Kontrasepsi Darurat,nrl

advertisement
Kontrasepsi DARURAT
Pembimbing :
Dr.dr. H. Eddy R. Moeljono, Sp.OG (K)
Kontrasepsi darurat
Definisi : Kontrasepsi yang dapat mencegah kehamilan bila digunakan
segera setelah berhubungan seksual
(Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi)
"Kontrasepsi Pasca senggama“ atau "Morning after pills" atau "Morning after
treatment"
Keberhasilannya sangat ditentukan oleh waktu antara senggama dengan
pemberian kontrasepsi
Jika digunakan secara tepat  sangat efektif (<3%)
INDIKASI
Kesalahan pemakaian kontrasepsi
•Kondom bocor, lepas atau salah penggunaannya
•Diaphragma pecah/robek/dilepas terlalu cepat
•Kegagalan sanggama terputus
•Salah hitung masa subur
•Ekspulsi IUD
•Lupa minum pil KB >2 hari berturut-turut
•Terlambat >1 minggu suntik KB 4 minggu
•Terlambat >2 minggu suntik KB 8 minggu (NET)
•Terlambat >4 minggu suntik KB 12 minggu (DMPA)
Korban perkosaan <72 jam
Tidak sedang memakai kontrasepsi apapun
KONTRAINDIKASI : Wanita Hamil atau disangka hamil
CARA KERJA
Mencegah atau menghambat ovulasi →
hipothalamus → hipofisis → ↓ FSH dan LH
Tidak efektif jika implantasi telah terjadi (pil efektif
jika 72 jam post coitus, AKDR : 7 hari post coitus)
Pil tidak dapat menyebabkan aborsi jika
kehamilan telah terjadi
KETERBATASAN
Tidak dapat dipakai secara
permanen
Harus dengan resep dokter
KELEBIHAN
Tidak menyebabkan kegugura
Mencegah
aborsi
Tidak semua apotek tersedia
Tidak menimbulkan cacat bawaan bila
diketahui ibu hamil
Tidak efektif setelah 3 x 24
jam
Efektif bekerja dengan cepat, mudah
relatif murah untuk pemakaian jangka
pendek
JENIS KONTRASEPSI
DARURAT
1.
Mekanik :
AKDR
2.
Medik

Pil KB Kombinasi

Pil Progestin

Pil Estrogen

Mifepristone

Danazol
Cara
Pil kombinasi
dosis tinggi
Merk dagang
Microgynon 50
Ovral
Neogynon
Nordiol
Eugynon
Dosis
2x2 tablet
Waktu pemberian
Dalam
3
hari
pascasenggama,
dosis
kedua 12 jam kemudian
Dosis rendah
Microgynon 30
Mikrodiol
Nordette
Postinor-2
2x4 tablet
hari
dosis
Progestin
Estrogen
Mifepristone
Danazol
Lynoral
Premarin
Progynova
RU-486
Danocrine
Azol
Dalam
3
pascasenggama,
kedua 12 jam kemudian
2x1 tablet @ Dalam
3
0,75 mg
pascasenggama,
kedua 12 jam kemudian
2,5 mg/dosis Dalam
3
10 mg/dosis pascasenggama, 2x1
10 mg/dosis selama 5 hari
1x600 mg
Dalam
3
pascasenggama
2x4 tablet
Dalam
3
pascasenggama,
kedua 12 jam kemudian
hari
dosis
hari
dosis
hari
hari
dosis

Progesterone
agonis/antagonis

Progest receptor
modulator

Efektivitas >
levonorgestrel

ES = levonorgestrel

Interaksi = levonorgestrel
Efek Samping dan
Penanganannya
Mual
muntah
pil diminum
bersama
makanan atau
saat akan tidur/
minum obat anti
muntah
sebelumnya, jika
muntah 2 jam
setelah minum pil
ke-1/2 : dosis
ulangan
Spotting
Payudara tegang,
sakit kepala, pusing
konseling
Menstruasi
terlambat > 1
mgg
tes kehamilan
aspirin,
analgetik
Mengganti/melanjutka
n KB
KB oral, patch,
vaginal ring boleh
memulai setelah KB
Darurat pil
Injeksi progestin : di
hari yang sama
Injeksi kombinasi : di
hari yang sama
Barrier : langsung
Implan : saat haid
berikutnya
AKDR : di saat yang
sama
AKDR
•Insersi AKDR dalam 5-7 hari
pascasanggama
•Cukup satu kali pemasangan
dan dapat diteruskan apabila
diinginkan
•Sangat efektif (kehamilan
yang terjadi dibawah 0.5%)
Mekanisme
kerja :
•Mencegah fertilisasi dgn mengganggu
transpor sperma
• Mencegah implantasi dgn cara mengubah
lingkungan tuba dan lingkungan
endometrium
•Angka kehamilan < 1 / 1000, sehingga ADR
sebagai kondar memiliki kemanjuran > 99%
Kemanjuran :
EFEKTIFITAS DIPENGARUHI OLEH
Jarak antara coitus dengan minum obat
•95 %  24 jam pertama
•85 % 25-48 jam
•58 % > 49 jam
Jenis Kontrasepsi Darurat
•Metode Yuzpe menurunkan resiko 75 %
•Pil progestin menurunkan resiko 85 %
•IUD T380A copper efektifitas 99% apabila 
max 7 hari post coitus atau 5 hari post ovulasi
Terima Kasih
Download
Related flashcards
Create Flashcards