ABSTRACT This study aimed to determine Current Ratio (CR) and Firm size on Cash turnover ratio (CTO) on textile and garment companies listed on the Indonesia Stock Exchange 2020-2023. This research method used multiple linear regression analysis with data processing using the tools Stata 17 program. The sampling method of this research used a purposive sampling technique. The F-test results showed that simultaneously Current Ratio (CR) and Firm size had a significant effect on Cash turnover ratio (CTO). The T-test results showed that partially, Current Ratio (CR) and Firm size had an effect on Cash turnover ratio (CTO). ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Current Ratio (CR) dan Firm Size terhadap Cash turnover ratio (CTO) pada perusahaan sektor tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2020-2023. Metode penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan pengolahan data menggunakan program STATA 17. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Teknik purposive sampling. Hasil uji F menunjukkan secara simultan Current Ratio (CR) dan Firm Size signifikan terhadap Cash turnover ratio (CTO). Hasil uji T secara parsial, Current Ratio (CR) dan Firm Size berpengaruh terhadap Cash turnover ratio (CTO). Kata kunci: Firm Size; CR; CTO PENDAHULUAN Perusahaan tekstil dan garmen merupakan salah satu sub sektor aneka industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Garmen merupakan industri skala besar dan memproduksi pakaian jadi yang diproduksi secara massal. Perbedaan antara garmen dan tekstil yaitu jika garmen berfokus kepada industri pakaian jadi, sedangkan tekstil mencakup keseluruhan proses pembuatan seperti pembuatan serat buatan, pembuatan benang, hingga proses pembuatan pakaian jadi. (www.wikipedia.com, diakses 20 Mei 2021) Perusahaan tekstil dan garmen adalah salah satu industri terpenting dalam perekonomian negara. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan-perusahaan ini telah mengalami pertumbuhan yang signifikan baik dalam produksi maupun penjualan. Namun pertumbuhan tersebut juga didorong oleh beberapa tantangan seperti meningkatnya persaingan, perubahan pola konsumsi, dan keterbatasan sumber daya. Untuk meningkatkan kinerja organisasi, manajemen harus mempertimbangkan beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kinerja organisasi. Faktor yang sangat penting adalah ukuran perusahaan, yang dapat mempengaruhi kemampuan perusahaan dalam mengatasi tantangan dan meningkatkan kinerja. Current rasio (Aset lancar) dan Firm size (Ukuran Perusahaan) terhadap Cash turnover ratio (Perputaran arus kas) merupakan beberapa indikator yang dapat digunakan untuk mengetahui kinerja suatu perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Current Ratio dan Firm Size terhadap Cash turnover ratio pada perusahaan tekstil dan garmen. Oleh karena itu, penelitian ini dapat berkontribusi pada pengembangan strategi manajemen yang lebih efektif untuk meningkatkan kinerja organisasi. Kerangka konsep dalam penelitian ini yaitu: HIPOTESIS H1: diduga Current Ratio berpengaruh signifikan terhadap Cash Turn Over pada Perusahaan sektor tekstil dan garmen H2: diduga Firm Size berpengaruh signifikan terhadap Cash Turn Over pada Perusahaan sektor tekstil dan garmen H3: diduga Current Ratio dan Firm Size berpengaruh signifikan terhadap Cash Turn Over pada Perusahaan sektor tekstil dan garmen METODELOGI PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yaitu penelitian yang bersifat objektif yang diambil dari pengumpulan data kuantitatif dan menggunakan alat uji statistic. Penelitian ini menggunakan penelitian jenis asosiatif yaitu mencari hubungan antara variable independent dengan variable dependen menggunakan data sekunder. Studi ini mengambil kasus dari laporan keuangan Perusahaan tekstil dan garmen dari tahun 2020 hingga 2023. Data tersebut dikumpulkan dari situs web resmi IDX.co.id dan literatur yang relevan dari studi perpustakaan. DEFINISI OPERASIONAL Definisi Operasional digunakan untuk memberi penjelasan pada variabel yang digunakan pada penelitian ini sehingga menjadi lebih terukur dan jelas. Definisi operasional yang digunakan dalam penelitian ini adalah: 1. Variabel Independent a) Firm Size Firm Size/ukuran perusahaan menggambarkan besar kecilnya perusahaan dan dapat ditunjukkan dengan total aset, jumlah penjualan, dan kapitalisasi pasar (Talumantak, 2021). Dan Penentuan skala besar kecilnya perusahaan dapat ditentukan berlandaskan dari total penjualan, total asset, rata-rata tingkat penjualan. Firm Size = Ln (Total Aktiva) b) Current Ratio Menurut Kasmir (2016:134) rasio lancar atau current ratio merupakan rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek atau utang yang segera jatuh tempo pada saat ditagih secara keseluruhan. Hal serupa dikemukakan Mamduh (2016:75) yang mengatakan bahwa rasio lancar mengukur kemampuan Perusahaan memenuhi utang jangka pendeknya dengan menggunakan aktiva lancarnya (aktiva yang akan berubah menjadi kas dalam waktu satu tahun atau satu siklus bisnis). 2. Variabel Dependen Cash Turn Over Cash Turn Over berfungsi sebagai indikator kecukupan modal kerja suatu perusahaan yang diperlukan untuk membayar hutang dan memenuhi kebutuhan operasional. Tingkat perputaran kas merupakan ukuran efisiensi penggunaan kas yang dilakukan oleh perusahaan. Karena tingkat perputaran kas menggambarkan kecepatan arus kas kembalinya kas yang telah ditanamkan di dalam modal kerja. Semakin tinggi tingkat perputaran ini maka keadaan perusahaan makin baik, karena hal ini dapat diartikan bahwa perusahaan tersebut memiliki tingkat efisiensi yang baik dalam penggunaan kasnya. Tetapi apabila tingkat cash turnover yang tingginya berlebihan dapat pula berarti bahwa jumlah kas yang tersedia adalah terlalu kecil untuk volume penjualan tersebut Cash Turn Over = Penjualan / kas rata-rata dan setara kas HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variable Current Ratio dan Firm Size terhadap Cash Turnover Ratio pada Perusahaan tekstil dan garmen. Sebelum melakukan uji hipotesis, perlu dilakukan tahapan-tahapan: 1. Identifikasi data yang terimport dalam program Stata dan diperoleh hasil strongly balanced seperti tampak dalam tabel berikut: 2. Melakukan estimasi model regresi data panel: Comment Effect Model, Fixed Effect Model, dan Random Effect Model (terlampir) 3. Pemilihan model terbaik dengan membandingkan 3 tes/uji (Chow Test, Hausman Test, dan Lagrange Multiplier Test) dan diperoleh hasil sebagai berikut: (hasil Uji Chow) (hasil Uji Hausman) (hasil Uji Lagrange Multiplier) Chow Test digunakan untuk membandingakan CEM dan FEM dan diperoleh hasil Prob > F = 0.4403, sehingga Ho diterima dan H1 ditolak yang artinya Common Effect Model lebih diterima pada uji ini. Hausman Test digunakan untuk membandingakan REM dan FEM dan diperoleh hasil Prob > chi2 = 0.3278, sehingga Ho diterima dan H1 ditolak, yang artinya Random Effect Model lebih diterima pada uji ini. Lagrange Multiplier Test digunakan untuk membandingakan CEM dan REM dan diperoleh hasil Prob > chibar2 = 1.0000, sehingga Ho yang menyatakan Common Effect Model diterima 4. Uji Asumsi Klasik Pada data panel, uji asumsi klasik yang digunakan adalah uji normalitas data, uji multikoleniaritas, dan uji heteroskedastisitas, dan diperoleh hasil sebagai berikut: (Uji normalitas) (uji multikolenialitas) (uji heteroskedastisitas) Uji normalitas data yang digunakan adalah skewness and kurtosis tests dan diperoleh hasil bahwasanya Prob > chi2 = 0.3328 (residual data terdistribusi secara normal) Uji multikoleniaritas, dengan nilai VIF setiap variabel < 10 atau dengan nilai tolerance > 0.1, disimpulkan bahwa tidak ada indikasi multikoleniaritas dalam model yang diambil Uji heteroskedastisitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji white dan diperoleh hasil Prob > F = 0.0776 yang artinya tidak ada indikasi heteroskedastisitas atau varian variabel dalam model regresi adalah sama 5. Uji Hipotesis Berdasarkan informasi dalam tabel diatas, dapat ditarik beberapa informasi terkait pengaruh CR dan Firm Size terhadap Cash Turn Over adalah sebagai berikut: hasil uji F yaitu Prob > F = 0.0000 menunjukkan bahwa CR dan Firm Size berpengaruh secara simultan terhadap Cash Turn Over hasil uji T diamati dari nilai P > | t |; sehingga disimpulkan bahwasanya CR dan Firm Size secara parsial berpengaruh terhadap Cash Turn Over dengan sig level 0.0000 PEMBAHASAN berdasarkan hasil uji estimasi model, diperoleh Kesimpulan bahwasannya Common Effect Model merupakan pilihan terbaik dalam penelitian ini. Pengujian stata 17 melalui pendekatan Common Effect Model dalam penelitian ini diperoleh hasil bahwasannya: Uji F Hasil uji F menunjukkan Prob > F = 0.0000, atau sig level F < 0.005 mengindikasikan bahwasanya Current Ratio dan Firm Size secara simultan berpengaruh terhadap Cash Turn Over Perusahaan di sektor teksitl dan garmen. Sehingga hipotesis pertama dalam penelitian ini terbukti kebenarannya. Nilai positif pada Fstatistic menunjukkan Current Ratio dan Firm Size berbanding lurus dengan Cash Turn Over atau dengan kata lain ketika CR dan Firm Size mengalami peningkatan, maka Cash Turn Over Perusahaan sektor tekstil dan garmen juga mengalami peningkatan. Hal ini sekaligus menjawab hipotesis ketiga dalam penelitian ini bahwasanya secara simultan CR dan Firm Size berpengaruh signifikan terhadap CTO terbutki kebenarannya. Uji t Nilai t statistic setiap variabel dalam tabel bernilai positif, artinya secara parsial baik CR dan Firm Size berbanding lurus dengan CTO Perusahaan tekstil dan garmen dengan nilai P > | t | < 0.05. Hal ini sekaligus menjawab hipotesis pertama dan kedua dalam penelitian ini bahwasanya CR dan Firm Size berpengaruh signifikan terhadap CTO terbutki kebenarannya. R squared Hasil uji diskriminasi (R2) dalam tabel diatas adalah R-squared = 0.7997 menunjukkan bahwa konstribusi variabel bebas yaitu CR dan Firm Size terhadap CTO sebesar 79.97% dan hanya 20.03% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model regresi yang dibangun. SIMPULAN / CONCLUSSION Berdasarkan hasil penelitian dan analisis dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1. Hasil pengujian secara simultan menunjukkan bahwa variabel CR dan Firm Size berpengaruh signifikan terhadap CTO Perusahaan tekstil dan garmen di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2020-2023. 2. Hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa variabel CR dan Firm Size berpengaruh positif signifikan terhadap CTO Perusahaan tekstil dan garmen di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2020-2023. DAFTAR PUSTAKA Wikipedia Indonesia. (2021). Garmen : https://id.wikipedia.org/wiki/Garmen diakses pada 20 Mei 2021 2016. Analisa Laporan Keuangan. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada. Mamduh M, Hanafi. 2016. Analisis Laporan Keuangan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
0
You can add this document to your study collection(s)
Sign in Available only to authorized usersYou can add this document to your saved list
Sign in Available only to authorized users(For complaints, use another form )