Pecinta Anime: Pasar sasaran juga mencakup penggemar budaya Jepang yang aktif dalam komunitas pecinta anime. Kelompok ini memiliki preferensi kuat terhadap produk yang mencerminkan karakter atau tema anime favorit mereka. 3. Tren Gaya Hidup: Sekaigen Indonesia menargetkan konsumen yang menyukai fashion bertema anime, tetapi dengan desain yang tetap sederhana, elegan, dan dapat digunakan sehari-hari tanpa kehilangan nuansa "kekinian." Dengan pendekatan ini, produk mereka juga menyasar konsumen yang ingin mengubah stigma negatif tentang penggemar anime yang dianggap berpakaian terlalu mencolok atau tidak stylish. 4. Wilayah Geografis: Fokus pada wilayah Jawa, terutama Yogyakarta, yang menjadi salah satu provinsi dengan basis penggemar anime terbesar di Indonesia. Wilayah ini juga memiliki banyak acara atau event yang relevan dengan pasar anime, memberikan peluang bagi Sekaigen Indonesia untuk menjangkau audiens secara langsung melalui open booth store pada event offline. STRATEGI PRODUK 1. Karakteristik Produk Sekaigen Indonesia menawarkan produk dengan bahan berkualitas tinggi, seperti cotton combed 24s, yang dikenal halus, lembut, dan menyerap keringat. Bahan ini memberikan kenyamanan maksimal dan sensasi sejuk saat dipakai, terutama untuk aktivitas outdoor. Desain produk mengadaptasi tema dari anime populer seperti Naruto dan One Piece, sehingga menciptakan produk yang sederhana namun tetap menarik dan relevan dengan tren. Selain itu, produk ini dijual dengan harga terjangkau. 2. Merk Gambar.... Logo Sekaigen Nama Sekaigen Indonesia diambil dari bahasa jepang yaitu “世界” (Sekai) yang berarti dunia dan “無限” (Mugen) yang berarti tak terbatas. Hal ini menjadi yang menjadi dasar kami untuk mencoba menciptakan sebuah desain kreatif terhadap sebuah produk dengan imajinasi yang tak terbatas. Dengan visi menjadi brand anime fashion terdepan di Indonesia, Sekaigen memfokuskan pasarnya pada remaja berusia 15-30 tahun, khususnya para penggemar anime. Komitmen Sekaigen terletak pada penyediaan pakaian dengan kualitas unggul, desain menarik, serta harga yang tetap terjangkau. 3. Desain Produk Gambar 1.3 NARUTO BARYON MODE - NARUTO SHIPPUDEN SERIES Name Product : Naruto Shippuden Series – Baryon Mode Textile Properties : 100% Combed BCI Hydro 20s – Boxy Oversized Color : Hitam Size : M, L, XL, 2XL Category : Oversize T-Shirt Jenis Sablon : DTF Gambar 1.3 EGGHEAD ISLAND - ONE PIECE SERIES Name Product : Egghead Island – One Piece Series Textile Properties : 100% Cotton Combed 24s Color : Hitam / Putih Size : S, M, L, XL, 2XL, 3XL Category : Normal Size Jenis Sablon : DTF 4.Kualitas Sekaigen Indonesia sangat memperhatikan kualitas produknya dengan bekerja sama bersama vendor berpengalaman seperti Creator Tees dan menerapkan sistem Quality Control (QC) secara ketat pada setiap tahap produksi. Selain itu, tim internal juga memeriksa kembali setiap produk untuk memastikan tidak ada cacat sebelum dikirimkan kepada pelanggan. Dengan bahan yang dipilih secara cermat, Sekaigen menjamin kenyamanan dan daya tahan produknya, khususnya bagi konsumen yang aktif beraktivitas di luar ruangan. Komitmen terhadap kualitas ini membuat Sekaigen mampu bersaing di industri fashion anime di Indonesia. 3. STRATEGI SALURAN DISTRIBUSI 1. Langsung dari produsen ke konsumen Produk didistribusikan langsung kepada konsumen melalui platform digital seperti media sosial (Instagram dan TikTok) serta marketplace (Shopee dan Tokopedia). Pendekatan ini memungkinkan Sekaigen Indonesia untuk menjangkau pelanggan secara langsung dan memaksimalkan pengalaman belanja online. 2. Produsen melalui Pengecer ke Konsumen Perusahaan juga bekerja sama dengan pengecer atau reseller. Dalam skema ini, pengecer mendapatkan harga grosir yang lebih rendah sehingga mereka dapat menjual produk kepada pelanggan akhir dengan keuntungan tambahan. 4.STRATEGI HARGA