MAKALAH OBSETRI & GINEKOLOGI “TUMOR JINAK PAYUDARA “ Disusun Oleh : KELOMPOK 1 NUR RIZKY MAULIDAH PO6224223294 DWI AMELIA AGUSTIN PO6224223272 DILA ARETA PO6224223271 FAULINA NUR CAHAYANI PO6224223276 OLIVIA JULIANTI PO6224223296 ADINDA HESTI FITRIANTI PO6224223290 POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALANGKARAYA DIII KEBIDANAN 2024 i KATA PENGANTAR Puji syukur kami haturkan kehadirat Allah Swt. yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami bisa menyelesaikan Makalah Obsetri dan Ginekologi dengan judul “Tumor Jinak Payudara” Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dan Kami ucapkan terima kasih kepada dosen Ibu Titik Istiningsih, SST., M.Keb sebagai dosen pengampu. Kemudian kepada para penulis yang turut serta dalam penulisan makalah. Sebagai penyusun, kami menyadari bahwa masih terdapat kekurangan, baik dari penyusunan maupun tata bahasa penyampaian dalam karya ilmiah ini. Oleh karena itu, kami dengan rendah hati menerima saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ini. Kami berharap semoga makalah yang kami susun ini memberikan manfaat dan juga inspirasi untuk pembaca. Penulis sangat berharap semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi pembaca. Bahkan kami berharap lebih jauh lagi agar makalah ini bisa pembaca praktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Palangkaraya, Oktober 2024 Penulis ii DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ...............................................................................................................ii DAFTAR ISI ........................................................................................................................... iii BAB I ......................................................................................................................................... 1 PENDAHULUAN .................................................................................................................... 1 A. Latar Belakang ................................................................................................................ 1 B. Rumusan Masalah ........................................................................................................... 2 C. Manfaat ........................................................................................................................... 2 BAB II ....................................................................................................................................... 3 TINJAUAN TEORI ................................................................................................................. 3 A. Definisi tumor jinak payudara ......................... Ошибка! Закладка не определена. B. Jenis-jenis tumor jinak payudara ..................... Ошибка! Закладка не определена. C. Gejala dan tanda tumor jinak payudara ........... Ошибка! Закладка не определена. D. Diagnosa tumor jinak payudara....................... Ошибка! Закладка не определена. E. Peran SADARI ................................................ Ошибка! Закладка не определена. F. Penanganan tumor jinak payudara .................. Ошибка! Закладка не определена. G. Pencegahan dan Edukasi ................................. Ошибка! Закладка не определена. BAB III PENUTUP .......................................................... Ошибка! Закладка не определена. KESIMPULAN ................................................................ Ошибка! Закладка не определена. DAFTAR PUSTAKA ....................................................... Ошибка! Закладка не определена. iii BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Tumor jinak payudara merupakan penyakit yang menakutkan bagi perempuan. Ketika individu perempuan tidak mendapatkan informasi yang tepat mengenai tumor jinak payudara yang dialami, maka akan menimbulkan penafsiran yang salah. Bagi perempuan, payudara merupakan organ kelamin sekunder dan mempuyai arti psikologis tersendiri bagi masing-masing perempuan. Individu dewasa awal lebih menggunakan informasi yang ia dapatkan, tidak lagi untuk dirinya sendiri, mereka menggunakan apa yang mereka ketahui untuk mengejar target, seperti karir, pendidikan dan keluarga. (Papalia, 2008: 657). Konsep diri sendiri menurut Carl Rogers adalah keadaan individu dalam mempresentasikan pola persepsi yang terorganisasi dan konsisten. Individu dapat memahami objek dan pengalaman eksternal, dan memberikan makna kepada keduanya. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui cara perempuan dewasa awal penderita tumor jinak payudara memaknai konsep diri mereka. Tujuan kedua adalah untuk mengetahui konsep diri mereka setelah divonis menderita tumor jinak pada payudara mereka. Hasil dari penelitian ini adalah konsep diri perempuan dewasa awal yang terkena tumor jinak payudara selalu mengalami perubahan dari konsep diri awal sebelum divonis hingga setelah divonis. Perubahan konsep diri tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni internal dan eksternal.Faktor internal yang mempengaruhi adalah diri identitas, diri pelaku, diri penerimaan. Faktor eksternal yang mempengaruhi adalah diri fisik, diri etik-moral, diri keluarga, diri sosial. 1 B. Rumusan Masalah 1. Apa itu tumor jinak payudara? 2. Apa saja jenis-jenis tumor jinak payudara? 3. Gejala dan tanda tumor jinak payudara? 4. Diagnosa tumor jinak payudara? 5. Peran SADARI 6. Penangan tumor jinak payudara 7. Pencegahan dan Edukasi C. Manfaat 1. Agar pembaca mengetahui definisi tumor jinak payudara 2. Agar pembaca mengetahui jenis-jenis tumor jinak payudara 3. Agar pembaca mengetahui gejala dan tanda tumor jinak payudara 4. Agar pembaca mengetahui diagnosa tumor jinak payudara 8. Agar pembaca mengetahui peran SADARI 5. Agar pembaca mengetahui penangan tumor jinak payudara 9. Agar pembaca mengetahui pencegahan dan Edukasi 2 BAB II TINJAUAN TEORI A. Tumor Jinak Payudara Tumor payudara jinak adalah tumor payudara yang bersifat jinak, berkarakteristik tidak nyeri, berbatas tegas, konsistensi padat kenyal, dapat digerakkan. Menurut laporan dari New South Wales Breast Cancer Institute , lebih dari 9% populasi mengalamai tumor payudara jinak, yaitu perempuan usia 21-25 tahun dan kurang dari 5% terjadi pada usia diatas 50 tahun. Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2019 terdapat kasus tumor payudara jinak sebanyak 16.956 orang pada tahun 2018. Pencegahan dan deteksi terhadap kanker payudara ataupun tumor payudara jinak dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) secara berkala setiap bulan. Kanker payudara merupakan suatu pertumbuhan jaringan payudara abnormal dengan pertumbuhan berlebihan dan tidak ada koordinasi dengan pertumbuhan jaringan normal, tumbuh infiltratif, dan destruktif serta dapat bermetastase dan tetap akan tumbuh dengan cara yang berlebihan. Kanker payudara merupakan penyebab utama kematian pada wanita. Setiap tahun lebih dari 250.000 kasus baru kanker payudara terdiagnosa di Eropa dan kurang lebih 175.000 di Amerika Serikat. Data Global Cancer Observatory 2018 dari World Health Organization (WHO) menunjukkan kasus kanker yang paling banyak terjadi di Indonesia adalah kanker payudara, yakni 58.256 kasus atau 16.7% dari total 348.809 kasus kanker. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyatakan, angka kanker payudara di Indonesia mencapai 42,1orang per 100 ribu penduduk. Upaya pencegahan dan pengendalian kanker payudara dapat dilakukan dengan cara deteksi dini. Teknologi pencitraan medis untuk pemeriksaan tumor pada payudara yaitu: Mammography, MRI, Ultrasound (USG) . Mamografi merupakan teknik yang paling umum digunakan dalam mendeteksi tumor payudara menggunakan sistem sinarX dosis rendah. Ada beberapa tipe abnormalitas dalam citra mammogram, yaitu keberadaan mikro-kalsifikasi (berbentuk seperti noda berukuran kecil dan terkadang berupa titik-titik) dan keberadaan massa. Massa adalah lesi dan biasanya muncul pada mammogram sebagai daerah yang relatif padat. Karakteristik massa seperti bentuk, batas tepi, dan densitas pada citra mammogram dapat digunakan sebagai acuan untuk mengelompokkan ke dalam tumor jinak ataupun tumor ganas. 3 B. Jenis-jenis Tumor Jinak Payudara Neoplasma atau tumor adalah pertumbuhan abnormal suatu jaringan. Secara garis besar terbagi atas tumor jinak dan tumor ringan. Tumor jinak adalah kumpulan sel yang tumbuh hanya di satu bagian tubuh. Selain itu, jenis tumor ini umumnya tidak menyebar atau menyerang bagian tubuh lainnya. Sebaliknya, tumor ganas adalah tumpukan sel yang dapat menyerang ke jaringan di sekitarnya hingga ke seluruh tubuh. Ada beberapa jenis tumor jinak payudara secara patologi yaitu, pertama fibroadenoma (benjolan payudara yang paling sering terjadi pada wanita), kedua fibrokistik (jaringan yang terasa kenyal), terbagi atas 3 klasifikasi yaitu tidak berpotensi maligna/ganas, potensi rendah dan potensi tinggi (berubah menjadi maligna dalam 5 tahun), ketiga adenosis (pemadatan kelenjar penghasil ASI, oleh Karena infeksi, trauma atau pengaruh hormone), keempat yaitu lain-Lain seperti lipoma (benjolan lemak yang tumbuh secara lambat di antara kulit dan lapisan otot), fibroma (pertumbuhan jaringan jinak mirip tumor) ataupun hamartoma (tumor jinak yang dapat tumbuh di paru-paru, jantung, kulit, otak, payudara, atau area tubuh lainnya). C. Gejala dan Tanda Tumor Jinak Payudara Gejala yang biasanya dialami oleh penderita tumor payudara jinak antara lain: 1. Benjolan berbentuk bulat atau oval 2. Benjolan padat, kenyal, dan mudah digerakkan 3. Nyeri payudara (mastalgia) yang biasanya terjadi mendekati jadwal menstruasi 4. Keluarnya cairan berwarna jernih dari puting, tetapi kadang disertai darah 5. Puting seperti tertarik ke dalam atau nyeri 6. Puting kemerahan dan mengelupas Sementara itu, gejala dari tumor payudara ganas atau kanker payudara meliputi: 4 1. Benjolan terasa keras dan tidak dapat digerakkan (seperti menempel dengan jaringan sekitarnya) 2. Bentuk benjolan tidak beraturan 3. Benjolan umumnya tidak menimbulkan sakit, tetapi ada juga yang terasa nyeri 4. Keluar cairan dari puting selain ASI, misalnya darah atau nanah 5. Pembengkakan, kemerahan, atau panas pada sebagian payudara 6. Kulit payudara bertekstur seperti kulit jeruk dan menebal 7. Puting tertarik ke dalam 8. Berat badan turun drastic D. Diagnosa Tumor Jinak Payudara Untuk mendiagnosis tumor payudara, dokter akan menanyakan tanda atau gejala yang dialami, serta riwayat kesehatan pasien dan keluarga. Setelahnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dengan melihat ukuran, warna, serta apakah payudara kanan dan kiri simetris. Dokter juga akan menekan payudara untuk memeriksa benjolan, tekstur benjolan, serta ada tidaknya nyeri. Dokter juga akan melakukan beberapa tes penunjang di bawah ini untuk memastikan diagnosis: 1. Mammografi, untuk melihat jaringan yang tidak normal pada payudara 2. Ultrasonografi payudara(USG) untuk menunjukkan perubahan payudara yang sulit dilihat pada saat Rontgen, misalnya membedakan benjolan yang bertekstur padat dan berisi cairan. 3. Magnetic resonance imaging (MRI), untuk melihat jaringan payudara dengan lebih jelas dan untuk melihat seberapa besar pertumbuhan tumor di payudara maupun bagian tubuh lain 4. Biopsi, untuk memastikan apakah sel tumor termasuk jinak atau ganas. E. Peran SADARI Dengan memiliki satu atau lebih faktor risiko bukan semata-mata pasti akan menderita kanker payudara, yang penting adalah mengenali/deteksi dini kondisi tumor payudara, lakukan pemeriksaan SADARI (periksa payudara sendiri) secara rutin setiap bulan dan 1 minggu setelah haid selesai. Teknik SADARI (Periksa Payudara Sendiri) yaitu pertama, lepas pakaian yang menutupi payudara dan berdirilah didepan cermin dengan tangan rileks disamping badan. Lihatlah dengan seksama, apakah ada perubahan atau kelainan di area payudara. Kedua, bandingkan payudara saat berbalik dari sisi ke sisi (kanan-kiri). Identifikasi 5 ukuran, bentuk, tekstur kulit atau warna: termasuk kemerahan, benjolan, kerutan atau penarikan pada Kulit. Ketiga, perhatikan perubahan pada puting susu, seperti penarikan ke satu sisi atau perubahan arah ke samping atau ke dalam. Keempat, tempatkan tangan pada pinggang lalu kencangkan dada dan berbalik ke sisi kanan-kiri. Kelima, tempatkan tangan dipinggang dan membungkuk di depan cermin, biarkan payudara menggantung. Kemudian perhatikan perubahannya. Keenam, perhatikan adakah cairan yang keluar dari puting susu. Ketujuh, meraba area diatas dan dibawah tulang clavicula, apakah ada benjolan atau penebalan. Kedelapan, (Pada posais berbaring) tempatkanlah bantal di bawah bahu kiri untuk expose jaringan payudara. Tekuk lengan kiri di belakang Kepala dan jangkaulah payudara kiri dengan tangan kanan. Kesembilan, mulailah pemeriksaan diawali dari ketiak dengan menggunakan tiga jari berama-sama menekan secara ringan, sedang dan kuat. Gerakkan jari-jari tangan dengan tekanan ringan secara melingkar searah jarum jam di sekeliling payudara, mulai dari tepi luar payudara lalu bergerak ke arah tengah sampai ke puting susu sehingga terbentuk pola sepeti obat nyamuk bakar. ekan secara perlahan, rasakan setiap benjolan, pengerasan atau massa di bawah Kulit. Kesepuluh, bila menemukan benjolan, segera menghubungi dokter. Gambar 0.1 Langkah-langkah SADARI 6 https://x.com/KemenkesRI/status/730257767215161344?t=xYAQ9yKPeu6z_YpGx1aohA&s =19 F. Penanaganan Tumor Jinak Payudara Sebagian besar tumor payudara jinak tidak membutuhkan pengobatan. Namun, operasi mungkin diperlukan jika tumor payudara jinak disertai kondisi seperti di bawah ini: 1. Kista yang besar sehingga bisa pecah dan menyebabkan infeksi 2. Tumor yang besar dan mengganggu penampilan 3. Tumor yang berisiko menjadi kanker ganas 4. Tumor besar yang menekan saraf dan menyebabkan nyeri Sementara itu, pengobatan untuk kanker payudara tergantung pada jenis kanker dan seberapa jauh penyebarannya. Beberapa pengobatan yang biasa dilakukan untuk menangani kanker payudara adalah: 1. Operasi, untuk mengangkat jaringan kanker 2. Terapi radiasi (radioterapi), untuk membunuh sel kanker menggunakan sinar-X 3. Kemoterapi, untuk mengecilkan atau membunuh sel kanker menggunakan obat-obatan 4. Terapi hormonal, untuk menghalangi pertumbuhan sel kanker yang dapat didukung oleh hormon tertentu. 5. Terapi biologis, untuk mendukung atau memanfaatkan sistem kekebalan tubuh dalam melawan sel kanker. G. Pencegahan dan Edukasi Edukasi dan promosi kesehatan kanker payudara terutama berfokus pada skrining kanker payudara serta modifikasi gaya hidup untuk mencegah kanker payudara. Edukasi pasien kanker payudara harus meliputi informasi mengenai lokasi, derajat penyakit, serta kemungkinan jenis kanker payudara yang diderita pasien. Edukasi secara rinci mengenai pilihan terapi (manfaat, risiko, prosedur tindakan, serta perawatan pascatindakan) dan prognosis penyakit diberikan pada pasien sesuai dengan jenis kanker yang diderita. Apabila breast conserving surgery menjadi salah satu pilihan terapi, diskusikan apa untung dan ruginya bagi pasien dibandingkan mastektomi radikal. Diskusikan juga mengenai pengaruh kanker dan terapinya terhadap kehamilan atau fertilitas, serta kebutuhan rekonstruksi payudara pada pasien yang menjalani mastektomi. 7 BAB III PENUTUP A. Kesimpulan Tumor jinak payudara adalah penyakit yang menyakitkan bagi wanita. Jika wanita tidak mendapatkan informasi yang tepat tentang tumor jinak payudaya yang mereka alami, ini dapat menyebabkan interprestasi yang salah. Payudara Perempuan memiliki makna psikologis unik karena, bagi Perempuan merupakan organ kelamin sekunder. Orang dewasa muda menggunakan informasi yang mereka ketahui untuk mencapai tujuan seperti karir, pendidikan, dan keluarga. Mereka tidak lagi menggunakan informasi ini untuk diri mereka sendiri. Konsep diri sendiri adalah keadaan seseorang ketika mereka menunjukkan pola persepsi yang sistematis. Individu memiliki kemampuan untuk memberikan makna kepada objek dan pengalaman luar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perempuan dewasa awal yang menderita tumor jinak payudara memaknai diri mereka. 8 DAFTAR PUSTAKA Citrawati NK, Dewi NLPT. Behavioral Description Of Breast Self-Examniation On Women Of Childbearing Age at Public Center, Tembuku I Bangli. Bali Med J. 2020;8(2):105–10 Mammae F. JPKM Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat. 2022;3(2):101–10. (Parida, 2023) Parida, N. (2023). Jurnal Implementan Husada. Perbandingan Tingkat Pengetahuan tentang Tumor Payudara Jinak dan Perilaku Sadari pada Mahasiswi Fakultas Ekonomi Bisnis dan Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Vol 4. Rofiqoh, Naili (2014) Konsep diri pada penderita tumor jinak payudara perempuan dewasa awal. Undergraduate thesis, Universitas Islan Negeri Maulana Malik Ibrahim. Niwayan Putu, Shanti(2022) Tumor Jinak https://www.herminahospitals.com/id/articles/tumor-jinak-payudara.amp Alodokter (2023) Tumor Payudara https://www.alodokter.com/tumor-payudara 9 Payudara. Johansson, A., et al. (2021). Characterization of Benign Breast Diseases and Association With Age, Hormonal Factors, and Family History of Breast Cancer Among Women in Sweden. JAMA Network Open, 4(6), e2114716. 10
0
You can add this document to your study collection(s)
Sign in Available only to authorized usersYou can add this document to your saved list
Sign in Available only to authorized users(For complaints, use another form )