Uploaded by jasonsanjaya1503

Efek Penyembuhan Luka Hidrogel Asap Cair Tempurung Cocos nucifera L.

advertisement
EFEK PENYEMBUH LUKA SEDIAAN HIDROGEL ASAP
CAIR TEMPURUNG Cocos nucifera L. TERHADAP LEVEL
RE-EPITELISASI, FIBROBLAS, DAN KOLAGEN PADA
TIKUS DIABETES
SKRIPSI
OLEH:
AGNES VALENCIA
NIM 201501046
PROGRAM STUDI SARJANA FARMASI
FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2024
EFEK PENYEMBUH LUKA SEDIAAN HIDROGEL ASAP
CAIR TEMPURUNG Cocos nucifera L. TERHADAP LEVEL
RE-EPITELISASI, FIBROBLAS, DAN KOLAGEN PADA
TIKUS DIABETES
SKRIPSI
Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana
Farmasi pada Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara
OLEH:
AGNES VALENCIA
NIM 201501046
PROGRAM STUDI SARJANA FARMASI
FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2024
ii
PENGESAHAN SKRIPSI
EFEK PENYEMBUH LUKA SEDIAAN HIDROGEL ASAP CAIR
TEMPURUNG Cocos nucifera L. TERHADAP LEVEL RE-EPITELISASI,
FIBROBLAS, DAN KOLAGEN PADA TIKUS DIABETES
OLEH:
AGNES VALENCIA
NIM 201501046
Dipertahankan di hadapan Penguji Skripsi Fakultas Farmasi Universitas Sumatera
Utara pada Tanggal: 11 Juni 2024
Disetujui oleh:
Pembimbing I,
Panitia Penguji:
Yuandani S.Farm., M.Si., Ph.D., Apt.
NIP. 198303202009122004
Prof. Dr. Masfria, M.S., Apt.
NIP 195707231986012001
Pembimbing II,
Prof. Dr. Masfria, M.S., Apt.
NIP 195707231986012001
Emil Salim, S.Farm., M.Sc., Ph.D., Apt.
NIP 198402122019031006
Ketua Program Studi Sarjana Farmasi,
Marianne S.Si., M.Si., Apt.
NIP. 198005202005012006
Dr. Sumaiyah, S.Si, M.Si., Apt.
NIP 197712262008122002
Emil Salim, S.Farm., M.Sc., Ph.D., Apt.
NIP 198402122019031006
Medan, 3 Juni 2024
Disahkan oleh:
Dekan,
Khairunnisa, S.Si., M.Pharm., Ph.D., Apt.
NIP 197802152008122001
iii
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur ke hadirat Allah Tritunggal Tuhan Yang Maha Esa yang
senantiasa melimpahkan rahmat dan karunia-Nya yang besar sehingga penulis
dapat menjalani masa perkuliahan dan penelitian hingga akhirnya menyelesaikan
penyusunan skripsi dengan judul “Efek Penyembuh Luka Sediaan Hidrogel Asap
Cair Tempurung Cocos nucifera L. Terhadap Level Re-epitelisasi, Fibroblas, dan
Kolagen pada Tikus Diabetes”. Skripsi ini diajukan sebagai salah satu syarat
memperoleh gelar Sarjana Farmasi pada Fakultas Farmasi Universitas Sumatera
Utara.
Rasa hormat dan terimakasih yang sebesar-besarnya saya sampaikan
kepada Ibu Prof. Dr. Masfria, M.S., Apt. selaku dosen pembimbing I serta Bapak
Emil Salim, S.Farm., M.Sc., Ph.D., Apt. selaku dosen pembimbing II yang telah
membimbing penulis dengan kesabaran, ketulusan, dan motivasi yang luar biasa
selama masa penelitian, juga kepada Ibu Yuandani S.Farm., M.Si., Ph.D., Apt.
dan Ibu Marianne S.Si., M.Si., Apt., selaku penguji yang telah meluangkan waktu
untuk memberikan kritik, saran, dan nasihat yang membangun
demi
kesempurnaan skripsi ini, serta kepada seluruh dosen dan staf pengajar Fakultas
Farmasi USU yang telah memberikan ilmu dan pengetahuan yang tidak akan
mampu terbalaskan.
Penulis menyampaikan rasa terima kasih serta penghargaan sebesarbesarnya khususnya kepada orang tua penulis Bapak Tony Nataprawira dan Ibu
Yarni, kakek penulis Bapak Hindar dan nenek penulis ibu Justinah, Wali penulis
ibu Heriyati, adik Jason Sanjaya, Gabriella Cecilia, dan Graciella Cecilia yang
senantiasa memberi semangat dan memberikan dukungan selama perkuliahan
iv
hingga penyelesaian skripsi, terima kasih juga kepada diri sendiri yang telah
bertahan dalam berdinamika dan berproses selama ini.
Pada kesempatan kali ini penulis juga mengucapkan terima kasih kepada
sahabat tercinta Raudhatul Jannah, Siti Zahwa Humaira, Jochelyn Chu, Syamsinar
Panggabean, Agita Regina Putri Sinulingga, Dwina Florensia Siburian, Celine
Auletta, Anggi Vanessa Br Perangin-angin serta terima kasih kepada teman-teman
seperjuangan 12 United Kingdom dan kelas A stambuk 2020 atas dukungan dan
selama masa perkuliahan.
Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada teman-teman penelitian
asap cair Clarissa Henry, Ardiansyah Selian, dan Irfan Syafti yang telah
menemani penulis dalam melangsungkan penelitian. Terima kasih juga kepada
segenap keluarga asuh, khususnya Wilbert Bernardi, teman-teman kelas D,
Christine Ruth dan Rustam Basten, teman-teman PMBC, dan teman-teman
Djarum Beasiswa Plus, khususnya BIMA 38 atas dukungan serta semangat
selama masa perkuliahan, penelitian, dan penyusunan skripsi ini berlangsung.
Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih memiliki banyak kekurangan.
Oleh sebab itu, dengan segala kerendahan hati, penulis bersedia menerima kritik
dan saran yang membangun untuk kesempurnaan skripsi ini di masa mendatang.
Semoga skripsi ini dapat bermanfaat dan menjadi sumber informasi tambahan
bagi kita semua.
Medan, 3 Juni 2024
Penulis,
Agnes Valencia
NIM. 201501046
v
SURAT PERNYATAAN ORISINALITAS
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama
: Agnes Valencia
Nomor Induk Mahasiswa
: 201501046
Program Studi
: Sarjana Farmasi
Judul Skripsi
: Efek Penyembuh Luka Sediaan Hidrogel Asap Cair
Tempurung Cocos nucifera L. Terhadap Level Reepitelisasi, Fibroblas, dan Kolagen pada Tikus
Diabetes
Dengan ini menyatakan bahwa skripsi yang saya buat adalah asli karya sendiri
dan bukan plagiat. Apabila di kemudian hari diketahui skripsi saya tersebut
terbukti plagiat karena kesalahan sendiri, maka saya bersedia diberi sanksi apapun
oleh Program Studi Sarjana Farmasi Universitas Sumatera Utara. Saya tidak akan
menuntut pihak manapun atas perbuatan saya tersebut.
Demikian surat pernyataan ini saya perbuat dengan sebenarnya dan dalam
keadaan sehat.
Medan, 3 Juni 2024
Agnes Valencia
NIM. 201501046
vi
EFEK PENYEMBUH LUKA SEDIAAN HIDROGEL ASAP CAIR
TEMPURUNG Cocos nucifera L. TERHADAP LEVEL RE-EPITELISASI,
FIBROBLAS, DAN KOLAGEN PADA TIKUS DIABETES
ABSTRAK
Latar Belakang: Luka diabetes merupakan luka kronis yang rentan akan risiko
infeksi. Tingginya kadar glukosa dalam darah merupakan tempat strategis untuk
bakteri dapat berkembang dengan baik. Kelapa merupakan tumbuhan yang
melimpah di Indonesia, tetapi tempurungnya masih belum dimanfaatkan secara
maksimal sehingga dapat dijadikan hidrogel asap cair untuk menyembuhkan luka
diabetes.
Tujuan: Mengevaluasi efektivitas sediaan hidrogel asap cair tempurung kelapa
konsentrasi 25%, 50%, dan 75% sebagai penyembuh luka diabetes melalui
parameter penyembuhan luka level re-epitelisasi, fibroblas, dan kepadatan
kolagen.
Metode: Asap cair dibuat dengan metode pirolisis dan destilasi, kemudian
sediaan hidrogel asap cair yang telah diformulasi sesuai konsentrasi, basis
hidrogel, dan bioplacenton diamati efek penyembuhan lukanya pada hewan uji
yang telah diinduksi diabetes dengan nicotinamide-streptozotosin pada hari ke-3,
hari ke-7, dan hari ke-14 secara histopatologi. Data hasil penelitian kemudian
diuji statistik menggunakan SPSS 2022.
Hasil: Sediaan hidrogel asap cair tempurung kelapa konsentrasi 25% merupakan
sediaan yang dapat menyembuhkan luka diabetes sesuai teori proses
penyembuhan luka, tetapi belum memiliki efek serupa dengan sediaan kontrol
positif bioplacenton dengan peningkatan ketebalan epidermis dari 41,296 μm
menjadi 44,088 μm dan menurun menjadi 26,919 μm, peningkatan jumlah
fibroblas sebesar 23,333 sel; 31,6 sel; dan 44,733 sel, serta skor kepadatan
kolagen sebesar 2,8; 2,8; dan 2,733 pada variasi 3, 7, dan 14 hari perawatan secara
berturut-turut.
Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan sediaan hidrogel
asap cair tempurung kelapa konsentrasi 25% dapat meningkatkan level reepitelisasi, fibroblas dan kolagen sesuai teori proses penyembuhan luka, tetapi
belum memiliki efek serupa dengan bioplacenton yang beredar di pasaran.
Kata Kunci: tempurung kelapa (Cocos nucifera L.), asap cair, hidrogel, reepitelisasi, fibroblas, kolagen
vii
WOUND HEALING EFFECT OF Cocos nucifera L. SHELL LIQUID
SMOKE HYDROGEL PREPARATIONS ON RE-EPITHELIALISATION,
FIBROBLASTS, AND COLLAGEN LEVEL OF DIABETIC RAT
ABSTRACT
Background: Diabetic wounds are chronic wounds that prone to the risk of
infection. High blood glucose levels are a strategic place for bacteria to thrive.
Coconut is an abundant plant in Indonesia, but its shell is still not fully utilized so
that it can be used as liquid smoke hydrogel to cure diabetic wounds.
Objective: Evaluate effectiveness of coconut shell liquid smoke hydrogel
preparations at concentrations of 25%, 50%, and 75% as diabetic wound healers
through wound healing parameters re-epithelialisation level, fibroblasts, and
collagen density.
Methods: Liquid smoke was prepared by pyrolysis and distillation, then liquid
smoke hydrogel preparations that had been formulated according to concentration,
hydrogel base, and bioplacenton were observed for their wound healing effects on
rats that had been induced with nicotinamide-streptozotosin on day 3, day 7, and
day 14 histopathologically. The data were then statistically tested using SPSS
2022.
Results: Coconut shell liquid smoke hydrogel preparation with 25%
concentration can heal diabetic wound according to the theory of wound healing
process, but does not have a similar effect to the positive control preparation
bioplacenton, with an increase in epidermal thickness from 41.296 μm to 44.088
μm and decreased to 26.919 μm, an increase in the number of fibroblasts by
23.333 cells; 31.6 cells; and 44.733 cells, as well as collagen density scores of 2.8;
2.8; and 2.733 at variations of 3, 7, and 14 days of treatment respectively.
Conclusion: Based on the results of the study, it can be concluded that coconut
shell liquid smoke hydrogel preparation with 25% concentration can increase the
level of re-epithelialisation, fibroblasts, and collagen density score according to
the theory of wound healing process, but does not have a similar effect to
bioplacenton on the market.
Keywords: coconut shell (Cocos nucifera L.), liquid smoke, hydrogel, reepithelialisation, fibroblasts, collagen
viii
Download