PROPOSAL PROJECT BASED LEARNING CHARACTER BUILDING PANCASILA JUDUL : PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERSEPSI KESETARAAN GENDER DI KALANGAN REMAJA Oleh : Kelompok 1 Kelas : LD24 Nama Anggota NIM Devina Fransiska 2802444984 Dita Michaela Agustina 2802440286 Felicia Davin Sutanto 2802432100 Gaby Three 2802439776 Jenissa Mishaela Antonio 2802433980 Katherine Angeline 2802436111 CHARACTER BUILDING DEVELOPMENT CENTER (CBDC) SEMESTER GANJIL 2024/2025 Proposal PROJECT BASED LEARNING CHARACTER BUILDING PANCASILA JUDUL PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERSEPSI KESETARAAN GENDER DI KALANGAN REMAJA LO 5 To Design a Project Related to Participating as Global Citizens, Nationalism, and Indonesian Identity I. Latar Belakang Kesetaraan gender telah menjadi salah satu isu global yang terus dibahas dan diperjuangkan di berbagai bidang, mulai dari politik, ekonomi, pendidikan, hingga budaya. Meski sudah memasuki era modern, diskriminasi gender masih sering sekali terjadi dalam kehidupan sehari hari di Indonesia. Contoh dari ketidakadilan gender yang masih sering kita temui adalah stereotip, seperti wanita dianggap baik hati, ramah, dan baik hati sehingga dianggap cocok untuk menjadi sekretaris, padahal laki-laki juga bisa menjadi sekretaris dan beban ganda, seperti seorang wanita harus mengerjakan seluruh pekerjaan rumah tetapi harus bekerja juga untuk mencari uang. (Manalu, et al, 2024) Di era digital saat ini, media sosial berperan sebagai salah satu platform utama yang mempengaruhi persepsi masyarakat, terutama di kalangan remaja. Remaja, sebagai pengguna aktif media sosial, sangat rentan terpapar berbagai informasi, norma, dan nilai-nilai sosial yang dibagikan melalui berbagai platform seperti Instagram, TikTok, Twitter, dan Facebook. Dalam konteks ini, persepsi tentang kesetaraan gender di kalangan remaja dapat dipengaruhi secara signifikan melalui konten yang mereka lihat dan interaksi pada platform-platform media sosial. Selain itu, media sosial tidak hanya menjadi tempat untuk berkomunikasi, tetapi juga berperan sebagai ruang di mana stereotip gender serta narasi terkait kesetaraan gender, dibentuk, dipertahankan, dan diperkuat. Namun, pengaruh media sosial terhadap persepsi kesetaraan gender di kalangan remaja belum banyak dieksplorasi secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana konten di media sosial mempengaruhi cara remaja mendapatkan dan memberikan wawasan tentang kesetaraan gender, serta cara mereka dalam mengimplikasikan wawasannya. Adapun tujuan dibentuknya proposal proyek ini, yaitu: ● Untuk memenuhi atribut pertama dalam BINUS Graduate Attributes (BGA) yaitu untuk memenuhi dan menyelesaikan seluruh mata kuliah dalam kurikulum dengan penuh integritas dengan cara menyusun dan menyelesaikan proposal proyek akhir dalam mata kuliah Character Building di semester 1. ● Untuk memenuhi atribut kedua dalam BINUS Graduate Attributes (BGA). Penelitian ini memberikan pemahaman yang mendalam mengenai nilai-nilai gender di kalangan remaja serta mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan konten yang mendukung kesetaraan gender menggunakan teknologi media sosial sebagai platform edukasi dan kampanye yang efektif. ● Untuk memenuhi atribut keempat dalam BINUS Graduate Attributes (BGA) yaitu untuk mendorong remaja, pendidik, dan pemangku kepentingan untuk berpikir kritis tentang pengaruh media sosial terhadap persepsi kesetaraan gender sehingga mampu memberikan wawasan baru yang lebih mendalam dan faktual tentang bagaimana media sosial membentuk pemikiran mereka terkait isu-isu gender. ● Untuk memenuhi atribut kesembilan dalam BINUS Graduate Attributes (BGA). Penelitian ini akan melibatkan mahasiswa untuk meningkatkan social awareness dan mengeksplorasi berbagai cara untuk menyuarakan isu kesetaraan gender dan bagaimana cara mengatasinya melalui media sosial. Proyek ini dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran para remaja di Indonesia terhadap isu terkait dengan kesetaraan gender. Remaja sebagai generasi emas diharapkan untuk dapat menjadi generasi yang lebih baik dari generasi sebelumnya, terlebih lagi dalam memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan kesetaraan gender, khususnya di dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan uraian latar belakang tentang isu kesetaraan yang telah dipaparkan di atas, maka dibuatlah proposal proyek yang berjudul “PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERSEPSI KESETARAAN GENDER DI KALANGAN REMAJA”. II. Rumusan Masalah 1. Apa definisi dari kesetaraan gender? 2. Mengapa kesetaraan gender itu penting? 3. Apa yang perlu dilakukan remaja untuk mencapai kesetaraan gender? 4. Apa saja jenis media sosial yang paling mempengaruhi persepsi kesetaraan gender di kalangan remaja? 5. Bagaimana pengaruh konten media sosial terhadap persepsi remaja mengenai kesetaraan gender? 6. Bagaimana remaja mengimplementasikan wawasan tentang kesetaraan gender dalam kehidupan sehari-hari? III. Literature Review 3.1 Definisi Kesetaraan Gender Menurut Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Semarang tahun 2018, pengertian kesetaraan gender merujuk kepada suatu keadaan setara antara laki-laki dan perempuan dalam pemenuhan hak dan kewajiban. 3.2 Alasan Pentingnya Kesetaraan Gender Kesetaraan gender sangat penting karena berkontribusi pada pengentasan kemiskinan, mengurangi diskriminasi, dan meningkatkan produktivitas di tempat kerja. Dengan memberdayakan perempuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan, kesetaraan ini juga meningkatkan kesejahteraan mereka melalui akses yang sama terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang kerja. Selain itu, kesetaraan gender menciptakan budaya kerja yang positif, di mana semua individu merasa dihargai dan dihormati. Secara keseluruhan, kesetaraan gender memastikan bahwa hak-hak politik, ekonomi, sipil, sosial, dan budaya dapat dinikmati oleh semua orang tanpa memandang jenis kelamin (Jatmiko dalam United Nations Development Programme, 2019). 3.3 Cara Mencapai Kesetaraan Gender Mencapai kesetaraan gender memerlukan pendekatan multidimensional yang mencakup peningkatan akses pendidikan untuk semua gender, kampanye kesadaran masyarakat, penerapan kebijakan yang mendukung kesetaraan, dan pemberdayaan ekonomi bagi perempuan. Penting untuk melibatkan pria dalam diskusi, mendukung kepemimpinan perempuan, serta memastikan akses kesehatan yang setara. Selain itu, melawan kekerasan berbasis gender dan mengumpulkan data yang relevan sangat krusial. Upaya kolektif dari individu, komunitas, dan pemerintah diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kesetaraan gender secara efektif (Yousafzai, 2013). 3.4 Jenis Media Sosial Jenis-jenis media sosial, pertama adalah jejaring sosial yang berguna untuk membantu penggunanya terhubung dengan satu sama lain dengan saling berkomunikasi, bertukar informasi, gambar, audio, dan juga video. Contohnya Facebook, Instagram, Linkedin, TikTok, dan Telegram. Kedua adalah Media Sharing network yang memungkinkan penggunanya saling berbagi visual seperti foto dan juga multimedia video. Contohnya Instagram, TikTok, dan Snapchat. Ketiga adalah Forum diskusi, media sosial ini merupakan salah satu jenis media sosial yang paling awal dikembangkan, penggunanya dapat berdiskusi tentang hal apa saja yang mereka minati, tanya jawab, maupun berbagi ide dan berita. Contohnya Reddit, Digg, Quora, Joomla, dan Kaskus. Keempat adalah Social audio network, penggunanya dapat berbicara, mendengarkan, dan mengobrol berbagai topik. Contohnya Discord, Spotify, Greenroom, dan Facebook Live Audio. 3.5.1 Pengertian Konten Sosial Media Konten media sosial adalah informasi yang dibagikan dengan tujuan untuk membangun hubungan dan interaksi yang bermakna dengan audiens. Konten ini tidak hanya berfungsi sebagai penyampaian pesan, tetapi juga sebagai alat untuk menciptakan keterlibatan, mendengarkan umpan balik, dan membangun komunitas di sekitar suatu topik atau merek (Solis, 2010). 3.5.2 Jenis Konten Sosial Media Jenis-jenis konten media sosial, pertama adalah konten hiburan yang berisi komedi untuk menghibur dan mengisi kebosanan. Kedua adalah konten informasi yang bertujuan menyampaikan berita maupun isu-isu populer. Ketiga adalah konten inspirasi yang berisi efek positif bagi audiensnya. Keempat adalah konten vlog dan blog, yakni kisah dokumentasi yang diunggah di berbagai platform media sosial. Kelima adalah konten edukasi yang ditujukan untuk menambah pengetahuan audiensnya. 3.6 Dampak yang Dapat Terjadi Jika Tidak Ada Kesetaraan Gender Kurangnya kesetaraan gender berdampak signifikan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Hal ini terjadi karena dominasi satu gender sering mengarah pada diskriminasi terhadap yang lain, sehingga menciptakan kesenjangan dalam akses pendidikan dan kesehatan. Akibatnya, perempuan dan kelompok gender minoritas sering menghadapi hambatan dalam pendidikan dan peluang kerja. Selain itu, ketidaksetaraan gender berhubungan dengan peningkatan kekerasan fisik dan psikologis, yang semakin memperburuk situasi. Hal ini juga dapat memicu masalah kesehatan mental, seperti depresi dan kecemasan, terutama pada perempuan. Di samping itu, ketidaksetaraan ini memperkuat norma sosial yang merugikan, yang mengajarkan bahwa satu gender lebih berharga. Oleh karena itu, semua faktor ini menciptakan siklus ketidakadilan yang sulit diputuskan. IV. Metode Pelaksanaan Project a. Deskripsi Kegiatan Sumber Data Kegiatan Dalam pelaksanaan kegiatan ini, penulis menggunakan sumber data primer dan data sekunder. Data primer adalah metode pengumpulan data yang dilakukan dengan memberikan kuesioner langsung kepada responden. Metode ini bertujuan mendapatkan informasi yang relevan dan spesifik sesuai dengan tujuan penelitian. Sumber data primer yang kami gunakan adalah form kuesioner yang berisi pertanyaan terbuka dan tertutup untuk menggali opini, sikap, dan perilaku responden. Data sekunder adalah metode pengumpulan data yang digunakan dengan cara mengumpulkan informasi yang telah ada sebelumnya melalui berbagai sumber, seperti jurnal dan juga artikel yang kami gunakan sebagai acuan pembelajaran dan pemahaman lebih dalam. Teknik Penelitian Dalam kegiatan ini, penulis menggunakan teknik penelitian data kualitatif. Teknik penelitian data kualitatif merupakan metode penelitian yang menggunakan data deskriptif. .Penulis akan mengumpulkan data melalui kuesioner dengan pertanyaan semiterbuka yang akan disebarkan melalui media sosial. Tahapan Persiapan Kegiatan Pada tahapan persiapan kegiatan, kelompok kami terlebih dahulu melakukan riset mengenai apa itu kesetaraan gender. Riset ini dilakukan dengan tujuan untuk membantu kami dalam memahami apa pengertian kesetaraan gender itu sendiri dan apa pentingnya kesetaraan gender. Melalui riset ini, kami menemukan banyak sekali isu-isu mengenai ketimpangan gender. Setelah memperdalam pengetahuan kami tentang isu ini, kami memulai untuk membuat rumusan masalah yang akan menjadi panduan dari project ini. Lalu, kami akan membuat pertanyaan untuk kuesioner yang akan kami sebarkan melalui Google Form. Tahapan Pelaksanaan Kegiatan Pada tahapan pelaksanaan kegiatan, kelompok kami memilih untuk menyebarkan kuesioner. Kelompok kami akan membuat formulir melalui Google Form yang berisikan 10 pertanyaan mengenai partisipasi narasumber dalam menyuarakan kesetaraan gender. Kuesioner yang telah siap untuk diisi akan disebarkan kepada mahasiswa-mahasiswi non Binusian. Pemilihan metode kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan data tentang seberapa sadar para remaja di Indonesia tentang isu-isu yang berkaitan dengan kesetaraan gender. 8. Referensi/Daftar Pustaka Manalu. Y, Simatupang. Rosta HR, Silaen. Christine Febriyani BR, 2024. Kesetaraan Gender dalam Bingkai Kebhinekaan Indonesia. (diakses pada https://rumah-jurnal.com/index.php/jolasos/article/view/81/74 United Nations, 2013. Malala Yousafzai addresses United Nations Youth Assembly. YouTube. https://youtu.be/3rNhZu3ttIU?si=HmdRP_aqNt_bZFCk Jatmiko. S, 2019. Upaya United Nations Development Programme (UNDP) dalam Meningkatkan Kesetaraan Gender di Indonesia Melalui Program Sustainable Development Goals (SDGs). https://repository.unpar.ac.id/bitstream/handle/123456789/10666/Cover%20-%20Bab1%2 0-%203316109sc-p.pdf?sequence=1&isAllowed=y Solis. Brian, 2010. Defining Social Media: 2006-2010. https://briansolis.com/2010/01/defining-social-media-the-saga-continues/?utm_source=ch atgpt.com DP3A Kota Semarang, 2018. Mencapai Kesetaraan Gender dan Memberdayakan Kaum Perempuan. https://dp3a.semarangkota.go.id/blog/post/mencapai-kesetaraan-gender-dan-memberdaya kan-kaum-perempuan DPPPA Kota Manado, 2023. Mengapa Kesetaraan Gender Itu Penting. https://dpppa.manadokota.go.id/listberita/detail/mengapa-kesetaraan-gender-itu-pentingPGSA UIN Malang, 2024. Mengapa Kesetaraan Gender Harus Menjadi Fokus Utama dalam Perjuangan Hak Pekerja. https://psga.uin-malang.ac.id/psga_admin/tajuk-rencana/mengapa-kesetaraan-gender-har us-menjadi-fokus-utama-dalam-perjuangan-hak-pekerja/ PGSA UIN Malang, 2023. Pentingnya Kesetaraan Gender dalam Pembagian Kerja Rumah Tangga. https://psga.uin-malang.ac.id/psga_admin/opini-perempuan/pentingnya-kesetaraan-gende r-dalam-pembagian-kerja-rumah-tangga/ Nadia Agustine, 2022. Pentingnya Kesetaraan Gender di Indonesia dalam Hidup Bermasyarakat. https://m.kumparan.com/amp/nadiaagustine17/pentingnya-kesetaraan-gender-di-indonesi a-dalam-hidup-bermasyarakat-1xJPqjdGMcZ 9. Lampiran Pertanyaan Wawancara ● Bagaimana anda mendefinisikan kesetaraan gender dalam kehidupan sehari-hari? ● Menurut anda seberapa penting kesetaraan gender dalam kehidupan bermasyarakat ini? ● Apa tindakan pertama yang Anda rasa perlu dilakukan remaja untuk mempromosikan kesetaraan gender? ● Bagaimana sikap Anda terhadap diskusi tentang kesetaraan gender di sekolah atau komunitas? ● Apa cara paling efektif untuk meningkatkan kesadaran remaja mengenai kesetaraan gender? ● Seberapa sering Anda melihat konten yang mendukung kesetaraan gender di media sosial? ● Jenis media sosial apa yang menurut Anda paling mempengaruhi pandangan remaja mengenai kesetaraan gender? ● Seberapa besar pengaruh media sosial dalam membentuk pandangan Anda tentang kesetaraan gender? ● Apa yang Anda lakukan ketika mendengar atau melihat komentar yang tidak adil terhadap gender tertentu? Ketua Kelompok Dosen Pembimbing FELICIA DAVIN YUSLITA SYAFIA, S.Pd., M.A., Ph.D. 2802432100 D6891
0
You can add this document to your study collection(s)
Sign in Available only to authorized usersYou can add this document to your saved list
Sign in Available only to authorized users(For complaints, use another form )