PEMBELAJARAN AGENDA I ANALISIS ISU KONTEMPORER 4 OKTOBER 2024 ISU MASALAH YANG DITEMUKAN DI KAMPUS PADA DISABILITAS 1. Kurang meratanya aksesibilitas fasilitas secara fisik 2. Ketidakpahaman dosen dan staf untuk memenuhi kebutuhan akomodasi mahasiswa disabilitas 3. Kurangnya informasi tentang layanan yang memadai di lingkungan akademik 4. Kesulitan dalam akomodasi ujian 5. Kurangnya keterlibatan mahasiswa disabilitas dalam pengambilan keputusan, terkhusus pada penyediaan akomodasi 6. Kurangnya dukungan psikososial dan konseling bagi mahasiswa disabilitas yang mengalami stress 7. Minimnya Kerjasama dan komunikasi antar unit dalam mendukung mahasiswa disabilitas Isu A KB P KL (Aktual) (Kebermanfaatan) (Problematik) (Kelayakan) 5 5 5 5 20 5 5 5 3 18 4 4 5 4 17 Skor Belum adanya informasi tentang pedoman layanan aksesibilitas bagi mahasiswa disabilitas Belum meratanya aksesibilitas sarana prasarana secara fisik bagi mahasiswa disabilitas Belum meratanya pemahaman pengajaran oleh dosen untuk memenuhi kebutuhan akomodasi mahasiswa disabilitas Skor penilaian 1= sangat tidak A/KB/P/KL 4= A/KB/P/KL 2= tidak A/KB/P/KL 5= sangat A/KB/P/KL 3= cukup A/KB/P/KL ISU UTAMA Pedoman Layanan Aksesibilitas Bagi Mahasiswa Disabilitas di Universitas Negeri Jakarta No 1 Identifikasi isu Uraian Pengaruh isu terhadap kinerja organisasi Mahasiswa disabilitas Kesulitan yang dihadapi mahasiswa Mahasiswa disabilitas kesulitan dalam disabilitas pada kegiatan dapat menambah mendapatkan pembelajaran di antaranya, model dinamisasi diskusi selama akomodasi pada pembelajaran yang dipilih oleh kegiatan pembelajaran kegiatan belajar dan dosen kurang sesuai dengan dengan mahasiswa saat mengikuti ujian kekhususan dari disabilitas reguler, sehingga tersebut, sehingga kerap ditemui mendukung terwujudnya partisipasi mahasiswa disabilitas visi kampus inklusi kurang dinilai 2 Kurangnya Kurang efektif dan meratanya Melalui panduan praktis pengalaman civitas pelatihan yang telah diberikan layanan aksesibilitas bagi akademika (dosen, kepada civitas akademika UNJ mahasiswa disabilitas ini, tenaga pendidik, staf, dalam berinteraksi kepada dapat terwujudnya mahasiswa regular) disabilitas, sehingga kerap terjadi budaya inklusi secara dalam berinteraksi miskomunikasi yang menghambat komprehensif dari aktivitas mahasiswa disabilitas 3 dengan mahasiswa menyeluruh dari seluruh disabilitas civitas akademika UNJ Kurangnya Mahasiswa disabilitas memiliki Fasilitas akomodasi yang keterlibatan kebutuhan akomodasi layanan telah tersedia di kampus mahasiswa disabilitas khusus yang berbeda-beda, dapat dimanfaatkan dalam pengambilan sehingga dalam penyusunan secara optimal keputusan, khususnya rencana pemberian akomodasi pada penyediaan belajar juga perlu melibatkan akomodasi mahasiswa disabilitas