Metode Penelitian Akuntansi Pengaruh Leverage Terhadap Manajemen Laba Dengan Tata Kelola Perusahaan Sebagai Variabel Moderasi Novia Alfani Elyanti / 01017230089 Latar Belakang Manajemen laba menjadi salah satu isu yang sering diperbincangkan dalam bidang akuntansi dan keuangan, karena praktik ini dapat memengaruhi kualitas laporan keuangan. Perusahaan cenderung melakukan manajemen laba untuk memenuhi ekspektasi pasar, menjaga stabilitas laba, atau memenuhi target tertentu yang berkaitan dengan kompensasi manajemen. Namun, praktik ini dapat menimbulkan dampak negatif terutama terkait dengan kepercayaan investor dan pemangku kepentingan. Leverage yang mencerminkan tingkat penggunaan utang dalam struktur modal perusahaan, merupakan salah satu faktor yanng diyakini memengaruhi praktik manajemen laba. Perusahaan dengan tingkat leverage tinggi sering kali berada di bawah tekanan untuk menunjukkan kinerja keuangan yang baik, demi menjaga kepercayaan kreditor dan pemegang saham. Dalam kondisi seperti ini, manajemen laba dapat dijadikan alat untuk memenuhi tekanan tersebut. Di sisi lain, tata kelola perusahaan yang baik diharapkan dapat menjadi mekanisme pengendalian yang efektif untuk meminimalkan praktik manajemen laba. Unsur-unsur seperti keberadaan dewan komisaris independen, komite audit, dan struktur kepemilikan yang baik dapat membantu peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan perusahaan. Broad Problem Dalam dunia keuangan dan akuntansi, leverage sering digunakan oleh perusahaan untuk meningkatkan potensi keuntungan. Namun, penggunaan leverage yang tinggi juga membawa risiko, termasuk potensi manipulasi laporan keuangan atau praktik manajemen laba untuk memenuhi harapan kreditor dan pemegang saham. Sementara itu, tata kelola perusahaan yang baik diharapkan dapat menjadi mekanisme pengendalian yang efektif untuk mengurangi praktik manajemen laba yang berlebihan. Poin-poin permasalahan : 1. Leverage dan pengaruhnya terhadap manajemen laba. 2. Praktik manajemen laba dalam perusahaan. 3. Peran tata kelola perusahaan sebagai variabel moderasi Research Question 1 Apakah leverage berpengaruh terhadap manajemen laba? 2 3 Apakah manajemen laba berpengaruh terhadap tata kelola perusahaan? Apakah tata kelola perusahaan memoderasi hubungan antara leverage dan manajemen laba? Penelitian Terdahulu No 1. Judul Penelitian PENGARUH LEVERAGE TERHADAP MANAJEMEN LABA DENGAN CORPORATE GOVERNANCE SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI Penulis, tahun, dan tempat Veliandina Chivan Naftalia, 2013, Universitas Diponegoro Variabel Variabel Independen : Leverage Variabel Dependen : Manajemen Laba Variabel Moderasi : Corporate Governance (kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, kualitas audit, dan dewan komisaris independen). Teknik Analisis Data Regresi linear berganda Hasil Penelitian Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage berpengaruh signifikan etrhadap manajemen laba. Variabel moderasi yang mempengaruhi hubungan dari leverage terhadap manajemen laba adalah kepemilikan institusional. No 2. Judul Penelitian PENGARUH LEVERAGE TERHADAP MANAJEMEN LABA DENGAN CORPORATE GOVERNANCE SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR ANEKA INDUSTRI YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2013-2016 Penulis, tahun, dan tempat Diana Savitri, 2019, Universitas Negeri Yogyakarta Variabel Variabel Independen : Leverage Variabel Dependen : Manajemen Laba Variabel Moderasi : Corporate Governance Teknik Analisis Data Hasil Penelitian Uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji autokorelasi), dan uji hipotesis (regresi linear sederhana dan MRA). Leverage berpengaruh negatif terhadap Manajemen Laba. Dewan Komisaris Independen tidak memoderasi hubungan Leverage terhadap Manajemen Laba. Kepemilikan Institusional tidak memoderasi hubungan Leverage terhadap Manajemen Laba. Kualitas Auditor tidak memoderasi hubungan Leverage terhadap Manajemen Laba. No 3. Judul Penelitian Penulis, tahun, dan tempat Variabel PENGARUH PROFITABILITAS, LDAN LEVERAGE TERHADAP MANAJEMEN LABA DENGAN GCG SEBAGAI VARIABEL MODERASI Fitri Amalia, et al, 2019, Universitas PGRI Madiun Variabel Independen : LProfitabilitas, dan Leverage.. Variabel Dependen : Manajemen Laba Variabel Moderasi : GCG Teknik Analisis Data Uji asumsi klasik dan moderated regression analysis (MRA). Hasil Penelitian Profitabilitas berpengaruh terhadap manajemen laba, sedangkan leverage tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. Serta kualitas audit dan dewan komisaris independen tidak dapat memoderasi hubungan antara profitabilitas dan leverage terhadap manajemen laba. No 4. Judul Penelitian PENGARUH LEVERAGE, PROFITABILITAS DAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL TERHADAP MANAJEMEN LABA Penulis, tahun, dan tempat Dilla Febria, 2020, Universitas Andalas Variabel Teknik Analisis Data Hasil Penelitian Variabel Independen : Leverage, Profitabilitas, dan Kepemilikan Manajerial Uji asumsi klasik (statistik deskriptif), uji normalitas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas, dan .uji autokorelasi Leverage dan kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. Sedangkan, profitabilitas mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen laba. Secara simultan leverage, profitabilitas, dan kepemilikan manajerial berpengaruh terhadap manajemen laba. Variabel Dependen : Manajemen Laba No 5. Judul Penelitian PENGARUH PROFITABILITAS, LEVERAGE, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP MANAJEMEN LABA DENGAN CORPORATE GOVERNANCE SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI Penulis, tahun, dan tempat Moh. Rifqi Hidayatullah, 2023, Universitas Trisakti Variabel Variabel Independen : LProfitabilitas, Leverage, dan Ukuran Perusahaan. Variabel Dependen : Manajemen Laba Variabel Moderasi : Corporate Governance Teknik Analisis Data Analisis regresi berganda dan moderated regression analysis (MRA). Hasil Penelitian 1. Profitabilitas tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. 2. Leverage berpengaruh negatif terhadap manajemen laba. 3. Ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. 4. Komisaris independen tidak mampu memoderasi pengaruh profitabilitas terhadap manajemen laba. dll Studi Literature Menurut Veliandina Chivan Naftalia, (2013) manajemen laba terjadi ketika manajer menggunakan pertimbangan (judgement) dalam pelaporan keuangan dan penyusunan transaksi untuk merubah laporan keuangan, dengan tujuan untuk memanipulasi besaran (magnitude) laba kepada para stakeholders tentang kinerja ekonomi perusahaan yang bergantung pada angka-angka akuntansi yang disajikan dalam laporan keuangan. Tindakan manajemen laba menurut Savitri, (2019) terjadi karena pihak manajemen lebih banyak mengetahui informasi internal dan prospek perusahaan di masa yang akan dating dibandingkan dengan pemegang saham. Terkadang pihak manajemen menyampaikan informasi kepada pemegang saham tidak sesuai dengan kondisi perusahaan yang sesungguhnya, sehingga manajemen mendapatkan peluang untuk melakukan praktik manajemen laba demi memaksimalkan utilitasnya. Leverage menurut Savitri, (2019) adalah rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa jauh aktiva perusahaan dibiayai dengan hutang. Penelitian yang dilakukan oleh Veliandina Chivan Naftalia, (2013) menunjukkan bahwa leverage berpengaruh terhadap manajemen laba. Leverage merupakan salah satu faktor yang diyakini memengaruhi praktik manajemen laba, karena perusahaan dengan tingkat leverage tinggi sering kali berada di bawah tekanan untuk menunjukkan kinerja keuangan yang baik demi menjaga kepercayaan kreditor dan pemegang saham. Dalam kondisi seperti ini, manajemen laba dapat dijadikan alat untuk memenuhi tekanan tersebut. Di sisi lain, tata kelola perusahaan yang baik diharapkan dapat menjadi mekanisme pengendalian yang efektif untuk meminimalkan praktik manajemen laba. Unsur-unsur seperti keberadaan dewan komisaris independen, komite audit, dan struktur kepemilikan yang baik dapat membantu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan perusahaan. Tata kelola perusahaan yang kuat diyakini mampu memoderasi pengaruh leverage terhadap manajemen laba, sehingga dapat menciptakan laporan keuangan yang lebih kredibel. Menurut Veliandina Chivan Naftalia, (2013) berdasarkan teori keagenan, tindakan manajemen dapat diatasi atau diminimalisir melalui mekanisme tata kelola perusahaan (good corporate governance). Mekanisme tata kelola perusahaan merupakan konsep yang diajukan demi peningkatan kinerja perusahaan melalui supervisi atau monitoring kinerja manajemen dan menjamin akuntabilitas manajemen terhadap stakeholders dengan mendasarkan pada kerangka peraturan. Kerangka Konseptual Leverage H1 Manajemen Laba H2 Tata Kelola Perusahaan Pengembangan Hipotesis Pengaruh Leverage terhadap Manajemen Laba. H1 : Leverage berpengaruh positif terhadap manajemen laba. Pengaruh Tata Kelola Perusahaan memoderasi hubungan antara Leverage dan Manajemen Laba. H2 : Tata kelola perusahaan berpengaruh negatif terhadap hubungan antara leverage dan manajemen laba. Research Model MODEL 1 EMi,t = α + β1LEVi,t + β2CGi,t + β3PROFi,t + β4LIQi,t + βGROWTHi,t + β6SIZEi,t + ϵ MODEL 2 EMi,t = α + β1LEVi,t + β2CGi,t + β3LEV*CGi,t + β4PROFi,t + β5LIQi,t + β6GROWTHi,t + β7SIZEi,t + ϵ Keterangan : Keterangan : EM = Variabel Dependen Earning Management (Manajemen Laba) LEV*CG = Interaksi antara Leverage dan Tata Kelola (CG) α = Konstanta PROF = Profitabilitas β1- β6 = Koefisien Regresi LIQ = Likuiditas LEV = Variabel Independen Leverage GROWTH = Pertumbuhan Perusahaan CG = Variabel Moderasi Corporate Governance (Tata Kelola) SIZE = Ukuran Perusahaan i,t = Periode Berjalan ϵ = Standard Eror Argumentasi Hubungan Leverage dan Manajemen Laba Leverage menunjukkan tingkat ketergantungan perusahaan pada utang sebagai sumber pembiayaan. Perusahaan dengan leverage tinggi sering menghadapi tekanan untuk memenuhi kewajiban keuangan, seperti pembayaran bunga dan pokok utang. Kondisi ini dapat menciptakan insentif bagi manajemen untuk memanipulasi laporan keuangan melalui manajemen laba. Praktik ini dilakukan untuk mempertahankan kepercayaan dari kreditur dan investor, serta untuk memastikan bahwa perusahaan tetap terlihat sehat secara finansial. Misalnya, laba yang tinggi dapat mencerminkan kemampuan perusahaan untuk membayar utang, meskipun angka tersebut diperoleh dari hasil manipulasi akuntansi. Peran Tata Kelola Perusahaan sebagai Variabel Moderasi antara Leverage dengan Manajemen Laba Tata kelola perusahaan yang baik berfungsi sebagai mekanisme kontrol yang dapat membatassi tindakan oportunistik manajemen. Elemen seperti dewan komisaris independen, komite audit, dan penerapan prinsip-prinsip good corporate governance (GCG) berfungsi meningkatkan pengawasan terhadap laporan keuangan. Dengan demikian, perusahaan dengan tata kelola yang kuat lebih mampu menghindari manipulasi laba, meskipun leverage tinggi. Tata kelola yang efektif menekankan transparansi dan akuntabilitas, sehingga hubungan leverage dan manajemen laba menjadi lebih lemah atau bahkan tidak signifikan. Operasionalisasi Variabel Variabel Indikator Variabel Independen : Leverage (LEV) Debt to Aset Ratio (DAR) atau Debt to Asset Ratio (DER) Variabel Dependen : Earning Management/Manajemen Laba (EM) Nilai discretionary accruals Variabel Moderasi : Corporate Governance/Tata Kelola (CG) Proporsi komisaris independen Keberadaan komite audit Skala Pengukuran Rasio Rasio Persentase (%) Skala nominal (1:Ada, 0:Tidak ada) Jumlah (skala rasio) Formula/Sumber Data DAR = Total utang/Total aset DER = Total utang/Total ekuitas Menggunakan Jones Model atau Modified Jones Model. Laporan tahunan perusahaan. Variabel Indikator Skala Pengukuran Formula/Sumber Data Profitabilitas (PROF) Return on Asset (ROA) atau Return on Equity (ROE) Rasio Liquiditas (LIQ) Current Ratio (CR) atau Quick Rasio (QR) Rasio Pertumbuhan Perusahaan (GROWTH) Tingkat pertumbuhan penjualan Persentase (%) ((Penjualan tahun ini – Penjualan tahun sebelumnya)/Penjualan tahun sebelumnya)*100% Ukuran Perusahaan (SIZE) Total aset Rasio Total aset LEV*CG (interaksi) Hasil perkalian LEV dengan CG Rasio Hasil perkalian indikator LEV dan CG. ROA = Laba bersih/Total aset ROE = Laba bersih/Ekuitas CR = Aset lancar/Kewajiban lancar QR = (Aset lancar – Persediaan)/Kewajiban lancar Terima Kasih
0
You can add this document to your study collection(s)
Sign in Available only to authorized usersYou can add this document to your saved list
Sign in Available only to authorized users(For complaints, use another form )