BAB
POLIGON
Maksud dan Tujuan
Perhitungan poligon dimaksudkan untuk mendapatkan dan merapatkan titik ikat
perhitungan di lapangan dengan tujuan sebagai dasar untuk keperluan pemetaan atau
keperluan teknis lainnya.
Pengertian Poligon
Poligon berasal dari kata poly yang berarti banyak dan gono yang berarti sudut. Jadi,
poligon merupakan suatu rangkaian sudut banyak atau deretan titik yang menghubungkan
dua titik titik tetap (titik triangulasi).
Berdasarkan kepada titik-titik tetap (koordinat diketahui dan bentuk geometrisnya,
secara umum poligon dibedakan atas 3 macam, yakni:
1. Poligon Sempurna
Merupakan poligon yang deretan titik-titiknya terikat pada titik tetap pada awal
dan akhir poligon tersebut serta diketahui azimuth awal dan azimuth akhirnya.
Hasil ukuran dapat dikontrol dan diketahui kesalahannya, melalui proses hitungan
perataan.
Gambar Poligon Terbuka Sempurna
Sumber : Modul Praktikum Ilmu Ukur Tanah
2. Poligon Lepas atau Poligon Tidak Sempurna
Merupakan poligon yang deretan titik-titiknya hanya pada satu titik tetap. Dalam
hal ini, hasil ukurannya tidak dapat dikontrol atau diketahui kesalahnnya.
Gambar Poligon Lepas atau Poligon Tidak Sempurna
Sumber : Modul Praktikum Ilmu Ukur Tanah
3. Poligon Tertutup
Merupakan poligon yang deretan titik-titiknya terikat kepada satu titik tetap yang
berfungsi sebagai titik awal sekaligus titik akhirnya (artinya titik awal dan titik
akhirnya sama ). Hasil perhitungan dapat dikontrol dan dikoreksi kesalahannya.
Gambar Poligon Tertutup
Sumber : Modul Praktikum Ilmu Ukur Tanah
Pengolahan Data Poligon
Pengolahan data dilakukan sesuai dengan tahapan proses sebagai berikut:
1. Tentukan rataan sudut horizontal dan sudut dalam
2. Kesalahan Penutup Sudut