Penanganan Fisioterapi dalam Kasus Cerebral Palsy

advertisement
Penanganan Fisioterapi
dalam Kasus Cerebral Palsy
KEPMENKES 1363
Fisioterapi adalah bentuk pelayanan kesehatan
yang ditujukan kepada individu dan atau kelompok
untuk mengembangkan, memelihara dan memulihkan
gerak dan fungsi tubuh sepanjang daur kehidupan
dengan menggunakan penanganan secara manual,
peningkatan gerak, peralatan (fisik, elektroterapeutis
dan mekanis), pelatihan fungsi, komunikasi.
pengambilan perjalanan
history taking, skreening,
test khusus, pengukuran
dan evaluasi dari hasil
pemeriksaan melalui
analisis dan sintesa dalam
sebuah proses
pertimbangan klinis.
Melakukan anamnesis
dengan mendengarkan
cerita orang tua
mengenai
perkembangan sang
anak (pasien), atau
keluhan-keluhan orang
tua terhadap pasien.
Menyaring
infomasi yang
mungkin dapat
mengarahkan pada
diagnosis-diagnosis
tertentu
Melakukan test yang
lebih akurat dan
tindakan.
1)
Diagnosis – mendiagnosa
penyakit
2) Prognosis – perkiraan
tingkat kesembuhan dan kapan
Perencanaan dimulai dengan
pertimbangan kebutuhan intervensi dan
biasanya menuntun kepada
pengembangan rencana intervensi,
termasuk hasil sesuai dengan tujuan
yang terukur yang disetujui pasien/klien,
famili atau pelayan kesehatan lainnya.
Dapat menjadi pemikiran perencanaan
alternatif untuk dirujuk kepada pihak
lain bila dipandang kasusnya tidak tepat
untuk fisioterapi.
Intervensi di-implementasikan dan
dimodifikasikan untuk mencapai
tujuan yang disepakati dan dapat
termasuk penanganan secara manual;
peningkatan gerakan; peralatan fisis,
peralatan elektroterapuetis dan
peralatan mekanis; pelatihan
fungsional; penentuan bantuan dan
peralatan bantu; instruksi dan
konseling; dokumentasi dan
koordinasi, komunikasi.
Evaluasi Kembali Pengobatan
Download
Related flashcards
Create Flashcards