PERANCANGAN BERBASIS RESIKO CASE STUDY: ANALISIS RESIKO FUEL STORAGE TERMINAL MENGGUNAKAN HAZOP DAN FTA APRIL, 2022 ANGGOTA KELOMPOK 1. Budi Setiawan (6020211008) 2. Anastasya Haifa Aurellya (04311940000020) 3. Syarifah Luthfiyah Ayu Khadiah (04311940000025) 4. Ronatio Abigail (0431194000077) 5. Syahrul Sony Tri Setiawan (04311940000081) 6. Alfie Fahruz Zubaidah (6020202003) OUTLINE 01 02 HAZOP 03 FTA NODES & PANDUAN 04 STUDI KASUS 05 KESIMPULAN HAZARD AND OPERABILITY STUDY DEFINISI HAZOP Hazard and Operability Study, atau dikenal sebagai analisis HAZOP adalah teknik standar yang digunakan dalam penyusunan pembentukan keamanan di sistem baru atau modifikasi terhadap potensi bahaya atau masalah. Mengoperasikannya dengan mengidentifikasi dan mengevaluasi bahaya dalam proses yang direncanakan atau yang sudah ada dan dioperasikan dengan cara yang paling efektif, ekonomis dan tepat waktu ketika semua pertimbangan dan kendala yang relevan diperhitungkan. HAZOP dapat digunakan secara bersamaan dalam proses identifikasi bahaya dan juga pada sistem HAZOP merupakan teknik kualitatif untuk mengidentifikasi penyimpangan yang mungkin terjadi serta penyebab dan konsekuensinya HAZARD AND OPERABILITY STUDY Tujuan HAZOP ini adalah: Mengidentifikasi risiko yang terkait dengan operasi dan pemeliharaan sistem. Mengidentifikasi masalah potensial operabilitas dan penyebab gangguan operasional serta kemungkinan penyimpangan pada produk yang mengarah pada ketidaksesuaian produk operasi secara kontinyu. Untuk tujuan ini, HAZOP dikombinasikan dengan teknik lain; dalam kasus ini, teknik kuantitatif seperti FTA. Ini dapat mengidentifikasi penyebab potensial dan cara kegagalan dan dapat menilai secara kuantitatif kemungkinan perkembangan kecelakaan. Pencampuran kedua teknik ini didefinisikan sebagai positif karena meminimalkan ketidakpastian Proses Analisa HAZOP dapat dilihat dalam alur berikut ini HAZARD AND OPERABILITY STUDY Guideword + parameter = Deviation WORKSHEET HAZOP FAULT TREE ANALYSIS DEFINISI FTA Fault Tree Analysis adalah suatu alat untuk menganalisis, dengan tampilan visual (gambar) dan mengevaluasi jalur dari suatu kegagalan pada sistem serta menyediakan suatu mekanisme untuk mengevaluasi tingkatan bahaya pada sistem (Ericson, 1999). Konsep dasar dari Fault Tree Analysis ini adalah untuk menerjemahkan dan menganalisis suatu kegagalan atau kesalahan dari sistem kedalam bentuk visual dan model logika. Ketika ada kemungkinan kejadian yang tidak diinginkan, pertama kali diidentifikasi beserta dengan seluruh kemungkinan kegagalan yang mengarah ke peristiwa tersebut. Hal ini dilakukan untuk mengungkapkan unsur-unsur yang berpotensi berbahaya pada setiap fase proyek. FTA didasarkan pada logika deduktif dan dapat disesuaikan dengan identifikasi risiko yang bertujuan untuk menganalisis bagaimana dampak risiko yang muncul. FAULT TREE ANALYSIS EVENT SYMBOLS GATE SYMBOLS FAULT TREE ANALYSIS HOW DO YOU DO FAULT TREE ANALYSIS Menentukan kegagalan utama untuk mengindentifikasi top event yang tidak diinginkan. Mengidentifikasi first level contributors. Hubungkan kontributor tersebut dengan top level event dengan menggunakan logical gates (AND, OR). Hal ini dapat membantu mengidentifikasi logical gate yang tepat. Mengidentifikasi second level contributors dan menghubungkannya keatas dengan menggunakan logical gates. Mengidentifikasi minimal cut sets. Ulangi hingga didapat basic causes. Complete and evaluate FTA FAULT TREE ANALYSIS TUJUAN FAULT TREE ANALYSIS Menentukan faktor penyebab yang berkemungkinan besar menimbulkan kegagalan atau kesalahan. Menemukan tahapan kejadian yang berkemungkinan besar menjadi sumber penyebab kegagalan atau kesalahan. Menganalisa kemungkinan-kemungkinan sumber-sumber resiko sebelum terjadi kegagalan atau kesalahan. Menginvestigasi suatu kegagalan. FAULT TREE ANALYSIS ADVANTAGES OF FAULT TREE ANALYSIS Dengan penggunaan FTA, membantu untuk mencari penyebab setiap peristiwa dalam urutan yang sesuai yang mengarah pada kegagalan dengan lebih mudah. Membantu dalam memprioritaskan tindakan untuk memecahkan masalah. Human Error juga termasuk dalam perhitungan. Mempermudah untuk menemukan komponen penting terkait dengan kegagalan sistem. Menyediakan metode yang efisien untuk menganalisa sistem. DISADVANTAGES OF FAULT TREE ANALYSIS Hanya dapat menganalisa satu top event saja. STUDI KASUS Risk Analysis of a Fuel Storage Terminal Using HAZOP and FTA on Valencia Port, Spain MORE INFO Location Port of Valencia, Spain Coordinates : 39.4457°N 0.3199°W MORE INFO Latar Belakang Apa Permasalahannya? Industri Kimia menjadi salah satu industri terbesar di Spanyol. Industri ini menduduki peringkat 4 dengan turnover terbesar dengan prosentase 12% dari Total GDP Industrial. Salah satu daerah yang menjadi pusat industri kimia adalah Valencia The Spanish Chemical Industry Federation (FEIQUE) dalam laporan tahunan 2015 tentang industri kecelakaan di sektor kimia mencatat bahwa indeks frekuensi adalah 3,44 (indeks frekuensi mewakili jumlah kecelakaan untuk setiap juta jam kerja). 2 Dari perusahaan industri kimia tersebut terletak pada Pelabuhan Valencia dengan beberapa fasilitas seperti terminal untuk bongkar muat produk kimia ataupun migas. Pada perusahaan ini yang menjadi masalah atau resiko terbesar yaitu mengenai fuel spill Latar Belakang Oleh Karena itu.. Metodologi mitigasi menggunakan HAZOP dan FTA dilakukan pada jetty dan perpipaan dari terminal, begitu juga dengan fasilitas-fasilitas lain yang terhubung di Pelabuhan Valencia. Fasilitas Penyimpanan (Storage Facilties) yang berada di Pelabuhan Valencia ini dimiliki oleh 2 perusahaan, yaitu : 1. Terminales Portuarias SL (TEPSA) 2. Petroleos de Valencia SA (PTROVAL) Kedua perusahaan ini bekerja pada penerimaan, penyimpanan, bongkar muat dan pendistribusian produk likuid (minyak dan produk kimia) SECTION 1 Tujuan Studi Analisis HAZOP Analisis FTA Mengidentifikasi kemungkinan akar dari penyebab permasalahan dan konsekuensi pada operasi industri kimia Memperingkat kepentingan probabilitas secara kuantitatif pada penyebab-penyebab permasalahan yang telah diidentifikasi. Dokumen Studi Risiko untuk Pengambilan Keputusan pada Operasi Industri Kimia Untuk menunjukkan prosedur analisis risiko pada operasi industri kimia. Hasil studi: sebagai Panduan/Guideline dalam pengambilan keputusan oleh pihak manajemen industri kimia dalam mengurangi/menghindari potensi bahaya dalam proses kegiatan operasi industri kimia. SECTION 2 Metodologi Studi Proses mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi bahaya yang ditimbulkan oleh pabrik industri dan tujuan utamanya adalah pencegahan dan mitigasi kecelakaan di fasilitas berbahaya. 1) Fase identifikasi bahaya adalah proses di mana bahaya diidentifikasi dan dicatat (dari riwayat kondisi dan kajian risiko sebelum-sebelumnya untuk evaluasi). 2) Fase kuantitatif (memberikan nilai probabilistik) pada tiap hasil identifikasi bahaya. SECTION 2 (Cont.) Metodologi Studi SECTION 3 & 4 Operasi Software DPL & Perhitungan Langkah-Langkah Menggunakan Software DPL Langkah-Langkah Menggunakan Software DPL Langkah-Langkah Menggunakan Software DPL Langkah-Langkah Menggunakan Software DPL Langkah-Langkah Menggunakan Software DPL Contoh Perhitungan Top Event 2 dengan Menggunakan Software Top Event 1 - BOTTOM UP ALGORITHM Bottom-up algorithm: F = 8+9 D = 3+4+F E = 5+6+7 B = D.1 C = E.2 A = B+C A = (D.1)+(E.2) = ((3+4+F).1) + ((5+6+7)).2) = ((3+4+(8+9)).1) + ((5+6+7)).2) = (3.1)+(4.1)+(8.1)+(9.1) + (5.2)+(6.2)+(7.2) Top Event 1. PROBABILISTIC Top Event 2 - BOTTOM UP ALGORITHM Bottom-up algorithm: D = 5+6+7 B = 1+2+3 C = D.4 A = B+C A = (1+2+3) + (D.4) = (1+2+3) + ((5+6+7).4) = (1+2+3) + (5.4)+(6.4)+(7.4) Top Event 2. PROBABILISTIC Top Event 3 - BOTTOM UP ALGORITHM Bottom-up algorithm: D = 2+3+4 E = 5+6 F = 7+8+9 B = D.1 C = E+F A = B+C A = (D.1) + (E+F) = ((2+3+4).1) + ((5+6)+(7+8+9)) = ((2.1)+(3.1)+(4.1)) + (5+6+7+8+9) Top Event 3. PROBABILISTIC Top Event 4 - BOTTOM UP ALGORITHM Bottom-up algorithm: D = 3+4+5 E = 6+7+8 B = D.1 C = 2.E A = B+C A = (D.1) + (2.E) = ((3+4+5).1) + (2.(6+7+8)) = ((3.1)+(4.1)+(5.1)) + ((2.6)+(2.7)+(2.8)) Top Event 4. PROBABILISTIC KESIMPULAN Konklusi Umum 1. HAZOP adalah teknik kualitatif yang melakukan analisis terstruktur dari proses mengidentifikasi penyebab kesalahan dan konsekuensinya (evaluasi dari yang terdahulu) 2. FTA adalah teknik kuantitatif yang menilai probabilistik penyebab potensial dan cara kegagalan. 3. Campuran kedua teknik ini didefinisikan positif karena meminimalkan ketidakpastian. Konklusi Studi Kasus: Analisis risiko dalam industri kimia dianalisis dengan HAZOP dan FTA. Tujuan dan manfaat untuk meminimalkan kemungkinan kegagalan. Hasil analisis HAZOP menunjukkan bahwa area bongkar muat merupakan area paling sensitif dari pabrik dengan bahaya yang paling signifikan adalah tumpahan bahan bakar. Hasil analisis FTA menunjukkan bahwa kejadian yang paling mungkin adalah tumpahan bahan bakar di area pemuatan truk tangki. Analisis sensitivitas dari hasil FTA menunjukkan pentingnya faktor manusia dalam semua rangkaian kemungkinan kecelakaan, sehingga pelatihan staf pabrik harus ditingkatkan. Referensi Luis, Jose. 2017. Risk Analysis of a Fuel Storage Terminal Using HAZOP and FTA. International Journal of Environmental Research and Public Health Timeline Pengerjaan 11 April 2022 21 April 2022 22 April 2022 Diskusi Pertama : Membahas mengenai pembagian tugas dan outline pengerjaan Diskusi Kedua : Pengerjaan analisis HAZOP dan FTA dari studi kasus dengan Aplikasi Presentasi : Pemaparan hasil diskusi kerja kelompok Our Presentation Terima Kasih
0
You can add this document to your study collection(s)
Sign in Available only to authorized usersYou can add this document to your saved list
Sign in Available only to authorized users(For complaints, use another form )