Tugas Mata Kuliah Pancasila PANCASILA SEBAGAI PANDANGAN HIDUP BANGSA I Wayan Putra Digjaya 2015313002 5E PROGRAM STUDI DIII TEKNIK LISTRIK JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI BALI 2023 Daftar Isi Daftar Isi BAB I PENDAHULUAN .......................................................................................1 1.1 Latar Belakang ........................................................................................................... 1 1.2 Rumusan Masalah ..................................................................................................... 2 1.3 Landasan TEORI......................................................................................................... 2 BAB II PEMBAHASAN ........................................................................................4 2.1 pengertian Pancasila sebagai Pandangan Hidup bangsa ........................................... 4 2.2 Tinjauan Nilai-Nilai Pancasila .................................................................................. 5 2.3 menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Pancasila ........................................................ 15 BAB III PENUTUP ..............................................................................................15 3.1 Kesimpulan ................................................................................................... 16 I BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Selain menjadi dasar negara, pancasila juga merupakan pedoman hidup masyarakat Indonesia. Sejarah menunjukkan bahwa Pancasila adalah jiwa seluruh bangsa Indonesia, mampu memberi vitalitas bagi rakyat Indonesia dan membimbing mereka untuk menempuh kehidupan spiritual yang lebih baik dalam masyarakat Indonesia yang adil dan makmur . Sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945, Pancasila diterima dan ditetapkan sebagai dasar negara, kepribadian dan pandangan hidup bangsa. Mempelajari Pancasila sangat penting karena mengingat Pancasila adalah jiwa seluruh rakyat Indonesia. Hal ini mengandung makna bahwa Pancasila mengandung jiwa yang luhur, nilai-nilai luhur dan dijiwai dengan ajaran moral. Terkadang, nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila yang merupakan perwujudan seluruh bangsa Indonesia tidak diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi diabaikan, dan akibatnya nilai-nilai luhur tersebut hilang dengan sendirinya.. untuk menegakkan nilai-nilai Pancasila perlu dilakukan upaya yang sungguh-sungguh dan berkesinambungan untuk menghayati dan mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya, oleh karena itu setiap warga negara Indonesia, penyelenggara negara, serta lembaga negara dan pusat serta kemasyarakatan secara lestari pembangunan, Semua daerah harus mengamalkan nilai-nilai pancasila secara merata. Maka sebagai upaya nyata untuk menegakkan nilai-nilai luhur Pancasila, perlu ditanamkan dan/atau perlu menginvestasikan uang, atau perlu dipelajari tentang generasi penerus bangsa, salah satunya mencerdaskan para mahasiswa melalui Pancasil 1.2 Rumusan Masalah 1. Apa manfaat pancasila sebagai pandangan hidup bangsa? 2. Bagaimana dengan tinjuan nilai-nilai Pancasila? 3. Kegiatan apa saja menjunjung tinggi nilai-nilai leluhur Pancasila? 1.3 Landasan TEORI 1. Pengertian Pancasila Secara etimologis istilah Pancasila berasal dari bahasa Sansekerta. Menurut Muhammad Yamin, dalam bahasa Sansekerta Pancasila memiliki 2 macam arti secara leksikal yaitu: panca artinyalima, syila vokal i pendek artinya batu sendi, syiila vokal I panjang artinya peraturan tingkah laku yang baik, yang penting atau yang senonoh. Kata-kata tersebut kemudian diserap ke bahasa Indonesia yaitu Susila yang berkaitan dengan moralitas. Oleh karena hal tersebut secaraetimologis diartikan sebagai Panca Syila yang memiliki makna berbatu sendi lima atau secara harafiah berarti dasar yang memiliki lima unsur. Berdasarkan Penjelasan di atas maka secara etimolgis Pancasila dapat diartikan sebagai dasar/landasan hidup yang berjumlah lima unsur atau memiliki lima unsur 2. Pancasila sebagai Ideologi Bangsa Ideologi berasal dari kata idea yang berarti gagasan, konsep, pengertian dasar, cita-cita, pola dan logika yang berarti ilmu dipelajari. Secara literal ideologi dapat diartikan sebagai ilmu tentang pengertian dasar atau ide. Ideologi dalam kehidupan sehari-hari dapat diartikan sebagai cita-cita. Yang dimaksud cita-cit adalah sifat tetap dan harus diujudkan dan cita-cita tersebut juga dijadikan sebagai dasar, pemahaman dan pandangan hidup. Macam-macam Ideologi. a. Liberalisme b. Kapitalisme c. Kolonialisme e. Sosialisme d. Marxisme f. Fasisme g. Nazisme 3. Fungsi ideologi Ideologi berfungsi sebagai kumpulan konsep sistematis yang dijadikan prinsip, atau pendapat yang memberikan arah bagi kelangsungan hidup. Ideologi sangat diperlukan bagi suatu negara. Jika suatu negara tidak memiliki ideologi, maka bangsa tersebut akan sangat rapuh dan akan hancur secara perlahan. Oleh karena itu, ideologi adalah pandangan hidup suatu bangsa. Oleh karena itu, peran ideologi itu sendiri menjadi landasan untuk dipadukan dengan tujuan keberadaan suatunegara. 4. Makna Pancasila sebagai Ideologi Bangsa Makna Pancasila sebagai ideologi bangsa adalah Nilai-nilai yang terkandung dalam ideologi pancasila menjadi cita-cita normatif penyelenggaraan negara. Dengan kata lain, visi atau arah organisasi Kehidupan Bangsa dan Negara Indonesia Untuk mencapai masyarakat yang saleh, manusiawi, bersatu, kerakyatan dan keadilan. BAB II PEMBAHASAN 2.1 pengertian Pancasila sebagai Pandangan Hidup bangsa `1. Arti Pandangan Hidup Suatu Bangsa Pancasila sebagai pedoman hidup Bangsa berarti nilai-nilai sakral, kemanusiaan, solidaritas, demokrasi, Percayalah bahwa keadilan itu benar, baik, cantik dan digunakan oleh orang indonesia gunakan sebagai panduan kehidupan sosial, negara, dan status. Pancasila sebagai pedoman hidup berarti ditambahkan nilai Pancasila dalam masyarakat dan kehidupan menjadi kode etik dan Perilaku. Setiap bangsa pasti memiliki cita-cita harapan untuk mendapatkan sesuatu di masa depan. Cita-cita bangsa Indonesia terletak dalam Pembukaan UUD 1945, Mewujudkan Masyarakat Adil dan Sejahtera Jasmani dan rohani berdasarkan Pancasila. seperti keluarga, bangsa yang teguh Mencapai tujuan bersama sebagai pandangan hidup. tidak ada pandangan hidup, Negara-negara akan hancur. Dengan pandangan hidup suatu bangsa dapat secara jelas mengetahui tujuan yang akan dicapai., suatu bangsa akan: mudah meneliti masalah yang dihadapi mudah menemukan solusi atas masalah yang dihadapi. Pandangan hidup suatu bangsa adalah : a. Cita-cita bangsa b. Pikiran-pikiran yang mendalam c. Gagasan mengenai wujud kehidupan yang lebih baik. Jadi pandangan hidup suatu bangsa adalah hakikat (kristalisasi) nilai-nilainya dimiliki oleh negara tersebut dan diyakini kebenarannya, berdasarkan pengalaman sejarah dan Meningkatnya tekad nasional untuk mencapai tujuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. 2. Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Pandangan hidup adalah wawasan atau sudut pandang yang ingin mereka capai Kehidupan di dunia dan persediaan hari terakhir. Bangsa Indonesia terdiri dari etnis minoritas Keyakinan akan kehidupan dan hari kiamat di dunia. Berdasarkan hal tersebut kami Temukan kesamaan pandangan hidup di antara kelompok etnis di tanah air ini, yaitu Mereka percaya bahwa kehidupan ada di dua dunia. Inilah yang mempersatukan pandangan hidup bangsa Indonesia, sekalipun termasuk Banyak suku yang berbeda. Bangsa Indonesia yang Diikat oleh Ketuhanan Yang Maha Esa Kekuatan kemahakuasaan dan tradisi sebagai norma dan nilai kehidupan sosial adalah sebuah tali Pandangan hidup di antara berbagai suku bangsa di Nusantara adalah sama. pandangan hidup kita Bangsa dan bangsa terjalin dalam falsafah kita Pancasila. Pancasila membantu seleuruh masyarakat Indonesia dan arah tentang masa depan yang akan di tempuh. Inilah pandangan hidup bangsa Indonesia Diantara kelima sila pancasila. 2.2 Tinjauan Nilai-Nilai Pancasila 1. Pengertian nilai Kehidupan setiap orang dan masyarakat pasti berkaitan hidup denagn nilai. Nilai istilah digunakan untuk menunjukkan kata benda abstrak Berarti "layak" atau kebaikan. Selain itu, nilai juga menunjukkan kata kerja yang menunjukkan tindakan mental tertentu dalam evaluasi atau melaksanakan penilaian. Nilai mengandung cita-cita, harapan dan kewajiban, maka Ketika berbicara tentang nilai, apa yang dibicarakan adalah ideal. Nilai-nilai digunakan oleh manusia sebagai dasar, motivasi dan panduan untuk melakukan sesuatu segala sesuatu dalam hidupnya. Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa nilai adalah ciri yang melekat pada suatu objek yang di dalamnya terdapat cita-cita, harapan dan kewajiban serta apa yang dianggap ideal. 2. Penegrtian Nilai Pancasila Bentuk penilaian merupakan konsep atau ide menyeluruh tentang apa yang dianggap baik, berharga dan penting dalam hidup Ada dalam pikiran individu atau bagian dari masyarakat. Pancasila sebagai sistem nilai terdiri dari seperangkat nilai Mereka saling terkait dan tidak dapat dipisahkan. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila adalah nilai-nilai ketuhanan, nilai-nilai Kemanusiaan, Kelima nilai ini merupakan satu kesatuan utuh. Pancasila sebagai suatu sistem nilai termasuk ke dalam nilai moral (nilai kebaikan) dan merupakan nilai-nilai dasar yang bersifat abstrak. nilai solidaritas, nilai demokrasi dan nilai keadilan. Pancasila sebagai sistem nilai sepenuhnya mengakui nilai-nilai lain juga Harmoni, nilai-nilai kebenaran, estetika, etika dan agama. 3. Makna Sila Pancasila Sebagai dasar falsafah negara, Pancasila adalah Sistem nilai. Nilai-nilai yang Tercakup dalam Sila-sila Pancasila berbeda satu sama lain tetapi nilai-nilai yang membentuk sebuah unit sistem. Nilai-nilai pancasila tidak bisa dipisahkan Kaitannya dengan nilai-nilai sila pancasila lainnya. Nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila pancasila adalah sebagai berikut : a. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa sila pertama ini berarti kita sebagai warga negara Indonesia percayackepada Tuhan. Tentu saja ini sesuaikan dengan agama dan kepercayaan setiap orang pribadi. Oleh karena itu, sebagai warga negara yang menjunjung tinggi nilainilai Pancasila harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan untuk latihan Sila pertama Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Percaya akan adanya Tuhan Yang Maha Esa dan menaati perintah dan Jauhi larangannya. Menerapkan toleransi antar umat beragama. Tanpa paksaan dan penghormatan terhadap kebebasan beragama. Tidak merendahkan atau mencemooh agama atau pemeluk agama lainnya b. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab Sila kedua dalam Pancasila adalah rantai emas dengan Latar belakang berwarna merah. mata rantai berbentuk rantai Rantai segiempat yang saling terkait dan segiempat melingkar Melambangkan wanita. Simbol ini berarti bahwa Bersatu dan bekerja sama, sekuat rantai. Perintah kedua kita sebagai warga negara diminta untuk mengerti Setiap orang memiliki derajat yang sama, jadi kita harus satu sama lain Saling mencintai, kita juga perlu saling menjaga, saling membantu Saling membela untuk kebenaran dan keadilan dan bekerja sama untuk perdamaian negara kami. Hal-hal yang harus kita terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari, yaitu: Pengakuan yang sama atas hak, kewajiban dan status yang sama dari semua orang Baik secara hukum, agama, sosial dan lainnya. Mengutamakan saling toleransi atau saling toleran terdaftar. Berani menyuarakan kebeneran untuk mempertahannkan keadilan. c. Sila Persatuan Indonesia Sila ketiga dilambangkan dengan pohon beringin. sejenis pohon beringin Merupakan jenis pohon yang kuat, besar dan rindang. pohon beringin Dimaknai sebagai tempat berlindung dan bentuk solidaritas masyarakat Indonesia sangat beragam. Perintah ketiga ini artinya kita harus mengutamakan persatuan, kesatuan, Kepentingan negara dan negara berangkat dari kepentingan satu sama lain. kita harus Memiliki kepribadian yang rela berkorban untuk bangsa Indonesia, Cintai bangsa Indonesia dan ibu pertiwi, dan banggalah pada ibu pertiwi. Untuk mencapainya, kita harus menghayati nilai-nilai pancasila kehidupan sehari-hari mereka. Bangga dengan bahasa tunggal, Bahasa Indonesia, sebagai bahasa sehari-hari komunikasi masyarakat. Pelestarian budaya Indonesia seperti pakaian adat, tarian, alat, bahasa, alat musik, dan orang lain dalam kehidupan sehari-hari. d. Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan Sila Keempat : Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan sila ini dilambangkan dengan kepala banteng.Kepala banteng memiliki filosofi sebagai hewan sosial yang suka berkumpul. dimaknai sebagai kegiatan permusyawaratan antar manusia Membuat sebuah keputusan. Benar-benar, adil, diputuskan bersama Para Pihak. Perintah keempat meminta kita untuk tidak memaksakan kehendak kita Fokus pada kepentingan negara dan rakyat lainnya. Terkadang kita menemukan perbedaan pendapat dan pendekatan Pendapat. Namun, kita harus menyelesaikannya dengan cara musyawarah atau berdiskusi. Dalam perintah keempat ini, ada beberapa hal yang harus Dalam kehidupan sehari-hari, yaitu: Mengedepankan toleransi dan keadilan dalam mengemukakan dan mendengar pendapat dalam musyawarah. Belajar untuk tidak egois Keputusan akhir dalam musyawarah harus disetujui oleh semua pihak karean atas keputusan bersama e. Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia Sila Kelima : Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Sila kelima Pancasila ini dilambangkan dengan padi dan kapas.Hal ini melambangkan kebutuhan dasar setiap manusia, yaitu pangan dan sandang.Pangan diartikan dengan kebutuhan pokok kita yaitu makan dan sandang kebutuhan pakaian kita.oleh karena itu, padi dan kapas menjadi simbol dalam sila kelima ini. Makna dari sila ini berarti mengembangkan perbuatan luhur dengan cara kekeluargaan dan gotong royong, selalu bersikap adil.Selain itu, kita harus seimbang antara hak dan kewajiban dengan juga menghormati hak-hak orang lain. Hal yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari diantaranya. Mengedepankan sikap adil antara sesama manusia. Melaksanakan kewajiban dan menghormati hak orang lain. Kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia dikedepankan dibandingkan kemakmuran pribadi atau golongan. 4. Implementasi Nilai-nilai Pancasila Implementasi adalah kegiatan, tindakan, tindakan, atau mekanisme untuk suatu sistem. Implementasi bukan sekedar kegiatan tetapi kegiatan yang terencana untuk mencapai tujuan kegiatan. 7 Implementasi juga diartikan sebagai penerapan suatu ide, konsep, kebijakan atau inovasi dalam tindakan praktis untuk menghasilkan suatu dampak, baik itu perubahan pengetahuan, keterampilan, maupun perubahan nilai dan sikap. Dapat disimpulkan bahwa implementasi nilai-nilai pancasila adalah pelaksanaan atau pengamalan nilai-nilai pancasila dalam satu atau lebih kegiatan. Pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sangat penting bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Pancasila harus dilaksanakan secara konsisten dalam kehidupan agar keinginan dan harapan rakyat Indonesia dapat terpenuhi. 2.3 menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Pancasila Nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila merupakan cerminan kehidupan masyarakat Indonesia (nenek moyang kita) dan secara permanen menjadi bagian integral darinya Tidak dapat dipisahkan dari kehidupan bangsa Indonesia. Untuk itu, kita sebagai generasi penerus bangsa Nilai-nilai ini harus dapat dipertahankan. Untuk melakukan ini, itu perlu Upaya yang mendapat dukungan seluruh rakyat Indonesia. upaya ini di dalam: Mengimplementasikan nilai – nilai Pancasila dalam kehidupan sehari – hari; setiap satuan pendidikan bahkan sampai ke perguruan tinggi memberi mata pelajaran pancasila Penolakan tegas pemahaman bertentangan dengan Pancasila. BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan Kesimpulan Berdasarkan hasil penulisan tentang Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa, kelima sila Pancasila menberi pengaruh positif sebagai kehidupan bangsa dan negara. Pancasila sebagai sistem nilai sepenuhnya mengakui nilai-nilai lain juga Harmoni, nilai-nilai kebenaran, estetika, etika dan agama. Pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sangat penting bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai luhur dalam Pancasila tersebut harus tetap dilestarikan dari generasi ke generasi selanjutnya dengan cara memaknai, mengamalkan, danmewariskannya karena Pancasila merupakan jiwa bangsa, identitas bangsa,kepribadian bangsa, dan ciri khas bangsa Indonesia. Apabila nilainilai pancasila diamalkan oleh seluruh warga negara Indonesia maka tidak mustahil cita-cita negara Indonesia yaitu mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dapat terwujud.
0
You can add this document to your study collection(s)
Sign in Available only to authorized usersYou can add this document to your saved list
Sign in Available only to authorized users(For complaints, use another form )