METODE PENELITIAN: METODE SURVEI MENGGUNAKAN KUESIONER DAN INTERVIEW A. Metode Penelitian Metode penelitian merupakan suatu pendekatan ilmiah yang digunakan untuk memperoleh data dengan tujuan tertentu yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik1. Pendekatan ilmiah ini memiliki tiga karakter utama, yaitu rasional, empiris, dan sistematis. Rasional berarti metode yang digunakan dapat diterima oleh akal sehat dan memiliki dasar teori yang jelas. Empiris mengacu pada data yang dikumpulkan harus dapat diamati dan diukur secara nyata. Sementara itu, sistematis menunjukkan bahwa penelitian dilakukan dengan urutan langkah-langkah yang jelas dan terstruktur. Dengan mengikuti prinsip-prinsip ini, suatu penelitian dapat memberikan hasil yang valid dan dapat diuji kebenarannya, sehingga dapat dijadikan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan atau pengembangan ilmu pengetahuan. Metode penelitian tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk mendapatkan data, tetapi juga sebagai pedoman dalam proses pengolahan data hingga tahap analisis dan kesimpulan2 (Syafrida Hafni Sahir, 2021: 1). Setiap penelitian dimulai dengan pemikiran awal yang membentuk rumusan masalah, diikuti dengan hipotesis awal yang dikembangkan berdasarkan teori dan penelitian terdahulu. Setelah itu, penelitian dilakukan melalui proses pengumpulan data yang relevan, baik melalui metode kualitatif maupun kuantitatif. diinterpretasikan Data sehingga yang diperoleh menghasilkan kemudian diolah, kesimpulan dianalisis, yang dan dapat dipertanggungjawabkan. Penelitian kuantitatif merupakan suatu metode penelitian yang menekankan pada aspek objektivitas dalam pengukuran variabel-variabel yang diteliti. Menurut Cohen (1980 dalam Abigail Soesana, et. al., 2023: 3), penelitian kuantitatif didefinisikan sebagai penelitian sosial yang menggunakan metode empiris dan pernyataan empiris3. Hal ini berarti bahwa penelitian kuantitatif bertujuan untuk memperoleh data yang dapat diukur 1 2 3 Abdul Fattah Nasution, Metode Penelitian Kualitatif. (Bandung: CV. Harva Creative., 2023 Syafrida Hafni Sahir, Metodologi Penelitian. (Yogyakarta: KBM Indonesia, 2021) Abigail Soesana, Metode Penelitian Kuantitatif. (Medan: Yayasan Kita Menulis,2023) 1 secara numerik serta diuji menggunakan metode statistik. Sebagai metode yang bersifat positivistik, penelitian kuantitatif berfokus pada hubungan sebab-akibat, pola-pola statistik, serta keteraturan dalam suatu fenomena sosial. Oleh karena itu, desain penelitian yang digunakan dalam metode ini sering kali bersifat eksperimental atau survei dengan tujuan untuk mendapatkan hasil yang objektif. Survei adalah metode yang sering digunakan dalam penelitian untuk mengumpulkan informasi dari sekelompok orang. Data yang diperoleh dari survei dapat digunakan untuk berbagai tujuan, mulai dari memahami opini publik, mengevaluasi layanan, hingga mengidentifikasi tren sosial dan ekonomi4. Secara lebih spesifik, Mc Millan dan Schumacher menyatakan bahwa dalam penelitian survei, peneliti menyeleksi suatu sampel dari responden dan menggunakan kuesioner atau melakukan interview untuk mengumpulkan informasi terhadap variable yang menjadi perhatian peneliti5. Survey sendiri merupakan salah satu dari beberapa alat ukur dalam suatu instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data dari objek penelitian dimana menurut Sukendra & Atmaja, terdapat beberapa jenis instrumen yang dapat digunakan dalam penelitian kuantitatif, yaitu6: 1. Kuesioner 2. Wawancara 3. Lembar Observasi 4. Skala Pengukuran Bertingkat Meskipun alat ukur instrumen diatas memiliki tujuan yang sama utuk yaitu mengumpulkan data dari responden, namun cara kerja, kelebihan, serta kelemahannya sangat berbeda antara satu dan alat ukur instrumen. Oleh karena itu, pemahaman yang baik tentang kedua metode ini sangat penting agar peneliti dapat memilih metode yang paling sesuai dengan kebutuhan penelitian mereka. 4 5 6 Morissan, Metode Penelitian Survei. (Jakarta: Prenadamedia Group., 2018). Maidiana, Penelitian Survey. (Jurnal of Education: Alacrity, 1:2), p. 21-22 Karimuddin Abdullah, Misbahul Jannah Ummul Aiman, Suryadin Hasda, Zahara Fadilla, Taqwin, Masita Ketut Ngurah Ardiawan, & Meilida Eka Sari, Metodologi Penelitian Kuantitatif. (Aceh: Yayasan Penerbit Muhammad Zaini, 2022) 2 B. Kuesioner Kuesioner atau juga dikenal sebagai angket menurut Sekaran adalah daftar pertanyaan tertulis yang telah dirumuskan sebelumnya dimana responden akan mencatat jawaban mereka, biasanya dalam alternatif yang didefinisikan dengan jelas7. Pertanyaan dalam kuesioner dapat berupa pilihan ganda, isian singkat, atau pertanyaan terbuka yang memungkinkan responden memberikan jawaban sesuai dengan pendapat dan pengalaman mereka89. Melalui kuesioner, peneliti bisa mendapatkan data yang relevan dengan tujuan penelitian yaitu berdasarkan hasil kuesioner yang telah dijawab oleh responden yang akan diukur. Selain itu tujuan pemilihan kuesioner sebagai teknik pengumpulan data dikarenakan untuk mendapatkan data dengan tingkat realiabilitas dan validitas yang tinggi. Kuesioner dapat disebarkan secara langsung (kertas) atau melalui platform digital seperti Google Forms, SurveyMonkey, atau email. Kuesioner terbagi menjadi kuesioner terbuka, tertutup dan campuran. Pertanyaan dapat berupa pertanyaan tertutup dengan pilihan jawaban yang telah ditentukan atau pertanyaan terbuka yang memungkinkan responden memberikan tanggapan bebas. Kelebihan dari kuesioner yaitu: 1. Pengisian kuesioner tidak membutuhkan kehadiran peneliti 2. Mampu dibagikan secara bersama – sama kepada seluruh responden 3. Waktunya fleksibel dan menyesuaikan responden 4. Dapat dibuat anonim demi kerahasiaan data 5. Lebih terjangkau Kekurangan dari kuesioner yaitu: 1. Responden sering tidak teliti 2. Responden sering tidak jujur 7 8 9 Dwi Astarani Aslindar, Amruddin, Roni Priyanda, Tri Siwi Agustina, Nyoman Sri Arinatini, et. al., Metodologi Penelitian Kuantitatif. (Sukoharjo: Pradina Pustaka, 2022). Bahri, S., Teknik Pengumpulan Data: Kuesioner. (Jakarta: PT Rineka Cipta, 2018). Ardiansyah, Risnita, M.Syahran Jailani, Teknik Pengumpulan Data Dan Instrumen Penelitian Ilmiah Pendidikan Pada Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. (Jurnal Pendidikan Islam, IHSAN , 1:2). Pp 26 3 3. Kuesioner sering tidak kembali jika dikirim melalui pos 4. Responden dengan pendidikan tertentu cenderun sulit mengisi kuesioner C. Wawancara/Interview Wawancara merupakan percakapan dengan maksud tertentu yang dilakukan oleh dua pihak atau lebih yang terdiri dari pewawancara (interviewer) yang mengajukan pertanyaan dan terwawancara (interviewe) yang memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut10. Wawancara sendiri terdapat dua macam, yaitu11: 1. Wawancara terpimpin Wawancara terpimpin ialah wawancara yang dilakukan dengan menggunakan pedoman wawancara, sehingga pertanyaan- pertanyaannya terarah, tidak menyimpang dari pertanyaan yang telah disiapkan sebelumnya. 2. Wawancara tak terpimpin Wawancara tak terpimpin ialah wawancara yang tidak terarah atau dilakukan secara sambil lalu atau spontan Menurut aspeknya, wawancara sendiri dibagi menjadi:12 1. Menurut fungsinya, dibagi ke dalam wawancara diagnostik, terapeutik dan penelitian. 2. Menurut jumlah responden, dibagi ke dalam wawancara individu dan kelompok. 3. Menurut lamanya interview dibagi ke dalam interview singkat dan panjang. 4. Menurut peranan pewawancara dan responden, dibagi kedalam. Pertama, wawancara terbuka, tak berstruktur, bebas, non-direktif atau client-centered dan. Kedua, tertutup, berstruktur. D. Perbandingan Kuesioner dan Wawancara 10 Rifa’i Abubakar, Pengantar Metode Penelitian. (Yogyakarta: SUKA-Press UIN Sunan Kalijaga, 2021) Ibid Ibid 11 12 4 Setelah melihat beberapa definisi dan penjelasan diatas, tentu saja wawancara memiliki perbedaan dengan kuesioner seperti berikut: Kuesioner Wawancara Tidak membutuhkan kehadiran peneliti Membutuhkan peneliti Fleksibel Terikat, berdasarkan janji yang dibuat Populasi yang lebih luas Populasi yang lebih sempit Menggunakan jawaban tulis Menggunakan jawaban lisan Tujuannya mendapatkan data yang luas Tujuannya melihat sudut pandang audien E. Kesimpulan Metode penelitian merupakan pendekatan ilmiah yang bertujuan untuk memperoleh data yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik. Salah satu pendekatan yang umum digunakan dalam penelitian kuantitatif adalah metode survei, yang dilakukan melalui kuesioner dan wawancara. Kuesioner merupakan alat pengumpulan data berbentuk daftar pertanyaan tertulis yang dapat disebarkan secara langsung atau melalui platform digital. Sementara itu, wawancara melibatkan interaksi langsung antara peneliti dan responden, sehingga memungkinkan eksplorasi mendalam terhadap sudut pandang responden. Perbandingan antara kuesioner dan wawancara menunjukkan bahwa kuesioner lebih fleksibel dan dapat menjangkau populasi yang lebih luas, sedangkan wawancara lebih mendalam dalam menggali informasi. Pemilihan metode yang tepat harus disesuaikan dengan tujuan penelitian agar data yang diperoleh memiliki validitas dan reliabilitas yang tinggi. 5 DAFTAR PUSTAKA Abdullah, K., Aiman, M. J. U., Fadilla, S. H. Z., Taqwin, Ardiawan, M. K. N., & Sari, M. E. (2022). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Penerbit: Yayasan Penerbit Muhammad Zaini, Aceh. Diakses dari https://repository.ar- raniry.ac.id/id/eprint/28559/1/Buku%20Metodologi%20Penelitian%20Kuantitatif. pdf Abubakar, R. (2021). Pengantar Metodologi Penelitian. Penerbit: SUKA-Press UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Diakses dari https://digilib.uin- suka.ac.id/id/eprint/42716/1/PENGANTAR%20METODOLOGI%20PENELITIA N.pdf Amruddin, Priyanda, R., Agustina, T. S., Ariantini, N. S., Rusmayani N. G. A. L., Aslindar, D. A., Ningsih, K. P., Wulandari, S., Putranto, P., Yuniati, I., Untari, I., Mujiani, S., & Wicaksono, D. (2022). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Penerbit: Pradina Pustaka, Sukoharjo. Diakses dari https://repository.itspku.ac.id/306/1/NASKAHMETODOLOGI%20PENELITIAN%20KUANTITATIF-SUDAH%20ISBN.pdf Jailani, M. S. (2023). Teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian ilmiah pendidikan pada pendekatan kualitatif dan kuantitatif. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 1-9. Nasution, A. F. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. Penerbit: CV. Harfa Creative, Bandung. Sahir, S. H. (2021). Metodologi Penelitian. Penerbit: KBM INDONESIA, Yogyakarta. Diakses dari https://repositori.uma.ac.id/bitstream/123456789/16455/1/E- Book%20Metodologi%20Penelitian%20Syafrida.pdf Soesana, A., Subakti, H., Karwanto, Kuswandi, A. S. F., Sastri, L., Aswan, I. S. N., Hasibuan, F. A. & Lestari, H. (2023) Metodologi Penelitian Kuantitatif. Penerbit: Yayasan Kita Menulis, 6 Medan. Diakses dari https://repository.unugiri.ac.id:8443/id/eprint/4881/1/Anisa%20Buku%20Metodol ogi%20Penelitian%20Kuantitatif.pdf 7
0
You can add this document to your study collection(s)
Sign in Available only to authorized usersYou can add this document to your saved list
Sign in Available only to authorized users(For complaints, use another form )