ANIMASI 2D ICT GRADE 8 JUNIOR HIGH SCHOOL NATION STAR ACADEMY Arief Fanani H, S.T. Animasi 2D bisa disebut juga sebagai film kartun. Kartun berasal dari kata cartoon yang memiliki arti gambar yang lucu. Pengertian animasi 2D adalah sebuah karya gambar yang menggunakan lingkaran 2 dimensi dan digerakkan secara cepat dan berurutan. Setiap gambar memiliki urutan masingmasing yang akan membentuk sebuah frame berlatar belakang 2 dimensi. Animasi 2D adalah animasi yang menggunakan sketsa gambar, kemudian sketsa gambar tersebut digerakkan satu persatu, maka akan terlihat seperti nyata. ICT GRADE 8 JUNIOR HIGH SCHOOL NATION STAR ACADEMY Disebut sebagai animasi 2D karena memiliki ukuran panjang (X-azis) dan (Y-axis). Juga karena dibuat dari sketsa yang digerakkan satu per satu, sehingga akan bergerak seperti nyata. Animasi 2D ini hanya bisa terlihat dari depan saja. Objek dalam gambar yang ada pada film animasi tidak hanya berupa makhluk hidup saja, namun juga ada yang berupa benda, warna, tulisan, spesial efek. Animasi 2 dimensi bisa juga disebut sebagai animasi dwi matra. Ada juga yang menyebut jenis animasi ini dengan nama flat animation. ICT GRADE 8 JUNIOR HIGH SCHOOL NATION STAR ACADEMY SIlakan pelajari dan berlatih untuk menggunakan aplikasi animaker.com ICT GRADE 8 JUNIOR HIGH SCHOOL NATION STAR ACADEMY TEKNIK PEMBUATAN ANIMASI 2D ICT GRADE 8 JUNIOR HIGH SCHOOL NATION STAR ACADEMY TEKNIK COMPUTING 2D CELL TECHNIQUE (TEKNIK SEL) Semakin berkembangnya teknologi, film animasi pun juga ikut berkembang. Apalagi untuk teknik pembuatannya, pastilah seiring berjalannya waktu semakin mudah. Cell Technique bisa juga disebut sebagai teknik animasi manual. Dari segi usia, ini merupakan teknik pembuatan film animasi yang paling tua (klasik). Pada era tahun 1980-an, animasi 2D ikut merasakan imbas dari perkembangan teknologi tersebut. Para animator merasakan perkembangan yang sangat signifikan, terutama pada proses pembuatan animasi. Pembuatan animasi dengan teknik ini yaitu rangkaian gambar dibuat di atas lembaran transparan (celluloid) yang berlapis-lapis. Objek utama yang mengeksploitasi gerak dibuat terpisah dengan latar belakang dan latar depan yang statis. Untuk pembuatan animasi sederhana dapat dilakukan dengan mempergunakan satu personal komputer. Mulai dari perancangan model hingga pengisian suara atau dubbing. ICT GRADE 8 JUNIOR HIGH SCHOOL NATION STAR ACADEMY Dengan begitu, animator hanya membuat latar belakang (backgorund) dan latar depan (foreground) hanya sekali saja. Hal ini berfungsi untuk menyiasati pembuatan gambar yang terlalu banyak. KELEBIHAN DARI TEKNIK ANIMASI CEL EFISIENSI PRODUKSI Penggunaan ulang latar belakang Teknik cel memungkinkan animator menggambar latar belakang pada satu lembaran cel dan menggunakan lembaran lain untuk karakter yang bergerak. Ini mengurangi kebutuhan menggambar ulang latar belakang di setiap frame. Layering: Dengan menggunakan lapisan yang terpisah, animator dapat mengubah elemen tertentu tanpa memengaruhi keseluruhan gambar. HASIL VISUAL YANG KONSISTEN EFEK VISUAL YANG MENARIK Teknik ini memungkinkan detail dan warna yang konsisten di seluruh frame, karena elemen-elemen seperti karakter, objek, dan latar belakang dapat dipisahkan dan diwarnai dengan presisi. Teknik ini dapat menghasilkan efek visual yang menarik, seperti transisi halus antara gerakan, efek pencahayaan, dan tekstur, yang sulit dicapai dengan teknik digital awal. KREATIVITAS DAN KEUNIKAN GAYA Karena digambar tangan, animasi cel sering memiliki gaya artistik yang khas dan unik. Setiap frame adalah karya seni yang menunjukkan keterampilan dan visi kreatif animator. ICT GRADE 8 JUNIOR HIGH SCHOOL NATION STAR ACADEMY WARISAN BUDAYA DAN SENTUHAN PERSONAL Animasi cel adalah bagian dari sejarah animasi dan memberikan sentuhan personal yang sering kali sulit dicapai dalam animasi digital. Setiap frame adalah hasil karya tangan, sehingga memiliki nilai seni yang tinggi. KELEMAHAN DARI TEKNIK ANIMASI CEL PROSES YANG MEMAKAN WAKTU BIAYA PRODUKSI YANG TINGGI RENTAN TERHADAP KESALAHAN Manual: Setiap frame harus digambar dan diwarnai secara manual, yang memerlukan waktu lama, terutama untuk animasi yang membutuhkan banyak detail. Jumlah Frame yang Besar: Dalam animasi tradisional, 24 frame per detik biasanya diperlukan untuk menghasilkan gerakan yang mulus, sehingga jumlah pekerjaan meningkat secara signifikan. Material: Penggunaan lembaran celuloid khusus dan cat untuk pewarnaan membutuhkan biaya tambahan. Tenaga Kerja: Membutuhkan banyak animator dan pelukis untuk menghasilkan animasi berkualitas tinggi, sehingga biaya tenaga kerja juga tinggi. Kesalahan Manual: Karena prosesnya dilakukan secara manual, kesalahan seperti ketidakkonsistenan warna, goresan yang tidak disengaja, atau perbedaan kecil dalam detail karakter dapat terjadi. Sulit untuk Revisi: Jika terjadi kesalahan, memperbaikinya bisa memakan waktu karena harus menggambar ulang atau mengecat ulang frame tertentu. ICT GRADE 8 JUNIOR HIGH SCHOOL NATION STAR ACADEMY KELEMAHAN DARI TEKNIK ANIMASI CEL KETERBATASAN DALAM EFEK VISUAL Efek Kompleks: Membuat efek visual seperti pencahayaan dinamis, bayangan realistis, atau efek khusus lainnya jauh lebih sulit dan memakan waktu dibandingkan dengan animasi digital. Gerakan 3D: Teknik cel tidak dirancang untuk menciptakan ilusi kedalaman atau gerakan 3D yang kompleks KERAPUHAN MATERIAL Kerusakan Fisik: Lembaran celuloid rentan terhadap kerusakan seperti sobekan, goresan, atau perubahan warna seiring waktu. Penyimpanan: Memerlukan ruang penyimpanan yang besar untuk menyimpan ribuan lembar cel, dan kondisi penyimpanan harus dijaga untuk mencegah kerusakan. KURANGNYA FLEKSIBILITAS Penggunaan Ulang yang Terbatas: Setelah frame selesai, sulit untuk memodifikasi atau menggunakan ulang elemen animasi tanpa menggambar ulang. Tidak Interaktif: Tidak memungkinkan untuk perubahan instan seperti yang dapat dilakukan dalam perangkat lunak animasi digital. KURANG KOMPETITIF DENGAN TEKNOLOGI MODERN Dengan munculnya animasi digital, teknik cel dianggap kurang efisien dan lebih mahal. Teknologi modern memungkinkan pembuatan animasi dengan kualitas tinggi dalam waktu yang lebih singkat dan biaya lebih rendah. ICT GRADE 8 JUNIOR HIGH SCHOOL NATION STAR ACADEMY KELEMAHAN DARI TEKNIK ANIMASI CEL KURANG KOMPETITIF DENGAN TEKNOLOGI MODERN Dengan munculnya animasi digital, teknik cel dianggap kurang efisien dan lebih mahal. Teknologi modern memungkinkan pembuatan animasi dengan kualitas tinggi dalam waktu yang lebih singkat dan biaya lebih rendah. ICT GRADE 8 JUNIOR HIGH SCHOOL NATION STAR ACADEMY KELEBIHAN TEKNIK COMPUTING ANIMASI 2D Efisiensi Produksi Pengeditan yang Mudah: Animasi berbasis komputer memungkinkan revisi atau perubahan dilakukan dengan cepat tanpa perlu menggambar ulang seluruh frame. Penggunaan Ulang Elemen: Model 3D, tekstur, dan animasi dapat digunakan kembali dalam berbagai proyek atau adegan tanpa memulai dari awal. ICT GRADE 8 JUNIOR HIGH SCHOOL NATION STAR ACADEMY Kemampuan untuk Simulasi Realistis Efek Visual yang Kompleks: Teknik computing memungkinkan simulasi efek seperti pencahayaan realistis, bayangan dinamis, gerakan fluida, dan partikel, yang sulit dicapai dalam animasi 2D. Gerakan Kamera 3D: Komputer dapat menciptakan sudut pandang kamera yang dinamis, seperti rotasi 360 derajat atau zoom yang mulus, yang sulit dilakukan dalam animasi 2D. Kedalaman dan Realisme Dimensi 3D: Teknik ini memungkinkan pembuatan objek dan karakter dengan kedalaman dan volume, memberikan hasil yang lebih realistis dibandingkan animasi 2D yang bersifat datar. Detail Tinggi: Dengan perangkat lunak modern, animator dapat menciptakan tekstur, pencahayaan, dan bayangan yang sangat detail. KELEBIHAN TEKNIK COMPUTING ANIMASI 2D ICT GRADE 8 JUNIOR HIGH SCHOOL NATION STAR ACADEMY Interaktivitas Animasi Interaktif: Animasi berbasis komputer dapat digunakan untuk media interaktif seperti video game, simulasi, dan aplikasi VR/AR, yang tidak dimungkinkan dengan animasi 2D tradisional. Respons Dinamis: Teknik ini memungkinkan animasi merespons input pengguna secara real-time. Efisiensi Biaya dalam Jangka Panjang KELEBIHAN TEKNIK COMPUTING ANIMASI 2D Pengurangan Pekerjaan Manual: Setelah model dan rigging selesai, animasi dapat dihasilkan dengan lebih sedikit pekerjaan manual dibandingkan menggambar frame demi frame dalam animasi 2D. Automasi Proses: Banyak proses, seperti pencahayaan, gerakan kamera, atau simulasi fisika, dapat diotomatisasi menggunakan perangkat lunak. ICT GRADE 8 JUNIOR HIGH SCHOOL NATION STAR ACADEMY Fleksibilitas Kreatif Beragam Gaya Visual: Teknik computing memungkinkan berbagai gaya, dari realisme tinggi hingga tampilan kartun atau abstrak, dengan lebih banyak kontrol atas elemen visual. Kemudahan Eksperimen: Animator dapat mencoba berbagai desain, tekstur, atau pencahayaan dengan cepat tanpa mengulang proses dari awal. Skalabilitas Proyek Produksi Besar: Teknik ini mempermudah produksi proyek berskala besar seperti film animasi, iklan, atau serial TV, dengan tim yang lebih terorganisir. Kolaborasi Global: File digital dapat dibagikan dan dikerjakan oleh tim dari berbagai lokasi, meningkatkan efisiensi kolaborasi. KELEBIHAN TEKNIK COMPUTING ANIMASI 2D Kompatibilitas dengan Teknologi Modern Integrasi dengan Teknologi Lain: Teknik ini kompatibel dengan VR, AR, dan perangkat interaktif lainnya, memungkinkan pengalaman yang lebih imersif. Output Beragam: Hasil animasi dapat digunakan untuk berbagai media, termasuk film, video game, dan simulasi pendidikan. ICT GRADE 8 JUNIOR HIGH SCHOOL NATION STAR ACADEMY PROSES PEMBUATAN ANIMASI 2D 1 2 3 Pre-Production (Tahap Pra Produksi) terdiri dari Ide, Cerita, Storyboard, Desain Production (Tahap Produksi) terdiri dari Layout, R&D, Texturing, Rigging, Animation, VFX, Lighting, Rendering Post Production (Tahap Pasca Produksi) terdiri dari Composting, Color CorrectingDubbing / Sound Effect / Music, Final Output ICT GRADE 8 JUNIOR HIGH SCHOOL NATION STAR ACADEMY PRE-PRODUCTION (TAHAP PRA PRODUKSI) 1 Akar dari keseluruhan proses pembuatan animasi 2D adalah pada tahap pra-produksi ini. Proses pra-produksi menjadi penentu hasil akhir dari animasi yang dibuat. IDE Sebelum melakukan apapun, ide merupakan akar yang paling dasar yang harus dipersiapkan. Animator harus membuat ide yang dapat membuat penonton berpikir bahwa animasi yang ia buat berbeda dengan animasi yang lain. Kepuasan penonton ditentukan oleh ide yang unik dan visinoner. Harus ada juga alsan mengapa membuat animasi tersebut. 2 CERITA Setelah mendapatkan ide, langkah selanjutnya adalah membuat cerita yang menarik. Pengalaman menulis cerita, novel, dan yang berhubungan dengan pembangunan cerita sangat dibutuhkan dalam tahap ini. Dengan begitu animator dapat menentukan apa yang paling penting dalam suatu kejadian dan membuatnya bergelombang. Dalam ceritajuga harus ada emosi dan tujuan yang tepat. Sehingga penonton dapat seakan-akan masuk ke dalam cerita tersebut. ICT GRADE 8 JUNIOR HIGH SCHOOL NATION STAR ACADEMY 3 4 STORYBOARD Storyboard adalah yang mewakili setiap scene yang tersedia pada keseluruhan film animasi dan menggambarkan suasana atau situasi dasar seperti posisi kamera, pose karakter, suara, dan dialog DESAIN Proses terakhir pada tahap praproduksi adalah membuat desain dengan cara merancang sketsa untuk kebutuhan produksi, seperti desain karakter dan objek lainnya. Desain harus dibuat lebih rinci dari storyboard. PRODUCTION (TAHAP PRODUKSI) 1 Jika tahap pra-produksi adalah akar dari seluruh proses pembuatan animasi, kalau tahap produksi adalah inti dari seluruh tahap pada proses pembuatan animasi. Proses ini sangat mempengaruhi visual dan kualitas gambar pada hasil akhir. Ada beberapa proses yang harus dilalui pada tahap ini, antara lain: LAYOUT Pada layout terkandung informasi visual yang berupa sketsa atau gambaran yang lebih detail tentang scene pada setiap animasi yang akan dibuat. Layout digambar secara hitam putih, dan kebanyakan menggambarkan rancangan secara detail agar mempercepat proses animasi. 2 R&D R&D atau Research and Development berguna untuk menguji efektivitas produksi animasi yang bersifat analisis supaya dapat berfungsi di masyarakat luas. Sehingga animasi yang diproduksi dapat dinikmati dan dimengerti oleh penonton. Namun, jika sudah menerapkan alasan mengapa membuat animasi tersebut proses ini tidak wajib dikerjakan. ICT GRADE 8 JUNIOR HIGH SCHOOL NATION STAR ACADEMY 3 4 TEXTURING Penambahan tekstur pada setiap desain sangat dianjurkan aga hasilnya lebih maksimal. Pada dasarnya, setiap desain sudah terdapat warna, namun adanya tekstur akan menjadi pelengkapnya. RIGGING Rigging sangat penting untuk pembuatan animasi berbasis komputer. Rigging berfungsi untuk menambahkan tulang dan sendi pada setiap karakter agar bisa digerakkan secara terpisah dan lebih praktis. PRODUCTION (TAHAP PRODUKSI) 5 ANIMATION Proses selanjutnya adalah melakukan animasi dengan bergantung pada storyboard, karena setiap gerakan sudah dicatat dengan jelas. Impor karakter, background, juga komponen atau objek lainnya yang dibutuhkan. 6 VFX VFX atau Visual Effect ditambahkan untuk menghiasi animasi yang mengandung elemen seperti cahaya, api, air, asap, dan lain-lain. VFX diaplikasikan untuk kebutuhan yang tidak bisa dibuat dengan gambar atau animasi. ICT GRADE 8 JUNIOR HIGH SCHOOL NATION STAR ACADEMY 7 8 LIGHTING Gambar yang flat dapat menjadi lebih hidup dengan adanya lighting atau pencahayaan. Lighting bisa diatur dengan menambahkan bayangan atau cahaya manual, bisa juga dengan tool pencahayaan khusus pada aplikasi tertentu. RENDERING Proses terakhir dalam tahap produksi adalah rendering. Rendering adalah proses mengubah project animasi pada software untuk mendapatkan hasil video dalam format file tertentu. Seorang animator dapat menentukan konversi, resolusi, format, bit rate, dan opsi lainnya. POST PRODUCTION (TAHAP PASCA PRODUKSI) Proses finishing pada proses produksi terdapat pada tahap pasca produksi. Pada tahap ini animator dapat menambahkan modifikasi akhir yang dapat membuat animasi terlihat lebih bagus. Ada beberapa proses yang harus dilalui pada tahap ini, antara lain: 1 COMPOSTING Composting merupakan proses penggabungan hasil render dari tahap produksi sebelumnya. Keterampilan dalam video editing sangat dibutuhkan dalam proses ini. Biasanya terdapat penambahan transisi video. 2 COLOR CORRECTING Dalam setiap desain, warna adalah unsur terpenting yang dapat menghidupkan serta menghasilkan aura tertentu. Pada proses color correcting, animator bisa mengubah panorama film sesuai mood. Animator dapat menggunakan beberapa efek warna untuk diaplikasikan ke film animasi yang sedang dibuat, misalnya Hue/Saturation, Color Channel, Color Corrector, RGB Settings, dan lainnya. ICT GRADE 8 JUNIOR HIGH SCHOOL NATION STAR ACADEMY 3 DUBBING / SOUND EFFECT / MUSIC Proses penambahan suara pada sebuah film animasi bisa dilakukan dengan beberapa cara. Setiap animator berbedabeda dalam melakukan proses ini. Ada yang merekam atau menambahkan audio ketika tahap pra-produksi, produksi, dan ada juga ketika tahap pasca produksi. 4 FINAL OUTPUT Proses akhir dalam dari pembuatan animasi adalah final output. Final output dilakukan dengan proses exporting atau bisa juga dengan rendering. Pada proses ini, seorang animator harus mengatur opsi akhir secara detail untuk format film sesuai dengan kebutuhan.
0
You can add this document to your study collection(s)
Sign in Available only to authorized usersYou can add this document to your saved list
Sign in Available only to authorized users(For complaints, use another form )