KIMIA PANGAN (Mineral) KADEK DYAH SWASNI PRAMBANDITA MINERAL • Mineral dikenal sebagai zat inorganik atau senyawa sisa dalam bentuk abu, setelah jaringan tanaman dan hewan dibakar. • Pandangan Nutrisi : bahan inorganik yang dibutuhkan untuk proses kehidupan baik dalam bentuk ion atau elemen bebas. • Diperoleh dari makanan (tubuh tidak dpt memproduksi Fungsi • Di dalam tubuh mineral berfungsi sebagai zat pembangun dan zat pengatur : – Katalist berbagai reaksi biokimawi dlm tubuh – Transmisi sinyal / pesan pd sel saraf – Produksi hormon – Pencernaan dan penggunaan makanan – Bagian dari organ vital spt tulang, darah dan gigi Mineral sbg kofaktor • Banyak enzim yang mengandung ion metal = Metaloenzim • Ion tersebut berfungsi mirip dengan coenzim • Fungsi dari metal tersebut dalam enzim sangat bervariasi • Bisa sebagai katalis : Zn • Kadang utk meningkatkan efisiensi enzim = ATP-Mg Fe Cu Zn Mn Co Ni Mo V Se Zn2+ Mg2+ Ni2+ Mo Se Mn2+ K+ Karbonik anhidrase, Karboksipeptidase EcoRV, heksokinase Urease Nitrat reduktase Glutation peroksidase Superoksid dismutase Propionil KoA karboksilase Jenis-jenis Mineral • Berdasar jumlah yang dibutuhkan tubuh: dibagi 2 yaitu : mikroelemen dan makro elemen – Makro : Na, K, Cl, Mg, P, Ca dan S. – Mikro : Fe, Cu, Zn, I,Co, Mn dan F. Minerals are divided into (Belitz,et al., 2009) : 1. Main elements : Na, K, Ca, Mg, Cl, and P, are essential for human beings in amounts > 50 mg/day 2. Trace elements : Fe, I, F, Zn, Se, Cu, Mn, Cr, Mo, Co, and Ni, are essential in concentrations of < 50 mg/day and 3. Ultra-trace elements: Al, As, Ba, Bi, B, Br,Cd, Cs, Ge, Hg, Li, Pb, Rb, Sb, Si, Sm, Sn, Sr,Tl, Ti, and W. Mineral Utama dalam Tubuh Manusia Sumber : Belitz, et al., 2009. Kandungan Mineral Beberapa Jenis Bahan Pangan (Belitz, et al., 2009). Table 7. 2. Continued Food product Na K Ca Fe P Fungsi dan Sumber Masing-masing Mineral 1. Natrium (Na) dan Khlorida (Cl) • Na terdapat dalam plasma darah, tulang, dan cairan di luar sel. • Jumlah Na dalam badan 100 – 110 g • Dalam tubuh Na bergabung dengan Cl membentuk garam NaCl. • Konsumsi garam per orang/hari : 6-18 g • Cl banyak terdapat pada plasma darah, dalam kelenjar pencernaan lambung sebagai asam klorida. Na dan Cl (lanjutan) • NaCl membantu mempertahankan tekanan osmotik dan keseimbangan asam dan basa. • Na bersama dengan Ca, Mg, K dalam cairan ekstraselluler mempunyai reaksi alkalis. • Cl bersama dengan P, karbonat, sulfat, asam organik dan protein mempunyai reaksi asam. • Tubuh manusia mengandung kira-kira 82 g Cl. Na (lanjutan) • Sebanyak 95 % Na yang dicerna akan diserap oleh tubuh. • Pengeluaran Na terjadi melalui ginjal dan keringat. • Setiap liter keringat mengandung 0,5 – 3,0 g Na. • 30 – 40 % dari seluruh Na terletak ditulang. Konsumsi dan sekresi garam • Konsumsi garam NaCl diatur oleh rasa, kebiasaan dan tradisi. • Makanan hambar : bila kandungan Na < 0,3 %. • Pengaturan konsentrasi Na, cairan badan dan keseimbangan Na dilakukan melalui ginjal. • Kekurangan Na: jarang terjadi pada orang sehat. Kelebihan Na dan hipertensi • Konsumsi Na yang berlebihan menyebabkan hipertensi. • Kelebihan Na ditandai dengan pengembangan volume cairan ekstraseluler yang menyebabkan oedem • Sumber Na : garam dapur, ikan asin dan kecap Kebutuhan Na dan Cl • Kebutuhan badan akan Na didasarkan pada konsumsi air. • Disarankan 1 g NaCl untuk setiap liter air yang diminum. • Orang dewasa memerlukan 1 ml air/kkal/hari. • Orang yang mengkonsumsi 2500 - 3000 kkal memerlukan NaCl 2,5 – 3,0 g/hari. 2. Kalium (K) • Orang dewasa mengandung K (250 g), sedangkan Na (110 g). • Peranan K : menjaga tekanan osmotik dan keseimbangan asam dan basa. • K mudah diserap oleh tubuh, 90 % dari yang dicerna diserap dalam usus kecil. • Gejala kekurangan K: terjadi pelunakan otot • Konsumsi : 3,7 – 7,4 g KCl. • Sumber: bekatul, khamir, coklat dan kopi. 3. Kalsium (Ca) • Diperkirakan 2 % berat badan orang dewasa : terdiri dari kalsium (1-1,4 kg) • Kalsium terkonsentrasi dalam tulang rawan dan gigi, sisanya terdapat dalam cairan tubuh dan jaringan lunak • Peranan kalsium: membentuk tulang dan gigi • Kalsium yang berada dalam sirkulasi darah dan jaringan tubuh : untuk kontraksi otot, penggumpalan darah, pengaturan permeabilitas dan aktifitas enzim Penyerapan Ca • Anak-anak (pertumbuhan) 70 % Ca yang dicerna diserap • Dewasa hanya 40 % diserap • Penyerapan Ca terhambat oleh asam oksalat dan asam pitat (membentuk garam yang tidak larut) • Orang dewasa memerlukan 700 mg Ca/hari • Kekurangan Ca menyebabkan osteomalasia (tulang lunak) 4. Fosfor (P) • Kurang lebih 1% berat tubuh terdiri dari P • Peranan P: pembentukan tulang dan gigi • Penyerapan P 70 % dari yang dicerna • Konsumsi : dianjurkan 0,7 g/orang dewasa/hari • Sumber: daging, unggas, ikan, telur, bahan pangan kaya protein dan Ca. 5. Magnesium (Mg) • Orang dewasa mengandung 20 – 25 g Mg • Sebagian terdapat dalam tulang, sebagian lagi terdapat dalam jaringan lemak seperti otot, hati serta cairan ekstraseluler • Mg merupakan aktivator enzim peptidase yang memecah dan memindahkan gugus fosfat • Kelarutan garam Mg rendah sehingga Mg-sulfat (garam Inggris) digunakan sebagai obat pencuci perut (30 g) Magnesium (Lanjutan) • Mg akan meningkatkan tekanan osmotik sehingga menarik air ke dalam usus kecil, akibatnya menjadi lebih mudah buang air besar. • Kekurangan Mg menyebabkan hypomagnesema dengan gejala denyut jantung tidak teratur, lemah otot, insomia, kejang kaki, telapak kaki dan tangan gemetar • Kebutuhan Mg: pria (350 mg) dan wanita (300 mg) • Sumber: sayuran hijau, kedelai dan sifut 7. Sulfur • Orang dewasa/pria mengandung sekitar 175 g S • Sebagian terdapat pada asam amino metionin, sistein dan sistin • Vitamin yang mengandung S adalah thiamin dan biotin • Bagian tubuh yang mengandung S : jaringan pengikat, kulit, kuku dan rambut • Pengeluaran S: 85 – 95 % lewat urine Mineral mikro: 8. Besi (Fe) • Kandungan besi dalam tubuh wanita 35 mg/kgBB dan pria 50 mg/kg BB. • Terdapat pada sel darah merah sebagai heme yaitu suatu pigmen yang mengandung inti sebuah atom besi • Dalam sebuah hemoglobin terdapat empat heme • Besi juga terdapat dalam sel otot : mioglobin (terdiri dari 1 heme) Besi (Lanjutan) • Sumber Fe ada tiga yaitu: – Hasil perusakan sel darah merah (hemolisis) – Simpanan dalam badan – Diserap dari saluran pencernaan Pengeluaran besi: melalui keringat 0,2 – 1,2 mg/hari urine 0,1 mg/hari feses dan menstruasi 0,5 – 1,4 mg/hari 9. Iodium (I) • Jumlah iodium dalam tubuh orang dewasa 9-10 mg, 2/3 dari jumlah tersebut terdapat pada kelenjar tiroid/kelenjar gondok • Kelenjar tiroid mengeluarkan hormon tiroksin • Setiap melekul dari tiroksin mengandung empat atom iodium • Pembuangan iodium melalui ginjal, usus dan keringat • Melalui feses biasanya iodium yang tidak dapat diserap (berasal dari empedu) Kekurangan iodium • Kekurangan iodium dapat menyebabkan penyakit gondok • Bila kurang iodium, kadar tiroksin dalam darah rendah, ini akan merangsang kelenjar pituitary memproduksi lebih banyak hormon TSH (tyroid stimulating hormon) • Hormon ini yang menyebabkan kelenjar tiroid membesar (jumlah dan ukuran sel epitel membesar) Sumber iodium • Kadar iodium dalam bahan makanan sangat kecil • Perbedaan tanah, pupuk dan lingkungan akan memproduksi hasil pertanian dengan kadar iodium yang berbeda • Sumber : makanan dari laut dan ganggang laut • Pencegahan penyakit gondok adalah dengan konsumsi garam beriodium dalam bentuk garam kalium iodida 10. Mangan (Mn) • Dalam pencernaan protein : enzim peptidase memerlukan ion Mn sebagai kofaktor • Mn merupakan kofaktor beberapa enzim seperti enzim mevalonat kinase berperanan pada sintesis kolesterol dari asetil-koA • Kebutuhan : wanita 1,54 mg/hari dan pria 3,34 mg/hari • Pengeluaran ; melalui feses • Sumber: teh kering, kopi instan, tepung coklat, sambal pecel dan nenas kalengan 11. Tembaga (Pb) • Dalam tubuh orang dewasa : 100 – 150 mg terkonsentrasi pada hati, ginjal, rambut dan otak • Pb diperlukan dalam proses pertumbuhan sel-sel darah merah • Bila kurang Pb maka sel darah merah yang dihasilkan akan berkurang. • Kurang Pb banyak dijumpai pada bayi usia 6 – 9 bulan khusus bagi bayi KEP. 12. Zink (Zn) • Tubuh manusia mengandung 2 g Zn, terdapat pada rambut, tulang, mata dan kelenjar alat kelamin pria. • Komponen penting dari enzim karbonat anhidrase yang terdapat pada sel darah merah, karboksipeptidase dan dehidrogenase dalam hati. • Defisiensi: kerdil, alat reproduksi tidak berkembang, hati dan ginjal bengkak • Sumber: daging, unggas, ikan laut, telur, keju, susu dan pecel 13. Kobalt (Co) • Merupakan bagian dari vitamin B • Siklus kobalt : tanaman menyerap kobalt dari dalam tanah→ hewan memakan tanaman → bakteri dalam lambung menggunakan Co dalam pembuatan Vitamin B12 → hewan menyerap dan mendistribusikan keseluruh jaringan → manusia mengkonsumsi daging dan susu. • Kebutuhan Co : 15 g perhari • Sumber: makanan fermentasi seperti oncom dan tempe 14. Flour (F) • Flour penting untuk pertumbuhan dan pembentukan struktur gigi agar mempunyai daya tahan yang maksimal terhadap penyakit gigi (caries) • Garam flourida dengan kadar 1ppm dalam air minum dianggap aman, ekonomis dan merupakan cara yang efisien untuk mencegah sakit gigi Flour (F) lanjutan • Gigi yang terkena banyak flourida dalam air minum, enamelnya menjadi keruh dan berkapur, berkarat kadang menjadi noda yang berwarna coklat sampai hitam. • Hal ini dapat dicegah dengan mengurangi kandungan mineral dalam air minum. • Kadar F 1ppm dalam air minum dapat mengurangi kerak dan noda pada gigi. • Sumber: tanaman, ikan dan hasil ternak 15. Kromium (Cr) • Kromium berperan dalam glucose tolerance pada manusia. • Glucose tolerance adalah waktu yang diperlukan oleh gula dalam darah untuk kembali pada kadar normal bila orang yang puasa mengkonsumsi gula. • Secara normal waktunya sekitar 2,5 jam • Sumber: keju, biji-bijin, daging dan ragi. 16. Selenium (Se) • Keracunan selenium pada ternak disebut alkali disease • Penyakit ini disebabkan karena tanah yang banyak mengandung Se, sehingga rumput yang dimakan oleh ternak juga banyak mengandung Se. • Tanda – tandanya: bulu rontok, bentuk tanduk tidak normal, kebutaan Pengaruh Pengolahan Terhadap Susut Mineral Sumber : Belitz, et al., 2009. Tugas 2. Review Jurnal ttg. Resistensi Mineral akibat Pengolahan Major elemen Minor elemen No.Urut Mahasiswa Topik No.Urut Mahasiswa Topik 1 Na 7 Fe 2 K 8 Cu 3 Mg 9 Zn 4 P 10 I 5 Ca 11 F 6 S Catatan : Minimal satu jurnal Internasional/Nasional. Referensi • Belitz,H.D., Grosh, W., and Schieberle,P., 2009. Food Chemistry. 4th Revised and Extended Ed. Springer, Jerman. • deMan, J.M. 1980. Principles of Food Chemistry. The AVI Publishing Company,Inc.Connecticut. • Aurand, L.W. and Woods, A.E. 1973. Food Chemistry. The AVI Publishing Company,Inc.Connecticut. TERIMAKASIH
0
You can add this document to your study collection(s)
Sign in Available only to authorized usersYou can add this document to your saved list
Sign in Available only to authorized users(For complaints, use another form )