MODUL A K TIVIT A S J A S M A NI FASE B KELAS IV Disusun Oleh : Delvya Intan Kusumawardhani, S.Or. Modul Ajar PJOK Identitas Penulis Delvya Intan Kusumawardhani, S.Or. SD Labs School Unesa Surabaya Identitas Modul Ajar Aktivitas Jasmani Fase B - Kelas 4 Kompetensi Awal Mata Pelajaran : PJOK Peserta didik dapat menunjukkan kemampuan Fase/Kelas : B / Kelas 4 dalam mempraktikkan dan memahami berbagai Jumlah Peserta Didik : 28 siswa bentuk latihan kebugaran jasmani untuk menjaga Alokasi Waktu : 2 x 35 menit komposisi tubuh ideal. Mode Pembelajaran : Luring Katagori Peserta Didik : Regular Elemen/Topik : Bergaya Hidup Aktif Kata Kunci : Push-up, Sit-Up, Back-up Profil Pelajar Pancasila Profil pelajar pancasila yang dikembangkan pada fase B adalah mandiri dan gotong royong yang di tunjukkan melalui proses aktivitas pembelajaran berbagai bentuk latihan kebugaran jasmani untuk menjaga komposisi tubuh ideal. Capaian Pembelajaran Pada akhir fase B peserta didik dapat menerapkan prosedur dan mempraktikkan latihan pengembangan kebugaran jasmani sesuai ukuran dan intensitas aktivitas jasmani (ringan hingga sedang), menunjukkan kemampuan dalam menerapkan pola perilaku hidup sehat berupa perlunya aktivitas jasmani, istirahat, pengisian waktu luang, serta memilih makanan bergizi dan seimbang. Peserta didik juga dapat menunjukkan kemampuan dalam menerapkan prosedur pemeliharaan kebersihan dan kesehatan alat reproduksi, serta kesehatan diri dan orang lain dari penyakit menular dan tidak menular. Pendekatan dan Model Target Peserta Didik Pendekatan : CRT Peserta Didik Reguler : 27 siswa Kelas IV SDN Lab Metode : Demonstrasi, diskusi, mandiri School Unesa Surabaya Model : Problem based learning Peserta Didik dengan Kesulitan : - Tujuan Pembelajaran Modul Ajar PJOK Aktivitas Jasmani Fase B - Kelas 4 Peserta didik melalui pembelajaran demonstrasi dan penugasan dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan dan memahami fakta, konsep, dan prosedural dari berbagai bentuk latihan kebugaran jasmani untuk menjaga komposisi tubuh ideal. Alur Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat melakukan Peserta didik dapat menirukan gerakan Push-up, Sit-Up, Back-up gerakan Push-up, Sit-Up, Back-up Peserta didik dapat Melakukan Peserta didik dapat terlibat dalam berbagai bentuk latihan kebugaran dalam permainan sederhana kegiatan latihan kebugaran berbagai macam bentuk Pemahaman Bermakna Peserta didik dapat memanfaatkan berbagai bentuk latihan kebugaran jasmani untuk menjaga komposisi tubuh ideal dalam kehidupan nyata sehari-hari. Contohnya: peserta didik dapat memanfaatkan kekuatan otot dan daya tahan otot lengan untuk mengangkat atau memindahkan benda-benda yang ada di rumah, dan dapat memanfaatkan kekuatan dan daya tahan otot tungkai pada waktu harus berjalan kaki sepulang sekolah menuju rumah. Pertanyaan Pematik 1. Mengapa peserta didik perlu memahami dan menguasai berbagai bentuk latihan kebugaran jasmani untuk menjaga komposisi tubuh ideal? 2. Jika peserta didik dapat memahami dan menguasai berbagai bentuk latihan kebugaran jasmani untuk menjaga komposisi tubuh ideal, manfaat apa saja yang dapat diperoleh? Sarana Prasarana Media : Materi PPT Aktivitas Jasmani, Video Pembelajaran Alat : Peluit, Stopwatch, Cone Sumber Belajar : Buku PJOK (Muhajir. 2020. Belajar dan Berlatih Aktivitas Kebugaran Jasmani. Bandung: Sahara Multi Trading.) Asesmen Asesmen Diagnostik: Observasi / Pengamatan Gerak Asesmen Formatif: Individu Asesmen Sumatif: Individu (Tugas Gerak) Modul Ajar PJOK Materi Ajar Aktivitas Jasmani Fase B - Kelas 4 Materi Pokok Pembelajaran: Aktivitas Jasmani Aktivitas Pembelajaran: Aktivitas pembelajaran bentuk latihan kekuatan otot melalui push-up, sit-up, back-up untuk menjaga komposisi bentuk tubuh ideal Kegiatan Pembelajaran Pendahuluan 15 Menit Orientasi 1. Guru menyapa dan memberi salam kepada peserta didik 2. Guru meminta salah seorang peserta didik untuk memimpin doa, dan peserta didik berdoa sesuai dengan agamanya masing-masing. 3. Guru memberikan intruksi menyanyikan lagu daerah cublek-cublek suwong kepada peserta didik. 4. Guru memotivasi peserta didik untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. 5. Guru Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari. 6. Guru Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang akan berlangsung. 7. Menyampaikan materi pembelajaran yang akan dibahas. 8. Guru mengecek presensi dan peserta didik merespon dengan menjawab “hadir”. Apersepsi 1. Guru memberikan pertanyaan pemantik kepada peserta didik sesuai dengan kemampuannya. Pemberian Acuan 1. Peserta didik mencermati penjelasan guru tentang tujuan pembelajaran dan skenario pembelajaran. 2. Guru menjelaskan penguasaan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik. 3. Peserta didik menyimak dan mendalami materi yang dijelaskan oleh guru. 4. Peserta didik menerima dan mempelajari LKPD dari guru. 5. Peserta didik melaksanakan tugas ajar sesuai dengan target waktu yang ditentukan guru Modul Ajar PJOK Aktivitas Jasmani Fase B - Kelas 4 Kegiatan Inti 40 Menit Sintaks 1. Orientasi peserta didik pada masalah 1. Guru meminta salah satu peserta didik maju ke depan untuk memimpin pemanasan menggunakan pemanasan statis dan dinamis yang dicontohkan oleh guru. 2. Peserta didik diminta untuk orientasi dengan melakukan “Jogging Numerik” Sintaks 2. Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar 1. Guru mengorganisasikan peserta didik untuk beraktivitas terkait kebugaran jasmani 2. Guru memberikan arahan untuk berkumpul secara berkelompok 3. Guru menyematkan materi profil pelajar pancasila pada tahap ini 4. Peserta didik diberikan pemantik untuk aktif mengembangkan ide dan pola pikirnya dalam beraktivitas pembelajaran Sintaks 3. Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok 1. Peserta didik berkumpul dengan kelompok masing-masing dan berdiskusi untuk menentukan gerakan push up, sit up, dan back up 2. Peserta didik bersama guru mempraktikkan gerakan push up, sit up, dan back up Sintaks 4. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya 1. Masing-masing peserta didik mencoba melakukan gerakan push up, sit up, dan back up secara bergantian dengan kelompok masing-masing 2. Peserta didik mencari pasangan dua orang, dengan bergantian peserta didik melakukan gerakan push up, sit up, dan back up 3. Peserta didik melaporkan hasil push up, sit up, dan back up kepada guru dan juga lembar asesmen 4. Peserta didik dibagi menjadi dua kelompok dan melakukan permainan Boi-boian yang di pimpin oleh guru Modul Ajar PJOK Aktivitas Jasmani Fase B - Kelas 4 Sintaks 4. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya Sit-Up Push-Up Back-Up Permainan boi-boian Sintaks 5. Analisis dan evaluasi. 1. Guru mendampingi peserta didik mengevaluasi proses yang telah dilakukan 2. Proses tanya jawab antara peserta didik dengan guru maupun peserta didik lainnya terjadi dengan baik 3. Evaluasi bersama antara kelompok satu dengan lainnya agar proses pemecahan masalah dapat menghasilkan tujuan pembelajaran 4. Guru melakukan analisis dan evaluasi terhadap hasil push up, sit up, dan back up peserta didik Kegiatan Penutup Pendinginan dan Refleksi 15 Menit 1. Guru memberikan penghargaan berupa pujian dan apresiasi kepada seluruh siswa atas kerjasama yang dilakukan pada pembelajaran hari ini. 2. Salah seorang peserta didik maju ke depan untuk memimpin gerakan pendinginan 3. Peserta didik dan guru melakukan refleksi terhadap kegiatan pembelajaran yang telah selesai dilaksanakan. 4. Peserta didik bersama guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam penutup. Modul Ajar PJOK Aktivitas Jasmani Fase B - Kelas 4 Asesmen Pembelajaran Data diri yang didapatkan dari guru BK terkait Asesmen Diagnostik pengetahuan, gaya belajar, karakteristik kondisi sosial 1. Pengetahuan: LKPD, tes tertulis 2. Keterampilan: Penilaian selama proses Asesmen Formatif berlangsung 1. Penilaian tes tertulis Asesmen Sumatif 2. Penilaian praktik Pengayaan dan Remidial 1. Pengayaan Pengayaan diberikan oleh guru terhadap proses pembelajaran yang dilakukan pada setiap aktivitas pembelajaran. Pengayaan dilakukan apabila setelah diadakan penilaian pada kompetensi yang telah diajarkan pada peserta didik pada setiap aktivitas pembelajaran, nilai yang dicapai melampaui kompetensi yang telah ditetapkan oleh guru. Pengayaan dilakukan dengan cara menaikkan tingkat kesulitan permainan dengan cara mengubah jumlah pemain, memperketat peraturan, menambah alat yang digunakan, serta menambah tingkat kesulitan tugas keterampilan yang diberikan. 2. Remidial Remidial dilakukan oleh guru terintegrasi dalam pembelajaran yaitu dengan memberikan intervensi yang sesuai dengan level kompetensi peserta didik dari mana guru mengetahui level kompetensi peserta didik. Level kompetensi diketahui dari refleksi yang dilakukan setiap kali pembelajaran. Remidial dilakukan dengan cara menetapkan atau menurunkan tingkat kesulitan dalam materi pembelajaran. Modul Ajar PJOK Aktivitas Jasmani Fase B - Kelas 4 Refleksi Peserta Didik Pada setiap akhir topik dan di akhir pembelajaran peserta didik ditanya tentang: 1. Apa yang sudah dipelajari. 2. Dari apa yang sudah dipelajari, apa yang sudah dikuasai. 3. Kesulitan-kesulitan apa saja yang peserta didik alami/temukan dalam melakukan aktivitas pembelajaran berbagai bentuk latihan kebugaran jasmani untuk menjaga komposisi tubuh ideal. 4. Kesalahan-kesalahan apa saja yang peserta didik alami/temukan dalam melakukan aktivitas pembelajaran berbagai bentuk latihan kebugaran jasmani untuk menjaga komposisi tubuh ideal. 5. Bagaimana cara memperbaiki kesalahan-kesalahan yang peserta didik alami/ temukan dalam melakukan aktivitas pembelajaran berbagai bentuk latihan kebugaran jasmani untuk menjaga komposisi tubuh ideal. Refleksi Guru Refleksi yang dilakukan oleh guru terhadap proses pembelajaran yang dilakukan pada setiap aktivitas pembelajaran. Hasil refleksi bisa digunakan untuk menentukan perlakuan kepada peserta didik, apakah remidial atau pengayaan. Remidial dan pengayaannya di dalam pembelajaran, tidak terpisah setelah pembelajaran. Hal-hal yang perlu mendapat perhatian dalam refleksi guru antara lain: 1. Apakah kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan baik? 2. Kesulitan-kesulitan apa saja yang dialami/temukan dalam proses aktivitas pembelajaran berbagai bentuk latihan kebugaran jasmani untuk menjaga komposisi tubuh ideal? 3. Apa yang harus diperbaiki dan bagaimana cara memperbaiki proses aktivitas pembelajaran berbagai bentuk latihan kebugaran jasmani untuk menjaga komposisi tubuh ideal? 4. Bagaimana keterlibatan peserta didik dalam proses aktivitas pembelajaran berbagai bentuk latihan kebugaran jasmani untuk menjaga komposisi tubuh ideal? Modul Ajar PJOK Glosarium Aktivitas Jasmani Fase B - Kelas 4 1. Kebugaran Jasmani adalah kesanggupan dan kemampuan tubuh melakukan penyesuaian (adaptasi) terhadap pembebasan fisik yang diberikan kepadanya (dari kerja yang dilakukan sehari-hari) tanpa menimbulkan kelelahan yang berlebihan yang berarti. 2. Komponen-komponen kebugaran jasmani antara lain : (1) Strength (kekuatan), (2) Power (daya), (3) Speed (kecepatan), (4) Flexibility (kelentukan), (5) Agility (kelincahan), (6) Endurance (daya tahan) dan (7) Stamina (daya tahan kecepatan).. 3. Kekuatan adalah ketegangan yang terjadi atau kemampuan otot untuk suatu ketahanan akibat suatu beban. Beban tersebut dapat dari bobot badan sendiri atau dari luar (external resistance). 4. Recovery adalah waktu istirahat. 5. Sit-Up adalah adalah latihan penguatan perut yang dilakukan dengan cara telentang, lutut ditekuk, lalu mengangkat tubuh ke arah atas, dan dilakukan secara berulang-ulang. 6. Push-Up adalah suatu jenis latihan kekuatan yang berfungsi untuk menguatkan otot bisep maupun trisep. Posisi awal tidur tengkurap dengan tangan di sisi kanan kiri badan. Kemudian badan didorong ke atas dengan kekuatan tangan. Posisi kaki dan badan tetap lurus atau tegap. Setelah itu, badan diturunkan dengan tetap menjaga kondisi badan dan kaki tetap lurus. Badan turun tanpa menyentuh lantai atau tanah. Naik lagi dan dilakukan secara berulang. Referensi 1. Muhajir. 2019. Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, untuk SD/MI Kelas IV. Bandung : Sahara Multi Trading. 2. Tim Penyusunan Bahan Ajar. 2010. Buku Bahan Ajar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan. Bogor: PPPPTKPenjas& BK. 3. Muhajir. 2020. Belajar dan Berlatih Aktivitas Kebugaran Jasmani. Bandung: Sahara Multi Trading. 4. Tim Direktorat SD. 2017. Panduan Penilaian untuk Sekolah Dasar (SD). Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Memeriksa dan Menyetujui, Surabaya, 29 Juli 2024 Kepala SD Labs School Unesa Guru Mata Pelajaran Surabaya Siti Fatimah, M.Pd. NIP. 198303232010012014 Delvya Intan Kusumawardhani, S.Or. INSTRUMEN DAN RUBRIK PENILAIAN A K TIVIT A S J A S M A NI FASE B KELAS IV Disusun Oleh : Delvya Intan Kusumawardhani, S.Or. Modul Ajar PJOK Asesmen Afektif Aktivitas Jasmani Fase B - Kelas 4 Aspek SB (Sangat Baik) B (Baik) C (Cukup) K (Kurang) Mandiri Peserta didik mampu menyelesaikan tanggung jawab atas inisiatif sendiri dengan cepat dan tepat, tanpa bantuan guru maupun teman. Peserta didik mampu menyelesaikan tanggung jawab atas inisiatif sendiri dengan cepat tetapi kurang tepat, tanpa bantuan guru atau teman. Peserta didik masih perlu diingatkan untuk menyelesaikan tanggung jawab tanpa bantuan guru atau teman. Peserta didik mampu menyelesaikan tanggung jawab dengan bantuan guru dan teman. Gotong Royong Peserta didik memiliki inisiatif membantu teman, dapat bekerjasama tanpa membedakan teman, dan menghargai pekerjaan teman satu tim. Peserta didik dapat bekerjasama tanpa membedakan teman dan menghargai pekerjaan teman satu tim tetapi kurang inisiatif membantu teman. Peserta didik dapat bekerjasama tanpa membedakan teman, tetapi tidak berinisiatif membantu teman dan tidak menghargai pekerjaan teman satu tim. Peserta didik bekerjasama dengan teman tertentu. Keterangan : SB = Sangat Baik B = Baik C = Cukup K = Kurang Lembar Penilaian No 1 2 3 4 5 dst Nama L/P Mandiri SB B C Gotong Royong K SB B C K Modul Ajar PJOK Asesmen Kognitif Aktivitas Jasmani Fase B - Kelas 4 Teknik: Tes tulis Bentuk: Pilihan ganda dan uraian 1. Kemampuan tubuh untuk dapat beraktivitas seharian tanpa mengalami kelelahan berarti, dan masih mempunya cadangan tenaga disebut dengan .... A. Kesehatan Jasmani. B. Kekuatan Jasmani. C. Kebugaran Jasmani. D. Kemampuan Jasmani. Kunci: C 2. Yang termasuk bentuk latihan kekuatan otot lengan dan bahu adalah .... A. Push-up, lompat tali perorangan, berjalan dengan tangan. B. Saling mendorong bahu, Sit-up,lompat tali berkelompok. C. Duduk sambil mengangkat kedua kaki, berjalan dengan tangan, naik turun tangga. D. Berjalan dengan tangan, Push-Up, saling mendorong bahu. Kunci: D 3. Manfaat dari latihan duduk split adalah .... A. Melatih kekuatan otot lengan dan bahu. B. Melatih kelenturan tubuh. C. Melatih daya tahan otot kaki. D. Melatih keseimbangan tubuh. Kunci: B 4. Jelaskan cara melakukan gerakan Push-up yang benar! Kunci: Sikap awal posisi terlungkup, kedua kaki rapat lurus ke belakang, ujung kaki bertumpu pada lantai. Kedua telapak tangan di samping dada, jari-jari tangan menunjuk ke depan dan kedua siku ditekuk. Angkat badan ke atas hingga kedua tangan lurus, badan dan kaki sejajar. Kemudian badan diturunkan kembali dengan jalan membengkokkan kedua siku, badan dan kedua kaki tetap lurus dan tidak menyentuh lantai. Jawaban benar mendapatkan skor 1 dan salah 0 Mendapatkan skor; 4, jika seluruh urutan dituliskan dengan benar dan isi benar. 3, jika urutan dituliskan salah tetapi isi benar. 2, jika sebagian urutan dituliskan dengan benar dan sebagian isi benar. 1, jika urutan dituliskan salah dan sebagian besar isi salah. Modul Ajar PJOK Asesmen Psikomotorik Aktivitas Jasmani Fase B - Kelas 4 Pedoman penskoran No 1 2 3 Aktivitas Deskripsi Penilaian Push-Up Sit-Up Back-Up Skor Peserta didik mampu melakukan push-up dengan baik, menunjukkan kekuatan dan ketahanan yang baik. 3 Peserta didik mampu melakukan push-up namun dengan beberapa kesalahan teknik dan kurang konsisten. 2 Peserta didik kesulitan melakukan push-up, menunjukkan kekurangan dalam kekuatan dan teknik. 1 Peserta didik mampu melakukan sit-up dengan baik, menunjukkan kekuatan otot perut dan koordinasi yang baik. 3 Peserta didik mampu melakukan sit-up namun dengan beberapa kesalahan teknik dan kurang konsisten. 2 Peserta didik kesulitan melakukan sit-up, menunjukkan kekurangan dalam kekuatan otot perut dan teknik. 1 Peserta didik mampu melakukan back-up dengan baik, menunjukkan kekuatan dan ketahanan otot punggung yang baik. 3 Peserta didik mampu melakukan back-up namun dengan beberapa kesalahan teknik dan kurang konsisten. 2 Peserta didik kesulitan melakukan back-up, menunjukkan kekurangan dalam kekuatan dan teknik otot punggung. 1 Asesmen dapat dilakukan dengan aplikasi rapor kebugaran, nantinya guru dapat memasukkan skor repetisi ke dalam aplikasi dan akan muncul deskripsinya LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK A K TIVIT A S J A S M A NI FASE B KELAS IV Disusun Oleh : Delvya Intan Kusumawardhani, S.Or. Modul Ajar PJOK Petunjuk Penggunaan Aktivitas Jasmani Fase B - Kelas 4 Nama Peserta Didik I : …………………….. Nama Peserta Didik II : …………………….. Materi : Berbagai bentuk latihan kebugaran jasmani untuk menjaga komposisi tubuh ideal. Pelaku : Lakukanlah latihan kekuatan otot lengan, perut, dan punggung Aktivitas dilakukan dengan waktu sesuai kemampuan maksimal dari peserta didik. Pengamat: Gunakan kriteria, berikan tanggapan kepada temanmu, dan catat aktivitas latihan kekuatan otot, yang telah dilakukan temanmu. Setelah selesai melakukan satu aktivitas pembelajaran, maka bergantilah peran. Catat berapa kali atau berapa lama waktu gerakan dari berbagai bentuk latihan kebugaran jasmani untuk menjaga komposisi tubuh ideal, pada aktivitas latihan kekuatan otot lengan, perut, dan punggung yang telah dilakukan temanmu! No. 1. 2. 3. Kegiatan Skor BAHAN AJAR A K TIVIT A S J A S M A NI FASE B KELAS IV Disusun Oleh : Delvya Intan Kusumawardhani, S.Or. Modul Ajar PJOK Materi Aktivitas Jasmani Fase B - Kelas 4 Memahami fakta, konsep, dan prosedur, serta mempraktikkan peningkatan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan seperti latihan kekuatan otot Kekuatan otot adalah kemampuan otot untuk suatu ketahanan akibat suatu beban. Beban tersebut dapat dari bobot badan sendiri atau dari luar (external resistance). Disamping latihan kekuatan otot yang baik yang harus dimiliki peserta didik, maka koordinasi gerakan akan sangat menentukan dalam mencapai hasil yang baik. Bentukbentuk aktivitas peningkatan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan seperti latihan kekuatan otot antara lain sebagai berikut: Aktivitas latihan sit-up Cara melakukannya: (a) Sikap permulaan peserta didik tidur terlentang. (b) Kedua lutut ditekuk dan kedua tangan diletakkan di belakang kepala. c) Kemudian angkat badan ke atas hingga posisi duduk. (d) Peserta didik diminta untuk melakukan gerakan ini 15 sampai 30 detik dan dilakukan berpasangan. Aktivitas latihan otot punggung (back-up) Cara melakukannya: (a) Sikap permulaan peserta didik tidur telungkup, kaki rapat dan kedua tangan berpasangan di belakang kepala. (b) Kemudian angkat badan hingga dada tidak menyentuh lantai. (c) Latihan ini dilakukan berpasangan. (d) Peserta didik diminta untuk melakukan gerakan ini berulang-ulang selama 15 sampai 30 detik. Modul Ajar PJOK Materi Aktivitas Jasmani Fase B - Kelas 4 Aktivitas latihan push-up Cara melakukannya: (a) Sikap permulaan peserta didik tidur telungkup, kedua kaki dirapatkan lurus di belakang. (b) Kedua telapak tangan di samping dada. (c) Kemudian angkat badan ke atas hingga kedua tangan lurus. (d) Lalu badan diturunkan kembali, dengan jalan menekuk kedua sikut. (e) Peserta didik diminta untuk melakukan gerakan ini berulang-ulang selama 15 sampai 30 detik. Materi Aktivitas Lari Numerik Cara melakukannya: (a) Peserta didik berlari/jogging membentuk lingkaran sesuai dengan kondisi lapangan (b) Guru memberikan aba-aba atau instruksi dengan menyebutkan angka secara acak (c) Perserta didik membuat kelompok atau berkumpul sejumlah angka yang telah di sebutkan oleh guru (d) Peserta didik secepat mungkin harus menumukan kelompoknya (e) Guru mengulangi lari/jogging ketika semua kelompok terbentuk Modul Ajar PJOK Materi Aktivitas Jasmani Fase B - Kelas 4 Aktivitas permainan boi-boian Cara melakukannya: (a) Guru memilih area bermain yang aman, misalnya halaman sekolah atau lapangan, yang cukup luas untuk permainan. (b) Guru menyiapkan alat permainan seperti beberapa batu atau benda kecil untuk ditumpuk, serta sebuah bola kecil untuk dilempar. (c) Guru membagi siswa menjadi dua kelompok dengan jumlah anggota yang seimbang, misalnya masing-masing 4-5 siswa. (d) Guru menentukan batas lapangan bermain dan area di mana menara batu akan ditempatkan, memastikan ada ruang yang cukup untuk bergerak. (e) Guru menjelaskan cara menumpuk batu menjadi menara di tengah lapangan, menunjukkan contoh cara menumpuk yang stabil. (f) Guru menjelaskan kepada kelompok penjaga bahwa tugas mereka adalah melindungi menara batu dari dijatuhkan oleh kelompok penyerang. (g) Guru menjelaskan kepada kelompok penyerang bahwa tugas mereka adalah menjatuhkan menara batu dengan bola dan kemudian mencoba menata kembali batubatu tersebut. (h) Guru mengawasi jalannya permainan untuk memastikan semua siswa mengikuti aturan, bermain dengan aman, dan saling menghormati. BAHAN AJAR A K TIVIT A S J A S M A NI FASE B KELAS IV Disusun Oleh : Delvya Intan Kusumawardhani, S.Or. Modul Ajar PJOK Paparan Materi Aktivitas Jasmani Fase B - Kelas 4